Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id
Tampilkan postingan dengan label TNI-Polri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TNI-Polri. Tampilkan semua postingan

TNI Rangkul Telkom Gelar Program Internet Gratis di Papua


Duta Nusantara Merdeka | Jayapura
Telkom Indonesia berkolaborasi bersama Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Brs Pos Skouw menghadirkan program bantuan internet gratis bagi anak-anak sekolah yang berada di sekitar Kampung Skouw, Distrik Muara Tami, Papua.

Kolaborasi ini ditandai dengan diresmikannya Wifi Corner Indihome (zona internet cepat) oleh Bapak Rizal Malaranggeng, Komisaris PT. Telkom Indonesia di Pos Kotis Satgas Pamtas Yonif 131/Brs Kampung Skouw.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Brs Letkol Inf Muhammad Erfani, S.H., M.Tr.(Han), dalam keterangan tertulisnya di Skouw, Jayapura, Sabtu (24/04/2021).

“Program ini sebagai upaya TNI dan Telkom dalam membantu proses belajar bagi anak-anak sekolah di perbatasan, agar bisa mengikuti pendidikan secara online di tengah pandemi Covid-19,” ungkap Dansatgas.

Dankima Satgas Kapten Inf Zainal Arifin mengatakan, kegiatan pengadaan fasilitas internet gratis ini selain membantu anak-anak dalam proses belajar mengajar secara  online, mereka juga mendapatkan pengetahuan tambahan cara mengoperasionalkan komputer yang selama ini belum pernah dilaksanakan di sekolah.

“Anggota Satgas Pamtas Yonif 131/Brs mengajak anak-anak siswa sekolah  agar semangat dalam belajar, sehingga diharapkan tidak tertinggal dari anak-anak daerah lain,” ujarnya.

Mayoritas pengguna fasilitas internet gratis ini adalah siswa SMP dan SMA. Internet gratis bisa diakses disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing siswa menyesuaikan jam daring dari sekolah masing-masing.

“Kami sangat berterima kasih dan sangat terbantu dengan adanya Wifi gratis dari bapak TNI dan Telkom. Dengan akses gratis ini kami tidak kesulitan lagi untuk mengikuti pelajaran online dari sekolah,” kata Berti salah seorang pelajar salah satu SMA 6 Muara Tami. (Arianto)


Share:

Pangdam Jaya: WNA India yang Masuk Indonesia di Karantina di Hotel Holiday Inn


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Pangdam Jaya dan Polda Metro Jaya telah bekerja sama mengantisiapasi kedatangan WNA khususnya dari India melalui Bandara Soekarno Hatta. 

Sebanyak 153 orang yang berangkat dari Chennai, India ke Jakarta semuanya telah teridentifikasi. Mereka akan menjalani karantina di Hotel Holiday Inn di Jakarta.

"Dari 153 itu dikurangi 12 orang yang positif, ada 141 yang akan karantina di Hotel Holiday Inn," kata Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman saat konferensi pers bersama Kapolda Metro Jaya di Hotel Holiday Inn Jakarta, Sabtu (24/04).

Menurutnya, Semua orang yang datang dari India kita data untuk pemindahan ke Holiday Inn.


Selain itu, kata Pangdam Jaya, tujuh orang WNI yang datang dari India telah menjalani tes dan hasilnya negatif Covid-19. Mereka menjalani isolasi di Wisma Atlet di Pademangan.

"Karena memang saat ini, di India sedang terjadi lonjakan Covid luar biasa, sehingga warga negara asing dan warga Indonesia yang dari India kita antisipasi agar tidak terjadi penyebaran di Indonesia," ungkapnya. 

Disaat yang sama, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengatakan, Kami tegaskan tidak ada eksodus warga negara India ke Indonesia khususnya Jakarta,

Selain itu, kata Fadil, semua orang yang datang dari India akan diisolasi. 

"Dan yang pasti, apabila ada pelanggaran yang dilakukan oleh WNA tersebut yang menjadi persyaratan masuk ke Indonesia, akan mendapat sanksi hukum," pungkasnya. (Arianto)


Share:

Direktorat Polairud Polda Kalbar Gagalkan Penyelundupan 100 Ton Rotan


Duta Nusantara Merdeka | Pontianak  
Direktorat Polairud Polda Kalimantan Barat gagalkan penyelundupan atau ekspor kurang lebih 100 ton rotan ilegal yang diangkut menggunakan Kapal Layar Motor ABNA Jaya pada Jum'at (09/04) dengan Nahkoda Suriansyah Gt.128 ABK 6 orang di perairan natai Kuini Kec. Kendawangan Kab. Ketapang di titik koordinat 2°56' 891" LS - 110°45' 392" BT

Digagalkannya upaya penyelundupan 100 ton rotan ini, saat Personil kami Unit Gakkum Bersama dengan Unit patroli Natai kuini melaksanakan patroli rutin dan dari hasil pemeriksaan anggota dilapangan angkutan rotan ini diduga melakukan TP Perdagangan Rotan, pemalsuan Dokumen Dan pelayaran 

Kombespol Benyamin Sapta T, S.I.K., M.Si Selaku Direktur Polairud Polda Kalbar menjelaskan, dalam rangka mendukung Polri Presisi Program Prioritas (100 hari) Kapolri, Dit Polairud Polda Kalbar tidak akan pernah berhenti melakukan GAKKUM terhadap Kejahatan yang terjadi di wilayah Perairan Kalimantan Barat

Oleh karena itu, Dit Polairud Polda Kalbar selalu berusaha maksimal untuk mengungkap kasus kasus atensi. 

Dengan diungkapnya Kasus ini diharapkan dapat memutus mata rantai permintaan Rotan Rotan illegal yang diselundupkan ke Luar Negeri serta memporakporandakan jaringan/sindikatnya untuk dilakukan proses hukum. Dan membantu menyelamatkan kerugian negara dari sektor PNBP ujar Dir Polairud Kalbar saat Press Release Di dermaga Dit Polairud Polda. jumat (16/04)

PASAL YANG DIPERSANGKAKAN : Dugaan TP. Perdagangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 112 ayat 1 Jo Pasal 51 ayat 1 UU No. 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan dan/atau Pasal 264 KUHP Sub Pasal 266 KUHP lebih Sub Pasal 263 KUHP dengan ancaman Pidana Maksimal 7 Tahun dan Denda Maksimal 5 Milyar

"Saat ini barang bukti 100 ton rotan itu berada didermaga Ditpolairud polda kalbar guna proses lebih lanjut.

Direktur Polaroid Polda kalbar  mengimbau masyarakat agar melaporkan, jika melihat ada aktivitas ilegal maupun yang mencurigakan agar bisa dicegah maupun diproses hukum sesuai ketentuan yang berlaku. (Arianto)


Share:

Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Bencana Alam di NTT


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dan Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. meninjau langsung korban bencana alam di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat, Kamis (8/4/2021).

