Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id

Gelap Mata Seorang Pria Membunuh Bapak Kandungnya


Duta Nusantara Merdeka | Cengkareng - Jakarta Barat
Seorang Pria pemuda berinisial PI (24) gelap mata hingga membunuh bapak kandungnya sendiri. Pangkal masalahnya begitu sepele, PI tak terima ditegur bapaknya.

Kapolsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat Kompol H. Khoiri mengatakan, peristiwa ini terjadi pada hari Selasa (29/01/19), sekitar pukul 15.30 Wib, di Jalan Kapuk Sawah RT 10/12, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat. Peristiwa bermula saat PI terlibat cekcok dengan teman nya, Udin.

“Pelaku bersama saksi bernama Udin dan Yudi berada di pos RT 11/12 sedang minum minuman keras (miras) jenis anggur Orang Tua. Sambil minum anggur, pelaku membantu Udin servis TV milik saksi Joyo yang rumahnya ada di depan pos RT 11/12,” kata Kompol H. Khoiri menjelaskan saat Press Conference di Polres Metro Jakarta Barat,  Kamis (31/01/2019).

Menjelang magrib, PI tiba-tiba mengeluh ke Udin. “Kalau nyervis yang bener dong, lihat-lihat orang,” kata Kompol H. Khoiri menirukan omongan PI.

Udin yang tidak terima atas ucapan PI membalas dengan makian. Dia juga menoyor kepala dan menendang PI.



“Pelaku yang mendapat perlakuan dari Udin hanya diam saja tanpa perlawanan,” ucap Kompol Khoiri.

Kemudian datang bapak kandung PI, Abdurachman bin H Sadin (60). Abdurachman menegur PI saat tahu anaknya itu tengah minum miras.

Setelah itu Abdurachman berjalan pulang. PI menyusul dan langsung menemui bapaknya yang sedang ada di dapur rumah.

PI merasa kesal karena bapaknya malah membela Udin. Dia lalu melampiaskan emosinya dengan membacok bapaknya menggunakan celurit.

“Sesampainya di rumah, pelaku yang tak terima ditegur korban, lalu mencari korban yang sedang berada di dapur. Selanjutnya pelaku mengatakan ‘Kok Bapak belain orang lain bukan belain anak sendiri’. Lalu dijawab oleh korban dengan mengatakan ‘Sama aja kalian berdua juga’,” tuturnya.

“Pelaku yang tak terima jawaban dari korban langsung mengambil senjata tajam jenis celurit dan langsung mengayunkan celurit satu kali ke arah korban,” sambung Kompol Khoiri.

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit namun nyawanya tak tertolong.

Saat dilakukan pemeriksaan ternyata pelaku PL ini positif menggunakan Narkoba jenis Sabu,  dimana dari keterangan pelaku menggunakan narkoba jenis sabu sudah 6 bulan, tutur Kapolsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat Kompol H. Khoiri. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Ilmu dan Seni Dalam Bersilaturahmi


Duta Nusantara Merdeka |
Dalam manajemen kontemporer kita mengenal arti pentingnya networking, bahkan dikenal sebagai virtual capital. Artinya orang yang memiliki network yang bagus dan luas kelihatannya seperti tidak memiliki apa – apa dalam konteks materi, padahal sesungguhnya dia memiliki modal besar yang tidak terlihat yaitu jaringan (network).

Apa yang diambil oleh manajemen kontemporer ini sebenarnya bukan sesuatu yang baru, karena dalam ajaran Islam sudah ada perintah mengenai silaturahim, atau orang Indonesia biasa menyebutnya silaturahmi.

Silaturahmi ini sangat penting sekali, apalagi di era saat ini dimana banyak orang yang beralasan tidak bisa bersilaturahmi karena kesibukan, jarak, biaya dan lain – lain. Menjalin silaturahmi adalah salah cara mewujudkan ukhuwah islamiyah insaniyah dan wathaniyah.

Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan dari Abu Hurairah ra : Rasulullah saw bersabda, “Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah ia memuliakan tamunya, dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maha hendaklah ia menyambung hubungan silaturahmi”. Ini menunjukkan bahwa silaturahmi adalah bagian dari konsekuensi orang yang mengaku beriman kepada Allah SWT.

Silaturahmi dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya mengunjungi langsung sanak keluarga dan saudara. Silaturahmi juga memiliki banyak hikmah, diantaranya (1) Dipanjangkan umurnya dan diluaskan rizqinya, (2) Penyebab masuk surga dan dijauhkan dari neraka, (3) Merupakan bentuk Ketaatan kepada Allah SWT, (4) Pahalanya seperti memerdekakan budak, (5) Bersedekah terhadap keluarga sendiri tidak seperti sedekah terhadap orang lain seperti dalam Hr Tirmidzi, “Sedekah terhadap orang miskin adalah sedekah dan terhadap keluarga sendiri mendapat dua pahala: sedekah dan silaturahmi “.

Bahkan dalam beberapa hadist yang lain, Rasul juga mengingatkan tentang konsekuensi dari orang yang memutuskan silaturahmi, misal dalam HR Tirmidzi, “Tidak ada dosa yang Allah SWT lebih percepat siksaan kepada pelakunya di dunia, serta yang tersimpan untuknya di akhirat selain perbuatan zalim dan memutuskan tali silaturahmi ”.

Ada juga dalam HR Ahmad, “ Sesungguhnya amal ibadah manusia diperlihatkan setiap hari Kamis malam Jum’at, maka tidak diterima amal ibadah orang yang memutuskan hubungan silaturahmi “. Ini contoh beberapa hadist Rasulullah yang menekankan pentingnya silaturahmi.

Lalu bagaimana me-reaktualisasikan silaturahmi ini dalam konteks kekinian dimana kesibukan kerja, jarak dan biaya yang seringkali menjadi kendala ? Sebenarnya teknologi sidah sangat membantu orang yang mau silaturahmi ini setelah teknologi handphone banyak digunakan.

Meskipun memang ada beberapa persoalan lain, sebab secanggih apapun handphone yang dimiliki kebanyakan menggunakannya hanya untuk telpon dan sms-an saja. Jika itu yang terjadi maka percuma beli Hp yang mahal dengan berbagai fitur yang lengkap tetapi “tidak digunakan” karena memang “tidak tahu” bagaimana cara menggunakannya. 

Mungkin karena kebanyakan fikiran orang tua udah penuh masalah sehingga tidak ada waktu untuk baca brosur atau mempelajari utak atik hp tersebut. Itulah sebabnya anak – anak kita yang masih di SD atau SMP biasanya lebih pinter menggunakan hp daripada ibu bapaknya sendiri.

Lalu bagaimana seni untuk menjaga silaturahmi? Ada 2 hal yang perlu digarisbawahi selama ini, yaitu yang pertama seringkali kita ingin berkunjung pada seseorang dengan alasan silaturahmi padahal hanya karena memiliki masalah saja. Ya kalau basa basinya ingin silaturahmi, tapi selanjutnya ceritalah masalah yang sedang ia hadapi.

Coba kalau ia tidak memiliki masalah, apakah mungkin ia mau berkunjung ? Oleh karena itu seni bersilaturahmi yang penting adalah mau berkunjung dengan tanpa membawa masalah. Jauh lebih baik bawa “buah tangan” daripada bawa “masalah”, agar ketika suatu waktu kita punya masalah dan datang ke rumah seseorang, tidak terkesan datang kalau punya masalah saja.

Selanjutnya bagi yang memiliki hp, hp bisa digunakan sebagai alat untuk membangun silaturahmi secara intensif. Banyak hal – hal sederhana yang terabaikan sehingga tidak bisa mewujudkan silaturahmi dengan baik. Contohnya kita ada masuk wa secara japri atau di wag oleh teman kita, tapi kita tidak mau meresponnya, maka kita tidak bisa mengelola seni silaturahmi dengan baik.

Biasanya tipe orang seperti ini akan menjadi catatan. Lalu satu kali dia nge-wa japri atau telpon pasti karena ada masalah. Ceritalah dengan alasan sebagai saudara atau temen dekat dan sebagainya mau minta tolong ini atau itu.

Biasanya orang yang dimintai tolong malas untuk membantunya. Kenapa ? selama ini dia kemana ? di sms wa saja acuh tidak merespon, bagaimana orang lain mau berkorban waktu, harta atau waktu bagi orang yang selama ini acuh tak acuh. Oleh karena itu manfaatkan dan gunakan hp dengan tujuan baik untuk menjalin silaturahmi dengan sentuhan seni yang efisien.


Penulis : Dede Farhan Aulawi
Share:

Prima FreshMart di Jabodetabek Menerima Pembayaran Menggunakan TrueMoney


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
PT Charoen Pokphand Indonesia, melalui Prima Food International menjalin kerjasama dengan True Money untuk memfasilitasi pembayaran non-tunai dengan media EDC.

"Dengan adanya kerjasama dengan jaringan Prima FreshMart akan semakin memudahkan penguna TrueMoney untuk melakukan pembayaran belanja di Prima FreshMart menggunakan scan QR code menggunakan aplikasi android TrueMoney atau mesin EDC TrueMoney yang tersebar diseluruh jaringan Prima FreshMart. Dari total 500 Prima FreshMart, sudah ada 50 toko Prima FreshMart di Jabodetabek yang sudah bisa menerima pembayaran menggunakan TrueMoney,” ungkap Rio da Cunha selaku Direktur TrueMoney Indonesia.

