Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id
Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan

Polsek Muara Kaman Mengamankan Kegiatan Kampanye Wakil Bupati Rendi Solihin


Duta Nusantara Merdeka | Kutai Kartanegara
Personil Polsek Muara Kaman Polres Kukar mengamankan kegiatan kampanye terbatas yang dilakukan calon Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin di Jalan Danau Lipan Desa Muara Kaman ilir, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten kukar, Rabu (07/10/2020).

Dalam kegiatan kampanye terbatas tersebut dihadiri kurang lebih 25 orang, yang mana sudah mendapat undangan.


Kegiatan tersebut berjalan lancar dan kondusif, dimana Calon Wakil Bupati menyampaikan visi dan misinya, sekaligus meminta dukungan warga dalam Pilkada Kabupaten Kukar nanti.

Kapolres Kutai Kartanegara (Kukar) AKBP Irwan Masulin Ginting melalui Kapolsek Muara Kaman IPTU Juwadi mengatakan setiap ada kegiatan yang berhubungan dengan masyarakat, pihaknya selalu hadir untuk melakukan pengamanan.

“Dengan adanya pengamanan ini diharapkan hal-hal yang tidak diinginkan dapat dicegah sehingga acara berjalan dengan lancar,” ungkapnya. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Kabar Gembira, Calon Wakil Bupati Lampung Selatan H. Antoni Imam Dinyatakan Negatif Covid-19


Duta Nusantara Merdeka | Lampung Selatan

Kabar bahagia datang dari Bakal Calon Wakil Bupati Lampung Selatan H. Antoni Imam. Setelah sempat dinyatakan positif terkonfirmasi virus Covid-19 pada 3 September 2020 lalu dan harus menjalani isolasi mandiri selama 14 hari, kini sosok politisi sederhana ini setelah melakukan Test SWAB kembali di RSUD Abdul Moloek pada 17 September 2020 dan mendapatkan hasil pada 18 November 2020 hasilnya dinyatakan Negatif dari virus Covid-19.

Pada saat konfrensi pers di Aula DPD Partai Golkar Provinsi Lampung, Jumat (18/9/2020) malam, Bakal Calon Wakil Bupati Lampung Selatan H. Antoni Imam mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT dan ucapan terimakasih atas dukungan dan do’a dari berbagai pihak hingga akhirnya kini dirinya dinyatakan negatif dari Covid-19.

H. Antoni Imam juga mengungkapkan adanya hikmah yang dirasakan pasca terjangkit virus corona (Covid-19) dan menjalani masa isolasi mandiri dirumah, bahkan berbagai do’a dan dukungan membanjiri akun facebook Antoni Imam.

"Pada saat melaksanakan isolasi mandiri, saya teringat saat-saat melaksanakan ibadah haji, kesehariannya adalah melaksanakan ibadah, makan, olahraga, dan baca-baca buku. Begitu yang saya lakukan selama isolasi mandiri," ujar Antoni.

Hikmah lainnya yang dirasakan Antoni adalah semakin meningkatnya semangat juang untuk mengajak warga masyarakat untuk patuh melaksanakan protokol kesehatan.

"Sekarang energi saya bertambah untuk mengingatkan masyarakat pentingnya protokoler kesehatan," imbuh Antoni.

Antoni pun tidak menampik, jelang pelaksanaan Pilkada 9 Desember 2020 mendatang, dirinya menjadi buah bibir dimata masyarakat dan namanya semakin populer hingga diberitakan dimedia massa di Lampung, bahkan masuk pemberitaan media nasional.

"Ternyata Allah memilih saya terkena Covid-19 tentu ada hikmahnya, dan Alhamdulillah berkat perlindungan Allah SWT dan do’a warga masyarakat sekarang saya dinyatakan negatif Covid-19," pungkasnya.

Sementara Bakal Calon Bupati Lampung Selatan H. Tony Eka Candra (TEC) berharap, kejadian yang telah dialami oleh wakilnya tersebut dapat menjadi perhatian bagi semua masyarakat didalam mematuhi anjuran pemerintah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan didalam melaksanakan kehidupan sehari-hari.

