Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id

Habib Rizieq Shihab Resmi Jadi Tersangka

HABIB RIZIEQ SHIHAB RESMI JADI TERSANGKA

Jakarta (DNM)
Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab resmi ditetapkan Polda Metro Jaya menjadi Tersangka dalam kasus dugaan pornografi di situs 'baladacintarizieq'. Saat dikonfirmasi Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Wahyu Hadiningrat membenarkan status Habib Rizieq yang kini ditingkatkan menjadi Tersangka.

Habib Rizieq dijerat dengan Pasal 4,6,8 dan 9 menyangkut tentang Pornografi serta Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Yakni, UU RI Nomor 44 tahun 2008.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan "setelah status Rizieq menjadi tersangka, maka kepolisian akan mengeluarkan Surat Perintah Penangkapan, dan selanjutnya akan memasukkan nama Habieb Rizieq kedalam Daftar Pencarian Orang (DPO)." ungkap Argo. Selanjutnya Argo menambahkan "setelah DPO baru menerbitkan red notice sambil berkoordinasi dengan interpol tentang persyaratan yang dibutuhkan" ujarnya.

Sementara itu Tim Kuasa Hukum Habib Rizieq Syihab, Kapitra Ampera mengatakan " Habib Rizieq akan melakukan perlawanan hukum dan politik, karena dijadikan target untuk menjadi tersangka dan telah memerintahkan kami selaku tim kuasa hukum untuk melakukan rapat gabungan dan  melakukan perlawanan hukum yang masif, sistematis dan terstruktur dengan cepat," ujar kapitra

Saat ini ada 726 Pengacara yang tergabung dalam tim kuasa hukum Habib Rizieq siap melakukan pembelaan, "Kami akan ajukan praperadilan dan kami juga ajukan judicial review, uji materi ke Mahkamah Konstitusi," ungkap Kapitra. **(EPR)


Share:

Pemuda Muhammadiyah Ranting Perintis Launching Maghrib Mengaji

Pemuda Muhammadiyah Ranting Perintis Launching Maghrib Mengaji

Foto Bersama Panitia dengan Tokoh Masyarakat
Kota Medan H. Abdillah

Medan (DNM)
Pimpinan Ranting Pemuda Muhammadiyah Perintis melaksanakan kegiatan Tabligh Akbar sekaligus Launching Program Maghrib Mengaji yang telah berjalan beberapa bulan terakhir di Mesjid Taqwa Muhammadiyah Perintis, Jl. Tangguk Bongkar x No. 2 Medan.

Acara tersebut dihadiri ratusan umat muslim, Warga Muhammadiyah dan Aisyiyah, para orangtua maghrib mengaji, Para Kader Pemuda Muhammadiyah dan Remaja Mesjid se Kecamatan Medan Denai. Tampak Hadir dalam Kesempatan itu Ketua PCM Medan Denai, Alban.S.Pd.I, Camat Medan Denai.

Selain itu hadir juga Tokoh Masyarakat Kota Medan yang juga Mantan Walikota Medan, Drs. H. Abdillah, Ak, MBA. yang diberi kesempatan untuk Melaunchingkan / Meresmikan Program Maghrib Mengaji yang dikelola Pemuda Muhammadiyah Perintis Cabang Medan Denai.

Sementara itu Walikota Medan yang diwakili Asisten Pemerintah Kota Medan yakni Mussadad, mengucapkan Selamat atas Launchingnya Program Maghrib Mengaji dan terus ditingkatkan agar bisa maju dan berkembang.

Ketua Panitia Pelaksana, Abdul Malik, S.Pd.I mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran dan sumbangsihnya dalam kegiatan Launching Maghrib Mengaji ini, harapan kami ini bisa menjadi rekomendasi bagi mesjid-mesjid yang ada di Medan Denai untuk dapat menghidupkan dan menggalakkan program Maghrib Mengaji ini.

Walupun ada sedikit kekecewaan panitia beserta Masyarakat yang hadir karena Ustadz Latief Khan yang seyogiyanya memberi Ceramah Agama, dan sudah dijadwalkan jauh hari tidak dapat Hadir karena ada acara lain, sehingga Panitia Menggantikan dengan Ustadz Zainuddin, MA.

