Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id
Tampilkan postingan dengan label Perbankan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perbankan. Tampilkan semua postingan

Bank Bukopin Luncurkan Kartu Debit Bukopin Mastercard


DNM.com (Jakarta)
Bank Bukopin dan Mastercard menyepakati kerja sama dalam penyediaan kartu Debit Bukopin Mastercard. Fasilitas kartu pembayaran tersebut disediakan untuk nasabah Bank Bukopin di seluruh Indonesia.

Peluncuran Kartu Debit Bukopin Mastercard dilakukan di Jakarta pada hari kamis 20 September 2018 pukul 10.00 - 12.00 wib bertempat di XXI Lounge Plaza Senayan Lantai 5, Jl. Asia Afrika No. 8, Senayan dengan Pembicara Rivan Purwanto selaku Consumer Director Bank Bukopin, Iman Husrustyadi selaku Business Development General Manager Bank Bukopin, Safdar Khan selaku Division President Indonesia, Malaysia, and Brunei, Mastercard, Tommy Singgih selaku Director Mastercard Indonesia. 

Acara ini dihadiri oleh manajemen dari kedua perusahaan. Mastercard diwakili Safdar Khan selaku Division President Indonesia, Malaysia & Brunei, sementara dari Bank Bukopin hadir Direktur Operasi & Teknologi Informasi Adhi Brahmantya dan Direktur Konsumer Rivan A. Purwantono.

Pemegang Kartu Debit Bukopin Mastercard selanjutnya juga dapat menikmati berbagai promo menarik di berbagai toko atau merchant yang bekerjasama, seperti berbagai program diskon dan cashback menarik.


Bank Bukopin menargetkan sekitar 600.000 Kartu Debit Bukopin Mastercard dapat beredar hingga Maret 2019.

Direktur Konsumer Bank Bukopin Rivan A. Purwantono, mengatakan dalam rangka
mendukung program pemerintah dan Bank indonesia, Bank Bukopin turut berperan aktif dalam pelaksanaan program National Standard Indonesian Chip Card Specification (NSICCS) atau Standar Nasional Teknologi Chip (SNTC).

"Penerbitan Kartu Debit Bukopin Mastercard ini merupakan bagian dari implementasi Program SNTC lalui program lni. Bank Bukopin merealisasikan program migrasi teknologi kartu debit ke kartu berbasis chip," ujarnya hari ini.

Di samping itu, melalui beragam benefit yang ditawarkan Kartu Debit Bukopin Mastercard diharapkan kartu ini dapat menjadi pilihan terbaik di antara banyaknya kartu debit yang beredar, dan dapat mengakomodasi kebutuhan nasabah Bank Bukopin.

"Kartu Debit Bukopin Mastercard ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Perseroan untuk secara konsisten memberikan layanan perbankan yang komprehensif kepada nasabah Bank Bukopin melalui jaringan yang terhubung secara luas" lanjutnya.


Dia menambahkan luasnya jaringan Mastercard membuat Bank Bukopin dapat menyediakan berbagai layanan istimewa bagi nasabah saat melakukan perjalanan baik di dalam maupun ke luar negeri.

Selain penerimaan transaksi di seluruh dunia (world acceptance), para pemegang Kartu Debit Bukopin Mastercard juga dapat menikmati berbagai akses khusus mulai dari shopping, traveling, dan dining hingga fasilitas eksklusif berupa akses untuk menikmati airport lounge di sejumlah bandara di seluruh dunia sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Beragam manfaat dan keuntungan yang diberikan nelalui platform fitur transaksi Kartu Debit Bukopin Mastercard ini merupakan bentuk apresiasi atas kepercayaan nasabah kepada Bank Bukopin.

Direktur operasi dan Teknologi Infomasi Bank Bukopin Adhi Brahmantya menjelaskan peluncuran Kartu Debit berlogo Mastercard tersebut ditujukan untuk memberikan layanan optimal kepada nasabah Bank Bukopin melalui beragam transaksi di seluruh merchant, baik lokal maupun internasional, melalui mesin EDC berlogo Mastercard.

