Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Darmawiharto: Tidak Benar Ada yang Terpapar Virus COVID19 di Hotel Des Indes Menteng


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Dalam rangka verifikasi perihal berita adanya WNI dan WNA yang diberitakan terpapar oleh virus COVID19 di Hotel Des Indes Menteng pada tanggal 14 February 2020.

Bapak Darmawiharto selaku Hotel Manager Hotel Des Indes Menteng menjelaskan, pada tanggal 14 February 2020 Hotel Des Indes Menteng tidak menggelar kegiatan atau acara di hari tersebut seperti yang di beritakan.

"Sehagai termpat hospitality dan akomodasi, setiap orang berhak untuk datang ke Hotel Des Indes Menteng untuk menikmati fasilitas dan pelayanan, termasuk kedua pengunjung WNI dan WNA yang diberitakan terpapar oleh virus COVID19, padahal keduanya hanya sebagai pengunjung dan tidak menginap di hotel," ujar Darmawiharto saat jumpa pers di Jakarta. Selasa (03/03)

Menurut Darmawiharto, Management secara pro-aktif bekerja sama dengan dinas kesehatan setempat, melakukan pemeriksaan, assesmen dan wawancara semua karyawan, sampai saat ini tidak ada karyawan yang sakit atau mengalami keluhan seperti indikasi gejala terkait penyakit yang disebabkan Covid 19 serta dikuatkan dengan lewatnya masa inkubasi 14 hari.

Walaupun demikian, kata Darmawiharto, management pro-aktif dengan memberikan informasi kepada dinas kesehatan terkait dengan menghubungi posko KLB DinKes Prov. DKI Jakarta dengan no. 081388376955 jika ada karyawan ataupun pengunjung mengalami keluhan kesehatan atau sakit.

Sebagai tindakan preventive and precaution, tegasnya, management sudah melakukan tindakan pencegahan setelah berita covid 19 beredar diseluruh dunia seperti menyediakan masker, hand sanitizer dan men-sosialisasikan terus menerus untuk mencuci tangan serta menjaga kesehatan serta mejaga area kerja tetap bersih.

"Mananegement melakukan perawatan kebersihan secara rutin untuk seluruh gedung serta melakukan pengendalian hama/ pest control untuk memastikan kebersihan dan terbebas dari gangguan hama," jelasnya.

"Dengan menjaga kebersihan dan menjaga daya tahan tubuh agar selalu sehat, insyaAllah kita terbebas dari penyakit. Langkah utama adalah selalu cuci tangan setelah melakukan kegiatan dan mengkonsumsi makanan dan minuman yang sehat agar terhindar dari penyakit," pungkasnya. (Arianto)




Share:

Liliany: Ritual Perkabungan dalam Ajaran Khonghucu di Kota Manado


Duta Nusantara Merdeka |Jakarta
Ritual upacara kematian/perkabungan dalam masyarakat Khonghucu di Manado dimulai dari upacara Ru Mu (memasukkan jenazah ke dalam peti), Men Sang (malam menjelang pemberangkatan jenazah), Song Zang (pemberangkatan jenazah), Ru Kong (pemakaman jenazah), Peng Tuk juga disebut Fan Zhuo (membalik meja), Zuo San (tiga hari), Zuo Qi (tujuh hari), Xiao Xiang (satu tahun), dan Da Xiang (tiga tahun).

Liem Liliany Lontoh, SE., M.Ag. dalam tesis memaparkan mengenai perbedaan dalam tradisi upacara perkabungan yang dilakukan oleh umat Khonghucu di Manado dengan judul "Ritual Perkabungan dalam Ajaran Khonghucu di Kota Manado: Studi kasus pada umat Khonghucu di Kota Manado".

“Penganut Khonghucu di Manado, sebagian besar memaknai upacara kematian/perkabungan sebagai cerminan laku bakti seorang anak kepada orangtuanya, sesuai ajaran Nabi Kongzi,” papar Liliany dalam keterangan tertulis. Jum'at (07/02)

Dia menambahkan, upacara kematian/perkabungan yang dilaksanakan, selain mengikuti Kitab Suci Si Shu dan Tata Agama dan Tata Laksana Upacara Agama Khonghucu menurut Dewan Rohaniwan Matakin, juga dipengaruhi oleh kebudayaan Tionghoa yang telah berlangsung secara turun temurun dan mengikuti budaya setempat.

“Persembahyangan kepada leluhur sampai upacara tiga tahun merupakan perwujudan laku bakti kepada orangtua dengan harapan roh yang disembahyangi dapat kembali pulang keharibaan kebajikan Tian. Umat Khonghucu senantiasa menyembahyangi leluhurnya agar Nyawa dan Roh dapat bersatu kembali dan pulang kepada Sang Pencipta,” urainya.