Pemuda Muhammadiyah Ranting Perintis bersama Keluarga Besar Muhammadiyah Ranting Perintis Cabang Medan Denai berusaha dan berupaya agar Program Maghrib mengaji ini bisa berjalan dengan lancar, sehingga mampu menciptakan kader-kader muda islam untuk masa yang akan datang. **(EPR)

Share:

STOP PRESS - TARIK ULUR RUU PEMILU

TARIK ULUR RUU PEMILU

Pembahasan Rancangan Undang-Undang Penyelenggara Pemilu (RUU Pemilu) masih berkutik di Pansus sehingga belum dapat diputuskan, banyak hal yang belum disepakati dalam RUU Pemilu ini. 

Fraksi-fraksi di DPR belum sepakat dengan pemerintah, terutama dalam persoalan Presidensial Threshold, ada yang ingin 20 persen, namun Ada juga yang menginginkan Nol persen.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan "Mencalonkan presiden masak nol persen, kan harus dibuktikan dulu partai ini dapat suara atau tidak. Jadi kami sepakat tetap 20 persen," ujar  Tjahjo kepada wartawan.

Selain itu sistem pemilu 2019 dan ambang batas partai politik untuk menempatkan kadernya di parlemen (Parliamentary Threshold) masih menjadi pembahasan alot. "Saat ini draf RUU Pemilu masih di tim sinkronisasi dan Pemerintah berkeinginan agar Parliamentary Threshold 3,5 atau 4,5 persen". ujar Tjahyo.

Share:

Pemuda Muhammadiyah Medan Denai Resmi Dilantik


Prosesi Pelantikan PCPM Medan Denai Periode 2014 - 2018 Oleh Wakil Ketua PDPM Kota Medan Rafid Febri

Medan, (DNM)
Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Medan Denai telah Resmi dilantik oleh Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Medan. Acara yang digelar di Komplek SD Muhammadiyah 19 Jl. Pancasila Medan itu berlangsung dengan sukses.

Turut Hadir dalam acara tersebut, PCM dan PCA Medan Denai, AMM Medan Denai, Camat Medan Denai yang diwakilkan Lurah Tegal Sari Mandala III, Zainal, dan Para Undangan.

Ketua Panitia Pelaksana, Rahmad, S.Pd.I dalam sambutannya mengucapkan "terima kasih kepada ayahanda muhammadiyah dan ibunda aisyiyah se Cabang Medan Denai yang telah memberikan bantuannya terhadap kegiatan pelantikan Pemuda Muhammadiyah Medan Denai". Ucapnya.

Prosesi Pelantikan dimulai dengan pembacaan SK oleh Wakil Sekretaris Bidang Organisasi Pemuda Muhammadiyah Kota Medan, Sarwono Hadi Saputra, S.Pd dilanjutkan dengan  Pembai'atan Pelantikan kepada Pengurus PCPM Medan Denai Periode 2014 - 2018 oleh Rafid Febri Ismadi, S.Pd selaku Wakil Ketua Pdpm Kota Medan yang juga merupakan Ketua Kordinator Cabang Rayon I.

Dalam Sambutannya Rafid Febri Mengucapkan "Apresiasi kepada Pcpm Tegal Sari Mandala yang kini berubah nama menjadi Medan Denai, karena telah mampu mengantarkan esthafet kepemimpinan di tingkat musyawarah dan Pelantikan saat ini, sehingga secara otomatis roda Organisasi Pemuda Muhammadiyah di Medan Denai terus berlanjut" ujarnya.

Lanjutnya Rafid menambahkan agar kiranya "Pimpinan yang lama dan Ayahanda PCM Medan Denai, untuk dapat memberikan dukungan, baik moril maupun materi agar pcpm medan denai dibawah kepemimpinan Muhammad Ikbal bisa menjalankan program-programnya untuk perkembangan pemuda muhammadiyah di Medan Denai". Ucap rafid mengakhiri sambutannya.

Sementara itu PCM Medan Denai yang diwakili Muhammad Amin, dalam nasehatnya mengatakan bahwa "Pemuda Muhammadiyah harus bisa sejalan dengan Muhammadiyah Medan Denai, Lakukanlah Konsolidasi, Ciptakan Kaderisasi karena pemuda muhammadiyah merupakan kader yang akan melanjut pergerakan Muhammadiyah di masa yang akan datang", terang Muhammad Amin.

