Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id
Tampilkan postingan dengan label Tokoh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tokoh. Tampilkan semua postingan

Fri Hartono Sosok Jaksa Yang Dekat Dengan Seluruh Elemen Masyarakat


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Fri Hartono adalah pribadi yang baik, bahkan sangat baik. Sebagai seorang sahabat yang setia dan menyenangkan baik didalam pergaulan maupun sebagai pasangan dan partner dalam tugas dan pekerjaan yang  memiliki integritas,  memahami peran dan posisinya demi terjalinnya hubungan  harmonis didalam bekerja bersama.

Seorang yang pandai memegang teguh  kepercayaan  atas apa yang menjadi tugas, pekerjaan dan tanggung jawabnya. Baginya kesetiaan bukan hanya kewajiban bawahan terhadap atasan tetapi seorang pimpinan perlu juga loyal kepada anggota dan  bawahannya.

"Murah senyum, ramah dan santun serta suka bergaul dan mudah dikenal. Itulah sosok Fri Hartono yang merupakan Jaksa lulusan Sarjana Hukum PPPJ 1997 dan Magister Hukum PMI II 2010 di Corp Adhyasa  Kejaksaan Agung RI (Kejagung).

Fri Hartono, namanya. Dia adalah seorang jaksa  dari anak seorang eks  Polisi yang dikenal merakyat dan dekat dengan masyarakat, baik itu bersama awak media, dan Masyarakat umum.

Selain baik hati dan murah senyum Fri Hartono mendekatkan diri pada masyarakat tanpa memandang status, baik yang miskin maupun kaya. Hal ini ia lakukan karena dia ingin memberikan pelayanan sebagai jaksa pengayom  masyarakat.


"Sebagai seorang Jaksa, saya harus bergaul dengan masyarakat dari kalangan manapun, Namum karena kesibukan saya seorang Jaksa, saya tetap ada batasnya dalam bergaul," kata Fri Hartono saat diwawancarai di salah satu ruangannya. Jumat (19/6/2020).

Bahkan jaksa ini dikenal bukan hanya bersama awak media, ia bercengkrama, melainkan juga dengan Masyarakat biasa.

Ia juga sering terlihat bercengkrama dengan bawahanya. Menyampaikan kepada bawahnya tersebut untuk selalu belajar dan terus berbakti kepada kedua orang tua serta  banyak-banyak bersyukur.

Laki-Laki kelahiran palembang berusia 54 tahun, mengaku bangga bisa jadi Anggota Corp Adhyasa Kejaksaan Agung  (Jaksa), sebab menurutnya tugas dari Jaksa itu mulia sekali. Oleh karana itu dirinya sebagai Jaksa akan tetap berusaha untuk menjaga kinerjanya agar semakin bagus dan lebih baik lagi.

"Harapan saya kedepan adalah Jaksa semakin maju, selalu bisa diandalkan oleh masyarakat serta dapat membantu masyarakat yang membutuhkan dan tetap menjadi Jaksa untuk mengayomi dan melayani masyarakat," pungkasnya**

Wartawan DNM : Imam Sudrajat

Share:

Teguh Syuhada Lubis Tokoh Pemuda Deli Serdang Peduli Warga Terdampak Covid-19


Duta Nusantara Merdeka | Deli Serdang
Muhammad Teguh Syuhada Lubis SH.MH yang merupakan tokoh pemuda Kab Deli Serdang membagikan 100 paket sembako terhadap warga yang hari ini terdampak wabah covid-19 di kab Deli Serdang.  Teguh mengatakan bahwa bulan ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah, dan momentum untuk kita semua bisa lebih meningkatkan rasa saling berbagi terutama disaat kondisi wabah covid-19 yang kita rasakan. 

Berbagi dengan orang lain adalah cara terbaik sebagai bentuk mensyukuri apa yg telah kita miliki, kami meyakini apa yg kita miliki sebagian ada hak orang lain di dalam nya. Apalagi di bulan ramadhan ini,  bulan yg produktifitas, selain mengejar pemuliaan terhadap allah kita juga dituntut untuk mampu memuliakan manusia yg itu saudara2 kita yg membutuhkan ujar Teguh yang merupakan Ketua Knpi Percut sei tuan dan Bendahara BKPRMI Deli Serdang.


Dosen Fakuktas Hukum UMSU & Direktur Kantor Hukum Teguh Syuhada Lubis ,SH MH & Associates ini juga menyampaikan dan berharap semoga gerakan ini mampu mengetuk dan menyentuh hati para dermawan dan hartawan yang memiliki rezeki berlebih untuk berbagi kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan, ayo mari kita berfastabiqul khairot di bulan yang penuh berkah ini.

