Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id
Tampilkan postingan dengan label Sanitasi air.Lingkungan hidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sanitasi air.Lingkungan hidup. Tampilkan semua postingan

Suntory Luncurkan Program Pendidikan Air Mizuiku


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Bertepatan dengan momentum perayaan Hari Anak Nasional, Suntory Holding Limited (SHD) dan Suntory Garuda Beverage (SGB) secara resmi meluncurkan Program pendidikan air Mizuiku, hari Senin siang, 22 Juli 2019 bertempat di The Icon Hotel Morrisey di Jakarta. Mizu berarti “air”, sedangkan iku berarti "pendidikan” dalam bahasa Jepang. “Mizuiku - Aku Cinta Air Bersih” adalah proyek berkelanjutan untuk mempromosikan kesadaran pelestarian air bersih kepada anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. Anak-anak tersebut diharapkan menjadi agen-agen perubahan dalam usaha pelestarian air bersih, terutama bagi keluarga dan teman-teman mereka.

Sebagai fase pertama di tahun 2019/2020, Mizuiku menargetkan edukasi air untuk 2.500 anak-anak SD berusia antara 10 hingga 11 tahun, di empat daerah termasuk Gowa (Makassar, Sulawesi Selatan), Banjarbaru (Kalimantan Selatan), Tangerang (Banten) dan Sidoarjo (Jawa Timur). Gowa dan Banjarbaru terpilih sebagai lokasi pertama implementasi Mizuiku di Indonesia yang sukses mengedukasi 500 murid dan guru di empat sekolah dasar pada Q1-Q2 2019. Berikutnya, Mizuiku akan diperluas ke Tangerang dan Sidoarjo, pada Q3-Q4 2019.

Charles Rossi, Chief Executive Officer, SGB, mengatakan, “Sebagai perusahaan terkemuka untuk minuman dalam kemasan, pelestarian air bersih termasuk sumbernya sangat penting bagi kami. Program Mizuiku mencerminkan filosofi perusahaan "Mizu To Ikiru – atau secara harafiah dapat diartikan, “Hidup dengan Air", yang maknanya lebih dari sekedar  memproduksi berbagai produk minuman yang ramah lingkungan dan mengerahkan karyawan kami untuk menjadi relawan.

Mizuiku adalah program edukasi pelestarian air dari Suntory yang unik dan dirancang untuk membawa anak-anak untuk lebih menyadari keindahan alam dan pentingnya air bersih, serta mendorong mereka untuk mencari cara agar dapat melestarikan sumber air bagi masa depan kita semua. Program Mizuiku terdiri dari tiga sesi pembelajaran yang dilakukan baik di dalam maupun di luar ruangan untuk memberikan siswa kesempatan menjelajahi semua aspek pelestarian air bersih. Pembelajaran dilakukan melalui diskusi interaktif, permainan, lagu dan tarian serta praktek di lapangan yang dirancang agar mereka termotivasi untuk melestarikan air bersih.

Evelyn Indriani, Head of Corporate Relations & Communications, SGB, mengatakan, “Modul Mizuiku juga mencakup cara-cara pelestarian air bersih sederhana, seperti penghijauan, penyaringan air dan biopori. Mizuiku juga mengajak anak-anak untuk mengunjungi pabrik SGB terdekat untuk melihat proses produksi dan pengolahan air."
Turut hadir dalam acara peluncuran Mizuiku di Jakarta yaitu perwakilan pemerintah dari Gowa, Sidoarjo, Tangerang, dan Banjarbaru, serta eksekutif senior dari Suntory Group dan Suntory Garuda Beverage (SGB), mitra LSM, guru dan siswa dari sekolah Mizuiku di Tangerang.


Pendidikan pelestarian air bersih sama pentingnya dengan aktivitas melestarikannya 

Tasya Kamila, selebriti dan pemerhati lingkungan di Indonesia, menyoroti pentingnya pendidikan lingkungan sebagai bagian terpadu dari program pelestarian lingkungan. “Alam memberi begitu banyak hal secara cuma-cuma kepada kita. Tak hanya udara bersih, air bersih, alam yang indah, pemandangan yang menakjubkan, namun masih banyak lagi. Maka sudah selayaknya menjadi tanggung jawab kita bersama untuk melestarikan alam agar anak-anak kita tidak memanen masalah yang kita tanam pada hari ini."

