Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan

Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Polri Perkuat Pelayanan dan Profesionalisme


Duta Nusantara Merdeka | Bogor 
Kepolisian Negara Republik Indonesia menggelar Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Lapangan Satlat Korbrimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Rabu (1/7/2026). Mengusung tema "Polri untuk Masyarakat", kegiatan tersebut menjadi momentum bagi institusi kepolisian untuk menegaskan komitmen meningkatkan pelayanan, profesionalisme, dan kepercayaan publik.

Presiden Prabowo Subianto bertindak sebagai Inspektur Upacara. Acara juga dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Kapolri, Panglima TNI, pimpinan lembaga negara, jajaran Kabinet Merah Putih, serta tamu undangan dari dalam maupun luar negeri.

Upacara Libatkan Ribuan Personel dan Unsur Masyarakat

Upacara diikuti ribuan peserta yang berasal dari personel Polri, TNI, Taruna Akademi Kepolisian, aparatur sipil negara di lingkungan Polri, hingga berbagai elemen masyarakat. Rangkaian kegiatan menampilkan defile pasukan, demonstrasi kemampuan personel, parade kendaraan operasional, atraksi fly pass, serta partisipasi masyarakat sebagai simbol kolaborasi menjaga keamanan nasional.

Selain prosesi upacara, Polri juga memberikan tanda kehormatan dan penghargaan kepada tokoh bangsa, personel, serta satuan kerja berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian kepada negara.

Momentum Evaluasi dan Penguatan Transformasi Polri

Kadivhumas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga ruang evaluasi untuk memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum refleksi bagi seluruh insan Bhayangkara untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat integritas, dan menghadirkan pelayanan yang semakin Presisi. Melalui tema 'Polri untuk Masyarakat', kami ingin menegaskan bahwa seluruh pelaksanaan tugas Polri harus selalu berpihak pada kepentingan masyarakat," ujar Johnny Eddizon Isir dalam keterangan resminya.

Ia menambahkan, keterlibatan berbagai unsur masyarakat dalam peringatan tahun ini menunjukkan bahwa keamanan merupakan tanggung jawab bersama yang dibangun melalui kolaborasi seluruh elemen bangsa.

"Kehadiran berbagai komponen masyarakat dalam Upacara Hari Bhayangkara ke-80 mencerminkan kuatnya sinergi antara Polri dan masyarakat. Ini menjadi semangat bersama untuk terus menjaga persatuan, memperkuat keamanan, serta mendukung pembangunan nasional menuju Indonesia yang lebih maju," katanya.

Komitmen Tingkatkan Pelayanan Publik

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 juga menjadi ajang menampilkan hasil transformasi Polri melalui penguatan sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi, serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Semangat Hari Bhayangkara ke-80 Polri untuk Masyarakat diharapkan semakin memperkokoh komitmen institusi dalam memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan, dan penegakan hukum yang berkeadilan demi mewujudkan Indonesia yang aman, tertib, dan sejahtera.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

TCM Ungkap Peran Liver dalam Jaga Fungsi Mata


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Dalam konsep Traditional Chinese Medicine (TCM), terdapat teori klasik yang menyebutkan "Gān kāi qiào yú mù" atau "liver membuka diri ke mata". Prinsip ini kerap dimaknai bahwa kondisi kesehatan mata memiliki kaitan erat dengan fungsi liver. Namun, para praktisi TCM menegaskan hubungan tersebut tidak dapat dipahami secara sederhana karena kesehatan mata juga dipengaruhi keseimbangan organ tubuh lainnya.

Liver Berperan Menyuplai Nutrisi ke Mata

Menurut teori TCM, liver berfungsi menyimpan darah yang berperan memberikan nutrisi bagi jaringan mata sehingga mampu menjalankan fungsinya secara optimal. Ketika darah atau Yin liver mengalami kekurangan, kemampuan mata dalam menjalankan fungsinya dapat ikut menurun dan memunculkan berbagai keluhan.

Meski demikian, tidak semua gangguan mata disebabkan oleh masalah pada liver. Pendekatan TCM memandang mata sebagai organ yang dipengaruhi oleh sistem tubuh secara menyeluruh.

Organ Lain Juga Berpengaruh

Selain liver, ginjal memiliki fungsi menjaga keseimbangan Yin, limpa berperan membentuk Qi dan darah, sedangkan jantung bertugas mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Karena itu, kondisi mata juga dipengaruhi oleh kecukupan Qi, darah, Yin, dan Yang serta keseimbangan fungsi organ-organ tersebut.

Pendekatan ini menjelaskan mengapa dua orang dengan keluhan mata yang serupa belum tentu memiliki penyebab yang sama. Sebagian dapat berkaitan dengan kekurangan darah liver, sebagian dipicu panas liver, sementara kasus lainnya berhubungan dengan gangguan Yin ginjal atau pola ketidakseimbangan tubuh yang berbeda.

Diagnosis TCM Melihat Akar Masalah

Dalam praktik TCM, diagnosis tidak hanya berfokus pada gejala yang tampak pada mata. Praktisi juga berupaya mengidentifikasi pola ketidakseimbangan yang menjadi penyebab utama munculnya keluhan.

Karena itu, anggapan bahwa mata merupakan cerminan liver memang memiliki dasar dalam teori TCM. Namun, kesehatan mata menurut TCM tidak hanya bergantung pada liver, melainkan merupakan hasil interaksi berbagai organ serta keseimbangan Qi, darah, Yin, dan Yang di seluruh tubuh. Pendekatan inilah yang menjadi dasar TCM dalam memahami dan menangani berbagai keluhan mata secara menyeluruh.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Pangdam XIX Hadiri Upacara di Polda Riau


Duta Nusantara Merdeka | Pekanbaru 
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Provinsi Riau menjadi momentum memperkuat sinergi TNI-Polri serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan daerah. Upacara yang berlangsung di Lapangan Mapolda Riau, Jalan Pattimura, Pekanbaru, Rabu (1/7/2026), dihadiri Pangdam XIX Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP bersama jajaran pimpinan daerah.

Upacara dimulai pukul 07.30 WIB dan dipimpin langsung Kapolda Riau sebagai Inspektur Upacara. Hadir pula Penjabat Gubernur Riau, Danrem 031/Wira Bima, Kajati Riau, Ketua Pengadilan Negeri Pekanbaru, Danlanal Dumai, Danlanud Roesmin Nurjadin, Kepala BNN Provinsi Riau, Kabinda Riau, Wali Kota Pekanbaru, serta unsur Forkopimda lainnya.

Prosesi Upacara Berlangsung Khidmat

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan doa, penghormatan kepada pasukan, pemeriksaan pasukan oleh Inspektur Upacara, hingga prosesi masuk Pataka Polda Riau "Tauh Sakti Hamba Negeri". Upacara juga diisi dengan mengheningkan cipta, pembacaan Tribrata, pembacaan Keputusan Presiden Republik Indonesia, serta penganugerahan tanda kehormatan kepada personel Polri yang dinilai berprestasi.

Kapolda Tekankan Pentingnya Kolaborasi

Dalam amanatnya, Kapolda Riau menegaskan bahwa Hari Bhayangkara ke-80 harus menjadi titik penguatan profesionalisme Polri sekaligus mempererat kerja sama dengan TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

"Sinergi yang telah terjalin dengan baik harus terus dipelihara sebagai kekuatan utama dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Kapolda Riau.

Usai pelaksanaan upacara, peserta menyaksikan demonstrasi kemampuan personel Satbrimob Polda Riau, kolone senapan, penampilan Tari Maunere, hingga konferensi pers bersama.

Wujud Soliditas TNI-Polri

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 09.30 WIB dalam situasi aman, tertib, dan lancar. Kehadiran Pangdam XIX Tuanku Tambusai pada puncak Hari Bhayangkara ke-80 mencerminkan komitmen memperkuat soliditas TNI-Polri bersama pemerintah daerah dalam menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, serta mendukung percepatan pembangunan di Provinsi Riau. 

Momentum Hari Bhayangkara ke-80 di Riau juga menjadi simbol pentingnya kolaborasi antarlembaga untuk menghadapi berbagai tantangan keamanan secara terpadu.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Buku Ijazah Jokowi Karya Wilson Lalengke Jadi Sorotan Publik


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Buku "IJAZAH JOKOWI: Pertaruhan Moral Bangsa dan Refleksi Kejujuran (Sebuah Renungan Filosofis)" karya Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, kembali menjadi perhatian setelah diterima oleh dua tokoh nasional, Raffi Ahmad dan Habib Rizieq Shihab. Penyerahan buku yang berlangsung melalui anggota Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) DKI Jakarta pada Senin (30/6/2026) menjadi bagian dari upaya memperluas penyebaran gagasan mengenai kejujuran, integritas, dan moralitas di ruang publik.

