Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id
Tampilkan postingan dengan label TNI-Polri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TNI-Polri. Tampilkan semua postingan

Academics TV Dan CID UIN SUSKA Riau Gelar Webinar Polemik Pelibatan TNI Dalam Penanganan Aksi Terorisme


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Sepanjang sejarah penanggulangan terorisme di Indonesia, TNI telah memainkan peran penting. Peran dan keterlibatan TNI juga secara umum sudah diatur dalam aturan perundang-undangan, termasuk UU TNI No. 34 tahun 2004, sebagai bagian dari tugas pokok operasi militer selain perang (OMSP). Dalam perkembangannya, modus operandi terorisme semakin beragam, termasuk penyanderaan, serangan teror berskala besar seperti yang terjadi di Mumbai tahun 2008 atau aksi terorisme sebagai bagian dari kampanye insurgensi yang melibatkan penguasaan wilayah dan penggunaan kekuatan bersenjata secara terorganisir. Dalam skenario-skenario ini, negara dapat memanfaatkan kualifikasi anti-teror yang dimiliki oleh satuan-satuan yang berada di bawah komando militer serta satuan lain jika dibutuhkan.

Keterlibatan lebih besar TNI dalam penanggulangan terorisme di Indonesia dapat pula berujung pada sejumlah implikasi negatif. Pertama, keterlibatan TNI dalam penanggulangan terorisme dapat mengalihkan fokus TNI dari fungsi profesional yang utamanya sebagai alat negara di bidang pertahanan menghadapi ancaman militer dan bersenjata di tengah meningkatnya prospek konflik bersenjata konvensional di kawasan. Kedua, penggunaan kekuatan militer dalam menanggulangi terorisme dapat dilihat sebagai reaksi yang berlebihan (over-reaction) yang justru dapat melegitimasi keberadaan kelompok teror. Ketiga, penanggulangan terorisme yang sudah dimiliterisasi cenderung sulit untuk dikembalikan (irreversible) ke kondisi politik normal (normal politics). Keempat, pengalaman beberapa negara di dunia menunjukkan bagaimana bahkan tentara yang paling profesional dan terlatih sekalipun tetap rawan melakukan pengabaian terhadap Hak Asasi Manusia (HAM).

Peran serta TNI dalam mengatasi terorisme ini merupakan bagian tidak terpisahkan dari tugas pokok TNI dalam mempertahankan kedaulatan Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan. Karena itu, tidak perlu ada kekhawatiran terkait rencana keterlibatan TNI dalam mengatasi terorisme. Munculnya rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang tugas TNI dalam mengatasi aksi terorisme itu disusun sebagai konsekuensi yuridis dari Pasal 43 Undang-Undang (UU) No 5 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas UU No 15/2003 Tentang Penetapan Perpu No 1/2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme menjadi UU. Pasal 43 I ayat (1) disebutkan bahwa tugas TNI dalam mengatasi aksi terorisme merupakan bagian dari operasi militer selain perang. Pada Pasal 43 I ayat (2) mengatur secara hukum bahwa dalam mengatasi aksi terorisme sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi TNI.

Berdasarkan kondisi di atas terlihat sebuah polemik tentang pelibatan TNI dalam penanggulangan Terorisme sehingga cukup urgen untuk dibahas dalam berbagai perspektif dalam bentuk WEBINAR. Academics TV bekerjasama dengan Center for Instructional Development (CID) Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau berinisiatif melaksanakan webinar dengan tema Polemik Pelibatan TNI dalam Penanganan Aksi Terorisme yang diselenggarakan bertepatan dengan peringatan hari TNI.

Webinar ini akan dilaksanakan dengan menghadirkan beberapa nara-sumber disuatu ruangan yang memenuhi standar protokol kesehatan dan disiarkan secara online dan streaming melalui berbagai Media Sosial berbasis Internet, pada Sabtu, 10 Oktober  2020 Pukul 08.00 s/d 12.00  WIB dan disiarkan secara online melalui media live streaming channel YouTube Academics TV.

Nara sumber antara lain: Dr. Mexasai Indra, SH. MH (Ahli Hukum Tata Negara dari Fakultas Hukum Universitas Riau); Peri Pirmansyah, SH. MH (Ahli Hukum Tata Negara dari Fakultas Syariah dan Hukum UIN SUSKA Riau dan juga ketua Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum UIN  SUSKA Riau); Dr Erdianto Effendi, SH. M.Hum, Dosen UNRI; Dardiri, MA (Alumni Mc.Gill University Montreal dan Kandidat Doktor Sosiologi Universitas Padjadjaran serta peneliti pada Institute of South-east Asian Studies). Webinar ini akan dipandu oleh seorang moderator yang sudah lama aktif malang melintang dibidang kegiatan yang bertujuan memperkuat CIVIL SOCIETY yakni Mufti Makaarim. 

Webinar gratis dan terbuka untuk umum, namun panitia HANYA akan mengirim Link Zoom Meeting serta e-sertifikat  ke  peserta yang telah mendaftarkan dirinya secara online di link: https://forms.gle/Rmb7Rm4dqX3Uu2mz8 dan link YouTube serta Facebook akan diberikan pada saat peserta melakukan pendaftaran online melalui link tersebut. (Arianto)


Share:

Kapolres Kukar Berkunjung Ke Kodim 0906 Berikan Tumpeng Peringatan HUT TNI Ke - 75


Duta Nusantara Merdeka | Kutai Kartanegara
Kapolres Kutai Kartanegara (Kukar) AKBP Irwan Masulin Ginting didampingi Wakapolres Kompol Bimo Ariyanto beserta Pejabat Utama dan personel Polres Kukar memberikan kejutan dengan berkunjung ke Kodim 0906/Tgr, memberikan tumpeng dan kue pada peringatan HUT ke-75 TNI, Senin (5/10/2020).

Kapolres Kukar AKBP Irwan Masulin Ginting mengatakan, bahwa pihaknya berkunjung memberikan sebuah kejutan serta ucapan dengan membawa tumpeng dan kue dalam rangka HUT TNI ke-75, sebagai salah satu bentuk citra positif dengan maksud terciptanya sinergitas antara TNI-Polri.


“Kita bersama personel Polres Kukat mengucapkan secara langsung Dirgahayu TNI ke-75, sinergi Untuk Negeri. Kejutan ini kami berikan kepada TNI yang merayakan hari jadinya dengan harapan menjadi profesional dan kebanggaan rakyat serta Kodim 0906/Tgr dan Polres Kukar akan tetap solid, terus berkarya untuk bangsa dan negara,” kata Kapolres Kukar.

AKBP Irwan Masulin Ginting berharap, mudah-mudahan Polres Kukar bersama Kodim 0906/ Tgr bisa lebih profesional dan menjadi kebanggaan rakyat serta semakin bisa bersinergi.

“Semoga di HUT ke 75 ini TNI semakin jaya dan terus bersinergi dengan kepolisian dalam mengemban tugas sebagai aparat keamanan di wilayah Kabupaten Kukar,” tutup jelasnya Kapolres Kukar. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Polsek Cengkareng Sidak Markas Koramil 04/CK


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta Barat
Pelda Sunarko Yang Mewakili Danramil 04/CK Kapten INF Sudarsono merasa terkejut dan terharu pada saat disidak oleh rombongan Polsek Cengkareng yang dipimpin Langsung Kapolsek Cengkareng Kompol T.F Hutagaol,SH.,  Senin (5/10/2020) pagi.

Sambil menyanyikan lagu selamat ulang tahun, rombongan Polsek Cengkareng dengan membawa kue ulang tahun dan nasi tumpeng menuju Makoramil 04/CK Jl.Cengkareng Indah No. 1 RT.006/RW.14, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng Jakarta Barat.


Kapolsek Cengkareng, Jakbar, Kompol T.F Hutagaol,SH, beserta seluruh Anggota mengucapkan Dirgahayu TNI Ke-75, Sinergi Untuk Negri, kompak dan solid serta kedepan semakin profesional untuk menjaga dan mempertahankan keutuhan NKRI Dalam melaksanaan tugas dimasa pandemi ini TNI POLRI tetap bekerja sama dan selalu kompak dalam memerangi Wabah COVID 19 untuk percepatan pemulihan perekonomian Nasional.


