Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id
Tampilkan postingan dengan label Penipuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penipuan. Tampilkan semua postingan

Jebolan Indonesian Idol 2012 Dilaporkan Polisi Terkait Dugaan Penipuan 16 Milyar


Duta Nusantara Merdeka | Kota Medan
Beberapa perempuan korban penipuan investasi bodong dengan modus arisan online senin malam berdatangan ke polrestabes medan untuk melaporkan dugaan penipuan dan atau penggelapan yang diduga dilakukan oleh jebolan indonesian idol 2012, dengan promosi investasi yang dilakukan di akun instagram alya_sesungguhnya oleh pemilik akun yang bernama alya zumella para korban merasa kenal dan percaya dengan mentransfer sejumlah dana ke rekening an.alya zumella dengan iming2 uang akan dikembalikan dengan sejumlah bunga profit yg sangat menggiurkan, tapi ternyata semua hanya iming2 semata, bunga dari investasi tidak didapat malah uang investasinya pun raib melayang.

Sejauh ini hasil dari penelusuran dan dari beberapa keterangan saksi bahwa total jumlah korban sebanyak 141 orang dengan kerugian total sebesar 16 milyar rupiah.

Para Korban Didampingi Kuasa Hukum Saat Melapor

Melalui kuasa hukum para korban menyatakan semoga kasus ini segera di proses agar tidak ada korban lagi dikemudian hari karena terlapor nyatanya masih membuka slot arisan online/investasi bodong tsb. 

"Prihatin sekali dengan kasus ini, korban ratusan lebih hampir seluruhnya perempuan, ditengah kesulitan ekonomi para korban perempuan ini berharap bisa mendapatkan penghasilan tambahan malah kena tipu, semoga cepet slesai agar ada kepastian hukum bagi para korban dan agar tidak ada korban lagi yang terus bertambah demi pencegahan hukum." Ujar Danny Prima,SH. **
Share:

Polisi Tangkap Imam Atas Kasus penipuan Tender Pengadaan Tenda Evakuasi BNPB


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta Pusat
Polres Metro Jakarta Pusat menangkap Andi Fajri alias Andi (AF) dan Imam Nurssaida Hussaida (IH) alias Imam. Mereka kasus penipuan dan penggelapan pemenangan tender pengadaan seribu tenda evakuasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Menurut Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Arie Ardian Rishadi, tersangka selaku Direktur PT Della Ulfaira mengaku memenangi tender pengadaan 1.000 tenda dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada awal April lalu.

"Mereka meminta korban FK Rp 3 miliar dan disanggupi korban tahap pertama senilai Rp 500 juta," kata AKBP Arie saat Press Conference di Gedung Mapolrestro Jakarta Pusat, Kemayoran.

Pelaku dan korban berkenalan secara langsung. Karena mereka mencari-cari pengusaha untuk melakukan tender proyek. Modus yang dilakukan pelaku adalah menginvestasikan dana dalam proyek tersebut dan menjanjikan keuntungan sebanyak 77% dari nilai proyek yang di investasikan tersangka. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Nyamar Sebagai Kapolres Kutai Kartanegara Seorang Pria Berhasil Menipu Dan Meraup Uang 100 Juta


Duta Nusantara Merdeka | Kutai Kartanegara - Kaltim
Agus Haryanto (38) warga Jalan Pemuda, Gang Amal, RT 018, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim) ditangkap Tim Alligator, Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Kutai Kartanegara (Kukar), pada hari Kamis 28 Maret 2019 lalu, sekitar di Jl. Garuda, Kelurahan Sambaliung, Berau. 

Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Anwar Haidar, didampingi Kasat Reskrim AKP Damus Asa menerangkan, Agus ditangkap karena menipu seorang pengusaha asal Samarinda bernama Gusti Chaliq AB alias Alex (47) dengan mengaku sebagai Kapolres Kutai Kartanegara.

