Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id
Tampilkan postingan dengan label Sekolah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sekolah. Tampilkan semua postingan

Siswa Bisa Bekerja Sebelum Lulus di SMKN 2 Cipatujah


Duta Nusantara Merdeka | Tasikmalaya
Adalah SMKN 2 Cipatujah, Tasikmalaya di bawah kepemimpinan kepala sekolah  Suryana, S.Pd., M.Pd. melakukan “lompatan” luar biasa. Sekolah ini awalnya punya siswa yang sangat sedikit, kini jumlahnya melompat ber kali Iipat. Sebuah fakta sosial yang menjelaskan trust pada sekolah semakin membaik dibawah manajerial kepala sekolah baru.

Ada satu program yang unik dan khas dari SMKN 2 Cipatujah disamping program unggulan lainnya. Apa itu? Sesuai judul di atas yakni “Siswa Bisa Bekerja Sebelum Lulus”. Ini menarik. Disaat semua sekolah menjanjikan lulusan akan siap kerja setelah lulus. SMKN  2 Cipatujah melakukan lompatan “disruptif” bekerja sebelum lulus.

SMKN 2 Cipatujah bermitra dengan PT. BAHARI PRIMA MANUNGGAL-JAKARTA. Sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang pengolahan ikan. Anak didik sambil PJJ sudah bisa bekerja dan tentu menghasilkan pengetahuan, pengalaman dan uang.  Saat yang lain PHK, siswa SMKN 2 Cipatujah malah mendapatkan pekerjaan.

PT BAHARI PRIMA MANUNGGA -JAKARTA bergerak dalam bidang pengolahan ikan tuna untuk di ekspor ke wilayah Asia, Amarika dan Eropa. Perusahaan ini  pun memasok olahan ikan tuna untuk kebutuhan domestik. Program “Bekerja Sebelum Lulus”  akan  terus dikembangkan untuk jurusan lainnya yaitu jurusan Nautika Kapal Penangkap Ikan atau NKPI, dan Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak atau RPL.

Pada umumnya lulusan SMK, SMA, SLB dan perguruan tinggi menjanjikan alumninya  dipastikan siap kerja pasca  kelulusan. Berbeda dengan SMKN 2 Cipatujah, sejumlah siswa malah sudah bekerja sebelum lulus. Uang didapat, pengalaman didapat, keterampilan didapat dan ijazah pun akan di dapat.

Pekerjaan didapat duIuan sebelum ijazah di dapat adaIah “lompatan disruptif”. Jargon “SMK BISA” nampaknya bisa berubah menjadi “SMK WOW”. Mengapa wow? Karena SMKN 2 Cipatujah sudah mampu menjawab tantangan dunia SMK untuk bekerja. Bahkan bekerja sebelum waktunya bekerja. 

Ada sebuah ungkapan yang mengatakan, “Kepala sekolah berkualitas akan melahirkan sekolah terbaik”. Sosok Suryana adalah seorang kepala sekolah yang saat diklat kepaIa sekolah tahun 2019 meraih niIai tertinggi dalam sebuah tes manajerial.  Semoga di era sulit karena wabah Covid-19, para kepaIa sekolah  tetap eksis berprestasi melayani anak didiknya. (Arianto)

Penulis: Dr. Dudung Nurullah Koswara, M.Pd. (Ketua FKKS SMA/SMK/SLB 69 Jawa Barat)
Share:

Puluhan Sekolah Negeri di Bogor Go Digital


Duta Nusantara Merdeka | Bogor
Sebanyak 28 Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor menandatangani Perjanjian Kerjasama dengan PT Media Dimensi Teknologi Indonesia (Emditek) untuk menerapkan sistem manajemen sekolah berbasis teknologi digital di sekolah-sekolah mereka pada hari Jumat 22 Januari 2021 yang lalu.

Dihadiri oleh Muhammad Fajri, Koordinator Operator , Dudu kurniadi, Sekretaris K3S , Suharto Spd , Koryandik, Ade Jojo S.pd, Ketua K3S, Rita Juantini S.Pd Kepala Sekolah SD N Sirnagalih 05 , CEO Emditek Sutopo, Pak H.Yunar Ludfi, Komisaris Emditek dan Tri Rachman Batara, COO Emditek.

Pandemi Covid-19 yang diikuti dengan dihentikannya proses belajar tatap muka membuat semua pihak di dunia pendidikan mencari solusi terbaik untuk mengatasinya. Di sisi lain, selama ini banyak keluhan dari para guru pendidik dan pengelola sekolah khususnya di sekolah-sekolah negeri mengenai beban kewajiban-kewajiban administrasi yang membuat mereka sulit fokus pada materi dan metoda pengajaran kepada peserta didik. 

Sementara di lain pihak, kegiatan administrasi, pelaporan pengelolaan sekolah sangat dibutuhkan oleh Pemerintah atau para pemilik sekolah swasta untuk meyakinkan bahwa sekolah dikelola dengan baik untuk mendukung proses belajar mengajar. Hambatan itu menjadi salah satu penyebab atas rendahnya kualitas pendidikan di sekolah-sekolah negeri yang ada di daerah.

Emditek memahami problem-problem tersebut dan membangun MyTimetrac School Management System (MT-SMS) untuk membantu pengelolaan sekolah secara digital, dengan aplikasi berbasis web dan dapat juga diakses menggunakan smart phone.           

Sistem ini mencakup fitur pengelolaan administrasi umum, keuangan, perpustakaan, absensi, jadwal pelajaran, pemberian tugas kepada peserta didik, pengumpulan dan scoring hasil belajar, komunikasi digital antara guru - murid maupun guru - orangtua murid, dan lain-lain.


"MT-SMS ini merupakan suatu sistem pengelolaan sekolah berbasis digital paling lengkap yang dibuat untuk mendukung sekolah (umum) menjalankan fungsinya dengan lebih optimal," jelas Yudi Kusman, CEO Emditek saat ditemui pada acara penandatanganan perjanjian kerjasama tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Rita Juartini, S.Pd kepala SDN Sirnagalih 05, Kabupaten Bogor menyampaikan bahwa pihaknya sangat optimis implementasi sistem ini akan membuat sekolah yang dipimpinnya lebih maju. 

"Saya melihat bahwa MT-SMS ini benar-benar dapat menjawab kebutuhan kami, khususnya sekolah yang berada lokasi pedesaan ini untuk menjadi setara dengan rekan-rekan kami di kota besar," kata Rita. "Bahkan, dengan layanan MT-SMS tersebut sekolah kami jadi memiliki website sendiri dan digital database sendiri, seperti sekolah-sekolah swasta besar," lanjutnya sambil tersenyum lebar.

"Sistem digital ini sangat sejalan dengan program Merdeka Belajar dari Kemendikbud, khususnya untuk mendukung para guru agar lebih leluasa membangun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) serta menjalankan kelas daring," timpal Ade Jojo S.Pd Kepala SDN Pasirangsana 02, Kabupaten Bogor.

Dengan penerapan MT-SMS di 28 sekolah itu, berarti sistem ini sekaligus membantu pelaksanaan program belajar mengajar untuk total sekitar 7.000 peserta didik dan sekitar 200 guru di sekolah-sekolah tersebut. Di luar itu, fitur komunikasi pada aplikasi digital tersebut juga dapat diakses oleh orangtua siswa, sehingga total subscriber pada aplikasi ini sekitar 14.200 orang.

Sementara itu, pihak Emditek menyatakan bahwa pihaknya akan terus fokus mengembangkan sistem MT-SMS ini menjadi lebih baik dan lebih jauh lagi menjawab kebutuhan dari sekolah, guru, peserta didik, maupun orang tua. 

"Saat ini kami telah mulai masuk ke fase pengembangan produk tahap dua, yang salah satunya adalah penambahan fitur video conferencing pada aplikasi tersebut, sehingga akan melengkapi kebutuhan proses belajar daring pada kondisi pandemi saat ini," papar Yudi Kusman Kepada Poskota-Nasional.Com. (Arianto)



Share:

7 Jurus Jitu Lancar Berbahasa Inggris


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta  
Bahasa Inggris menjadi bahasa paling banyak digunakan di dunia. Saat ini Bahasa Inggris menjadi salah satu bahasa yang dipelajari hampir di seluruh institusi pendidikan di dunia, termasuk Indonesia. Penggunaan bahasa Inggris tentunya sering kita jumpai di kehidupan sehari-sehari. 