Teguh juga berharap semua lapisan masyarakat dapat begerak, ikut membantu berbagi dan meringankan beban saudara2-saudara kita yang kurang beruntung, Namun disisi lain kita juga berharap Pemerintah mulai dari tingkat Lingkungan, desa dan kecamatan bisa memaksimalkan fungsi nya untuk hadir ditengah-tengah masyarakat, kami juga ingatkan kepada pemerintah desa sekecamatan Percut Sei tuan dan Pemerintah Kecamatan di Kab Deli Serdang Khususnya Kecamatan Percut Sei Tuan jangan ada yang main-main dengan anggaran Negara dan bantuan masyarakat terkhusus yang diperuntukkan untuk penanganan musibah bencana covid 19 ini, karena Berdasarkan pantauan kita masih ada riak-riak dalam pembagian bantuan kepada masyarakat yang di anggap tidak tepat sasaran, kami ingatkan hati-hati karena persoalan ini persoalan kemanusiaan tutup Teguh. **
Share:

Kongres Diaspora Indonesia ke-5 Usung Tema “Memperkuat Peran Diaspora Indonesia Dalam Peningkatan Kualitas SDM”


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Kongres Diaspora Indonesia ke-5 “The Fifth Congress of Indonesian Diaspora” (CID-5) dibuka dengan agenda satu hari konferensi di hari Sabtu pagi, 10 Agustus 2019 di The Kasablanka Hall, Mall Kota Kasablanka, Jakarta.

Tokoh yang menghadiri acara ini yaitu CEO Crown Group Iwan Sunito, yang pada tahun ini dipercayakan menjadi Ketua Penyelenggara CID-5 sekaligus pembicara di sesi “Creating the Cities of the Future” bersama dengan Wali Kota Bogor Bima Arya.

Kemudian Tokoh lainnya yang hadir yakni Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada sesi “Diaspora Perspective: Steps for Indonesia To Thrive In The Era of Industrial Revolution 4.0”, gubernur provinsi Jawa Barat yang juga seorang arsitek Ridwan Kamil, mantan artis cilik dan penerima beasiswa LPDP Tasya Kamila, politisi muda Tsamara Amany, artis dan duta anti kekerasan terhadap perempuan & anak Cinta Laura, serta Direktur Konstruksi MRT yang juga merupakan Diaspora Indonesia di Singapura Silvia Halim.

Konferensi ini diharapkan akan menjadi pertemuan terbesar bagi Diaspora Indonesia untuk berkumpul di Tanah Air dengan target perkiraan sebanyak 5.000 partisipan dari dalam maupun luar negeri.

Indonesian Diaspora Network – Global (IDN-Global) menggelar Perhelatan akbar Kongres Diaspora Indonesia ke-5 “The Fifth Congress of Indonesian Diaspora” (CID-5) selama 3 (tiga) hari, yakni dari tanggal 10, 12, dan 13 Agustus 2019 di Jakarta. Dengan mengusung tema "Empowering Indonesia’s Human Capital”.

Kongres ini akan mempertemukan Diaspora Indonesia untuk berdiskusi mengenai isu dan tantangan pembangunan Sumber Daya Manusia dari berbagai sektor, baik itu dari sisi ekonomi, politik, sosial, dan budaya yang dimana tujuan akhir dari konferensi ini akan berfokus pada penguatan peran Diaspora Indonesia dalam peningkatan kualitas SDM.

“Pada perhelatan kali ini kami berusaha menghadirkan semua topik utama dari isu ekonomi,
Sumber Daya Manusia, pekerja migran Indonesia hingga kebudayaan dalam sesi pararel pada tanggal 10 Agustus 2019. Kongres ini adalah salah satu bentuk dukungan kami atas visi 2045 yang digaungkan oleh Presiden Jokowi Widodo yang menyoroti Human Capital Development”, ujar Chairman Board of Trustees IDN-Global (2017-2019) Dr. Dino Patti Djalal kepada awak media di Jakarta. Sabtu siang (10/8)

Iwan Sunito, Ketua Penyelenggara CID-5  menambahkan, “Yang perlu digaris bawahi adalah acara ini terbuka untuk umum. Bukan hanya Diaspora Indonesia di luar negeri, namun masyarakat umum juga diharapkan menghadiri acara ini. Kami berharap bahwa misi yang kami bawa dapat tersampaikan kepada masyarakat Indonesia”.

Usai konferensi, kata Dino,  rangkaian acara kongres dilanjutkan dengan pertemuan internal pada tanggal 12 Agustus 2019 untuk memilih dewan eksekutif dan presiden IDN Global yang baru serta merencanakan kelompok kerja dan tugas diaspora dalam dua tahun kedepan. Sementara pada tanggal 13 Agustus 2019 akan dilaksanakan kegiatan diskusi dan dialog sektoral diaspora dengan sejumlah kementerian dan akan dilanjutkan dengan seminar untuk young diaspora.


