Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id
Tampilkan postingan dengan label Musik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Musik. Tampilkan semua postingan

Kolaborasi WIMA J-ROCKS dengan TRAH Hasilkan Single ‘Untuk Indonesia Raya’


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Kreativitas rupanya tak terbendung oleh ganasnya terpaan pandemi. Oleh banyak musisi, menanti kondisi kembali normal hanyalah penggunaan waktu yang sia-sia. Salah satu musisi yang tak ingin duduk diam berpangku tangan adalah Swara Wimayoga, pembetot bass di grup rock J-Rocks.

Lewat sebuah gerakan kolaboratif bernama TRAH, Wima - begitu ia biasa disapa - lalu mengajak beberapa rekannya yang sevisi untuk bersama-sama mewujudkan ide dan gagasan berkarya. Mereka adalah Mahardhika ‘Didi’ Soekarno, Rizki M. H., Dimas Pandu Danardono serta Nanda Persada.

Bagi Wima serta juga rekan-rekan bandnya di J-Rocks, para personel TRAH bukan sosok yang asing. Bisa dibilang mereka adalah sekumpulan produser dan penulis lagu yang sudah berteman lama. Dan Mahardhika Soekarno khususnya, cucu dari tokoh proklamator sekaligus Presiden RI pertama, Ir. Soekarno tersebut sejak dulu memang seorang musisi di balik layar untuk beberapa musisi Indonesia, termasuk J-Rocks. 

Sejak awal karir J-Rocks, mereka pernah tinggal di satu atap yang sama, sebelum tempat tersebut bertransformasi menjadi studio kreatif untuk konten YouTube bernama 1945 studio pada awal 2020 lalu. Dan sejak pertengahan 2021, tempat itu berkembang menjadi sebuah label bernama 1945MF Record.

"Nama TRAH sendiri bermakna ‘keturunan’ atau ‘anak bangsa’. “Kami mencari ide nama bahasa Indonesia yang punya arti bagus, namun jarang dipakai," ujar Wima mengungkapkan asal-usul nama proyeknya itu kepada awak media di Jakarta. Rabu (08/09)

Pada Agustus lalu, hasil brainstorming TRAH telah menghasilkan sebuah single debut berjudul “Untuk Indonesia Raya”. Sebuah karya lawas yang diciptakan oleh Dimas Pandu dengan tema berbeda dan kemudian digubah notasi dan liriknya bersama TRAH pada 3 November 2020 lalu menjadi tema nasionalisme. Video musik dari lagu ini juga sudah bisa dinikmati di YouTube, tepatnya di kanal 1945MF Record selaku label rekaman yang menaungi. 

"Kami sepakat untuk tidak me-monetize video ini sebagai bentuk sumbangsih kami kepada negara," tegasnya.

Di video yang disutradarai Anggi Andriyana tersebut, beberapa lokasi bersejarah dan ikonik di Jakarta menjadi sentral pengambilan gambarnya. Di antaranya Bunderan HI, Gedung DPR, Museum Satria Mandala, Gelora Bung Karno dan Monumen Nasional. Proses syuting video dikerjakan hanya dalam waktu dua hari, yaitu pada 15 dan16 Agustus lalu, atau tepatnya sehari menjelang HUT RI dimana pada saat itu semua lokasi sudah clear area dan sudah terdekorasi oleh negara. Konsep videonya pun bahkan baru diputuskan pada 15 Agustus dini hari.

"Canggih sih, menurut saya si Anggie, dengan segala keterbatasan baik waktu, perijinan dan lainnya, dia bisa meng-capture banyak message dari lagu dengan baik. Keren konsepnya, tanpa asisten pula. Belum lagi proses editing-nya yang juga dikerjakan oleh Anggie dibantu oleh Rizki dalam waktu seminggu. Nggak ada capeknya tuh dua anak….," Imbuh Wima.

Salah satu momen penting adalah scene di Museum Satria Mandala yang dulu dikenal dengan nama Wisma Yaso, yaitu adalah tempat dimana bapak pendiri bangsa Bung Karno menjalani masa-masa tersulit hingga wafat mengenaskan di sana. "Makanya ada satu scene di Wisma Yaso si Nanda menunjuk sebuah tulisan ‘Kenali Sejarahmu’. Deep banget sih," paparnya.

Selain itu, TRAH juga melibatkan teman-teman musisi yang sering tampil di konten kanal YouTube 1945 Studio untuk ambil bagian di scene video dan beberapa artis untuk mengisi suara dan tampil di video klip tersebut sebagai bentuk dukungan. Di antaranya ada Guruh Soekarno Putra, para personel J-Rocks, Ipang Lazuardi, Buluk ‘Superglad’, Bagus ‘NTRL’ dan bahkan artis pelaku seni di luar dunia musik seperti Deny Sumargo, Astrid Tiar, Sarah Azhari, Deny Cagur dan masih banyak lagi. Lewat video tersebut, TRAH ingin menunjukkan bahwa pesan yang disampaikan di lagu “Untuk Indonesia Raya” berlaku untuk seluruh kalangan. 

"Lagu ‘Untuk Indonesia Raya’ itu lebih kepada menguatkan sesama untuk jangan menyerah dengan keadaan, dengan tetap bersatu tidak terpecah belah. Untuk selanjutnya kami menyiapkan lagu baru buat (tema) Sumpah Pemuda. Temanya lebih kepada menguatkan janji kita lagi di masa sekarang. Untuk generasi sekarang. Jadi kami tak ada tema cinta-cintaan. Hanya (tentang) cinta kepada negara," urai Wima semangat.

Sesuai pesan di lirik single pertamanya, TRAH memang seterusnya memproyeksikan memusatkan orientasi konsep musiknya terhadap hal-hal yang bertema perjuangan kebangsaan.

Nah, untuk menguatkan visi dan misi itu, selaku penulis lagu dan produser, Wima bersama Didi, Rizki, Dimas dan Nanda tak ingin menghadirkan olahan musik yang biasa-biasa saja. 

Menurut Wima, konsep musiknya kali ini jauh berbeda dibanding yang biasa ia kerjakan bersama bandnya, J-Rocks. “Kami gabungin referensi musik kami yang bisa dibilang beda-beda, dengan tetap menampilkan sound yang mengikuti zaman dengan aransemen lagu yang  menyesuaikan tema di lirik-lirik lagu TRAH. Poin penting sih di message-nya….,“ ucapnya.

Untuk pengisi suara utama di lagu “Untuk Indonesia Raya” diisi oleh Nanda Persada yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua Umum IMARINDO (Ikatan Manager Artis Indonesia) serta menjadi host di program podcast YouTube Nanda Tanya. "Kenapa Nanda yang kami tunjuk mengisi vokal utama di lagu itu… karena dia yang paling bisa menjiwai lirik lagunya. Nasionalis banget dia. Sekali-kalilah manajer artis kita ‘ceburin’ jadi artis sekalian... hahaha. Nanda juga yang menjadi tokoh utama di video klipnya," katanya. 

Eksekusi rekaman, termasuk proses pemolesan mixing “Untuk Indonesia Raya” sendiri dikerjakan TRAH di 1945MF Studio. Sementara untuk tahapan mastering dipercayakan kepada Romy Soekarno di Marlinspike Hall Studio. 

TRAH berharap, lagu “Untuk Indonesia Raya” bisa menjadi sebuah karya musik yang dapat dinikmati secara audio serta visual, dan pesannya bisa tersampaikan ke seluruh masyarakat Indonesia. 

"TRAH sendiri tak akan berhenti sampai di sini saja. Seperti yang sudah disinggung di atas, TRAH akan terus melahirkan karya baru, dan fokus pada momen-momen bersejarah," pungkasnya. (Arianto)



Share:

Kongres Pertama, Musisi Tradisi Rekomendasikan LMK Sampai Pengintegrasian dalam Pendidikan


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Untuk pertama kalinya, Kongres Musik Tradisi Nusantara (KMTN) digelar dan difasilitasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Rangkaian kongres yang diselenggarakan sejak 20 Agustus 2021, pada hari ini berhasil meramu sepuluh rekomendasi yang ditujukan kepada pemerintah. Sepuluh rekomendasi tersebut diserahkan secara simbolis kepada Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, secara virtual, Rabu (1/9).

Dari sepuluh rekomendasi, salah satu butir utama adalah pembentukan Lembaga Manajemen Kolektif (LMK). Terkait pembentukan Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) untuk musik tradisi Nusantara, Menteri Nadiem mengemukakan bahwa pemilihan istilah “kolektif” untuk sebuah lembaga manajemen seni adalah suatu pilihan yang sangat tepat. Menurutnya, seni bukanlah sekadar ekspresi, tapi juga identitas bersama. “Identitas Nusantara selama ini telah terbangun oleh kolektivitas seni dan budaya, yang termasuk di dalamnya adalah musik tradisi,” ucapnya.

Kongres merekomendasikan untuk menamai lembaga tersebut dengan nama Lembaga Manajemen Kolektif Musik Tradisi Nusantara. Menyambut hal tersebut, Direktur Jenderal Kebudayaan, Hilmar Farid, mengatakan, hasil kongres yang relevan dengan tugas dan fungsi kementerian, akan langsung ditindaklanjuti kementerian. Kemendikbudristek, lanjutnya, berkomitmen untuk mengawal proses pembentukan LMK sampai ke Kementerian Hukum dan HAM. “Karena LMK Musik Tradisi Nusantara akan membantu para musisi mendapatkan hak-haknya,” sebutnya.

Salah satu poin rekomendasi kongres yang terkait erat dengan pendidikan adalah pentingnya menyediakan dan memasukkan pembelajaran musik tradisi Nusantara dalam pendidikan formal dan informal. Pimpinan kongres, Irwansyah Harahap, meminta pemerintah untuk mengintegrasikan sistem pendidikan formal, informal, dan kultural kedalam kebijakan Merdeka Belajar. Pengintegrasian tersebut tak lain untuk menguatkan pemahaman tentang keberagaman serta penguatan identitas kebangsaan. 

