Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id
Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan

Brigade Nasional Komitmen Dukung Presiden Jokowi Berantas Radikalisme dan Intoleransi


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
DPP Brigade Nasional menegaskan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) sangat konsisten dalam memberantas radikalisme maupun intoleransi. Konsistensi Kepala Negara itu tentu akan menjadi warisan (legacy) yang baik bagi generasi mendatang. Kepedulian Presiden RI Joko Widodo untuk mewariskan sejarah yang baik untuk masa depan yang gemilang harus didukung segenap elemen masyarakat.

“Mencegah dan memerangi radikalisme, terorisme, dan intoleransi wajib dilakukan seluruh masyarakat di Tanah Air kita tercinta,” kata Ketua Umum DPP Brigade Nasional, Reni Lubis, usai deklarasi Pengurus DPP Brigade Nasional serta dialog kebangsaan “Radikalisme dan Intoleransi” di Balai Sarwono, Sabtu (28/1/2023).

Radikalisme dan intoleransi berpotensi memecah belah bangsa Indonesia yang besar. Apalagi, di era digital saat ini radikalisme, terorisme, dan intoleransi dengan mudah menyebar lewat media sosial. Tingginya akses internet di Indonesia jika tidak dikelola dengan bijak tentu bisa menjadi alat strategis bagi penyebaran radikalisme, terorisme, dan intoleransi yang mengancam kehidupan masyarakat Indonesia yang beragam.

“Pihak-pihak tertentu tersebut telah melupakan sejarah berdirinya NKRI, yang memang sejatinya dibangun di atas fondasi kebhinekaan dengan keragaman budaya, suku bangsa, bahasa, bahkan agama,” ujar Reni Lubis.

Pada momentum ini, Brigade Nasional menegaskan sepenuhnya mendukung Presiden RI Joko Widodo dalam mencegah dan memerangi radikalisme, terorisme, dan intoleransi. Pasalnya, kebhinekaan yang koyak dengan adanya upaya memecah belah bangsa tidak bisa didiamkan begitu saja.

Brigade Nasional akan berkontribusi dalam mencegah dan memerangi radikalisme, terorisme, dan intoleransi yang mengancam persatuan bangsa melalui sumbangan pemikiran, refleksi mendalam, kajian-kajian ilmiah, serta aksi nyata melalui cara-cara yang kreatif dengan pendekatan sosial budaya.

“Saya mengajak seluruh pengurus DPP Brigade Nasional, DPD maupun DPC Brigade Nasional, seluruh organ relawan, dan segenap masyarakat Indonesia untuk bersatu, bergotong royong melawan radikalisme, terorisme, dan intoleransi yang akan membawa Indonesia adil, makmur, dan sejahtera dalam kebhinekaan,” pungkas Reni. ()Arianto)

Share:

Brigade Nasional Gelar Deklarasi Plus Diskusi Kebangsaan dengan Tema "Radikalisme dan Intoleran"


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Brigade Nasional merasa prihatin dengan realitas di masyarakat Kita di mana radikalisme dan intoleransi telah memecah belah masyarakat. Berbagai persoalan atau konflik sosial yang dipicu oleh SARA (suku, agama, ras, dan antar golongan) seolah menjauhkan kita sebagai anak bangsa yang semestinya bersatu padu, bergotong royong membangun bangsa dan negara kita tercinta. Hal itu disampaikan oleh Surya, Waketum Brigade Nasional dalam rangka Deklarasi Plus Diskusi Kebangsaan dengan tema: "Radikalisme dan Intoleran" di Jakarta, Sabtu (28/01).

Menurut Surya, Persoalan melek hukum dan kepatuhan terhadap hukum pada masyarakat dan aparatur hukum memang masih rendah. Ini yang perlu kita kawal dan perbaiki ke depannya. Jangan sampai adanya intoleransi dan radikal yang merugikan pihak lain serta merendahkan kemanusiaan dibiarkan dengan dalih membela agama dan keyakinan kelompok tertentu.

Lebih lanjut, Surya menegaskan, Upaya yang akan dilakukan Brigade Nasional secara nyata dalam mencegah dan memberantas radikalisme dan intoleransi yang terjadi tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Kita sebagai warga bangsa harus bersatu padu dan bergotong royong.

Maka dari itu, Surya menyampaikan, yang kami lakukan adalah mendeklarasikan diri sebagai DPP Brigade Nasional, yang nantinya menjadi wadah bagi segenap anak bangsa yang peduli pada kebhinekaan dan memiliki kecintaan besar pada Tanah Air.

Selanjutnya, Brigade Nasional akan berkarya nyata melalui sumbangan pemikiran, refleksi mendalam, kajian-kajian ilmiah, serta aksi-aksi di tengah masyarakat secara langsung maupun dengan memanfaatkan teknologi digital, melalui cara-cara yang kreatif dengan pendekatan sosial budaya.

Untuk diketahui, Brigade Nasional menghargai dan menghormati proses di internal PDIP maupun partai-partai lainnya dalam menentukan pasangan calon presiden dan wakil presiden 2024.

"Namun demikian, Brigade Nasional berharap besar sosok pemimpin bangsa Indonesia ke depannya memiliki semangat yang sama dengan Presiden RI Joko Widodo yang sangat gigih dan konsiten dalam memberantas radikalisme dan intoleransi di Tanah Air kita tercinta," ucapnya.

Terutama, Legacy-legacy  yang telah dibangun Presiden RI Joko Widodo terkait kedaulatan bangsa dan negara tentu perlu dilanjutkan oleh sosok pemimpin yang memiliki kapasitas dan dipercaya oleh rakyat.

"Brigade Nasional sangat yakin dan percaya bahwa masyarakat Indonesia akan menentukan pilihan yang bijak saat pilpres 2024, karena Kepemimpinan Presiden Joko Widodo saat ini tentunya menjadi pilihan bagi rakyat dalam memilih calon presiden mendatang. Brigade Nasional optimis rakyat bakal memilih dengan hati Nurani dan pikiran jernih demi masa depan Indonesia yang gemilang," pungkasnya. (Arianto)

Share:

DPP LIRA Gelar Diskusi Politik "Pemilu Legislatif 2024: Terbuka atau Tertutup"


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Diskusi perdana yang digelar oleh DPP Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) di tahun 2023 ini merupakan program yang sudah direncanakan dari tahun lalu dan bekerjasama dengan berbagai macam stakeholder yang ada di Indonesia. Sehingga LIRA punya kontribusi terhadap kemajuan bangsa ini. Hal tersebut disampaikan K.H. Andi Syafrani, SHI, MCCL Presiden DPP LIRA saat Opening Speech Diskusi Politik "Pemilu Legislatif 2024: Terbuka atau Tertutup" di Kopi Politik Jakarta Selatan, Jum'at (20/01). 

Terkait rencana kerja kita tiap bulan, kita adakan diskusi seperti ini dengan menghadirkan berbagai narasumber untuk membahas tema-tema yang relevan, aktual dan tentunya kita bisa berkontribusi terhadap pemikiran dan kemajuan bangsa.

"Terlebih, LIRA punya konsen terhadap berbagai macam bidang politik, karenanya kita akan dorong berbagai departemen dan bidang yang ada di LIRA untuk bisa menggelar diskusi sesuai dengan bidangnya masing-masing karena kita tahu kompleksitas persoalan negara kita," ujarnya.
 
Menjelang tahun pemilu, tentunya isu yang hot dan topik yang paling banyak akan menjadi sorotan adalah terkait dengan politik. Namun sekali lagi, karena tema yang diusung dalam organisasi bukan hanya tema politik tapi berbagai macam tema.

"Kita berharap nanti tema-tema ini juga bisa kita diskusikan dalam serial diskusi-diskusi LIRA di periode berikutnya di bulan-bulan yang akan datang," ucapnya. (Arianto)

Share:

Fahira Idris Lolos Bakal Calon DPD RI Dapil Provinsi DKI Jakarta


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Komisi Pemilihan Umum Provinsi (KPU) DKI Jakarta melaksanakan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Verfikasi Administrasi Syarat Dukungan Minimal Pemilih Bakal Calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah Provinsi DKI Jakarta untuk Pemilu 2024, di Kemayoran, Jakarta Pusat pada Minggu (15/1).

Rapat pleno dihadiri oleh Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta Sunardi, didampingi seluruh Anggota KPU Provinsi DKI Jakarta Nurdin, Deti Kurniawati, Marlina, Partono, Muhaimin, dan Muhammad Tarmizi, serta Sekretaris KPU Provinsi DKI Jakarta Dirja Abdul Kadir.

Ketua KPU DKI Jakarta Sunardi dalam sambutannya mengatakan bahwa jika dari hasil Verifikasi Administrasi Syarat Dukungan Bakal Calon Anggota DPD Provinsi DKI Jakarta masih ada yang belum memenuhi syarat, KPU Provinsi DKI Jakarta siap untuk membantu agar dipastikan bahwa semua syarat dukungan dapat diverifikasi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Jadi nanti setelah disampaikannya hasil verfisikasi data, masih ada kesempatan untuk melakukan perbaikan terhadap data dukungan pemilih, jika memang belum memenuhi syarat minimal," ujar Sunardi.

"Silahkan berkonsultasi dan diskusi dengan jajaran Sekretariat kami, KPU Provinsi DKI Jakarta agar dipastikan bahwa seluruhnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," sambungnya.

Turut hadir juga pada rakor tersebut yaitu Ketua Bawaslu Provinsi DKI Jakarta Munandar Nugraha, Anggota Bawaslu Provinsi DKI Jakarta Reki Putera Jaya, Ketua dan Anggota KPU Kota/Kabupaten se-DKI Jakarta, serta 30 bakal calon Anggota DPD dapil Provinsi DKI Jakarta.

Dalam rakor ini seluruh Anggota KPU DKI Jakarta membacakan berita acara hasil verifikasi administrasi terhadap data dukungan pemilih yang telah diserahkan melalui Aplikasi Pencalonan (Silon DPD), dimana verifikasi administrasi ini telah dilakukan sejak tanggal 2 Januari 2023 sampai dengan 15 Januari 2023.

Dari verifikasi administrasi tersebut diperoleh hasil 8 orang bakal calon dinyatakan memenuhi syarat (MS) aras data dukungan pemilihnya, dan 22 orang dinyatakan belum memenuhi syarat (BMS) untuk diberikan kesempatan memperbaiki data dukungan sejak tgl 16 s.d. 22 Januari 2023.

