Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id
Tampilkan postingan dengan label Penipuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penipuan. Tampilkan semua postingan

Viral Pertandingan Futsal Ramai Penonton, Satu Orang Tersangka Telah Ditetapkan


Duta Nusantara Merdeka | Kota Medan
Polisi akhirnya menetapkan satu orang tersangka terkait Viralnya pertandingan final antara Polsek Medan Kota Vs Al-Wasliyahy yang berlangsung di GOR Serbaguna Jalan Willem Iskandar Muda Medan terbukti  melanggar Protokol Kesehatan (Prokes). 

Adapun satu tersangka di yang di amankan polisi ber inisial "BTG" Suka (44) warga Jalan Bromo Medan.

Penjelasan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Ricko Sunarko , bahwa kegiatan itu diprakarsai salah seorang mantan PHL di Polda Sumut. Namun saat mengurus peminjaman pakai stadion Mini Futsal ke Dispora Provinsi Sumut mengatasnamakan Poldasu.

"Padahal yang bersangkutan tidak lagi bertugas di Polda Sumut," kata Riko saat menggelar konfersi prese di dampingi Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Rabu (03/02/21) Pukul 15.00 Wib di mako Polresrabes Medan, Dalam surat permohonan ada tandatangan dua anggota Polri yang di palsukan.

Karena mengatas namakan Polda Sumut maka izin pakai stadion mini diberikan oleh Dispora. "Tandatangan dua anggota Polri itu pun dipalsukan," ungkapnya.

Riko mengatakan, turnamen futsal itu tidak memenuhi persyaratan yang ditentukan, tidak ada izin dari pihak berwenang, dan tidak ada rekomendasi dari Satgas Covid-19.Saat pelaksanaan pertandingan panitia juga memakai logo Futsal Poldasu pada spanduk kegiatan.

"Jadi seolah-olah kegiatan ini panitianya dari Poldasu", Jelasnya

Di hadapan awak media tersangka mengaku  menjual tiket seharga Rp 15ribu rupiah ke penonton hingga mencapai ke untungan sebesar Rp 12 juta rupiah. 

Sebelumnya, viral video pertandingan futsal dengan kondisi ramai penonton di Sumut. Dalam video disebut merupakan pertandingan final antara Polsek Medan Kota Vs Al-Wasliyah. Dilihat acara pertandingan futsal diupload di Youtube Terlihat spanduk bertuliskan "Fun Futsal Cup 2021" dan terlihat pula penonton.

Turnamen disebut berlangsung di GOR Mini, Jalan Willem Iskandar, Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara, Minggu 31 Januari 2021. Setelah video itu viral, Polda Sumatera Utara akan melakukan penyelidikan.

Wartawan : Septian Hernanto
Share:

Korban Penipuan Arisan Online Penuhi Panggilan Penyidik Restabes Medan.


Duta Nusantara Merdeka | Kota Medan
Jelita fortuna (22) korban penipuan arisan online yang di kelola oleh pelaku bernama Nadya Damaya thores (23) memenuhi panggilan penyidik restabes medan dengan nomor surat :B/6248/X/RES 1.11/reskrim perihal perkembangan hasil penelitian laporan,dengan surat laporan polisi nomor:LP/25/75/X/2020/SPKT RESTABES MEDAN tanggal 16 oktober 2020 pelapor a.n Jelita fortuna.

Didepan penyidik Jelita fortuna (korban) mengatakan telah menjadi korban penipuan arisan online dengan salah satu owner/pemegang arisan online",sebut saja Nadya Damaya Thorres (23)",yang sudah menipu saya dengan dalih arisan online dan iming iming yang menjanjikan,total kerugian yang saya alami Rp 16.380.000juta diruang pemeriksaan unit pidum/Ruang unit Idik II Sat.reskrim polrestabes medan pada hari Rabu Tanggal 11 November 2020.

Bukan cuma saya saja yang menjadi korbannya,sudah banyak orang yang menjadi korban si nadya itu.


