Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id
Tampilkan postingan dengan label Peristiwa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Peristiwa. Tampilkan semua postingan

Masyarakat Nias Utara Somasi Bupati Nias Utara M. Ingati Nazara


Duta Nusantara Merdeka | Nias
Keluarga Besar Edizaro Lase pada prinsipnya sangat mendukung pembangunan untuk kepentingan umum bahkan menyampaikan ribuan terimakasih kepada Presiden Jokowi telah memperhatikan kampungnya dengan dengan alokasi dana penanggulangan bencana nasional tahun anggaran 2020 melalui rekomendasi BNPB dan Kemenku dan juga alokasi Dana Desa dari Kemendes. 

Edizaro Lase menduga sosialisasi Undang-Undang No 2 Tahun 2012 kurang di sosialisakan kepada masyarakat Nias Utara maupun kepada rekanan.

"Hal ini mengakibatkan CV. Rinjani Sentosa terkesan sewenang-wenang terhadap lahan dan tanah milik masyarakat untuk dipergunakan tanpa ijin," kata Edizaro Lase kepada awak media di Jakarta. Kamis (20/08)

Terkait hal diatas, Edizaro Lase melayangkan Surat Somasi kepada Bupati Nias Utara M. Ingati Nazara,  Kepala BPBD Nias Utara Herman Zebua dan CV. Rinjani Sentosa pada Rabu (19/08). Karena Bupati Nias Utara dan Kepala BPBD Nias Utara lalai dan teledor tidak melaksanakan perintah konstitusi yang dituangkan di dalam Undang-undang No. 2 Tahun 2012. 

Selain itu, lanjutnya, Bila perintah dan amanat konstitusi tersebut dilaksanakan seharusnya CV. Rinjani Sentosa tidak akan melakukan penyerobotan tanah warga tanpa ijin dan melakukan kegiatan bisnis yang merupakan sumber dananya dari uang rakyat dan negara di Desa Ononazara, Kec. Tugala Oyo, Kab. Nias Utara, Prov. Sumut. 

"Disisi lain, Masyarakat tidak sekedar memperjuangkan aspek ganti rugi atau ganti untung sesuai seruan Presiden Joko Widodo pada lahan atau tanah yang digunakan untuk alasan kepentingan umum. Sehingga mengakibatkan kerusakan ekositim dan bentangan alam dalam hal ini kali atau sungai yang dipindahkan dari jalur semula berdasarkan informasi dari masyarakat yang enggan disebutkan namanya," pungkasnya. (Arianto)






Share:

Kérastase Hadir di LazMall


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta Kérastase akan meluncurkan toko flagship online resmi perdana di LazMall milik Lazada, salah satu pelopor e-commerce di Asia Tenggara. Kérastase menghadirkan jajaran produk ikonik berbahan aktif untuk memberikan hasil yang langsung terlihat.

Mengusung tema utama kampanye Dream Hair, Kérastase akan menggelar penawaran spesial selama periode pre-launch sale yang mulai pada Senin, 10 Agustus 2020. Selama 10 hari kedepan hingga 19 Agustus 2020, konsumen yang berbelanja di LazMall akan dimanjakan dengan 3 rangkaian produk starter kits dengan fungsi utama untuk menyehatkan dan menguatkan batang rambut.

Reny Agustia, Brand Manager Kérastase Indonesia mengungkapkan, Ini merupakan manifestasi atau perwujudan komitmen Kérastase untuk membawa para penggemar perawatan rambut di Indonesia menjadi lebih dekat dengan professional salon di Indonesia dan tentunya dengan Kérastase Indonesia.

"Bersama LazMall, kami ingin semakin tanggap dan tangkas dalam melayani lebih banyak konsumen dari seluruh Indonesia, serta membawa jajaran produk unggulan Kérastase agar lebih mudah diakses oleh para konsumen setia kami," kata Reny dalam keterangan tertulis. Kamis (06/08)

“Mulai tanggal 10 Agustus 2020, konsumen setia Kérastase yang berbelanja produk favorit melalui flagship online store LazMall juga akan mendapatkan voucher bernilai Rp 50.000 yang kemudian dapat ditukarkan dengan layanan perawatan terbaik khas Kérastase seperti Fusio Dose dan Fusio Scrub, ataupun servis salon lainnya sesuai keinginan hati di salon-salon mitra Kérastase di seluruh Indonesia,” ungkap Reny.

Pada kesempatan yang sama, Bobby Gandasaputra, Category Director, Lazada Indonesia mengatakan, “Kami sungguh bersemangat atas kehadiran Kérastase flagship store, karena akan memperkaya jajaran pilihan brand internasional ternama di LazMall. Dengan perpaduan produk inovatif berkelas dunia dan ritual perawatan untuk hasil memukau, Kérastase semakin memperluas variasi produk yang hadir di LazMall”.

Bobby menerangkan, Produk-produk most loved yang telah menjadi dambaan konsumen bertahun-tahun seperti 8H Magic Night Serum, Elixir Ultime Serum, Bain Prevention (shampoo khusus anti-hairloss), Cure Anti-Chute (serum anti-hairloss intensif), serta Stimuliste (serum harian anti-hairloss), dapat segera dipesan semudah swipe menggunakan jari jemari. Konsumen cukup klik, add-to-cart, dan konfirmasi pembayaran, maka produk pesanan akan dikirim ke alamat yang dituju.

“Ini merupakan wujud nyata komitmen kami untuk selalu menghadirkan berbagai macam kebutuhan konsumen, termasuk produk kecantikan original dari brand global ternama dan rangkaian promo menarik bagi para konsumen, sehingga beauty enthusiasts dapat tetap tampil cantik dan prima dengan menjalankan ritual perawatan rambut dan kulit kepala yang ideal walau pun tengah stay at home dan work from home,” tutup Bobby. (Arianto)







Share:

Presiden Jokowi Hadiri Peringatan 72 Tahun HMI dan Syukuran Lafran Pane



Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Presiden Joko Widodo menyampaikan apresiasinya kepada Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang dinilai banyak melahirkan intelektual muda. Menurutnya, kader-kader HMI juga selalu menjunjung keislaman dan keindonesiaan.

Hal tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri acara Peringatan 72 Tahun HMI dan Syukuran Lafran Pane sebagai Pahlawan Nasional. Acara tersebut digelar di kediaman Ketua Dewan Penasihat Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa (KAHMI) Akbar Tandjung, di Jalan Purnawarman, Jakarta Selatan, hari Selasa, 5 Februari 2019.