Mark Gerald Eman, Presiden IDN Global 2017 – 2019  mengungkapkan, tema “Empowering Indonesia’s Human Capital” kami angkat karena kekayaan diaspora adalah SDM. Kami sungguh mempercayai bahwa pembangunan SDM merupakan kunci keberhasilan Pembangunan Indonesia”.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum IDN Global (2017 – 2019) Said Zaidansyah mengungkapkan bahwa tema kali ini juga sejalan dengan arahan Presiden Jokowi perihal pembangunan SDM dan Diaspora. “Bahwa salah satu tujuan utama dari kegiatan diaspora selama ini adalah pembangunan SDM sesuai dengan arahan Presiden Jokowi pada saat pidato kebangsaan di Sentul beberapa waktu yang lalu dimana beliau menyoroti perihal pembangunan SDM sebagai kunci masa depan Indonesia dan dukungan kepada Diaspora Indonesia untuk dapat memberikan kontribusi terhadap percepatan pembangunan Indonesia," imbuh Said Zaidansyah.

Berhubungan dengan tujuan utama tersebut, lanjut Said Zaidansyah, Kongres Diaspora Indonesia pada tahun ini berkolaborasi dengan Indonesia Scholarship Network (ISN), menyelenggarakan Scholarship & Education Expo yang mendatangkan berbagai lembaga pemberi beasiswa, baik dari pemerintah Indonesia, pemerintah asing, Yayasan yang bergerak dalam bidang pendidikan, dan juga dari perusahaan yang mendukung pendidikan di Indonesia.

"Harapannya adalah program-program beasiswa seperti Chevening (beasiswa dari negara Inggris), Erasmus+ (beasiswa dari Uni Eropa), LPDP (beasiswa dari pemerintah Indonesia), dan berbagai program beasiswa lainnya dapat lebih dikenal dan diakses oleh masyarakat Indonesia serta semakin efektif dalam menyerap sumber daya manusia yang potensial," ungkap Said Zaidansyah.

Selain itu, kata Said Zaidansyah, dalam penyelenggaraannya IDN-Global juga bekerjasama dengan aplikasi Diaspora Connect, yang nantinya dapat menjadi salah satu wadah pemersatu antar Diaspora Indonesia. Aplikasi ini juga turut mendukung kerjasama antara IDN-Global dan Kementerian Luar Negeri terkait database diaspora dan Kartu Masyarakat Indonesia di Luar Negeri (KMILN), serta rencana penerbitan Diaspora Bonds oleh IDN-Global dengan Kementrian Keuangan.

"CID (Congress of Indonesian Diaspora) merupakan acara yang diselenggarakan oleh IDN Global setiap dua tahun sekali. Jaringan komunitas ini berhasil menghubungkan para Diaspora Indonesia, yang juga semakin terhubung dengan Tanah Air," tegas Said Zaidansyah.

"IDN-Global akan selalu menjadi pintu kolaborasi untuk mendukung kemajuan Indonesia dari berbagai sektor. IDN-Global percaya, melalui visi Connecting The Dots and Expanding The Opportunities, Diaspora akan menjadi aset potensial untuk pembangunan Indonesia, khususnya di bidang Sumber Daya Manusia ZX," tutup Said Zaidansyah. (Arianto)





Share:

Presiden Jokowi Terima Kunjungan 94 Ulama Bersama Tokoh Masyarakat Aceh


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Selepas menunaikan ibadah salat Zuhur, Presiden Joko Widodo bersilaturahmi dengan sejumlah ulama dan tokoh masyarakat dari Provinsi Aceh di Istana Negara, Jakarta, hari Selasa, 5 Maret 2019. Kurang lebih 94 ulama dan tokoh masyarakat Aceh yang datang mengunjungi Presiden dalam acara tersebut.

"Kami silaturahmi dengan Pak Presiden. Pak Presiden sudah pernah ke Aceh berapa kali, maka kami ke sini," ujar H. Nuruzzahri Yahya (Waled Munir Nu) selepas pertemuan.

Nuruzzahri Yahya, akrab disapa Waled Nu, menambahkan banyak program pemerintahan Presiden Jokowi yang amat menguntungkan umat, khususnya lingkungan pondok pesantren. Maka, kedatangan para ulama dan masyarakat Aceh ini dimanfaatkan untuk menyampaikan ucapan terima kasih atas program-program itu.

"Banyak sekali program-program Pak Jokowi, yang telah dan yang akan dikerjakan, menguntungkan umat dan dunia pesantren. Pak Jokowi juga telah mengesahkan hari santri, kami di pesantren pasti terima kasih," tuturnya.

