Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id
Tampilkan postingan dengan label POLRI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label POLRI. Tampilkan semua postingan

Pelaku Pembunuhan serta Pemerkosaan di Jakpus Sesali Perbuatannya


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Polres Metro Jakarta Pusat menggelar Konferensi Pers terkait pelaku pembunuhan serta pemerkosaan di rumah kost Jl.Mangga Besar XIII Jakarta Pusat, Rabu ( 09/03/2022 ).

Waka Polres AKBP Setyo Koes Hariyanto, SH, SIK memberikan keterangan terkait kejadian pada Jum'at tanggal 04 Maret 2022 sekitar pukul 16.00 Wib di kamar kos lt 2 Jakarta.

"Alhamdulillah! cepat terungkap oleh Polsek Sawah Besar Jakarta Pusat," kata Waka Polres. 

Pelaku teman korban, katanya, Pelaku melakukan pembunuhan dan pemerkosaan karena cintanya di tolak oleh korban, setelah itu pelaku mengambil seluruh barang-barang korban untuk menghilangkan Jejak. 

Pada kesempatan yang sama, Kapolsek Sawah Besar Kompol Maulana mengatakan, tersangka MA, 23 tahun warga taman sari Jakarta Barat adalah teman korban Aw usia 19 tahun warga mangga besar XIII yang sudah kenal selama 2 tahun, korban sering di antar jemput kerja oleh pelaku jadi pelaku merasa korban suka juga dengan pelaku, setelah berulang menyatakan cinta dan di tolak pelaku kesal dan membunuh serta memperkosa korban.

Dalam Konfrensi Pers pelaku sempat meminta maaf kepada keluarga korban serta menyesali perbuatannya.

Barang bukti yang berhasil diamankan 1 unit hp infinix, 1 unit hp realme tipe c15 biru, pakaian korban, 1 buah dompet wanita hitam, 1 sarung, pakaian dan celana tersangka. Saat ini tersangka di amankan Polres Jakarta Pusat. (Arianto)
Share:

Polres Jakpus Ungkap Peredaran Gelap Narkotika dengan Pola Preemptive Strike


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat menggelar Konferensi Pers terkait pengungkapan peredaran gelap narkotika jenis sabu bertempat di lapangan merah polres metro jakarta pusat, Selasa (08/03/2022). 

Kapolres Metro Jakarta Pusat KBP. Hengki Haryadi, S.I.K., M.H. didampingi oleh Kasat Resnarkoba AKBP. Indrawienny Panjiyoga, S.H., S.I.K. dan Kasi Humas AKP. Sam Suharto, S.H., M.H. 

Aparat telah berhasil menangkap A alias K, B alias I, AM alias A dan N alias I alias K yang merupakan pelaku jaringan peredaran gelap narkotika jenis sabu yang beroperasi di 3 TKP yang berbeda yakni, di Jl. Neron Kunciran Jaya Tangerang Banten, Hotel Narita Jl. Cipondoh Tangerang Banten dan Jl. KH. Ahmad Dahlan Cipondoh Tangerang Banten. 

“Ada 4 orang tersangka kami tangkap, ini merupakan para sindikat narkoba yang beroperasi di DKI Jakarta khususnya Jakarta Pusat.” kata Hengki diawal rilisnya. 

Mantan Kapolres Metro Jakarta Barat tersebut menyampaikan bahwa penangkapan pelaku di 3 tempat yang berbeda. 

“Penangkapan 4 orang tersangka ini di 3 TKP yang berbeda penangkapan maupun gudang penyimpanan.” jelasnya. 

Sebanyak 2,9 Kg Narkotika jenis Sabu yang berhasil di ungkap oleh Sat Res Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat dari penangkapan yang terakhir. 

“Dari penangkapan ini kita berhasil menyita 2,9 Kilo Narkoba jenis sabu.” ungkap Hengki. 

Kapolres menyampaikan bahwa tehnik penangkapan yang selama ini dilakukan dalam mengungkap peredaran gelap narkotika ialah menggunakan pola Preemptive strike. 

“Kami tetap menggunakan pola Preemptive strike artinya kami tangkap bandar-bandarnya sebelum menyebar.” kata Hengki dalam rilisnya. 

Dengan adanya peredaran gelap narkotika tersebut dapat menimbulkan berbagai macam kejahatan lain yang akan timbul di dalam masyarakat. 

“Tindak pidana narkoba ini sangat berkaitan dengan kejahatan-kejahatan lain khususnya kejahatan jalanan.” kata Hengki. 

Selama kurung waktu 3 bulan terakhir Polres Metro Jakarta Pusat telah berhasil menggagalkan peredaran gelap Narkotika jenis sabu sebanyak 115 Kg. 

“Pengungkapan Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat dalam kurung waktu 3 bulan terakhir telah mengungkap lebih 115 kg narkotika jenis sabu,” tutur Hengki Haryadi. 

Dijelaskan pula oleh Kapolres bahwa kejahatan yang marak terjadi saat ini bukan lagi bermotif ekonomi namun mereka berbuat kejahatan semata mata untuk mendapatkan atau membeli sabu. 

“Tersangka kejahatan-kejahatan jalanan tidak lagi sama bermotif ekonomi namun mereka bagaimana memiliki motivasi melalui kejahatan untuk memperoleh sabu karena mereka sudah menjadi pecandu,” tutupnya. 

Akibat perbuatannya, kini para pelaku dijerat dengan pasal 114 ayat (2), pasal 112 ayat 2, jo pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman paling singkat pidana penjara 5 tahun, paling lama 20 tahun dan terberat pidana mati. (Arianto)

Share:

Polsek Kalideres Jakarta Barat Amankan Pelaku Pemalakan


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Polsek Kalideres Jakarta Barat bergerak cepat mengamankan pelaku pemalakan kepada penumpang bus di terminal Kalideres Jakarta Barat pada minggu (6/3/2022).

Aksi pemalakan tersebut viral dimedia sosial pada akun tiktok terlihat dalam tayangan video berdurasi 6 detik tampak pelaku menggunakan kemeja kotak corak merah hitam putih melakukan pemalakan dengan menggunakan pisau.

Kapolsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat Akp Syafri Wasdar mengatakan pihaknya mendapatkan adanya informasi laporan dari masyarakat terkait aksi pemalakan di terminal bus Kalideres Jakarta Barat.

"Setelah menerima laporan anggota nya langsung bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian untuk mencari pelaku," kata Syafri Wasdar, Senin (07/03).

Anggota tim buser dibawah pimpinan kanit Reskrim polsek Kalideres Iptu Tri Baskoro Bintang tak butuh waktu lama pelaku langsung berhasil di amankan.

"Pelaku berhasil diamankan tak jauh dari lokasi, pelaku juga masih mengenakan pakaian yang sama pada saat melakukan aksi pemalakan," ujar Syafri.

Lebih jauh, syafri menjelaskan, saat dilakukan penggeledahan dari pelaku pihaknya menemukan barang bukti senjata tajam jenis gunting yang telah di modifikasi hingga menyerupai pisau yang digunakan untuk mengancam korban.

"Jadi Pelaku sengaja memodifikasi gunting tersebut hingga menyerupai pisau untuk menakuti korban," jelasnya.

Asal tahu saja, Pelaku sudah 2 kali melakukan aksi serupa, pelaku sering nongkrong dan ngamen di terminal maupun di bus.

Syafri menambahkan kepada masyarakat yang akan menaiki bus di terminal Kalideres Jakarta Barat agar lebih berhati-hati.

"Jika ada masyarakat yang mengalami aksi kejahatan agar segera melaporkan ke kantor kepolisian terdekat atau pos gabungan yang berada di terminal bus Kalideres Jakarta Barat," ucapnya. (Arianto)
Share:

KBPP Polri Pekanbaru Jenguk Hendro Rohaimin di Rumah Sakit


Duta Nusantara Merdeka | Pekanbaru 
Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP Polri) Resort Kota Pekanbaru, jenguk Hendro Rohaimin di RS Syafira Pekanbaru, Sabtu (5/3/22)

Hendro Rohaimin yang merupakan bagian dari KBPP Polri yang diketahui telah mengalami sakit dan harus mendapatkan pengobatan rawat inap di RS Syafira tersebut ditemani oleh dua orang putrinya dan istri.

Dikarenakan aturan Rumah Sakit, Ketua Resort KBPP Polri Kota Pekanbaru Ir.Nofrizal,MM beserta Sekretaris Idroel,SH dan Wakil Ketua RA Nunik, Faisal dan Erick D. Simanjuntak hanya dapat berjumpa dengan keluarga di depan Lobby IGD.

Kedua orang Putri Hendro Rohaimin , Sdri Indah dan Yola beserta Istri mengatakan bahwa mereka pun untuk sementara menjaga dari luar ruangan dikarenakan situasi dan antisipasi Pandemi.

Pada kesempatan yang sama, Ketua KBPP Polri Resort Kota Pekanbaru Ir Nofrizal,MM beserta Sekretaris Idroel,SH dan beberapa orang pengurus mewakili jajaran Keluarga Besar KBPP Polri Resort Pekanbaru menyerahkan sedikit bantuan dari solidaritas jajaran Resort Pekanbaru.