Oleh karena itu, kita perlu mendalami bahasa Inggris sejak dini, tapi pernahkah kamu merasa tidak lancar berbahasa Inggris meskipun sudah belajar bertahun-tahun? 

Lalu gimana, sih, supaya fasih berbahasa Inggris? Yuk, simak tips-tips berikut ini.

1. Belajar dari film

Siapa yang suka nonton film? Nah, saat menonton film coba, deh, kalian ubah teks subtitle-nya. Jika kalian menonton film Indonesia, coba kalian tambah teks subtitle bahasa Inggris. 

Sebaliknya, jika kalian nonton film barat, kalian bisa tambah teks subtitle ke dalam bahasa Indonesia. Fungsinya untuk apa, sih? Saat kalian menonton film, kalian bisa sambil mendengarkan dan membaca teks subtitle. 

Penggabungan dua keterampilan tersebut dapat membantu mendukung kalian menerjemahkan kata per kata. Kalian juga bisa mendengarkan podcast dalam bahasa Inggris. Hal ini membantu kalian terbiasa mendengarkan kosa kata dalam bahasa Inggris.

2. Dengarkan lagu dalam bahasa Inggris

Siapa yang suka mendengarkan lagu? Di zaman teknologi yang sudah maju ini, kamu bisa mendengarkan lagu kapan pun dan di mana pun hanya lewat aplikasi musik. Kamu bisa mendengarkan sambil mencari lirik lagu di browser kamu. Sambil mendengarkan, kamu pahami liriknya. Hal ini membantu kamu untuk memperkaya vocabulary.

3. Gunakan hobi sebagai sarana bercakap

Kalian bisa gunakan hobi kalian untuk berinteraksi dengan orang-orang yang pandai berbahasa Inggris. Jika kalian senang bermain games, seperti Among Us atau Fortunite. Bergabunglah dengan forum yang berisi sekumpulan orang-orang luar yang menggunakan bahasa Inggris. 

Selain itu, kamu bisa coba mulai berbicara menggunakan bahasa Inggris dengan keluarga atau teman-teman dekatmu. Meskipun belum fasih, tapi kamu tidak perlu khawatir! Semakin sering kamu berlatih, maka perlahan kamu akan mulai terbiasa dan lancar berbicara menggunakan bahasa Inggris.

4. Gunakan ponselmu

Rata-rata dari kita, menghabiskan banyak waktu dengan ponsel atau perangkat elektronik lain. Cobalah untuk mengubah pengaturan bahasa ponsel atau perangkat elektronik kamu ke dalam bahasa Inggris sehingga pemberitahuan yang muncul akan diterima dalam bahasa Inggris. 

Hal yang sama berlaku juga untuk browser dan sosial media kamu. Jika kamu menggunakan Google Chrome, kamu bisa tambahkan bahasa Inggris sebagai penerjemah. Dengan begitu, kamu bisa memahami halaman yang kamu cari menggunakan bahasa Inggris lalu kamu bisa menerjemahkannya ke dalam bahasa Indonesia.

5. Latihan di depan cermin

Siapa yang sering tidak pede ketika berbicara dalam bahasa Inggris? Hayo ngaku, deh, pasti kalian sering gugup dan grogi kalau ngomong pakai bahasa Inggris. Nah, solusinya adalah kamu harus rajin berlatih di depan cermin. 

Meskipun kamu masih terbata-bata, jangan takut! Semakin kamu berlatih, maka kemampuan berbicara kamu akan semakin lancar dan kamu tidak lagi grogi ketika harus berbicara dalam bahasa Inggris.

6. Carilah teman berbicara

Selain melatih diri di depan cermin, kamu bisa melatih kemampuan berbicara kamu dengan teman yang memiliki level yang sama atau bahkan lebih tinggi dari kamu. Kamu bisa mulai dengan perkenalan, lalu ajukanlah pertanyaan atau kamu bisa menjawab pertanyaan yang diajukan. 

Mulailah dengan sesuatu yang sederhana, jangan berharap untuk melakukan percakapan penuh di awal, lakukan semua perlahan. Kamu juga bisa berbicara dengan orang atau kerabat yang tidak paham bahasa Inggris. Kamu akan memiliki pengalaman berbicara namun tidak ada tekanan ketika kamu melakukan kesalahan dalam berbicara.

7. Ikuti kelas online bahasa Inggris di English Academy

Jika kamu butuh bantuan untuk memulai, kamu juga bisa belajar melalui kursus bahasa Inggris, salah satunya di English Academy by Ruangguru. English Academy merupakan kelas live teaching bahasa Inggris berbasis online. 

Di sini, kamu bakal diajarin oleh para pengajar (Master Teacher) yang berpengalaman dan ahli dari kalangan internasional maupun lokal. 

Yang bikin tambah seru, pelajaran bahasa Inggris di English Academy disampaikan secara interaktif dan efektif dengan menggunakan kurikulum berstandar internasional. 

Nah, itu dia jurus jitu yang bisa kamu praktikan sendiri, ya! Jangan lupa untuk selalu banyak membaca dan mendengarkan dalam bahasa Inggris. (Arianto)

Share:

Jurus Jitu Mengerjakan Tugas bagi Siswa!


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta Di tengah situasi pandemi saat ini, Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) menuai banyak kendala. Selain keterbatasan sinyal di beberapa daerah, tantangan terberat siswa saat ini adalah mengerjakan tugas sekolah dengan keterbatasan waktu konsultasi dengan guru secara daring.

Saat siswa gelisah dengan tugas yang menumpuk, hal ini dapat memicu konsentrasi siswa dalam menyelesaikan tugas. Mereka hanya akan berfokus pada mengumpulkan tugas secara cepat bukan fokus pada menyelesaikan tugasnya.

Tak jarang kondisi seperti ini membuat siswa untuk mencari cara praktis dan cepat alias copy paste jawaban. Sadar atau tidak, kebiasaan ini sangat merugikan para siswa apalagi jika menjadi rutinitas?

Saat ini, banyak perguruan tinggi yang sudah memberlakukan sanksi drop out jika mengetahui mahasiswanya melakukan plagiarisme. Duh, jangan sampai kamu seperti itu, ya!

Nah, untuk menghindari hal tersebut. Ada banyak cara mengerjakan tugas yang bisa kamu lakukan tanpa copy paste. Penasaran? Yuk, simak tips berikut!

1. Diskusi belajar daring bersama teman

Saat mendapatkan kesulitan mengerjakan soal, kamu bisa berdiskusi dengan teman belajar menemukan jawaban. Belajar kelompok ternyata dapat membantu otak kita lebih aktif dibandingkan ketika belajar sendirian. Ketika berkelompok, daya berpikir kita akan cenderung lebih meningkat karena ada banyak gagasan dan ide yang disampaikan.

Nah, berhubung masih PJJ, belajar kelompok saat ini sebaiknya dilakukan secara daring. Kamu bisa berdiskusi melalui sambungan telepon, grup chat, atau platform online meeting. Beri jeda waktu untuk istirahat jika kamu merasa jenuh atau lelah. Jadi, kamu bisa tetap belajar asyik dan sehat bareng teman-teman.

2. Meminta bantuan saudara di rumah

Jika di rumah kalian memiliki saudara, kalian bisa minta bantuan saudara kalian untuk membantu kamu mengerjakan soal. Jangan ragu untuk meminta bantuan seseorang kalau kamu kesulitan untuk mengerjakan sendiri. Lebih baik bertanya jika kamu tidak tahu. Lebih baik usaha, dan hargai proses daripada mencari jalan singkat, ya.

3. Kerjakan sesuai kemampuan

Siapa sih yang nggak mau nilai bagus? Pasti semuanya mau! Tapi bukan berarti kamu harus menghalalkan segala cara untuk mendapatkan nilai sempurna, lo! Kerjakan tugas sesuai kemampuan kamu.

Berproseslah untuk mendapatkan nilai bagus dengan kemampuan sendiri jangan mengandalkan kemampuan sumber lain. Ingat, nilai bukan untuk dipamerkan, akan tetapi nilai digunakan sebagai alat ukur kemampuan kamu.

4. Buatlah mind map belajar

Meringkas catatan ternyata dapat membantu kamu memahami pelajaran, lo! Kamu bisa membuat rangkuman sendiri dengan style kamu. Jika kamu senang menggambar, kamu bisa tambahkan gambar dan warna dalam rangkuman kamu.

