Produsen kendaraan listrik asal Tiongkok, Yadea, memperluas jaringan di Indonesia dengan membuka dealer baru di Jalan Durian, Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru, Rabu (22/4/2026).
Langkah ini menjadi bagian dari strategi ekspansi agresif Yadea di pasar motor listrik nasional, sekaligus menjawab tren kendaraan ramah lingkungan yang terus tumbuh.
Ekspansi Yadea Pekanbaru Dorong Akses Motor Listrik
Peresmian dealer ditandai pemotongan pita oleh Partner Yadea Riau, Ricky Hendrikson, bersama Direktur Operasional Yadea Pekanbaru, Nata Hedy Nyo SE SH MH.
Dealer ini mengusung konsep layanan terpadu, mulai dari penjualan, penyediaan suku cadang, hingga servis. Model seperti ini kini jadi standar baru di industri kendaraan listrik.
“Sepeda motor listrik Yadea menawarkan fitur canggih, desain menawan, serta biaya perawatan rendah,” ujar Nata Hedy Nyo di Pekanbaru, Rabu (22/4/2026).
Ia menambahkan, kehadiran dealer ini ditujukan untuk menjawab kebutuhan konsumen yang ingin kendaraan efisien tanpa meninggalkan aspek gaya.
Beberapa waktu lalu, saya sempat berbincang dengan pengguna motor listrik di Jakarta. Keluhan utamanya sederhana: akses servis masih terbatas. Kehadiran dealer seperti ini jelas menjawab persoalan tersebut.
Produk Variatif dan Strategi Harga Kompetitif
Yadea menawarkan 11 tipe kendaraan, mulai dari sepeda listrik harga Rp4 jutaan hingga motor listrik seperti Velax-H dan RS20 di kisaran Rp15 jutaan.
Ada pula tipe roda tiga ETO31 yang menyasar kebutuhan usaha, seperti distribusi galon dan operasional perkebunan. Segmentasi ini menunjukkan Yadea tak hanya mengejar pasar ritel.
Untuk menarik minat awal, Yadea memberikan potongan harga hingga Rp1 juta hingga 31 April 2026. Selain itu, tersedia program servis gratis lintas merek pada 23–24 April.
Area Sales Manager Yadea Riau, Jan, memastikan dukungan purna jual menjadi prioritas. “Kami menjamin ketersediaan komponen dan garansi baterai minimal dua tahun,” ujarnya.
Target Ekspansi dan Prospek Pasar
Yadea menargetkan lima dealer di Pekanbaru dan sepuluh di seluruh Riau. Saat ini, dua dealer sudah beroperasi.
Ricky Hendrikson menilai potensi pasar masih terbuka lebar. “Yadea adalah simbol gaya hidup baru yang menggabungkan desain dan teknologi,” katanya.
Data tren global menunjukkan adopsi kendaraan listrik terus meningkat. Di level lokal, tantangan terbesar bukan lagi harga, melainkan infrastruktur dan kepercayaan konsumen.
Dengan ekspansi jaringan dan layanan, Yadea mencoba menutup celah itu. Jika konsisten, pasar motor listrik di daerah seperti Riau bisa tumbuh lebih cepat dari perkiraan.
Penulis: Lakalim Adalin
Editor: Arianto































