Dewan Pimpinan Daerah Projo Riau menggelar Konferensi Daerah (Konferda) 2026 di Ballroom Hotel Ameera, Pekanbaru, Sabtu, 23 Mei 2026. Agenda itu dihadiri Ketua Umum DPP Projo Budi Arie Setiadi, jajaran pengurus pusat, unsur pemerintah daerah, hingga aparat TNI-Polri.
Forum tersebut tak sekadar menjadi agenda internal organisasi. Projo Riau memanfaatkan Konferda untuk memperkuat struktur kepengurusan sekaligus mempertegas posisi organisasi dalam mengawal program pembangunan nasional di tengah dinamika politik daerah.
Konsolidasi Internal Jadi Agenda Utama
Ketua Panitia Konferda Hendra Kurniawan mengatakan agenda tersebut diarahkan untuk memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat akar rumput.
Menurut dia, penguatan struktur dinilai penting agar Projo tetap memiliki jalur komunikasi yang solid dengan masyarakat daerah.
“Pelaksanaan konferda ini sejalan dengan arahan Ketua Umum agar seluruh struktur organisasi memperkuat konsolidasi internal dan terus mengawal capaian pembangunan pemerintah,” ujar Hendra.
Ketua DPD Projo Riau Sonny Silaban menilai Konferda 2026 menjadi momentum memperluas jaringan organisasi di kabupaten dan kota se-Riau. Ia menyebut penguatan organisasi diperlukan agar kolaborasi masyarakat dan pemerintah berjalan lebih efektif.
Konferda itu juga dihadiri mantan Gubernur Riau periode 2019–2023 Syamsuar yang kini menjabat sebagai Penasehat Projo Riau. Sejumlah organisasi kemasyarakatan turut hadir dalam agenda pembukaan.
Budi Arie Soroti Stabilitas Pembangunan
Ketua Umum DPP Projo Budi Arie Setiadi memberikan perhatian khusus terhadap pelaksanaan Konferda di Riau. Ia menyebut Riau menjadi provinsi kedua setelah Jawa Timur yang menggelar konferensi daerah tahun ini.
Menurut Budi Arie, konsolidasi organisasi diperlukan untuk menjaga kesinambungan pembangunan nasional di tengah perubahan sosial dan politik di daerah.
“Konsolidasi organisasi sangat penting untuk menjaga kesinambungan pembangunan nasional di tengah dinamika sosial dan politik yang berkembang di daerah,” kata Budi Arie sebelum membuka acara dengan pemukulan gong.
Dukungan juga datang dari Pemerintah Provinsi Riau melalui Kepala Badan Kesbangpol Boby Rahmat. Ia berharap hubungan organisasi masyarakat dan pemerintah daerah dapat berjalan lebih sinergis untuk menjaga stabilitas daerah.
Konferda kemudian dilanjutkan dengan agenda internal yang diikuti pengurus Projo dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau.
Penulis: Lakalim Adalin
Editor: Arianto





























