Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id
Tampilkan postingan dengan label Prestasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Prestasi. Tampilkan semua postingan

KPAI Berikan Penghargaan Untuk Kapolres Jakbar Atas Penanganan Kasus Hukum Perlindungan Anak


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta Pusat
Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) memberikan penghargaan untuk Kapolres Metro Jakbar atas penanganan kasus yang cepat dan responsif dalam kasus hukum perlindungan anak di Jakbar.

Penghargaan ini dihadiri langsung Kapolres Metro Jakbar, Kombes Pol Audie S Latuheru, S.Ik., Kasat Reskrim Polres Metro Jakbar Kompol Teuku Arsya Khadafi, S.Ik., berserta jajarannya, di Gedung KPAI Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (10/9/2020).

Ketua KPAI Dr Susanto, Ma., mengatakan pihaknya memberikan penghargaan kepada Polres Jakbar, pasca melihat komitmen Polres Metro Jakbar yang mampu mengungkap kasus kriminal yang korbannya melibatkan anak-anak.

“Polres Metro Jakbar mampu menyelesaikan setiap permasalahan atau kasus yang melibatkan anak-anak dan terjalinnya hubungan sinergitas antara KPAI dengan Polres Metro Jakbar,” ujar Dr Susanto.


Sementara itu, Kapolres Metro Jakbar Kombes Pol Audie S Latuheru mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas penghargaan yang diberikan KPAI.

“Kami tetap konsisten dalam menempatkan persoalan yang menyangkut perkembangan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa pada posisi yang penting. Hubungan Polres dan KPAI harus serius dan harmonis, karena ancaman kepada anak seperti bahaya laten yang tidak terlihat. Padahal ancaman kepada anak adalah ancaman kepada masa depan bangsa,” ujar Kapolres.

Komisioner Bidang Anak Berhadapan dengan Hukum KPAI Putu Elvina mengatakan kasus yang melibatkan terhadap anak yang berhasil diungkap akan menjadi pekerjaan rumah bagi semua.

“Kami dari KPAI sangat mengapresiasi terhadap langkah dan hubungan yang selama ini sudah terjalin baik. Hal selanjutnya yang harus menjadi tantangan kedepan adalah insfrastruktur untuk penyelidikan anak yang belum memadai,” jelasnya.

Putu Elvina berharap kedepannya infrastruktur untuk penyidikan akan lebih baik lagi. **

Wartawan f
Share:

Kapolda Papua Layak di Anugrahi Kenaikan Bintang



Duta Nusantara Merdeka | Papua
Menjadi pimpinan Polri  yang bertugas menjaga  Kamtibmas di wilayah Papua bukanlah merupakan perkara mudah bagi sebagian Perwira Tinggi Polri sebab di wilayah Papua seorang Kapolda harus mampu mengatasi persoalan-persoalan yang pelik terkait dengan konflik dan sejumlah persoalan ganguan keamanan yang sudah sekian lama berlangsung, Papua masih dianggap wilayah penugasan yang teramat berat dan rawan bagi sebagian perwira tinggi polri, keberhasilan pimpinan polri di Papua   akan sangat bergantung dari seberapa kuatnya kerja sama yang di wujudkan antara masyarakat dengan polisi dalam menjaga kamtibmas bersama.

Menjadi pimpinan kepolisian di wilayah Papua merupakan tugas berat, sebab ganguan keamanan tidak mudah di prediksi oleh sebab itulah di butuhkan kecermatan dalam membaca situasi di wilayahnya, selain itu juga di perlukan kecerdasan dari Kapolda untuk dapat memetakan persoalan dari ganguan keamanan, agar dapat  mencari formulasi solusi terbaik untuk menciptakan perdamaian di  masyarakat. sebagai Kapolda tentunya di tuntut memiliki trik- trik khusus agar dapat menguasai akar permasalahan di wilayahnya, selain itu juga di harapkan Kapolda dapat bersinergis dengan masyarakat untuk dapat membangun kesadaran masyarakat, agar terciptanya tertib hukum.

Kapolri saat itu Jendral pol. Tito Karnavian yang melantik menjadi Kapolda Papua sangat yakin atas kemampuan dan track record yang pernah di capai oleh  Irjen Paulus Waterpaw sehingga beliau mempercayakan Irjen pol Paulus Waterpaw untuk  menjabat orang nomor satu di kepolisian Papua ini.  

