Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id
Tampilkan postingan dengan label Tawuran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tawuran. Tampilkan semua postingan

Geng Romusha VS Geng Pesing Tawuran, Polisi Amankan Enam Orang Pelaku


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta Barat
Dua kelompok remaja yang tergabung dengan Geng Romusha dan Geng Pesing terlibat tawuran di Jalan Daan Mogot Raya, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Minggu 05 Juli 2020 dini hari.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru mengatakan tawuran itu terjadi sekitar pukul 04.30 Wib, diwilayah Pesing, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

"Kami sudah mengamankan enam orang pelaku yakni inisial RR (23), BO (17), MAS (15), BAS (16), UF (17), AHA (30)," ujar Kombes Pol Audie, Senin (6/7/2020).


Dipaparkan Kombes Audie, diawali oleh adanya geng yang disebut Romusha mendatangi satu geng lain yang disebut Geng Pesing. Kemudian terlibat tawuran menggunakan senjata tajam berupa celurit dan golok yang didesain khusus untuk tawuran atau melakukan penganiayaan.

Tawuran pertama itu mengakibatkan satu orang remaja dari Geng Pesing mengalami luka bacokan di pinggang sebelah kanan. Menyadari temannya terluka, anggota Geng Pesing melakukan serangan balas dendam.

Alhasil, seorang remaja dari Geng Romusha mengalami luka bacokan berulang kali di tangan dan kepalanya sehingga harus dilarikan ke RS Tarakan dan dirujuk ke RSCM.


Mendapati informasi tersebut, Polsek Tanjung Duren dibawah pimpinan Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren Akp Mubarok, lantas memburu orang-orang yang terlibat dalam tawuran tersebut.

"Adapun barang bukti yang kita amankan antara lain dua bilah Celurit, satu bilah parang sebilah parit, satu buah plat berbentuk gergaji," paparnya Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru.

Sementara, Kapolsek Tanjung Duren Kompol Agung Wibowo mengatakan, pihaknya masih mendalami bagaimana cara mereka bekerja dan seperti yang kita tahu bahwa tawuran mereka-mereka rekam dan kemudian mereka live di IG untuk mendapat tantangan-tantangan dari kelompok-kelompok yang lain.

"Kami juga sudah melakukan cek urine terhadap para tersangka dan dari hasil cek urine positif dari benzo dan sabu. Kami juga sedang dalam ini mereka mendapat barang-barang tersebut dari mana," ujar Agung.

Gerakan mereka juga ada yang mendanai dari  seseorang yang kebetulan sudah kami tangkap dan dari hasil pengakuannya bahwa mereka mendatangi untuk membeli barang-barang tersebut.

Sementara, Kepala Pelaksana Dinas Pendidikan Grogol Petamburan, Bambang mengucapkan terimakasih kepada  Kapolres Metro Jakarta Barat dan Kapolsek Tanjung Duren yang sudah bisa mengamankan anak-anak kita yang terlibat tawuran.


"Ini bukan hal yang baru dan juga  bukan hal yang sulit tapi memang mudah-mudahan dengan adanya tindakan tegas dari bapak Kapolres dan Kapolsek ini sehingga tidak ada lagi yang namanya tawuran," ucap Bambang.

Dinas pendidikan tentunya melalui Gubernur DKI Jakarta juga sudah mengeluarkan peraturan bagi pelajar yang terlibat langsung maupun tidak langsung di dalam kegiatan tawuran ini tentunya otomatis akan dicabut dan sekolah mengusulkan agar segera dicabut 

"Tentunya mudah-mudahan dengan kejadian seperti ini tidak akan terulang lagi, karena memang kondisi orang tua yang kurang perhatian dan Pemerintah sudah mencoba bantu berbagai cara agar anak kita ini mempunyai karakter yang bagus," tambah kata Bambang.


Masih dikatakannya Bambang, tentunya perlu dilakukan pembinaan kemitraan yang saling terkait bersama-sama tentunya mulai dari kepolisian orang tua masyarakat tentunya kami juga telah melakukan pembinaan sesuai dengan koridor yang kami jalani melalui pendidikan tentunya bapak ibu kepala sekolah dan juga gur sudah berupaya mendidik membina anak-anak ini agar tidak terlibat dalam hal-hal yang tidak diinginkan.