"Media punya jaringan yang besar dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, dan kami berharap, media terus menjadi garda terdepan dalam melakukan Penanggulangan, Pencegahan Penyebaran wabah Covid-19 melalui pemberitaan," ujar Tony.

Lebih lanjut politisi senior Partai Golkar itu mengimbau semua pihak untuk senantiasa menjaga kebersihan diri dengan rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, mengenakan masker, dan menjaga jarak dengan tidak berkerumun dalam rangka mencegah Covid-19.

"Jaga stamina tubuh dengan rajin berolah raga. Pasca keluar rumah jaga kebersihan diri dengan mandi, apalagi mandi pakai air hangat itu sangat baik. Biaya paling murah adalah berjemur di matahari pagi selama 15 menit," imbaunya.

Kemudian, Tony-Antoni juga meminta do’a kepada masyarakat khususnya kepada warga masyarakat Kabupaten Lampung Selatan, bahwa pasangan Tony-Antoni akan menjalani tahapan berikutnya yang telah ditetapkan oleh KPU Lampung Selatan setelah beberapa waktu yang lalu mendaftar sebagai peserta Pilkada yakni mengikuti tahapan Test Psikologi dan Test Kesehatan.

"Insya Allah Pasangan Tony-Antoni siap mengikuti tahapan Pilkada selanjutnya," pungkas Tony. **
Share:

JPPR Sumut: Pilkada 2020 Di Sumatera Utara Dalam Lingkaran Politik Dinasti


Duta Nusantara Merdeka | Kota Medan
Pilkada serentak lanjutan yang dilaksanakan pada 9 Desember 2020 mendatang menjadi perhatian serius bagi kita semua, secara khusus di Sumatera Utara 23 Kabupaten/Kota, selain persoalan inkonsistensi penerapan protokol kesehatan, sisi gelap lainnya pilkada di Sumut adalah adanya fenomena Politik Dinasti. 

Fenomena meningkatnya jumlah daerah yang berpotensi Politik Dinasti memang tak bisa dihindari , sejak digelarnya pilkada serentak tahun 2015 dan adanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 33 Tahun 2015 secara otomatis menghapus pasal 7 huruf r Undang-undang No 8 Tahun 2015, putusan MK ini memberikan landasan legal formal bagi politik Dinasti di Indonesia dengan alasan untuk mencegah terjadinya diskriminasi dalam pilkada. 

Dalam Pasal 7 huruf r disebutkan: Warga negara Indonesia yang dapat menjadi Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur, Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati, serta Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota adalah yang memenuhi persyaratan tidak memiliki konflik kepentingan dengan petahana.

Sebenarnya praktik politik dinasti bukanlah barang baru di Sumatera Utara, dimana kepemimpinan dikuasai oleh dinasti tertentu yang memiliki sumber daya politik, sumber daya uang dan juga sumber daya alam, sumber daya manusia, sumber daya politik dan lainnya, yang menyebabkan system tidak lagi menjadi sebuah system yang baik dan sehat.

Pada pilkada serentak 2018 yang lalu  Kabupaten Padang Lawas Utara telah lebih dulu melaksanakan pilkada dengan praktik politik dinasti, dimana saat itu Bupati Paluta incumbent sudah dua periode, lalu kemudian menarik anaknya yang saat itu berstatus sebagai Walikota Padang Sidimpuan untuk maju menggantikan orang tuanya di Paluta dengan melawan kotak kosong. 

Wakil Koordinator JPPR Sumut, Taufik Abdillah menyebutkan, berdasarkan hasil Pantauan JPPR Sumut saat pendaftaran Bapaslon Bupati/Walikota pada tanggal 4-6 September 2020 kemarin di 23 Kab/kota, setidaknya kami mencatat dan menemukan kasus praktik politik dinasti  di delapan (8) Kab/Kota dengan rincian sebagai berikut:

1. Pilkada Kota Medan, ada menantu Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Muhammad Bobby  Afif Nasution berpasangan dengan -  H. Aulia Rachman, SE . Koalisi parpol pengusung PDI-P (10 Kursi), Gerindra (10 Kursi), PAN (6 Kursi), Golkar (4 Kursi), Nasdem (4 Kursi), Hanura (2 Kursi), PSI (2 Kursi), PPP (1 Kursi). 