Prestasi Irjen pol Paulus Waterpaw selama menjabat Kapolda Papua di periode ke dua ini, perlu di apresiasi dan di berikan penghargaan atas perjuangannya selama ini dalam menjaga keamanan di  Papua, komitmen dalam bertugas yang di dedikasikan oleh Irjen pol Paulus Waterpaw tidak perlu diragukan lagi, selama ia memimpin di kepolisian Papua relatif tidak ada gejolak yang tidak bisa diatasi. Kinerja Irjen pol Paulus Waterpaw Akpol 87 di nilai cukup cemerlang, sehingga tidak heran apabila presiden Jokowi pernah memberikan pujian atas keberhasilan Kapolda Papua ini, selain itu juga Presiden pernah menjanjikan untuk  memberikan penghargaan berupa kenaikan pangkat satu bintang lagi kepada Irjen pol Paulus Waterpaw apabila mampu meningkatkan  keamanan dan perdamaian di wilayah Papua.

Kami mendukung pernyataan presiden Jokowi tersebut, dan kami berharap Presiden dapat memberikan  kenaikan satu bintang lagi kepada Irjen pol Paulus Waterpaw atas keberhasilannya di Papua. Kenaikan satu bintang merupakan sebuah hal yang tepat karena beliau layak di ganjar kenaikan pangkat tersebut, selain itu juga akan menjadi sebuah kebanggan seluruh masyarakat Papua apabila putra terbaiknya mendapatkan kenaikan bintang satu tingkat lebih tinggi,  
 
LAKSI mendukung agar Kapolri dapat memberikan  penghargaan kepada Irjen pol Paulus Waterpaw (Kapolda Papua) yang sudah mengukir prestasi dalam memimpin Polda Papua, sudah sewajarnya Irjen Pol Drs Paulus Waterpaw  diberikan kenaikan bintang satu tingkat lebih tinggi atas keberhasilan beliau selama ini dalam menjaga keamanan di Papua, dengan memberikan penghargaan ini merupakan salah satu upaya meningkatkan kinerja anggota Polri dalam melaksanakan tugas pokoknya sebagai wujud penerapan konsep reward and punishment yang sedang digalakkan ditubuh institusi kepolisian.

Irjen pol Paulus Waterpaw adalah sosok polisi yang mempunyai rasa tanggung jawab atas suatu tugasnya yang dibebankan kepadanya, selain itu juga beliau sangat menjaga integritas institusinya, dan beliau adalah sosok yang peduli kepada adat dan budayanya dan beliau juga sosok yang loyal kepada bangsa dan negaranya, serta mampu untuk memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan, kepada seluruh lapisan masyarakat. 

Selama ini sosok Kapolda Papua juga intens membangun komunikasi dengan turun langsung di tengah-tengah masyatakatnya, beliau sosok yang komit untuk membangun daerahnya, beliau senantiasa dijadikan panutan atau teladan, dari anak buah nya dalam hal kepemimpinan, Irjen pol Paulus Waterpau mempunyai mimpi yang jauh kedepan dan berharap dapat membawa anak-anak Papua untuk maju menjadi cerdas, bermoral. Beliau sering memotivasi anak muda Papua untuk meningkatkan kualitas hidup, yang tidak hanya cerdas namun juga kreatif dan inovatif, serta inspiratif. **
Share:

Shoichi Oni Raih Gelar Doktor Hukum di Universitas Pelita Harapan


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Pemerintah Indonesia seharusnya mengkaji ulang Sistem Penyelesaian Sengketa Investasi dan Membuat Aturan Khusus Demi Menjaga Kepercayaan Asing Terhadap sistem Peradilan Indonesia dan  Pemerintah Indonesia harus hindari penyelesaian sengketa melalui ISDS, karena sangat merugikan negara.
Shoichi Oni, Warga Negara Jepang yang juga Ketua Umum Organisasi Muslim Jepang (Japan Muslim Association) berhasil mempertahankan disertasi dengan judul "Privatization of Public Law in The Case of International Law Investment Law" ("Privatisasi Hukum Publik Dalam Permasalahan Hukum Investasi Internasional.") pada Sabtu (15/08) di Kampus Universitas Pelita Harapan Lt. 16, The Plaza Semanggi Jakarta. 