Menanggapi rekomendasi tersebut, Menteri Nadiem mengatakan, “Kami akan mengembangkan materi pengembangan pendidikan musik tradisi untuk pendidikan formal dan informal dari jenjang PAUD sampai SMA, termasuk di Sekolah Luar Biasa,” tuturnya.

Menteri Nadiem juga menuturkan, musik tradisi sebagai identitas Indonesia, sempat kurang terurus dengan baik selama beberapa waktu. Akibatnya, kata dia, generasi penerus sempat terlupa dengan akar budayanya. “Oleh karena itu, saya mengucapkan terima kasih atas rekomendasi kongres terkait langkah-langkah ke depan yang harus kita lakukan bersama untuk memajukan musik tradisi Indonesia,” kata Menteri Nadiem.

Komitmen untuk meningkatkan nilai dan keterampilan budaya, sosial, dan ekonomi para pelaku dan penggiat musik tradisi Nusantara menjadi titik berat keberpihakan Kemendikbudristek. Salah satu wujud komitmen tersebut adalah dengan menyediakan program beasiswa bagi pelaku budaya. Di samping itu, kata Menteri Nadiem, untuk menghidupkan kecintaan masyarakat luas terhadap jati diri bangsa, kementerian akan menyelenggarakan Festival Musik Tradisi Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama Menteri Nadiem, mengundang para peserta kongres untuk hadir dalam kegiatan Merdeka Belajar episode ketiga belas yang akan digelar 3 September 2021. Di sana, kata Menteri Nadiem, akan diluncurkan kanal budaya terpadu pertama di Indonesia, yakni Kanal Indonesiana.

Menutup penerimaannya terhadap rekomendasi kongres, Mendikbudristek menyampaikan apresiasinya. “Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada peserta Kongres Musik Tradisi Nusantara atas gagasan dan rekomendasi yang telah disampaikan kepada kami. Dengan semangat bersama, mari terus memajukan musik tradisi Nusantara untuk Indonesia bahagia dan merdeka berbudaya,” ujarnya.

Hadir dalam kongres tersebut Direktur Musik, Film, dan Animasi, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Mohammad Amin, dan Direktur Hak Cipta dan Desain Industri, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Syarifuddin. 

Menanggapi rekomendasi kongres, Syarifudin mengungkapkan pihaknya menyambut dengan tangan terbuka usulan pembentukan Lembaga Manajemen Kolektif Musik Tradisi Nusantara. Ia menyebut, lembaga manajemen kolektif ini telah lama ada. Hanya saja saat ini untuk musik tradisi dikelola pemerintah untuk menarik minat para pegiat dan seniman musik tradisi. “Kelak kalau sudah jalan, musisi tradisi dapat mengelola sendiri dan berkarya dengan nyaman,” tuturnya.

Mohammad Amin juga menyambut baik hasil rekomendasi Kongres Musik Tradisi Nusantara ini. Ia mengatakan, rekomendasi tersebut harus dijawab oleh semua unsur di pemerintahan. Kemenparekraf, kata dia, responsif terhadap rekomendasi tersebut. “Misalnya terkait sinergitas pentahelix dan dalam kaitannya dengan pemanfaatan sehingga musik tradisi bisa menyejahterakan pelaku,” kata Amin. Ia berharap, pembentukan LMK musik tradisi bisa seperti LMK yang sudah ada di industri musik. (Arianto)


  
Share:

Pertunjukan ‘48 Tahun godbless-Mulai Hari Ini’ Sukses


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Pertunjukan Konser Online Berbayar “48 tahun god bless – Mulai Hari Ini” dari sang legenda musik rock tanah air godbless yang berlangsung Selasa malam, 31 Agustus 2021 telah berhasil diselenggarakan. Dengan penampilan yang memukau serta performa dari para personel godbless yang prima di usia 48 tahun perjalanan karir musiknya menjadikan godbless sebagai salah satu grup band rock Indonesia yang layak mendapatkan apresiasi dan penghargaan di Blantika Musik Indonesia. Hal ini dibuktikan langsung dengan pemberian penghargaan oleh Presiden Joko Widodo semalam kepada godbless di ICE BSD City.

Penampilan spektakuler godbless menghentak di atas panggung berdimensi 25 x 35 meter itu menjadikan pertunjukkan yang dipromotori oleh ROCKINLILO ini lebih istimewa dimana pertunjukan konser terasa lebih  ‘intimate dengan segmentasi semi opera’ serta didukung oleh penampilan dari musisi-musisi ternama seperti Isyana Sarasvati, Teza Sumendra, Dul Jaelani & Tissa Biani, Danilla, FourTwnty, Kamila dan Krisyanto Jamrud ft DeadSquad dalam segmentasi ‘tribute to godbless’ dan penampilan ‘Rock Collaboration’ bersama Ivanka Slank, Andy/rif, Fadly Padi, Sandy Andarusman, Krisna Prameswara, Roy Jeconiah, Eet Sjahranie, Adi Adrian, Karis DeadSquad, Cella, Stevi Item serta Ebenz dan Agung Burgerkill.  

Kemeriahan konser online berbayar “48 tahun god bless – Mulai Hari Ini” semakin semarak dengan penampilan dari para presenter keren yang membawa suasana kemeriahan konser menjadi lebih ‘hidup dan interaktif’ dari Coki Pardede, Kikan, Tantri Syalindri, Eddi Brokoli, Azizah Hanum, Tretan Muslim dan Host LiLo.

Sekilas mengenai pertunjukan malam tadi beberapa segmentasi cerita perjalanan godbless yang menarik dan sesuatu yang berbeda sangat terasa ketika pada segment ‘semi opera’ dituangkan secara apik dalam “Rock Collaboration” dan “tribute to godbless’,  diawali dengan Lagu Rock Collaboration ‘Menjilat Matahari’ yang dibawakan oleh Sandy Andarusman, Ivanka Slank, Krisna Prameswara, Eet Sjahranie, Roy Jeconiah dan lagu ‘Bis Kota’ dibawakan oleh Sandy Andarusman, Ivanka Slank, Krisna Prameswara, Stevi Item, Karis, Cella, Andy/rif.

Penampilan musik yang dibuat sangat kekinian seperti pada lagu godbless di era 70-an ‘Gadis Binal’ yang dibawakan oleh Teza Sumendra dibuat dengan aransemen yang lebih berwarna dengan adanya sentuhan musik Jazz dan paduan musik elektronik (EDM).

Isyana Sarasvati tampil mempesona membawakan lagu ‘Badut-badut Jakarta’ dengan aransemen musik dengan gayanya yang nyentrik & menarik. Berpindah ke segmen godbless di era 80-an lantunan suara Fadly Padi yang prima hadir membawakan lagu ‘Panggung Sandiwara’ berduet dengan keybordist Adi Adrian dengan sentuhan aransemen musik yang ‘deep dark’ menyatu dengan tata cahaya panggung yang penuh misteri, mencoba menguraikan cerita lagu tersebut, sementara Danilla tampil membawakan lagu ‘Anak Kehidupan’ dengan aransemen dan warna yang berbeda. Pesona hening diatas panggung begitu dingin saat Dul Jaelani & Tissa Biani menyanyikan lagu ‘Sudahlah Aku Pergi’ dengan sentuhan ballad yang terasa begitu sendu malam tadi.

Moment istimewa yang membangkitkan musik godbless lainnya saat godbless membawakan lagu ‘Musisi’, sang vokalis Achmad Albar yang muncul dari arah audience dan diiringi oleh enam gitaris handal ternama Indonesia seperti Karis DeadSquad, Cella, Stevi Item, Ezra serta Ebenz dan Agung Burgerkill, mendalami cerita godbless sebagai “Musisi handal living legend’ yang masih berjaya hampir 5 dekade lamanya.

Perjalanan godbless di Blantika Musik Indonesia dilanjutkan oleh presenter Kikan dan Tantri Syalindri tampil membawakan cuplikan-cuplikan lagu godbless mulai dari tahun 70-an hingga tahun 2000-an sehingga konser malam tadi menjadi konser perjalanan yang penuh dengan cerita godbless selama berkiprah 48 tahun di tanah air tercinta Indonesia.  

Klimaks dari pertunjukan ‘48 Tahun godbless-Mulai Hari Ini’ menjadi ‘semakin bergelora’ saat godbless menerima penghargaan dari Presiden Joko Widodo atas pencapaian di dunia tarik suara yang telah mencapai usia 48 tahun dan ditutup dengan menyanyikan lagu ‘Mulai Hari Ini’ dan ‘Rumah Kita’.

Setlist atau urutan lagu yang dibawakan secara apik dan memukau sehingga durasi konser yang lebih dari 2 jam terasa begitu singkat, dengan ‘16 hit songs’ diantaranya adalah sebagai berikut:

1.     Menjilat Matahari – oleh Rock Collaboration (Sandy Andarusman, Ivanka Slank, Krisna Prameswara, Eet Sjahranie, Roy Jeconiah)

2.     Bis Kota – oleh Rock Collaboration (Sandy Andarusman, Ivanka Slank, Krisna Prameswara, Stevi Item, Karis, Cella, Andy/rif)

3.     Panggung Sandiwara – oleh Rock Collaboration (Adi Adrian dan Fadly Padi)

4.     Gadis Binal – oleh Teza Sumendra

5.     Badut – badut Jakarta – oleh Isyana Sarasvati

6.     Sudahlah Aku Pergi – oleh Dul Jaelani & Tissa Biani

7.     Anak Kehidupan – oleh Danilla

8.     Saksi Gitar Tua – oleh Fourtwnty

9.     Serigala Jalanan – oleh Dead Squad ft. Krisyanto ‘Jamrud’

10.  Syair Kehidupan – oleh Kamila,LiLo, Ebenz & Agung Burgerkill

11.  Musisi – oleh godbless

12.  Kehidupan – oleh godbless ft. Roy Jeconiah

13.  Cermin – oleh godbless ft. Isyana Sarasvati

14.  Semut Hitam – oleh godbless

15.  Mulai Hari Ini – oleh godbless

16.  Rumah Kita – oleh godbless

Pihak promotor ROCKINLILO bersama godbless mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut terlibat dalam menyukseskan acara ini. 