"Kita dari Jajaran KBPP Polri Resort Pekanbaru berharap agar saudara kita bang Hendro Rohaimin segera sembuh dan kepada keluarga agar kuat dan juga menjaga kesehatan" sebut Ketua Resort KBPP Polri Pekanbaru. (Arianto)
Share:

10 orang ditangkap polisi saat tawuran di Johar Baru Jakarta Pusat


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Sebanyak 10 (sepuluh) orang pelaku tawuran yang terjadi di Jl. Rawah Sawah Kampung Rawa dan di pintu perlintasan Kereta Api Sentiong Johar Baru Jakarta Pusat telah ditangkap dan di amankan polisi, hal tersebut disampaikan oleh Kapolsek Johar Baru AKBP Edison, S.H  dalam Konferensi Pers di Kantor Polsek Johar Baru, Sabtu (26/02/2022).

Diketahui tawuran telah terjadi beberapa hari terakhir ini secara berturut-turut pada hari rabu, kamis dan jumat (23, 24, 25/02/2022) sekitar jam 02.00 WIB di Jl. Rawa Sawah II Kelurahan Kampung Rawa Kecamatan Johar Baru dan terakhir terjadi lagi tawuran pada hari Sabtu (26/02/2022) sekitar jam 01.00 WIB di Pintu Perlintasan Kereta Api Kramat Sentiong Johar Baru Jakarta Pusat.

“Polsek Johar Baru telah menangkap dan mengamankan 10 (sepuluh) pelaku tawuran yang terjadi beberapa hari terakhir ini, adapun pelaku yang telah di amankan yaitu, FK, RS, AR, MBP, MH, DDI, RRA, MRP , MAZ, dan BR dan rata-rata masih pelajar,” ungkap AKBP Edison.

Pelaku ditangkap di 4 (empat) di lokasi yang berbeda yakni di Kp. Rawa Sawah II, Jl. Kramat Jaya Baru, Jl. Johar Baru Utara 1 dan Jl. Kramat Pulo gundul Kecamatan Johar Baru Jakarta Pusat.

Dari para pelaku tawuran juga telah di amankan dan disita sejumlah senjata tajam berupa clurit, samurai dan arit besar yang di gunakan untuk melakukan tawuran.

“Kita juga telah menyita sejumlah sajam dari para pelaku tawuran berupa 2 (dua) bilah sajam jenis Clurit, 1 (satu) bilah sajam jenis samurai dan 1 (satu) bilah sajam jenis arit besar” jelas Edison pada rekan-rekan Media. 

Kapolsek menyampaikan bahwa setelah dilaksanakan pemeriksaan urine terhadap para pelaku tawuran terdapat 6 (enam) orang yang terindikasi dan telah menggunakan narkoba.

“Dari 10 (sepuluh) pelaku yang telah kita amankan terdapat 6 (enam) orang yang positif menggunakan narkoba, hal tersebut diketahui setelah dilaksanakan pengecekan urine dan nantinya akan direhabilitasi,” ujarnya.

Akibat perbuatan para pelaku dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 UU Darurat No.12 tahun 1951 dan Pasal 170 KUHP jo Pasal 55 KUHP jo Pasal 56 KUHP.  (Arianto)

Share:

Polsek Metro Taman Sari Bagikan Masker kepada Masyarakat di Glodok


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Serbuan masker, Jajaran Polsek Metro Taman Sari membagikan masker kepada warga masyarakat di sekitar pasar petak IX Rw 01 Kel Glodok Taman Sari Jakarta Barat, Kamis, (10/2/2022).

Kapolsek Metro Taman Sari Polres Metro Jakarta Barat Akbp Rohman Yonky Dilatha mengatakan, kami membagikan masker kepada para pengunjung maupun pedagang yang berada di pasar petak IX Glodok Tamansari Jakarta Barat.

"Sebanyak 1000 masker kami bagikan gratis kepada masyarakat," ujar Akbp Rohman Yonky Dilatha saat dikonfirmasi, Kamis (10/2/2022).

Pembagian masker ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian polri terhadap masyarakat untuk mencegah terjadinya penyebaran virus Covid-19

"Kami bagikan masker gratis ini agar bisa dipergunakan dan sebagai cadangan untuk ganti jika masker yang dimiliki sudah kotor," kata Rohman.

Selain itu, Pihaknya juga akan membagikan masker di wilayah lainnya secara bertahap di wilayah taman sari Jakarta Barat.

Lebak Lanjut, Rohman menghimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan ditengah pandemi Covid 19 saat ini

Terlebih saat ini sedang terjadi lonjakan kasus positif Covid-19 di Jakarta dan terdapat varian baru jenis omnicron.

"Mari disiplin protokol kesehatan, guna memutus rantai penyebaran wabah virus Covid 19," harapnya. (Arianto)
Share:

drg Rhidonaldi Resmi Dilantik untuk Kedua Kalinya


Duta Nusantara Merdeka | Dumai 
Ketua Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri Resor Dumai, drg Rhidonaldi resmi dilantik untuk kedua kalinya menjabat Ketua PC KBPP Polri Resor Dumai secara Aklamasi. Acara pelantikan dilaksanakan di Hotel Sonaveiw Jalan Pati Mura pada pukul 14.30 WIB, Senin (07/02).

Pelantikan tersebut dipimpin oleh Kapolres Dumai AKBP Mohammad Kholid, S.I.K, dalam hal ini diwakili oleh Kapolsek Dumai Barat Kompol Asep Rahmat SH. SIK, dan didampingi Ridarman Renan. SE, Ketua PD KBPP Polri Provinsi Riau. 

Dalam acara pelantikan juga dihadiri Walikota Dumai H. Paisal dalam hal ini diwakili Muhammad Safei Asisten III dan turut hadir juga, Dandim, Kasat Intel Polres Dumai, Kasat Binmas, Kanit Kasat lantas, Ketua Pokdarkamtibmas Resor Dumai, Pemuda Pancasila, Ketua PPM kota Dumai, PPM Provinsi Riau, Pengurus KBPP Polri Kota Pekanbaru, Ketua (PC) Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK) Kota Dumai, Ketua FKPPI Dumai. Ketua Putra Putri Angkatan Laut Dumai, Persatuan Batak Beraatu, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Alin Ulama, Insan Pers, serta tamu undangan lainnya. 

Usai dilantik Ketua KBPPP Resor Dumai drg Ridhonaldi dalam sambutannya menjelaskan, setelah dilantik dan menerima SK kepengurusan, maka pihaknya akan segera melakukan rapat kerja koordinasi bersama dengan seluruh pengurus KBPPP Resor Dumai untuk membuat program kerja kedepan dan membahas tentang perencanaan beberapa agenda kegiatan. 

Disisi lain, Ridho menyampaikan terima kasih atas amanah dan kepercayaan yang diberikan selaku Ketua PC KBPP Polri Resor Dumai periode 2022-2027.

"Kami merasa Bangga sebagai Putra/Putri Polri yang sudah diayomi dan dibina serta diberikan arahan untuk dapat melaksanakan kegiatan KBPP Polri. Keluarga Besar Polri adalah Wadah atau tempat bernaung bagi seluruh Keluarga Besar Putra Putri Polri," jelasnya.
 
Lebih lanjut, Ridhonaldi menambahkan, sebagai KBPP Polri Resort Dumai, siap mendukung Polri Presisi dalam menuju Indonesia Tangguh. 

"Selain itu, sebagai perpanjangan tangan Polri akan senantiasa menjaga Kamtibmas," pungkasnya. 

Asal tahu saja, Keluarga Besar Putra Putri Polri, merupakan Mitra kepolisian dalam hal ini pembina dari institusi kepolisian. KBPPP kedepan dapat melaksanakan tugas dan tanggungjawab sebagai mitra dari pembina kepolisian dalam rangka mewujudkan Kamtibmas. 

Sosok drg Ridhonaldi sebagai Ketua Keluarga Besar Putra Putri Polri Resor Dumai ini masih aktif sebagai PNS dan juga menjabat Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kota Dumai.

Sementara itu, Ketua PD KBPP Polri Riau Ridarman Rehan. SE mengatakan, drg Ridho adalah kader terbaik (10 besar) se-Indonesia saat diklat kejuruan di AKPOL semarang, dan kader yang sudah cukup dalam dikjur ada 5 org di RIAU, dan saya yakin KBPP Polri Resor Dumai akan maju di tangan Ketua Drg Ridho.

Bagi masyarakat yang memiliki informasi atau mengetahui kejadian/peristiwa dimanapun atau ingin berbagi foto dan video, silakan dikirim ke nomor WA: 0823-8508-9055. Jangan lupa! Mohon dilampirkan data pribadi. (Arianto)
Share:

Tegas, Polri Akan Tindak Pelanggaran dan Penyimpangan Karantina


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan pihaknya tidak segan-segan menindak pelaku pelanggaran dan penyimpangan kekarantinaan. Hal ini sesuai dengan arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menindaklanjuti perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dedi menuturkan, Kapolri sudah memerintahkan Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri untuk membentuk tim mengusut adanya dugaan pelanggaran dan penyimpangan dalam kekarantinaan.

"Tim sedang bekerja, sudah melakukan komunikasi, koordinasi, verifikasi, dengan berbagai pihak mulai keimigrasian, kekarantinaan kesehatan kemudian satgas covid, pengelola bandara hingga petugas di bandara, sampai dengan ke hulunya adalah pihak PHRI yang mengelola jasa hotel tempat WNA maupun WNI yang karantina," kata Dedi dalam acara Polri TV, dikutip Sabtu (5/2/2022).

