Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan

Sambut Ulang Tahun Ke 20, BNN RI Kembali Gelar Turnamen Tenis Meja Smash On Drugs


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) kembali menggelar pertandingan Tenis Meja, Smash On Drugs. Menyambut pertama kalinya dirayakan Hari Ulang Tahun BNN RI, 22 Maret 2022 mendatang, sebanyak 194 atlet tenis meja berlaga pada gelaran Smash On Drugs.

Ajang Tenis Meja besutan BNN RI ini kerap mewarnai kegiatan BNN RI selama mengkampanyekan aksi War on Drugs. Sekretaris Utama BNN, Drs. I Wayan Sukawinaya, mengatakan ini menjadi ajang silaturahmi serta meningkatkan kebugaran masyarakat di lingkungan BNN RI dimasa pandemi covid-19.

“Aktifitas positif seperti ini mampu meningkatkan semangat dan kepercayaan diri kita dan semoga berdampak pada meningkatnya imun tubuh kita”, imbuh Sekretaris Utama BNN RI saat membuka pertandingan Smash On Drugs di hadapan Kepala BNN RI, Dr. Petrus Reinhard Golose.

Dihari pertama turnamen Smash On Drugs, 26 atlet dari kalangan eksekutif BNN RI dipertandingkan. Seluruh pejabat tinggi BNN RI berlaga memeriahkan pertandingan yang akan selalu menjadi ajang Tenis Meja resmi gelaran BNN RI. Sementara pada kategori tunggal putra, sebanyak 40 atlet dan kategori tunggal putri, sebanyak 14 atlet, bertanding pada awal babak penyisihan ini.

Total atlet yang berlaga pada turnamen ini sebanyak 194 orang. Terdiri dari 12 atlet pada kategori Tunggal Putra Kelas A Eksekutif, 14 atlet pada kategori Tunggal Putra Kelas B Eksekutif, 104 atlet dari kalangan pegawai di lingkungan BNN RI, 32 atlet Ganda Putra Undangan, dan 32 atet Ganda Putri Undangan.

Sekretaris Utama BNN RI meminta kepada seluruh peserta turnamen untuk selalu menjaga protokol kesehatan. Seluruh peserta dan tamu undangan diwajibkan mengikuti swab antigen sesaat sebelum memasuki area pertandingan.

Gelar Juara Tenis Meja Smash On Drugs akan diperebutkan hingga 19 Maret 2022 Mendatang. Atlet yang berhasil lolos ke bapak final akan dipertandingkan saat jelang perayaan Hari Ulang Tahun BNN RI ke 20 yang akan diselenggarakan di Balai Besar Rehabilitasi BNN RI, Lido, Bogor. (Arianto)

Share:

Gerakan Minggu Sehat, BEMD dan DPC HNSI Dumai Senam Bersama


Duta Nusantara Merdeka | Dumai 
Barisan Emak-Emak Militan Dumai (BEMD) dan DPC HNSI Dumai bersama warga semangat melakukan senam bersama di lapangan wisata Bukit Lele. Kelurahan Bukit Timah, Kecamatan Dumai Selatan, Minggu (23/01/2022).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Barisan Emak-Emak Militan Dumai (BEMD) Nita Ariani dan diikuti Lebih dari 150 anggota pengurus terdiri dari Pengurus BEMD dan Pengurus DPC HNSI Dumai.

"Alhamdulillah, Minggu ini kita buat senam bersama dengan Barisan Emak-Emak Militan Dumai (BEMD) sekaligus untuk mempererat tali silaturahmi," kata ibu Nita Ariani selaku ketua Barisan Emak-Emak Militan Dumai (BEMD).

Tak cuma itu, ujar Nita, Senam Pagi sangat penting bagi tubuh kita, selain memberikan banyak manfaat, Senam Pagi juga sebagai salah satu syarat hidup sehat. Senam Pagi juga memberikan dampak yang positif terutama bagi tubuh. Banyak sekali Senam yang bisa membuat tubuh menjadi sehat dan juga bugar. Salah satu olahraga yang biasanya mudah dilakukan dan menyenangkan untuk meningkatkan kebugaran adalah senam.

"Selain memberikan manfaat yang baik untuk tubuh, kegiatan senam ini dilakukan juga untuk mempererat tali silaturahmi antar Barisan Emak-Emak Militan Dumai (BEMD) yang senam disini. Semakin banyak kegiatan senam ini dilakukan dengan rutin setiap Minggu pagi, maka semakin erat juga tali silaturahmi yang didapat," ungkapnya.

Asal tahu saja, Program Gerakan Minggu sehat merupakan inisiasi dari Barisan Emak-Emak Militan Dumai (BEMD).

Turut hadir dalam kegiatan ini, AKP Hardiyanto, SE., M.Si, Kasat Binmas Polres Dumai, Ketua Barisan Emak-Emak Militan Dumai (BEMD) serta para pengurus, DPC HNSI Dumai serta para pengurus dan masyarakat.

Editor: Arianto
Share:

Puan Maharani: Semangat dan Daya Juang Para Pemain, Timnas Memiliki Masa Depan Yang Cerah


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Meski belum membawa pulang Piala AFF 2020, Puan Maharani tetap memberikan apresiasinya bagi penampilan Nadeo Argawinata dan kawan-kawan di laga Leg 2 Final Piala AFF 2020 semalam.
 
Kepada Timnas Indonesia  asuhan pelatih asal Korea Selatan Shin Tae Yong tersebut Puan menyampaikan apresiasi karena telah menuntaskan laga final leg kedua Piala AFF 2020 melawan Thailand, pada Sabtu (1/1) malam, dengan semangat juang dan sportifitas yang tinggi.

Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan ia merasa bangga dengan semangat dan kerja keras yang dilakukan Timnas dalam usaha merebut Piala AFF.

Dengan kinerja Timnas yang terus membaik, ketua DPR RI Puan Maharani  yakin sepakbola Indonesia akan bisa berbicara banyak di masa yang akan datang.

Penampilan Timnas di Piala AFF 2020 ini  mendapat catatan tersendiri bagi ketua DPR RI.

"Semangat serta daya juang para pemain menunjukan timnas memiliki masa depan yang cerah," kata Puan Maharani.

Bagi Indonesia, ini merupakan gelar runner up keenam sejak penyelenggaraan Piala AFF tahun 2000, 2002, 2004, 2010, dan 2016. Sementara bagi Thailand merupakan gelar juara untuk ke-6 kalinya.

"Selamat kepada Thailand yang tampil menjadi juara Piala AFF 2020. Dan selamat serta apresiasi setinggi-tingginya bagi Timnas Indonesia yang sudah berjuang dengan gigih dan sportif. Meski belum di posisi pertama, saya dan saya juga yakin seluruh rakyat Indonesia tetap bangga atas perjuangan kalian semua, dan memiliki harapan untuk prestasi-prestasi berikutnya di tahun-tahun mendatang," ujar Puan.

Indonesia adalah salah satu negara yang belum pernah menjadi juara Piala AFF, masih berada di bawah Thailand yang telah 6 kali menjadi juara,  Singapura 4 kali menjadi juara, Vietnam 2 kali, dan Malaysia 1 kali.

Puan juga mendorong dan berharap PSSI terus membina pemain muda guna meningkatkan kualitas kompetisi LIGA sepakbola nasional. Karena kompetisi LIGA  sepakbola nasional menjadi sumber perekrutan pemain TIMNAS. (Arianto)
Share:

Kick Boxing Indonesia Resmi Masuk Anggota KONI Pekanbaru


Duta Nusantara Merdeka | Pekan Baru
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pekanbaru mengesahkan cabang olahraga (Cabor) masuk sebagai anggota baru KONI Kota Pekanbaru mulai tahun 2021.

Cabor yang resmi jadi anggota KONI tersebut adalah Kick Boxing (KBI). Kemudian binaraga dan fitnes, dance sport, sambo, bola tangan dan Squash. 

Penetapan Cabor baru tersebut disahkan saat Rapat Kerja Kota KONI Pekanbaru 2021, Selasa (28/12/2021).

“Kita sudah menerima 8 Cabor baru yang masuk sebagai anggota KONI Kota Pekanbaru. Dari 8 usulan Cabor yang masuk, ada dua Cabor yang perwakilannya tidak datang sama sekali, yaitu angkat besi dan angkat berat,” ujar Ketua KONI Pekanbaru, Anis Mursil.

Sementara itu, Ketua Kick Boxing Kota Pekanbaru, Endrawira Tarigan SH diwakili Nata Hedy Nyo,SE.MH, sebagai Bendahara KBI Kota Pekanbaru bersyukur atas disahkannya KBI sebagai salah satu anggota KONI Kota Pekanbaru. 

Dengan telah disahkannya KBI, lanjutnya, maka program-program kerja akan di jalankan diantaranya menciptakan atlit KBI yang bisa bertaruh di daerah sampai internasional. Selanjutnya akan melaksanakan pelantikan KBI Kota Pekanbaru, yang dalam waktu dekat ini.