“Keuntungan lain bagi member TrueMoney adalah mereka bisa melakukan pengisian saldo dan penarikan saldo TrueMoney di Prima FreshMart. Dibulan Januari ini kami juga sedang mengadakan promo, setiap pembelanjaan Rp 50.000 di Prima FreshMart menggunakan TrueMoney akan mendapatkan cashback langsung sebesar Rp 19.000 yang akan langsung masuk ke akun TrueMoney pelanggan,” tutup Rio.

“Kerjasama Prima Freshmart dengan TrueMoney bukan semata hanya sebagai salah satu channel digital payment tetapi juga sebagai media untuk memperkenalkan brand Prima Freshmart ke customer base/member TrueMoney. Dengan adanya program-program yang akan dilakukan oleh TrueMoney di outlet Prima Freshmart dapat menambah jumlah member baru TrueMoney dan juga jumlah transaksi yang akan terjadi di outlet-oulet Prima Freshmart. Hal ini menciptakan win-win situation bagi kedua belah pihak. Kami harapkan TrueMoney bisa hadir disemua outlet Prima Freshmart agar program-programnya bisa dirasakan oleh semua customer Prima Freshmart,”tambah Reza Azhary selaku GM Business Development Prima Freshmart.

“Adanya perubahan customer behavior dan pertumbuhan teknologi yang sangat cepat menuntut Prima Freshmart harus bisa mengikuti perubahan yang terjadi, salah satunya adalah bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan startup yang bisa menciptakan dan membantu Prima Freshmart menambah store features, seperti yang dilakukan oleh TrueMoney,” tutup Reza.

                                                                 Reporter : Arianto

Share:

Presiden Jokowi Bersama Para Petambak Perhutanan Sosial Memanen Udang di Desa Pantai Bakti


Duta Nusantara Merdeka | Bekasi
Sebuah jala tangkap tampak ditebar oleh Presiden Joko Widodo yang dibantu oleh petambak di tambak udang. 

Tampak tumpukan udang pun memenuhi jala sesaat setelah diangkat. Pagi itu, Presiden bersama para penambak memang tengah melakukan panen raya udang Vaname di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu, 30 Januari 2019.

Udang yang berhasil ditangkap itu kemudian dituangkan ke dalam wadah yang disiapkan. Beberapa di antaranya berceceran hingga ke luar wadah. 

Presiden kemudian mencoba mengambil udang yang tercecer. Namun, saat memegang salah satunya, jari Presiden tampak terluka.

"Kepatil udang," ucap Presiden.

Lokasi panen raya udang vaname yang dikunjungi Presiden ini merupakan lokasi pengelolaan melalui Izin Pemanfaatan Hutan Perhutanan Sosial (IPHPS). Lokasi IPHPS di desa tersebut dikembangkan sebagai lokasi pengelolaan kawasan mangrove yang dibarengi dengan usaha tambak oleh masyarakat setempat yang diberikan akses oleh pemerintah untuk mengelola.


Di lokasi tersebut, sebelumnya pada 1 November 2017, Presiden menyerahkan surat keputusan yang menegaskan pemanfaatan hutan kawasan hutan negara untuk dapat diakses oleh petani dan petambak. Salah satunya adalah SK izin pemanfaatan hutan Perhutanan Sosial kepada kelompok tani Mina Bakti seluas 80,9 hektare bagi 38 kepala keluarga.

"Ini kita dulu tebar benih memulai memperbaiki lingkungan di sini itu November (2017). Dulu pikiran kita di Februari bisa panen, ternyata gagal. 

Diulang lagi, berhasil tapi baru 50 persen. Ini proses pembelajaran untuk para petani memang memerlukan proses seperti ini," ujar Presiden.

Pada panen raya ini, para petambak diperkirakan akan memanen udang Vaname atau udang yang juga biasa disebut sebagai udang kaki putih sesuai dengan yang diharapkan.

"Nanti akan dapat kira-kira 5 ton. Itu sudah pada posisi yang normal. Ini yang kita harapkan," tuturnya.

Upaya yang dilakukan oleh kelompok tani Mina Bakti tersebut disebut Presiden sebagai sebuah contoh konkret pemanfaatan perhutanan sosial yang diberikan pemerintah. Meski sempat menuai kegagalan di awal proses, perlahan para petambak mampu berproses dan menghasilkan dalam jumlah yang besar.

Hasil tambak tersebut nantinya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri. Bukan tak mungkin, permintaan ekspor juga akan dipenuhi mengingat tingginya permintaan banyak negara. Hasil tambak sebagai pemanfaatan Program Perhutanan Sosial ini juga mendatangkan keuntungan yang tidak sedikit.

"Jadi ini untuk 1 hektare biayanya kurang lebih Rp180 juta. Kemudian tadi dihitung kalau panen dapatnya kira-kira Rp310-320 juta. Artinya ada margin keuntungan sekali panen itu Rp120 jutaan kurang lebih," ucap Presiden.

Turut hadir mendampingi Presiden, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Plt Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja.

Mengutip siaran pers Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, akses kelola Perhutanan Sosial ini memberikan ruang kelola bagi tiap petambak kurang lebih 2 hektare lahan pengelolaan. Pemanfaatan lahan tambak juga dilakukan dengan merevitalisasi tambak udang di Muara Gembong dengan cara membuat 2 kolam budidaya masing-masing seluas 4.000 meter persegi, 1 kolam mangrove 6.000 meter persegi, dan membangun jalan, tanggul, serta infrastruktur pendukung tambak lainnya.

Berdasarkan hasil panen percobaan udang Vaname pada tanggal 22 Juli 2018 di lokasi yang sama menghasilkan 4,35 ton per hektare dengan harga @Rp 73.000/Kg.

                                                                   Reporter : Arianto

Share:

Jakarta Fashion Week Mencari Model Baru Bertalenta


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Menyambut perhelatan Jakarta Fashion Week 2020 yang akan diadakan pada 19-25 Oktober 2019, Jakarta Fashion Week menghadirkan JFW Series Inilah rangkaian acara dari kompetisi workshop sampai fashion show yang dimulai 7 Februari 2019 dengan JFW Model Search.

JFW Model Search diadakan setiap tahun untuk mengaudisi model-model yang akan berjalan di runway Jakarta Fashion Week Terbuka untuk model pria dan wanita, audisi ini terbuka untuk model dari agensi mana pun, termasuk model-model freelance yang tidak terikat agensi.

Jakarta Fashion Week menggelar Press Conference JFW Series : Model Search 2019 di 4 Kota, hari Kamis, 31 Januari 2019 pukul 14.30 - 17.00 bertempat di Fashionlink x BLCKVNUE, Lantai 2, Senayan City Jakarta dihadiri komite JFW Series, segenap dewan juri, dan para alumni JFW Model Search, termasuk Wita Juwita dan Panca Makmun.

Tahun lalu kompetisi ini mencatat hampir 900 pendaftar yang dikumpulkan melalui proses pendaftaran di situs resmi Jakarta Fashion Week, dengan lebih dari 600 kandidat yang dinyatakan lolos proses administrasi.

Tahun ini, UBS Gold, pusat emas model baru, kembali mendukung penyelengaraan JFW Model Search Begitu pula dengan Make Over yang menjadi Official Makeup Partner JFW Model Search.


Audisi pertama JFW Model Search akan digelar di Yogyakarta, tepatnya di Jogja City Mall, 8-10 Februari 2019, disusul dengan audisi di Tunjungan Plaza VI,
Surabaya, 22-24 Februari 2019. Pada tanggal 8-10 Maret 2019, audisi akan dilaksanakan di Cambridge City Square, Medan, diakhiri audisi serta final yang akan berlangsung di Gandaria City, Jakarta pada tanggal 23-24 Maret 2019.

Selain mendapat tiket emas untuk jalan di runway Jakarta Fashion Week 2020, para peserta bisa meraih hadiah utama mengikuti Asia Model Festival 2019 di Seoul Korea Selatan, sebagai perwakilan Face of Indonesia.

Jakarta Fashion Week resmi bekerja sama dengan Korea Model Association. penyelenggara Asia Model Festival, karena Asia Model Festival merupakan ajang potensial bagi sejumlah agen top model terkemuka di industri fashion dan Paris, New York, maupun negara-negara lain, untuk menemukan talenta baru yang bisa mewakili keunikan dan keragaman model dari negara-negara Asia.

Salah satu pemenang JFW Model Search 2017 yang juga Face of Indonesia 2017, Bianca Fischer, berhasil menarik minat Storm Model Management, agensi model bergengsi dari London, setelah tampil di Asia Model Festival.

Kandidat model terplih akan diberangkatkan ke ajang Asia Model Festival 2019 di Seoul, Korea Selatan, untuk berkompetisi dengan model-model dari 27 negara termasuk Korea Selalan. Cina, Jepang, Mongolia, Filipina, India, Malaysia, Vietnam, Kazakhstan, Uzbekistan, hingga Singapura dan Taiwan.
                                                                 Reporter : Arianto

Share:

Presiden Joko Widodo Berdialog dengan Mantan Buruh Cuci


Duta Nusantara Merdeka | BekasiR
"Dulu saya dapat Rp2 juta, terus keduanya Rp2,5 juta, ketiganya Rp3 juta. Sekarang saya sudah lunas, pindah ke Mandiri (KUR)," ujar Ibu Yana (53 tahun), seorang nasabah PNM Mekaar asal Cibitung saat berdialog dengan Presiden Joko Widodo di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Bekasi, Jawa Barat, Rabu, 30 Januari 2019.