Hingga kini, kata Dedi, penyidik masih melakukan penyelidikan apakah ada tindak pidana dalam proses kekarantinaan. Jika memang ada dan ditemukan alat bukti, maka penyidik tak segan menetapkan tersangka.

"Siapa saja yang terbukti melakukan pelanggaran kekarantinaan dari hulu hingga hilir akan dilakukan tindakan tegas," ujarnya.

Dedi menjelaskan, beberapa kasus pelanggaran kekarantinaan terjadi karena adanya blank area dari seseorang baik warga negara asing (WNA) maupun warga negara Indonesia (WNI) saat keluar pesawat hingga menuju Imigrasi.

"Disitu blank area yang memungkinkan terjadinya pelanggaran dan penyimpangan kekarantinaan. Terjadi transaksional sehingga WNA dan WNI yang harusnya karantina di tempat yang sudah disiapkan tapi tidak dilakukan," katanya.

Untuk meminimalisir hal tersebut, jenderal bintang dua ini menuturkan Polri sudah melaunching Aplikasi Monitoring Karantina Presisi. Namun, ia juga menuturkan perlu kerja sama dari stakeholders lainnya seperti Satgas Covid-19 dan TNI melakukan pengawasan secara konvensional.

Terkait dengan Aplikasi Monitoring Karantina Presisi, Dedi mengatakan, aplikasi ini secara digital mengawasi WNA dan WNI yang masuk ke Indonesia dari mulai tiba hingga ke lokasi karantina.

Beberapa lokasi pintu masuk ke Indonesia baik Bandara, Pelabuhan dan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sudah menerapkan aplikasi ini. Hasilnya, lanjut Dedi cukup efektif mengawasi WNA dan WNI yang melakukan karantina.

"Saat ini baik dan efektif aplikasi ini. Namun demikian perlu dicover pengawasan manual. Ada kebijakan dari BNPB setiap periode tertentu petugas menjaga di lokasi karantina harus diganti untuk meminimalisir pelanggaran kekarantinaan terjadi," katanya.

Ia pun menjelaskan beberapa keunggulan dari aplikasi Monitoring Karantina Presisi ini, dimana setiap orang yang melakukan karantina akan tercatat dalam sistem berapa lama melakukan karantina dan kapan sudah keluar karantina.

Bahkan, aplikasi ini bisa mendeteksi orang yang melakukan karantina jika kabur dari lokasi karantina. "Kalau keluar 200 meter dari lokasi karantina ada peringatan ke command center. Kemudian petugas bisa mencari dan menjemput orang tersebut agar menyelesaikan masa karantinanya," ujarnya.

Namun, ia mengakui beberapa kendala dari aplikasi ini yakni ketergantungan dengan internet. Sebab aplikasi ini bisa berjalan jika jaringan internet stabil. Kemudian, ia juga memaparkan kemungkinan adanya upaya pelanggaran seseorang yang melakukan karantina meninggalkan handphonenya untuk kabur dari karantina sehingga tak bisa terlacak.

"Untuk itu harus ada sinergi secara teknologi dan konvensional dalam pengawasan," katanya.

Dalam kesempatan ini, Dedi pun berharap agar pelanggaran karantina bisa ditekan di tengah kasus Covid-19 yang kembali meningkat. Ia pun memperingatkan masyarakat ada konsekuensi hukum jika melanggar kekarantinaan.

"Ada berbagai macam regulasi dilanggar, yaitu pasal 14 UU nomor 4 tahun 1984 tentang wabah penyakit menular dan pasal 93 UU nomor 6 tahun 2018 tentang kekarantinaan itu hukuman penjara satu tahun dan denda Rp100 juta. Kalau ada penyuapan lebih tinggi lagi bisa dikenakan pasal korupsi," katanya.

Tak lupa, Dedi pun mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin terhadap protokol kesehatan (prokes) dimanapun melaksanakan aktivitas baik di dalam maupun di luar ruangan dan menghindari kerumunan.

"Satgas akan memperketat protokol kesehatan agar asesmen level di wilayah bisa dikendalikan. Silahkan laporkan ke polisi terdekat jika melihat penyimpangan kekarantinaan pasti dilakukan tindakan tegas," katanya. (Arianto)
Share:

Agar Tak Terjebak Investasi Bodong, Polri Bakal Edukasi Masyarakat di 100 Pusat Perbelanjaan


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Arief Sulistyanto menjadi pembicara dalam dialog podcast di Polri TV dengan tema “Waspada Penipuan Bermodus Investasi”.

Bersama dengan narasumber lain yakni Wakil Ketua Umum Koordinator Organisasi Hukum dan Komunikasi Kadin Indonesia Yukki Nugrahawan Hanafi, Kabaharkam sekaligus memberikan edukasi masyarakat agar tidak terjebak investasi bodong dan pinjol illegal.

Dialog Podcast Polri TV ini sekaligus membuka rangkaian kegiatan sosialisasi dan edukasi investasi kepada masyarakat yang akan digelar di 100 Mall Pusat Perbelanjaan di 15 Daerah se-Indonesia.

Dalam dialognya, Komjen Arief mengakui perlu adanya antisipasi atau pencegahan dini terhadap investasi bodong ini. Sebab kata dia, aparat kepolisian baru mengetahui ataupun korban baru melapor ketika jumlah korbannya sudah sangat banyak.

“Nah inilah yang harus kita antisipasi sejak awal. Karena kasus-kasus investasi (bodong) ini bukan hanya saat ini terjadi,” kata Komjen Arief dalam video dialog podcast di Polri TV yang diunggah, Jumat (4/2).

Arief kemudian menceritakan saat menjabat sebagai Kasubdit Perbankan Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Ditipideksus) Bareskrim Polri tahun 2007, sudah menangani sejumlah kasus investasi bodong yang banyak memakan korban. Menurut mantan Kabareskrim Polri ini, modus yang dipakai sama namun hanya caranya yang berbeda.

Oleh sebab itu, Arief mengingatkan agar masyarakat yang ingin melakukan investasi agar melihat terlebih dulu latar belakang perusahaan investasi tersebut. Karena biasanya, lanjut Arief, untuk mengiming-imingi korban, perusahaan investasi bodong itu menawarkan profit atau keuntungan yang tinggi.

“Yang kedua menggunakan modus MLM, skema ponzi yang semuanya sebenarnya permainan uang, bahwa itu sebenarnya uang-uang dari investor saja yang diputar dan ketika sudah cukup banyak dibawa kabur,” beber Arief.

Menurut Arief, upaya mengedukasi masyarakat akan bahayanya investasi bodong tidak hanya cukup pada sosialisasi. Melainkan dibutuhkan satu posko yang dapat memberikan informasi secara jelas kepada masyarakat terhadap perusahaan yang menawarkan investasi. Dengan begitu, tidak lagi terjadi korbannya sudah banyak, aparat baru mengetahui maupun korban baru melaporkannya.

“Makanya setelah kita sosialisasi di 100 mall, kemudian kita akan membuka satu posko informasi untuk melayani masyarakat bertanya. Tentu tidak hanya dari Barhakam, kami menggandeng Kadin, OJK, BKPM, Bappebti. Sehingga kita akan memberikan kepada masyarakat jangan, ini (perusahaan investasi) bohong,” beber Arief.

“Yang saya tekankan disini, upaya melindungi masyarakat dari investasi ilegal ini harus dilakukan secara bersama-sama, kolaborasi,” imbuh Arief.

Terakhir, jenderal bintang tiga ini juga meminta untuk Satgas Waspada Investasi lebih responsif, terutama ketika mendapat laporan dari korban, melainkan cepat ketika ada promosi yang terkait investasi dari vendor-vendor yang baru.

“Harus sudah dilakukan penelitian, dan hasilnya disampaikan kepada masyarakat sehingga tidak menjadi korban,” tukas Arief.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Koordinator Organisasi Hukum dan Komunikasi Kadin Indonesia Yukki Nugrahawan menambahkan bahwa pihaknya sudah memberikan perhatian terhadap investasi bodong yang belakangan melibatkan influencer. Jika memang influencer kedapatan sebagai afiliator investasi bodong tersebut, Kadin meminta agar ditindak tegas.

“Masyarakat kita harus terus diedukasi,” demikian Yukki Nugrahawan. (Arianto)
Share:

Dandim 0503/JB Bagikan Paket Sembako kepada Warga Isoman Positif Covid-19 di Tamansari


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta Barat 
Bentuk kepedulian TNI AD  kepada warga Isoman Positif Covid-19 dilinkungan Rw. 02, Kelurahan Krukut, Kec. Tamansari - Jakarta Barat dengan memberikan paket sembako. 

Komandan Kodim (Dandim) 0503/JB, Letkol Kav I Made Maha Yudhiksa.S.sos.MM yang di dampingi Danramil 01/Tamansari, Mayor Inf Zulkarnaen Galib membagikan paket sembako kepada warga yang Isoman di lingkungan Rw. 02, Kel. Krukut, Kec. Tamansari. 