Dr. Sci. Rachmat Fajar Lubis, ahli hidrogeologi dari IAGI (Ikatan Ahli Geologi Indonesia), mengatakan, “Salah satu visi kami dari komunitas para ahli geologi Indonesia, adalah mencerdaskan kehidupan bangsa Indonesia, terutama yang berkaitan dengan keilmuan geologis dan bagaimana cara melestarikan sumber air bersih.'

Kassandra Putranto S.Psi, psikolog klinis, mengatakan, “Sesuai tahapan cognitive development Jean Piaget pada manusia, umur 10-12 adalah masa-masa paling tepat untuk mengedukasi anak sekaligus menanamkan pemahaman dan motivasi untuk melestarikan sumber air bersih, karena pada usia tersebut mereka sudah memiliki kemampuan berpikir abstrak. Diawali dengan informasi lengkap agar mereka memahami pentingnya melestarikan air bersih. Selanjutnya kita munculkan kepedulian dan keinginan untuk berbuat sesuatu dalam usaha pelestarian. Terakhir, menumbuhkan semangat agar mereka punya keyakinan bahwa mereka dapat ikut terlibat dalam berbagai upaya melakukan usaha pelestarian tersebut."

Sekilas Capaian Program Mizuiku dari Suntory
Program Mizuiku dari Suntory telah berlangsung selama 16 tahun. Sejak diluncurkan pertama kali pada tahun 2004 di Jepang, Mizuiku memberi kesempatan kepada generasi muda untuk belajar dari mana air bersih itu berasal, memahami pentingnya air maupun hutan untuk menjaga ketersediaan sumber air bersih.

Yuko Koshiishi, General Manager Corporate Social Responsibility, Suntory Holding Japan, mengatakan, “Di Suntory, kami percaya bahwa merupakan tanggung jawab kita bersama untuk memelihara ekosistem alami di hutan demi menjaga ketersediaan air tanah yang berkualitas. Sebagai bagian dari komitmen kami untuk memastikan air dan lingkungan tetap alami dan berlimpah bagi generasi mendatang, Suntory mendesain program edukasi pelestarian air bersih dan alam, yaitu Mizuiku."

Seiring dengan berkembangnya Suntory ke seluruh dunia, program Mizuiku juga terus diperluas. Pada 2015, Suntory meluncurkan Mizuiku di Vietnam. Lebih dari 18,000 siswa telah berpartisipasi di dalamnya. Bulan lalu, program Mizuiku diluncurkan di Thailand dan hari ini, Mizuiku secara resmi diluncurkan di Indonesia. (Arianto)




Share:

Camat Batu Ceper Gelar Kegiatan Biopori Untuk Tujuh Kelurahan


Duta Nusantara Merdeka | Tangerang
Program pembuatan biopori ukuran jumbo dalam program Kampung Iklim Bebas Banjir di 7 Kelurahan (tujuh) Kecamatan Batu Ceper berlokasi pemukiman warga Batu Ceper Kota Tangerang.

Genangan yang selama ini menjadi masalah saat musim penghujan tiba, kini telah terselesaikan dari upaya warga sendiri yang secara mandiri membuat lubang biopori berukuran jumbo di lingkungan rumahnya yang di pelopori oleh Camat Batu Ceper Bapak Bapak H. Nur Hidayatullah S.IP, M.Si, beserta para Lurah se-kecamatan Batu Ceper dan para Staf Se-kecamatan Batu Ceper.


Camat Batu Ceper adakan kegiatan Biopori untuk warga di 7 (tujuh) Kelurahan Se-Kecamatan Batu Ceper dan bapak IPTU Suharto.S,Sos,  mewakili Kapolsek Batu Ceper berikut beberapa anggota personil Polsek Batu Ceper telah hadir untuk mengikuti dan menyaksikan program kerja dari Kecamatan Batu Ceper tersebut yang telah di sosialisasikan kepada warga pada hari ini. Untuk kegiatan tersebut di ikuti warga dan para unsur terkait Tiga Pilar kurang lebih sebanyak 150 orang.

