Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id
Tampilkan postingan dengan label POLRI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label POLRI. Tampilkan semua postingan

Wakapolri Gelar Bakti Kesehatan dan Pangan Murah Jelang Lebaran


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo memimpin Bakti Kesehatan dan Gerakan Pangan Murah di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (13/3/2026).

Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Polda Metro Jaya menggelar kegiatan bakti kesehatan yang dipadukan dengan Gerakan Pangan Murah bagi masyarakat.

Program tersebut menyasar sekitar 3.000 penerima manfaat dari kelompok masyarakat menengah ke bawah. Peserta terdiri atas buruh, pengemudi ojek online, warga sekitar, serta sejumlah unsur masyarakat yang berperan dalam menjaga ketertiban lingkungan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polri menghadirkan pelayanan sosial yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri ketika kebutuhan pangan dan kesehatan meningkat.

Bakti Kesehatan untuk 3.000 Warga

Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo menegaskan Polri berupaya hadir secara utuh di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memperhatikan kebutuhan dasar warga.

Menurutnya, pelayanan kesehatan dan ketersediaan pangan yang terjangkau merupakan kebutuhan penting yang perlu diperhatikan menjelang Lebaran.

“Selain gerakan pangan murah, kita juga menyelenggarakan kegiatan bakti kesehatan. Kita akan melayani semua kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang pangan maupun kesehatan,” ujar Dedi saat menyapa warga di lokasi kegiatan.

Di wilayah Jakarta, kegiatan ini menargetkan sekitar 3.000 penerima manfaat. Mereka terdiri dari 450 buruh, 650 pengemudi ojek online, serta sekitar 1.900 anggota masyarakat dari berbagai organisasi dan kelompok sosial.

Kelompok tersebut antara lain Banser, Kokam, Pokdar Kamtibmas, Linmas, organisasi masyarakat FBR dan GRIB, serta petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).

Sinergi Polri dan Bulog Hadirkan Layanan Sosial

Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani mengapresiasi kolaborasi antara Polri dan Bulog dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Menurutnya, sinergi antarinstansi ini mencerminkan kehadiran negara dalam memastikan masyarakat tetap dapat mengakses kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“Program seperti ini bukan sekadar kegiatan ekonomi, tetapi juga stimulus sosial yang memberikan rasa aman bagi masyarakat di tengah fluktuasi harga pangan,” kata Ahmad Rizal Ramdhani.

Dalam kegiatan tersebut, Polri menurunkan tenaga medis yang terdiri dari 10 dokter umum, satu dokter spesialis penyakit dalam, serta 30 tenaga kesehatan yang mencakup perawat dan analis laboratorium.

Masyarakat memperoleh layanan kesehatan gratis berupa pemeriksaan umum, konsultasi dokter spesialis, pemeriksaan mata, serta pemeriksaan laboratorium seperti gula darah, kolesterol, dan asam urat.

Sebanyak 400 kacamata baca juga dibagikan kepada warga yang membutuhkan. Untuk mendukung layanan medis, Polri menyiagakan tujuh unit ambulans selama kegiatan berlangsung.

Selain layanan kesehatan, masyarakat juga dapat membeli bahan pokok melalui Gerakan Pangan Murah hasil kerja sama Polri dengan Perum Bulog, seperti beras, minyak goreng, dan gula dengan harga lebih terjangkau.

Kegiatan ini turut dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah hingga tingkat Polres, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat menjelang perayaan Idulfitri.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 






Share:

Bareskrim Polri Eksekusi Aset Judi Online Rp58,1 Miliar untuk Negara


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri mengeksekusi aset hasil tindak pidana pencucian uang dari perjudian online senilai Rp58,1 miliar di Jakarta, Kamis (5/3/2026).

Eksekusi tersebut dilakukan sebagai implementasi Peraturan Mahkamah Agung (Perma) Nomor 1 Tahun 2013 tentang tata cara penyelesaian permohonan penanganan harta kekayaan dalam perkara tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Pol. Himawan mengatakan, selain melakukan eksekusi, pihaknya juga menyerahkan objek hasil perampasan tersebut kepada negara melalui mekanisme yang diatur dalam regulasi.

Langkah ini, kata Himawan, merupakan bagian dari upaya konkret penegakan hukum terhadap kejahatan yang berkaitan dengan aktivitas perjudian online, termasuk penelusuran dan pemulihan aset hasil kejahatan.

Ia menjelaskan, proses eksekusi tersebut merupakan tindak lanjut dari Laporan Hasil Analisis (LHA) yang sebelumnya disampaikan oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) kepada Direktorat Siber Bareskrim Polri.

Menurutnya, pemanfaatan data analisis transaksi keuangan menjadi elemen penting dalam menelusuri aliran dana yang berkaitan dengan aktivitas perjudian online.

Eksekusi Aset dari 133 Rekening

Himawan menyebutkan, hingga saat ini terdapat 16 laporan polisi yang berasal dari 20 LHA PPATK dan telah diproses hingga memperoleh putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap atau inkracht.

Dari seluruh perkara tersebut, aparat berhasil mengeksekusi aset yang berasal dari 133 rekening bank dengan total nilai mencapai Rp58.183.165.803.

Seluruh aset tersebut kemudian diserahkan kepada Kejaksaan Agung Republik Indonesia sebagai representasi pemerintah untuk selanjutnya disetorkan sebagai penerimaan negara.

Penyerahan ini sekaligus menjadi bentuk pertanggungjawaban atas tindak lanjut laporan analisis dari PPATK, serta bagian dari transparansi kepada publik dalam proses penegakan hukum.

Fokus Putus Aliran Dana Judi Online

Himawan menegaskan, penindakan yang dilakukan tidak hanya menyasar operator atau penyelenggara perjudian online.

Aparat penegak hukum juga menelusuri transaksi keuangan operasional melalui penerapan pasal tindak pidana pencucian uang guna memutus aliran dana yang menopang aktivitas perjudian tersebut.

Menurutnya, praktik perjudian online telah menimbulkan dampak luas terhadap masyarakat dan berpotensi merugikan tatanan ekonomi nasional.

Karena itu, penanganan kasus tidak berhenti pada pemidanaan pelaku, tetapi juga dilanjutkan dengan upaya perampasan aset hasil kejahatan untuk negara.

Di akhir keterangannya, Himawan menyampaikan apresiasi kepada sejumlah pihak yang telah mendukung pengungkapan perkara tersebut.

Ia menyebut PPATK, Kejaksaan Agung, Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Kementerian Keuangan, pihak perbankan, serta masyarakat yang memberikan informasi dan dukungan dalam penanganan kasus perjudian online.

Kolaborasi antarlembaga tersebut, menurutnya, menjadi faktor penting dalam memperkuat upaya pemberantasan perjudian online sekaligus memulihkan aset negara dari hasil kejahatan keuangan.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 



Share:

Danrem dan Wali Kota Pimpin Gotong Royong Pasca Kebakaran


Duta Nusantara Merdeka | Pekanbaru 
Pembangunan dan renovasi Asrama Korem 031/Wira Bima dimulai melalui apel gabungan gotong royong pasca kebakaran, dipimpin langsung Danrem dan Wali Kota Pekanbaru.

Komandan Korem 031/Wira Bima Brigjen TNI Jarot Suprihanto bersama Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho memimpin apel gabungan gotong royong pemulihan asrama terdampak kebakaran.

Kegiatan pemulihan ini dilaksanakan Jumat, 2 Januari 2026, di lingkungan Asrama Korem 031/Wira Bima, Pekanbaru, sebagai langkah awal pembangunan kembali fasilitas hunian prajurit dan keluarga.

Apel gabungan melibatkan personel Korem 031/Wira Bima, Kodim 0301/PBR, Brimob, serta DLHK Pekanbaru, fokus membersihkan puing kebakaran dan menata lingkungan terdampak.

