Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id
Tampilkan postingan dengan label Webinar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Webinar. Tampilkan semua postingan

Tips Meraih Akreditasi Unggul ala Prof. Bambang Sudibyo Mantan Menteri Pendidikan


Duta Nusantara Merdeka | Surabaya
Semua mahasiswa pastinya ingin berkuliah di perguruan tinggi dengan akreditasi terbaik. Akreditasi yang baik akan membantu ulusan kampus tersebut untuk mendapatkan pekerjaan, mengikuti seleksi CPNS, maupun meraih kesempatan beasiswa.

Sayangnya, berdasarkan data Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi, baru 27 kampus yang sudah mendapatkan peringkat Unggul untuk Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) dari total 4.500 kampus se-Indonesia. Hal ini diungkapkan Prof. Bambang Sudibyo, Mantan Menteri Pendidikan Nasional 2004-2009, dalam Webinar SEVIMA pada Senin (01/08) sore. 

“Bahwa setiap lembaga pendidikan tinggi pasti membutuhkan sebuah akreditasi. Namun, belum setiap lembaga pendidikan tinggi saat ini memiliki akreditasi yang unggul. Untuk mendapatkan akreditasi yang unggul, kampus harus memiliki pondasi yang kuat untuk mewujudkannya,” ungkap Guru Besar Universitas Gadjah Mada tersebut.

Dalam Webinar yang dihadiri 200 Rektor dan lebih dari 10.000 civitas akademika Komunitas SEVIMA, Prof. Bambang Sudibyo dan Para Pimpinan Kampus saling berbagi kiat untuk bersama-sama menyukseskan akreditasi di perguruan tingginya masing-masing. 

Berikut tipsnya:

1) Komitmen Pimpinan dan Lembaga

Komitmen pimpinan sangat berperan penting untuk kampus meningkatkan akreditasi. Karena pimpinan kampuslah yang menentukan bagaimana  kemajuan dan kompetensi kampus diciptakan. Kepemimpinan yang baik juga perlu dilanjutkan, dilembagakan sebagai rencana jangka panjang yang berkelanjutan, dan terus didukung oleh segenap civitas akademika. Termasuk perlu didukung para dosen dan mahasiswa.

“Sebuah perguruan tinggi yang kompetitif dan ambisius akan tercipta jika memiliki pemimpin yang ambisius, dan kepemimpinan itu perlu dilembagakan. Sehingga membutuhkan konsep leadership, yang berkelanjutan dan tidak berakhir hanya karena berganti sosok pemimpin atau masa jabatan,” ungkap Prof. Bambang.

2) Mimpi Setinggi Langit dan Memiliki Visi Internasional

Menurut Prof Bambang, akreditasi yang unggul bisa diciptakan berpangkal pada visi dan misi yang unggul pula. Misalnya dengan cara memiliki visi internasional.

Dengan memiliki visi internasional, maka kualitas pendidikan, pembelajaran, dan pengabdian pada masyarakat di kampus, juga akan mengikuti standar internasional yang unggul dan kompetitif. Kalau kualitasnya sudah ditargetkan pada level internasional, maka predikat akreditasi yang terbaik nantinya akan mengikuti.

 “Visi merupakan sebuah mimpi (cita-cita) perguruan tinggi. Maka dari itu, dibutuhkan mimpi yang setinggi langit agar bisa tercipta suatu pendidikan yang kompetitif, seperti memiliki visi internasional salah satunya,” terangnya. 

3) Perlu Menjamin Mutu Kampus

Penjaminan mutu menurut Prof. Bambang Sudibyo juga sangat penting untuk memantau pembelajaran di kampus. Jika mutu kampus baik, maka baik pula akreditasinya nanti. 

Penjaminan mutu dapat dilakukan secara substantif (meningkatkan kualitas pembelajaran) maupun administratif (meningkatkan kelengkapan dokumen). Syarat administratif untuk akreditasi, usul Prof. Bambang, meliputi beragam dokumen mulai dari yang cukup kompleks seperti administrasi perkuliahan, hingga dokumen sederhana seperti data mahasiswa. 

Seluruh berkas dan dokumen tersebut dilaporkan ke Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD-DIKTI) secara berkala, dan akan menjadi dasar penilaian akreditasi.