Selanjutnya, Kapolsek Cengkareng Kompol T.F Hutagaol memberikan Potongan Nasi Tumpeng kepada Pelda Sunarko Yang Mewakili Danramil 04/CK Kapten INF Sudarsono.

Pelda Sunarko Yang Mewakili Danramil 04/CK Kapten INF Sudarsono mengucapkan atas nama keluarga besar TNI / Koramil 04/CK mengucapkan terima kasih banyak kepada jajaran Polsek Cengkareng telah memberikan surprise / kejutan di hari jadi TNI ke-75, semoga Sinergitas  TNI-Polri semakin terjalin dengan baik.

Dalam kesempatan itu, rombongan Polsek Cengkareng yang dipimpin langsung Kapolsek Cengkareng Kompol T.F Hutagaol didampingi oleh Para Kanit, Kapolsubsektor dan Anggota diterima langsung oleh Pelda Sunarko Yang Mewakili Danramil 04/CK Kapten INF Sudarsono.

Acara dilanjutkan dengan ramah - tamah dan makan bersama.

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

TNI-Polri Launching Apartemen Bebas Covid-19 di Jakarta Barat


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman menggelar Peluncuran 'Apartemen bebas COVID-19' pada Kamis (01/10) bertempat di Apartement Mediteriania 2 Jl. Tanjung Duren Raya No. Kav. 5 - 9  Jakarta.

Penerapan protokol kesehatan di kawasan apartemen ini dilakukan dari mulai pintu gerbang apartemen hingga ke dalam unit apartemen. 

Selain itu, tersedia juga fasilitas untuk mencuci tangan dan pengecekan suhu tubuh, apartemen ini juga memasang sejumlah spanduk hingga running text untuk selalu mengingatkan masyarakat, khususnya penghuni apartemen agar menerapkan protokol kesehatan.

Irjen Nana Sudjana, Kapolda Metro Jaya mengungkapkan,  Sebagaimana kita ketahui bersama, khususnya di Jakarta dan sekitarnya bahwa COVID-19 ini masih tinggi. WHO menyatakan di kawasan Jakarta ini masih berisiko tinggi. Kalau kita rata-rata setiap hari penambahan COVID, yang positif Covid ada 900 sampai 1.000 orang.

"Saat ini, kami launching 'Apartemen bebas COVID-19' ini dalam rangka untuk meningkatkan kedisiplinan protokol kesehatan di lingkungan apartemen serta meningkatkan kesadaran masyarakat berbasis komunitas," kata Nana saat jumpa pers di Jakarta. Kamis (01/10).

Tujuan pelaksanaan ini, lanjut Nana, Untuk meningkatkan kesadaran mematuhi protokol kesehatan. Kami lihat untuk peralatan kesehatan dari beberapa lokasi sudah cukup baik, seperti tempat cuci tangan, pemeriksaan suhu badan, dan di lift ini.

"Sesuai dengan tugas kami yaitu dalam rangka pencegahan, kemudian kita lakukan penegakan hukum atau penegakan protokol kesehatan. Disamping satgas dari tim medis melaksanakan testing, tracking serta treatment," pungkasnya. (Arianto)



Share:

Sebagai Mahasiswa Baru, Dina Hidayana Diwajibkan Mengikuti Rangkaian Acara Kuliah Perdana


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Luarbiasa! Dina Hidayana, S., M.Sc adalah politisi Golkar dan satu-satunya Perempuan Penerima Beasiswa S3 Universitas Pertahanan (UNHAN) Th 2020/2021. Total penerima beasiswa S3 itu 24 mahasiswa dan 23 nya semua laki-laki. 

Sebagai mahasiswa baru tahun ajaran 2020-2021, Dina diwajibkan mengikuti rangkaian acara kuliah perdana, yang upacara pembukaannya dipimpin langsung Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Upacara berlangsung di pagi hari. 

Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Probowo Subianto, bertindak sebagai Inspektur Upacara Pembukaan Pendidikan S1, S2 dan S3 Universitas Pertahanan (Unhan) TA.2020/2021 pada 29 Agustus 2020 di Kampus Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Sebanyak 300 Kadet Mahasiswa S1, 251 mahasiswa S2 dan 24 mahasiswa S3 serta para dosen dengan khidmat mengikuti jalannya upacara secara fisik dan secara online tersebar di sejumlah lokasi lingkungan kampus.

Politisi Golkar, Dina Hidayana, S.P., M.Sc., yang juga Staf Ahli Ketua MPR RI, memutuskan untuk menempuh S3 di Universitas Pertahanan, salah satu kampus negeri terbaik di Indonesia, yang menerapkan pola pengajaran semi militer, bukan saja karena latar belakang personal tumbuh besar di keluarga tentara dari Ayahnya, yang merupakan Alumni AKABRI AD 74.


"Namun secara khusus untuk mendalami dan menemukan instrumen penentu keberhasilan kedaulatan pangan sebagai tulang punggung utama pertahanan nasiona," ujar Dina yang juga Juru bicara Depinas SOKSI, serta Staf Ahli Fraksi Golkar DPR RI 2009-2014, dalam keterangan tertulisnya Senen (31/8/2020).

Lebih lanjut, Alumni S1 Pertanian UNS, Lulusan tercepat 3,5 tahun berpredikat _Cumlaude_ Dina mengungkapkan, bahwa kejayaan agraris Indonesia harus dikuatkan melalui reformulasi kebijakan pertanian dan pangan dalam arti luas.

"Pandemi Covid 19 adalah momentum tepat untuk mengoptimalkan seluruh kekayaan Indonesia, baik dari aspek sumber daya alam maupun manusia," ucap Dina yang juga Alumni S2 Magister Resolusi Konflik UGM, lulusan tercepat berpredikat _Cumlaude_.

Dina Hidayana berharap penelitian Disertasi yang rencananya akan diselesaikannya dalam waktu dua tahun ini dapat menggugah masyarakat luas dan pemegang kekuasaan pada khususnya untuk fokus pada potensi utama Indonesia, dalam hal pembangunan pertanian dan pangan nasional

Karena menurut Dina, logistik (pangan) adalah sumber kekuatan utama suatu bangsa, baik dalam keadaan damai maupun perang.

"Dengan seluruh potensi yang kita miliki, maka ketergantungan impor harus kita akhiri, pandemi sebagai peluang untuk Indonesia berada di garis terdepan penentu stabilitas dunia dalam hal ketersediaan pangan," jelasnya. 


Sebagai satu-satunya perempuan penerima beasiswa Mahasiwa Doktoral Cohort 3 Universitas Pertahanan Indonesia, Dina Hidayana menunjukkan kapasitas dan kapabilitas yang prima.

Bukan saja dalam memenangkan Seleksi Beasiswa yang tidak mudah karena harus melewati banyak sekali tahapan test, terlebih juga Dina Hidayana harus menunjukkan kemampuan beradaptasi secara baik terhadap dominasi laki-laki yang sebagian besarnya dari kalangan militer. 

Dina Hidayana percaya bahwa keterlibatan perempuan di ranah militer dapat menginfiltrasi cara-cara penyelesaian konflik yang cenderung mengedepankan nirkekerasan.

"Zaman sudah jauh berubah, perang fisik sudah hampir punah bertransformasi menjadi bentuk lain yang lebih sulit dikenali," ujarnya. 

"Karenanya, peran dan keterlibatan perempuan di semua lini dan fungsi mutlak diperlukan untuk mendapatkan perspektif dari ragam gender untuk mencapai Indonesia sebagaimana tujuan bernegara yang termaktub dalam Pembukaan UUD 1945 Alinea 4," imbuhnya.

Universitas Pertahanan Indonesia mewajibkan seluruh mahasiswa S1, S2 dan S3 mengikuti Bela Negara sebagai bagian dari penguatan nasionalisme, dalam hal konsepsi dasar, termasuk penempaan fisik.

