Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan

Perut Buncit Bisa Picu Penyakit, Kenali Tanda Berbahaya


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Perut buncit bukan sekadar persoalan penampilan, tetapi dapat menjadi indikator gangguan kesehatan serius. Kondisi ini terjadi akibat penumpukan lemak visceral yang berisiko memicu penyakit seperti diabetes, jantung, dan stroke, serta sering luput disadari hingga terlambat ditangani.

Perut Buncit Fase Bahaya dan Risiko Kesehatan

Penumpukan lemak di area perut disebut sebagai “bom waktu” karena berkaitan erat dengan gangguan metabolisme tubuh. Lemak visceral yang menyelimuti organ dalam dapat mengganggu fungsi normal tubuh secara bertahap.

Kondisi ini tidak selalu disertai gejala awal yang jelas. Banyak orang baru menyadari risiko kesehatan tersebut ketika komplikasi mulai muncul, seperti tekanan darah tinggi atau gangguan gula darah.

Padahal, tubuh memiliki kemampuan untuk memperbaiki diri jika diimbangi dengan pola makan sehat dan gaya hidup yang tepat. Perubahan sederhana dapat membantu menstabilkan metabolisme dan menurunkan lemak tubuh.

5 Tanda Perut Buncit Sudah Masuk Fase Bahaya

Terdapat sejumlah indikator yang dapat dikenali sejak dini. Tanda-tanda ini sering dianggap sepele, padahal menunjukkan risiko kesehatan yang lebih besar.

Pertama, lingkar perut yang terus membesar menjadi sinyal utama. Pada wanita, ukuran di atas 80 cm dan pria di atas 90 cm menunjukkan potensi gangguan metabolisme.

Kedua, rasa begah disertai sesak napas. Lemak berlebih dapat menekan diafragma sehingga pernapasan menjadi lebih pendek dan tubuh cepat lelah saat beraktivitas.

Ketiga, perubahan warna kulit di leher belakang menjadi lebih gelap. Kondisi ini dikenal sebagai acanthosis nigricans dan sering dikaitkan dengan resistensi insulin.

Keempat, tekanan darah yang mulai meningkat. Lemak perut berlebih dapat memicu gangguan metabolisme yang berujung pada risiko penyakit jantung.

Kelima, kebiasaan mendengkur saat tidur. Penumpukan lemak di area leher dapat menyempitkan saluran napas dan meningkatkan risiko sleep apnea.

Dampak dan Upaya Pencegahan

Perut buncit fase bahaya perlu ditangani sejak dini untuk mencegah komplikasi lebih serius. Pola makan seimbang dan aktivitas fisik rutin menjadi kunci utama.

Selain itu, menjaga kualitas tidur dan mengelola stres juga berperan penting dalam menstabilkan hormon tubuh. Perubahan gaya hidup secara konsisten dapat membantu tubuh melakukan “reset” metabolisme.

Kesadaran terhadap tanda-tanda awal menjadi langkah penting agar risiko penyakit dapat ditekan sebelum berkembang lebih jauh.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Obesitas dan Lemak Visceral Tingkatkan Risiko Fatty Liver


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Risiko fatty liver akibat lemak visceral berlebih perlu diwaspadai masyarakat, terutama pada mereka dengan obesitas dan pola hidup tidak sehat. Kondisi ini kerap muncul tanpa gejala jelas, namun berpotensi berkembang menjadi gangguan hati serius jika tidak ditangani sejak dini.

Fatty liver atau perlemakan hati terjadi akibat penumpukan lemak di organ hati. Kondisi ini tidak hanya dialami oleh peminum alkohol, tetapi juga individu dengan lemak visceral tinggi, pola makan buruk, dan minim aktivitas fisik.

Lemak Visceral Tinggi Jadi Pemicu Utama

Fatty liver terbagi menjadi dua jenis, yakni Alcoholic Fatty Liver (AFL) akibat konsumsi alkohol berlebih, serta Non-Alcoholic Fatty Liver Disease (NAFLD) yang terjadi tanpa kaitan alkohol.

NAFLD menjadi jenis yang paling umum, terutama pada individu dengan obesitas, kelebihan lemak visceral, konsumsi gula berlebih, serta gaya hidup sedentari. Kondisi ini sering tidak disadari karena gejalanya cenderung ringan.

Lemak visceral yang menumpuk di sekitar organ dalam berperan besar dalam memicu fatty liver. Lemak ini dapat menyebabkan peradangan kronis, mengganggu keseimbangan hormon, serta meningkatkan resistensi insulin.

Akibatnya, metabolisme tubuh terganggu dan memicu penumpukan lemak di hati secara perlahan. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat memperburuk kesehatan organ vital.

Risiko Komplikasi dan Cara Pencegahan

Jika tidak ditangani, fatty liver dapat berkembang menjadi peradangan hati, fibrosis, hingga sirosis yang bersifat permanen. Risiko penyakit lain seperti diabetes dan gangguan jantung juga ikut meningkat.

Gejala yang muncul umumnya tidak spesifik, seperti mudah lelah, rasa tidak nyaman di perut, serta peningkatan enzim hati yang sering baru terdeteksi melalui pemeriksaan medis.

Upaya pencegahan menjadi langkah krusial untuk menekan risiko. Masyarakat disarankan menjaga pola makan seimbang, rutin berolahraga, serta mengontrol berat badan agar tetap ideal.

Selain itu, konsultasi medis secara berkala penting dilakukan, terutama bagi individu dengan faktor risiko tinggi seperti obesitas dan gaya hidup tidak aktif.

Kesadaran terhadap bahaya lemak visceral berlebih menjadi kunci utama dalam mencegah fatty liver berkembang ke tahap yang lebih serius.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Waspadai Nyeri Berbahaya saat Lebaran, Jangan Diabaikan


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Nyeri berbahaya yang sering diabaikan saat lebaran perlu diwaspadai masyarakat. Di tengah aktivitas silaturahmi, banyak orang cenderung menunda pemeriksaan meski merasakan keluhan yang berpotensi serius.

Padahal, sejumlah jenis nyeri bisa menjadi sinyal awal gangguan kesehatan berat. Penanganan yang terlambat berisiko memperparah kondisi hingga membutuhkan tindakan medis lanjutan.

Jenis Nyeri Berbahaya yang Sering Diabaikan

Nyeri dada menjadi salah satu gejala yang tidak boleh dianggap ringan. Rasa tertekan yang menjalar ke lengan, leher, atau rahang dapat mengindikasikan serangan jantung.

Sakit kepala hebat yang datang mendadak juga perlu diwaspadai. Kondisi ini, terutama jika disertai mual atau gangguan penglihatan, dapat berkaitan dengan stroke atau pecah pembuluh darah.

Nyeri saat bernapas, seperti rasa sakit di dada saat menarik napas atau sesak, bisa menjadi tanda infeksi paru atau gangguan serius lainnya.

Selain itu, nyeri perut tajam yang semakin parah, terutama jika disertai demam atau muntah, dapat mengarah pada radang usus buntu atau masalah organ dalam.

Nyeri punggung yang menjalar ke kaki dan disertai mati rasa juga patut diwaspadai. Gejala ini sering dikaitkan dengan saraf terjepit yang memerlukan penanganan medis.

Keluhan lain yang kerap diabaikan adalah nyeri gigi berkepanjangan. Rasa berdenyut yang tidak kunjung hilang hingga menyebabkan pembengkakan bisa menandakan infeksi serius.

Pada perempuan, nyeri haid ekstrem hingga mengganggu aktivitas juga tidak boleh diabaikan. Kondisi ini dapat menjadi indikasi gangguan seperti endometriosis.

Langkah Penanganan dan Pencegahan

Untuk mengurangi risiko, masyarakat disarankan tidak mengabaikan nyeri yang berlangsung lebih dari tiga hari. Mengenali lokasi dan karakter nyeri menjadi langkah awal yang penting.

Penggunaan obat sebaiknya tidak dilakukan sembarangan tanpa diagnosis yang jelas. Penanganan yang tidak tepat justru berpotensi memperburuk kondisi kesehatan.

Kompres dingin atau hangat dapat digunakan sesuai jenis nyeri. Namun, istirahat yang cukup tetap menjadi faktor utama dalam proses pemulihan tubuh.