"Tadi Bang Akbar menyampaikan mengenai masalah keislaman dan keindonesiaan. Inilah yang sejak lama saya kagumi dari kader-kader HMI di mana pun berada. Selain menghasilkan intelektual-intelektual muda yang sangat banyak, mengenai keislaman keindonesiaan benar-benar selalu dijunjung kader HMI," ujar Presiden.

Menurut Presiden, Indonesia dianugerahi Allah beranekaragam suku, agama, adat, tradisi, hingga bahasa yang harus dijaga persatuannya. Kekayaan itu menjadi salah satu aset besar bangsa Indonesia


"Inilah yang menjadi tanggung jawab kita bersama untuk terus memelihara, merawat, menjaga persatuan dan kerukunan. Karena aset besar bangsa ini adalah persatuan, persaudaraan, dan kerukunan," lanjutnya.

Pada kesempatan ini, Presiden Joko Widodo diberi kain ulos oleh perwakilan keluarga pahlawan nasional Lafran Pane. Untuk diketahui, pendiri HMI 72 tahun yang lalu ini dianugerahi gelar pahlawan nasional oleh Presiden pada 9 November 2017 lalu.

"Kandidat untuk ditetapkan jadi pahlawan nasional cukup banyak. Tapi beliau pahlawan nasional yang sangat layak kita berikan gelar kepada beliau," ungkapnya.

Di penghujung sambutannya, Presiden pun mengucapkan selamat hari lahir untuk HMI. "Sekali lagi saya mengucapkan selamat harlah HMI ke 72 tahun," ucapnya.

                                                               Reporter : Arianto
Share:

Seorang Pria Bunuh Diri Meninggalkan 4 Unit Senjata Api Dan Ratusan Peluru



Seorang pria berinisial OY WN (43) ditemukan tergeletak tak bernyawa di sebuah kamar di Apartemen Mediterania Tower 2 Unit Kenanga Lantai  25 KF Tanjung Duren Utara, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi.SIK.,MH., mengungkapkan,  berdasarkan keterangan saksi OY GN, sebelum kejadian saksi menerima telephon dari korban yang mengatakan 'Maafkan saya'. Lalu setelah itu terdengar bunyi letusan.





Mencurigai adanya bunyi letusan tersebut, saksi langsung mendatangi ke Apartemen korban, namun pintu kamar korban terkunci rapat.


"Kedua saksi langsung melaporkan kepada Polsek Tanjung Duren Polres Metro Jakarta Barat," Ungkap Kombes Pol Hengki, Rabu (17/10/2018).


Masih Lanjut Kombes Pol Hengki, setelah mendapati laporan yang dimaksud, Petugas bersama saksi mendatangi Apartemen korban dan membuka pintu kamar korban.


"Ketika pintu berhasil terbuka didapati korban OY sudah tak bernyawa dengan dua luka tembak di dada sebelah kiri," Lanjut Kombes Pol Hengki.


Kombes Pol Hengki menambahkan, korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk dilakukan autopsi. Petugas pun langsung melakukan penyelidikan atas meninggalnya korban yang diduga bunuh diri.


Dari hasil penyelidikan, senjata api (Senpi) yang digunakan korban untuk menghabisi nyawanya sendiri menggunakan senjata api jenis pistol Hunter CZ-43.

Selain itu, Petugas juga mengamankan Barang Bukti (BB) berupa : 1 (satu) pucuk senjata api jenis Pistol Hunter CZ-43, 1 (satu) pucuk senjata api laras panjang tipe MP 4/210704, 1 (satu) pucuk senjata api tipe Bareta Tomcat/DAA 041529, 1 (satu) pucuk senjata api tipe Hunter CZ /A 049979, 42 butir peluru Cal 5,56 MM.


"Selain beberapa senjata api yang diamankan, Petugas juga mengamankan ratusan peluru Cal 45 MM, 12 butir peluru Cal 9 MM, dan 38 butir peluru CLS Cal 9 MM," Katanya.


Masih dikatakan nya, pihaknya masih mendalami apa motif korban melakukan bunuh diri. Juga senjata api (senpi) yang diamankan masih dalam penyelidikan.


"Motifnya masih kita dalami karena keluarga korban masih trauma," Pungkasnya. **(Red- 89)



Kontributot DNM : Imam Sudrajat

Share:

Polsek Tanjung Duren Cek Mayat Korban Kecelakaan Kerja Di RS Royal Taruna


Duta Nusantara Merdeka | Pertamburan - Jakarta Barat
Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanjung Duren Utara, Polsek Tanjung Duren mengadakan pengecekan Mayat korban kecelakaan kerja di RS Royal Taruma Tanjung Duren Kel. Tanjung Duren Utara, Kecamatan  Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

”Cek Mayat Ini di laksanakan di Rs Royal Taruma Jl. Daan Mogot, Kel. Tanjung Duren Utara, Kec. Grogol Petamburan, Jakarta Barat.” Ujar Bhabinkamtimas Polsek Tanjung Duren Aiptu Sunarno.


Pengecekan ini bermula sekitar pukul 19.30 Wib, Bhabin mendapat telpon dari Security Rs Royal Taruma Taufik bahwa ada pasien dalam keadaan kristis yang di bawa oleh teman nya, Korban Nanu Miral Gulintang, usia 20 tahun, Asal Desa Kedung Jati Rt 4/1, Kec Sempor Kebumen, Jawa Tengah. Dan menurut teman nya, korban mengalami kecelakaan kerja tersengat listrik sewaktu mengerjakan pembangunan Rumah tinggal ” Tuturnya.


Menurut Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanjung Duren Utara ini pada sekitar pukul 19.15 Wib, saksi melihat korban sedang mengerjakan lampu plafon di lantai 3 dengan naik steger tiba - tiba korban kejang - kejang dan jatuh dari steger. ”Korban mengerang oleh teman - teman nya dan saksi korban di bawa ke Rs Royal Taruma dengan mobil. Sesampainya di Rs di berikan pertolongan oleh paramedis namun korban tidak tertolong, Kasus sudah di tangani oleh Reserse Polsek Tanjung Duren yang datang ke Rs Royal Taruma di Pimpin Kanit Reserse AKP Rensa Aktadivia.Sik,  dan Pawas Ipda GK Putra.” Pangkas Aiptu Sunarno. **(Red-60)

Kontributor DNM : Imam Sudrajat
Share:

Lembaga Pemilih Indonesia Menggelar Diskusi Publik Memahami Politik Kebohongan Dalam Kacamata Pemilu


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Awal Oktober 2018 dunia politik dihebohkan oieh drama operasi plastik Ratna Sarumpaet persis saat bangsa ini berduka karena Palu dan Donggala. Demokrasi elektoral mengambil bentuk yang paling buruk melalui "permainan hoaks" sebagai model baru kampanye politik.

