Komandan Korem 031/Wira Bima Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu, S.Sos., M.Si., M.Han menegaskan pentingnya meneladani nilai kepemimpinan Sultan Syarif Kasim II usai ziarah di Kabupaten Siak, Senin (6/4/2026). Pesan ini ditujukan sebagai penguatan karakter prajurit dalam menjalankan tugas.
Ziarah Jadi Sarana Menyerap Nilai Perjuangan
Danrem 031/Wira Bima menekankan bahwa ziarah makam Sultan Syarif Kasim II bukan sekadar agenda seremonial. Kegiatan tersebut menjadi ruang refleksi untuk memahami makna perjuangan para pahlawan bangsa.
Menurutnya, nilai keikhlasan, keberanian, dan kecintaan terhadap tanah air merupakan fondasi utama yang harus dimiliki setiap prajurit TNI dalam pengabdian kepada negara.
“Dari sosok Sultan Syarif Kasim II, kita belajar tentang keikhlasan, keberanian, dan kecintaan terhadap bangsa. Nilai-nilai ini harus kita implementasikan dalam setiap pengabdian sebagai prajurit,” ujar Danrem.
Ia menambahkan, internalisasi nilai perjuangan tersebut penting agar prajurit tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki integritas dan moralitas yang kokoh.
Tanggung Jawab Moral TNI Lanjutkan Perjuangan
Lebih lanjut, Danrem menegaskan bahwa TNI memikul tanggung jawab moral untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan. Tugas tersebut tidak terbatas pada menjaga kedaulatan negara, tetapi juga mencakup peran sosial di tengah masyarakat.
Ia mengajak seluruh prajurit menjadikan momen ziarah sebagai pengingat pentingnya loyalitas, dedikasi, serta integritas dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Kita harus memastikan bahwa semangat perjuangan para pahlawan tetap hidup dalam setiap langkah pengabdian kita kepada bangsa dan negara,” tegasnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja Danrem di wilayah Siak. Selain itu, ziarah juga memperkuat jati diri prajurit TNI sebagai bagian integral dari rakyat Indonesia.
Penulis: Lakalim Adalin
Editor: Arianto




