2. Kota Binjai : Ada Istri walikota Binjai Hj. Lisa Andriani Lubis, S,Psi berpasangan bersama H. Sapta Bangun, SE. Partai pengusung PDI-P (4 Kursi), PAN (3 Kursi), Nasdem ( 3 Kursi), Hanura (1 Kursi). 

3. Kabupaten Serdang Bedagai : Anak Bupati Deli Serdang yaitu Adlin Umar Yusri Tambunan, ST, MSP sebagai calon wakil Bupati berpasangan dengan Darma Wijaya sebagai Calon Bupati, adapun Parpol pendukung pasangan ini adalah PDI P (5 Kursi), Gerindra (7 Kursi), Golkar (6 Kursi), Hanura (5 Kursi), PKB (4 Kursi), PAN (4 Kursi), PPP (3 Kursi), Demokrat (3 Kursi). 

4. Kabupaten Asahan : ada Isteri Alm. Bupati Asahan 2 Periode Sebagai calon Wakil Bupati berpasangan dengan Rosmansyah, Parpol pengusung PDI-P (7 Kursi), Hanura (2 Kursi) 

5. Kabupaten Labuhanbatu Utara, anak Bupati Labuhanbatu Utara, Hendriyanto Sitorus  berpasangan Dengan Syamsul Tanjung, Parpol pengusung adalah Hanura (6 Kursi), PAN (2 Kursi), PBB (1 Kursi) , PPP (1 Kursi). 

6. Kabupaten Labuhanbatu Selatan: ada Istri Bupati Labusel, Hasnah Harahap berpasangan dengan Kholil Jufri Harahap (wakil Bupati 2015-2021), Parpol pengusung Perindo (1 Kursi), PAN (7 Kursi), PPP (1 Kursi), Gerindra (5 Kursi) , PKS (1 Kursi), Golkar (4 Kursi), dan PKB (3 Kursi). 

7. Kabupaten Tapanuli Selatan, ada keponakan Bupati Tapanuli Selatan, Dolly Parlindungan Pasaribu-Rasyid Assaf Dongoran. Dolly Parlindungan Pasaribu adalah Keponakan kandung Bupati Tapsel aktif Syahrul Pasaribu dan juga keponakan kandung Gus Irawan Pasaribu (Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Dapil Sumut II). Parpol pengusung adalah Gerindra (8 kursi), PKB (1 kursi), PDIP (1 kursi), Golkar (8 kursi), PPP (3 kursi), PAN (5 kursi), Demokrat (1 kursi) 

8. Kabupaten Simalungun, abangnya Bupati Simalungun JR Saragih, Dr. H. Anton Achmad Saragih dan Ir. Rospita Sitorus. Adapun parpol pengusung adalah PDI-P (8 Kursi), PAN (2 Kursi), Nasdem (5 Kursi). 

Oleh sebab itu, melihat fenomena tersebut Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Sumateta Utara tetap memberikan edukasi kepada pemilih serta mengajak untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan pilkada di beberapa daerah tadi, pemilih (masyarakat) harus cerdas dalam menentukan pilihannya nanti, dengan cara melihat rekam jejak para calon Bupati/Walikota, melaporkan berbagai pelanggaran yang dilakukan oleh calon kepala daerah termasuk melaporkan politik uang, keterlibatan ASN, TNI dan Polri, melaporkan penyalahgunaan wewenang dalam penggunaan Bansos, membedah visi misi dan program calon Bupati/Walikota yang ditawarkan kepada masyarakat, serta memilih kotak kosong juga tidak melanggar Undang-undang. Tutup Taufik Abdillah **
Share:

Serahkan Form B1.KWK, PKS Intruksikan Kemenangan Tony-Antoni Di Pilkada Lampung Selatan


Duta Nusantara Merdeka | Lampung
DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi menyerahkan form B1-KWK Parpol untuk Pasangan H.Tony Eka Candra - H. Antoni Imam untuk maju dalam Pilkada Kabupaten Lampung Selatan 9 Desember 2020 mendatang.

