Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id
Tampilkan postingan dengan label Pahlawan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pahlawan. Tampilkan semua postingan

Peringati Hari Pahlawan, Pendekar Indonesia Gelar Diskusi dengan Topik "Membangun Semangat Kepahlawanan dalam Ekonomi dan Politik"


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Memperingati Hari Pahlawan 10 November, Indonesia Center for Society and Culture (ICSC) berkolaborasi dengan Komunitas Milenial Peduli Indonesia dan Pendekar Indonesia menggelar diskusi publik Hari Pahlawan dengan topik "Membangun Semangat Kepahlawanan dalam Ekonomi dan Politik" secara zoom meeting, Kamis (11/11/2022).

DR. Hendrawan Saragi, Peneliti Ekonomi dan Pengembangan Wilayah menyoroti tentang peran generasi muda menteladani nilai-nilai pahlawan. "Kemerdekaan Indonesia diraih atas perjuangan para pahlawan maka sudah semestinya kita menghargai nilai-nilai kepahlawanan," ujarnya.

"Pada setiap tanggal 10 Nopember kita merayakan hari pahlawan. Namun seringkali kita kurang memikirkan keunikan dan pentingnya kebebasan sebagai landasan berdirinya negara kita," ungkapnya.

Selain itu, Kita perlu menghormati komitmen perjuangan para pahlawan untuk kebebasan, mengejar kebahagiaan masyarakat, dimana hak orang lain tidak dicabut dan tidak dilanggar demi masa depan orang sebangsanya. "Para pahlawan mati membela nusa bangsa dan memberikan cahaya," ucapnya.

Lebih lanjut, Hendrawan juga menyoroti banyaknya angka kecelakaan di Indonesia. "angka kecelakaan di Indonesia cukup tinggi menurut data Data Korlantas Polri di tahun 2021 ada sebanyak 25.266 orang meninggal, meningkat 7,38% dari 23. 529 orang di tahun 2020. Jadi sepanjang tahun 2021 ada 70 orang meninggal setiap hari atau 3 orang setiap jam. Saya, anda atau orang yang anda cintai suatu hari nanti mungkin bergabung dengan daftar yang mengerikan ini. 

Bukan cuma itu, Banyaknya kecelakaan lalu-lintas juga membuat kita terpana, ada 103.645 kasus di tahun 2021 naik 3,62% dari 100.028 di tahun 2020. Jumlah kendaraan yang mengalami kecelakaan sebanyak 21.463 unit, terbanyak adalah sepeda motor 73% dan apekutan barang sebesar 12% ungkapnya. Salah satu penyebab kecelakaan adalah kondisi jalan yang rusak, hal ini perlu perhatian khusus agar anak bangsa tidak lagi menjadi korban kecelakaan. 

Selain itu, ia juga menyoroti kemacetan di kota-kota besar di Indonesia, kemacetan itu membuat pemborosan disegala aspek. Dan yang tak kalah penting Hendrawan juga menyoroti hutang negara yang terus naik Kondisi utang negara kita Rp7.420,47 triliun per September 2022. Utang tersebut naik Rp708,95 trilliun (10,56%) dibandingkan September 2021 yang tercatat sebesar Rp6.711,52 triliun. Dibandingkan bulan Agustus 2022 yang tercatat sebesar Rp7.236,61 triliun, utang pemerintah ini naik Rp183,86 triliun (naik 2,54%). 

Adapun, Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2023, anggaran untuk pembayaran bunga utang Rp441, 4 triliun, naik 35,5% dibandingkan yang tertuang dalam Perpres 98/2022. Kemenkeu merevisi angka yang sudah dibuatnya. Anggaran untuk pembayaran bunga utang sebesar 14,5% dari total belanja negara tahun 2023. 

Untuk itu, Hendrawan mengajak generasi muda untuk mencintai negara Indonesia serta bahu membahu membangun negara Indonesia yang kita cintai.


Sementara itu, Niluh Putu Ary Pertami Djelantik atau yang akrab disapa dengan nama mbok Niluh Djelantik mengatakan, Negara ini akan dibawa ke mana? Apa  yang akan kita lakukan untuk 10 tahun ke depan, 20 tahun ke depan untuk bangsa ini. Jadi apa yang menjadi concern Mas Hendrawan juga menjadi konsen banyak orang dan dan saya harap lebih banyak orang yang akan bersuara dan menyampaikan isi hatinya tentu saja dengan data seperti yang Mas Hendrawan sampaikan.

Selanjutnya juga disampaikan, tentang nilai-nilai perjuangan pahlawan. Bangsa yang mulia adalah bangsa yang manusianya bisa membedakan mana pelayan rakyat sejatinya mana yang bukan. 