Hal ini dapat membantu kamu lebih mudah menyerap materi dengan tambahan visual yang menarik dilihat. Kamu akan lebih paham konsep pembelajaran sehingga kamu dapat mengerjakan soal yang dirasa sulit dengan mudah.

5. Tuntaskan tugasmu dengan roboguru dan gunakan fitur PhotoApp

Selain cara di atas, kamu bisa coba,  nih, fitur roboguru. Kamu hanya perlu kirim foto-foto soal yang dirasa sulit dengan mengirim pesan melalui WhatsApp di nomor 0815-7815-0000. Kamu dapat menggunakan fitur roboguru dengan mengunduh aplikasi Ruangguru, kemudian klik bagian roboguru.

Dengan fitur PhotoApp roboguru, kamu bisa kirim foto soal-soal yang dirasa sulit untuk dibahas bareng solusinya. roboguru bakal membantu kamu dengan memberikan video penjelasan cara mengerjakan soal.

Kamu juga bisa berdiskusi dengan siswa lain yang juga mengirim soal-soal untuk dicari jawabannya. Mudah banget, kan? Tugas sekolah selesai tanpa harus nyontek atau dengan cara instan!

Wah, ternyata masih banyak cara lain yah yang bisa kamu lakukan tanpa menyalin jawaban. Semoga tips-tips ini dapat bermanfaat buat kamu dalam mengerjakan tugas, ya. Yuk, #StopCopyPaste mulai sekarang! (Arianto)




Share:

European Higher Education Fair 2020 Digelar 21-28 November 2020


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
European Higher Education Fair (EHEF) 2020 edisi ke-12, yang merupakan pameran pendidikan Eropa terbesar di dunia, kembali digelar di Indonesia kali ini secara online mulai tanggal 21-28 November 2020. 

Pameran pendidikan virtual ini akan dibuka secara resmi oleh Bapak Vincent Piket, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, bersama dengan pejabat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Republik Indonesia pada tanggal 21 November 2020.  

Pameran virtual ini diikuti oleh 140 institusi pendidikan tinggi terkemuka yang berasal dari 12 negara Uni Eropa (Belgia, Perancis, Jerman, Italia, Belanda, Denmark,  Spanyol, Irlandia, Finlandia, Swedia, Hungaria, Polandia) serta Inggris dan Swiss. 
 
Duta Besar Uni Eropa Bapak Vincent Piket menyampaikan, Ini adalah pertama kalinya EHEF diselenggarakan secara virtual. Hal ini dilakukan ditengah kondisi pandemi COVID-19 dan agar para peserta pameran serta pengunjung dapat berinteraksi dalam pameran ini dengan aman. 

"Virtual fair ini juga memiliki keunggulan lain yaitu memberikan kesempatan kepada para pengunjung dari seluruh Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua, dari Kalimantan Utara hingga Sumba untuk dapat berpartisipasi secara online," kata Vincent saat virtual meeting. (18/11)
 
Selain itu, kata Vincent, Eropa merupakan daerah tujuan populer bagi mahasiswa dan dosen asal Indonesia. Lebih dari 4.000 pelajar Indonesia berangkat ke Eropa setiap tahunnya, dan secara keseluruhan terdapat lebih dari 8.500 mahasiswa dan dosen yang saat ini sedang menuntut ilmu di Eropa. 

Setiap tahunnya, sambungnya, 1,600 pelajar dan dosen Indonesia memperoleh beasiswa dari Uni Eropa, melalui program Erasmus+, dan juga dari Negara-negara Anggotanya. 

Meskipun demikian, tuturnya, adanya pandemi COVID-19 yang melanda seluruh negara Eropa, jumlah mahasiswa dan dosen Indonesia yang berkunjung ke Eropa melalui program Erasmus+ tahun ini berjumlah 255 orang. 

Menurutnya, Setiap tahunnya programme Erasmus+ juga memberikan kesempatan kepada lebih dari 200 pelajar dan dosen dari Eropa untuk mengikuti pertukaran pelajar selama satu semester, mengajar ataupun mengikuti pelatihan, tambah Duta Besar Piket. 
 
Disaat yang sama, Prof. Nizam, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia menyampaikan, EHEF 2020 merupakan kesempatan yang sangat baik bagi mahasiswa dan dosen Indonesia untuk memperoleh informasi tentang studi di Eropa dan beasiswa yang diberikan oleh Uni Eropa dan Negara Anggotanya. 

Sementara itu, kata Nizam, EHEF mendukung pembentukan jaringan dan kerjasama antar universitas di Eropa dan Indonesia. Kami ingin mengajak universitas di Indonesia untuk meningkatkan kemitraan dan kerja sama di bidang pendidikan, penelitian dan pengembangan dengan universitas-universitas top Eropa. 

Kemudian, ucapnya, Atas nama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Uni Eropa atas penyelenggaraan EHEF di Indonesia setiap tahunnya. 

Demikian juga, kata Nizam, Kami juga dengan tulus berterima kasih kepada Uni Eropa dan negara-negara anggotanya atas dukungan yang terus diberikan kepada mahasiswa, cendekiawan dan institusi pendidikan tinggi di Indonesia. 

"Selain itu, Terima kasih dan penghargaan khusus saya sampaikan kepada Bapak Duta Besar Vincent Piket atas semangatnya dalam memajukan persahabatan antara Uni Eropa dan Indonesia," tambah Prof. Nizam. 
 
Selanjutnya juga disampaikan, Pameran virtual EHEF di Indonesia yang ke-12 ini akan memberi kesempatan bagi para mahasiswa, dosen dan peneliti untuk dapat  bertemu dan berdiskusi secara online dengan perwakilan universitas-universitas Eropa. 

"Pameran ini akan diisi dengan rangkaian webinar tentang studi di Eropa, presentasi dari universitas-universitas di Eropa serta pameran virtual EHEF. Diharapkan pameran ini akan dihadiri oleh 2,000 pengunjung setiap harinya," pungkasnya. (Arianto)
 

Share:

Sebagai Mahasiswa Baru, Dina Hidayana Diwajibkan Mengikuti Rangkaian Acara Kuliah Perdana


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Luarbiasa! Dina Hidayana, S., M.Sc adalah politisi Golkar dan satu-satunya Perempuan Penerima Beasiswa S3 Universitas Pertahanan (UNHAN) Th 2020/2021. Total penerima beasiswa S3 itu 24 mahasiswa dan 23 nya semua laki-laki. 

Sebagai mahasiswa baru tahun ajaran 2020-2021, Dina diwajibkan mengikuti rangkaian acara kuliah perdana, yang upacara pembukaannya dipimpin langsung Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Upacara berlangsung di pagi hari. 

Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Probowo Subianto, bertindak sebagai Inspektur Upacara Pembukaan Pendidikan S1, S2 dan S3 Universitas Pertahanan (Unhan) TA.2020/2021 pada 29 Agustus 2020 di Kampus Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Sebanyak 300 Kadet Mahasiswa S1, 251 mahasiswa S2 dan 24 mahasiswa S3 serta para dosen dengan khidmat mengikuti jalannya upacara secara fisik dan secara online tersebar di sejumlah lokasi lingkungan kampus.

Politisi Golkar, Dina Hidayana, S.P., M.Sc., yang juga Staf Ahli Ketua MPR RI, memutuskan untuk menempuh S3 di Universitas Pertahanan, salah satu kampus negeri terbaik di Indonesia, yang menerapkan pola pengajaran semi militer, bukan saja karena latar belakang personal tumbuh besar di keluarga tentara dari Ayahnya, yang merupakan Alumni AKABRI AD 74.


"Namun secara khusus untuk mendalami dan menemukan instrumen penentu keberhasilan kedaulatan pangan sebagai tulang punggung utama pertahanan nasiona," ujar Dina yang juga Juru bicara Depinas SOKSI, serta Staf Ahli Fraksi Golkar DPR RI 2009-2014, dalam keterangan tertulisnya Senen (31/8/2020).

Lebih lanjut, Alumni S1 Pertanian UNS, Lulusan tercepat 3,5 tahun berpredikat _Cumlaude_ Dina mengungkapkan, bahwa kejayaan agraris Indonesia harus dikuatkan melalui reformulasi kebijakan pertanian dan pangan dalam arti luas.