Mari bersama-sama kita dukung visi dan misi dari ROCKINLILO untuk Kebangkitan Dunia Pertunjukkan di era Pandemi ini, diharapkan bahwa roda ekonomi dan ekosistem dunia bisnis pertunjukkan bisa berjalan dan bangkit kembali di tanah air tercinta Indonesia, terima kasih atas dukungannya untuk dapat menyaksikan Konser Online Berbayar, sejalan dengan itu semoga Sosialisasi Peraturan Pemerintah No. 56 mengenai Royalti dan Hak Cipta dalam sebuah kegiatan pertunjukan musik dapat terus kita terapkan dalam dunia show biz di Indonesia. (Arianto)



Share:

Dipercaya Jadi Pengisi Soundtrack Film, Heniikun Bay Optimis Rilis Album Trilogy ke Dua


Duta Nusantara Merdeka | Yogyakarta

Kota Yogyakarta banyak melahirkan grup band legendaris. Heniikun Bay, grup band asal Kota Gudeg tersebut eksistensinya saat ini tengah jadi perhatian para penikmat musik di Tanahair. Sukses dengan Extended Play (EP) Album trilogy pertama pada project Hexalogy Yakin Wae, Heniikun Bay optimis untuk meluncurkan album trilogy ke duanya yang akan dirilis pada Senin 12 April 2021 di channel YouTube Prima Founder TV.

Album trilogy kedua Hexalogy Yakin Wae yang dirilis Heniikun Bay berisi tiga lagu, judulnya Padamu Memori, Bungah Pungkasane, dan Mimi Mintuno Tresno. Semua lagu tersebut ditulis oleh AM. Kuncoro, vokalis dan juga gitaris Heniikun Bay. Selain AM. Kuncoro, formasi grup band tersebut juga ada Hening (keyboard), Ipun (bass), Ijal (drum) dan Bayu (gitar), seperti dikatakan AM. Kuncoro yang berada di Yogyakarta ketika diwawancarai melalui akun Whatsapp-nya pada Sabtu (10/4/2021).

AM. Kuncoro juga mengatakan, melalui album trilogy kedua Hexalogy Yakin Wae, Heniikun Bay ingin mengajak masyarakat agar mensyukuri apapun yang terjadi, karena kejadian buruk yang dialami juga bisa jadi penyemangat untuk meraih kebahagiaan dan kesuksesan di masa depan, selama kita bisa menerimanya dengan sikap yang baik dan pemikiran yang positif.

Mengenai project Hexalogy Yakin Wae, AM. Kuncoro menjelaskan bahwa Hexalogy artinya rangkaian 6 karya seni yang saling terkait antara satu dengan yang lainnya, sehingga membentuk sebuah plot atau alur cerita. Pada trilogy pertamanya berisi lagu berjudul Cukup Uwis, Abadi di Hati, dan RWN 'Rung Wani Nembung', berisi kisah sedih, kecewa, takut, dan kehilangan rasa percaya diri.

"Bedanya dengan album trilogy pertama, pada album trilogy ke dua berisi harapan, cerita indah, cita-cita, dan keyakinan akan masa depan. Album trilogy kedua inilah yang menguatkan lahirnya nama Hexalogy Yakin Wae sebagai sebuah inspirasi bagi seluruh masyarakat yang saat ini mengalami masa pandemi, agar bangkit dari kesulitan-kesulitan yang dihadapi dengan tetap membangun keyakinan yang positif tentang masa depan. Yakin wae, yakin saja," kata AM. Kuncoro.

Menurut AM. Kuncoro, antara album trilogy pertama dengan yang kedua ada perbedaan yang mencolok dalam penggarapan dan penyajiannya. Album trilogy pertama cenderung berwarna pop melankolis, sedangkan di trilogy ke dua lebih banyak warna; lagu Padamu Memori bergenre Rock, Bungah Pungkasane dikemas pop, dan Mimi Mintuno beraliran reggae. Mengikuti alur cerita Hexalogy Yakin Wae, dari sedih menjadi lebih gembira dan berwarna.

"Banyak kejadian tak terlupakan bagi Heniikun Bay saat penggarapan album trilogy ke dua. Salah satunya ketika workshop mulai berjalan dan kami harus saling bertemu, maka prosedur kesehatan menjadi kebutuhan sehingga pihak Prima Founder Records, label yang menaungi Heniikun Bay menerapkan kepada semua personal untuk melakukan rapid test secara rutin sekali seminggu. Dengan demikian semua pihak aman dan nyaman dalam menyelesaikan album trilogy ke dua. Selain itu yang tak terlupakan, yaitu wafatnya Ki Seno Nugroho, Dalang kondang asal Yogyakarta yang diidolakan oleh para personal Heniikun Bay. Secara spontan kami membuat lagu yang didedikasikan untuk almarhum yang judulnya Pahlawan Wayang," kata AM. Kuncoro.

Selain itu AM. Kuncoro mengatakan, penggarapan album trilogy kedua membutuhkan waktu 3 bulan. Tantangan yang dihadapi adalah kebutuhan para personal Heniikun Bay untuk mengasah kemampuan membawakan lagu-lagu yang lebih berwarna di album tersebut. Berkat latihan secara konsisten dan bimbingan dari Mas Gatot BandCong sebagai Music Director, Heniikun Bay mampu menyelesaikannya dengan baik.

"Bukan hanya genre yang berbeda, namun dengan keterampilan dan pengalaman yang telah lebih berkembang dibandingkan saat penggarapan trilogy pertama, maka hasil dari trilogy kedua menjadi lebih baik dan menarik," kata AM. Kuncoro.

Bagi AM. Kuncoro, album trilogy kedua selain digarap lebih matang, kekuatannya juga ada pada lirik lagu-lagunya yang menyajikan cerita romantis. Inspirasi lagu-lagu tersebut diambil dari kisah nyata yang happy ending. 

Soal Heniikun Bay mendirikan channel YouTube sendiri alasannya karena telah memiliki channel sebelum berada di bawah naungan Prima Founder Records. Awalnya channel tersebut sebagai tempat untuk menyajikan karya-karya lagu mereka, dan sekarang juga digunakan untuk mengekspos aktivitas para personal Heniikun Bay selain bermusik, seperti rock fishing, memancing di pantai tebing karang di pesisir selatan Yogyakarta.

Dipercayanya lagu Abadi di Hati, salah satu lagu di album trilogy pertama Hexalogy Yakin Wae untuk menjadi soundtrack film Mimi Mintuno membuat Heniikun Bay makin optimis untuk merilis album trilogy ke dua. Lagu Abadi di Hati versi original soundtrack film tersebut akan dirilis pada 28 April 2021. Lagu tersebut tentang penggalan kejadian dari seseorang yang tidak bisa move on dari masa lalunya. Setiap orang memiliki seseorang yang istimewa di masa lalunya, seperti memiliki sebuah monumen di dalam hatinya, Abadi di Hati.

Pada kesempatan yang sama, Rulli Aryanto, salah seorang Owner and Founder Prima Founder Records mengatakan, "Pada mini album trilogy ke dua Hexalogy Yakin Wae dari Heniikun Bay, Maya Sari Devi (PFRecords) jadi Executive Producer-nya, AM. Kuncoro dan Rulli Aryanto sebagai Producer. Gatot BandCong selain sebagai  Music Director juga menangani mixing dan mastering-nya, tracking dilakukan di Prima Founder Studio, dan semua lagu di album tersebut sudah ada di digital music stores."

Share:

Penyanyi Aiu Ratna Gabung Cokelat


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
COKELAT saat ini tengah menyiapkan sebuah single yang akan dirilis dalam waktu dekat. Sebuah karya rekaman baru yang benar-benar menunjukkan kolaborasi terbaik dari sebuah formasi terbaik.

“COKELAT akhirnya kembali menemukan penyanyi yang sepadan. Benar-benar sesuai dengan apa yang gue inginkan,” kata Edwin dalam keterangan tertulis kepada media. Senin (30/11) 

Saat ini, kata Edwin,  Aiu itu penyanyi wanita terbaik untuk nyanyi di sebuah band. Karena standar penyanyi di COKELAT harus tinggi, dan Aiu memiliki benang merah dengan musik COKELAT dari segi karakter dan ciri khas vokal. 

Menurut Edwin, Aiu Ratna sendiri sudah memiliki jam terbang cukup tinggi di dunia panggung dan rekaman. Mulai berkarir sejak 2006 lewat film bertema musikal, “Garasi” garapan Miles Films dan bahkan sempat pula mengembara selama kurang lebih lima tahun di Negeri Sakura Jepang, demi mengasah karirnya sebagai penyanyi solo. 

"Karena para personelnya sudah kenal lama, dan lagu-lagunya pun sudah sangat familiar. Jadi proses adaptasinya tidak sulit dan bahkan bisa langsung terjalin chemistry-nya,” ucap Aiu terus-terang.

'Kini, COKELAT telah menjadi rumah dan keluarga barunya, dan Aiu merasa sedang memasuki sebuah fase baru yang sekaligus menetaskan semangat baru baginya. Dan yang paling melegakan bagi Aiu, terlibat di COKELAT sama sekali tidak terasa seperti bergabung dalam lingkungan baru," pungkasnya. (Arianto)


Share:

Saksikan Music Matters pada Tanggal 4-6 Desember 2020


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Branded bersama PK Entertainment serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia akan mempersembahkan “Music Matters from Wonderful Indonesia” yang akan disiarkan pada tanggal 4-6 Desember 2020 di platform media sosial Music Matter (Facebook, IGTV dan YouTube) setiap pukul 19:00 wib.

"Kegiatan ini akan menjadi trigger untuk seni pertunjukkan lainnya di era kenormalan baru. Selain itu, kegiatan ini menunjukkan bahwa kreativitas dan inovasi pelaku industri di bidang pertunjukkan dalam menciptakan peluang di tengah pandemi," kata Ibu Ir. Rizki Handayani, MBTM, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan (Events) Kemenparekraf dalam keterangan tertulis kepada media. Jum'at (27/11)

Melalui kolaborasi ini, katanya, kami ingin mempromosikan pariwisata Indonesia melalui perpaduan pertunjukan musik dan destinasi pariwisata Indonesia yang menakjubkan. 