Ibu Yana merupakan salah seorang penerima manfaat program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) binaan PT. Permodalan Nasional Madani (PNM) yang dinyatakan naik kelas.

Saat berdialog dengan Presiden, Ibu Yana menjelaskan bahwa dirinya hendak memanfaatkan program pemerintah yang berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan salah satu bank nasional. Dengan bantuan modal yang lebih besar itu, ia bersama suaminya akan mengembangkan usahanya.

"Rp3 juta sudah lunas, sekarang mau pindah ke bank (KUR), mau dapat berapa?" tanya Presiden.

"Pengin dapat Rp10 juta. Saya mau dagang buah dan membesarkan (usaha) yang di rumah juga," jawab Ibu Yana.

PNM Mekaar merupakan layanan pemberdayaan melalui pembiayaan berbasis kelompok bagi ibu-ibu prasejahtera yang ingin membuka maupun mengembangkan usaha. 

Layanan tersebut menyediakan bantuan pembiayaan dengan besaran Rp2 hingga Rp5 juta yang diberikan bertahap tanpa jaminan.


"Rasanya gembira dapat pinjaman gede buat nambahin modal," tutur Ibu Yana ketika ditemui Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden di lokasi selepas acara.

Sebelum mengikuti program Mekaar, ia mengaku bekerja sebagai buruh cuci untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Kini, setelah tiga tahun mengikuti program Mekaar, Ibu Yana yang memulai sendiri usahanya dari nol berencana untuk mengambil pinjaman KUR dengan jangka waktu cicilan 24 bulan.

"Saya bersyukur banget karena dengan adanya Mekaar saya jadi bisa dagang. Apalagi sekarang sudah pindah ke KUR," tuturnya.

Dalam sebulan, ia juga telah menghitung jumlah angsuran yang harus dibayarkan sebesar Rp 430.000 untuk dapat melunasi bantuan modal KUR tersebut.

"Bisa. Saya cicil sehari Rp30.000 sampai Rp50.000," ucapnya optimistis.

Terkait program tersebut, saat memberikan sambutannya Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa bantuan PNM Mekaar dapat digunakan para ibu rumah tangga untuk mengembangkan atau bahkan memulai usaha supermikro sendiri. Dahulu, ia menceritakan, juga memulai usaha dari modal yang sangat minim. Namun, dari modal kecil tersebut, usaha yang dirintisnya itu dapat berkembang lebih jauh.

"Ibu-ibu nanti juga akan kita bawa ke sana," ucap Presiden.

Menurut Presiden, hal tersebut bukanlah hal yang mustahil asalkan para ibu mau berupaya dan bekerja keras untuk dapat mewujudkan hal itu. Kuncinya ada di tiga nilai utama yang ditanamkan bagi tiap nasabah PNM Mekaar.

"Jujur, disiplin, kerja keras!" ucapnya.

Turut hadir mendampingi Presiden, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Plt Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja.
                                                                

                                                            Reporter : Arianto

Share:

Kepala Perpusnas Melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan Rektor IPDN


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo bersama Rektor Institut Pendidikan Dalam Negeri (IPDN) Jeddawi menyepakati kerja sama pengembangan perpustakaan dengan Kepala Perpustakaan Nasional Muhammad Syarif Bundo. Penandatanganan kesepahaman tersebut dilakukan hari kamis 31 Januari 2019 pukul 09.00 - 10.00 wib'bertempat di Executive Lounge layanan Perpustakaan Nasional di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta.

Nota kesepahaman Kemendagri dengan Perpusnas meliputi pemanfaatan dan pengembangan sumber daya perpustakaan di lingkungan Kemendagri, pemanfaatan dan pengembangan sumber daya di kampus & IPDN, pemanfaatan dan pengembangan sumber daya perpustakaan di daerah serta pertukaran data dan informasi kelembagaan perpustakaan di daerah. Note kesepahaman tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sesuai arah program prioritas pembangunan nasional 2019-2024.


Di saat yang hampir bersamaan, disaksikan Mendagri Tjahjo Kumolo, Kepala Perpusnas juga melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Rektor IPDN. Kerjasama tersebut bertujuan untuk mensinergikan program dan kegiatan melalui pemanfaatan perpustakaaan dalam mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Pada kesempatan yang sama, Mendagri Tjahjo Kumolo bersama Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando menyaksikan pe nandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Sekretaris Jenderal Kemendagri Hadi Prabowo dengan Sekretaris Utama Perpusnas Sri Sumekar. PKS ini mengatur lebih spesifik poin-poin MOU antara Kemendagri dan Perpusnas terkait pemanfaatan dan pengembangan sumber daya perpustakaan di lingkungan Kemendagri, seperti pengembangan sumber daya perpustakaan dan kepustakawanan, pengembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di bidang perpustakaan, pengembangan pangkalan katalog induk nasional (KIN) dan repository digital Indonesia One Search (IOS), Ipusnas dan e-resources, penghimpunan karya cetak dan karya rekam (KCKR), serta perluasan jejaring perpustakaan lingkup nasional dan internasional.
    
                                                           
                                                           Reporter : Arianto

Share:

Presiden Joko Widodo Mengapresiasi Program Penyambungan Instalasi Listrik Gratis


Duta Nusantara Merdeka | Bekasi
Presiden Joko Widodo mengapresiasi program penyambungan instalasi listrik gratis untuk rumah tangga miskin dan rentan miskin yang ada di Jawa Barat. 

Menurutnya, sambungan listrik ini akan membuat masyarakat lebih produktif.
Hal tersebut diungkapkan Presiden usai meninjau langsung program penyambungan instalasi listrik gratis di Kampung Biyombong, RT 003 RW 006, Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, hari Rabu, 30 Januari 2019.

"Ini kalau sambungan-sambungan listrik semuanya sudah diberikan seperti ini saya kira masyarakat lebih produktif. Anak-anak kita kalau malam hari juga bisa belajar dengan tenang," ujarnya kepada para jurnalis seusai peninjauan.

Pada kesempatan ini Presiden secara simbolis menyalakan _miniature circuit breaker_ (MCB) di lima rumah warga. Berdasarkan peninjauannya di lapangan, Presiden memandang program ini telah tepat sasaran.

"Target kita 4.000, tapi memang baru dapat 300 (rumah). Ini kan baru awal. Dan kalau saya melihat memang tepat sasaran semua. Rumahnya kelihatan sekali, tepat sasaran," lanjutnya.


Sejak dimulai tahun lalu, program ini menyasar keluarga yang tidak mampu untuk membayar biaya pemasangan instalasi listrik. Kendala ini yang menurut Presiden membuat masyarakat tidak memiliki meteran listrik sendiri.

"Karena memang kita melihat banyak yang membutuhkan, bisa membayar bulanannya tapi untuk sambungan yang Rp1 juta lebih itu enggak bisa. Enggak kuat bayar sehingga mereka tidak memiliki meteran langsung," ungkapnya.

Hingga akhir Desember 2018 kemarin, pemerintah melalui program tersebut telah melakukan realisasi sambungan listrik gratis bagi 100.970 KK di sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Barat. Untuk Kabupaten Bekasi sendiri ada 300 KK, sedangkan untuk Kota Bekasi ada 9 KK.

"Ini akan bergerak. Tapi ini kan memang kita baru konsentrasi bulan-bulan ini di Jawa Barat, nanti menggeser ke timur lagi ke Jawa Tengah, ke Jawa Timur," ujar Presiden.
Saat peninjauan, Presiden turut didampingi Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Plt Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja.

                                                           '    Reporter : Arianto

Share:

Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia & Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia Unjuk Rasa Tanggal 6 Februari 2019


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Buruh Indonesia menolak Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 51 tahun 2018 tentang Pengenaan Urun Biaya dan Selisih Bayar dalam Program Jaminan Kesehatan. Hal ini disampaikan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) yang juga merupakan Presiden Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Said Iqbal dalam jumpa pers hari Kamis, 31 Januari 2019 pukul 11.00 – 12.00 wib bertempat di Hotel Mega Proklamasi. Jl. Proklamasi No.42, RT.10/RW.2, Pegangsaan, Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

Menurut Iqbal, urun biaya yang dibebankan kepada pasien tidak sesuai dengan prinsip dasar jaminan kesehatan yang diperjuangkan buruh bersama-sama DPR RI saat mendesak disahkannya UU BPJS. Dimana prinsip dasar yang saat itu diminta adalah semua biaya ditanggung unlimit, berlaku seumur hidup, dan untuk semua jenis menyakin.

“Permenkes 51/2018 juga bertentang dengan 9 prinsip yang ada di dalam Undang-Undang Sistem Jaminan Sosial Nasional,” ujar Said Iqbal.

Jika Pemerintah ingin mengatasi defisit, yang seharusnya dilakukan bukan membebani peserta JKN dengan biaya tambahan.