Brigjen TNI Jarot Suprihanto menegaskan gotong royong menjadi simbol sinergi TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam mempercepat pemulihan pasca bencana kebakaran.

“Gotong royong ini bukan hanya membersihkan, tetapi memulai pembangunan dan renovasi agar asrama kembali aman, layak, dan nyaman bagi prajurit serta keluarga,” tegas Danrem.

Sementara itu, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyampaikan apresiasi atas soliditas lintas instansi serta memastikan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap proses renovasi asrama.

“Pemko Pekanbaru siap mendukung pembangunan dan renovasi sebagai bentuk kepedulian dan sinergi bersama TNI dan Polri,” ujarnya, menekankan nilai kebersamaan.

Gotong royong ini diharapkan mempercepat pemulihan Asrama Korem 031/Wira Bima, menghadirkan kembali rasa aman, nyaman, dan memperkuat soliditas lintas instansi.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Polri Luncurkan Aplikasi Pengaduan Reserse Terintegrasi Nasional


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Masyarakat kini memperoleh akses pelaporan yang lebih cepat, terintegrasi, dan transparan setelah Polri meresmikan Aplikasi Layanan Pengaduan Reserse Bareskrim di Mabes Polri.

Wakapolri Prof. Dr. Dedi Prasetyo meresmikan layanan digital tersebut pada Jumat (12/12/2025), sebagai langkah strategis memperkuat pelayanan publik berbasis teknologi.

Program ini menjadi terobosan unggulan Kabareskrim Polri Komjen Pol Syahardiantono, sekaligus mendukung Asta Cita Presiden Prabowo dan Program PRESISI Kapolri.

Pelayanan digital ini mengintegrasikan seluruh kanal pengaduan masyarakat, mulai laporan langsung, aplikasi, hingga komunikasi WhatsApp dan telepon dalam satu sistem terpadu.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyebut integrasi ini memangkas birokrasi dan mempercepat respons penyidik terhadap laporan masyarakat.

Menurutnya, sistem lama berbasis surat dan pelimpahan laporan kerap memakan waktu lama serta minim komunikasi, sehingga menimbulkan ketidakpastian bagi pelapor.

Melalui aplikasi baru ini, setiap laporan dirancang dapat dipantau secara real time, dengan notifikasi perkembangan perkara langsung dikirimkan kepada pelapor.

Masyarakat cukup memindai barcode atau membuka tautan aplikasi untuk membuat laporan, tanpa harus datang langsung ke kantor kepolisian.

Keunggulan lain layanan ini adalah komunikasi dua arah terintegrasi, memungkinkan pelapor berinteraksi langsung dengan petugas melalui WhatsApp chat maupun telepon.

Polri juga menghadirkan mekanisme gelar perkara daring melalui Zoom Meeting, sehingga pelapor dapat mengikuti proses klarifikasi tanpa batasan jarak geografis.

Seluruh pelayanan didukung ruang representatif serta petugas reserse berpengalaman yang dibekali kemampuan komunikasi publik dan etika pelayanan masyarakat.

Sementara itu, Brigjen Pol Boy Rando menegaskan layanan ini merupakan ekosistem pelayanan, bukan sekadar aplikasi, sesuai arahan Kapolri untuk meningkatkan transparansi.

Masyarakat dapat mengakses layanan melalui WhatsApp 0812-1889-9191 atau mendatangi Ruang Konsultan Pengaduan Reserse di Gedung Bareskrim Mabes Polri.

Peluncuran ini menandai babak baru transformasi Polri menuju layanan publik modern, responsif, dan berorientasi penuh pada kebutuhan masyarakat.

Transformasi digital ini diharapkan memperkuat kepercayaan publik, menghadirkan keadilan yang mudah diakses, serta menjadikan Polri semakin profesional dan humanis.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Penangkapan WW di Tangerang Bongkar Sabu, Ekstasi, dan Amunisi Ilegal


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Penangkapan seorang pria berinisial WW menggemparkan publik setelah Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat menemukan berbagai jenis narkotika dan senjata ilegal dalam penyergapan terbaru.

Operasi dilakukan pada Rabu, 26 November 2025, di Western Resort Apartemen, Jalan MH Thamrin, Pinang, Tangerang, setelah pengembangan kasus sebelumnya mengarah kuat kepada WW sebagai terduga pelaku penyalahgunaan narkotika.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi menegaskan penangkapan bermula dari penelusuran jaringan yang menghasilkan bukti transaksi sabu, ekstasi, ketamin, dan cairan kanabinoid sintetis milik tersangka.

Twedi menjelaskan penggeledahan yang dipimpin Akp Diaman Saragih dan Ipda Agus Herdiana membuahkan temuan beragam narkotika mulai paket sabu 0,64 gram, beberapa butir ekstasi, ketamin lebih 20 gram, hingga sembilan botol kanabinoid sintetis cair.

Petugas turut mengamankan timbangan digital, alat hisap sabu, serta tiga ponsel yang diduga digunakan tersangka untuk transaksi daring, pemesanan barang, dan komunikasi jaringan narkotika lintas wilayah.

Temuan mencengangkan muncul saat polisi menemukan senjata api rakitan jenis Harlot, pistol Walther P.22, airsoft gun, serta puluhan amunisi berbagai kaliber tersimpan rapi di laci apartemen tersangka.

Twedi menyebut keberadaan senjata api ilegal memperkuat dugaan keterlibatan WW dalam aktivitas berisiko tinggi yang mengancam keamanan publik serta mengindikasikan kemungkinan relasi dengan jaringan kriminal profesional.

"Kami amankan pula mobil Honda HR-V yang digunakan tersangka berpindah lokasi penyimpanan barang. Semua bukti akan diuji untuk menelusuri pemasok," ujar Twedi dalam konferensi pers resmi.

WW kini dikenakan Pasal 112 ayat 2 UU Narkotika dengan ancaman 20 tahun penjara, denda miliaran rupiah, serta UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 terkait kepemilikan senjata api tanpa izin.

Kasus ini menjadi peringatan penting mengenai kompleksitas peredaran narkotika modern yang semakin terintegrasi dengan kepemilikan senjata ilegal sehingga memerlukan pengawasan lebih ketat lintas wilayah.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Jelang Nataru, Operasi Zebra 2025 Korlantas Prioritaskan Edukasi Publik


Duta Nusantara Merdeka | Bandung 
Korlantas Polri menyiapkan Operasi Zebra 2025 pada 17-30 November, memastikan kelancaran dan keamanan lalu lintas nasional menjelang libur Natal serta Tahun Baru.

Kesiapan Operasi Zebra disampaikan Kabagops Korlantas Kombes Pol Aries Syahbudin dalam forum evaluasi Regident dan Rakernis Gakkum di Hotel Aryaduta, Bandung, Jumat (14/11).

Dalam pemaparannya, Aries menegaskan operasi ini menjadi fondasi menuju Operasi Lilin, mencakup penindakan, edukasi masyarakat, dan penguatan sarana keselamatan jalan di seluruh wilayah.

Aries menekankan sinergitas kepolisian dan masyarakat sangat diperlukan untuk menurunkan potensi kecelakaan, terutama menghadapi fenomena balap liar yang semakin sering terjadi di berbagai daerah.

la menjelaskan operasi tidak hanya mengandalkan penindakan, tetapi juga pendekatan humanis agar masyarakat memahami pentingnya keselamatan, disiplin, serta kepatuhan berlalu lintas.

Menurut Aries, penindakan overload dan overdimension pada Operasi Patuh sebelumnya memberikan dampak besar hingga dibahas di tingkat kementerian dan melahirkan agenda lintas sektor berkelanjutan.

Dari analisis Korlantas, tercatat 639.739 pelanggaran dalam tiga bulan terakhir, mayoritas pelanggar berusia produktif dan didominasi pengguna sepeda motor di berbagai kota besar.