Berikut nama-nama 8 Bakal Calon DPD RI Dapil Provinsi DKI Jakarta yang Lolos Verifikasi Administrasi :

Hasil Rapat Pleno KPU Provinsi DKI Jakarta berkaitan hasil rekapitulasi vermin dukungan bakal calon Anggota DPD Dapil Provinsi DKI Jakarta yang dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) :

1.) FAHIRA IDRIS,SE.,MH
2.) Prof. Dr H Dailami Firdaus SH, LL.M
3.) Chiatianto Suryowibowo
4.) H. Pardi
5.) Syamsidar Siregar
6.) Syarif Hidayatulloh
7.) Tengku M. Nurhafidz
8.) Zecky Andy Alatas

Sisanya 22 Bakal Calon Anggota DPD statusnya Belum Memenuhi Syarat (BMS). (Arianto)

Share:

Lolos Sebagai Peserta Pemilu 2024 Partai Ummat Kota Medan Gelar Tasyakuran


Duta Nusantara Merdeka | Kota Medan 
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Ummat Kota Medan menggelar Tasyakuran atas Keberhasilan Partai Ummat Lolos Menjadi Peserta Pemilu Tahun 2024.

Tasyakuran tersebut diadakan di Kantor DPD Partai Ummat Kota Medan yang berada di Jalan abadi no 88 C Kelurahan Tanjung Rejo Kecamatan Medan Sunggal dihadiri oleh Pengurus Partai Ummat Kota Medan, para Kader Partai Ummat dari DPC SE Kota Medan dan Permata Ummat Kota Medan.

Ketua DPD Partai Ummat, Persada SP Mengucapkan Terima Kasih Kepada seluruh Kader Partai Ummat Kota Medan yang Tetap Solid Berjuang Bersama, dan khusus kepada Ketua Umum DPP Partai Ummat serta Tim Hukum DPP Partai Ummat yang telah Memperjuangkan Partai Ummat sehingga berhasil dan Lolos menjadi Peserta Pemilu Tahun 2024.

Acara Tasyakuran ini dirangkai dengan Pemotongan Tumpeng yang dilakukan oleh Ketua DPD Partai Ummat Kota Medan, Persada SP didampingi oleh Sekretaris Al Fikri Matondang, ST dan Dedek Maulana, SE, MH Bendahara Partai Ummat Kota Medan. **
Share:

Sudut Pandang Most 1058 Hadir dengan Tema "Partai Baru, Apa Bedanya?"


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Komisi Pemilihan Umum telah menetapkan 17 partai politik dan daftar nomor urut bagi peserta Pemilihan Umum 2024 yang siap menggaet suara. Meski mendaftar dengan nama partai dan logo baru, tapi, sebagian diisi oleh wajah-wajah lama. Lantas apa bedanya?

Terkait hal itu, Intimate talk Sudut Pandang Most 1058 menghadirkan tema "Partai Baru, Apa Bedanya?"

"Temanya apa sih bedanya partai lama sama partai baru, jawaban yang paling mendasar partai lama kan tidak diverifikasi sedangkan partai baru diverifikasi," kata Wasekjen Partai Gelora Dedy Miing Gumelar di Jakarta, Kamis (22/12).

Menurut Miing, Secara portofolio partai baru mungkin belum punya utang politik apapun jadi masih punya optimisme harapan kemudian juga masih boleh mengatakan kami akan begini.

Selain itu, Miing mengatakan, partai baru harus menyajikan sebuah harapan dan optimis bagi masyarakat, dan partai baru punya kewajiban untuk mengusung perubahan minimal dari gagasan dan dari narasi. 

"Jadi bukan hanya bicara soal kalah menang karena partai itu, yang pertama, dia organisasi politik yang tugasnya melahirkan para pemimpin pasif, yang kedua, organisasi partai politik adalah dia harus menjadi industrialisasi pemikiran gagasan jadi bukan cuma bicara kalah menang, yang ketiga dia harus berhasil menjadi pabrik educator mendidik masyarakat," ungkapnya.

Dan yang paling penting, Jangan hanya partai politik yang berubah tapi masyarakat juga harus berubah, masyarakat harus memilih tanpa harus disuap sekalipun, baru akan berubah negeri ini. Kalau mereka hanya menuntut kita yang berubah sementara mereka tidak berubah, apa jadinya negeri tercinta ini?

Turut hadir para narasumber, Presiden Partai Buruh Said Iqbal, Waketum Partai Garuda Teddy Gusnaidi, Wasekjen Partai Gelora Dedy Miing Gumelar, dan Pengamat Politik dari UIN Syarif Hidayatullah Ray Rangkuti dengan moderator Indy Rahmawati. (Arianto)

Share:

Laskar AMAN Deklarasi Anies Jadi Presiden 2024


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Ketakutan akan munculnya politik identitas, politisasi agama, dan polarisasi sosial pada Pemilu 2024 mendatang kerap kali digaungkan oleh pihak penguasa dan pendukung-pendukungnya. Dan stigma tersebut selalu diarahkah kepada sosok mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang diasumsikan menang Pilkada 2017 karena menjalankan politik identitas.

“Hari ini kami membuat sejarah. Dengan segala kerendahan hati dan harapan akan kondisi bangsa dan negara Indonesia yang lebih baik, kami masyarakat lintas agama, lintas golongan, lintas adat, lintas suku, dan lintas daerah, mendeklarasikan dukungan kepada Bapak Tenun Kebangsaan, Anies Baswedan, untuk menjadi Presiden Republik Indonesia periode 2024-2029. Kami menamakan diri Laskar AMAN, Laskar Angkatan Muda Anies Baswedan,” kata Ketua Laskar Aman, Ervanus Tou, dalam acara Deklarasi Laskar AMAN mendukung Anies Baswedan Presiden RI 2024 di Hotel Sofyan Soepomo Jakarta Selatan, Minggu (04/12).

Masih kata Ervan, deklarasi merupakan hal penting sebagai komitmen untuk memenangkan Anies Baswedan. Deklarasi ini memberi pesan bahwa figur Anies Baswedan mendapat banyak dukungan dari rakyat dari berbagai kalangan, golongan, dan latar belakang. Menurutnya Anies Baswedan adalah figur pemimpin yang merangkul bukan memukul. Sosok yang akan mampu mempersatukan bangsa yang saat ini terpecah belah.

"Deklarasi ini sebagai bentuk dukungan nyata dan ingin menyampaikan kepada publik bahwa sosok Pak Anies mendapat banyak kepercayaan dari masyarakat yang berasal dari berbagai golongan, kelompok, etnis, dan latar belakang. Sehingga diharapkan setelah deklarasi akan muncul kelompok relawan lain yang memberikan dukungan," kata Ervan yang berasal dari NTT ini.

"Antusiasme teman-teman yang tergabung dalam Laskar AMAN sangat tinggi sehingga kami memutuskan untuk memfasilitasi bagi rekan-rekan yang ingin hadir secara virtual. Kami juga akan melakukan Deklarasi di berbagai daerah sebagai bentuk dukungan riil kepada pak Anies Baswedan," ungkapnya.  

Laskar AMAN meruntuhkan Stigma Politik Identitas

Dalam kesempatan yang sama, Juru Bicara Laskar AMAN, Indra Charismiadji, menyampaikan, hadirnya Laskar AMAN meruntuhkan stigma bahwa Anies Baswedan hanya didukung oleh satu kelompok / golongan dengan identitas tertentu.


“Relawan Laskar Angkatan Muda Anies Baswedan ini ada yang beragama Katolik. Kristen, Hindu, Budha, juga Muslim. Ada yang orang Flores, Jawa, Sunda, Bali, Batak, Minang, Betawi, dan lain sebagainya dari seluruh penjuru Indonesia. Ini membuktikan tidak ada ketakutan kami akan isu-isu bahwa Indonesia akan menjadi negara agama tertentu jika dipimpin Anies Baswedan. Buat kami itu hanya langkah-langkah memecah belah bangsa, menakut-nakuti, dan upaya pembodohan masyarakat Indonesia secara terstruktur, sistematis, dan masif. Sama seperti pola yang dilakukan VOC dulu dengan devide et imperanya. Ini yang harus kita perbaiki, bangsa ini harus dicerdaskan sesuai dengan amanat konstitusi,” imbuh pria yang juga dikenal sebagai salah satu tokoh pendidikan Indonesia yang kritis.

Lebih rinci, Laskar AMAN menilai track record Anies Baswedan sangat tepat memimpin bangsa Indonesia menjadi lebih baik. Untuk melanjutkan pembangunan yang baik dari pemimpin sebelumnya. Juga untuk melakukan perubahan yang dimulai dari gagasan, kemudian dikonkretkan dalam narasi dan diwujudkan dalam bentuk program nyata untuk kemajuan bangsa dan negara. 

"Untuk itu, cita-cita Pak Anies Baswedan harus didukung. Semua rakyat harus bersatu dan bergerak bersama mengawal misi besar Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia. Kami yakin Pak Anies akan mampu mempersatukan bangsa ini, terbukti walau difitnah bahwa Jakarta akan menjadi kota intoleran, faktanya Jakarta memiliki indeks demokrasi terbaik dan indeks toleransi terbaik. Bahkan untuk kohesifitas, menurut kajian dari Nanyang Technological University, Singapura, di Jakarta tidak ada polarisasi,” ungkap Indra.

Lebih lanjut, Laskar AMAN menyadari bahwa keterlibatan memenangkan Anies Baswedan menjadi Presiden merupakan ikhtiar. Karena pilihan politik Laskar AMAN berdasarkan hati nurani. "Merupakan bagian dari tanggung jawab sebagai warga negara untuk terlibat aktif dalam politik," kata Ervan menambahkan. 

Dan yang paling penting, Relawan Laskar AMAN berkomitmen untuk menjaga dan menjalankan politik kebangsaan yang bisa membahagiakan semua anak bangsa. Karena pemilu merupakan hajatan lima tahunan yang harus dilakukan dengan sukacita. 

Untuk diketahui, Peran Laskar AMAN lebih pada memberikan edukasi dengan informasi riil yang telah dilakukan Anies Baswedan. Baik sebagai Akademisi, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, maupun sebagai Gubernur DKI Jakarta. Laskar AMAN juga akan memberikan informasi tentang visi dan misi Anies Baswedan, serta apa saja yang sudah dikontribusikan kepada Ibu Pertiwi selama ini. 