Inilah jumlah kerugian dan nama nama korban penipuan arisan nadya.
List UM member Nadya : 
1. Brightta siagian 6.950.000 
2. Monica 4.500.000
3. Tina 10.500.000
4. Elshadai 16.450.000
5. Eliya 1.650.000
6. Cassia 5.800.000
7. Hendra 4.000.000
8. Aloina 26.000.000
9. Okta 6.200.000
10. Wi 26.550.000
11. Desy 1.410.000
12. Lia apriani 3.600.000
13. Alya 3.400.000
14. Emay 10.000.000
15. Risma 6.300.000
16. Deny 43.500.000
17. Evi 48.720.000
18. Jelita 16.380.000
19. Nike 8.515.000
20. Yurike 2.000.000
21. Margareth 19.800.000
22. Mela Sinaga 8.000.000
23. Livia 4.200.000
24. Novilia Sirait 1.110.000
25. Intan 1.950.000
26. Refina 13.550.000
27. Stefani 1.650.000
28. Vica 1.700.000
29. Abella: 17.110.000
30. Inca : 3.150.000
31. Imam permadi 4.000.000
32. Andela Saragih : 12.000.000
33.Lieola maysella: 3900.000
34. Helmina H : 12.000.000
35. Chris : 26.000.000
36. Weldy : 15.000.000
37. Anggi rakasiwi : 2.250.000
38. Sri Astuti : 26.500.000
39. Soufika: 1.350.000
40. Dara 1.225.000
41. Wenny 6.960.000
42. Stevani 41.705.000
43.Dona/fika 20.000.000
44. winnie 19.000.000
45. Bella 23.830.000
46. Regina 7.500.000
47.tampubolon 4.500.000
48. Yayang 5.000.000
49. Linsa 4.400.000
50. Devi Trisnawati 900.000
51. Inka 12.600.000
52. Eta 8.400.000
53. Octa pebriliani 1.000.000
54. Septi purna wiranti 1.295.000
55. Laila :1.000.000
56. Timo : 900.000
57. Vee : 550.000
58. Nisa : 900.000
59.Ineke: 2.875.000
60. Desy Ginting : 2.400.000
61. Jhon R : 20.000.000
62. Sirait : 8.000.000
63. Glo : 5.820.000
64.grace : 3.650.000
65. Isyfa : 30.000.000.

Sebelum nya saya dan korban korban yang sudah sempat mencoba untuk bermediasi dengan orang tua Nadya, tapi etikad baik dari orang tua si nadya tidak ada,malah kami di bentak bentak dan di tantang,"silahkan kau lapor atas dasar apa kau melapor," la saya dan kawan kawan melapor karena anak bapak sudah menipu kami,"cetus Jelita fortuna dengan kesal.

Disisi lain atas dugaan para korban ada indikasi pelaku tidak sendiri.

Kenapa saudara laki laki pelaku dalam masalah kasus yang menjerat kakaknya atas tindak penipuan, kok malah liburan ke bali."ada apa ini."

Setelah menghadiri panggilan dari penyidik restabes medan Jelita fortuna (22) korban menceritakan pada wartawan bahwasan nya Jelita fortuna (korban) Harus menyertai bukti bukti yang kuat masih butuh bukti apa lagi sih pak. Apa kurang jelas bukti, saksi pun juga saya hadirkan. **

Wartawan DNM : Didi Atmawijaya
Share:

Korban Penipuan Arisan Online Buat Laporan Ke Polda Sumut


Duta Nusantara Merdeka | Kota Medan
Sri astuti (24), warga lingkungan İİİ blok c no 16 kelurahan nelayan indah,kecamatan medan labuhan membuat laporan pengaduan ke Polda sumatera utara Medan, kamis (3/12/2020). Sri astuti menjadi korban penipuan arisan online sehingga mengalami kerugian Rp20 juta.

Sri astuti membeberlan, dia mengikuti arisan online,Kemudian ia mengikuti arisan online milik seorang owner wanita (pelaku) bernama Nadya Damaya Thorres (23) warga jalan karya wisata LK 1, kelurahan gedung johor, kecamatan medan johor.

“Uang yang sudah saya setorkan berjumlah Rp20juta dijanjikan menarik dengan jumlah yang sudah di janjikan pada, saat jatuh tempo aku untuk narik (get) pada oktober 2020, uang yang dijanjikan tidak kunjung disetorkan,” ungkapnya.

Ia bahkan menagih uang tersebut berulang kali Akan tetapi nomor ponselnya malah diblokir oleh pelaku dan nomor WhatsApp pun juga di blokir oleh pelaku.  