Sesuai moto Unhan: Identitas, Nasionalime dan Integritas diharapkan lulusan Mahasiswa Unhan di semua tingkatan dapat mendarmabaktikan keilmuannya pada masyarakat, bangsa dan generasi penerus sehingga tidak ada ilmu yang sia-sia. (Arianto)


Share:

Kabaharkam Polri Prakarsai Gerakan Ketahanan Pangan


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Bentuk kepedulian Polri bersama TNI membantu perekonomian masyarakat dalam menghadapi “adaptasi kebiasaan baru” diwujudkan dalam kegiatan Gerakan Ketahanan Pangan dengan memanfaatkan lahan tidur di kawasan Penunggangan Barat, Cibodas Tangerang, Banten pada Jumat 17 Juli 2020.

Gerakan ketahanan pangan ini diprakarsai Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto bersama satu angkatan AKABRI 89 yang tergabung dalam ALTAR 89 merasa tergerak untuk membantu masyarakat yang terdampak akibat Covid-19.

“Sesuai dengan arahan Bapak Presiden dan Bapak Kapolri, dampak Covid-19 tidak hanya kesehatan saja, tetapi dampak ekonomi juga dirasakan masyarakat,” ujar Jenderal kelahiran Blora ini.

Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto didampingi Laksda TNI Coki Hutabarat, Kakor Binmas Baharkam Polri Irjen Pol Risyapudin Nursin bersama pejabat TNI Polri yang tergabung dalam ALTAR 89 melakukan survei lokasi seluas 11 hektar untuk dikelola yang akan dimanfaatkan untuk ketahanan pangan.


Rencananya kegiatan ini akan diadakan pada hari Sabtu tanggal 1 Agustus 2020 dengan melakukan penanaman palawija.

Selain itu juga akan dilakukan penyebaran puluhan ribu benih ikan lele, ikan mujair dan ikan gurame yang nantinya akan dikelola oleh masyarakat.

ALTAR 89 juga menyediakan 1.000 paket sembako yang nantinya akan dibagikan pada kegiatan tersebut, yang dikhususkan untuk masyarakat yang terkena PHK di masa pandemi Covid-19, petugas tempat ibadah, kaum dhu’afa, santri pondok pesantren, anak yatim, tukang ojek dan penyandang disabilitas.

Selain itu, ALTAR 89 juga secara langsung membantu biaya operasional lahan kepada Komunitas Banksasuci (Bank Sampah Sungai Cisadane) yang turut membantu melestarikan lingkungan dengan menjaga alam, khususnya sungai Cisadane dari sampah.

“Ini merupakan dukungan dari kami ALTAR 89. Semoga dukungan yang kami berikan ini bisa menjadikan contoh kepada rekan lain, begitu pula bagi Banksasuci semoga kehadirannya bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Komjen Agus.

Kabaharkam berharap dengan adanya kegiatan ini dapat memicu rekan-rekan dari TNI dan Polri untuk dapat memanfaatkan lahan tidur di wilayahnya masing-masing demi membantu masyarakat yang terdampak Covid-19, terlebih menjaga ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat.

“Saya juga memohon agar keasriaannya tetap dijaga, manfaatkan ruang yang ada. Mudah-mudahan dengan pengelolaaan yang baik ini bisa bermanfaat. Karena pertanian adalah penopang kehidupan kita semua,” pungkasnya. (Arianto)


Share:

Kapolri Dan Panglima TNI Pimpin Panen Raya Dan Meninjau Lembur Tohaga Logaya Secara Virtual


Duta Nusantara Merdeka | Majalengka
Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar Panen Raya Serentak dan Penebaran Benih serta Peluncuran Program Kampung Tangguh Nusantara di seluruh Indonesia, Kamis (9/7/2020).

Di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, panen raya dan peninjauan Lembur Tohaga Lodaya atau Desa Tangguh Majalengka Raharja di Desa Liangulang Kecamatan Kadipaten dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis dan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, secara virtual.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi, Bupati Majalengka, Kasdam III Siliwangi Brigjen Kunto Arif Wibowo, Danrem 063/SGJ Kolonel Inf Elkines Villando Dewangga, jajaran pejabat utama (PJU) Polda Jabar, Kapolres Majalengka AKBP Bismo Teguh Prakoso, Dandim 0617/Majalengka Letkol Inf Harry Subarkah, PJU Polres Majalengka, unsur Forkopimda Majalengka serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. 

Dalam kesempatan itu, Kapolda Jabar melihat Panen Raya Desa Tangguh Majalengka Raharja, sebagai upaya ketahanan pangan dalam menghadapi dan mengantisipasi dampak dari pandemi COVID-19. 

"Kampung tangguh ini adalah program Kapolri yang dilaksanakan oleh seluruh jajaran Polres di Indonesia. Di Jabar sendiri ada sekitar 700 kampung tangguh dari 22 Kabupaten/Kota yang ada di Jabar. Minimal setiap Kecamatan wajib ada satu desa tangguh," kata Kapolda Jabar.



Kapolda Jabar juga melaunching Aplikasi Penanggulangan Karhutla berbasis IT (E-PMR/Electronic Polres Majalengka Raharja) yang ditandai dengan Pemukulan Kentongan. Tak lupa, pemberian sembako secara simbolis dilakukan oleh Kapolda Jabar, Kasdam III/ Siliwangi, Bupati, Kapolres dan Dandim kepada perwakilan masyarakat.

Bahkan ada peninjauan Ketangguhan Sinergitas Polres Majalengka, Kodim 0617 Majalengka dan Pemkab Majalengka (3 Pilar), meliputi Produk UMKM Majalengka, Aplikasi Penanggulangan Karhutla berbasis I.T (E - PMR), Tanaman Hidroponik, Tanaman Ketahanan Pangan, Panen Ikan diantaranya Ikan Nila, Ikan Mas dan Ikan Lele Dumbo.

Lebih dari itu dilakukan pula pengecekan Ruang Isolasi, Poskesdes, Posluhdes, Gudang Sembako, Dapur Umum hingga Tangguh Ternak.

Kapolres Majalengka AKBP Bismo Teguh Prakoso mengungkapkan, Panen Raya Desa Tangguh Majalengka Raharja di Desa Liangjulang mencakup areal seluas 8 hektare yang merupakan lahan milik pemerintah desa dan warga setempat. 

"Hasil panen padi 1 hektar bisa menghasilkan 5-6 ton padi dengan usia tanam 97 hari. Sedang Ikan yang dipanen adalah nila, emas, dan lele dumbo total sekitar 1 ton," terangnya.

Selain padi dan ikan, lanjut Bismo, pihaknya juga panen sayuran hidroponik yang dibudidayakan oleh anggota Polres Majalengka. "Hasil dari panen ini kita bagikan untuk masyarakat setempat," pungkasnya. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

FOKO Gelar Pernyataan Sikap Terkait Situasi Nasional Terkini


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Dinamika kehidupan ideologi, politik, ekonomi dan sosial pada akhir-akhir ini telah berkembang  sangat mengkhawatirkan. Kelompok radikal yang berpaham khilafahisme telah berhasil mempengaruhi berbagai unsur lapisan masyarakat dan membangun jaringan yang cukup luas. Dalam Muktamat Khilafah tahun 2013 di Gelora Bung Karno secara tegas menyatakan tidak setuju terhadap Pancasila, paham kebangsaan dan demokrasi.

Letjen TNI Purn. Soekarno, Pengurus LVRI/Foko mengatakan bahwa sisa-sisa PKI terus-menerus berusaha untuk bangkit dengan menyusup kepada partai-partai politik yang ada, manuver politik mereka yang terkini adalah mengangkat RUU “Haluan Ideologi Pancasila" (HIP) dan menolak mencantumkan TAP MPRS XXV/1966 sebagai konsideran.

Sementara itu, lanjutnya, kelompok Liberal Kapitalis lewat empat kali amandemen UUD 1945 telah berhasil meminggirkan "roh" Pancasila dan Pembukaan UUD I945 dalam kehidupan berbangsa-bernegara, menggantikannya dengan induvidualisme-liberalisme-kapitalisme. Kapital besar yang mereka miliki pada kenyataannya mampu mengendalikan dinamika sosial, politik dan ekonomi.