Aries menyebut penindakan idealnya memakai ETLE hingga 95 persen, namun keterbatasan perangkat di daerah membuat tilang manual masih terjadi sehingga perlu perluasan ETLE handheld.

Operasi Zebra juga menekankan pendataan kendaraan melalui SISLAOPS agar tercipta basis data nasional yang dapat terintegrasi dengan Samsat untuk perpanjangan administrasi kendaraan.

Dalam pelaksanaan operasional, petugas diminta mengedepankan teguran simpatik kepada pengendara, menegaskan bahwa edukasi tetap menjadi prioritas utama dalam pendekatan penegakan hukum.

Operasi Zebra 2025 diharapkan memperkuat budaya tertib berlalu lintas, menekan potensi kecelakaan, serta membangun kesadaran publik menghadapi puncak mobilitas masyarakat menjelang libur panjang nasional.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 



Share:

Polda Metro Tetapkan Roy Suryo Tersangka Kasus Ijazah Jokowi


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Polda Metro Jaya resmi menetapkan delapan tersangka dalam kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsu Presiden Joko Widodo. Salah satu yang ditetapkan sebagai tersangka adalah mantan Menpora, Roy Suryo.

Hal tersebut disampaikan Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri dalam konferensi pers di Gedung Ditreskrimum, Jakarta Selatan, Jumat (7/11/2025). la menegaskan penetapan tersangka dilakukan berdasarkan proses penyidikan yang sangat komprehensif dan obyektif.

Menurut Asep, gelar perkara dan asistensi melibatkan ahli pidana, ahli komunikasi, ahli bahasa, dan ahli sosiologi hukum. Seluruh keterangan ahli menjadi bagian penting dalam pembuktian unsur fitnah, manipulasi, serta penyebaran informasi palsu di media sosial.

Delapan tersangka dibagi dalam dua klaster besar. Klaster pertama terdiri dari lima orang, yakni ES, KTR, MRF, RE, dan DHL. Mereka dijerat Pasal 310, Pasal 311, hingga Pasal 160 KUHP, serta Pasal 27A dan Pasal 28 Ayat 2 UU ITE.

Sementara itu, klaster kedua berisi tiga tersangka, yaitu RS, RHS, dan TT. Termasuk dalam klaster ini, Roy Suryo dijerat pasal berlapis, mulai Pasal 310 KUHP, Pasal 32 Ayat 1 ITE, hingga Pasal 35 dan Pasal 51.

Kasus dugaan ijazah palsu ini awalnya dilaporkan langsung oleh mantan Presiden Jokowi. la merasa difitnah melalui narasi digital yang menyebut ijazah pendidikan miliknya tidak asli dan direkayasa.

Bareskrim Polri sebelumnya sudah menegaskan ijazah SMA dan S1 Presiden Joko Widodo adalah asli dan identik dengan dokumen pembanding resmi. Laboratorium Forensik juga ikut meneliti keaslian dokumen tersebut.

Jokowi menjalani pemeriksaan sebagai pelapor di Mapolresta Solo pada tanggal 24 Juli 2025. Penyidik turut menyita dokumen pendidikan asli untuk analisis forensik yang hasilnya menguatkan keaslian ijazah.

Kasus ini menjadi pelajaran serius mengenai dampak fitnah dan informasi palsu di dunia digital. Polisi mengingatkan masyarakat agar tidak mudah menyebarkan berita yang belum terverifikasi secara hukum dan ilmiah.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

.
Share:

332 Anak Terlibat Kerusuhan, Polisi Prioritaskan Restorative Justice


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Bareskrim Polri mengungkap keterlibatan 332 anak dalam kerusuhan demonstrasi Agustus lalu. Mayoritas masih pelajar dan terprovokasi tanpa memahami konsekuensi hukum. Bareskrim Polri memastikan penanganan kasus anak dilakukan secara humanis dan berorientasi masa depan. 

Hal itu disampaikan Wakabareskrim Polri Irjen Nunung Syaifuddin dalam sambutannya pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Sinergi Antar Lembaga untuk Terlindunginya Hak-hak Anak yang Berhadapan dengan Hukum” di Jakarta, Selasa (4/11/2025).

Dalam forum tersebut, Irjen Nunung memaparkan fakta mengejutkan bahwa lebih dari sembilan puluh persen pelaku masih berstatus pelajar. Mereka menyeret diri dalam kerusuhan bukan karena niat kriminal, tetapi ikut-ikutan dan termobilisasi tanpa memahami risiko hukum.

la menegaskan bahwa gelombang partisipasi anak dalam aksi kekerasan menandai lemahnya literasi digital, minimnya informasi, dan kuatnya provokasi di media sosial. Karena itu, penegakan hukum tidak cukup dilakukan dengan pendekatan represif.

Data menunjukkan Polda Jawa Timur menyumbang kasus terbanyak dengan seratus empat puluh empat anak, disusul Jawa Tengah tujuh puluh tujuh anak, dan Polda Metro Jaya tiga puluh enam anak. Kasus lainnya tersebar di berbagai wilayah Nusantara.

Dari total pelaku, seratus enam puluh anak sudah menjalani diversi, tiga puluh tujuh melalui restorative justice, dua puluh delapan tahap satu, dan tujuh puluh tiga tahap dua. Adapun tiga puluh empat anak sudah dinyatakan P21 atau siap dilimpahkan ke kejaksaan.

Irjen Nunung meminta semua elemen negara menyusun kebijakan terpadu agar anak tidak kehilangan masa depan. "Rumusan SOP, koordinasi lembaga, dan implementasi restorative justice harus diperkuat agar anak tidak menjadi korban sistem," ujarnya.

la juga menekankan strategi pencegahan melalui edukasi keluarga, literasi digital, dan penguatan peran sekolah. "Kita harus mencegah, bukan hanya menghukum," tegasnya dengan nada tegas.

Menurutnya, keluarga, sekolah, dan aparat perlu bersinergi membangun ruang aman bagi anak agar tidak mudah terprovokasi. Pendidikan karakter dan pengawasan media digital tidak boleh ditinggalkan.

Melalui pendekatan keadilan restoratif, anak-anak korban situasi sosial harus kembali bersekolah, mendapat pendampingan psikologis, dan diarahkan pada kegiatan positif. Negara, katanya, wajib hadir sebagai pelindung.

FGD ini diharapkan menjadi momentum lahirnya kebijakan nasional yang melindungi hak anak, memulihkan trauma, dan memastikan masa depan mereka tetap layak.

Perlindungan anak bukan sekadar kewajiban hukum, tetapi amanah moral bangsa agar generasi muda tumbuh sebagai manusia bermartabat, tidak terseret kekerasan.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

 


Share:

Hari Jadi ke-74, Humas Polri Tegaskan Transformasi Polisi Humanis


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Divisi Humas Polri menggelar Sarasehan dan Dialog Kebangsaan bertema transformasi polisi humanis di STIK Lemdiklat Polri, Jakarta, Kamis (30/10/2025).

Acara ini dihadiri Kadivhumas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho, pejabat utama Mabes Polri, Kabidhumas Polda se-Indonesia, pemimpin redaksi media nasional, dan mantan Kadivhumas Polri.

Sejumlah tokoh yang pernah menjabat Kadivhumas turut hadir, seperti Sidarto Danusubroto, Togar M. Sianipar, Didi Widayadi, Sisno Adiwinoto, Nanan Soekarna, dan beberapa purnawirawan lainnya.

Hadir pula keluarga pahlawan kepolisian almarhum Komjen Pol M. Jasin. Kehadiran mereka menjadi bentuk penghormatan terhadap warisan perjuangan dan dedikasi aparatur Polri kepada bangsa.