"Awalnya, pada hari Rabu tanggal 27 Februari 2019 lalu, sekitar pukul 17.41 Wita, korban mendapat pesan singkat melalui Whatsapp dari pelaku yang foto profilnya menggunakan gambar atau foto Bapak Kapolres Kutai Kartanegara. Sejak saat itu, korban tahunya itu Whatsapp Kapolres,” terang AKP  Damus Asa.

Kemudian, Agus kembali mengirim pesan via Whatsapp kepada Alex, pada hari Jumat 01 Maret 2019 yang lalu sekitar pukul 14.34 Wita. Ketika itu Agus yang mengaku sebagai Kapolres Kukar meminta bantuan dana sebesar Rp 100 juta dan memberikan nomor rekening Bank BRI atas nama Dian Maryanah.

"Karena percaya itu Kapolres. Korban lalu meminta Rahmad (saksi) untuk mengirimkan sejumlah uang yang diminta pelaku ke nomor rekening itu,” kata AKP Damus Asa.

Merasa usahanya berhasil, hari Minggu tanggal 24 Maret 2019 lalu, Agus kembali meminta uang kepada Alex dengan alasan istri Kapolres Kukar sakit. Namun saat itu Alex merasa curiga, pasalnya saat menghubungi nomor Whatsapp tersebut, tidak bisa dihubungi.

Selanjutnya Alex mencoba mengkonfirmasi dan ternyata nomor tersebut bukanlah nomor nya Kapolres, melainkan nomor penipu.

“Setelah mengetahui nomor tersebut adalah penipu, korban melaporkan kasus itu ke Polres Kukar,” ucap AKP Damus Asa.

Usai menerima laporan, Kasat Reskrim Polres Kukar AKP Damus Asa bersama Kanit Opsnal Iptu Aksaruddin Adam dan Tim Alligator langsung melakukan penyelidikan. Sampai akhirnya diketahui, penipu yang mencatut nama Kapolres Kukar adalah Agus, warga Berau.

“Kami langsung berangkat ke Berau dan menangkap pelaku. Saat kita amankan, pelaku mengaku menghabiskan uang tersebut untuk biaya memperbaiki mobil miliknya,” tutur AKP Damus Asa, Kasat Reskrim Polres Kutai Kartanegara. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Polisi Tangkap 4 Pelaku Penggelapan Dana Perusahaan Leasing Di Bekasi


Duta Nusantara Merdeka | Bekasi
Polisi menangkap 4 pelaku penggelapan dana sebuah perusahaan leasing di Bekasi, Jawa Barat. Modus pelaku mengajukan pinjaman dengan jaminan BKPB dengan menggunakan data fiktif.

“Tersangka mengajukan pinjaman pembiayaan dana tunai dengan jaminan BPKB sepeda motor yang sudah hilang,” ujar Kapolsek Bekasi Kota Polres Metro Bekasi Kota Kompol Parjana di Mako Polsek Bekasi Kota Jalan Jendral Sudirman, Kranji, Kota Bekasi.


Keempat pelaku inisial N (28), IM (27), DC (23), dan MR (21) merupakan karyawan di perusahaan leasing tersebut. Untuk bisa mencairkan uang pinjaman, pelaku membeli BPKB motor yang sudah hilang melalui online sebagai jaminan.

“Untuk mendapatkan BPKB ini, pelaku-pelaku ini membeli BPKB yang kendaraan nya sudah hilang. Dengan harga motor yang baru Rp 5 juta. (BPKB) motor yang paling murah Rp 1,5 juta,” ujar Kapolsek.

Untuk mengajukan aplikasi pinjaman itu, para pelaku menggunakan data fiktif. Hal ini dilakukan seolah-olah dana tersebut dipinjam oleh kreditur.


“Untuk menutupi perbuatan nya para tersangka sempat beberapa kali melakukan pembayaran angsuran atau cicilan, supaya tidak diketahui oleh pihak korban,” lanjut Kompol Parjana.