Momentum tersebut turut diabadikan dalam sebuah foto yang memperlihatkan kedua tokoh sedang mengamati sampul buku. Distribusi karya tersebut diharapkan dapat memperluas diskusi mengenai nilai-nilai etika di berbagai lapisan masyarakat.

Wilson Lalengke Harapkan Pesan Moral Menjangkau Publik

Wilson Lalengke menyampaikan apresiasi kepada pihak yang telah membantu mendistribusikan bukunya kepada sejumlah tokoh nasional.

"Terima kasih untuk Dion yang sudah menyampaikan buku penting ini kepada para pemimpin bangsa. Semoga pesan-pesan kejujuran, integritas, dan moralitas yang termaktub dalam buku saya akan menyebar melalui sikap, pernyataan, serta tausiah mereka kepada masyarakat," ujar Wilson.

Sebelum diterima Raffi Ahmad dan Habib Rizieq Shihab, buku tersebut telah dimiliki sejumlah tokoh, di antaranya Wakil Ketua DPR RI Prof. Sufmi Dasco Ahmad, mantan Senator DPD RI asal Aceh Dr. Fachrul Razi, dan Ketua Umum PDKN Dr. Rahman Sabon Nama.

Mendapat Apresiasi dari Jurnalis Senior

Buku karya Wilson Lalengke juga telah menjangkau sejumlah tokoh internasional, termasuk Presiden Hippo Family Jepang Kenshi Suzuki, Councillor International WPF University Muhammad Jesues Chrishna, serta Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergey Tolchenov.

Di kalangan media, jurnalis senior Idris Hady memberikan apresiasi terhadap isi buku tersebut. Menurutnya, karya itu tidak hanya mengangkat isu yang menjadi perhatian publik, tetapi juga menyajikan refleksi filosofis dengan bahasa yang mudah dipahami.

"Saya sangat bersyukur bisa memiliki dan membaca buku ini. Saya bahkan membacanya lebih dari sekali karena menikmati alur kata dan susunan kalimatnya. Gaya bahasanya mudah dipahami, namun tetap menghadirkan kedalaman pemikiran filsafat yang mengajak pembaca merenung," ujar Idris.

Ia menambahkan, kemampuan Wilson Lalengke menyusun pembahasan mengenai moralitas dan kejujuran dalam bentuk refleksi filosofis menjadi nilai tersendiri. Menurut Idris, karya tersebut dapat menjadi salah satu referensi yang mendorong diskusi mengenai integritas dan nilai moral dalam kehidupan berbangsa.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Pangdam XIX Tuanku Tambusai Hadiri Malam Kebersamaan Pasis Sesko TNI


Duta Nusantara Merdeka | Pekanbaru 
Pangdam XIX Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP menghadiri malam kebersamaan bersama Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) LV Sesko TNI di Gedung Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, Selasa (30/6/2026). 

Kegiatan yang dipimpin Dansesko TNI Marsekal Madya TNI M. Khairil Lubis tersebut menjadi ajang memperkuat sinergi antara TNI, Polri, Pemerintah Provinsi Riau, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam mendukung stabilitas wilayah.

Acara dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Riau, Danrem 031/Wira Bima, pejabat utama Kodam XIX/Tuanku Tambusai, serta sejumlah pejabat TNI, Polri, dan instansi terkait. Momentum ini dimanfaatkan untuk mempererat komunikasi lintas institusi sekaligus membangun kesamaan pandangan dalam menghadapi tantangan strategis di bidang pertahanan dan keamanan.

Komunikasi Antarlembaga Diperkuat

Dansesko TNI Marsekal Madya TNI M. Khairil Lubis mengapresiasi sambutan yang diberikan Kodam XIX/Tuanku Tambusai bersama Forkopimda Provinsi Riau.

"Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan yang luar biasa. Kebersamaan ini menjadi modal penting untuk mempererat komunikasi, memperluas wawasan strategis, serta membangun sinergi antarlembaga dalam mendukung pelaksanaan tugas pertahanan negara," ujarnya.

Pangdam XIX Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo menegaskan kegiatan tersebut memiliki arti penting dalam memperkuat soliditas antarlembaga.

"Kodam XIX/Tuanku Tambusai menyambut baik kehadiran Pasis Dikreg LV Sesko TNI. Kami berharap momentum ini semakin mempererat sinergi dan kerja sama sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi stabilitas wilayah serta kepentingan bangsa dan negara," tegasnya.

Perkuat Soliditas untuk Stabilitas Daerah

Suasana keakraban semakin terasa melalui penampilan Tambusai Band yang menghibur para tamu. Sejumlah pejabat dari unsur TNI dan Forkopimda juga turut menyumbangkan lagu sehingga menciptakan suasana yang hangat dan penuh kebersamaan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan ramah tamah serta sesi foto bersama sebagai simbol komitmen memperkuat kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan. 

Melalui kebersamaan tersebut, diharapkan koordinasi lintas sektor semakin solid dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di Provinsi Riau.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Mustika Raja Law Office Kembali Masuk Top 100 Indonesian Law Firms 2026


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Di tengah perubahan regulasi yang semakin dinamis, percepatan transformasi digital, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), serta meningkatnya aktivitas investasi, kebutuhan pelaku usaha terhadap layanan hukum strategis terus meningkat. 

Menjawab tantangan tersebut, Mustika Raja Law Office kembali mempertahankan predikat Top 100 Indonesian Law Firms 2026 dalam ajang Hukumonline Top 100 Indonesian Law Firms & Practice Leaders 2026 yang digelar di Hotel Raffles Jakarta pada 19 Juni 2026. 

Pada kesempatan yang sama, firma hukum tersebut juga memperoleh pengakuan sebagai Practice Leader di bidang Tax & Customs serta Property/Real Estate.

Penghargaan ini sekaligus memperpanjang catatan prestasi Mustika Raja Law Office yang selama empat tahun berturut-turut, sejak 2023, berhasil masuk dalam daftar Top 100 Indonesian Law Firms. 

Capaian tersebut dinilai mencerminkan konsistensi perusahaan dalam menjaga profesionalisme, integritas, kualitas layanan, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan dunia usaha dan regulasi.

Konsistensi Perkuat Layanan Hukum Strategis

Keberhasilan tersebut dibangun melalui kolaborasi tiga pendiri, yakni Ir. Soegiharto Santoso, S.H. (Hoky) sebagai Counsel & Senior Advisor, Vincent Suriadinata, S.H., M.H., CTA, C.Med., CILC sebagai Managing Partner, serta Hotmaraja B. Nainggolan, S.H. sebagai Partner bersama seluruh tim profesional.

Managing Partner Mustika Raja Law Office, Vincent Suriadinata, mengatakan penghargaan tersebut menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada para klien.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh klien, mitra bisnis, kolega, dan semua pihak yang telah mempercayakan persoalan hukumnya kepada Mustika Raja Law Office. Pengakuan ini menjadi tanggung jawab bagi kami untuk terus meningkatkan profesionalisme, kualitas layanan, dan integritas dalam setiap penugasan," ujarnya.

Menurut Vincent, firma hukum modern dituntut memahami tidak hanya aspek yuridis, tetapi juga dinamika bisnis agar solusi hukum yang diberikan mampu mendukung pertumbuhan usaha secara efektif.

Fokus pada Pencegahan Risiko Hukum

Partner Mustika Raja Law Office, Hotmaraja B. Nainggolan, menilai keberhasilan sebuah firma hukum tidak hanya diukur dari kemampuan menyelesaikan sengketa, tetapi juga dalam membantu klien mencegah persoalan hukum sejak tahap perencanaan.

"Penyusunan kontrak yang kuat, kepatuhan terhadap regulasi, mitigasi risiko, serta pendampingan hukum yang komprehensif merupakan bagian penting dalam menciptakan kepastian berusaha," katanya.

Sementara itu, Counsel & Senior Advisor Ir. Soegiharto Santoso, S.H. (Hoky), menyebut penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh tim. Menurutnya, peran advokat kini berkembang menjadi mitra strategis yang mendampingi dunia usaha mulai dari perencanaan, pengembangan bisnis, perlindungan aset dan Hak Kekayaan Intelektual, hingga memastikan kepatuhan terhadap regulasi.