“Ritual perkabungan dan pemaknaannya oleh umat Khonghucu di Manado memperlihatkan bukti bahwa pelaksanaan agama tidak bisa dipisahkan dengan budaya. Agama direfleksikan atau dimanifestasikan melalui budaya, begitu pula budaya diperkaya oleh agama,” kata Liliany.

Dalam hal ini, lanjut Liliany, pelaksanaan seruan dalam agama Khonghucu dan praktik budaya saling memperkuat satu dengan yang lain dan ritual perkabungan dalam agama Khonghucu menjadi bagian yang tidak terpisahkan karena memiliki nilai-nilai kesakralan.

Sebagai penulis, Liliany menggunakan penelitian kualitatif. “Saya meneliti secara langsung di lapangan melalui wawancara kepada rohaniwan Khonghucu, keluarga yang berduka maupun kepada petugas sembahyang kematian dan pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan Antropologis, Teologis dan Histories,” terangnya.

Dalam penelitian ini, kata Liliany, ada beberapa temuan seperti memasukkan pakaian dan perlengkapan orang hidup ke dalam peti mati, peletakan kaca yang dipecahkan, melapisi alas peti mati dengan teh kering, mandi di sungai, pembelian air, yang sebagian merupakan budaya/tradisi setempat.


“Tradisi-tradisi tersebut memang tidak wajib dilaksanakan, walaupun dalam praktiknya banyak yang melaksanakannya. Adanya percampuran antara budaya Tionghoa dan budaya Minahasa terjadi secara natural dan tidak pernah terjadi konflik,” imbuhnya.

Menurut Liliany, menjadi tugas para rohaniwan Khonghucu untuk memberikan pembinaan kepada umat baik melalui kebaktian maupun sosialisasi terhadap hal-hal tersebut.

Selain itu, kata Liliany, Sejatinya agama-agama di Indonesia sudah demikian berbaurnya dengan budaya setempat, termasuk agama Khonghucu.

Pada kesempatan yang sama,
Xs. Ir. Budi S. Tanuwibowo, MM., Ketua Umum Dewan Kerohaniwan/Pimpinan Pusat Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin), memberikan apresiasi tinggi terhadap hasil penelitian Liliany.

“Penelitian Liliany sedikit banyak telah membuka perspektif kesadaran kita untuk lebih toleran dan tidak kukuh ‘terpenjara’ dalam apa yang disebut ‘kemurnian 100%’ atau mutlak. Dunia tidak dibentuk oleh satu agama atau peradaban saja. Kita juga tak bisa menjamin bahwa apa yang kita yakini sekarang memang persis sama 100% dengan awalnya,” ujar Budi.

Apresiasi serupa juga diberikan Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, S.H., Ketua Kehormatan Matakin sekaligus Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI).

Menurut Jimly, buku ini tidak hanya memberikan informasi mengenai sistem perkabungan dan pemakaman yang dipraktikkan menurut tradisi Khonghucu, yang penting bagi orang Khonghucu, tetapi juga memberikan perspektif ilmiah yang patut dijadikan bahan pelajaran pembanding bagi penganut agama apa saja.

Untuk itu, lanjut Jimly, buku ini perlu dibaca, tidak saja oleh para penganut agama Khonghucu, tetapi juga bagi siapa saja untuk memahami pelbagai tradisi perkabungan dan pemakaman yang hidup dalam dinamika masyarakat Indonesia yang sangat majemuk, di tengah dinamika kehidupan pasca-modern dewasa ini.

Sementara itu, K.H. Ahmad Syafi’i Mufid, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Provinsi DKI Jakarta mengatakan, karya ilmiah ini mengisi kekosongan informasi tentang perkabungan di kalangan Tionghoa. Namun, dalam siklus upacara kematian ada persamaan dengan umat Islam, yakni upacara 3 hari, 7 hari, 1 tahun, dan 3 tahun, yang orang Jawa menyebut ‘Nyewu’.

“Analisis yang digunakan oleh penulis memberikan jaminan kepada pembaca untuk lebih mendalami agama-agama demi pemeliharaan kerukunan umat beragama dan bina damai,” jelas Syafi’i Mufid.(Arianto)


Share:

Presiden KRI : Polri dan BIN Harus Segera Usut Tuntas Motif Penusukan Wiranto

Presiden KRI, Taufik Abdillah,M.Kom.I


Duta Nusantara Merdeka |Medan
Tragedi Penusukan yang dialami Oleh Menkopolhukam Jenderal (TNI) Wiranto beberapa hari yang lalu harus diusut tuntas oleh Polisi dan Badan Inteligen Negara (BIN) secepatnya, sehingga Masyarakat Indonesia Mengetahui Apa Motif Penyerangan Tersebut, Hal ini disampaikan Oleh Presiden Kampung Rakyat Indonesia, Taufik Abdillah, M.Kom.I di Medan.

Walaupun Tersangka Sudah Diamankan oleh Kepolisian saat kejadian, namun harus segera diusut Tuntas, apalagi Banyak Berita Simpang Siur di Masyarkat yang menjadi Bahan Pembicaraan, apakah ada kaitannya dengan situasi Politik jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, atau ada Motif Dendam terhadap Wiranto harus diungkap, Jelas Taufik.