“Untuk memastikan Tri Dharma Perguruan Tinggi bisa dilaksanakan dengan baik, maka perlu dipastikan bahwa kampus menerapkan beberapa kegiatan Tri Dharma di dalamnya. Misalnya, melakukan kegiatan pengabdian masyarakat yang bisa memberdayakan masyarakat berbasis pendidikan dan penelitian. Kegiatan ini sangat berdampak pada meningkatnya mutu kampus, pendidik, dan juga mahasiswa,” ujarnya. 

4) Selalu Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia

Kampus akan terus berkembang jika punya mutu sumber daya manusia yang berkualitas. Karena pada akhirnya, sistem dan fasilitas yang canggih di kampus, yang menggunakan nantinya adalah manusia. Yaitu para dosen dan mahasiswa.

Oleh karena itu, Prof. Bambang Sudibyo mengajak seluruh pemirsa Webinar SEVIMA untuk turut memperhatikan kualitas sumber daya manusia di kampus. Karena masa depan pendidikan dengan akreditasi yang unggul, ditentukan oleh kemauan civitas akademika di kampus seluruh Indonesia untuk terus meningkatkan diri.

“Kualitas pendidikan tenaga pengajar dan tenaga kependidikan dalam sebuah perguruan tinggi harus diperhatikan. Tak hanya itu, seluruh prasarana yang memadai dan anggaran yang memadai juga sangat dibutuhkan oleh sebuah perguruan tinggi agar bisa bermutu unggul. Pastinya ini akan mempengaruhi kualitas perguruan tinggi,” tambahnya.

Senada, Apriliyani selaku Product Research Manager SEVIMA juga menyatakan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia dapat dilakukan lewat berbagai media berbasis teknologi. Seperti pelatihan dan seminar online, maupun menyiapkan sistem informasi akademik yang mendukung administrasi dan pelaksanaan akreditasi di perguruan tinggi. 

Karena dengan memanfaatkan teknologi, proses persiapan akreditasi di kampus akan lebih mudah dan praktis. 

“Teknologi dapat menjadi solusi Bapak Ibu di perguruan tinggi karena ada banyak dokumen akreditasi yang perlu disiapkan. Dengan adanya komputer, internet, dan sistem akademik berbasis cloud (Siakadcloud) seperti saat ini, penyiapan dokumen dan kualitas SDM di kampus tersebut tidak perlu dilakukan secara manual. Semuanya jadi lebihTips Meraih Akreditasi Unggul ala Prof. Bambang Sudibyo Mantan Menteri Pendidikan mudah dan praktis!,” pungkas Apriliani. (Lak/Tha)


Share:

MATAKIN Gelar Seminar "Menangkal Intoleransi, Radikalisme Terorisme dengan Memperkuat Moderasi Beragama"


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN) mengadakan seminar yang diselenggarakan oleh secara offline dan online dengan tema “Menangkal Intoleransi, Radikalisme Terorisme dengan Memperkuat Moderasi Beragama di Jakarta (13/11/2021).

Menciptakan Indonesia yang damai, aman, dan sejahtera merupakan tugas rakyat Indonesia, meski ditengah banyaknya perbedaan suku, agama, ras, dan budaya. Merawat toleransi beragama menjadi salah satu kunci untuk mencapai visi misi tersebut, terutama dalam menangkal paham intoleransi, radikalisme, dan terorisme dengan cara memperkuat moderasi antar umat beragama. 

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komisaris Jenderal Polisi Dr. Boy Rafli Amar berpesan agar seluruh warga negara Indonesia bersyukur memiliki Pancasila, dan Bhineka Tunggal Ika. 


“Kedua konsensius negara ini merupakan landasan bagi masyarakat Indonesia bisa menghargai perbedaan agama, dan hidup berdampingan,” katanya. 

"Kita sebagai warga negara Indonesia patut bersyukur dengan kerukunan yang kita rawat hingga kini, tugas kita dengan memperkuat moderasi beragama untuk menangkal paham radikalisme dan terorisme, meski tidak sedikit masyarakat yang memiliki ideologi  bertentangan dengan Pancasila, hingga pergi berjihad ke Suriah," lanjutnya. 

Kepala BNPT menekankan paham radikalisme terorisme muncul karena  ideologi dan ketidakadilan dalam berbagai bidang dan bentuk. Oleh karena itu, faktor agama bukanlah pemicu utama tumbuhnya radikalisme dan budaya kekerasan. 

"Keberagaman agama di Indonesia sering dimanfaatkan oleh kelompok radikal untuk menguatkan pemahaman mereka, kita tidak boleh terkecoh. Indonesia negeri yang harmonis, kita harus rawat itu, bahu membahu menjaga toleransi antar beragama," harapnya. 