"Untuk itu, tugas kami bagaimana menyampaikan informasi dan pesan Pak Anies Baswedan ke akar rumput. Laskar AMAN akan menyampaikan pandangan dan argumentasi berbasis data dan fakta, bukan politik adu domba yang dikhawatirkan dapat merusak tatanan demokrasi. Laskar AMAN memilih jalan politik bersahabat dan bermartabat yang mengedepankan nilai-nilai kebangsaan, serta mengutamakan etika dan moral. Bersama Pak Anies kami akan merawat tenun kebangsaan," pungkas Ervan.

Deklarasi ini dihadiri oleh kurang lebih 100 (seratus) relawan se-Jabodetabek, tapi juga akan diikuti para relawan Laskar AMAN dari seluruh Indonesia secara daring menggunakan aplikasi Zoom. Relawan Laskar AMAN sudah terbentuk di seluruh Indonesia. (Arianto)

Share:

Jenderal Andika Perkasa, Quo Vadis?


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Dalam suatu wawancara, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengatakan, pada saat ini pada usia 58 tahun beliau masih tergolong produktif. Kemudian saat ditanya apa komentarnya tentang nama beliau yang disebut-sebut akan menjadi calon Presiden 2024, Andika mengatakan akan menyelesaikan tugas di TNI terlebih dahulu baru memikirkan hal tersebut setelah pensiun.

Hendak ke manakah sang Panglima TNI setelah purna tugas? Jenderal Andika Perkasa, quo vadis? Ini adalah pertanyaan dari banyak orang yang melihat beliau sebagai figur berkarisma dengan banyak keahlian. 

Tegas dan Cerdas Menjalankan Konstitusi 

Berita mengenai pemilihan presiden telah berlangsung selama berbulan-bulan, meskipun kita masih jauh dari tahun 2024. Pembahasan berita kerapkali tentang perincian layaknya pacuan kuda, seperti: siapa yang tinggi elektabilitasnya, siapa yang mengumpulkan lebih banyak uang, skandal tertentu seorang kandidat, dll. Sayang sekali pendekatan seperti ini adalah cara yang sangat “jauh panggang dari api” untuk memilih orang yang akan mengisi jabatan konstitusional tertinggi sebagai kepala negara Indonesia.

Pendekatan yang lebih berguna sebagai bahasan adalah dengan memulai membahas konstitusi kita, sehingga dapat ditelusuri bagaimana kualitas dan siapa presiden yang pantas. Konstitusi berfungsi tidak untuk mengatur hak terkait gagasan kita, kehendak kita, pendidikan kita, pendapat kita, pekerjaan kita, atau kesenangan kita. Konstitusi berfungsi untuk melindungi penggunaan hak secara bebas, dan untuk mencegah setiap orang merampas penggunaan hak tersebut.

Jenderal Andika Perkasa merupakan titik akses kepada sistem pemerintahan yang teguh terhadap konstitusi negara yang membela hak pribadi masyarakat. Hal ini terlihat dari rekam jejak beliau selama menjabat ada banyak kebijakan yang diambil dengan tegas dan cerdas sesuai dengan konstitusi negara kita, antara lain: kebijakan menuntaskan pelanggaran hukum yang dilakukan aparat terhadap masyarakat, kebijakan menghapuskan aturan-aturan pendidikan yang mendiskriminasi masyarakat, kebijakan pertahanan negara yang menjaga dan melindungi kedaulatan dan keutuhan negara dan keselamatan bangsa dengan prinsip hidup berdampingan secara damai yang dilakukan baik di Papua maupun Asia Pasifik, dan yang tidak kalah penting, yaitu kebijakan yang sangat mendukung pribadi untuk mendapatkan kebahagiaannya sebagai pribadi citra ilahi dengan membantu orang-orang yang dipimpinnya ketika sakit ataupun mengalami kesusahan.

Dalam bernegara, semua kelas penguasa dan orang-orang yang diperintah oleh mereka membutuhkan standar yang permanen dan tidak berubah mengikuti angin yang ada. Oknum politisi jahat menaruh supremasi kepercayaan pada perubahan, konstitusi yang telah terbukti valid selama puluhan tahun diubah-ubah begitu saja. Kebiasaan dan kesetiaan yang diperlukan untuk mempertahankan konstitusi menjadi keharusan. Nada dan teladan dalam berpegang pada konstitusi yang diperlihatkan Jenderal Andika Perkasa telah dipuji dan dibanggakan oleh khalayak ramai. Ketegasan menjalankan konstitusi adalah inti dari etika kepemimpinan.

Purna Tugas dan Pantas sebagai Pemimpin Politik Indonesia

Sebelum pertengahan 1950-an, tidak ada istilah "pensiun" seperti yang kita gunakan saat ini. Jajak pendapat tahun 1950 di Amerika menunjukkan sebagian besar pekerja bercita-cita untuk bekerja selama mungkin. Berhenti adalah untuk orang cacat. Di usia menjelang pensiun biasanya seseorang mulai bertanya-tanya tentang hal-hal seperti: Apa sebenarnya hidup ini? Bagaimana mencapai kepuasan? 

Menurut Gregory Berns, kepuasan adalah emosi yang menangkap kebutuhan unik manusia untuk memberi makna pada aktivitas seseorang. Kepuasan hanya dapat muncul dengan keputusan sadar untuk melakukan sesuatu karena hanya tindakan kita sendiri yang dapat kita pertanggungjawabkan dan hargai. Manusia menginginkan kebaruan, kebutuhan akan kebaruan telah menjadikan kita cerdas dan terus mencari hal baru berikutnya.

Pesan utamanya adalah bahwa dengan melakukan sesuatu yang belum pernah kita lakukan sebelumnya akan melepaskan dopamin ke otak, yang menggerakkan sistem aksi otak kita dan melalui proses ini kita akan memperoleh perasaan puas. Jenderal Andika Perkasa setelah purna tugas dari Panglima TNI sebaiknya melakukan hal yang baru, yaitu berkegiatan dalam bidang politik untuk menjadi pemimpin negara Indonesia. Pemikiran untuk terus produktif merupakan keputusan yang sangat baik dan bermartabat.

Dalam terang sejarah, setiap pemilihan umum adalah perebutan kekuasaan. Sistem pemungutan suara telah didefinisikan sebagai pertempuran antara kekuatan yang berlawanan, masing-masing dipersenjatai dengan proposal atas nama kepentingan umum untuk mendapatkan kekuasaan dalam menerapkan proposal ini. Politik merupakan suatu seni untuk merebut kekuasaan. Bidang baru yang sangat menarik dan tidak ada keraguan bahwa orang yang memiliki cita-cita tinggi seperti Jendral Andika Perkasa akan selalu memberikan talentanya untuk kesejahteraan dan kebaikan masyarakat.

Ciri menonjol dari politik nasional di negara kita pada tahun 2019 adalah kurangnya kepura-puraan, kelompok politik tidak lagi berpura-pura memiliki negara yang sama atau keinginan untuk hidup damai bersama. Saat ini kelas politik lebih terbuka tentang keinginannya untuk menyakiti dan menghukum lawan, balas dendam dan umpatan kata yang tidak pantas (cebong’, ‘kadrun’, serbet warteg, dll) menonjol dalam narasi politik yang memenuhi media kita.

Dengan mendukung dan memajukan ide-ide indah dalam berpolitik kita memberi kesempatan pada peradaban untuk berjuang. Ide ini baik namun hanya bisa bertahan jika diterima oleh masyarakat. Jika masyarakat masih memilih ide yang buruk maka kesalahan bukan hanya pada mereka sendiri pun juga kesalahan para politisi karena tidak mau memberitakan dan menyebarkan ide yang baik dalam bentuk yang lebih meyakinkan. Jenderal Andika Perkasa dapat berkarya memperindah standar pembenaran untuk politik yang sedang rusak, melakukan konsensus demokratis dan kompromi yang diperlukan, serta tata kelola pemerintahan yang baik.

Sejak dahulu individu dipisahkan menjadi dua kelompok yaitu mereka yang harus mematuhi aturan dan mereka yang tidak perlu. Masyarakat harus menjaga etika dan moral, sedangkan penguasa tidak perlu. Jenderal Andika Perkasa adalah pengecualian yang unik. Beliau sudah tahu sejak awal bahwa dalam bekerja akan memberikan yang terbaik dari dirinya. Orang yang paling berguna bagi pemerintahan mana pun adalah orang yang mampu memikirkan segala sesuatunya sesuai konstitusi dan akal sehat tanpa memedulikan takhayul dan “tabu” yang berlaku. Kita, masyarakat Indonesia bersyukur bisa menyaksikan hal-hal indah yang dilakukan olehnya.

Negara Republik Indonesia telah menugaskan seorang Jenderal Andika Perkasa untuk memberikan yang terbaik dari dirinya demi cita-cita tinggi untuk melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia. Jika cita-cita itu tetap menjadi pedoman kita sebagai sebuah negara, maka Jenderal Andika Perkasa harus terus berkarya mempercantik keindahan berbangsa sebagai Calon Presiden Indonesia 2024-2029. Masyarakat dan Pendekar Indonesia di setiap inci tanah air akan mengiringi ikhtiar yang tulus ini.

Penulis: Dr. Hendrawan Saragi
(Ketua Relawan Pendekar Indonesia <Pendukung Andika Perkasa untuk Indonesia>)
Share:

Relawan ASM Deklarasi Dukung Muldoko Capres 2024


Duta Nusantara Merdeka |  Jakarta 
Sebanyak 27 relawan organisasi yang tergabung dalam Aliansi Simpatisan Moeldoko (ASM) menggelar deklarasi untuk mendukung Moeldoko sebagai Calon Presiden 2024 pada Minggu (27/11/2022) di Gedung Juang 45 Jakarta. Meski bukan partai politik, namun ASM menyebut acara ini merupakan deklarasi resmi.

"Sedianya deklarasi hendak dibuat mewah. Namun terjadi perubahan karena adanya bencana alam gempa bumi di Cianjur. Dana relawan yang terkumpul untuk deklarasi kemudian dialihkan untuk membantu korban gempa," kata Ketua ASM Richard Y. Bryant Pesik.

Dan yang paling penting, ujar Richard, Senin besok kita akan membawa semua sumbangan-sumbangan hasil uang dari relawan yang dari deklarasi yang harusnya buat acara deklarasi, kita alihkan untuk Cianjur.

Lebih rinci, Richard mengatakan, ada 40 truk berisi bantuan untuk korban bencana Cianjur terdiri dari 20 ton beras, genset, tempat tidur, bantal, dan pakaian, yang nilainya berjumlah Rp 150 juta serta ada juga bantuan tunai yang diberikan. 