Kunjungan Panglima TNI dan Kapolri untuk mengecek secara langsung korban bencana alam sekaligus memastikan distribusi bantuan sampai kepada para pengungsi. Beberapa wilayah yang menjadi titik peninjauan Panglima TNI dan Kapolri beserta rombongan diantaranya Maumere, Lembata di Kelurahan Weiwerang.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI dan Kapolri meninjau Jembatan Waiburak yang hancur terkena banjir, dilanjutkan menuju ke tempat pengungsian yang berada di Sekolah Man Weiwerang yang menjadi lokasi dapur lapangan. Selain meninjau langsung lokasi bencana, Panglima TNI juga membawa bantuan untuk korban bencana alam di NTT dan NTB.

Sebelumnya, Panglima TNI telah mengerahkan Alutsista TNI seperti KRI Oswald Siahaan (OWA)-354 dan pesawat Hercules C-130 dalam rangka mengangkut bantuan dari Kementerian Kesehatan dan Kementerian Sosial RI menuju lokasi bencana di NTT dan NTB.

Pengerahan KRI dan pesawat angkut berat, serta prajurit TNI ke wilayah bencana alam di NTT dan NTB, merupakan bagian dari operasi militer selain perang yang memang menjadi salah satu tugas pokok TNI.

TNI juga memberangkatkan Batalyon Zeni dari Kodam IX/Udayana Bali dan Kodam XIV/Hasanuddin Makassar untuk membantu membersihkan lokasi banjir bandang sekaligus melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi. (Arianto)


Share:

Putus Mata Rantai Covid - 19, Kapolsek Medan Area Terima Kunjungan Gubsu Dan Kapolda Sumut Ke Pasar Suka Ramai


Duta Nusantara Merdeka | Kota Medan
Gubernur Provinsi Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol.Drs. R.Z. Panca Putra Simanjuntak M.Si. Tinjau Pasar Sukaramai dijalan AR.Hakim, Selasa (30/3/2021) pukul 09:00 Wib s/d 10:00 Wib, guna menyambangi para pedagang dan masyarakat untuk memutuskan mata rantai Covid - 19.

Hadir dalam kegiatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro, penghimpunan Protokol Kesehatan antisipasi penyebaran Covid - 19. Yang dilaksanakan Polsek Medan Area dan 3 pilar beserta instansi terkait yaitu Pangdam I / BB beserta PJU dan jajaranya, PJU Pemprovsu, PJU Polda Sumut, Kajari Sumut beserta jajaran.


Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Riko Sunarko, SH, SIK, MSi, Kapolsek Medan Area Kompol Faidir Chan, SH MH, Camat Medan Area Hendra Asmilan SIP, MAP beserta staf dan jajaran, Danramil 04 Medan Kota Mayor Kav. Nirmawan beserta anggota, Waka Polsek Medan Area AKP Tri Eko, Kanit / Panit dan personel Polsek Medan Area, personel Polda Sumut, personel Polrestabes Medan, Satpol PP Pemko Medan dan 3 Pilar Kecamatan Medan Area.


Kegiatan tersebut sesuai dengan UUD No.2 tahun 2002, tentang Kepolisian Negara RI yang diintruksikan oleh Gubernur Sumut nomor : 188.54/III/INST/2021 tanggal 1 Maret 2021, tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat antisipasi penyebaran Covid - 19, dengan surat perintah Kapolrestabes Medan nomor : Sprin 912/III/OPS .2/2021 tanggal 29 Maret 2021, perihal penunjukan personil sebagai panitia pembagian Masker dan Handsanitizer pada kunjungan Forkopimda Sumut.

Disitu, Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. R.Z. Simanjuntak , MSi, beserta Forkopimda Provinsi Sumatera Utara membagikan 1.000 helai Masker dan 1.000 botol Handsanitizer, serta sosialisasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro dengan cara pengimbauan Disiplin Protokol Kesehatan Covid - 19, kepada masyarakat, pedagang dan pembeli dipasar Sukaramai.


Selama berlangsungnya kegiatan (PPKM) tersebut, masih banyak masyarakat dan para pedagang diwilayah hukum Polsek Medan Area, tidak memakai Masker serta tidak menjaga jarak/ berkerumun.

Ini artinya, kurangnya kesadaran masyarakat dan pendatang yang berada diwilayah hukum Polsek Medan Area, untuk mematuhi Protokol Kesehatan Covid - 19 yang telah ditetapkan oleh Pemerintah.

Untuk jumlah yang melakukan pelanggaran 50 orang yang ditindak dengan rincian 30 orang tidak memakai masker dan 20 orang kerumunan / tidak menjaga jarak. **

Wartawan DNM : Didi Atmawijaya
Share:

Kapolri dan KSAL Sepakat Tingkatkan Sinergitas Keamanan Perairan Laut


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyambangi Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono di Mabes TNI AL, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (22/3/2021). 

Dalam pertemuan itu, keduanya sepakat untuk meningkatkan sinergitas soal keamanan dan penegakan hukum di perairan Indonesia. Penguatan itu dilakukan di satuan jajaran TNI AL dan Polri. 

"Sinergitas kerjasama di operasi utamanya amarinir dan Brimob, Lantamal dengan Polair," kata Sigit dalam pertemuannya bersama KSAL. 

Dalam kegiatan tersebut, Kapolri dan KSAL juga mendiskusikan soal maraknya kejahatan tindak pidana narkoba yang diselundupkan melalui jalur laut atau perairan. Modus pelaku kejahatan itupun untuk mengelabui petugas saat ini beragam, misalnya menyimpan barang haram itu dengan dibungkus kemasan teh.  

Mantan Kabareskrim Polri itu menekankan, dalam penanganan kasus kejahatan di perairan perlu adanya penguatan sinergitas di tingkat bawah hingga atas. Mengingat saat ini banyak jalur perairan dimanfaatkan oleh para pelaku kejahatan. 

Oleh sebab itu, Sigit menyebut, perlu adanya pembahasan soal dilakukannya pelatihan bersama antara personel Polri dan TNI AL dalam mengamankan perairan Indonesia. 

"Bagaimana ada kegiatan pelatihan bersama ada integrasi di tingkat pelaksana. Minimal pernah ada pelatihan bersama," ungkap mantan Kapolda Banten ini. 

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono berpandangan perlunya meningkatkan sinergitas antara TNI-Polri dalam memberangus kejahatan. 

"Kerjasama sinergitas AL dengan polisi terutama Polair. Kewenangan yang bukan AL diserahkan ke Polisi. Hal seperti ini dikembangkan dan di tingkatkan dalam sinergitas," ucap Yudo. 

Dengan munculnya fenomena kejahatan di perairan itu, Yudo pun sepakat perlu adanya integritas dari jajaran TNI dan Polri dalam melaksanakan tugasnya. (Arianto)


Share:

Polsek dan Koramil Loa Janan Patroli Dan Sosialisasi Penerapan Protokol Kesehatan


Duta Nusantara Merdeka | Kutai Kartanegara
Penegakan disiplin Protokol Kesehatan Covid-19 di wilayah Kecamatan Loa Janan rutin dan gencar dilaksanakan oleh satuan tugas penanganan Covid-19, hal tersebut bertujuan untuk menekan dan meminimalisir penyebaran Penularan Covid-19 semaksimal mungkin.