Pola rekrutment kelompok terorisme di dunia maya juga makin canggih apalagi Indonesia didominasi oleh generasi milenial sehingga dikhawatirkan menjadi media rekruitmen yang dilakukan oleh kelompok radikal. 

"Di dunia maya hari ini ada dua juta lebih penduduk Indonesia menggunakan internet, 50% nya generasi milenial. Kita sebagai orang tua perlu pengawasan ekstra agar anak kita mempelajari ilmu agama yang benar, jangan sampai anak muda kita terkecoh," ucap Boy. 

Kepala BNPT menjelaskan ada empat hal yang menjadi esensi dalam moderasi beragama. “Pertama, cara pandang, pengenalan esensi agama, berprinsip keadilan dan keseimbangan, serta taat pada konstitusi. Diharapkan masyarakat bisa hidup memahami keberagaman agama dan suku di Indonesia,” urainya. 

"Sebagai masyarakat, kita harus menjalankan kehidupan dengan nilai-nilai Pancasila, sebagai seorang beragama kita memegang teguh moderasi beragama antar umat. Beragama adalah bernegara," tegasnya. 


Anggota Dewan Rohaniwan MATAKIN, Chandra setiawan Ph.D menyampaikan terima kasih kepada Kepala BNPT yang sudah berkenan berbagi pengetahuan kepada umat Konghucu akan pentingnya menguatkan moderasi beragama untuk menangkal paham radikalisme. 

"Pentingnya materi yang disampaikan Pak Boy sangat bermanfaat untuk kami, beliau menyampaikan dalam menyatukan nusantara bukan hanya milik agama tertentu, tapi seluruh agama. Berkumpul nya kita di ruangan ini merupakan  Ini kebesaran Tuhan yang menjaga konstitusi negara kita," katanya. 

Dalam upaya pencegahan tersebut, BNPT melakukan langkah-langkah dengan Kesiapsiagaan Nasional, Kontra Radikalisasi, dan Deradikalisasi. Upaya kontra radikalisasi mengajak semua stake holder guna memerangi radikalisme melalui kontra narasi. (Arianto)

Share:

Diskusi Nasional Mengambil Hikmah Pembatalan Haji Tahun 2021


Duta Nusantara Merdeka |  Jawa Timur
3 Hikmah dapat dipetik dari pembatalan keberangkatan haji Indonesia tahun 2021. 

Tiga hikmah tersebut diantaranya pertama, untuk menjaga keselamatan manusia, kedua, dana yang ada atau mengendap milik pemerintah bukan jamaah haji bisa dimanfaatkan untuk keperluan kepentingan jamaah haji Indonesia, misalnya perbaikan pelayanan penginapan.

Ketiga, para jamaah yang keberangkatan tertunda hingga tahun depan bisa lebih mempersiapkan diri tentang rukun, wajib dan sunnah ketika melakukan perjalanan ibadah haji.

Demikian diungkapkan Dra.Hj.Jundah Khairul, M.A, praktisi umrah dan haji yang juga Ketua 3 Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tangerang ketika menjadi narasumber Diskusi Publik Nasional Seri 8 dengan tema Mengambil Hikmah Pembatalan Haji 2021 dari Indonesia di gelar Sekolah Wartawan MZK Institute 21 Juni 2021.

" Semua kejadian di dunia selalu atas kehendak Allah, termasuk batalnya keberangkatan jamaah haji Indonesia di tahun 2020 dan 2021, mudah-mudahan tahun 2022 mendatang tidak ada pembatalan lagi, dan itu semua bergantung kepada Allah. Kita ambil hikmahnya" ujar Jundah berharap.

Diskusi Publik Nasional Seri 8 berlangsung 3 jam diikuti 13 Provinsi, Jabar, DKI Jakarta, Banten, Jatim, Sulut, Riau, Sumsel, NTT, Kalbar, Maluku, Sumbar, Jateng dan Jambi menghadirkan empat pembicara.