“Defisit kan sama saja merupakan kegagalan Direksi BPJS Kesehatan dan Kementerian Kesehatan dalam mengelola jaminan kesehatan untuk seluruh rakyat. Janganlah kegagalan ini dibebankan kepada rakyat,” tegasnya.

Iqbal menyarankan beberapa langkah untuk mengatasi defisit yaitu :

Pertama, ditutup dengan cukai rokok yang nilainya hampir 120 trilyun.

Kedua, meningkatkan jumlah peserta pekerja formal. Apalagi saat ini baru sekitar 16 juta pekerja formal yang terdaftar. Dengan meningkatkan pekerja formal, maka ada iuran tambahan.

Ketiga, meningkatkan nilai iuran PBI dari Pemerintah yang sekarang ini hanya 23 ribu ke harga ekonomi yakni sebesar 36 ribu.

Karena itu, FSPMI – KSPI akan melakukan aksi besar-besaran di 20 provinsi pada tanggal 6 Februari 2019.

Aksi dilakukan di Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Bandar Lampung, Makassar, Gorontalo, Medan, Batam, dan sebagainya.

Khusus di Jakarta, tegas Iqbal, aksi akan diikuti 10 ribu orang buruh dan dipusatkan di Istana Negara. Salah satu tuntutan dalam aksi tersebut adalah menolak urun biaya BPJS Kesehatan dan meminta agar BPJS Kesehatan gratis, bukan berbayar.

Isu lain yang akan diangkat pada aksi tangga 6 Februari 2019 adalah:
-  Lapangan kerja – Ancaman PHK – Revolusi Industri 4.0,
-  BPJS Kesehatan gratis, bukan berbayar,
-  Tolak Upah Murah – Cabut PP 78/2015 – Turunkan Harga,
-  Tolak TKA China Unskill,
-  Hapus Outsourcing dan Kedok Pemagangan.

                                                                Reporter : Arianto


Share:

GEM Indonesia Gelar RailwayTech Indonesia 2019 tanggal 20 - 22 Maret 2019 di JI Expo Kemayoran


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Kereta api menjadi salah satu transportasi umum pilihan masyarakat Indonesia, Armada yang sudah semakin banyak dengan beragam fasilitas selalu ditingkatkan. Pemerintah demi kepuasan masyarakat.

Baru-baru ini Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian kembali melaksanakan penandatanganan kontrak Perawatan dan Pengoperasian Prasarana Perkeretaapian Milik Negara (IMO) tahun 2019 dengan PT. KAI (Persero), ini merupakan upaya Pemerintah untuk mewujudkan transportasi umum massal yang terjangkau dan dapat digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat", Selain itu Budi Karya Sumadi menambahkan. kerjasama ini bertujuan untuk menjaga kehandalan, keamanan dan keselamatan dari pengoperasian prasarana perkeretaapian.

Menurut Visi Kereta Api Nasional 2030. proyek-proyek perkeretaapian Indonesia akan diimplementasikan hingga 2030 dengan nilai investasi lebih dari USD 67 miliar yang akan digunakan untuk membangun LRT, MRT, Kereta Api Berkecepatan Tinggi, Peremajaan Rolling Stock, dan lain-lain.

Selain LRT Jakarta dan LRT Jabodebek, Pembangunan MRT di Ibu kota (Jakarta) sudah masuk ke dalam tahap finishing dimana kereta api cepat ini akan siap beroperasi pada Maret 2019 dengan rentang sepanjang kurang lebih 16 Kilometer di tahap pertama. MRT Jakarta diproyeksikan akan melayani sekitar 173.400 penunpang setiap harinya dan untuk tahap kedua akan mulai dilaksanakan pada awal 2019.

MRT (Mass Rapid Transport) dan LRT (Light Rapid Transport) yang dikerjakan bersamaan akan rampung di tahun 2019 dan di perkirakan akan dioperasikan di bulan Februari 2019. Kedua moda transportasi ini akan terintegrasi dengan jalur Transjakarta yang akan memudahkan masyarakat.

Perkembangan ini tidak akan sempurna jika tidak didukung dengan inovasi teknologi terbaik di bidangnya. Karena itu, GEM Indonesia berkomitmen untuk mendukung pembangunan dan perkembangan infrastruktur yang sedang giat dilakukan.

Bekerjasama dengan Masyarakat Perkeretaapian Indonesia (MASKA). GEM Indonesia akan menggelar kembali edisi ketiga dari RailwayTech Indonesia. Pameran ini akan kembali menjadi ajang untuk memamerkan teknologi dan inovasi terbaru di bidang infrastruktur dan sistem perkeretaapian untuk mendukung pembangunan kereta api nasional.

RailwayTech Indonesia 2019 akan diselenggarakan pada tanggal 20 - 22 Maret 2019 di JI Expo Kemayoran, Jakarta. Pameran ini akan diadakan bersamaan dengan INAPA 2019, Truck & Trailer Indonesia dan juga Busworld South East Asia 2019. Pameran ini telah menjadi ajang berkumpulnya pelaku lokal dan mancanegara untuk memamerkan inovasi terbaru di bidang transportasi darat seperti kereta api, bis. truk dan otomotif. Pameran akan makin potensial dengan diadakannya Indonesia Railway Conference 2019. IRC 2019 akan menghadirkan para ahli, akademisi dan CEO/owner perusahaan kereta api paling berpengaruh di dunia.

                                                                Reporter : Arianto
Share:

Presiden Jokowi Perintah Menteri PU Renovasi SMPN 1 Muara Gembong


Duta Nusantara Merdeka | Muara Gembong
Presiden Joko Widodo beserta rombongan sedianya langsung bertolak kembali menuju Jakarta selepas meninjau program penyambungan listrik gratis di Kampung Biyombong, Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, hari Rabu, 30 Januari 2019.

Namun, saat kepulangan, rangkaian kendaraan Presiden berbelok ke arah yang berbeda. Tak lama kemudian, rangkaian kendaraan Presiden berhenti tepat di depan SMP Negeri 1 Muara Gembong.

Di Muara Gembong, Jawa Barat, sejak pagi Kepala Negara menghadiri panen raya udang vaname di tambak udang yang dikelola berdasarkan izin Perhutanan Sosial. Setelahnya, Presiden meninjau program PNM Mekaar dan penyambungan listrik gratis di Desa Pantai Bakti.

Rupanya, di sela kegiatan tersebut, Presiden mendapatkan pengaduan soal rusaknya bangunan sebuah sekolah yang ada di kecamatan tersebut. Ia pun lantas langsung mendatangi sekolah dimaksud.

"Saya ingin melihat yang saya dengar tadi SMP 1 Muara Gembong ini bangunannya (rusak) parah," ujar Presiden.

Kepala Negara juga memperoleh informasi bahwa bangunan sekolah tersebut sama sekali tidak tersentuh pemeliharaan dan perbaikan sejak tahun 1984. Saat didatangi oleh Presiden, tampak sejumlah ruangan belajar dengan cat tembok terkelupas dan plafon yang rusak namun masih digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Di satu ruangan lain, tampak plafon yang ambruk dengan kursi dan meja rusak yang dibiarkan teronggok di sudut ruangan.

"Saya perintahkan ke Pak Menteri PU mulai Maret sudah dikerjakan. Karena siswanya di sini ada 600-an. Banyak sekali siswanya tapi sarana dan prasarananya kita lihat seperti ini," ujarnya.

Bangunan sekolah yang rusak parah tersebut menghalangi kegiatan belajar mengajar murid SMP Negeri 1 Muara Gembong. Untuk menyiasatinya, pihak sekolah sampai harus membagi waktu sekolah para muridnya menjadi kelas pagi dan siang.

"Tadi saya dengar seperti itu, sehingga saya tadi belok ke sini dan benar," ucap Presiden.

Kepala Negara memastikan bahwa Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat segera melakukan perbaikan terhadap gedung sekolah tersebut.

Dalam peninjauan ini, Presiden didampingi Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.


                                                                 Reporter : Arianto
Share:

ADCE Sumut Akan Dikukuhkan Akhir Februari 2019


Duta Nusantara Merdeka | Medan
Untuk lebih meningkatkan nilai ukhuwah islamiyah di antara sesama muslim, apa lagi saat ini eskalasi politik indonesia di ramaikan dengan pesta demokrasi pemilihan umum maka dibentuklah komunitas bernama aktivis dakwah cafe, tujuan komunitas ini dibentuk adalah untuk menyamakan persepsi bahwa islam itu rahmatan lil alamin.

Berbeda dalam hal pandangan bukan berarti tak bersatu dalam persaudaraan islam, dalam perkembangannya Aktivis Dakwah Cafe (ADCE) telah tumbuh menjadi komunitas yang bergerak dalam sosial kemasyarakatan membutuhkan pengukuhan, maka oleh itu pengukuhan dilakukan dalam waktu dekat yaitu tanggal 24 Februari 2019 untuk pelantikan komunitas Aktivis Dakwah Cafe Sumut.

Dalam rapat pelantikan, founder ADCE Al Ustadz Mustafha Syahdana CT, CM mengatakan, "komunitas ini harus lah sesuai dengan dakwah Rasulullah Saw yang selalu santun dalam menyikapi apa pun permasalahan dan tidak bertindak gegabah dalam mengambil keputusan", untuk pesta demokrasi pemilu ini.