Seperti halnya yang dilaksanalan oleh Polsek Loa Janan dan Koramil Loa Janan melaksanakan patroli dan sosialisasi Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian penularan Covid-19 sesuai dengan Perbup No.54 tahun 2020 dan Surat Edaran Bupati Kutai Kartanegara, terkait PPKM. Sabtu (13/2/2021) pagi.


Sasaran operasi Penegakan disiplin protokol kesehatan dilaksanakan di seputaran Desa Loa Janan Ulu sampai Desa Tani Harapan Kecamatan Loa Janan dengan menyusuri jalan-jalan yang terlihat banyak orang berkerumun untuk memberikan himbauan dan peringatan kepada warga yang melaksanakan aktifitas diluar rumah mengingat Intruksi dari Gubernur Kaltim terkait Sabtu Minggu senyap.

Kapolres Kutai Kartanegara (Kukar) AKBP Irwan Masulin Ginting melaluo Kapolsek Loa Janan AKP Yasir mengatakan Dalam kegiatan Patroli dan razia Penegakan disiplin Protokol Kesehatan Covid-19 masih ditemukan beberapa warga yang masih lalai tidak menggunakan masker saat keluar rumah, warga masyarakat dihimbau untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan terutama pakai masker dan jaga jarak untuk mencegah dan memutus mata rantai penularan Virus Corona.

"Semoga dengan dilaksanakannya kegiatan sinergitas seperti ini akan meningkatlan kesadaran dan kepedulian masyarakat akan wabah virus corona ini sehingga bisa mawas diri," tutur Kapolsek. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Kapolres Kukar Ikuti Vicon Rapim TNI-POLRI


Duta Nusantara Merdeka | Kutai Kartanegara
Kapolres Kutai Kartanegara (Kukar) AKBP Irwan Masulin Ginting mengikuti kegiatan vicon (video conference) Rapim TNI-Polri Tahun 2021 di ruang Tribrata Polres Kutai Kartanegara, Senin (15/02/2021).

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kasdim 0906/Tgr Mayor Inf. Ribut Yodo Apriantono, Danyonkav 13/Satya Lembuswana Mayor Kav. Andhi Ardana Valeriandra Putra, Wakapolres Kukar Kompol Erick Budi Santoso, PJU Polres Kukar, Para Perwira Polres Kukar dan Danton 1 Armed 18 Jembayan Letda Arm. Wahyu H.


Dalam kegiatan vicon Rapim TNI-Polri tersebut mengangkat tema "Dilandasi Profesionalisme, Soliditas dan Sinergitas TNI - POLRI Siap Mendukung Penanggulangan Paripurna Covid 19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Dalam Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa Menuju Indonesia Maju".

Vicon Rapim TNI - POLRI Tahun 2021 dilaksanakan dalam rangka konsolidasi internal TNI-Polri guna mempererat jalinan kerjasama yang lebih baik, yang dipandang perlu menyampaikan kembali persepsi dan langkah-langkah kedepan yang bisa memperkokoh Soliditas serta Sinergitas dalam penanganan covid 19 dan pemulihan ekonomi Nasional. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Kapolres, Dandim dan Walikota Jakarta Pusat Berkolaborasi Membuat Program Kampung Jaya


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta Pusat
Polres Metro Jakarta Pusat beserta Kodim 0501 BS berkolaborasi dengan Wali kota Jakarta Pusat membuat program Kampung Jaya. Progam ini bertujuan untuk menekan angka Covid-19 Khususnya Di Wilayah Gambir, Jakarta Pusat, yang kembali melonjak. Bahkan Wilayah Tersebut pernah Masuk RW zona Merah.

Lalu Dalam Hal ini Tiga Pilar Jakarta Pusat menggencarkan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) dengan menggandeng komunitas dari tingkat RT, RW dan masyarakat luas.

Program Kampung Tangguh Jaya semakin diintensifkan dalam pelaksanaannya dengan memberlakukan 3T (Testing, Tracing dan Treatmen). Warga juga turut berpastisipasi penuh dalam kegiatan di Kampung Tangguh Jaya.

Dalam hal ini, Kapolsek Metro Gambir, Jakarta Pusat, AKBP Kade Budiyarta.SiK, terus berupaya menekan Wilayahnya untuk menurunkan jumlah Angka Covid 19, Membangun Kampung Tangguh Di setiap RW.

Kampung tangguh RW 01 Kelurahan Cideng Per tanggal 24 Desember 2020, pasien covid sebanyak 17 orang itu termasuk Zona Merah. Lalu Per tanggal 14 Januari 2021, pasien Covid sebanyak 8 orang dan Per tanggal 20 Januari 2021, pasien Covid 2 orang dirawat di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.

Lalu Data di Kampung Tangguh RW 02 Kelurahan Petojo Utara, Per tanggal10 Januari 2021, pasien covid sebanyak 7 orang RW ini termasuk Zona Zona Merah. Per tanggal 21 Januari 2021, sebanyak 2 orang dan mereka di Isolasi mandiri. Ini membuktikan Polres Metro Jakarta Pusat Khususnya Di wilayah Gambir, Jakarta Pusat, berkurang Angka Jumlah Yang Terinfeksi Covid 19. **

Wartawan DNM : Widuri / Imam
Share:

Babinsa Potronayan Cek Prokes Pusat Perbelanjaan


Duta Nusantara Merdeka | Boyolali
Babinsa Potronayan Koramil 13/Nogosari Kodim 0724/Boyolali Serda Joko Mursito bersama Bhabinkamtipmas Nogosari Briptu Fajar melaksanakan pengawasan Penegakan Disiplin Mematuhi Protokol Kesehatan (PDMPK) di Toserba Mega Sari Nogosari, Kabupaten Boyolali pada Senin (04/01).

Dalam pelaksanaan kegiatan ini untuk memastikan diterapkannya protokol kesehatan pada setiap pengunjung dan pegawai mall diwajibkan menggunakan masker dan melewati pemeriksaan suhu sebelum memasuki area mall.

Disisi lain, Petugas juga memberikan himbauan agar masyarakat yang beraktivitas didalam Toko tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19, hal ini guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Selain melaksanakan pengawasan, kegiatan ini juga untuk memberikan edukasi dan sosialisasi mengenai protokol kesehatan Covid-19 kepada masyarakat," tutupnya. (Arianto)


Share:

TNI Bantu Pospam Liburan Nataru


Duta Nusantara Merdeka | Boyolali
Anggota Koramil 13/ Nogosari Sertu Edy Sarjono dan Koptu Supriyadi bersama Personel Polres Boyolali melaksanakan pengamanan jalan di Pospam Simpang Siaga Kabupaten Boyolali pada Senin (04/01).

Disisi lain, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Polres Boyolali membentuk pos pemantauan untuk mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan masyarakat selama musim libur akhir tahun. Hal ini tertuang dalam Surat Edaran nomor 3 tahun 2020 Satgas Covid-19, yang diteken 19 Desember 2020.

"Kemudian, Satgas Penanganan Covid-19 daerah yang dibantu otoritas penyelenggara transportasi umum bersama-sama menyelenggarakan pengendalian perjalanan orang dan transportasi umum yang aman Covid-19 dengan membentuk Pos Pengamanan Terpadu," ungkap Sertu Edy Sarjono .