Kehadiran Dandim Letkol Kav I Made Maha Yudhiksa.S.sos.MM dalam rangka memberikan edukasi, menghimbau dan mengajak masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan dan tidak panik dengan adanya pandemic serta terus menerapkan protokol kesehatan (Prokes).

"Mari kita untuk selalu menjaga kesehatan, jangan  panik dan khawatir dengan adanya pandemic, tetap menjalankan Protokol kesehatan dengan  baik," kata Dandim, Kamis (03/02).

Masih kata Dandim, kami dari TNI khususnya Kodim 0503/JB sudah menginstruksikan kepada seluruh Koramil jajaran Kodim 0503/JB untuk langsung turun memberikan bantuan dalam hal apapun yang di butuhkan warga masyarakat di masa Pandemi ini.

"Dalam waktu dekat ini, Kodim 0503/JB melalui Koramil-koramilnya akan membagikan masker kepada warga masyarakat binaannya dan kami berharap agar warga binaan terus mengedepankan prokes dengan memakai masker dalam setiap aktivitasnya," himbau Dandim I Made Maha Yudhiksa.

Di tempat yang sama, Danramil 01/Tamansari, Mayor Inf Zulkarnaen Galib mengatakan kegiatan ini kami laksanakan sesuai atensi Komando Dandim 0503/JB dan kami khususkan dulu warga masyarakat yang isoman.

"Paket Sembako yang kita bagikan sebanyak 110 paket dan tentunya kami dari koramil 01/Tamansari terus melaksanakan giat Bakti Sosial ini sesuai atensi Dandim," kata Danramil saat di temui awak media.

Giat pembagian paket Kodim 0503/JB yang dilaksanakan Koramil 01/Ts ini juga di hadiri Camat Tamansari, Agus Sulaiman, Kapolsek Metro Tamansari, AKBP Rohman Yongky, Sip. Lurah Krukut, Ilham Imanuddin, para Babinsa Koramil 01/Ts serta Bhabinkamtibmas Polsek Metro Tamansari. 

Adapun 110 paket sembako yang di bagikan masing-masing berisikan, Beras 5 kg, Gula 1/2 Kg, Minyak Goreng 1 Ltr, Kacang Hijau 1 Kg, Sarden 1 Kaleng dan Kopi Bubuk 2 Sachet. (Arianto)

Share:

Buat Laporan ke Polisi Cukup ke Mobil Pelayan Keliling Polres Jakpus


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Polres Metro Jakarta Pusat menggelar pelayanan masyarakat untuk membuat laporan dengan mobil keliling (Yanling) di West Mall Grand Indonesia Tanah Abang Jakarta Pusat, Rabu (02/02/2022).

Program tersebut agar memudahkan masyarakat untuk membuat laporan dan tidak perlu repot-repot ke kantor polisi.

Adapun pelayanan yang telah disiapkan melalui mobil yanling yaitu Pembuatan Surat Kehilangan (KTP, SIM, Simcard, STNK, Ijazah, BPJS, KK, KTP dan lain lain kecuali BPKB, Surat Tanah dan Surat berharga lainnya) dan Pelayanan Problem Solving Kamtibmas (Tindak pidana, gangguan keamanan dan ketertiban lingkungan, premanisme, mata elang dan lain lain).

Kasat Binmas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Yulies Andri Pratiwi. S.I.K. selaku penyelenggara kegiatan saat ditemui dilokasi menyampaikan bahwa sasaran adanya mobil yanling untuk memudahkan masyarakat dan pengunjung Mall apabila ada kehilangan dan gangguan Kamtibmas yang terjadi.

"Sasaran pengunjung Mall Grand Indonesia, diharapkan warga dapat melaporkan kehilangan barang, seperti dompet, surat-surat penting, buku tabungan, KTP dan sebagainya," ucap Yulies.

Jam pelayanan dimulai jam 10.00 - 16.00 WIB pada hari Rabu s/d Jumat, 2 s/d 4 Februari 2022, diharapkan dengan adanya mobil yanling dapat memudahkan masyarakat atau warga untuk membuat laporan secara cepat.

"Hal ini dapat sangat membantu masyarakat apalagi yang tinggal cukup jauh dari kantor atau pos polisi akan sangat terbantu dengan kehadiran mobil pelayanan keliling ini," pungkasnya. (Arianto)
Share:

Kapolri: Profesi Satpam Mulia, Sangat Penting Membantu Tugas Kepolisian


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-41 Satuan Pengamanan (Satpam) di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (2/2/2022).

Dalam kesempatan itu, Sigit mengungkapkan bahwa, Satpam merupakan profesi yang mulia dan merupakan bagian dari mitra Polri yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 Tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. 

"Bahwa Satpam merupakan profesi yang mulia dan menjadi bagian dari mitra Polri yang memiliki kewenangan untuk melaksanakan tugas-tugas kepolisian terbatas sebagai bagian dari kegiatan Pam Swakarsa yang telah dibina. Dan tentunya ini sangat penting dalam ikut membantu tugas-tugas kepolisian," kata Sigit usai memimpin Upacara HUT ke-41 Satpam. 

Mantan Kapolda Banten tersebut menjelaskan, kehadiran Satpam diperlukan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Mengingat, kata Sigit, Polri tak bisa bekerja sendirian tanpa adanya dukungan dari masyarakat, khususnya pada satuan pengamanan yang diatur dalam Undang-Undang. 

Satpam, dikatakan Sigit, memiliki peran besar dalam rangka mencegah dan mengamankan keamanan di lingkungan masyarakat. Tentunya, hal itu semakin menciptakan rasa aman bagi para warga. 

"Saat ini satpam sudah berjumlah kurang lebih 1 juta. Dan tentunya menjadi potensi besar yang bisa berkontribusi untuk ikut menjaga stabilitas kamtibmas khususnya di bidang-bidang tugas terkait pencegahan terhadap potensi-potensi kejahatan yang ada di wilayah tugas masing-masing," ujar eks Kabareskrim Polri itu.

Selain menjaga kamtibmas, Sigit juga menyampaikan apresiasi kepada Satpam lantaran telah ikut berkontribusi serta berperan aktif dalam rangka pengendalian Covid-19 di Indonesia. 

"Mulai dari penanganan Covid-19, pendisiplinan protokol kesehatan dan tugas-tugas bagaimana menjaga kamtibmas di wilayah kerja masing-masing agar tidak terjadi gangguan kejahatan," ucap Sigit.

Di tengah momentum peringatan HUT ke-41 ini, Sigit juga telah memberikan penghargaan berupa Pin Emas kepada seseorang yang bernama Kosmos yang telah membantu menyelamatkan banyak nyawa orang. 

Kosmos merupakan Satpam di Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Ia dikenal sebagai sosok yang heroik lantaran mencegah pelaku bom bunuh diri beberapa waktu lalu, masuk ke dalam tempat ibadah. 

"Tentunya itu menyelamatkan banyak nyawa. Hal-hal heroik seperti ini kita harapkan terus bisa dikembangkan. Prestasi Satpam di lingkungan tugas masing-masing betul-betul bisa dilaksanakan optimal. Sehingga Satpam memiliki peran dan posisi penting dalam menjaga situasi kamtibmas agar kondusif. Sebagai mitra kepolisian, ini tentunya kita harapkan kedepan akan terus bisa dikembangkan untuk bisa mengisi ruang kosong di masyarakat. Jumlah personel Polri yang sangat terbatas yang bisa diisi dengan mitra-mitra kita," papar Sigit.

Oleh karenanya, di momentum HUT ke-41, Sigit berharap Satpam dapat bersinergi dengan aparat kepolisian dalam memberikan rasa aman, damai dan nyaman terhadap masyarakat dalam menjalankan aktivitasnya. 

"Selamat HUT Satpam ke-41. Kita harapkan kedepan sinergitas dan kemudian dukungan dari rekan-rekan Satpam dalam melaksanakan tugas kepolisian terbatas betul-betul bisa ditingkatkan dan dioptimalkan," kata Sigit. 

Pada kesempatan itu, Kapolri juga melakukan dialog interaktif secara virtual dengan di beberapa wilayah yang menggelar Upacara peringatan HUT ke-41 Satpam. (Arianto)
  
Share:

Pak Kapolri, Ada Oknum Pamen Polri Diduga Lakukan Perselingkuhan, Nikah Siri, dan KDRT


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, belakangan ini sering muncul dengan statemen terkait kebijakan dan upaya institusinya dalam membenahi para anggota polisi yang melakukan pelanggaran. Listyo menegaskan bahwa bagi oknum polisi yang melanggar aturan agar segera diproses dengan tegas.

"Perlu tindakan tegas, jadi tolong jangan pakai lama. Segera copot, PTDH (pemberhentian tidak dengan hormat) dan proses pidana. Segera lakukan dan ini menjadi contoh bagi yang lainnya. Saya minta tidak ada Kasatwil (Kepala Satuan Wilayah) yang ragu. Bila ragu, saya ambil alih," kata Listyo pada Selasa, 19 Oktober 2021, sebagaimana dikutip dari media cnnindonesia.com [1].

Kapolri terlihat sangat menyesalkan atas maraknya oknum polisi yang tidak taat aturan, yang bakal merusak citra dan reputasi Polri yang seharusnya bekerja untuk membantu dan melayani masyarakat. Untuk itu, Listyo berjanji akan menindak tegas, bahkan memecat anggotanya yang melakukan pelanggaran, antara lain oknum polisi yang melakukan tindakan asusila [2].