Di masa mendatang, lanjut Ibu Rizki, pariwisata Indonesia akan semakin diarahkan untuk melestarikan warisan alam, sosial-budaya yang otentik, dan partisipasi seluruh 
masyarakat Indonesia dengan tujuan untuk meningkatkan ekonomi dalam jangka panjang tanpa harus mengorbankan sumber daya lokal. 

Selanjutnya juga disampaikan, Pertimbangan-pertimbangan tersebut akan menjadi landasan utama pengembangan destinasi super prioritas yang akan mengutamakan pemberdayaan komunitas, kelestarian lingkungan, kesejahteraan bersama serta tata kelola kebijakan.

Serunya, Di edisi ketiga seri Music Matters Live from Home, akan ada kolaborasi musik internasional yang belum pernah terjadi sebelumnya antara enam musisi Indonesia dengan empat musisi internasional.

Bukan hanya itu, pada tiga episode spesial ini, Anda akan dibawa dalam perjalanan musik bersama artis lokal Indonesia antara lain: Andmesh, Hondo, Weird Genius, Danilla Riyadi, Isyana Sarasvati dan PADI Reborn. 


Dan yang menarik, dengan arahan musik dan dukungan dari produser, sutradara, komposer dan YouTuber ternama dunia, Kurt Hugo Schneider, setiap episode akan menampilkan kolaborasi unik antara talenta musik Indonesia bersama dengan musisi internasional. 

Nah, Pastikan untuk menyaksikan penampilan spesial dari penyanyi, penulis Lagu, dan aktris Filipina-Amerika, Jules Arora, duo urban / R&B, Ni/Co, dan artis Independen, penyanyi, penulis lagu dan content creator Sam Tsui.

Yang luar biasa, kolaborasi ini mengambil tempat di berbagai lokasi pada destinasi super prioritas di Indonesia, mempromosikan pariwisata Indonesia melalui perpaduan pertunjukan musik dan destinasi pariwisata Indonesia yang menakjubkan. 

Tentunya, Sebagai destinasi super prioritas Indonesia (bersama dengan Likupang dan Mandalika); Danau Toba, Candi Borobudur, dan Labuan Bajo telah menjadi tujuan wisata paling kaya budaya di Indonesia yang banyak dicari oleh wisatawan internasional. 

Tidak berhenti sampai disitu, Lokasi warisan budaya ini menawarkan perspektif tentang tradisi budaya Indonesia yang tentunya akan menyentuh hati kita semua.

Diluar dugaan, dengan dukungan dan arahan musik dari produser, sutradara, komposer dan YouTuber Kurt Hugo Schneider, setiap episode akan menjadi perpaduan unik antara pariwisata dan musik serta memberikan pengalaman yang berbeda dari sebelumnya di destinasi perjalanan ini. 

Demikian juga, setiap artis akan membawa Anda melalui perjalanan mereka mulai dari meninggalkan ibu kota hingga mencapai tempat tujuan dan pengalaman mereka saat melakukan proses rekaman untuk setiap video. 


Sementara itu, Episode pertama akan membawa Anda melalui perjalanan musik melalui landmark indah Danau Toba, berlayar melalui sungai dan hutan lebat di Sumatera Utara. 

Berikutnya, Episode dua akan menampilkan perbukitan hijau Indonesia yang subur dan Pulau Padar - pulau indah yang terletak di antara pegunungan terjal dan terkenal dengan aktivitas scuba diving. 

Begitu juga, Episode terakhir menampilkan landmark bersejarah Candi Borobudur akan memberikan Anda tur ke kota tradisional Magelang, Jawa Tengah dan Yogyakarta.

So, Pastikan Anda untuk menyaksikan artis luar biasa ini di episode berikut:

Music Matters from Wonderful Indonesia - Edisi Danau Toba: 4 Desember 2020
● Andmesh
● Hondo
● Kurt Hugo Schneider 
● Jules Aurora 

Music Matters from Wonderful Indonesia - Edisi Labuan Bajo: 5 Desember 2020 
● Weird Genius
● Danilla Riyadi
● Kurt Hugo Schneider 
● Ni/Co Music Matters from 

Wonderful Indonesia - Edisi Yogyakarta & Borobudur: 6 Desember 2020 
● Isyana Sarasvati 
● PADI Reborn
● Kurt Hugo Schneider 
● Sam Tsui (Arianto)


Share:

Video Klip Melankolia Resmi Dirilis


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Visinema Pictures bekerja sama dengan Visinema Music merilis video klip “Melankolia” dari original Motion Pictures film “Generasi 90-an Melankolia”. 

Lagu yang dipopulerkan oleh band Efek Rumah Kaca ini dibawakan kembali oleh Sitha Marino. 

Sedangkan warna vokal yang berbeda dari Sitha Marino, membuat lagu ini hadir dengan versi yang berbeda dengan yang dibawakan Efek Rumah Kaca.

Alhasil, Video klip "Melankolia" digarap oleh sutradara Mizam Fadilah Ananda. Konsep yang diangkat untuk video klip ini adalah menggabungkan dua perspektif dari dua sisi manusia tentang kehilangan. 

Selain itu, Video klip ini akan berfokus pada gambaran perasaan seseorang yang kehilangan dan gambaran perasaan orang yang ia tinggalkan.

"Ketika pertama kali ditawari dan mendengar lagu versinya Sitha, terasa sangat deep dan relate dengan filmnya," kata Mizam dalam keterangan tertulis kepada media. Sabtu (21/11)

Berangkat dari situ, katanya, kita mencoba untuk mengangkat dua warna: merah dan biru. 

Merah menggambarkan sisi Ari Irham yang sedang kacau karena ditinggalkan, ucapnya, sedangkan biru untuk Sitha yang menggambarkan kondisi seseorang yang baik – baik saja. 

"Menariknya, properti dari film sengaja dimasukkan ke dalam video klip untuk menjadi pengingat serta benang merah yang menghubungkan keduanya," pungkasnya. (Arianto)


Share:

Music Matters Bakal Hadir di Indonesia


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Untuk pertama kalinya; Branded, PK Entertainment, dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia menghadirkan kolaborasi yang belum pernah ada sebelumnya. 

Personil Music Matters terdiri dari 4 musisi international, 6 musisi Indonesia, dan 3 kolaborasi spektakular dari destinasi-destinasi super prioritas Indonesia. 

So, Bebaskan imajinasimu bersama Music Matters from Wonderful Indonesia, pada 4-6 Desember 2020. 

Tunggu informasi selanjutnya, hanya di akun Instagram resmi Music Matters @musicmatterstome. (Arianto)


Share:

Konser Terakhir Mengenang Glenn Fredly


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta Konser Surat Dari Timur menjadi penutup dari rangkaian Konser Wave of Cinema, kolaborasi Bioskop Online dan Visinema Music.

Para musisi yang terlibat di dalam konser menyanyikan lagu-lagu yang pernah dibawakan oleh musisi hebat Glenn Fredly.

Dipandu oleh Shafira Umm, konser yang disaksikan secara virtual melalui platform www.bioskoponline.com ini membawa penonton pada kerinduan akan sosok Glenn.

Saron Sakina selaku produser konser menjelaskan, Surat Dari Timur adalah surat cinta kami pada musisi besar seorang Glenn Fredly, yang selalu memberikan banyak inspirasi untuk kita. Konser ini adalah bentuk apresiasi untuk semua semangat dan perjuangannya.

"Konser dibuka dengan penampilan lagu ‘Masih Ada’ yang dibawakan oleh Marcello Tahitoe dilanjutkan dengan ‘Jendela Waktu’ oleh Andien," kata Saron dalam keterangan tertulis kepada media. Sabtu (10/10)

Di bawah sinar lampu panggung, Saron menuturkan, Gamaliél mulai melagukan ‘Pada Satu Cinta’. Sedangkan Marcello Tahitoe kembali dengan membawakan ‘You Are So Beautiful’.

Selanjutnya, ‘Cukup Sudah’ pun dibawakan Chantika Abigail dengan apik dilanjutkan dengan penampilan Rahmania Astrini
yang membawakan ‘Malaikat Juga Tahu’ dan ‘Jejak Langkah’. Syahdu konser ini memuncak ketika Andien melantunkan lagu ‘Kasih Putih’ karya Glenn Fredly.

Tak hanya syahdu, lanjutnya, konser kali ini juga mengajak kita untuk asyik mendengar Ivan Nestorman dengan lagu ‘Sio Mama’ dan ‘Kemanusiaan’. Tidak mau ketinggalan, Molukka HipHop Community sukses membuat jingkrak-jingkrak dengan lagu ‘Puritan’. Konser pun diakhiri dengan lagu ‘Seandainya’ dari Maliq & D’essentials.

"Setelah menyaksikan rangkaian konser satu bulan penuh, Bioskop Online akan kembali menghadirkan konten orisinil film “Story of Kale: When Someone’s in Love”, yang diperankan oleh Ardhito Pramono dan Aurelie Moeremans pada Oktober 2020," pungkasnya. (Arianto)



Share:

STASIUN SANTUY Bakal Digelar 07 November 2020


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Otello Asia bekerjasama dengan KIOSTIX sebagai streaming & ticketing partner sudah membuka penjualan tiket secara online untuk acara “STASIUN SANTUY”, acara ini merupakan pilihan hiburan live entertainment untuk target penonton daring dengan usia 18+ secara Virtual/Daring nonton weekend #dirumahaja sambil  menikmati malam minggu-an.

STASIUN SANTUY atau dengan kata lain STreaming ASIk UNtuk SANTUY, akan diselanggarakan 2 kali weekend, setiap hari Sabtu, 07 November 2020 bersama OM PMR, Feel Koplo, Rahmat Ababil (Stand Up Comedy) dan Sabtu, 14 November 2020  bersamam Alffy Rev, Weird Genius secara online atau ‘Virtual Hangout Streaming’ secara daring #dirumahaja mulai pukul 20.00 – 21.30 wib. 

STASIUN SANTUY 01: Sabtu, 07 November OM PMR akan memberikan dedikasi musik dan Tribute to untuk mendiang sang Gitaris almarhum Budi Padukone.