Menjelang pesta demokrasi lima tahunan, dirinya juga menyampaikan pesan kepada seluruh pihak agar selalu berbicara benar dan tidak turut menyebarkan kabar bohong yang dapat memecah belah umat. Ia juga berharap agar pemilihan presiden dan legislatif mendatang dapat dilalui dengan damai.

"Hadapi pesta demokrasi ini dengan damai dan penuh pengertian. Berlaku sopan, jangan menyebar fitnah, dan jangan sampai memecah belah bangsa," tutupnya.(Arianto)


Share:

Tokoh Pemuda Dua Pitue Sidrap Apresiasi Program Panca Siap Kapolres Sidrap


Duta Nusantara Merdeka | Sidrap
Muhammad Rizal (30) salah satu tokoh pemuda Kecamatan Dua Pitue Kabupaten Sidrap mengapresiasi program yang dicanangkan oleh Kapolres Sidrap AKBP Budi Wahyono yakni Panca Siap.

Hal tersebut ia utarakan pada saat kegiatan kunjungan kerja (kunker) Kapolres Sidrap di Polsek Dua Pitue, Jalan Andi Cammi Kelurahan Tanrutedong Kecamatan Dua Pitue Kabupaten Sidrap, jumat (22/2/19) pagi

"Program ini sangat baik, tentunya kami apresiasi dan mendukung, ini merupakan program dalam rangka mendekatkan diri antara pihak polri bersama warga " ujar Rizal saat diwawancarai

Tokoh pemuda sekaligus pengurus DPD II KNPI Sidrap tersebut berharap program kerja Kapolres Sidrap ini terus berjalan dan senantiasa disosialisasikan serta diaplikasikan di lapangan 

"Semoga ini dipertahankan pak, selain mendekatkan dengan sang pencipta, program ini mampu merekatkan kebersamaan kita, sehingga polisi yang dicintai oleh masyarakat dapat terwujud " ucapnya

Diketahui bahwa panca siap adalah program unggulan bapak Kapolres Sidrap dalam bertugas, ada 5 isi dari panca siap yakni Siap Belajar, Beribadah, Bersedekah, Bersilaturrahim dan Bertutur kata yang baik. **
Share:

Peluncuran Website tokohinspiratif.id Inspirasi Bagi Negeri di Jakarta


DNM.com (Jakarta)
Tokohinspiratif.id didirikan oleh sekumpulan individu dan organisasi yang memiliki kepedulian terhadap masa depan bangsa. Hari ini Kamis, 9 Agustus 2018 pukul 13.00 – 16.00 wib  bertempat di Ocha & Bella - Hotel Morrissey. Jl. KH. Wahid Hasyim No.70, RT.7/RW.5, Kb. Sirih, Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta Dihadiri oleh Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc. selaku Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, sedangkan Narasumber :

Prof. Dr. Dra. Sulistyowati Irianto, MA (Guru Besar Anti Korupsi), Dr. Ratna Dewi Pettalolo, SH, MH (Sang Pengawas Pemilu), Sandra Hamid, PHD (Antropolog), Dr. Imam B. Prasodjo (Sosiolog), Ray Rangkuti (Pengamat Politik), Merah Johansyah (Penggerak Advokasi Pertambangan)*Titi Anggraini (Pejuang Demokrasi), Nur Hidayati (Pemimpin Gerakan Lingkungan Hidup Indonesia)

Tokohinspiratif.id adalah wadah terhubungnya para individu yang telah berbuat baik dan memberi inspirasi bagi bangsa dan kemanusiaan.

Melalui wadah tokohinspiratif.id diharapkan semakin banyak orang-orang yang ambil peran menjadi inspirator untuk Indonesia yang lebih baik, dan menularkan semangat tersebut agar lebih banyak lagi orang terinspirasi untuk mejadi inspirasi."

Mencakup sebelas kategori tipe inspirasi, website ini memuat banyak tokoh inspiratif dari berbagai latar belakang, minat, yang memiliki semangat menyala-nyala mengajak semua orang dari berbagai kalangan, usia, latar belakang untuk berbuat baik. Karena satu perbuatan baik dari setiap penduduk Indonesia berarti negeri ini mempunyai tabungan yang sangat besar untuk kemauan bangsa. 

Melalui website ini, setiap orang berhak untuk nengusulkan dan ambil bagian dalam menjadi inspirasi bagi bangsa.