Shoichi Oni berhasil mempertahankan disertasi dihadapan sidang akademik Fakultas Hukum Universitas Pelita Harapan Jakarta dan Shoichi Oni merupakan doktor ke-75 di Universitas Pelita Harapan. Disertasi doktor Oni dinilai merupakan kajian yang bagus dan isinya memberikan kontribusi besar bagi pemerintah Indonesia. 

Disertasi Oni dipromotori oleh Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., LL.M dan Dr. Maria Soetopo sebagai co-promotor dan tim penguji yakní Prof. Dr. Basuki Rekso Wibowo, Prof. Dr. I.B.R Supancana, S.H., M.H., Dr. Susi Susantijo, S.H., Prof. Bintan R. Saragih, S.H., serta Dr. Henry Soelistyo, S.H., LL.M.

Dalam Disertasinya, Oni berpendapat bahwa selama ini partisipasi Indonesia dalam International Center for Settlement of Investment Disputes (ICSID) lebih banyak dirugikan dari pada diuntungkan. Indonesia sebagai Negara tuan rumah (Host State) lebih sering harus membayar ganti rugi kepada investor asing yang menggugat pemerintah. Sekalipun pemerintah Indonesia dimenangkan, namun biaya untuk membayar pengacara internasional saja sudah memakan jutaan Dolar Amerika atau sekitar US$ 5 juta. Apalagi jika pemerintah Indonesia kalah dalam ICSID.


Dalam disertasinya Oni mengusulkan agar pemerintah Indonesia memprioritaskan dan memperkuat konsep perjanjian bilateral investasi (Bilateral Investment Treaties-BIT) antar Negara secara bilateral. Di dalam perjanjian Bilateral dapat diatur mengenai penyelesaian sengketanya. Untuk mengantisipasi investor yang belum memberikan kepercayaan kepada sistem hukum di lndonesia.

Oni menawarkan skema agar pemerinah menyiapkan konsep dan tata cara baru dalam rangka penyelesaian perselisihan antar Negara secara Bilateral. Cara ini setelah diteliti hasilnya jauh lebih efisien dan menguntungkan pemerintah Indonesia.

Lebih lanjut, Oni mengungkapkan, Ada beberapa poin yang menjadi catatan penting dalam disertasi ini, antara lain:

- Pertama, UU No. 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal di Indonesia harus segera diamandemen, karena dianggap sudah tidak sesuai dengan kondisi sekarang. Apalagi ISDS memberikan kerugian khususnya secara finansial bagi negara tuan rumah (host state). Hal ini disebabkan karena sistem ISDS memungkinkan investor asing untuk menggugat langsung Indonesia selaku negara tuan rumah di ICSID. 

- Kedua, adanya ketentuan ICSID yang memberikan hak bagi investor asing untuk meminta ganti rugi atas kesalahan yang dilakukan oleh pejabat, organisasi pemerintah, pemerintah daerah, BUMN, hakim pengadilan, anggota parlemen dan kabinet serta individu terkait lainnya dari host state. Tentu saja hal ini sangat memberatkan pemerintah Indonesia, karena SDM pegawai PNS diberbagai daerah sangat berbeda, sehingga dengan mudah bisa digugat.


- Ketiga, penyelesaian sengketa yang melibatkan Foreign Direct Investors-FDI (investor asing langsung) tidak hanya berbasis pada investasi komersial, tetapi juga investasi di bidang Sumber Daya Alam (SDA). 

- Keempat, penyelesaian sengketa investasi melalui badan arbitrasi ICSID membutuhkan waktu, biaya dan upaya hukum yang sangat besar. Dimana satu proses pengadilan bisa menelan biaya hingga USD 1.8 juta. Seperti Kasus Mining PLC dan Planet Mining Pty. Ltd. vs Republik Indonesia. Kondisi ini menggambarkan secara jelas bahwa sistem hukum  investasi internasional yang berkembang memberi manfaat besar kepada investor asing daripada Negara tuan rumah.

Persoalannya apakah Indonesia sebaiknya keluar dari ICSID atau tetap berada di ICSID dengan catatan tidak menyelesaikan sengketa melalui ISDS. Karena penyelesesaian sengketa melalui ISDS inilah yang dianggap sangat merugikan Indonesia. 