Ketua Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Medan Denai Periode 2014 - 2018, Muhammad Iqbal dalam sambutannya  meminta agar "Seluruh Kader Pemuda Muhammadiyah bisa Bekerjasama mencurahkan, tenaga dan pemikirannya buat kemajuan Pemuda Muhammadiyah di Medan Denai" tegasnya. **(YES)

Share:

AHOK CABUT MEMORI BANDING

AHOK CABUT MEMORI BANDING

Gubernur Nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) melalui keluarganya memutuskan untuk mencabut permohonan banding atas vonis 2 tahun penjara yang dijalaninya dalam kasus penodaan agama.

Sebelumnya tim pengacara ahok telah memasukkan memori banding ke Pengadilan Negeri Jakarta Utara, namun pihak keluarga yakni Istri Ahok Veronica Tan dan Adik Kandung Ahok Fifi Letty mendatangi Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jalan Gajah Mada Jakarta Pusat.

Setelah melakukan diskusi dengan pihak pengacara, maka Keluarga akhirnya memutuskan untuk mencabut memori banding yang telah diserahkan tim kuasa Ahok. 

"Jadi, kami keluarga setelah diskusi panjang, memang memutuskan melakukan pencabutan banding." Kata Adik Ahok Fifi Letty Indra di Pengadilan.

Pihak keluarga menyampaikan alasan bahwa mereka telah menerima dan menghormati Keputusan Pengadilan yang memvonis ahok 2 tahun penjara, melalui konferensi pers yang disampaikan istri Ahok Veronica, dan membaca surat bagi para pendukung Ahok agar bisa menerima keputusan yang telah diambil, untuk itu pihak keluarga mencabut banding tersebut.  **(EPR)
Share:

KILAS BALIK BUNG KARNO - PANCASILA HARGA MATI

PANCASILA HARGA MATI

Pemimpin Besar Revolusi Ir. Soekarno pernah mengatakan dalam pidatonya yang terakhir bahwa "Jangan Sekali-Kali Meninggalkan Sejarah" atau yang sering kita kenal dengan sebutan "JASMERAH" hal ini disampaikan Soekarno dalam pidatonya disaat situasi dan kondisi yang cukup gawat.

Saat ini Indonesia hampir dihadapkan dalam kondisi tersebut, dimana kondisi perpolitikan mengalami kesenjangan, adanya berbagai persoalan yang menjurus ke sara, yang lama-kelamaan memicu perang saudara, belum lagi munculnya perbedaan pendapat terhadap para tokoh agama, mencederai dan menghilangkan nilai-nilai dasar negara atau Pancasila, adanya gerakan radikal,  jika terus larut dalam kondisi ini maka akan mengganggu kebhinekaan dan stabilitas Negara Indonesia.

Jika kita telusuri secara singkat catatan sejarah bahwa Bung Karno menciptakan sebuah Gagasan yakni Pancasila melalui pemikiran panjang sehingga tercipta lima sendi mulai dari Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan  dalam permusyawaratan/perwakilan Dan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Hal inilah yang akhirnya ditetapkan sebagai dasar negara dan tertuang dalam Pembukaan UUD 1945.

Jadi Pancasila merupakan Harga Mati bagi Rakyat Indonesia, sehingga tidak bisa ditawar-tawar atau diubah-ubah dengan berbagai pemahaman-pemahaman, karena Ideologi Pancasila sudah Final sebagai dasar dan pedoman Negara Indonesia.
Share:

PRIMBON POLITIK - SAKSI PARPOL ATAU NEGARA

SAKSI PARPOL ATAU NEGARA

Pansus Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu masih belum bisa menyimpulkan sebuah keputusan untuk menjadikan RUU tersebut menjadi sebuah Undang-undang yang nantinya akan digunakan pada seluruh proses pemilihan umum di Indonesia, terutama dalam menghadapi Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilu Presiden Tahun 2019.

Waktu yang ditargetkan untuk merumuskan RUU Pemilu tersebut seharusnya selesai April 2017 yang lalu, namun sampai Mei 2017 saat ini belum juga diselesaikan.

