Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id

Merawat Ukhuwah Ke-Indonesiaan Dalam Silaturahim Syarikat Islam


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Halal Bihalal Bersama Syarikat Islam dengan tajuk "Merawat Ukhuwah Ke-Indonesiaan Dalam Silaturahim Syarikat Islam" Ahad, 30 Juni 2019 bertempat di Rumah Kebangsaan, HOS Tjokroaminoto, JI.Taman Anmir Hamzah No. 2 Menteng, Jakarta Pusat.


Rangkaian Kegiatan diawali dengan Pembukaan Membacakan Ayat Suci Al-Quran, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars SI, dan Hymne Cokroaminoto, Pemutaran Video dan Organisasi Serumpun serta Laporan Ketua Panitia, dilanjutkan dengan Sambutan-Sambutan:
- Ketua Umum Wanita  Syarikat lslam, bu Valina Singka Subékti,
- Gubernur DKI Jakarta, Bpk H. Anies Baswedan diwakili Bapak Zainal, Kepala Biro Kesra,
- Ketua Umum DPP/LT Syarikat Islam, Dr.Hamdan Zoelva S.H. M.H, dan
- Pengusaha Indonesia, Bpk. H. Sandiaga Uno, B.B.A., M.B.A


Tokoh yang Hadir dalam Acara Halal Bi Halal Syarikat Islam
1. Dr. KH. Ma'ruf Amin (Ketua MUI/Wapres Terpilih 2019-2024)
2. H. Sandiaga Salahuddin Uno, B.B.A, M.B.A (Pengusaha/Cawapres 2019-2024)
3. Dr. Hamdan Zoelva, SH. MH (Ketua Umum Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam)
4. Dr. Valina Singka Subekti, M.Si (Ketua Umum Wanita Syarikat Islam)
5. Dr. Harry Azhar Aziz, MA (Ketua BPK RI)
6. Prof. Siti Zuhro, MA (Peneliti LIPI)
7. Muhammad Taufik (Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta)
8. Mayjen Soeprapto (Ketua Umum DPW Syarikat Islam DKI Jakarta)
9. Pengurus Syarikat Islam
10. Pengurus Organisasi Serumpun Syarikat Islam
11. Tokoh Syarikat Islam
12. Kaum Syarikat Islam
13. Para Tamu Undangan. (Arianto)



Share:

Bakornas GMDM, BNN dan FOKAN Gelar Kampanye “Milenial Sehat Tanpa Narkoba Menuju Indonesia Emas"


Duta Nusantara Merdeka |Jakarta
Sebagai wujud kepedulian bersama serta dukungan terhadap pemerintah dalam upaya perang terhadap kejahatan narkoba, Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Presidium Nasional Forum Organisasi Nasional Garda Mencegah dan Mengobati (IPEL Barkonas GMDM), Forum Kemasyarakatan Anti Narkoba (Fokan) beserta mitra-mitra perekat lainnya menggelar kegiatan Peringatan Hari Anti Narkotika International (HANI) 2019 yang dipusatkan di Taman Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Dengan tajuk “MILENIAL SEHAT TANPA NARKOBA: Menuju Indonesia Emas” Minggu(30/06/19)

Jefri Tambayong, Ketua Umum Presidium Nasional Forum Organisasi Nasional Garda Mencegah dan Mengobati ( IPEL Barkonas GMDM ) dalam sambutannya menyatakan, ”Kegiatan ini di laksanakan sebagai wujud kepedulian bersama demi mewujudkan Visi Indonesia Bersinar ( Bersih Narkoba ), dimana Pemerintah dan Masyarakat atas nama Rakyat Indonesia Bersatu padu dan menyatakan perang terhadap kejahatan narkoba serta kepentingan lain pihak tertentu di belakangnya yang berusaha untuk menghancurkan bangsa ini melalui generasi muda penerusnya.


"Tujuan pelaksanaan adalah agar dapat kembali Memperingati Hari Anti Narkoba International, mendorong masyarakat untuk turut berperan aktif dalam upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba demi menyelamatkan generasi milenial penerus bangsa dari kejahatan narkoba,mendukung pemerintah dalam upaya pemberantasan kejahatan narkoba serta upaya penanggulangan narkoba melalui rehabilitasi terhadap penyalahgunaan narkoba," tegas Jefri.

Melalui kegiatan ini, lanjut Jefri, diharapkan dapat memberikan informasi dan pesan positif kepada masyarakat bahwasannya pemerintah serius menangani permasalahan tersebut,serta diharapkan peran serta masyarakat untuk dapat bergerak bersama dalam kepedulian dan turut memilki rasa tanggung jawab atas upaya terhadap penanggulangan hal tersebut di atas”


Sementara itu, kepada pers, Irjen Pol. Arman Depari (Deputi Pemberantasan BNN), mengungkapkan terima-kasihnya atas dukungan Bakornas GMDM, FOKAN, dan lembaga-lembaga anti Narkoba, yang telah turut bekerja keras mensosialisasikan kampanye dan gerakan pemberantasan narkoba.

"GMDM dan FOKAN merupakan mitra strategis Pemerintah dan BNN dalam memberantas kejahatan peredaran dan penyalahgunaan narkoba," tutup Jefri. (Arianto)




Share:

Ibu Negara Hadiri Ocean, a Precious Resources for Our Lives


Duta Nusantara Merdeka |Osaka
Ibu Negara Iriana Joko Widodo menghadiri acara simposium mengenai lingkungan hidup bertema “Oceans – A Precious Resource for Our Lives”. Acara yang diikuti para pendamping pemimpin negara-negara G20 tersebut digelar di _Assembly Hall, Osaka Prefectural Government Office_, Jepang, pada Sabtu, 29 Juni 2019.

Tiba di lokasi sekitar pukul 10.18 waktu setempat, Ibu Iriana disambut langsung oleh istri Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Madame Akie Abe, Gubernur Osaka Hirofumi Yoshimura, dan Ketua DPRD Osaka Katsuhisa Mita. Ibu Iriana tampak mengenakan kebaya berwarna merah lengkap dengan selendang bermotif batik.

Sebelum acara simposium dimulai, Ibu Iriana terlebih dahulu berfoto bersama para pendamping lainnya di tangga lobi Kantor Pemerintah Pcrefektur Osaka. Ibu Iriana berada di baris depan sebelah kanan, diapit oleh istri Presiden Argentina Mauricio Macri, Juliana Awada, dan istri Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa, Tshepo Motsepe.


Dalam acara simposium, Ibu Iriana duduk di baris kedua di antara istri PM Vietnam Nguyễn Xuân Phúc, Trần Thị Nguyệt Thu, dan istri PM Singapura Lee Hsien Loong, Ho Ching. Acara dibuka dengan penayangan video singkat tentang lingkungan yang dilanjutkan dengan sambutan pembuka dari Madame Akie Abe.

Simposium ini kemudian diisi dengan diskusi antara para pendamping, pelajar, dan spesialis. Ibu Iriana memberikan tanggapannya setelah istri PM Vietnam. Pada kesempatan tersebut, Ibu Iriana menjelaskan kegiatan penanaman bakau atau mangrove di pantai yang dilakukannya pada saat ia melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Banten pada 11 Maret 2019 lalu.

Sebelumnya, istri Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Emine Erdogan, istri Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, Kim Jung-sook, dan istri PM Spanyol Pedro Sánchez, María Begoña Gómez Fernández juga memberikan tanggapannya.

Selain menyampaikan tanggapan, Ibu Iriana dan juga para istri pemimpin negara G20 menuliskan pesan singkat pada secarik kertas berbentuk ikan. “Mari lestarikan laut kita demi anak cucu”, demikian yang dituliskan oleh Ibu Iriana. Rangkaian acara simposium ini diakhiri dengan jamuan makan siang yang bertempat di Seicho Hall. (Arianto)


Share:

Presiden Jokowi Gelar Pertemuan Bilateral dengan Sejumlah Pemimpin Negara


Duta Nusantara Merdeka |Osaka
Hari kedua menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, Sabtu, 29 Juni 2019, Presiden Joko Widodo mengikuti serangkaian kegiatan yang digelar di INTEX Osaka, Jepang.

Setelah mengadakan pertemuan bilateral dengan PM India Narendra Modi, Presiden menghadiri _leaders’ side-event_ tentang pemberdayaan perempuan. Sebelum mengikuti kegiatan tersebut, Presiden Jokowi terlebih dahulu bertemu dengan para pembicara, yaitu Ratu Kerajaan Belanda Máxima dan putri dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Ivanka Trump.

“Bapak Presiden Jokowi bertemu dengan kedua pembicara membahas tentang pemberdayaan perempuan. Presiden juga sempat berfoto bersama,” ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi yang turut hadir dalam pertemuan tersebut.