Sedikit ulasan mengenai Lubang resapan biopori adalah lubang silindris yang dibuat secara vertikal ke dalam tanah sebagai metode resapan air yang ditujukan untuk mengatasi genangan air dengan cara meningkatkan daya resap air pada tanah.


Manfaat Biopori memiliki segudang manfaat secara ekologi dan lingkungan, yaitu memperluas bidang penyerapan air dan meningkatkan kesehatan tanah, biopori mampu meningkatkan daya penyerapan tanah terhadap air sehingga risiko terjadinya penggenangan air (waterlogging) semakin kecil.

Air yang tersimpan ini dapat menjaga kelembaban tanah bahkan di musim kemarau, Keunggulan ini dipercaya bermanfaat sebagai pencegah banjir. Dinding lubang biopori akan membentuk lubang-lubang kecil (pori-pori) yang mampu menyerap air.


Setelah mensosialisasikan program biopori tersebut maka Bapak Camat memberikan beberapa arahan kepada warga beliau menuturkan bahwa "Unsur Tiga Pilar Kecamatan Batu Ceper telah berkomunukasi dalam menghadapi musim hujan sehingga sesuai dengan perintah Bapak Walikota Tangerang, kita harus tanggap di dalam menghadapi musim hujan,  kita mengamati di wilayah Batu Ceper.

Alhamdulillah kita tidak mengalami genangan yang cukup tinggi, harapan saya apabila melihat bangunan baru kemudian secara kasat mata sudah menyalah aturan sepertinya kita harus memperhatikan kontur daerah tersebut perlu kita komunikasikan ke dinas terkait sesuai bidangnya.


Mari kita bersih-bersih drainase kita jangan sampai banyak sampah yang menggenang kita wajib komunikasikan kepada warga agar kita adakan kerja bakti, oleh sebab itu kita buat program bipori untuk warga agar terserap air dengan intensitas tinggi, marilah kita melaksanakan dan membuat hasil dengan cara membuat program bipori di ketujuh kelurahan Se-kecamatan Batu Ceper" Tegas H.Nur Hidayatullah, S.IP, M.Si.

Selanjutnya, Camat Batu Ceper berkata untuk harapan ke depan adalah "semoga warga masyarakat bisa menganalisa dan berinovasi di dalam menghadapi musim penghujan sekaligus dapat mengurangi air yang tergenang di wilayah Batu Ceper, inilah bukti kinerja pihak Pemerintah bahwa kami benar-benar terjun langsung di tengah-tengah warga masyarakat". Tutur H.Nur Hidayatullah, S.IP, M.Si.

Kegiatan berlangsung dengan suasana antusias yang tinggi sekali karena berkaitan salah satu program Pemerintah, Kegiatan juga di hadiri oleh 3 anggota dari Polsek batu ceper di pimpin bapak IPTU Suharto,S,Sos,  AIPTU Ujang Firmansyah,  BRIPKA Eko Indri Yanto,S,Kom dan dari Koramil 02 Batu ceper di pimpin oleh bapak Pelda Yoga sebanyak 15 orang. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

SDGs Annual Conference 2018 diskusi paralel 3A “Menuju Akses Air Minum dan Sanitasi Perkotaan yang Aman dan Berkelanjutan


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Indonesia merupakan salah satu negara yang berkomitmen tinggi dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals (TPB/SDGs). Sebagai mitra pemerintah USAID (United States Agency for International Development) melalui program IUWASH PLUS (Indonesia Urban Water, Sanitation and Hygiene Penyehatan Lingkungan untuk Semua) terus menempatkan prioritas penguatan ekosistem air, sanitasi dan higienitas dalam mendukung Indonesia untuk mencapai target SDGs goal 6, yaitu mencapai akses air minum dan sanitasi yang aman dan berkelanjutan bagi semua.

Peningkatan akses air minum dan sanitasi merupakan salah satu sasaran dari TPB/SDGs yang juga tertuang dalam RPJMN 2015-2019 untuk mewujudkan universal akses air minum dan sanitasi di tahun 2019. Berbagai upaya telah dilakukan, hasilnya tercermin pada peningkatan capaian akses sejak tahun 2015 hingga tahun 2017. Dalam kurun tiga tahun terakhir, capaian akses air minum layak telah menyentuh angka 59.07% pada tahun 2017. Adapun untuk sanitasi juga mengalami peningkatan dengan capaian menyentuh angka 76,91%.