Untuk itu, kata Oni, dalam rangka menjaga investasi untuk kepentingan nasional dengan tetap memberikan perlindungan terhadap asset dan keamanan dalam berinvestasi, Oni menyimpulkan Pemerintah harus mempertimbangkan untuk menghapus/tidak menggunakan system ISDS dalam penyelesaian sengketa arbitrase Internasional. Sengketa FDI sebaiknya diselesaikan melalui hukum domestik, selanjutnya untuk mengamandemen UU No. 25 tahun 2007 tentang Penanaman Modal.


Selain itu, lanjut Oni, Berdasarkan pengalaman penyelesaian sengketa melalui ISDS, pemerintah Indonesia telah mengeluarkan biaya yang sangat tinggi yang dinilai tidak efisien dan bahkan tidak adil. 

Disisi lain, ungkap Oni  Direkomendasikan untuk mendapatkan persetujuan DPR untuk memastikan keabsahan ISDS dalam BIT dan UU Penanaman Modal, khususnya jika didalamnya menyangkut sumber daya alam.
 
"Hal tersebut dilakukan untuk menjamin legitimasi dan kedaulatan Indonesia, sesuai Undang-Undang No. 24 Tahun 2004 tentang Perjanjian Internasional dan Putusan Mahkamah Konstitusi No. 13/ PUU XVI/2018. IIA dan BIT dengan sistem ISDS harus diperiksa secara khusus," tegasnya.

"Alternatif yang paling menguntungkan dan layak untuk menyelesaikan sengketa FDI adalah menggunakan pengadilan domestik (kerangka hukum Indonesia). Sebagai rekomendasi jangka pendek adalah dengan mengamandemen hukum perdata internasional dan undang-undang arbitrase. Adapun sebagai rekomendasi jangka panjang adalah dibentuknya pengadilan khusus untuk menyelesaikan  sengketa internasional. 

Disertasi ini sangat bermanfaat sebagai masukan dan referensi bagi pemerintah dan pembuat kebijakan dalam membuat/mengamandemen UU investasi atau aturan terkait lainnya. 

"Melalui disertasi ini diharapkan nantinya pemerintah Indonesia mampu menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi pembangunan nasional meningkatkan kepercayaan investor asing (FDI) dan melindungi Indonesia dari kerugian pembayaran kewajiban kepada investor asing. Tentunya hal tersebut dilaksanakan dengan tetap melindungi kepentingan umum dan negara serta memperhatikan prinsip-prinsip hukum internasional yang berlaku," pungkasnya. (Arianto)








 

Share:

Walikota Tebing Tinggi Undang Ilmuan Muda Dunia Muhammad Ja'far Hasibuan


Duta Nusantara Merdeka | Tebing Tinggi
Walikota Tebing Tinggi Undang & Bangga dengan Putra Terbaik Bangsa Muhammad Ja’far Hasibuan Ilmuan Muda Indonesia Kelas Dunia Penuh Prestasi

Hal ini disampaikan secara langsung oleh  Walikota Tebing Tinggi H. Ir. Umar Zunaidi Hasibuan. MM. Dengan rasa bangga dengan adanya Putra daerah yang terbaik  untuk daerah dan juga Bangsa yaitu Muhammad Ja’far Hasibuan, merupakan Ilmuwan Muda Kelas Dunia.

Diketahui  Muhammad Ja’far Hasibuan memiliki segudang Prestasi, yang telah mengguncangkan 193 Negara, disaat ajang kompetisi dunia di Shanghai China dan rencananya akan mendapat penghargaan prestasi serta apresiasi Prestasi Pancasila Oleh BPIB dilahirnya Hari Pancasila Tahun 2020.

Sosok penemuan baru Muhammad Ja’far Hasibuan (27). Putra asal Sumatera Utara (Sumut) ini, memenangkan kompetisi di China Shanghai International Exhibition of Inventions (CSITF) dan WIIPA Special Award World Invention Intelectual Property Association.

Dengan keberhasilan berhasil menyumbangkan medali emas dan WIIPA Special Award bagi Indonesia. Tidak salah pernyataan Bung Karno, “Beri saya10 pemuda maka akan saya guncangkan dunia” dan kini terbukti melalui prestasi Muhammad Ja’far Hasibuan. Penghargaan nomor 1 dunia menjadi makna tersendiri ungkapnya.

Menurut Walikota Tebing Tinggi H. Ir. Umar Zunaidi Hasibuan. MM. Dalam keadaan saat ini, suatu bangsa dituntut untuk menunjukkan nilai-nilai terbaik dari ideologi kebangsaan, untuk dapat mengatasi tantangan pandemi Covid-19. Keadaan ini mengandung semua nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam Pancasila,” paparnya.