Taufik yang juga Pakar Komunikasi Politik Islam ini Menghimbau agar Masyarakat Indonesia tidak membangun isu-isu SARA terkait kasus penusukan Wiranto ini, karena kita Khawatir dapat memunculkan Persepsi dan pandangan-pandangan yang nanti akan membuat situasi semakin tidak kondusif, Mari kita tetap bersabar menunggu hasil dari Aparat Kepolisian dan BIN, Tegasnya.

Taufik Juga Menyampaikan Keprihatinan terhadap tragedi yang menimpa Menkopolhukam Jenderal (TNI) Wiranto, " Kampung Rakyat Indonesia menyampaikan Keprihatinan terhadap Wiranto, Semoga Cepat diberikan kesembuhan dan Bisa Kembali Bertugas" Ujarnya kepada dutanusantaramerdeka.com **
Share:

IKLAN MURAH

SUSU KURMA AULIA

SUSU KURMA AULIA
Pesan Silahkan Klik Gambar

BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno ~ Karakter Bangsa

KILAS BALIK BUNG KARNO KARAKTER  BANGSA Soekarno ketika pidato kata sambutan setelah menerima ijazah gelar Insinyur dari I...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI

loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Follow by Email

Label

#2019GantiPresiden Accounting Aceh Adat Istiadat Advokat Agama Agraria AIDS Aksi Album Anak Artikel Asahan Asian Games Asuransi Asusila Award Bakti Sosial Bandara Banjir BANK Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar Begal Bekraf Belanja Bencana Bencana Alam Berita Bhayangkara Bhayangkari Bisnis BNI BNN BPJS Buka lapak Bukit Asam Buku Bung Karno Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market Cerpen Citilink conference Covid-19 Covid19 Cuaca Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Deklarasi Deli Serdang Desa Dialog Digital Dirgahayu HUT RI Diskusi Duka Cita E-Money Ekonom Ekonomi Electronics Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech Forum Furniture G30S/PKI Games Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Go Pay Go-Jek Gojek Gotong Royong Grab Gym ham Harbolnas Hewan Hiburan HIV Hoax Hotel Hp Hukum Humbahas HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek Industri Informasi Infrastruktur Internasional Internet Investor IPM Jakarta Jawa Tengah Jawa Timur Jokowi Jurnalis Kaliber Kampanye Kamtibmas Karaoke Karhutla KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kekerasan Keluarga Kemanusiaan Kemendikbud Kemenhub KEMENPAN-RB Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Kilas Balik Bung Karno kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Koperasi Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal Kuliner Kutai Kartanegara Lakalantas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku Legislatif LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik lomba lari LPS Mahasiswa Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Mall Market Outlook Masjid Masker Mata Uang millenial Minuman Keras Minuman sehat Miras Mobil MOI Motivasi MPR Mudik Muhammadiyah Muharram Munas Musik Narkoba Narkotika Nasional Natal New Normal NKRI NU Office Olah Raga Olahraga Opini Organisasi Otomotif P Pagelaran Pahlawan Pameran Parawisata Pariwisata Partai Politik Pasar Pasar modal Patroli PC pe Pegadaian Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Peluncuran Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencurian Pendataan Pendidikan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengajian Pengamanan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Perpajakan Pers Pertamina Pertanian PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pinjam meminjam uang Polantas Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Pornografi Pra Kerja Pramuka Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik promo Property Prostitusi Public Expose Publik expose Puisi Pusat Perbelanjaan PWI Ragam Ramadhan Reksadana Relawan Jokowi Remisi Renungan resa Restoran Reward Robot Rumah Rumah sakit Rups RUU Saber Pungli Sahabat Anak Salon Samosir Sanitasi air.Lingkungan hidup Satlantas Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Senjata Sepak Bola Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Silaturahim Silaturrahim Smartphone Soekarno Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Suku bunga Sumatera Barat Sumatera Utara Sumut Superstore Suplemen Surat Terbuka Survei Survey susu Syariah Syawal Talkshow Tawuran Teknologi Terorisme Tiket Tips TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM umkm Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa UU Cipta Kerja UUD 1945 Valentine Day Virus Corona Walikota Wanita Wartawan Wirausaha Workshop

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA

PRO KONTRA RUU HIP

~> RUU HIP saat ini sedang Hangat Dipersoalkan, Karena Banyak Pihak yang telah Menolaknya, Baik dari Kalangan Ormas Hingga Partai Politik, Sehingga Terjadi Pro Dan Kontra.

<~ Memang Sebaiknya Persoalan Pancasila Tidak Usah Diganggu Gugat, Karna itu merupakan Landasan Dasar Dalam Berdirinya Negara Indonesia, Sudah Final Masalah Pancasila.

Link Terkait

close
Banner iklan disini