Penindakan yang tegas terhadap oknum anggota Polri yang melakukan pelanggaran, ujar Listyo, perlu ditempuh dengan tujuan memberikan efek jera bagi polisi yang tidak taat aturan. “Sebab pelanggaran yang dilakukan oknum kepolisian dapat menurunkan kepercayaan masyarakat kepada Polri,” imbuh Listyo ketika memberikan pengarahan kepada jajarannya, Jumat, 31 Desember 2021 lalu.

Berkenaan dengan pernyataan Kapolri tersebut, Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke. S.Pd, M.Sc, MA, mempertanyakan kesungguhan komitmen Polri untuk membersihkan diri dari oknum-oknum polisi yang diduga melakukan pelanggaran. “Salah satu contoh adalah laporan tentang dugaan tindak pidana perzinahan oknum Polisi berinisial AP, mantan Sekretaris atau Asisten Pribadi Presiden ke-6 RI, Soesilo Bambang Yudhoyono, yang dilaporkan oleh istrinya berinisial LA ke Mapolresta Tangerang Selatan. Laporan Polisi dengan nomor: LP/B/1542/XI/2021/SPKT/POLRES TANGERANG SELATAN/POLDA METRO JAYA, tertanggal 17 November 2021 itu belum ada perkembangan signifikan dalam penanganannya,” ungkap alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu kepada media, Senin, 31 Januari 2022.

Dalam laporan yang dibuat LA di SPKT Polres Tangerang Selatan, pelapor mengatakan bahwa suaminya AP, yang saat ini berkantor di Mabes Polri, itu diduga telah melakukan hubungan suami istri secara tidak sah alias perzinahan sebagaimana dimaksud dalam pasal 284 KUHP, yang terjadi di Hotel Aviary Bintaro, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten, pada tanggal 25 Oktober 2021 [3]. “Memang berdasarkan SP2HP terbaru, yang dibuat Desember 2021 lalu, Polres Tangerang Selatan sudah memanggil saksi-saksi untuk dimintai keterangannya, namun pelaku belum dipanggil,” imbuh Lalengke.

Sang Bhayangkari LA juga sudah membuat laporan ke Divisi Propam Mabes Polri terkait dugaan perilaku kurang terpuji yang dilakukan oleh suaminya yang pernah bertugas sebagai Kapolres Minahasa Selatan (Minsel) tersebut. Dari pengakuan LA yang disampaikan kepada Lalengke, hingga saat ini laporannya di Propam masih mandek alias belum ditindak-lanjuti. Padahal, surat pengaduannya ke Propam itu sudah sejak 15 Oktober 2021 alias sudah lebih dari 3 bulan.

Dalam surat pengaduannya ke Propam Polri, Ibu LA yang sudah melahirkan 4 orang anak perempuan untuk oknum AP membeberkan beberapa perilaku yang diduga merupakan pelanggaran Kode Etik Profesi Polri (KEPP) dan pidana. Penyandang pangkat Komisaris Besar Polisi (KBP) itu kata LA diduga berselingkuh dengan Polwan dari Makassar di tahun 2013-2014 dan seorang gadis di Manado pada sekitar tahun 2017, serta melakukan KDRT dengan cara menyeret LA yang sedang hamil 6 bulan dari kamar hingga pintu garasi mobil.

Selain itu, LA dalam surat pengaduannya menerangkan bahwa suaminya AP telah menikah siri, dan pernikahan itu disaksikan oleh anak-anak LA. "Tahun 2020 tanggal 25 Oktober, suami nikah siri dengan janda beranak 2. Padahal kami belum bercerai secara hukum dan anak-anak kami yang menjadi saksi pernikahan siri papanya tanggal 25 Oktober di hotel." Demikian ditulis LA dalam surat pengaduannya ke Divisi Propam Mabes Polri.

Dikonfirmasi terkait pernikahan siri tersebut kepada Kombespol AP melalui ponselnya, dia tidak memberikan jawaban sama sekali yang menyinggung tentang hal tersebut. Terhadap pesan WA ini ‘Satu pertanyaan saja: Pak AP sudah menikah lagi?’, AP mengirimkan jawaban bahwa ia telah menjatuhkan talak 3 sejak tahun 2018. “Saya sudah mentalak 3 Ibu Lala sejak tahun 2018 atas permintaan Ibu Lala karena mau menikah dengan rekannya di Arab,” tulis Kombespol AP di pesan WA-nya ke Ketum PPWI Wilson Lalengke, Senin, 31 Januari 2022.

AP juga menyertakan serangkaian informasi yang pada intinya mereka sudah menyelesaikan persoalan secara baik-baik. Selain itu, AP juga mengirimkan beberapa data percakapan chatting antara dirinya dengan istrinya itu, plus 2 berkas yang berisi kesepakatan untuk berpisah yang dibuat di depan notaris dan rekomendasi Mabes Polri kepada AP untuk melayangkan gugatan cerai istrinya [4].

“Saya sudah tidak berhubungan badan dengan Ibu Lala sejak April 2018. Saya pernah punya masalah rumah tangga dengan Ibu Lala pasti ada, tapi semua sudah dapat diselesaikan dan tidak ada permasalahan hukum apapun,” demikian cuplikan pesan WA dari AP kepada Lalengke yang juga merupakan Pimpinan Redaksi Koran Online Pewarta Indonesia (KOPI) itu.

Sehubungan dengan dugaan KDRT yang dilaporkan LA ke Divpropam Polri, AP membantahnya. Dia mengatakan bahwa hal itu adalah kebohongan yang dibuat oleh LA di Mabes Polri.

“Ibu Lala bilang saya KDRT di rumah. Semua saksi, ibu saya dan pembantu saya semua ada di rumah tidak pernah melihat itu. Anak-anak dipaksa sama ibunya untuk memberikan keterangan itu. Bahkan Ibu Lala memberikan foto palsu supaya saya terjerat KDRT, Alhamdulillah Allah maha baik. Saya pernah meng-capture foto tersebut dengan chatnya Ibu Lala. Bahwa foto Ibu Lala dengan luka di kening bukan karena saya tapi karena Ibu Lala jatuh,” tulis AP dalam pesan WA-nya.

Berdasarkan informasi dan konfirmasi yang telah dipaparkan di atas, Ketum PPWI mendesak Kapolri agar memberikan atensi terhadap kasus ini. Menurut Wilson Lalengke bahwa perselingkuhan, pernikahan siri atau di bawah tangan, pernikahan sembunyi-sembunyi, biasanya akan berujung kepada perselisihan, percekcokan, dan bahkan sangat sering diikuti oleh tindakan KDRT. Pelanggara-pelanggaran ini tidak semestinya ditolerir di kalangan penegak hukum.

“Mereka itu diberi tugas untuk melayani, melindungi, mengayomi, menolong, dan menegakan hukum. Bagaimana mungkin personil polisi bisa dipercaya dapat menjalankan tugas pokok dan fungsinya ini jika punya perangai semacam itu? Terhadap keluarganya sendiri saja dia tega melakukan penghianatan, kekerasan dan kezoliman, bagaimana mungkin kita, rakyat kebanyakan ini, bisa berharap pelayanan yang baik dari pemimpin dan aparat model itu?" ujar lulusan pasca sarjana bidang Global Ethics dari Birmingham University, England itu penuh tanya.

Selain itu, tambah Lalengke, sebagai orang yang mengerti dan memahami hukum, AP yang bergelar Sarjana Hukum dan Sarjana Ilmu Kepolisian itu wajib untuk tidak melanggar hukum. “Masyarakat dipaksa taat aturan, lah oknum polisi itu sendiri malah dibiarkan melanggar aturan? Bagaimana ini Pak Kapolri? Mana janjinya Pak?” tanya tokoh pers yang anti korupsi dan aparat nakal itu mengakhiri releasenya.

Sebagai referensi bagi pembaca, Ketum PPWI menyertakan tautan video yang bercerita tentang kisah pilu seorang Ibu Bhayangkara berinisial LA sebagaimana ditampilkan di catatan di bawah artikel ini [5] [6]. (Arianto)


[1] Kapolri Angkat Suara Soal Marak Pelanggaran Anggota Polisi; https://www.cnnindonesia.com/nasional/20211020075359-20-709991/kapolri-angkat-suara-soal-marak-pelanggaran-anggota-polisi.

[2] Anggota Lakukan Pelanggaran, Kapolri Minta Maaf; https://www.merdeka.com/peristiwa/anggota-lakukan-pelanggaran-kapolri-minta-maaf.html.

[3] Copy berkas LP dan SP2HP atas laporan LA di Polres Tangerang Selatan ada pada redaksi.

[4] Data screeshot percakapan WA antara LA dengan AP dan dokumen persetujuan bercerai serta rekomendasi Mabes Polri untuk AP bercerai ada pada redaksi.

[5] Kisah Pilu Ibu Bhayangkari Korban KDRT Mantan Sespri Presiden SBY; https://youtu.be/CSTxACYbedk

[6] FULL STORY: Kisah Lala Diselingkuhi dan Di-KDRT Oknum Pamen Polri; https://youtu.be/RrhgFNeEb14
Share:

Polres Jakpus tangkap 4 tersangka pemilik 11 Kg sabu


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Sat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat melaksanakan Konferensi Pers terkait peredaran gelap narkotika jenis sabu seberat 11 kg bertempat di aula lantai 3 Polres Metro Jakarta Pusat, Jum'at (28/01/22). 