"Kebebasan nyaris tanpa batas yang dibuka oleh liberalisme telah menimbulkan turbulensi
ideologis yang luas dalam kehidupan sosial, politik dan ekonomi nasional. Kondisi terkini yang antara lain ditandai oleh maraknya kegaduhan di dalam masyarakat terkait isu TKA
China ditengah maraknya PHK selama pandemik Covid-19 dan merebaknya isu kebangkitan PKI telah dimanfaatkan oleh kelompok radikal, sisa-sisa PKI, serta kelompok separatis Papua untuk lebilh memperkeruh situasi," ujar Soekarno saat menyampaikan Pernyataan Sikap menyikapi SITUASI NASIONAL TERKINI pada Jumat, 12 Juni 2020 bertempat di Gedung LVRI Lantai 11, Semanggi. Jakarta Selatan.

Selain itu, kata Soekarno, Kondisi ini merupakan ancaman nyata terhadap kchidupan bermasyarakat- berbangsa-bernegara dalam wadah NKRI berdasarkan Pancasila serta semangat Bhinneka Tunggal Ika. Untuk itu kami Purnawirawan TNI/Polri menyatakan sikap, sebagai berikut:

- Pertama: Mendesak pemerintah untuk membongkar tuntas, menghentikan dan menindak
berbagai bentuk kegiatan kelompok masyarakat yang menyebarkan paham Kilafahisme yang telah memiliki basis di kampus—kampus PTN dan PTS diseluruh Indonesia, membersihkan birokrat dari anasir-anasir kelompok radikal.

- Kedua: Mendesak DPR RI untuk mencabut RUU HIP dan mendesak Pemerintah untuk menolaknya. Suatu kekeliruan yang sangat mendasar bila penjabaran Pancasila sebagai staatsfundamentalnorm atau landasan bagi pembentukan UUD (Hans Nawiasky) justru diatur dalam UU.

Penjabaran Pancasila di bidang politik/pemerintahan, ekonomi, hukum, pendidikan, pertahanan serta bidang lainnya telah diatur dalam UUD 1945. Keberadaan UU HIP justru akan menimbulkan tumpang-tindih serta kekacauan dalam sistem ketatanegaraan maupun pemerintahan. Pengangkatan RUU HIP ini dinilai sangat tendensius karena terkait dengan upaya menciptakan kekacauan serta menghidupkan kembali PKI.

- Ketiga: Mengajak segenap komponen bangsa khususnya kelompok elit, untuk fokus pada upaya memerangi Covid 19, menempatkan kepentingan bangsa-negara di atas segalanya, serta tidak memanfaatkan situasi baik untuk kepentingan politik maupun ekonomi. Kepada aparat yang berwenang agar mengambil tindakan hukum secara tegas terhadap mereka yang melanggar.

- Keempat: Mendesak MPR RI, DPR RI dan Pemerintah, serta mengajak seluruh masyarakat untuk menegakkan tata kehidupan berdasarkan Pancasila secara murni dan konsekuen dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Hal ini akan berhasil hanya melalui upaya konstitusional “Kaji Ulang” Perubahan UUD 1945.

"Demikian pernyataan Purnawirawan TNI/Polri menyikapi perkembangan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang dinilai telah jauh melenceng dari Pancasila," pungkasnya. (Arianto)

Share:

Bagi Sembako Personel TNI - Polri Jadi Garda Terdepan Lawan Penyebaran Virus Corona


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta Utara
Personel TNI dan Polri menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat yang terdampak penyebaran virus Corona (Covid-19).

Berlokasi di Kampung Tangkis Rw 05 (belakang Polsubsektor Bintang Mas), Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, telah melaksanakan penyaluran paket sembako.

Kegiatan pembagian sembako Alumni Akabri 1996 “Yon Bharata Sena” kali ini dipimpin oleh Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Budhi Herdhi Susianto.

“Secara simbolis bantuan diberikan kepada perwakilan warga Rw 05, Kelurahan Ancol, dan Rw 06 Kelurahan Pademangan Barat, Kecamatan Pademangan, sebanyak 50 paket dan sisanya langsung didistribusikan ke warga melalui Ketua Rw 06 Kelurahan Pademangan Barat, dan Rw 05 Kelurahan Ancol,” kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Budhi Herdhi Susianto.

“Selain itu, anggota juga memberikan obat-obatan untuk paru-paru untuk RW 05, Kelurahan Ancol (sebanyak 5 paket) dan Rw 06 Kelurahan Pademangan Barat (sebanyak 5 paket),” jelasnya Kapolres.

Untuk diketahui, kegiatan pembagian sembako Alumni Akabri 1996 Yon Bharata Sena sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak Covid-19.**


Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Polres Dan Kodim 0617 Majalengka Bagikan 800 Paket Sembako Untuk Masyarakat


Duta Nusantara Merdeka | Majalengka
Sebagai wujud kepedulian Polri kepada masyarakat ditengah-tengah pandemi Corona, pada hari Selasa (5/4/2020), Polres Majalengka bersama Kodim 0617/Majalengka dan Instansi Terkait kembali membagikan sembako bagi masyarakat yang tidak terdata dalam bantuan bantuan sosial (bansos) dari pemerintah di wilayah Kabupaten Majalengka.

Sebanyak 800 Paket sembako terdiri Beras, minyak goreng, gula pasir, Teh, dan Indomie ini akan dibagikan kepada warga yang tidak mampu di tengah pandemi Covid-19, warga yang didukung adalah warga negara yang tidak dapat Bantu Sosial (Bansos) atau bantuan lain dari Pemerintah.


Tiap hari anggota Polres Majalengka dan Polsek Jajaran melakukan Penyisiran dan mendata warga Terdampak Covid-19 yang tidak dapat membantu pemerintah. Hari ini Polres Majalengka dan Polsek Jajaran dengan serentak membagikan paket Sembako tersebut dengan cara mendatangi rumah-rumah warga.

Kapolres Majalengka AKBP Dr. Bismo Teguh Prakoso didampingi Dandim 0617/Majalengka Letkol Inf. Harry Subarkah mengatakan, bagi warga masyarakat tidak mampu dan tidak mendapatkan bantuan sosial (Bansos) dari pemerintah baik dari pusat dan daerah.


Polres Majalengka kembali menyalurkan paket sembako untuk warga yang benar-benar membutuhkan dan tidak mendapatkan bantuan sosial (Bansos) dari pemerintah, ”ungkap Kapolres usai melakukan penyaluran Paket sembako di Rayon II (Polsek Maja, Argapura, Majalengka Kota, Cigasong, Panyingkiran dan Polsek Sukahaji).

Program yang diberi nama “Polisi Peduli Covid-19” telah berjalan sejak Minggu kemarin, ini sesuai dengan Perintah Kapolri pada Video Conference Senin (27/4). Dengan harapan melalui program ini tidak ada lagi warga masyarakat yang tidak menerima bantuan di tengah pandemi Covid-19 ini," harap Kapolres Majalengka AKBP Bismo Teguh Prakoso.


Kapolres juga menghimbau kepada warga masyarakat agar selalu mentaati kebijakan pemerintah dan maklumat Kapolri, antara lain sering cuci tangan, selalu tinggal dirumah, jaga jarak, hindari keramaian, selalu pakai masker dan tidak mudik.

Selain itu juga, Kapolres Majalengka AKBP Bismo mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk mengikuti himbauan pemerintah, terapkan jarak fisik, cukup dirumah saja. Sayangi diri kita, sayangi keluarga dan orang-orang sekitar kita." **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Pejabat Polres Dan Kodim 0617 Majalengka Bagikan Sembako "Door To Door"


Duta Nusantara Merdeka | Majalengka
Iring-iringan mobil dari rombongan pejabat Polres Majalengka dan Kodim 0617/Majalengka berhenti di wilayah Kecamatan Cikijing Kabupaten Majalengka, Selasa (29/4/2020). Dengan membawa paket sembako berisi beras, minyak, susu dan kebutuhan lainnya, para pejabat membagikan paket tersebut secara Door To Door kepada masyarakat terdampak Covid-19 di wilayah tersebut.