"Pandemi Covid 19 adalah momentum tepat untuk mengoptimalkan seluruh kekayaan Indonesia, baik dari aspek sumber daya alam maupun manusia," ucap Dina yang juga Alumni S2 Magister Resolusi Konflik UGM, lulusan tercepat berpredikat _Cumlaude_.

Dina Hidayana berharap penelitian Disertasi yang rencananya akan diselesaikannya dalam waktu dua tahun ini dapat menggugah masyarakat luas dan pemegang kekuasaan pada khususnya untuk fokus pada potensi utama Indonesia, dalam hal pembangunan pertanian dan pangan nasional

Karena menurut Dina, logistik (pangan) adalah sumber kekuatan utama suatu bangsa, baik dalam keadaan damai maupun perang.

"Dengan seluruh potensi yang kita miliki, maka ketergantungan impor harus kita akhiri, pandemi sebagai peluang untuk Indonesia berada di garis terdepan penentu stabilitas dunia dalam hal ketersediaan pangan," jelasnya. 


Sebagai satu-satunya perempuan penerima beasiswa Mahasiwa Doktoral Cohort 3 Universitas Pertahanan Indonesia, Dina Hidayana menunjukkan kapasitas dan kapabilitas yang prima.

Bukan saja dalam memenangkan Seleksi Beasiswa yang tidak mudah karena harus melewati banyak sekali tahapan test, terlebih juga Dina Hidayana harus menunjukkan kemampuan beradaptasi secara baik terhadap dominasi laki-laki yang sebagian besarnya dari kalangan militer. 

Dina Hidayana percaya bahwa keterlibatan perempuan di ranah militer dapat menginfiltrasi cara-cara penyelesaian konflik yang cenderung mengedepankan nirkekerasan.

"Zaman sudah jauh berubah, perang fisik sudah hampir punah bertransformasi menjadi bentuk lain yang lebih sulit dikenali," ujarnya. 

"Karenanya, peran dan keterlibatan perempuan di semua lini dan fungsi mutlak diperlukan untuk mendapatkan perspektif dari ragam gender untuk mencapai Indonesia sebagaimana tujuan bernegara yang termaktub dalam Pembukaan UUD 1945 Alinea 4," imbuhnya.

Universitas Pertahanan Indonesia mewajibkan seluruh mahasiswa S1, S2 dan S3 mengikuti Bela Negara sebagai bagian dari penguatan nasionalisme, dalam hal konsepsi dasar, termasuk penempaan fisik.

Sesuai moto Unhan: Identitas, Nasionalime dan Integritas diharapkan lulusan Mahasiswa Unhan di semua tingkatan dapat mendarmabaktikan keilmuannya pada masyarakat, bangsa dan generasi penerus sehingga tidak ada ilmu yang sia-sia. (Arianto)


Share:

Shoichi Oni Raih Gelar Doktor Hukum di Universitas Pelita Harapan


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Pemerintah Indonesia seharusnya mengkaji ulang Sistem Penyelesaian Sengketa Investasi dan Membuat Aturan Khusus Demi Menjaga Kepercayaan Asing Terhadap sistem Peradilan Indonesia dan  Pemerintah Indonesia harus hindari penyelesaian sengketa melalui ISDS, karena sangat merugikan negara.
Shoichi Oni, Warga Negara Jepang yang juga Ketua Umum Organisasi Muslim Jepang (Japan Muslim Association) berhasil mempertahankan disertasi dengan judul "Privatization of Public Law in The Case of International Law Investment Law" ("Privatisasi Hukum Publik Dalam Permasalahan Hukum Investasi Internasional.") pada Sabtu (15/08) di Kampus Universitas Pelita Harapan Lt. 16, The Plaza Semanggi Jakarta. 

Shoichi Oni berhasil mempertahankan disertasi dihadapan sidang akademik Fakultas Hukum Universitas Pelita Harapan Jakarta dan Shoichi Oni merupakan doktor ke-75 di Universitas Pelita Harapan. Disertasi doktor Oni dinilai merupakan kajian yang bagus dan isinya memberikan kontribusi besar bagi pemerintah Indonesia. 

Disertasi Oni dipromotori oleh Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., LL.M dan Dr. Maria Soetopo sebagai co-promotor dan tim penguji yakní Prof. Dr. Basuki Rekso Wibowo, Prof. Dr. I.B.R Supancana, S.H., M.H., Dr. Susi Susantijo, S.H., Prof. Bintan R. Saragih, S.H., serta Dr. Henry Soelistyo, S.H., LL.M.

Dalam Disertasinya, Oni berpendapat bahwa selama ini partisipasi Indonesia dalam International Center for Settlement of Investment Disputes (ICSID) lebih banyak dirugikan dari pada diuntungkan. Indonesia sebagai Negara tuan rumah (Host State) lebih sering harus membayar ganti rugi kepada investor asing yang menggugat pemerintah. Sekalipun pemerintah Indonesia dimenangkan, namun biaya untuk membayar pengacara internasional saja sudah memakan jutaan Dolar Amerika atau sekitar US$ 5 juta. Apalagi jika pemerintah Indonesia kalah dalam ICSID.


Dalam disertasinya Oni mengusulkan agar pemerintah Indonesia memprioritaskan dan memperkuat konsep perjanjian bilateral investasi (Bilateral Investment Treaties-BIT) antar Negara secara bilateral. Di dalam perjanjian Bilateral dapat diatur mengenai penyelesaian sengketanya. Untuk mengantisipasi investor yang belum memberikan kepercayaan kepada sistem hukum di lndonesia.

Oni menawarkan skema agar pemerinah menyiapkan konsep dan tata cara baru dalam rangka penyelesaian perselisihan antar Negara secara Bilateral. Cara ini setelah diteliti hasilnya jauh lebih efisien dan menguntungkan pemerintah Indonesia.

Lebih lanjut, Oni mengungkapkan, Ada beberapa poin yang menjadi catatan penting dalam disertasi ini, antara lain:

- Pertama, UU No. 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal di Indonesia harus segera diamandemen, karena dianggap sudah tidak sesuai dengan kondisi sekarang. Apalagi ISDS memberikan kerugian khususnya secara finansial bagi negara tuan rumah (host state). Hal ini disebabkan karena sistem ISDS memungkinkan investor asing untuk menggugat langsung Indonesia selaku negara tuan rumah di ICSID. 

- Kedua, adanya ketentuan ICSID yang memberikan hak bagi investor asing untuk meminta ganti rugi atas kesalahan yang dilakukan oleh pejabat, organisasi pemerintah, pemerintah daerah, BUMN, hakim pengadilan, anggota parlemen dan kabinet serta individu terkait lainnya dari host state. Tentu saja hal ini sangat memberatkan pemerintah Indonesia, karena SDM pegawai PNS diberbagai daerah sangat berbeda, sehingga dengan mudah bisa digugat.


- Ketiga, penyelesaian sengketa yang melibatkan Foreign Direct Investors-FDI (investor asing langsung) tidak hanya berbasis pada investasi komersial, tetapi juga investasi di bidang Sumber Daya Alam (SDA). 

- Keempat, penyelesaian sengketa investasi melalui badan arbitrasi ICSID membutuhkan waktu, biaya dan upaya hukum yang sangat besar. Dimana satu proses pengadilan bisa menelan biaya hingga USD 1.8 juta. Seperti Kasus Mining PLC dan Planet Mining Pty. Ltd. vs Republik Indonesia. Kondisi ini menggambarkan secara jelas bahwa sistem hukum  investasi internasional yang berkembang memberi manfaat besar kepada investor asing daripada Negara tuan rumah.

Persoalannya apakah Indonesia sebaiknya keluar dari ICSID atau tetap berada di ICSID dengan catatan tidak menyelesaikan sengketa melalui ISDS. Karena penyelesesaian sengketa melalui ISDS inilah yang dianggap sangat merugikan Indonesia. 

Untuk itu, kata Oni, dalam rangka menjaga investasi untuk kepentingan nasional dengan tetap memberikan perlindungan terhadap asset dan keamanan dalam berinvestasi, Oni menyimpulkan Pemerintah harus mempertimbangkan untuk menghapus/tidak menggunakan system ISDS dalam penyelesaian sengketa arbitrase Internasional. Sengketa FDI sebaiknya diselesaikan melalui hukum domestik, selanjutnya untuk mengamandemen UU No. 25 tahun 2007 tentang Penanaman Modal.