Hadir dalam kegiatan Konferensi Pers tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya KBP. Endra Zulpan, S.I.K, M.Si. didampingi Wakapolres Metro Jakpus AKBP. Setyo K. Heriyatno S.H, S.I.K, M.H. dan Kasat Resnarkoba AKBP. Indrawienny Panjiyoga, S.H., S.I.K. 

Kabid Humas KBP. Endra Zulpan, S.I.K., M.Si. menerangkan bahwa para tersangka ditangkap di dua lokasi tempat kejadian yakni di Beji Depok dan Pancoran Jakarta Selatan. 

"Waktu dan tempat penangkapan, pertama hari Sabtu (15/02/2022) sekitar 15.30 WIB di Beji Depok, kemudian yang kedua hari Minggu (16/02/2022) jam 18.30 WIB bertempat di Pancoran Jakarta Selatan" ucap Zulpan. 

Dari 2 lokasi penangkapan tersebut polisi berhasil menangkap 4 orang tersangka yaitu berinisial CLU (27), AP (25), RM (24) dan F (29). 

"Penyidik dari Resnarkoba Polres Jakarta Pusat telah berhasil menangkap, mengamankan dan menetapkan tersangka sebanyak 4 orang terkait kasus ini, yang pertama CLU laki-laki umur 27 tahun, yang kedua AP laki-laki umut 25 tahun, RM laki-laki umur 24 tahun dan F laki-laki umur 29 tahun" terang mantan Kabid Humas Polda sulsel tersebut. 

"Barang bukti yang diamankan total bruto 11,3 kg kemudian 1 (satu) buah tas hitam, beberapa handphone, 1 (satu) unit mobil avanza dengan nopol (nomor polisi) B 1086 RSR warna putih, 3 (tiga) buah timbangan elektrik yang diduga akan digunakan untuk mengemas narkotika jenis sabu di dalam bentuk atau satuan yang lebih kecil guna diedarkan,"  jelas Zulpan. 

Polisi saat ini masih mengembangkan penangkapan kurir ini untuk mengejar jaringan di atasnya. Para tersangka kini ditahan di Polres Jakpus. 

Keempat tersangka dijerat dengan Pasal 114 (2) subsider Pasal 112 (2) juncto Pasal 132 (1) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman paling singkat 6 tahun penjara atau paling lama 20 tahun penjara. (Arianto)
Share:

1 Tahun Kapolri : Setapak Perubahan Wujudkan Pelayanan Masyarakat Yang Terbaik

Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Jenderal Listyo Sigit Prabowo genap menjabat satu tahun menjadi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), hari ini, setelah dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), pada 27 Januari 2021 lalu. 

Dikepemimpinannya, Sigit mengusung semangat transformasi Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan). Hal itu dituangkan dalam empat transformasi dengan 16 program prioritas, 51 kegiatan 177 aksi, dan delapan komitmen. 

Selama setahun, Sigit telah melakukan setapak perubahan untuk mewujudkan Polri yang Presisi. Dengan, memaksimalkan fungsi pokok Polri yang melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat. 

Gagasan dan aksi nyata mewujudkan gagasan itu dituangkan Sigit dalam buku berjudul 'Setapak Perubahan: Catatan Pencapaian Satu Tahun Polri yang Presisi. Buku setebal 240 halaman ini terdiri dari 5 bab mulai dari sejarah lahirnya konsep Presisi hingga apa saja yang sudah dicapai.

"Polri membekal niat baik untuk berubah, dan saya memohon dengan segala kerendahan hati paling dalam kepada semua pihak untuk membantu mewujudkan keinginan kami bertransformasi," kata Sigit dalam penyampaian pengantar pada buku tersebut, Jakarta, Kamis (27/1).

Mantan Kapolda Banten ini mengulas awal mula gagasan Polri Presisi muncul. Semangat transformasi itu berawal dari hasil perenungan akan tantangan dan kondisi yang dihadapi Polri pada zaman modern dewasa ini. Terutama pesatnya perkembangan media sosial, yang dimana hal tersebut baru dihadapi oleh Korps Bhayangkara. 

Hasil perenungannya itu, kata Sigit, didiskusikan dengan berbagai pihak. Ia mendapat banyak masukan untuk semakin memantapkan gagasannya tersebut. Misalnya, tentang layanan publik dan harapan mengenai Polri. 

Sigit pun mulai menyusun visi, misi dan apa saja yang dibutuhkan untuk mencapai transformasi Polri Presisi. Hingga akhirnya, konsep itu disosialisasikan ketika resmi dipilih oleh Presiden Jokowi sebagai calon Kapolri, kala itu. 

"Selanjutnya, setelah saya memaparkan visi tersebut di sejumlah kesempatan. Saya berpikir tentu masyarakat luas akan sulit memahami. Semua mungkin mengenal istilah Polisi Presisi, namun masih banyak masyarakat yang bahkan tak tahu apa akronimnya. Saya menyadari betul hal itu," ujar Sigit.

Eks Kabareskrim Polri itupun juga menyadari bahwa banyak masyarakat yang berpikiran negatif, pesimis dan mempertanyakan tekad bulat untuk mewujudkan Polri yang baik dalam rangka pelayanan publik yang terintegrasi, modern, murah dan cepat. Pemeliharaan kamtibmas, dan penegakan hukum yang prediktif, bertanggung jawab, transparan, serta menjamin rasa keadilan masyarakat.

"Saya tak menyalahkan itu. Untuk itu, melalui buku ini, saya ingin menjelaskan dengan lebih sederhana, dengan semua penjabaran konsep. Saya ingin bahwa masyarakat bisa mendapatkan pelayanan Polri semudah memesan pizza," ucap Sigit.
 
Wujud nyata setapak perubahan, Sigit memaparkan saat ini terdapat 886 aplikasi terkait Polri yang akan diintegrasikan menjadi satu data. Sigit menyebut, hal itu memudahkan masyatakat untuk mendapatkan layanan Polri yang terbaik.

"Saya ingin bahwa semua layanan Polri akan dirasa dekat, dirasa mudah, dirasa berguna, dan dirasa jelas alurnya. Sehingga masyarakat merasa nyaman. Sebenarnya sederhana saja. Saya ingin memaksimalkan untuk kembali melihat pada fungsi pokok Polri, melindungi, melayani, dan mengayomi. Sesuatu yang sederhana. Namun perkembangan situasi zaman membuatnya kadang terasa sulit untuk dicapai. Seperti dalam kehidupan, segala sesuatu yang paling sederhana justru adalah sesuatu yang paling sulit digapai," papar Sigit.

Sigit mengakui, banyak yang mengatakan bahwa konsep ini adalah sebuah perjalanan panjang. Namun, seperti sebuah pepatah klasik 'Perjalanan ribuan kilometer selalu dimulai dengan satu langkah'.

"Maka ini langkah pertama kami. Langkah pertama yang dijejakkan dalam perjalanan panjang ini, kami tempuh dengan niat yang baik, ikhtiar keras, dan tentunya dengan keikhlasan. Kami berupaya menjadi lebih baik untuk kepentingan bangsa, negara, dan masyarakat. Dan diatas segalanya tentu kita selalu berdoa dan bermohon diberikan kemudahan dan kekuatan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa." tutur Sigit.

Untuk diketahui, dalam empat transformasi yang diusung dalam Polri Presisi, seluruhnya sudah mencapai hasil maksimal dan akan terus ditingkatkan. Transformasi organisasi saat ini telah mencapai, 98,20 persen. 

Kemudian, transformasi operasional sebesar 98,78 persen. Lalu, transformasi pelayanan publik 96,59 persen dan transformasi pengawasan telah mencapai target 98,60 persen. (Arianto)




Share:

Polsek Tanjung Duren Ungkap Ribuan Butir Pil Ecstasy Berlogo Superman


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Jajaran Polsek Tanjung Duren Polres Metro Jakarta Barat mengungkap ribuan butir narkotika jenis Pil Ecstasy berlogo superman berikut narkotika jenis sabu pada Rabu, (19/1/2022).

Dalam pengungkapan tersebut polisi mengamankan 1 (satu) orang pelaku dan 1836 butir pil Ecstasy dan 1 paket sabu dengan berat brutto 0,20 gram.

Kapolsek Tanjung Duren Kompol Rosana Albertina Labobar mengatakan pengungkapan berawal dari penangkapan terhadap tersangka RAP (22 tahun).

"Kami amankan sebanyak 1836 butir pil Ecstasy dan 1 paket sabu dengan berat brutto 0,20 gram," kata Rosana Albertina Labobar yang akrab disapa dengan sebutan Ocha saat dikonfirmasi, Selasa (25/1/2022).

Dari pengakuan tersangka yang kami amankan RAP menyebut mendapatkan barang narkoba tersebut dari rekannya berinsial MA (DPO) yang sampai saat ini masih dilakukan pengejaran terhadap pelaku.

Dari barang bukti yang berhasil kami sita sebanyak 4000 jiwa yang terselamatkan dengan estimasi jumlah nominal di pasar gelap sebanyak 1 milyar rupiah.