Sesi selanjutnya yang diikuti Presiden Jokowi adalah sesi yang membahas tentang upaya mengatasi kesenjangan, inklusifitas, dan pembangunan yang berkesinambungan.

Usai menghadiri sesi tersebut, secara berturut-turut Presiden Jokowi akan mengadakan pertemuan bilateral dengan Putra Mahkota Kerajaan Saudi Mohammad bin Salman, Presiden Brazil Jair Bolsonaro, PM Australia Scott Morrison, dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Serangkaian pertemuan bilateral ini merupakan sesi terakhir yang diikuti oleh Presiden Jokowi dalam KTT G20, setelah itu Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama rombongan kembali ke Tanah Air pada sore hari. (Arianto)



Share:

Presiden Jokowi Bertemu PM India Bahas Isu Ekonomi dan Maritim


Duta Nusantara Merdeka |Osaka
Kerja sama ekonomi dan maritim, menjadi pokok-pokok pembicaraan saat Presiden Joko Widodo mengadakan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri India, Narendra Modi. Pertemuan keduanya tersebut digelar di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, di INTEX, Osaka, Jepang, pada Sabtu, 29 Juni 2019.

Di awal pertemuan, Presiden Jokowi mengucapkan apresiasinya atas dukungan India terhadap “ASEAN Outlook on Indo-Pacific” yang baru saja diadopsi oleh para pemimpin ASEAN dalam KTT ke-34 ASEAN di Thailand pada 22 Juni 2019 lalu. Indo-Pasifik merupakan konsep kerja sama negara-negara sepanjang Samudra Hindia dan Pasifik dalam hal peningkatan kerja sama dengan mengedepankan prinsip keterbukaan dan penghormatan terhadap hukum internasional.

"Saya yakin ASEAN dan India dapat meningkatkan kerja sama Indo-Pasifik,” kata Presiden Jokowi.

Masih di bidang ekonomi, Presiden Jokowi mengajak kedua negara untuk terus mendorong pencapaian target perdagangan sebesar USD50 miliar di tahun 2025. Oleh karena itu, Kepala Negara menyampaikan pentingnya kedua negara untuk menghilangkan hambatan, baik tarif maupun nontarif.

Dalam kaitan ini, Presiden Jokowi secara khusus meminta PM Modi menaruh perhatian terhadap penerapan tarif impor baru terhadap ekspor kelapa sawit Indonesia pada awal Januari 2019.


“Kita perlu mendorong Menteri Perdagangan kita untuk terus lanjutkan pembahasan guna mencapai _win-win solution_, termasuk proposal _trade-off_ minyak sawit dengan komoditas lainnya,” tegasnya.

Selain itu, Presiden Jokowi  menyampaikan harapan kiranya  perundingan RCEP pada tahun ini.

Sementara itu, dalam bidang maritim, Presiden Jokowi memandang perlunya untuk memperluas interaksi bisnis dalam kerja sama maritim kedua negara. Hal ini dapat dimulai dari peningkatan interaksi antara pengusaha Aceh dan Andaman-Nicobar. Untuk itu, Presiden Jokowi mengajak India untuk berpartisipasi dalam pengembangan infrastruktur konektivitas di Sabang.

Dalam kaitan ini, PM Modi menyambut baik kerjasama perdagangan dan investasi yang sudah mulai berlangsung antara Andaman-Nicobar dengan Aceh. Menurut PM Modi, kerjasama ini adalah kerjasama praktis yg menguntungkan kedua pihak.

Dalam pertemuan bilateral dengan India itu, Presiden Joko Widodo didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Staf Khusus Presiden Adita Irawan, dan Duta Besar Indonesia untuk Jepang Arifin Tasrif. (Arianto)





Share:

Aliansi Kebangsaan Gotong Royong Indonesia Gelar Doa serta Syukuran atas Terpilihnya Jokowi-Ma'ruf Amin


Duta Nusantara Merdeka |Jakarta
Aliansi Kebangsaan Gotong Royong Indonesia menggelar Doa serta Syukuran atas terpilihnya Bapak IR. H. Joko Widodo - Prof, DR. (HC) KH. Ma'ruf Amin memimpin negara kesatuan Republik Indonesia Tercinta periode 2019-2024 hari Sabtu, 29 Juni 2019 pukul 14.00 -17.00 wib bertempat di Gedung Komunitas Banteng Asli Nusantara JI. Layur 3A Rawamangun Jakarta Timur.

John Nainggolan, S.Hut, Ketua Umum DPP Aliansi Kebangsaan Gotong Royong Indonesia menyatakan, AKGI berdoa lintas iman dan mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas keputusan Mahkamah Konstitusi Kamis, 27 Juni 2019 bahwa Bapak Ir. H. Joko Widodo bersama Prof. Dr.(H)KH. Ma'ruf Amin menjadi Presiden dan Wakil Presiden NKRI tercinta periode 2019- 2024.


"AKGI ikut berdoa dan mendukung supaya pemerintah ini menuju Indonesia Maju yang membawa kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia secara bergotong royong dan AKGI berterima kasih setinggi-tingginya kepada TKN, TKD, Relawan, KPU, BAWASLU, DKPP, aparat keamanan (TNI dan POLRI), Mahkamah Agung, Mahkamah konstitusi dan seluruh elemen masyarakat dari pusat sampai daerah atas terselenggaranya pemilu 2019 dengan jujur dan adil," ujar John.


John mengatakan, AKGI mengucap syukur atas sukses penyelenggaraan pemilu jujur dan adil dengan potong tumpeng dan AKGI ingin menghilangkan permusuhan. Contohnya seperti istilah kampret dan cebong itu tidak baik untuk bangsa ini. Kita sama-sama berpikir untuk mengembangkan bangsa ini lebih maju lagi dan jaya lagi. sehingga meskipun berbeda pilihan kita satu Indonesia. Walaupun ada perbedaan pendapat, ada perbedaan calon, tapi kita semua bersaudara di lndonesia.

"AKGI mengajak kepada seluruh masyarakat Indonesia merajut kembali persatuan dan kesatuan kita, merajut kembali persaudaraan kita, merajut kembali kerukunan kita, karena Indonesia adalah rumah kita bersama menuju lndonesia Maju yang Pancasilais dan Bhineka Tunggal Ika," imbuh John.


AKGI yakin ekonomi lndonesia diproyeksikan menjadi 4 besar dunia pada tahun 2045, yakni ekonomi kita dapat tumbuh 7% di tahun 2024, syaratnya kita telah meletakkan dasar-dasar ekonomi yang kuat dalam 5 tahun kedepan. Setelah itu, kata John, ekonomi dapat lebih cepat bertumbuh, kalau sejak 2029 kita bisa memelihara pertumbuhan di angka 9%-10% selama 20 tahun ke depan. Dengan demikian, di tahun 2045 kita pasti bisa keluar dari middle incometrap. Di saat itu tinggal kita dorong sedikit untuk Indonesia dapat masuk ke dalam kelompok negara maju.

AKGl sangat optimis dengan kemajuan Indonesia. Syaratnya, kita harus bisa berkonsentrasi membangun SDM, infrastruktur dan harmonisasi peraturan-peraturan yang selama ini masih tumpeng tindih. Untuk itu diperlukan stabilitas nasional di mana Pancasila sebagai ideologi Bangsa tidak boleh lagi dipertanyakan. "ldeologi Pancasila adalah ideologi yang paling sempurna yang Tuhan berikan kepada bangsa ini, lebih dari ideologi komunisme, lebih dari pada ideologi declaration of Independent, lebih daripada ideologi sosial, lebih dari pada ideologi dari budaya manapun di dunia ini. Pancasila paling lengkap dan paling sempurna, sebab di dalam Pancasila, semua ideologi yang kita temukan sejak dahulu dan saat ini sudah ada terumus di dalam Pancasila kita. Jadikan Pancasila jadi jiwa kita," tambah John.


AKGl memberikan perhatian kepada generasi milenial. Lanjut John, anak-anak muda calon pemimpin bangsa menuju Generasi Emas Indonesia 2045 (100 Tahun Indonesia Merdeka), yang akan kita cetak menjadi pemikir-pemikir bangsa, melalui pendidikan dan pengamalan Pancasila bagi generasi milenial sejak usia dini sampai Perguruan Tinggi, (TK, SD, SMP, SMA, S1, S2, S3) sangat penting terutama dalam menjaga Pancasila. Menjawab tantangan terbesar bagi generasi millenial saat ini adalah memberantas berita-berita hoaks dan fitnah, maka memberikan pemahaman mengenai hal tersebut dengan Pancasila sudah tertanam, tumbuh dan berkembang di seluruh insan Indonesia, di hatinya, di Jiwanya, di Jantungnya, bahkan di gerak-geriknya sampai kepada cara berfikirnya, cara berkomunikasinya dengan sesama.