Selain Jundah juga tampil dari Dewan Pengurus Pusat ASITA (Asosiasi Biro Perjalanan), Bahriyansyah, pelaku usaha perjalanan haji dan umroh, Priyadi Abadi, Nelwati jamaah haji yang gagal berangkat karena adanya pembatalan. **
Share:

3 Unsur Utama Harus Diperhatikan Saat Mau Transaksi Pinjaman Online


Duta Nusantara Merdeka | Jawa Timur

3 UNSUR utama harus diperhatikan saat mau melakukan transaksi pinjaman online (pinjol),supaya tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

Demikian diungkapkan Direktur PT.Jaya Mandiri Plus Grup, Agung Santoso, ketika menjadi salah satu pembicara webinar Literasi Digital dengan berbagai sub tema, berlangsung hari ini (2/6/2021) yang di selenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia, pukul 09.00-12.00 wib.


Tiga unsur utama yang di maksud Agung itu, diantaranya pertama pastikan sudah masuk dalam daftar Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kedua bunga pinjol yang masuk dalam OJK tidak tinggi, sehingga tidak ada permasalahan di kemudian hari. Ketiga tidak ada biaya sebelum pencairan. 

"Jadi jangan tergesa-gesa bila mau gunakan aplikasi pinjol, di lihat dulu terdaftar di OJK, ketika anda ada penawaran pinjol atau anda mau pinjol, cek dulu di website OJK, setelah masuk OJK cek dulu bunga, setelah ok, baru tanya apakah ada biaya administrasi sebelum pencairan," ujarnya.

Agung sapaan akrab pria kelahiran Surabaya ini, menambahkan masih ada 2 unsur faktor pendukung, dan 1 unsur faktor waspada untuk kontrol diri.


Dua unsur faktor pendukung sebelum transaksi melalui pinjol, yakni pertama selalu catat jatuh tempo pembayaran termasuk kapan lunas, kedua catat besarnya pinjaman, sebab jangan sampai antara yang pinjam sama yang punyai pinjol terjadi ketidak cocokan, misal peminjan merasa pinjam 1.500.000 dalam ingatan, tapi pihak pemilik uang yang di pinjamkan menulis 2.000.000, makanya di simpan dalam bentuk screenshot, yang satu arsip kita, yang satu kita kirim japri kepada pengelola pinjol.

"Setelah tiga unsur utama, dua unsur pendukung, satu lagi unsur waspada, yaitu pinjol yang terdaftar tidak mema memaksa diri kepada calon peminjam, jika berkenan dengan cocok bunga, besar angsuran dan jatuh tempo, maka terjadi transaksi, " tukas Agung.

Kegiatan webinar literasi digital adalah menuju masyarakat melek teknologi dan cakap menggunakan literasi di gital.

Selain Agung Santoso ada tiga pembicara lain dengan sub tema yang berbeda, Wahyudi tentang Perubahan Intera ksi Sosial di Era Digital, Pornography Content in The Eye of Digital Ethics,Luqman tentang Dompet Digital : Tips Memilih Aplikasi Dompet Digital yang Aman dan Terpercaya. **
Share:

Webinar Pengembangan UMKM & Penciptaan Lapangan Kerja Bersama Bobby Nasution


Duta Nusantara Merdeka | Kota Medan
Kegiatan webinar yang diselenggarakan oleh mantan sekretaris daerah provinsi sumatera utara, R E Nainggolan selaku pemimpin umum jurnal pemerintahan,
Turut serta Ketua Asosiasi UMKM sumatera utara Ujiana sianturi, Sohibul anshor Siregar selaku pemerhati ekonomi
Beserta calon walikota Medan Muhammad Bobby afif nasution.

Webinar ini diselenggarakan pada senin, 02/11/2020,pukul 09:30 s/d 12:00wib dengan tema "Pengembangan UMKM & Penciptaan lapangan kerja" melalui via zoom.

Acara ini diikuti 850 orang termasuk salah satu pelaku usaha di bidang perkopian Identitas kopi beserta dari rekan rekan mahasiswa.

Usaha mikro kecil menengah(UMKM) merupakan salah satu usaha produktif milik perseorangan,UMKM sendiri selalu dikaitkan sebagi sektor yang mempunyai peranan penting dalam pembangunan perekonomian yang ada di kota medan.

Dalam hal ini calon walikota medan Muhammad Bobby Afif Nasution menyampaikan bahwa umkm harus berjalan secara sinkron dalam menciptakan perekonomian di suatu wilayah khususnya kota medan."Untuk tercapainya kesuksesan tersebut harus dilakukan secara serius baik dari tingkat kelurahan maupun kecamatan.

Beliau juga berjanji akan memotifasi masyarakat serta para pelaku umkm yang ada di kota medan.