Sejalan dengan politik identitas yang berkembang kuat sejak tahun 2016, kampanye hitam melalui penyebaran fitnah dan rekayasa fakta pun berkembang. Tampak bahwa kebohongan menjadi modus baru dalam membentuk persepsi politik masyarakat. Inilah yang kita sebut "politik kebohongan" dalam diskusi ini.

LEMBAGA PEMILIH INDONESIA mengelar DISKUSI PUBLIK Memahami Politik Kebohongan dalam Kacamata Pemilu pada hari Sabtu, 6 Oktober 2018 pukul 11.00  – 15.00 wib bertempat di Gado-Gado Boplo Satrio, Jalan Professor Doktor Satrio No.289,, Setiabudi, RT.1/RW.1, Karet Kuningan, RT.1/RW.1, Kuningan, Karet Kuningan, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta dengan Narasumber : Saor Siagian selaku Advokat Pengawal Konstitusi, Ilham Sani selaku Peneliti LPI, Boni Hargens selaku Analis Politik, Karyono Wibowo selaku Peneliti LPI dengan Moderator  Ali Ramadhan

Politik kebohongan jelas merusak keadaban demokrasi dalam segala dimensi. Daya rusak dari politik kebohongan bersumber pada "energy kebencian" yang menggerakkan para
pelaku politik untuk memobilisasi dukungan dengan menebarkan fitnah, ilusi, dan propąganda hitam yang tidak berbasis fakta Narasi kebencian menjadi narasi politik yang kuat dan gandrung menghalalkan segala cara. Energi kebencian yang begitu besar menstimulasi pabrikäsi kebohongan dan mendaur ulang hoaks sebagai bahan propaganda politik.



* Kenapa politik kebohongan'" dimainkan? Ada dua situasi yang membentuknya:

Pertama Kubu penantang mengalami kebuntuan dalam menyajikan narasi politik yang rasional dan berbasis gagasan dan program. Oposisi menjadi tidak kreatif, bahkan tidak cerdas dalam membangun kritik. 

Kedua, Jokowi sebagai petahana sulit dilemahkan dengan pendekatan dan sosok Jokowi yang masih menjadi magnet public adalah hambatan terbesar bagi oposisi untuk melakukan upaya delegitimasi dengan cara yang elegan dan etis. Politik kebohongan adalah jalan pintas.



* Mungkinkah RS bertindak sendirian? Apakah kebohongan RS adalah kegenitan usia tua atau 'ulah setan' seperti alibinya? 

Kebohongan RS pada dasarnya bukan masalah utama. Karena ia berbohong di ruang privat. la berbicara dengan oposisi di ruang tertutup. Yang menjadikan kebohongan itu skenario politik adalah kubu oposisi . Mereka membuat interpretasi yang berlebihan dan insinuasi yang kebablasan. Seolah-olah Negara menjadi biadab dan rejim Jokowi otoriter. Mereka mengadakan jumpa pers.

Merekalah yang membuat kebohongan RS menjadi fenomena politik. Kalau ini adalah kerja bersama, agenda tertutup yang dirancang bersama, maka masuk akal. Tidak mungkin orang hebat dan berpendidikan yang ada di kubu oposisi secara serempak menuduh penganiayaan tanpa bukti hukum. Tidak mungkin juga ini kebodohan kolektif atau sakit jiwa berjemaah yang tiba-tiba.

Lebih masuk akal kalau ini adalah rencana yang diatur jauh hari. Maka, pertanggungjawaban atas kasus ini harus melibatkan semua pihak yang terkait di dalam penyebarannya. Untuk itu, dalam konteks ini, kita perlu mengapresiasi kerja Polri yang dengan tegas menegakkan hukum dalam kasus ini.

Selain itu, saya ingin katakan bahwa dalam kasus RS ini, terjadi "kedungungan bersama" atau kegagalan-berpikir berjemaah" yang seperti virus baru mengidap para politisi oposisi pada waktu yang sama dengan cara penyebaran yang homogen. Lucu'? Jelas! Inilah lelucon terbaik menjelang Pemilu 2019.

Begitu fenomenalnya kasus RS ini, kami dari LPI ingin menyimpulkan tiga hal:

-Politik kebohongan" adalah revolusi strategi dalam politik elektoral yang perlu dicermati secara mendalam, sebagai bagian dari dinamika demokrasi Ini adalah bagian dari esensi kampanye hitam tetapi juga menjadi trend yang berpotensi mengancam masa depan peradaban demokrasi. Kami takut, kalau kekuatan seperti ini memenangkan pemilu, maka Negara akan dikendalikan dengan semangat kebencian. Di tengah konteks sosial yang rumit karena isu SARA menjadi modal politik, politik kebencian bisa meluluhlantakkan seluruh bangunan peradaban kita sebagai bangsa dan "masyarakat manusia".

- Baiklah kita mempertimbangkan "3 Oktober" sebagai Hari Hoaks Nasional untuk mengingatkan generasi selanjutmya bahwa pada satu titik sejarah telah terjadi drama
kebohongan terbesar yang mengancam peradaban : Maka, peringatan ini penting sebagai alarm untuk menyadarkan generasi selanjutmya bahwa hoaks adalah musuh demokrasi dan musuh peradaban umat manusia.

-Baiklah kita memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Ibu Ratna Sarumpaet sebagai "Ibu Hoaks Indonesia" untuk mengenang "jasa baik"nya dalam membuka kotak Pandora persoalan politik di tanah air yang makin hari makin dikuasai oleh energy kebencian, kebohongan, fitnah, dan politisasi SARA.

- Perkembangan politik di tanah air telah memperlihatkan proses evolusi sosial yang terbalik. Manusia politik seharusnya berkembang makin beradab, tetapi yang terjadi justru makin biadab. Keragaman SARA dibenturkan untuk keuntungan elektoral. 