Mastercard percaya bahwa pengalaman pelanggan akan menentukan masa depan pembayaran, terutama dengan perkembangan inovasi dan teknologi yang cepat dan berdampak pada hampir setiap aspek kehidupan kita sehari-hari. Oleh karena itu, Mastercard berkomitmen untuk senantiasa menyediakan pengalaman pembayaran yang lebih baik serta berbagai manfaat unik bagi para pemegang kartunya.


Safdar Khan selaku Division President Indonesia, Malaysia dan Brunei, Mastercard mengatakan "Mastercard senang dapat bekerja sama dengan Bank Bukopin untuk meluncurkan Kartu Debit Bukopin Mastercard. Penggunaan kartu debit di Indonesia terus mengalami peningkatan dan mendorong pertumbuhan pembayaran elektronik atau non-tur di tanah air

"Kerja sama hari ini merupakan salah satu contoh dari bagaimana Mastercard senantiasa berkomitmen untuk terus menjalin kerja sama dengan mitra-mitra strategis dalam menyediakan pengalaman yang unik untuk para konsumen," lanjut Safdar.

Dengan berbagai keuntungan serta penawaran yang ditawarkan oleh kartu ini, para pemegang kartu dapat merasakan kenyamanan, keamanan, dan fleksibilitas yang lebih baik, yang dilengkapi para pemegang dengan berbagai manfaat dan rewards. Selain itu, keunggulan lain yang juga dapat dinikmati adalah penerimaan transaksi di seluruh dunia dan berbagai penawaran istimewa dari Mastercard. **(Red-109)

Reporter : Arianto
Share:

Portofolio Kredit UKM Dan Consumer Mortgage Bank Danamon Tumbuh Masing-Masing 14% dan 40%


DNM.com (Jakarta)
PT Bank Danamon Indonesia Tbk hari Rabu 25 Juli 2018 pukul 16.00-17.30 wib bertempat di   Gedung Menara Bank Danamon - Auditorium Lantai 23 Jl. H.R. Rasuna Said Kav. C-10, Kuningan Jakarta 12940 mengelar konferensi pers dalam rangka mengumumkan laporan keuangan untuk Semester I tahun 2018. 

lnisiatif-inisiatif strategis jangka panjang Bank Danamon terus menunjukkan hasil. Upaya diversifikasi mesin pertumbuhan Bank menghasilkan konsistensi peningkatan kinerja pada segmen UKM. consumer mortgage, serta pembiayaan kendaraan bermotor. Struktur pendanaan Bank juga membaik seperti yang ditunjukkan oleh pertumbuhan Giro dan Tabungan (CASA). 

“Kinerja semester pertama tahun 2018 kami didukung oleh peningkatan dalam kualitas pelayanan. tercermin dari pencapaian Bank Danamon sebagal peraih peringkat pertama dan kedua di sejumlah kategori dalam Banking Service Excellence Award 2018." tutur Satinder Ahluwalia. Chief Financial Officer dan Direktur Bank Danamon.

Laba bersih setelah pajak (NPAT) Bank Danamon semester pertama tahun 2018 berada pada posisi stabil dibandingkan dengan setahun sebelumnya sebesar Rp 2 triliun. 

Pada semester pertama tahun 2018. portofolio kredit Bank Danamon terus bergeser menuju segmen non mass market. Total portofolio kredit dan trade finance Bank Danamon tumbuh 4% menjadi Rp 133.9 triliun pada semester pertama tahun ini dibandingkan setahun sebelumnya sebesar Rp 128.3 triliun.


Kredit pada segmen Perbankan UKM tumbuh 14% menjadi Rp 30,4 triliun. Sementara kredit Consumer Mortgage atau KPR tumbuh 40% menjadi Rp 6.9 triliun. Dalam hal pembiayaan kendaraan bermotor. total pembiayaan Adira Finance adalah sebesar Rp 48.1 triliun atau tumbuh 8% dibandingkan setahun sebelumnya. 

Pembiayaan baru Adira Finance tumbuh 14% untuk roda dua dan 26% untuk roda empat secara setahunan. Pertumbuhan positif ini kontras dengan kondisi pada semester pertama tahun 2017. dimana pembiayaan baru untuk kendaraan roda dua turun 5% dan roda empat hanya tumbuh 3%. 