Form B1.KWK Parpol bernomor 067.8/SKEP/DPP-PKS/2020 tertanggal 28 Juli 2020 yang ditanda tangani langsung oleh Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman dan Sekretaris Jenderal Mustafa Kamal, tentang persetujuan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lampung Selatan H. Tony Eka Candra - H. Antoni Imam, diserahkan langsung oleh Koordinator Wilayah Dakwah Sumbagsel DPP PKS Gufron Aziz Fuadi, didampingi jajaran yang digelar diaula DPW PKS Provinsi Lampung, Kamis (3/9/2020).


Dalam pertemuan yang berlangsung penuh Khidmat tersebut, Koordinator Wilayah Dakwah Sumatera Bagian Selatan, Gufron Azis Fuadi dalam sambutanya mengatakan, DPP PKS menargetkan 60 persen capaian nasional kemenangan Pilkada 2020 mendatang.

"PKS adalah bagian dari bangsa ini, oleh karena itu PKS akan bersama-sama memajukan Indonesia," ujar Gufron.

Setelah rekomendasi keluar lanjut Gufron, semua bakal pasangan calon bersama kader-kader PKS dan Partai Koalisi bersatu padu serta terus berikhtiar, dan berharap yang saat ini menerima Form B1.KWK dari PKS mampu meraih kemenangan 100 persen.


"Insya Allah target tersebut dapat terealisasi, dan kita ingin meraih kemenangan bersama-sama," ujar Gufron.


Sementara Calon Wakil Bupati Lampung Selatan H. Antoni imam mengucapkan terima kasih atas dukungan Partai Keadilan Sejahtera, Keluarga, para Relawan serta Simpatisan yang terus bergerak bekerja memperjuangkan kemenangan Pasangan H.Tony Eka Candra - H. Antoni Imam jelang Pilkada yang akan digelar 9 Desember 2020 mendatang.

Politisi tulen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lampung inipun mengungkapkan kesediaanya mendampingi TEC dalam Pilkada 2020 mendatang atas dasar dorongan masyarakat selama ia melakukan sosialisasi pada Pileg 2019 lalu dan turun langsung membagikan ribuan "Nasi Cinta" kepada masyarakat Lampung Selatan dimasa Pandemi Covid-19.

"Hasil Pileg 2019 kemarin, Pak H.Tony Eka Candra meraih suara tertinggi pertama dari seluruh caleg Provinsi dari semua Partai Politik di Dapil Lampung Selatan dan saya diposisi kedua, lalu hasil pemilihan raya (Pemira) PKS beliau juga menempati rangking pertama, kemudian ketika turun menyapa masyarakat, mereka (masyarakat.red) mendorong dan menginginkan saya untuk maju mendampingi Pak H.Tony Eka Candra, lalu berdasarkan konsultasi dengan para petinggi di internal PKS baik di DPP maupun di Daerah mereka terbuka apabila di Lampung Selatan PKS berkoalisi dengan Partai Golkar, oleh sebab itu saya bertekad dan siap mendampingi Pak H.Tony Eka Candra untuk berjuang bersama dalam gelaran Pilkada 9 Desember 2020 mendatang dalam rangka menjadikan Kabupaten Lampung Selatan Berjaya," ucap Antoni.


Hal senada juga disampaikan Bakal Calon Bupati Lampung Selatan H.Tony Eka Candra (TEC) yang mengungkapkan kesediaannya berpasangan dengan H.Antoni Imam yang dinilai seorang politisi yang penuh kesederhanaan namun kaya akan ide-ide dan gagasan.