Ia berharap generasi penerus yang punya prinsip, integritas, kejujuran, pekerja keras dan tulus mengabdi untuk negeri. Nilai-nilai perjuangan pahlawan nasional bisa kita representasikan dengan cara membangun negara ini dengan integritas dan kejujuran misalnya dengan taat membayar pajak dan tidak melakukan KKN. (Arianto)

Share:

Direktur Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Sosial Hadir di Acara Penguatan Nilai Kepahlawanan Melalui Pelajar


Duta Nusantara Merdeka |  Jakarta 
Memperingati Hari Pahlawan 10 November, Direktur Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Sosial yang ditemui pada kegiatan Penguatan Nilai Kepahlawanan Melalui Pelajar menyampaikan, upacara hari pahlawan ke-77 memperingati hari Pahlawan itu dilakukan serentak di seluruh Indonesia, dan kantor Perwakilan Indonesia, serta Konsulat Jenderal di semua Negara.

"Hari ini kita mengumpulkan pelajar dari 34 provinsi dengan menggunakan pakaian adat, kita ajak mereka ikut upacara ziarah nasional, dan kita ajak mereka untuk mengenal TMP kalibata," kata Arif kepada wartawan Surat Kabar Duta Nusantara Merdeka di Jakarta, Kamis (10/11).

Diharapkan, ada satu transformasi yang  bisa disampaikan atau pesan yang disampaikan kepada generasi muda di mana dia beraktivitas. 

"Catatan yang paling penting hari ini Menteri Sosial memberikan semacam penguatan dengan menyisihkan waktunya, mentransformasi apa yang dilakukan oleh beliau, sekaligus memberikan pelajaran kepada anak-anak bahwa segala sesuatu itu berangkat dari perjuangan dan segala sesuatu harus bertitik tolak dari keteladanan," ucapnya. 

Oleh karena itu, ujar Arif, untuk memperingati Hari Pahlawan tahun 2022, tema yang diangkat adalah "Pahlawan Teladanku". 
 
Tidak hanya itu, Untuk sekolah-sekolah yang kita undang di DKI Jakarta sebanyak 215 pelajar di luar dari Provinsi. Karena saya berharap ada kesempatan juga kepada unsur generasi muda mengetahui apa itu TMP kalibata, bukan hanya sekedar mengenal TMP saja, tapi minimal anak anak bisa mempelajari kenapa orang itu bisa dimakamkan di sini. Karena apa? karena penghargaan, di samping karena perjuangan. Tidak pernah ada sembarang orang yang bisa dimakamkan di TMP kalibata.

Ia menambahkan, Semua yang ada di sini adalah orang yang punya penghargaan, semua orang yang punya bintang, semua orang yang punya pengakuan dan semua itu berangkat dari komitmen seseorang untuk mempertahankan dan memiliki kesetiaan pada negara. 

Disisi lain, lanjutnya, Saat mengajak mereka untuk bersamaan melakukan upacara ziarah nasional dengan tata upacara militer, anak-anak itu bisa melihat. Oh! ternyata seperti ini. Penghargaan negara terhadap yang namanya Pahlawan. Dan mereka juga bisa menyaksikan, dan bisa datang langsung ke sini.

"Sebenarnya pesan dari Hari "Pahlawan  Teladanku" di tahun 2022, mereka datang membawa simbol-simbol kedaerahan membawa simbol-simbol yang sebenarnya punya komitmen untuk mereka lakukan tahun ini," pungkasnya. (Arianto)
 
Memperingati Hari Pahlawan 10 November, Sekretaris Ditjen Pemberdayaan Sosial yang ditemui pada kegiatan Penguatan Nilai Kepahlawanan Melalui Pelajar menyampaikan, upacara hari pahlawan ke-77 memperingati hari Pahlawan itu juga dilakukan di seluruh Kedutaan Besar Republik Indonesia.

"Hari ini kita mengumpulkan pelajar dari 34 provinsi dengan menggunakan pakaian adat, kita ajak mereka ikut upacara ziarah nasional, dan kita ajak mereka untuk mengenal TMP kalibata," kata Arif kepada wartawan Surat Kabar Duta Nusantara Merdeka di Jakarta, Kamis (10/11).

Diharapkan, ada satu transformasi yang  bisa disampaikan atau pesan yang disampaikan kepada generasi muda di mana dia beraktivitas. 

"Catatan yang paling penting hari ini Menteri Sosial memberikan semacam penguatan dengan menyisihkan waktunya, mentransformasi apa yang dilakukan oleh beliau, sekaligus memberikan pelajaran kepada anak-anak bahwa segala sesuatu itu berangkat dari perjuangan dan segala sesuatu harus bertitik tolak dari keteladanan," ucapnya. 