Berkaitan dengan dukungan terhadap pencapaian SDGs, pada Desember 2018 ini USAID IUWASH PLUS berpartisipasi pada SDGs Annual Conference 2018 dalam kegiatan diskusi paralel 3A “Menuju Akses Air Minum dan Sanitasi Perkotaan yang Aman dan Berkelanjutan.” Diskusi paralel ini terdiri atas diskusi Leadership Inspiration: Strategi dan Terobosan Pemerintah Kota Bogor dalam Penyediaan Akses Air Minum dan Sanitasi Aman dan Sesi Market Place: Tantangan dan Strategi Perubahan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Masyarakat menjadi tempat berbagi pengalaman dalam menjawab tantangan dan pengembangan strategi terkait sektor air minum dan sanitasi.

Dalam diskusi, Dr. Bima Arya Sugiarto selaku Walikota Bogor, menyampaikan komitmen kuat Pemerintah Kota Bogor untuk mencapai target SDGs. Dengan status capaian tahun 2015 terkait akses air minum layak mencapai 85.9% dan akses sanitasi layak mencapai 65.64%. 

“Pemerintah Kota Bogor tidak akan berhenti mendorong upaya pemenuhan layanan dasar air minum dan sanitasi yang aman bagi seluruh masyarakat.
Namun, upaya ini tidak bisa dilakukan oleh hanya Pemerintah Kota. Perlu keterlibatan semua pihak, terutama untuk mencari alternatif sumber pembiayaan untuk percepatan peningkatan akses, termasuk masyarakat, institusi keuangan, serta produsen sanitasi,” jelasnya dalam paparannya dalam sesi talk show untuk memprioritaskan percepatan penyediaan akses air minum dan sanitasi aman di wilayah Kota Bogor.

USAID IUWASH PLUS melakukan studi formatif yang mengungkap tantangan dan kondisi air minum dan sanitasi di rumah tangga miskin. Melalui studi formatif USAID IUWASH PLUS yang melibatkan 3.458 rumah tangga di 15 kabupaten/kota di Indonesia mengenai kepemilikan toilet menemukan bahwa dari 77% rumah tangga yang memiliki toilet: 13% yang menguras tangki septik, 12% masih membuang limbah domestik ke ruang terbuka seperti parit, sungai dan kolam.

Survei juga menunjukkan bahwa 11.5% menggunakan layanan sedot tinja swasta dan hanya 1.5% tangki septik rumah tangga disedot oleh operator pemerintah. Hasil Studi Formatif memperkuat perlu dan pentingnya upaya pengembangan strategi pemasaran sanitasi untuk mengejar pencapaian target SDGs yang akan dibahas pada diskusi kedua yaitu sesi market place.

Ika Fransisca selaku Behavior Change and Marketing Advisor, USAID IUWASH PLUS menyampaikan bahwa selain penyediaan fasilitas, perubahan perilaku masyarakat untuk hidup bersih dan sehat merupakan elemen penting yang turut mempengaruhi peningkatan akses air minum dan sanitasi. 

Menurut Ika, fakta-fakta yang ditemukan dari riset formatif USAID IUWASH PLUS pastinya bisa sangat membantu semua pihak, terutama pemerintah daerah dalam mempercepat upaya pencapaian akses air minum dan sanitasi sesuai target yang telah ditetapkan. “Studi formatif yang telah dilakukan oleh USAID IUWASH PLUS ini bertujuan memotret perilaku masyarakat, sehingga nantinya bisa menjadi landasan untuk menentukan strategi pemasaran dan komunikasi yang akan diterapkan untuk mendukung perubahan perilaku masyarakat dan juga dalam mempercepat pencapai target air minum dan sanitasi,” pungkas Ika.

USAID IUWASH PLUS juga berpartisipasi dalam pameran yang diadakan selama kegiatan berlangsung. Peserta dapat mengunjungi stan USAID IUWASH PLUS untuk mendapatkan informasi mengenai sejumlah program yang mendukung Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan para pemangku kepentingan terkait untuk peningkatan akses air minum dan sanitasi aman masyarakat perkotaan. Program-program tersebut di antaranya adalah Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (LLTT), Master Meter, Sumur Resapan, kemitraan CSR, dan pembiayaan mikro untuk peningkatan akses air minum dan sanitasi aman masyarakat perkotaan.