TEC pun mengaku telah memiliki kesamaan persepsi, antara dirinya dan Antoni Imam yang sama-sama saat ini berada di DPRD Provinsi Lampung, dan bercita-cita bagaimana menjalankan tugas dan fungsi pemerintahan dalam rangka menjadikan Kabupaten Lampung Selatan yang aman, maju, mandiri, berkeadilan, berdaya saing dan bermartabat.

"Sejak awal kami selalu bersama-sama, Insya Allah jika takdir menghendaki Pasangan Tony-Antoni memimpin Kabupaten Lampung Selatan, yakin usaha sampai bersama seluruh element masyarakat, akan menjadikan Kabupaten Lampung Selatan sebagai Kabupaten Termaju di Provinsi Lampung, yang makmur dan sejahtera," pungkas TEC.



Diketahui sebelumnya, DPP PKS selain memberikan Form B1.KWK untuk Kabupaten Lampung Selatan, juga diberikan kepada dua daerah lainya yakni Kota Metro dan Kota Bandar Lampung.

Dengan SK B1-KWK Parpol nomor: 301.8/SKEP/DPP-PKS/2020, untuk Rycko Menoza - Johan Sulaiman di Pilkada Bandar Lampung. Kemudian SK No 066.8/SKEP/DPP-PKS/2020 untuk Ahmad Mufti Salim - Saleh Chandra di Pilkada Metro yang ditandatangani langsung Presiden Mohamad Sohibul Imam dan Sekretaris Jenderal Mustafa Kamal.

Surat Keputusan B1-KWK parpol tersebut langsung diserahkan oleh DPP PKS Kordinator Wilayah Sumatra Bagian Selatan Gufron Azis Fuadi di Gedung DPW PKS Provinsi Lampung, Kamis, 3 September 2020. (*)

Share:

Ketua MOI NTB Resmi Jabat Ketua NasDem Kota Mataram


Duta Nusantara Merdeka | Mataram
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasional Demokrasi (NasDem) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), telah berada di bawah pucuk kepemimpinan yang baru.

Belum lama ini Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perkumpulan Media Online Indonesia (MOI) NTB, Lalu Fatahillah Prawiranegara, resmi ditunjuk menjadi Ketua DPD NasDem Kota Mataram, berdasarkan Surat Keputusan (SK) yang terbitkan DPP NasDem  Nomor : 430-kpts/DPP-NasDem/VIII/2020.

"Mandat penunjukan sebagai Ketua DPD NasDem Kota Mataram, dikeluarkan efektif per 31 Agustus 2020 lalu," ungkap Fatah, sapaan akrab Ketua DPD NasDem Kota Mataram saat ditemui di Basecamp DPW NasDem NTB, Jl. Langko No. 53 Kota Mataram, pada Selasa (2/9/2020).

Di tempat terpisah, Ketua DPW NasDem Nusa Tenggara Barat, H.M. Amin mengucapkan selamat dan berharap dengan terbitnya SK kepengurusan DPD Kota Mataram yang dikomandoi oleh L. Fatahillah, dapat menjadikan Kota Mataram yang lebih berprestasi. 

"Selamat kepada Adinda Fatah, semoga dapat memberikan prestasi yang membanggakan, menjadikan Kota Mataram yang lebih baik," tutur mantan orang nomor 2 di NTB ini.

Sementara itu, Ketua Harian DPP MOI, Siruaya Utamawan dihubungi melalui Whatsapp, mengucapkan selamat dan turut berbangga kepada Ketua DPW MOI NTB, Lalu Fatahillah Prawiranegara yang telah diberi kepercayaan DPP NasDem untuk memimpin NasDem di Kota Mataram.

"Saya sangat yakin Dinda Fatah memiliki kapasitas dan integritas yang mumpuni untuk memimpin NasDem di Kota Mataram. Teruslah berbuat dan berjuang untuk kemajuan dan kesejahteraan yang berkeadilan bagi masyarakat Kota Mataram, semoga amanah dan sukses," ujar Ketua Harian DPP MOI, Siruaya Utamawan.