Oleh karena itu, ujar Arif, untuk memperingati Hari Pahlawan tahun 2022, tema yang diangkat adalah "Pahlawan Teladanku". 
 
Tidak hanya itu, Untuk sekolah-sekolah yang kita undang di DKI Jakarta sebanyak 215 pelajar di luar dari Provinsi. Karena saya berharap ada kesempatan juga kepada unsur generasi muda mengetahui apa itu TMP kalibata, bukan hanya sekedar mengenal TMP saja, tapi minimal anak anak bisa mempelajari kenapa orang itu bisa dimakamkan di sini. Karena apa? karena penghargaan, di samping karena perjuangan. Tidak pernah ada sembarang orang yang bisa dimakamkan di TMP kalibata.

Ia menambahkan, Semua yang ada di sini adalah orang yang punya penghargaan, semua orang yang punya bintang, semua orang yang punya pengakuan dan semua itu berangkat dari komitmen seseorang untuk mempertahankan dan memiliki kesetiaan pada negara. 

Disisi lain, lanjutnya, Saat mengajak mereka untuk bersamaan melakukan upacara ziarah nasional dengan tata upacara militer, anak-anak itu bisa melihat. Oh! ternyata seperti ini. Penghargaan negara terhadap yang namanya Pahlawan. Dan mereka juga bisa menyaksikan, dan bisa datang langsung ke sini.

"Sebenarnya pesan dari Hari "Pahlawan  Teladanku" di tahun 2022, mereka datang membawa simbol-simbol kedaerahan membawa simbol-simbol yang sebenarnya punya komitmen untuk mereka lakukan tahun ini," pungkasnya. (Arianto)

Share:

Kapolres Kukar Hadiri Upacara Peringatan Hari Pahlawan Ke-75 Di Halaman Kantor Bupati


Duta Nusantara Merdeka | Kutai Kartanegara
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kukar AKBP Irwan Masulin Ginting menghadiri Upacara Pengibaran Bendera dalam rangka memperingati Hari Pahlawan ke-75 Tahun 2020 tingkat Kabupaten Kukar, bertempat di halaman kantor Bupati Kukar, pada hari Selasa (10/11/2020) Pagi.

Peringatan Hari pahlawan kali ini cukup sederhana namun berlangsung dengan hikmat dan tetap mematuhi Protokol kesehatan, dalam pelaksanaan Plt. Bupati Kukar Chairil Anwar yang bertindak sebagai inspektur upacara dan dihadiri juga oleh unsur Forkopimda Kabupaten Kukar.

Pada upacara kali ini inspektur upacara membacakan amanat dari Menteri Sosial Republik Indonesia yang mengajak seluruh lapisan masyarakan Indonesia untuk bersama-sama meneruskan perjuangan para Pahlawan untuk mempertahankan Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menjaga keamanan, ketertiban dan mendukukung pembangunan bangsa Indonesia.

Seperti yang di bacakan oleh inspektur upacara dalam amanatnya dihimbau kepada seluruh masyarakan Indonesia untuk berpastisipasi memperingati hari Pahlawan tahun 2020, sebagai bentuk penghargaan atas jasa para Pahlawan sebagaimana ungkapan salah seorang The Founding Father kita Sukarno yang mengatakan bahwa "Hanya Bangsa yang menghargai Pahlawannya dapat menjadi Bangsa yang besar." **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Kapolres Bogor Ikuti Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2019


Duta Nusantara Merdeka |Bogor
Kapolres Bogor mengikuti Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2019 Tingkat Kabupaten Bogor di lapangan Tegar Beriman, Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Minggu 10 November 2019, dengan tema "Aku Pahlawan Masa Kini."

Upacara diikuti oleh 630 personil upacara dari unsur Yon Group 14 Kopasus, Kodim 0621 Kabupaten Bogor, Lanud ATS, Polres Bogor, Dishub, Sat Pol PP, Damkar, ASN serta perwakilan sekolah SMA Kabupaten Bogor. Selaku Inspektur Upacara Wakil Bupati H.Iwan setiawan.S.E, Perwira Upacara  Kompol H. Muhtarom.SE (Kapolsek Citeureup), Komandan Upacara  Kompol Yudi Kusyadi.SH (Kapolsek Cibinong).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto.S.Si, Kapolres Bogor AKBP Muhammad Joni.S.IK.,M.SI, Dandim 0621 Kabupaten Bogor Letkol Inf. Harry Eko Sutrisno.SE.,M.Si.,M.Tr.Han,  Mewakili Lanud ATS Letkol POM Isra Kamaruzzaman, Sekda Kabupaten Bogor Bapak Burhanudin, Kajari Kabupaten Bogor Bapak Munaji.SH.,MH, Dansubdenpom III Cibinong Kapten Cpm Lisno, Perwakilan PJU Polres Bogor, Para Danramil se-Kabupaten Bogor, Unsur SKPD serta para tamu undangan.