Sekilas 11 kategori inspirasi para Tokoh Inspiratif-

1. Tokoh Inspiratif Kategori Difabel.

Annisa Rahmania, Pegiat Young Voice Indonesia: "Tuli, Berprestasi, Mendunia"

Dia tak mau disebut tunarungu. Dia menganggap sebutan Tuli lebih membanggakan dan tak membuatnya rendah hati. Dengan segala keterbatasan, dara berusia 24 tahun ini mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional dan dunia. Saat ini dia sedang mengerjakan proyek pembuatan buku ilustrasi tentang Undang-Undang Disabilitas yang mudah dipahami oleh disabilitas intelektual.

2. Tokoh Inspiratif Kategori Akademisi.

Prof. Dr. Sulistyowati Irianto, Guru Besar Antropologi Universitas Indonesia:
"Tak Gentar Melawan Korupsi"

Menyandang gelar profesor di bidang antropologi, tak menghalanginya untuk aktif
dalam Gerakan Guru Besar Anti Korupsi. Baginya, korupsi bukan hanya sekedar pelanggaran hukum, lebih dari itu, korupsi juga merupakan pelanggaran terhadap hak asasi orang lain.

3. Tokoh Inspiratif Kategori Aktivis Organisasi Nonpolitik 

Nur Hidayati, Direktur Eksekutif Nasional Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi): "Suara Lantang Pejuang Lingkungan"

Berpengalaman lebih dari 20 tahun dalam isu-isu yang terkait dengan lingkungan hidup dan pembangunan. Sejak di bangku kuliah hingga saat ini, sebagian besar waktunya dihabiskan untuk beraktifitas dalam organisasi non-pemerintah dan bersama masyarakat dalam berbagai macam isu di berbagai tingkatan. 

Mulai dari perencanaan komunitas dan pengorganisasian penanganan kasus-kasus masyarakat, hingga advokasi dan kampanye isu dan kebijakan dari level nasional, regional (ASEAN) dan global.

4. Tokoh Inspiratif Kategori Demokrasi

Titi Anggraini, Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi
(Perludem): "Srikandi Pemilu dan Demokrasi"

Sosok ulet dan pekerja keras. Pemikiran-pemikiran jenihnya tentang bagaimana
arusnya demokrasi di negeri ini dijalankan telah mengisi rang-ruang kosong yang selama
ini tak tergali dan luput dari amatan publik. Bagi Titi Anggraini, demokrasi bukanlah pilihan sistem terbaik. Tetapi demokrasi dengan segala kekurangannya memungkinkan kita untuk mendebatkan dan mendiskusikan kelemahan demokrasi agar menjadi lebih baik.

5. Tokoh Inspiratif Kategori Kesehatan 

Dokter Gamal Albinsaid: "Mendunia dengan Visi Kemanusian"

Berderet prestasi tak membuat dokter Gamal Albinsaid terjebak dengan kebanggaan atas
semua hasil yang diraihnya. Dia tetap fokus dengan rencana yang harus diselesaikan.
Asuransi sampah yang dia rintis telah dikembangkan di sejumlah daerah dengan metode dan pendekatan kearifan lokal.

6. Tokoh Inspiratif Kategori Guru

Retno Listyarti, M.Si, Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia: "Tak Gentar Membela yang Benar"

Sosok wanita tangguh ini pemah menjadi guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaran selama belasan tahun. Dia mengadvokasi para guru, baik di Jabodetabek maupun wilayah lain di Indonesia. Selain membantu guru, Retno juga aktif mengadvokasi siswi korban kekerasan seksual. Hal inilah yang mengantarkan dia terpilih sebagai 
komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia untuk periode lima tahun sejak 2017.



7. Tokoh Inspiratif Kategori Komunitas

Syaifuddin Zuhri, Pendiri Komunitas Merah Putih, Batu, Malang: "Suluh di Lereng Panderman"

Menurut Gus Udin, kedekatannya dengan alam adalah bagian dari pendekatannya
kepada Sang Pencipta Dia prihatin karena luas hutan semakin menyempit akibat
penggundulan dan pebalakan liar. Baginva, hutan Harus kembali ijo royo-royo agar negeri
ini bisa selamat dan tegak sebagai negara.

8. Tokoh Inspiratif Kategori Masyarakat Adat

Afrida Erna Ngato, Kepala Sugu Pagu, Halmahera Utara: "Srikandi dari Suku Pagu"

Afrida Erna gato adalah perempuan petama di Nusantara yang dipilh menjadi kepala suku. Kepala Suku Pagu yang mendiami bagian utara Hamahera ini tak kenal lelah 
memperjuangkan wilayah adat dan kebudayaan leluhurnya yang terancam punah akibat konflik lahan dan gejala sosial lainnya. Dia adalah inspirasi bagi negeri ini untuk senantiasa berjuang demi mewujudkan Indonesia yang lebih baik.