Di luar pembiayaan mikro, total portofolio kredit dan trade finance tumbuh 8% menjadi Rp 129.4 triliun dibandingkan setahun sebelumnya. 

Giro dan tabungan (CASA) naik 9% menjadi Rp 50.9 triiiun. Sedangkan rasio CASA membaik menjadi 48.2% dari 44,3% di periode yang sama pada tahun sebelumnya karena peningkatan rekening tabungan yang bersifat granular.

Deposito tercatat turun 7% menjadi Rp 54.5 triliun. dimana Bank Danamon melakukan pelepasan dana mahal. Struktur pendanaan yang lebih baik ini menghasilkan biaya dana (cost of fund) yang lebih rendah serta membangun fondasi yang baik untuk pertumbuhan kedepannya. Lebih lanjut. rasio kredit terhadap total pendanaan atau loan to funding ratio (LFR) terkelola dengan baik pada tingkat 94.1%.


Rasio kecukupan modal Bank Danamon (capital adequacy ratio atau CAR) tetap menjadi salah satu yang terbaik di antara bank-bank dikelompoknya. CAR konsolidasian berada pada posisi 21.7%, sementara CAR bank only tercatat sebesar 22,5%. 

Pendapatan biaya atau fee income (tidak termasuk credit related fee) Bank Danamon tercatat pada Rp 609 miliar atau tumbuh sebesar 8% secara setahunan. Pertumbuhan ini didukung oleh kontribusi net underwriting profit Adira Insurance yang tumbuh 19% menjadi Rp 299 miliar. Sementara fee income Bancassurance tumbuh 4% menjadi Rp 166 miliar. 

Bank Danamon terus menjaga kualitas asetnya melalui penerapan prosedur pengelolaan risiko yang pruden serta proses collection dan credit recovery yang disiplin. Kredit Dalam Perhatian Khusus mambaik 240 bps menjadi 11.8% dari 14.2% setahun sebelumnya.

Rasio kredit bermasalah (non-performing Loans atau NPL) Bank Danamon tercatat pada 3.3% pada semester pertama tahun 2018. Rasio Biaya Biaya Kredit (cost of credit ratio) stabil pada tingkat 2.6%. sementara kredit yang direstrukturisasi terus menurun. **(Arianto/Red-78)
Share:

Kredit Bank BTN Tumbuh 19,14% Semester Satu Tahun 2018


DNM.com (Jakarta)
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk berhasil mencatatkan peningkatan penyaluran kredit sebesar 19,14% secara tahunan (year on year/ yoy) di tengah sentimen kenaikan suku bunga kredit. Kredit Bank BTN mencapai Rp.211.35 triliun naik dibandingkan semester pertama tahun lalu yang hanya Rp177,40 triliun. Angka pertumbuhan kredit yang ditoreh Bank BTN di atas rata-rata pertumbuhan kredit industri perbankan yang tercatat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mencapai 10.26% yoy (Data per Mei 2018). Pendongkrak utama kredit Bank BTN tak Iain adalah kredit perumahan yang tumbuh 19,76% yoy atau menjadi sebesar Rp191.30 triliun. 

KPR subsidi dan non subsidi yang memiliki porsi lebih dari 73.5% dari total kredit keseluruhan masih menjadi penggerak utama laju pertumbuhan kredit Bank BTN. KPR subsidi yang tumbuh paling tinggi atau sebesar 30.26% (yoy) menjadi Rp 83,36 triliun. sementara KPR non subsidi tumbuh 13,4% (yoy).' kata Maryono selaku Direktur Utama Bank BTN.

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.  menggelar Konferensi Pers Paparan Kinerja per 30 Juni 2018. pada hari Rabu 18 Juli 2018 pukul 16.00 - 17.15 wib bertempat di Lt 23 Menara Bank BTN Jl. Gajah Mada no. 1 Jakarta Pusat.  Turut hadir dalam acara tersebut yakni Direktur Utama Bank BTN Maryono dan Jajaran Direksi Bank BTN.