AKGI yakin Bangsa Indonesia menjadi bangsa yang utuh dan kuat, supaya bangsa ini menjadi bangsa panutan, dengan menyampaikan pesan pendidikan dan pengamalan pancasila ini Indonesia menjadi kuat di nadinya, debaran jantungnya, dl ulu hatinya menjadi jaminan kekuatan untuk bukan hanya melindungi Indonesia, tapi akan memberikan aroma harum bagi bangsa-bangsa lain di luar sana, bahkan melirik Indonesia untuk ikut serta di Indonesia karena di Indonesia dipraktekkan sepenuhnya dan seutuhnya. "Indonesia bisa maju atau tidak di tahun 2045 tergantung kita semua mau berpilkir jernih atau tidak. Kalau kita bersatu, AKGl percaya pasti bisa," tutup John. (Arianto)



Share:

Kampung Rakyat Minta KPU Segera Tetapkan Jokowi - Ma'ruf Amin Sebagai Pemenang Pilpres 2019


Presiden Kampung Rakyat Indonesia
Taufik Abdillah, M.Kom.I

Duta Nusantara Merdeka | Medan
Mahkamah Konstitusi telah mengambil keputusan resmi tentang sengketa Pemilihan Presiden Tahun 2019, dimana MK sepakat Menolak Seluruh Permohonan Yang Disampaikan oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandi. Maka untuk itu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Segera Menetapkan Pasangan Nomor Urut 01 Jokowi - Ma'ruf Amin sebagai Pemenang Pilpres 2019, Hal itu disampaikan oleh Presiden Kampung Rakyat Indonesia Taufik Abdillah, M.Kom.I di Medan.

Lebih Lanjut Pakar Komunikasi Politik Islam ini mengatakan bahwa Keputusan Resmi yang disampaikan oleh MK telah Final, jadi semua Pihak harus Mematuhi dan Menghormatinya, Untuk itulah kita Meminta Agar KPU segera Menetapkan Pemenang Pilpres secara Resmi, dan Menetapkan Pasangan Joko Widodo - Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden 2019 - 2024. Ujarnya kepada Wartawan dutanusantaramerdeka.com


Taufik Menegaskan Saat ini muncul stigma dan pandangan-pandangan di Masyarakat usai Keputusan MK tersebut, banyak masyarakat yang tidak paham tentang proses hukum di Indonesia, sehingga muncul bahasa-bahasa yang menyarankan agar Prabowo - Sandi melalui Kuasa Hukum BPN untuk menempuh Jalur Mahkamah Internasional, Mahkamah Agung, PTUN dan lainnya, ini kan menjadi Pelajaran Buruk Bagi Generasi Muda. Tegasny

Untuk Itu Kampung Rakyat Indonesia Meminta kepada KPU untuk segera Menyelesaikan Proses-Proses Pemilu 2019, selanjutnya KRI Berharap agar para Pendukung 01 dan 02 untuk tidak lagi "Berperang" baik di Media Sosial, maupun lainnya, Mari kita Kembali Bersatu dan memberikan Kontribusi Terbaik agar Indonesia kedepan menjadi lebih baik. Pungka Taufik mengakhiri. **
Share:

Perlawanan Rakyat Pasca Keputusan Mahkamah Konstitusi


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Melihat fenomena yang terjadi usai hasil keputusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MKRI), Presiden Front Pribumi Ki Gendeng Pamungkas sering disingkat KGP-- menjadi tertarik untuk memprediksi Indonesia ke depan.

Menurut pengakuan KGP, ia merenung dan menbayangkan bagaimana kecewa leluhur bangsa dan para pendiri bangsa yang utama,
seperti Bung Karno, Bung Hatta, Tan Malaka, dan Sjahrir sedih melihat kondisi bangsa ini. Mereka tentu akan menanyakan pada Tuhan Yang Maha Kuasa agar bangsa ini diselamatkan dari kehancuran.

Presiden Front Pribumi Ki Gendeng Pamungkas kali ini merujuk pada Serat yang ditulis Sri Aji Joyoboyo yang disebut memiliki ratusan ramalan soal masa depan Nusantara. Dimana Joyoboyo meramal Nusantara dari masa runtuhnya Kerajaan Kediri hingga sekarang. Di antara ratusan itu, ada delapan ramalan yang relevan dengan peristiwa di Tanah Air saat ini. 

Kedelapan ramalan tersebut adalah Murcaning Noyogenggong Sabdopalon, Semut Ireng Anak-anak Sapi, Kebo Nyabrang Kali, Kejajah Saumur Jagung Karo Wong Cebol, Pitik Tarung Sak Kandang, Kodok Ijo Ongkang-ongkang, Tikus Pithi Anoto Baris dan Reinkarnasi Noyogenggong Sabdo Palon.

Ramalan yang menyebut 'Pithik jago tarung sak kandang' (Ayam jantan berkelahi satu kandang). Isyarat dari ramalan sang pujangga waktu itu agar masyarakat mewaspadai akan adanya ancaman disintegrasi atau perpecahan bangsa.


Bila kemudian ramalan tersebut dihubungkan dengan terjadinya peristiwa Gerakan 30 September 1965 (G 30 S) bisa relevan kan? 

"Saat ini bukan lagi pertarungan antara pendukung 01 melawan pendukung 02." Hal itu dikatakan KGP pada Jumat (28/6) pagi di Malang, Jawa Timur.

"Namun saat ini adalah pertarungan antara nasionalis sejati dan melawan anti nasionalis. Sejarah selalu berulang" Kata KGP.

Yang yang dimaksud sebagai anti nasionalis adalah sikap yang ditunjukkan oleh siapa pun mereka dengan ciri tidak mandiri sebagai bangsa yang merdeka dan lebih suka menjadi kuli bagi bangsa lain alias mau enaknya saja makan rente bank dengan bekerja dikit tapi untung besar alias mental calo. 

Kondisi ke depan akan terjadi kemarahan, perlawanan dan apatisme masyakarat yang meluas di seluruh tanah air. Mereka tidak percaya lagi pada lembaga hukum yang tujuan dasarnya adalah mencari keadilan.

Apatisme itu sulit dicari siapa yang mempeloporinya? Tidak ada provokator yang bisa dituduh sebagai penggerak. Inilah gaya perlawanan rakyat ke depan, setidaknya selama setahun ini.

Mereka yang marah, berang dan apatis bukan hanya rakyat biasa tapi juga akan melingkupi pada para pegawai, tentara, dokter, guru dan Aparatur Sipil Negara lainnya.

"Mereka yang punya dana berlebih akan bergaya hidup sangat hedonistik, makan dan minum dalam kemewahan. Sedangkan yang hidup dalam kesulitan hanya melihat itu semua sebagai tontonan yang menyakitkan.


Yang kaya tidak tahu apakah yang diperbuatnya salah atau tidak, sedangkan yang kurang beruntung hanya memendam kekecewaan dan kemarahan melihat kondisi disparitas yang sangat lebar.
Sebagai umat Islam tentu meyakini adanya Firman Allah 

قُلِ اللّٰهُمَّ مٰلِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِى الْمُلْكَ مَنْ تَشَآءُ وَتَنْزِعُ الْمُلْكَ مِمَّنْ تَشَآءُ ۖ وَتُعِزُّ مَنْ تَشَآءُ وَتُذِلُّ مَنْ تَشَآءُ ۗ بِيَدِكَ الْخَيْرُ ۗ اِنَّكَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

_"Katakanlah (Muhammad), Wahai Tuhan Pemilik kekuasaan, Engkau berikan kekuasaan kepada siapa pun yang Engkau kehendaki, dan Engkau cabut kekuasaan dari siapa pun yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan siapa pun yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan siapa pun yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sungguh, Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu." (QS. Ali 'Imran 3: Ayat 26)

Begitulah nasib umat Islam Indonesia yang punya ciri sebagai berikut: Pertama, suka menutup mesjid padahal ada yang ingin itikaf, ingin dhuha, ingin mesjid menjadi sentra pendidikan di luar rumah tangga: baik pra sekolah maupun selagi masa bersekolah.

Mesjid seakan milik pribadi dan mirip museum dengan memberlakukan jam buka dan tutup. 
Kedua, umat Islam sulit dan atau tidak bisa bersatu. Terlihat sesama anggota kelompok komunitas bergesekan sehingga sibuk bersaing demi menonjolkan dan menolak apresiasi di antara sesama kawan. 

Ketiga, mayoritas umat bhakil dalam berbagi, bersedekah dan berwakaf karena sebagian ada yang hanya ingin terlihat sebagai alim individu bukan alim sosial. Kealiman atau kesalehan diri lebih suka ditunjukkan dengan pergi haji berkali-kali ke Mekah padahal tetangga sekitar atau saudara kalian ada yang patut kalian perhatikan.