Selain itu, lanjut Oni, Berdasarkan pengalaman penyelesaian sengketa melalui ISDS, pemerintah Indonesia telah mengeluarkan biaya yang sangat tinggi yang dinilai tidak efisien dan bahkan tidak adil. 

Disisi lain, ungkap Oni  Direkomendasikan untuk mendapatkan persetujuan DPR untuk memastikan keabsahan ISDS dalam BIT dan UU Penanaman Modal, khususnya jika didalamnya menyangkut sumber daya alam.
 
"Hal tersebut dilakukan untuk menjamin legitimasi dan kedaulatan Indonesia, sesuai Undang-Undang No. 24 Tahun 2004 tentang Perjanjian Internasional dan Putusan Mahkamah Konstitusi No. 13/ PUU XVI/2018. IIA dan BIT dengan sistem ISDS harus diperiksa secara khusus," tegasnya.

"Alternatif yang paling menguntungkan dan layak untuk menyelesaikan sengketa FDI adalah menggunakan pengadilan domestik (kerangka hukum Indonesia). Sebagai rekomendasi jangka pendek adalah dengan mengamandemen hukum perdata internasional dan undang-undang arbitrase. Adapun sebagai rekomendasi jangka panjang adalah dibentuknya pengadilan khusus untuk menyelesaikan  sengketa internasional. 

Disertasi ini sangat bermanfaat sebagai masukan dan referensi bagi pemerintah dan pembuat kebijakan dalam membuat/mengamandemen UU investasi atau aturan terkait lainnya. 

"Melalui disertasi ini diharapkan nantinya pemerintah Indonesia mampu menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi pembangunan nasional meningkatkan kepercayaan investor asing (FDI) dan melindungi Indonesia dari kerugian pembayaran kewajiban kepada investor asing. Tentunya hal tersebut dilaksanakan dengan tetap melindungi kepentingan umum dan negara serta memperhatikan prinsip-prinsip hukum internasional yang berlaku," pungkasnya. (Arianto)








 

Share:

GPMB Gelar Syukuran 35 Tahun dengan Tajuk "Simfoni Pemersatu Bangsa"


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Seiring dengan maraknya perkembangan dunia marching band di Indonesia, Yayasan Grand Prix Marching Band (GPMB) tetap konsisten melaksanakan program perhelatan besar yang merupakan ajang pertemuan semua pemain, pecinta, dan pemerhati marching band. Sampai dengan tahun ini, yang merupakan pelaksanaan ke 35 kalinya, karena dalam perjalanannya kejuaraan GPMB pernah vakum di tahun 1997 - 1998, pada saat Indonesia dilanda krisis multi dimensi, menjelang era reformasi.

Di penghujung tahun ini, Yayasan Grand Prix Marching Band menggelar Syukuran Pelaksanaan 35 Tahun GPMB memperebutkan PIALA BERGILIR PRESIDEN RI pada Sabtu (28/12) di Istora Senayan Jakarta. Turut dalam kegiatan tahun ini 36 unit band dari seluruh provinsi di Indonesia serta para undangan lainnya.

Lisa Ayodhia, Ketua Umun Yayasan GPMB mengatakan, Perjalanan relatif panjang itu tentunya memerlukan perjuangan dan komitmen yayasan, panitia pelaksana serta pemangku kepentingan marching band. Melalui marching band, kami ingin mengajak masyarakat Indonesia untuk bersama-sama menjadikan kegiatan ini sebagai bagian dari gaya hidup, sarana meningkatkan kreativitas seni dan olahraga, sekaligus meningkatkan persatuan dalam keberagaman.

"Yang tidak kalah penting dengan marching band, kita membangun karakter bangsa, sebagai pilar penting pembangunan kebudayaan yang berkemajuan. Secara khusus memajukan generasi muda, dalam menerima tongkat estafet kepemimpinan bangsa dan negara Indonesia," ujar Lisa saat Syukuran Pelaksanaan 35 Tahun GPMB di Istora Senayan Jakarta. Sabtu (28/12)

GPMB tahun ini terhitung 35 tahun, kata Lisa, Sebagai penanda perjalanan, bersama dengan GPMB ke 25 tahun 2009, yang menerbitkan buku 25 tahun GPMB, dengan judul, "Jejak Langkah Seperempat Abad GPMB", dan dilanjutkan dengan buku ke-2 pada pelaksanaan 30 tahun GPMB, tahun 2014, dengan judul, "Mengabdi untuk Negeri" yang ditulis oleh wartawan Budaya Senior, Yusuf Susilo Hartono. 

Karenanya tahun ini, lanjutnya, Yayasan GPMB juga menerbitkan buku jilid ke 3 dengan judul "Simfoni Pemersatu Bangsa" yang disusun oleh penulis muda Arditio Octia dan special editing oleh wartawan budaya senior Yusuf Susilo Hartono.


Selain itu, Lisa menambahkan, Tema "Simfoni Pemersatu Bangsa" yang diambil untuk buku ketiga ini, dilatar belakangi paling kurang dua alasan. Pertama, marching band yang bersifat kelompok, hanya bisa kuat bila terjadi rasa kebersatuan dan kebersamaan antar individu pemain, pelatih, dan pihak-pihak yang terkait. 

Kebersatuan yang ideal, tegasnya, perlu didukung oleh aspek-aspek penting, seperti misalnya pengorbanan, kedisiplinan, rasa senasib sepenanggungan tim dalam berlaga, sportivitas, hingga fokus dalam mencapai tujuan bersama. 

Menariknya, kata Lisa, Hingga kini kelompok marching band telah tersebar di berbagai daerah di Indonesia, baik di sekolah, perkantoran, kampus-kampus, pondok pesantren, sehingga rasa kebersatuan pun berkembang dari cinta kelompok, menjadi cinta lembaga/daerah, hingsga menjadi cinta bangsa dan negara. Kedua, tema ini semacam "nyanyian", tepatnya "doa" agar persatuan dan kesatuan bangsa, semakin hari agar semakin nyaring untuk memperkokoh Indonesia Raya.

"Kami sadar bahwa di dalam marching band itu terdapat banyak unsur positif bertemu jadi satu pendidikan, seni-budaya, olahraga dan pemuda, wisata dan ekonomi kreatif pemberdayaan perempuan, hingga membawa nama kelompok, perguruan tinggi instansi/ daerah," jelas Lisa.

"Oleh karena itulah, selama ini kami terus berusaha menjalin hubungan baik dengan kementerian dan instansi terkait, karena GPMB memperebutkan Piala Bergilir Presiden RI, didampingi Piala Menteri Pemuda dan Olahraga, Piala Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Piala Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Piala Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Piala Gubernur DKI Jakarta, serta Piala Yayasan GPMB," pungkasnya. (Arianto)


Share:

Peluncuran Persada Scholarship Beasiswa untuk Lebih dari 3600 Guru dan Siswa


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Kolaborasi Adaro Foundation, Persada Capital Investama dan Ruangguru memberikan Persada Scholarship kepada lebih dari 1800 guru di 15 kota/kabupaten dan 1800 siswa di 12 kota/kabupaten di Indonesia. Persada Scholarship adalah beasiswa berupa akses belajar di Ruangguru selama 1 tahun untuk siswa-siswi berprestasi kurang mampu dan guru berprestasi. Program yang diselenggarakan sejak Juni 2018 hingga Juni 2019 ini kemudian mendapat dukungan dari Adaro Foundation pada Maret 2019 sebagai wujud kepedulian terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia dan ini merupakan langkah nyata untuk memberikan akses pendidikan kepada putra-putri Indonesia.

lman Usman, pendiri Ruangguru mengatakan keberhasilan para siswa ini didukung oleh platform yang disediakan Ruangguru yaitu ruang belajar dan akses tutoring online melalui ruangguru digitalbootcamp.


"Siswa selain dapat mengakses puluhan ribu video belajar dan ratusan ribu latihan soal secara gratis. Platform Ruangguru juga memberikan fasilitas konseling dalam mengatasi masalah belajar hingga memilih jurusan kuliah," ujar Iman dalam konferensi pers di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, Jakarta Pusat. Senin pagi, (19/8)


Arini Subianto, Presiden Direktur Persada Capital Investama dan Komisaris PT Adaro Energy Tbk mengatakan, Pendidikan memiliki peran vital dalam memutus rantai kemiskinan. Itulah sebabnya kami mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui berbagai upaya yang dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Salah satunya kolabarasi kami dengan Adaro Foundation dan Ruangguru yang bertujuan uniuk memberikan kemudahan pembelajaran secara online bagi siswa dan guru tanpa dibatasi oleh jarak dan waktu. Kami bangga karena kolaborasi ini telah memberikan dampak positif bagi para penerima beasiswa.