Ustadz yang disapa akrab bang dana ini juga menyatakan "siapa pun presiden terpilih harus lah disikapi bijak dan ikuti lah hasil nya dengan legowo, karena paslon 01 dan 02 merupakan sama sama anak bangsa terbaik, sama sama Islam, dan hindari lah berita hoax yang nanti justru menjadi pemicu perpecahan" ujarnya. 

Kemudian sekretaris terpilih untuk kordinator medan Septian Hernanto dalam rapat juga menyampaikan pesan bahwa komunitas ini independen, tapi punya kewajiban menjaga pesta demokrasi ini dengan mempersilahkan semua pengurus harian, anggota dan simpatisan untuk memilih sesuai nurani.

Dalam rapat ini terpilih sebagai panitia diketuai oleh ikhwan Septian hernanto, sebagai sekretaris panitia ikhwan akmal, bendahara panitia ikhwan benny rambe. **
Share:

Kapolsek Karawaci Beri Bantuan Sembako Kepada Dai Kamtibmas


Duta Nusantara Merdeka | Tangerang
Kapolsek Karawaci Polres Metro Tangerang Kota Kompol Doddy Ginanjar..SH,  didampingi Bhabinkamtibmas Kecamatan Karawaci melaksanakan sambang silaturahmi Da'i Kamtibmas ustad Saiful Bahri di Jalan H. Saalan RT. 02/03 No.22, Kel.Koang Jaya, Kec.Karawaci, Kota Tangerang, pada hari Selasa (29/01/19) sore, selain itu juga memberikan bantuan berupa sembako.

Kegiatan tersebut merupakan program Kapolres Metro Tangerang Kota  Kombes Pol Harry Kurniawan.SIK,.MH,  sebagai bentuk kepedulian Kapolsek Karawaci kepada Da'i Kamtibmas khususnya diwilayah hukum Polsek Karawaci. Adapun yang diberikan ini berupa sembako yakni : beras 5 kg, mie instan 1 dus, minyak sayur 2 kg, teh 1 pack dan kopi pack dan gula 2 kg.



Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Karawaci Polres Metro Tangerang Kota Kompol Doddy Ginanjar.SH,  menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada Da'i Kamtibmas agar menjaga situasi Kamtibmas dan dapat membantu Polri dalam menciptakan situasi Kamtibmas dengan memberikan pandangan kepada masyarakat menghindari Isu SARA di tempat ibadah dan berita HOAX mengingat tahun politik.

"Bahwa saat ini Polres Metro Tangerang kota terdapat program Pokdar Kamtibmas milinium, di harapkan warga yang usia muda atau pelajar untuk dapat berperan menjaga Kamtibmas diwilayah serta Polsek siap memfasilitasi tempat apabila warga membutuhkan asalkan kegiatan positif," katanya Kompol Doddy.

Sementara ustad Saiful Bahri selaku Dai Kamtibmas mengucapkan terima kasih atas kedatangan dan bantuan kepedulian Kapolsek Karawaci.

"Kami selaku Da'i Kamtibmas siap mensosialisasikan agar tempat ibadah tidak untuk dijadikan ajang politik dan meredam isu sara serta mensosialisasikan kepada pemuda/pemudi terkait adanya program Pokdar Kamtibmas milinium," terangnya Ustad Saiful. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat


Share:

Polres Metro Jakarta Barat Bersama Tiga Pilar Lakukan Penertiban Parkir Liar Dan Spanduk


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta Barat
Polres Metro Jakarta Barat bersama unsur 3 Pilar melaksanakan kegiatan penertiban parkir liar dan spanduk tanpa izin, di Jl Sandang, Kantor Kelurahan Palmerah, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat,  baru-baru ini.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Palmerah Polsek Palmerah Polres Metro Jakarta Barat Aiptu Tusiman mengatakan bahwa penertiban dilakukan agar tidak membuat wilayah Palmerah, Jakarta Barat, menjadi lokasi keresahan masyarakat.

“Kami melakukan penertiban parkir liar dan spanduk di wilayah kantor Kelurahan Palmerah, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, yang kumuh karena banyaknya spanduk dan seperti tidak diurus. Parkir liar juga kerap membuat kemacetan dan meresahkan pejalan kaki karena motor parkir di atas trotoar,” ungkap Aiptu Tusiman.

Selanjutnya kendaraan yang parkir sembarangan, terpaksa di derek oleh petugas serta dibawa ke Kecamatan, dengan pengawalan petugas Dishub. Selain itu, spanduk juga diamankan di Kelurahan oleh Satpol PP. Kegiatan berjalan lancar, aman dan terkendali. ** 

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Ditegur Karena Minuman Keras, Seorang Anak Kandung Clurit Ayahnya Hingga Tewas



Duta Nusantara Merdeka | Jakarta Barat
Sungguh bejat perlakuan seorang pria berinisial PI (24). Bagaimana tidak, PI tega menganiaya ayah kandungnya sendiri hingga meninggal dunia di rumahnya di Jalan Kapuk Sawah RT 10/12 Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, lantaran hanya hal sepele.

Kapolsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat Kompol H. Khoiri.SH,.MH, mengungkapkan kronologi kejadian tewasnya sang ayah oleh anak kandungnya. Menurut keterangan nya, kejadian bermula pada hari Selasa tanggal 29 Januari 2019, sekira jam 15.30 Wib, pelaku bersama saksi  (Udin dan Yudi) berada di pos RT 11/12 sedang minum minuman keras jenis Anggur orang tua.

Sambil minum anggur, pelaku membantu Udin melakukan servis TV milik saksi (Joyo) yang rumahnya berada di depan pos RT 11/12. Hingga menjelang maghrib, pelaku bilang kepada Udin dengan mengatakan 'Kalau nyervis yang bener dong lihat lihat orang'.

Tak terima atas omongan pelaku,  Udin membalas dengan makian sambil menoyor kepala pelaku dan menendang pelaku.

"Pelaku yang mendapat perlakuan dari Udin hanya diam saja tanpa perlawanan," Ungkap Kompol H Khoiri,  Rabu (30/01/19).

Kemudian, lanjut Kompol H Khoiri, pada saat itu datang korban Abdurachman bin H Sadin (60) yang merupakan ayah kandung pelaku. Melihat pelaku yang sedang minum minuman keras, korban pun menegurnya sambil menuju arah pulang ke rumah dengan disusul pelaku. Sesampainya di rumah, pelaku yang tak terima ditegur korban, lalu mencari korban yang sedang berada di dapur.

Selanjutnya pelaku mengatakan  'Kok Bapak belain orang lain bukan belain anak sendiri' (meniru ucapan pelaku). Lalu dijawab oleh korban dengan mengatakan 'Sama aja kalian berdua juga'.

Pelaku yang tak terima jawaban dari korban langsung mengambil senjata tajam jenis clurit, dan langsung mengayunkan clurit satu kali ke arah korban hingga mengenai pangkal leher korban sebelah kiri.

"Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit namun nyawanya tak tertolong," Lanjutnya.

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Cengkareng AKP Antonius mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan dan beberapa keterangan dari saksi-saksi, dirinya didampingi Panit Reskrim Iptu Rahmat bersama anggotanya langsung menangkap tersangka PI.

"Dari hasil penyelidikan, kita amankan tersangka PI yang merupakan anak kandung korban," Katanya AKP Antonius.

Akibat perbuatan nya, tersangka mendekam di balik jeruji besi dengan ancaman pasal 351 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Kapolda Kaltim Berikan Program "Penggal Jalan" Sebagai Bentuk Pelayanan Kepada Masyarakat


Duta Nusantara Merdeka | Kutai Kertanegara
“Penggal Jalan” atau pengaturan lalu lintas merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat di jalan raya, guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga masyarakat pengguna jalan dalam beraktivitas.

Seperti pada pagi hari ini, terlihat beberapa Anggota Polsek Muara Jawa Polres Kutai Kartanegara sedang melaksanakan pengaturan arus lalu lintas di titik-titik yang rawan kemacetan dan kecelakaan, serta tempat yang ramai di wilayah hukum Polsek Muara Jawa.


Hal ini dilakukan karena pada pagi hari, kegiatan masyarakat dilakukan hampir bersamaan. Berangkat ke tempat kerja, berangkat ke sekolah, berangkat ke pasar, dll.

Kegiatan “Penggal Jalan” ini merupakan perwujudan Polri yang Promoter dan sekaligus arahan dari Kapolda Kaltim Irjen Pol. Drs. Priyo Widyanto.MM,  dan Kapolres Kutai Kertanegara Akbp Anwar Haidar.SIk,.MSi. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Mengenal Cryptocurrency Sebagai New Platform Criminals


Duta Nusantara Merdeka |

Oleh : Dede Farhan Aulawi

Selamat tinggal dunia analog, dan selamat datang di era digital. Era digital di satu sisi menjanjikan berbagai kemudahan pada manusia tertentu, tetapi juga menimbulkan beberapa masalah baru bagi kebanyakan orang terutama di negara – negara berkembang.

Perkembangan teknologi nano dengan laju eksponensial tidak mungkin bisa diimbangi oleh model berfikir yang linier. Hal ini akan berdampak pada semua lini kehidupan, termasuk perubahan model dan modus kejahatan baru yang berbasis pada teknologi terbaru.