Dalam Kesempatan ini, Nata menjelaskan bahwa Kick Boxing dalam Jepang Kikkubokushingu adalah seni bela diri yang menggabungkan gerakan menendang dan meninju. Pertama kali Kick Boxing di bawa ke Indonesia oleh Surya yang mana dia berlajar selama 4 tahun 1970-1974 di Jepang.

Nata juga mengatakan, Visi dari Kick Boxing Indonesia itu adalah mewujudkan organisasi Kick Boxing Indonesia yang terorganisir dan solid dengan pembinaan dan pelatihan yang terarah dan berkesinambungan guna terciptanya atlet-atlet Kick Boxing Indonesia yang berprestasi baik tingkat Nasional maupun internasional.

Saat ini, kick boxing memiliki 15 atlet usia senior yang latihan di Pekanbaru. "Latihan ada 2 tempat di Jalan mangga dan Jalan Tuaku Tambusai - Komplek Mella dan di tahun 2019 atlet kita Wesly Parsaoran Simanjuntak kelas k1 di kejuaran Nasional (KEJURNAS) meraih medali Perunggu," tegasnya.

Turut hadir dari KBI kota Pekanbaru, Dedy Putra Nigraha, SE Bendahara 2 dan Minyanto Kabid Pembinaan dan Prestasi. (Arianto)
Share:

Suwarno: Muaythai Harus Terapkan Sistem Penilaian yang Baik


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Cabang Olahraga (Cabor) Muaythai terancam tidak akan dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatera Utara (Sumut) tahun 2024. 

Untuk itu, Koordinator Muaythai Indonesia menggelar Diskusi Nasional dengan tema "Standarisasi Nasional Tata Kelola Organisasi Modern dan Profesional serta Tata Kelola Pembinaan Prestasi Atlet, Pelatih, Wasit dan Kompetisi yang Bermartabat untuk Membangun Prestasi Internasional".

"Terkait hal tersebut, Pihaknya melakukan beberapa evaluasi pasca PON Papua 2021 kemarin," kata Wakil Ketua Umum I Koni Pusat, Mayor Jenderal TNI (Purn) Suwarno kepada Koran Duta Nusantara Merdeka di Hotel Santika, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Minggu malam (07/11/21).

Menurutnya, Evaluasi dihadapkan dengan penyelenggaraan, sehingga kita akan menemukan hal-hal yang perlu diperbaiki, sehingga kedepannya bisa lebih baik.

Mantan Pangdam V/Brawijaya itu juga mengatakan, cabang bela diri sudah banyak yang menerapkan sistem penilaian yang baik, sehingga tidak menimbulkan suatu permasalahan atau komplain dari kalangan atlet dan kontingen dari masing-masing provinsi.

"Kita melihat Taekwondo bagus, tidak ada masalah, Karate tidak ada masalah. Tapi khusus untuk cabang Muaythai ini kita melihat masih banyak yang harus diperbaiki," ucapnya.

Suwarno mengambil contoh, diawali dari sebelum bertanding, atlet sudah menolak untuk melakukan test antigen.

"Saya menyampaikan, kalau yang tidak mau test ya silahkan tidak usah bertanding, kalau seandainya seluruhnya tidak mau ditest antigen, ya silahkan Muaythai dicoret, tidak usah ikut bertanding di PON," tegasnya.

Selain itu, Suwarno juga menyampaikan edaran berdasarkan pengalaman dari PON sebelumnya, pihaknya mengupayakan tidak terjadi perolehan medali emas ganda.

"Ternyata terjadi lagi, masih juga terjadi protes dari Koni-Koni provinsi, yaitu dimenangkannya atlet DKI yang dengan atlet Kaltim," ucapnya.

Atlet tersebut, Suwarno bilang, sudah lempar handuk di ronde pertama, namun dilanjutkan kembali hingga ronde ketiga.

"Yang itu ujung-ujungnya sampai tingkat PB PON, yang mestinya ini tidak boleh juga terjadi, sehingga kami melihat bahwa salah satu sistem yang digunakan (Muaythai) untuk penyelenggaraan pertandingan itu tidak bagus," pungkasnya. (Arianto)

Share:

Sejumlah Mantan Atlet Pelatnas Lapor Menpora dan KONI Pusat, Kasusnya Sangat Serius


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Enam orang mantan Atlet Pelatnas Muaythai mendatangi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, pada Selasa, 26 Oktober 2021. Para atlet nasional dari cabang olahraga bela diri tersebut mendatangi kedua institusi ini untuk mengadukan nasib mereka yang diperlakukan kurang semestinya di saat menjadi Atlet Pelatnas Muaythai tahun 2013, 2017, dan 2019 lalu.

Keenam atlet Muaythai yang ikut dalam rombongan tersebut terdiri dari Raymond Robert Gazali, Sean Cristianto, Jalu Aji Darma Suseno, Suleman, Madlani, dan Irvan Aji Maulana Putra. Mereka datang dari berbagai daerah, antara lain dari Banten, Jawa Barat dan Jawa Tengah, 

Dalam press release yang disebarkan kepada wartawan, para atlet yang diproyeksikan untuk diikutsertakan dalam multi event Sea Games tahun 2017 dan Tahun 2019 ini menyatakan bahwa pada prinsipnya mereka sangat bangga diberi kepercayaan untuk masuk dalam jajaran atlet nasional. Mereka bertekad kuat untuk melakukan yang terbaik bagi bangsa dan negara.

“Kami merasa sangat bangga dipercaya untuk masuk dalam jajaran Atlet Nasional Muaythai Indonesia dan mengikuti Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas). Kami sangat bersemangat membela Tanah Air Indonesia dengan harapan akan dapat mempersembahkan prestasi medali emas dalam ajang Multi Event Sea Games tahun 2017 dan 2019”. Demikian pernyataan para atlet tersebut sebagaimana tertulis dalam siaran pers yang dibagikan kepada para pewarta dan dipertegas lagi dalam konferensi pers usai pertemuan dengan pihak Kemenpora.

Namun ternyata, ujar juru bicara para atlet ini yang bernama Jalu Aji Darma Suseno, pelaksanaan program latihan Pelatnas yang dijalani tidak sesuai harapan mereka. Menurut Jalu, program peningkatan high performance secara teknik dan fisik yang prima untuk mencapai prestasi terhormat tidak berhasil karena program latihan jauh dari nilai-nilai sport science.

“Saya, mewakili Forum Komunikasi mantan atlet Muaythai 2013 dan 2019 menilai bahwa program latihan, konsumsi, akomodasi dan insentif tidak diberikan sebagaimana yang sudah ditentukan dan dijanjikan,” ungkap Jalu, atlet Muaythai dari Jawa Tengah.

Sebenarnya, tambah Jalu, dari pelatnas 2013, lanjut ke tahun 2014, sampai Pelatnas Filipina 2019, mereka tidak mendapatkan sepenuhnya hak atlet di Pelatnas. “Tidak transparan. Tapi kami tidak berani menanyakan hal tersebut kepada Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI) karena mendapat tekanan dari oknum PBMI, bahkan kami sering diintimidasi,” beber Jalu dengan nada kecewa.

Terkait dengan pemenuhan gizi atlet Pelatnas, para pengadu ini mengaku bahwa pemberian konsumsi jauh dari standar gizi atlet yang dipersyaratkan. “Makanan bagi atlet, khususnya yang kami terima selama di Pelatnas, tidak memenuhi standar nutrisi yang dibutuhan oleh seorang atlet. Menu makanan dengan kalori yang rendah, makan pagi, siang dan malam disajikan ala kadarnya. Misalnya untuk makan pagi hanya disediakan nasi goreng dengan satu butir telor, sangat tidak memenuhi ketentuan empat sehat lima sempurna,” jelas Jalu yang diiyakan oleh teman-temannya saat wawancara.

Dalam pelaksanaan Pelatnas para atlet juga sering diperlakukan tidak semestinya. Walaupun begitu, para atlet tidak berani melakukan protes keberatan tentang program latihan, pemberian konsumsi dan pemberian dana insentif yang tidak sesuai ketentuan yang ada.

“Kami tidak berani protes karena ada ancaman akan dikembalikan ke daerah masing-masing, dan tentu kami takut akan dipermalukan, dengan anggapan kami atlet yang tidak patuh dan tidak disiplin dalam latihan, dan sudah tidak mampu untuk berprestasi. Maka itu kami lebih baik diam dalam kondisi sangat tertekan. Saat inilah kami memberanikan diri untuk membuat aduan kepada pihak-pihak terkait,” kata Raymond Robert Gazali menambahkan penjelasan rekannya, Jalu Aji Darma Suseno.

Tidak hanya itu, sambung Raymond, uang insentif mereka juga selalu dipotong. “Uang insentif kami sebagai atlet juga selalu disunat, diberikan tidak sesuai dengan perjanjian. Pemotongan dananya sangat merugikan kami para atlet,” keluh Raymond.