Banyaknya perbedaan pandangan baik dengan pemerintah dan fraksi-fraksi di DPR RI membuat RUU Pemilu tersebut molor ditetapkan, salah satu isu krusial yakni tentang pengajuan dana saksi untuk pemilu agar bisa ditanggung atau dibiayai oleh negara.

Polemik tersebut juga menjadi pembicaraan hangat di Masyarakat, banyak yang menilai bahwa seandainya Para saksi dibiayai oleh negara, namun kerja untuk partai politik, maka ini akan memunculkan problematika baru perpolitikan di Indonesia. Secara Otomatis Para saksi memiliki loyalitas terhadap Partai yang menugaskannya.

Share:

Menikmati Pesona Danau Toba Merupakan Vulkanis Terbesar di Dunia

Panatapan Hallo Samosir


Menikmati Pesona Danau Toba Merupakan Vulkanis Terbesar di Dunia

Samosir,DNM

Berkisar 20 Km jarak panatapan hallo ke Tomok yang sering dikunjungi para wisatawan dengan mempergunakan motor(roda dua) dan mobil pribadi untuk menikmati keindahan Danau Toba dari pemandangan Hallo dimana Pulau Samosir yang dikelilingi Danau Toba.Jika kita mau menikmati keindahan Danau Toba harus mengelilingi ringroad Pulau Samosir yang panjangnya 135 km.Jika kalian liburan ke Danau Toba, Sumatera Utara, pastilah sering mendengar istilah ‘panatapan’. Sesuai namaya, panatapan adalah tempat yang dibuat khusus untuk memandang pesona danau vulkanis terbesar di dunia tersebut.

Di Pulau Samosir, yang terletak di tengah Danau Toba, tentu banyak sekali panatapan. Salah satu yang unik adalah ‘Panatapan Hallo’ yang terletak di Huta Ginjang, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir.Panatapan ini berjarak sekira 20 menit perjalanan menggunakan sepeda motor dari Pelabuhan Tomok. Untuk menuju kesana, kalian tinggal menyusuri rute Tomok-Palipi, yang sebentar lagi akan menjadi ring road atau jalan yang mengitari Pulau Samosir.‘Panatapan Hallo’ terbilang sederhana. Hanya ada satu warung untuk melayani pengunjung di sana. 

Namun pemandangan alam yang disajikannya tak kalah istimewa sebagai penyegar mata.Berada di Panatapan Hallo, batakgaul.com memilih menikmati kopi hitam panas, melepas penat dengan pemandangan panorama hamparan Danau Toba, Bukit Barisan yang hijau dan Hutan Pinus.Tentu juga perkampungan warga yang terlihat jauh di bawah sana dengan arsitektur rumah adat Batak tampak yang dominan.

Lalu, bagaimana panatapan ini dibuat?Konon, di panatapan ini dulunya adalah lahan yang curam. Namun sejak pelebaran jalan pada tahun 1990-an, Jawatir Situmorang yang kini sudah berusia 80-an tahun, meminta tanah bekas galian pelebaran jalan tersebut untuk menimbun tepi jalan curam itu untuk dijadikan pertapakan rumah.Sejak itu, Jawatir bersama keluarganya mendirikan rumah permanen di tempat ini. Sebelumnya keluarga Jawatir tinggal di salah satu perkampungan yang kalau dilihat dari panatapan, jauh di bawah sana.Sejak pindah ke tempat ini, Jawatir lalu mendirikan warung kopi sederhana. Tak lupa juga terdapat 2 pondok sebagai tempat bersantai untuk menikmati kopi panas ala Samosir, dengan suguhan alam indah ditemani angin sepoi-sepoi yang begitu sejuk.Lokasi penatapan ini sering kali dijadikan sebagai tempat persinggahan oleh para wisatawan baik lokal maupun manca negara yang berkunjung ke Samosir. 

Jika beruntung, pengunjung yang singgah saat pagi atau sore juga akan disuguhi pancaran sunset yang indah.Lalu, kenapa bisa dinamakan ‘Panatapan Hallo’?Hinna boru Malau (80), istri dari Jawatir bercerita, Pulau Samosir sudah dikunjungi turis mancanegara sejak tahun 1980-an. Saat itu, warga lokal masih sangat janggal dengan kehadiran para orang asing tersebut.