Para pelaku kejahatan saat ini sudah sudah berpaling dari kejahatan uang tradisional seperti perampokan dan pencurian, dan mulai fokus pada kejahatan kerah putih. Pertimbangannya sederhana saja bahwa kejahatan model kerah putih ini dinilai dapat bisa menghasilkan hasil kejahatan dengan jumlah nominal yang lebih besar dan resiko kemungkinan bisa ditangkap aparat kepolisian jauh lebih kecil.

Lalu seiring dengan perkembangan teknologi baru yaitu lahirnya mata uang digital (cryptocurrency) maka mereka memanfaatkan teknologi ini sebagai flatform baru untuk untuk menyembunyikan uang hasil kejahatannya, karena dinilai akan sangat sulit untuk dilacak.

Contoh – contoh cryptocurrency yang saat ini lagi booming seperti Bitcoin, Ethereum, Litecoin, dan Ripple merupakan contoh mata uang digital yang saat ini banyak dikenal oleh masyarakat, dari total jumlah mata uang digital saat ini yang berjumlah sekitar 1600 – 2000 jenis.

Bahkan ada jenis Monero dan Zcash yang secara khusus dirancang oleh para pencuci uang untuk mempersulit penegakan hukum dan pelacakannya. Monero bahkan sesumbar di situs webnya bahwa mata uangnya "dirancang untuk menjadi pribadi, aman, dan tidak bisa dilacak."

Lalu apa sebenarnya yang disebut dengan CRYPTOCURRENCY ? Kalau ditinjau secara historis cryptocurrency mulai dikenal sejak tahun 2008, dimana saat itu Satoshi Nakamoto mengenalkan konsep  “ Bitcoin : Sistem tunai elektronik peer-to-peer “. Memperkenalkan sistem pembayaran global anonim berdasarkan mata uang digital terdesentralisasi di mana jaringan pengguna menggantikan kebutuhan mata uang fiat yang dikeluarkan pemerintah yang terpusat.

Mata uang digital terdesentralisasi yang dijalankan pada jaringan komputer peer-to-peer. Jadi tidak menggunakan perantara, yang menjadikannya alternatif yang sangat menarik bagi para penjahat. Dengan kata lain, cryptocurrency adalah bentuk uang "digital" yang tidak terkait dengan repositori pusat.

Uang mengalir masuk dan keluar dari sistem melalui penggunaan komputer pengguna. Pengguna dapat melakukan pembelian dengan menggunakan dompet digital. Pengguna dapat mentransfer uang ke orang lain, dengan cepat, aman, anonim dan murah. 

Transaksi Cryptocurrency diverifikasi menggunakan peralatan komputer berdaya tinggi. Setiap transaksi ditempatkan dalam suatu string dengan transaksi lainnya. Ini disebut blockchain. Blok individu kemudian diberi kriptografi-hash berdasarkan enkripsi SHA256. Blok, yang berisi beberapa transaksi, kemudian diverifikasi oleh penambang.

Dengan menggunakan "komputer" mereka yang dimodifikasi, para penambang memecahkan kriptografi dan menerima sebagian kecil dari biaya, yang didasarkan pada ukuran byte dari transaksi. Tetapi insentif nyata adalah hadiah blok yang diberikan kepada penambang yang memecahkan hash dan mengkonfirmasi blok.

Dalam teknisnya, saat ini juga berkembang apa yang disebut dengan WEB GELAP, yaitu suatu web yang tidak diindeks oleh mesin pencari. Dengan kata lain, mesin pencari publik tidak dapat mencari informasi yang disimpan di web yang dalam (intraweb). Web gelap ini hanya dapat diakses menggunakan browser khusus seperti The Onion Router (Tor) atau I2P.

Setelah diakses dan jika mereka tahu ke mana harus mencari, maka dengan mudah menemukan apa pun. Narkoba, senjata, seni curian, dan pornografi mudah diakses. Artefak dan seni budaya curian, senjata non-tradisional seperti peluncur roket, pornografi anak-anak dan orang-orang (untuk perdagangan manusia), biasanya ditemukan dengan menggunakan ruang obrolan khusus anggotayang disebut THE OPIOID EPIDEMIC AND THE DARK WEB.

Dulu sangat sulit bagi lembaga penegak hukum untuk melacak bagaimana cryptocurrency berperan dalam kejahatan, tetapi kini ada perusahaan intelijen cryptocurrency yang membantu untuk mengungkap kejahatan berbasis crypto secara scientific. Di A.S., penambang (Miner) dan pengguna cryptocurrency tunggal tidak diatur oleh Financial Crime Enforcement Network (FinCEN), regulator federal.

Kurangnya peraturan, karakteristik “anonim” dan lemahnya Kompetensi SDM Polisi di bidang cryptocurrency mendorong perilaku kriminal untuk bisa tetap menikmati ruang – ruang digital sebagai instrumen untuk menyembunyikan hasil kejahatan secara aman. **
Share:

Isu Serbuan TKA di Morowali Hanya Hoax


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Morowali - Informasi palsu tentang serbuan Tenaga Kerja Asing (TKA) di kawasan industri IMIP (Indonesia Morowali Industrial Park), Morowali, Sulawesi Tengah terus dihembuskan. Untuk membuktikan kabar tersebut Muslimah Nahdlatul Ulama (NU), melakukan kunjungan kerja ke IMIP. Selama dua hari, 28 & 29 Januari 2019, Muslimah NU melihat langsung situasi kawasan industri seluas dua ribu hektare itu.

Anggota Dewan Pakar Muslimah NU, Prof DR Hj. Masruroh yang turut dalam rombongan memberikan pernyataan saat kunjungan tersebut. Rombongan sudah mengelilingi semua kawasan dari pabrik, pelabuhan, mess buruh, sampai ke dapur. Masruroh mengakui memang melihat ada pekerja asal Tiongkok. Tapi jumlahnya hanya sekitar tiga ribu diantara pekerja asli Indonesia yang jumlahnya 32 ribu.

“Kalau dikatakan seperti yang viral di sosial media (Facebook), bahwa ada ratusan ribu bahkan jutaan TKA Cina di Morowali, itu hanya Hoax," ujar Masruroh yang juga mantan Rektor Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar itu. Jadi perbandingannya, pekerja asal Tiongkok hanya sekitar sembilan persen dari total pekerja di IMIP.

Masruroh mensyukuri serapan tenaga kerja Indonesia di IMIP sangat besar. "Dari penjelasan pihak IMIP, mereka (TKA) nantinya akan kembali ke negaranya setelah transfer teknologi kepada karyawan Indonesia selesai. Artinya, ini merupakan hal yang positif bagi kita semua karena skill tenaga kerja kita semakin bertambah," tegasnya. Keberadaan kawasan industri IMIP ini, mempunyai dampak positif bagi perkembangan ekonomi masyarakat Morowali secara khusus dan Indonesia secara umum.

Sebagai pendidik, Masruroh mengapresiasi IMIP yang juga membuka Politeknik Industri Logam di Morowali. “Lulusannya mendapat prioritas untuk bergabung di kawasan industri IMIP. Ini bagus sekali,” tambahnya. Masruroh berharap seleksi masuk Politeknik Industri Logam Morowali juga harus dilakukan ke daerah-daerah lain. Tujuannya membuka peluang yang sama bagi lulusan SMA yang ada di daerah seperti Kalimantan dan Papua.

Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Kepresidenan, Dr Moeldoko berkali-kali menegaskan agar masyarakat jangan mudah termakan informasi palsu tentang serbuan Tenaga Kerja Asing. “Kita tidak diam. Kita akan awasi industri yang menyalahi aturan,” kata Moeldoko dalam keterangan tertulisnya Rabu, 30 Januari 2019.

Kantor Staf Presiden bahkan pernah mengirimkan belasan jurnalis untuk melakukan investigasi lapangan di kawasan IMIP, Agustus lalu. Selama di lapangan, para jurnalis bebas untuk melakukan penelusuran. Saat itu para jurnalis menemukan TKA asal Tiongkok yang bekerja di Morowali jumlahnya kurang dari sebelas persen dari total pekerja. Berkurangnya jumlah TKA dalam enam bulan terakhir, disebabkan pekerja konstruksi asal Tiongkok sudah banyak yang pulang.

                                                                Reporter : Arianto
Share:

Spire Research and Consulting Gelar Pemaparan Hasil Riset Transportasi Online di Indonesia


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 265 juta jiwa pada 2018 berdasarkan perhitungan Badan Pusat Statistik, tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi pebisnis, terutama di industri transportasi. Sebab, populasi yang sangat besar itu jelas diiringi dengan angka kebutuhan konsumsi dan mobilitas yang tinggi pula.

Itu sebabnya, industri transportasi online (ride-hailing) tumbuh subur akhir-akhir ini. Banyak pemain bermunculan, meskipun saat ini hanya dua yang bertahan, yakni Go-Jek, start-up unicorm asal Indonesia dan Grab, perusahaan penyedia layanan ride-hailing terbesar di Asia Tenggara.
Seiring berjalannya waktu, persaingan antara Go-Jek dan Grab semakin sengit. 

Keduanya saling salip dalam mengembangkan layanan dan meningkatkan kualitasnya. Harapannya, tentu saja ingin memperoleh jumlah pengguna yang lebih banyak daripada pesaing. Namun, pada akhimya konsumen yang menjadi penentu.