Dalam kesempatan yang sama, Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren Akp Fiernando Adriansyah menjelaskan, awalnya pihaknya mengamankan RAP di jalan Arjuna Selatan 1 Kemanggisan Palmerah Jakarta Barat.

Namun, saat dilakukan penangkapan pihaknya tidak menemukan barang bukti narkotika kemudian dilakukan pengembangan di rumah Kontrakan di jalan Tosiga 11 Rt 013/04 Kebon Jeruk Jakarta Barat. 

"Kami berhasil menemukan barang bukti narkotika jenis Pil Ecstasy warna hijau berlogo superman sebanyak 1836," kata Fiernando.

Selanjutnya, Fiernando menambahkan, tak hanya sampai disitu saja kemudian pihaknya melakukan pengembangan di jalan Petojo binatu V Rt 006/008 Petojo Utara Gambir Jakarta Pusat dan berhasil mengamankan barang bukti 11 (sebelas) butir pil ekstacy warna hijau berbentuk logo Superman yang terbungkus plastik transparan dengan berat bruto 4,08 (empat koma nol delapan) gram dan 1 (satu) paket sabu yang terbungkus plastik klip transparan dengan berat bruto 0,20 (nol koma dua puluh) gram.

"Informasi yang kami peroleh, barang tersebut merupakan milik rekannya berinsial MA (DPO)," ujar Fiernando.

Alhasil, Total barang bukti yang berhasil diamankan sebanyak 1836 butir pil Ecstasy dan 1 paket sabu dengan berat brutto 0,20 gramm

Guna mempertanggung jawabkan atas perbuatan nya pelaku dikenakan pasal 114 ayat (1) sub  112 ayat (1) UURI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (Arianto)

Share:

Polres Metro Jakarta Barat Amankan 5 Pemuda Tawuran di Puri Mansion


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Barat bersama tim patroli perintis presisi Polda Metro Jaya mengamankan 5 pemuda yang hendak melakukan tawuran di kawasan perumahan Puri Mansion, Minggu, 23/1/2022 sekira pukul 06.30 wib.

Kasat Samapta Polres Metro Jakarta Barat Kompol Rahmad Sujatmiko menjelaskan, tim patroli perintis presisi Polres Metro Jakarta Barat saat melaksanakan patroli gabungan dengan tim patroli perintis presisi polda Metro Jaya menjumpai adanya aksi tawuran di sekitar kawasan perumahan Puri Mansion Cengkareng Jakarta Barat.

"Tim kemudian melakukan pembubaran untuk mencegah adanya korban jiwa," kata rahmad saat di konfirmasi, Senin (24/1/2022). 

Saat di lakukan pembubaran aksi tawuran tersebut tim berhasil mengamankan sebanyak 5 orang pemuda berikut senjata tajam.

"5 orang pemuda berhasil kami amankan berikut berbagai senjata tajam diantaranya 4 buah senjata tajam jenis celurit, 1 buah samurai," kata rahmad.

Selanjutnya pelaku berikut barang bukti senjata tajam kami amankan dan dibawa kepolres Metro Jakarta Barat. 

"Para pelaku berikut senjata tajam kami serahkan ke reskrim guna dilakukan proses penyidikan lebih lanjut," tutupnya. (Arianto)
Share:

Polsek Palmerah Berikan Sembako kepada Warga yang Terpapar Covid-19


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Polsek Palmerah memberikan sembako kepada warga yang terpapar Covid-19 di RW 02 dan RW 07 Kelurahan Kota Bambu Utara, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat pada Kamis (20/1/2022).

Ada empat Kepala Keluarga yang diberi bantuan paket sembako oleh Kapolsek Palmerah Kompol Dodi Abdulrohim.

Dodi menjelaskan, pemberian paket sembako ini merupakan program Empaty Building Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo.

Dengan adanya bantuan ini, maka akan meringankan beban warga yang sedang isolasi mandiri paska terpapar Covid-19.

"Paket sembako kami berikan ke masing-masing kepala Keluarga yang tinggal di RT03, 11 RW 07 dan RT 14/02," ucap dia.

Saat memberikan bantuan itu, kata dia, pihaknya tetap mengedepankan protokol kesehatan yaitu memakai masker double dan jarak satu meter.

Ia pun meminta kepada seluruh warganya yang sedang isolasi untuk tetap semangat dan menjaga immunitas agar kondisi kesehatannya tetap stabil.

"Jangan sampai strees karena kalau strees akan membuat drop kondisi kesehatan, maka kami harap semua warga yang terpapar semangat sampai sembuh," jelas dia.

Dodi menambahkan, kegiatan empaty building ini akan dilakukan secara berkesinambungan oleh Polsek Palmerah.

Dengan begitu, masyarakat bisa merasakan kepedulian Polri kepada warga yang terpapar Covid-19 ataupun yang terdampak.

"Jadi kami akan lakukan empaty building ini kepada seluruh warga di Palmerah, karena pandemi Covid-19 banyak warga yang butuh uluran tangan kita," ujar dia. (Arianto)
Share:

Percepat Herd Immunity, Polsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat Gelar Vaksinasi Anak


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Percepat Herd Immunity, Polsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat melakukan vaksinasi anak usia 6-11 tahun secara door to door di Kp Gaga RT 02/09, Kelurahan Semanan, Kalideres, Jakarta Barat.

Dalam kegiatan tersebut anak yang divaksin didampingi para orang tua masing-masing.

Kapolsek Kalideres Kompol Hasoloan Situmorang mengatakan kegiatan ini dalam rangka untuk mempercepat heard immunity anak.

"Tujuanya kita lakukan vaksinasi dari rumah ke rumah selain mempermudah pelayanan bagi masyarakat juga untuk mempercepat Herd immunity," ujar Hasoloan dalam keteranganya, Rabu (19/1/2022).

Dia menuturkan, dari sekian banyak anak yang mau divaksin tentu tidak semua dapat tervaksin karena takut dengan jarum suntik.

Oleh karena itu dengan cara door to door maka diharapkan capaian vaksinasi dapat memenuhi target

Pelaksanaanya, petugas kepolisian bekerjasama dengan tenaga medis. 

"Vaksin yang diberikan jenisnya sinovac. Dengan cara door to door sehingga vaksinasi dosis pertama diharapkan dapat mencapai target yang telah ditentukan, terutama bagi anak yang takut disuntik, maka kita bekerjasama dengan tenaga medis," tambahnya.

Adapun jumlah anak tervaksin ada 19 anak dengan target sebanyak 36 anak dari Total vial 25 dan yang terpakai 17 vial.

Kegiatan tersebut tidak lupa dengan menjalani protokol kesehatan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya, Kapolsek Kalideres Kompol Hasoloan, Lurah Semanan Bayu Padeha Ganta, Waka Polsek AKP Suparno, Kasie Kesra Elan, Kapolsubsektor Terbus IPTU Tugiran, Kapolsubsektor Semanan IPTU, Rijal, Bhabinkamtibmas AIPTU Eka Prasetia, Dawis Rw 09 Kelurahan Semanan. (Arianto)
Share:

Polsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat Tinjau Lokasi Banjir di Masjid An Nur


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Polsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat meninjau lokasi banjir di Masjid An Nur Komplek KFT RW 11 Kelurahan Cengkareng Barat, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (19/1/2022).

Dalam kunjungan tersebut Kapolsek Cengkareng memberikan bantuan berupa sembako ke warga korban banjir.

Kapolsek Cengkareng Kompol Endah Pusparini mengatakan, kedatanganya untuk memonitoring 
Lokasi banjir yang ada di wilayah Cengkareng Barat.

"Kedatangan kami melihat lokasi dan mendata korban banjir dan memberikan bantuan sembako untuk masyarakat yang terdampak banjir," kata Kapolsek.

Kapolsek juga menjelaskan, adapun bantuan yang ia berikan berupa beras dan mie Instan.

"Ini ada 50 karung beras dan 10 dus mie instan, dengan adanya bantuan ini, semoga bermanfaat bagi masyarakat yang terdampak banjir," ujarnya.

Dirinya juga berpesan kepada warga masyarakat, agar tetap melarang anak-anaknya dalam bermain air.

"Tolong anak-anaknya jangan dikasih bermain air, takutnya terbawa arus atau terkena penyakit, karena air tersebut tanpak kotor," tuturnya.