Keempat, umat Islam lebih toleran pada etnis pembohong bahkan bangga bila jadi babu mereka, padahal kalau saja umat mengamalkan Sila ketiga dari Pancasila maka umat dari kaum pribumi akan jauh lebih maju dari Malaysia, Korsel, Jepang bahkan Cina sekalipun.

Kelima, umat saat ini tidak belajar dari sejarah. Mereka tidak paham kata-kata dari Buya Hamka (soal kerja), Haji Agus Salim (soal tuan rumah), Bung Hatta (soal tenggelam ke dasar laut), Tan Malaka (soal Aksi Massa), Sjahrir (diplomat ulung), dan Bung Karno (soal musuhmu adalah dari Bangsamu sendiri yang koruptif).

Front Pribumi dan KGP sudah sejak 1972 berjuang menyuarakan nasionalisme. Melakukan pencerahan lewat budaya, baik melalui musik, gerakan renovasi surau, dan pemasangan spanduk dan penyebaran kaos yang mengingatkan bahaya penjajahan modern lewat Proxy war. 

Menurut KGP sebagai penutup, musuh bangsa ini sesungguhnya adalah pribumi sampah para jongos cina. "Sebentar lagi kira-kira setahun berjalan bangsa ini akan mendadak nasionalis.

Mereka akan mencari pemimpin yang asli yang bisa membawa ke arah perubahan sesuai pancasila dan UUD 1945. Perlawanan rakyat sebentar lagi. Setahun berjalan, tidak lama lagi. Dan bangsa ini tengah mempersiapkan untuk mendadak kaget agar tidak terlihat dungu!" **
Share:

Program Ayah Hebat Pemuda Muhammadiyah Jadi Tauladan Bagi Keluarga



Duta Nusantara Merdeka | Medan
Seorang Aktivis harus mampu membagi waktunya antara organisasi dengan keluarga. Menjadi aktifis bukan berarti lalai dengan keluarga.  Pemuda muhammadiyah memiliki program AYAH HEBAT.

Seorang kader pemuda muhammadiyah harus bisa menjadi tauladan bagi keluarga dan anak2nya.  Dia tidak hanya hebat di masyarakat, namun dia juga hebat dirumah, dimata2 anak2nya.  

Pemuda,  Sehebat apapun kita diluar, kita pasti akan kembali kerumah, menjadi seorang anak, menjadi seorang suami dan menjadi seorang ayah. Dengan ber pemuda muhammadiyah,  cintailah keluarga, dan rencana kanlah yang terbaik untuk keluarga.

Selamat Hari Keluarga Nasional.  Insya Allah pemuda muhammadiyah siap mewujudkan AYAH AYAH HEBAT menuju Indonesia yang bermartabat.
Share:

Presiden Jokowi Berharap Pertemuan AS-Tiongkok Hasilkan Kesepakatan yang Adil


Duta Nusantara Merdeka |Osaka
Menjelang pertemuan antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Xi Jinping pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Osaka, Jepang, Presiden Joko Widodo menyampaikan harapannya agar dalam pertemuan kepala negara dua negara adidaya tersebut dapat menghasilkan kesepakatan yang adil dan saling menguntungkan.

Harapan tersebut juga diutarakan langsung oleh Presiden Jokowi saat melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Xi di sela acara KTT G20 pada Jumat, 28 Juni 2019.

"Besok rencananya akan ada pertemuan antara Presiden Trump dan Presiden Xi. Presiden Jokowi berharap mudah-mudahan akan ada terobosan yang signifikan," ujar Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno Marsudi dalam keterangannya di Hotel New Otani, Osaka, Jepang, selepas mendampingi Presiden dalam pertemuan bilateral tersebut.

Persoalan mengenai isu perang dagang antara Amerika Serikat dan RRT tersebut memang menjadi salah satu isu yang dibicarakan antara Presiden Joko Widodo dengan jajaran kabinetnya dalam rapat terbatas yang digelar sebelum pelaksanaan KTT G20 di Osaka.


Selain itu, Presiden Jokowi dan Presiden Xi, dalam pertemuan tersebut, turut membicarakan kerja sama bilateral kedua negara. Keduanya diketahui membahas soal upaya-upaya yang akan dilakukan ke depannya untuk mengurangi defisit perdagangan antara Indonesia dan RRT.

"Tadi dibahas juga bahwa tahun lalu impor RRT terhadap CPO _(crude palm oil)_ Indonesia sudah melampaui angka satu juta ton yang berarti sudah lebih dari angka yang dijanjikan Presiden Xi sebelumnya," ucapnya.

Kemudian, Retno mengatakan, Presiden Xi menyampaikan bahwa pihaknya akan kembali menggelar China International Import Expo (CIIE) pada tahun ini sekaligus mengharapkan partisipasi Indonesia pada pameran dagang tersebut. Tahun lalu, Indonesia turut berpartisipasi dalam pameran dagang terbesar di RRT tersebut.

"Rencananya kita memang mau mengikuti dan dari pihak Tiongkok akan memberikan perhatian khusus kepada Indonesia," imbuhnya.

Dalam pertemuan itu sendiri, Presiden Xi menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya kembali Presiden Jokowi dalam pemilihan presiden 2019.

“Sekali lagi saya mengucapkan selamat untuk kemenangan Bapak dalam pilpres 2019. Ini menunjukkan dukungan dan pengakuan dari rakyat Indonesia atas pemerintahan Bapak selama lima tahun ini,” ucap Presiden Xi.

“Terima kasih, senang dapat bertemu kembali. Dan juga terima kasih atas ucapan selamat atas pengumuman hasil pemilu di Indonesia,” kata Presiden Jokowi.

Turut hadir mendampingi Presiden, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong, Staf Khusus Presiden Adita Irawati dan Duta Besar Indonesia untuk Jepang Arifin Tasrif. (Arianto)




Share:

Pujian Menteri Saudi ke Presiden Jokowi: Anda Punya Dua Menteri Perempuan Terbaik di Dunia


Duta Nusantara Merdeka |Osaka
Perbincangan santai antar kepala negara dan menteri kerap terjadi dalam perhelatan sebuah KTT. Hal ini juga terjadi pada gelaran KTT G20 di Osaka, Jepang saat Presiden Jokowi berbincang dengan Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih dan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Ibrahim Abdulaziz Al-Assaf.

Saat keduanya berbicara dengan Presiden Jokowi mengenai pertemuan KTT G20, Menteri Keuangan Sri Mulyani kemudian mengatakan kepada Presiden Jokowi, bahwa Menteri Energi dan Menteri Luar Negeri Arab Saudi merupakan teman lamanya.


Tak lama kemudian, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi juga terlibat dalam pembicaraan. Sang Menteri Arab Saudi pun langsung menyapa,“Apa kabar saudariku?”

Sang Menteri Arab Saudi pun berujar pada Presiden Jokowi bahwa ia beruntung memiliki dua menteri perempuan terbaik dunia.

“Anda memiliki dua menteri perempuan terbaik di dunia, mereka sangat bersemangat”, ujar Menteri Arab Saudi. (Arianto)



Share:

Kinerja Steel Pipe Industry Indonesia Kuartal I Tahun 2019 Positif


Duta Nusantara Merdeka |Jakarta
PT Steel Pipe Industry of Indonesia, Tbk (ISSP) pipa baja dengan kapasitas produksi terbesar di Indonesia dan berpengalaman dalam memproduksi berbagai macam pipa baja/tabung dan berbagai produk terkait lainnya. Produk perusahaan telah memperoleh berbagai standar sertifikasi domestik dan internasional. Jaminan mutu produk selalu dilakukan perusahaan melalui penerapan suatu program sistem evaluasi mutu yang ketat dan selaras dengan telah diterimanya sertifikat Internasional ISO 9002 dan API 5L. Sesuai dengan persyaratan mutu internasional PT SPINDO, Tbk. memenuhi standar ASTM, BS, JIS, ISO, API, AS dan SNI. Basis pelanggan perseroan meliputi perusahaan domestik Indonesia dan perusahaan-perusahaan multinasional yang beroperasi di Indonesia seperti Total, Chevron, Honda dan Yamaha, serta perusahaan internasional seperti J Steel Australasia Pty, Ltd.

Makmur Widjaja,Wakil Komisaris Utama (Komisaris Independen)  PT. Steel Pipe Industry Indonesia, Tbk dalam paparan publik setelah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan memaparkan, tahun ini mulai mengoperasikan warehouse di Samarinda, jika tak ada aral melintang Spindo bakal mempunyai empat warehouse di Indonesia. Mengenai dana investasi warehouse, menurut Makmur Widjaja, tidak terlalu besar kisaran Rp 50 miliar.