Nilai nilai Pancasila mencerminkan nilai dari tingkah laku bangsa Indonesia sehari-hari. Nilai tersebut dapat ditunjukan secara langsung melalui sila-sila dalam pancasila. Kamis (9/7/20)

Negara Indonesia merupakan negara yang berdaulat dengan sebuah ideologi bernama ideologi pancasila.

Tanggal 1 Juni kemudian ditetapkan sebagai Hari Lahir Pancasila, Ideologi pancasila berarti Pancasila, digunakan sebagai fundamental dalam tatanan negara dan tujuan dari Negara Indonesia,” pungkas H. Ir. Umar Zunaidi Hasibuan. MM. **
Share:

Indonesia Juara III Tournament Olahraga Bridge Club Internasional di Malaysia


Duta Nusantara Merdeka | Kuching, Sarawak
Akhirnya Provinsi Aceh mewakili Indonesia kembali menorehkan prestasi di kancah olahraga Internasional melalui kejuaraan Kartu Bridge. 

Olahraga dalam naungan PB GABSI (Gabungan Bridge Seluruh Indonesia) tersebut melalui tim Rencong Aceh keluar sebagai juara III.

Pertandingan olahraga yang digemari kolongmerat, akademisi, serta tokoh nasional ini berjalan  sangat alot dan lancar. Jumlah tim sebanyak 20 dari berbagai dunia se kawasan Asia Pasifik. 

Berikut Score Akhir Final Bridge KCBC Malaysia, Sabtu (7/7) ; 

 1. SCBA, score 38.220 (Singapore)  
2.  Struggles, score 37.145 (Singapore)
3. Rencong Aceh, score 26.360 (Indonesian)
4. Yang Gans, score 18.276 (Singapore)

Perhelatan bergengsi  olahraga dunia kartu " Kuching Contract Bridge Club "  tersebut diselenggarakan sejak 5 - 7 Juli bertempat di Boutique Hotel, Kota Kuching, Sarawak, Malaysia menyita perhatian media. 

Perlu diketahui berikut Nama tim Bridge Aceh berlaga hingga final KCBC Kuching, Malaysia :

1. Mr. DR, dr, Syahrul, Sp.S ( Chief the Mission) 
2. Mr. Azhar Budiman, S.Pd
3. Mr. Ir, Said Z
4. Mr. Ir, Alfian AB
5. Mr. Ir, T.Azharsyah

Geliat dan kemajuan cabang olahraga bridge di Provinsi Aceh  tak lepas dari para senior pengurus Bridge serta para atlet yang berkontrinusi besar untuk kemajuan bridge. ** 
Share:

SMK-PP Negeri Saree, Juara Tenaga Pendidik dan Kependidikan Berprestasi Tingkat Kabupaten Aceh Besar


Duta Nusantara Merdeka | Aceh
Empat orang Tenaga Pendidik dan Kependidikan (TPK) SMK-PP Negeri Saree terpilih sebagai TPK Berprestasi jenjang SMK Tingkat Kabupaten Aceh Besar tahun 2019 ini. 

Keempat Tenaga Pendidik dan Kependidikan tersebut adalah Junaidi, SP.,MP sebagai Juara 1 Kepala Tenaga Administrasi SMK Berprestasi, drh. Teti Zuhera sebagai Juara 1 Laboran SMK Berprestasi, drh. Hermawaty Tarigan, M.Si sebagai Juara 1 Guru SMK Berprestasi, dan Bukhari, S.ST sebagai Juara 2 Tenaga Perpustakaan SMK Berprestasi. 


Para Juara ini merupakan hasil seleksi yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Aceh Cabang Banda Aceh dan Aceh Besar pada 9 - 12 April 2019 di Lamlagang Banda Aceh.

Para peserta diuji dengan berbagai jenis/bidang penilaian didepan dewan juri seperti ; Ujian Tulis, Prestasi Best Practice dan Wawancara, maka didapatlah hasil seperti disebutkan diatas. Selanjutnya setelah ditetapkan sebagai juara 1 akan mewakili Aceh Besar ke Propinsi Aceh dalam kegiatan Pemilihan TPK Berprestasi Tingkat Provinsi yang akan dilaksanakan pada akhir April 2019. 


