Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id
Tampilkan postingan dengan label Hewan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hewan. Tampilkan semua postingan

Black Box Paling Dicari Saat Terjadi Kecelakaan Penerbangan ?


Black Box kalau diterjemahkan langsung artinya kotak hitam atau sebuah kotak yang berwarna hitam. Padahal faktanya kotak yang dimaksud itu berwarna oranye. Sampai saat ini belum pernah ada orang yang berinisiatif untuk merubah nama yang sudah kadung familiar di telinga dengan istilah Black Box ini.

Ya mungkin dianggaplah apalah “arti sebuah nama”. Kenapa warna aktualnya oranye ? Sebenarnya alasannya sederhana, yaitu untuk mempermudah pencarian saat terjadi kecelakaan karena memiliki warna yang cukup mencolok.

Dan black box ini sudah di desain cukup kuat sehingga tidak mudah rusak ataupun hancur jika terjadi kecelakaan. Informasi/ data - data yang ada dalam kotak berwarna oranye tersebut bersifat Rahasia.

Black box di tempatkan pada bagian ekor pesawat yang terdiri atas dua alat terpisah, yaitu Flight Data Recorder (FDR) dan Cockpit Voice Recorder (CVR). FDR dalam black box berisi data-data penerbangan terkait dengan berapa besar kecepatan udara, ketinggian pesawat, posisi kemudi, tekanan udara dan lain - lain yang berhubungan dengan sistem teknis dari pesawat tersebut. Sedangkan CVR dalam black box berisi tentang rekaman seluruh percakapan pilot dan kopilot di kokpit serta percakapan dengan Air Traffic Control (ATC).


Black Box ini menjadi barang yang sangat berharga dan menjadi barang yang paling dicari bila terjadi kecelakaan pesawat terbang. Kenapa banyak pihak yang mencarinya ??? Tentu ada sebuah alasan logik kenapa barang tersebut sangat dicari – cari untuk segera ditemukan.

Ya alasan logiknya adalah bahwa di barang tersebut ada data – data penting mengenai penerbangan yang dilakukan oleh pesawat tersebut, baik catatan data penerbangan maupun catatan percakapan antara pilot dengan ATC di bandara.

Jadi dari data – data tersebutlah akan sangat membantu untuk memudahkan dalam menemukan penyebab terjadinya kecelakaan. Jika penyebabnya bisa ditemukan maka harapannya, KNKT bisa mengeluarkan rekomendasi perbaikan pada semua fungsi terkait guna mencegah agar kecelakaan yang sama tidak terulang kembali. Baik rekomendasi pada maskapai, pilot, pengelola bandara, pabrikan pesawat, ataupun pada Pemerintah sebagai regulator.

Jika ditinjau dari sisi historis, Black box ini diciptakan oleh orang Australia yang bernama David Warren. Ide ini muncul dalam fikiran David, setelah ayahnya mengalami kecelakaan pesawat dan meninggal pada 1934.

Lalu ia berfikir untuk menciptakan sebuah alat yang dapat memuat data penerbangan agar bisa  memudahkan analisis terhadap penyebab terjadinya kecelakaan pesawat. Ide-nya tersebut akhirnya bisa diwujudkan dengan menulis memo untuk Pusat Penelitian Aeronautika, Melbourne dengan judul 'Alat untuk Mengetahui Investigasi Kecelakaan Pesawat'. Akhirnya alat ini diproduksi oleh Inggris dan Amerika Serikat.

Di samping itu, Black box juga dilengkapi pin locator yang mampu memancarkan sinyal untuk memudahkan pencarian black box di bawah air. Sinyal ini dipancarkan setiap detik selama 30 hari sebelum baterai habis. Jika baterai black box habis, maka sinyal berhenti terpancar. Hal ini akan menyulitkan tim pencari untuk menemukan black box. Itulah sebabnya, saat terjadi kecelakaan orang – orang banyak yang fokus pada pencarian black box.

Di luar pengkajian aspek teknis yang menjadi domain KNKT, Polri pun secara simultan biasanya melakukan penyelidikan untuk menyelidiki kasus kecelakaan pesawat tersebut. Hanya saja domain-nya yang berbeda, yaitu lebih fokus pada aspek non-teknis penerbangan, misalnya investigasi rekam medik pilot, profile dan rekam medik teknisi lapangan dan latar belakang para pihak yang terkait lainnya. Termasuk tidak menafikan kemungkinan adanya sabotase. Jadi domain penyelidikannya antara KNKT dan Polri itu berbeda.