Disampaiakan bahwa Setiap Hari peringatan Hari Pahlawan kita bangkitkan semangat berinovasi bagi anak-anak bangsa untuk menjadi pahlawan masa kini, sebagaimana tema peringatan Hari Pahlawan Tahun 2019 “Aku Pahlawan Masa Kini." 

Menjadi pahlawan masa kini dapat dilakukan oleh siapapun Warga Negara Indonesia, dalam bentuk aksi-aksi nyata memperkuat keutuhan NKRI, seperti menolong sesama yang terkena musibah, tidak melakukan provokasi yang dapat mengganggu ketertiban umum, tidak menyebarkan berita hoax, tidak melakukan perbuatan anarkis atau merugikan orang lain dan sebagainya.

Sekarang, untuk menjadi pahlawan, bukan hanya mereka yang berjuang mengangkat senjata mengusir penjajah, tetapi kita juga bisa, dengan cara menorehkan prestasi di berbagai bidang kehidupan, memberikan kemaslahatan bagi masyarakat, membawa harum nama bangsa di mata Internasional. Ujar wakil Bupati Bogor, H Iwan Setiawan.

Peringatan Hari Pahlawan kiranya dapat meningkatkan kesadaran kita untuk lebih mencintai tanah air dan menjaganya sampai akhir hayat. Jangan biarkan keutuhan NKRI yang telah dibangun para pendahulu negeri dengan tetesan darah dan air mata menjadi sia-sia.

Jangan biarkan tangan-tangan jahil atau pihak yang tidak bertanggungjawab merusak persatuan dan kesatuan bangsa. Jangan biarkan negeri kita terkoyak, tercerai berai, terprovokasi untuk saling menghasut dan berkonflik satu sama lain.
Mari kita maknai Hari Pahlawan ini dengan wujud nyata, bekerja dan bekerja membangun negeri menuju Indonesia Maju.

Hari Pahlawan kiranya bukan hanya bersifat seremonial semata, tetapi dapat diisi dengan berbagai aktivitas yang dapat menyuburkan rasa nasionalisme dan meningkatkan rasa kepedulian untuk menolong sesama yang membutuhkan.

Untuk itu marilah kita terus menerus berupaya memupuk nilai kepahlawanan agar tumbuh subur dalam hati sanubari segenap insan masyarakat Indonesia. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Presiden Jokowi Hadiri Peringatan 72 Tahun HMI dan Syukuran Lafran Pane



Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Presiden Joko Widodo menyampaikan apresiasinya kepada Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang dinilai banyak melahirkan intelektual muda. Menurutnya, kader-kader HMI juga selalu menjunjung keislaman dan keindonesiaan.

Hal tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri acara Peringatan 72 Tahun HMI dan Syukuran Lafran Pane sebagai Pahlawan Nasional. Acara tersebut digelar di kediaman Ketua Dewan Penasihat Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa (KAHMI) Akbar Tandjung, di Jalan Purnawarman, Jakarta Selatan, hari Selasa, 5 Februari 2019.

"Tadi Bang Akbar menyampaikan mengenai masalah keislaman dan keindonesiaan. Inilah yang sejak lama saya kagumi dari kader-kader HMI di mana pun berada. Selain menghasilkan intelektual-intelektual muda yang sangat banyak, mengenai keislaman keindonesiaan benar-benar selalu dijunjung kader HMI," ujar Presiden.

Menurut Presiden, Indonesia dianugerahi Allah beranekaragam suku, agama, adat, tradisi, hingga bahasa yang harus dijaga persatuannya. Kekayaan itu menjadi salah satu aset besar bangsa Indonesia


"Inilah yang menjadi tanggung jawab kita bersama untuk terus memelihara, merawat, menjaga persatuan dan kerukunan. Karena aset besar bangsa ini adalah persatuan, persaudaraan, dan kerukunan," lanjutnya.

Pada kesempatan ini, Presiden Joko Widodo diberi kain ulos oleh perwakilan keluarga pahlawan nasional Lafran Pane. Untuk diketahui, pendiri HMI 72 tahun yang lalu ini dianugerahi gelar pahlawan nasional oleh Presiden pada 9 November 2017 lalu.

"Kandidat untuk ditetapkan jadi pahlawan nasional cukup banyak. Tapi beliau pahlawan nasional yang sangat layak kita berikan gelar kepada beliau," ungkapnya.

Di penghujung sambutannya, Presiden pun mengucapkan selamat hari lahir untuk HMI. "Sekali lagi saya mengucapkan selamat harlah HMI ke 72 tahun," ucapnya.

