PT Singaraja Putra Tbk (SINI) resmi mengumumkan langkah bisnis agresif untuk merambah sektor pertambangan batubara secara masif di Indonesia.
Keputusan strategis tersebut dipaparkan langsung oleh Amir Antolis, Direktur Utama SINI dalam acara Paparan Publik di Veranda Hotel Pakubuwono, Jakarta, Selasa (26/5/2026).
Melalui rencana aksi korporasi saham SINI tersebut, emiten holding ini optimistis mampu mendongkrak kinerja operasional hulu yang sempat melambat.
Rencana Aksi Korporasi Saham SINI dan Akuisisi Tambang Batubara KMS
SINI bersiap menerbitkan sebanyak-banyaknya 721,5 juta lembar saham baru lewat skema penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu.
Langkah ini diproyeksikan bakal memperkokoh struktur permodalan untuk mendukung rencana jangka panjang korporasi secara terukur dan berkelanjutan.
Perseroan kini menargetkan akuisisi tambang batubara KMS dengan membeli 99,995 persen saham dari raksasa infrastruktur, PT Petrosea Tbk.
Sebelumnya, anak usaha mereka juga telah mengikat kontrak eksklusif operasional dengan kontraktor kakap seperti PT Bukit Makmur Mandiri Utama.
"Langkah korporasi ini menjadi katalis penting untuk mengamankan rantai pasok dan memperluas portofolio konsolidasi kami," kata Amir Antolis.
Evaluasi Kinerja Keuangan PT Singaraja Putra Tbk dan Target 2026
Dari catatan historis kinerja keuangan PT Singaraja Putra Tbk periode 2025, pendapatan perusahaan sebenarnya naik 21,90 persen mencapai Rp534,11 miliar.
Sayangnya, laba bersih tahun berjalan terkoreksi sedalam 46,55 persen menjadi Rp41,36 miIiar akibat pembengkakan biaya investasi awal logistik tambang.
Kendati demikian, SINI meyakini operasional penuh dari entitas anak seperti PT Pasir Bara Prima akan membalikkan keadaan tahun ini.
Perseroan pun menargetkan lonjakan pendapatan ambisius hingga Rp1,31 triliun pada akhir tahun buku 2026 lewat optimalisasi volume penambangan.
Pengawasan internal yang ketat sengaja diterapkan manajemen guna memastikan seluruh proses transisi bisnis baru ini berjalan transparan dan akuntabel.
Transformasi struktural ini dipandang sebagai eksekusi riil dari Strategi PT Singaraja Putra Tbk Genjot Laba di tengah ketatnya pasar global.
Reporter: Lakalim Adalin
Editor: Arianto




























