Kodam XIX/Tuanku Tambusai mempercepat pembangunan program KDKMP di seluruh wilayah jajarannya. Hingga Senin, 4 Mei 2026, sebanyak 181 titik sudah rampung, sementara 943 lainnya masih berjalan menuju target 1.235 titik pada akhir Juli 2026.
Paparan perkembangan itu dipimpin Kasdam XIX/Tuanku Tambusai Brigjen TNI Rudi Hermawan di Ruang Yudha Makodam. Forum ini sekaligus menjadi alat kontrol untuk memastikan proyek berjalan sesuai rencana, baik dari sisi waktu maupun kualitas.
Percepatan Proyek KDKMP Mulai Terlihat
Dalam pemaparan internal, progres pembangunan KDKMP disebut menunjukkan tren positif. Angka capaian yang sudah menembus ratusan titik selesai menjadi indikator awal bahwa ritme kerja di lapangan mulai stabil.
Namun, pekerjaan belum ringan. Lebih dari 70 persen titik masih dalam tahap pengerjaan. Ini berarti tekanan terhadap koordinasi antar satuan masih tinggi, terutama dalam menjaga distribusi tenaga dan material.
Saya teringat obrolan dengan seorang perwira lapangan beberapa tahun lalu. Ia bilang, proyek seperti ini bukan sekadar soal membangun fisik, tapi menjaga ritme tim di lapangan. Sekali koordinasi goyah, progres bisa langsung melambat.
Kasdam XIX/Tuanku Tambusai Brigjen TNI Rudi Hermawan menegaskan hal serupa. “Sinergi antar satuan menjadi kunci utama dalam mendukung keberhasilan program,” ujarnya dalam forum tersebut.
Kualitas dan Lahan Jadi Titik Kritis
Selain progres fisik, perhatian juga diarahkan pada kesiapan lahan di tiap wilayah Kodim. Ini sering jadi bottleneck yang tak terlihat di atas kertas, tapi terasa di lapangan.
Distribusi pelaksanaan juga dievaluasi untuk memastikan tidak ada ketimpangan antar wilayah. Kodim dengan progres lambat akan menjadi fokus pengawasan berikutnya.
Kasdam mengingatkan bahwa percepatan tidak boleh mengorbankan kualitas. Ia menekankan pentingnya pengawasan ketat, ketepatan waktu, dan hasil akhir yang benar-benar bisa dimanfaatkan masyarakat.
Pendekatan ini masuk akal. Dalam banyak proyek pembangunan, masalah biasanya bukan pada target, tapi pada konsistensi eksekusi. Tanpa kontrol yang rapi, angka progres bisa terlihat bagus, tapi hasilnya tidak bertahan lama.
Evaluasi Jadi Kunci Menjaga Arah
Forum paparan ini bukan sekadar laporan rutin. Ia berfungsi sebagai alat evaluasi sekaligus navigasi agar program tetap berada di jalur yang tepat.
Kodam XIX mencoba memastikan setiap tahapan berjalan efektif dan terukur. Targetnya bukan hanya selesai tepat waktu, tapi juga memberi dampak nyata bagi masyarakat di wilayahnya.
Dengan waktu yang tersisa hingga Juli 2026, tantangan berikutnya adalah menjaga momentum. Karena dalam proyek besar seperti KDKMP, yang paling sulit bukan memulai—melainkan konsisten sampai garis akhir.
Penulis: Lakalim Adalin
Editor: Arianto




