Jika nyeri semakin parah atau disertai gejala lain, pemeriksaan ke dokter harus segera dilakukan. Penanganan dini dapat mencegah komplikasi yang lebih serius.

Nyeri berbahaya yang sering diabaikan saat lebaran dapat berdampak serius jika tidak ditangani tepat waktu. Kesadaran mengenali gejala dan respons cepat menjadi kunci menjaga kesehatan.

Penulis Lakalim Adalin 
Editor Arianto 

Share:

Sunarto Soroti Integritas Peradilan ASEAN dan Well-being Hakim


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. Sunarto, S.H., M.H., menegaskan pentingnya integritas peradilan dalam forum regional ASEAN. Pernyataan itu disampaikan dalam Opening Ceremony Judicial Well-Being Workshop for ASEAN Judges di Garuda Wisnu Kencana Cultural Park, Senin (30/3).

Dalam forum tersebut, Sunarto menekankan bahwa integritas menjadi fondasi utama dalam menegakkan rule of law sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan.

Integritas Peradilan dan Tantangan Hakim Modern

Sunarto menyatakan integritas tidak cukup dibangun melalui regulasi, pengawasan, atau standar etik semata. Menurutnya, faktor utama terletak pada ketahanan atau resiliensi hakim menghadapi tekanan kompleks.

Ia menguraikan, hakim saat ini menghadapi beban perkara yang tinggi serta kompleksitas kasus modern. Tekanan administratif, substantif, hingga psikologis menjadi tantangan yang tidak terpisahkan.

Selain itu, hakim juga harus menangani bukti-bukti sensitif dan traumatis, serta menghadapi ekspektasi publik yang terus meningkat terhadap kualitas putusan.

“Aspek well-being dinilai perlu mendapat perhatian serius sebagai bagian integral dari sistem peradilan,” ujar Sunarto dalam forum tersebut.

Well-Being, Tekanan Global, dan Perspektif Gender

Sunarto menjelaskan bahwa penguatan well-being hakim sejalan dengan Nauru Declaration 2024 yang menempatkan kesejahteraan hakim sebagai fondasi kualitas layanan peradilan.

Ia juga menyinggung Manila Statement 2025 yang mengidentifikasi ancaman serius terhadap integritas peradilan, termasuk tekanan politik dan jejaring korupsi lintas negara.

“Dalam konteks ini, penguatan integritas harus berjalan beriringan dengan upaya perlindungan terhadap hakim,” tegasnya.

Workshop ini menjadi ruang dialog multilateral antar lembaga peradilan di kawasan ASEAN. Peserta didorong bertukar praktik terbaik serta membangun lingkungan kerja yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Sunarto juga menyoroti pentingnya perspektif gender. Ia menyebut hakim perempuan menghadapi tantangan berlapis, mulai dari stereotip hingga hambatan struktural, sehingga diperlukan kebijakan yang lebih inklusif.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari Council of ASEAN Chief Justices, United Nations Office on Drugs and Crime, serta badan peradilan di Bali di bawah koordinasi Pengadilan Tinggi Denpasar.

Workshop ini diharapkan menghasilkan rekomendasi konkret untuk memperkuat integritas peradilan ASEAN. Pendekatan yang mengintegrasikan well-being dan perlindungan hakim dinilai krusial untuk menjaga kepercayaan publik.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Atasi Mudah Lupa dengan Teknik Kurva Ebbinghaus


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Cara mengatasi mudah lupa menurut kurva lupa Ebbinghaus menjadi sorotan dalam studi memori modern. Psikolog Jerman, Hermann Ebbinghaus, menemukan manusia dapat melupakan hingga 70 persen informasi dalam 24 jam tanpa pengulangan.

Fenomena ini menunjukkan bahwa lupa bukan kelemahan individu, melainkan mekanisme alami otak dalam menyaring informasi. Karena itu, diperlukan strategi khusus agar informasi penting dapat bertahan lebih lama dalam ingatan.

Teknik Efektif Mengatasi Mudah Lupa

Salah satu metode yang terbukti efektif adalah active recall. Teknik ini mendorong individu mengingat kembali informasi tanpa melihat catatan, sehingga memperkuat jalur memori di otak.

Berbeda dengan membaca berulang, pendekatan ini menuntut otak bekerja aktif. Proses mengingat kembali justru memperdalam pemahaman dan meningkatkan daya simpan informasi.

Metode berikutnya adalah spaced repetition, yakni mengulang materi dalam jeda waktu tertentu. Pola ini memberi ruang bagi otak untuk memproses dan memindahkan informasi ke memori jangka panjang.

Pengulangan bertahap, mulai dari satu jam hingga beberapa minggu, terbukti meningkatkan retensi. Teknik ini banyak digunakan dalam sistem pembelajaran modern berbasis sains kognitif.

Pendekatan Visual dan Fisik untuk Memperkuat Ingatan

Selain itu, teknik method of loci memanfaatkan kekuatan memori spasial manusia. Informasi ditempatkan secara imajinatif dalam lokasi tertentu, seperti ruangan atau rumah, untuk memudahkan recall.

Pendekatan ini menghubungkan data abstrak dengan struktur yang sudah dikenal otak. Metode tersebut bahkan digunakan oleh para juara dunia dalam kompetisi daya ingat.

Faktor fisik juga berperan penting dalam kemampuan mengingat. Aktivitas olahraga ringan sebelum belajar dapat meningkatkan produksi BDNF, protein yang mendukung pertumbuhan sel saraf.

BDNF membantu memperkuat koneksi di hippocampus, bagian otak yang berperan dalam pembentukan memori. Dengan kondisi otak yang optimal, proses belajar menjadi lebih efektif.

Teknik lain yang tak kalah penting adalah elaborative encoding atau jangkar memori. Informasi baru dikaitkan dengan pengalaman atau pengetahuan yang sudah dimiliki sebelumnya.

Semakin banyak koneksi yang terbentuk, semakin mudah otak mengakses kembali informasi tersebut. Pendekatan ini mempercepat proses pengingatan sekaligus meningkatkan ketahanan memori.

Cara mengatasi mudah lupa menurut kurva lupa Ebbinghaus menekankan kombinasi teknik kognitif dan kondisi fisik. Dengan strategi yang tepat, informasi dapat disimpan lebih lama dan diakses lebih mudah.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Cara Efektif Kurangi Lemak Perut Usia 40, Ini Kuncinya


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Cara efektif mengurangi lemak perut usia 40 tahun ke atas menjadi perhatian banyak orang seiring perubahan metabolisme tubuh. Pola makan, olahraga, stres, dan kualitas tidur menjadi faktor utama yang menentukan keberhasilan pengendalian berat badan.

Memasuki usia 40 tahun, tubuh mengalami penurunan metabolisme sehingga lemak, khususnya di area perut, lebih mudah menumpuk. Karena itu, pendekatan yang terukur dan konsisten diperlukan untuk menjaga kebugaran.

Strategi Pola Hidup untuk Mengurangi Lemak Perut

Pengaturan pola makan menjadi langkah awal yang krusial dalam mengurangi lemak perut. Konsumsi gula berlebih perlu ditekan untuk menghindari penumpukan kalori yang tidak terpakai.

Asupan protein tinggi membantu menjaga massa otot, sementara karbohidrat kompleks dari sayur dan biji-bijian utuh memberikan energi stabil. Lemak sehat serta vitamin C dan D juga berperan dalam menjaga metabolisme tetap optimal.

Di sisi lain, aktivitas fisik harus dilakukan secara rutin. Latihan kekuatan diperlukan untuk membangun otot, sedangkan kardio efektif membakar kalori. Kombinasi keduanya, termasuk latihan intensitas tinggi atau HIIT, dinilai mampu meningkatkan pembakaran lemak secara signifikan.

Peran Stres dan Tidur dalam Pengendalian Berat Badan

Pengelolaan stres menjadi aspek yang kerap diabaikan, padahal berpengaruh langsung terhadap hormon tubuh. Stres memicu peningkatan hormon kortisol yang dapat mempercepat penumpukan lemak, terutama di perut.

Karena itu, aktivitas relaksasi seperti meditasi atau hobi ringan penting untuk menjaga keseimbangan mental dan fisik. Stabilitas emosi berkontribusi pada pengendalian berat badan yang lebih efektif.