Perkuat Kompetensi Hadapi Tantangan Bisnis

Untuk menjawab kebutuhan dunia usaha yang terus berkembang, Mustika Raja Law Office memperluas kompetensi di berbagai bidang, mulai dari litigasi, hukum korporasi, investasi, merger dan akuisisi, ketenagakerjaan, perpajakan, kepabeanan, pertanahan, kepailitan, perbankan, arbitrase, perlindungan data pribadi, transaksi elektronik, hingga Hak Kekayaan Intelektual.

Firma tersebut juga terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mengembangkan pemanfaatan teknologi hukum (legal technology), memperluas jejaring profesional, serta mengedepankan layanan preventif melalui mitigasi risiko dan kepatuhan regulasi. 

Dengan mengusung motto "Your Trusted Partner for Legal Services", Mustika Raja Law Office menegaskan komitmennya menjadi mitra strategis dunia usaha sekaligus mendukung terciptanya kepastian hukum dan iklim investasi yang sehat di Indonesia.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat menjatuhkan vonis pidana penjara selama 10 tahun kepada mantan Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim, dalam sidang putusan yang digelar terbuka untuk umum, Selasa (30/6). Selain hukuman badan, majelis hakim membebankan denda serta kewajiban uang pengganti dengan nilai fantastis.

Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan terdakwa terbukti melakukan tindak pidana korupsi. "Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa dengan pidana penjara selama 10 tahun dan denda Rp1 miliar," ujar hakim dalam pembacaan putusannya. Hakim menegaskan, jika denda tidak dibayar dalam waktu satu bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap, maka masa kurungan akan ditambah.

Sanksi Uang Pengganti dan Kerugian Negara

Tak hanya pidana pokok, majelis hakim menjatuhkan pidana tambahan berupa kewajiban pembayaran uang pengganti sebesar Rp809,59 miliar. Jika Nadiem tidak mampu membayar uang pengganti dalam satu bulan setelah putusan inkrah, maka harta bendanya akan disita dan dilelang oleh Kejaksaan. Apabila nilai harta tidak mencukupi, sanksi akan diganti dengan pidana penjara selama 5 tahun.

Majelis hakim menyoroti sejumlah poin yang memberatkan, salah satunya adalah penyalahgunaan wewenang di saat terdakwa seharusnya menjadi teladan. "Perbuatan terdakwa terencana, tertutup, dan sistematis. Ini mengakibatkan kerugian keuangan negara yang sangat besar serta berdampak luas terhadap penyelenggaraan pendidikan, khususnya bagi anak-anak di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar)," ungkap majelis hakim.

Hal yang Meringankan 

Di sisi lain, hakim mempertimbangkan sejumlah hal yang meringankan bagi terdakwa, di antaranya Nadiem belum pernah dihukum sebelumnya, bersikap sopan dan kooperatif selama persidangan, serta rekam jejaknya dalam inovasi pendidikan dan teknologi.

Atas putusan ini, baik pihak terdakwa maupun Jaksa Penuntut Umum memiliki hak untuk mengajukan upaya hukum banding sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Kasus ini menjadi pengingat keras bagi para pejabat pemerintah dalam negara terkait komitmen pemberantasan tindak pidana korupsi yang merusak tata kelola sektor pendidikan nasional.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

PBSA Raup Pendapatan Rp1,59 Triliun, Laba Tembus Rp320 Miliar


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) meraih pendapatan dan laba meningkat sepanjang tahun buku 2025. Perseroan mencatat pendapatan sebesar Rp1,591 triliun atau naik 37,9 persen dibandingkan Rp1,154 triliun pada 2024. Peningkatan tersebut turut diikuti pertumbuhan laba tahun berjalan menjadi Rp320,08 miliar dari Rp215,04 miliar pada tahun sebelumnya.

Direktur Utama PBSA, Vincentius Susanto, memaparkan capaian tersebut dalam Public Expose Tahunan di Jakarta, Selasa (30/6/2026). Menurutnya, pertumbuhan tersebut didorong oleh meningkatnya volume proyek, kinerja operasional yang solid, serta kontribusi pendapatan nonoperasional yang memperkuat hasil akhir perusahaan.

Profitabilitas Meningkat Seiring Efisiensi Operasional

Selain pendapatan, PBSA juga mencatat laba usaha sebesar Rp243,02 miliar atau tumbuh 26,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, laba sebelum beban pajak final dan pajak penghasilan mencapai Rp360,91 miliar, meningkat 49,2 persen.

Kinerja tersebut mencerminkan kemampuan perusahaan menjaga efisiensi operasional meski skala usaha terus berkembang. Dari sisi rasio keuangan, Return on Assets (ROA) meningkat menjadi 22,51 persen dari 19,25 persen pada 2024. Adapun Return on Equity (ROE) naik menjadi 34,45 persen dari sebelumnya 27,73 persen.

Fokus Perkuat Bisnis Inti pada 2026

Memasuki 2026, PBSA tetap memusatkan strategi pada bisnis inti konstruksi dan infrastruktur. Perseroan akan memperkuat efisiensi operasional, mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya, menerapkan pengelolaan risiko secara terukur, serta menjaga likuiditas melalui pengelolaan arus kas yang prudent.

Perusahaan juga akan menjalankan ekspansi proyek secara selektif dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan keberlanjutan usaha.

Target Pendapatan Rp1,7 Triliun

Untuk tahun 2026, PBSA menargetkan pendapatan sekitar Rp1,7 triliun dengan laba usaha sebelum pajak sekitar Rp260 miliar. Target tersebut didukung peningkatan kualitas eksekusi proyek, penguatan pengelolaan modal kerja, serta optimalisasi peluang proyek pada sektor engineering, procurement and construction (EPC) dan industri pengolahan berbasis sumber daya alam.

Manajemen menilai prospek bisnis tetap positif, terutama didorong kebutuhan investasi pada industri kelapa sawit beserta turunannya, serta peluang proyek EPC dan mechanical, electrical, and plumbing (MEP). Di tengah dinamika ekonomi, perusahaan akan tetap selektif dalam memperoleh proyek baru dengan mengutamakan margin yang sehat, risiko yang terukur, serta penciptaan nilai tambah jangka panjang bagi pemegang saham.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 



Share:

Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Dibuka, Fokus Talenta Industri Strategis


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Pemerintah kembali membuka pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II Tahun 2026 mulai 30 Juni hingga 31 Juli 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui investasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pada periode ini, pemerintah memberikan prioritas lebih besar bagi pengembangan talenta di bidang yang mendukung industri strategis nasional.

Program beasiswa tersebut mencakup dua skema utama, yakni Beasiswa STEM Industri Strategis dan Beasiswa SHARE (Social, Humanities, Arts for People, Religious Studies, Economics). Selain itu, LPDP juga kembali membuka Beasiswa Akselerasi di Universitas Unggulan, Beasiswa Keolahragaan, serta Beasiswa Talenta Riset dan Inovasi Nasional jalur Doctor by Research.

Fokus Penguatan Talenta STEM

Direktur Utama LPDP, Yon Arsal, mengatakan kebijakan beasiswa tahun ini dirancang agar lebih selaras dengan kebutuhan pembangunan nasional. Sekitar 80 persen alokasi beasiswa diarahkan bagi bidang STEM dan disiplin ilmu yang berkaitan dengan industri strategis, sedangkan maksimal 20 persen dialokasikan untuk bidang SHARE.

"Kita peningkatan STEM bergerak terus. Pada 2025 itu 66 sampai 69 persen, 2026 di 74 persen. Kita akan coba sampai minimal 80 persen ke STEM dan STEM related," ujar Yon Arsal dalam media briefing di Gedung Djuanda, Kementerian Keuangan.

Prioritas bidang STEM meliputi sektor pangan, energi, pertahanan, digitalisasi termasuk kecerdasan artifisial (AI), semikonduktor, kesehatan, hilirisasi, maritim, manufaktur, material maju, kewirausahaan, hingga industri kreatif. Sementara bidang pendukung seperti bisnis, ekonomi, hukum, dan kebijakan publik tetap mendapat ruang karena dinilai berperan dalam memperkuat ekosistem industri strategis.

Persyaratan Lebih Fleksibel

Direktur Beasiswa LPDP, Dwi Larso, menjelaskan penyelenggaraan Beasiswa LPDP Tahap II Tahun 2026 menghadirkan sejumlah penyempurnaan, antara lain relaksasi persyaratan kemampuan bahasa Inggris, penambahan universitas unggulan, serta pembaruan daftar perguruan tinggi tujuan guna memperluas akses masyarakat.