9. Tokoh Inspiratif kategori seniman: Glenn Fredly: "Cinta, Kejujuran, dan Totalitas"

Dikenal sebagai musikus genius yang mampu memadukan kreativitas dan idealisme,
kejujuran dan totalitasnya dalam bermusik tak diragu lagi. Di sisi lain, kepeduliannya
terhadap kelestarian lingkungan yang terwujud dalam berbagai macam aktifitas juga patut mendapat apresiasi.

10. Tokoh Inspiratif Kategori Aparatur Pemerintah: 

Dr. Ratna Dewi Petalolo, SH, MH
(Anggota Bawaslu RI Divisi Penindakan)
"Bergerak Membangun Peradaban Demokrasi"

Semangat mengawasi pemilu menjadi poin penting bagi Ratna Dewi Petalolo tertarik dengan lembaga pengawas pemilu. Baginya, peran Bawaslu sangat penting dalam menentukan kualitas pemilu dan demokrasi di Indonesia. Karena, pemilu bukan sekedar datang ke Tempat Pemungutan Suara dan menggunakan hak pilih, tetapi pemilu adalah proses membangun peradaban.

11. Tokoh Inspiratif kategori Nelayan

Muhammad Riza Adha Damanik, ST, Msi., PhD. Diplomat' Nelayan Nusantara Muda, enerjik, dan cerdas. 

Pemuda ulet ini tak kenal lelah bejuang membangkikan sektor kelautan indonesia dengan melakukan advokasi masyarakat nelayan untuk bangkit dari keterpurukan dari level lokal, nasional dan dunia. Baginya, lautan adalah masa depan bangsa yang harus dikelola secara baik oleh negara, nelayan, dan seluruh rakyat Indonesia secara bersama-sama.

12. Tokoh inspiratif kategori aktifis Organisasi Nonpolitik

Merah Johansyah Ismail, Koordinatir Nasional Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) "Gelora Perjuangan Aktivis Jatam"

Suaranya selalu lantang saat berbicara soal karut-marut pertambangan. Merah Johansyah tegas menyatakan bahwa generasi milenial harus menjadi bagian dari solusi atas ketidakadilan di sektor pertambangan dan lingkungan yang terus terjadi. Karena, kaum muda adalah yang paling bisa mengurus Negara. **(Red-55)

Reporter : Arianto
Share:

Ngobrol bersama Tokoh dengan tema “Apa Kata Mereka Tentang Konstitusi Indonesia”


DNM.com (Jakarta)
Dalam rangka memperingati HUT 73 Kemerdekaan Republik Indonesia di Gedung Konvensi Taman Makam Pahlawan Kalibata Jakarta, hari Sabtu pagi 4 AGUSTUS 2018 pukul 09.00-12.00 wib dalam Acara ngobrol bersama Tokoh dengan tema “Apa Kata Mereka Tentang Konstitusi Indonesia” digagas Gerakan Kebangkitan Indonesia (GKI), DPN IARMI

DPP IARMI DKI Datep, dan Radio Polemik TRI Jaya MNC. di hadiri oleh Dr. (HC) Zulkifli Hasan, SE, MM / Ketua MPR RI yang sekaligus menjadi Ketum DPN IARMI, Datep sebagai Ketua DPP IARMI, “Dan sejumlah tokoh sumber lainnya di antaranya: Dr. Ahmad Farhan Hamid, MS, Prof. Dr. Didik. J. Rachbini, Drs. HM. Hatta Taliwang, Jendral TNI ( Purn) Djoko Santoso Mantan Panglima TNI, Jendral TNI (Purn) Agustadi SP, Mantan KASAD TNI, Laksamana TNI (Purn)  Tedjo Edhi P Mantan KSAL, Marsekal TNI (Purn) Imam Sufat Mantan KSAU, Irjen Pol ( Purn) Taufiequrachman Ruky, dan Salamuddin Daeng sebagai nara sumber di acara diskusi Kebangsaan ini.

Ketua DPN IARMI RI Zulkifli Hasan dalam arahannya mengatakan, yang terjadi inkonsistensi dalam pelaksanaan Pancasila Undang-Undang Dasar (UUD) 45. Cita cita Merdeka untuk mencapai rakyat adil makmur dan sejahtera, terjadi kesenjangan dimana 1 persen penduduk Indonesia bisa menguasai sumber perekonomian Indonesia dan ini harus diperbaiki. Pemilihan Presiden (Pilpres) kalau merasa bagus lanjutkan dan kalau tidak bagus diganti tetapi yang tidak boleh berantem, ungkap Zulkifli.