Selain itu, kualitas tidur tidak kalah penting. Kurang tidur dapat meningkatkan rasa lapar dan mengganggu keseimbangan hormon, sehingga berat badan cenderung naik.

Menjaga durasi tidur yang cukup setiap malam membantu tubuh mengatur metabolisme dengan lebih baik. Dengan pola tidur yang terjaga, proses pembakaran lemak dapat berlangsung lebih optimal.

Cara efektif mengurangi lemak perut usia 40 tahun ke atas memerlukan pendekatan menyeluruh, mulai dari pola makan sehat, olahraga teratur, hingga pengelolaan stres dan tidur berkualitas. Konsistensi menjadi kunci utama dalam menjaga hasil jangka panjang.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Ditjenpas Riau Klarifikasi Bau Limbah Lapas Pekanbaru


Duta Nusantara Merdeka | Pekanbaru 
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau merespons keluhan warga terkait bau menyengat yang diduga berasal dari limbah septic tank di Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Senin (30/3/2026).

Pihak Ditjenpas menyampaikan permohonan maaf atas gangguan yang dirasakan masyarakat serta memastikan langkah cepat untuk mengusut sumber persoalan tersebut.

Ditjenpas Riau Lakukan Investigasi Teknis

Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Riau menegaskan tidak ada unsur kesengajaan dalam dugaan pencemaran lingkungan tersebut. Ia memastikan pengelolaan limbah tetap mengacu pada standar yang berlaku.

“Kami memohon maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang dirasakan. Tidak ada niat mencemari lingkungan maupun mengabaikan kesehatan,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, tim teknis akan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sistem sanitasi dan pengolahan limbah di Lapas Kelas IIA Pekanbaru.

Langkah ini dilakukan untuk mengidentifikasi sumber bau serta memastikan tidak terjadi pelanggaran prosedur dalam pengelolaan limbah.

Koordinasi dan Evaluasi Sistem Limbah

Ditjenpas Riau juga akan menggandeng Dinas Lingkungan Hidup serta instansi teknis lainnya guna memastikan sistem pengelolaan limbah berjalan sesuai regulasi.

Koordinasi lintas instansi dinilai penting untuk menjamin tidak adanya dampak lanjutan terhadap lingkungan maupun kesehatan masyarakat sekitar.

“Kami akan bekerja sama dengan pihak terkait agar pengelolaan limbah memenuhi ketentuan,” jelasnya.

Selain itu, masyarakat diminta aktif memberikan laporan atau masukan sebagai bahan evaluasi berkelanjutan.

Ditjenpas Riau menegaskan komitmennya untuk melakukan evaluasi secara transparan dan akuntabel demi perbaikan sistem sanitasi ke depan.

Sinergi antara pemerintah, pengelola lapas, dan masyarakat diharapkan mampu menghasilkan solusi cepat sekaligus berkelanjutan.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 
Share:

Google Maps Bukan Sekadar Navigasi, Ini Fitur Pentingnya


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Banyak pengguna Google Maps hanya memanfaatkan aplikasi ini untuk mencari rute tercepat. 

Padahal, platform navigasi milik Google tersebut menyimpan beragam fitur tambahan yang dapat mempermudah aktivitas sehari-hari, mulai dari pencatatan lokasi parkir hingga pelacakan riwayat perjalanan.

Fitur tersembunyi Google Maps yang jarang digunakan

Salah satu fitur yang cukup membantu adalah “Save Parking”. Fitur ini memungkinkan pengguna menyimpan lokasi kendaraan saat parkir, sehingga memudahkan saat ingin kembali.

Selain itu, terdapat fitur “Timeline” yang merekam riwayat perjalanan pengguna, termasuk lokasi yang dikunjungi dan durasi waktu di tempat tersebut. Fitur ini kerap dimanfaatkan untuk melacak kembali tempat yang pernah didatangi.

Fitur lain yang tak kalah penting adalah “Offline Maps”. Pengguna dapat mengunduh peta suatu wilayah agar tetap bisa mengakses navigasi tanpa koneksi internet.

Dalam perjalanan, pengguna juga dapat menambahkan titik pemberhentian melalui fitur “Add Stop”. Sistem akan secara otomatis menghitung tambahan waktu tempuh jika pengguna singgah di lokasi tertentu seperti restoran atau SPBU.

Teknologi canggih dan dampak penggunaannya

Google Maps juga dilengkapi teknologi “Live View” berbasis Augmented Reality (AR) yang menampilkan arah navigasi langsung melalui kamera ponsel. Fitur ini membantu pengguna berjalan kaki dengan panduan visual yang lebih akurat.

Selain itu, terdapat fitur “Measure Distance” untuk mengukur jarak antar titik di peta secara presisi, yang sering digunakan untuk kebutuhan sederhana hingga perencanaan lokasi.

Pengguna juga dapat membagikan lokasi secara real-time melalui fitur “Share Live Location”. Dengan fitur ini, pergerakan pengguna dapat dipantau oleh pihak lain dalam jangka waktu tertentu.

Tidak kalah menarik, fitur “Street View” memungkinkan pengguna melihat kondisi suatu lokasi secara visual, bahkan membandingkan perubahan dari waktu ke waktu melalui arsip gambar yang tersedia.

Secara keseluruhan, Google Maps tidak hanya berfungsi sebagai penunjuk arah, tetapi juga berkembang menjadi asisten digital yang mampu menyimpan, menganalisis, dan menampilkan data perjalanan pengguna secara komprehensif.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Mahkamah Agung Percepat TTE ASN, Ini Cara Aktivasinya


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Upaya percepatan transformasi digital di lingkungan peradilan terus diperkuat oleh Mahkamah Agung Republik Indonesia melalui optimalisasi penggunaan Tanda Tangan Elektronik (TTE) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). 

Sebagai bentuk dukungan terhadap implementasi tersebut, Mahkamah Agung menghadirkan panduan digital yang memuat langkah-langkah aktivasi TTE secara sistematis, sehingga dapat diakses dan dipahami dengan mudah oleh seluruh ASN.

Untuk mendukung implementasi tersebut, langkah-langkah aktivasi Tanda Tangan Elektronik (TTE) bagi ASN di lingkungan Mahkamah Agung melalui portal ASN Digital dan BSRE dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:

1. Login ke ASN Digital

Buka laman https://asndigital.bkn.go.id, kemudian pilih Login dan klik Masuk. Masukkan username menggunakan Nomor Induk Pegawai (NIP). Selanjutnya, masukkan one time password (OTP) yang dapat dilihat pada aplikasi Google Authenticator yang telah terpasang di ponsel.

2. Akses Menu MyASN

Setelah berhasil login, pilih menu Layanan Individu ASN, kemudian klik MyASN. Masuk ke bagian Layanan ASN → Update Data → Riwayat Ubah Profil. Pastikan syarat berikut sudah terpenuhi untuk aktivasi TTE: email dinas Mahkamah Agung aktif, NIK sudah terverifikasi, dan nomor Kartu Keluarga (KK) sudah terverifikasi.

3. Cek Status Sertifikat Elektronik

Kembali ke menu MyASN → Layanan ASN → Sertifikat Elektronik BSRE. Jika belum pernah mendaftar, status akan menampilkan Not Registered, yang berarti belum terdaftar. Untuk memulai pendaftaran, pilih Registrasi Sertifikat dan tunggu hingga muncul notifikasi bahwa pendaftaran pengguna BSRE berhasil dibuat.

4. Cek Email Dinas di SIMARI

Buka situs SIMARI Mahkamah Agung. Pada menu utama, pilih Email, lalu pilih salah satu layanan: Mail atau Fimail (setiap akun hanya memiliki satu akses). Setelah masuk ke halaman utama Zimbra, periksa email terbaru dari BSRE. Jika tidak ditemukan di Inbox, periksa folder Junk. Klik Aktivasi Akun untuk diarahkan ke situs BSRE.

