Kasdam XIX Tuanku Tambusai memimpin pemaparan hasil penyusunan Rentinkon Kotama Operasi TNI Tahun Anggaran 2026 yang disusun Perwira Siswa (Pasis) Dikreg LV Sesko TNI di Gedung Kaharuddin Nasution, Makodam XIX Tuanku Tambusai, Kamis (2/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kunjungan akademik Pasis Sesko TNI sekaligus forum penyampaian rekomendasi strategis untuk memperkuat kesiapsiagaan wilayah Provinsi Riau.
Dalam agenda tersebut, peserta mempresentasikan hasil analisis mengenai potensi ancaman, skenario penanganan, serta strategi penguatan koordinasi lintas instansi guna menghadapi berbagai kondisi darurat yang berpotensi mengganggu stabilitas daerah.
Kajian Strategis Hadapi Berbagai Potensi Ancaman
Paparan diawali dengan penyampaian Rentinkon Kotama Operasi TNI TA 2026 oleh Pasis Dikreg LV Sesko TNI. Selanjutnya, Pasis Polri memaparkan Rencana Kontinjensi (Renkon) Aman Nusa yang melengkapi kajian terkait pola penanganan keadaan darurat.
Diskusi berlangsung dinamis melalui sesi tanya jawab. Berbagai masukan disampaikan untuk menyempurnakan hasil kajian, terutama terkait peningkatan kesiapan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), banjir, cuaca ekstrem, gangguan terhadap objek vital nasional, hingga kondisi darurat lain yang berpotensi memengaruhi keamanan dan stabilitas wilayah.
Rentinkon Diserahkan kepada Kodam XIX
Sebagai tindak lanjut kegiatan, Pasis Dikreg LV Sesko TNI menyerahkan dokumen hasil penyusunan Rentinkon kepada Kodam XIX Tuanku Tambusai. Dokumen tersebut diharapkan menjadi referensi strategis dalam penyempurnaan perencanaan operasi sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai skenario kontinjensi.
Dalam sambutan penutupan yang dibacakan Kasdam XIX Tuanku Tambusai mewakili Pangdam XIX Tuanku Tambusai, disampaikan apresiasi kepada seluruh Perwira Siswa, dosen pembimbing, dan seluruh instansi yang berkontribusi dalam penyusunan kajian tersebut.
"Hasil kajian dan rekomendasi yang telah disusun memiliki nilai strategis serta diharapkan dapat menjadi masukan dalam penyempurnaan perencanaan operasi maupun penanganan keadaan darurat di Provinsi Riau. Keberhasilan menghadapi situasi kontinjensi hanya dapat dicapai melalui sinergi, koordinasi, dan kolaborasi yang kuat antarinstansi," ujar Kasdam.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama sebagai simbol eratnya kolaborasi antara Kodam XIX Tuanku Tambusai dan Pasis Dikreg LV Sesko TNI. Melalui penyusunan Rentinkon Kotama Operasi TNI 2026 dan Renkon Aman Nusa, diharapkan kesiapsiagaan nasional semakin kuat dalam menghadapi berbagai potensi ancaman serta mendukung pelaksanaan tugas TNI bersama seluruh pemangku kepentingan di Provinsi Riau.
Penulis: Lakalim Adalin
Editor: Arianto

