Dijelaskan pula bahwa otoritas, pengelola, dan penyelenggara transportasi umum menugaskan pengawasan selama penyelenggaraan operasional transportasi umum. 

Sedangkan Pemerintah daerah, kementerian/lembaga, juga TNI/Polri, diberi kuasa untuk menghentikan dan/atau melarang perjalanan seseorang jika dinilai melanggar aturan ini.

Untuk diketahui, Surat edaran itu berisi instruksi detail kewajiban pelaku perjalanan selama masa libur panjang dari 19 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021. 

Dia menegaskan, tiap pelaku perjalanan wajib membawa dokumen rapid tes antigen dengan hasil negatif dengan jangka waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan, jika ingin bepergian ke luar kota.

Selain itu, lanjutnya, Pengalaman tiga liburan sebelumnya, mobilitas warga selalu memicu peningkatan kasus penularan baru. Oleh karena itu sudah seharusnya warga untuk lebih patuh dan disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan.

"Asal tahu saja, Kehadiran kami disini untuk membantu malakukan pengawasan arus mudik liburan Tahun Baru dan dibantu dengan otoritas transportasi dan didukung kementerian/lembaga maupun TNI-Polri akan memastikan regulasi ini bisa berjalan efektif dan tujuan mencegah dan mengurangi penularan Covid-19 bisa tercapai," pungkas Sertu Edy Sarjono. (Arianto)



Share:

Babinsa Jayengan Sosialisasi Adaptasi Kebiasaan Baru


Duta Nusantara Merdeka | Surakarta
Penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) terus menerus di sosialisasikan tidak hanya di tempat-tempat keramaian seperti puskesmas Jayengan Jl. Wiro Tamtomo, Kel. Jayengan Kec. Serengan Kota Surakarta.

Bahkan, dimana pemahaman tentang Adaptasi Kebiasaan Baru harus langsung bisa mengena kepada masyarakat ditingkat paling bawah yaitu bagi pasien yang mana mau berperiksa di UPTD Puskesmas jayengan Dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus corona/covid-19.

Babinsa Kelurahan Jayengan Koramil 03 Serengan Kodim 0735 Surakarta Sertu Rohmad pada Senin (04/01) mengajak serta memberikan himbauan dan pemahaman tentang Adaptasi Kebiasaan Baru.

Selain itu, katanya, dalam menjalankan aktifitas maupun kehidupan sehari hari senantiasa selalu memperhatikan dan melaksanakan Protokol Kesehatan yang sudah di tetapkan dari pemerintah antara lain, Membatasi dan jaga jarak dan hindari kontak fisik. 

Tak cuma itu, Melarang setiap anak dan setiap orang tua mengajak anak untuk memasuki pasar tradisional, toko modern, pusat perbelanjaan, tempat hiburan, tempat wisata dan tempat bermain. 

Disisi lain, Wajib menjalankan protokol kesehatan dengan menyediakan tempat cuci tangan dengan air bersih yang mengalir dan sabun, menyediakan alat pengecek suhu tubuh (thermogun), menyediakan cairan penyanitasi tangan (hand sanitizer), memakai masker, menjaga atau mengatur jarak aman minimal 1 meter (physical distancing), menolak pengunjung/pembeli/pelanggan yang tidak memakai masker, dan menyediakan layanan pesan antar online. 

Begitu juga, Wajib memfasilitas sarana prasarana tempat yang aman dan sehat dengan melakukan pembersihan secara berkala menggunakan pembersih dan disinfektan yang sesuai.

"Dan yang paling penting, Mewajibkan seluruh pegawai/karyawan/pedagang/pelanggan menerapkan gerakan masyarakat sehat(germas) melalui pola hidup bersih dan sehat (PHBS)," pungkasnya. (Arianto)


Share:

Danramil Berikan Arahan Saat Apel Pagi di Surakarta


Duta Nusantara Merdeka | Surakarta
Komandan Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Kapten Inf Tri Sakti K memberikan penekanan kepada anggota pada Senin pagi (04/01) saat apel Pagi bertempat di Ruang Data, Surakarta. 

Adapun penyampaian Danramil Tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Laksanakan tugas pokok dengan sungguh sungguh tanpa ada pamrih, yakinkan aman diwilayah dan apabila ada hal menonjol di wilayah masing masing.

Selain itu, Babinsa wajib mengetahui Bangsit dan segera laporkan pada kesempatan pertama Jaga dan pertahankan kekompakan, karena selama ini sudah bagus. Hindari pelanggaran sekecil apapun, selalu menjaga kesehatan sterilkan diri sebelum kembali kerumah masing2 bertemu keluarga.

Danramil menambahkan, laksanakan Patroli diwilayah untuk menghimbau masyarakat yang bergerombol/bekerumun, Physical Distancing, menggunakan masker selalu. Pedomani Protokol kesehatan (Covid -19). Pemkot Surakarta dan jajarannya akan menindak secara tegas maupun sangsi sosial. 

"Dan yang penting, Apa bila masih kedapatan warga masyarakat yang melanggar protokol kesehatan serta apa bila ada saudara/keluarga yang teridikasi virus Corona agar segera di sampaikan kepada satuan supaya cepat di ambil keputusan lebih lanjut," pungkasnya 

Setelah apel pagi dilanjutkan pembersihan pangkalan dan Pemantauan wilayah binaan masing-masing. (Arianto)


Share:

Kapolda Metro Jaya Dan Pangdam Jaya Sambangi Stasiun Pasar Senen Memantau Tes Swab Antigen


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta Pusat
Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) M Fadil Imran bersama dengan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman menyambangi Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat. Kedatangannya guna memantau langsung pelaksanaan tes swab antigen yang di gelar Polri bersama TNI untuk masyarakat yang hendak menggunakan layanan kendaraan umum kereta api.

"Saya dengan Kapolda meninjau tentang tempat di Stasiun Pasar Senen, disini Polda Metro Jaya dan Pangdam Jaya menempatkan pos kesehatan dengan menggunakan swab antigen," kata Mayjen TNI Dudung di stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Kamis (24/12/2020).


Dudung juga menyebutkan untuk biaya tes swab antigen yang diluar cukup membebankan masyarakat. Akan tetapi, Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya memberikan tes swab antigen secara cuma-cuma atau gratis kepada masyarakat. 

"Nah fungsinya ini adalah agar masyarakat yang akan menggunakan kereta api, di swab terlebih dahulu, mengingat tentang kebutuhan masyarakat saat ini, apabila mereka melakukan swab antigen itu, kalau diluar itu sekitar Rp 300 ribuan, kalo disini swab antigen ini diberikan oleh Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya secara cuma-cuma alias gratis," ucap Dudung.


"Karena disini untuk tiket saja yang paling mahal Rp 120 ribu, bayangkan apabila swabnya saja harganya Rp 300 ribu, begitu beratnya untuk masyarakat," sambungnya.

Dalam kesempatan yang sama, Irjen Fadil juga menuturkan untuk masyarakat yang hendak melakukan tes swab antigen itu dengan beberapa syarat yang sangat mudah.