Okty Damayanti, Ketua Umum Adaro Foundation menjelaskan, Kerjasama Adaro Foundation dan Persada Capital Investama merupakan bagian dari Program "Adaro Nyalakan llmu" yaitu komitmen tanggung jawab sosial di bidang pendidikan dengan skema Grant Match senilai Rp 1,1 triliun yang diluncurkan tahun 2018. "Melalui Adaro Nyalakan lImu, kami menjalankan program-program yang fokus pada pengembangan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia dengan memadukan pengetahuan, keterampilan dan pengembangan karakter. Adaro percaya bahwa pendidikan faktor penentu kemajuan bangsa. Bukan hanya pendidikan akademik namun juga pendidikan karakter, sehingga diharapkan dapat menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas, tangguh dan berdedikasi tinggi, yang merupakan modal utama bagi pembangunan bangsa"


"Persada Scholarship terdiri dari 2 program yakni program beasiswa persiapan menghadapi Ujian Nasional (UN) dan Seleksi Bersama Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) kepada 1800 siswa di Kota/Kabupaten Lhokseumawe, Deli Serdang, Pematangsiantar, Pangkalpinang, Jambi, Banjarbaru, Brebes, Kendal, Semarang. Banyumas, Tabanan, dan Bireuen," jelas Okty.


Untuk guru, lanjut Okty, Persada Scholarship dikemas dengan nama Indonesia Teaching Fellowship (UTF) di mana guru mendapalkan akses ruangbelajar for teacher di aplikasi ruangguru selama 1 tahun. Guru mendapatkan pelatihan mengenai perencanaan kurikulum, strategi pembelajaran pemanfaatan teknologi dalam pendidikan, manajemen pendidikan berbasis sekolah, keterampilan sosial guru, dan pendidikan inklusif.


Ego, salah satu penerima Persada Scholarship asal SMA Negeri 1 Pangkalpinang. yang menjadi pembicara di World Speech Day 2019 mengungkapkan rasa syukurnya telah menjadi bagian dari Persada Scholarship. "Saya bersyukur sekali bisa terpilih menjadi salah satu penerima beasiswa Persada Scholarship. Ruangguru benar-bernar membantu dalam mempersiapkan saya menghadapi ujian sekolah. Tidak hanya menyiapkan secara akademis tetapi juga memberikan motivasi.

"Dengan fasilitas ini nilai rata-rata UN siswa Persada Scholarship lebih tinggi dibandingkan nilai rata-rata UN tingkat nasional dan daerah tempat tinggal masing-masing siswa Persada. Lebih dari 55% siswa Persada Scholarship telah diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN)," tutup Iman. (Arianto)






Share:

Ruangguru Launching Program Ruangguru Champion 2019


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta, 18 Agustus 2019. Sebanyak 110 siswa/i berprestasi yang terdiri dari 66 siswa SMA dan 44 SMP yang dipilih berdasarkan peringkat rata-rata sekolah dalam Ujian Nasional bertanding di ajang Ruangguru Champion 2019. Ajang cerdas cermat tingkat nasional ini diadakan oleh Ruangguru, aplikasi bimbingan belajar terbesar di Indonesia untuk memberikan apresiasi kepada siswa/siswi dan sekolah berprestasi di Indonesia.

Iman Usman, Pendiri Ruangguru mengatakan, Kami percaya bahwa Indonesia memiliki anak bangsa yang memiliki prestasi khususnya dibidang pendidikan. Melalui ajang Ruangguru Champion, kami berharap dapat memunculkan tokoh-tokoh pelajar baru yang dapat menjadi inspirasi bagi seluruh pelajar di Indonesia.

Kompetisi ini dilaksanakan dalam dua putaran kompetisi, kata Iman Usman, putaran pertama adalah Regional Final yang dilaksanakan pada 18 Agustus 2019, bertempat di Universitas Podomoro, Jakarta.Pada putaran ini, kompetisi akan menggunakan sistem gugur dan akan menghasilkan juara dari 20 siswa/i SMA/sederajat dan 20 siswa/i SMP/sederajat. Di putaran ini, pada jenjang SMA hanya akan memperebutkan 1 orang pemenang, sedangkan tiap ronde pada jenjang SMP akan memperebutkan 2 orang pemenang.

"Semua pemenang akan mendapatkan tiket menuju National Final di Jakarta dan mendapatkan hadiah sebesar Rp2.500.000.Putaran kedua adalah, National Final yang akan disiarkan di stasiun televisi GTV di bulan Agustus hingga Oktober 2019. Di putaran ini siswa/i finalis akan memperebutkan hadiah utama sebesar 100 juta rupiah untuk masing-masing jenjang SMP dan SMA," ujar Iman Usman dalam konferensi pers di Podomoro University, Apl Tower Lantai 5, Jakarta Barat. Minggu (18/8)

Selain itu, lanjut Iman Usman, didalam rangkaian National Final penonton dapat mendukung finalis favorit mereka melalui aplikasi Ruangguru. Pemenang peserta terfavorit akan mendapatkan hadiah berupa pentas seni (pensi) atau acara sekolah yang akan dibiayai oleh Ruangguru.

"Materi kompetisi yang diujikan untuk kategori SMP terdiri dari materi Matematika, IPA, IPS, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Pengetahuan Umum mulai dari materi pelajaran kelas 6 SD-9 SMP (K13 Revisi). Sedangkan untuk kategori SMA, materi terdiri dari Matematika, IPA, IPS, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris dari materi pelajaran kelas 9 SMP-11 SMA," jelas Iman Usman.

"Setiap peserta yang mengikuti babak Regional Final akan diberikan voucher paket ruang belajar dimana peserta dapat mengakses video pembelajaran beranimasi dan latihan soal yang tersedia di aplikasi Ruangguru, sehingga bisa mempersiapkan diri dalam mengikuti kompetisi ini, peserta juga dapat merasakan fitur-fitur baru yang tersedia di dalam aplikasi seperti fitur Smart Recommendation yang dapat memberikan rekomendasi materi belajar Ruangguru Adventure, yang membuat pengalaman belajar terasa seperti sebuah game serta fitur Social Learning, yang membuat setiap pengguna dapat saling berinteraksi dan berdiskusi mengenai pelajaran sekolah dengan pengguna lainnya," tutup Iman Usman. (Arianto)





Share:

Ruangguru Luncurkan Bimbingan Belajar Brain Academy



Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Ruangguru, bimbingan belajar (bimbel) online terbesar di Indonesia meluncurkan Brain Academy. Bimbingan belajar yang mengkombinasikan teknologi dengan tatap muka ini terbuka untuk siswa-siswi kelas 4 SD hingga 12 SMA. Bimbel ini telah dibuka secara serentak di 10 kota di Indonesia yaitu Medan, Pekanbaru, Palembang, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Bogor, Bandung, Semarang, Surabaya, dan Malang.

Belva Devara, CEO Ruangguru menjelaskan, Ada beberapa hal yang membuat Brain Academy berbeda dari bimbel pada umumnya.

-  Pertama, selain didukung oleh guru-guru terbaik yang sudah diseleksi ketat, Brain Academy juga mengandalkan penggunaan teknologi terkini guna mengoptimalkan proses belajar mengajar. Setiap siswa akan mendapat tes diagnostik dalam setiap sesi, yang hasilnya akan menjadi dasar rekomendasi materi belajar mana yang dapat dipelajari dengan pendampingan Master Teachers Brain Academy, dengan demikian siswa dapat meningkatkan penguasaannya pada topik-topik pelajaran yang masih belum tuntas di sekolah.


-  Kedua, semua materi belajar, berupa puluhan ribu video belajar beranimasi, ratusan ribu latihan soal dan akses ke tryout online tersedia dalam format aplikasi digital bukan cetakan fisik. Proses belajar menjadi lebih interaktif, personal, dan dapat dimonitor dengan akurat.

-  Ketiga, selain mengedepankan academic excellence, Brain Academy juga menawarkan materi soft skills seperti critical thinking, communications, problem solving, leadership, technology literacy, dan lain-lain.