Sebagai pemimpin di pasar KPR, Bank BTN menguasai pangsa pasar KPR nasional sebesar 37.47% dan menjadi penyalur terbesar diantara perbankan lain untuk KPR Subsidi sebesar 94.12%. Maryono menambahkan, khusus untuk Program Satu Juta Rumah. per Juni 2018. Bank BTN sudah menyalurkan KPR untuk 423.303 unit rumah dengan nilai Rp38.4 triliun baik dalam bentuk KPR subsidi maupun non subsidi. Dari keseluruhan penyaluran KPR tersebut,  307.360 unit diantaranya berbentuk kredit konstruksi perumahan. Adapun khusus unuk KPR subsidi Bank BTN sudah mendistribusikan pinjaman untuk 297.044 unit rumah dengan nilai Rp17,15 trilyun

Untuk paruh pertama tahun ini, Bank BTN mengucurkan KPR subsidi dengan skema subsidi Selisih Bunga (SSB) dan bantuan uang muka. Bank BTN pada semester II tahun ini akan mengalirkan kredit dengan skema Fasiltas Likuilitas Pembiayaan Perumahan (FLPP). 'Dengan adanya FLPP tersebut diharapkan akan meningkatkan kapasitas kredit perseroan sehingga masyarakat dapat memiliki rumah yang layak dengan cara mudah, cepat dan murah sekaligus dapat mempercepat pencapaian program satu juta rumah ,' kata Maryono. 

Pada sektor kredit konstruksi perumahan, Maryono menambahkan Bank BTN mercatatkan pertumbuhan kredit sebesar 17,03% yoy atau sebesar Rp27,60 triliun rupiah yang mengalir untuk para pengembang perumahan. 


Sementara untuk kredit non perumahan, Bank BTN merealisasikan pertumbuhan kredit sebesar 13.49% yoy menjadi Rp 20.05 triliun dengan kontribusi terbesar dari kredit komersial sebesar Rp15.49 triliun sedangkan kredit konsumer tercatat mencapai Rp4,5 triliun per Juni 2018. ”Semester kedua kami akan terus menggenjot kredit perumahan untuk mengejar target kredit kami tahun ini yang diharapkan dapat tumbuh di atas 20% kata Maryono. 

Laju pertumbuhan kredit yang tinggi diimbangi dengan kualitas kredit yang terus membaik. Bank BTN menperbaki Non Perfoming Loan (NPL) gross dari sebesar 3,23% pada semester I tahun lalu menjadi hanya 2,78% pada periode yang sama tahun ini. NPL gross terendah berhasil dicatatkan segmen KPR subsidi yang hanya sebesar 1.21%. Angka tersebut lebih baik dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 1,66%. 

Untuk menjaga laju pertumbuhan kredit, Bank dengan kode emiten BBTN ini terus memupuk Dana Pihak Ketiga (DPK). Pada semester pertama tahun ini, DPK Bank BTN menembus Rp189,63 triliun atau naik 19.17% yoy dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan simpanan Bank BTN tersebut berada jauh di atas rata-rata pertumbuhan industri perbankan. Data OJK per Mei 2018 menunjukkan DPK industri perbankan nasional hanya tumbuh sebesar 6.47% yoy. Pada struktur pendanaan Giro dan Tabungan masing-masing mencapai Rp48.63 triliun dan Rp39.46 triliun dengan pertumbuhan masing-masing 16,55% yoy dan 19,44% yoy. ‘Kedepan, kami masih fokus untuk meningkatkan low cost fund,' ucap Maryono. 

Langkah tersebut merupakan strategi Bank BTN mendongkrak laba dengan menebalkan margin bunga Per semester satu tahun 2018, Bank BTN membukukan laba bersih sebesar'Rp1.42 triliun, atau naik 12.01% yoy. Laba bersih didorong kenaikan pendapatan bunga bersih yang melaju 12.98% yoy menjadi Rp4,77 triliun. “Seiring dengan pertunbuhan laba aset Bank 

BTN melejit 19,63% yoy dibandingkan semester I tahun 2017 lalu menjadi sebesar Rp268,04 triliun atau menempati lima besar Bank dengan aset terbesar di Indonesia,“ tandas Maryono kepada insan pers.