Dan untuk kedepannya akan berupaya mendukung setiap para pelaku umkm yang memiliki produk akan membantu mempromosikan setiap produk yang dimiliki oleh para pelaku usaha baik antar provinsi maupun mancanegara.

Disisi lain andri ramadhan salah pelaku usaha perkopian dari identitas kopi sekaligus peserta yang mengikuti acara webinar tersebut mengapresiasi positif dengan kegiatan webinar umkm ini."UMKM adalah pilar penting dalam roda perekonomian bangsa patut mendapat perhatian lebih dari pemerintah kota medan kedepan".

Selain itu pemerintah juga bisa mensuport permodalan untuk pengembangan sumber daya manusia,yaitu para pelaku usaha umkm itu sendiri.

Andri ramadhan juga berharap kepada pemerintah kota medan bisa berperan aktif untuk membuka akses pasar bagi para pelaku usaha umkm yang lebih luas dengan dinamika perkembangan pasar digital saat ini. **

Wartawan DNM : Didi Atmawijaya
Share:

IKLAN

IKLAN



BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno - Makna Proklamasi

Ir. Soekarno (Sang Proklamator) Setiap Tahun kita Memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Maka kita tidak bisa t...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI


loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Label

(SAS) #2019GantiPresiden Accounting Aceh Aceh Timur Adat Istiadat Advokat AFF Agama Agraria AIDS Air Aisyiyah Aksara Aksi Aksi Sosial Aktivis Aktivitis Al Washliyah Album Anak Anak Yatim Anarkis Angkatan Darat Anies Baswedan Animal Anti Korupsi Arisan Artikel Artis Arus Mudik Asahan Asian Games ASN Asuransi Asusila Atlet Award Bakti Sosial Balap Liar Banda Aceh Bandar Lampung Bandara Bandung Banjir BANK Bank Sumut Bansos Banten Bantuan Sosial Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar BBM Bea Cukai Beasiswa Begal Bekraf Beladiri Belanja Bencana Bencana Alam Beras Berita Bhabinkamtibmas Bhayangkara Bhayangkari Bioskop Bisnis BM PAN BNI BNN BNPT Bobby Nasution Bom Bunuh Diri BPJS BPN BRI Buka lapak Bukit Asam Buku Bulog BUMN Bung Karno Bupati Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market CCTV Cerpen Cikampek Citilink conference Covid-19 Covid-19 Satgas Covid19 Cuaca Cuci Tangan Curanmor Cyber Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Debt Collector Dede Farhan Aulawi Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Densus 88 Desa Dewan Pengawas Dewata Sakti Dharma Pertiwi Dialog Digital Dinas Perhubungan Dirgahayu HUT RI Disiplin Diskusi Dongeng Donor Darah DPR Duka Cita E-Money Ekonom Ekonomi Ekspor Impor Electronics Emas Empat Pilar Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech FISIP Flores Timur Formula E Forum Furniture Futsal G30S/PKI GAAS Games Ganja Ganjil Genap Garut Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Genppari Gereja Gizi Buruk Go Pay Go-Jek Gojek Golkar Gotong Royong Grab Gubernur Guru Besar Gym Haedar Nasir ham HANI Harbolnas Hari Ibu Hewan Hiburan HIV HMI Hoax Hotel Hp Hukum Humas Humbahas HUT HUT Bhayangkara HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibadah Haji Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek IMM Indonesia Industri Informasi Infrastruktur Inspirasi Internasional Internet Intoleran Investor IPM IPPI Islam Jakarta Jakarta Barat Jakarta Pusat Jalan Jawa Tengah Jawa Timur Jayapura Jokowi Juara Jum'at Barokah Jumanji Jumat Berkah Jurnalis Kaliber Kampanye Kampung Rakyat Indonesia Kampus Kamtibmas Kapolri Kapolsek Kapolsek Kepolisian Karaoke Karhutla Karya Tulis Kasus KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kebun Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kejurnas Kekerasan Kelestarian Alam Keluarga Kemalingan Kemanusiaan Kemendag Kemendagri Kemendesa Kemendikbud Kemenhub Kemenkes Kemenkumham KEMENPAN-RB Kemenparekraf Kemenperin Kemensos Kementan Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepala Daerah Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Keselamatan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Khilafahtul Muslimin Kilas Balik Bung Karno Kivlan Zen KNPI Kohati kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Konsumen Koperasi Kopermasu Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal KRYD KSAD Kudeta Kuliner Kunjungan Kerja Kutai Kartanegara Labuhan Batu Lahan Lakalantas Laksi Lalu Lintas Lampung