Ketua Panitia Kombes Pol Komang Suartana menyampaikan, peringatan Hari Jadi ke-74 bukan sekadar seremoni, melainkan momentum refleksi memperkuat pelayanan informasi publik dan komunikasi dua arah.

Menurutnya, Humas Polri harus menjadi jembatan yang menghubungkan aspirasi masyarakat dengan institusi Polri, demi menguatkan citra positif serta meningkatkan kepercayaan publik secara berkelanjutan.

Komang menegaskan, tema "Transformasi Polisi Humanis Guna Mendukung Harapan Masyarakat" mencerminkan komitmen Polri menjadi semakin profesional, akuntabel, responsif, transparan, dan penuh empati.

"Melalui peringatan ini, kami ingin meneguhkan nilai empati, kepedulian, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai wajah humanis Polri," ujarnya dalam sambutannya.

Acara dimulai dengan doa bersama, tarian pembuka, serta laporan panitia. Setelah itu, sarasehan kebangsaan menghadirkan tokoh nasional, pegiat media, aktivis, dan perwakilan masyarakat sipil.

Beberapa narasumber yang tampil antara lain Komjen Pol (Purn) Nanan Soekarna, Rustika Herlambang, Johan Budi, serta aktivis HAM Usman Hamid yang berbicara mengenai etika komunikasi dan ruang demokrasi.

Dialog kebangsaan berlanjut menghadirkan Komjen Pol (Purn) Didi Widayadi, sejarawan Lorenzo Yauwerissa, dan akademisi Dr. Devie Rahmawati yang membahas sejarah, konten digital, serta tantangan kepercayaan publik.

Rangkaian kegiatan disempurnakan dengan penyerahan cinderamata kepada keluarga almarhum M. Jasin sebagai penghormatan terhadap jasa pahlawan nasional bidang keamanan dan pelayanan masyarakat.

Acara ditutup dengan pemotongan tumpeng dan menyanyikan lagu Bagimu Negeri sebagai bentuk rasa syukur, persatuan, dan dedikasi Divisi Humas Polri untuk bangsa.

Momentum Hari Jadi ke-74 menjadi pengingat penting bahwa pelayanan humanis, keterbukaan informasi, dan komunikasi publik adalah fondasi untuk memperkuat kepercayaan masyarakat kepada Polri.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto  
 
Share:

Korsabhara Baharkam Polri Pastikan Kesiapsiagaan Samapta Polda Banten


Duta Nusantara Merdeka | Serang
Korsabhara Baharkam Polri menggelar Supervisi, Monitoring, dan Evaluasi (SME) Fungsi Samapta di wilayah Polda Banten pada Rabu, 22 Oktober 2025.

Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan operasional dan kualitas pelayanan publik yang dijalankan oleh fungsi Samapta di jajaran Polda Banten dan Polres terkait.

Supervisi dipusatkan di Mapolda Banten, dilanjutkan ke Polresta Serang Kota dan Polres Serang Kabupaten, dipimpin Brigjen Pol Fadillah Zulkarna perwira Korsabhara bersama jajaran

Setiba pukul 07.40 WIB, tim diterima langsung Kapolda Banten Irjen Pol Hengky, Wakapolda Brigjen Pol Hendra Wirawan, serta para pejabat utama Polda Banten.

Usai ramah tamah dan sarapan pagi, kegiatan dibuka pukul 09.00 WIB. Tim melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sarana, prasarana, serta kesiapan personel Samapta.

Dalam sesi pendalaman, Korsabhara menyoroti sejumlah kendala seperti keterbatasan bodycam, kondisi kendaraan tua, serta masalah perangkat lunak pada alat X-ray pengamanan.

Selain itu, ditemukan juga keterbatasan cadangan baterai motor listrik Pamobvit dengan jarak tempuh hanya 35 kilometer, yang dinilai perlu peremajaan mendesak.

Brigjen Pol Fadillah Zulkarnaen menegaskan agar personel Samapta tidak ragu bertindak sesuai Perkap No.1/2009 dan menjaga integritas pelayanan publik.

Kegiatan berlanjut ke Polresta Serang Kota, di mana tim menemukan kekurangan operator kendaraan taktis Samapta dan memberikan arahan peningkatan kapasitas personel.

Pada sore hari, Tim Supervisi menyambangi Polres Serang Kabupaten. Kombes Pol Iwan Sazali dan Kombes Pol Edy Sumardi turut memberi pembekalan kepada jajaran Pamobvit.

Korsabhara menegaskan, kegiatan SME ini merupakan bentuk komitmen Polri memastikan kesiapsiagaan operasional dan pelayanan terbaik bagi masyarakat Banten.

Melalui kegiatan ini, Korsabhara Baharkam Polri menunjukkan konsistensi menjaga profesionalisme dan kesiapsiagaan Samapta sebagai garda terdepan keamanan publik nasional.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Sinergi BRI Bekasi Dukung Pelayanan Gerai SIM Revo Mall


Duta Nusantara Merdeka | Bekasi 
Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendekatkan diri kepada masyarakat, Polresta Bekasi Kota meresmikan Gerai Pelayanan SIM di lokasi strategis Revo Mall Bekasi, pada Kamis (14/8/2025).

BRI Bekasi turut ambil peran dalam mendukung layanan publik ini melalui penyediaan fasilitas perbankan yang memudahkan transaksi pembayaran biaya administrasi SIM. 

Kehadiran BRI Bekasi di Gerai SIM Revo Mall memungkinkan masyarakat melakukan pembayaran secara cashless menggunakan BRImo, kartu debit, maupun QRIS, sehingga proses layanan menjadi lebih efisien.

“Kolaborasi ini merupakan wujud komitmen BRI untuk mendukung pelayanan publik yang prima. Dengan digitalisasi pembayaran, kami ingin masyarakat mendapatkan kemudahan, keamanan, dan kenyamanan saat mengurus SIM,” ujar Pimpinan cabang BRI Bekasi Ashri Agustian Mukti.

Selain mempercepat pelayanan, keberadaan gerai di lokasi strategis seperti Revo Mall diharapkan dapat mendekatkan layanan kepolisian kepada warga. 

Kapolres Metro Bekasi Kota menegaskan bahwa sinergi lintas sektor, seperti dengan BRI adalah kunci terciptanya pelayanan publik yang modern dan responsif.

"Gerai SIM di Revo Mall ini adalah hasil kolaborasi yang luar biasa tujuannya satu, yaitu memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan nyaman bagi warga Bekasi," ujar Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro.

Gerai SIM Revo Mall Bekasi menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara aparat, pelaku usaha, dan lembaga keuangan dapat menghadirkan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat Bekasi khususnya.

Kehadiran Gerai SIM ini secara khusus didukung penuh oleh BRI Bekasi yang menyediakan fasilitas pembayaran non-tunai. 

Layanan ini memungkinkan proses transaksi menjadi lebih cepat, transparan, dan aman. Sinergi ini sejalan juga dengan komitmen pemerintah dalam mendorong Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) dan modernisasi layanan publik. 


Share:

LAKSI Apresiasi Pengangkatan Ade Syam Indragiri Menjadi Biro Mulmed Polri


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mempromosikan Komisaris Besar (Kombes) Pol Ade Ary Syam Indradi sebagai Kepala Biro Multimedia (Karo Mulmed) Divisi Hubungan Masyarakat (Div Humas) Polri. Penunjukan Ade Ary ini tertuang dalam keputusan nomor Kep/1186/VIII/2025 tanggal 5 Agustus 2025 dan surat telegram (ST) bernomor ST/1764/VIII/KEP./2025 tanggal 5 Agustus 2025. Posisi biro multimedia sebelumnya di jabat oleh Brigjen pol Gatot Reffly Handoko. 