Richard menegaskan, Aliansi Simpatisan Moeldoko berdiri sendiri. Pak Moeldoko sendiri tidak mengetahui bahwa kita deklarasi. Kita sebagai simpatisan mendorong supaya Moeldoko bisa maju jadi presiden.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum DPP Moeldoko Center Trisya Suherman mengatakan, Aliansi Simpatisan Moeldoko ini terdiri dari lebih 27 organisasi relawan yang siap mendukung pak Moeldoko menjadi presiden. Pasca deklarasi ini kami yakin nama pak Moeldoko bakal menempati 3 besar di polling survey calon presiden Republik Indonesia 2024. 


Sementara itu, Desy Natalia, Sekretaris DPD Moeldoko Center mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan yang murni dilakukan oleh masyarakat yang pada dasarnya ingin mendorong pak Moeldoko untuk menjadi presiden. 

"Hal ini dikarenakan bahwa latar belakang Pak Moeldoko yang luar biasa dan kapasitas Pak Moeldoko tidak perlu diragukan lagi. Kami melihat semangat juang pak Moeldoko untuk Indonesia sangat tinggi, jadi disini kami berdoa dan berseru bersama," ucapnya. 

Selanjutnya, Pasca acara ini kami ada kegiatan sosial ke Cianjur untuk berbagi membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah gempa bumi. 

"Hari ini merupakan kegiatan awal dan akan berlanjut ke beberapa provinsi. Jadi sekali lagi ini kegiatan rakyat dan menggerakkan hati rakyat untuk pak Moeldoko," pungkasnya. (Arianto)

#moeldoko 
#deklarasimoeldoko 
#deklarasi moeldoko peduli cianjur 
#deklarasi aliansi simpatisan moeldoko 
#relawan moeldoko

Share:

Amanat Indonesia Dukung Anies Presiden RI 2024


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Dalam rangka menjembatani aspirasi konstituen PAN dalam pemilihan presiden, maka kami dari entitas PAN yang terdiri dari Para Pendiri/Deklarator PAN, Anggota DPR RI, Mantan Anggota DPR RI, Pimpinan/Pengurus, Kader & Simpatisan PAN, telah membentuk ANIES atau AMANAT INDONESIA pada hari Kamis (17/11/2022) di Jakarta.

Amanat Indonesia adalah organisasi kerelawanan atau komunitas gerakan yang memperjuangkan Anies sebagai Presiden RI 2024.

"Kami yakin dan percaya terhadap konsepsi kepemimpinan Anies sebagaimana yang telah ditunaikan dalam 1 perĂ­ode pemerintahan sebagai Gubemur DKI Jakarta," kata Koordinator Amanat Indonesia, Sahrin Hamid dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (23/11).

Dikatakan Sahrin, Kami telah bertemu Anies Baswedan, dan telah menyampaikan pikiran-pikiran tentang Amanat Indonesia demi Indonesia yang lebih baik. Pertama, Amanat nilai-nilai Pancasila yang harus dijalankan secara konsekswen. Kedua, Amanat cita-cita kemerdekaan RI sebagai misi yang terus hidup sebagai bangsa dan negara. Ketiga, Amanat agenda reformasi yang harus dituntaskan.

Lebih lanjut, ia menambahkan, apa yang dilakukan oleh Amanat Indonesia adalah bagian dari spirit untuk menatap masa depan Indonesia yang lebih baik demi mewujudkan indonesia adil dan Makmur. Dia menegaskan, bahwa melalui Amanat Indonesia, PAN ingin menunjukkan rasa percaya kepada kepemimpinan Anies.

Sebagai bagian dari gerakan kerelawanan, Sahrin mengatakan, dalam konteks pemenangan Anies sebagai Presiden RI. Maka, Amanat Indonesia akan bersinergi dgn elemen pemenangan Anies lainnya, dan secara khusus Amanat Indonesia akan berkontribusi pada bidang komunikasi stratejik sebagai corong pikiran atau Duta Anies di tengah-tengah masyarakat, serta pengembangan jaringan kerelawanan dan rekruitmen keanggotaan di seluruh Indonesia, dan berpartisipasi aktif pada setiap proses dan tahapan pemilu yang berlangsung.

Kami mengajak seluruh masyarakat luas, untuk sama-sama berjuang melalui gerakan kerelawanan Amanat Indonesia, dengan cara mengunjungi portal amanat indonesia.com atau seluruh akun sosmed @amanatindonesia atau nomor WA : 081281187131. (Arianto)

Share:

FORMASSI Gelar Deklarasi Ganjar Pranowo Presiden 2024


Duta Nusantara Merdeka |  Jakarta 
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) FORUM MA SYARAKAT PEJUANG DEMOKRASI (FORMASSI) menggelar deklarasi Ganjar Pranowo Presiden 2024 untuk mendukung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (Capres) dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Adapun deklarasi itu dilakukan di Gedung Joang '45, JL. Menteng Raya No.31, Jakarta Pusat, Minggu (20/11). 
 
"Kami FORMASSI siap sedia mendorong dan mengawal proses figur Ganjar Pranowo maju sebagai Calon Presiden pada Pilpres 2024 yang akan datang," kata Benny Sitorus, Sekjen FORMASSI kepada awak media di Jakarta.

Benny mengatakan, FORMASSI sudah berada di 11 wilayah provinsi dari Januari hingga belum setahun perjuangan kita sudah berada aktif di 11 provinsi dan hampir 50 DPC yang siap melakukan deklarasi serupa.

Pada kesempatan yang sama, Lenny Simbolon, Ketua Umum FORMASSI membeberkan sejumlah alasan mengapa pihaknya mendorong Ganjar sebagai capres.

Pertama, politisi PDI-P itu diklaim mewakili keinginan rakyat.

"FORMASSI organ yang merasa terpanggil untuk ikut kontribusi dalam rangka meramaikan pesta demokrasi yang akan datang dengan mendorong salah satu figur yang notabene mewakili keinginan rakyat," jelasnya. 

Tak hanya itu, FORMASSI menilai Ganjar sosok yang dicintai rakyat karena rekam jejaknya yang jelas.

Selain itu, Ganjar dinilai tepat sebagai sosok calon pemimpin masa depan yang mampu tidak dan siap memimpin Indonesia lebih baik.

Lebih lanjut, Lenny mengungkapkan bahwa deklarasi hari ini diikuti oleh 100 orang.

Ia meyakini, hampir seluruh masyarakat mendukung pihaknya untuk mendorong Ganjar maju sebagai capres 2024. 


Terpisah, Johan Delano Taufik, Ph.D, Sekjen DPP KGBN mengatakan, Kita mengapresiasi ormas FORMASSI menggelar deklarasi Ganjar Pranowo Presiden 2024 hari ini. Sehingga itu bisa memberikan rekomendasi kepada partai yang beliau bernaung untuk menerima estafet dari presiden kita Pak Jokowi, di mana pada saat sekarang kita bisa lihat dua periode kepemimpinan beliau, Indonesia sudah mendunia. 

"Disisi lain, Indonesia menjadi salah satu negara yang menjadi penyelamat terhadap kondisi ekonomi dunia, dengan Pak Jokowi jadi Presidensi G20 kita bisa melihat bersama Indonesia sudah menjadi salah satu negara yang sangat diharapkan, sangat disayangkan kalau kita salah pilih Presiden berikutnya," ungkapnya. (Arianto)

Share:

Peringati Hari Ayah Nasional, BPKK PKS Banten Gelar FGD Peran Ayah dalam Mengokohkan Ketahanan Keluarga


Duta Nusantara Merdeka | Tangsel
Di era globalisasi saat ini, tugas seorang ayah semakin berat. Di satu sisi, dituntut memenuhi kebutuhan hidup keluarga, dan disisi lainnya dihadapkan dengan kewajiban membimbing, mengarahkan serta mendidik anak.

Menyadari hal itu, Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Banten  menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema, "Peran Ayah dalam Mengokohkan Ketahanan Keluarga," sebagai bagian dari kegiatan Peringatan Hari Ayah internasional. 

Ketua DPW PKS Provinsi Banten, Gembong Rudiansyah Sumedi menyatakan, untuk mewujudkan tujuan keluarga maupun ketahanan keluarga, peran ayah menjadi signifikan karena dituntut berkontribusi bagi pendidikan dan tumbuh kembang anak. 

"Jadi, ada sejumlah peran sebagai ayah untuk menciptakan ketahanan keluarga, di antaranya peran kepemimpinan, keteladanan, pendidikan, pengarahan serta kehadiran," ujar Gembong di Aula Teras Tangsel Komplek DPD PKS, Jalan Raya Puspiptek, Setu, Kota Tangerang Selatan, Ahad (13/11/2022). Acara ini juga bisa diikuti melalui saluran Youtube PKSTV Banten dan zoom meeting.

Saat ini, kata Gembong, peran itu belum banyak dapat difungsikan oleh figur ayah sehingga masih banyak didapati berbagai permasalahan pelaksanaan pendidikan di lingkungan keluarga baik berkaitan dengan kenakalan anak, kelemahan kemampuan mendidik juga berkomunikasi dengan anak.

Kegiatan FGD tersebut juga dihadiri oleh Ketua BPKK PKS Banten Shinta Wisnu Wardhani,  BPKK PKS se Provinsi Banten, para tokoh masyarakat, serta organisasi sosial Banten. 

Sementara itu, Ketua BPKK DPW PKS Provinsi Banten, Shinta Wishnu Wardhani menandaskan bahwa BPKK DPW PKS Banten berpartisipasi aktif untuk mewujudkan ketahanan keluarga dengan membekali para orang tua melalui kegiatan, salah satunya seminar parenting dan konsultasi keluarga melalui program Rumah Keluarga Indonesia (RKI).

"Agar pendidikan keluarga bisa efektif mengatasi berbagai permasalahan itu, maka para ayah harus dibekali pendidikan parenting guna meningkatkan wawasan pendidikan parenting, kemampuan menyampaikan pesan kepada anak, serta meningkatkan kemampuan mengatasi konflik dengan anak agar tercipta keluarga yang harmonis," kata Shinta.

Disisi lain, lanjut Shinta, Upaya peningkatan kesejahteraan keluarga sejalan dengan amanah Undang-Undang tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, bahwa pembangunan keluarga bertujuan untuk meningkatkan kualitas keluarga agar dapat timbul rasa aman, tenteram dan harapan masa depan yang lebih baik dalam mewujudkan kesejahteraan lahir dan kebahagiaan batin.