Tak hanya masyarakat Kecamatan Cikijing, bantuan sosial juga diberikan kepada masyarakat kurang mampu yang ada 26 Kecamatan di Kabupaten Majalengka, dengan melibatkan jajaran Polsek dan dibantu TNI dari Koramil pada tiap kecamatan, secara simbolis Kapolres Majalengka Bersama Dandim 0617/Majalengka memberikan Paket sembako kepada Para Kapolsek dan Para Danramil yang nantinya disalurkan kepada warga kurang mampu.


Adapun pembagian sembako dikhususkan bagi warga yang belum menerima Sembako dari Pemerintah, hari ini diwilayah Kecamatan Cikijing Polres Majalengka bersama Kodim 0617/Majalengka membagikan Paket sembako kepada warga yang sesuai kriteria penerima, sehingga tepat sasaran, yakni warga yang tidak punya penghasilan tetap bulanan, Warga kurang mampu yang terdampak Covid-19.

Kapolres Majalengka AKBP Dr. Bismo Teguh Prakoso mengatakan, bakti sosial pembagian sembako merupakan bentuk kepedulian Polres Majalengka sebagai realisasi jaring pengaman sosial serta wujud perhatian aparat, dengan turun langsung melihat kondisi warga di tengah pandemi virus. Semoga dapat bermanfaat dan membantu kebutuhan pangan masyarakat terdampak Covid-19.


Tak hanya membagi sembako, lanjutnya Kapolres, "tim juga memberikan sosialisasi dengan mengingatkan setiap orang agar tidak keluar rumah jika tak ada keperluan mendesak."

Menurutnya Kapolres, imbauan kepada warga terus digencarkan dengan melibatkan Babinkamtibmas setempat. Para anggora Babinkamtibmas memberi edukasi kepada para penduduk untuk selalu membiasakan hidup sehat. Sebagai garda terdepan, Babinkamtibmas harus memahami situasi dan kondisi masyarakat secara langsung.



“Kami berharap masyarakat mau menahan diri dan mengendalikan diri untuk tinggal di rumah, dan kalau terpaksa keluar rumah menggunakan masker dan selalu menjaga kebersihan dengan mencuci tangan setelah beraktivitas di luar rumah, serta mandi dan berganti pakaian,” jelasnya Kapolres Majalengka AKBP Bismo Teguh Prakoso.  **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Kasat Narkoba Polres Majalengka Pimpin Patroli Malam Gabungan TNI - Polri



Duta Nusantara Merdeka || Majalengka
Kasat Narkoba Polres Majalengka AKP Ahmad Nasori Pimpin Patroli malam gabungan TNI POLRI memberikan himbauan kerumanan masyarakat sesuai dengan arahan dan maklumat dari Kapolri. Rabu ( 01/04/20). malam

Mencegah dan memutus rantai penyebaran virus covid 19, Polres Majalengka rutin mengadakan patroli malam guna menghimbau dan membubarkan kerumunan massa yang masih beraktifitas disejumlah keramaian.


Kapolres Majalengka AKBP Dr. Bismo Teguh Prakoso melalui Kasat Narkoba AKP Ahmad Nasori satu persatu tempat ramai yang menjadi sasaran didatangi petugas guna memberi imbauan "larangan keluar rumah dan apabila tidak ada urusan penting demi mencegah penyebaran virus corona," pungkasnya.

Seluruh piket fungsi dan Instansi terkait melaksanakan patroli dengan mengedepankan imbauan secara persuasif serta memberi edukasi kepada masyarakat yang masih beraktifitas di luar rumah tentang bahaya virus corona, tambah Kasat Narkoba Polres Majalengka AKP Ahmad Nasori.

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Konflik Natuna, Rakyat Indonesia Dukung TNI Kirim Armada Tempur


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta

KONFLIK NATUNA, RAKYAT DUKUNG TNI KIRIM ARMADA TEMPUR

Jakarta, Senen 6 Desember 2020

Oleh : Wahyu A. Permana*
Pengamat Sosial dan Pertahanan

Konflik Natuna antara Indonesia dan RRC semakin meningkat akibat manuver kapal coast guard yang memback up kapal nelayan Tiongkok. Hal ini langsung disikapi oleh TNI dengan menghadirkan kapal perang plus pesawat Boing untuk mengawasi dan mengusir kapal RRC tersebut.

"Kehadiran kapal coast guard dan kapal nelayan RRC di natuna yang termasuk wilayah ZEE jelas merupakan pelanggaran kedaulatan NKRI," ungkap Wahyu A. Permana, Pengamat Sosial dan Pertahanan dalam tulisannya, pada Senen 6 Desember 2020.

Ia menegaskan! "Langkah TNI mengirimkan armada tempur harus diapresiasi dan didukung oleh seluruh rakyat Indonesia."

Manuver RRC di Laut China Selatan di wilayah ZEE secara nyata telah melanggar ketentuan internasional Konvensi Hukum PBB UNCLOS. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia sempat memprotes tindakan itu lewat pemanggilan Duta Besar Cina untuk Indonesia, Senin (30/12/2019).

Sikap tegas juga disampaikan oleh Menko Polhukam, Mahfud MD bahwa Indonesia tidak akan melakukan negosiasi dengan China untuk kasus Natuna. Bahkan, Mahfud mengatakan pemerintah akan memperkuat kapal patrol untuk menghalau kapal-kapal ikan di wilayah tersebut.

Mahfud mengungkapkan sebelumnya China juga pernah memiliki konflik dengan Malaysia, Filipina, Brunei Darussalam, Vietnam, dan Taiwan di Laut Cina Selatan yang telah diakui oleh Southern Chinese Sea (SCS) Tribunal Tahun 2016.

*Arogansi RRC*

Namun, amat disayangkan pihak RRC malah bersikukuh bahwa mereka tidak melanggar Konvensi Hukum PBB UNCLOS. Pasalnya menurut mereka, para nelayan RRC mencari ikan di wilayah Nine Dash Line atau sembilan garis putus-putus sebagai wilayah historis Laut Cina Selatan seluas 2 juta kilometer persegi.

Namun anehnya 90 persen di wilayah yang mereka klaim sebagai hak maritimnya, melanggar batas-batas wilayah negara lain. Selain itu wilayah tersebut berjarak hingga 2.000 km dari Cina daratan. Hal ini jelas melanggar kedaulatan negara-negara lain dan wujud arogansi RRC sebagai negara adidaya.

Manuver RRC di wilayah Natuna bukanlah untuk kali pertama. Pertama, Pada Maret 2016, Indonesia berencana menangkap kapal ikan illegal China yang masuk wilayah perairan Natuna. Namun, hal tersebut malah dihalang-halangi oleh kapal Coast Guard China yang sengaja menabrak KM Kway Fey 10078.

Kedua, Pada Juli 2017, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman meluncurkan peta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) baru. Peta baru tersebut menitikberatkan pada perbatasan laut Indonesia dengan negara lainnya. Nama Laut China Selatan juga diganti menjadi Laut Natuna Utara.

Kebijakan pemerintah Republik Indinesia direspon negative oleh pemerintah China dengan mengatakan penyebutan nama tersebut tidak masuk akal dan tidak sesuai dengan standar internasional.


*Sikap Tegas TNI*

Konflik Natuna jelas merupakan ancaman kedaulatan negara dan bangsa Indonesia. TNI langsung mengambil kebijakan untuk menjaga dan mempertahankan kedaulatan di wilayah tersebut dengan mengirimkan personil dan peralatan tempur.

Sikap tegas TNI ini sejalan dengan pernyataan Presiden Jokowi yang mengatakan tidak ada kompromi berkaitan dengan kedaulatan negara.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto segera menugaskan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksdya TNI Yudo Margono menyebut operasi siap tempur kali ini melibatkan Koarmada 1 dan Koopsau 1 dengan armada lima KRI, satu pesawat intai maritim, dan satu pesawat Boeing TNI AU.

TNI juga menghimbau kepada para nelayan untuk tidak takut melaut di wilayah Natuna. Justru diharapkan nelayan Indonesia mendominasi wilayah tersebut agar terlihat aktivitasnya oleh negara lain.