Disini para peserta akan dikarantina selama lebih kurang 4 hari dan berkompetensi dengan para TPK dari 22 Kabupaten lainnya se Aceh. Selain mewakili Aceh Besar, para juara juga diberikan Dana Pembinaan, dalam hal ini langsung diserahkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syaridin, S.Pd, M.Pd.

Muhammad Amin, SP.,MP selaku Kepala SMK-PP Negeri Saree mengucapkan selamat kepada Guru dan Tenaga Kependidikan yang telah menorehkan prestasi serta mengharumkan nama sekolah, semoga ini menjadi motivasi bagi PTK dan siswa untuk terus meningkatkan kompetensi demi memajukan mutu pendidikan SMK-PP Negeri Saree. 


Manajemen sekolah akan terus mendukung setiap pegawai untuk mengembangkan kapasitas diri. Bagi para juara harap menyiapkan diri secara maksimal untuk persiapan mengikuti Pemilihan PTK Berprestasi Tingkat Provinsi nantinya semoga dapat mengharumkan nama Kabupaten Aceh Besar dan SMK-PP Negeri Saree. Selamat berjuang. **
Share:

Anies Baswedan Membuktikan Janji Kampanye 2017


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Ketua Umum Bina Bangun Bangsa, Nur Ridwan sangat mendukung rencana program Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menggandeng Ormas dalam menjalankan Program Pembangunan DKI. Ini sesuai dengan program pemberdayaan masyarakat Bina Bangun Bangsa yang selalu mengedepankan peran serta masyarakat dalam pembangunan nasional di segala bidang.

Anies Baswedan membuktikan janji-janjinya selama masa kampanye sebelum Pilkada DKI Jakarta 2017, maju kotanya bahagia warganya. Dengan begitu, ia telah membuktikan dirinya sebagai Gubernur DKI yang Amanah, membawa maju kotanya dan bahagia warganya.

Semoga ini bisa dikuti pula oleh setiap pemimpin daerah lainnya, dalam rangka mewujudkan tujuan bangsa demi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.Seperti kita ketahui bersama pola kepemimpinan Anies Baswedan sangatlah berpihak pada pribumi yang mendiami wilayah Jakarta.

Salah satu contoh bukti keberpihakan Anies terlihat saat ia kekeuh menutup 1 lajur jalan di depan Stasiun Tanabang. Sikap skeptis dan sinis berbagai pihak ia abaikan demi rencana manusiawi yang tengah ia upayakan, yaitu membuat kios atas jalur jalan di sepanjang Jalan Kebon Melayu tersebut.

Anies tanpa mulut kasar dan kotor yang mengesani majikan atau pemilik negeri ini, namun hanya dengan tebar senyum mampu meraih berbagai prestasi. Mulai dari predikat dari BPK, bidang olah raga hingga pola kepemimpinannya. Tak ayal, Anies mampu membetot perhatian masyarakat Jakarta dan masyarakat luar Jakarta secara nasional. Akankah ia mampu menjadi Pemimpin tingkat nasional di masa depan?  Rasanya, hanya waktu yang akan menjawab.

Rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membangun Ibu Kota dengan memberdayakan organisasi masyarakat (ormas) dan warga dengan cara menggalakkan program swakelola tipe III dan tipe IV untuk pembangunan di Ibu Kota.

“Yang akan kita lakukan bukan hanya sekedar penataan kampung kumuh, namun program kita semua kita akan mendorong penggunaan pengadaan barang dengan swakelola tipe 3 tipe 4,” kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (12/2).

Menurut Anies pelibatan ormas itu sudah diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Dalam Perpres itu swakelola dibagi ke dalam empat jenis.

Adapun swakelola tipe I mengamanatkan pemerintah untuk langsung melaksanakan program. Swakelola tipe II pelaksanaan program oleh para ahli atau konsultan. Swakelola tipe III memungkinkan program DKI dikerjakan ormas dan swakelola tipe IV dikerjakan oleh masyarakat.

“Penyelenggaranya tidak harus berbentuk perusahaan tapi bisa organisasi masyarakat. Semacam Karang Taruna. Kemudian masyarakat RT/RW, PKK, jadi rencana untuk menggunakan tipe III tipe IV tidak terbatas pada penataan kampung. Tetapi juga untuk setiap kegiatan,” lanjut Anies.