Spire Research and Consulting, salah satu perusahaan riset terkemuka global yang berpusat di Tokyo, Jepang, belum lama ini melakukan studi terhadap pengemudi dan konsumen untuk mencari tahu preferensi terhadap penyedia layanan transportasi online dari berbagai aspek, seperti consumer awareness, frekuensi penggunaan, dan preferensi dalam menggunakan layanan e-money.

Spire Research and Consulting, perusahaan riset dan konsultasi bisnis terkemuka di Asia Pasifik yang berpusat di Jepang, menggelar konferensi pers pemaparan hasil riset Health of Indonesia's Ride-Hailing Platforms and 2019 Outlook hari Rabu, 30 Januari 2019 pukul 13.00 - 15.05 wib bertempat di Hong Kong Cafe Lt. 2, Jalan Sunda No. 5, Jakarta. dihadiri Narasumber   :

- Jeffrey Bahar selaku Group Deputy CEO Spire Research and Consulting dan
             
- Andhika Irawan Saputra selaku konsultan Spire Research and Consulting.


Temuan paling menarik dari studi kami adalah adanya kecurangan (fraud) yang cukup besar dan bagaimana pandangan para pengemudi (driver) terhadap hal tersebut, ungkap Jefrey Bahar, selaku Group Deputy CEO Spire Research and Consulting.

Berdasarkan hasil survei "Consumers Awareness yang dilakukan Spire Research Consulting, 75% dan 61% responden mernyebutkan bahwa Grab merupakan merek (brand) yang mereka gunakan dalam 6 dan 3 bulan terakhir. Sementara itu, 62% dan 58% responden memilih menggunakan Go-Jek untuk kategori yang sama dalam 6 dan 3 bulan terakhir.

Melihat data tersebut, konsumen lebih banyak menggunakan Grab, setidaknya hingga kuartal 4/2018. Sebanyak 34% pengguna GrabCar, salah satu layanan dari Grab, menyebutkan bahwa mereka menggunakan layanan itu sebanyak 3-4 kali per minggu. Sementara itu, 25% pengguna Go-Car cenderung hanya menggunakan layanan sebanyak 1-2 kali dalam seminggu.

Di kategori roda dua, Go-Ride masih menjadi pilihan utama penguna transportasi online Dari total responden yang memilih Go-Ride, sebanyak 64% menggunakannya hingga 1-2 kali sehari, sedangkan pemilih GrabBike yang menggunakan 1-2 kali dalam sehari ada 58%.

Untuk layanan online food delivery, Go-Food masih memimpin. Sebanyak 35% responden menyebutkan bahwa Go-Food merupakan layanan yang paling sering mereka gunakan. Sementara 27% responden menyatakan memilih GrabFood.

Tumbuhnya permintaan online food delivery tak lepas dari gencarnya promosi yang dilakukan oleh para penyedia platform pembayaran. 

Merujuk pada hasil survei, rupanya OVO, aplikasi pembayaran yang digandeng Grab, unggul dalam pembayaran online to offline (O2O), seperti untuk membeli pulsa dan pembayaran di gerai-gerai non-makanan.

Berbeda dengan OVO, Go-Pay, platform pembayaran milik Go-Jek, lebih sering digunakan di pembayaran kedai-kedai makanan-minuman (Go-Food) dan untuk membayar tagihan listrik melalui aplikasi Go-Jek.

Sayangnya, di tengah "gegap-gempitanya" bisnis transportasi online, tindak kecurangan (fraud) pun terjadi. Bahkan, dalam studi yang dilakukan Spire Research and Consulting, fraud di kalangan pengemudi (driver) sudah menjadi rahasia umum.

Fraud menjadi isu tersendiri. Di satu sisi, fraud dapat menyebabkan kerugian bagi penyedia platform transportasi online, di sisi lain juga menjadi koreksi atas lemahnya sistem yang mereka miliki.

Spire Research and Consulting memperkirakan sebanyak 30% dari order yang diterima Go-Jek terindikasi fraud. Angka itu cukup tinggi jika dibandingkan dengan persentase fraud Grab yang diperkirakan hanya 5%.

Angka tersebut berdasarkan estimasi jumlah order fraud dibandingkan jumlah total order yang diterima. Ini merupakan masalah sistematis bagi kedua perusahaan dan terutama, permasalahan yang Go-Jek harus segera atasi.

"Perkiraan ini masuk akal karena kami juga melakukan survei terhadap para pengemudi transportasi online," ungkap Jeffrey. "Di 2018, dari para pengemudi Go-Jek sendiri yang kami survei, 60% di antaranya mengaku pernah melakukan fraud untuk meningkatkan jumlah order mereka yang akan berpengaruh pada bonus dan pendapatan harian yang mereka terima."

Para pengemudi Go-Jek yang pernah melakukan fraud itu mengatakan melakukannya karena menemukan celah yang dapat ditembus dalam sistem Go-Jek. Caranya, dengan menggunakan aplikasi yang dapat memodifikasi lokasi (mod). Di sisi lain, meski pengemudi Grab tak terbebas dari praktik fraud, namun jumlahnya lebih sedikit, yakni kurang dari 10%.

Para pengemudi Grab mengatakan ketatnya sistem keamanan di aplikasi Grab dapat mendeteksi adanya praktik nakal para pengemudi dan tegas nya sanksi yang diberikan oleh manajemen, ditengarai mampu menjadi penghalau niat para pengemudi Grab untuk melakukan kecurangan. Para pengemudi juga menyatakan bahwa kedua hal memperbaiki sistem mereka dalam mendeteksi fraud.

Saat ini, Grab dan Go-Jek sama-sama berkembang pesat, baik di ranah transportasi Online maupun online food delivery, Tanah Air. Akan tetapi, perhatian khusus harus diberikan terhadap aspek fraud demi menjamin perkembangan teknologi dan industri yang sehat.


                                                            Reporter : Arianto
Share:

Presiden Jokowi Bincang Santai dengan para Mantan Panglima TNI dan Mantan Kapolri di Istana Negara


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Presiden Joko Widodo membuka Rapat Pimpinan (Rapim) TNI dan Polri tahun 2019 yang diikuti oleh 198 perwira tinggi TNI dan 170 perwira tinggi Polri. Berbeda dengan yang sudah-sudah, Rapim kali ini dilangsungkan hari Selasa, 29 Januari 2019 di Istana Negara, Jakarta.

"Ini mungkin rapim pertama yang diadakan di Istana. Bukan apa-apa, tapi memang saya ingin rapim ini sekali-kali kita lakukan di sini dan enggak ada salahnya," ujar Presiden mengawali sambutan.

Tak hanya itu, rapim kali ini turut menghadirkan sejumlah mantan Panglima TNI dan mantan Kapolri.

Mereka yang hadir adalah Try Sutrisno, Wiranto, Endriartono Sutarto, Djoko Suyanto, Moeldoko, dan Gatot Nurmantyo sebagai mantan Panglima TNI. Ada juga sejumlah mantan Kapolri yang hadir, yakni Roesmanhadi, Roesdihardjo, Bimantoro, Da'i Bachtiar, Sutanto, Bambang Hendarso Danuri, Timur Pradopo, dan Badrodin Haiti.


Selepas rapim, Kepala Negara bersama seluruh peserta rapim dan mantan Panglima TNI, serta mantan Kapolri berfoto bersama di tangga Istana Merdeka, Jakarta.

Setelahnya, Presiden didampingi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung bersama para mantan Panglima TNI dan mantan Kapolri mengadakan pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta. Selama kurang lebih 30 menit Presiden berbincang santai sambil sesekali diselingi suara tawa dan canda.

Setelah berbincang, Presiden bertemu wartawan untuk memberikan keterangan pers didampingi para mantan Panglima TNI dan mantan Kapolri.


                                                                Reporter : Arianto
Share:

Presiden Jokowi Minta TNI-Polri Respons Momentum Revolusi Industri 4.0


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Presiden Joko Widodo meminta kesiapan TNI dan Polri untuk merespons perubahan global yang sangat cepat. Kesiapan tersebut sangat diperlukan untuk mengantisipasi tantangan yang akan dihadapi Indonesia ke depannya.

Demikian ditegaskan Presiden Joko Widodo saat memberikan arahan pada Rapat Pimpinan TNI dan Polri di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa, 29 Januari 2019.

"Saya ingin mengingatkan bahwa dunia ini berubah. Lanskap politik dunia berubah. Lanskap global ekonomi juga berubah. Lanskap sosial global juga berubah sehingga kita harus merespons secara cepat perubahan-perubahan yang ada baik di bidang ekonomi, politik, atau sosial," ujarnya.

Rapim tersebut dihadiri oleh para perwira tinggi TNI dan Polri yang aktif. Selain itu, beberapa mantan Panglima TNI dan mantan Kapolri juga tampak dalam acara itu.

Selepas acara, Kepala Negara menjelaskan bahwa momentum revolusi industri keempat yang tengah berlangsung harus benar-benar direspons. Ia mendorong TNI maupun Polri untuk memanfaatkan perkembangan teknologi dan menerapkannya untuk kebutuhan organisasi.

"Mungkin dengan lebih menggiatkan lagi riset-riset untuk alutsista kita. Kemudian tadi saya berikan contoh misalnya penggunaan _virtual reality_, _artificial intelligence_, kemudian 3D _printing_ yang negara-negara lain sudah mulai kembangkan di sisi kemiliteran," ucapnya.