"Untuk mengikuti tes swab antigen itu, masyarakat hanya memperlihatkan tiket kereta api, dengan KTP nya saja," kata Irjen Fadil.


"Tidak kita batasi kuotanya, berapapun masyarakat akan kita layani kami punya persediaan swab antigen yang mencukupi. Kodam ada 10.000, Polda Metro ada 10.000, dibantu dengan BNPB sepenuhnya," sambungnya. 

Dia juga menuturkan untuk kegiatan tes swab antigen yang ada di lokasi Stasiun Pasar Senen itu berlangsung terus menerus sampai 4 Januari 2021.

"Kita akan terus melayani masyarakat hingga 4 Januari 2021," ucapnya

"Jadi kita tidak membatasi tetapi menseleksi, membantu masyarakat, menolong masyarakat, memutus mata rantai agar kalau pulang ke kampung tidak membawa virus," tandasnya. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Kapolres Kukar Hadiri Kunjungan Pangdam VI/Mlw Tinjau Pengembangan Kawasan Pangan Strategis Nasional


Duta Nusantara Merdeka | Kutai Kartanegara
Kapolres Kutai Kartanegara (Kukar) AKBP Irwan Masulin Ginting hadiri kegiatan kunjungan Pangdam VI/Mlw dalam rangka peninjauan pengembangan kawasan cadangan Pangan Strategis Nasional di Desa Tanjung Batu, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kukar, Rabu (16/12/2020).

Kunjungan Pangdam ini merupakan kegiatan yang keduanya dalam melaksanakan peninjauan lahan yang disiapkan Pemerintah Desa Tanjung Batu untuk di jadikan lahan cadangan ketahanan pangan nasional dengan program pembinaan ketahanan pangan (demplot) di Desa Tanjung Batu, Kecamatan Tenggarong Seberang.


Dikesempatan tersebut, Pangdam VI/Mlw Mayjend TNI Heri Wiranto memberikan arahan yang mana program ini adalah terpetik dari perkembangan situasi terkahir saat ini dimana kita semua dihadapkan denhan pandemi Covid 19.

"Menghadapi pandemi ini kita dituntut untuk mampu memprediksi situasi kedepannya dengan mengantisipasi segala sesuatunya seperti menyiapkan ketahanan pangan dan sebagainya dikarenakan pandemi ini blm bisa diketahui kapan berakhirnya," ucap Pangdam VI/Mlw.


Pangdam VI/Mlw menambahkan, bahwasanya di masa pandemi ini tentunya berdampak kepada perekonomian, yang tentunya menuntut kita semua untuk dapat menyiapkan kesediaan pangan yang cukup, oleh sebab itu dengan adanya pengembangan kawasan Cad. Pangan strategis Nasional ini yang merujuk pada Desa Sinergi Hijau berlokasi di Desa Tanjung Batu ini. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat

Share:

Anam: Raperpres Pelibatan TNI dalam Kontraterorisme Potensi Tumpang Tindih


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
MARAPI Consulting & Advisory bekerjasama dengan PRODI Hubungan Internasional, FISIP UPN Veteran Yogyakarta pada Senin, 30 November 2020 menggelar Webinar bertema "Raperpres Pelibatan TNI Dalam Kontra Terorisme”

Dalam webinar itu, Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia M Choirul Anam mengatakan bahwa Raperpres pelibatan TNI dalam kontraterorisme berpotensi tumpang tindih terutama dalam aspek penangkalan.

"Sedangkan, akuntabilitas adalah prinsip dan roh utama UU5/2018, namun Raperpres dimaksud bertentangan dengan UU5/2018 yang merupakan peraturan induk utamanya karena tidak ada mekanisme akuntabilitas dan kepastian hukum di aspek penangkalannya," kata Anam saat webinar. Senin (30/11)

Terkait hal tersebut kata Anam, Komnas HAM telah memberikan rekomendasi kepada presiden sebagai berikut:

Pertama, menarik Raperpres dimaksud dari DPR atau tidak melaksanakan pembahasan dan penandatangan sebelum ada kebijakan yang jelas berdasarkan prinsip negara hukum dan norma HAM;

Kedua, memastikan bahwa Raperpres dimaksud melandaskan pada konsep criminal justice system;

Ketiga, memastikan bahwa pelibatan TNI dalam penanganan tindak pidana terorisme sepenuhnya hanya didasarkan pada APBN untuk menjaga profesionalisme;

Keempat, menekankan setiap upaya dalam penanganan terorisme baik legislatif, penegakan hukum dan penganggaran senantiasa didasarkan prinsip negara hukum, demokrasi, dan menjunjung tinggi HAM; dan

Kelima, memastikan adanya pengawasan internal dan eksternal yang akuntabel dan pertanggungjawaban hukum jika adanya pelanggaran.

Sedangkan rekomendasi Komnas HAM kepada DPR RI sebagai berikut:

Pertama, mempertimbangkan dan menjadikan UU5/2018 sebagai dasar dalam pembahasan Raperpres dimaksud;

Kedua, menjadikan pengaturan mengenai perbantuan, kebijakan dan keputusan politik negara, penganggaran dalam APBN menjadi koridor dalam pembahasan Raperpres dimaksud;

Ketiga, menekankan pada fokus pembahasan pelibatan militer dalam Raperpres dimaksud hanya fokus pada penindakan semata dengan batasan yang jelas, tingkat ancaman, dan bilamana fungsi Kepolisian tidak dapat mengendalikan, sehingga tidak meluas mulai dari penangkalan, penindakan dan pemulihan; dan

Keempat, memastikan bahwa Raperpres dimaksud selaras dengan tatanan criminal justice system dan sesuai dengan tata hukum yang berlaku terutama UU5/2018, UU34/2004, dan regulasi lain yang lebih tinggi.

Anam menambahkan seharusnya Raperpres dimaksud hanya mengatur skala eskalasi saja untuk menentukan kapan perbantuan TNI diperlukan, sedangkan untuk aturan teknis perbantuannya diperlukan UU Perbantuan TNI kepada otoritas sipil untuk mengatur pengerahan kekuatan dalam konteks operasi militer selain perang.

Anam juga menegaskan bahwa demi keamanan dan keselamatan publik, prinsip-prinsip HAM boleh dikesampingkan namun harus ada tata cara dan aturan yang jelas sehingga ada kepastian prosedur dan hukum dalam pelaksanaannya. 

Disaat yang sama, Mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Irjen (Purn) Drs Ansyaad Mbai menyatakan bahwa penyebab terorisme itu multi-faktor sehingga dibutuhkan sebuah whole of government approach untuk dapat mengatasinya

"Di mana tiap instansi dan lembaga pemerintahan memiliki peran dan tugasnya masing-masing sesuai tugas pokok dan fungsinya," ujarnya. 

Ansyaad juga menegaskan bahwa pendekatan terbaik dalam penanganan terorisme adalah pendekatan melalui sistem peradilan kriminal sehingga kepolisian menjadi ujung tombak kontra terorisme.