Kemajuan teknologi Internet dimanfaatkan sebagai medium menyebarkan fitnah dan kebencian-yang seharusnya memudahkan manusia untuk berkomunikasi dan bertukar informasi dalam membangun peradaban. ** (Red-40)

Kontributor DNM : Arianto
Share:

Menjelang Kunjungan Tamu IMF-WB ke Labuan Bajo Distribusi Air Bersih Desa Gorontalo Macet Total


Duta Nusantara Merdeka | Labuan Bajo-NTT
Pasokan air bersih ke rumah-rumah warga di Kampung Air Kemiri dan sekitarnya di Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Nusa Tenggara Timur (NTT) selama kurang lebih empat bulan terakhir dikabarkan tidak berjalan alias macet total.

Warga setempat pun merasa kecewa dengan kinerja Badan Layanan Umum Daerah pada Sistem Pengelolaan Air Minum Bersih (BLUD SPAM) Wae Mbeliling di wilayah itu.

Nur Rahmawati , salah satu warga RT 04 RW 03 Dusun Air Kemiri, mengaku, mandeknya pasokan air bersih milik BLUD SPAM wae mbeliling di wilayahnya sudah berlangsung selama kurang lebih empat bulan.

Menurut Nur, sebagaian besar masyarakat di ibu kota Kecamatan komodo dan desa gorontalo  itu, beranggapan, bahwa kondisi tidak lancarnya air bersih ke rumah-rumah warga disebabkan oleh pelayanan dalam pendistribusian air bersih yang tidak jelas .

Anggapan ini pun semakin kuat dikarenakan  tidak adanya respond dari  petugas BLUD SPAM Wae Mbeliling untuk turun ke lapangan dalam rangka mengatasi persoalan air di wilayahnya yang berada ditengah kota Labuan Bajo itu.

“Akhir bulan petugas hanya datang catat meteran, setelah itu pulang. Ketika ditanya kenapa airnya tidak keluar, dengan enteng mereka menjawab ada gangguan,” ujar Nur pada dutanusantaramerdeka.com ,Rabu pagi (03/10) kemarin. 


Nur sendiri tak yakin akan keseriusan di balik jawaban petugas tersebut."terbukti,  air sudah mandek selama kurang lebih empat bulan terakhir", Imbuh ibu rumah tangga empat orang anak itu. 

Direktur Badan Layanan Umum Sistim Pengelolaan Air Minum Bersih (BLUD SPAM) Wae Mbeliling Manggarai Barat Aurelius Endo sendiri kepada media ini melalui pesan singkatnya mengaku, bahwa sumber air dari melo wae cecer yang mengaliri wilayah itu mengalami penurunan debit secara drastis.

 "Jalur di wilayah gorontalo ,sumber air dari melo wae cecer dan debit air sangat turun dratis diakibatkan musim kemerau kita panjang", kata Aurelius. 

Wilayah yang mengalami kesulitan pasokan air minum bersih yakni dusun air kemiri, wae mata hingga gorontalo dimana terdapat banyak tempat usaha dan hotel berbintang,” ungkap Nur dengan nada kesal. 

Atas kinerja yang dinilai tidak profesional tersebut, Nur pun mendesak anggota DPRD Manggarai Barat yang berasal dari daerah pemilihan kecamatan komodo untuk meminta Bupati Agustinus CH Dula segera memanggil Direktur BLUD SPAM Wae Mbeliling untuk segera dicarikan solusi yang agar warga desa dalam kota labuan Bajo bisa kembali menikmati air minum bersih seperti sedia kala. 

"Tolong pak dewan, perhatikan ini, jangan sibuk dengan pencitraan terus tapi kami sebagai warga dilupakan",tuturnya. **(Red-35)

Kontributor DNM : Louis Mindjo
Share:

JIMI Desak Prabowo dan Sandiaga Laporkan Ratna Sarumpaet

Don Zakiyamani | Ketua Umum JIMI
(Jaringan Intelektual Muda Islam)

Atas kebohongan yang telah diakui Ratna Sarumpaet terkait aksi pengeroyokan terhadap dirinya, JIMI (Jaringan Intelektual Muda Islam) mendesak Prabowo dan Sandiaga Uno melaporkan Tim kampanyenya tersebut. JIMI menilai hal itu sesuai dengan komitmen pasangan Nomor Urut dua tersebut.


JIMI (Jaringan Intelektual Muda Islam) menilai Ratna Sarumpaet telah membuat kegaduhan nasional. Apapun alasannya setiap kebohongan yang berdampak luas harus diproses hukum. Namun demikian JIMI (Jaringan Intelektual Muda Islam) mengapresiasi keberanian Ratna Sarumpaet berkata jujur bahwa dia telah bohong.


Andai saja pejabat publik yang pernah berjanji semasa kampanye lalu tidak menepati berani jujur, tentu kita akan memiliki kepemimpinan nasional yang tangguh. JIMI (Jaringan Intelektual Muda Islam) mendesak Prabowo-Sandi mundur dari pencapresan bila tak melaporkan Ratna Sarumpaet.

JIMI (Jaringan Intelektual Muda Islam) juga mendesak pihak kepolisian agar memproses secara hukum penyebar foto dan cerita kasus rekayasa penganiyaan Ratna Sarumpaet. JIMI (Jaringan Intelektual Muda Islam) menghimbau kepada rakyat Indonesia agar fokus pada hal lain yang lebih penting, hentikan polemik kasus Ratna Sarumpaet dan biarkan polisi bekerja secara professional. **(Rel/Red-18)
Share:

Ratna Sarumpaet Akui Telah Berbohong Alami Penganiayaan


Ratna Sarumpaet akhirnya memberikan pernyataan terhadap pemberitaan yang beredar perihal Penganiayaan yang dialaminya, Ratna menggelar konferensi pers di kediamannya kampung melayu , Jakarta Timur (03/10).

Ratna Sarumpaet mengungkapkan kebenaran tentang dirinya dianiaya, ratna menjelaskan bahwa wajahnya babak belur dan lembam karena usai menjalani operasi sedot lemak pipi kiri di RS Bina Estetika pada tanggal 21 September 2018  dan keluar tanggal 22 September 2018 hanya sehari di rumah sakit, dan setelah keluar ratna panik dan bingung melihat mukanya yang bengkak-bengkak.



"Saya meminta maaf kepada semua pihak yang selama ini mungkin dengan suara keras saya kritik dan berbalik ke saya. Saya benci hoaks, tapi kali ini saya pencipta hoaks," Kata Ratna

Sebelumnya Aktifis ini juga telah ikut membohongi Calon Presiden Prabowo Subianto, karena Ratna Sarumpaet merupakan salah satu Team Kampanye Pemenangan Prabowo Sandi, saat bertemu dengan prabowo, untuk itu ratna juga mengatakan permohonan maafnya.