5. Registrasi di Situs BSRE

Pada menu data diri, pastikan nama lengkap dan email domain Mahkamah Agung sudah benar. Masukkan NIK dan nomor HP yang terhubung dengan WhatsApp. Lakukan verifikasi nomor HP dengan memilih Kirim Kode OTP. Kode OTP akan dikirim melalui WhatsApp dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Pada bagian data kedinasan:

• Pilih status kepegawaian (ASN/Polri)

• Masukkan NIP

• Klik Cek NIP hingga muncul unit organisasi, jabatan, dan provinsi

Jika data sudah sesuai, klik Next. Ambil foto diri sesuai instruksi, centang pernyataan persetujuan, lalu klik Submit. Tunggu hingga proses aktivasi berhasil.

6. Perbarui Kata Sandi BSRE

Buka kembali email di SIMARI dan pilih Perbarui Kata Sandi. Lakukan autentikasi menggunakan Google Authenticator. Jika belum memiliki aplikasi, unduh melalui Play Store atau App Store, lalu pindai kode batang (barcode) yang tersedia. Masukkan kode OTP dari aplikasi tersebut. Buat kata sandi baru dan konfirmasi kata sandi.

7. Membuat Passphrase (Frasa Sandi)

Tautan pembuatan passphrase akan dikirim melalui WhatsApp dari BSSN. Akses tautan tersebut dan lakukan konfirmasi data diri serta pengecekan foto.


Buat passphrase dengan ketentuan:

• Minimal satu huruf besar

• Minimal satu huruf kecil

• Minimal satu angka

• Minimal satu karakter khusus

Centang persetujuan perjanjian pemilik sertifikat elektronik, klik Setuju, lalu Submit. Tunggu hingga notifikasi berhasil muncul.

8. Cek Status Aktivasi TTE

Kembali ke menu Sertifikat Elektronik BSRE di MyASN, lalu segarkan (refresh) halaman. Jika status TTE bertuliskan Issued, maka Tanda Tangan Elektronik berhasil diaktivasi.

Status aktivasi juga dapat dicek melalui:

• Dashboard SIMARI (status aktif muncul di bawah nama pegawai)

• Situs BSRE di https://beid.bssn.go.id

Login menggunakan email domain Mahkamah Agung dan kata sandi yang telah diperbarui. Masukkan kode OTP dari Google Authenticator. Pilih menu Sertifikat Saya → Status Permohonan → Daftar Sertifikat Elektronik untuk melihat status dan masa berlaku sertifikat.

Perlu diingat, Tanda Tangan Elektronik memiliki masa berlaku sesuai ketentuan. Jika masa berlaku habis, sertifikat perlu diperbarui kembali.

Setelah melakukan langkah-langkah di atas, Tanda Tangan Elektronik Anda telah berhasil diaktivasi.

“Ke depannya, pemanfaatan TTE tidak hanya menjadi kebutuhan administratif, tetapi juga merupakan langkah strategis dalam mewujudkan sistem peradilan berbasis digital yang adaptif terhadap perkembangan teknologi serta tuntutan pelayanan publik yang semakin modern.”

Editor: Arianto 



Share:

Aturan Baru SIM Indonesia 2026: Polri Perpanjang Masa Berlaku Jadi 10 Tahun


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Aturan baru SIM Indonesia 2026 resmi diperkenalkan pemerintah melalui Kepolisian Republik Indonesia sebagai upaya memperkuat keselamatan lalu lintas dan modernisasi layanan. 

Kebijakan ini mengatur penerbitan, perpanjangan, hingga sistem pengawasan berbasis digital yang mulai diterapkan secara bertahap tahun 2026.

Perubahan tersebut mencakup masa berlaku lebih panjang, digitalisasi ujian, serta integrasi data identitas. Pemerintah menargetkan sistem administrasi SIM menjadi lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi transportasi.

Reformasi SIM 2026, Digitalisasi hingga Masa Berlaku 10 Tahun

Dalam aturan baru SIM Indonesia 2026, masa berlaku SIM diperpanjang dari lima menjadi sepuluh tahun. Namun, pengemudi tetap wajib memenuhi syarat kesehatan secara berkala melalui fasilitas yang terintegrasi.

Selain itu, ujian teori dan praktik kini dilakukan berbasis komputer dengan sistem digital. Langkah ini dinilai dapat meningkatkan objektivitas penilaian sekaligus meminimalkan praktik kecurangan dalam proses penerbitan SIM.

Integrasi data SIM dengan KTP elektronik juga menjadi bagian penting reformasi ini. Verifikasi identitas dilakukan otomatis, sehingga mempercepat proses administrasi dan mengurangi potensi kesalahan data.

Polri juga menambah kategori SIM baru untuk kendaraan listrik dan kendaraan otonom. Kebijakan ini menyesuaikan tren kendaraan masa depan yang mulai berkembang di Indonesia.

Sistem Poin dan Layanan Online, Dampak serta Tantangan

Aturan baru ini turut memperkenalkan sistem poin pelanggaran lalu lintas. Setiap pelanggaran akan mengurangi poin yang dapat memengaruhi status SIM pengemudi.

Proses pembuatan dan perpanjangan SIM kini dilakukan secara online melalui aplikasi resmi kepolisian. Masyarakat tidak lagi wajib datang ke kantor polisi, kecuali untuk kebutuhan tertentu.

Manfaat utama kebijakan ini adalah efisiensi layanan, pengurangan antrean, serta peningkatan akurasi data. Sistem digital juga diharapkan mampu memberikan perlindungan lebih baik bagi pengguna jalan.

Namun, implementasi aturan baru SIM Indonesia 2026 menghadapi sejumlah tantangan. Kesiapan infrastruktur digital di daerah terpencil dan adaptasi masyarakat menjadi faktor krusial yang harus diantisipasi.

Pemerintah bersama Polri terus menggencarkan sosialisasi melalui media, sekolah, dan komunitas. Pelatihan internal juga diperkuat agar petugas siap mengoperasikan sistem baru secara optimal.

Aturan baru SIM Indonesia 2026 menjadi langkah strategis menuju sistem transportasi yang lebih modern dan aman. Digitalisasi layanan dan regulasi baru diharapkan mendorong disiplin berlalu lintas serta meningkatkan kualitas pengemudi di Indonesia.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Para Nasabah Desak OJK Selesaikan Gagal Bayar Wanaartha


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Para Nasabah korban gagal bayar Asuransi Wanaartha Life kembali mendesak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menuntaskan pengembalian dana polis yang tertahan selama enam tahun. Harapan ini menguat seiring pelantikan jajaran Dewan Komisioner OJK yang baru.

Para nasabah menyampaikan aspirasi tersebut sebagai bentuk tekanan moral agar OJK menggunakan kewenangannya secara maksimal dalam menyelesaikan kasus yang telah berlarut-larut tanpa kepastian.

Desakan Penyelesaian Kasus Gagal Bayar

Perwakilan nasabah menegaskan bahwa kasus gagal bayar Asuransi Wanaartha Life telah berjalan lebih dari enam tahun tanpa penyelesaian konkret. Mereka menilai OJK sebagai otoritas memiliki tanggung jawab penuh dalam melindungi konsumen sektor jasa keuangan.

“Dengan kewenangan yang dimiliki OJK, kami berharap ada langkah nyata untuk mengembalikan dana nasabah,” ujar perwakilan korban dalam pernyataan tertulis, Jum'at (27/03).

Nasabah juga menyoroti bahwa produk asuransi yang mereka beli sebelumnya memiliki legitimasi dari OJK, sehingga menimbulkan kepercayaan tinggi terhadap keamanan investasi tersebut.

Dampak Sosial dan Harapan pada Komisioner Baru

Kasus ini tidak hanya berdampak finansial, tetapi juga sosial. Nasabah mengungkapkan bahwa tekanan akibat kehilangan dana berdampak pada kondisi kesehatan sejumlah korban.

Disebutkan, sekitar 14 nasabah dilaporkan meninggal dunia akibat faktor usia, sakit, dan tekanan psikologis selama proses penantian penyelesaian kasus.

Nasabah juga menaruh harapan pada Ketua Dewan Komisioner OJK saat ini, yang sebelumnya pernah menerima audiensi korban saat menjabat di bidang perlindungan konsumen.

“Kami berharap dengan posisi sekarang, ada keberpihakan yang lebih kuat untuk menyelesaikan pembayaran dan mengembalikan hak kami,” lanjut pernyataan tersebut.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Rahasia 7 prinsip diam orang sukses yang jarang dibahas


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Konsep 7 prinsip diam orang sukses menjadi sorotan karena menekankan pentingnya kebiasaan konsisten dibanding sekadar motivasi. Prinsip ini relevan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di tengah budaya instan yang kian dominan.