Keberadaan warehouse tersebut diakui manajemen berpengaruh besar bagi penjualan perseroan, khususnya di tingkat pasar domestik. Mengutip laporan keuangan kuartal pertama tahun 2019, penjualan lokal mendominasi 93% revenue perseroan atau senilai Rp 1,14 triliun, dan tumbuh 8,5% year on year (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp 1,05 triliun," ujar Makmur Widjaja usai RUPST, hari Jumat, 28 Juni 2019 di Gedung Baja, Jakarta.

Adapun Perseroan mematok pertumbuhan volume penjualan 20% di tahun ini, berpedoman terhadap pergerakan ekonomi yang mulai melonjak setelah rampungnya banyak proyek infrastruktur. Setelah pemilu usai, Makmur Widjaja mengatakan perseroan optimis mampu menguatkan penjualan lokal baik ditingkat proyek maupun ritel.

Secara porsi, lanjut Makmur Widjaja, Perseroan mematok seimbang sebanyak 50% masing-masing untuk segmen penjualan proyek dan ritel. Dengan kapasitas terpasang yang ada saat ini 600.000 ton per tahun dirasakan masih cukup.


Wardhana Hudianto, Komisaris Utama PT Steel Pipe Industry of Indonesia, Tbk mengatakan, Utilitas produksi dikawal kisaran 65%, masih dapat dilakukan peningkatan tergantung kondisi dan permintaan dari pasar. Sampai triwulan pertama 2019 ini revenue  perusahaan yang dihasilkan tercatat sebanyak Rp 1,22 triliun atau tumbuh 8,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, Rp 1,12 triliun.

Laba kotor tercatat senilai Rp 136,91 miliar di kuartal tersebut, tumbuh 3,6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 132,07 miliar. Perseroan mendapatkan kenaikan pada pos pendapatan lain-lain, yang salah satunya disumbangkan oleh keuntungan selisih kurs, alhasil laba bersih berhasil diamankan sejumlah Rp 21,66 miliar di kuartal-I 2019 atau naik 85% dibandingkan periode yang sama tahun 2018 Rp 11,69 miliar," tutup Wardhana. (Arianto)

Share:

Bakhtiar Ahmad Sibarani Calon Walikota Medan Idola Kaum Milenial



Duta Nusantara Merdeka | Medan
Tidak terasa kurang lebih satu tahun lagi memasuki PILKADA serentak, salah satunya yaitu daerah Kota Medan yang merupakan Ibu Kota dari provinsi Sumatera Utara.

Dalam hal ini Gilang Kirana Pamungkas Lubis yang merupakan Ketua Umum Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kota Medan mengatakan kondisi Medan hari ini masih dinilai kurang memuaskan (belum seperti yang diharapkan oleh seluruh masyarakat Kota Medan). 

Persoalan kemiskinan,  pendidikan, banjir, kesemrawutan PKL, parkir liar, dan lainnya dan hal yg mengejutkan kita semua Kota Medan belum lama ini mendapatkan predikat sebagai kota terjorok se-indonesia.

Tentu ini menjadi polemik dan harus bisa diselesaikan dengan secepatnya dan itu tergantung Walikotanya mampu atau tidak menyelesaikannya.

Memasuki PILKADA serentak ini Gilang juga mengatakan bahwa Masyarakat Medan butuh sosok pemimpin yang benar-benar bisa mengatasi masalah Kota Medan saat ini. 

Dan Gilang mengatakan diantara banyaknya nama calon walikota yang muncul ada satu nama yang kemudian membangkitkan harapan bagi kemajuan kota medan jika nantinya calon tersebut diamanahkan menjadi walikota medan.  

Calon tersebut adalah Bakhtiar Ahmad Sibarani, idola anak muda yang hari ini menjabat sebagai bupati Tapteng.

Beliau telah menunjukkan prestasinya dalam membangun Tapteng,  dan kami yakini kemampuan, ketegasan, dan kecerdasan beliau mampu merubah wajah kota medan. **
Share:

Bakhtiar Ahmad Sibarani Layak Maju Sebagai Walikota Medan


Duta Nusantara Merdeka | Medan
Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Medan yang rencananya akan digelar pada September 2020 Mendatang, tapi kini sudah santer terdengar hingar bingar di masyarakat kota medan tentang pesta demokrasi tersebut.

Berbagai Nama-Nama Bakal Calon Walikota Medan pun bermunculan dari berbagai latar belakang, ada yang dari Wakil Rakyat, Akademisi, Birokrat, Tokoh-Tokoh Nasional dan Daerah pun tampak kepermukaan untuk berkompetisi.

Salah Satu Calon Kuat dikalangan Anak Muda, Aktifis, Pedagang, Ormas Islam, muncul Sosok Tokoh Muda Baktiar Sibarani (BS) yang digadang-gadang oleh masyarakat untuk menjadi Bakal Calon Walikota Medan.

Ketua BS Kawan Kita, Khairul Hadi, SH ketika dimintai Keterangan Mengungkapkan Bahwa saat ini banyak masyarakat dari berbagai kalangan menginginkan Baktiar Sibarani Bersedia Maju dalam Bursa Pilkada Kota Medan.

"Bakhtiar Ahmad Sibarani Layak Maju Sebagai Walikota Medan, karena Beliau Tokoh Muda yang berintegritas, cerdas dan berprestasi, dengan semangatnya membangun dan menularkan energi positif, kami yakin berbagai persoalan yang terjadi di Kota Medan akan mampu terselesaikan" Ungkap Mantan Ketua Umum IPM Sumut Khairul Hadi tersebut.

Lebih Lanjut Khairul Hadi menyampaikan Saat ini Kota Medan Memasuki Usia ke 429 Tahun, jadi Medan Saat ini Harus Berbenah Agar Brand Kota Metropolitan Memang Benar-Benar menjadi Harapan dan Impian Warga Kota Medan Menjadi lebih baik, ujarnya. **
Share:

Presiden Jokowi Terima Ucapan Selamat dari Pemimpin Dunia di KTT G20 Osaka


Duta Nusantara Merdeka | Osaka
Dalam pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Osaka, Jepang, Presiden Joko Widodo menerima banyak ucapan selamat atas terpilihnya kembali sebagai Presiden Republik Indonesia dalam pemilihan presiden 2019.

Kepala Protokol Negara Andri Hadi yang mendampingi dan berada dekat dengan Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa hampir semua kepala negara/kepala pemerintahan yang bertemu Presiden Jokowi menyampaikan ucapan selamat.


_“Congratulation_... _congratulation_," ucap Andri Hadi menirukan ucapan pertama para kepala negara/kepala pemerintahan ketika bertemu Presiden Jokowi.

Menurut Andri, ucapan tersebut disampaikan dalam berbagai kesempatan di sela-sela perhelatan KTT G20, seperti pada saat menunggu _official welcome_ dan _family photo_, maupun ketika para kepala negara/kepala pemerintahan akan memulai _Leader's Side Event._


Para kepala negara/kepala pemerintahan itu di antaranya Presiden Amerika Serikat Donald Trump, PM Jepang Shinzo Abe, Putra Mahkota Kerajaan Saudi Mohammad bin Salman, PM Kanada Justin Trudeau, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, PM Australia Scott Morrison, PM Belanda Mark Rutte, Presiden Prancis Emmanuel Macron, PM Italia Giuseppe Conte, PM Inggris Theresa May, PM India Narendra Modi dan Presiden Spanyol Pedrosan Chez.

Selain itu, turut pula memberikan ucapan selamat kepada Presiden Jokowi adalah Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde dan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres. (Arianto)



Share:

Saranacentral Bajatama Optimis Kinerja Tahun 2019 Membaik


Duta Nusantara Merdeka |Jakarta
Pada tahun 2018 pertumbuhan ekonomi di Indonesia dipandang masih stabil. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), laju pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2018 adalah sebesar 5,17%, meningkat jika dibandingkan dengan laju pertumbuhan ekonomi tahun 2017 sebesar 5,07%, tetapi jauh dibawah target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar 5,4%. Dari sisi inflasi, laju inflasi Indonesia pada 2018 melambat ketimbang tahun sebelumnya.

Data Kementerian Perdagangan menunjukkan Indonesia saat ini menjadi importir baja terbesar ketiga di dunia dan defisit perdagangan baja merupakan yang terbesar kedua setelah defisit perdagangan minyak dan gas. Impor besi dan baja ke Indonesia pada tahun 2018 sebesar USD 10,245 Miliar, meningkat 28,31% dibandingkan dengan impor besi dan baja pada tahun 2017 sebesar USD 7,985 miliar. Kenaikan impor besi dan baja tak bisa dianggap remeh karena berkontribusi sebesar 6,45% terhadap total impor nonmigas sepanjang januari-desember 2018.

Penjualan baja Indonesia saat ini masih didominasi oleh permintaan dari sektor konstruksi, diikuti oleh sektor otomotif, sektor migas, shipbuilding, permesinan dan industri elektronik.