Pemerintah juga mempertahankan komitmen terhadap program afirmasi bagi peserta dari daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) agar memperoleh kesempatan yang lebih luas mengenyam pendidikan tinggi.

Hingga 31 Mei 2026, LPDP mengelola Dana Abadi Bidang Pendidikan sebesar Rp180,81 triliun. Sejak 2013, program ini telah melahirkan 58.749 penerima beasiswa, dengan 34.334 di antaranya telah menjadi alumni dan 18.728 masih menempuh pendidikan.

Pada Seleksi Beasiswa LPDP Tahap I Tahun 2026, sebanyak 2.753 peserta dinyatakan lulus seleksi substansi dari total 32.794 pendaftar. Jumlah pendaftar meningkat 33,22 persen dibandingkan tahun sebelumnya, mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap program beasiswa pemerintah.

Melalui investasi APBN, pemerintah menegaskan komitmennya memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus menyiapkan talenta unggul yang mampu mempercepat transformasi ekonomi, memperkuat industri strategis, dan meningkatkan daya saing Indonesia di masa depan.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Jaya Agra Wattie Cetak Penjualan Rp1,74 Triliun pada 2025


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
PT Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA) mencatat perbaikan kinerja keuangan sepanjang tahun buku 2025. Perseroan membukukan penjualan sebesar Rp1,74 triliun hingga 31 Desember 2025, meningkat tajam dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang mencapai Rp1,07 triliun. Peningkatan pendapatan tersebut turut mendorong membaiknya berbagai indikator keuangan, termasuk penyusutan rugi bersih.

Direktur Utama JAWA, Harijadi Soedarjo, menyampaikan capaian tersebut dalam Public Expose Tahunan di Jakarta, Selasa (30/6/2026). Menurut dia, peningkatan penjualan diikuti kenaikan beban pokok penjualan menjadi Rp1,52 triliun dari Rp960,43 miliar pada tahun sebelumnya.

"Adapun, Beban pokok penjualan tercatat naik menjadi Rp1,52 triliun dari Rp960,43 miliar membuat laba kotor naik menjadi Rp212,96 miliar dibanding laba kotor Rp110,33 miliar tahun sebelumnya," ujar Harijadi.

Laba Operasi Menguat

Kenaikan pendapatan turut mendorong laba kotor perseroan menjadi Rp212,96 miliar, hampir dua kali lipat dibandingkan Rp110,33 miliar pada 2024.

Di sisi lain, beban usaha meningkat menjadi Rp69,93 miliar dari Rp59,39 miliar. Meski demikian, laba usaha berhasil tumbuh menjadi Rp143,02 miliar, jauh lebih tinggi dibandingkan capaian tahun sebelumnya sebesar Rp50,94 miliar.

Perbaikan juga terlihat pada pos beban lain-lain neto yang turun menjadi Rp152,41 miliar dari Rp250,54 miliar. Kondisi tersebut membuat rugi sebelum pajak menyusut drastis menjadi Rp9,38 miliar, dibandingkan rugi Rp199,59 miliar pada periode sebelumnya.

Rugi neto yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga turun signifikan menjadi Rp29,86 miliar dari Rp193,04 miliar pada tahun buku 2024.

Aset dan Liabilitas Bertambah

Hingga akhir 2025, total aset PT Jaya Agra Wattie meningkat menjadi Rp3,96 triliun dari Rp3,86 triliun pada akhir 2024. Sementara itu, total liabilitas turut naik menjadi Rp2,60 triliun dibandingkan Rp2,50 triliun pada periode sebelumnya.

Tantangan Produktivitas Perkebunan

Manajemen mengungkapkan masih terdapat sejumlah tantangan operasional yang memengaruhi kinerja produksi. Beberapa wilayah perkebunan kelapa sawit mengalami cuaca ekstrem sehingga berdampak terhadap produktivitas.

Selain itu, produktivitas komoditas karet, khususnya di perkebunan Jawa Tengah, menurun akibat adanya perubahan status tanaman menghasilkan (TM) menjadi tanaman belum menghasilkan (TBM).

Untuk mengatasi kondisi tersebut, perseroan terus mengoptimalkan produktivitas kebun yang dimiliki maupun yang berada di bawah pengelolaan anak usaha. Perseroan juga meyakini optimalisasi tanaman menghasilkan yang tersedia pada masa mendatang akan mendukung peningkatan produksi serta memperkuat kinerja keuangan PT Jaya Agra Wattie pada periode berikutnya.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 



Share:

Indonesia Perkuat Ekosistem AI Humanoid, Konsorsium Nasional Resmi Diinisiasi


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Indonesia memasuki tahap baru dalam pengembangan teknologi Physical Artificial Intelligence (AI) melalui peluncuran Program Pelatihan dan Inisiasi Sertifikasi SDM Pengembang Robot Humanoid Nasional yang digelar PT SARI Teknologi Global di Robopark Indonesia, Pluit Village, Jakarta Utara, pada 29 Juni hingga 3 Juli 2026. Agenda tersebut sekaligus menjadi momentum pembentukan Konsorsium Nasional AI Humanoid Indonesia sebagai wadah kolaborasi lintas sektor guna mempercepat pengembangan ekosistem AI humanoid yang aman, berstandar, dan berdaya saing global.

Program ini dirancang untuk membangun fondasi sumber daya manusia sekaligus standar kompetensi nasional bagi tiga profesi utama, yakni Pilot atau Operator Robot Humanoid, Trainer Robot Humanoid, dan Developer Robot Humanoid. Standar tersebut diharapkan menjadi acuan bagi industri, perguruan tinggi, lembaga sertifikasi profesi, serta pemerintah dalam menyiapkan talenta digital nasional.

Fokus Bangun SDM dan Standar Kompetensi

CEO PT SARI Teknologi Global, (Cand.) Dr. Ir. Yohanes Kurnia Widjaja, S.T., M.M.S.I., menegaskan bahwa kesiapan sumber daya manusia menjadi faktor utama dalam membangun industri AI humanoid di Indonesia.

"Hari ini bukan sekadar peluncuran sebuah program pelatihan, tetapi merupakan langkah awal membangun fondasi Indonesia menuju era Physical AI dan robot humanoid nasional. Kekuatan utama bangsa bukan hanya pada teknologinya, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusianya," ujarnya.

Menurutnya, Indonesia memiliki peluang besar untuk berkembang bukan hanya sebagai pengguna teknologi, tetapi juga sebagai pengembang dan produsen robot humanoid yang mampu bersaing di pasar internasional.

Kolaborasi Jadi Kunci Pengembangan AI Humanoid

Ketua Umum APKOMINDO sekaligus Pendiri dan Ketua Umum APTIKNAS, Ir. Soegiharto Santoso, S.H., menyatakan pembentukan konsorsium merupakan langkah strategis dalam memperkuat kemandirian Indonesia di bidang kecerdasan buatan dan robotika.

"Pengembangan teknologi masa depan tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, melainkan harus dibangun melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, industri, perguruan tinggi, lembaga sertifikasi profesi, asosiasi, komunitas riset, dan seluruh pemangku kepentingan," kata Hoky.

Ia menambahkan, pengembangan AI humanoid harus mengutamakan aspek keselamatan, keamanan, etika kecerdasan buatan, perlindungan data, dan kepatuhan terhadap regulasi agar inovasi memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Sebagai tindak lanjut, para peserta menandatangani komitmen pembentukan Konsorsium Nasional AI Humanoid Indonesia. Selain itu, Ketua Umum IAIS, Dr. Ir. Hendy Risdianto Wijaya, S.T., M.T., Ph.D., mengusulkan penyusunan Roadmap Nasional AI Humanoid Indonesia 2026–2045 sebagai pedoman pengembangan SDM, riset, standardisasi, sertifikasi profesi, industri, hingga kebijakan nasional.

Inisiatif tersebut diharapkan menjadi fondasi penguatan industri AI humanoid nasional sekaligus mendorong lahirnya inovasi robot humanoid karya anak bangsa yang mampu mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Pangdam XIX Sambut Pasis Sesko TNI untuk Penyusunan Rentinkon 2026


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP menerima kunjungan Komandan Sekolah Staf dan Komando (Dansesko) TNI Marsekal Madya TNI M. Khairil Lubis bersama rombongan Perwira Siswa (Pasis) Dikreg LV Sesko TNI di Gedung Kaharuddin Nasution, Makodam XIX/Tuanku Tambusai, Pekanbaru, Senin (29/6/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda penyusunan Rencana Tindakan Kontinjensi Komando Utama Operasi (Rentinkon Kotama Ops) Tahun Anggaran 2026. Melalui kegiatan itu, para Pasis menghimpun data lapangan dan memperoleh gambaran faktual mengenai kondisi wilayah Kodam XIX sebagai bahan analisis dalam merumuskan rencana kontinjensi yang sesuai dengan dinamika ancaman.