"Sekali lagi terima kasih kepada Bapak Kapolres dan Bapak Kapolsek juga jajarannya yang sudah bisa mengamankan anak-anak kita yang terlibat langsung mudah-mudahan ini menjadi pukulan atau efek jera bagi pelajar-pelajar yang lain," imbuhnya. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Enam Remaja Pelaku Tawuran Antar Gangster Ditangkap Polres Bekasi


Duta Nusantara Merdeka | Bekasi
Anggota Reskrim Polres Metro Bekasi Kota menangkap enam remaja pelaku tawuran antar gangster, di Jembatan Rawa Bambu, Harapan Jaya, Bekasi Utara, Kota Bekasi pada hari Minggu tanggal 10/02/2019 dini hari, yang menyebabkan satu remaja tewas.

Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Eka Mulyana mengatakan, keenam pelaku ditangkap di kediaman nya masing-masing di daerah Medan Satria, Kota Bekasi, dalam jangka waktu 10 jam usai tawuran.

"Dalam jangka waktu 10 jam menangkap 6 orang yang merupakan tersangka pelaku penganiayaan. Mereka di tangkap di tempat yang berbeda, tapi rata-rata di daerah Medan Satria," ucapnya Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Eka Mulyana kepada Awak Media.

Keenam pelaku yang diringkus merupakan anggota gangster  'Omkaliallstar_2k18' yang bermarkas di daerah Medan Satria, Kota Bekasi. Keenam pelaku yakni berinisial SR (16), IN (16), Dion Febriansyah (18), M. Ilham (21), JP (15) dan RNF (15).

Berdasarkan penyelidikan, kata Wakapolres,  kejadian tawuran berdarah tersebut merupakan kejadian kedua kalinya antara gangster  'Omkaliallstar_2k18' vs gangster  'kampungbayur_allstar'.  Aksi tawuran juga terjadi seminggu sebelum nya yang menyebabkan salah satu anggota gangster 'omkaliallstar_2k18' mengalami luka bacok.

"Jadi kejadian ini setelah kita lakukan pendalaman merupakan ada kejadian, hari Minggu kemarin itu  'omkaliallstar'  dengan  'kampungbayur'  tawuran, pada saat tawuran group  'omkaliallstar'  ada yang luka," katanya.

Usai tawuran pertama, anggota gangster  'kampungbayur_allstar' kembali menantang gangster 'omkaliallstar_2k18' untuk tawuran melalui direct messenger media sosial Instagram. Tantangan itu sempat diabaikan oleh para pelaku, namun kelompok korban terus menantang pelaku untuk tawuran sehingga terjadi aksi tawuran berdarah tersebut.

"Kemudian Minggu kemarin ditantang lagi tawuran, mereka saling janjian, tantangan itu ditindaklanjuti pertemuan di depan alexindo dan melaksanakan tawuran," lanjutnya.

Dari keenam pelaku tersebut memiliki peran yang berbeda-beda yakni pelaku SR (16) membacok punggung dan tangan korban menggunakan celurit, IN (16) membacok punggung korban menggunakan celurit, Dion Febriansyah (18) memukul punggung korban menggunakan stik golf, M. Ilham (21) memukul punggung korban menggunakan bambu, JP (15) membacok punggung korban menggunakan celurit dan RNF (15) menabrak dan menyeret korban menggunakan sepeda motor.

Dari hasil penangkapan, Polisi mengamankan barang bukti berupa : 5 (lima) bilah celurit,  1 (satu) stik golf,  1 (satu) batang bambu,  1 (satu) bilah samurai,  2 (dua) kantong plastik berisi pakaian korban dan  1 (satu) unit sepeda motor.

Akibat perbuatan nya, pelaku dikenakan Pasal 170 KUHP Tentang Tindak Pidana Pengeroyokan yang menyebabkan orang meninggal dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Tawuran Pemuda Antara Krukut dan Tanah Sereal Tewaskan Satu Orang


Duta Nusantara Merdeka |Jakarta Barat
Kejadian Tawuran antar dua  kelompok pemuda antara kelompok Krukut dan Kelompok Tanah Sereal yang terjadi di Jl Tanah Sereal Raya Tambora, Jakarta Barat, pada Minggu Subuh lalu , menimbulkan 1 korban jiwa. Adam Ilham (16 thn) yang merupakan warga Tanah Sereal menghembuskan nafas terakhir nya akibat luka bacok dan tusukan di beberapa bagian tubuh nya.

Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat Kompol Iver Son Manossoh.SH,  membenarkan kejadian tersebut.  Menurut kronologi yang diterima, sekitar pukul 04.00 Wib, korban (Adam) pergi bersama tiga rekan nya menggunakan dua unit sepeda motor untuk mengisi bahan bakar di SPBU.