                                                               Reporter : Arianto
Share:

Kapolsek Cengkareng Bagi Sembako Dan Kerja Bakti Di Makam Pendekar Pitulung

Refleksi Peringatan Hari Pahlawan


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta Barat
Kapolsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat Kompol H Khoiri.SH.MH, mengadakan pembagian sembako dan kerja bakti di kawasan Makam Pendekar Pitulung  'Ronda Macan Betawi' yang terletak di Jalan Kapuk Rawa Gabus RT.07/011 Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat.

Kegiatan itu bertujuan untuk memperingati hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November.


Kapolsek Cengkareng Kompol H Khoiri.SH.MH,  mengucapkan terima kasih kepada warga Kapuk, khususnya ahli waris makam pendekar si Ronda, H.Marsim, yang berkesempatan di ijinkan untuk berziarah serta melakukan kerja bakti dalam rangka menyambut hari Pahlawan.

"Semoga dengan kehadiran kita bersama dengan dan Media Cetak dan Media Online dapat mempublikasikan makam ini dan masyarakat Cengkareng khususnya warga Jakarta bahkan Indonesia mengetahuinya keberadaan makam tersebut, karena selama ini warga Cengkareng maupun warga Jakarta tidak mengetahui bahwa di Cengkareng ada makam Pendekar" Ucap Kompol H Khoiri.


Selain berziarah ke makam pendekar Betawi, kata Khoiri, pihaknya bersama warga melakukan pemasangan papan plang nama Pendekar dan dilanjutkan pembagian sembako serta ramah tamah makan bersama dengan  ibu- ibu Bhayangkari dan warga sekitar.


"Kita pasang plang nama agar masyarakat tahu kalau di sini (Cengkareng) ada makam pendekar Betawi, dan juga kita berikan sembako terhadap warga sekitar guna mempererat tali silaturahmi," Katanya Kapolsek Cengkareng Kompol H Khoiri.SH.
MH. **(Red-40)

Kontributor DNM : Imam Sudrajat
Share:

Sat Binmas Polres Metro Jakarta Barat Adakan Sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Pungli


DNM.com (Jakarta Barat)
Kepolisian Resort Metro Jakarta Barat melalui Sat Binmas mengadakan Sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Pungutan Liar yang di adakan di Rupatama Aris Dinata Mapolres Metro Jakarta Barat, Rabu (26/09/2018).

Kasat Binmas Polres Metro Jakarta Barat AKBP Lilik Hariati.SH.MH,  mengatakan, kegiatan Sosialisasi ini merupakan wujud nyata kita di tubuh Polri agar tidak terjadinya praktek - praktek pungli yang hanya menguntungkan diri sendiri.


"Secara hukum hal tersebut (pungli) merupakan tindakan ilegal yang merugikan perorangan maupun masyarakat dengan Dasar hukum pungli antara lain UU No 11 Tahun 1980 Tentang Tindak Pidana Suap Pasal 3 dan KUHP Pasal 368 Tentang Pemerasan," Ujar AKBP Lilik.

Tindakan seseorang untuk melakukan pungli, kata AKBP Lilik, merupakan suatu tindakan yang sengaja dI lakukan untuk pemungutan biaya dalam jumlah tertentu dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan pribadi dan secara hukum hal tersebut merupakan tindakan ilegal yang merugikan perorangan maupun masyarakat.



"Pada akhirnya, terjadinya dampak - dampak akibat pungli antaranya ekonomi biaya tinggi, rusaknya tatanan masyarakat, menghambat pembangunan, merugikan masyarakat, dan juga dapat menimbulkan ketidak percayaan masyarakat kepada Pemerintah," Katanya Kasat Binmas Polres Metro Jakarta Barat AKBP Lilik Hariati.SH.MH.

Acara tersebut turut di hadiri oleh perwakilan dari Sub Garnisun Jakarta Barat Kapten Suparman, perwakilan dari Kodim 0503/JB Pelda Tarmidi, Inspektorat Walikotamadya Jakarta Barat Danken, dan perwakilan seluruh Satuan Kerja  Jajaran Polres Metro Jakarta Barat. **(Red-132)

Reporter : Imam Sudrajat
Share:

Refleksi 10 Pahlawan Wanita Inspiratif Indonesia

PERINGATAN HARI KARTINI


DNM.com (Medan)
Di balik kelembutan, seorang wanita memiliki kekuatan yang bisa mengubah dunia. Di Indonesia, deretan pahlawan nasional wanita menjadi inspirasi bagi seluruh perempuan di tanah air.