"Saya memohon maaf kepada Pak Prabowo Subianto yang kemarin tulus membela kebohongan yang saya buat," tandasnya. **(EPR/Red-17)
Share:

Nekat Curi HP dan Uang Tunai, Pemulung Ini Masuk Jeruji

Tersangka HN

DNM.com (Jakarta)
Seorang pemulung di Meruya Utara nekat mencuri Handpone. Akibatnya, berinisial HN alias AG bin KM, (21) pria asal Pandeglang Banten ini ditangkap Polisi. Bukan cuma Handpone yang digasaknya, melainkan uang tunai juga ia curi dari sebuah kosan korban Imam Suhadi di Jalan H. Brit Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat.

Kapolsek Kembangan Polres Metro Jakarta Barat Kompol Supriyadi.SH., mengatakan, pelaku (HN) yang berprofesi sebagai pemulung ini melihat keadaan sekitar rumah kos korban yang terlihat sepi, dengan adanya kesempatan itu, HN  masuk kedalam kosan korban dengan cara melompat jendela kamar dan langsung mengambil Handphone merk Samsung J-7 dan uang tunai  Rp.262.000 milik korban. Namun naas, aksi HN diketahui saksi (Yosep) dan korban.

"Melihat tempat kosan korban sepi, pelaku (HN) masuk melalui jendela kamar, beruntung korban bersama saksi memergokinya," Ujar Kompol Supriyadi.SH,  Pada Selasa (31/07/2018).


Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Kembangan Iptu  Dimitri Mahendra. SIK., MSi.,  menambahkan, pelaku tak berkutik ketika tertangkap tangan. Pada saat yang bersamaan, Tim Reskrim yang dipimpin Panit Reskrim Iptu Yudi Adiansyah.SH.,MH.,  yang sedang Patroli wilayah langsung menangkap dan mengamankan pelaku.

"Barang Bukti (BB) yang kita amankan, berupa : satu Unit Handphone Samsung J-7 warna hitam dan uang tunai Rp. 262.000,-,"  Katanya Iptu Dimitri Mahendra.SIK.,MSI,

Saat ini, HN meringkuk dibalik jeruji besi Mapolsek Kembangan dan akan dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. **(Is/Red-101)
Share:

Basarnas Hentikan Pencarian KM. Sinar Bangun Di Danau Toba


DNM.com (Pematang Raya, Simalungun)
Basarnas akhirnya menghentikan pencarian dan evakuasi  KM. Sinar Bangun dan korbannya. Hal ini diungkapkan Direktur Operasi Basarnas, Brigjen Bambang Suryo Aji usai pertemuan dengan pemuka adat, Sekda, keluarga korban, TNI, Polri dan Bupati Simalungun di Balai Harungguan Djabanten Damanik, Pematang Raya, Minggu (1/7/2018).

BACA JUGA :


Sebelumnya Basarnas berencana mendatangkan Remotly Operated Under Water (ROV) yang lebih besar dan canggih untuk membantu evakuasi jenazah dan KM. Sinar Bangun, namun setelah berkoordinasi dengan ahlinya rencana tersebut dibatalkan.

Kesedihan Para Keluarga Korban

Salah satu kendalanya adalah butuh waktu lama untuk mendatangkan ROV tersebut.
“Kita harus melihat kondisi korban. Itu (ROV) datangnya satu bulan, belum lagi merakitnya. Bisa dua bulan. Kita harus lihat kondisi ini,” kata Bambang usai pertemuan di Pematang Raya.

“Saya tanya ahli-ahli luar negeri yang mengerti tentang ini. Mereka bilang ini sudah 14 hari, sudah tidak bisa lagi,”

BACA JUGA :


Hari Minggu (1/7/2018) merupakan tambahan hari pertama ke setelah dua tambahan tiga hari sebelumnya. Tambahan tiga hari terakhir akan tetap dijalankan, namun pada hari Selasa (3/6/18) operasi KM. Sinar Bangun akan dihentikan.

“Kita tutup pencarian, tetapi tim Basarnas di Parapat tetap berjaga jika memang ada mayat ataupun puing-puing kapal yang mengapung,” tambahnya.

BACA JUGA :

Rencananya, pemerintah akan membangun sebuah tugu untuk mengenang korban-korban KM. Sinar Bangun untuk mengenang tragedi ini dan menghormati para korban. **(Red-06)
Share:

Diduga Kalap Diperiksa, Lift Dibajak Management Ballezza Tower Versailes


DNM.com (Jakarta)
Anggota DPR RI komisi VI ibu Melani Leimena Meninjau sebuah Apartemen ballezza Tower Versailes karena adanya perbuatan pemadaman air dan listrik terhadap penghuni bernama Ivone Rusdi, Senin (25/6/2018) sekitar pukul. 15.15 wib.

Awal kedatangan rombongan ini sudah tidak diterima dengan baik oleh Wawan selaku Head Departement yang bersembunyi dalam kantor, namun Setelah Kondisi menjadi ramai kejadian ini tiba-tiba ia muncul padahal sebelumnya sedang di luar kota, ujar Bonny Salah Seorang Saksi Korban.


Selanjutnya Bonny menambahkan ketika rombongan akan masuk naik lift dan hendak pulang tiba-tiba lift dimatikan, dan diduga dilakukan pengelola apartemen tersebut. Sehingga rombongan yang berjumlah 12 orang terkejut dan panik begitupun ibu Meliana sampai pucat gemetar. Sementara Seorang   stafnya yang dalam kondisi hamil ikut stres kaget karena lift bukan hanya mati tapi dibuat jatuh sampai berulang tiga kali. Ungkapnya.

Di Dalam Lift tersebut ada Melani anggota DPR RI komisi VI, Alex Asmasubrata ketua ASA Center, ibu Rina, ibu Meli, ibu Ivone, Irfan, Bonny, Daniel anggota satpol PP  Jaksel, Herlan,  Sulis, Imam dan Hidayat.

Kondisi itu terjadi kurang lebih 12 sampai 15 menit dimana semua tombol dalam kamar lift dibuat mati baik tombol alarm atau telf lift. Sungguh ini perbuatan biadab yang kami duga niat mencelakai menjurus menghilangkan nyawa orang lain.