Kapolsek Juga berpesan Kepada Warga Yang Mengungsi Agar tetap Mematuhi Protokol Kesehatan Agar terhindar dari Penyebaran Wabah Covid 19. (Arianto)
Share:

KIRIM BERITA SILAHKAN KLIK

KIRIM BERITA ANDA KESINI! Merasa Terbantu Dengan Publikasi ? Ayo Traktir Kopi Untuk Admin Dengan Cara Berbagai Donasi. Terimakasih :)



BREAKING NEWS

~||~ KPU Tetapkan Pasangan Prabowo Subianto & Gibran Rakabuming Raka Menjadi Presiden Terpilih ~||~ Kampung Rakyat Indonesia Siap Sukseskan PILKADA Serentak Tahun 2024 ~||~ Hak Angket Kian Redup ~||~ Pasangan Capres & Cawapres Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar dan Pasangan Ganjar Pranowo - Mahfud MD Resmi Layangkan Gugatan Hasil Pilpres Ke Mahkamah Konstitusi ~||~ #PEMILUDAMAI ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno - Makna Proklamasi

Ir. Soekarno (Sang Proklamator) Setiap Tahun kita Memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Maka kita tidak bisa t...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI


loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Label

(SAS) #2019GantiPresiden Accounting Aceh Aceh Timur Adat Istiadat Advokat AFF Agama Agraria AIDS Air Aisyiyah Aksara Aksi Aksi Sosial Aktivis Aktivitis Al Washliyah Album Amien Rais Anak Anak Yatim Anarkis Angkatan Darat Anies Baswedan Animal Anti Korupsi Arisan Artikel Artis Arus Mudik Asahan Asian Games ASN Asuransi Asusila Atlet Award Bacaleg Bachtiar Ahmad Sibarani Baksos Bakti Sosial Balap Liar Banda Aceh Bandar Lampung Bandara Bandung Banjir BANK Bank Sumut Bansos Banten Bantuan Sosial Bapenas BAPER Bappenas Basarnas Batu Akik Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar BBM Bea Cukai Beasiswa Begal Bekraf Beladiri Belanja Bencana Bencana Alam Beras Berita Bhabinkamtibmas Bhayangkara Bhayangkari Bioskop Bisnis BKPRMI BM PAN BNI BNN BNPT Bobby Nasution Bom Bunuh Diri Boomerang BPBD BPJS BPN BPOM BRI Brimob Buka lapak Bukit Asam Buku Bulog BUMN Bung Karno Bupati Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Caleg Capital market CCTV Cerpen Cianjur Cikampek Citilink conference Cosplayer Covid-19 Covid-19 Satgas Covid19 Cuaca Cuci Tangan Curanmor Cyber Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Debt Collector Dede Farhan Aulawi Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Densus 88 Desa Dewan Pengawas Dewata Sakti Dharma Pertiwi Dialog Digital Diklat Dinas Perhubungan Dirgahayu HUT RI Disiplin Diskusi Dongeng Donor Darah DPD RI DPR Duka Cita E-Money Effendi Simbolon Ekonom Ekonomi Ekspor Impor Electronics Elektronik Emas Empat Pilar Entertainment Es cream ESDM event Fashion Festival FIFA Film Film Horor Film seri Anak Fintech FISIP Flores Timur Formasi Formula E Forum Furniture Futsal G30S/PKI GAAS Games Ganja Ganjar Ganjil Genap Garut Gebyar Kemerdekaan Gempa Geng Motor Genppari Gereja Gibran Gizi Buruk Go Pay Go-Jek Gojek Golkar Gotong Royong Grab Gubernur Guru Besar Gym Haedar Nasir ham HANI Harbolnas Hari Ibu Hewan Hiburan HIV HMI Hoax Hotel Hp Hukum Humas Humbahas HUT HUT Bhayangkara HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibadah Haji Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek IMM Indonesia Industri inflasi Informasi Infrastruktur Inspektorat Inspirasi Internasional Internet Intoleran Investor IPK IPM IPPI Islam IWAPI Jakarta Jakarta Barat Jakarta Pusat Jalan Jambore Nasional Jawa Tengah Jawa Timur Jayapura Jokowi Juara Jum'at Barokah Jumanji Jumat Jumat Berkah Jurnalis Kaliber Kampanye Kampung Rakyat Indonesia Kampus Kamtibmas Kapolda Kapoldasu Kapolri Kapolsek Kapolsek Kepolisian Karaoke Karhutla Karya Tulis Kasus KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kebun Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kejuaraan Kejurnas Kekerasan Kelestarian Alam Keluarga Kemalingan Kemanusiaan Kemenag Kemenaker Kemendag Kemendagri Kemendesa Kemendikbud Kemenhub Kemeninfo Kemenkes Kemenkeu Kemenko Kemenkumham Kemenlu KEMENPAN-RB Kemenparekraf Kemenperin Kemenpora kemenristek Kemensos Kementan Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepala Daerah Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Keselamatan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Khilafahtul Muslimin Kilas Balik Bung Karno Kivlan Zen KKP KNPI Kohati kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Konsumen Koperasi Kopermasu Kopi Kopi Pagi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal KRYD KSAD Kudeta Kuliner Kunjungan Kerja Kutai Kartanegara Labuhan Batu Lahan Lakalantas Laksi Lalu Lintas Lampung Langka Langkat Lapas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku LAZISMU Lebaran Legislatif Lembaga LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup LIPPI Listrik Lock Down Lomba lomba lari London LPPI LPS LSM Lukas Enembe Madina Mahasiswa Mahkamah Agung Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Makassar Makkasar Mall Maluku Market Outlook Masjid Masker Mata Uang Maulid Nabi Mayday MDMC Medan Denai Media Media Sosial Megapolitan Menag Mendag Mendagri Menembak Menteri Menteri Perdagangan millenial Minuman Keras Minuman sehat Minyak Goreng Minyak Makan Miras Mobil MOI Motivasi MoU MPR MPR RI Mudik Muhammadiyah Muharram MUI Munas Musibah Musik Musyawarah Musywil Narkoba Narkotika NasDem Nasional Natal Natal & Tahun Baru New Normal NII NKRI NU ODGJ Office Ojek Online Ojol Olah Raga Olahraga Ombusman Omicron Online Operasi Patuh Operasi Yustisi Opini Organisasi Ormas Otomotif P Padang Padangsidimpuan Pagelaran Pahlawan Pajak Pakta Integritas Palestina Pameran PAN Pancasila Papua Parawisata Pariwisata Partai Demokrat Partai Politik Partai UKM Partai Ummat Pasar Pasar modal Pasar Murah Pasar Tradisional Paspampres Patroli PC PDI Perjuangan PDIP Perjuangan pe Pedagang Pegadaian Pelajar Pelajar Islam Indonesia Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Pelukis Peluncuran Pemadam Kebakaran Pemalakan Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan pemerasan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuda Melati Indonesia Pemuda Muhammadiyah Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencemaran Nama Baik Penculikan Pencurian Pendataan Pendidikan Penelitian Penembakan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengadilan Pengadilan Negeri Pengajian Pengamanan Pengamat Penganiayaan Pengawasan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penulis Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perampasan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perhubungan Perikanan Peristiwa Perjanjian Perjudian Perkawinan Perlombaan Permainan Perpajakan Pers Pertamina Pertanahan Pertanian Perusahaan Pesawat Terbang PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pin Pinjam meminjam uang Pinjaman Online PKL PKS PMI Polairud Polantas Polisi Cilik Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Ponpes Pornografi Posko Ummat PPKM PPWI Pra Kerja Prabowo Pramuka Praperadilan Prawita Genppari Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik Prokes promo Property Prostitusi Protokol Kesehatan PSI PSSI Public Expose Publik expose Puisi Pungli PUPR Pusat Perbelanjaan Puskesmas PWI Qurban Radikalisme Rafdinal Ragam Rakernas Rakor Ramadhan Reksadana Rektor Relawan Relawan Jokowi Religi Remisi Rentan Renungan resa Restoran Reuni 212 Revolusi Mental Reward RKUHP Robot Ruang Guru Rumah Rumah sakit Rups Rusia RUU Saber Pungli Sabu Sahabat Anak Salon Samosir Samsat Samsung Sanitasi air.Lingkungan hidup Santri SAR Satlantas Satpol PP Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Sengketa Seniman Senjata Senjata Api Sepak Bola Separatis Sepeda Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Sigli Silaturahim Silaturahim. KUYAI Kartanegara Silaturahmi Silaturrahim SIM Simalungun Simpan Pinjam Simulasi Smartphone Soekarno Solar Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Stunting Suku bunga Sulawesi Selatan Sumatera Barat Sumatera Utara Sumpah Jabatan Sumut Sungai Superstore Suplemen Surabaya Surat Terbuka Suriyono Adi Susanto Suriyono Adi Susanto {SAS) Survei Survey susu Swab Antigen Syafi'i Ma'arif Syariah Syawal Takjil Tali Kasih Talkshow Tanjung Balai Tantama Tapanuli Tengah Tawuran Teknologi Teror Terorisme Tes Urine Tiket Tilang Tips Tjahyo Kumolo TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tokoh Agama Tokoh Masyarakat Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Uang Palsu UIN Ujaran Kebencian UKM Ukraina Ulama UMJ umkm UMSU Undang-Undang UNIMED UniPin Universitas Unjuk Rasa Upacara Usaha Rakyat UU Cipta Kerja UU ITE UUD 1945 Vaksinasi Vaksinasi booster Valentine Day Verifikasi Viral Virus Corona Walikota Wanita Wapres Wartawan Webinar Wirausaha Wisata WNA Workshop Yogyakarta Zulkifli Hasan

Arsip Berita

IKLAN

IKLAN

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA


PRO KONTRA VAKSINASI

~> Program Vaksinasi Yang Diluncurkan Pemerintah Mendapat Sorotan Dari Berbagai Masyarakat, sehingga terjadi pro dan kontra

<~ Memang Sebenarnya Harus Jelas Disampaikan, Maksud dan Tujuan Vaksinasi, Karena dilapangan Ada Perbedaan Orang Yang Akan Divaksin dan Yang Tidak Boleh Divaksin, membuat masyarakat Bingung

Link Terkait

close
Banner iklan disini