Pangdam Paparkan Kondisi Strategis Wilayah

Dalam sambutannya, Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo menyampaikan apresiasi atas kunjungan Dansesko TNI beserta para perwira siswa. Ia menjelaskan karakteristik geografis, kondisi sosial, hingga tantangan pelaksanaan tugas kewilayahan yang dihadapi Kodam XIX/Tuanku Tambusai.

"Kami menyambut dengan hangat kehadiran Dansesko TNI beserta para Pasis Dikreg LV Sesko TNI. Semoga kunjungan ini memberikan manfaat bagi proses pembelajaran sekaligus memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan TNI dan satuan kewilayahan," ujar Pangdam.

Pengumpulan Data untuk Rentinkon 2026

Dansesko TNI Marsekal Madya TNI M. Khairil Lubis menyampaikan terima kasih atas sambutan yang diberikan Kodam XIX. Menurutnya, kegiatan lapangan menjadi bagian penting dalam penyusunan Rentinkon Kotama Ops TA 2026 karena memberikan pemahaman yang lebih komprehensif terhadap kondisi strategis setiap wilayah operasi.

Ia menilai data yang diperoleh selama kunjungan akan menjadi referensi dalam menyusun rencana kontinjensi yang adaptif terhadap berbagai potensi ancaman di masa mendatang.

Sebagai penutup, kedua institusi melaksanakan penyerahan cinderamata sebagai simbol penguatan hubungan kelembagaan antara Sesko TNI dan Kodam XIX/Tuanku Tambusai. Rangkaian kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh peserta sebagai bentuk komitmen mempererat sinergi dalam mendukung kesiapan pertahanan nasional.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

ATAP Balik Untung, Laba Bersih Tembus Rp127,5 Juta


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
PT Trimitra Prawara Goldland Tbk (ATAP) berhasil membalikkan kondisi keuangannya dengan mencatat laba bersih pada 2025 sebesar Rp127,5 juta melonjak 106,32%. Pencapaian tersebut menjadi titik balik bagi perseroan setelah pada 2024 membukukan rugi bersih Rp2,1 miliar. Laba bersih per saham juga berbalik positif menjadi Rp0,10 per lembar.

Direktur Utama ATAP, Indriati, menyatakan peningkatan kinerja tersebut didorong oleh membaiknya aktivitas operasional sepanjang 2025. Pernyataan itu disampaikan kepada awak media di Bogor, Senin (29/6/2026).

Pendapatan Meningkat, Profitabilitas Mulai Pulih

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, pendapatan usaha meningkat menjadi sekitar Rp21,04 miliar dari Rp14,20 miliar pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut menjadi faktor utama yang mengangkat perseroan kembali mencetak laba setelah mengalami kerugian pada 2024.


Meski demikian, beban pokok penjualan juga naik menjadi sekitar Rp12,89 miliar dibandingkan Rp8,78 miliar pada periode sebelumnya. Kenaikan biaya tersebut masih dapat diimbangi oleh pertumbuhan pendapatan sehingga laba bersih tetap tercatat positif.

Efisiensi Biaya dan Penurunan Liabilitas Keuangan

Selain mencatat peningkatan pendapatan, perusahaan membukukan beban penjualan sekitar Rp635,30 juta, sedangkan beban umum dan administrasi berada di kisaran Rp4,66 miliar. Perseroan juga memperoleh pendapatan lain-lain bersih sekitar Rp529 juta yang ikut menopang hasil usaha tahun berjalan.

Di sisi neraca, jumlah liabilitas keuangan turun menjadi sekitar Rp24,70 miliar pada akhir 2025 dari Rp26,99 miliar pada 2024. Penurunan tersebut terutama berasal dari berkurangnya pinjaman bank menjadi sekitar Rp23,75 miliar dari Rp25,94 miliar, sementara posisi kas dan setara kas tercatat sekitar Rp7,06 miliar.

"Perseroan membukukan laba bersih pada tahun 2025 sebesar Rp127,5 juta. Naik dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang mengalami kerugian sebesar Rp2,1 miliar," ujar Indriati.

Perbaikan laba bersih ATAP 2025 memperlihatkan tren pemulihan kinerja keuangan. Ke depan, pelaku pasar akan mencermati kemampuan perseroan menjaga pertumbuhan pendapatan, mengendalikan beban operasional, serta melanjutkan penurunan utang untuk memperkuat fundamental perusahaan.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 




Share:

Peringati Hari Bhayangkara ke-80, APKOMINDO Dorong Sinergi Keamanan Digital


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 pada 1 Juli 2026, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (APKOMINDO), Ir. Soegiharto Santoso, S.H. atau Hoky, menyampaikan apresiasi kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) atas dedikasinya dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, serta mendukung stabilitas nasional selama delapan dekade.

Menurut Hoky, tema "Polri untuk Masyarakat" mencerminkan komitmen institusi kepolisian dalam meningkatkan profesionalisme, integritas, transparansi, dan pelayanan publik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi serta kebutuhan masyarakat.

"Atas nama keluarga besar APKOMINDO beserta organisasi yang kami wakili, yaitu APTIKNAS, PERATIN, AGKDI, SPRI, dan FORSIMEMA, saya mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Semoga Polri semakin profesional, modern, terpercaya, dan semakin dicintai masyarakat," ujar Hoky.

Stabilitas Keamanan Jadi Fondasi Ekonomi Digital

Hoky menilai kepastian hukum, keamanan nasional, dan keamanan digital merupakan fondasi utama bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Menurutnya, iklim usaha yang aman menjadi faktor penting untuk mendorong investasi, mempercepat transformasi digital, serta meningkatkan daya saing industri teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

"Transformasi digital harus berjalan seiring dengan kepastian hukum dan rasa aman. Dunia usaha membutuhkan ekosistem yang kondusif agar inovasi, investasi, dan pemanfaatan teknologi dapat berkembang secara berkelanjutan," katanya.

Tantangan Siber Perlu Dijawab dengan Kolaborasi

APKOMINDO memandang perkembangan Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), komputasi awan, big data, blockchain, dan ekonomi digital membuka peluang besar bagi Indonesia. Namun, kemajuan tersebut juga diikuti meningkatnya ancaman kejahatan siber, penyalahgunaan AI, perlindungan data pribadi, serangan terhadap infrastruktur digital, hingga penyebaran disinformasi.

Karena itu, Hoky menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, Polri, aparat penegak hukum, dunia usaha, akademisi, komunitas teknologi, media massa, dan masyarakat untuk membangun ekosistem digital yang aman, terpercaya, dan berdaya saing.

APKOMINDO, lanjutnya, berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dan Polri melalui berbagai program literasi digital, pelatihan, sertifikasi profesi TIK, penguatan keamanan siber, serta pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) secara etis dan bertanggung jawab.

Menutup pernyataannya, Hoky menyampaikan penghormatan kepada seluruh insan Bhayangkara, mulai dari Mabes Polri hingga Bhabinkamtibmas di berbagai daerah. Ia berharap Polri terus menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, serta menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan nasional dan mengawal transformasi digital menuju Indonesia Emas 2045.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

GPRA Siapkan Belanja Modal Rp400 Miliar untuk Perluas Proyek Properti


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
PT Perdana Gapuraprima Tbk (GPRA) menyiapkan strategi ekspansi bisnis pada 2026 melalui pengembangan proyek residensial, kawasan komersial, serta penguatan pendapatan berulang dari lini perhotelan. Untuk mendukung agenda tersebut, perseroan mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp400 miliar dan masih mengkaji peluang aksi korporasi berupa Penawaran Umum Terbatas (PUT) atau right issue.

Presiden Direktur PT Perdana Gapuraprima Tbk, Arvin Fibrianto Iskandar, mengatakan sumber pendapatan perusahaan berasal dari dua pilar utama, yaitu penjualan proyek pengembangan seperti perumahan dan apartemen, serta recurring income yang diperoleh dari operasional hotel dan kawasan komersial. Pernyataan itu disampaikan dalam Public Expose di Jakarta, Senin (29/6/2026).