Secara teori berdasarkan kajian empirik, banyak ahli transportasi yang mengatakan bahwa penyebab kecelakaan itu 80% karena faktor manusia atau human error. Human error ada dua kategori, yaitu yang disengaja dan tidak sengaja.

Di sinilah tugas kepolisian untuk menyelediki apakah ada faktor kelalaian, faktor kesengajaan atau tidak. Investigasi Kepolisian terkait kecelakaan penerbangan bisa menggunakan beberapa metode, seperti SHELL Model, Ice Berg Model, atau metode lainnya.

Jadi ruang lingkup penyelidikan bisa mencakup Software (regulasi, prosedur, manual, dokumen – dokumen terkait lainnya), Hardware (Pesawat, engine, hanggar, peralatan), Lifeware (orang–orang yang bekerja/ bertugas saat itu baik secara pribadi, fisik, mental/ psikis, maupun saat interaksi dengan fungsi yang lainnya), dan terakhir masalah Environment (lingkungan/ cuaca saat itu, seperti angin, awan, dan lain – lain).

Memang investigasi untuk kasus seperti kecelakaan penerbangan ini harus memiliki keterampilan penyelidikan, karena nanti terkait dengan pemahaman aturan – aturan penerbangan baik aturan nasional ataupun aturan internasional. Jadi untuk mengetahui apakah ada pelangaran aturan atau tidak, ya harus tahu dulu aturannya berbunyi seperti apa. Karena nanti akan berkaitan dengan pertanggungjawaban secara hukum. **(Red-64)

Kiriman : Dede Farhan Aulawi
(Pengamat Keselamatan Penerbangan)

Share:

Mahasiswa Kehutanan Uniku Himbau Selamatkan Satwa Liar di Kuningan



Tidak di Jakarta tidak pula di Kota Kuningan, bila urusan protes maka mahasiswa paling kreatif. Acara Car Free Day (CFD) pun bisa dimanfaatkan untuk menyatakan pendapatnya.  Sehingga harap maklum bila acara CFD pada Minggu (4/11) pagi pun di Jalan Siliwangi dipenuhi oleh seratusan mahasiswa yang  berdemo menuntut agar Pemkab Kuningan lebih serius menangani maraknya penjualan satwa liar lewat bisnis Online. Mereka mayoritas  memakai aneka topeng binatang liar asal Kuningan. 

Salah seorang pendemo, Andre Hendrian, mahasiswa Fakultas Kehutanan Universitas Kuningan, Jawa Barat mengatakan demo kali  intinya mereka menuntut agar kita semua tidak hanya peduli terhadap ekosistem lingkungan saja tapi juga habitat satwa yang menghuni hutan-hutan yang ada di. Kuningan.

Baca Juga : Fungsi Strategis Polisi Satwa dalam Mendukung Tugas Polri

Menurut Andre, kawan-kawan dari Fakultas Kehutanan, Universitas Kuningan, melihat peraturan yang dikeluarkan oleh Bupati Kuningan tidaklah mencukupi bila hanya peduli terhadap lingkungan alam belaka tanpa melindungi binatang liar yang ada di sala

"Kami ingin  menyadarkan kepada masyarakat Kabupaten Kuningan untuk tidak membeli dan melihara satwa yang ada dalam daftar satwa dilindungi. Karena kami menduga perdagangan online sangat marak di Kuningan,"  Tuntut Andrew dalam aksinya.

Menurut Andre satwa yang  paling sering dipasarkan via Online itu antara lain elang,kucing, beruk, hutan, dan jenis kukang Jawa dan lain sebagainya.Semua itu hendaknya menjadi perhatian pihak Pemerintah Kabupaten agar tidak punah.

Sementara itu Ketua Presidium Ikatan Polisi Mitra Masyarakat Indonesia (IPMMI) yang juga berada di area CFD Kuningan bersama Ketua DPW Relawan PADI Erwin Setiadi, menghimbau agar seluruh mahasiswa untuk menggalang perhatian masyarakat luas, baik melalui media sosial, diskusi terbuka, maupun menyurati pemerintah pusat agar perlindungan terhadap satwa liar benar-benar dilakukan. **(Red-34)

Kontributor DNM : Hans Suta
Share:

Pet Kingdom Donasikan 800 Kg Makanan Hewan Melalui Program Care For Paw

PET KINGDOM, pusat perawatan dan kebutuhan terlengkap untuk hewan peliharaan kesayangan mengadakan program sosial bertajuk CARE FOR PAW melalui donasi makanan hewan, bekerjasama dengan Garda Satwa Indonesia sebuah organisasi penyelamat satwa domestikasi (satwa peliharaan rumahan). Serah terima donasi dilakukan di PET KINGDOM Alam Sutera pada hari Sabtu, 29 September 2018 bertempat di Alam Sutera Tangerang