Sysan Ibrahim selaku CEO dari Otello Asia mengungkapkan “
Segenap tim dan keluarga besar Otello Asia mnegucapkan turut berduka cita atas berpulangnya Budi Padukone sang gitaris OM PMR pada hari Senin yang lalu 05 Oktober 2020, semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

"Pada saat penyelengaraan Stasiun Santuy episode Perdana Sabtu 07 November 2020 nanti OM PMR akan memberikan tribute dan dedikasi kepada mendiang almarhum Budi Padukone sebagai musisi legendaris yang telah ikut membesarkan nama OM PMR di blantika musik Indonesia, Selamat jalan Mas Budi Padukone," kata Sysan dalam keterangan tertulis kepada media. Sabtu (10/10)

STASIUN SANTUY akan di selenggarakan secara virtual streaming pada hari Sabtu, 07 November dan Sabtu berikutnya, 14 November 2020 mulai pukul 20.00 – 21.30 WIB dan akan dimeriahkan oleh OM PMR, Feel Koplo, Rahmat Ababil (Stand Up Comedy), Alffy Rev, Weird Genius, Contemporer Dancer serta LED Robotic Dancer. Tiket dapat dibeli secara online melalui www.kiostix.com atau www.otelloasia.com. (Arianto)


Share:

Konser Online Generasi 90-an Melankolia Bikin Nostalgia


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Konser Generasi 90-an Melankolia yang berlangsung pada Jumat (2/10) tepat pukul tujuh malam itu disaksikan secara virtual melalui platform www.bioskoponline.com dipandu oleh Sarah Sechan (Sarseh).

Konser dibuka dengan penampilan PADI yang membawakan lagu ‘Sobat’, dilanjutkan oleh Dul Jaelani yang melantunkan lagu ‘Cintakan Membawamu Kembali’ dan ‘Separuh Nafas’. Sedangkan ARAH kembali tampil di konser kali ini dengan membawakan lagu milik PADI ‘Begitu Indah’.

Konser juga menghadirkan kolaborasi Gamaliél ft. Jevin Julian yang membawakan ‘Sephia’ dari Sheila On 7, serta Efek Rumah Kaca ft. Sitha Marino yang membawakan lagu ‘Melankolia’.

Keduanya merupakan soundtrack dari Generasi 90an Melankolia. Efek Rumah Kaca juga turut melantunkan lagu ‘Desember’ dengan syahdu dan ‘Cinta Melulu’ yang menjadi penutup konsernya.

Sementara itu, Wave of Cinema turut menghadirkan 30 musisi dengan konsep acara semi live yang menarik benang merah dari film -film produksi Visinema Pictures.

Begitu juga, Masih ada penampilan dari Andien, Gamaliél, Cantika Abigail hingga Maliq & D’Essentials yang akan menutup rangkaian konser Wave of Cinema di Konser Surat Dari Timur pada tanggal 9 Oktober 2020 nanti.

Menariknya, Konser terakhir ini merupakan konser gabungan dari 2 film produksi Visinema Pictures: Cahaya Dari Timur dan Surat Dari Praha.

Sedangkan, Tiket konser masih bisa dibeli di Bioskop Online, Loket, GoTix, dan BookMyShow. Harga tiket untuk menikmati konser Surat Dari Timur dibandrol hanya Rp50.000. (Arianto)


Share:

Otello Asia Gelar ‘Virtual Hangout’ STASIUN SANTUY


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Setelah lebih dari 6 bulan kita semua berada dalam situasi dan kondisi yang tidak menentu sebagai akibat dari global pandemik yang sedang melanda dunia saat ini, kebanyakan dari kita sudah pasti merasakan bosan dan jenuh karena terlalu lama #dirumahaja. 

STASIUN SANTUY akan di selenggarakan secara virtual streaming pada Sabtu, 07 November dan Sabtu berikutnya, 14 November 2020 mulai pukul 20.00 – 21.30 WIB dan akan dimeriahkan oleh OM MPR, Feel Koplo, Rahmat Ababil (Stand Up Comedy), Alffy Rev, Weird Genius, Contemporer Dancer serta LED Robotic Dancer.

Sysan Ibrahim selaku CEO dari Otello Asia mengatakan STASIUN SANTUY merupakan acara hiburan alternatif yang dibuat oleh Otello Asia dengan konsep New Showstyle, New Atmosphere, New Experience, dengan mengusung tema dasar “UNITY”.

"Virtual performance ini dengan dua episode, episode ‘STASIUN SANTUY 1’ dengan sentuhan “Vintage Geometric” dan ‘STASIUN SANTUY 2’ dengan sentuhan “Modern Ethnic”," kata Sysan dalam keterangan tertulis. Jum'at (02/10)

"Yang menarik, saat weekend nonton secara daring #dirumahaja, tentunya dengan harga tiket yang terjangkau tiap episode-nya dan juga tersedia tiket terusan untuk nonton terusan 2 episode langsung yang bisa dibeli secara online melalui streaming & ticketing partner kiostix.com," pungkasnya. (Arianto)

  



Share:

Konser Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini Memukau Penonton


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Bioskop Online dan Visinema Musik menuai sukses atas pagelaran Konser Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini pada Jumat malam (25/9) secara virtual melalui www.bioskoponline.com.

Isyana Sarasvati membuka konser Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini dengan Lexicon. Sedangkan Hindia meramaikan dengan lagu Secukupnya dan Evaluasi di akhir konser.

Hadir juga Sisir Tanah, Chiki Fawzi dan Arah. Penampilan Ardhito Pramono melengkapi konsernya dengan membawakan Fine Today dan Bitter Love.

Disisi lain, Rachel Amanda yang berperan sebagai Awan dalam film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI) turut hadir menemani penonton di rumah sebagai host.

Sementara itu, Kunto Aji yang juga tampil dengan lagu Rehat dan Pilu Membiru menuturkan, Saya merasa sangat tertarik, ketika diajak untuk ikut mengisi konsernya.

"Apalagi setelah mengetahui Mas Angga yang men treatment lagu Rehat di film NKCTHI dengan sangat baik. Jadi ketika datang tawaran untuk ikut konsernya, langsung ok," ungkap Kunto.

Di akhir pertunjukan konser, Bioskop Online memberikan kejutan dengan memutarkan Teaser perdana dari film Story of Kale: When Someone’s in Love yang diperankan oleh
Ardhito Parmono (Kale) dan Aurelie Moeremans (Dinda) dan akan tayang pada Oktober 2020 di Bioskop Online. (Arianto)



Share:

Berlian Entertainment Bakal Gelar Sound for Plants


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
New Live! Experience akan kembali menggelar sebuah konsep pertunjukan musik yang berbeda. It’s Another Brilliant Show: “New Live! Experience – Sound for Plants” #KonserUntukTanamanDanManusiaYangMencintainya dan #SuaraUntukMakhlukLainnya pertunjukan istimewa persembahan Berlian Entertainment yang akan dibuat khusus bagi semua kalangan yang ingin turut serta dalam acara yang didedikasikan bagi pecinta aneka flora dalam acara “Sound For Plants”.

Beberapa dekade terakhir banyak peneliti yang telah melakukan riset tentang pengaruh suara terhadap pertumbuhan tanaman, sama halnya bahwa musik dapat memberikan pengaruh positif terhadap manusia, salah satu teknologi yang dipakai guna melihat pengaruh suara dan alunan musik terhadap tanaman adalah melalui penerapan ‘Sonic Bloom Sound Technology’, dimana teknologi tersebut digunakan  untuk melihat pengaruh suara yang dihasilkan atau lantunan musik yang dipancarkan melalui gelombang suara frekuensi tertentu ternyata dapat memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan tanaman. Dapat kita pahami bahwa ritme atau getaran dari musik selain dapat dinikmati dan diterima oleh manusia juga dapat diterima oleh tanaman. 

Dino Hamid selaku Creator of New Live! Experience dan CEO dari Berlian Entertainment mengungkapkan, Untuk itu Berlian Entertainment ingin mengajak seluruh pecinta lingkungan hidup dan tanaman untuk dapat berpartisipasi dalam konser spesial ini yaitu sebuah acara konser musik untuk tanaman dan manusia yang mencintainya, kita menamakan acara ini dengan sebutan “Sound For Plants”.

"Pertunjukkan spesial ini nantinya akan menampilkan penampilan seru dari musisi papan atas Indonesia sebagai penghibur seluruh penonton yang ingin berpartisipasi secara ‘HYBRID’," kata Dino dalam keterangan tertulis. Rabu (23/09)

Dino menambahkan, Pertunjukan New Live! Experince “Sound For Plants” ini memang sebuah gelaran konser berformat HYBRID, karena akan terbagi menjadi dua audience yang berbeda, yang mana untuk di venue acara on-ground (offline) nantinya semua audience-nya hanya terdiri dari berbagai jenis tanaman yang telah dikirimkan oleh semua penonton yang akan ikut berpartisipasi dan bagi audience/penonton yang telah mengirimkan tanamannya hanya dapat menonton konser seru ini secara virtual (online)/daring di rumah masing-masing.

Sehingga dengan kata lain, lanjutnya, Pertunjukan New Live! Experience – Sound for Plants ini spesial dan berbeda adalah seluruh penonton yang ada merupakan kumpulan tanaman-tanaman hasil sumbangan dari seluruh audience yang peduli akan lingkungan hidup. 

"Menariknya, Dengan format HYBRID, semua orang yang telah berpartisipasi dengan memberikan sumbangan tanamannya juga dapat ikut menyaksikan pertunjukan seru ini secara virtual atau daring dari rumah. Sehingga meski di masa pandemik seperti saat ini, kita masih tetap bisa untuk melakukan hal-hal yang positif sambil menikmati hiburan dengan cara yang aman dan nyaman dari rumah," pungkasnya. (Arianto)


Share:

Konser #SafetyAndSpectacular dengan Tajuk Danamon Optimal New Live! Experience


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta Berlian Entertainment bersama Mata Elang Productions dan Mahaka Radio Integra (MARI) pada Rabu (12/08) resmi mengumumkan konser #SafetyAndSpectacular dengan tajuk “DANAMON OPTIMAL NEW LIVE! EXPERIENCE” didukung oleh Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) serta disponsori oleh Bank Danamon, Autocillin, BUMD Jaktour, Tiketapasaja.com, Teh Botol Sosro, Garuda Indonesia, Langit Musik, UPOINT.ID dan NSP 1212.