1. Raden Ajeng Kartini – Jepara



Salah satu wanita inspiratif Indonesia ini terkenal dari usahanya memperjuangkan hak-hak wanita. Berkat pemikirannya yang maju, wanita Indonesia kini bisa bekerja serta menempuh jenjang pendidikan lebih tinggi. Raden Ajeng Kartini menuliskan pemikirannya tentang kondisi sosial terutama kondisi perempuan pribumi dalam bentuk surat. Surat-surat tersebut diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia kemudian dikumpulkan hingga menjadi sebuah buku. 



2. Cut Nyak Dien – Aceh





Pahlawan wanita inspiratif dari Aceh ini turut berjuang melawan Belanda saat Perang Aceh. Kematian suaminya saat bertempur melawan Belanda membuatnya marah hingga bersumpah akan menghancurkan Belanda. Cut Nyak Dien kemudian ditangkap dan di bawa ke Banda Aceh. Karena pasukan Belanda khawatir akan kehadirannya di Aceh, beliau kemudian dibuang ke Sumedang hingga akhir hayatnya.



3. Cut Nyak Meutia – Aceh





Cut Nyak Meutia juga berasal dari Aceh. Paras cantiknya seringkali menghiasi pertempuran melawan Belanda di Aceh Utara. Beliau berjuang bersama dengan suaminya, Teuku Chik Tunong. Suaminya kemudian ditangkap dan ditembak mati Belanda. Perjuangan melawan Belanda berlanjut bersama suami barunya Pang Nanggroe. Namun, suaminya tewas terkena tembakan Belanda. Cut Meutia akhirnya berjuang sendiri bersama pasukannya hingga wafat



4. Raden Dewi Sartika – Jawa Barat 





Raden Dewi Sartika adalah salah satu tokoh perintis pendidikan untuk kaum wanita. Ketertarikannya terhadap dunia pendidikan sudah ditunjukkan sejak Dewi Sartika masih kecil. Konon, sejak kecil setelah pulang sekolah, Dewi Sartika kerap kali bermain dengan memperagakan praktik guru di sekolah, mengajari baca tulis, dan bahasa Belanda kepada anak-anak pembantu di kepatihan. Hingga akhirnya anak-anak pembantu di kepatihan bisa menulis dan membaca dalam bahasa Belanda. 


5. Hj. Fatmawati Soekarno – Bengkulu 



Ibunda dari presiden kelima Indonesia, Ibu Megawati Soekarno Putri ini adalah istri ketiga dari Presiden pertama RI, Soekarno. Fatmawati dikenal karena jasanya menjahit bendera pusaka Sang Saka Merah Putih. Bendera yang dijahit itu dikibarkan pada upacara Proklamasi Kemerdekaan Indonesia di Jakarta, 17 Agustus 1945.

6. Martha Christina Tiahahu – Maluku


Gadis yang merupakan anak sulung dari Kapitan Paulus Tiahahu ini merupakan sosok pemberani. Ayahnya adalah pemimpin tentara rakyat Maluku pada saat itu. Dia dikenal sebagai gadis pemberani dan konsekuen terhadap cita-cita perjuangannya. Kehadirannya di tengah-tengah pertempuran membakar semangat kaum perempuan untuk mendampingi kaum laki-laki di medan perang. 

7. Nyai Ageng Serang – Yogya


Nyi Ageng Serang adalah anak dari Pangeran Ronggo Natapraja yang menguasai wilayah terpencil dari Kerajaan Mataram. Sepeninggal ayahnya yang wafat, beliau menggantikan kedudukan sang ayah. Saat dewasa juga Ia turut ikut berperang melawan penjajah. Berkat perjuangannya, Nyi Ageng Serang ditetapkan menjadi pahlawan nasional oleh pemerintah pada 1974.


8. Hj. Rangkayo Rasuna Said – Jakarta



Sama seperti R.A Kartini, Rangkayo Rasuna Said juga memperjuangkan kesamaan hak pria dan wanita. Dikenal sebagai sosok pandai, cerdas dan pemberani, ia juga sangat memperhatikan kemajuan dan pendidikan untuk kaum wanita. Menurutnya, kemajuan kaum wanita tidak hanya bisa didapat dengan mendirikan sekolah, tapi juga harus disertai dengan perjuangan politik.

9. Nyai Hj. Siti Walidah Ahmad Dahlan – Yogya


Siti Walidah atau yang dikenal dengan Nyai Ahmad Dahlan adalah salah satu tokoh emansipasi wanita yang juga merupakan seorang istri dari pendiri Muhammadiyah, Ahmad Dahlan. Ia seringkali menemani suaminya dalam mengembangkan ajaran Muhammadiyah. Selain itu, dirinya juga mendirikan sekolah asrama dan sekolah putri yang mengajarkan pendidikan Islam bagi perempuan.  