Kesal dengan uangnya tidak kunjung di kembalikan,sri astuti langsung membuat laporan ke Polda sumatera utara dengan nomor STTLP/2285/Xİ/2020/SPKT Polda sumatera utara,

“Aku udah buat laporan pada tanggal 26 November 2020. Aku berharap laporanku segera di tindak lanjuti dan pelaku segera ditangkap. Aku juga punya bukti-bukti transfer ke rekening pelaku dan udah kuserahkan ke Penyidik. berharap laporan aku diproses dan pelaku(nadya damaya thorres) segera ditangkap,”ungkapnya

Sri astuti juga menambahkan
Arisan online ini,sudah memakan banyak korban. Pasalnya bukan aku saja yang tertipu. Teman-temannya pun mengalami nasib yang sama.

“Korbannya banyak, arisan online itu ada sekitar puluhan orang. Mereka udah coba mendatangi rumah si pelaku ini. Tapi pelaku ini gak ada di rumah. Nah teman-teman aku juga udah buat laporan ke polisi,”cetusnya, Mengakhiri kepada wartawan

Share:

Jebolan Indonesian Idol 2012 Dilaporkan Polisi Terkait Dugaan Penipuan 16 Milyar


Duta Nusantara Merdeka | Kota Medan
Beberapa perempuan korban penipuan investasi bodong dengan modus arisan online senin malam berdatangan ke polrestabes medan untuk melaporkan dugaan penipuan dan atau penggelapan yang diduga dilakukan oleh jebolan indonesian idol 2012, dengan promosi investasi yang dilakukan di akun instagram alya_sesungguhnya oleh pemilik akun yang bernama alya zumella para korban merasa kenal dan percaya dengan mentransfer sejumlah dana ke rekening an.alya zumella dengan iming2 uang akan dikembalikan dengan sejumlah bunga profit yg sangat menggiurkan, tapi ternyata semua hanya iming2 semata, bunga dari investasi tidak didapat malah uang investasinya pun raib melayang.

Sejauh ini hasil dari penelusuran dan dari beberapa keterangan saksi bahwa total jumlah korban sebanyak 141 orang dengan kerugian total sebesar 16 milyar rupiah.

Para Korban Didampingi Kuasa Hukum Saat Melapor

Melalui kuasa hukum para korban menyatakan semoga kasus ini segera di proses agar tidak ada korban lagi dikemudian hari karena terlapor nyatanya masih membuka slot arisan online/investasi bodong tsb. 

"Prihatin sekali dengan kasus ini, korban ratusan lebih hampir seluruhnya perempuan, ditengah kesulitan ekonomi para korban perempuan ini berharap bisa mendapatkan penghasilan tambahan malah kena tipu, semoga cepet slesai agar ada kepastian hukum bagi para korban dan agar tidak ada korban lagi yang terus bertambah demi pencegahan hukum." Ujar Danny Prima,SH. **
Share:

Polisi Tangkap Imam Atas Kasus penipuan Tender Pengadaan Tenda Evakuasi BNPB


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta Pusat
Polres Metro Jakarta Pusat menangkap Andi Fajri alias Andi (AF) dan Imam Nurssaida Hussaida (IH) alias Imam. Mereka kasus penipuan dan penggelapan pemenangan tender pengadaan seribu tenda evakuasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Menurut Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Arie Ardian Rishadi, tersangka selaku Direktur PT Della Ulfaira mengaku memenangi tender pengadaan 1.000 tenda dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada awal April lalu.

"Mereka meminta korban FK Rp 3 miliar dan disanggupi korban tahap pertama senilai Rp 500 juta," kata AKBP Arie saat Press Conference di Gedung Mapolrestro Jakarta Pusat, Kemayoran.

Pelaku dan korban berkenalan secara langsung. Karena mereka mencari-cari pengusaha untuk melakukan tender proyek. Modus yang dilakukan pelaku adalah menginvestasikan dana dalam proyek tersebut dan menjanjikan keuntungan sebanyak 77% dari nilai proyek yang di investasikan tersangka. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Nyamar Sebagai Kapolres Kutai Kartanegara Seorang Pria Berhasil Menipu Dan Meraup Uang 100 Juta


Duta Nusantara Merdeka | Kutai Kartanegara - Kaltim
Agus Haryanto (38) warga Jalan Pemuda, Gang Amal, RT 018, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim) ditangkap Tim Alligator, Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Kutai Kartanegara (Kukar), pada hari Kamis 28 Maret 2019 lalu, sekitar di Jl. Garuda, Kelurahan Sambaliung, Berau. 

Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Anwar Haidar, didampingi Kasat Reskrim AKP Damus Asa menerangkan, Agus ditangkap karena menipu seorang pengusaha asal Samarinda bernama Gusti Chaliq AB alias Alex (47) dengan mengaku sebagai Kapolres Kutai Kartanegara.