Selesai mengisi bahan bakar di SPBU,  korban (Adam) bersama dua rekan nya melewati Gang Thalib, Krukut, Tamansari, Jakarta Barat, dimana lokasi tersebut merupakan tempat nongkrong kelompok Gasbar 03 Thalib Taman Sari, Jakarta Barat.

Ketika melewati tempat tersebut, korban dan dua rekan nya sempat mengejek beberapa anak muda yang sedang nongkrong, sehingga pelaku (F)  bersama teman nya langsung mengejar korban, dan terjadilah saling lempar batu.


"Saat di kejar,  korban terjatuh di Jalan Raya Tanah Sereal Raya dan langsung di bacok secara bergantian oleh para pelaku dengan menggunakan clurit dan klewang, hingga korban mengalami luka bacok dibagian bahu belakang sebelah kanan, lengan sebelah kiri, punggung belakang dan leher sebelah kiri," Ujar Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat Kompol Iver Son Manossoh.SH.

Kanit Reskrim Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat AKP Supriyatin mengatakan,  korban sempat dibawa ke Puskesmas, lalu dirujuk ke RS. Tarakan Jakarta Pusat, namun nyawanya tidak tertolong dan meninggal dunia di RS (Rumah Sakit).


Dalam kasus ini, pihak Polsek Tambora Jakarta Barat melakukan berhasil mengamankan 13 Pelaku Tawuran orang yang terindikasi sebagai pelaku yang terlibat tawuran dengan inisial  R, F, A, F, R, S,  di nyatakan sebagai pelaku utama Pembacokan sehingga korban meninggal dunia.

"Hingga saat ini kami masih intensif melakukan pengembangan atas keterangan para pelaku tawuran yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia, termasuk melakukan test urine terhadap puluhan pelaku yang diamankan, yang ternyata dari hasi test 3 (tiga) diantaranya kita pastikan positif mengkonsumsi Narkoba," Ujarnya Kanit Reskrim Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat AKP Supriyatin. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Dua Remaja Terlibat Tawuran Diamankan TPP Polres Metro Jakarta Barat


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta Barat
Dua remaja digelandang Tim Pemburu Preman Polres Metro Jakarta Barat. Ke dua remaja yang di ketahui berinisial MII (16) dan TO (17) diamankan lantaran terlibat aksi tawuran yang terjadi di sekitar turunan jembatan layang Asemka Tamansari, Jakarta Barat

Saat dimintai ketetangan nya, Bripka Dodi Sibuea menjelaskan, tawuran terjadi berawal adanya sekelompok remaja menyerang anak punk yang sedang nongkrong,  kemudian anak punk menyerang kembali kelompok remaja tersebut.

"Berkat adanya laporan masyarakat, tim langsung membubarkan aksi tawuran tersebut," Jelas Bripka Dodi.

Dari tawuran itu, kata Bripka Dodi,  Tim berhasil mengamankan dua remaja yakni MII (16) warga Cikupa, Tangerang Banten, dan TO (17) warga Karet Kuningan, Semanggi, Jakarta Selatan.

"Tim menyerahkan kedua pelaku yang melakukan tawuran ke Polsek Metro Tamansari, Jakarta Barat, guna proses hukum selanjutnya," Katanya. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Tawuran Pelajar Renggut Korban Jiwa Di Kembangan Jakarta Barat


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta Barat
Aksi tawuran pelajar kembali merenggut korban jiwa. Kali ini, Siswa SMP Al Mansyuriah, Kembangan Selatan, Kembangan Jakarta Barat, menjadi Korban tawuran tersebut. Korban yang diketahui bernama David Riyanto harus meregang nyawa akibat luka pukul dengan menggunakan stick golf dari Siswa Mts Saadad Tuddarain.

Menurut saksi mata, diduga adanya terjadi tawuran antar pelajar, korban sempat kejar-kejaran dengan sepeda motor kemudian diduga dipukul dengan menggunakan stick golf lalu menabrak sebuah mobil.

Sementara Kapolsek Kembangan Polres Metro Jakarta Barat Kompol Egman Adnan.SH,  melalui Kanit Reskrim Iptu Dimitri Mahendra.SIK.MSi,  membenarkan adanya aksi tawuran yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia.