Namun, selanjutnya,  para pelaku mengalami kredit macet. Para pelaku sudah melakukan perbuatan ini sebanyak 35 kali sejak 19 September 2018

“Kerugian perusahaan di taksir mencapai Rp 314.177.886,” tambah Kompol Parjana.

Pelaku memiliki peran yang berbeda-beda. Inisial N  berperan menyediakan dana untuk membeli BPKB,  inisial IM dan DC mencari dan membeli BPKB, sedangkan MR yang berpura-pura mengajukan pinjaman dana tunai ke perusahaan.


“Setelah mendapat laporan dari pihak PT FIF,  kami lakukan penyelidikan dan para pelaku ditangkap di kantornya, PT FIF Group cabang Bekasi Jalan Jenderal Sudirman, Kranji, Kota Bekasi,  Kamis (17/01/2019), pukul 15.00 Wib,” tambah Kompol Parjana Kapolsek Bekasi Kota Polres Metro Bekasi Kota.

Barang bukti yang berhasil diamankan Polisi dalam kasus ini ialah 35 berkas aplikasi kontrak pembiayaan multiguna, 35 BPKB sepeda motor, hasil audit perusahaan, 4 (empat) lembar surat keterangan kerja. Pelaku dikenai pasal 374 KUHP Jo Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun (penipuan) dan 5 tahun penjara (penggelapan). **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Penyaluran Dana Koran Di Dinas Peternakan dan Perikanan Diduga Adanya Penipuan


Duta Nusantara Merdeka| Humbahas - Sumut
DE. br. Panjaitan salah satu staf/pegawai di Dinas Peternakan dan Perikanan,  yang telah dipercayakan oleh Dinas tersebut untuk membayar iuran koran kepada wartawan   diduga telah mempermainkan anggaran dana koran untuk wartawan sebagai mitra kerja yang telah disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan, diduga telah dipermainkan oleh pegawai tersebut demi untuk memperkaya diri sendiri, dan juga bersikap arogan dan kasar dalam menyampaikan informasi kepada wartawan yang ada saat dikonfirmasi. 
       
Hal ini terungkap Ketika pembayaran dana koran berlangsung untuk triwulan ke II (dua)  bulan November 2018. DE. br.  Panjaitan meminta sebanyak dua kwitansi, satu berisi dan satunya lagi hanya tanda tangan dan stempel koran.  Mirisnya lagi, slip penyetoran yang dikeluarkan oleh dinas tersebut dibuat dua lembar untuk ditanda tangani dan juga distempel,   satu pada bulan April-Juni 2018 dan bulan Juli - September 2018, Sedangkan distribusi pembayaran koran mingguan yang seharusnya Rp 150 ribu diterima  menjadi Rp. 140 ribu rupiah. 

Untuk pembayaran dana koran disetiap SKPD,  triwulan I berlaku mulai bulan Februari - April,  triwulan II berlaku mulai Apri-Juni,  triwulan ke III berlaku Juli-September dan triwulan ke IV berlaku September-November, sedangkan untuk dinas peternakan dan perikanan sendiri berlangganan koran hanya berlaku sampai kepada  triwulan ke dua saja, sedangkan untuk triwulan Ke III dan IV langsung distop.  

Ketika awak media langsung mempertanya- kan kepadanya, DE. langsung bersikap arogan dan menyampaikan hal hal penganjaman terhadap wartawan. Pertanyaan demi pertanyaan terus dilontarkan akhirnya DE mencoba menghindar dan pergi meninggalkan ruang kerjanya. Padahal yang ingin dipertanyakan berupa kwitansi double dan juga adanya oknum wartawan yang meminta tagihan korannya sebanyak 3 (tiga)  jenis koran,  tapi kenyataannya wartawan tersebut diduga tidak berprofesi sebagai wartawan ditiga media tersebut. **(Red-67)

Kontributor DNM : B.  Nababan
Share:

IKLAN MURAH

SUSU KURMA AULIA

SUSU KURMA AULIA
Pesan Silahkan Klik Gambar

BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno ~ Karakter Bangsa

KILAS BALIK BUNG KARNO KARAKTER  BANGSA Soekarno ketika pidato kata sambutan setelah menerima ijazah gelar Insinyur dari I...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI

loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Follow by Email

Label

#2019GantiPresiden Accounting Aceh Adat Istiadat Advokat Agama Agraria AIDS Aksi Album Anak Artikel Asahan Asian Games Asuransi Asusila Award Bakti Sosial Bandara Banjir BANK Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar Begal Bekraf Belanja Bencana Bencana Alam Berita Bhayangkara Bhayangkari Bisnis BNI BNN BPJS Buka lapak Bukit Asam Buku Bung Karno Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market Cerpen Citilink conference Covid-19 Covid19 Cuaca Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Deklarasi Deli Serdang Desa Dialog Digital Dirgahayu HUT RI Diskusi Duka Cita E-Money Ekonom Ekonomi Electronics Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech Forum Furniture G30S/PKI Games Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Go Pay Go-Jek Gojek Gotong Royong Grab Gym ham Harbolnas Hewan Hiburan HIV Hoax Hotel Hp Hukum Humbahas HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek Industri Informasi Infrastruktur Internasional Internet Investor IPM Jakarta Jawa Tengah Jawa Timur Jokowi Jurnalis Kaliber Kampanye Kamtibmas Karaoke Karhutla KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kekerasan Keluarga Kemanusiaan Kemendikbud Kemenhub KEMENPAN-RB Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Kilas Balik Bung Karno kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Koperasi Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal Kuliner Kutai Kartanegara Lakalantas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku Legislatif LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik lomba lari LPS Mahasiswa Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Mall Market Outlook Masjid Masker Mata Uang millenial Minuman Keras Minuman sehat Miras Mobil MOI Motivasi MPR Mudik Muhammadiyah Muharram Munas Musik Narkoba Narkotika Nasional Natal New Normal NKRI NU Office Olah Raga Olahraga Opini Organisasi Otomotif P Pagelaran Pahlawan Pameran Parawisata Pariwisata Partai Politik Pasar Pasar modal Patroli PC pe Pegadaian Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Peluncuran Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencurian Pendataan Pendidikan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengajian Pengamanan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Perpajakan Pers Pertamina Pertanian PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pinjam meminjam uang Polantas Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Pornografi Pra Kerja Pramuka Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik promo Property Prostitusi Public Expose Publik expose Puisi Pusat Perbelanjaan PWI Ragam Ramadhan Reksadana Relawan Jokowi Remisi Renungan resa Restoran Reward Robot Rumah Rumah sakit Rups RUU Saber Pungli Sahabat Anak Salon Samosir Sanitasi air.Lingkungan hidup Satlantas Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Senjata Sepak Bola Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Silaturahim Silaturrahim Smartphone Soekarno Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Suku bunga Sumatera Barat Sumatera Utara Sumut Superstore Suplemen Surat Terbuka Survei Survey susu Syariah Syawal Talkshow Tawuran Teknologi Terorisme Tiket Tips TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM umkm Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa UU Cipta Kerja UUD 1945 Valentine Day Virus Corona Walikota Wanita Wartawan Wirausaha Workshop

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA

PRO KONTRA RUU HIP

~> RUU HIP saat ini sedang Hangat Dipersoalkan, Karena Banyak Pihak yang telah Menolaknya, Baik dari Kalangan Ormas Hingga Partai Politik, Sehingga Terjadi Pro Dan Kontra.

<~ Memang Sebaiknya Persoalan Pancasila Tidak Usah Diganggu Gugat, Karna itu merupakan Landasan Dasar Dalam Berdirinya Negara Indonesia, Sudah Final Masalah Pancasila.

Link Terkait

close
Banner iklan disini