Bahkan, jika para turis datang ke Huta Ginjang, warga sekitar sering kali sengaja keluar dari rumah hanya untuk melihat mereka.Karena, masih sangat minim warga lokal yang mampu berbahasa Inggris, satu-satunya kata yang digunakan untuk komunikasi antara turis asing dan lokal itu adalah ‘hallo’.“Jadi waktu itu hanya kata itu yang kita tahu. Jadi asal jumpa cuma itu yang dibilang ‘hallo’,” ujar Hinna mempraktikkan.

Kala itu, warga akhirnya menyebut semua turis mancanegara yang datang itu dengan nama ‘Hallo’.“Jadi waktu itu belum tau kita bule, yang kita tau mereka itu Si Hallo,” ujar Hinna. ( MS-red/bg )

Share:

Siswa Samosir pulang Sekolah Bertenun Ulos


Siswa Samosir Pulang Sekolah Bertenun Ulos

¤ Untuk Kebutuhan Keluarga Dan Sekolah

Keturunan merupakan sangat berharga bagi orang batak termasuk untuk menyekolahkannya sampai ketingkat perguruan tinggi, karena peribahasa orang Batak mengatakan anakhonhi do hamoraon di au yang artinya anak saya adalah harta yang paling berharga bagiku makanya sesulit apapun yang dialami orang batak tidak pernah apatis kalau berbicara tentang pendidikan.

Jangan ngaku pernah ke Samosir jika belum pernah ke Huta Raja, Desa Lumban Suhi-suhi Toruan, Kecamatan Pangururan. Sebab, kampung ini adalah salah satu penghasil ulos Batak terbesar di pulau berjuluk Negeri Indah Kepingan Surga tersebut.

Maklum, tak hanya kaum ibu, tapi anak-anak perempuan yang masih berusia belasan tahun juga sudah menjadi penenun ulos di desa ini.Lokasi Huta Raja persis di pinggir jalan lintas Pangururan-Tomok. Hanya berjarak sekira 20 menit dari Kota Pangururan jika mengendarai sepeda motor.

Sesampainya wartawan di huta ini,sudah disajikan dengan pemandangan ibu-ibu yang sedang bertenun di depan rumah masing-masing.Sambil ngobrol dengan rekan-rekannya sesama penenun ulos, mereka duduk di belakang alat tenun tradisionalnya. Jemari mereka tampak cekatan menganyam benang yang sekilas terlihat seperti kusut.

Seorang ibu bertenun ulos di depan rumahnya di Huta Raja/simon siregar. Uniknya, para ibu-ibu penenun ini adalah orang yang datang dari luar Huta Raja. Mereka tinggal di kampung itu karena ikut suami yang memang lahir dan besar di situ.Waktu gadis aku nggak tau bertenun, setelah menikah dan ikut suami ke sini, baru mulai belajar bertenun, ujar Boru Simarmata kepada wartawan .

Dari kebiasaan bertenun para ibu-ibu inilah, Huta Raja dikenal sebagai salah satu wisata budaya di Samosir yang dapat membantu perekonomian warganya. Bagaimana caranya? Setelah melihat dan banyak bertanya tentang proses menenun ulos, para wisatawan pun biasanya membeli kain khas Batak tersebut. Biasanya para penenun akan menawarkan ulosnya mulai dari harga Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta.

Semua tergantung jenis dan tingkat kesulitan pembuatannya.Karena keterampilan bertenun ini juga diwariskan ke anak-anak perempuan mereka, produksi ulos tenun di Huta Raja terbilang cukup banyak.Memang tidak semua anak perempuan di Huta Raja mahir bertenun. Sebab tidak semua punya kemauan. Biasanya mereka yang mau belajar didorong faktor ekonomi.

Lalu, uangnya untuk apa? VDengan bertenun, anak-anak yang masih sekolah ini bisa mendapat uang tambahan untuk ongkos atau jajan. Misalnya Monica Boru Situmorang yang masih berusia 13 tahun. Siswi kelas 1 SMP ini sudah berlajar bertenun sejak masih kelas 5 SD.Tak jarang, ia bahkan turut menerima pesanan pelanggan.

Biar ada nambah-nambah ongkos ke sekolah. Soalnya ke sekolah harus naik angkot, ujarnya sembari asyik mengayam benang-benang halus di halaman rumahnya. Monica boru Situmorang bertenun ulos sepulang sekolah. Monica biasanya hanya bisa menuntaskan 1 ulos dalam 2 pekan. 