Dia tambahkan, bahwa TNI memiliki peran penting dalam kontra terorisme sebagai perbantuan jika upaya-upaya penegakan hukum sudah tidak berdaya lagi menghadapi ancaman terorisme.

"Peran itu sesuai dengan amanat UU5/2018 dan UU34/2004 yang menegaskan bahwa perbantuan TNI dalam kontra terorisme haruslah melalui sebuah keputusan politik berbentuk perintah presiden dengan persetujuan DPR," sebutnya. 

Oleh karna itu, Ansyaad mengingatkan bahwa prinsip tersebut sudah menjadi bagian dari prinsip berdemokrasi dan supremasi sipil sehingga harus ditaati.

"Bahwa salah satu tujuan aksi terorisme adalah memancing respon yang keras dari negara sehingga dapat dijadikan pembenaran tujuan aksi terorisme itu sendiri," jelasnya. 

Ansyaad mengibaratkan terorisme sebagai seekor kucing yang dapat berubah menjadi harimau jika respon negara terlalu berlebihan melalui aksi militer.

Sementara itu, Pengajar Hubungan Internasional FISIP UPNYK Saptopo Ilkodar menyebutkan bahwa ada perdebatan ideologis antara human security dan state security dalam membahas pelibatan TNI dalam kontraterorisme.

Menurutnya, bahwa dalam mengambil keputusan soal langkah yang akan ditempuh harus mempertimbangkan sejarah kebangsaan, realitas geografi dan sosial budaya, pergaulan internasional, perkembangan jaman, dan yang terpenting pemahaman bahwa langkah yang akan diambil harus dipertimbangkan dengan matang karena semua pilihan memiliki resiko dan konsekuensinya.

Saptopo juga mengingatkan bahwa dibutuhkan moderasi sikap dari semua pihak agar pembahasan Raperpres dimaksud bisa mencapai suatu kesepakatan.

Saptopo menegaskan bahwa tanpa trust tidak akan ada demokrasi sehingga sangatlah penting agar semua pihak bisa memiliki trust pada yang lainnya.

Selanjutnya, Peneliti dan aktivis Marapi Beni Sukadis, MSos menyatakan bahwa dalam supremasi sipil ada pemisahan yang jelas antara otoritas politik dan otoritas pelaksana di mana militer harus tunduk pada supremasi sipil.

"Pejabat sipil terpilih adalah pengemban tanggungjawab membuat kebijakan dan keputusan mengenai keamanan," pungkasnya

Beni menyebut, amanat UU34/2004 menegaskan bahwa TNI menjalankan tugasnya sesuai kebijakan dan keputusan politik negara sehingga dalam melaksanakan operasi militer selain perang (OMSP) keterlibatan TNI merupakan perbantuan dan bukan tugas pokok.

"Hukum yang berlaku juga menegaskan bahwa penanganan terorisme menggunakan pendekatan pidana dan bukan perang," ujarnya. 

"Selain itu, fungsi penangkalan TNI dalam keterlibatannya dalam kontra terorisme adalah rancu dan berpotensi bertabrakan dengan upaya penegakan hukum oleh institusi-institusi penegakan hukum sipil yang ada," pungkasnya. (Arianto)


Share:

Dr Yusa Djuyandi: Perlu Kontrol Demokrasi dalam Pelibatan TNI dan Militer dalam Penanganan Terorisme


Duta Nusantara Merdeka | Bandung
Pro kontra pelibatan TNI dalam kontraterorisme tidak akan dapat dituntaskan melalui sebuah perpres, ketika Pasal 43 UU5/2018 menyebutkan bahwa pelibatan TNI dalam kontraterorisme diatur melalui sebuah perpres, sehingga menempatkan operasi TNI yang bersifat militer dalam kerangka pidana.

Dr Yusa Djuyandi, Peneliti Bidang Politik dan Keamanan Universitas Padjadjaran (Unpad) dalam zoom meeting menyampaikan, perlu adanya kontrol demokrasi dalam pelibatan TNI dan militer dalam penanganan terorisme.

"Sebab kontrol demokrasi sangat diperlukan, supaya negara atau pemerintah dalam keterlibatan penanganan teroris tidak didasari muatan politis dan muatan emosional," kata Yusa dalam webinar Pelibatan TNI dalam Penanganan Terorisme di Bandung. Sabtu (07/11)

Sehingga, lanjut dia, pemerintah tidak mudah memberikan cap, stempel, dan label teroris.

Selain itu, pelibatan militer dalam penanganan teroris diperbolehkan, karena merupakan bagian dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Akan tetapi, lanjut Yusa, pelaksanaan sendiri tidak boleh dilepaskan dari prinsip seperti objektivitas dan legitimasi.

Tak Hanya itu, tegas Yusa, pelibatan militer dalam strategi anti terorisme adalah rencana pemerintah untuk menggunakan instrumen kekuatan nasional dalam menetralisir teroris organisasi dan jaringannya agar tidak dapat menggunakan kekerasan dan menanamkan rasa takut.

Jika sudah mengganggu keamanan negara, kata Yusa, militer bisa dilibatkan, tapi dengan menggunakan kontrol demokratis, akan tetapi jika kelompok itu kemudian menggunakan kekerasan dan menanamkan rasa takut, militer bisa dilibatkan.

Disaat yang sama, Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis TNI (Bais TNI) Laksda TNI (Purn) Soleman B Ponto menjelaskan, UU34/2004 sudah sangat jelas mewajibkan setiap operasi militer selain perang, termasuk operasi militer kontraterorisme, hanya dapat dilaksanakan dengan keputusan politik berupa otorisasi dari presiden dengan persetujuan DPR.

Selain itu, sambungnya, Otorisasi tersebut bersifat spesifik dan insidentil sehingga setiap operasi berbeda harus mendapatkan otorisasi tersendiri dengan batasan waktu yang jelas.

Sebaliknya, tutur Ponto, perpres pelibatan TNI dalam kontraterorisme yang merupakan turunan UU5/2018 akan memberikan payung hukum untuk TNI melakukan  kontraterorisme tanpa harus mendapatkan otorisasi khusus untuk setiap operasi yang dilaksanakan dan tanpa batasan waktu yang jelas.

"Kesimpulannya, untuk mengatur TNI cukup dengan UU 34/2004 saja, karena jika diatur dalam UU5/2018 malah akan bermasalah, dikarenakan rezim hukum yang berbeda antara hukum humaniter dan hukum pidana. Lebih baik dilakukan revisi terhadap UU5/2018 terutama pasal 43 i," ucapnya. (Arianto)



Share:

Jalin Kekompakan Dan Kebersamaan Polres Majalengka Bersama Yon 321 Gelar Pertandingan Sepak Bola



Duta Nusantara Merdeka | Majalengka
Olahraga bersama merupakan bagian dari upaya meningkatkan kebersamaan dan kekompakan, hal ini selalu dilakukan oleh Polres Majalengka dalam membina kebugaran dan kesehatan anggota.

Seperti yang dilakukan pada sore ini Rabu 28/10/2020 bertempat di Lapangan Markas Yon Raider 321 Galuh Taruna, dilaksanakan olah raga bersama pertandingan persahabatan sepak bola antara kesebelasan Polres Majalengka berhadapan dengan Kesebelasan Yon 321.