Sehubungan dengan pengalaman pahit mereka ini, atlet-atlet itu berharap kiranya para pihak terkait, khususnya Menpora dan Ketua KONI Pusat berkenan menindak-lanjuti pengaduan mereka. “Kami berharap Bapak Menpora RI dan Bapak Ketua Umum KONI Pusat dapat melakukan evaluasi terhadap Ketum PB Muaythai Indonesia, Letkol DR. Sudirman, SH, MH, dengan melakukan audit investigasi laporan penggunaan anggaran dan penetapan program latihan,” ujar Jalu mengakhiri penjelasannya. (Arianto)

Share:

Terkait Kepengurusan PSHT, Pengurus PSHT Temui Ketum KONI


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Dalam rangka beraudensi untuk menyelesaikan polemik klaim kepengurusan Pengurus Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti turut mendampingi para pengurus PSHT untuk menemui Ketua Umum KONI Pusat pada Selasa (26/10) di Jakarta. 

"Kisruh kepengurusan yang terjadi di tubuh PSHT, karena ada yang pihak lain yang mengklaim sebagai pengurus PSHT yang sah. Padahal mereka yang mengklaim sebagai pengurus PSHT yang sah itu diketuai oleh Muhammad Taufik telah kalah di tingkat PTUN dan Pengadilan Negeri Niaga," kata Ketua Umum PSHT Moerdjoko HW kepada awak media di Jakarta.

Dan yang pasti, tegas Moerdjoko, mereka sudah tidak punya legal standing untuk bertindak, mengatasnamakan dan melakukan kegiatan atas nama PSHT.

Asal tahu saja, berdasarkan hukum yang berlaku maka keanggotaan PSHT di IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) Pusat (PB IPSI), IPSI Provinsi, IPSI Kota / Kabupaten seluruh Indonesia yang sah adalah PSHT yang diketuai oleh Ketua Umum Drs. R. Moerdjoko HW yang ditetapkan pada PARLUH 2021 PSHT.

"Harapannya, Insyaallah, Ketua Umum KONI melihat fakta-fakta hukum yang ada, serta turut mendukung kegiatan-kegiatan yang kita laksanakan untuk kemasyarakatan umat," ucap Moerdjoko. (Arianto)

Share:

Gairahkan Semangat Berolahraga, Kementerian PUPR Resmikan Lapangan Gateball


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melakukan dukungan untuk memasyarakatkan olahraga dan meningkatkan prestasi olahraga nasional melalui pembangunan sarana dan prasarana pertandingan olahraga di sejumlah daerah, salah satunya lapangan cabang olahraga Gateball yang dibangun di kantor pusat Kementerian PUPR.

Ketua Harian Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi) Khalawi Abdul Hamid dalam sambutannya mewakili Ketua Umum Pergatsi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, dengan dibangunnya lapangan sintetis untuk latihan dan pertandingan Gateball maka menambah total menjadi dua lapangan Gateball. 

"Semoga membangkitkan kembali semangat bermain Gateball yang sempat terhenti karena adanya pandemi COVID-19. Terima kasih kepada seluruh pihak yang menginisiasi kembali turnamen Gateball. Mudah-mudahan dengan kegiatan berolahraga di tengah pandemi bisa menaikkan imun kita," kata Khalawi saat meresmikan lapangan baru arena Gateball, sekaligus membuka Turnamen Gateball Sriyanto Cup 2021, Sabtu (23/10/2021). 

Dikatakan Khalawi, Olahraga Gateball dikenal sebagai perpaduan beberapa cabang olahraga yang membutuhkan strategi dan tingkat konsentrasi tinggi di antaranya golf dan catur, sehingga tepat untuk melatih menyelesaikan pekerjaan yang lebih cepat, lebih tepat, dan lebih baik sehingga juga menghasilkan produktivitas kerja yang tinggi.

"Di wilayah rumah saya, saya ajak warga sekitar ternyata banyak peminatnya. Ternyata bisa juara ikut turnamen. Saya ingin teman-teman di Kementerian PUPR juga bisa mengikuti turnamen dan menjadi juara nasional bahkan internasional harapannya," ujar Khalawi. 

Pada kesempatan yang sama, Ketua Komunitas Gateball Kementerian PUPR Sriyanto mengatakan, turnamen kali ini diikuti oleh 24 tim, dimana 23 tim berasal dari daerah Jabodetabek dan 1 tim dari Cirebon. "Kami berharap turnamen Gateball bisa diadakan setiap tahun yang juga untuk ajang silaturahmi. Cita-cita kami ingin membentuk tim Gateball Kementerian PUPR," ujarnya.

Gateball adalah olahraga rekreasi sekaligus olahraga kompetisi. Gateball menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan dalam event  internasional olahraga rekreasi yang diselenggarakan oleh The Association For International Sport for All (TAFISA). TAFISA GAME diadakan setiap 4 tahun sekali, dengan mempertandingkan sejumlah olahraga rekreasi seperti Egrang, Barongsai dan Gateball.

Cabang olahraga Gateball merupakan modifikasi permainan croquet, yang menggunakan palu untuk memukul bola. Olahraga ini tidak mengenal batas tertentu sehingga tergolong sebagai barrier-free sport (olahraga tanpa batas). 

Olahraga ini pertama kali dikenalkan di Jepang, kemudian menyebar ke seluruh dunia. Seiring dengan perkembangan waktu, permainan gateball menyebar ke berbagai negara lain.

Di Indonesia, olahraga ini sudah banyak peminatnya mulai dari kota-kota besar hingga ke daerah seperti Jakarta, Yogyakarta, Jawa Barat hingga Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. (Tha/Lak)

Share:

Prawita GENPPARI, Giatkan Olah Raga Alam Guna Tingkatkan Sistem Kekebalan


Duta Nusantara Merdeka | Bandung
“ Meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menjaga kebugaran dan stamina menjadi sangat penting, terutama di saat pandemi yang sedang melanda dunia saat ini. Namun tentu juga harus bisa memilih cara dan lokasi yang tepat untuk itu, dan tetap harus mematuhi protokol kesehatan.

Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah Tea Walk, yaitu kegiatan perjalanan atau berjalan-jalan menyusuri kebun teh yang lokasinya tidak terlalu jauh dari tempat tinggal. Cukup dilakukan satu keluarga saja, artinya tidak perlu melibatkan banyak orang karena situasinya masih pandemi “, ujar Ketum DPP Prawita GENPPARI Dede Farhan Aulawi di Bandung, 


Lebih lanjut dia juga menjelaskan bahwa dengan kegiatan berjalan ringan sekitar 3 – 5 km di kebun teh, di samping berolah raga sederhana juga bisa menikmati panorama pegunungan dengan hamparan permadani hijau kebun teh yang indah, udara bersih dan sejuk serta keindahan yang tiada tara. Di samping juga tentu bisa membantu merelaksasi fikiran dari kepenatan kerja dan polusi udara kota. Kalau soal berfoto ria tentu tak boleh terlupakan, karena dokumentasi bisa menjadi sebuah kenangan indah dalam perjalanan hidup yang pernah dilalui dalam kebersamaan. Ujarnya.


“ Jika dalam kondisi normal, kegiatan semacam ini akan lebih asyik jika dilakukan oleh banyak orang dengan teman – teman atau komunitas tertentu. Berbagai kegiatan menarik yang biasanya dilakukan dalam rangkaian kegiatan Tea Walk seperti Treasure Hunt, Amazing Race, Fun Games, Team Building, dan lain – lain. Apalagi di Jawa Barat ini ada banyak pilihan lokasi perkebunan Teh. Namun dalam situasi seperti saat ini, kita sendiri harus bijak agar tidak terjadi penularan virus atau terbentuknya cluster baru “, ungkap Dede.

Tea walk ini merupakan salah satu jenis olah raga di alam bebas yang bisa dilakukan sambil menikmati keindahan panorama alam. Pada saat berolah raga, tubuh menggunakan lebih banyak oksigen dan menghasilkan lebih banyak karbon dioksida karena otot-otot bekerja lebih keras. Untuk mengatasi kebutuhan ekstra ini, tubuh merespon dengan bernapas lebih dalam dan lebih sering untuk mengambil oksigen yang dibutuhkan. Kecepatan pernapasan yang meningkat juga memfasilitasi pengantaran oksigen ke dalam aliran darah, yang kemudian diangkut ke otot-otot yang bekerja. Dengan demikian hal ini merupakan salah satu ikhtiar alami dalam meningkatkan saturasi oksigen.


Kemudian Dede juga menjelaskan bahwa saturasi oksigen merupakan nilai yang menunjukkan kadar oksigen di dalam darah. Nilai ini sangat berpengaruh terhadap berbagai fungsi organ dan jaringan tubuh. Pengukuran nilai saturasi oksigen dapat dilakukan dengan 2 cara, yakni dengan analisis gas darah (AGD) atau menggunakan alat oximeter. Analisis gas darah adalah metode pengukuran saturasi oksigen yang dilakukan dengan cara mengambil sampel darah dari pembuluh darah arteri. Hasil analisis gas darah sangat akurat, karena pengukurannya dilakukan di rumah sakit dan dikerjakan oleh tenaga medis profesional.