Dalam Rapim TNI-Polri kali ini, Presiden Joko Widodo kembali menegaskan bahwa politik yang dijalankan TNI dan Polri ialah politik negara. Maka itu TNI dan Polri harus menjaga netralitas sekaligus memberikan rasa aman dan mewujudkan situasi yang kondusif menjelang Pilpres 2019.

"Politik TNI dan Polri adalah politik negara sehingga netralitas itu perlu sekali dijaga dan yang paling penting adalah lancarnya Pemilu, kondusivitas situasi, dan kondisi yang damai. Itu akan terjadi apabila TNI dan Polri ini solid, bersinergi bersama-sama menjaga ketertiban," tuturnya.



*Restrukturisasi TNI*

Dalam rapim tersebut, Presiden juga memastikan akan adanya 60 jabatan baru di institusi TNI yang akan diisi para perwira tinggi (pati). Sejumlah jabatan baru itu merupakan bagian dari restrukturisasi di tubuh TNI.

"Akan ada jabatan untuk pati baru sebanyak 60 ruang. Nanti bisa diisi dari kolonel untuk naik ke jabatan bintang," ujarnya.

Selain itu, Kepala Negara juga akan melakukan revisi terhadap aturan usia pensiun para prajurit TNI setingkat Tamtama dan Bintara hingga menjadi 58 tahun. Sebelumnya, para prajurit TNI harus menjalani pensiun di usia 53 tahun. Ketentuan mengenai hal itu telah diatur sebelumnya dalam Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI.

"Saya perintahkan juga kepada Kementerian Hukum dan HAM dan Panglima TNI untuk merevisi pensiun Tamtama dan Bintara yang sebelumnya 53 ke 58 (tahun). Tapi ini merevisi Undang-Undang," ucap Presiden.

"Kalau umur 53 tahun ini masih segar-segarnya, masih produktif-produktifnya, kok sudah dipensiun. Polri kan sudah 58 tahun," imbuhnya menjelaskan.


                                                             Reporter : Arianto
Share:

Presiden Joko Widodo Menerima Kedatangan Liliyana Natsir


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Presiden Joko Widodo menerima kedatangan pebulu tangkis Indonesia yang sarat prestasi, Liliyana Natsir, di Istana Merdeka, Jakarta pada Selasa pagi, 29 Januari 2019. Atlet yang akrab disapa Butet itu mengakhiri karirnya dari dunia bulu tangkis setelah menjalani pertandingan babak final turnamen Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan, Minggu (27/1/2019).

"Indonesia sangat kehilangan atas pensiunnya Liliyana Natsir (Butet). Bukan hanya negara kita, tapi dunia juga akan kehilangan sosok seperti Butet ini," kata Presiden mengomentari pensiunnya Liliyana Natsir.

Meski demikian, Presiden yakin bahwa para atlet bulu tangkis lainnya yang lebih muda mampu mengikuti jejak yang telah ditorehkan Butet. Deretan prestasi seperti medali emas Olimpiade 2016 hingga All England 2012-2014 dapat menjadi inspirasi tersendiri bagi para atlet-atlet muda lainnya yang datang berprestasi di kemudian hari.

"Saya kira inilah yang harus dijadikan inspirasi, nilai-nilai sebuah prestasi, bagi pemain-pemain bulu tangkis yang masih junior, yang muda-muda, untuk bisa berprestasi seperti Liliyana Natsir," tuturnya.

Butet yang datang mengenakan kemeja putih berbalut jaket merah dengan tulisan "Tim Indonesia" diterima Presiden pada pukul 09.40 WIB. Butet hadir didampingi oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sementara Presiden sendiri didampingi Oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno.


Selepas pertemuan, Butet menjelaskan bahwa kehadirannya untuk menyampaikan secara langsung kabar pensiun dirinya sebagai atlet bulu tangkis. Ia sekaligus menyatakan kesiapannya apabila dibutuhkan untuk memacu prestasi para atlet-atlet muda Indonesia lainnya.

"Iya, berpamitan dan mohon arahan dari Pak Jokowi. Setelah ini mungkin jika saya dibutuhkan untuk membantu memotivasi adik-adik saya siap untuk ke sana," ucapnya.

Kepala Negara, yang mengungkapkan pembicaraan dalam pertemuan keduanya, meminta Butet untuk tetap hadir dalam proses pengembangan prestasi kolega-koleganya baik itu di tingkat nasional maupun pengembangan bibit-bibit atlet di daerah.

"Ini sebentar lagi Butet kan menjadi ASN, tapi tetap yang saya titipkan agar bisa memotivasi ke seluruh klub-klub yang ada di daerah-daerah. Semua diberi motivasi apa yang harus dikerjakan dalam meraih sebuah prestasi seperti yang sudah didapat oleh Liliyana," kata Presiden.

Liliyana sendiri berharap agar ke depannya prestasi yang telah diraihnya selama ini dapat diulangi oleh para penerusnya. Secara khusus, ia menitipkan pesan kepada para atlet muda bulu tangkis yang akan mewakili Indonesia di Olimpiade 2020 mendatang untuk dapat mempertahankan tradisi emas Indonesia.

"Semoga prestasi-prestasi saya bisa memotivasi adik-adik untuk lebih berprestasi untuk membawa nama bangsa dan negara Indonesia di kancah internasional. Yang paling penting adalah di Olimpiade 2020, semoga tradisi medali emas tetap diteruskan," pungkasnya.


                                                           Reporter : Arianto


Share:

IKLAN MURAH

SUSU KURMA AULIA

SUSU KURMA AULIA
Pesan Silahkan Klik Gambar

BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno ~ Karakter Bangsa

KILAS BALIK BUNG KARNO KARAKTER  BANGSA Soekarno ketika pidato kata sambutan setelah menerima ijazah gelar Insinyur dari I...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI

loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Follow by Email

Label

#2019GantiPresiden Accounting Aceh Adat Istiadat Advokat Agama Agraria AIDS Aksi Album Anak Artikel Asahan Asian Games Asuransi Asusila Award Bakti Sosial Bandara Banjir BANK Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar Beasiswa Begal Bekraf Belanja Bencana Bencana Alam Berita Bhayangkara Bhayangkari Bisnis BNI BNN BPJS Buka lapak Bukit Asam Buku Bung Karno Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market Cerpen Citilink conference Covid-19 Covid19 Cuaca Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Desa Dialog Digital Dirgahayu HUT RI Diskusi Duka Cita E-Money Ekonom Ekonomi Electronics Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech Forum Furniture G30S/PKI Games Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Go Pay Go-Jek Gojek Gotong Royong Grab Gym ham Harbolnas Hewan Hiburan HIV Hoax Hotel Hp Hukum Humbahas HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek Industri Informasi Infrastruktur Internasional Internet Investor IPM Jakarta Jawa Tengah Jawa Timur Jokowi Jurnalis Kaliber Kampanye Kamtibmas Karaoke Karhutla KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kekerasan Keluarga Kemanusiaan Kemendikbud Kemenhub KEMENPAN-RB Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Kilas Balik Bung Karno kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Koperasi Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal Kuliner Kutai Kartanegara Lakalantas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku Legislatif LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik lomba lari LPS Mahasiswa Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Mall Market Outlook Masjid Masker Mata Uang millenial Minuman Keras Minuman sehat Miras Mobil MOI Motivasi MPR Mudik Muhammadiyah Muharram Munas Musik Narkoba Narkotika Nasional Natal New Normal NKRI NU Office Olah Raga Olahraga Opini Organisasi Otomotif P Pagelaran Pahlawan Pameran Parawisata Pariwisata Partai Politik Pasar Pasar modal Patroli PC pe Pegadaian Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Peluncuran Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencurian Pendataan Pendidikan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengajian Pengamanan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Perpajakan Pers Pertamina Pertanian PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pinjam meminjam uang Polantas Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Pornografi Pra Kerja Pramuka Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik promo Property Prostitusi Public Expose Publik expose Puisi Pusat Perbelanjaan PWI Ragam Ramadhan Reksadana Relawan Jokowi Remisi Renungan resa Restoran Reward Robot Rumah Rumah sakit Rups RUU Saber Pungli Sahabat Anak Salon Samosir Sanitasi air.Lingkungan hidup Satlantas Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Senjata Sepak Bola Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Silaturahim Silaturrahim Smartphone Soekarno Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Suku bunga Sumatera Barat Sumatera Utara Sumut Superstore Suplemen Surat Terbuka Survei Survey susu Syariah Syawal Talkshow Tawuran Teknologi Terorisme Tiket Tips TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM umkm Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa UU Cipta Kerja UUD 1945 Valentine Day Virus Corona Walikota Wanita Wartawan Wirausaha Workshop

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA

PRO KONTRA RUU HIP

~> RUU HIP saat ini sedang Hangat Dipersoalkan, Karena Banyak Pihak yang telah Menolaknya, Baik dari Kalangan Ormas Hingga Partai Politik, Sehingga Terjadi Pro Dan Kontra.

<~ Memang Sebaiknya Persoalan Pancasila Tidak Usah Diganggu Gugat, Karna itu merupakan Landasan Dasar Dalam Berdirinya Negara Indonesia, Sudah Final Masalah Pancasila.

Link Terkait

close
Banner iklan disini