Usai digelar acara ini diharapkan para peserta mendapat ilmu dalam mendidik anak, seperti keterampilan untuk bertanggung jawab penuh atas kesehatan fisik dan mental anak, kemampuan mencurahkan kasih sayang,memberikan pesan, serta kemampuan mengatasi konflik orang tua anak.

Pada kesempatan ini, BPKK PKS Banten secara resmi mengukuhkan  dan sekaligus  melantik 8 Forum Ayah di tingkat DPD PKS se-Provinsi Banten. 

Pengukuhan Forum Ayah oleh Pembina Forum Ayah PKS Banten K.H. A'la Rotbi dan Pelantikan oleh Ketua DPW PKS Banten, Gembong Rudiansyah Sumedi.

Kemudian, dalam seminar parenting, BPKK PKS Banten menghadirkan narasumber yang berkompeten yaitu Diah Nurwitasari/Eko Yuliarti Siroj, Evi Sofia Restu Nilawardani, Muhammad Iqbal, dan Nurul Amalia yang dimoderatori Kusnan Imran. (Arianto)

Share:

Franz Magnis Suseno: Setiap Komponen Bangsa Diajak Komitmen Pada Lima Hal


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Sesudah 77 tahun merdeka, Indonesia menghadapi tantangan serius, antara lain radikalisme agama, oligarki dan korupsi. "Untuk itu, setiap komponen bangsa diajak untuk berkomitmen pada lima hal, yaitu “Komitmen pada bangsa, pada demokrasi, pada hak-hak asasi manusia, pada kemerdekaan beragama dan berkepercayaan, dan pada keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia," kata Pakar filsafat politik Prof. Franz Magnis Suseno dalam diskusi filsafat politik bertajuk “Kritik atas Manifesto Politik 2022: Mempercantik Keindahan Indonesia dengan Akal Sehat” yang digelar Pendekar Indonesia secara Hybrid, Minggu (6/11/2022).

Untuk di ketahui, Perkataan penulis buku “Etika Politik” itu merupakan respons terhadap Manifesto Politik (Manipol) 2022 yang ditulis oleh aktivis muda Dr. Hendrawan Saragi dengan judul “Mempercantik Keindahan Indonesia dengan Akal Sehat.” 

Menurut Magnis-Suseno, Manipol tersebut perlu ditanggapi dan ditindaklanjuti dengan sikap "Akhiri Impunitas! (Impunitas adalah keadaan tidak dapat dipidana: nirpidana), nir-toleransi terhadap korupsi, nir-toleransi terhadap intoleransi beragama, berhenti merusak lingkungan hidup, dan tuntut sikap dari para Capres".

Disisi lain, Isi Manipol itu sendiri merupakan edisi revisi dari Manipol yang ditulis Saragi pada 30 Oktober 2022. Dalam Manipol yang telah direvisi bertanggal 1 November 2022, Saragi memuat lima pernyataan yaitu (1) Keindahan dan akal sehat (2) Akal sehat sebagai alat menilai hal baik dan buruk (3) Menekan praktik korupsi oknum aparatur negara (4) Menghentikan polarisasi masyarakat (5) Mengajak mempercantik keindahan berbangsa.

Membangun Akal Sehat

Dalam Manipol-nya Saragi menerangkan, Kami menyimpulkan bahwa pengalaman berbangsa dicirikan oleh tiga kemampuan yang terintegrasi, yaitu pengenalan akan kebenaran, keadilan, dan keindahan. Manusia dapat membedakan antara yang benar dan yang salah, dapat membedakan yang adil dari yang tidak adil. Oleh karena itu akal sehat merupakan alat menilai hal baik dan buruk dalam hal-hal praktis berbangsa.

"Akal sehat merupakan kombinasi dari kebijaksanaan dan kehati-hatian. Kebijaksanaan adalah mengetahui apa yang harus dilakukan dan kehati-hatian adalah mengetahui kapan dan di mana harus melakukannya," ucapnya.

Ketiadaan akal sehat merupakan malapetaka besar dalam kehidupan berbangsa. "Melalui akal sehat itu kita diajak melihat permasalahan bangsa secara jernih," imbuh Saragi. 

Dengan dasar akal sehat itu ia mengusulkan kepada pihak berwenang suatu cara meminimalisasi praktik korupsi aparatur negara secara sederhana tetapi efektif.


Lebih lanjut, Saragi menegaskan, caranya bukan dengan melipatgandakan tenaga penegakan hukum terhadap tindak korupsi, tapi dengan mengurangi secara radikal kebijakan dan hukum tertentu yang melumpuhkan, yang membuat korupsi dimungkinkan. Tindakan setengah jalan tidak mungkin berhasil karena akan mempertahankan insentif untuk berdagang di pasar gelap. 

Pria yang juga Ketua relawan Pendekar Indonesia itu meyakini dengan cara tersebut tidak hanya korupsi akan diminimalkan, tetapi aparat negara kemudian akan bebas beroperasi melawan kejahatan yang sebenarnya. Usulan itu diharapkan dapat meningkatkan nama baik terhadap penegakan hukum dan aturan.

Hentikan Polarisasi Masyarakat

Di saat yang sama, Saragi yang juga peneliti ekonomi dan pengembangan wilayah mengatakan, politik identitas dan rasisme sistemik merupakan ancaman yang sangat berbahaya bagi ide berbangsa. 

Kemudian, Saragi menyebut, kehadiran fenomena sosial politik yang mempopulerkan sebutan tak pantas seperti ‘cebong’ dan ‘kadrun’ menimbulkan tantangan berbangsa saat ini. Hal tersebut dapat berdampak pada tidak adanya minat kerja sama sosial, enggan untuk hidup bersama, sehingga terpisah dari konsepsi sejarah tentang apa artinya berbangsa Indonesia.

Lebih jauh, Saragi yang namanya dikenal setelah mendeklarasikan permohonan dan dukungan kepada Jenderal Andika Perkasa untuk maju sebagai calon Presiden republik Indonesia 2024-2029 itu mengajak masyarakat memikirkan kembali jati diri individu masing-masing dan menolak dimanipulasi oleh pihak tertentu. 

"Masyarakat perlu menghindari rasa benci dan balas dendam. Kita harus merangkul keindahan yang dibangun dari perdamaian dan keinginan akan kesejahteraan," katanya.

Dan yang paling penting, Mulai sekarang mari berhenti melabeli pihak yang berbeda pandangan politik dari kita dengan sebutan ‘kadrun’ atau ‘cebong’ dan mulai belajar berpolitik tanpa harus terjebak dalam polarisasi.

Kampanye politik ke depan seyogyanya mengajarkan kepada generasi muda bagaimana berpolitik secara beradab dan indah. "Program kampanye solid tidak sekadar menciptakan antusiasme para pendukungnya, tapi juga jangan sampai merendahkan dan mempermalukan lawannya," ucapnya. 

Dengan demikian, politik bisa menjadi faktor terdepan dalam mengajak segenap rakyat Indonesia mempercantik keindahan hidup berbangsa. Tanpa polarisasi Indonesia akan menjadi lebih indah. 

Saragi mengaku terinspirasi mempercantik keindahan hidup berbangsa dari filsafat Nusantara "memayu hayuning bawana" yang berarti "mempercantik keindahan dunia." Tujuan filsafat ini adalah meraih kehidupan yang tertata dan tenteram. Maka, dalam manipol 2022 ia mengundang semua anak kandung Ibu Pertiwi untuk berikhtiar mempercantik indahnya kehidupan berbangsa di Indonesia.

Ke depan, keindahan berbangsa dapat dicapai juga dengan adanya pemimpin nasional yang tegas, cerdas, dan pantas. Meski tidak ada formula ajaib untuk menjadikan Indonesia ‘Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat,’ tetapi kita akan terus menyuarakan apa yang menurut kami dapat membantu bangsa ini meraih cita-cita itu. 

"Dan yang pasti, Manifesto Politik ini adalah harapan tulus, dan saya mengajak Anda, mari kita mempercantik keindahan Indonesia dengan akal sehat," pungkasnya. (Lak) 

Share:

Cak Imin Deklarasikan Gerakan Berani


Duta Nusantara Merdeka |Jakarta,
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mendeklarasikan gerakan Badan Persaudaraan Antariman (Berani) di MPR, Kompleks DPR Senayan, siang ini. Gerakan tersebut diluncurkan PKB dalam rangka menguatkan solidaritas antar umat beragama di Indonesia.

Turut hadir sejumlah jajaran pengurus PKB mulai dari Jazilul Fawaid, Cucun Ahmad Syamsurijal, Daniel Johan, Luluk Nur Hamidah, hingga berbagai tokoh lintas agama Islam, Kristen, Hindu, Buddha, sampai Konghucu.

"'Berani' sebagai otonom baru untuk berperan lebih aktif dalam bantu atasi menguatkan semangat kebangsaan dan bhineka kita, terutama dialog. Bhineka dan fondasi kebangsaan pada umumnya teruji dan kokoh dalam sendi kehidupan, tapi tantangan hidup yang kita akan hadapi seiring perkembangan dan tantangan terus berubah," kata Cak Imin saat pelantikan pengurus DPP Berani 2022-2026 di Jakarta, Senin (31/10).

"Menguatnya radikalisme, menurunnya toleransi dan solidaritas, pola hidup pragmatis," imbuh dia.

Menurut Cak Imin, 'Berani' perlu untuk menuntaskan setidaknya tiga persoalan utama persaudaraan bangsa. Pertama, menurunnya semangat nasionalisme akibat terbentuknya lintas batas negara, menguatnya internasionalisme, dan kemajuan teknologi.Ia pun berharap 'Berani' dapat mengatasi persoalan ini dengan terus membangun kesadaran sosial dan kognitif, serta kesadaran bangsa tumbuhkan nasionalisme lewat jalur pendidikan, kultur, dan budaya.

"Kedua, kita akan hadapi hambatan-hambatan kebebasan beragama dan kebebasan jalankan keyakinan, baik yang berawal dari aturan legislasi dan aturan selama ini, maupun hambatan ancaman konflik horizontal dalam dan luar negeri," ujarnya.

"Kita butuh langkah konkret pemerintah legislatif dan eksekutif. [Tapi] warga harus mampu advokasi sendiri tantangan, berani jadi kekuatan advokasi kebebasan pemeluk agama dan keyakinan dan iman," tambah dia.

Terakhir, Cak Imin menyoroti bangsa Indonesia punya ketaatan dan loyalitas terkait agama dan keyakinan sangat tinggi. Tetapi hal ini juga dikhawatirkan dapat berdampak negatif dan berujung perpecahan.