Kinerja Keuangan Masih Tertekan

Sepanjang 2025, GPRA membukukan penjualan bersih sebesar Rp454,28 miliar, turun 12,14 persen dibandingkan Rp517,06 miliar pada tahun sebelumnya. Di sisi lain, beban pokok penjualan meningkat menjadi Rp190,66 miliar sehingga laba kotor terkoreksi menjadi Rp263,63 miliar.

Laba usaha tercatat Rp120,62 miliar, sedangkan laba sebelum pajak mencapai Rp86,62 miliar. Perseroan juga membukukan laba bersih Rp83,97 miliar atau turun 32,21 persen dibandingkan 2024. EBITDA ikut melemah menjadi Rp139,95 miliar.

Meski demikian, fundamental perusahaan masih terjaga. Total aset meningkat menjadi Rp1,98 triliun, ekuitas naik menjadi Rp1,43 triliun, sementara total liabilitas berhasil ditekan menjadi Rp545,11 miliar. Penurunan utang jangka pendek menunjukkan upaya perseroan memperkuat struktur keuangan di tengah perlambatan bisnis properti.

Proyek Hunian dan Hotel Jadi Penopang

GPRA melanjutkan pembangunan sejumlah proyek, antara lain Bukit Cimanggu City di Bogor, Metro Cilegon, Green Leaf Residence Tangerang, Botanica Cibubur, Spring Garden Bekasi, The Botanica Signature Bogor, hingga Puri Semanan Residence di Jakarta Barat.

Selain itu, perseroan mengandalkan bisnis hospitality melalui Nemuru Grand Bhuvana Ciawi, Nemuru The Bellezza Suites, Nemuru Grand MTH Suites, Grand Serpong Hotel, serta Marcopolo Waterpark sebagai sumber pendapatan berulang.

Sepanjang 2025, penjualan rumah dan kavling menyumbang Rp273,38 miliar atau sekitar 60 persen dari total pendapatan, sedangkan sisanya berasal dari apartemen, hotel, pusat perbelanjaan, dan perkantoran.

Siapkan Ekspansi dan Kaji Right Issue

Untuk mempercepat pertumbuhan, dana belanja modal sebesar Rp400 miliar akan dialokasikan bagi pengembangan proyek yang telah berjalan sekaligus akuisisi lahan baru. Perseroan juga tengah menyiapkan GP Business Park di Cengkareng serta proyek hunian The Botanica Kelapa Gading yang mengusung konsep smart compact living.

Terkait rencana right issue, Arvin menegaskan perseroan masih berada pada tahap evaluasi awal, termasuk kemungkinan penyetoran modal melalui mekanisme inbreng. "Seluruh proses masih dalam tahap kajian dan akan mengikuti ketentuan Otoritas Jasa Keuangan serta Bursa Efek Indonesia sebelum diputuskan," ujar Arvin dalam Public Expose, Senin (29/6/2026).

Dengan strategi tersebut, GPRA berharap mampu memperkuat kinerja operasional sekaligus meningkatkan kontribusi pendapatan berulang sebagai penopang pertumbuhan bisnis jangka panjang.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 






Share:

Warga Soroti Mobil Mewah di Rusun Tambora, Gubernur Diminta Bertindak


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Keberadaan sejumlah mobil mewah di area parkir Rumah Susun (Rusun) Tambora, Jakarta Barat, menjadi sorotan penghuni. Warga mengaku kondisi tersebut tidak hanya membuat area parkir semakin padat, tetapi juga berdampak pada operasional bus Transjakarta rute 9F yang melayani kawasan rusun.

Sejumlah penghuni menilai rusun yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah kini justru dipenuhi kendaraan bernilai tinggi. Mereka juga menduga area parkir telah dikomersialkan sehingga jumlah kendaraan yang terparkir terus bertambah.

Warga Keluhkan Layanan Transjakarta

Menurut keterangan penghuni, kepadatan kendaraan di area parkir menyebabkan bus Transjakarta 9F kerap tidak memasuki kawasan rusun. Pengemudi disebut memilih berhenti di luar kawasan karena khawatir terjadi gesekan dengan kendaraan yang terparkir di sepanjang akses masuk.

Kondisi tersebut dinilai merugikan penghuni yang setiap hari mengandalkan transportasi umum untuk beraktivitas.

Petugas Mengaku Tidak Mengetahui

Saat dikonfirmasi wartawan Surat Kabar Duta Nusantara Merdeka, petugas rusun mengaku tidak mengetahui mengenai keberadaan mobil-mobil mewah yang memenuhi area parkir maupun dugaan pengelolaan parkir secara komersial.

Sementara itu, warga berharap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera melakukan evaluasi terhadap pengelolaan parkir dan penataan lingkungan Rusun Tambora. Mereka meminta kendaraan yang tidak sesuai dengan ketentuan dapat ditertibkan agar fungsi rumah susun sebagai hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah tetap terjaga.

Warga juga mendesak Gubernur DKI Jakarta untuk menindaklanjuti keluhan tersebut melalui pemeriksaan menyeluruh terhadap sistem pengelolaan parkir, sekaligus memastikan akses transportasi umum menuju Rusun Tambora kembali berjalan normal tanpa hambatan.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Mulai 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Wajib Bersertifikat Halal


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Pemerintah akan memberlakukan kewajiban sertifikasi halal bagi sejumlah kategori produk mulai 18 Oktober 2026. Menjelang tenggat tersebut, pelaku usaha dari skala besar hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) diimbau segera menyelesaikan proses sertifikasi agar tidak terkena sanksi administratif maupun ketentuan hukum yang berlaku.

Direktur Jaminan Produk Halal Kementerian Agama, M. Fuad Nasar, menegaskan bahwa sertifikasi halal memiliki fungsi lebih luas daripada sekadar memenuhi persyaratan administrasi. "Sertifikasi halal bukan sekadar label dan formalitas, tetapi merupakan bentuk transparansi dan perlindungan konsumen," ujar Fuad sebagaimana dikutip dari kemenag.go.id.

Kategori Produk yang Wajib Bersertifikat Halal

Tahapan kebijakan ini mencakup berbagai kelompok produk, mulai dari makanan dan minuman seperti roti, mi, makanan beku, katering, air minum dalam kemasan, bumbu, hingga aneka produk olahan daging dan perikanan.

Kewajiban juga berlaku untuk sejumlah obat berbahan alam, obat kuasi, suplemen kesehatan, kosmetik dan produk perawatan tubuh seperti serum, sabun, sampo, pasta gigi, lipstik, foundation, serta parfum.

Selain itu, sejumlah barang gunaan tertentu yang mengandung unsur hewan, termasuk aksesori, perlengkapan rumah tangga, kuas make-up berbahan bulu hewan, maupun alat makan berbahan bone china, juga masuk dalam cakupan aturan. Produk kimia, enzim, bahan baku industri makanan dan kosmetik, hingga produk hasil rekayasa genetik turut menjadi bagian dari ketentuan tersebut.

Sanksi bagi Pelaku Usaha yang Melanggar

Mengacu pada PP Nomor 42 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Bidang Jaminan Produk Halal, pelaku usaha yang tidak memenuhi kewajiban dapat dikenai peringatan tertulis, denda administratif, hingga penarikan produk dari peredaran setelah melalui proses pemeriksaan.

Apabila ditemukan unsur penipuan, seperti penggunaan label halal palsu atau penyalahgunaan logo halal, pelaku usaha juga dapat dikenai sanksi pidana berupa hukuman penjara maupun denda sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kementerian Agama mengimbau pelaku usaha tidak menunda proses pengajuan sertifikasi halal. Persiapan dokumen sejak dini dinilai penting agar kegiatan usaha tetap berjalan lancar dan terhindar dari risiko administratif ketika ketentuan mulai berlaku pada 18 Oktober 2026.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Prinsip Mediasi Perkara untuk Mencari Jalan Damai


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Konflik merupakan bagian dari dinamika kehidupan yang tidak dapat dihindari. Namun, cara seseorang merespons konflik sering kali menjadi faktor penentu apakah persoalan dapat diselesaikan secara damai atau justru berkembang menjadi perselisihan yang berkepanjangan. 

Dalam praktik prinsip mediasi perkara untuk mencari jalan damai, terdapat tiga karakter respons manusia yang dapat menjadi pembelajaran penting bagi para pihak yang bersengketa.