Anies tak merinci ormas apa saja yang akan digandeng Pemprov DKI nanti. Dia hanya mencontohkan kegiatan pembangunan jalan di gang hingga penyediaan makanan di sekolah-sekolah bisa dilakukan oleh masyarakat atau ormas.

Menurut Anies lebih lanjut, Perpres 16/2018,  memungkinkan masyarakat lebih leluasa untuk mengerjakan program tanpa menunggu hibah yang turun. Salah satu program yang akan digunakan dengan sistem ini adalah pembangunan Kampung Kumuh di Ibu Kota. **

Konttibutor DNM : Hans Suta
Share:

Kinerja Polres Sidrap Berantas Narkoba Diapresiasi Ketua PWI


Duta Nusantara Merdeka | Sidrap
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Sidrap-Enrekang Hasman Hanafi, mengapresiasi kinerja Polres Sidrap dan Jajrarannya dalam menekan dan menindak laju penyalahgunaan narkotika di daerah Kabupaten Sidrap. Yang mana tingkat penyalahgunaan narkotika saat ini telah mengkhawatirkan dan membelit masyarakat dari berbagai tingkatan sosial.

“Walau kita telah menyatakan perang terhadap narkotika, namun ekspansi narkotika kian masif. Kita apresiasi kinerja Polres Sidrap dan Jajarannya khususnya dalam memerangi, menekan dan memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba,” ujar Hasman di Pangkajene Sidrap Rabu, (6/2/19) Siang

Narkotika sendiri, kata Hasman dapat memutus suatu generasi bangsa. Oleh karenanya persoalan ini bukanlah perkara yang gampang untuk diatasi. Untuk itu perlu komitmen dan dukungan segenap elemen bangsa dan masyarakat memerangi narkotika.

”Peran serta masyarakat di lingkungan masing-masing sangat diperlukan dalam mensosialisasikan dampak buruk dari penyalahgunaan narkotika sebagai salah satu bentuk langkah antisipatif terutama peran dari orang tua,” tuturnya.

Di tempat terpisah, Kapolres Sidrap AKBP Budi Wahyono mengatakan pihaknya akan terus memaksimalkan pemberantasan narkoba baik itu pemakai maupun pengedar, dari yang kecil maupun skala besar

"Perang terhadap narkoba akan terus berlanjut, kami tidak pandang bulu, kami juga terus berupaya mensosialisasikan bahaya narkoba baik di sekolah-sekolah maupun ke lingkup masyarakat dan instansi pemerintahan lainnya " kata Budi Wahyono

Orang nomor satu di jajaran Polres Sidrap tersebut juga mengimbau kepada seluruh warganya untuk menjauhi barang haram tersebut dan segera melaporkan apabila ada hal yang mencurigakan terkait permasalahan narkoba.

"Jangan sekali-kali mendekati apalagi sampai mencoba yang namanya narkoba, karena sekali terjerumus dipastikan bakal sulit lagi untuk kembali, saya juga sampaikan kepada seluruh warga untuk segera melaporkan kepada kami apabila ada hal yang mencurigakan terkait peredaran narkoba di wilayahnya masing - masing " tutup Kapolres Sidrap. **
Share:

Polres Bekasi Gelar Upacara Kenaikan Pangkat 113 Personil


Duta Nusantara Merdeka |
Sebanyak 24 Anggota Polres Metro Bekasi Kota memasuki Purna Bhakti pertanggal 31 Desember 2018 lalu.

Namun, ada 113 Anggota Polres Metro Bekasi Kota menerima Korp Raport kenaikan pangkat pertanggal 1 Januari 2019 kemarin.

Polres Metro Bekasi Kota menggelar upacara kenaikan pangkat ke-113 Anggota tersebut yang dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Indarto di Halaman Markas Polres Metro Bekasi Kota. (2/3)


Pada kesempatan, Kapolrestro Bekasi Kombes Pol Indarto selaku inspektur upacara berpesan kepada Anggota yang naik pangkat untuk bersyukur atas kenaikan pangkat tersebut.

Menurutnya, tidak semua Anggota Polri bisa mendapat kenaikan pangkat yang dikarenakan berbagai hal.

Didalam institusi Polri, kata Kombes Pol Indarto,  kenaikan pangkat seperti piramida yang semakin tinggi pangkat maka semakin sedikit jumlahnya dikarenakan dengan kenaikan pangkat berarti meninggalkan Anggota lain yang tidak naik pangkat.