TNI akan melindungi para nelayan Indonesia apabila ada gangguan dari pihak nelayan negara lain. Bahkan, harapannya para nelayan bisa menjadi mata dan telinga TNI dan langsung berkoordinasi apabila ada kapal asing yang beroperasi di wilayah Natuna.

Sikap tegas TNI ini harus mendapat apresiasi dan dukungan dari seluruh rakyat Indonesia. TNI telah menegaskan bahwa kedaulatan wilayah adalah harga mati dan tidak bisa ditawar dengan apapun.

Bahkan TNI telah mempersiapkan personil terbaiknya apabila harus berhadapan langsung dengan militer dari negara manapun yang ingin melakukan intervensi terhadap kedaulatan wilayah Indonesia.

Sikap TNI ini harus didukung oleh seluruh elemen bangsa termasuk para tokoh nasional yang memiliki posisi penting baik di pemerintahan maupun di lembaga legislatif. Jangan sampai ada satu orangpun yang memiliki sikap lemah dan tidak tegas terhadap ancaman kedaulatan wilayah dan kedaulatan bangsa.

Sebagai bangsa yang besar, Indonesia harus membuktikan keteguhan sikapnya dalam membela harkat dan martabat bangsa dengan mempertahankan setiap jengkal wilayah dari ancaman musuh. Kedaulatan Wilayah NKRI HARGA MATI !!! (Arianto)




Share:

Perkokoh Soliditas TNI -Polri Gelar Senam Bersama


Duta Nusantara Merdeka | Belawan
Dalam rangka meningkatkan Sinergi Polisi dan TNI, Polres Pelabuhan Belawan kembali melakukan giat olahraga bersama dengan Personel Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) I Belawan, Sabtu (26/10/2019).  

Olahraga bersama ini dikuti oleh Kapolres Polres Pelabuhan Belawan AKBP H.Ikhwan Lubis SH.MH dan Komandan Yonmarhanlan I Belawan,Letnan Kolonel (Letkol) Marinir James Munthe,M.Tr Hanla beserta 200 personil dari masing-masing kesatuan. 


Diawali dengan apel bersama sekitar pukul 07.00 wib ,Setelah itu, peserta juga melaksanakan senam bersama. Kapolres Pelabuhan Belawan , AKBP H.Ikhwan Lubis SH.MH, mengatakan kegiatan olahraga ini sengaja mengundang anggota Marinir untuk melakukan olahraga bersama. "Kami memang sengaja ngundang Marinir," jelasnya.   


Ia mengaku, hal ini dilakukan biar lebih akrab dan tentunya lebih bisa bersinergi antara polisi dan TNI. "Kami olahraga bersama menjalin sinergitas. Biar tetap kompak antara polisi dan TNI di Belawan ini," pungkasnya.

Kegiatan senam bersama ini berakhir pukul 08.00 wib dengan diabaikan dengan foto bersama. **

Wartawati DNM : Nora Tarigan
Share:

Korban Berjatuhan Saat Demo, Indikator Gagalnya Program Promoter Polri


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Demonstrasi mahasiswa, pemuda dan masyarakat umum merebak dalam beberapa hari ini. Kalangan pelajar juga telah ikut turun ke jalan mengungkapkan aspirasinya. Menurut para pengunjuk rasa, demonstrasi terpaksa dilakukan. Penyebabnya, karena suara-suara rakyat yang disampaikan dalam bentuk tulisan, surat terbuka, petisi, dan diskusi-seminar di berbagai tempat tidak mendapatkan respon semestinya.

Eksesnya, korban berjatuhan. Fasilitas umum dan pribadi rusak di sana-sini. Saling memaksakan kehendak menyebabkan bentrok fisik tidak terelakkan. Provokasi memanaskan suasana dan memicu amarah makin membara. Sebaran informasi situasi terkini di lokasi unjuk rasa menumbuhkan penasaran dari warga lainnya. Jadilah suasana demonstrasi semakin riuh-rendah. Letupan senapan dan lemparan berbagai benda bersahutan di suasana makin kacau-balau itu.

Terlepas dari ada atau tidaknya dalang di balik munculnya parlemen jalanan; dan juga terlepas dari relevan atau tidaknya tuntutan yang disampaikan publik peserta aksi, penanganan atas hiruk-pikuk warga itu semestinya dilakukan dengan baik dan profesional. Polisi seharusnya mengedepankan pola kerja yang melindungi, mengayomi, dan melayani. Polri adalah instrumen yang disediakan negara untuk menjaga agar geliat masyarakat dalam aktivitasnya berjalan dengan baik, lancar dan aman.

Faktanya, cara polisi selama ini menangani unjuk rasa masih belum mencerminkan sosok polisi yang ideal. Negara sudah memberikan rambu-rambu bagi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk bekerja sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat. Rakyat sudah membayar lunas seluruh anggota Polri, tidak lain adalah untuk melakukan tugasnya melindungi, mengayomi, dan melayani rakyat.

Korban berjatuhan tatkala unjuk rasa menunjukkan satu hal: Promoter Polri tidak mewujud di lapangan. Visi Polri untuk menjadi Polisi yang Profesional, Modern, dan Terpercaya hanya slogan di standing-standing banner di kantor-kantor polisi belaka. Promoter hanya penghias bibir Kapolri dan jajarannya.

Apakah sulit bagi Polri untuk menangani unjuk rasa tanpa kekerasan? Apakah berat bagi Polri untuk menghadapi rakyat yang berdemonstrasi dengan tidak bertameng-berpentungan? Apakah sukar bagi Polri untuk menyikapi kehadiran para pengunjuk rasa dengan tebaran senyum dan sapaan yang menyejukkan? Apakah tidak ada cara lain yang lebih baik dalam menangani kerumunan massa demonstrasi yang tidak bersenjata? Apakah mustahil bagi Polri untuk menciptakan suasana sejuk dan damai di tengah suasana memanas para demonstran?

Jika jawaban-jawaban dari deretan pertanyaan di atas adalah sulit, berat, sukar, tidak ada cara lain, dan mustahil; maka itu berarti program Promoter Polri menghadapi jalan buntu alias gagal total. Bukankah ketika jatuh korban dari pengunjuk-rasa, berarti Polisi gagal melindungi rakyat yang menggaji dia? Berarti Polisi gagal mengayomi warga yang menyediakan seragam dan peralatan kerjanya? Berarti Polisi gagal melayani masyarakat yang membelikan pakaian dalam yang digunakannya sehari-hari?

Adalah wajar jika banyak pihak bertanya: Promoternya di mana Pak Polisi? Profesional apanya? Modernnya dimana? Bagaimana bisa dipercaya?

Atau mungkin Polri akan beralibi ‘memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat serta menegakkan hukum’? Kembali lagi pada pertanyaan-pertanyaan di atas tadi, apakah sulit memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat yang berunjuk rasa dengan tidak menembaki warga? Apakah tidak ada cara lain yang lebih ‘profesional, modern, dan terpercaya’ selain menghadapi para demonstran dengan pentungan, gas air mata, dan hantaman kekerasan fisik?

Ayo Polri, sekali-sekali coba resep ini saat menjaga para demonstran: perbanyak polwan yang berjaga, pakai pakaian biasa, bisa berbatik ria, dan putarkan lagu dangdut di tengah ramainya para pengunjuk rasa. Dijamin acara demo berubah menjadi konser musik dangdut. Unjuk rasa dapat berlangsung lancar, damai dan everybody happy. (Arianto)

_Oleh: Wilson Lalengke_

Share:

Kapolres Metro Jakarta Barat Menerima Kunjungan 16 Siswa Pasis Seskoad Reg Angkatan 57


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta Barat
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi,SIK.,MH, yang didampingi  Dandim 0503 Jakarta Barat Letkol Art Jatmiko Adi menerima kunjungan 16 siswa Pasis Seskoad Reg  angkatan 57 yang didampingi oleh Kolonel Joni Aritonang di ruang Aris Dinanta Jakarta Barat.