Sedangkan, oximeter adalah alat pengukur saturasi oksigen yang berbentuk klip. Pengukurannya dilakukan dengan cara menjepitkan oximeter pada jari tangan. Saturasi oksigen kemudian akan diukur berdasarkan jumlah cahaya yang dipantulkan oleh sinar inframerah, yang dikirim ke pembuluh darah kapiler. Hal ini tentu berbeda dengan analisis gas darah, karena pengukuran saturasi oksigen dengan oximeter bisa dilakukan sendiri dengan mudah di rumah sehingga bisa mengukur nilai saturasi oksigen secara berkala. Sambung Dede.


Hasil pengukuran saturasi oksigen yang dilakukan dengan analisis gas darah ditunjukkan dengan istilah PaO2 (tekanan parsial oksigen). Sementara itu, hasil pengukuran saturasi oksigen dengan menggunakan oximeter ditunjukkan dengan istilah SpO2. Adapun nilai saturasi oksigen normal pada orang dengan kondisi paru-paru yang sehat atau tidak memiliki kondisi medis tertentu, adalah :
Analisis gas darah (PaO2) : 80–100 mmHg
Oximeter (SpO2) : 95–100%
Sedangkan pada orang yang memang memiliki penyakit paru-paru, nilai saturasi oksigen normalnya bisa berbeda tergantung pada kondisi dan penyakit yang dideritanya, misalnya pada nilai SpO2 88–92%.

Kemudian untuk nilai saturasi oksigen rendah atau di bawah normal, adalah :
Analisis gas darah (PaO2) : di bawah 80 mmHg Oximeter (SpO2) : di bawah 94%
Orang yang memiliki saturasi oksigen rendah atau hipoksemia bisa merasakan berbagai gejala, seperti nyeri dada, sesak napas, batuk, sakit kepala, detak jantung cepat, dan kulit membiru. Namun terkadang orang yang mengalami hipoksemia tidak merasakan gejala apa pun. Kondisi ini yang disebut dengan happy hypoxia. Hipoksemia, baik yang menimbulkan gejala maupun tidak, bisa menganggu kerja organ dan jaringan tubuh. Bila dibiarkan, hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada organ vital, seperti jantung, otak, dan ginjal, dan berisiko menyebabkan komplikasi yang berbahaya.

Pada orang yang sehat, kadar saturasi oksigennya terkadang bisa tinggi. Namun, umumnya kondisi saturasi oksigen tinggi lebih sering ditemukan pada orang yang mendapat terapi oksigen, baik dengan selang atau masker oksigen maupun pada pasien yang mendapatkan bantuan pernapasan lewat mesin ventilator. Untuk mendeteksi saturasi oksigen yang terlalu tinggi, ini hanya bisa dilakukan dengan menggunakan pemeriksaan analisis gas darah, yakni dengan hasil PaO2 di atas 120mmHg.

“ Dengan demikian, olah raga yang teratur tentu perlu dilakukan agar badan tetap sehat dan sistem imun tubuh juga terus meningkat. Namun, sekali lagi karena saat ini situasinya masih pandemi, maka memilih lokasi dan jenis olah raganya harus tepat “, pungkas Dede. **
Share:

Viral Pertandingan Futsal Ramai Penonton, Satu Orang Tersangka Telah Ditetapkan


Duta Nusantara Merdeka | Kota Medan
Polisi akhirnya menetapkan satu orang tersangka terkait Viralnya pertandingan final antara Polsek Medan Kota Vs Al-Wasliyahy yang berlangsung di GOR Serbaguna Jalan Willem Iskandar Muda Medan terbukti  melanggar Protokol Kesehatan (Prokes). 

Adapun satu tersangka di yang di amankan polisi ber inisial "BTG" Suka (44) warga Jalan Bromo Medan.

Penjelasan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Ricko Sunarko , bahwa kegiatan itu diprakarsai salah seorang mantan PHL di Polda Sumut. Namun saat mengurus peminjaman pakai stadion Mini Futsal ke Dispora Provinsi Sumut mengatasnamakan Poldasu.

"Padahal yang bersangkutan tidak lagi bertugas di Polda Sumut," kata Riko saat menggelar konfersi prese di dampingi Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Rabu (03/02/21) Pukul 15.00 Wib di mako Polresrabes Medan, Dalam surat permohonan ada tandatangan dua anggota Polri yang di palsukan.

Karena mengatas namakan Polda Sumut maka izin pakai stadion mini diberikan oleh Dispora. "Tandatangan dua anggota Polri itu pun dipalsukan," ungkapnya.

Riko mengatakan, turnamen futsal itu tidak memenuhi persyaratan yang ditentukan, tidak ada izin dari pihak berwenang, dan tidak ada rekomendasi dari Satgas Covid-19.Saat pelaksanaan pertandingan panitia juga memakai logo Futsal Poldasu pada spanduk kegiatan.

"Jadi seolah-olah kegiatan ini panitianya dari Poldasu", Jelasnya

Di hadapan awak media tersangka mengaku  menjual tiket seharga Rp 15ribu rupiah ke penonton hingga mencapai ke untungan sebesar Rp 12 juta rupiah. 

Sebelumnya, viral video pertandingan futsal dengan kondisi ramai penonton di Sumut. Dalam video disebut merupakan pertandingan final antara Polsek Medan Kota Vs Al-Wasliyah. Dilihat acara pertandingan futsal diupload di Youtube Terlihat spanduk bertuliskan "Fun Futsal Cup 2021" dan terlihat pula penonton.

Turnamen disebut berlangsung di GOR Mini, Jalan Willem Iskandar, Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara, Minggu 31 Januari 2021. Setelah video itu viral, Polda Sumatera Utara akan melakukan penyelidikan.

Wartawan : Septian Hernanto
Share:

Jalin Kekompakan Dan Kebersamaan Polres Majalengka Bersama Yon 321 Gelar Pertandingan Sepak Bola



Duta Nusantara Merdeka | Majalengka
Olahraga bersama merupakan bagian dari upaya meningkatkan kebersamaan dan kekompakan, hal ini selalu dilakukan oleh Polres Majalengka dalam membina kebugaran dan kesehatan anggota.

Seperti yang dilakukan pada sore ini Rabu 28/10/2020 bertempat di Lapangan Markas Yon Raider 321 Galuh Taruna, dilaksanakan olah raga bersama pertandingan persahabatan sepak bola antara kesebelasan Polres Majalengka berhadapan dengan Kesebelasan Yon 321.

Tampak ikut memantau pertandingan Kapolres Majalengka AKBP Dr. Bismo Teguh Prakoso bersama juga Komandan Batalyon 321 Mayor Inf. Octavian Englana P yang memimpin kesebelasan Yonif 321 Raider.

Pertandingan berjalan cukup berimbang, perebutan bola tengah yang sama-sama menimbulkan ketegangan, saling menyerang, hingga akhirnya score berpihak pada kesebelasan Yon 321 dengan Skor 3 - 0 dan Permainan di Pimpin Wasit Pak Edi dari Kelurahan Jatipamor Majalengka.

Usai kegiatan tersebut, Kapolres Majalengka didampingi oleh Danyon 321/Raider. Kapolres menyatakan "bahwa kegiatan ini dalam rangka memupuk rasa persahabatan, persaudaraan kita antara Polres Majalengka dengan Yon 321/Raider, disamping itu, dengan olahraga seperti ini tentunya kita akan semakin sehat dan bugar. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Lawan Covid-19 Kapolres Majalengka Terapkan Pola Hidup Sehat Dengan Gowes


Duta Nusantara Merdeka | Majalengka
Menjaga kesehatan merupakan hal yang sangat penting meskipun di tengah pandemi Covid-19 atau virus corona. Salah satunya dengan menerapkan gaya hidup sehat dengan berolahraga.

Seperti yang di lakukan Kapolres Majalengka AKBP Dr.Bismo Teguh Prakoso bersama para PJU dan personel Polres Majalengka Polda Jawa Barat dan Bhayangkari melaksanakan gowes bersama, Jumat (17/07/2020).


Kegiatan gowes ini bertujuan untuk menjaga pola hidup sehat ditengah pandemic covid19 dan dengan tujuan untuk melawan Covid19, dalam masa Adaptasi Kebiasaan Baru serta wujud menjalin silaturahmi dan kedekatan antara pimpinan dan anggota.

“Kegiatan ini akan rutin kita lakukan sembari memantau situasi dan kondisi daerah yang dituju. Serta untuk selalu menjaga kesehatan dengan berolahraga. Dan juga dengan memperhatikan protokoler kesehatan,” tambah kata Kapolres Majalengka.


Gowes tersebut ditempuh sejauh 10km dan finnish di kawasan Rest Area Panglayungan Kecamatan Panyingkiran dan langsung disambung dengan sarapan pagi. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Pemain PSMS Medan Legimin Raharjo Berkunjung Ke SSB Academy Kwarta Pondok Rawa Desa Sampali



Duta Nusantara Merdeka | Medan
Pemain PSMS Medan Legimin Raharjo mendatangi SSB Academy Kwarta yang berada di dusun 22 Pondok Rawa Desa Sampali, kehadiran sosok Pemain dari tim kebanggan Masyarakat Sumatera Utara tersebut menjadi sorotan Warga sekitar.