Maryono optimistis, Bank BTN tetap pada jalurnya untuk mencapai target penumbuhan kredit di atas 20% sampai dengan akhir tahun 2018. Keyakinan ini disebabkan sejumlah faktor antara lain, kebijakan terbaru Bank lndonesia dalam bentuk relaksasi Loan to Value (LTV/FTV) pada sektor perumahan. 'Kebijakan BI tersebut patut diapresiasi selain memudahkan masyarakat untuk mengakses pembiayaan perumahan, kebijakan ini juga akan memberikan daya dorong bagi Bank BTN untuk dapat lebih agresif dalam menyalurkan kredit perumahan. baik dalam bentuk KPR maupun kredit kepada pengembang,' katanya. 

Pencapaian kinerja Bank BTN tahun ini juga didukung oleh Unit Usaha Syariah (UUS). Hingga 30 Juni 2018, UUS BTN telah menyalurkan pembiayaan senilai Rp19,88 triliun atau naik 25,64% yoy dari Rp15,82 triliun. Kenaikan kredit juga diiringi kenaikan DPK yang dihimpun BTN Syariah. DPK tumbuh 24,70% yoy menjadi Rp19,49 triliun dari periode yang sama tahun lalu yang hanya mencapai Rp15,63 triliun. Dengan pencapaian bisnis tersebut, UUS yang berdiri sejak tanggal 14 Februari 2004 ini mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar15,02% yoy menjadi Rp226.28 miliar. Dengan kinerja yang masih positif, aset UUS BTN menjadi sebesar Rp24,38 triliun per semester I tahun 2018 atau naik 26,12% yoy dan Rp19,33 triliun di semester I tahun 2017. **(Red-55)
Share:

Penetapan Tingkat Bunga Penjaminan Periode Juli 2018


DNM.com (Jakarta)
Rapat Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) tanggal 16 Juli 2018 telah melakukan evaluasi dan penetapan atas Tingkat Bunga Penjaminan untuk simpanan dalam Rupiah dan Valuta Asing (valas) di Bank Umum serta untuk simpanan dalam Rupiah di Bank Perkreditan Rakyat, dimana Tingkat Bunga Penjaminan periode 18 Juli 2018 sampai dengan 17 September 2018 untuk simpanan dalam Rupiah dan valas di Bank Umum serta Rupiah di Bank Perkreditan Rakyat mengalami kenaikan sebesar 25 bps, dengan rincian sebagai berikut: 

Bank Umum: Rupiah 6,25% dan Valas  1,50% Bank Perkreditan Rakyat: Rupiah 4  8,75% 

Dalam jumpa pers yang diadakan pada 18 Juli 2018 pukul 11.00 wib - 12.15 wib  bertempat di Collaboration Room LPS, Equity Tower Lt 20, SCBD Jakarta. Dihadiri oleh Fauzi Ichsan selaku Kepala eksekutif, Halim Alamsyah selaku Ketua Dewan Komisioner LPS dan Samsu Adi Nugroho selaku Sekretaris LPS  

Kebijakan ini ditetapkan dengan memperhatikan perkembangan suku bunga simpanan bank benchmark yang mulai menunjukkan kenaikan secara gradual sebagai respon terhadap kenaikan suku bunga acuan.


Perubahan ini juga merupakan penyesuaian atas perkembangan kondisi pasar keuangan dan ditujukan untuk tetap menjaga kondisi stabilitas sistem keuangan. Kedepan LPS akan terus melakukan monitoring terhadap pergerakan tingkat bunga simpanan perbankan dan terbuka untuk melakukan penyesuaian terhadap Tingkat Bunga Penjaminan. 

Sesuai ketentuan LPS, apabila suku bunga simpanan yang diperjanjikan antara bank dengan nasabah penyimpan melebihi Tingkat Bunga Penjaminan simpanan, maka simpanan nasabah dimaksud menjadi tidak dijamin.

Berkenaan dengan hal tersebut, bank diharuskan untuk memberitahukan kepada nasabah penyimpan mengenai Tingkat Bunga Penjaminan simpanan yang berlaku dengan menempatkan informasi dimaksud pada tempat yang mudah diketahui oleh nasabah penyimpan. 

Sejalan dengan tujuan untuk melindungi nasabah dan memperluas cakupan penjaminan, LPS menghimbau agar perbankan lebih memperhatikan ketentuan tingkat bunga penjaminan simpanan dalam rangka penghimpunan dana.