Kordinator LAKSI Azmi Hidzaqi dalam rilisnya mengapresiasi atas  pengangkatan Kombes pol Ade Syam Indragiri karena beliau memiliki rekam jejak yang baik dan mumpuni di bidang media dan komunikasi publik. Kami  yakin pak Ade Syam akan menjalankan amanah barunya sebagai biro multimedia  dengan optimal dan akan sukses bersama biro Humas polri. 

Kami meyakini bahwa proses seleksi telah melalui Wanjakti berlangsung dinamis. rekam jejak, integritas, dan kemampuan manajerial menjadi indikator utama yang dipertimbangkan untuk memilih orang yang tepat untuk jabatan biro multimedia polri. Kami sangat yakin beliau sudah melewati mekanisme di Wanjakti (Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi), sehingga untuk  kemampuannya memimpin biro multimedia Polri sudah tidak perlu diragukan lagi,”  kami yakin dengan pilihan Kapolri ini bahwa  Ade Syam merupakan sosok yang tepat dan terbaik sehingga kenaikan jabatan lebih tinggi satu tingkat di berikan oleh kapolri. 

Publik percaya bahwa dengan kemampuan yang di miliki dan rekam jejak yang sangat baik di sektor komunikasi dan multimedia, Kombes Ade Syam akan dapat  menjalankan tugas dengan penuh loyalitas dan komitmen sebagai bhayangkara sejati demi mengangkat  citra kepolisian. 

“Kami berharap dengan amanah barunya ini, biro multimedia dapat terus meningkatkan kualitas peranannya dan kerjasama dengan berbagai lintas sektoral. Kami yakin biro Multimedia Polri akan terus berjuang dalam mengantisipasi kejahatan di ruang media Maya dan terus  memberikan edukasi kepada masyarakat tentang media sosial. 



Kontributor : Azmi Hidzaqi
Kordinator LAKSI (Lembaga Advokasi Kajian Strategis Indonesia)
Share:

Polda Metro Ungkap Riwayat Tekanan Mental Diplomat Arya Daru


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Penyelidikan Polda Metro Jaya terhadap kematian diplomat Kementerian Luar Negeri, Arya Daru Pangayunan, mengarah pada dugaan kuat tindakan bunuh diri, berdasarkan temuan bukti digital dan hasil gelar perkara tertutup.

"Sebanyak 24 saksi telah diperiksa. Mereka terdiri dari keluarga, tetangga kos, rekan kerja, dan pihak yang terakhir berinteraksi dengan Arya Daru," kata Kombes Wira Satya Triputra saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (29/07/2925).

Jasad Arya ditemukan di kos Gondia Menteng pada 8 Juli 2025. Pintu terkunci dari dalam, dan wajahnya tertutup lakban kuning, memicu berbagai spekulasi atas penyebab kematiannya.

IPDA Saji Purwanto mengungkap hasil forensik digital dari perangkat Arya. Terdapat riwayat komunikasi dengan lembaga pendukung psikologis pada 2013 dan 2021 terkait keinginan mengakhiri hidup.

Email pada 2013 menunjukkan alasan pribadi ingin bunuh diri. Sementara sembilan segmen email di 2021 memperlihatkan tekanan berat yang dihadapi Arya saat itu.

Pola komunikasi itu menunjukkan Arya mengalami gangguan psikologis berkepanjangan. Penyidik juga menemukan rekaman aktivitas Arya di rooftop Kementerian Luar Negeri pada malam sebelum ditemukan meninggal.

Selain email, penyelidik memeriksa gerak mencurigakan seseorang yang terekam CCTV di sekitar kos. Namun belum ditemukan bukti keterlibatan pihak ketiga secara langsung.

Kompolnas menyebut penyelidikan ini rumit karena menyinggung isu kesehatan mental. Proses pengambilan kesimpulan dilakukan secara hati-hati melibatkan berbagai ahli forensik dan psikologi.

Kepolisian juga mengamankan bukti terkait asal-usul lakban yang melilit wajah Arya. Meski demikian, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik berat dari hasil autopsi.

Wira menegaskan, hingga kini tidak ada bukti yang mengarah ke dugaan pembunuhan. Seluruh data menunjukkan dominannya unsur tekanan psikologis internal Arya.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Penipuan Properti Lewat Facebook Rugikan 77 Warga Bekasi


Duta Nusantara Merdeka | Bekasi 
Kasus penipuan properti berkedok jual beli rumah murah melalui Facebook Marketplace terbongkar di Bekasi. Polisi mencatat 77 korban tertipu dengan total kerugian mencapai Rp4,1 miliar.

Modus operandi dilakukan dengan cara mengiklankan rumah kontrakan dan sebidang tanah di Facebook dengan harga jauh di bawah nilai pasar, sehingga memancing minat banyak calon pembeli.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro menjelaskan, dua pelaku berinisial UY (54) dan K (48) menjanjikan empat rumah kontrakan dan sebidang tanah di Kampung Pulo Gede, Jakasampurna, Bekasi Barat.

Polisi menerima 28 laporan resmi dari korban, ditambah satu laporan tambahan di Polda Metro Jaya. Para pelaku menjual properti fiktif dengan harga miring dan menjanjikan keuntungan cepat.

"Ratusan juta hingga miliaran rupiah ditransfer korban kepada pelaku yang berpura-pura sebagai pemilik sah aset properti tersebut. Setelah transaksi dilakukan, pelaku menghilang dan tidak dapat dihubungi," ungkap Kombes Kusumo dalam keterangan tertulis, Jumat 25 Juli 2025. 

Penyidik menjerat keduanya dengan Pasal 378 dan/atau Pasal 372 juncto Pasal 65 KUHP tentang Penipuan dan/atau Penggelapan. Ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara menanti mereka.

Pihak kepolisian masih terus mengembangkan penyelidikan, termasuk potensi adanya korban lain yang belum melapor, serta menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak ketiga dalam skema penipuan ini.

Penipuan rumah fiktif semacam ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu memverifikasi legalitas aset sebelum melakukan transaksi, terutama jika dilakukan melalui platform digital seperti media sosial.

Kombes Kusumo juga mengimbau agar masyarakat lebih waspada terhadap iklan properti yang menawarkan harga terlalu murah. Verifikasi data penjual dan lokasi objek secara langsung sangat disarankan.

Kepolisian Bekasi Kota juga mengajak masyarakat yang merasa menjadi korban penipuan serupa untuk segera melapor guna memperkuat bukti dan membantu proses penegakan hukum.

Kasus ini menunjukkan bahwa pelaku kejahatan digital semakin canggih dalam memanfaatkan platform online untuk menjebak korban. Edukasi digital dan literasi hukum mutlak diperlukan di era transaksi daring.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 
Share:

Satgas Pangan Polri Naikkan Status Kasus Pengoplosan Beras Jadi Penyidikan


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Kasus dugaan pengoplosan beras yang sempat mengemuka kini memasuki babak baru. Satgas Pangan Polri resmi meningkatkan status kasus ini ke tahap penyidikan setelah menemukan indikasi kuat praktik kecurangan yang merugikan masyarakat luas.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Kepala Satgas Pangan Polri, Brigjen Pol. Helfi Assegaf, dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (24/07/2025). “Dari hasil gelar perkara, statusnya resmi naik ke penyidikan,” tegasnya.

Kasus tersebut bermula dari surat resmi Menteri Pertanian kepada Kapolri bertanggal 26 Juni 2025, yang berisi laporan investigasi terhadap kualitas dan harga beras premium dan medium yang beredar di pasar. Investigasi berlangsung pada 6–23 Juni 2025 dan melibatkan 268 sampel dari 212 merek di 10 provinsi.

Hasilnya menunjukkan mayoritas beras tidak memenuhi standar. Pada kategori premium, 85,56 persen sampel beras tidak sesuai mutu, 59,78 persen dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), dan 21,66 persen memiliki berat kemasan tidak sesuai label. Sementara untuk kategori medium, 88,24 persen beras tidak sesuai mutu, 95,12 persen dijual melebihi HET, dan 90,63 persen beratnya tidak sesuai standar.