-  Keempat, setiap learning center telah terstandarisasi dengan menyediakan smart classroom dengan desain yang modern dan jauh dari kesan kaku, dilengkapi dengan perangkat digital untuk siswa dan high-speed WiFi. Hal ini dilakukan guna mempersiapkan siswa untuk dapat berkompetisi secara global. Terdapat juga lounge untuk siswa berdiskusi dengan teman dan konsultasi dengan para guru, studio kreatif, cafe, dan musholla.


“Lahirnya Brain Academy, sejalan dengan visi kami di Ruangguru yaitu mempermudah akses terhadap pendidikan yang berkualitas. Kami percaya bahwa hal ini tidak hanya dilakukan secara online tetapi juga offline. Selain menjadi tempat belajar, Brain Academy juga berfungsi sebagai pusat informasi, tempat pembayaran dan layanan customer care untuk layanan - layanan Ruangguru lainnya," tegas Belva Devara.

"Di awal tahun ajaran baru ini, Brain Academy memberikan sejumlah promo menarik sehingga harga yang ditawarkan jauh lebih murah dibandingkan dengan bimbel biasa. Untuk informasi lebih lanjut dan pendaftaran mengenai Brain Academy, dapat mengakses https://www.brainacademy.id/," tutup Belva Devara. (Arianto)
   

Share:

SD Muhammadiyah 19 Gelar Lomba Mewarnai Sekaligus Sosialisasi Pencegahan Pemadam Kebakaran


Duta Nusantara Merdeka | Medan.
Sekolah Dasar Muhammadiyah 19 Medan yang berada di Jalan Pancasila Gang Sekolah Kecamatan Medan Denai mengadakan kegiatan Perlombaan Mewarnai Tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) yang diikuti oleh Puluhan Peserta.


Selain mengadakan perlombaan tersebut, SD Muhammadiyah 19 yang dipimpin oleh Eva Yandra S.Pd ini juga melakukan sosialisasi tentang bahaya dan antisipasi kebakaran  serta pencegahan kebocoran Tabung Gas Elpiji yang disampaikan oleh Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Medan.


Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 19, Eva Yandra, S.Pd mengungkapkan bahwa Program yang dilaksanakan ini untuk mewujudkan kreatifitas anak dan menambah kepercayaan diri dalam kehidupan sehari-hari, ungkapnya.


Acara yang berlangsung seharian tersebut juga didukung dan disponsori oleh HNI yang memproduksi produk-produk Herbal islami. **




Share:

Presiden Jokowi Perintah Menteri PU Renovasi SMPN 1 Muara Gembong


Duta Nusantara Merdeka | Muara Gembong
Presiden Joko Widodo beserta rombongan sedianya langsung bertolak kembali menuju Jakarta selepas meninjau program penyambungan listrik gratis di Kampung Biyombong, Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, hari Rabu, 30 Januari 2019.

Namun, saat kepulangan, rangkaian kendaraan Presiden berbelok ke arah yang berbeda. Tak lama kemudian, rangkaian kendaraan Presiden berhenti tepat di depan SMP Negeri 1 Muara Gembong.

Di Muara Gembong, Jawa Barat, sejak pagi Kepala Negara menghadiri panen raya udang vaname di tambak udang yang dikelola berdasarkan izin Perhutanan Sosial. Setelahnya, Presiden meninjau program PNM Mekaar dan penyambungan listrik gratis di Desa Pantai Bakti.

Rupanya, di sela kegiatan tersebut, Presiden mendapatkan pengaduan soal rusaknya bangunan sebuah sekolah yang ada di kecamatan tersebut. Ia pun lantas langsung mendatangi sekolah dimaksud.

"Saya ingin melihat yang saya dengar tadi SMP 1 Muara Gembong ini bangunannya (rusak) parah," ujar Presiden.

Kepala Negara juga memperoleh informasi bahwa bangunan sekolah tersebut sama sekali tidak tersentuh pemeliharaan dan perbaikan sejak tahun 1984. Saat didatangi oleh Presiden, tampak sejumlah ruangan belajar dengan cat tembok terkelupas dan plafon yang rusak namun masih digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Di satu ruangan lain, tampak plafon yang ambruk dengan kursi dan meja rusak yang dibiarkan teronggok di sudut ruangan.

"Saya perintahkan ke Pak Menteri PU mulai Maret sudah dikerjakan. Karena siswanya di sini ada 600-an. Banyak sekali siswanya tapi sarana dan prasarananya kita lihat seperti ini," ujarnya.

Bangunan sekolah yang rusak parah tersebut menghalangi kegiatan belajar mengajar murid SMP Negeri 1 Muara Gembong. Untuk menyiasatinya, pihak sekolah sampai harus membagi waktu sekolah para muridnya menjadi kelas pagi dan siang.

"Tadi saya dengar seperti itu, sehingga saya tadi belok ke sini dan benar," ucap Presiden.

Kepala Negara memastikan bahwa Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat segera melakukan perbaikan terhadap gedung sekolah tersebut.

Dalam peninjauan ini, Presiden didampingi Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.


                                                                 Reporter : Arianto
Share:

Ibu Negara Dialog Dengan Pengajar PAUD di STIKES Banyuwangi




Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Mengawali dialog pada  acara Seminar _Parenting_ yang diadakan di Auditorium Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Banyuwangi, pada 28 Januari 2019, Ibu Negara Iriana Joko Widodo meminta kepada peserta yang berprofesi sebagai pengajar PAUD untuk berbagi ilmu dan pengalamannya dalam mengajar di PAUD. Uniknya, Ibu Iriana meminta pengajar PAUD pria yang tampil ke depan.

"Suka dukanya mengajar PAUD bagaimana? Karena selama ini biasanya yang ngajar PAUD kan ibu-ibu.” Ujar Ibu Iriana membuka dialog dengan Hakim, seorang pengajar PAUD.

Di hadapan Ibu Negara, Hakim kemudian berbagi cerita dan mempraktikkan cara dia mengajar di PAUD. Dengan lugas, Hakim juga memimpin satu auditorium untuk mengikutinya bernyanyi yang kemudian disambut riuh tepuk tangan seluruh hadirin.

Tak hanya itu, Ibu Iriana kemudian memberikan tantangan kepada Hakim untuk praktik mengajar menggunakan bahasa daerah setempat. Pembawaan Hakim yang lugas pun sukses membuat seisi ruangan riuh dengan tawa.


Selain soal cara mendidik anak, Ibu Iriana kemudian memberikan tantangan untuk menyebutkan cara-cara dalam mengelola sampah. Tantangan ini kemudian diteruskan oleh Hakim kepada dua rekan pengajar PAUD lainnya yang sebelumnya diundang ke depan.

Akhirnya ketiganya secara bersama-sama berusaha untuk menjawab tantangan tersebut. Meskipun salah menyebutkan prinsip 3R dalam pengelolaan sampah, yakni _reuse_, _reduce_, _recycle_, ketiganya tetap mendapat bingkisan dari Ibu Negara.

Selain mengenalkan 3R, dalam seminar ini juga disosialisasikan gerakan CUP atau cium, usap, dan peluk oleh orangtua kepada anak-anaknya. Tujuannya adalah agar anak-anak merasakan kasih sayang dan kehangatan dari orangtua dan keluarganya.

Untuk diketahui, seminar ini dihadiri ratusan peserta yang berasal dari berbagai organisasi wanita di Banyuwangi, antara lain Tim Penggerak PKK Desa, Kelurahan, Kecamatan Se-Kabupaten Banyuwangi, Himpunan Unsur Pendidik Anak Usia Dini (HIMPAUDI), Dharma Pertiwi, Bhayangkari, dan Dharma Wanita. Seminar sendiri mengambil tema pengasuhan berbasis karakter.



                                                            Reporter : Arianto
Share:

Pembangunan Pagar Keliling Di SD Negeri 177060 Huta Baris Diduga Tidak Sesuai RAB


Pembangunan pagar keliling di lingkungan Sekolah  Dasar Negeri (SDN) 177060 Huta baris kecamatan Lintong ni huta kabupaten Humbang hasundutan di sorot, pasalnya pekerjaan proyek tersebut di duga  tidak sesuai dengan RAB (Rencana Anggaran Biaya) oleh pihak rekanan yang mengerjakan kegiatan tersebut 

Proyek pembangunan pagar keliling yang bersumber dari APBD Tahun 2018 menurut salah satu sumber dari  salah satu dinas  yang namanya enggan di muat di media ini mengatakan , dirinya mengakui  proses pengerjaan yang di lakukan oleh pihak rekanan  menurutnya  ada penyimpangan di duga tidak sesuai dengan spesifikasi atau RAB (Rencana Anggaran Biaya) yang sudah di atur dalam kontrak.