Tampak ikut memantau pertandingan Kapolres Majalengka AKBP Dr. Bismo Teguh Prakoso bersama juga Komandan Batalyon 321 Mayor Inf. Octavian Englana P yang memimpin kesebelasan Yonif 321 Raider.

Pertandingan berjalan cukup berimbang, perebutan bola tengah yang sama-sama menimbulkan ketegangan, saling menyerang, hingga akhirnya score berpihak pada kesebelasan Yon 321 dengan Skor 3 - 0 dan Permainan di Pimpin Wasit Pak Edi dari Kelurahan Jatipamor Majalengka.

Usai kegiatan tersebut, Kapolres Majalengka didampingi oleh Danyon 321/Raider. Kapolres menyatakan "bahwa kegiatan ini dalam rangka memupuk rasa persahabatan, persaudaraan kita antara Polres Majalengka dengan Yon 321/Raider, disamping itu, dengan olahraga seperti ini tentunya kita akan semakin sehat dan bugar. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Kapolres Kukar Dan Dandim 0906 Hadiri Rakor Bersama Kodam VI Mulawarman Dan Polda Kaltim Lewat Vicon


Duta Nusantara Merdeka | Kutai Kartanegara
Kapolres Kutai Kartanegara (Kukar) AKBP Irwan Masulin Ginting beserta Dandim 0906/Tgr Letkol Inf. Charles Alling menghadiri Video Conference (Vicon), Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Kodam VI/ Mulawarman bersama Polda Kaltim, Selasa (27/10/2020).

Selain Dandim 0906/Tgr dan Kapolres Kukar, turut hadir Kabag Ops Polres Kukar dan Pasi Ops Kodim 0906/Tgr.

Dalam agenda Vicon (Video Conference) tersebut, terkait dengan rapat koordinasi kondisi terkini perkembangan Covid- 19 dan strategi penanganannya, perkembangan situasi menjelang aksi unjuk rasa 28 Oktober 2020 serta antisipasi menjelang libur Nasional.

Kapolres Kutai Kartanegara (Kukar) AKBP Irwan Masulin Ginting mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk bisa membangun komunkasi dan kerjasama yang baik antara Polres Kukar dengan Kodim 0906/Tgr sehingga dalam pelaksanaan tugas dilapangan dapat menjalin sinergitas.


"Tentunya pelaksanaan kegiatan Vicon ini selain menjalin hubungan yang baik juga membahas agenda - agenda menjelang libur Nasional yang harus disiapkan dari segi keamanannya baik dari Polri maupun TNI," tutur Kapolres.

Selain itu kita akan dihadapkan dengan pandemi covid 19 yang membutuhkan tenaga dan pikiran dalam penanganannya, maka dari itu perlunya kita mengikuti kegiatan Vicon ini juga akan membahas problema ini. Kata Kapolres Kukar.

Lanjutnya Kapolres mengatakan, terkait dengan situasi menjelang aksi unjuk rasa 28 Oktober 2020 ini kami dari Polres Kukar dan Kodim 0906/Tgr akan saling bekerjasama untuk menjaga kemananan Kamtibmas di Kabupaten Kukar.

"Saya berharap di Kabupaten Kukar dapat berjalan sebagai mana mestinya tanpa adanya kisruh maupun keributan namun suara dapat tersampaikan dengan damai," jelasnya Kapolres Kukar AKBP Irwan Masulin Ginting. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Academics TV Dan CID UIN SUSKA Riau Gelar Webinar Polemik Pelibatan TNI Dalam Penanganan Aksi Terorisme


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Sepanjang sejarah penanggulangan terorisme di Indonesia, TNI telah memainkan peran penting. Peran dan keterlibatan TNI juga secara umum sudah diatur dalam aturan perundang-undangan, termasuk UU TNI No. 34 tahun 2004, sebagai bagian dari tugas pokok operasi militer selain perang (OMSP). Dalam perkembangannya, modus operandi terorisme semakin beragam, termasuk penyanderaan, serangan teror berskala besar seperti yang terjadi di Mumbai tahun 2008 atau aksi terorisme sebagai bagian dari kampanye insurgensi yang melibatkan penguasaan wilayah dan penggunaan kekuatan bersenjata secara terorganisir. Dalam skenario-skenario ini, negara dapat memanfaatkan kualifikasi anti-teror yang dimiliki oleh satuan-satuan yang berada di bawah komando militer serta satuan lain jika dibutuhkan.

Keterlibatan lebih besar TNI dalam penanggulangan terorisme di Indonesia dapat pula berujung pada sejumlah implikasi negatif. Pertama, keterlibatan TNI dalam penanggulangan terorisme dapat mengalihkan fokus TNI dari fungsi profesional yang utamanya sebagai alat negara di bidang pertahanan menghadapi ancaman militer dan bersenjata di tengah meningkatnya prospek konflik bersenjata konvensional di kawasan. Kedua, penggunaan kekuatan militer dalam menanggulangi terorisme dapat dilihat sebagai reaksi yang berlebihan (over-reaction) yang justru dapat melegitimasi keberadaan kelompok teror. Ketiga, penanggulangan terorisme yang sudah dimiliterisasi cenderung sulit untuk dikembalikan (irreversible) ke kondisi politik normal (normal politics). Keempat, pengalaman beberapa negara di dunia menunjukkan bagaimana bahkan tentara yang paling profesional dan terlatih sekalipun tetap rawan melakukan pengabaian terhadap Hak Asasi Manusia (HAM).

Peran serta TNI dalam mengatasi terorisme ini merupakan bagian tidak terpisahkan dari tugas pokok TNI dalam mempertahankan kedaulatan Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan. Karena itu, tidak perlu ada kekhawatiran terkait rencana keterlibatan TNI dalam mengatasi terorisme. Munculnya rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang tugas TNI dalam mengatasi aksi terorisme itu disusun sebagai konsekuensi yuridis dari Pasal 43 Undang-Undang (UU) No 5 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas UU No 15/2003 Tentang Penetapan Perpu No 1/2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme menjadi UU. Pasal 43 I ayat (1) disebutkan bahwa tugas TNI dalam mengatasi aksi terorisme merupakan bagian dari operasi militer selain perang. Pada Pasal 43 I ayat (2) mengatur secara hukum bahwa dalam mengatasi aksi terorisme sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi TNI.

Berdasarkan kondisi di atas terlihat sebuah polemik tentang pelibatan TNI dalam penanggulangan Terorisme sehingga cukup urgen untuk dibahas dalam berbagai perspektif dalam bentuk WEBINAR. Academics TV bekerjasama dengan Center for Instructional Development (CID) Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau berinisiatif melaksanakan webinar dengan tema Polemik Pelibatan TNI dalam Penanganan Aksi Terorisme yang diselenggarakan bertepatan dengan peringatan hari TNI.

Webinar ini akan dilaksanakan dengan menghadirkan beberapa nara-sumber disuatu ruangan yang memenuhi standar protokol kesehatan dan disiarkan secara online dan streaming melalui berbagai Media Sosial berbasis Internet, pada Sabtu, 10 Oktober  2020 Pukul 08.00 s/d 12.00  WIB dan disiarkan secara online melalui media live streaming channel YouTube Academics TV.