Lanjut Siruaya, sapaan akrab pria kelahiran Lampung ini menyampaikan, DPP MOI mengapresiasi langkah Ketua DPW MOI NTB. Ini merupakan energi baru yang dapat menstimulan semangat anggota dan pengurus MOI di NTB, untuk lebih profesional dan progresif mengembangkan MOI.

"Kami ditugaskan untuk mengawal misi Partai NasDem memenangkan Paslon yang diusung Partai NasDem H. Mohan Roliskana - TGH. Mujibrurahman atau pasangan "HARUM" pada Pilwali Kota Mataram akhir tahun mendatang," tutup Fatah yang juga menjabat sebagai Ketua Garda Pemuda DPW NasDem NTB ini. **
Share:

Marjan Tusang, S.H.,M.H. Sosok Mudah Inspirasi Perubahan Pulau Morotai


Duta Nusantara Merdeka | Morotai
Kendati pemerintah belum mengeluarkan Perppu tentang pelaksanaan Pilkada, namun warga telah membahas pesta demokrasi lima tahunan itu. Meskipun saat ini kondisi pandemi Covid-19 secara global.

Dari beberapa kandidat yang ramai diperbincangkan publik. , salah satu Putra terbaik Morotai yakni MARJAN TUSANG, S.H.,M.H.  pun menjadi bahan perbincangan warga di Kab. Pulau Morotai.
Marjan Tusang, S.H.,M.H adalah salah satu mutiara yang masih tersembunyi, Ia adalah sosok  muda Inspirasi yang patut di perhitungkan.

MARJAN TUSANG,S.H.,M.H, adalah putra asli Morotai yang  lahir di Desa Momojiu, 1 agustus 1977.

Ia dibesarkan dalam lingkungan yang sederhana dan sangat kental dengan budaya saling, menghargai dan menghormati, dan mempunyai kepedulian yang tinggi terhadap sesama.

Onco, begitu ia kerap disapa, menamatkan Pendidikan Dasar (SD) Inpres di Momojiu salah satu SD yang berada pada kampung halamannya.

Setelah menamatkan Pendidikan Dasar (SD), Ia melanjutkan pendidikannya kejenjang lebih tinggi yakni SMPN Morotai dan SLTA Negeri Morotai di kota Kecamatan daruba, yang sekarang telah menjadi ibu kota kabupaten pulau mororai.

Berbekal ijazah SLTA-nya, Marjan, untuk memenuhi kebutuhan keluarga karena menjadi tulang punggung dalam keluarga kecilnya.

Ia mewujudkan niatnya, Marjan akhirnya memilih bekerja di salah satu perusahan tambang nomor satu di Dunia  yaitu PTFreeport indonesia dan menjabat sebagai Officer Investigator, banyak pengalaman dan ilmu yang Ia dapatkan dan juga sebagai tempat mencari nafkah untuk membiayai kehidupan yang layak bagi keluarganya.

Selain dari bekerja di Perusahaan PT Freeport Indonesia, Marjan Tusang (Onco)  melanjutkan pendidikan Strata Satu di Fakultas Hukum Universitas Indonesia Timur (UIT) di Makasar  untuk mewujudkan cita –citanya.

Selanjutnya , Marjan menyelesaikan Studi  Magister Hukum di universitas Cendrawasih (Uncen) Jayapura.

Beberapa tahun hidup di tanah rantau Papua, Marjan mendapatkan banyak pengalaman yang luar biasa.

Walaupun di Usai masih muda, dikenal sosok pekerja keras dan pemberani dalam membela kebenaran serta dermawan terhadap masyarakat yang mengalami kesusahan. ia juga dapat dikatakan salah satu Putra Morotai yang sukses di tanah rantau, ia kemudian memilih untuk kembali ke kampung halamannya yaitu bumi moro, demi untuk membuat terobosan baru dan memberikan solusi di Kab. Pulau Morotai yang lebih baik kedepan.

Bagi dia, tak ada gunanya menjadi orang sukses di tanah orang, ketika tidak mengabdi untuk melakukan kebaikan di kampung halamannya sendiri.