Kegiatan yang diprakasai, diselenggarakan dan dipertanggung jawabkan oleh Berlian Entertainment bersama Mata Elang Productions dan Mahaka Radio Integra (MARI)  menerapkan Protokol Kesehatan Pencegahan COVID-19 sesuai anjuran pemerintah yang dimiliki oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, serta didukung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia dan diawasi oleh Satuan Tugas Independen Safety Planet.

Disaat yang sama, Berlian Entertainment akan mengumumkan denah acara serta ragam kelas dan juga harga tiket yang tersedia untuk konser spektakuler yang berlokasi di Parkir Barat JIExpo Kemayoran pada tanggal 29 & 30 Agustus 2020, tiket akan tersedia dalam 2 fase penjualan, saat quota fase pertama habis secara otomatis akan dilanjutkan dengan penjualan fase kedua. Khusus untuk nasabah Bank Danamon dapat membeli dengan harga khusus pada dua hari pertama penjualan yaitu tanggal 12 Agustus 2020 mulai pukul 15:00 hingga 14 Agustus 2020 pukul 23:59.

Perlu diketahui bahwa harga tiket adalah harga pertunjukan per-hari (ticket price per-day) sudah termasuk pajak dan biaya admin, setiap pembelian 1 (satu) tiket berlaku untuk 1 (satu) mobil untuk 2 (dua) orang penonton/penumpang, apabila ada penonton tambahan dalam satu mobil, jumlah maksimal penonton tambahan hanya boleh menambah 1 (satu) orang saja, sehingga jumlah penumpang maksimum dalam satu mobil adalah 3 orang. untuk orang ke-3 (penonton tambahan) wajib membeli tiket tambahan sesuai dengan harga yang tertera diatas.

Danamon Optimal New Live! Experience yang didukung oleh Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif edisi perdana ini merupakan pertunjukkan musik seru yang bisa disaksikan langsung dari mobil dengan konsep “drive-in” sehingga seluruh penontonnya dapat menikmati konser ini dengan rasa aman dan nyaman, karena diterapkannya protokol kesehatan dan jaga jarak (Physical Distancing).

Oleh sebab itu bagi seluruh calon penonton yang ingin menyaksikan pertunjukan spektakuler ini agar wajib mentaati dan mengikuti peraturan yang berlaku selama acara berlangsung, adapun ‘Terms & Conditions’ yang berlaku.

Dino Hamid selaku Creator of New Live Experience & CEO Berlian Entertainment mengungkapkan “Pertunjukan yang spektakuler ini sudah kami siapkan untuk menghibur seluruh pecinta musik tanah air yang mungkin sudah kangen dengan konser/pertunjukan off-air, sehingga dengan konsep drive-in ini kita ingin memperlihatkan cara baru menikmati konser musik di masa global pandemi ini dengan selalu memperhatikan dan mengutamakan keselamatan bagi seluruh penonton yang hadir serta menjaga kenyamanan selama menyaksikan pertunjukan ini dari dalam mobil.”

“Danamon sebagai salah satu bank terkemuka di Indonesia dengan bangga dan senang dapat mendukung kegiatan ini bersama dengan Kemenparekraf yang diharapkan dapat menggerakkan kembali roda perekonomian, khususnya ekonomi kreatif. Danamon Optimal New Live! Experience ini dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat yang dianjurkan pemerintah serta dapat membawa suasana baru dan semangat yang positif bagi masyarakat," kata Dino saat konferensi pers virtual di zoom. Rabu (12/08)

Pada kesempatan yang sama, Michellina Triwardhany, Wakil Direktur Utama Bank Danamon menuturkan, Untuk mendukung hal itu, kami menghadirkan program harga tiket khusus yaitu ‘Danamon Special Price’ bagi nasabah Bank Danamon yang ingin menikmati pengalaman konser artis-artis ternama dengan aman dan nyaman.

Kegiatan ini, kata Michellina, Memberikan kami peluang untuk menjadi lebih dekat dengan segmen Upwardly Mobile yaitu masyarakat segmen usia 25 hingga 35 tahun yang berpenghasilan diatas Rp 10 juta per-bulan dan umumnya berambisi untuk menjadi lebih sukses, memiliki rasa ingin tahu yang besar dan senang mengikuti gaya hidup terkini.

Kami ingin menyampaikan kepada segmen ini, lanjutnya, Supaya mereka dapat tetap mengikuti gaya hidup kekinian, dan pada saat yang sama mengelola kebutuhan serta kewajiban mereka terhadap keluarga dan keuangan untuk tetap terkendali. Kami ingin memberikan solusi untuk meng-optimalkan hidup segment upwardly mobile ini, sebuah segmen yang diprediksi akan menjadi lebih dari setengah dari tenaga kerja Indonesia pada tahun 2025.

Selain itu, imbuhnya, Bank Danamon menghadirkan Danamon Optimal yang merupakan pelayanan perbankan dan investasi yang dirancang khusus untuk segmen ini dengan tujuan untuk memberikan rangkaian solusi keuangan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial dari segmen yang kini sedang tumbuh pesat untuk mengoptimalkan hidup mereka.   

"Danamon Optimal yang terdiri dari produk dan layanan sesuai dengan kebutuhan para individu tersebut, baik dari simpanan, pinjaman hingga asuransi dilengkapi dengan layanan serba digital untuk kemudahan dalam bertransaksi,” tambah Michellina.

"Tata panggung untuk Danamon New Live! Experience ini akan kami create sesuai dengan tema dari Berlian Entertainment spektakuler dan megah, kami ingin memberikan kesan New Live! Experience kepada semua penonton nanti," ungkap Nicky Lion selaku CEO dari  Mata Elang Productions.

Sementara itu, Adrian Syarkawie selaku CEO dari Mahaka Radio Integra (MARI) menambahkan, Secara totalitas dari pihak Mahaka Radio Integra (MARI) kami memberikan support yang maksimal untuk media campaign baik untuk below the line dan above the line promotions untuk Danamon New Live! Experience ini.

"Kami yakin konser #SafetyAndSpectacular ini akan banyak ditunggu-tunggu oleh penikmat hiburan di tanah air yang sudah kangen dengan off-air event seperti ini," pungkasnya. (Arianto)







Share:

Tiket Presale DEWA 19 Soldout Dalam 10 menit


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Antusias para Baladewa sangat mengesankan terbukti dari penjualan tiket presale yang baru saja hari ini dijual laris manis dibeli oleh Baladewa kurang dari 10 menit saja di Bandung, Jogyakarta, Surabaya.

Sementara di Banjarmasin yang sold out tiket presale diamond, festival, bronze A, bronze B dan silver, di Balikpapan, juga all category pre sale telah sold out, sementara tiket presale di Makassar masih tersedia sedikit lagi.

Menurut pihak promoter Otello Asia apabila tiket presale telah habis maka tiket kelas Normal akan langsung bisa dibeli oleh para Baladewa di 6 Kota.  konser ‘DEWA 19’ ini menjadi konser yang paling ditunggu-tunggu karena sang pelopor Ahmad Dhani akan tampil kembali setelah beberapa waktu vakum dan akan tampil di konser yang bertajuk “20 Tahun Bintang Lima Tour 2020 featuring Once Mekel | Dul Jaelani”.

Sysan Ibrahim selaku CEO dari Otello Asia mengatakan “ Hari ini menjadi hari pertama kami buka tiket presale di 6 Kota, untuk tiket presale semua kategori langsung soldout begitu cepat di Bandung, Yogyakarta, Surabaya hanya dalam 10 menit, sementara di Banjarmasin, Balikpapan dan Makassar beberapa kelas ada yang sudah soldout juga.

"Namun, jangan khawatir tiket kelas Normal akan langsung kami buka dan bisa di beli melalui tiket.com. Kami harapkan para Baladewa untuk segera membeli tiketnya sebelum tiket kelas Normal kehabisan," ujar Sysan dalam keterangan tertulis. Rabu (17/01)

"Menariknya, Konser 20 Tahun Bintang Lima Tour 2020 featuring Once Mekel | Dul Jaelani  ini akan menjadi konser yang istimewa, karena dari segi konsep show berbeda, it’s a new show, new concept, yang didukung dengan tata panggung, tata lampu dan tata suara yang spektakuler dan berbeda dari konser-konser DEWA 19 sebelumnya," pungkasnya. (Arianto)

Share:

Perhelatan Akbar BNI Java Jazz Festival 2020 Bakal Hadir di Jakarta


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Perhelatan akbar Jakarta International BNI Java Jazz Festival atau yang dikenal dengan BNI JJF akan kembali hadir untuk ke 16 kalinya pada tanggal 28, 29 Februari dan 1 Maret 2020 di JI Expo Kemayoran, Jakarta.

BNI JJF juga telah memberikan konfirmasi bahwa Benny Mustafa N Jongens, Dwiki Dharmawan feat Nadin Amizah, Jay Som, Jeff Lorber Fusion Trio (Jeff, Jimmy Haslip, Gary Novak), KRLY, Maya Hasan, Michael Paulo & Gregg Karukas feat. Melissa Manchester, Michael White, MLDJAZZPROJECT AII Star feat. Devinta, Monéva, Arta (ICINC), MLDJAZZPROJECT S4 Feat. Fariz RM & Humania.

Selain itu, Hadir juga, Nita Aartsen Quintet, Nusantero, Pamungkas, Paulinho Garcia, Phil Perry, RINI, Ron King Big Band, The Steve McQueens, United States Air Force Band of the Paclfic dan Yongky Vincent akan bergabung sebagai bagian dari lineup BNI JJF 2020 bersama dengan nama-nama yang telah di umumkan bulan November dan Desember 2019.