Nara sumber antara lain: Dr. Mexasai Indra, SH. MH (Ahli Hukum Tata Negara dari Fakultas Hukum Universitas Riau); Peri Pirmansyah, SH. MH (Ahli Hukum Tata Negara dari Fakultas Syariah dan Hukum UIN SUSKA Riau dan juga ketua Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum UIN  SUSKA Riau); Dr Erdianto Effendi, SH. M.Hum, Dosen UNRI; Dardiri, MA (Alumni Mc.Gill University Montreal dan Kandidat Doktor Sosiologi Universitas Padjadjaran serta peneliti pada Institute of South-east Asian Studies). Webinar ini akan dipandu oleh seorang moderator yang sudah lama aktif malang melintang dibidang kegiatan yang bertujuan memperkuat CIVIL SOCIETY yakni Mufti Makaarim. 

Webinar gratis dan terbuka untuk umum, namun panitia HANYA akan mengirim Link Zoom Meeting serta e-sertifikat  ke  peserta yang telah mendaftarkan dirinya secara online di link: https://forms.gle/Rmb7Rm4dqX3Uu2mz8 dan link YouTube serta Facebook akan diberikan pada saat peserta melakukan pendaftaran online melalui link tersebut. (Arianto)


Share:

IKLAN MURAH

SUSU KURMA AULIA

SUSU KURMA AULIA
Pesan Silahkan Klik Gambar

BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno ~ Karakter Bangsa

KILAS BALIK BUNG KARNO KARAKTER  BANGSA Soekarno ketika pidato kata sambutan setelah menerima ijazah gelar Insinyur dari I...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI

loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Follow by Email

Label

#2019GantiPresiden Accounting Aceh Adat Istiadat Advokat Agama Agraria AIDS Air Aksara Aksi Aktivitis Al Washliyah Album Anak Angkatan Darat Anti Korupsi Arisan Artikel Asahan Asian Games Asuransi Asusila Atlet Award Bakti Sosial Bandara Bandung Banjir BANK Bank Sumut Bansos Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar Beasiswa Begal Bekraf Beladiri Belanja Bencana Bencana Alam Berita Bhayangkara Bhayangkari Bisnis BNI BNN BNPT Bobby Nasution Bom Bunuh Diri BPJS BPN Buka lapak Bukit Asam Buku Bung Karno Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market Cerpen Cikampek Citilink conference Covid-19 Covid19 Cuaca Cuci Tangan Curanmor Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Desa Dialog Digital Dirgahayu HUT RI Diskusi Donor Darah Duka Cita E-Money Ekonom Ekonomi Ekspor Impor Electronics Emas Empat Pilar Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech Flores Timur Forum Furniture Futsal G30S/PKI GAAS Games Ganja Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Genppari Gereja Go Pay Go-Jek Gojek Golkar Gotong Royong Grab Gubernur Gym ham Harbolnas Hewan Hiburan HIV Hoax Hotel Hp Hukum Humas Humbahas HUT HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek IMM Indonesia Industri Informasi Infrastruktur Internasional Internet Investor IPM IPPI Islam Jakarta Jakarta Barat Jakarta Pusat Jalan Jawa Tengah Jawa Timur Jokowi Jurnalis Kaliber Kampanye Kampung Rakyat Indonesia Kampus Kamtibmas Kapolri Kapolsek Kapolsek Kepolisian Karaoke Karhutla KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kebun Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kejurnas Kekerasan Keluarga Kemanusiaan Kemendagri Kemendikbud Kemenhub KEMENPAN-RB Kemensos Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepala Daerah Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Kilas Balik Bung Karno Kivlan Zen kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Koperasi Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal KSAD Kudeta Kuliner Kunjungan Kerja Kutai Kartanegara Lahan Lakalantas Laksi Lalu Lintas Lampung Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku Legislatif LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik lomba lari LPS LSM Madina Mahasiswa Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Makassar Makkasar Mall Market Outlook Masjid Masker Mata Uang Media Menembak Menteri millenial Minuman Keras Minuman sehat Miras Mobil MOI Motivasi MPR MPR RI Mudik Muhammadiyah Muharram MUI Munas Musik Musyawarah Narkoba Narkotika NasDem Nasional Natal New Normal NKRI NU Office Olah Raga Olahraga Ombusman Online Operasi Yustisi Opini Organisasi Ormas Otomotif P Padang Pagelaran Pahlawan Pajak Pameran Pancasila Papua Parawisata Pariwisata Partai Demokrat Partai Politik Pasar Pasar modal Pasar Tradisional Patroli PC PDI Perjuangan pe Pedagang Pegadaian Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Peluncuran Pemadam Kebakaran Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan pemerasan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuda Melati Indonesia Pemuda Muhammadiyah Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencemaran Nama Baik Penculikan Pencurian Pendataan Pendidikan Penelitian Penembakan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengadilan Pengajian Pengamanan Pengamat Penganiayaan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penulis Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perhubungan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Perpajakan Pers Pertamina Pertanahan Pertanian Perusahaan Pesawat Terbang PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pin Pinjam meminjam uang PMI Polairud Polantas Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Pornografi Pra Kerja Pramuka Praperadilan Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik promo Property Prostitusi Protokol Kesehatan Public Expose Publik expose Puisi Pusat Perbelanjaan Puskesmas PWI Ragam Ramadhan Reksadana Relawan Relawan Jokowi Remisi Renungan resa Restoran Reuni 212 Revolusi Mental Reward Robot Ruang Guru Rumah Rumah sakit Rups RUU Saber Pungli Sahabat Anak Salon Samosir Samsat Sanitasi air.Lingkungan hidup Santri Satlantas Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Sengketa Seniman Senjata Sepak Bola Separatis Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Silaturahim Silaturahim. KUYAI Kartanegara Silaturahmi Silaturrahim SIM Simpan Pinjam Simulasi Smartphone Soekarno Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Stunting Suku bunga Sumatera Barat Sumatera Utara Sumut Sungai Superstore Suplemen Surat Terbuka Survei Survey susu Swab Antigen Syariah Syawal Tali Kasih Talkshow Tanjung Balai Tawuran Teknologi Terorisme Tes Urine Tiket Tips TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tokoh Agama Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM Ulama umkm UMSU Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa UU Cipta Kerja UU ITE UUD 1945 Vaksinasi Valentine Day Virus Corona Walikota Wanita Wartawan Webinar Wirausaha WNA Workshop Yogyakarta

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA

PRO KONTRA RUU HIP

~> RUU HIP saat ini sedang Hangat Dipersoalkan, Karena Banyak Pihak yang telah Menolaknya, Baik dari Kalangan Ormas Hingga Partai Politik, Sehingga Terjadi Pro Dan Kontra.

<~ Memang Sebaiknya Persoalan Pancasila Tidak Usah Diganggu Gugat, Karna itu merupakan Landasan Dasar Dalam Berdirinya Negara Indonesia, Sudah Final Masalah Pancasila.

Link Terkait

close
Banner iklan disini