"Awalnya, pada hari Rabu tanggal 27 Februari 2019 lalu, sekitar pukul 17.41 Wita, korban mendapat pesan singkat melalui Whatsapp dari pelaku yang foto profilnya menggunakan gambar atau foto Bapak Kapolres Kutai Kartanegara. Sejak saat itu, korban tahunya itu Whatsapp Kapolres,” terang AKP  Damus Asa.

Kemudian, Agus kembali mengirim pesan via Whatsapp kepada Alex, pada hari Jumat 01 Maret 2019 yang lalu sekitar pukul 14.34 Wita. Ketika itu Agus yang mengaku sebagai Kapolres Kukar meminta bantuan dana sebesar Rp 100 juta dan memberikan nomor rekening Bank BRI atas nama Dian Maryanah.

"Karena percaya itu Kapolres. Korban lalu meminta Rahmad (saksi) untuk mengirimkan sejumlah uang yang diminta pelaku ke nomor rekening itu,” kata AKP Damus Asa.

Merasa usahanya berhasil, hari Minggu tanggal 24 Maret 2019 lalu, Agus kembali meminta uang kepada Alex dengan alasan istri Kapolres Kukar sakit. Namun saat itu Alex merasa curiga, pasalnya saat menghubungi nomor Whatsapp tersebut, tidak bisa dihubungi.

Selanjutnya Alex mencoba mengkonfirmasi dan ternyata nomor tersebut bukanlah nomor nya Kapolres, melainkan nomor penipu.

“Setelah mengetahui nomor tersebut adalah penipu, korban melaporkan kasus itu ke Polres Kukar,” ucap AKP Damus Asa.

Usai menerima laporan, Kasat Reskrim Polres Kukar AKP Damus Asa bersama Kanit Opsnal Iptu Aksaruddin Adam dan Tim Alligator langsung melakukan penyelidikan. Sampai akhirnya diketahui, penipu yang mencatut nama Kapolres Kukar adalah Agus, warga Berau.

“Kami langsung berangkat ke Berau dan menangkap pelaku. Saat kita amankan, pelaku mengaku menghabiskan uang tersebut untuk biaya memperbaiki mobil miliknya,” tutur AKP Damus Asa, Kasat Reskrim Polres Kutai Kartanegara. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Polisi Tangkap 4 Pelaku Penggelapan Dana Perusahaan Leasing Di Bekasi


Duta Nusantara Merdeka | Bekasi
Polisi menangkap 4 pelaku penggelapan dana sebuah perusahaan leasing di Bekasi, Jawa Barat. Modus pelaku mengajukan pinjaman dengan jaminan BKPB dengan menggunakan data fiktif.

“Tersangka mengajukan pinjaman pembiayaan dana tunai dengan jaminan BPKB sepeda motor yang sudah hilang,” ujar Kapolsek Bekasi Kota Polres Metro Bekasi Kota Kompol Parjana di Mako Polsek Bekasi Kota Jalan Jendral Sudirman, Kranji, Kota Bekasi.


Keempat pelaku inisial N (28), IM (27), DC (23), dan MR (21) merupakan karyawan di perusahaan leasing tersebut. Untuk bisa mencairkan uang pinjaman, pelaku membeli BPKB motor yang sudah hilang melalui online sebagai jaminan.

“Untuk mendapatkan BPKB ini, pelaku-pelaku ini membeli BPKB yang kendaraan nya sudah hilang. Dengan harga motor yang baru Rp 5 juta. (BPKB) motor yang paling murah Rp 1,5 juta,” ujar Kapolsek.

Untuk mengajukan aplikasi pinjaman itu, para pelaku menggunakan data fiktif. Hal ini dilakukan seolah-olah dana tersebut dipinjam oleh kreditur.


“Untuk menutupi perbuatan nya para tersangka sempat beberapa kali melakukan pembayaran angsuran atau cicilan, supaya tidak diketahui oleh pihak korban,” lanjut Kompol Parjana.

Namun, selanjutnya,  para pelaku mengalami kredit macet. Para pelaku sudah melakukan perbuatan ini sebanyak 35 kali sejak 19 September 2018

“Kerugian perusahaan di taksir mencapai Rp 314.177.886,” tambah Kompol Parjana.