Ia melanjutkan, hadir sejumlah Tokoh berkumpul dari pelbagai instansi membahas tentang “Konstitusi Indonesia”, dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Indonesia ke-73, yang juga Hari Konstitusi Nasional, imbuhnya. **(Red-29)

Reporter : Arianto
Share:

Masuki Masa Purna Bakti, Wakapolsek Metro Gambir Jadi Panutan



DNM.com (Jakarta)
Tepat di pagi hari yang cerah ini seperti biasa Personil Anggota Polsek Metro Gambir sebelum melakukan aktifitas melayani masyarakat melaksanakan Apel pagi di depan halaman Mako Polsek Metro Gambir, masing-masing Unit berbaris rapih sebelum pukul 08.00 Wib, Apel pagi pun dimulai dipimpin oleh Kapolsek Metro Gambir AKBP Anggun Cahyono.S.IK., kemudian dilanjutkan oleh Wakapolsek Metro Gambir AKBP Slamet Subagyo.

Namun ada momen yang berbeda di Apel kali ini, Wakapolsek Metro Gambir AKBP Slamet Subagyo telah memasuki massa Purna Bakti. Beliau telah lama bergabung menjadi keluarga besar Polsek Metro Gambir sejak tahun 2015, awal mula ditempatkan menjadi Kanit Binmas dengan misi dan visi membangun fungsi Binmas menjadi yang terdepan.


Pada bulan Oktober 2016, Kompol Slamet Subagyo dipercaya pimpinan untuk menjabat sebagai Wakapolsek Metro Gambir, selama kepemimpinan beliau, Anggota merasa dekat dan sudah seperti Saudara karena sifat beliau yang selalu merangkul Anggota Polsek Metro Gambir.

Pada bulan Mei 2018, Kompol Slamet Subagyo Mendapat kenaikan pangkat penghargaan menjadi AKBP. Pada Apel hari ini beliau berpesan kepada seluruh Anggota Polsek Metro Gambir agar terus semangat dalam mengabdikan diri menjadi insan Polri, jangan mudah menyerah dan selalu kompak Anggota Polsek Metro Gambir.



Selesai melaksanakan Apel pagi seluruh Personil memberi salaman dan ucapan selamat kepada AKBP Slamet Subagyo karena telah memasuki masa Purna Bakti dan dilanjutkan foto bersama. **(Is/Red-98)
Share:

Di Usia 67 Alex Mulai Fokus Beribadah


DNM.com (Jakarta)
Tidak terasa sahabat senior saya, Alex Asmasoebrata Mencapai usia 67 tahun pada 23 Juni 2018. Yang bersangkutan mensyukuri mendapat bonus 4 tahun dari umur Rasulullah Muhammad saw.

Sejak pukul 11 pagi tamu undangan berdatangan kerumah Alex yang kini menjadi kantor Pordasi di Jalan Cikajang 60, Jakarta Selatan. Sekitar seratusan undangan hadir, seperti Roy Martin, Mandala, Atik Maruto dan suami, pengurus Advokat Bangsa Indonesia (ABI), anggota perempuan Indonesia Raya (PIRA) dan sahabat lainnya dari berbagai kalangan. 

Sebagai pembukaan sambutan Alex mengucapkan rasa syukur pada Allah yang telah memberi umur panjang pada dirinya. 

"Belakangan ini saya mulai 'agak waras' setelah mendapat dorongan dari istri saya tercinta untuk fokus beribadah. Maka itu saya kejar ketertinggalan saya dengan memperbaiki diri." kata Alex. 

Ia pun mengisahkan tentang gerakan sholat subuh berjamaah yang ia adakan setiap hari di Mesjid RNI di wilayah Rukun Warga yang ia pimpin di bilangan Mega Kuningan.

"Syukur alhamdulillah, jamaah yang awalnya sempat hanya saya berdua saja dengan imam mesjid, kini sudah puluhan bahkan ratusan  orang." Kata Alex lebih lanjut. 

Ia pun mengabarkan, secara periodik dalam sholat subuh memberikan door prize, mulai dari dari materi berupa alat rumah tangga, handphone, sampai door prize berupa pergi umroh haji ke Tanah Suci.

" Sudah ada 10 orang yang mendapatkan umroh haji," aku Alex pada para tamu undangan.

Ia pun mengisahkan bagaimana ada seorang sahabatnya yang sangat dekat dengan dirinya, menghibahkan sebagian besar hartanya untuk ummat sebelum wafat setelah mewariskan sebagian hak pada ahli warisnya (tentunya).

Giliran waktu penanggap atas sambutan tuan rumah Alex, tampil Mayjen (Purn) Saurip Kadi. Jenderal vokal yang pernah mengkritisi SBY terhadap data Pemilih dan pernah gagal masuk jadi anggota KPK ini tampil membuat para tamu terharu.