Maklum, ia hanya bisa bertenun sepulang sekolah.Paling kalau sudah sekolah baru bisa bertenun, lanjutnya. Tidak hanya Monica, anak-anak lain juga sudah banyak yang mahir bertenun di sini. ( MS-red/bg )
Share:

IKLAN MURAH

SUSU KURMA AULIA

SUSU KURMA AULIA
Pesan Silahkan Klik Gambar

BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno ~ Karakter Bangsa

KILAS BALIK BUNG KARNO KARAKTER  BANGSA Soekarno ketika pidato kata sambutan setelah menerima ijazah gelar Insinyur dari I...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI

loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Follow by Email

Label

#2019GantiPresiden Accounting Aceh Adat Istiadat Advokat Agama Agraria AIDS Aksi Album Anak Artikel Asahan Asian Games Asuransi Asusila Award Bakti Sosial Bandara Banjir BANK Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar Begal Bekraf Belanja Bencana Bencana Alam Berita Bhayangkara Bhayangkari Bisnis BNI BNN BPJS Buka lapak Bukit Asam Buku Bung Karno Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market Cerpen Citilink conference Covid-19 Covid19 Cuaca Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Deklarasi Deli Serdang Desa Dialog Digital Dirgahayu HUT RI Diskusi Duka Cita E-Money Ekonom Ekonomi Electronics Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech Forum Furniture G30S/PKI Games Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Go Pay Go-Jek Gojek Gotong Royong Grab Gym ham Harbolnas Hewan Hiburan HIV Hoax Hotel Hp Hukum Humbahas HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek Industri Informasi Infrastruktur Internasional Internet Investor IPM Jakarta Jawa Tengah Jawa Timur Jokowi Jurnalis Kaliber Kampanye Kamtibmas Karaoke Karhutla KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kekerasan Keluarga Kemanusiaan Kemendikbud Kemenhub KEMENPAN-RB Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Kilas Balik Bung Karno kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Koperasi Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal Kuliner Kutai Kartanegara Lakalantas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku Legislatif LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik lomba lari LPS Mahasiswa Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Mall Market Outlook Masjid Masker Mata Uang millenial Minuman Keras Minuman sehat Miras Mobil MOI Motivasi MPR Mudik Muhammadiyah Muharram Munas Musik Narkoba Narkotika Nasional Natal New Normal NKRI NU Office Olah Raga Olahraga Opini Organisasi Otomotif P Pagelaran Pahlawan Pameran Parawisata Pariwisata Partai Politik Pasar Pasar modal Patroli PC pe Pegadaian Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Peluncuran Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencurian Pendataan Pendidikan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengajian Pengamanan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Perpajakan Pers Pertamina Pertanian PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pinjam meminjam uang Polantas Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Pornografi Pra Kerja Pramuka Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik promo Property Prostitusi Public Expose Publik expose Puisi Pusat Perbelanjaan PWI Ragam Ramadhan Reksadana Relawan Jokowi Remisi Renungan resa Restoran Reward Robot Rumah Rumah sakit Rups RUU Saber Pungli Sahabat Anak Salon Samosir Sanitasi air.Lingkungan hidup Satlantas Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Senjata Sepak Bola Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Silaturahim Silaturrahim Smartphone Soekarno Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Suku bunga Sumatera Barat Sumatera Utara Sumut Superstore Suplemen Surat Terbuka Survei Survey susu Syariah Syawal Talkshow Tawuran Teknologi Terorisme Tiket Tips TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM umkm Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa UU Cipta Kerja UUD 1945 Valentine Day Virus Corona Walikota Wanita Wartawan Wirausaha Workshop

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA

PRO KONTRA RUU HIP

~> RUU HIP saat ini sedang Hangat Dipersoalkan, Karena Banyak Pihak yang telah Menolaknya, Baik dari Kalangan Ormas Hingga Partai Politik, Sehingga Terjadi Pro Dan Kontra.

<~ Memang Sebaiknya Persoalan Pancasila Tidak Usah Diganggu Gugat, Karna itu merupakan Landasan Dasar Dalam Berdirinya Negara Indonesia, Sudah Final Masalah Pancasila.

Link Terkait

close
Banner iklan disini