10. Opu Daeng Risaju – Sulawesi Selatan 



Pejuang wanita asal Sulawesi Selatan ini membangkitkan semangat para pemuda untuk melakukan perlawanan terhadap Belanda. Tindakannya itu membuat Belanda kewalahan dan melakukan segala upaya menangkap dan menghentikan aksinya. Opu Daeng Risaju mengalami penyiksaan oleh Belanda saat tertangkap dan wafat di usianya yang ke 84. **(Red-90)





Sumber Litbang Koran Sindo

Share:

IKLAN

IKLAN

KIRIM BERITA SILAHKAN KLIK

KIRIM BERITA ANDA KESINI! Merasa Terbantu Dengan Publikasi ? Ayo Traktir Kopi Untuk Admin Dengan Cara Berbagai Donasi. Terimakasih :)



BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno - Makna Proklamasi

Ir. Soekarno (Sang Proklamator) Setiap Tahun kita Memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Maka kita tidak bisa t...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI


loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Label

(SAS) #2019GantiPresiden Accounting Aceh Aceh Timur Adat Istiadat Advokat AFF Agama Agraria AIDS Air Aisyiyah Aksara Aksi Aksi Sosial Aktivis Aktivitis Al Washliyah Album Amien Rais Anak Anak Yatim Anarkis Angkatan Darat Anies Baswedan Animal Anti Korupsi Arisan Artikel Artis Arus Mudik Asahan Asian Games ASN Asuransi Asusila Atlet Award Bacaleg Bachtiar Ahmad Sibarani Baksos Bakti Sosial Balap Liar Banda Aceh Bandar Lampung Bandara Bandung Banjir BANK Bank Sumut Bansos Banten Bantuan Sosial Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar BBM Bea Cukai Beasiswa Begal Bekraf Beladiri Belanja Bencana Bencana Alam Beras Berita Bhabinkamtibmas Bhayangkara Bhayangkari Bioskop Bisnis BKPRMI BM PAN BNI BNN BNPT Bobby Nasution Bom Bunuh Diri Boomerang BPJS BPN BRI Brimob Buka lapak Bukit Asam Buku Bulog BUMN Bung Karno Bupati Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market CCTV Cerpen Cianjur Cikampek Citilink conference Cosplayer Covid-19 Covid-19 Satgas Covid19 Cuaca Cuci Tangan Curanmor Cyber Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Debt Collector Dede Farhan Aulawi Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Densus 88 Desa Dewan Pengawas Dewata Sakti Dharma Pertiwi Dialog Digital Dinas Perhubungan Dirgahayu HUT RI Disiplin Diskusi Dongeng Donor Darah DPD RI DPR Duka Cita E-Money Effendi Simbolon Ekonom Ekonomi Ekspor Impor Electronics Elektronik Emas Empat Pilar Entertainment Es cream ESDM event Fashion Festival FIFA Film Film Horor Film seri Anak Fintech FISIP Flores Timur Formula E Forum Furniture Futsal G30S/PKI GAAS Games Ganja Ganjil Genap Garut Gebyar Kemerdekaan Gempa Geng Motor Genppari Gereja Gizi Buruk Go Pay Go-Jek Gojek Golkar Gotong Royong Grab Gubernur Guru Besar Gym Haedar Nasir ham HANI Harbolnas Hari Ibu Hewan Hiburan HIV HMI Hoax Hotel Hp Hukum Humas Humbahas HUT HUT Bhayangkara HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibadah Haji Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek IMM Indonesia Industri inflasi Informasi Infrastruktur Inspektorat Inspirasi Internasional Internet Intoleran Investor IPM IPPI Islam IWAPI Jakarta Jakarta Barat Jakarta Pusat Jalan Jawa Tengah Jawa Timur Jayapura Jokowi Juara Jum'at Barokah Jumanji Jumat Jumat Berkah Jurnalis Kaliber Kampanye Kampung Rakyat Indonesia Kampus Kamtibmas Kapolda Kapoldasu Kapolri Kapolsek Kapolsek Kepolisian Karaoke Karhutla Karya Tulis Kasus KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kebun Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kejuaraan Kejurnas Kekerasan Kelestarian Alam Keluarga Kemalingan Kemanusiaan Kemendag Kemendagri Kemendesa Kemendikbud Kemenhub Kemenkes Kemenkumham Kemenlu KEMENPAN-RB Kemenparekraf Kemenperin kemenristek Kemensos Kementan Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepala Daerah Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Keselamatan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Khilafahtul Muslimin Kilas Balik Bung Karno Kivlan Zen KKP KNPI Kohati kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Konsumen Koperasi Kopermasu Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal KRYD KSAD Kudeta Kuliner Kunjungan Kerja Kutai Kartanegara Labuhan Batu Lahan Lakalantas Laksi Lalu Lintas Lampung Langka Langkat Lapas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku LAZISMU Lebaran Legislatif Lembaga LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup LIPPI Listrik Lock Down Lomba lomba lari London LPPI LPS LSM Lukas Enembe Madina Mahasiswa Mahkamah Agung Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Makassar Makkasar Mall Maluku Market Outlook Masjid Masker Mata Uang Maulid Nabi Mayday MDMC Media Media Sosial Megapolitan Menag Mendag Mendagri Menembak Menteri Menteri Perdagangan millenial Minuman Keras Minuman sehat Minyak Goreng Minyak Makan Miras Mobil MOI Motivasi MoU MPR MPR RI Mudik Muhammadiyah Muharram MUI Munas Musibah Musik Musyawarah Narkoba Narkotika NasDem Nasional Natal Natal & Tahun Baru New Normal NII NKRI NU ODGJ Office Ojek Online Ojol Olah Raga Olahraga Ombusman Omicron Online Operasi Patuh Operasi Yustisi Opini Organisasi Ormas Otomotif P Padang Pagelaran Pahlawan Pajak Pakta Integritas Palestina Pameran PAN Pancasila Papua Parawisata Pariwisata Partai Demokrat Partai Politik Partai UKM Partai Ummat Pasar Pasar modal Pasar Murah Pasar Tradisional Patroli PC PDI Perjuangan PDIP Perjuangan pe Pedagang Pegadaian Pelajar Islam Indonesia Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Pelukis Peluncuran Pemadam Kebakaran Pemalakan Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan pemerasan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuda Melati Indonesia Pemuda Muhammadiyah Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencemaran Nama Baik Penculikan Pencurian Pendataan Pendidikan Penelitian Penembakan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengadilan Pengadilan Negeri Pengajian Pengamanan Pengamat Penganiayaan Pengawasan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penulis Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perampasan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perhubungan Perikanan Peristiwa Perjanjian Perjudian Perkawinan Perlombaan Permainan Perpajakan Pers Pertamina Pertanahan Pertanian Perusahaan Pesawat Terbang PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pin Pinjam meminjam uang Pinjaman Online PKL PMI Polairud Polantas Polisi Cilik Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Ponpes Pornografi Posko Ummat PPKM PPWI Pra Kerja Pramuka Praperadilan Prawita Genppari Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik Prokes promo Property Prostitusi Protokol Kesehatan PSSI Public Expose Publik expose Puisi Pungli PUPR Pusat Perbelanjaan Puskesmas PWI Qurban Radikalisme Rafdinal Ragam Rakernas Rakor Ramadhan Reksadana Rektor Relawan Relawan Jokowi Religi Remisi Rentan Renungan resa Restoran Reuni 212 Revolusi Mental Reward RKUHP Robot Ruang Guru Rumah Rumah sakit Rups Rusia RUU Saber Pungli Sabu Sahabat Anak Salon Samosir Samsat Samsung Sanitasi air.Lingkungan hidup Santri SAR Satlantas Satpol PP Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Sengketa Seniman Senjata Senjata Api Sepak Bola Separatis Sepeda Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Sigli Silaturahim Silaturahim. KUYAI Kartanegara Silaturahmi Silaturrahim SIM Simpan Pinjam Simulasi Smartphone Soekarno Solar Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Stunting Suku bunga Sulawesi Selatan Sumatera Barat Sumatera Utara Sumpah Jabatan Sumut Sungai Superstore Suplemen Surabaya Surat Terbuka Suriyono Adi Susanto Suriyono Adi Susanto {SAS) Survei Survey susu Swab Antigen Syafi'i Ma'arif Syariah Syawal Takjil Tali Kasih Talkshow Tanjung Balai Tantama Tapanuli Tengah Tawuran Teknologi Teror Terorisme Tes Urine Tiket Tilang Tips Tjahyo Kumolo TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tokoh Agama Tokoh Masyarakat Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM Ukraina Ulama umkm UMSU Undang-Undang UNIMED UniPin Universitas Unjuk Rasa Upacara Usaha Rakyat UU Cipta Kerja UU ITE UUD 1945 Vaksinasi Vaksinasi booster Valentine Day Verifikasi Viral Virus Corona Walikota Wanita Wapres Wartawan Webinar Wirausaha Wisata WNA Workshop Yogyakarta Zulkifli Hasan

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA


PRO KONTRA VAKSINASI

~> Program Vaksinasi Yang Diluncurkan Pemerintah Mendapat Sorotan Dari Berbagai Masyarakat, sehingga terjadi pro dan kontra

<~ Memang Sebenarnya Harus Jelas Disampaikan, Maksud dan Tujuan Vaksinasi, Karena dilapangan Ada Perbedaan Orang Yang Akan Divaksin dan Yang Tidak Boleh Divaksin, membuat masyarakat Bingung

Link Terkait

close
Banner iklan disini