Kemampuan suplai industri baja (crude steel) dalam negeri sebesar 6,8 juta ton per tahun. Karena itu, Indonesia masih harus mengimpor sebanyak 5,4 juta ton untuk memenuhi kebutuhan yang mencapai 12,94 juta ton per tahun.

Kebutuhan baja yang meningkat setiap tahunnya harus diîmbangi dengan tumbuhnya investasi baru di Indonesia, untuk mengurangi ketergantungan terhadap produk baja impor. Indonesia masih memiliki potensi untuk tumbuh dengan kuat dan berkembang dari segi pembangunan infrastruktur dan peningkatan investasi. Hal ini pada gilirannya akan memberikan dampak positif terhadap industri baja nasional secara umum dan khususnya untuk Perseroan.

PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang dilanjutkan dengan Paparan Publik, hari Jum'at, 28 Juni 2019 pukul 10:00 - 11.00 wib bertempat di GEDUNG BAJA TOWER C LANTAI 9 di Jakarta.


Handaja Susanto, Direktur Utama PT Saranacentral Bajatama Tbk memaparkan, Seiring perkembangan dunia usaha dan selaras dengan perbaikan kondisi perekonomian global dan nasional, PT Saranacentral Bajatama Tbk ("Perseroan") melakukan perubahan dan penyempurnaan yang berlandaskan pada Visi, Misi, dan Nilai-Nilai Perusahaan. Saat ini, di dalam struktur industri baja secara global, Perseroan merupakan salah satu pemain di industri midstream, khususnya industri pelapisan baja. Dimasa mendatang, Perseroan mempunyai aspirasi untuk menjadi produsen barang lebih terintegrasi.

"Perseroan terus berkarya dan melakukan inovasi dalam setiap lini produksi, Saat ini Perseroan memproduksi 3 (tiga) jenis produk baja lapis, yaitu: Baja Lapis Seng (BjLS), Baja Lapis Aluminium Seng (BjLAS) dan Baja Lapis Aluminium Seng Berwarna (SARANACOLOR) yang diproduksi dengan menggunakan mesin-mesin berteknologi tinggi, karena dilengkapi dengan Teknologi NOF (Non-Oxidation Furnace) yang dapat menghasilkan produk dengan kualitas jauh lebih baik dibandingkan produk yang dihasilkan dengan menggunakan mesin berteknologi konvensional," jelas Handaja.

Tahun 2018, lanjut Handaja, Perseroan berhasil membukukan kenaikan penjualan bersih sebesar 5.0% menjadi Rp1.28 triliun dari sebelumnya Rp 1,22 miliar di tahun 2017. Penjualan yang dihasilkan oleh Perseroan pada tahun 2018 merupakan kontribusi dari penjualan BjLS sebesar 39,8%, BjLAS sebesar 56,6%, Saranacolor 3,2%, sedangkan 0,4% merupakan non-produksi.

"Perseroan pada tahun 2018 harus menghadapi tantangan naiknya harga CRC di pasar global karena produsen utama baja dunia, yakni China, mengurangi suplai baja jenís CRC. Akibatnya harga jadi semakin mahal, yang menyebabkan beban pokok penjualan meningkat tajam, sehingga Perseroan membukukan laba kotor yang jauh lebih rendah di tahun 2018. Di samping itu, nilai tukar rupiah pada pada kuartal akhir 2018 cenderung melemah," tegas Handaja.

Hal ini menyebabkan Perseroan membukukan kerugian kurs mata uang asing - bersih sebesar Rp40,3 miliar di tahun 2018. Sebagai hasilnya, Handaja menuturkan, Perseroan mencatat rugi tahun berjalan sebesar Rp96,69 Miliar pada tahun 2018. Dari sisi total aset, Perseroan juga mencatat jumlah aset yang turun tipis sebesar 4,8% menjadi Rp901,18 miliar di tahun 2018.

RENCANA STRATEGIS 2018

Perekonomian Indonesia tumbuh lebih kuat pada level 5,17% di tahun 2018 dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi 2017 sebesar 5,07%. Selain kenaikan harga komoditas, investor juga optimis tentang penguatan fundamental ekonomi Indonesia dan hasil kerja pemerintah pusat (terutama terkait pembangunan infrastruktur).

Berbekal strategi yang kami jalankan dalam menghadapi tantangan dan kondisi di tahun 2018 dan melihat peluang bisnis di tahun-tahun mendatang, kata Handaja, Perseroan optimis bahwa kinerja pada tahun 2019 akan jauh lebih baik dari apa yang dicapai di tahun sebelumnya, berbagai upaya yang dilakukan di tahun-tahun sebelumnya akan membuahkan hasil.

Perseroan telah menetapkan strategi yang utamanya adalah penerapan efisiensi disegala kegiatan operasional, khususnya efisiensi dalam penggunaan bahan baku, bahan penolong dan energi, serta pengembangan yang difokuskan untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas yang akan memberi dampak pada peningkatan kinerja Perseroan. "Dengan melakukan itu semua, yang didukung oleh penerapan tata kelola yang baik dan sistem pengendalian yang kokoh dalam rangka melindungi aset-aset Perseroan untuk meningkatkan nilai para pemegang saham, maka Perseroan akan memperlihatkan kinerja yang semakin baik di tahun-tahun mendatang," tutup Handaja. (Arianto)


Share:

Presiden Jokowi Tiba di Osaka untuk Hadiri KTT G20


Duta Nusantara Merdeka |Osaka
Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan rombongan tiba di Bandar Udara Internasional Kansai pada Jumat, 28 Juni 2019, pada pukul 07.30 waktu setempat.

Kedatangan Presiden ke Jepang kali ini dimaksudkan dalam rangka menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20.

Setibanya di Osaka, Presiden dan Ibu Iriana disambut Wakil Menteri Luar Negeri Jepang Toshiko Abe dan Duta Besar Indonesia untuk Jepang Arifin Tasrif.

Sementara itu, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, dan Thomas Trikasih Lembong menyambut Presiden dan Ibu Iriana di lobi hotel tempat menginap selama berada di Osaka.

Serangkaian agenda telah menanti Presiden di hari pertama kunjungan ini. Di antaranya, menghadiri pembukaan KTT G20 dan beberapa pertemuan bilateral. (Arianto)


Share:

Satreskoba Polres Metro Jakarta Barat Berhasil Mengungkap Jaringan Pabrik Sabu


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta Barat
Pabrik sabu rumahan di Kalideres, Jakarta  Barat, yang di gerebek Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, di ketahui merupakan jaringan pabrik sabu di kawasan Perumahan Metland, Cipondoh, Kota Tangerang yang sebelumnya di gerebek Polres Metro Jakarta Barat beberapa waktu lalu.

Hal itu di ungkapkan Kapolres Metro Jakarta Barat melalui Kasat Narkoba AKBP Erick Frendriz. Ia mengatakan, terbongkarnya pabrik sabu rumahan ini berdasarkan pengembangan daripada kasus narkoba sebelum nya. Dalam penggerebekan kali ini, pihaknya mengamankan satu tersangka berinisial Mg (42). Pabrik tersebut di ketahui sudah beroperasi sejak 2018.

"Ini merupakan pengembangan dari penggerebekan pabrik sabu di Cipondoh Tangerang. Tersangka (MS) belajar membuat sabu dari tersangka sebelumnya berinisial PC. Pembuat sabu ini sudah membuat sabu sejak tahun 2018 dimana MS di ketahui Lebih Mahir dan mampu membuat / memproduksi lebih banyak daripada PC dimana MS belajar Membuat narkoba jenis sabu dari tersangka PC ,"jelas AKBP Erick, Senin (24/6/2019).

AKBP Erick menuturkan, sebelumnya di lakukan penyelidikan oleh anggota sejak dua bulan yang lalu, setelah petugas mengintai dan memastikan bahwa ada kegiatan pembuatan barang haram yang sedang berlangsung dalam rumah tersebut, petugas kemudian bergerak dan menggerebek rumah tersebut.

"Setelah di pastikan bahwa tersangka sedang melakukan pembuatan sabu, Satresnarkoba Jakarta Barat yang di pimpin AKP Arif Oktora langsung melakukan penangkapan," tuturnya.

Masih di katakannya AKBP Erick,  tersangka MS diamankan karena tertangkap basah sedang memproduksi atau memasak sabu-sabu.

Selain menangkap MS,  Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yakni bahan-bahan pembuat sabu, salah satu diantaranya adalah prekursor dan 1 kg Narkoba Jenis sabu dari hasil produksi.