Dewi Gontha, President Director Java Festival Production menjelaskan, Di BNI Java Jazz Festival ke 16 ini, kami mengambil tema 'Redeem Yourself Through Music'. Tema ini berasal dari sebuah pemikiran bahwa setiap manusia membutuhkan sesuatu untuk mengalihkan diri sejenak dari banyaknya hal yang terjadi dalam kehidupan ini, dan hal tersebut dapat berupa musik.

"Kami berharap festival ini dapat menjadi tempat dimana semua orang dapat menghabiskan waktu mereka dengan menyaksikan penampilan sensasional dan menikmati musik yang  disuguhkan." ujar Dewi Gontha dalam konferensi pers Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2020 di The Terrace Senayan, Jakarta. Rabu (15/01)

Pada kesempatan yang sama, Anggoro Eko Cahyo, Direktur Bisnis Konsumer BNI menjelaskan, Pada tahurn 2020 ini, seperti layaknya musik jazz yang penuh improvisasi dan hal-hal baru di setiap aransemennya, BNI bemaksud mengajak masyarakat untuk selalu berinovasi dan melakukan hal-hal baru tanpa perlu ragu.


"Dengan membawa semangat #BNItuDigital di event Jakarta Intemational BNI Java Jazz 2020, BNI mendukung masyarakat khususnya generasi muda yang menginginkan kemudahan serta kecepatan dalam hidupnya. Dengan BNI Mobile Banking, fitur transaksi perbankan yang lengkap membuat seolah-olah masyarakat adalah bank sendiri," jelas Anggoro.

Jadi, kata Anggoro, meskipun anda sedang berada di jalan atau bahkan sedang menonton BNI Java Jazz Festival 2020, anda masih tetap bisa melakukan banyak transaksi finansial tanpa hambatan. Seperi transfer antar BNI melalui Quick Transfer yaitu transfer dengan cara scan OR Code, top up uang elektronik, blokir kartu debit jika kartu hilang.

Di tahun ini pun, lanjutnya, BNI tetap konsisten melakukan promo Buy 1 Get 2 Daily Pass BNI Java Jazz Festival 2020 dengan menggunakan Kartu Debit dan Kartu Kredit BNI.

Jika belum memiliki kartu debit BNI, tambah Anggoro, Cukup membuka rekening melalui BNI Mobile Banking tepatnya fitur Pembukaan Tabungan Digital, nasabah bisa langsung menikmati promo tersebut dengan pembelian tiket melalui website www.javajazzfestival.com.

"BNI pun konsisten membawa ekosistem cashless payment yang menggunakan TapCash dan akseptasi pembayaran LinkAja." ujar Anggoro.

Sementara itu, Ernest Febrianto, Head of Corporate Marketing Communications PT Avrist Assurance mengatakan, PT Avrist Assurance, untuk ketujuh kalinya, menjalankan peran strategis sebagai official insurance partner Java Jazz Festival 2020. 

Mengunsung tema #SaveAndSound, lanjutnya, kami hadir semakin mantap dalam memberikan proteksi kepada semua pihak yang berperan andil dalam festival musik intemasional terbesar di Indonesia, mulai dari pengunjung hingga kru dan artis, baik nasional dan mancanegara.

"Ini menggarisbawahi komitmen kami untuk memberikan perlindungan menyeluruh agar penikmat konser sejati dapat bebas mengekspresikan kecintaan terhadap musik dengan rasa aman dan nyaman, sehingga pengalaman aspiratif ini mejadi sempuma dalam kenangan," pungkasnya. (Arianto)

Share:

DEWA 19 Gelar "20 Tahun Bintang Lima Tour 2020" di 6 Kota


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Otello Asia akan membawa konser akbar band ternama di Blantika Musik Indonesia ‘DEWA 19’ setelah mendapat restu dari sang pelopor Ahmad Dhani untuk menjalankan tur konsernya dan bertepatan dengan 20 Tahun album ‘Bintang Lima’ sejak dirilis di tanah air, tur konser di 6 kota besar di Indonesia nanti akan bertajuk “20 Tahun Bintang Lima Tour 2020 featuring Once Mekel | Dul Jaelani”.

“20 Tahun Bintang Lima Tour 2020 featuring Once Mekel | Dul Jaelani” akan digelar di:
-  Bandung : 15 Februari 2020 di Trans Convention Center
-  Yogyakarta : 22 Februari 2020 di Jogja Expo Center Hall B & C
-  Surabaya : 14 Maret 2020 di Grand City Convention Hall
-  Banjarmasin : 21 Maret 2020 di Gedung Sultan Suriansyah
-  Balikpapan : 25 Maret 2020 di BSCC Dome
-  Makassar : 03 April 2020 di Four Points Hotel by Sheraton

Sysan Ibrahim selaku CEO dari Otello Asia mengatakan, Tur konser DEWA 19 di 6 kota besar ini akan menjadi pertunjukan konser yang luar biasa, selain bertepatan dengan 20 tahun album Bintang Lima, sang pelopor DEWA 19 Ahmad Dhani juga ikut andil dalam konsep konser ini, tentunya para Baladewa sudah pasti rindu ingin melihat kembali aksi panggung Ahmad Dhani, konser ini menjadi konser perdana Ahmad Dhani di tanah air setelah cukup lama vakum.

"Sebagai penyelenggara, Otello Asia ingin membawa sebuah konsep pertunjukan DEWA 19 yang epic, memorable dan berbeda dari konser-konser DEWA 19 sebelumnya, untuk itu konser ini kami bawa ke-6 kota di Indonesia sebagai penawar rindu bagi Baladewa di Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Banjarmasin, Balikpapan dan Makassar," ujar Sysan saat konferensi pers "20 Tahun Bintang Lima Tour 2020 DEWA 19 featuring ONCE MEKEL | DUL JAELANI" di Jakarta. Rabu (15/01)

Sementara itu, Febrico selaku Activity Manager tiket.com mengatakan “Kami sangat senang menjadi bagian dari rangkaian tour konser ‘20 Tahun Bintang Lima Tour 2020’, di mana tiket.com menjadi exclusive ticketing partner dari konser ini. Kami optimis konser kali ini akan menjadi magnet Baladewa yang sudah rindu oleh lagu-lagu hits yang dibawakan oleh DEWA 19”.

"Tiket konser* “20 Tahun Bintang Lima Tour 2020 featuring Once Mekel | Dul Jaelani” dapat diperoleh secara online hanya di tiket.com," pungkasnya. (Arianto)


Share:

Coklat 2020: Selamat Datang Aiu Ratna


Duta Nusantara Merdeka |Jakarta
COKELAT yang terbentuk di Bandung pada 25 Juni 1996 silam, sejauh ini telah melahirkan enam album studio, yaitu “Untuk Bintang” (2000), “Rasa Baru” (2001), “Segitiga” (2003), “Dari Hati” (2004), “Panca Indera” (2008) dan “#LIKE!” (2016). Karya-karya rekaman tersebut antara lain melejitkan single “Pergi”, “Luka Lama”, “Segitiga”, “Jauh”, “Karena Kau Indah”, “Karma” dan “Bendera”.

Terhitung sejak awal Januari 2020, secara resmi COKELAT tak lagi diperkuat oleh Jackline “J” Rossy, vokalis yang telah mengawal salah satu band pop rock terbaik Tanah Air tersebut selama kurang lebih tujuh tahun. Atau tepatnya dimulai sejak 14 Desember 2011 silam.

Jackline menyatakan pengunduran dirinya setelah memutuskan untuk melangkah ke jenjang pernikahan pada November 2019 lalu, dan lalu berkonsentrasi pada program kehamilan. Kondisi fisik serta sisi psikologis membuat Jackline harus menyisihkan kesibukannya di COKELAT dan memilih fokus pada kehidupan pribadinya.

“COKELAT dan J berpisah dengan ‘manis’. Ia harus menjalani kehidupan berkeluarganya, dan COKELAT harus terus berjalan di dunia musik,” tutur Edwin Marshal Sjarif, gitaris COKELAT, menegaskan.

Bersama COKELAT, kata Edwin, Jackline melahirkan album “#Like!” (2016) yang dirilis secara independen, plus enam single berjudul “Dikhianati”, “Cinta Matiku”, “Garuda”, “Peralihan Hati” via label Halo Entertainment Indonesia dan “Anak Garuda” (Pro M) yang merupakan lagu tema untuk film berjudul sama, produksi Butterfly Pictures.


"Saat bersama COKELAT, Jackline adalah sosok yang tangguh dan pekerja keras. Paling tidak itu yang diakui oleh Edwin dan Ronny Febry Nugroho, pembetot bass sekaligus pendiri COKELAT," ujar Edwin dalam keterangan tertulisnya. Selasa (07/01)

“Tahun 2011/2012, saat itu banyak terjadi perubahan di industri musik Tanah Air. Seperti RBT (ring back tone) dibenahi, era jualan fisik juga mengalami pergeseran retail. Industri dan pelakunya terkena dampaknya. Band kehilangan personel, musisi ganti profesi. Tapi di era itu juga, COKELAT menemukan seorang sosok hebat. Jackline Rossy. Dia menemani kami tur ke penjuru Nusantara, memberikan karya-karya yang indah dan melengkapi kami - bahkan saat teman-teman kami yang ada sebelum J bergabung malah memisahkan diri dari kami.,” urai Ronny mengenang.

Ungkapan senada juga dilontarkan Edwin. Menurutnya, perjalanan COKELAT bersama Jackline dipenuhi hal seru dan menyenangkan. Khususnya saat mereka masih bertiga - sebelum drummer Axel Andaviar dinyatakan resmi bergabung pada awal Februari 2018 - Edwin melihat kerja keras serta konsistensi Jackline membesarkan COKELAT, merilis single demi single dan menjalani panggung-panggung tur, desa-desa hingga kota-kota besar di Indonesia.

“Tanpa lelah, tak pernah berhenti mengibarkan bendera COKELAT di pentas musik nasional. Banyak kejutan yang terjadi; ditinggal beberapa personel, berganti-ganti manajemen, berganti-ganti label rekaman hingga akhirnya COKELAT bersama J berhasil merilis album ‘#Like!’ pada Maret 2016 secara independen. Terima kasih banyak J. Perjalanan bersama kamu akan selalu kami kenang sebagai perjalanan hebat yang penuh keindahan,” ujar Edwin.