Hasil Pantauan Wartawan DNM di lokasi mengungkapkan bahwa kehadiran Legimin Raharjo di SSB Academy Kwarta ini hanya Mengantar anak dan Keponakan Untuk mengikuti latihan di SSB Kwarta.

Salah Seorang Warga sempat Bercanda dan Bercerita dengan Legimin Raharjo di Lokasi SSB Kwarta, " Oh iya Bang Legimin Udah Lama ya Gak Kelihatan Lagi di TV, Kangen Rasanya Saya Melihat Abang Bermain Lagi, Apalagi Ku tengok Abang Sekarang Agak Bersih, Gak Hitam seperti saat Berada di Lapangan, Mungkin Faktor Sudah Lama Tidak Merumput,? Ungkap Salah Seorang Warga kepada Punggawa PSMS Medan Tersebut.

Sambil Menunggu Anak dan Keponakan Latihan Legimin Raharjo menyambangi salah Satu tempat yang menyediakan aneka Makanan dan Minuman untuk Bercerita. Dan Bersantai.

Selanjutnya Warga Kembali Bertanya kepada Legimin Raharjo,"Bang Boleh Bertanya? Kata Seorang Warga.

Legimin Raharjo Pun memberikan kesempatan untuk bertanya, "Boleh, Apa Yang Mau Ditanya,? Ungkap Legimin.

"Begini Bang, Apa Betul Saat Ini Di Dalam Kepengurusan PSMS Medan Ada Dua Kubu?" Ujar Warga.

Legimin Raharjo Pun Menjawab di hadapan Wartawan DNM. "Oh Masalah Itu Tidak Benar, Itu Hanya Isu-Isu Saja, Kepengurusan PSMS Medan Masih Dipimpin Oleh Kepengurusan Yang Lama. Jadi Mengenai Kabar Tersebut Tidak Benar" ungkap Legimin Mengakhiri. **

Share:

Anis: Jakarta E-Prix Ditunda


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Sehubungan perkembangan COVID-19 di berbagai dunia khususnya di Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan arahan yang diterima Organizing Committee (OC) Formula E Jakarta bahwa penyelenggaraan Jakarta E-Prix ditunda. Langkah ini merupakan inisiatif sekaligus respon terhadap masukan dari para pemangku kepentingan guna memastikan
keselamatan bersama sebagai prioritas.

Dwi Wahyu Daryoto, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Perseroda) yang juga Chairman OC Jakarta E-Prix mengatakan, Formula E Operations (FEO) selaku promotor dan pemegang lisensi ABB FIA Formula E Championship telah menyetujui dan menghargai keputusan penundaan ini. OC akan terus memantau situasi dan bekerja sama dengan FEO untuk melihat kemungkinan penjadwalan ulang nantinya.

“Langkah ini kami ambil sebagai upaya preventif terhadap perkembangan COVID-19 dengan pertimbangan mengutamakan keselamatan masyarakat di Indonesia, khususnya di Ibukota,” ujar Dwi dalam keterangan tertulis. Rabu (11/03)

“Setelah berdiskusi intensif dengan FEO dan pemangku kepentingan terkait, kami sampai pada kesepakatan bahwa Jakarta E-Prix ditunda pelaksanaannya dari jadwal semestinya 6 Juni 2020,” tutup Dwi. (Arianto)


Share:

OC Formula E Jakarta Pantau Situasi Terkait COVID-19


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Menyikapi perkembangan akhir-akhir ini di Tanah Air terkait coronavirus (COVID-19), Panitia Penyelenggara (Organizing Committee OC) Formula E Jakarta terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengambil langkah tepat demi kepentingan dan kebaikan bersama.

Felicia ldama, Director of Communication and Sustainability, OC Formula E Jakarta mengatakan, Tepat tiga bulan menjelang kejuaraan Formula Jakarta, Jumat tadi malam (6/3/2020), OC berkomunikasi intensif bersama para pemangku kepentingan memantau situasi terkait COVID-19. Hal ini guna memastikan kepentingan keselamatan bersama sebagai prioritas.

"Kami sangat memerhatikan kondisi ini sehingga menjadi pertimbangan-pertimbangan penting terhadap Jakarta E-Prix," ujar Felicia dalam keterangan tertulis. Sabtu (07/03)

Di dalam negeri, kata Felicia, kami memonitor dengan seksama semua kebijakan Pemerintah. Selain itu komunikasi dan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Pemprov DKI kami tingkatkan hingga level tertinggi.

"OC Formula E Jakarta mengapresiasi masukan-masukan dari berbagai pihak. Kami respect pada situasi global, berjuang menghadapi situasi berat. Kita berada di dunia yang sama, kita hadapi bersama," ungkap Felicia.

"Selain itu, Felicia mengutarakan, Kepedulian masyarakat luas dan stakeholders yang disampaikan kepada kami dalam bentuk masukan-masukan melalui berbagai medium komunikasi, menjadi pertimbangan kami yang terus dikomunikasikan dengan FEO untuk mengambil langkah terbaik.

"Sejauh ini, event Formula E yang dibatalkan akibat wabah COVID-19 adalah Sanya E-Prix di China yang tadinya akan digelar pada 21 Maret 2020 dan Rome E-Prix di Roma, Italia, pada 4 April 2020," pungkasnya. (Arianto)



Share:

Mandiri 8th Annual Sungailiat Triathlon 2020 Siap Digelar


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Kekayaan alam Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menjadi magnet yang potensial untuk menarik wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Data dari Dinas Pariwisata Babel menyebutkan selama enam tahun terakhir jumlah kunjungan wisata terus meningkat sekitar 9%. Terlebih sejak Tanjung Kelayang, salah satu obiek wisata di Bangka Belitung ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus oleh Presiden Joko Widodo pada Maret 2019 lalu.

Potensi pariwisata tersebut terus digaungkan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Babel untuk meningkatkan perekonomian daerah. Tercatat beberapa event pariwisata Babel yakni Toboali City on Fire Season, Festival Tanjung Kelayang, Sungailiat Triathlon, dan Jelajah Pesona Jalur Rempah. Ke-empat event tersebut merupakan bagian dari 100 atraksi yang lolos masuk Calender of Event (CoE) Wonderful Indonesia 2020.

Mandiri 8th Sungailiat Triathlon 2020 diantaranya merupakan kategori event sport tourism. Untuk kedelapan kalinya, Mandiri 8th Sungailiat Triathlon 2020 akan kembali digelar pada Sabtu, 11 April 2020 di Tanjung Pesona, Kabupaten Bangka.

Mulkan, Bupati Kabupaten Bangka mengatakan, sangat mengapresiasi event Mandiri 8th Sungailiat Triathlon 2020, karena event ini merupakan salah satu event sport tourism tahunan terbesar di Provinsi Babel yang memiliki keunikannya tersendiri. Keunikan inilah yang diharapkan dapat mengangkat dan mempromosikan kekayaan budaya lokal, sehingga dapat memacu industri pariwisata dan perekonomian Provinsi Babel dan sekitarnya.


"Mudah-mudahan kedepannya akan ada banyak lagi event-event besar kepariwisataan serupa," ujar Mulkan saat Press Conference di Jakarta. Jum'at (06/03)

Pada kesempatan yang sama,
Thomas Jusman, Inisiator Sungailiat Triathlon menjelaskan, Sesuai dengan objektifnya mempromosikan pariwisata Bangka, kegiatan Mandiri 8th Sungailiat Triathlon 2020 akan dipusatkan di Tanjung Pesona. sepanjang area tersebut para peserta akan dimanjakan oleh hamparan pantai dengan pemandangan yang indah.

Selain itu, kata Thomas, terdapat beberapa objek wisata di sekitar lintasan lomba yakni Kuil Puri Tri Agung, Pagoda Bukit Rebo, Pantai Tikus Emas, Pantai Rambak, Pantai Teluk Uber dan Pantai Tanjung Pesona.

"Mandiri 8th Sungailiat Triathlon 2020 tentunya akan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Jumlah pesertanya jelas lebih banyak dari 2019. Untuk memeriahkan kompetisi, akan ada pawai budaya dan pameran UMKM Bangka untuk menghibur para peserta dan wisatawan yang datang," terang Thomas.


Sementara menurut Panitia Penyelenggara Mandiri 8th Sungailiat Triathlon 2020, Budi Pamungkas, dari tujuh perhelatan sebelumnya, Annual Sungailiat Triathlon telah membuktikan menjadi sebuah sport tourism yang memiliki daya tarik tinggi. Triathlon telah Di tiap penyelenggarakannya, peserta yang ambil bagian tidak hanya dari kalangan atlet melainkan juga pencinta olahraga dari berbagai latar belakang profesi.

Disisi lain, Budi menambahkan, Mandiri 8th Sungailiat Triathlon 2020 juga melakukan community enggangement dengan beberapa komunitas lari seperti Triathlon Buddies Indonesia, BGR Triathlon Club dan Ul Triathlon guna menggaet peserta dan meningkatkan awareness kompetisi.