"Barang bukti yang kita amankan ada juga sabu-sabu  yang sudah jadi seberat 1 Kg,  kemudian sabu yang masih setengah jadi, dan bahan baku pembuat sabu. Tersangka ini membeli bahan baku melalui media sosial online," Tandasnya. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat)
Share:

Polres Kutai Kartanegara Gelar Pertandingan Bola Voli Peringati HUT Bhayangkara Ke 73


Duta Nusantara Merdeka | Kutai Kartanegara
Pertandingan Bola Voli dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-73 tahun 2019, di Lingkungan Polres Kutai Kartanegara (Kukar) telah dimulai. Pada laga perdana Senin (24/6) sore, mempertemukan dua tim dari Satuan lalu lintas (Satlantas) dengan tim gabungan Polsek.

Pertandingan cukup menegangkan. Satlantas menurunkan sejumlah pemain andalannya, termasuk Kapolres Kutai Kartanegara (Kukar) AKBP Anwar Haidar dan Kasat Lantas AKP Ramadhanil. Sementara di kubu lawan, Tim Polsek di perkuat Wakapolres Kukar Kompol Wiwit Adisatria dan Kasat Sabhara Polres Kukar AKP Suyono.


Selama pertandingan berlangsung, curi mencuri skor terjadi. Kedua tim tampak ngotot agar tidak mudah dikalahkan. Itu terlihat pada babak pertama hingga kelima. Dimana dalam pertandingan pembuka ini di menangkan oleh tim Satlantas dengan skor 3-2.

"Musuhnya cukup kuat juga ternyata. Tapi tetap kami juga yang menang,” ucap AKBP Anwar Haidar.

Namun terangnya, dalam pertandingan bola voli ini bukan di lihat siapa yang menang atau kalah, tapi bentuk sportifitas dan kekeluargaannya.

“Saya senang sekali melihat semua anggota saya berkumpul disini. Saya bangga atas kesolidan anggota di Polres Kukar,” ungkap AKBP Anwar Haidar.

Sementara itu, Wakapolres Kukar Kompol Wiwit Adisatria yang bermain di tim Polsek mengakui keunggulan tim yang di perkuat Kapolres dan Kasat Lantas.


"Ya namanya juga pertandingan, pasti ada yang kalah, ada yang menang. Namun kami sudah berjuang hingga akhir, meski hasilnya tidak seperti yang kami harapkan,” terang Kompol Wiwit.

Terpisah, Kasubag Humas Polres Kukar AKP Urip Widodo menerangkan, jelang perayaan HUT Bhayangkara ini, berbagai kegiatan di laksanakan. Mulai dari pertandingan bulu tangkis, futsal dan bola voli. Bahkan rencananya, pada 30 Juni mendatang akan digelar jalan sehat sekaligus bakti sosial, bakti religi hingga bakti kesehatan.

“Untuk jalan sehat itu akan di laksanakan di Halaman Mapolres Kutai Kartanegara (Kukar). Dan untuk acara puncaknya akan digelar tanggal 10 Juli di Mapolsek Loa Janan sekaligus pembagian hadiah,” tuturnya.**

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Sekretaris IMM Medan : Hari Anti Narkotika Internasional Jadi Semangat Pemberantasan Di Indonesia



Duta Nusantara Merdeka | Medan
Sekretaris Umum IMM Kota Medan mengucapkan selamat memperingati hari Anti narkotika internasional semoga dengan adanya peringatan ini menambah semangat kaum muda dan orang tua untuk menerangi dan memberantas narkotika di Indonesia

IMM Medan selalu siap untuk menjadi garda terdepan dalam memberantas narkotika baik ditingkat Mahasiswa ataupun dilapisan masyarakat karena itu merupakan salah satu bagian dari trilogi IMM yaitu humanis bagian kesosialan masyarakat ke depan akan siap bekerjasama dengan instansi manapun dalam pemberantasan Narkotika tersebut di kota Medan agar kota Medan bersih dari narkotika.

IMM Medan akan membuat program kerja tentang sosial kemasyarakatan salah satunya memberantas narkotika dikalangan mahasiswa dalam Rapat Kerja mendatang.
Share:

IMM Kota Medan Audiensi Dengan Ihwan Ritonga


Duta Nusantara Merdeka | Medan
IMM Medan diterima audiensi oleh Ihwan Ritonga di kantor  DPRD kota Medan, dengan agenda yang disampaikan oleh ketua IMM kota Medan, Angga Fahmi.

Dalam pertemuan tersebut ada Lima Point yang disampaikan yakni 
1. Silaturahmi IMM kota Medan dengan wakil DPRD kota Medan
2. Mensinergikan program kerja IMM kota Medan dengan pemerintah kota Medan terkait kesosialan masyarakat kota Medan kedepan
 3. Pelantikan IMM kota Medan priode 2019-2020 di LG hotel jalan perintis kemerdekaan Medan 06 Juli 2019 mendatang.
4. Diskusi publik mencari pemimpin ideal kota Medan untuk 5 tahun ke depan.
5. IMM kota Medan siap bekerja sama dengan pemerintah daerah kota Medan untuk kota Medan yg bersih aman dan semakin maju kedepan.

Dari lima poin agenda audiensi yang disampaikan oleh ketua IMM kota Medan beserta badan pimpinan  harian IMM lainnya iyalah Herman Sakti Lubis Sekretaris, Majid Al Faruq Bendahara dan Muhammad Rivaldo selaku ketua panitia pelantikan dan diskusi publik serta Mahdi Chaniago sekretaris panitia.

Kehadiran IMM Kota Medan Disambut baik oleh Ihwan Ritonga yang merupakan Wakil Ketua DPRD Kota Medan, dengan jawaban siap membantu dan mendukung IMM kota Medan kedepan dalam berkegiatan menjalankan program kerja dan merekomendasikan tokoh-tokoh dari kalangan keagamaan untuk menjadi narasumber dalam acara diskusi publik yang akan digelar dalam pelantikan IMM kota Medan.

Ihwan Ritonga menyatakan kesiapannya untuk hadir dalam pelantikan tersebut yang insya Allah IMM Medan akan memberikan panggung untuk memberi sambutan dalam kegiatan tersebut.

Pelantikan IMM kota Medan dan diskusi publik mencari pemimpin ideal kota Medan akan dilaksanakan pada tanggal 06 Juli 2019 yang akan dihadiri 500 peserta dari berbagai instansi seperti senat mahasiswa dari tiap-tiap universitas dikota Medan keluarga Cipayung kota Medan, OKP lainnya tingkat kota Medan dan Ortom Muhammadiyah mulai dari ipm, IMM, pemuda Muhammadiyah,  NA, tapak suci, Hizbul Wathan, Aisyiah, dan Muhammadiyah Medan sebut Aldo nama panggilan panitia pelaksana pelantikan IMM Medan dan diskusi publik.

Terakhir IMM Medan Sangat berterima kasih atas diterima nya bertatap muka langsung dengan wakil DPRD kota Medan Ihwan Ritonga dan kedepan akan memaksimalkan gerakan pembaharuan untuk kota Medan yg berkemajuan. **

Share:

Presiden Jokowi Ingin Indonesia dan Argentina Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi


Duta Nusantara Merdeka |Jakarta
Presiden Joko Widodo dan Presiden Republik Argentina Mauricio Macri mengadakan pertemuan bilateral bersama delegasi dari masing-masing negara. Pertemuan tersebut digelar di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Rabu, 26 Juni 2019.

Pertemuan bilateral tersebut digelar dalam rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Mauricio Macri dengan Madame Juliana Awada ke Indonesia. Dalam pertemuan bilateral tersebut, kedua negara membahas berbagai hal, utamanya peningkatan kerja sama di dua bidang, yaitu kerjasama perdagangan dan investasi, serta kerjasama _people to people contact._

"Argentina merupakan mitra perdagangan terbesar kedua Indonesia di Amerika Selatan. Tadi kami telah membahas peningkatan kerja sama ekonomi, khususnya di bidang perdagangan, pertanian, dan industri strategis. Kami membahas berbagai upaya menyeimbangkan perdagangan kedua negara termasuk melalui _counter trade_," ujar Presiden Jokowi dalam pernyataan pers bersama.


Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi juga menawarkan berbagai produk barang dan jasa yang dimiliki industri strategis Indonesia. PT Dirgantara Indonesia (DI) menawarkan pesawat, PT GMF menawarkan kerja sama dalam jasa pemeliharaan pesawat, dan PT INKA menawarkan produk lokomotif dan gerbong yang berstandar internasional.

"Presiden Macri selanjutnya akan berdiskusi dengan pimpinan PT. DI dan PT. INKA sore hari ini mendapatkan gambaran yang lebih jelas," lanjutnya.

Selain itu, Presiden Jokowi juga menyampaikan perlu dibukanya komoditas-komoditas pertanian Indonesia yang bisa masuk ke Argentina, baik itu berupa salak, manggis, nanas dan yang lain-lainnya. Untuk itu, Presiden Jokowi mendorong langkah-langkah untuk mendekatkan pengusaha Indonesia, di antaranya dengan mengundang partisipasi pengusaha Argentina pada _Trade Expo_ Indonesia.