Meutia Kumala selaku Managing Director PT Graha Satwa Paramita menjelaskan, CARE FOR PAW merupakan kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian kami terhadap hewan-hewan yang berada di penampungan. Dengan melibatkan pelanggan, karyawan dan rekanan, kami berhasil mengumpulkan sebanyak 800 Kg makanan hewan dalam periode satu bulan, yang hari ini kami serahkan langsung kepada Garda Satwa Indonesia. Rencananya, program ini akan kami lakukan secara berkala dengan harapan dapat membantu organisasi yang menampung dan memelihara hewan terlantar.

Davina Veronica selaku Chief Executive Officer Garda Satwa Indonesia memberikan tanggapannya mengenai program CARE FOR PAW, Kami menyambut positif kegiatan Care for Paw yang dilakukan oleh PET KINGDOM. Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi inspirasi untuk lebih peduli terhadap  kesejahteraan hewan-hewan terlantar yang ada di penampungan. Selain itu dengan program adopsi, kami juga ingin mengedukasi masyarakat untuk mengutamakan adopsi anjing dan jangan membeli karena masih banyak hewan telantar yang membutuhkan rumah dan kasih sayang.

PET KINGDOM adalah wahana terlengkap untuk hewan peliharaan yang berlokasi di Alam Sutera Tangerang dengan luas area mencapai 5.000 m2. Berbagai fasilitas tersedia seperti diantaranya Grooming yang bermanfaat untuk menjaga kebersihan, kesehatan, serta penampilan hewan peliharaan dengan para groomer yang terlatih. Fasilitas Clinic dan dokter hewan yang menyediakan perawatan medis hewan mulai dari vaksinasi,sterilisasi, sampai bedah minor. Untuk anjing kesayangan tersedia fasilitas Dog Pool sebagai sarana rekreasi yang bermanfaat untuk melatih daya tahan, serta Dog Training untuk keterampilan dasar melalui program Obedience untuk melatih kepatuhan dan pengendalian diri. Sementara untuk kebutuhan bermain si kucing, tersedia Cat Playground yang luas dan nyaman.

Untuk kebutuhan hariannya, tersedia Pet Shop yang menyediakan berbagai keperluan hewan mulai dari makanan, vitamin, obat-obatan, mainan, asesoris seperti baju, tali kekang, kandang, tempat makan, dan masih banyak lagi. Khusus untuk kebutuhan kucing tersedia di  Cat Corner yang berada di area dekat kolam ikan. Sementara bila pelanggan ingin memelihara hewan, PET KINGDOM menyediakan jenis reptile dan ikan yang tersedia di  Reptile & Fish Corner. 

Kemudahan juga disediakan PET KINGDOM melalui fasilitas Day Care untuk penitipan harian dan Pet Hotel untuk pemilik yang harus bepergian tanpa membawa hewan peliharaannya, disertai juga Pick Up & Delivery untuk layanan antar jemput hewan yang menjalani perawatan rutin, serta Function Room yang dapat dimanfaatkan sebagai ruangan multifungsi untuk berbagai kebutuhan dengan fasilitas lengkap. Tidak ketinggalan Pet Protection untuk meminimalisir resiko agar hewan terhindar dari kehilangan, biaya pengobatan akibat kecelakaan atau perampokan dan tanggung jawab hukum pihak ketiga hingga resiko kematian.

Selain menawarkan fasilitas lengkap, PET KINGDOM juga memiliki konsep mini store yang dinamakan PET KINGDOM BOX, yaitu pet shop yang menyediakan kebutuhan hewan berbagai merek dengan  varian lengkap. PET KINGDOM BOX saat ini tersedia Supermal Karawaci Tangerang dan Plaza IBCC Bandung, serta Kota Harapan Indah Bekasi yang akan segera dibuka.

Sebagai apresiasi untuk pelanggan setia, Pet Kingdom menyediakan program membership yang memberikan banyak keuntungan bagi para anggotanya yaitu Pet Kingdom Rewards. Keuntungan yang diberikan diantaranya cashback untuk produk harga normal setiap bertransaksi di pet shop dengan nominal pembelanjaan tertentu, diskon 10% khusus di pet shop bagi hewan peliharaan yang berulang tahun, gratis jasa perawatan dasar untuk menginap minimal lima hari, gratis antar jemput dengan jarak tertentu, info promo dan acara terbaru, serta berbagai penawaran ekslusif untuk member. Cara bergabung menjadi member cukup mudah, hanya dengan mengunjungi customer service Pet Kingdom dan membayar biaya administrasi sebesar Rp 100 ribu. Saat ini hampir 5.000 member yang sudah bergabung di Pet Kingdom Rewards.