"Minat terhadap olahraga atletik terutama lari memang sedang tinggi. Hal ini karena gaya hidup sehat tengah menjadi trend di masyarakat urban. Itulah sebabnya kami juga menggandeng beberapa komunitas lari di ibukota. Untuk Mandiri 8th Sungailiat Triathlon 2020, panitia menargetkan total 500 peserta dari 18 negara," papar Budi.

Lebih lanjut, Budi menambahkan, Perhelatan Mandiri 8th Sungailiat Triathlon 2020 akan mempertandingan dua cabang olahraga yakni triathlon dan duathlon. Para peserta nantinya akan memulai dengan start di Tanjung Pesona yang melintasi jalan pantai Rebo JI. Puri Triagung-JI. ST. 12-JI jenderal sudirman, kembali lagi ke jalan pantai rebo lalu akhirnya finish di Tanjung Pesona.


Selain itu, tegasnya, Cabang olahraga triathlon tahun ini akan mempertandingkan tiga kategori yang dibagi berdasarkan jarak tempuh sebagai berikut: Standart distance (renang 1,5km, sepeda 40km dan lari 10km) Standart dístance relay (renang 1,5km, sepeda 40km dan lari 10km) Sprint distance (renang 0,75km, sepeda 20km dan lari 5km). Adapun cabang olahraga duathlon akan mempertandingkan kategori sprint distance dengan jarak tempuh sepeda 20km dan lari 5km.

Di penyelenggaraannya kali ini, Rohan Hafas, Senior Executive Vice President, Corporate Relation PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, mengungkapkan, Mandiri terus konsisten berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sport tourism. Hal ini sejalan dengan misi Bank Mandiri untuk Peduli terhadap kepentingan masyarakat dan lingkungan.

"Kami mendukung kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat. Selain itu kontribusi terhadap event sport tourism juga akan membawa dampak positif pada pengembangan pariwisata dan pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat," katanya.

"Registrasi Mandiri 8th Sungailiat Triathlon 2020 telah dibuka sejak 24 Februari-11 April 2020. Bagi para calon peserta yang berminat bisa melakukan pendaftaran langsung di https://sungailiat-triathlon.com/. Sementara untuk pengambilan race pack dapat dilakukan pada Jumat, 10 April 2020," pungkasnya. (Arianto)



Share:

Formula E Bakal Digelar 6 Juni 2020 di Sirkuit Monas


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Balapan Formula E untuk pertama kalinya akan digelar pada Sabtu, 6 Juni 2020, di Sirkuit Monas dan dikontrak selama lima tahun oleh Jakarta E-Prix, mulai 2020 dan berakhir di 2024.

Dwi Wahyu Daryoto, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (JAKPRO) mengatakan, Kejuaraan ABB FIA Formula E yang digelar di sebuah kota senantiasa menjual icon kota tersebut. Nah, icon paling terkenal di Jakarta adalah Monas.

"Supaya memberi kemudahan kepada masyarakat untuk menontonnya dan dengan harapan mereka lebih banyak datang ke Monas menggunakan kendaraan umum sehingga membantu mengurangi emisi karbon. Itu sejalan dengan kampanye lingkungan bersih yang digelorakan oleh FE," ujar Dwi di sela-sela acara media briefing Formula E di Hotel Novotel Cikini, Jakarta. Jumat (14/2)

Menurutnya, Kajian mendalam telah dilakukan oleh Formula E melalui tim arsitek yang selama ini dikenal sebagai perancang sirkuit-sirkuit balap modern, Tilke Engineers and Architects. Bersama FIA, mereka telah menelaah segala hal dan memastikan bahwa kawasan di sekitar tugu Monas sangat layak untuk dijadikan sirkuit jalan raya kelas dunia.

Selain itu, ujarnya lagi, Pengerjaan akan dilakukan tak lama lagi. Proses sejak pengaspalan, pembuatan pagar, hingga membangun tribun-tribun penonton memakan waktu sekitar tiga bulan. Proses terakhir adalah homologasi atau semacam sertifikasi yang akan dilakukan dan diberikan oleh FIA.

Namun, kata Dwi, Formula E memakai patokan waktu. Di semua event termasuk Jakarta E-Prix nanti, durasi lombanya adalah 45 menit+1 lap. Jadi total sekitar 47 menit. Dalam simulasi yang dilakukan oleh tim perancang Tilke, angka Kecepatannya bisa menyentuh 220 km/jam dengan lokasi sebelum Tikungan 7.

"Menariknya, Akan hadir 24 pembalap dari 12 tim, berasal dari 13 negara, sedangkan bekas pembalap F1 yang ambil bagian di FE antara lain Felipe Massa, Stoffel Vandoorne, Jean-Eric Vergne, Brendon Hartley, dan Pascal Wehrlein," pungkasnya. (Arianto)



Share:

GPMB Gelar Syukuran 35 Tahun dengan Tajuk "Simfoni Pemersatu Bangsa"


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Seiring dengan maraknya perkembangan dunia marching band di Indonesia, Yayasan Grand Prix Marching Band (GPMB) tetap konsisten melaksanakan program perhelatan besar yang merupakan ajang pertemuan semua pemain, pecinta, dan pemerhati marching band. Sampai dengan tahun ini, yang merupakan pelaksanaan ke 35 kalinya, karena dalam perjalanannya kejuaraan GPMB pernah vakum di tahun 1997 - 1998, pada saat Indonesia dilanda krisis multi dimensi, menjelang era reformasi.

Di penghujung tahun ini, Yayasan Grand Prix Marching Band menggelar Syukuran Pelaksanaan 35 Tahun GPMB memperebutkan PIALA BERGILIR PRESIDEN RI pada Sabtu (28/12) di Istora Senayan Jakarta. Turut dalam kegiatan tahun ini 36 unit band dari seluruh provinsi di Indonesia serta para undangan lainnya.

Lisa Ayodhia, Ketua Umun Yayasan GPMB mengatakan, Perjalanan relatif panjang itu tentunya memerlukan perjuangan dan komitmen yayasan, panitia pelaksana serta pemangku kepentingan marching band. Melalui marching band, kami ingin mengajak masyarakat Indonesia untuk bersama-sama menjadikan kegiatan ini sebagai bagian dari gaya hidup, sarana meningkatkan kreativitas seni dan olahraga, sekaligus meningkatkan persatuan dalam keberagaman.

"Yang tidak kalah penting dengan marching band, kita membangun karakter bangsa, sebagai pilar penting pembangunan kebudayaan yang berkemajuan. Secara khusus memajukan generasi muda, dalam menerima tongkat estafet kepemimpinan bangsa dan negara Indonesia," ujar Lisa saat Syukuran Pelaksanaan 35 Tahun GPMB di Istora Senayan Jakarta. Sabtu (28/12)

GPMB tahun ini terhitung 35 tahun, kata Lisa, Sebagai penanda perjalanan, bersama dengan GPMB ke 25 tahun 2009, yang menerbitkan buku 25 tahun GPMB, dengan judul, "Jejak Langkah Seperempat Abad GPMB", dan dilanjutkan dengan buku ke-2 pada pelaksanaan 30 tahun GPMB, tahun 2014, dengan judul, "Mengabdi untuk Negeri" yang ditulis oleh wartawan Budaya Senior, Yusuf Susilo Hartono. 

Karenanya tahun ini, lanjutnya, Yayasan GPMB juga menerbitkan buku jilid ke 3 dengan judul "Simfoni Pemersatu Bangsa" yang disusun oleh penulis muda Arditio Octia dan special editing oleh wartawan budaya senior Yusuf Susilo Hartono.


Selain itu, Lisa menambahkan, Tema "Simfoni Pemersatu Bangsa" yang diambil untuk buku ketiga ini, dilatar belakangi paling kurang dua alasan. Pertama, marching band yang bersifat kelompok, hanya bisa kuat bila terjadi rasa kebersatuan dan kebersamaan antar individu pemain, pelatih, dan pihak-pihak yang terkait. 

Kebersatuan yang ideal, tegasnya, perlu didukung oleh aspek-aspek penting, seperti misalnya pengorbanan, kedisiplinan, rasa senasib sepenanggungan tim dalam berlaga, sportivitas, hingga fokus dalam mencapai tujuan bersama. 

Menariknya, kata Lisa, Hingga kini kelompok marching band telah tersebar di berbagai daerah di Indonesia, baik di sekolah, perkantoran, kampus-kampus, pondok pesantren, sehingga rasa kebersatuan pun berkembang dari cinta kelompok, menjadi cinta lembaga/daerah, hingsga menjadi cinta bangsa dan negara. Kedua, tema ini semacam "nyanyian", tepatnya "doa" agar persatuan dan kesatuan bangsa, semakin hari agar semakin nyaring untuk memperkokoh Indonesia Raya.

"Kami sadar bahwa di dalam marching band itu terdapat banyak unsur positif bertemu jadi satu pendidikan, seni-budaya, olahraga dan pemuda, wisata dan ekonomi kreatif pemberdayaan perempuan, hingga membawa nama kelompok, perguruan tinggi instansi/ daerah," jelas Lisa.