Dalam menjalankan usahanya, bank hendaknya memperhatikan kondisi likuiditas ke depan. Dengan demikian, bank diharapkan dapat mematuhi ketentuan pengelolaan likuiditas perekonomian oleh Bank Indonesia, serta pengaturan dan pengawasan perbankan oleh Otoritas Jasa Keuangan. **(Red-54)
Share:

IKLAN MURAH

SUSU KURMA AULIA

SUSU KURMA AULIA
Pesan Silahkan Klik Gambar

BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno ~ Karakter Bangsa

KILAS BALIK BUNG KARNO KARAKTER  BANGSA Soekarno ketika pidato kata sambutan setelah menerima ijazah gelar Insinyur dari I...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI

loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Follow by Email

Label

#2019GantiPresiden Accounting Aceh Adat Istiadat Advokat Agama Agraria AIDS Aksi Album Anak Artikel Asahan Asian Games Asuransi Asusila Award Bakti Sosial Bandara Banjir BANK Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar Beasiswa Begal Bekraf Belanja Bencana Bencana Alam Berita Bhayangkara Bhayangkari Bisnis BNI BNN BPJS Buka lapak Bukit Asam Buku Bung Karno Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market Cerpen Citilink conference Covid-19 Covid19 Cuaca Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Desa Dialog Digital Dirgahayu HUT RI Diskusi Duka Cita E-Money Ekonom Ekonomi Electronics Empat Pilar Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech Forum Furniture G30S/PKI Games Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Go Pay Go-Jek Gojek Gotong Royong Grab Gym ham Harbolnas Hewan Hiburan HIV Hoax Hotel Hp Hukum Humbahas HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek Industri Informasi Infrastruktur Internasional Internet Investor IPM Jakarta Jawa Tengah Jawa Timur Jokowi Jurnalis Kaliber Kampanye Kamtibmas Karaoke Karhutla KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kekerasan Keluarga Kemanusiaan Kemendikbud Kemenhub KEMENPAN-RB Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Kilas Balik Bung Karno kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Koperasi Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal Kuliner Kutai Kartanegara Lakalantas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku Legislatif LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik lomba lari LPS Mahasiswa Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Mall Market Outlook Masjid Masker Mata Uang millenial Minuman Keras Minuman sehat Miras Mobil MOI Motivasi MPR MPR RI Mudik Muhammadiyah Muharram Munas Musik Narkoba Narkotika Nasional Natal New Normal NKRI NU Office Olah Raga Olahraga Opini Organisasi Otomotif P Pagelaran Pahlawan Pameran Parawisata Pariwisata Partai Politik Pasar Pasar modal Patroli PC pe Pegadaian Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Peluncuran Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencurian Pendataan Pendidikan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengajian Pengamanan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Perpajakan Pers Pertamina Pertanian PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pinjam meminjam uang Polantas Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Pornografi Pra Kerja Pramuka Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik promo Property Prostitusi Public Expose Publik expose Puisi Pusat Perbelanjaan PWI Ragam Ramadhan Reksadana Relawan Jokowi Remisi Renungan resa Restoran Reward Robot Rumah Rumah sakit Rups RUU Saber Pungli Sahabat Anak Salon Samosir Sanitasi air.Lingkungan hidup Satlantas Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Senjata Sepak Bola Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Silaturahim Silaturrahim Smartphone Soekarno Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Suku bunga Sumatera Barat Sumatera Utara Sumut Superstore Suplemen Surat Terbuka Survei Survey susu Syariah Syawal Talkshow Tawuran Teknologi Terorisme Tiket Tips TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM umkm Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa UU Cipta Kerja UUD 1945 Valentine Day Virus Corona Walikota Wanita Wartawan Wirausaha Workshop

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA

PRO KONTRA RUU HIP

~> RUU HIP saat ini sedang Hangat Dipersoalkan, Karena Banyak Pihak yang telah Menolaknya, Baik dari Kalangan Ormas Hingga Partai Politik, Sehingga Terjadi Pro Dan Kontra.

<~ Memang Sebaiknya Persoalan Pancasila Tidak Usah Diganggu Gugat, Karna itu merupakan Landasan Dasar Dalam Berdirinya Negara Indonesia, Sudah Final Masalah Pancasila.

Link Terkait

close
Banner iklan disini