Potensi kerugian akibat praktik ini diperkirakan mencapai Rp99,35 triliun setiap tahunnya. Angka tersebut mencakup kerugian Rp34,21 triliun dari beras premium dan Rp65,14 triliun dari beras medium. 

Temuan ini menunjukkan betapa masif dan sistemiknya dugaan pelanggaran yang terjadi di sektor distribusi pangan pokok.

Polri menjerat para pelaku dengan Pasal 62 jo Pasal 8 ayat (1) huruf a dan f Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. 

Selain itu, penyidik juga menambahkan pasal-pasal dari Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), yakni Pasal 3, 4, dan 5.

“Ancaman pidana maksimal 5 tahun penjara dan denda Rp2 miliar, bahkan untuk pelanggaran TPPU bisa sampai 20 tahun penjara dan denda Rp10 miliar,” ujar Brigjen Helfi.

Satgas Pangan menegaskan akan terus memproses kasus ini secara transparan untuk menimbulkan efek jera, sekaligus melindungi konsumen dari praktik manipulatif yang merusak sistem perdagangan pangan nasional.

Langkah ini sekaligus menjadi peringatan bagi pelaku usaha agar mematuhi regulasi dan menjunjung integritas dalam setiap rantai distribusi. 

Pemerintah melalui Satgas Pangan menyatakan komitmennya untuk memberantas praktik serupa di wilayah lain demi menjaga ketahanan dan keadilan pangan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Polres Jakarta Barat Bongkar Penjualan Oli Palsu di Kembangan


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta Barat 
Polres Metro Jakarta Barat mengungkap kasus penjualan oli palsu yang beroperasi di kawasan Kembangan, menyusul laporan warga pada Juli 2025 lalu.

Tim dari Unit Krimsus Satreskrim langsung menindaklanjuti laporan tersebut dengan penyelidikan intensif. Hasilnya, tiga pelaku diamankan saat tengah memalsukan oli bermerek.

Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Raden Dwi Kennardi Dewanto Prathista, menjelaskan bahwa SK, MR, dan WS ditangkap di lokasi yang dijadikan tempat pengemasan ulang oli.

“Para pelaku terbukti melakukan praktik pemalsuan oli yang kemudian dipasarkan ke Jakarta, Tangerang, dan Bekasi,” ujar Kompol Kenn, Selasa (22/7/2025). 

Dari penggerebekan tersebut, polisi menyita puluhan botol oli berbagai merek populer yang dikemas ulang secara ilegal.

Kanit Krimsus AKP Edi Wibowo dan Iptu Leo J Sitepu menambahkan, penyidikan lanjutan terus dilakukan guna mengungkap jaringan distribusi dan kemungkinan adanya aktor lain.

Kasus ini menjadi bukti nyata komitmen Polres Jakarta Barat dalam melindungi konsumen dari bahaya produk palsu, khususnya yang berkaitan dengan keselamatan kendaraan.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 



Share:

Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan kepada Jajaran Polri


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Presiden RI Prabowo Subianto menganugerahkan Tanda Kehormatan kepada jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam Upacara Peringatan ke-79 Hari Bhayangkara di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Selasa (1/7/2025).

Presiden menyampaikan bahwa penghargaan ini adalah bentuk apresiasi negara atas dedikasi, integritas, dan pengabdian luar biasa anggota Polri dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Melalui Keputusan Presiden RI Nomor 49/TK/Tahun 2025, Prabowo menganugerahkan Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti kepada tujuh satuan Polri. Mereka adalah Irwasum Polri, Baintelkam Polri, SSDM Polri, Divisi Humas Polri, Divisi Propam Polri, Polda Aceh, dan Polda Sumatera Selatan.

Selain itu, tiga anggota Polri juga menerima Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Nararya berdasarkan Keppres Nomor 50/TK/Tahun 2025. Ketiganya adalah Kombes Pol Leonard Marojahan Sinambela, AKP Rina Lestari, dan Aiptu Didik Darmanto, atas jasa serta keteladanan dalam pelaksanaan tugas.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar simbol kehormatan, melainkan pengingat atas semangat pengabdian dan integritas yang harus dijaga seluruh personel Polri di berbagai tingkatan.

“Saya melihat Polri kini sungguh-sungguh turun ke rakyat. Mereka aktif berinisiatif, hadir di tengah masyarakat, bahkan turut mendorong ketahanan pangan nasional,” ujar Prabowo dalam amanatnya.

Presiden juga mengapresiasi peningkatan kinerja Polri dalam pelayanan publik, keamanan nasional, dan penguatan peran di sektor strategis.

Momentum Hari Bhayangkara ke-79 menjadi penegasan komitmen Polri sebagai pengayom masyarakat yang profesional, humanis, dan responsif terhadap tantangan zaman.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 



Share:

Dirgakkum Korlantas Polri Hadiri Pelepasan Tim Jelajah Lebaran 2025 Bisnis Indonesia


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen. Pol. Raden Slamet Santoso, S.H., S.I.K., menghadiri acara pelepasan Tim Jelajah Lebaran 2025 Bisnis Indonesia pada Jumat (21/3/2025). Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya keselamatan dalam perjalanan mudik Lebaran.

“Saya rasa dari media yang sudah menyelenggarakan jelajah lebaran ini memang harus dihitung, tentunya bukan hanya dihitung dari kelancaran saja. Tapi saya berpesan bahwa yang penting selamat dulu ke tempat tujuan,” ujarnya.

Brigjen. Pol. Raden Slamet Santoso juga menjelaskan bahwa Korlantas Polri bersama seluruh stakeholder telah melakukan berbagai persiapan guna mengantisipasi lonjakan arus mudik.

“Kita dari Korlantas dan seluruh stakeholder sudah mempersiapkan diri dengan membagi beberapa cluster, mulai dari pengamanan arus mudik, arus wisata, kegiatan agama, hingga arus balik. Kami juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas seperti contraflow dan one way,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia turut menyoroti tingginya angka kecelakaan lalu lintas pada musim mudik tahun sebelumnya.

“Setiap kecelakaan pasti diawali oleh pelanggaran norma. Tahun lalu, selama Operasi Ketupat, angka kecelakaan cukup tinggi, mencapai 280.000 kasus. Dari jumlah tersebut, korban meninggal dunia cukup banyak, dan sekitar 60% di antaranya merupakan tulang punggung keluarga,” ungkapnya.

Dengan adanya berbagai persiapan yang dilakukan, diharapkan arus mudik Lebaran 2025 dapat berjalan dengan lebih lancar dan aman, serta dapat mengurangi angka kecelakaan lalu lintas. (Ar)


Share:

Ibu dan Anak Dibunuh, Jasad Dimasukkan ke Tandon Air


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Polres Metro Jakarta Barat menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan tragis seorang ibu dan anak yang jasadnya ditemukan dalam tandon penampungan air di dalam rumah di Jalan Angke Barat, Tambora, Jakarta Barat, Jumat (21/3/2025). 

Dalam rekonstruksi ini, tersangka Febri Arifin alias Ari alias Kakang alias Bebeb memperagakan 76 adegan yang mengungkap secara detail bagaimana aksi keji tersebut dilakukan.

Kasat Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat AKBP Arfan Zulkan Sipayung didampingi Wakasat Reskrim AKP Dimitri Mahendra dan Kanit Krimum AKP Diaz Yudhistira Jananuraga menjelaskan bahwa rekonstruksi ini bertujuan untuk mencocokkan keterangan saksi dan memastikan alur kejadian sesuai dengan fakta yang terungkap dalam hasil penyidikan.