Kapolres Metro Jakarta barat Kombes Pol Hengki Haryadi menjelaskan, bahwa berbagai langkah yang di laksanakan Polres Metro Jakarta Barat dan Polsek jajarannya untuk menjamin masyarakyat di dalam  melaksanakan Pemilu yang damai, jujur dan adil.


“Kita menyampaikan dan memaparkan tindakan baik melakukan berdasarkan tindakan preemtif-  preventif-refresif,” tutur Kombes Pol Hengki Haryadi di Jakarta, Selasa (23/07/2019).

“Baik melalui penggalangan ulama, tokoh agama pengurus Masjid, tokoh masyarakat serta melaksanakan pemasangan spanduk sinergitas TNI Polri dalam pelaksanaan Pemilu 2019,” ungkapnya Kapolres.


Masih di tempat dan kesempatan yang sama, juga di langsungkan tanya jawab antara siswa Seskoad dengan Kapolres Metro Jakarta Barat dan para pejabat utama (PJU) Polres Metro Jakarta Barat. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Kapolri dan Panglima TNI Jalan Sehat Bersama Rayakan Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-73


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
TNI dan Polri  menggelar Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-73 dengan berolahraga bersama di Monas, Jakarta Pusat. Acara dihadiri Tito Karnavian dan Hadi Tjahjanto. Selain itu, hadir juga Kepala Staf Angkatan Darat Jendral Andika Perkasa, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Siwi Sukma, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Yuyu Sutisna, Wakapolri Komjen Ari Dono dan pejabat lainnya.

Acara dimulai sekitar pukul 07.00 WIB. Tito dalam sambutannya,  menyinggung soal sinergitas TNI-Polri selama ini yang solid dan terjalin dengan baik menjaga stabilitas keamanan dan kesatuan NKRI. Dirinya berharap dan berdoa semoga TNI-Polri bisa tetap menjaga keamanan negara.


"Kita berdoa mudah-mudahan bangsa kita tetap aman damai begini agar kita bisa olahraga terus tiap hari ada di sini, supaya ada doorprize terus, dan badan sehat," ujar Tito.

Selain itu, Tito mengingatkan agar Polri dan TNI bisa terus siap menjaga Indonesia. Ia juga berharap kebersamaan TNI-Polri dan masyarakat bisa terjalin terus.


"Semua kebersamaan kita jalin semoga dengan adanya niat baik ini. Tuhan berikan yang terbaik untuk Indonesia, TNI-Polri siap amankan bangsa dan melayani rakyat Indonesia," tandas Tito.

Acara dibuka oleh Tito dan Hadi dengan mengangkat bendera bersama. Usai membuka, Kapolri Jenderal Tito Karnavian  dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto ikut serta dalam jalan sehat bersama itu, keduanya  bergabung untuk berjalan sehat mengelilingi monas bersama masyarakat. Terlihat mereka didampingi oleh istri masing masing. (Arianto)



Share:

Sinergitas TNI - Polri Dalam Mengamankan Sidang Di MK Menjadikan Situasi Aman Dan Terkendali


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK) telah selesai. Perbedaan pendapat baik yang terjadi di dalam maupun di luar sidang mampu di jaga tensinya, sehingga tak terjadi keributan yang memicu bentrok fisik.

Tentu saja hal tersebut bisa terjadi berkat adanya peran aparat keamanan baik TNI dan Polri yang konsisten berjaga di seputaran Mahkamah Konstitusi (MK) selama 24 jam penuh.

Dari pengamatan media di lapangan, ada tiga sosok sentral yang memiliki peran besar dalam memjamin keamanan selama persidangan.

Ketiganya adalah Dandim 0501/JP BS Letkol Inf Wahyu Yudhayana, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Harry Kurniawan dan Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Arie Ardian Rishadi.

Selama 24 jam, mereka selalu memantau dan menganalisa potensi kerawanan yang kemungkinan terjadi. Tak jarang, ketiganya bersama jajaran selalu mondar-mandir Gedung Mahkamah Konstitusi, Patung Kuda hingga Monumen Nasional yang di sebut sebagai ring 1.

Persidangan berlangsung dari pagi hingga dini hari. Namun, mereka selalu standby tak menunjukkan wajah lelah sedikitpun.

Pagi hari hingga malam hari harus memonitor potensi kerawanan, esok harinya mereka lalu melakukan Apel kembali di lapangan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Harry Kurniawan dan Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Arie Ardian misalnya, selalu tandem memantau pasukan yang tengah bertugas selama hampir 24 jam. Mereka kerap menyapa dan berkomunikasi santai dengan anggota untuk sekedar melepas lelah.

Sementara, Dandim 0501 / Jakarta Pusat BS Letkol Inf Wahyu Yudhayana juga selalu memonitor detik-demi detik situasi di seputaran MK untuk memastikan semua aman terkendali.

Tak jarang, provokasi dari massa yang beberapa kali menggelar aksi selalu mereka rasakan. Namun, aparat tetap tenang dan mencoba mendinginkan suasana agar tak cepat panas.

Lantas, apa rahasia mereka agat terlihat fit dan segar selama bertugas. Tentu saja istirahat cukup, makanan yang sehat dan pikiran positif menjadi resep tersendiri agar tetap fit selama bertugas.

Berkat sinergitas apik TNI dan Polri, sidang yang berlangsung hampir sepekan ini berjalam lancar dan kondusif. Dengan begitu, pihak-pihak bersengketa bisa menyalurkan pokok pikirannya. Hakim pun dengan tenang bisa mencerna hingga mengeluarkan putusan.

Semoga sinergitas apik ini selalu terjaga agar NKRI yang aman dan damai selalu di rasakan semua lapisan masyarakat. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Lemhannas RI Gelar Upacara Bendera Peringatan HUT-54 Lemhannas RI


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Lemhannas RI menggelar Upacara Bendera Peringatan HUT-54 Lemhannas RI sekaligus memperingati Hari Kebangkitan Nasional, Senin (20/5) bertempat di Lapangan Tengah Lemhannas RI, JI. Medan Merdeka Selatan No. 10 Jakarta Pusat. Bertindak sebagai inspektur upacara pada kegiatan yang berlangsung di Lapangan Tengah Lemhannas RI ini, Gubernur Lemhannas RI Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo.

Agus menyatakan, momen HUT Lemhannas RI ke-54 yang bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional secara tersirat mencerminkan semangat pendirian Lemhannas RI untuk mendorong bangkitnya kesadaran berbangsa.

“Peresmian Lemhannas RI bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 1965. Secara tersirat, jiwa dan semangat perjuangan Lemhannas RI adalah semangat kebangkitan nasional yang mampu mendorong bangkitnya kesadaran bersama untuk hidup bersatu dalam kebhinnekaan dan sebagai bangsa yang merdeka, berdaulat dan bermartabat. Jiwa dan semangat kebangkitan nasional ini pula lah, yang seharusnya harus dipedomani dan dipahami oleh seluruh jajaran dan keluarga besar Lemhannas RI, dalam menjalankan tugas dan pengabdiannya, baik dalam kehidupan perseorangan sehari-hari maupun dalam menjalankan tugas-tugas kelembagaan”, ungkap Agus.

Menyikapi dinamika politik nasional akhir-akhir ini, Agus menyerukan segenap masyarakat untuk mengingat kembali prinsip demokrasi yaitu saling menghargai dan saling menghormati dalam perbedaan.


“Perlu kita ingat kembali adalah proses sejarah terbentuknya bangsa dan negara Indonesia yang terlahir dan berdiri justru karena perbedaan dan kemajemukan. Inilah yang seharusnya dipahami dan disadari oleh berbagai komponen bangsa sebagai wujud dari semangat Bhinneka Tunggal Ika”, kata Agus.

Agus mengingatkan agar semua ketidakpuasan dalam bernegara dapat diselesaikan sesuai prosedur hukum karena Lemhannas memandang bahwa tidak ada warganegara yang berada pada posisi di luar sistem konstitusi dan hukum positif suatu negara. Jika ada yang menempatkan diri di luar konstitusi dan sistem hukum nasional, perlu dipertanyakan niatannya untuk kepentingan bangsa ini.