Respons pertama datang dari individu yang merasa lemah. Mereka cenderung membalas perlakuan yang dianggap merugikan dengan kemarahan atau keinginan membalas dendam. Sikap ini umumnya memperburuk konflik karena emosi lebih dominan dibandingkan upaya mencari penyelesaian yang rasional.

Mengelola Emosi Menjadi Langkah Awal Perdamaian

Dalam proses mediasi, pengendalian emosi menjadi tahapan penting. Mediator berperan membantu para pihak meredam kemarahan, mengurangi rasa sakit hati, serta mengarahkan komunikasi menuju penyelesaian yang lebih konstruktif. Sebaliknya, individu yang memiliki ketangguhan mental biasanya memilih memaafkan. 

Sikap memaafkan bukan berarti membenarkan kesalahan atau melupakan peristiwa yang terjadi, melainkan melepaskan beban emosional agar ruang dialog dan rekonsiliasi dapat terbuka. Pendekatan ini dinilai mampu memulihkan hubungan sekaligus membangun kembali rasa saling percaya.

Fokus pada Solusi, Bukan Memperbesar Perselisihan

Karakter berikutnya adalah mereka yang bersikap bijaksana. Orang dengan pemahaman yang baik terhadap dinamika konflik cenderung tidak larut dalam persoalan-persoalan kecil. Mereka memilih mengabaikan hal yang tidak substansial dan mengarahkan perhatian pada penyelesaian yang memberikan manfaat bagi semua pihak.

Dalam praktik mediasi, kemampuan memilah persoalan yang benar-benar penting menjadi modal utama untuk mempercepat tercapainya kesepakatan. 

Pendekatan ini mendorong para pihak mengedepankan kepentingan bersama dibanding mempertahankan ego masing-masing.

Secara umum, keberhasilan prinsip mediasi perkara untuk mencari jalan damai bertumpu pada tiga aspek utama, yakni mengelola emosi negatif, membangun kembali kepercayaan melalui sikap saling memaafkan, serta memusatkan perhatian pada solusi yang realistis. 

Dengan menerapkan ketiga prinsip tersebut, proses penyelesaian konflik memiliki peluang lebih besar menghasilkan kesepakatan yang adil, berkelanjutan, dan diterima seluruh pihak.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Mengenal KEPPH, Aturan Etik dan Perilaku Hakim Indonesia


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
KEPPH atau Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim merupakan seperangkat aturan yang menjadi acuan bagi setiap hakim dalam menjalankan tugas dan kewenangannya. Aturan ini mengatur standar etika, moral, serta perilaku hakim, baik saat melaksanakan tugas peradilan maupun dalam kehidupan di luar kedinasan.

Penerapan KEPPH bertujuan menjaga integritas, independensi, serta kehormatan lembaga peradilan. Dengan adanya pedoman tersebut, setiap hakim dituntut menjunjung tinggi nilai kejujuran, profesionalisme, objektivitas, dan tanggung jawab dalam memutus perkara.

KEPPH Menjadi Standar Etika Profesi Hakim

Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim berfungsi sebagai pedoman baku dalam penyelenggaraan kekuasaan kehakiman. Aturan ini tidak hanya mengatur tata cara bersikap saat memimpin persidangan, tetapi juga mengarahkan perilaku hakim dalam kehidupan sehari-hari agar tetap menjaga martabat dan wibawa profesi.

Melalui KEPPH, hakim diharapkan mampu menghindari tindakan yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan, penyalahgunaan wewenang, maupun perilaku yang dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan.

Menjaga Kepercayaan Publik terhadap Peradilan

Keberadaan KEPPH menjadi salah satu instrumen penting dalam mewujudkan peradilan yang bersih, transparan, dan berintegritas. Kepatuhan terhadap kode etik tidak hanya mencerminkan kualitas pribadi seorang hakim, tetapi juga memperkuat kredibilitas institusi peradilan secara keseluruhan.

Dengan menerapkan prinsip-prinsip yang diatur dalam KEPPH, diharapkan setiap hakim mampu menjalankan tugas secara independen, adil, dan profesional sehingga kepercayaan masyarakat terhadap sistem peradilan terus terjaga.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

MTQ XLIV Provinsi Riau 2026 Resmi Dibuka, Danrem 031/Wira Bima Hadir


Duta Nusantara Merdeka | Kuantan Sengingi 
Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XLIV Tingkat Provinsi Riau Tahun 2026 resmi dibuka di Astaka Utama MTQ, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi, Sabtu (27/6/2026) malam. Pembukaan yang dimulai sekitar pukul 20.20 WIB dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, Ir. H. S.F. Hariyanto, M.T., serta dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), unsur TNI-Polri, kepala daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan ribuan undangan.

Komandan Korem 031/Wira Bima, Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu, S.Sos., M.Si., M.Han., turut menghadiri pembukaan MTQ XLIV Provinsi Riau 2026 sebagai bentuk dukungan TNI terhadap penyelenggaraan syiar Islam sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat.

Kehadiran Forkopimda Perkuat Sinergi

Selain Danrem 031/Wira Bima, kegiatan juga dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Riau Dr. Syahrial Abdi, AP., M.Si., Bupati Kuantan Singingi Dr. H. Suhardiman Amby, Ak., M.M., Dandim 0302/Inhu-Kuansing Letkol Arh Bangun Bara Kurniawan Prabowo, S.E., M.I.P., Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., Ketua DPRD Kabupaten Kuantan Singingi H. Juprizal, unsur Forkopimda se-Provinsi Riau, pimpinan OPD, instansi vertikal, BUMN, BUMD, hingga peserta Pawai Ta'aruf dari seluruh kabupaten dan kota di Riau.

Diharapkan Tingkatkan Kecintaan terhadap Al-Qur'an

Penyelenggaraan MTQ XLIV Provinsi Riau diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi tilawah Al-Qur'an, tetapi juga memperkuat nilai-nilai keagamaan, meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an, serta mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah kehidupan bermasyarakat.

Momentum ini juga menjadi wadah memperkokoh kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga persatuan, kerukunan, serta stabilitas daerah. Seluruh rangkaian pembukaan berlangsung aman, tertib, dan lancar berkat koordinasi seluruh unsur pengamanan dan dukungan masyarakat.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Categories


KIRIM BERITA SILAHKAN KLIK

KIRIM BERITA ANDA KESINI! Merasa Terbantu Dengan Publikasi ? Ayo Traktir Kopi Untuk Admin Dengan Cara Berbagai Donasi. Terimakasih :)



BREAKING NEWS

~||~ Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1446 Hijriah Jatuh Pada Hari Sabtu 1 Maret 2025 ~||~ 1 Syawal Jatuh Pada Tanggal 31 Maret 2025 ~||~ Muhammadiyah Luncurkan Ojek Online ZENDO ~||~ 140 Siswa SMKN 10 Medan Gagal SNBP ~||~ Prabowo Subianto Kembali Menjabat Sebagai Ketua Umum Partai Gerindra Periode 2025 - 2030 ~||~ Praperadilan Hasto Kristianto Di Tolak ~||~ #INDONESIADAMAI ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno - Makna Proklamasi

Ir. Soekarno (Sang Proklamator) Setiap Tahun kita Memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Maka kita tidak bisa t...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI


loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Label

(SAS) #2019GantiPresiden Accounting Aceh Aceh Timur Adat Istiadat Advokat AFF Affandi Affan Agama Agraria AIDS Air Air Bersih Aisyiyah Aksara Aksi Aksi Sosial Aktivis Aktivitis Al Washliyah Album Amien Rais Anak Anak Yatim Anarkis Angkatan Darat Anies Baswedan Animal Anti Korupsi Arisan Artikel Artis Arus Mudik Asahan Asian Games ASN Asuransi Asusila Atlet Award Bacaleg Bachtiar Ahmad Sibarani Baksos Bakti Sosial Balap Liar Banda Aceh Bandar Lampung Bandara Bandung Banjir BANK Bank Sumut Bansos Banten Bantuan Sosial Bapenas BAPER Bappenas Basarnas Batu Akik Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar BBM Bea Cukai Beasiswa Begal Bekraf Beladiri Belanja Bencana Bencana Alam Beras Berita Bhabinkamtibmas Bhayangkara Bhayangkari Bioskop Bisnis BKPRMI BM PAN BNI BNN BNPT Boardgame Bobby Nasution Bom Bunuh Diri Boomerang BPBD BPJS BPN BPOM BRI Brimob Buka lapak Bukit Asam Buku Bulog Bulukumba BUMN Bung Karno Bupati Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Caleg Capital market CCTV Cerpen Cianjur Cikampek Citilink conference Cosplayer Covid-19 Covid-19 Satgas Covid19 Cuaca Cuci Tangan Curanmor Cyber Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Debt Collector Dede Farhan Aulawi Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Densus 88 Desa Dewan Pengawas Dewata Sakti Dharma Pertiwi Dialog Digital Dikdasmen Diklat Dinas Perhubungan Dirgahayu HUT RI Disiplin Diskusi Dongeng Donor Darah DPD RI DPR Duka Cita E-Money Effendi Simbolon Ekonom Ekonomi Ekspor Impor Electronics Elektronik Emas Empat Pilar Entertainment Es cream ESDM event Fashion Festival FGD FIFA Film Film Horor Film seri Anak Fintech FISIP Flores Timur Formasi Formula E Forum Furniture Futsal G30S/PKI GAAS Games Ganja Ganjar Ganjil Genap Garut Gaza Gebyar Kemerdekaan Gempa Geng Motor Genppari Gereja Gibran Gizi Buruk Go Pay Go-Jek Gojek Golkar Gotong Royong Grab Gubernur Guru Besar Gym H Haedar Nasir ham HANI Harbolnas Hari Ibu Hewan Hiburan HIV HMI Hoax Hotel Hp Hukum Humas Humbahas HUT HUT Bhayangkara HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibadah Haji Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek IMM Indonesia Industri inflasi Informasi Infrastruktur Inspektorat Inspirasi Internasional Internet Intoleran Investor IPK IPM IPPI Islam ITB IWAPI Jakarta Jakarta Barat Jakarta Pusat Jalan Jambore Nasional Jawa Tengah Jawa Timur Jayapura Jokowi Juara Jum'at Barokah Jumanji Jumat Jumat Berkah Jurnalis Kaliber Kampanye Kampung Rakyat Indonesia Kampus Kamtibmas Kapolda Kapoldasu Kapolri Kapolsek Kapolsek Kepolisian Karang Taruna Karaoke Karhutla Karya Tulis Kasus KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kebun Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kejuaraan Kejurnas Kekerasan Kelestarian Alam Keluarga Kemalingan Kemanusiaan Kemenag Kemenaker Kemendag Kemendagri Kemendesa Kemendikbud Kemenhub Kemeninfo Kemenkes Kemenkeu Kemenko Kemenkumham Kemenlu KEMENPAN-RB Kemenparekraf Kemenperin Kemenpora kemenristek Kemensos Kementan Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepala Daerah Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Keselamatan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Khilafahtul Muslimin Kilas Balik Bung Karno Kisaran Kivlan Zen KKP KNPI Kohati kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Konsumen Koperasi Kopermasu Kopi Kopi Pagi Korupsi Koruptor Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal KRYD KSAD Kudeta Kuliner Kunjungan Kerja Kutai Kartanegara Labuhan Batu Lahan Lakalantas Laksi Lalu Lintas Lampung Langka Langkat Lapas LAPK Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku LAZISMU Lebaran Legislatif Lembaga LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup LIPPI Listrik Lock Down Lomba lomba lari London LPPI LPS LSM Lukas Enembe Madina Mahasiswa Mahkamah Mahkamah Agung Mainan anak Majalengka mak Makanan Jepang Makassar Makkasar Mall Maluku Manggarai Barat Market Outlook Masjid Masker Masyarakat Mata Uang Maulid Nabi Mayday MDMC Medan Denai Media Media Sosial Megapolitan Menag Mendag Mendagri Menembak ment Menteri Menteri Perdagangan millenial Minuman Keras Minuman sehat Minyak Goreng Minyak Makan Miras Mobil MOI Motivasi MoU MPR MPR RI Mudik Muhammadiyah Muharram MUI Munas Musibah Musik Musyawarah Musywil Narkoba Narkotika NasDem Nasional Nasional pers Natal Natal & Tahun Baru New Normal NII NKRI NTT NU ODGJ Office Ojek Online Ojol Olah Raga Olahraga Ombusman Omicron Online Operasi Patuh Operasi Yustisi Opini Organisasi Ormas Otomotif P Padang Padanglawas Utara Padangsidimpuan Pagelaran Pahlawan Pajak Pakta Integritas Palestina Paluta Pameran PAN Pancasila pangan Papua Parawisata Pariwisata Partai Amanat Nasional Partai Demokrat Partai Politik Partai UKM Partai Ummat Pasar Pasar modal Pasar Murah Pasar Tradisional Paspampres Patroli PC PCM Medan Denai PDI Perjuangan PDIP Perjuangan pe Pedagang Pegadaian Pelajar Pelajar Islam Indonesia Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Pelukis Peluncuran Pemadam Kebakaran Pemalakan Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan pemerasan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuda Melati Indonesia Pemuda Muhammadiyah Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencemaran Nama Baik Penculikan Pencurian Pendataan Pendidikan Penelitian Penembakan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengadilan Pengadilan Negeri Pengajian Pengamanan Pengamat Penganiayaan Pengawasan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penulis Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perampasan Perang Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perhubungan Perikanan Peristiwa Perjanjian Perjudian Perkawinan Perlombaan Permainan Perpajakan Pers Pertamina Pertanahan Pertanian Perusahaan Pesawat Terbang PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pin Pinjam meminjam uang Pinjaman Online PKL PKS PLN PMI Polairud Polantas Polisi Cilik Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Ponpes Pornografi Posko Ummat PPKM PPN PPWI Pra Kerja Prabowo Pramuka Praperadilan Prawita Genppari Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik Prokes promo Property Prostitusi Protokol Kesehatan PSI PSSI Public Expose Publik expose Puisi Pungli PUPR Pusat Perbelanjaan Puskesmas PWI Qurban Radikalisme Rafdinal Ragam Rakernas Rakor Ramadhan Reksadana Rektor Relawan Relawan Jokowi Religi Remisi Rentan Renungan resa Restoran Reuni 212 Revolusi Mental Reward RKUHP Robot Ruang Guru Rumah Rumah sakit Rups Rusia RUU Saber Pungli Sabu Sahabat Anak Sains Salon Samosir Samsat Samsung Sanitasi air.Lingkungan hidup Santri SAR Satlantas Satpol PP Satwa SD Muhammadiyah 19 SD Terpadu 23 Medan Sejarah Sekolah Sembako Seminar Sengketa Seniman Senjata Senjata Api Sepak Bola Separatis Sepeda Sepeda sehat Serambi Law Firm Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Sigli Silaturahim Silaturahim. KUYAI Kartanegara Silaturahmi Silaturrahim SIM Simalungun Simpan Pinjam Simulasi Smartphone SMP Muhammadiyah 48 Soekarno Solar Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Stunting Suku bunga Sulawesi Selatan Sumatera Barat Sumatera Utara Sumpah Jabatan Sumur Bor Sumut Sunat Massal Sungai Superstore Suplemen Surabaya Surat Terbuka Suriyono Adi Susanto Suriyono Adi Susanto {SAS) Survei Survey susu Swab Antigen Syafi'i Ma'arif Syariah Syawal Takjil Tali Kasih Talkshow Tanjung Balai Tantama Tapanuli Tengah Tawuran Teknologi Teror Terorisme Tes Urine Tiket Tilang TimurTengah Tips Tjahyo Kumolo TNI TNI AU TNI nasional TNI-Polri Tokoh Tokoh Agama Tokoh Masyarakat Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Uang Palsu UIN Ujaran Kebencian UKM Ukraina Ulama UMJ umkm UMSU Undang-Undang UNIMED UniPin Universitas Unjuk Rasa Upacara Usaha Rakyat UU Cipta Kerja UU ITE UUD 1945 Vaksinasi Vaksinasi booster Valentine Day Verifikasi Viral Virus Corona Walikota Wanita Wapres Wartawan Webinar Wirausaha Wisata WNA Workshop Yogyakarta Zulkifli Hasan

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

PAGAR LAUT

Pagar Laut yang terjadi di Tangerang Memang Membuat Heboh Indonesia, Apalagi Ada Sertifikatnya, Berarti Sudah Ada IzinnyaRakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Apalagi Kalau Udara Mau DipagarBagai Tersambar Petir Mendengar Pagar-Pagaran .

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA


PAGAR LAUT INDONESIA

~> Sekarang Lagi Heboh Tentang Pagar Laut Yang Terjadi Di Indonesia

<~ Memang Harus Jelas Apa Maksudnya Laut Dipagar, Karena Seharusnya Yang Dipagar itu Batas Wilayah Indonesia Dengan Negara Lain

Link Terkait

close
Banner iklan disini