                                                                Reporter : Arianto

Share:

IKLAN MURAH

SUSU KURMA AULIA

SUSU KURMA AULIA
Pesan Silahkan Klik Gambar

BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno ~ Karakter Bangsa

KILAS BALIK BUNG KARNO KARAKTER  BANGSA Soekarno ketika pidato kata sambutan setelah menerima ijazah gelar Insinyur dari I...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI

loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Follow by Email

Label

#2019GantiPresiden Accounting Aceh Adat Istiadat Advokat Agama Agraria AIDS Aksi Album Anak Artikel Asahan Asian Games Asuransi Asusila Award Bakti Sosial Bandara Banjir BANK Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar Begal Bekraf Belanja Bencana Bencana Alam Berita Bhayangkara Bhayangkari Bisnis BNI BNN BPJS Buka lapak Bukit Asam Buku Bung Karno Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market Cerpen Citilink conference Covid-19 Covid19 Cuaca Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Deklarasi Deli Serdang Desa Dialog Digital Dirgahayu HUT RI Diskusi Duka Cita E-Money Ekonom Ekonomi Electronics Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech Forum Furniture G30S/PKI Games Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Go Pay Go-Jek Gojek Gotong Royong Grab Gym ham Harbolnas Hewan Hiburan HIV Hoax Hotel Hp Hukum Humbahas HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek Industri Informasi Infrastruktur Internasional Internet Investor IPM Jakarta Jawa Tengah Jawa Timur Jokowi Jurnalis Kaliber Kampanye Kamtibmas Karaoke Karhutla KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kekerasan Keluarga Kemanusiaan Kemendikbud Kemenhub KEMENPAN-RB Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Kilas Balik Bung Karno kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Koperasi Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal Kuliner Kutai Kartanegara Lakalantas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku Legislatif LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik lomba lari LPS Mahasiswa Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Mall Market Outlook Masjid Masker Mata Uang millenial Minuman Keras Minuman sehat Miras Mobil MOI Motivasi MPR Mudik Muhammadiyah Muharram Munas Musik Narkoba Narkotika Nasional Natal New Normal NKRI NU Office Olah Raga Olahraga Opini Organisasi Otomotif P Pagelaran Pahlawan Pameran Parawisata Pariwisata Partai Politik Pasar Pasar modal Patroli PC pe Pegadaian Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Peluncuran Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencurian Pendataan Pendidikan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengajian Pengamanan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Perpajakan Pers Pertamina Pertanian PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pinjam meminjam uang Polantas Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Pornografi Pra Kerja Pramuka Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik promo Property Prostitusi Public Expose Publik expose Puisi Pusat Perbelanjaan PWI Ragam Ramadhan Reksadana Relawan Jokowi Remisi Renungan resa Restoran Reward Robot Rumah Rumah sakit Rups RUU Saber Pungli Sahabat Anak Salon Samosir Sanitasi air.Lingkungan hidup Satlantas Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Senjata Sepak Bola Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Silaturahim Silaturrahim Smartphone Soekarno Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Suku bunga Sumatera Barat Sumatera Utara Sumut Superstore Suplemen Surat Terbuka Survei Survey susu Syariah Syawal Talkshow Tawuran Teknologi Terorisme Tiket Tips TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM umkm Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa UU Cipta Kerja UUD 1945 Valentine Day Virus Corona Walikota Wanita Wartawan Wirausaha Workshop

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA

PRO KONTRA RUU HIP

~> RUU HIP saat ini sedang Hangat Dipersoalkan, Karena Banyak Pihak yang telah Menolaknya, Baik dari Kalangan Ormas Hingga Partai Politik, Sehingga Terjadi Pro Dan Kontra.

<~ Memang Sebaiknya Persoalan Pancasila Tidak Usah Diganggu Gugat, Karna itu merupakan Landasan Dasar Dalam Berdirinya Negara Indonesia, Sudah Final Masalah Pancasila.

Link Terkait

close
Banner iklan disini