“Kami percaya pilihanmu adalah pilihan paling tepat di antara banyak opsi yang lain,” imbuh Ronny.

“Kami percaya bahwa semangat yang kamu suntik ke COKELAT tidak akan padam walaupun kamu sudah tidak bersama kami lagi. Terima kasih J, untuk tujuh tahun penuh perjuangan dan sukacita yang kita jalani bersama. Doa yang terbaik untukmu Jackline Rossy,” kata Ronny.

"Saat ini, untuk kebutuhan panggung, COKELAT diperkuat formasi Ronny, Edwin, Axel Andaviar dan Aiu Ratna, vokalis yang sebelumnya tergabung di band Garasi," pungkasnya. (Arianto)





Share:

Pagelaran Jakarta Blues International Festival Tanggal 7-8 Desember 2019


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Pagelaran Jakarta Blues International Festival 2019 yang diprakarsai oleh Boart Indonesia merupakan festival musik berskala International akan digelar pada tanggal 7-8 Desember 2019 (Sabtu dan Minggu) bertempat di area Tennis Indoor Senayan. Didalam area akan terdapat tiga panggung. yaitu Iconic Stage dan Crossroad Stage (di area parkiran) serta Vintage Stage (didalam gedung Tennis Indoor Senayan).


PT Boart Indonesia sebagai official promotor telah mengkonfimasi musisi International yang akan hadir dalam acara Jakarta Blues International Festival 2019 yaitu: Paul Gilbert, Ken Hensley, The Calling, Bumblefoot, Miguel Balaguer (Spanyol), Shun Kikuta (Jepang) dan lainnya. Dan juga bakal tampil puluhan band lokal ternama & band anyar yang siap meramaikan kancah musik Indonesia, diantara musisi local-hero yang tampil adalah The Rollies, Gugun Blues Shelter, Adrian Adieoetomo, Blues Libre, Edwin Marshall Project, Voxa dan kawan-kawan.


Febrico, Activity Manager tiket.com mengatakan, Festival akan dimulai pukul 14.00 wib dengan menampilkan band-band blues dengan sentuhan classic-rock, pop-jazz dan soul-blues serta akan ada fasilitas yang menyajikan kuliner maknyus, seduhan kopi, trendy food-truck dan booth-booth untuk Official Merchandise dan special-booth untuk penjualan dan koleksi-koleksi piringan hitam.


Sesuatu yang istimewa di Festival ini adalah akan hadirnya musisi-musisi International sebagai Masterclass Blues Coaching. Di area Crossroad Stage akan dipersiapkan panggung dengan tematik yang akrab dengan audience, sehingga para musisi International dapat ber-interaksi langsung dengan penggemarnya. Sementara dua panggung besar dengan full big sound-system akan terus memainkan musik berkualitas dari para musisi yang tampil. Dan line-up juga masih akan bertambah sesuai dengan konfirmasi dari beberapa artis yang sedang kami approach," ujar Febrico dalam konferensi pers di Hard Rock Cafe, Pacific Place, Jl. Jend. Sudirman No. 52-53- SCBD Jakarta Selatan. Rabu siang (21/8)


Menurut Febrico, ini adalah festival yang pastinya sudah ditunggu-tunggu oleh semua penggemar genre musik, dan para penggemar musik blues di Indonesia. Apalagi ditambah lagi dengan deretan nama-nama musisi dalam dan luar negeri yang sudah tidak asing lagi untuk penggemar musik blues.


"Kami yakin festival ini bisa memberikan hiburan terbaik sekaligus lebih memperkenalkan musik Blues di tanah air, sedangkan Presale tiket akan mulai dijual online sejak tanggal 30 Agustus 2019 di tiket.com, so jadi jangan lupa segera dapatkan tiketnya." tutup Febrico. (Arianto)




Share:

IKLAN MURAH

SUSU KURMA AULIA

SUSU KURMA AULIA
Pesan Silahkan Klik Gambar



BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno ~ Karakter Bangsa

KILAS BALIK BUNG KARNO KARAKTER  BANGSA Soekarno ketika pidato kata sambutan setelah menerima ijazah gelar Insinyur dari I...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI


loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Label

#2019GantiPresiden Accounting Aceh Adat Istiadat Advokat Agama Agraria AIDS Air Aksara Aksi Aktivitis Al Washliyah Album Anak Angkatan Darat Animal Anti Korupsi Arisan Artikel Artis Asahan Asian Games Asuransi Asusila Atlet Award Bakti Sosial Balap Liar Bandara Bandung Banjir BANK Bank Sumut Bansos Bantuan Sosial Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar Beasiswa Begal Bekraf Beladiri Belanja Bencana Bencana Alam Berita Bhabinkamtibmas Bhayangkara Bhayangkari Bisnis BM PAN BNI BNN BNPT Bobby Nasution Bom Bunuh Diri BPJS BPN Buka lapak Bukit Asam Buku Bung Karno Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market Cerpen Cikampek Citilink conference Covid-19 Covid-19 Satgas Covid19 Cuaca Cuci Tangan Curanmor Cyber Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Dede Farhan Aulawi Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Desa Dewan Pengawas Dialog Digital Dinas Perhubungan Dirgahayu HUT RI Disiplin Diskusi Donor Darah Duka Cita E-Money Ekonom Ekonomi Ekspor Impor Electronics Emas Empat Pilar Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech Flores Timur Forum Furniture Futsal G30S/PKI GAAS Games Ganja Garut Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Genppari Gereja Go Pay Go-Jek Gojek Golkar Gotong Royong Grab Gubernur Gym ham HANI Harbolnas Hewan Hiburan HIV HMI Hoax Hotel Hp Hukum Humas Humbahas HUT HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibadah Haji Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek IMM Indonesia Industri Informasi Infrastruktur Inspirasi Internasional Internet Investor IPM IPPI Islam Jakarta Jakarta Barat Jakarta Pusat Jalan Jawa Tengah Jawa Timur Jayapura Jokowi Jum'at Barokah Jumanji Jumat Berkah Jurnalis Kaliber Kampanye Kampung Rakyat Indonesia Kampus Kamtibmas Kapolri Kapolsek Kapolsek Kepolisian Karaoke Karhutla KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kebun Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kejurnas Kekerasan Kelestarian Alam Keluarga Kemalingan Kemanusiaan Kemendagri Kemendikbud Kemenhub KEMENPAN-RB Kemensos Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepala Daerah Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Kilas Balik Bung Karno Kivlan Zen kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Konsumen Koperasi Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal KRYD KSAD Kudeta Kuliner Kunjungan Kerja Kutai Kartanegara Labuhan Batu Lahan Lakalantas Laksi Lalu Lintas Lampung Lapas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku Lebaran Legislatif LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik Lock Down lomba lari LPS LSM Madina Mahasiswa Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Makassar Makkasar Mall Market Outlook Masjid Masker Mata Uang Media Menembak Menteri millenial Minuman Keras Minuman sehat Miras Mobil MOI Motivasi MPR MPR RI Mudik Muhammadiyah Muharram MUI Munas Musik Musyawarah Narkoba Narkotika NasDem Nasional Natal New Normal NKRI NU Office Olah Raga Olahraga Ombusman Online Operasi Yustisi Opini Organisasi Ormas Otomotif P Padang Pagelaran Pahlawan Pajak Palestina Pameran PAN Pancasila Papua Parawisata Pariwisata Partai Demokrat Partai Politik Partai Ummat Pasar Pasar modal Pasar Tradisional Patroli PC PDI Perjuangan pe Pedagang Pegadaian Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Pelukis Peluncuran Pemadam Kebakaran Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan pemerasan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuda Melati Indonesia Pemuda Muhammadiyah Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencemaran Nama Baik Penculikan Pencurian Pendataan Pendidikan Penelitian Penembakan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengadilan Pengadilan Negeri Pengajian Pengamanan Pengamat Penganiayaan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penulis Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perhubungan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Perpajakan Pers Pertamina Pertanahan Pertanian Perusahaan Pesawat Terbang PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pin Pinjam meminjam uang Pinjaman Online PKL PMI Polairud Polantas Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Pornografi PPKM Pra Kerja Pramuka Praperadilan Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik promo Property Prostitusi Protokol Kesehatan Public Expose Publik expose Puisi Pusat Perbelanjaan Puskesmas PWI Qurban Ragam Ramadhan Reksadana Relawan Relawan Jokowi Remisi Rentan Renungan resa Restoran Reuni 212 Revolusi Mental Reward Robot Ruang Guru Rumah Rumah sakit Rups RUU Saber Pungli Sabu Sahabat Anak Salon Samosir Samsat Sanitasi air.Lingkungan hidup Santri SAR Satlantas Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Sengketa Seniman Senjata Senjata Api Sepak Bola Separatis Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Silaturahim Silaturahim. KUYAI Kartanegara Silaturahmi Silaturrahim SIM Simpan Pinjam Simulasi Smartphone Soekarno Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Stunting Suku bunga Sumatera Barat Sumatera Utara Sumut Sungai Superstore Suplemen Surabaya Surat Terbuka Survei Survey susu Swab Antigen Syariah Syawal Tali Kasih Talkshow Tanjung Balai Tawuran Teknologi Terorisme Tes Urine Tiket Tips TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tokoh Agama Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM Ulama umkm UMSU Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa Usaha Rakyat UU Cipta Kerja UU ITE UUD 1945 Vaksinasi Valentine Day Viral Virus Corona Walikota Wanita Wartawan Webinar Wirausaha WNA Workshop Yogyakarta

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA


PRO KONTRA VAKSINASI

~> Program Vaksinasi Yang Diluncurkan Pemerintah Mendapat Sorotan Dari Berbagai Masyarakat, sehingga terjadi pro dan kontra

<~ Memang Sebenarnya Harus Jelas Disampaikan, Maksud dan Tujuan Vaksinasi, Karena dilapangan Ada Perbedaan Orang Yang Akan Divaksin dan Yang Tidak Boleh Divaksin, membuat masyarakat Bingung

Link Terkait

close
Banner iklan disini