Kami meminta aparat penegak hukum untuk bertindak atas kejadian yang kami alami ini yang sungguh biadab. tegas Bonny kepada Redaksi dutanusantaramerdeka.com **(Red-68)
Share:

Basarnas Gunakan Teknologi Sonar Percepat Pencarian KM Sinar Bangun


DNM.com (Tigaras)
Mempercepat pencarian K.M Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba, tim gabungan menggunakan teknologi sonar untuk mendeteksi posisi kapal di dasar danau. Sonar yang digunakan mulai, Jumat (22/6) itu adalah Multi Beam Echo Sounder.

Teknologi sensor ini akan dapat mendeteksi logam yang ada di dalam air hingga kedalaman 600 meter, sedangkan untuk lokasi tenggelamnya KM Sinar Bangun diperkirakan 500 meter.

Basarnas sudah menemukan koordinat tenggelamnya KM Sinar Bangun di hari kelima setelah mendapat keterangan kapal nelayan dan juga kapal feri yang menolong saat terjadinya kecelakaan. Basarnas dan timnya pada hari kelima fokus di sekitar koordinat tersebut menggunakan Multi Beam Echo Sounder.

Selain mengoperasikan Multi Beam Echo Sensor yang dipinjamkan Markas Besar TNI, tim yang terdiri dari Detasemen Jala Mangkara (Denjaka), Komando Pasukan Katak (Kopaska), Batalyon Intai Amfibi (Taifib), Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI (Pushidrosal), Pangkalan Utama TNI Angakatan Laut I Belawan (Lantamal I), Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan I Belawan (Yonmarhanlan) dan Lanal TBA. Mereka juga berkoordinasi dengan tim dari Basarnas, Inafis Polda Sumut, Pol Air Sumut dan lainnya.



Kendala yang dihadapi di hari kelima adalah kedalaman titik koordinat yang diduga tempat tenggelamnya KM Sinar Bangun. Sedangkan untuk tim khusus, kemampuan  menyelam hanya hingga kedalaman 50 meter. Dinginnya air Danau Toba dan visibilitas terbatas di dalam air membuat tim penyelam  tidak bisa berbuat banyak.

“Hari ini kesulitan kita adalah dalamnya danau 500 meter, kemampuan alat kita sebelumnya hanya 300 meter, kalau manusia tidak mungkin karena manusia hanya bisa menyelam hingga 50 meter. Hari ini kita mendapat bantuan dari Mabes TNI untuk menggunakan alat Multi Beam Echo Sounder. Kemampuan alat ini bisa mendeteksi logam hingga kedalaman 600 meter,” kata Kepala Basarnas Masekal Muda TNI M. Syaugi, Jumat (22/6) di Tigaras,  saat memantau proses pencarian korban KM Sinar Bangun.

Setelah lebih dari lima jam menggunakan Multi Beam Echo Sounder di koordinat yang diduga lokasi tenggelamnya KM Sinar Bangun, tim gabungan masih belum menemukan titik terang. Banyaknya sampah logam di dasar Danau Toba cukup menyulitkan tim gabungan untuk memastikan bangkai KM Sinar Bangun.

Pencarian efektif akan berakhir H+ 7, setelah itu proses pencarian akan ditambah 3 hari bila KM Sinar Bangun tidak ditemukan. **(Red-54)
Share:

Menhub : Kapal KM Tenggelam Diduga Kelebihan Kapasitas


DNM.com (Medan)
Kelebihan kapasitas penumpang diduga jadi penyebab tenggelamnya Kapal Motor (KM) Sinar Bangun di perairan Danau Toba, Sumatera Utara.  Menurut Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dalam dokumen kapal, semestinya hanya 43 penumpang.

“Dalam dokumen kapal tersebut jumlah penumpang adalah 43 orang, meski klaim pertama 80 orang. Itu dilihat jelas ada over capacity. Sampai saat ini, kita juga belum lihat manifes,” kata Budi dilansir dari viva, Jumat (22/6/2018).

Budi menekankan dari kelaikan, KM Sinar Bangun masih layak karena mengantongi izin operasional dari dinas perhubungan setempat. Namun, sekali lagi, ia menyoroti ketaatan dalam mengangkut jumlah penumpang yang melebihi kapasitas.


“Kemarin kita berkoordinasi dengan dishub kabupaten, selaku yang memegang izin operasi untuk melakukan perbaikan-perbaikan. Bagaimana adanya manifes juga menjadi keharusan,” sebut Budi.

Kemudian, ia menyoroti juga minimnya life jacket atau pelampung yang disediakan dalam setiap KM di perairan Danau Toba. Hal ini diketahui setelah adanya korban selamat KM Sinar Bangun yang tak menggunakan life jacket.

“Saya sampaikan kepada dishub untuk melakukan pembenahan di Danau Toba ini dengan menyandarkan peraturan regulasi yang berlaku melakukan pengawasan dengan baik,” tutur Budi. **(Red-48)
Share:

Cuaca Buruk Tenggelamkan Kapal KM Sinar Bangun Di Danau Toba


DNM.com (Simalungun)
Kapal Penumpang KM Sinar Bangun tujuan Tiga Ras Menuju Simanindo terbalik dan tenggelam di perairan Danau Toba, Simalungun Sumatera Utara sekitar pukul 17.15 Wib. Pada senin (18/6/2018).

Berdasarkan informasi yang dihimpun dutanusantaramerdeka.com Kapal KM Sinar Bangun tersebut mengangkut Penumpang sekitar 150 orang, selain penumpang kapal tersebut juga membawa kenderaan sepeda motor sebanyak 55 unit.


Diduga Kapal KM Sinar Bangun yang tenggelam terjadi over kapasitas, ditambah karena cuaca buruk, kapal dihantam ombak dan angin kencang dalam perjalanan sekitar 25 Menit, sehingga Kapal KM Sinar Bangun Oleng ke Kanan dan tenggelam. 

Kapal KM Sinar Bangun di nahkodai oleh Tua Sagala yang berusia 40 tahun, dan bertempat tinggal di desa Simarmata, Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir. 


Sampai saat ini Polres Kabupaten Samosir beserta Basarnas terus menyisir lokasi tenggelamnya kapal KM Sinar Bangun untuk mengevakuasi Korban yang Selamat maupun yang sudah Meninggal Dunia. **(Red-37)
Share:

Pernyataan Sikap PWI Menyikapi Penggerudukan Kantor Pers Di Bogor


Tindakan penggerudukan dengan menggunakan kekerasan yang telah dilakukan sekelompok orang yang mengatasnamakan PDIP Bogor Rabu 30 Mei 2018 sangat disayangkan dan memprihatinkan.