7 Prinsip Diam Orang Sukses yang Jarang Terlihat

Orang sukses umumnya tidak banyak membicarakan prinsip hidupnya. Bukan karena tidak memiliki nilai, melainkan karena prinsip tersebut dijalankan secara konsisten tanpa perlu pengakuan publik.

Pertama, mereka setia pada proses, bukan hasil instan. Mereka memahami bahwa pencapaian yang bertahan lama lahir dari usaha berkelanjutan, bukan jalan pintas.

Kedua, tanggung jawab penuh menjadi fondasi utama. Mereka tidak menyalahkan keadaan, melainkan fokus memperbaiki keputusan dan arah hidup.

Ketiga, karakter dijaga lebih ketat daripada reputasi. Apa yang dilakukan saat tidak diawasi justru menjadi penentu kualitas diri seseorang.

Keempat, disiplin lebih diutamakan daripada motivasi. Mereka tetap bekerja meski semangat sedang turun, karena konsistensi dianggap lebih penting.

Dampak Prinsip Diam terhadap Kesuksesan Jangka Panjang

Kelima, mereka selektif dalam menjaga energi dan fokus. Tidak semua hal dianggap penting, sehingga perhatian diarahkan pada hal yang benar-benar berdampak.

Keenam, keberanian untuk tidak disukai menjadi bagian dari integritas. Mereka lebih memilih tetap benar daripada mencari validasi sosial yang semu.

Ketujuh, mereka membangun sistem, bukan sekadar niat. Sistem kerja yang terstruktur membuat tindakan berjalan otomatis tanpa bergantung pada suasana hati.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa kesuksesan bukan hasil dari retorika, melainkan akumulasi kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten.

Dalam konteks kehidupan modern, banyak orang terjebak pada motivasi sesaat tanpa eksekusi nyata. Akibatnya, perubahan tidak pernah terjadi secara signifikan.

Prinsip diam ini menjadi pengingat bahwa stagnasi sering kali bukan karena kurangnya keinginan, melainkan absennya sistem dan disiplin dalam menjalani proses.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

 
Share:

Makna keberhasilan sejati: bukan soal mobil dan gengsi


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Sebuah video viral memperlihatkan perdebatan pasangan suami istri terkait penilaian sosial soal gaya hidup sederhana, terutama penggunaan sepeda motor. 

Peristiwa ini ramai dibicarakan publik dalam beberapa hari terakhir dan memicu diskusi soal makna keberhasilan sejati di tengah tekanan gaya hidup modern.

Dalam video tersebut, seorang suami menanggapi komentar merendahkan terhadap istrinya yang dinilai tidak mapan karena tidak memiliki mobil. Ia menegaskan bahwa pilihan menggunakan motor bukan cerminan kondisi finansial, melainkan preferensi pribadi.

Makna Keberhasilan Sejati di Tengah Gaya Hidup Konsumtif

Pernyataan sang suami menjadi sorotan karena dianggap mematahkan standar sosial yang kerap mengukur kesuksesan dari simbol material. Ia bahkan menyebut dirinya sebagai “rider”, bukan sekadar pengguna kendaraan karena keterbatasan ekonomi.

“Aku pakai motor itu bukan karena aku miskin, karena aku rider,” ujarnya dalam video yang beredar luas di media sosial.

Fenomena ini membuka diskursus baru tentang bagaimana masyarakat kerap terjebak pada penilaian visual. Kendaraan, pakaian, hingga gaya hidup sering dijadikan tolok ukur keberhasilan, meski tidak selalu mencerminkan kondisi finansial yang sebenarnya.

Tekanan Sosial dan Realitas Utang yang Tersembunyi

Di sisi lain, realitas menunjukkan tidak sedikit individu yang memaksakan gaya hidup demi pengakuan sosial. Praktik seperti menyewa aset, berutang konsumtif, hingga menggadaikan aset produktif menjadi fenomena yang kian lazim.

Akibatnya, tekanan finansial meningkat. Banyak yang harus menghadapi beban cicilan, ketidakstabilan ekonomi rumah tangga, hingga stres berkepanjangan. Kondisi ini kontras dengan citra kemewahan yang ditampilkan di ruang publik.

Sebaliknya, sebagian masyarakat memilih hidup sederhana dengan kondisi finansial lebih stabil. Mereka tidak terdorong untuk menunjukkan kemewahan, melainkan fokus pada kenyamanan dan ketenangan hidup.

Kesadaran Baru soal Definisi Sukses

Perdebatan ini mempertegas pergeseran cara pandang sebagian masyarakat terhadap arti kesuksesan. Tidak lagi semata soal kepemilikan aset atau simbol status, tetapi lebih pada kualitas hidup yang dijalani.

Ketenteraman batin, bebas dari tekanan utang, serta kemampuan hidup sesuai kapasitas dinilai menjadi indikator baru yang lebih relevan. Hal ini juga menjadi pengingat penting agar masyarakat lebih bijak dalam mengelola gaya hidup.

Pada akhirnya, pilihan ada pada masing-masing individu: mengejar pengakuan eksternal atau membangun kehidupan yang stabil dan sehat secara finansial.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Rini Percepat Program Hasil Terbaik Cepat Presiden


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Menteri PANRB Rini Widyantini menggelar rapat koordinasi bersama Wakil Menteri Sekretaris Negara Bambang Eko Suharyanto dan Juri Ardiantoro di Jakarta, Jumat (27/3/2025), guna mempercepat pelaksanaan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden.

Pertemuan tersebut menekankan pentingnya penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga agar implementasi program prioritas berjalan efektif, terintegrasi, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Penguatan Koordinasi dan Sinkronisasi Kebijakan

Rapat koordinasi ini difokuskan pada langkah konkret untuk mempercepat akselerasi Program Hasil Terbaik Cepat Presiden melalui penyelarasan kebijakan antarinstansi pemerintah.

Rini menegaskan bahwa sinergi antar kementerian dan lembaga menjadi kunci utama dalam memastikan setiap program prioritas dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.

Kolaborasi yang solid dinilai mampu mengurangi tumpang tindih kebijakan sekaligus meningkatkan efisiensi dalam pelaksanaan program pembangunan nasional.

Dukungan Pejabat Kunci dan Dampak Program

Pertemuan ini turut dihadiri sejumlah pejabat strategis, termasuk Deputi Bidang Perundang-Undangan Kemensetneg Lydia Silvanna Djaman, Sekretaris Kementerian PANRB Reni Suzana, dan Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PANRB Aba Subagja.

Kehadiran para pejabat tersebut mencerminkan komitmen pemerintah dalam memperkuat tata kelola birokrasi yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Melalui percepatan Program Hasil Terbaik Cepat Presiden, pemerintah menargetkan hasil kebijakan yang lebih terukur dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan publik.

Upaya ini juga diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja birokrasi serta mendorong reformasi tata kelola pemerintahan yang berkelanjutan.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Sidang Debottlenecking Investasi 2026, Menkeu Bahas Hambatan


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memimpin Sidang Debottlenecking ke-5 di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (13/03), untuk membahas berbagai hambatan investasi dan perizinan yang dihadapi pelaku usaha di sejumlah sektor strategis.

Sidang ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat penyelesaian kendala administratif guna mendorong kelancaran investasi serta meningkatkan efisiensi kegiatan industri nasional.

Perizinan Impor hingga Sertifikasi SNI Jadi Sorotan

Agenda pertama sidang membahas kendala impor bahan peledak berupa ammonium nitrat oleh PT Samator Indogas Tbk yang digunakan dalam produksi gas N2O untuk kebutuhan medis.

Permasalahan ini menjadi krusial karena berkaitan langsung dengan pasokan bahan baku industri kesehatan yang membutuhkan kepastian regulasi dan perizinan.

Selanjutnya, sidang membahas aduan terkait proses sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) dan Sertifikasi Produk Penggunaan Tanda SNI melalui Sistem Informasi Industri Nasional.

Tiga perusahaan, yakni PT Nakshatra Exim International, PT Eleganza Tile Indonesia, dan PT Kairos Indah Sejahtera, menyampaikan kendala dalam proses tersebut.