"Di sisi negatif, loyalitas beragama dan keyakinan bisa berdampak saling mencurigai dan ancaman perpecahan. Oleh karena itu, kita harap 'Berani' jadi penyangga iman dan keyakinan, sehingga yang fanatis agama didorong jadi produktif bagi bangsa. Keagamaan yang tinggi modal kemajuan, bukan hambatan," jelas dia.

"Melalui 'Berani', seluruh agama produktif, sinergi, bahu membahu bagi peradaban bangsa. Kami dukung penuh 'Berani', kita lantik dan kukuhkan. Saya harap semua segera bentuk 'Berani' di provinsi dan kabupaten/kota. Mohon pada tokoh agama di sini dan seluruh Indonesia agar kita dapat laksanakan perjuangan terwujudnya Indonesia maju dan jadi solusi bangsa lain," pungkasnya. (Lak/Tha)

Share:

RMA Gelar Diskusi "Anak Muda, Tantangan Ekonomi dan Politik Kekinian"


Duta Nusantara Merdeka | Serpong 
Pancasila merupakan konsep ideologi yang sangat sesuai dengan jati diri bangsa Indonesia, yang sudah dipikirkan dengan matang oleh para pendiri bangsa. Demokrasi ekonomi kita juga harus sesuai Pancasila, supaya dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat.

"Syarat pencapaiannya adalah Pancasila harus menjadi ideologi dan rumah bersama, menjaga dan merawat persatuan dan kesatuan bangsa, dan menghormati Bhinneka Tunggal Ika," kata 
Zulfikar Dachlan, Pengamat Ekonomi dalam Gathering dan Diskusi Relawan Muda Airlangga (RMA) dengan tema "Anak Muda, Tantangan Ekonomi dan Politik Kekinian" di Serpong Tangerang, Rabu (28/09). 

Dan yang paling penting, Setiap produk kebijakan, regulasi, undang-undang harus mempunyai rasa atau mengandung ideologi Pancasila. 

RUU Cipta Kerja (Ciptaker), ujar Zulfikar, merupakan bentuk tindak lanjut arahan Presiden RI dalam penyederhanaan regulasi. Proses penyusunannya berpedoman kepada asas-asas Pancasila dalam setiap bab dan pasalnya. Nilai-nilai ideologi Pancasila pun menjadi dasar dalam perumusan Peraturan Pelaksanaan (PP dan Perpres) sebagai turunan dari UU Ciptaker tersebut.

Tujuan RUU Ciptaker itu, lanjutnya, menciptakan lapangan kerja yang seluas-luasnya bagi rakyat Indonesia secara merata di seluruh wilayah NKRI untuk memenuhi hak atas penghidupan yang layak melalui: kemudahan dan perlindungan UMKM dan koperasi, peningkatan ekosistem investasi, kemudahan berusaha, peningkatan perlindungan dan kesejahteraan pekerja, serta investasi pemerintah pusat dan percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN).

"Asas yang dianut oleh RUU Ciptaker yakni pemerataan hak, kepastian hukum, kemudahan berusaha, kebersamaan dana kemandirian," ujar Zulfikar.

Untuk kemajuan UMKM, menurut Zulfikar, asas yang paling berhubungan ialah "kemudahan berusaha" yaitu proses berusaha yang sederhana, mudah dan cepat sehingga akan mampu memberdayakan UMKM yang akan dapat mempekerjakan lebih banyak pekerja di masa depan.

"Lalu, asas "kebersamaan" yang akan mendorong peran seluruh dunia usaha, UMKM dan koperasi secara bersama-sama dalam kegiatannya untuk kesejahteraan rakyat. Serta, "kemandirian" yang bermaksud bahwa pemberdayaan UMKM dan koperasi dilakukan dengan tetap mendorong, menjaga dan mengedepankan kemandirian dalam pengembangan potensinya," ucapnya. 

Sementara itu, Pengamat Politik/LIMA Ray Rangkuti mengatakan, Suasana cair ini menjadi penting agar Pemilu 2024 tidak dianggap semacam Pemilu yang benar-benar hitam putih.

"Jadi hubungan silaturahmi harus tetap dijaga meskipun di dalam pertemuan-pertemuan itu saling kritik, saling ejek, enggak apa-apa itu akan membuat kita makin dewasa, dan lebih dari itu akan membuat politik ini sesuatu yang biasa, jangan dibuat tegang dan seterusnya," ucapnya.
 
"Kita berharap dengan begini, ketegangan politik seperti yang kita alami di tahun 2019 yang lalu itu akan dapat dicairkan dengan peranan anak muda seperti Relawan Muda Airlangga," pungkasnya. (Arianto)

Share:

Johan Aripin Muba Terpilih Kembali Pimpin MPW PP Banten


Duta Nusantara Merdeka | Banten 
Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-V Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Provinsi Banten yang digelar sejak Senin 26 September 2022 di Hotel Novotel Tangcity Superblock, Tangerang kembali mempercayakan tampuk kepemimpinan kepada Johan Aripin Muba, Selasa (27/09/2022).

Pasca terpilih kembali memimpin MPW Pemuda Pancasila Banten, Johan Aripin Muba menegaskan komitmennya untuk Membumikan Pancasila di tanah jawara.

“Terimakasih kepada para senior, pengurus MPN, MPW, MPC dan Seluruh kader Pemuda Pancasila terutama kader pemuda Pancasila Provinsi Banten. Bismilah, saya tegak lurus bersama rekan-rekan juang untuk membumikan Pancasila di tanah jawara,” tegas Johan Aripin Muba.

Ia mengungkapkan, saat ini eksistensi Pancasila sedang diuji, dimana banyak kasus-kasus pelanggaran hukum di Negara Indonesia. Hal ini menurutnya tidak lepas dari lunturnya nilai-nilai Pancasila disetiap pikiran warga negara tidak terkecuali warga di tanah Banten yang terkenal sebagai tanah jawara.

“Realitas saat ini, jauh berbeda dengan saat-saat awal kemerdekaan, dimana setiap warga negaranya menjunjung rasa persatuan yang berlandaskan sila-sila Pancasila,” ungkapnya.

Pancasila menurut Johan Aripin Muba mulai terkikis parah sejak teknologi digital berkembang sangat luar biasa.

Era dimana generasi muda kita mengalami benturan-benturan langsung dengan berbagai ideologi dan pemikiran yang tidak terbatas melalui media digital. Oleh sebab itu sudah menjadi kewajiban kita semua untuk kembali membumikan Pancasila, yakni memberikan pemahaman kepada masyarakat terutama kaum muda bagaimana seharusnya menjadi seorang Pancasilais.

“Jujur harus kita akui, saat ini nilai-nilai Pancasila sangat menyimpan banyak tangtangan. oleh sebab itu kini saatnya generasi muda dan kita tanpa terkecuali memiliki kemampuan digital literasi sehingga mampu menekan sisi negatif era digital yang banyak memproduksi hoaks dan fake news atau berita bohong yang berimbas kepada perpecahan antara kita,” beber Johan Aripin Muba.

Masih menurut Johan Aripin Muba, untuk mengatasi semua persoalan tersebut dibutuhkan langkah cepat dan tepat akan tetapi harus sistematis agar proses membumikan kembali Pancasila tidak menimbulkan persoalan baru di masyarakat kita.

“Di Banten, MPW Pemuda Pancasila sedang dalam proses membumikan Pancasila, dengan bantuan semua rekan-rekan juang. Bismillah kedepan, daerah lain akan menjadikan tanah jawara ini menjadi percontohan bagaimana seharusnya Pancasila tidak dijadikan slogan semata akan tetapi bagaimana Pancasila menjadi cara dan gaya hidup,” ungkap Johan Aripin Muba.

Sementara itu, Sekretaris Wilayah MPW Pemuda Pancasila Banten, Pujiyanto mengatakan, ia akan memberikan semua yang terbaik untuk membantu mewujudkan apa yang disampaikan Ketua MPW Pemuda Pancasila Banten, Johan Aripin Muba.

“Seluruh Pengurus Pemuda Pancasila yang ada di Banten harus satu komando, tidak ada kata tidak bisa, kita harus melangkah bersama, belajar bersama karena ini untuk kebaikan kita semua.” tegas Pujiyanto.

Apa yang disampaikan oleh ketua MPW Pemuda Pancasila Banten menurut Pujiyanto adalah visi besar yang hanya bisa diwujudkan jika semua pengurus dan kader turut serta.

“Dalam proses membumikan Pancasila di tanah Jawara kita akan dihadapkan dengan orang-orang sampai kelompok-kelompok yang selama ini dikenal intoleran terhadap komunitas lain yang berbeda, dan kita Pemuda Pancasila harus siap,” tutup Pujiyanto. (Arianto)


Share:

Hegemoni Batak Dan Melayu Dalam Pusara Politik Sumut, Dewa : Pilgub 2024 dan Aspirasi Generasi Milenial

OPINI

Hegemoni Batak Dan Melayu Dalam Pusara Politik Sumut

Dewa : Pilgub 2024 dan Aspirasi Generasi Milenial


Duta Nusantara Merdeka | Kota Medan
Batak dan Melayu sama sama yang kita ketahui adalah Etnis terbesar di Sumatera Utara yang juga berdampingan dengan baik bersama suku-suku lainnya.

Hal ini ketika kita melihat dari perhelatan pesta demokrasi banyak tolak ukur etnis dan budaya yang jadikan sebagai referensi untuk mencari kandidat calon kepala daerah khususnya di Sumatera Utara.

Dewata Sati Ketua Millenial Kota Medan mengatakan menuju Pemilihan Gubernur Sumatera Utara 2024 banyak sekali tersebar bursa-bursa Cagubsu kedepan , hal ini tidak bisa dipungkiri masyarakat Sumut yang begitu kental dalam dinamika perpolitikan artinya tingkat kesadaran atas daerah yang begitu tinggi patut di apresiasi.

Nama-nama itu diantaranya adalah Petahana saat ini ada Edy Rahmayadi, Musa Rajeksah , Bachtiar Achmad Sibarani, Dedi Iskandar Batubara , Saleh Partaunan Daulay , Bobby Nasution, Maruli Siahaan, Martin Manurung, Sihar Sitorus.
Bursa-bursa ini diambil atas dasar komunikasi media yang sering dipaparkan oleh setiap tokoh tersebut perihal program kerja dan kiprah-kiprah mereka dari eksekutif dan legislatif dalam membangun Sumatera Utara.