"Saya berdoa pada Tuhan agar mau memberikan jatah umur pada Saudaraku Alex. Karena orang ini lebih banyak manfaatnya bagi orang banyak. Alex yang setahu saya, kakinya pun jarang injak tanah kotor, karena kekayaan orang tuanya memungkinkan untuk itu,  tapi ternyata ia lebih peduli pada rakyat kecil.

Ia membela kami dari urusan tempat tinggal yang susah kami lawan karena berhadapan dengan pemilik modal yang kuat." Terlihat Saurip menahan haru karena ingin menahan tangis. Seseorang terlihat memberikan tisu kepada Saurip.

Kesadaran memang bisa datang belakangan pada diri seseorang. Alex yang dulu dikenal sebagai pembalap juga aktif di dunia politik menjadi pengurus Partai Demokrasi Indonesia. Kemudian ia keluar dan membangun Pemuda Demokrat sebagai pendukung SBY sejak 2004 sampai saat ini. **(Red-60)
Share:

IKLAN MURAH

SUSU KURMA AULIA

SUSU KURMA AULIA
Pesan Silahkan Klik Gambar

BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno ~ Karakter Bangsa

KILAS BALIK BUNG KARNO KARAKTER  BANGSA Soekarno ketika pidato kata sambutan setelah menerima ijazah gelar Insinyur dari I...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI

loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Follow by Email

Label

#2019GantiPresiden Accounting Aceh Adat Istiadat Advokat Agama Agraria AIDS Aksi Album Anak Artikel Asahan Asian Games Asuransi Asusila Award Bakti Sosial Bandara Banjir BANK Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar Beasiswa Begal Bekraf Belanja Bencana Bencana Alam Berita Bhayangkara Bhayangkari Bisnis BNI BNN BPJS Buka lapak Bukit Asam Buku Bung Karno Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market Cerpen Citilink conference Covid-19 Covid19 Cuaca Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Desa Dialog Digital Dirgahayu HUT RI Diskusi Duka Cita E-Money Ekonom Ekonomi Electronics Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech Forum Furniture G30S/PKI Games Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Go Pay Go-Jek Gojek Gotong Royong Grab Gym ham Harbolnas Hewan Hiburan HIV Hoax Hotel Hp Hukum Humbahas HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek Industri Informasi Infrastruktur Internasional Internet Investor IPM Jakarta Jawa Tengah Jawa Timur Jokowi Jurnalis Kaliber Kampanye Kamtibmas Karaoke Karhutla KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kekerasan Keluarga Kemanusiaan Kemendikbud Kemenhub KEMENPAN-RB Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Kilas Balik Bung Karno kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Koperasi Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal Kuliner Kutai Kartanegara Lakalantas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku Legislatif LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik lomba lari LPS Mahasiswa Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Mall Market Outlook Masjid Masker Mata Uang millenial Minuman Keras Minuman sehat Miras Mobil MOI Motivasi MPR Mudik Muhammadiyah Muharram Munas Musik Narkoba Narkotika Nasional Natal New Normal NKRI NU Office Olah Raga Olahraga Opini Organisasi Otomotif P Pagelaran Pahlawan Pameran Parawisata Pariwisata Partai Politik Pasar Pasar modal Patroli PC pe Pegadaian Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Peluncuran Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencurian Pendataan Pendidikan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengajian Pengamanan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Perpajakan Pers Pertamina Pertanian PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pinjam meminjam uang Polantas Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Pornografi Pra Kerja Pramuka Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik promo Property Prostitusi Public Expose Publik expose Puisi Pusat Perbelanjaan PWI Ragam Ramadhan Reksadana Relawan Jokowi Remisi Renungan resa Restoran Reward Robot Rumah Rumah sakit Rups RUU Saber Pungli Sahabat Anak Salon Samosir Sanitasi air.Lingkungan hidup Satlantas Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Senjata Sepak Bola Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Silaturahim Silaturrahim Smartphone Soekarno Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Suku bunga Sumatera Barat Sumatera Utara Sumut Superstore Suplemen Surat Terbuka Survei Survey susu Syariah Syawal Talkshow Tawuran Teknologi Terorisme Tiket Tips TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM umkm Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa UU Cipta Kerja UUD 1945 Valentine Day Virus Corona Walikota Wanita Wartawan Wirausaha Workshop

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA

PRO KONTRA RUU HIP

~> RUU HIP saat ini sedang Hangat Dipersoalkan, Karena Banyak Pihak yang telah Menolaknya, Baik dari Kalangan Ormas Hingga Partai Politik, Sehingga Terjadi Pro Dan Kontra.

<~ Memang Sebaiknya Persoalan Pancasila Tidak Usah Diganggu Gugat, Karna itu merupakan Landasan Dasar Dalam Berdirinya Negara Indonesia, Sudah Final Masalah Pancasila.

Link Terkait

close
Banner iklan disini