Hambatan Tata Ruang dan Dampaknya pada Investasi

Pada agenda ketiga, PT Galang Bumi Industri mengadukan belum terbitnya Rekomendasi Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (RKKPR) dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Rekomendasi tersebut diperlukan untuk mendukung proyek strategis nasional (PSN) di Batam serta memastikan kelancaran realisasi investasi di kawasan tersebut.

Melalui forum debottlenecking ini, pemerintah berupaya mengidentifikasi dan menyelesaikan hambatan lintas sektor yang menghambat kegiatan usaha.

Pemerintah menekankan pentingnya koordinasi antarinstansi guna mempercepat proses perizinan dan menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif.

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing industri nasional sekaligus mempercepat realisasi investasi di berbagai sektor prioritas.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Bahlil Ungkap Strategi Hilirisasi Energi Nasional 2026


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Pemerintah mempercepat strategi hilirisasi energi nasional sebagai upaya memperkuat kemandirian ekonomi. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia melaporkan perkembangan tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, pada Rabu (25/3).

Dalam pertemuan itu, Bahlil menegaskan hilirisasi dan ketahanan energi menjadi prioritas utama untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam sekaligus menekan ketergantungan impor energi.

Percepatan Proyek Hilirisasi dan Investasi Baru

Bahlil mengungkapkan, dari 20 proyek hilirisasi tahap awal, sebagian telah memasuki fase peletakan batu pertama. Sisanya dijadwalkan mulai berjalan dalam waktu dekat.

Selain itu, pemerintah menyiapkan tambahan 13 proyek hilirisasi dengan total nilai investasi sekitar Rp239 triliun yang kini memasuki tahap finalisasi.

“Kemudian kita tambah lagi ada 13 item hilirisasi yang total investasinya kurang lebih sekitar Rp239 triliun dan akan kita bahas finalisasi,” ujar Bahlil di Hambalang.

Pemerintah juga diarahkan untuk mengoptimalkan energi domestik, termasuk pengembangan etanol dan biodiesel berbasis crude palm oil (CPO) guna memperkuat swasembada energi nasional.

“Bapak Presiden memerintahkan untuk mengoptimalkan seluruh potensi energi yang ada di kita baik itu etanol, baik itu biodiesel, dari CPO-CPO,” jelasnya.

Kebijakan Komoditas dan Arah Kedaulatan Mineral

Dalam laporan tersebut, Bahlil turut menyampaikan perkembangan harga komoditas energi dan mineral, khususnya batu bara dan nikel, yang masih dipantau pemerintah di tengah dinamika global.

Pemerintah membuka peluang relaksasi produksi secara terbatas, namun tetap menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan agar harga tidak tertekan.

“Yang namanya relaksasi terukur, terbatas dan tetap menjaga supply & demand dan harga,” tegas Bahlil.

Di sisi lain, pemerintah memberi sinyal penyesuaian Harga Patokan Mineral (HPM) nikel untuk memastikan penerimaan negara lebih optimal dari sektor strategis tersebut.

“Kemungkinan besar HPM untuk nikel, saya akan naikkan,” ujarnya.

Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya alam yang berpihak pada kepentingan nasional serta mendorong optimalisasi pendapatan negara.

Bahlil menegaskan, tahun 2026 menjadi momentum pembuktian kedaulatan mineral Indonesia agar tidak lagi menjual sumber daya dengan harga rendah.

“Kita pengin yang ideal adalah harganya bagus, produksinya bagus. Tapi kalau tidak, jangan barang kita dijual murah,” pungkasnya.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

OJK Hormati Putusan KPPU Kartel Bunga Pinjol, Ini Dampaknya


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan menghormati putusan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) terkait dugaan kartel suku bunga pada layanan pinjaman daring, yang diputus dalam sidang perkara Nomor 05/KPPU-I/2025 pada Jum'at, 27 Maret 2026 di Jakarta.

Dalam putusan tersebut, Majelis KPPU menyatakan seluruh Terlapor terbukti melanggar Pasal 5 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang larangan praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat.

Penguatan Tata Kelola Industri Pinjol

OJK menegaskan akan terus mendorong penguatan industri pinjam meminjam daring (Pindar) melalui penerapan tata kelola yang lebih baik, manajemen risiko, serta perlindungan konsumen secara menyeluruh.

Langkah ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang OJK dan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan.

“OJK akan memastikan industri Pindar berjalan sehat, berintegritas, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” demikian pernyataan resmi lembaga tersebut.

Selain itu, OJK juga mendorong penyelenggara Pindar untuk berperan aktif dalam mendukung program strategis pemerintah, khususnya peningkatan inklusi keuangan bagi pelaku UMKM.

Regulasi dan Dampak bagi Industri

Sebagai bagian dari penguatan pengawasan, OJK telah menerbitkan Surat Edaran OJK Nomor 19 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI).

Aturan ini mengatur batas maksimum manfaat ekonomi atau biaya yang dapat dikenakan kepada penerima dana, guna memastikan praktik usaha tetap transparan dan tidak merugikan konsumen.

Selain itu, OJK juga memperkuat regulasi terkait tata kelola, tingkat kesehatan perusahaan, serta manajemen risiko di sektor Pindar.

Melalui Roadmap Pengembangan dan Penguatan LPBBTI 2023–2028, OJK menargetkan peningkatan efektivitas pengawasan sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap layanan keuangan digital.

Ke depan, OJK memastikan akan terus memantau industri secara ketat agar seluruh penyelenggara mematuhi ketentuan yang berlaku serta menjaga stabilitas sektor jasa keuangan nasional.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 



Share:

Halalbihalal Airlangga Jadi Forum Strategis Ekonomi Digital RI


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Momentum Halalbihalal Idulfitri 1447 H di kediaman Airlangga Hartarto menegaskan peran tradisi ini sebagai forum strategis konsolidasi kebijakan ekonomi nasional. Acara berlangsung di Jakarta dengan melibatkan lintas sektor, Jumat (6/3/2026).

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang koordinasi untuk merespons dinamika global, termasuk tekanan geopolitik dan percepatan transformasi digital.

Halalbihalal Jadi Ruang Konsolidasi Lintas Sektor

Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Anindya Novyan Bakrie, Ilham Akbar Habibie, serta I Gusti Putu Suryawirawan.

Selain itu, hadir pula Soegiharto Santoso bersama Vincent Suriadinata yang aktif berinteraksi dengan para pemangku kepentingan.

Dalam keterangannya, Soegiharto Santoso menilai Halalbihalal telah berkembang menjadi platform strategis untuk menyelaraskan kepentingan nasional.

“Halalbihalal hari ini harus diposisikan sebagai ruang strategis untuk memperkuat komunikasi lintas sektor,” ujarnya.

Ia menambahkan, forum ini penting untuk sinkronisasi kebijakan dalam menghadapi disrupsi teknologi dan tekanan global.

Dorongan Transformasi Digital dan Ekonomi

Soegiharto Santoso juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan komunitas teknologi dalam mempercepat transformasi digital nasional.

Menurutnya, Indonesia membutuhkan orkestrasi kebijakan yang terintegrasi agar mampu bersaing dalam ekonomi digital global.

Sejalan dengan itu, pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mendukung penyelenggaraan ASOCIO Digital AI Summit 2026 sebagai langkah strategis.

Deputi III Bidang Perniagaan dan Ekonomi Digital, Ali Murtopo Simbolon, menyatakan forum ini akan memperkuat kerja sama regional di bidang teknologi.

“Indonesia terus mendorong pemanfaatan AI yang inovatif namun tetap bertanggung jawab,” ujarnya dalam konferensi pers.

Forum internasional tersebut dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada Juli 2026 dan akan menghadirkan ratusan delegasi dari berbagai negara Asia-Oseania.

Halalbihalal sebagai Instrumen Stabilitas Nasional

Fenomena Halalbihalal yang berlangsung di berbagai pusat kekuasaan menunjukkan pendekatan budaya tetap menjadi instrumen penting dalam menjaga stabilitas nasional.

Selain mempererat hubungan sosial, kegiatan ini dinilai berfungsi sebagai sarana diplomasi lunak dalam menghadapi tantangan global.