“Tanpa kita sadari Hegemoni Batak Dan Melayu tidak bisa dipungkiri dalam memberikan pengaruh kekuasaan politik di Sumatera Utara, maka dari itu sah-sah saja tetapi kapasitas dan kinerja patut menjadi referensi yang penting dalam menentukan kepala daerah untuk suatu wilayah” ungkapnya

Lanjut Dewa mengatakan harapannya siapapun nanti tokoh yang memimpin Sumatera Utara harus memiliki ide dan gagasan yang mensejahterakan serta berpihak kepada rakyat.

“Sebagai generasi yang akrab dengan informasi digital dan media sosial, kompetensi ini akan menjadi modal penting dalam Pemilu 2024, termasuk Pilkada pada tahun yang sama” pungkasnya.**
Share:

HMJ Perbandingan madzab Audiensi Ke DPD Partai Ummat Kota Medan




Duta Nusantara Merdeka | Kota Medan
DPD Partai Ummat Kota Medan Menerima Audiensi HMJ Perbandingan Madzab di Sekretariat Partai Ummat Kota Medan Jalan Setia Budi No 65 G Medan. Yang Langsung diterima oleh Ketua Persada SP dan Sekretaris Alfikri Matondang ST Serta Pengurus Lainnya.

Persada SP di dampingi Sekretaris Alfikri Matondang ST Menyambut Baik Kehadiran Adik2  Mahasiswa di Sekretariat. Beliau juga menyampaikan Partai Ummat ini didirikan oleh Ayahanda Prof Dr Amien Rais dengan Ruh Nya Lawan Kezaliman dan tegakkan Keadilan. Partai ini jg terbuka untuk Siapapun


Sementara Alfikri Matondang ST Menambahkan Adinda Mahasiswa sebagai Agent of change harus terlibat terhadap Perubahan, jangan Seperti di ninabobokan dan harus Melek terhadap perkembangan Ummat

Ketua HMJ Muhammad Fauzi didampingi Sekretaris Muhammad Farhan dan pengurus lainnya Mengucapkan Terima Kasih Atas di terima nya Audiensi oleh Partai Ummat. Dan berharap ke depannya bisa saling bersinergi dalam rangka pemberdayaan ke Ummat an.


Dan mengundang Ketua Persada SP Serta Pengurus lainnya untuk menghadiri Acara turnamen Footsal. Diakhir audiensi DPD Partai Ummat Kota Medan Menyerahkan kenangw an Plakat Kepada HMJ perbandingan Madzhab UIN Sumut.
Share:

Tengku Sayyed: Syaiful Amri Datuk Domo Sangat Tepat Jadi Wakil Walikota Dumai


Duta Nusantara Merdeka |  Jakarta
Milineal pendukung pasangan Paisal-Amris (PAS) di Pilkada Dumai 2020 lalu, Garda Muda PAS dan Poros Muda PAS memberikan dukungan kepada Syaiful Amri Datuk Domo untuk meneruskan perjuangan almarhum Amris sebagai Wakil Walikota Dumai. 

KOMUNITAS milineal pendukung pasangan Paisal-Amris (PAS) menilai sosok Ketua Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda Ka'bah, Syaiful Amri Datuk Domo dinilai layak dan pantas mendampingi Walikota Dumai, H Paisal, SKM, MARS. Selain dekat dengan banyak kalangan, juga memahami dunia anak muda. 

"Menurut saya, sosok (Syaiful Amri Datuk Domo) ini sudah sangat tepat. Kepribadian beliau tidak jauh berbeda dengan almarhum Pak Amris. Dekat dengan banyak orang, dan punya kepedulian yang tinggi," ungkap Ketua Garda Muda PAS, Tengku Sayyed Hasrian Alhinduan kepada media Duta Nusantara Merdeka usai silaturahmi bersama Syaiful Amri Datuk Domo di Dumai, Senin (21/02/22). 

Lebih lanjut disampaikannya, sosok Syaiful Amri Datuk Domo juga bukan orang yang baru terkenal. Pada masa Pilkada Dumai 2020 lalu cukup sering berkomunikasi dan berinteraksi dengan kalangan anak muda. 

"Dan yang paling penting, Beliau bisa menyesuaikan, termasuk dengan anak muda. Waktu Pilkada lalu kami juga sudah bersama. Beliau orangnya punya komitmen dan tidak membeda-bedakan orang," tambah Tengku Sayyed Hasrian Alhinduan. 

Hal yang sama juga diungkapkan Ketua Poros Muda PAS, Muhammad Addhari bahwa Syaiful Amri Datuk Domo sangat layak dan pantas untuk mendampingi Walikota Dumai. Tinggal lagi memastikan sejauh mana dukungan partai pengusung PAS untuk mengusulkan namanya ke DPRD Dumai. 

"Soal kelayakan dan kepantasan tidak perlu diragukan, namun untuk bisa menjadi wakil walikota tentu butuh dukungan partai. Kita berharap partai bisa mempertimbangkan, untuk mengusulkan nama Syaiful Amri Datuk Domo," papar Muhammad Addhari. 

Pada kesempatan itu, Tengku Sayyed Hasrian Alhinduan dan Muhammad Addhari juga mempertanyakan visi misi Syaiful Amri Datuk Domo jika nantinya menjadi Wakil Walikota Dumai. Hal itu penting mereka ketahui mengingat sejumlah program sudah sempat dibahas bersama almarhum Amris sebelum beliau meninggal dunia. 

"Kami ingin tahu juga apa visi misi Datuk jika ditakdirkan Allah menjadi Wakil Walikota Dumai menggantikan almarhum Pak Amris," ujar mereka. 

Menyikapi hal itu, Syaiful Amri Datuk Domo menyampaikan dirinya tidak memiliki visi misi. Namun pihaknya memastikan akan melanjutkan program yang sudah disusun oleh pasangan Paisal dan Amris, serta merealisasikan janji-janji politik yang pernah disampaikan almarhum. 

"Termasuk mungkin ada janji almarhum untuk kalangan anak muda. Namun segala sesuatunya tentu tergantung ikhtiar yang sedang kita lakukan saat ini. Jika saya ditakdirkan Allah SWT menjadi Wakil Walikota Dumai, Kita akan bersama-sama merealisasikan visi misi almarhum bersama Walikota H Paisal, SKM, MARS," papar Syaiful Amri Datuk Domo. (Arianto)
Share:

Amsar: Kita Dukung Syaiful Amri Jadi Wawako Dumai


Duta Nusantara Merdeka | Dumai
AMSAR, Purnawirawan TNI ini dikenal sangat dekat dengan almarhum Amris, mantan Wakil Walikota Dumai. Sejarah perkenalan mereka sangat panjang dan melahirkan kenangan yang tak bisa dilupakan. Perjuangan almarhum Amris untuk menjadi Wakil Walikota Dumai tidak terlepas dari campur tangannya. Saat almarhum berpulang ke rahmatullah, dirinya mengaku sangat terpukul sekali. 

"Almarhum Amris itu orang baik. Kepeduliannya dengan sesama sangat tinggi sekali. Niatnya maju sebagai Wakil Walikota Dumai untuk memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat. Namun Allah ternyata lebih sayang dengan beliau," ujar Amsar dengan suara bergetar. 

Sejak kepergian almarhum itu, Amsar mengaku tidak banyak lagi ikut pertemuan dan bertatap muka dengan banyak orang. Rasa kehilangan yang mendalam itu membuatnya lebih banyak berada di rumah. 

"Tapi begitu saya mendengar ada yang ingin melanjutkan perjuangan beliau, dan orangnya adalah Syaiful Amri Datuk Domo, semangat saya muncul kembali. Kalau Datuk Domo jadi Wakil Walikota Dumai, serasa Pak Amris hidup kembali," sebut Amsar sedikit terisak. 

Menurut Amsar, sosok dan kepribadian Syaiful Amri Datuk Domo dengan almarhum Amris tidak jauh berbeda. Sama-sama memiliki jiwa sosial dan kepedulian tinggi terhadap masyarakat. Apalagi di kalangan masyarakat kurang mampu. 

"Sosok Datuk Domo dan almarhum tidak jauh berbeda. Mereka sama-sama mudah tersentuh hatinya, terutama saat melihat orang susah. Saya do'akan semoga Datuk Domo bisa melanjutkan perjuangan Pak Amris dan bersama Walikota H Paisal mewujudkan Dumai yang lebih baik kedepan," ujar Amsar. 

Sebelumnya, Kalangan emak-emak yang berasal dari berbagai latar belakang suku di Kota Dumai itu berharap Syaiful Amri Datuk Domo bisa mendampingi Walikota Dumai, H Paisal, SKM, MARS untuk melanjutkan perjuangan almarhum Amris. 

"Apapun kondisinya, sebagai pendukung yang mengantarkan pasangan Paisal-Amris ke kursi Walikota dan Wakil Walikota Dumai, kita semua memiliki tanggungjawab yang sama untuk suksesnya agenda pembangunan kedepan. Melihat beban berat walikota yang hari ini bekerja sendiri, mungkin butuh wakil pengganti almarhum. Kita berharap Pak Syaiful Amri bisa melanjutkan perjuangan almarhum Pak Amris," kata Emak-emak dari suku Jawa, Yutiansi saat silaturahmi, Minggu (20/02/22) di Lantai II Fedia Food Jalan Jenderal Sudirman Dumai. 

Hal sama diungkapkan Emak-emak dari suku Melayu, Fatimah yang menyampaikan pada masa Pilkada lalu almarhum Amris sempat memdatangi kediamannya di Pelintung. Saat itu almarhum berjanji akan kembali datang jika terpilih dan dilantik sebagai Wakil Walikota Dumai. 

"Namun Allah SWT maha berkehendak, almarhum berpulang ke rahmatullah 2 bulan setelah dilantik. Beliau belum sempat menunaikan janjinya. Semoga kalau Pak Datuk jadi wakil walikota, janji almarhum bisa ditunaikan. Kami doakan semoga Pak Datuk diberikan kemudahan dan kelancaran dalam segala urusan yang dilakukan," ucap Fatimah. 

Senada, Erdasanti, Emak-emak dari suku Minang menyampaikan hingga saat ini kekompakan tim PAS masih terjaga dengan baik. Kalaupun ada yang belum terakomodir, hal itu bisa dipahami. Apalagi dengan bekerja sendiri, beban walikota tentu bertambah berat. 

"Biar beban itu bisa sedikit ringan, sepertinya perlu ada wakil beliau. Kita sepakat dan mendukung penuh jika Pak Datuk (Syaiful Amri,red) bisa menjadi wakil walikota untuk meneruskan perjuangan almarhum Pak Amris. Apalagi Pak Datuk bukan orang baru bagi kalangan emak-emak," ungkap Erdasanti. 