Pelaku memiliki peran yang berbeda-beda. Inisial N  berperan menyediakan dana untuk membeli BPKB,  inisial IM dan DC mencari dan membeli BPKB, sedangkan MR yang berpura-pura mengajukan pinjaman dana tunai ke perusahaan.


“Setelah mendapat laporan dari pihak PT FIF,  kami lakukan penyelidikan dan para pelaku ditangkap di kantornya, PT FIF Group cabang Bekasi Jalan Jenderal Sudirman, Kranji, Kota Bekasi,  Kamis (17/01/2019), pukul 15.00 Wib,” tambah Kompol Parjana Kapolsek Bekasi Kota Polres Metro Bekasi Kota.

Barang bukti yang berhasil diamankan Polisi dalam kasus ini ialah 35 berkas aplikasi kontrak pembiayaan multiguna, 35 BPKB sepeda motor, hasil audit perusahaan, 4 (empat) lembar surat keterangan kerja. Pelaku dikenai pasal 374 KUHP Jo Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun (penipuan) dan 5 tahun penjara (penggelapan). **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Penyaluran Dana Koran Di Dinas Peternakan dan Perikanan Diduga Adanya Penipuan


Duta Nusantara Merdeka| Humbahas - Sumut
DE. br. Panjaitan salah satu staf/pegawai di Dinas Peternakan dan Perikanan,  yang telah dipercayakan oleh Dinas tersebut untuk membayar iuran koran kepada wartawan   diduga telah mempermainkan anggaran dana koran untuk wartawan sebagai mitra kerja yang telah disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan, diduga telah dipermainkan oleh pegawai tersebut demi untuk memperkaya diri sendiri, dan juga bersikap arogan dan kasar dalam menyampaikan informasi kepada wartawan yang ada saat dikonfirmasi. 
       
Hal ini terungkap Ketika pembayaran dana koran berlangsung untuk triwulan ke II (dua)  bulan November 2018. DE. br.  Panjaitan meminta sebanyak dua kwitansi, satu berisi dan satunya lagi hanya tanda tangan dan stempel koran.  Mirisnya lagi, slip penyetoran yang dikeluarkan oleh dinas tersebut dibuat dua lembar untuk ditanda tangani dan juga distempel,   satu pada bulan April-Juni 2018 dan bulan Juli - September 2018, Sedangkan distribusi pembayaran koran mingguan yang seharusnya Rp 150 ribu diterima  menjadi Rp. 140 ribu rupiah. 

Untuk pembayaran dana koran disetiap SKPD,  triwulan I berlaku mulai bulan Februari - April,  triwulan II berlaku mulai Apri-Juni,  triwulan ke III berlaku Juli-September dan triwulan ke IV berlaku September-November, sedangkan untuk dinas peternakan dan perikanan sendiri berlangganan koran hanya berlaku sampai kepada  triwulan ke dua saja, sedangkan untuk triwulan Ke III dan IV langsung distop.  

Ketika awak media langsung mempertanya- kan kepadanya, DE. langsung bersikap arogan dan menyampaikan hal hal penganjaman terhadap wartawan. Pertanyaan demi pertanyaan terus dilontarkan akhirnya DE mencoba menghindar dan pergi meninggalkan ruang kerjanya. Padahal yang ingin dipertanyakan berupa kwitansi double dan juga adanya oknum wartawan yang meminta tagihan korannya sebanyak 3 (tiga)  jenis koran,  tapi kenyataannya wartawan tersebut diduga tidak berprofesi sebagai wartawan ditiga media tersebut. **(Red-67)

Kontributor DNM : B.  Nababan
Share:

IKLAN MURAH

SUSU KURMA AULIA

SUSU KURMA AULIA
Pesan Silahkan Klik Gambar

BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno ~ Karakter Bangsa

KILAS BALIK BUNG KARNO KARAKTER  BANGSA Soekarno ketika pidato kata sambutan setelah menerima ijazah gelar Insinyur dari I...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI

loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Follow by Email

Label

#2019GantiPresiden Accounting Aceh Adat Istiadat Advokat Agama Agraria AIDS Air Aksara Aksi Aktivitis Al Washliyah Album Anak Angkatan Darat Anti Korupsi Arisan Artikel Asahan Asian Games Asuransi Asusila Atlet Award Bakti Sosial Bandara Bandung Banjir BANK Bansos Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar Beasiswa Begal Bekraf Beladiri Belanja Bencana Bencana Alam Berita Bhayangkara Bhayangkari Bisnis BNI BNN Bobby Nasution BPJS Buka lapak Bukit Asam Buku Bung Karno Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market Cerpen Cikampek Citilink conference Covid-19 Covid19 Cuaca Cuci Tangan Curanmor Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Desa Dialog Digital Dirgahayu HUT RI Diskusi Donor Darah Duka Cita E-Money Ekonom Ekonomi Ekspor Impor Electronics Emas Empat Pilar Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech Flores Timur Forum Furniture Futsal G30S/PKI GAAS Games Ganja Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Go Pay Go-Jek Gojek Golkar Gotong Royong Grab Gym ham Harbolnas Hewan Hiburan HIV Hoax Hotel Hp Hukum Humas Humbahas HUT HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek IMM Indonesia Industri Informasi Infrastruktur Internasional Internet Investor IPM Jakarta Jakarta Barat Jakarta Pusat Jalan Jawa Tengah Jawa Timur Jokowi Jurnalis Kaliber Kampanye Kampung Rakyat Indonesia Kampus Kamtibmas Kapolri Karaoke Karhutla KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kebun Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kejurnas Kekerasan Keluarga Kemanusiaan Kemendikbud Kemenhub KEMENPAN-RB Kemensos Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Kilas Balik Bung Karno Kivlan Zen kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Koperasi Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal KSAD Kuliner Kunjungan Kerja Kutai Kartanegara Lahan Lakalantas Lalu Lintas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku Legislatif LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik lomba lari LPS Madina Mahasiswa Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Makkasar Mall Market Outlook Masjid Masker Mata Uang Media Menembak Menteri millenial Minuman Keras Minuman sehat Miras Mobil MOI Motivasi MPR MPR RI Mudik Muhammadiyah Muharram MUI Munas Musik Musyawarah Narkoba Narkotika Nasional Natal New Normal NKRI NU Office Olah Raga Olahraga Online Operasi Yustisi Opini Organisasi Ormas Otomotif P Padang Pagelaran Pahlawan Pameran Pancasila Papua Parawisata Pariwisata Partai Politik Pasar Pasar modal Pasar Tradisional Patroli PC PDI Perjuangan pe Pedagang Pegadaian Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Peluncuran Pemadam Kebakaran Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan pemerasan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuda Melati Indonesia Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencemaran Nama Baik Penculikan Pencurian Pendataan Pendidikan Penelitian Penembakan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengadilan Pengajian Pengamanan Penganiayaan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perhubungan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Perpajakan Pers Pertamina Pertanahan Pertanian Perusahaan Pesawat Terbang PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pin Pinjam meminjam uang PMI Polairud Polantas Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Pornografi Pra Kerja Pramuka Praperadilan Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik promo Property Prostitusi Protokol Kesehatan Public Expose Publik expose Puisi Pusat Perbelanjaan PWI Ragam Ramadhan Reksadana Relawan Jokowi Remisi Renungan resa Restoran Reuni 212 Revolusi Mental Reward Robot Ruang Guru Rumah Rumah sakit Rups RUU Saber Pungli Sahabat Anak Salon Samosir Sanitasi air.Lingkungan hidup Santri Satlantas Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Sengketa Senjata Sepak Bola Separatis Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Silaturahim Silaturahim. KUYAI Kartanegara Silaturahmi Silaturrahim Simpan Pinjam Simulasi Smartphone Soekarno Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Suku bunga Sumatera Barat Sumatera Utara Sumut Sungai Superstore Suplemen Surat Terbuka Survei Survey susu Swab Antigen Syariah Syawal Tali Kasih Talkshow Tanjung Balai Tawuran Teknologi Terorisme Tiket Tips TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tokoh Agama Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM Ulama umkm UMSU Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa UU Cipta Kerja UU ITE UUD 1945 Vaksinasi Valentine Day Virus Corona Walikota Wanita Wartawan Webinar Wirausaha WNA Workshop

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA

PRO KONTRA RUU HIP

~> RUU HIP saat ini sedang Hangat Dipersoalkan, Karena Banyak Pihak yang telah Menolaknya, Baik dari Kalangan Ormas Hingga Partai Politik, Sehingga Terjadi Pro Dan Kontra.

<~ Memang Sebaiknya Persoalan Pancasila Tidak Usah Diganggu Gugat, Karna itu merupakan Landasan Dasar Dalam Berdirinya Negara Indonesia, Sudah Final Masalah Pancasila.

Link Terkait

close
Banner iklan disini