"Total ada 76 adegan dalam rekonstruksi ini, 72 adegan berlangsung di rumah korban, sementara 4 adegan lainnya memperlihatkan bagaimana tersangka membuang barang bukti," ujar AKBP Arfan Zulkan Sipayung saat dikonfirmasi, Jumat, 21/3/2025. 

Dalam rekonstruksi tersebut, tersangka menunjukkan bagaimana mendatangi rumah korban dengan menggunakan sepeda motor lalu memasuki rumah korban 

Adegan demi adegan diperagakan oleh pelaku Febri Arifin alias Ari alias Kakang alias Bebeb 

Terlihat dalam adegan ke 26 pelaku memukul korban korban Tjiong Sioe alias Enci dengan menggunakan besi hingga tewas 

Kemudian tampak pada adegan ke 53 dan ke 59 pelaku memasukan mayat korban Tjiong Sioe alias Enci dan mayat Eka Serla Wati kedalam tandon air ( penampungan air) dalam rumah 

Pada adegan ke 73 dan 74 terlihat pelaku membuang barang bukti ke kali jodoh 

Saat rekonstruksi berlangsung, warga sekitar yang geram terhadap perbuatan tersangka tak bisa menyembunyikan emosinya dan sempat menyoraki pelaku.

Diberitakan sebelumnya Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Barat menangkap pembunuh ibu dan anak yang jasadnya dimasukan ke dalam Toren rumahnya.

Ibu dan anak itu berinisial T S L dan E S warga Jalan Angke Barat, Tambora, Jakarta Barat.

Pelaku berinisial FI ditangkap di kampung halamannya daerah Banyumas, Jawa Tengah pada 9 Maret 2025 malam.

Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal berlapis yakni Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dan atau Pasal 339 KUHP tentang Pembunuhan dengan Pemberatan dan atau Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan Dengan ancaman hukuman pidana mati atau penjara seumur hidup. (Ar)


Share:

Polres Jakbar Ringkus Dua Pelaku Minyakkita Tak Sesuai Takaran


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta Barat  
Jajaran Satgas Pangan Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengungkap kasus peredaran Minyakkita yang tidak sesuai takaran. 

Dalam pengungkapan yang dipimpin langsung oleh kasat reskrim polres metro jakarta barat Akbp Arfan Zulkan Sipayung, sebanyak 1.600 karton dengan total 19.200 kemasan Minyakkita berhasil disita oleh polisi.

Dalam konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Barat, Rabu (19/3/2025), Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi mengungkapkan bahwa pihaknya menggerebek sebuah pabrik industri Minyakkita di wilayah Kavling DKI, Jalan Ulim Nomor 11, Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat, pada Selasa (12/3/2025).

Total ada dua tersangka yang berhasil diamankan, yakni RS dan IH yang merupakan Direktur Utama dan Operator pabrik.

"Diduga dalam proses pengemasan ukuran 1 liter, PT Jaya Batavia Globalindo melakukan pengisian tidak sesuai dengan berat kemasan, melainkan hanya terisi 800 mL sampai 850 mL," kata Twedi, Rabu, 19/3/2025 

Menurutnya, pengungkapan tersebut dilakukan setelah adanya laporan warga yang merasa dirugikan dengan penjualan Minyakkita yang tak sesuai takaran.

Saat penggeledahan dilakukan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti.

Mulai dari mesin filling, mesin sealer, mesin untuk pengepakan, hingga tanki-tanki minyak dengan berbagai ukuran. 

Yakni, ukuran 1.000 liter dan 5.000 liter.

Selain itu, polisi juga mengamankan sejumlah kartu timbang terkait pengiriman Minyakkita ke berbagai daerah di Jabodetabek.

Diketahui, surat tersebut dikirim oleh kedua tersangka kepada sejumlah sopir sejak tanggal 10 Maret 2025 hingga 8 Maret 2025.

Rata-rata, tersangka RS dan IH melakukan pengiriman sebanyak 200 - 800 karton tiap satu kali jalan.

"Kemudian (polisi temukan) pouch plastik, kantong plastik ukuran 1 liter, sebanyak 140 kardus dengan isi 1 kardusnya 1.500 lembar. Jadi total pouch plastiknya sebanyak 210.000 lembar," kata Twedi.

"Kardus Minyakkita yang belum terpakai sebanyak 10.000 lembar," imbuhnya.

Atas perbuatannya itu, pelaku dijerat dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang Pendustrian Pasal 120 dengan pidana penjara paling lama 5 tahun dan pidana denda paling banyak 3 miliar rupiah. 

Kemudian, keduanya juga dikenakan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen Pasal 62 ayat 1 huruf A, B, C.

Keduanya terancam pidanapaling lama 5 tahun atau pidana denda paling banyak Rp 2 miliar. (Ar)


Share:

KIRIM BERITA SILAHKAN KLIK

KIRIM BERITA ANDA KESINI! Merasa Terbantu Dengan Publikasi ? Ayo Traktir Kopi Untuk Admin Dengan Cara Berbagai Donasi. Terimakasih :)



BREAKING NEWS

~||~ Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1446 Hijriah Jatuh Pada Hari Sabtu 1 Maret 2025 ~||~ 1 Syawal Jatuh Pada Tanggal 31 Maret 2025 ~||~ Muhammadiyah Luncurkan Ojek Online ZENDO ~||~ 140 Siswa SMKN 10 Medan Gagal SNBP ~||~ Prabowo Subianto Kembali Menjabat Sebagai Ketua Umum Partai Gerindra Periode 2025 - 2030 ~||~ Praperadilan Hasto Kristianto Di Tolak ~||~ #INDONESIADAMAI ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno - Makna Proklamasi

Ir. Soekarno (Sang Proklamator) Setiap Tahun kita Memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Maka kita tidak bisa t...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI


loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Label

(SAS) #2019GantiPresiden Accounting Aceh Aceh Timur Adat Istiadat Advokat AFF Affandi Affan Agama Agraria AIDS Air Air Bersih Aisyiyah Aksara Aksi Aksi Sosial Aktivis Aktivitis Al Washliyah Album Amien Rais Anak Anak Yatim Anarkis Angkatan Darat Anies Baswedan Animal Anti Korupsi Arisan Artikel Artis Arus Mudik Asahan Asian Games ASN Asuransi Asusila Atlet Award Bacaleg Bachtiar Ahmad Sibarani Baksos Bakti Sosial Balap Liar Banda Aceh Bandar Lampung Bandara Bandung Banjir BANK Bank Sumut Bansos Banten Bantuan Sosial Bapenas BAPER Bappenas Basarnas Batu Akik Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar BBM Bea Cukai Beasiswa Begal Bekraf Beladiri Belanja Bencana Bencana Alam Beras Berita Bhabinkamtibmas Bhayangkara Bhayangkari Bioskop Bisnis BKPRMI BM PAN BNI BNN BNPT Boardgame Bobby Nasution Bom Bunuh Diri Boomerang BPBD BPJS BPN BPOM BRI Brimob Buka lapak Bukit Asam Buku Bulog Bulukumba BUMN Bung Karno Bupati Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Caleg Capital market CCTV Cerpen Cianjur Cikampek Citilink conference Cosplayer Covid-19 Covid-19 Satgas Covid19 Cuaca Cuci Tangan Curanmor Cyber Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Debt Collector Dede Farhan Aulawi Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Densus 88 Desa Dewan Pengawas Dewata Sakti Dharma Pertiwi Dialog Digital Dikdasmen Diklat Dinas Perhubungan Dirgahayu HUT RI Disiplin Diskusi Dongeng Donor Darah DPD RI DPR Duka Cita E-Money Effendi Simbolon Ekonom Ekonomi Ekspor Impor Electronics Elektronik Emas Empat Pilar Entertainment Es cream ESDM event Fashion Festival FGD FIFA Film Film Horor Film seri Anak Fintech FISIP Flores Timur Formasi Formula E Forum Furniture Futsal G30S/PKI GAAS Games Ganja Ganjar Ganjil Genap Garut Gaza Gebyar Kemerdekaan Gempa Geng Motor Genppari Gereja Gibran Gizi Buruk Go Pay Go-Jek Gojek Golkar Gotong Royong Grab Gubernur Guru Besar Gym H Haedar Nasir ham HANI Harbolnas Hari Ibu Hewan Hiburan HIV HMI Hoax Hotel Hp Hukum Humas Humbahas HUT HUT Bhayangkara HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibadah Haji Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek IMM Indonesia Industri inflasi Informasi Infrastruktur Inspektorat Inspirasi Internasional Internet Intoleran Investor IPK IPM IPPI Islam ITB IWAPI Jakarta Jakarta Barat Jakarta Pusat Jalan Jambore Nasional Jawa Tengah Jawa Timur Jayapura Jokowi Juara Jum'at Barokah Jumanji Jumat Jumat Berkah Jurnalis Kaliber Kampanye Kampung Rakyat Indonesia Kampus Kamtibmas Kapolda Kapoldasu Kapolri Kapolsek Kapolsek Kepolisian Karang Taruna Karaoke Karhutla Karya Tulis Kasus KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kebun Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kejuaraan Kejurnas Kekerasan Kelestarian Alam Keluarga Kemalingan Kemanusiaan Kemenag Kemenaker Kemendag Kemendagri Kemendesa Kemendikbud Kemenhub Kemeninfo Kemenkes Kemenkeu Kemenko Kemenkumham Kemenlu KEMENPAN-RB Kemenparekraf Kemenperin Kemenpora kemenristek Kemensos Kementan Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepala Daerah Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Keselamatan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Khilafahtul Muslimin Kilas Balik Bung Karno Kisaran Kivlan Zen KKP KNPI Kohati kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Konsumen Koperasi Kopermasu Kopi Kopi Pagi Korupsi Koruptor Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal KRYD KSAD Kudeta Kuliner Kunjungan Kerja Kutai Kartanegara Labuhan Batu Lahan Lakalantas Laksi Lalu Lintas Lampung Langka Langkat Lapas LAPK Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku LAZISMU Lebaran Legislatif Lembaga LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup LIPPI Listrik Lock Down Lomba lomba lari London LPPI LPS LSM Lukas Enembe Madina Mahasiswa Mahkamah Mahkamah Agung Mainan anak Majalengka mak Makanan Jepang Makassar Makkasar Mall Maluku Manggarai Barat Market Outlook Masjid Masker Masyarakat Mata Uang Maulid Nabi Mayday MDMC Medan Denai Media Media Sosial Megapolitan Menag Mendag Mendagri Menembak ment Menteri Menteri Perdagangan millenial Minuman Keras Minuman sehat Minyak Goreng Minyak Makan Miras Mobil MOI Motivasi MoU MPR MPR RI Mudik Muhammadiyah Muharram MUI Munas Musibah Musik Musyawarah Musywil Narkoba Narkotika NasDem Nasional Nasional pers Natal Natal & Tahun Baru New Normal NII NKRI NTT NU ODGJ Office Ojek Online Ojol Olah Raga Olahraga Ombusman Omicron Online Operasi Patuh Operasi Yustisi Opini Organisasi Ormas Otomotif P Padang Padanglawas Utara Padangsidimpuan Pagelaran Pahlawan Pajak Pakta Integritas Palestina Paluta Pameran PAN Pancasila pangan Papua Parawisata Pariwisata Partai Amanat Nasional Partai Demokrat Partai Politik Partai UKM Partai Ummat Pasar Pasar modal Pasar Murah Pasar Tradisional Paspampres Patroli PC PCM Medan Denai PDI Perjuangan PDIP Perjuangan pe Pedagang Pegadaian Pelajar Pelajar Islam Indonesia Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Pelukis Peluncuran Pemadam Kebakaran Pemalakan Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan pemerasan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuda Melati Indonesia Pemuda Muhammadiyah Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencemaran Nama Baik Penculikan Pencurian Pendataan Pendidikan Penelitian Penembakan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengadilan Pengadilan Negeri Pengajian Pengamanan Pengamat Penganiayaan Pengawasan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penulis Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perampasan Perang Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perhubungan Perikanan Peristiwa Perjanjian Perjudian Perkawinan Perlombaan Permainan Perpajakan Pers Pertamina Pertanahan Pertanian Perusahaan Pesawat Terbang PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pin Pinjam meminjam uang Pinjaman Online PKL PKS PMI Polairud Polantas Polisi Cilik Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Ponpes Pornografi Posko Ummat PPKM PPN PPWI Pra Kerja Prabowo Pramuka Praperadilan Prawita Genppari Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik Prokes promo Property Prostitusi Protokol Kesehatan PSI PSSI Public Expose Publik expose Puisi Pungli PUPR Pusat Perbelanjaan Puskesmas PWI Qurban Radikalisme Rafdinal Ragam Rakernas Rakor Ramadhan Reksadana Rektor Relawan Relawan Jokowi Religi Remisi Rentan Renungan resa Restoran Reuni 212 Revolusi Mental Reward RKUHP Robot Ruang Guru Rumah Rumah sakit Rups Rusia RUU Saber Pungli Sabu Sahabat Anak Sains Salon Samosir Samsat Samsung Sanitasi air.Lingkungan hidup Santri SAR Satlantas Satpol PP Satwa SD Muhammadiyah 19 SD Terpadu 23 Medan Sejarah Sekolah Sembako Seminar Sengketa Seniman Senjata Senjata Api Sepak Bola Separatis Sepeda Sepeda sehat Serambi Law Firm Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Sigli Silaturahim Silaturahim. KUYAI Kartanegara Silaturahmi Silaturrahim SIM Simalungun Simpan Pinjam Simulasi Smartphone SMP Muhammadiyah 48 Soekarno Solar Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Stunting Suku bunga Sulawesi Selatan Sumatera Barat Sumatera Utara Sumpah Jabatan Sumur Bor Sumut Sunat Massal Sungai Superstore Suplemen Surabaya Surat Terbuka Suriyono Adi Susanto Suriyono Adi Susanto {SAS) Survei Survey susu Swab Antigen Syafi'i Ma'arif Syariah Syawal Takjil Tali Kasih Talkshow Tanjung Balai Tantama Tapanuli Tengah Tawuran Teknologi Teror Terorisme Tes Urine Tiket Tilang TimurTengah Tips Tjahyo Kumolo TNI TNI AU TNI nasional TNI-Polri Tokoh Tokoh Agama Tokoh Masyarakat Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Uang Palsu UIN Ujaran Kebencian UKM Ukraina Ulama UMJ umkm UMSU Undang-Undang UNIMED UniPin Universitas Unjuk Rasa Upacara Usaha Rakyat UU Cipta Kerja UU ITE UUD 1945 Vaksinasi Vaksinasi booster Valentine Day Verifikasi Viral Virus Corona Walikota Wanita Wapres Wartawan Webinar Wirausaha Wisata WNA Workshop Yogyakarta Zulkifli Hasan

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

PAGAR LAUT

Pagar Laut yang terjadi di Tangerang Memang Membuat Heboh Indonesia, Apalagi Ada Sertifikatnya, Berarti Sudah Ada IzinnyaRakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Apalagi Kalau Udara Mau DipagarBagai Tersambar Petir Mendengar Pagar-Pagaran .

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA


PAGAR LAUT INDONESIA

~> Sekarang Lagi Heboh Tentang Pagar Laut Yang Terjadi Di Indonesia

<~ Memang Harus Jelas Apa Maksudnya Laut Dipagar, Karena Seharusnya Yang Dipagar itu Batas Wilayah Indonesia Dengan Negara Lain

Link Terkait

close
Banner iklan disini