"Nah, dengan naiknya pangkat rekan-rekan sekalian, berarti semakin bertambah kewajiban nya dan lebih di tingkatkan lagi kinerjanya. Tidak boleh ada kata malas dan harus lebih baik dari sebelumnya," ujar Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Indarto.

Selanjutnya, upacara pun di lanjutkan dengan acara pelepasan Purna Bhakti yang berjalan dengan lancar, khidmat, dan penuh haru. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

IKLAN MURAH

SUSU KURMA AULIA

SUSU KURMA AULIA
Pesan Silahkan Klik Gambar

BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno ~ Karakter Bangsa

KILAS BALIK BUNG KARNO KARAKTER  BANGSA Soekarno ketika pidato kata sambutan setelah menerima ijazah gelar Insinyur dari I...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI

loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Follow by Email

Label

#2019GantiPresiden Accounting Aceh Adat Istiadat Advokat Agama Agraria AIDS Aksi Album Anak Artikel Asahan Asian Games Asuransi Asusila Award Bakti Sosial Bandara Banjir BANK Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar Begal Bekraf Belanja Bencana Bencana Alam Berita Bhayangkara Bhayangkari Bisnis BNI BNN BPJS Buka lapak Bukit Asam Buku Bung Karno Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market Cerpen Citilink conference Covid-19 Covid19 Cuaca Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Deklarasi Deli Serdang Desa Dialog Digital Dirgahayu HUT RI Diskusi Duka Cita E-Money Ekonom Ekonomi Electronics Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech Forum Furniture G30S/PKI Games Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Go Pay Go-Jek Gojek Gotong Royong Grab Gym ham Harbolnas Hewan Hiburan HIV Hoax Hotel Hp Hukum Humbahas HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek Industri Informasi Infrastruktur Internasional Internet Investor IPM Jakarta Jawa Tengah Jawa Timur Jokowi Jurnalis Kaliber Kampanye Kamtibmas Karaoke Karhutla KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kekerasan Keluarga Kemanusiaan Kemendikbud Kemenhub KEMENPAN-RB Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Kilas Balik Bung Karno kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Koperasi Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal Kuliner Kutai Kartanegara Lakalantas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku Legislatif LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik lomba lari LPS Mahasiswa Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Mall Market Outlook Masjid Masker Mata Uang millenial Minuman Keras Minuman sehat Miras Mobil MOI Motivasi MPR Mudik Muhammadiyah Muharram Munas Musik Narkoba Narkotika Nasional Natal New Normal NKRI NU Office Olah Raga Olahraga Opini Organisasi Otomotif P Pagelaran Pahlawan Pameran Parawisata Pariwisata Partai Politik Pasar Pasar modal Patroli PC pe Pegadaian Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Peluncuran Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencurian Pendataan Pendidikan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengajian Pengamanan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Perpajakan Pers Pertamina Pertanian PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pinjam meminjam uang Polantas Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Pornografi Pra Kerja Pramuka Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik promo Property Prostitusi Public Expose Publik expose Puisi Pusat Perbelanjaan PWI Ragam Ramadhan Reksadana Relawan Jokowi Remisi Renungan resa Restoran Reward Robot Rumah Rumah sakit Rups RUU Saber Pungli Sahabat Anak Salon Samosir Sanitasi air.Lingkungan hidup Satlantas Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Senjata Sepak Bola Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Silaturahim Silaturrahim Smartphone Soekarno Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Suku bunga Sumatera Barat Sumatera Utara Sumut Superstore Suplemen Surat Terbuka Survei Survey susu Syariah Syawal Talkshow Tawuran Teknologi Terorisme Tiket Tips TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM umkm Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa UU Cipta Kerja UUD 1945 Valentine Day Virus Corona Walikota Wanita Wartawan Wirausaha Workshop

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA

PRO KONTRA RUU HIP

~> RUU HIP saat ini sedang Hangat Dipersoalkan, Karena Banyak Pihak yang telah Menolaknya, Baik dari Kalangan Ormas Hingga Partai Politik, Sehingga Terjadi Pro Dan Kontra.

<~ Memang Sebaiknya Persoalan Pancasila Tidak Usah Diganggu Gugat, Karna itu merupakan Landasan Dasar Dalam Berdirinya Negara Indonesia, Sudah Final Masalah Pancasila.

Link Terkait

close
Banner iklan disini