Adapun dugaan penyimpangan pada proses pengerjaan proyek tersebut, yakni pada pemasangan batu kali di pondasi  di duga tidak sesuai  ukuran dan juga jarak ring pada pemasangan  besi juga di duga tidak sesuai jaraknya dengan gambar yang sudah di tentukan pada rencana anggaran biaya di kontrak.

Amatan media ini di lokasi, Minggu 4/11/2018, tampak tertulis dalam plank proyek di cantumkan  pembangunan pagar keliling SDN 177060 Huta Baris  dari Dinas Pendidikan Kabupaten Humbang Hasundutan bersumber dari APBD Tahun 2018 dengan Anggaran Rp.74.797.000 yang di kerjakan oleh perusahaan Sofia Lawren dengan nomor kontrak :SPK 17249490/PPK.PL/DIKNAS/2018 dengan masa pelaksanaan 90 hari kalender.

Menanggapi ini,  Ketua LSM Pijar Keadilan kabupaten Humbang Hasundutan mengatakan, pihaknya meminta dinas terkait segera turun kelapangan untuk segera memperbaikinya dan meminta kegiatan  proyek tersebut harus benar-benar sesuai dengan RAB (Rencana Anggaran Biaya) dan di awasi secara rutin agar tidak terjadi penyimpangan ,  jangan karena hanya mengejar target dan demi meraup untung, proyek yang di laksanakan terkesan asal jadi.

"Kita minta dinas terkait, agar turun dan mengawasi kegiatan tersebut, jangan karena kejar target dan meraup untung, proyek di kerjakan asal jadi oleh pihak rekanan."katanya. **(Red-28)

Kontributor DNM : B. Nababan

Share:

IKLAN MURAH

SUSU KURMA AULIA

SUSU KURMA AULIA
Pesan Silahkan Klik Gambar



BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno ~ Karakter Bangsa

KILAS BALIK BUNG KARNO KARAKTER  BANGSA Soekarno ketika pidato kata sambutan setelah menerima ijazah gelar Insinyur dari I...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI


loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Label

#2019GantiPresiden Accounting Aceh Adat Istiadat Advokat Agama Agraria AIDS Air Aksara Aksi Aktivitis Al Washliyah Album Anak Angkatan Darat Animal Anti Korupsi Arisan Artikel Artis Asahan Asian Games Asuransi Asusila Atlet Award Bakti Sosial Balap Liar Bandara Bandung Banjir BANK Bank Sumut Bansos Bantuan Sosial Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar Beasiswa Begal Bekraf Beladiri Belanja Bencana Bencana Alam Berita Bhabinkamtibmas Bhayangkara Bhayangkari Bisnis BM PAN BNI BNN BNPT Bobby Nasution Bom Bunuh Diri BPJS BPN Buka lapak Bukit Asam Buku Bung Karno Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market Cerpen Cikampek Citilink conference Covid-19 Covid-19 Satgas Covid19 Cuaca Cuci Tangan Curanmor Cyber Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Dede Farhan Aulawi Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Desa Dewan Pengawas Dialog Digital Dinas Perhubungan Dirgahayu HUT RI Disiplin Diskusi Donor Darah Duka Cita E-Money Ekonom Ekonomi Ekspor Impor Electronics Emas Empat Pilar Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech Flores Timur Forum Furniture Futsal G30S/PKI GAAS Games Ganja Garut Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Genppari Gereja Go Pay Go-Jek Gojek Golkar Gotong Royong Grab Gubernur Gym ham HANI Harbolnas Hewan Hiburan HIV HMI Hoax Hotel Hp Hukum Humas Humbahas HUT HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibadah Haji Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek IMM Indonesia Industri Informasi Infrastruktur Inspirasi Internasional Internet Investor IPM IPPI Islam Jakarta Jakarta Barat Jakarta Pusat Jalan Jawa Tengah Jawa Timur Jayapura Jokowi Jum'at Barokah Jumanji Jumat Berkah Jurnalis Kaliber Kampanye Kampung Rakyat Indonesia Kampus Kamtibmas Kapolri Kapolsek Kapolsek Kepolisian Karaoke Karhutla KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kebun Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kejurnas Kekerasan Kelestarian Alam Keluarga Kemalingan Kemanusiaan Kemendagri Kemendikbud Kemenhub KEMENPAN-RB Kemensos Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepala Daerah Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Kilas Balik Bung Karno Kivlan Zen kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Konsumen Koperasi Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal KRYD KSAD Kudeta Kuliner Kunjungan Kerja Kutai Kartanegara Labuhan Batu Lahan Lakalantas Laksi Lalu Lintas Lampung Lapas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku Lebaran Legislatif LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik Lock Down lomba lari LPS LSM Madina Mahasiswa Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Makassar Makkasar Mall Market Outlook Masjid Masker Mata Uang Media Menembak Menteri millenial Minuman Keras Minuman sehat Miras Mobil MOI Motivasi MPR MPR RI Mudik Muhammadiyah Muharram MUI Munas Musik Musyawarah Narkoba Narkotika NasDem Nasional Natal New Normal NKRI NU Office Olah Raga Olahraga Ombusman Online Operasi Yustisi Opini Organisasi Ormas Otomotif P Padang Pagelaran Pahlawan Pajak Palestina Pameran PAN Pancasila Papua Parawisata Pariwisata Partai Demokrat Partai Politik Partai Ummat Pasar Pasar modal Pasar Tradisional Patroli PC PDI Perjuangan pe Pedagang Pegadaian Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Pelukis Peluncuran Pemadam Kebakaran Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan pemerasan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuda Melati Indonesia Pemuda Muhammadiyah Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencemaran Nama Baik Penculikan Pencurian Pendataan Pendidikan Penelitian Penembakan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengadilan Pengadilan Negeri Pengajian Pengamanan Pengamat Penganiayaan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penulis Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perhubungan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Perpajakan Pers Pertamina Pertanahan Pertanian Perusahaan Pesawat Terbang PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pin Pinjam meminjam uang Pinjaman Online PKL PMI Polairud Polantas Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Pornografi PPKM Pra Kerja Pramuka Praperadilan Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik promo Property Prostitusi Protokol Kesehatan Public Expose Publik expose Puisi Pusat Perbelanjaan Puskesmas PWI Qurban Ragam Ramadhan Reksadana Relawan Relawan Jokowi Remisi Rentan Renungan resa Restoran Reuni 212 Revolusi Mental Reward Robot Ruang Guru Rumah Rumah sakit Rups RUU Saber Pungli Sabu Sahabat Anak Salon Samosir Samsat Sanitasi air.Lingkungan hidup Santri SAR Satlantas Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Sengketa Seniman Senjata Senjata Api Sepak Bola Separatis Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Silaturahim Silaturahim. KUYAI Kartanegara Silaturahmi Silaturrahim SIM Simpan Pinjam Simulasi Smartphone Soekarno Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Stunting Suku bunga Sumatera Barat Sumatera Utara Sumut Sungai Superstore Suplemen Surabaya Surat Terbuka Survei Survey susu Swab Antigen Syariah Syawal Tali Kasih Talkshow Tanjung Balai Tawuran Teknologi Terorisme Tes Urine Tiket Tips TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tokoh Agama Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM Ulama umkm UMSU Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa Usaha Rakyat UU Cipta Kerja UU ITE UUD 1945 Vaksinasi Valentine Day Viral Virus Corona Walikota Wanita Wartawan Webinar Wirausaha WNA Workshop Yogyakarta

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA


PRO KONTRA VAKSINASI

~> Program Vaksinasi Yang Diluncurkan Pemerintah Mendapat Sorotan Dari Berbagai Masyarakat, sehingga terjadi pro dan kontra

<~ Memang Sebenarnya Harus Jelas Disampaikan, Maksud dan Tujuan Vaksinasi, Karena dilapangan Ada Perbedaan Orang Yang Akan Divaksin dan Yang Tidak Boleh Divaksin, membuat masyarakat Bingung

Link Terkait

close
Banner iklan disini