Tindakan tersebut tidak mencerminkan prinsip prinsip penyelesaian sengketa pers yang bermartabat dan demokratis. Tindakan tersebut juga kurang kondusif bagi upaya untuk bersama-sama menciptakan suasana yang sejuk di awal tahun politik riskan terhadap konflik dan perpecahan.

Dalam rangka menegakkan martabat pers nasional, serta untuk menciptakan suasana politik yang kondusif, PWI Pusat menyampaikan sikap sebagai berikut :

1. Meminta kepada siapapun, khususnya PDIP Bogor dalam kasus ini, agar dalam menyampaikan keberatan atau tuntutan terhadap pemberitaan pers senantiasa menggunakan cara cara demokratis-prosedural sebagaimana telah diatur dalam UU Pers No. 40 Tahun 1999. Pers bisa saja membuat kesalahan.

Wartawan juga manusia yang tidak luput dari kelemahan dalam menjalankan profesinya. Kinerja pers dapat dipersoalkan secara etis maupun hukum dengan menggunakan UU Pers.

2. PWI Pusat dapat memahami kekecewaan unsur PDIP Bogor terhadap pemberitaan Radar Bogor tentang kontroversi gaji Dewan Pengarah BPIP namun seyogyanya kekecewaan itu tidak diluapkan dengan tindakan main hakim sendiri.

Tindakan ini sangat tidak produktif dan akan menjadi preseden buruk dalam kehidupan pers nasional secara keseluruhan. PWI Pusat menyarankan agar PDIP Bogor membawa masalah ini ke Dewan Pers.

3. PWI Pusat berharap agar Dewan Pers dapat menangani masalah ini sesegera mungkin sehingga memberi rasa keadilan kepada semua pihak terkait dan memberi pencerahan kepada masyarakat bertolak dari kasus tersebut.

4. PWI Pusat menyarankan agar Radar Bogor mengadukan masalah yang dihadapinya kepada Dewan Pers dengan harapan akan mendapatkan penyelesaian yang sesuai dengan jiwa dan semangat UU Pers No. 40 tahun 1999.

5. PWI Pusat menghimbau kepada Radar Bogor untuk menjadikan kasus ini sebagai pelajaran berharga untuk bermawas diri. Sudah menjadi kewajiban pers untuk menjalankan fungsi kontrol dan memenuhi hak publik atas informasi.

Namun fungsi tersebut harus senantiasa dijalankan dengan menaati Kode Etik Jurnalistik secara konsekuen. Menaati Kode Etik Jurnalistik sangat mendasar agar pers dapat menjaga martabatnya dan dapat mempertahankan kepercayaan publik.

Demikian pernyataan sikap dan himbauan PWI Pusat, atas perhatiannya kami mengucapkan beribu terima kasih. **(Red-05)
Share:

Kapolres Pelabuhan Belawan Damaikan Dua OKP yang Bentrok


DNM.com (Medan)
Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Ikhwan Lubis, mendamaikan dua Organisasi Kepemudaan (OKP) yang sempat bentrok akibat perselisihan paham di Jalan KL Yos Sudarso Km, 7,6, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, pada Kamis (31/5) kemarin.

Ikhwan Lubis mengatakan, dirinya mengajak kedua OKP tersebut untuk berdamai dengan cara mediasi. Cara tersebut dilakukannya agar kedua OKP itu tidak saling salah paham.

"Kita mengajak masing-masing OKP untuk mediasi dengan menyepakati perdamaian secara tertulis," katanya, Jumat (1/6).

Ikhwan Lubis berharap, dengan adanya pertemuan tersebut, baik kenyamanan, kemanan dan ketentraman antara dua OKP tetap selalu bersinergi dan juga dapat menjaga keamanan masyarakat.

"Ke depannya, perselisihan-perselihan yang terjadi dapat diselesaikan dengan bijak tanpa ada kekerasan ataupun bentrokan," ucapnya.

"Saya juga tegaskan dengan mediasi perdamaian ini tidak ada lagi terjadi perselisihan dan mengajak semua pihak untuk menciptakan situasi kondusif menjelang Hari Raya Idul Fitri dan Pilkada serentak 2018," pungkasnya. **(Red-02)
Share:

Diduga Sebar Hoax Puluhan Mahasiswa Demo Ketua PDI Perjuangan Kota Medan


DNM.com (Medan)

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Mahasiswa Peduli Transparansi Sumatera Utara menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Kota Medan di Jalan Kapten Maulana Lubis, Kamis (24/5).

Dalam aksi itu massa meminta klarifikasi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Medan, Hasyim, atas pernyataannya terkait terorisme di sebuah grup Whatsapp yang berisi 'jangan pilih partai pendukung teroris'.

"Kami menuntut Hasyim agar mengklarifikasi dan mengungkap secara tegas dan jelas partai mana yang dimaksud sebagai pendukung teroris yang tidak boleh dipilih," kata koordiantor aksi, Sofyandi Lubis

Dia juga menambahkan, jika dalam waktu 7 x 24 jam tidak melakukan klarifikasi, maka bisa diduga Hasym, yang juga Ketua DPC PDIP Medan itu telah menyebar berita hoax tentang teroris.

"Jika tidak melakukan klarifikasi, Hasyim melanggar undang-undang ITE. Oleh karena itu, yang bersangkutan bisa diproses sesuai hukum yang berlaku," ucapnya.

Lebih lanjut, ia juga mendesak supaya Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri segera mencopot Hasyim dari jabatannya sebagai Ketua PDIP Kota Medan dan Ketua Fraksi DPRD Medan.

"Jika hingga dalam waktu seminggu tidak memberikan klarifikasi, kami akan lanjutkan aksi di kantor DPP PDIP dan Mabes Polri di Jakarta," tandasnya. **(Red-48)
Share:

Aliansi Masyarakat Sumut Siaga Satu Demo Kantor DPW PKS Sumut


DNM.com (Medan)
Ratusan Massa yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Sumut Siaga Satu (AMS3) mendatangangi Kantor DPW PKS Sumatera Utara di Jalan Kenanga Raya No. 51 Tanjung Sari Medan, Selasa (22/5/2018).

Kehadiran Massa AMS3 tersebut untuk menyampaikan aspirasi terkait pernyataan Presiden PKS terkait serangkaian teror bom yang terjadi di Surabaya beberapa waktu lalu.


Aliansi Masyarakat Sumut Siaga Satu (AMS3) menuntut agar Presiden PKS Menyampaikan Permohonan Maaf kepada Rakyat Indonesia atas Pernyataannya yang mengatakan aksi teror di Surabaya tersebut sebagai sebuah settingan.