Menurut Iptu Dimitri,  Anggota Buser mendapat laporan dari warga adanya korban tawuran pelajar di Jalan Kembangan Raya, Jakarta Barat, sekira pukul 14.00 Wib, setelah sampai di lokasi Anggota segera mengevakuasi korban ke RS Puri Indah.

"Ya benar, tawuran tersebut antara pelajar Mts Saadad Tuddarain dengan SMP Almansuriyah. Sedangkan korban yang meninggal dunia berasal dari Pelajar SMP Almansuriyah," Jelas Iptu Dimitri

Namun dengan demikian, kata Iptu Dimitri, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait tewasnya korban tawuran tersebut dengan mencari keterangan sakai dan mengumpulkan bukti-bukti yang ada.

"Sementara kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut," Jelasnya. **(Red-96)

Kontributor DNM : Imam Sudrajat
Share:

16 Pelajar Diamankan Dalam Tawuran Pelajar SMKN 2 Dolok Sanggul Dengan SMAN 1 Pollung


DNM.com (Pollung, Humbahas)
Tawuran antar pelajar , SMKN 1 Doloksanggul vs SMAN 1 Pollung terjadi pada hari Sabtu , 26/5 pukul 12.00 wib. Kejadian tersebut awalnya diketahui oleh pihak personil Satpol. PP ( C.Lumbangaol, Ucok Sitinjak ) yang pada saat itu menuju ke SMAN 1 Pollung untuk mengambil bola kaki yang mau diantar ke Lapangan Bola Simangarongsang yang kebetulan sore hari ada pertandingan Porkab Humbahas.

Tiba ditempat lokasi SMAN-1 Pollung , kedua Satpol PP menerima laporan dari siswa SMAN 1 dan mengatakan siswa SMA diserang oleh siswa SMKN 2 , spontan Ucok Sitinjak (Pol-PP) langsung datang melapor kepolsek Pollung untuk meminta bantuan personil. Begitu menerima laporan tersebut Polsek Pollung IPTU Nover Gultom. S.Sos langsung memerintahkan anggotanya menuju TKP yang dipimpin oleh Aiptu E.M.Munthe bersama anggota

Setibanya di TKP, pihak polsek Pollung  langsung mengamankan dan berhasil membubarkan  tawuran tersebut. Setelah dapat diamankan, pihak Polsek Pollung langsung menangkap 16 orang siswa SMK campuran diantaranya dari SMKN-2 Sirisi Risi : R.Manalu (16), Ifan Pane (19), Willy lbn.Gaol (17), Rantau Lbn.Gaol (17), Anju Lbn.Gaol (16 ) Widodo Silaban (17), Aldi Manullang (17), Paidosro Situmorang (17), Andre Sihite (17), Simon Lbn.Gaol (16 ) , 

SMK TRISULA : Jekson Lbn.Gaol (17), ASJEL SIMAMORA (16), Andres Lbn Gaol (15) , SMK NUSANTARA : Bastian Simanullang (17), 

Dari ke - 16 siswa yang ada, Polsek Pollung berhasil meringkus siswa tawuran tersebut dan langsung digelandang ke Polsek Pollung beserta alat bukti berupa satu buah benda tajam yakni celurit / sabit dan juga 12 unit sepeda motor yang kelengkapan surat suratnya sama sekali tidak dibawa.

Celurit tersebut menurut informasi yang punya benda, setelah terjadi pengejaran dari pihak polsek, W.S langsung mengambil celurit tersebut dari dalam tasnya dan membuangnya kesemak semak belukar, untunglah pihak polisi jeli melihat situasi yang ada sehingga benda tersebut diketemukan sebagai alat bukti bagi pihak kepolisian, pihak sekolah dan orangtua siswa.

Menurut W.S, bahwa benda tersebut sudah satu minggu tersimpan didalam tasnya dan terus dibawanya kesekolah, menurut pengakuannya bahwa pihak sekolah tidak pernah melakukan razia berupa Narkoba, Rokok dan sejenisnya.


Menurut informasi dari salah satu siswa SMAN 1 , asal mualab persoalan ini pada hari Sabtu , 19 Mei 2018 yang mana siswa satu sekolah terjadi perkelahian, karna tidak senang kalah diatas ring , persoalan menjadi berbuntut panjang , sehingga balas dendam terjadi, dan mereka ramai ramai mendatangi lokasi sekolah SMAN- 1 Pollung.