"Oleh karena itulah, selama ini kami terus berusaha menjalin hubungan baik dengan kementerian dan instansi terkait, karena GPMB memperebutkan Piala Bergilir Presiden RI, didampingi Piala Menteri Pemuda dan Olahraga, Piala Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Piala Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Piala Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Piala Gubernur DKI Jakarta, serta Piala Yayasan GPMB," pungkasnya. (Arianto)


Share:

Teknologi Mendorong Semangat Sportivitas di Piala Dunia Rugby 2019


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Dengan dibukanya Piala Dunia Rugby 2019™, Mastercard, selaku mitra global, merayakan semangat inklusif dan inovasi yang membuat rugby sebagai pemersatu penggemar dan pemain di seluruh dunia.

Menyadari akan dampak teknologi terhadap pengalaman penggemar, Mastercard hari ini
mengungkapkan beberapa perubahan baru pada penghargaan pemain terbaik. Piala Pemain Terbaik Mastercard memadukan warisan Jepang dengan teknologi yang canggih guna merayakan Piala Dunia Rugby™ pertama di Asia, dan ini merupakan hal yang baru di tahun 2019.

Permukaan desainnya menyerupai patung origami, terinspirasi oleh pekerjaan Profesor Jun Mitani, dan akan diselesaikan langsung di tempat dengan laser yang merefleksikan berbagai momen dari pertandingan. Mastercard akan memonitor aktivitas penggemar di media sosial melalui API – serta komentardari worldfeed resmi RW2019 – kemudian akan memilih komentar-komentar terbaik dari setiap pertandingan untuk diabadikan di piala tersebut.

Pendekatan yang unik ini memungkinkan para pemain untuk membawa pulang pengalaman baru, hal yang benar-benar tak ternilai dari sebuah pertandingan, sehingga mereka dapat merasakan kembali momen-momenyang penuh semangat, serta keseruan dan kejayaan olahraga.

Teknologi Meninggalkan “Tanda” di Lapangan…

Dalam sebuah survei penggemar olahraga terbaru, beberapa dampak teknologi dianggap sebagai faktor yang dapat meningkatkan pengalaman secara keseluruhan, baik di dalam stadium maupun di rumah. Video replay menjadi favorit penggemar, dengan lebih dari setengah (54%) dari seluruh responden mengatakan hal tersebut meningkatkan olahraga secara signifikan.

Legenda Rugby asal Afrika Selatan, Bryan Habana setuju bahwa Television Match Official (TMO) “telah menjadi bagian penting dalam keputusan yang dapat mengubah pertandingan. Kami melihat lebih banyak keputusan yang tepat dibuat ketika TMO terlibat”.

Penggemar Inggris dan Irlandia memiliki pendapat yang berbeda-beda. Mereka yang di Irlandia adalah penggemar berat video replay (60%), sementara di Inggris, dengan persentase sedikit lebih rendah (44%), mendukung teknologi. Terlepas dari negara asal para penggemar, mereka bersatu karena kecintaan mereka terhadap olahraga, dengan mayoritas penggemar dari kedua negara menyatakan bahwa mereka merasa lebih terhubung ketika terus mendapat informasi terbaru melalui telepon genggam mereka.

…Dan Menjaga Penggemar Tetap Dekat dengan Pertandingan Olahraga 

Teknologi memainkan peran dalam memungkinkan penggemar tetap terhubung dengan olahraga. Selandia Baru (38%) and Australia (22%) mewakili populasi terbesar yang menyaksikan pertandingan langsung di televisi setidaknya dua kali seminggu. Sedangkan di benua Eropa, Perancis dan Italia bersatu melalui emoji motivasional favorit mereka, keduanya menyukai emoji ‘tepuk tangan’ saat tweeting tentang olahraga (22% dan 23% secara berurutan).

Menghadirkan Pengalaman kepada Penggemar.

Selain untuk Dan Carter dan Bryan Habana, Mastercard juga bekerja sama dengan Joy Neville, Michael Leitch dan Akihito Yamada sebagai duta besar global untuk Piala Dunia Rugby 2019 di Jepang guna membawa penggemar lebih dekat dengan pertandingan dan olahraga yang mereka cintai.

Tahun ini, Mastercard akan menyelenggarakan Priceless Surprise Twitter yang pertama, sebuah rangkaian berbagai momen yang tak ternilai di berbagai tempat yang tidak terduga dengan berbagai orang saat pembukaan Piala Dunia Rugby 2019. Penggemar dapat menjadi bagian dari pengalaman tersebut dengan mengikuti duta besar global Mastercard @DanCarter dan @BryanHabana, @mastercard dan #PricelessSurprise di twitter. (Arianto)




Share:

First Media Launching FIRST WARRIORS dengan Total Hadiah Rp 1,3 Miliar


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
PT Link Net Tbk (LINK) dengan brand First Media, pemimpin di industri penyedia TV Cable dan Fixed Broadband Cable Internet di lndonesia hari ini Kamis, 22 Agustus 2019 meluncurkan FIRST WARRIORS, yang merupakan audisi pencarian bakat atlet eSports pertama di Indonesia melalui kompetisi di enam kota besar, yaitu Jakarta, Medan, Batam, Surabaya, Semarang, dan Bandung

Acara peluncuran FIRST WARRIORS di Jakarta dibuka oleh Deputy Chief Executive Officer (CEO) PT Link Net Tbk. Victor lndajang dan Content & eSports Director PT Link Net Tbk Ferliana Suminto, yang dihadiri pula oleh Chief Marketing Officer (CMO) PT Yamisok Tech Indonesia Diana Tjong, Business Development & eSports Manager Garena Indonesia Wijaya Nugroho dan Wakil Ketua Umum Indonesia eSports Association (IESPA) William Cahyadi.

Victor Indajang, Deputy CEO PT Link Net Tbk mengungkapkan pentingnya mendukung ekosistem eSports, "First Media berkomitmen untuk ikut membangun ekosistem eSports di Indonesia. Selain menghadirkan produk bagi para pencinta games, seperti paket Game Xpert, kami juga menjadi sponsor di berbagai acara eSports yang diselenggarakan di berbagai kota, salah satunya Piala Presiden eSports 2019. Secara khusus, FIRST WARRIORS kami hadirkan untuk semakin melengkapi inisiatif First Media dalam mendukung pemerintah memajukan dunia eSports di tanah air."


"Kami melihat tren dunia dimana mobile gaming sedang mendominasi dan Free Fire merupakan mobile game popular saat ini, karenanya kami bermitra dengan Garena untuk membawa eSport Free Fire di season pertama ini. Kami harapkan melalui ajang ini akan melahirkan talent-talent muda berbakat yang terus masuk ke dunia eSports Indonesia, karena itu bagi para penggemar eSports #JadilahyangPertama bersama FIRST WARRIORS," ungkap Ferliana saat peluncuran FIRST WARRIORS.

Untuk mendukung FIRST WARRIORS, lanjut Ferliana, First Media menghadirkan paket POP Game Xpert untuk para gamer, khususnya milenial, dimana paket ini terdiri dari High Speed Unlimited Broadband Internet, High End Game Router, dan Best Quality Channels yang di bundling dengan beragam merchandise menarik lainnya, seperti Smartphone, Smartwatch, dan game voucher dengan harga paket mulai dari Rp 289.500 (sebelum PPN).

Bukan hanya kompetisi dan produk baru bagi pencinta games saja yang dihadirkan, "Kami juga akan meluncurkan in-house channel khusus eSports di layanan tv cable First Media yaitu FIRST WARRIORS di channel #999 yang mulai tayang pada Oktober 2019. Channel ini akan menghadirkan lebih dari 1.000 jam konten gaming dan esports diantaranya Kompetisi, turnamen, reality show, ulasan game, dan konten eSports lainnya di Indonesia. Hal ini untuk memberikan dukungan secara menyeluruh bagi pertumbuhan ekosistem eSports di Indonesia," tambah Ferliana.


FIRST WARRIORS yang digelar di enam kota di Indonesia terdiri dari kompetisi offline dan online. Untuk kompetisi offine akan dimulai dari kota Medan bertempat di Sun Plaza pada 15 September 2019, Surabaya di Galaxy Mall pada 22 September 2019, Bandung di Istana Plaza pada 29 September 2019 dan Jakarta pada 6 Oktober 2019 bertempat di Lippo Mall Puri Sedangkan untuk kompetisi online akan dibuka pertama di kota Batam mulai 9 September hingga 13 September 2019, dan dilanjutkan di kota Semarang pada 16 September hingga 20 September 2019. Audisi finalis akan berlangsung di High Ground Cafe, PIK pada 15 Oktober hingga 26 Oktober 2019.

Untuk Grand Final FIRST WARRIORS akan dilakukan di Jakarta bertempat di Mall Taman Anggrek pada 27 Oktober 2019 dan menghadirkan para juri expert di bidangnya, seperti SKYLA, Kapten Liong, Meri Olivia, dan Kulgar (duo). Untuk registrasi peserta FIRST WARRIORS dimulai sejak acara peluncuran pada 22 Agustus 2019, yaitu registrasi
perorangan melalui online di www.firstmedia.com/firstwarriorsid.