Massa yang berasal dari berbagai organisasi pemuda dan mahasiswa tersebut mendesak agar Sohibul Iman dan Mardani Ali mundur dari Jabatannyabdi Partai, karena massa menduga mereka menjadikan partai sebagai alat pemecah belah bangsa.

Selain itu massa juga menuntut pembubaran partai yang dianggap menjadi biang intoleransi dan radikalisme, massa mengajak seluruh Masyarakat untuk mengawasi aktivitas kegiatan Partai PKS yang diduga terkait dengan aksi radikalisme dan terorisme di negeri ini. **(Red-43)
Share:

ProDEM Kecam Keras Tindakan Represif terhadap Aksi HMI Di Istana Negara


DNM.com (Jakarta)
Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) mengecam keras tindakan represif aparat Kepolisian Repiublik Indonesia (Polri) terhadap aksi mahasiswa HMI MPO saat memperingati 20 Tahun Reformasi di depan Istana Negara, Senin (21/5/2018), hingga para pimpinan organisasi mengalami luka parah dan dirawat intensif di RS Tarakan.

“Aksi damai HMI MPO adalah hal konstitusional di era demokrasi. Seharusnya Polri menangani dengan bijak tanpa harus ada pemukulan dan pembubaran secara brutal. Kemandirian Polri agar humanis profesional hingga lepas dari militer Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) adalah buah perjuangan mahasiswa dan rakyat saat Reformasi 1998 dulu,” ujar Ketua Majelis ProDEM, Syafti Hidayat kepada media, Selasa (22/5/2018).

Ucok, sapaan akrabnya, menilai bahwa rezim Jokowi-JK memang telah salah mengelola negara dan melupakan janji kampanye Pilpres 2014 lalu. Kritik yang kian marak di berbagai media hingga viralnya tagar #2019GantiPresiden adalah bukti nyata keresahan rakyat atas berbagai persoalan kesejahteraan ekonomi yang kian buruk, serta kegaduhan politik yang kerapkali malah berasal dari lingkungan Istana Negara.

“Segera bebaskan tanpa syarat dan obati para aktivis HMI MPO hingga pulih. Sebaiknya Jokowi dan para elite penguasa legawa atas gelombang protes mahasiswa dan rakyat dengan cara mewujudkan janji Nawacita dan Trisakti,. Kalau tak sanggup lebih baik mundur saja,” kecam dia.

ProDEM menegaskan akan terus mendukung perjuangan gerakan mahasiswa untuk selalu menjadi penjaga moral bangsa di tengah gempuran neoliberalisme yang semakin menghancurkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tercinta. **(Red-42)
Share:

IKLAN MURAH

SUSU KURMA AULIA

SUSU KURMA AULIA
Pesan Silahkan Klik Gambar

BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno ~ Karakter Bangsa

KILAS BALIK BUNG KARNO KARAKTER  BANGSA Soekarno ketika pidato kata sambutan setelah menerima ijazah gelar Insinyur dari I...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI

loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Follow by Email

Label

#2019GantiPresiden Accounting Aceh Adat Istiadat Advokat Agama Agraria AIDS Aksi Album Anak Artikel Asahan Asian Games Asuransi Asusila Award Bakti Sosial Bandara Banjir BANK Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar Begal Bekraf Belanja Bencana Bencana Alam Berita Bhayangkara Bhayangkari Bisnis BNI BNN BPJS Buka lapak Bukit Asam Buku Bung Karno Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market Cerpen Citilink conference Covid-19 Covid19 Cuaca Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Deklarasi Deli Serdang Desa Dialog Digital Dirgahayu HUT RI Diskusi Duka Cita E-Money Ekonom Ekonomi Electronics Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech Forum Furniture G30S/PKI Games Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Go Pay Go-Jek Gojek Gotong Royong Grab Gym ham Harbolnas Hewan Hiburan HIV Hoax Hotel Hp Hukum Humbahas HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek Industri Informasi Infrastruktur Internasional Internet Investor IPM Jakarta Jawa Tengah Jawa Timur Jokowi Jurnalis Kaliber Kampanye Kamtibmas Karaoke Karhutla KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kekerasan Keluarga Kemanusiaan Kemendikbud Kemenhub KEMENPAN-RB Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Kilas Balik Bung Karno kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Koperasi Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal Kuliner Kutai Kartanegara Lakalantas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku Legislatif LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik lomba lari LPS Mahasiswa Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Mall Market Outlook Masjid Masker Mata Uang millenial Minuman Keras Minuman sehat Miras Mobil MOI Motivasi MPR Mudik Muhammadiyah Muharram Munas Musik Narkoba Narkotika Nasional Natal New Normal NKRI NU Office Olah Raga Olahraga Opini Organisasi Otomotif P Pagelaran Pahlawan Pameran Parawisata Pariwisata Partai Politik Pasar Pasar modal Patroli PC pe Pegadaian Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Peluncuran Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencurian Pendataan Pendidikan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengajian Pengamanan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Perpajakan Pers Pertamina Pertanian PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pinjam meminjam uang Polantas Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Pornografi Pra Kerja Pramuka Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik promo Property Prostitusi Public Expose Publik expose Puisi Pusat Perbelanjaan PWI Ragam Ramadhan Reksadana Relawan Jokowi Remisi Renungan resa Restoran Reward Robot Rumah Rumah sakit Rups RUU Saber Pungli Sahabat Anak Salon Samosir Sanitasi air.Lingkungan hidup Satlantas Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Senjata Sepak Bola Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Silaturahim Silaturrahim Smartphone Soekarno Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Suku bunga Sumatera Barat Sumatera Utara Sumut Superstore Suplemen Surat Terbuka Survei Survey susu Syariah Syawal Talkshow Tawuran Teknologi Terorisme Tiket Tips TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM umkm Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa UU Cipta Kerja UUD 1945 Valentine Day Virus Corona Walikota Wanita Wartawan Wirausaha Workshop

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA

PRO KONTRA RUU HIP

~> RUU HIP saat ini sedang Hangat Dipersoalkan, Karena Banyak Pihak yang telah Menolaknya, Baik dari Kalangan Ormas Hingga Partai Politik, Sehingga Terjadi Pro Dan Kontra.

<~ Memang Sebaiknya Persoalan Pancasila Tidak Usah Diganggu Gugat, Karna itu merupakan Landasan Dasar Dalam Berdirinya Negara Indonesia, Sudah Final Masalah Pancasila.

Link Terkait

close
Banner iklan disini