“Kita hanya perlu untuk melihat kepada negara yang gagal dan bangsa yang telah hancur terpecah belah seperti Syria, Iraq dan Yaman. Tidak berlebihan bila kita melihat pola kekuatan luar yang menghancurkan negara-negara tersebut, kita rasakan keadaan yang identik di Indonesia, dan bukan tidak mungkin bisa menjadi pintu masuk bagi pola penghancuran seperti kita lihat pada negara-negara gagal”, terangnya.

Indonesia dikenal dengan musyawarah untuk mufakat yang menjadi ciri kearifannya. Momen politik tahun ini, tutur Agus, merupakan tantangan bagi bangsa Indonesia untuk membuktikan bahwa bangsa ini bisa mewujudkan kearifan kebangsaan tersebut.


“Sekarang kita mempunyai tantangan untuk mempraktekkan, untuk memulihkan kembali persatuan dan kesatuan bangsa, dan tidak membiarkan bangsa ini diluluhlantakkan sebagai negara gagal. Keyakinan bahwa kita semua masih bisa berpikir menggunakan nalar kita masih ada”, jelasnya.

Di akhir pidatonya pada kegiatan upacara ini, Agus Widjojo menjelaskan bahwa tema HUT 54 Lemhannas RI “Kebersamaan dalam Bhinneka Tunggal Ika Pasca Demokrasi Tahun 2019” sengaja dipilih karena menggambarkan relevansi dengan situasi dan kondisi kehidupan politik nasional.

“Melalui tema ini, dan dengan berpedoman kepada semangat kebangkitan nasional, Lemhannas RI, melalui peran dan fungsinya, ingin merajut kembali kebersamaan setelah sebelumnya memiliki perbedaan pendapat dalam kontestasi politik yang cukup tajam,” terang Agus.

Pada upacara yang diikuti oleh seluruh pegawai Lemhannas RI ini hadir sejumlah kepala lembaga pemerintahan diantaranya adalah Kepala BASARNAS Marsdya TNI Bagus Puhuhito yang pernah menjabat Wakil Gubernur Lemhannas RI, Kepala Badan Keamanan Laut (Kabakamla) Laksdya TNI Achmad Taufiqoerrochman, Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Joni Supriyanto yang mewakili Panglima TNI, dan para undangan lainnya.(Arianto)



Share:

Panglima TNI Bersama Kapolri Berikan Tali Asih serta Shalat Duhur Berjamaah di Masjid Polresta Sidoarjo


Duta Nusantara Merdeka | Sidoarjo
Dalam kunjungan kerja ke Polresta Sidoarjo, Sabtu (11/5/2019), Panglima TNI dan Kapolri memberikan tali asih kepada keluarga anggota TNI dan Polri yang gugur sebagai Pahlawan Demokrasi dalam pengamanan TPS Pemilu 2019.

Tali asih diberikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, kepada Ny. Nurhayani istri Almarhum Ipda Anumerta Mohamad Supri, anggota Polsek Krian Polresta Sidoarjo, Ny. Ristika Nilam Santika Serka Muningkat, Babinsa Koramil 0809/Plambengan Kodim 0809 Kediri, dan Ny. Lailatul Jamaliah Istri Alm. Bripka anumerta Prima Leoin Nurman Zasono, anggota Polsek Cerme Polres Bondowoso.

Kepada keluarga petugas TNI-Polri yang gugur sebagai pahlawan demokrasi saat Pam TPS Pemilu 2019, Panglima TNI dan Kapolri mengucapkan bela sungkawa dan duka sedalam-dalamnya serta mengucapkan apresiasi atas pengabdian personel TNI-Polri yang gugur kepada bangsa.

Setelah dilakukan pemberian tali asih, kemudian Panglima TNI dan Kapolri beserta Kapolda Jawa Timur, dan diikuti anggota TNI-Polri kompak melakukan Shalat Duhur Berjamaah di Masjid As Siddiq Polresta Sidoarjo.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Mohammad Iqbal mengatakan, kedatangan Panglima TNI bersama Kapolri ke Jatim, baik itu ke Surabaya dan Sidoarjo sebagai rangkaian safari ramadhan pimpinan TNI dan Polri.

"Dalam Safari Ramadhan yang dilakukan Panglima TNI dan Kapolri, sebagai wujud kuatnya sinergitas dari TNI-Polri," tutup Iqbal.(Arianto)



Share:

IKLAN MURAH

SUSU KURMA AULIA

SUSU KURMA AULIA
Pesan Silahkan Klik Gambar

BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno ~ Karakter Bangsa

KILAS BALIK BUNG KARNO KARAKTER  BANGSA Soekarno ketika pidato kata sambutan setelah menerima ijazah gelar Insinyur dari I...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI

loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Follow by Email

Label

#2019GantiPresiden Accounting Aceh Adat Istiadat Advokat Agama Agraria AIDS Aksi Album Anak Artikel Asahan Asian Games Asuransi Asusila Award Bakti Sosial Bandara Banjir BANK Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar Beasiswa Begal Bekraf Belanja Bencana Bencana Alam Berita Bhayangkara Bhayangkari Bisnis BNI BNN BPJS Buka lapak Bukit Asam Buku Bung Karno Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market Cerpen Citilink conference Covid-19 Covid19 Cuaca Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Desa Dialog Digital Dirgahayu HUT RI Diskusi Duka Cita E-Money Ekonom Ekonomi Electronics Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech Forum Furniture G30S/PKI Games Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Go Pay Go-Jek Gojek Gotong Royong Grab Gym ham Harbolnas Hewan Hiburan HIV Hoax Hotel Hp Hukum Humbahas HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek Industri Informasi Infrastruktur Internasional Internet Investor IPM Jakarta Jawa Tengah Jawa Timur Jokowi Jurnalis Kaliber Kampanye Kamtibmas Karaoke Karhutla KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kekerasan Keluarga Kemanusiaan Kemendikbud Kemenhub KEMENPAN-RB Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Kilas Balik Bung Karno kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Koperasi Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal Kuliner Kutai Kartanegara Lakalantas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku Legislatif LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik lomba lari LPS Mahasiswa Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Mall Market Outlook Masjid Masker Mata Uang millenial Minuman Keras Minuman sehat Miras Mobil MOI Motivasi MPR Mudik Muhammadiyah Muharram Munas Musik Narkoba Narkotika Nasional Natal New Normal NKRI NU Office Olah Raga Olahraga Opini Organisasi Otomotif P Pagelaran Pahlawan Pameran Parawisata Pariwisata Partai Politik Pasar Pasar modal Patroli PC pe Pegadaian Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Peluncuran Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencurian Pendataan Pendidikan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengajian Pengamanan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Perpajakan Pers Pertamina Pertanian PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pinjam meminjam uang Polantas Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Pornografi Pra Kerja Pramuka Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik promo Property Prostitusi Public Expose Publik expose Puisi Pusat Perbelanjaan PWI Ragam Ramadhan Reksadana Relawan Jokowi Remisi Renungan resa Restoran Reward Robot Rumah Rumah sakit Rups RUU Saber Pungli Sahabat Anak Salon Samosir Sanitasi air.Lingkungan hidup Satlantas Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Senjata Sepak Bola Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Silaturahim Silaturrahim Smartphone Soekarno Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Suku bunga Sumatera Barat Sumatera Utara Sumut Superstore Suplemen Surat Terbuka Survei Survey susu Syariah Syawal Talkshow Tawuran Teknologi Terorisme Tiket Tips TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM umkm Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa UU Cipta Kerja UUD 1945 Valentine Day Virus Corona Walikota Wanita Wartawan Wirausaha Workshop

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA

PRO KONTRA RUU HIP

~> RUU HIP saat ini sedang Hangat Dipersoalkan, Karena Banyak Pihak yang telah Menolaknya, Baik dari Kalangan Ormas Hingga Partai Politik, Sehingga Terjadi Pro Dan Kontra.

<~ Memang Sebaiknya Persoalan Pancasila Tidak Usah Diganggu Gugat, Karna itu merupakan Landasan Dasar Dalam Berdirinya Negara Indonesia, Sudah Final Masalah Pancasila.

Link Terkait

close
Banner iklan disini