Konfirmasi berlanjut bersama Kapolsek Pollung , Nover Gultom mengatakan bahwa kami hanya memberikan tindakan pembinaan , dan persoalan ini telah kami beritahukan kepada ketiga pihak sekolah, biarlah pihak sekolah sendiri yang memberikan tindakan lebih tegas , tapi meskipun begitu kami berupaya membuat surat perjanjian yang harus ditanda tangani siswa tawuran tersebut.

Untuk sepeda motor yang telah kami tahan dan kami bawa dari TKP, untuk pemulangannya harus menunjukan STNK dan bagi siswa yang knalpotnya bolong harus diganti dengan knalpot standard baru bisa diambil dari polsek ini , ungkapnya ** (B. Nababan/Red-59)
Share:

IKLAN MURAH

SUSU KURMA AULIA

SUSU KURMA AULIA
Pesan Silahkan Klik Gambar

BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno ~ Karakter Bangsa

KILAS BALIK BUNG KARNO KARAKTER  BANGSA Soekarno ketika pidato kata sambutan setelah menerima ijazah gelar Insinyur dari I...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI

loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Follow by Email

Label

#2019GantiPresiden Accounting Aceh Adat Istiadat Advokat Agama Agraria AIDS Aksi Album Anak Artikel Asahan Asian Games Asuransi Asusila Award Bakti Sosial Bandara Banjir BANK Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar Beasiswa Begal Bekraf Belanja Bencana Bencana Alam Berita Bhayangkara Bhayangkari Bisnis BNI BNN BPJS Buka lapak Bukit Asam Buku Bung Karno Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market Cerpen Citilink conference Covid-19 Covid19 Cuaca Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Desa Dialog Digital Dirgahayu HUT RI Diskusi Duka Cita E-Money Ekonom Ekonomi Electronics Empat Pilar Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech Forum Furniture G30S/PKI Games Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Go Pay Go-Jek Gojek Gotong Royong Grab Gym ham Harbolnas Hewan Hiburan HIV Hoax Hotel Hp Hukum Humbahas HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek Industri Informasi Infrastruktur Internasional Internet Investor IPM Jakarta Jawa Tengah Jawa Timur Jokowi Jurnalis Kaliber Kampanye Kamtibmas Karaoke Karhutla KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kekerasan Keluarga Kemanusiaan Kemendikbud Kemenhub KEMENPAN-RB Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Kilas Balik Bung Karno kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Koperasi Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal Kuliner Kutai Kartanegara Lakalantas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku Legislatif LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik lomba lari LPS Mahasiswa Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Mall Market Outlook Masjid Masker Mata Uang millenial Minuman Keras Minuman sehat Miras Mobil MOI Motivasi MPR MPR RI Mudik Muhammadiyah Muharram Munas Musik Narkoba Narkotika Nasional Natal New Normal NKRI NU Office Olah Raga Olahraga Opini Organisasi Otomotif P Pagelaran Pahlawan Pameran Parawisata Pariwisata Partai Politik Pasar Pasar modal Patroli PC pe Pegadaian Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Peluncuran Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencurian Pendataan Pendidikan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengajian Pengamanan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Perpajakan Pers Pertamina Pertanian PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pinjam meminjam uang Polantas Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Pornografi Pra Kerja Pramuka Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik promo Property Prostitusi Public Expose Publik expose Puisi Pusat Perbelanjaan PWI Ragam Ramadhan Reksadana Relawan Jokowi Remisi Renungan resa Restoran Reward Robot Rumah Rumah sakit Rups RUU Saber Pungli Sahabat Anak Salon Samosir Sanitasi air.Lingkungan hidup Satlantas Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Senjata Sepak Bola Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Silaturahim Silaturrahim Smartphone Soekarno Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Suku bunga Sumatera Barat Sumatera Utara Sumut Superstore Suplemen Surat Terbuka Survei Survey susu Syariah Syawal Talkshow Tawuran Teknologi Terorisme Tiket Tips TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM umkm Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa UU Cipta Kerja UUD 1945 Valentine Day Virus Corona Walikota Wanita Wartawan Wirausaha Workshop

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA

PRO KONTRA RUU HIP

~> RUU HIP saat ini sedang Hangat Dipersoalkan, Karena Banyak Pihak yang telah Menolaknya, Baik dari Kalangan Ormas Hingga Partai Politik, Sehingga Terjadi Pro Dan Kontra.

<~ Memang Sebaiknya Persoalan Pancasila Tidak Usah Diganggu Gugat, Karna itu merupakan Landasan Dasar Dalam Berdirinya Negara Indonesia, Sudah Final Masalah Pancasila.

Link Terkait

close
Banner iklan disini