Kompetisi ini direncanakan akan dikuti sekitar 15.000 peserta dengan jumlah pertandingan lebih dari 100 pertandingan. Dalam menyelenggarakan kompetisi ini, First Media bekerja sama dengan Yamisok, Garena Indonesia, dan Indonesia eSports Association (ESPA).



Dalam kesempatan ini, Chief Marketing Officer PT Yamisok Tech Indonesia, Diana Tjong mengungkapkan, "Kami senang dapat bekerja sama dengan First Media dalam menyelenggarakan ajang kompetisi FIRST WARRIORS. Kompetisi ini dimulai dari registrasi perorangan, kualifikasi, karantina finalis untuk dibekali berbagai materi hingga menjadi sebuah tim profesional. Keseluruhan ini akan dikemas dalam bentuk reality show, bahwa tidak mudah menjadi pemain eSports dan dari sebuah mimpi bisa menjadi kenyataan disini. Kami harap acara ini akan terus berlangsung dan menarik banyak bakat-bakat baru untuk berkecimpung di dunia eSports."

Sebanyak 48 finalis hasil seleksi kompetisi yang menang di setiap kota akan dikarantina untuk dibekali materi dari para ahli dan mentor untuk menjadi tim profesional yang akan bertanding di Grand Final di Jakarta. Total hadiah yang disediakan senilai Rp 1,3 miliar termasuk dikontrak eksklusif sebagai Official eSports Team First Media yaitu First Raiders.

"First Media berkomitmen untuk selalu menjadi yang pertama dan terdepan dalam mengembangkan inovasi dan selalu mengambil momen yang tepat untuk dapat melayani masyarakat Indonesia dengan lebih baik. Dalam kesempatan ini, kami mengajak banyak pihak untuk #PlayforGreatness bagi kesuksesan eSports Indonesia," tutup Victor. (Arianto)

Share:

IKLAN MURAH

IKLAN

IKLAN



BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno ~ Juni Bulan Bung Karno

Juni Bulan Bung Karno Momentum Istimewa Bagi Bangsa Indonesia tidak bisa dipungkiri, jika pada Bulan Juni dikatakan Bulannya Bung Kar...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI


loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Label

(SAS) #2019GantiPresiden Accounting Aceh Aceh Timur Adat Istiadat Advokat Agama Agraria AIDS Air Aisyiyah Aksara Aksi Aksi Sosial Aktivis Aktivitis Al Washliyah Album Anak Anak Yatim Angkatan Darat Anies Baswedan Animal Anti Korupsi Arisan Artikel Artis Arus Mudik Asahan Asian Games Asuransi Asusila Atlet Award Bakti Sosial Balap Liar Banda Aceh Bandar Lampung Bandara Bandung Banjir BANK Bank Sumut Bansos Banten Bantuan Sosial Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar BBM Bea Cukai Beasiswa Begal Bekraf Beladiri Belanja Bencana Bencana Alam Berita Bhabinkamtibmas Bhayangkara Bhayangkari Bisnis BM PAN BNI BNN BNPT Bobby Nasution Bom Bunuh Diri BPJS BPN BRI Buka lapak Bukit Asam Buku Bulog BUMN Bung Karno Bupati Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market Cerpen Cikampek Citilink conference Covid-19 Covid-19 Satgas Covid19 Cuaca Cuci Tangan Curanmor Cyber Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Dede Farhan Aulawi Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Densus 88 Desa Dewan Pengawas Dharma Pertiwi Dialog Digital Dinas Perhubungan Dirgahayu HUT RI Disiplin Diskusi Dongeng Donor Darah Duka Cita E-Money Ekonom Ekonomi Ekspor Impor Electronics Emas Empat Pilar Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech Flores Timur Forum Furniture Futsal G30S/PKI GAAS Games Ganja Ganjil Genap Garut Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Genppari Gereja Gizi Buruk Go Pay Go-Jek Gojek Golkar Gotong Royong Grab Gubernur Guru Besar Gym ham HANI Harbolnas Hari Ibu Hewan Hiburan HIV HMI Hoax Hotel Hp Hukum Humas Humbahas HUT HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibadah Haji Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek IMM Indonesia Industri Informasi Infrastruktur Inspirasi Internasional Internet Investor IPM IPPI Islam Jakarta Jakarta Barat Jakarta Pusat Jalan Jawa Tengah Jawa Timur Jayapura Jokowi Jum'at Barokah Jumanji Jumat Berkah Jurnalis Kaliber Kampanye Kampung Rakyat Indonesia Kampus Kamtibmas Kapolri Kapolsek Kapolsek Kepolisian Karaoke Karhutla Karya Tulis KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kebun Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kejurnas Kekerasan Kelestarian Alam Keluarga Kemalingan Kemanusiaan Kemendagri Kemendesa Kemendikbud Kemenhub Kemenkes Kemenkumham KEMENPAN-RB Kemenparekraf Kemenperin Kemensos Kementan Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepala Daerah Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Keselamatan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Kilas Balik Bung Karno Kivlan Zen KNPI kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Konsumen Koperasi Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal KRYD KSAD Kudeta Kuliner Kunjungan Kerja Kutai Kartanegara Labuhan Batu Lahan Lakalantas Laksi Lalu Lintas Lampung Langka Langkat Lapas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku LAZISMU Lebaran Legislatif Lembaga LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik Lock Down lomba lari London LPS LSM Madina Mahasiswa Mahkamah Agung Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Makassar Makkasar Mall Maluku Market Outlook Masjid Masker Mata Uang Mayday MDMC Media Media Sosial Menag Menembak Menteri Menteri Perdagangan millenial Minuman Keras Minuman sehat Minyak Goreng Minyak Makan Miras Mobil MOI Motivasi MPR MPR RI Mudik Muhammadiyah Muharram MUI Munas Musik Musyawarah Narkoba Narkotika NasDem Nasional Natal Natal & Tahun Baru New Normal NII NKRI NU Office Ojek Online Olah Raga Olahraga Ombusman Omicron Online Operasi Yustisi Opini Organisasi Ormas Otomotif P Padang Pagelaran Pahlawan Pajak Palestina Pameran PAN Pancasila Papua Parawisata Pariwisata Partai Demokrat Partai Politik Partai Ummat Pasar Pasar modal Pasar Tradisional Patroli PC PDI Perjuangan PDIP Perjuangan pe Pedagang Pegadaian Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Pelukis Peluncuran Pemadam Kebakaran Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan pemerasan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuda Melati Indonesia Pemuda Muhammadiyah Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencemaran Nama Baik Penculikan Pencurian Pendataan Pendidikan Penelitian Penembakan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengadilan Pengadilan Negeri Pengajian Pengamanan Pengamat Penganiayaan Pengawasan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penulis Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perampasan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perhubungan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Permainan Perpajakan Pers Pertamina Pertanahan Pertanian Perusahaan Pesawat Terbang PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pin Pinjam meminjam uang Pinjaman Online PKL PMI Polairud Polantas Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Ponpes Pornografi PPKM PPWI Pra Kerja Pramuka Praperadilan Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik promo Property Prostitusi Protokol Kesehatan PSSI Public Expose Publik expose Puisi Pungli PUPR Pusat Perbelanjaan Puskesmas PWI Qurban Ragam Rakernas Ramadhan Reksadana Relawan Relawan Jokowi Remisi Rentan Renungan resa Restoran Reuni 212 Revolusi Mental Reward Robot Ruang Guru Rumah Rumah sakit Rups RUU Saber Pungli Sabu Sahabat Anak Salon Samosir Samsat Sanitasi air.Lingkungan hidup Santri SAR Satlantas Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Sengketa Seniman Senjata Senjata Api Sepak Bola Separatis Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Sigli Silaturahim Silaturahim. KUYAI Kartanegara Silaturahmi Silaturrahim SIM Simpan Pinjam Simulasi Smartphone Soekarno Solar Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Stunting Suku bunga Sulawesi Selatan Sumatera Barat Sumatera Utara Sumut Sungai Superstore Suplemen Surabaya Surat Terbuka Suriyono Adi Susanto Survei Survey susu Swab Antigen Syariah Syawal Takjil Tali Kasih Talkshow Tanjung Balai Tawuran Teknologi Terorisme Tes Urine Tiket Tips TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tokoh Agama Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM Ulama umkm UMSU Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa Usaha Rakyat UU Cipta Kerja UU ITE UUD 1945 Vaksinasi Valentine Day Viral Virus Corona Walikota Wanita Wapres Wartawan Webinar Wirausaha WNA Workshop Yogyakarta

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA


PRO KONTRA VAKSINASI

~> Program Vaksinasi Yang Diluncurkan Pemerintah Mendapat Sorotan Dari Berbagai Masyarakat, sehingga terjadi pro dan kontra

<~ Memang Sebenarnya Harus Jelas Disampaikan, Maksud dan Tujuan Vaksinasi, Karena dilapangan Ada Perbedaan Orang Yang Akan Divaksin dan Yang Tidak Boleh Divaksin, membuat masyarakat Bingung

Link Terkait

close
Banner iklan disini