"Indonesia juga terus mendorong peningkatan kerja sama perdagangan dengan MERCOSUR, blok dagang terbesar di Kawasan Amerika Selatan yang beranggotakan Argentina, Brasil, Paraguay dan Uruguay," paparnya.

Sementara itu, untuk meningkatkan kerja sama di bidang pendidikan, perdagangan dan investasi, pada hari ini di tempat yang terpisah, telah ditandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama di bidang pendidikan, kemudian _Joint Ministerial Statement on the Establishment of the Working Group on Trade and Investment_.

Sebagai sesama negara agraris, Presiden Jokowi juga melihat potensi kerja sama di bidang pertanian. Presiden Jokowi menyambut baik kerja sama pengembangan sistem teknologi pertanian sebagai implementasi dari Rencana Aksi Kerja Sama Pertanian antara Argentina dan Indonesia.


Presiden Macri mengaku sangat senang dengan sambutan hangat dari Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dalam kunjungan pertamanya ke Indonesia ini. Ia pun menyambut baik berbagai kerja sama yang dilakukan Indonesia dan Argentina dan menilai potensinya sangat besar.

"Saya di sini untuk menegaskan bahwa ada potensi yang sangat besar dalam hubungan Indonesia dan Argentina dan kita ingin mengembangkannya, memperdalamnya dalam hubungan perdagangan dan budaya. Ini adalah kemajuan yang sangat penting dan ini harus dua arah," ujar Presiden Macri.

Di bidang _people-to-people contact,_ Presiden Jokowi mengangkat isu kebijakan visa yang dinilai menyulitkan bagi warga negara Indonesia.

Menanggapi hal ini,  Presiden Macri berjanji akan segera memperbaiki sistem visa supaya arus orang Indonesia dan Argentina yang saling mengunjungi bisa semakin meningkat.

"Karena ini adalah dua negara yang sangat indah dan penuh dengan budaya," tuturnya. (Arianto)





Share:

Dialog Nasional II dengan Tajuk "Pemindahan Ibu Kota negara: Dampak Ekonomi, Lingkungan Hidup dan Pertahanan Keamanan"


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyambut gembira rencana pemindahan ibu kota baru Indonesia di Kalimantan. Kata dia, wilayah itu berada di tengah-tengah. Mencerminkan corak Indonesia Sentris yang menjadi arah pemerintahan Presiden Jokowi.

"Dari sisi pertahanan udara bagus sekali," katanya saat menjadi pembicara dialog nasional II bertema "Pemindahan Ibu Kota negara: Dampak Ekonomi, Lingkungan Hidup, dan Pertahanan Keamanan" di Bappenas, Rabu (26/6/2019). Pembicara lain dalam dialog tersebut adalah Menteri PPN/Ka Bappenas Bambang Brodjonegoro.

Dengan posisi Kalimantan yang berada di tengah-tengah wilayah Indonesia dan relatif minim gangguan bencana alam maupun gempa bumi, ibukota yang baru diharapkan dapat menjadi kebanggaan baru bangsa Indonesia.

Yang perlu dipikirkan ke depan dari sisi pertahanan, kata Moeldoko, adalah bagaimana memindahkan kekuatan armada yang ada saat ini lebih banyak terkonsentrasi di Pulau Jawa.


Moeldoko menambahkan, ada empat syarat yang harus diperhatikan dalam membangun calon ibu kota baru dari segi pertahanan.

Keempat syarat itu yakni kesiapan terhadap ancaman sumber daya nasional, anggaran, teknologi, dan kondisi geografis. Calon ibu kota baru nanti, kata Moeldoko, harus siap menghadapi dua jenis ancaman: tradisional dan non tradidisional.

Ancaman tradisional berupa ancaman militer dari aktor negara yang ingin mengganggu NKRI. Sedangkan ancaman nontradisional berupa ancaman dari aktor non negara seperti terorisme, kriminalitas, penyelundupan obat terlarang, dan ancaman lain yang bisa menimbulkan rasa tidak aman masyarakat.

Untuk menghadapi ancaman tradisional itu, kata Moeldoko, ibu kota yang baru perlu dilengkapi dengan peralatan dan pasukan militer yang memadai. "Diperlukan aspek pendukung seperti bandara, pelabuhan pangkalan militer, akses yang mudah ke kota-kota lain, dan pusat data untuk mencegah kejahatan siber," kata mantan Panglima TNI ini.

Selain itu, penduduk yang tinggal di ibu kota juga perlu dibentuk menjadi masyarakat yang siap siaga, tanggap, dan tangguh. Aspek lain yang perlu diperhatikan, kata Moeldoko, menyangkut lokasi. Lokasi ibu kota harus jauh dari wilayah perbatasan. "Jangan juga di wilayah yang terlalu berbukit," ujarnya.

Edy Prasetyono, salah satu pembahas dari Fisip UI mengharapkan ibu kota baru nanti harus dipikirkan menjadi zona khusus. (Arianto)


Share:

IKLAN MURAH

SUSU KURMA AULIA

SUSU KURMA AULIA
Pesan Silahkan Klik Gambar

BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno ~ Karakter Bangsa

KILAS BALIK BUNG KARNO KARAKTER  BANGSA Soekarno ketika pidato kata sambutan setelah menerima ijazah gelar Insinyur dari I...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI

loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Follow by Email

Label

#2019GantiPresiden Accounting Aceh Adat Istiadat Advokat Agama Agraria AIDS Aksi Album Anak Artikel Asahan Asian Games Asuransi Asusila Award Bakti Sosial Bandara Banjir BANK Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar Begal Bekraf Belanja Bencana Bencana Alam Berita Bhayangkara Bhayangkari Bisnis BNI BNN BPJS Buka lapak Bukit Asam Buku Bung Karno Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market Cerpen Citilink conference Covid-19 Covid19 Cuaca Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Deklarasi Deli Serdang Desa Dialog Digital Dirgahayu HUT RI Diskusi Duka Cita E-Money Ekonom Ekonomi Electronics Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech Forum Furniture G30S/PKI Games Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Go Pay Go-Jek Gojek Gotong Royong Grab Gym ham Harbolnas Hewan Hiburan HIV Hoax Hotel Hp Hukum Humbahas HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek Industri Informasi Infrastruktur Internasional Internet Investor IPM Jakarta Jawa Tengah Jawa Timur Jokowi Jurnalis Kaliber Kampanye Kamtibmas Karaoke Karhutla KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kekerasan Keluarga Kemanusiaan Kemendikbud Kemenhub KEMENPAN-RB Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Kilas Balik Bung Karno kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Koperasi Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal Kuliner Kutai Kartanegara Lakalantas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku Legislatif LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik lomba lari LPS Mahasiswa Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Mall Market Outlook Masjid Masker Mata Uang millenial Minuman Keras Minuman sehat Miras Mobil MOI Motivasi MPR Mudik Muhammadiyah Muharram Munas Musik Narkoba Narkotika Nasional Natal New Normal NKRI NU Office Olah Raga Olahraga Opini Organisasi Otomotif P Pagelaran Pahlawan Pameran Parawisata Pariwisata Partai Politik Pasar Pasar modal Patroli PC pe Pegadaian Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Peluncuran Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencurian Pendataan Pendidikan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengajian Pengamanan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Perpajakan Pers Pertamina Pertanian PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pinjam meminjam uang Polantas Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Pornografi Pra Kerja Pramuka Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik promo Property Prostitusi Public Expose Publik expose Puisi Pusat Perbelanjaan PWI Ragam Ramadhan Reksadana Relawan Jokowi Remisi Renungan resa Restoran Reward Robot Rumah Rumah sakit Rups RUU Saber Pungli Sahabat Anak Salon Samosir Sanitasi air.Lingkungan hidup Satlantas Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Senjata Sepak Bola Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Silaturahim Silaturrahim Smartphone Soekarno Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Suku bunga Sumatera Barat Sumatera Utara Sumut Superstore Suplemen Surat Terbuka Survei Survey susu Syariah Syawal Talkshow Tawuran Teknologi Terorisme Tiket Tips TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM umkm Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa UU Cipta Kerja UUD 1945 Valentine Day Virus Corona Walikota Wanita Wartawan Wirausaha Workshop

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA

PRO KONTRA RUU HIP

~> RUU HIP saat ini sedang Hangat Dipersoalkan, Karena Banyak Pihak yang telah Menolaknya, Baik dari Kalangan Ormas Hingga Partai Politik, Sehingga Terjadi Pro Dan Kontra.

<~ Memang Sebaiknya Persoalan Pancasila Tidak Usah Diganggu Gugat, Karna itu merupakan Landasan Dasar Dalam Berdirinya Negara Indonesia, Sudah Final Masalah Pancasila.

Link Terkait

close
Banner iklan disini