Pendekatan dialog dan silaturahmi menjadi fondasi dalam membangun konsensus kebijakan, termasuk dalam sektor ekonomi dan teknologi.

Halalbihalal kini tidak sekadar tradisi, tetapi berkembang menjadi mekanisme strategis dalam memperkuat konsolidasi nasional, menjaga stabilitas ekonomi, serta mempercepat transformasi digital Indonesia.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Pangdam Agus Hadi Waluyo Pimpin Groundbreaking Jembatan Garuda


Duta Nusantara Merdeka | Pekanbaru 
Groundbreaking pembangunan Jembatan Garuda Pekanbaru resmi dimulai di Kelurahan Agro Wisata, Kecamatan Rumbai Barat, Jumat (27/03/2026). 

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Agus Hadi Waluyo sebagai bagian dari program 41 jembatan tahap I Kodam XIX/Tuanku Tambusai.

Pembangunan ini ditujukan untuk memperkuat konektivitas wilayah serta mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kota Pekanbaru.

Groundbreaking Jembatan Garuda Pekanbaru Dorong Infrastruktur

Acara peletakan batu pertama dihadiri sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda, termasuk Agung Nugroho serta perwakilan Polda Riau dan jajaran TNI.

Penjabat Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, menyebut proyek ini sebagai langkah strategis mempercepat pembangunan infrastruktur daerah.

Menurutnya, Jembatan Garuda akan meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung distribusi barang dan jasa secara lebih efisien.

Akses yang lebih baik diharapkan membuka keterisolasian kawasan serta memperluas jangkauan layanan publik dan pusat kegiatan ekonomi.

Peran Kodam XIX dalam Percepatan Pembangunan

Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Agus Hadi Waluyo, menegaskan pembangunan jembatan tidak hanya berfungsi sebagai penghubung fisik, tetapi juga simbol pemerataan pembangunan.

Ia menyatakan proyek ini diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Rumbai Barat dan sekitarnya.

Lebih lanjut, Pangdam menekankan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan Polri dalam mendukung keberhasilan proyek strategis nasional.

Kodam XIX/Tuanku Tambusai, kata dia, berkomitmen mengawal pembangunan agar berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran.

Bagian dari Program 41 Jembatan Tahap I

Pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari program pembangunan 41 jembatan tahap pertama di wilayah Kodam XIX/Tuanku Tambusai.

Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, doa bersama, sambutan pejabat, peletakan batu pertama, hingga video conference dengan satuan jajaran Kodam.

Seluruh rangkaian berlangsung tertib dan lancar, serta mendapat dukungan masyarakat setempat sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Groundbreaking ini menjadi langkah awal percepatan pembangunan infrastruktur strategis di Pekanbaru. Kehadiran Jembatan Garuda diharapkan memperkuat konektivitas, mendorong ekonomi lokal, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Program Makan Bergizi Gratis Prabowo Disorot, Ini Faktanya


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Prabowo Subianto menjadi sorotan publik sejak mulai dijalankan di berbagai daerah pada 2025. 

Kebijakan ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas gizi anak dan kelompok rentan, namun implementasinya memunculkan beragam kritik.

Program yang menjadi salah satu prioritas pemerintahan Prabowo Subianto ini juga menimbulkan perdebatan terkait efektivitas, kesiapan teknis, hingga besarnya alokasi anggaran negara.

Program Strategis dengan Target Generasi Emas

Program Makan Bergizi Gratis Prabowo dirancang sebagai investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia. Fokus utamanya adalah anak sekolah, balita, serta ibu hamil dan menyusui.

Kebijakan ini lahir dari persoalan nyata seperti stunting, malnutrisi, dan ketimpangan akses pangan bergizi. Pemerintah menilai intervensi sistematis diperlukan untuk mendorong kualitas generasi masa depan.

Dalam kerangka besar, program ini dikaitkan dengan visi Indonesia Emas 2045. Pemenuhan gizi dinilai menjadi fondasi penting bagi peningkatan kualitas kesehatan sekaligus kemampuan belajar anak.

Pendekatan tersebut dianggap rasional karena fase pertumbuhan dini memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan kognitif dan fisik. Dengan demikian, program ini tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga pendidikan.

Kritik Implementasi dan Risiko di Lapangan

Meski memiliki tujuan strategis, program makan bergizi gratis Prabowo menghadapi sejumlah persoalan dalam pelaksanaan. Kasus keracunan siswa di beberapa wilayah menjadi perhatian serius publik.

Selain itu, kesiapan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) juga disorot. Temuan di lapangan menunjukkan adanya masalah sanitasi, kapasitas fasilitas, serta distribusi makanan.

Kondisi ini menimbulkan keraguan terhadap kesiapan teknis program berskala nasional tersebut. Kepercayaan publik pun ikut terpengaruh seiring munculnya insiden yang berulang.

Di sisi lain, besarnya anggaran program memicu perdebatan mengenai prioritas fiskal. Sejumlah pihak menilai pengelolaan dana harus lebih transparan dan akuntabel.

Pengawasan independen dinilai menjadi solusi untuk memperkuat kredibilitas program. Keterlibatan pers sebagai kontrol sosial juga dianggap penting dalam memastikan implementasi berjalan tepat sasaran.

Program makan bergizi gratis Prabowo berada di persimpangan antara harapan besar dan tantangan nyata. Keberhasilan program ini sangat ditentukan oleh konsistensi perbaikan di lapangan.

Tanpa evaluasi dan pengawasan ketat, kebijakan strategis ini berisiko tidak mencapai tujuan utamanya dalam meningkatkan kualitas generasi bangsa.

Penulis Lakalim Adalin 
Editor Arianto 

Share:

Categories

KIRIM BERITA SILAHKAN KLIK

KIRIM BERITA ANDA KESINI! Merasa Terbantu Dengan Publikasi ? Ayo Traktir Kopi Untuk Admin Dengan Cara Berbagai Donasi. Terimakasih :)



BREAKING NEWS

~||~ Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1446 Hijriah Jatuh Pada Hari Sabtu 1 Maret 2025 ~||~ 1 Syawal Jatuh Pada Tanggal 31 Maret 2025 ~||~ Muhammadiyah Luncurkan Ojek Online ZENDO ~||~ 140 Siswa SMKN 10 Medan Gagal SNBP ~||~ Prabowo Subianto Kembali Menjabat Sebagai Ketua Umum Partai Gerindra Periode 2025 - 2030 ~||~ Praperadilan Hasto Kristianto Di Tolak ~||~ #INDONESIADAMAI ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno - Makna Proklamasi

Ir. Soekarno (Sang Proklamator) Setiap Tahun kita Memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Maka kita tidak bisa t...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI


loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Label

(SAS) #2019GantiPresiden Accounting Aceh Aceh Timur Adat Istiadat Advokat AFF Affandi Affan Agama Agraria AIDS Air Air Bersih Aisyiyah Aksara Aksi Aksi Sosial Aktivis Aktivitis Al Washliyah Album Amien Rais Anak Anak Yatim Anarkis Angkatan Darat Anies Baswedan Animal Anti Korupsi Arisan Artikel Artis Arus Mudik Asahan Asian Games ASN Asuransi Asusila Atlet Award Bacaleg Bachtiar Ahmad Sibarani Baksos Bakti Sosial Balap Liar Banda Aceh Bandar Lampung Bandara Bandung Banjir BANK Bank Sumut Bansos Banten Bantuan Sosial Bapenas BAPER Bappenas Basarnas Batu Akik Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar BBM Bea Cukai Beasiswa Begal Bekraf Beladiri Belanja Bencana Bencana Alam Beras Berita Bhabinkamtibmas Bhayangkara Bhayangkari Bioskop Bisnis BKPRMI BM PAN BNI BNN BNPT Boardgame Bobby Nasution Bom Bunuh Diri Boomerang BPBD BPJS BPN BPOM BRI Brimob Buka lapak Bukit Asam Buku Bulog Bulukumba BUMN Bung Karno Bupati Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Caleg Capital market CCTV Cerpen Cianjur Cikampek Citilink conference Cosplayer Covid-19 Covid-19 Satgas Covid19 Cuaca Cuci Tangan Curanmor Cyber Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Debt Collector Dede Farhan Aulawi Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Densus 88 Desa Dewan Pengawas Dewata Sakti Dharma Pertiwi Dialog Digital Dikdasmen Diklat Dinas Perhubungan Dirgahayu HUT RI Disiplin Diskusi Dongeng Donor Darah DPD RI DPR Duka Cita E-Money Effendi Simbolon Ekonom Ekonomi Ekspor Impor Electronics Elektronik Emas Empat Pilar Entertainment Es cream ESDM event Fashion Festival FGD FIFA Film Film Horor Film seri Anak Fintech FISIP Flores Timur Formasi Formula E Forum Furniture Futsal G30S/PKI GAAS Games Ganja Ganjar Ganjil Genap Garut Gaza Gebyar Kemerdekaan Gempa Geng Motor Genppari Gereja Gibran Gizi Buruk Go Pay Go-Jek Gojek Golkar Gotong Royong Grab Gubernur Guru Besar Gym H Haedar Nasir ham HANI Harbolnas Hari Ibu Hewan Hiburan HIV HMI Hoax Hotel Hp Hukum Humas Humbahas HUT HUT Bhayangkara HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibadah Haji Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek IMM Indonesia Industri inflasi Informasi Infrastruktur Inspektorat Inspirasi Internasional Internet Intoleran Investor IPK IPM IPPI Islam ITB IWAPI Jakarta Jakarta Barat Jakarta Pusat Jalan Jambore Nasional Jawa Tengah Jawa Timur Jayapura Jokowi Juara Jum'at Barokah Jumanji Jumat Jumat Berkah Jurnalis Kaliber Kampanye Kampung Rakyat Indonesia Kampus Kamtibmas Kapolda Kapoldasu Kapolri Kapolsek Kapolsek Kepolisian Karang Taruna Karaoke Karhutla Karya Tulis Kasus KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kebun Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kejuaraan Kejurnas Kekerasan Kelestarian Alam Keluarga Kemalingan Kemanusiaan Kemenag Kemenaker Kemendag Kemendagri Kemendesa Kemendikbud Kemenhub Kemeninfo Kemenkes Kemenkeu Kemenko Kemenkumham Kemenlu KEMENPAN-RB Kemenparekraf Kemenperin Kemenpora kemenristek Kemensos Kementan Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepala Daerah Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Keselamatan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Khilafahtul Muslimin Kilas Balik Bung Karno Kisaran Kivlan Zen KKP KNPI Kohati kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Konsumen Koperasi Kopermasu Kopi Kopi Pagi Korupsi Koruptor Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal KRYD KSAD Kudeta Kuliner Kunjungan Kerja Kutai Kartanegara Labuhan Batu Lahan Lakalantas Laksi Lalu Lintas Lampung Langka Langkat Lapas LAPK Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku LAZISMU Lebaran Legislatif Lembaga LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup LIPPI Listrik Lock Down Lomba lomba lari London LPPI LPS LSM Lukas Enembe Madina Mahasiswa Mahkamah Mahkamah Agung Mainan anak Majalengka mak Makanan Jepang Makassar Makkasar Mall Maluku Manggarai Barat Market Outlook Masjid Masker Masyarakat Mata Uang Maulid Nabi Mayday MDMC Medan Denai Media Media Sosial Megapolitan Menag Mendag Mendagri Menembak ment Menteri Menteri Perdagangan millenial Minuman Keras Minuman sehat Minyak Goreng Minyak Makan Miras Mobil MOI Motivasi MoU MPR MPR RI Mudik Muhammadiyah Muharram MUI Munas Musibah Musik Musyawarah Musywil Narkoba Narkotika NasDem Nasional Nasional pers Natal Natal & Tahun Baru New Normal NII NKRI NTT NU ODGJ Office Ojek Online Ojol Olah Raga Olahraga Ombusman Omicron Online Operasi Patuh Operasi Yustisi Opini Organisasi Ormas Otomotif P Padang Padanglawas Utara Padangsidimpuan Pagelaran Pahlawan Pajak Pakta Integritas Palestina Paluta Pameran PAN Pancasila pangan Papua Parawisata Pariwisata Partai Amanat Nasional Partai Demokrat Partai Politik Partai UKM Partai Ummat Pasar Pasar modal Pasar Murah Pasar Tradisional Paspampres Patroli PC PCM Medan Denai PDI Perjuangan PDIP Perjuangan pe Pedagang Pegadaian Pelajar Pelajar Islam Indonesia Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Pelukis Peluncuran Pemadam Kebakaran Pemalakan Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan pemerasan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuda Melati Indonesia Pemuda Muhammadiyah Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencemaran Nama Baik Penculikan Pencurian Pendataan Pendidikan Penelitian Penembakan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengadilan Pengadilan Negeri Pengajian Pengamanan Pengamat Penganiayaan Pengawasan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penulis Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perampasan Perang Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perhubungan Perikanan Peristiwa Perjanjian Perjudian Perkawinan Perlombaan Permainan Perpajakan Pers Pertamina Pertanahan Pertanian Perusahaan Pesawat Terbang PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pin Pinjam meminjam uang Pinjaman Online PKL PKS PMI Polairud Polantas Polisi Cilik Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Ponpes Pornografi Posko Ummat PPKM PPN PPWI Pra Kerja Prabowo Pramuka Praperadilan Prawita Genppari Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik Prokes promo Property Prostitusi Protokol Kesehatan PSI PSSI Public Expose Publik expose Puisi Pungli PUPR Pusat Perbelanjaan Puskesmas PWI Qurban Radikalisme Rafdinal Ragam Rakernas Rakor Ramadhan Reksadana Rektor Relawan Relawan Jokowi Religi Remisi Rentan Renungan resa Restoran Reuni 212 Revolusi Mental Reward RKUHP Robot Ruang Guru Rumah Rumah sakit Rups Rusia RUU Saber Pungli Sabu Sahabat Anak Sains Salon Samosir Samsat Samsung Sanitasi air.Lingkungan hidup Santri SAR Satlantas Satpol PP Satwa SD Muhammadiyah 19 SD Terpadu 23 Medan Sejarah Sekolah Sembako Seminar Sengketa Seniman Senjata Senjata Api Sepak Bola Separatis Sepeda Sepeda sehat Serambi Law Firm Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Sigli Silaturahim Silaturahim. KUYAI Kartanegara Silaturahmi Silaturrahim SIM Simalungun Simpan Pinjam Simulasi Smartphone SMP Muhammadiyah 48 Soekarno Solar Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Stunting Suku bunga Sulawesi Selatan Sumatera Barat Sumatera Utara Sumpah Jabatan Sumur Bor Sumut Sunat Massal Sungai Superstore Suplemen Surabaya Surat Terbuka Suriyono Adi Susanto Suriyono Adi Susanto {SAS) Survei Survey susu Swab Antigen Syafi'i Ma'arif Syariah Syawal Takjil Tali Kasih Talkshow Tanjung Balai Tantama Tapanuli Tengah Tawuran Teknologi Teror Terorisme Tes Urine Tiket Tilang TimurTengah Tips Tjahyo Kumolo TNI TNI AU TNI nasional TNI-Polri Tokoh Tokoh Agama Tokoh Masyarakat Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Uang Palsu UIN Ujaran Kebencian UKM Ukraina Ulama UMJ umkm UMSU Undang-Undang UNIMED UniPin Universitas Unjuk Rasa Upacara Usaha Rakyat UU Cipta Kerja UU ITE UUD 1945 Vaksinasi Vaksinasi booster Valentine Day Verifikasi Viral Virus Corona Walikota Wanita Wapres Wartawan Webinar Wirausaha Wisata WNA Workshop Yogyakarta Zulkifli Hasan

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

PAGAR LAUT

Pagar Laut yang terjadi di Tangerang Memang Membuat Heboh Indonesia, Apalagi Ada Sertifikatnya, Berarti Sudah Ada IzinnyaRakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Apalagi Kalau Udara Mau DipagarBagai Tersambar Petir Mendengar Pagar-Pagaran .

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA


PAGAR LAUT INDONESIA

~> Sekarang Lagi Heboh Tentang Pagar Laut Yang Terjadi Di Indonesia

<~ Memang Harus Jelas Apa Maksudnya Laut Dipagar, Karena Seharusnya Yang Dipagar itu Batas Wilayah Indonesia Dengan Negara Lain

Link Terkait

close
Banner iklan disini