Untuk memberikan edukasi serta menanamkan kecintaan terhadap hewan, terutama kepada anak-anak, PET KINGDOM secara aktif bekerjasama dengan komunitas-komunitas pecinta hewan. Diantaranya komunitas anjing, kucing, kelinci, burung paruh bengkok, musang, reptile, kura-kura,  ayam kate, hingga sugar glider. **(Red-26)

Kontributor DNM : Arianto
Share:

IKLAN MURAH

SUSU KURMA AULIA

SUSU KURMA AULIA
Pesan Silahkan Klik Gambar

BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno ~ Karakter Bangsa

KILAS BALIK BUNG KARNO KARAKTER  BANGSA Soekarno ketika pidato kata sambutan setelah menerima ijazah gelar Insinyur dari I...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI

loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Follow by Email

Label

#2019GantiPresiden Accounting Aceh Adat Istiadat Advokat Agama Agraria AIDS Aksi Album Anak Artikel Asahan Asian Games Asuransi Asusila Award Bakti Sosial Bandara Banjir BANK Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar Begal Bekraf Belanja Bencana Bencana Alam Berita Bhayangkara Bhayangkari Bisnis BNI BNN BPJS Buka lapak Bukit Asam Buku Bung Karno Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market Cerpen Citilink conference Covid-19 Covid19 Cuaca Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Deklarasi Deli Serdang Desa Dialog Digital Dirgahayu HUT RI Diskusi Duka Cita E-Money Ekonom Ekonomi Electronics Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech Forum Furniture G30S/PKI Games Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Go Pay Go-Jek Gojek Gotong Royong Grab Gym ham Harbolnas Hewan Hiburan HIV Hoax Hotel Hp Hukum Humbahas HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek Industri Informasi Infrastruktur Internasional Internet Investor IPM Jakarta Jawa Tengah Jawa Timur Jokowi Jurnalis Kaliber Kampanye Kamtibmas Karaoke Karhutla KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kekerasan Keluarga Kemanusiaan Kemendikbud Kemenhub KEMENPAN-RB Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Kilas Balik Bung Karno kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Koperasi Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal Kuliner Kutai Kartanegara Lakalantas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku Legislatif LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik lomba lari LPS Mahasiswa Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Mall Market Outlook Masjid Masker Mata Uang millenial Minuman Keras Minuman sehat Miras Mobil MOI Motivasi MPR Mudik Muhammadiyah Muharram Munas Musik Narkoba Narkotika Nasional Natal New Normal NKRI NU Office Olah Raga Olahraga Opini Organisasi Otomotif P Pagelaran Pahlawan Pameran Parawisata Pariwisata Partai Politik Pasar Pasar modal Patroli PC pe Pegadaian Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Peluncuran Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencurian Pendataan Pendidikan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengajian Pengamanan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Perpajakan Pers Pertamina Pertanian PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pinjam meminjam uang Polantas Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Pornografi Pra Kerja Pramuka Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik promo Property Prostitusi Public Expose Publik expose Puisi Pusat Perbelanjaan PWI Ragam Ramadhan Reksadana Relawan Jokowi Remisi Renungan resa Restoran Reward Robot Rumah Rumah sakit Rups RUU Saber Pungli Sahabat Anak Salon Samosir Sanitasi air.Lingkungan hidup Satlantas Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Senjata Sepak Bola Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Silaturahim Silaturrahim Smartphone Soekarno Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Suku bunga Sumatera Barat Sumatera Utara Sumut Superstore Suplemen Surat Terbuka Survei Survey susu Syariah Syawal Talkshow Tawuran Teknologi Terorisme Tiket Tips TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM umkm Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa UU Cipta Kerja UUD 1945 Valentine Day Virus Corona Walikota Wanita Wartawan Wirausaha Workshop

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA

PRO KONTRA RUU HIP

~> RUU HIP saat ini sedang Hangat Dipersoalkan, Karena Banyak Pihak yang telah Menolaknya, Baik dari Kalangan Ormas Hingga Partai Politik, Sehingga Terjadi Pro Dan Kontra.

<~ Memang Sebaiknya Persoalan Pancasila Tidak Usah Diganggu Gugat, Karna itu merupakan Landasan Dasar Dalam Berdirinya Negara Indonesia, Sudah Final Masalah Pancasila.

Link Terkait

close
Banner iklan disini