Dalam kesempatan yang sama, Agung yang merupakan putra kandung almarhum Amris juga angkat bicara. Dirinya menyampaikan soal pengganti almarhum orang tuanya merupakan ranah partai politik. Terutama partai yang mengusung pasangan Paisal-Amris (PAS) di Pilkada Dumai 2020 lalu. 

"Itu ranah partai politik, kita tentu tidak berhak mencampurinya. Namun kalau Syaiful Amri Datuk Domo memang diberikan kesempatan, kami keluarga almarhum sangat merestuinya. Semoga Dumai kedepan menjadi lebih baik dan kita semua tetap solid," ungkap Agung. 

Disisi lain, Tokoh Masyarakat Melayu yang akrab disapa dengan panggilan Ngah Fendi saat ditemui Kupas Media Grup secara tegas menyatakan dukungannya kepada Syaiful Amri Datuk Domo untuk mengisi kursi Wakil Walikota Dumai. 

"Sudah cocok itu. Syaiful Amri Datuk Domo ini orangnya nasionalis, bisa diterima oleh seluruh suku yang ada di Dumai. Tipikal dan sifatnya juga tidak  jauh berbeda dengan almarhum Pak Amris. Memiliki kepedulian dengan sesama dan jiwa sosialnya sangat tinggi. Saya yakin Datuk Domo bisa membantu tugas-tugas Walikota Dumai H Paisal. Apalagi mereka berdua juga sangat dekat,"pungkasnya. (Arianto)
Share:

Categories

IKLAN

IKLAN

KIRIM BERITA SILAHKAN KLIK

KIRIM BERITA ANDA KESINI! Merasa Terbantu Dengan Publikasi ? Ayo Traktir Kopi Untuk Admin Dengan Cara Berbagai Donasi. Terimakasih :)



BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno - Makna Proklamasi

Ir. Soekarno (Sang Proklamator) Setiap Tahun kita Memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Maka kita tidak bisa t...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI


loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Label

(SAS) #2019GantiPresiden Accounting Aceh Aceh Timur Adat Istiadat Advokat AFF Agama Agraria AIDS Air Aisyiyah Aksara Aksi Aksi Sosial Aktivis Aktivitis Al Washliyah Album Amien Rais Anak Anak Yatim Anarkis Angkatan Darat Anies Baswedan Animal Anti Korupsi Arisan Artikel Artis Arus Mudik Asahan Asian Games ASN Asuransi Asusila Atlet Award Bacaleg Bachtiar Ahmad Sibarani Baksos Bakti Sosial Balap Liar Banda Aceh Bandar Lampung Bandara Bandung Banjir BANK Bank Sumut Bansos Banten Bantuan Sosial Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar BBM Bea Cukai Beasiswa Begal Bekraf Beladiri Belanja Bencana Bencana Alam Beras Berita Bhabinkamtibmas Bhayangkara Bhayangkari Bioskop Bisnis BKPRMI BM PAN BNI BNN BNPT Bobby Nasution Bom Bunuh Diri Boomerang BPJS BPN BRI Brimob Buka lapak Bukit Asam Buku Bulog BUMN Bung Karno Bupati Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market CCTV Cerpen Cianjur Cikampek Citilink conference Cosplayer Covid-19 Covid-19 Satgas Covid19 Cuaca Cuci Tangan Curanmor Cyber Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Debt Collector Dede Farhan Aulawi Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Densus 88 Desa Dewan Pengawas Dewata Sakti Dharma Pertiwi Dialog Digital Dinas Perhubungan Dirgahayu HUT RI Disiplin Diskusi Dongeng Donor Darah DPD RI DPR Duka Cita E-Money Effendi Simbolon Ekonom Ekonomi Ekspor Impor Electronics Elektronik Emas Empat Pilar Entertainment Es cream ESDM event Fashion Festival FIFA Film Film Horor Film seri Anak Fintech FISIP Flores Timur Formula E Forum Furniture Futsal G30S/PKI GAAS Games Ganja Ganjil Genap Garut Gebyar Kemerdekaan Gempa Geng Motor Genppari Gereja Gizi Buruk Go Pay Go-Jek Gojek Golkar Gotong Royong Grab Gubernur Guru Besar Gym Haedar Nasir ham HANI Harbolnas Hari Ibu Hewan Hiburan HIV HMI Hoax Hotel Hp Hukum Humas Humbahas HUT HUT Bhayangkara HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibadah Haji Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek IMM Indonesia Industri inflasi Informasi Infrastruktur Inspektorat Inspirasi Internasional Internet Intoleran Investor IPM IPPI Islam IWAPI Jakarta Jakarta Barat Jakarta Pusat Jalan Jawa Tengah Jawa Timur Jayapura Jokowi Juara Jum'at Barokah Jumanji Jumat Jumat Berkah Jurnalis Kaliber Kampanye Kampung Rakyat Indonesia Kampus Kamtibmas Kapolda Kapoldasu Kapolri Kapolsek Kapolsek Kepolisian Karaoke Karhutla Karya Tulis Kasus KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kebun Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kejuaraan Kejurnas Kekerasan Kelestarian Alam Keluarga Kemalingan Kemanusiaan Kemendag Kemendagri Kemendesa Kemendikbud Kemenhub Kemenkes Kemenkumham Kemenlu KEMENPAN-RB Kemenparekraf Kemenperin kemenristek Kemensos Kementan Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepala Daerah Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Keselamatan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Khilafahtul Muslimin Kilas Balik Bung Karno Kivlan Zen KKP KNPI Kohati kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Konsumen Koperasi Kopermasu Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal KRYD KSAD Kudeta Kuliner Kunjungan Kerja Kutai Kartanegara Labuhan Batu Lahan Lakalantas Laksi Lalu Lintas Lampung Langka Langkat Lapas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku LAZISMU Lebaran Legislatif Lembaga LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup LIPPI Listrik Lock Down Lomba lomba lari London LPPI LPS LSM Lukas Enembe Madina Mahasiswa Mahkamah Agung Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Makassar Makkasar Mall Maluku Market Outlook Masjid Masker Mata Uang Maulid Nabi Mayday MDMC Media Media Sosial Megapolitan Menag Mendag Mendagri Menembak Menteri Menteri Perdagangan millenial Minuman Keras Minuman sehat Minyak Goreng Minyak Makan Miras Mobil MOI Motivasi MoU MPR MPR RI Mudik Muhammadiyah Muharram MUI Munas Musibah Musik Musyawarah Narkoba Narkotika NasDem Nasional Natal Natal & Tahun Baru New Normal NII NKRI NU ODGJ Office Ojek Online Ojol Olah Raga Olahraga Ombusman Omicron Online Operasi Patuh Operasi Yustisi Opini Organisasi Ormas Otomotif P Padang Pagelaran Pahlawan Pajak Pakta Integritas Palestina Pameran PAN Pancasila Papua Parawisata Pariwisata Partai Demokrat Partai Politik Partai UKM Partai Ummat Pasar Pasar modal Pasar Murah Pasar Tradisional Patroli PC PDI Perjuangan PDIP Perjuangan pe Pedagang Pegadaian Pelajar Islam Indonesia Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Pelukis Peluncuran Pemadam Kebakaran Pemalakan Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan pemerasan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuda Melati Indonesia Pemuda Muhammadiyah Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencemaran Nama Baik Penculikan Pencurian Pendataan Pendidikan Penelitian Penembakan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengadilan Pengadilan Negeri Pengajian Pengamanan Pengamat Penganiayaan Pengawasan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penulis Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perampasan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perhubungan Perikanan Peristiwa Perjanjian Perjudian Perkawinan Perlombaan Permainan Perpajakan Pers Pertamina Pertanahan Pertanian Perusahaan Pesawat Terbang PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pin Pinjam meminjam uang Pinjaman Online PKL PMI Polairud Polantas Polisi Cilik Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Ponpes Pornografi Posko Ummat PPKM PPWI Pra Kerja Pramuka Praperadilan Prawita Genppari Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik Prokes promo Property Prostitusi Protokol Kesehatan PSSI Public Expose Publik expose Puisi Pungli PUPR Pusat Perbelanjaan Puskesmas PWI Qurban Radikalisme Rafdinal Ragam Rakernas Rakor Ramadhan Reksadana Rektor Relawan Relawan Jokowi Religi Remisi Rentan Renungan resa Restoran Reuni 212 Revolusi Mental Reward RKUHP Robot Ruang Guru Rumah Rumah sakit Rups Rusia RUU Saber Pungli Sabu Sahabat Anak Salon Samosir Samsat Samsung Sanitasi air.Lingkungan hidup Santri SAR Satlantas Satpol PP Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Sengketa Seniman Senjata Senjata Api Sepak Bola Separatis Sepeda Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Sigli Silaturahim Silaturahim. KUYAI Kartanegara Silaturahmi Silaturrahim SIM Simpan Pinjam Simulasi Smartphone Soekarno Solar Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Stunting Suku bunga Sulawesi Selatan Sumatera Barat Sumatera Utara Sumpah Jabatan Sumut Sungai Superstore Suplemen Surabaya Surat Terbuka Suriyono Adi Susanto Suriyono Adi Susanto {SAS) Survei Survey susu Swab Antigen Syafi'i Ma'arif Syariah Syawal Takjil Tali Kasih Talkshow Tanjung Balai Tantama Tapanuli Tengah Tawuran Teknologi Teror Terorisme Tes Urine Tiket Tilang Tips Tjahyo Kumolo TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tokoh Agama Tokoh Masyarakat Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM Ukraina Ulama umkm UMSU Undang-Undang UNIMED UniPin Universitas Unjuk Rasa Upacara Usaha Rakyat UU Cipta Kerja UU ITE UUD 1945 Vaksinasi Vaksinasi booster Valentine Day Verifikasi Viral Virus Corona Walikota Wanita Wapres Wartawan Webinar Wirausaha Wisata WNA Workshop Yogyakarta Zulkifli Hasan

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA


PRO KONTRA VAKSINASI

~> Program Vaksinasi Yang Diluncurkan Pemerintah Mendapat Sorotan Dari Berbagai Masyarakat, sehingga terjadi pro dan kontra

<~ Memang Sebenarnya Harus Jelas Disampaikan, Maksud dan Tujuan Vaksinasi, Karena dilapangan Ada Perbedaan Orang Yang Akan Divaksin dan Yang Tidak Boleh Divaksin, membuat masyarakat Bingung

Link Terkait

close
Banner iklan disini