Langka Langkat Lapas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku LAZISMU Lebaran Legislatif Lembaga LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik Lock Down Lomba lomba lari London LPS LSM Madina Mahasiswa Mahkamah Agung Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Makassar Makkasar Mall Maluku Market Outlook Masjid Masker Mata Uang Mayday MDMC Media Media Sosial Megapolitan Menag Mendag Menembak Menteri Menteri Perdagangan millenial Minuman Keras Minuman sehat Minyak Goreng Minyak Makan Miras Mobil MOI Motivasi MPR MPR RI Mudik Muhammadiyah Muharram MUI Munas Musik Musyawarah Narkoba Narkotika NasDem Nasional Natal Natal & Tahun Baru New Normal NII NKRI NU ODGJ Office Ojek Online Olah Raga Olahraga Ombusman Omicron Online Operasi Patuh Operasi Yustisi Opini Organisasi Ormas Otomotif P Padang Pagelaran Pahlawan Pajak Palestina Pameran PAN Pancasila Papua Parawisata Pariwisata Partai Demokrat Partai Politik Partai UKM Partai Ummat Pasar Pasar modal Pasar Tradisional Patroli PC PDI Perjuangan PDIP Perjuangan pe Pedagang Pegadaian Pelajar Islam Indonesia Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Pelukis Peluncuran Pemadam Kebakaran Pemalakan Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan pemerasan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuda Melati Indonesia Pemuda Muhammadiyah Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencemaran Nama Baik Penculikan Pencurian Pendataan Pendidikan Penelitian Penembakan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengadilan Pengadilan Negeri Pengajian Pengamanan Pengamat Penganiayaan Pengawasan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penulis Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perampasan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perhubungan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Perlombaan Permainan Perpajakan Pers Pertamina Pertanahan Pertanian Perusahaan Pesawat Terbang PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pin Pinjam meminjam uang Pinjaman Online PKL PMI Polairud Polantas Polisi Cilik Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Ponpes Pornografi PPKM PPWI Pra Kerja Pramuka Praperadilan Prawita Genppari Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik promo Property Prostitusi Protokol Kesehatan PSSI Public Expose Publik expose Puisi Pungli PUPR Pusat Perbelanjaan Puskesmas PWI Qurban Radikalisme Ragam Rakernas Ramadhan Reksadana Rektor Relawan Relawan Jokowi Remisi Rentan Renungan resa Restoran Reuni 212 Revolusi Mental Reward Robot Ruang Guru Rumah Rumah sakit Rups Rusia RUU Saber Pungli Sabu Sahabat Anak Salon Samosir Samsat Sanitasi air.Lingkungan hidup Santri SAR Satlantas Satpol PP Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Sengketa Seniman Senjata Senjata Api Sepak Bola Separatis Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Sigli Silaturahim Silaturahim. KUYAI Kartanegara Silaturahmi Silaturrahim SIM Simpan Pinjam Simulasi Smartphone Soekarno Solar Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Stunting Suku bunga Sulawesi Selatan Sumatera Barat Sumatera Utara Sumut Sungai Superstore Suplemen Surabaya Surat Terbuka Suriyono Adi Susanto Suriyono Adi Susanto {SAS) Survei Survey susu Swab Antigen Syafi'i Ma'arif Syariah Syawal Takjil Tali Kasih Talkshow Tanjung Balai Tawuran Teknologi Teror Terorisme Tes Urine Tiket Tips Tjahyo Kumolo TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tokoh Agama Tokoh Masyarakat Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM Ukraina Ulama umkm UMSU Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa Usaha Rakyat UU Cipta Kerja UU ITE UUD 1945 Vaksinasi Vaksinasi booster Valentine Day Viral Virus Corona Walikota Wanita Wapres Wartawan Webinar Wirausaha Wisata WNA Workshop Yogyakarta Zulkifli Hasan

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA


PRO KONTRA VAKSINASI

~> Program Vaksinasi Yang Diluncurkan Pemerintah Mendapat Sorotan Dari Berbagai Masyarakat, sehingga terjadi pro dan kontra

<~ Memang Sebenarnya Harus Jelas Disampaikan, Maksud dan Tujuan Vaksinasi, Karena dilapangan Ada Perbedaan Orang Yang Akan Divaksin dan Yang Tidak Boleh Divaksin, membuat masyarakat Bingung

Link Terkait

close
Banner iklan disini