Jenjang Karier Marjan Tusang, S.H.,M.H

Officer Investigator PT Freeport Indonesia.
Ketua Perkumpulan Advocaten Indonesia Wilayah Papua.
- Direktur Lembaga Bantuan Hukum Puraka Restorative Justice.
- Ketua LBH Partai Perindo Kab. Mimika.
- Ketua Hukum dan Ham KNPI Mimika.
-  Ketua DPC FPE (Serikat Buruh)  Kab. Mimika.
- Penasehat Hukum Media Liputan4 Nasional.
- Ketua Kerukunan Keluarga Maluku Utara (KKMU) Kab. Mimika. **
Share:

Ditengah Pandemi Covid-19, PAN Rayakan HUT Ke-22


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Peringatan HUT Ke-22 PAN yang jatuh pada Minggu, 23 Agustus 2020 terasa istimewa. Pasalnya, acara ini digelar di tengah pandemi Covid-19. PAN memutuskan untuk menggelar acara secara daring dengan DPW dan DPD se-Indonesia.

Meski demikian, acara tersebut tetap dihadiri para petinggi partai. Di antaranya Ketua Umum Zulkifli Hasan, Ketua MPP Hatta Rajasa, Ketua Dewan Kehormatan Soetrisno Bachir, Sekjen Eddy Soeparno, dan lainnya. Terlebih istimewa lagi karena Presiden Jokowi turut memberikan sambutan secara daring dalam kegiatan harlah PAN ke-22 tersebut.

Dalam pidatonya, Presiden memberikan selamat kepada PAN dan mengajak PAN  bersama-sama membantu masyarakat dan pemerintah memerangi wabah Covid-19 serta dampaknya. Kerjasama dan gotong royong merupakan hal penting yang bisa menyelamatkan bangsa ini dari krisis.

Menangapi hal tersebut, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menegaskan "Komitmennya untuk ikut membantu pemerintah menghadapi dampak akibat pandemi ini. Platform perjuangan PAN adalah untuk membela kepentingan rakyat seluas-luasnya. PAN Siap membantu pemerintah dan masyarakat untuk menghadapi krisis akibat Covid19 ini. Semua elemen dan kader PAN terlibat sepenuhnya," tegas Zulkifli di Jalan Amil no.7 Jakarta. Minggu (23/08)


Pada kesempatan yang sama, Eddy Soeparno, Sekjen PAN mengungkapkan, Dalam rangka HUT Ke-22 PAN yang memiliki tagline 'Bakti Nyata untuk Indonesia' ini PAN langsung memberikan bukti. Gerakan #WifiGratisPAN diluncurkan agar DPD, DPW, anggota legislatif dan para eksekutif PAN memberikan fasilitas wifi gratis yang bisa dipakai para pelajar untuk melakukan pembelajaran jarak jauh. Sebelumnya gerakan ini sudah dimulai PAN di DKI Jakarta, Jawa Barat, Sumatera Barat, Sulawesi dan lain-lain.

Disisi lain, tutur Eddy, Kami akan gerakkan ke seluruh Indonesia. Ini bentuk komitmen PAN untuk bakti nyata buat Indonesia. Dalam rangka HUT ke-22 ini pun, PAN juga memberikan bantuan berupa handphone dan laptop agar bisa digunakan untuk pelajar dan guru yang sampai saat ini masih belajar dan mengajar secara daring.

Sementara itu, Rosaline Irene, Ketua Panitia dalam jumpa pers mengatakan , Berhubung situasi pandemi, Beliau minta supaya kita jangan berpura-pura sementara ini situasi lagi susah, jadi kita buat acara di gedung baru (Jalan Amil no.7 Pancoran Jakarta) ini dengan arti bahwa hari ini kita mau menyampaikan kepada seluruh DPW, DPD seluruh Indonesia bahwa kami DPP PAN sudah mempunyai gedung baru yang difungsikan untuk merayakan HUT Ke-22 PAN.

Dalam rangka HUT Ke-22, kata Rosaline, PAN memberikan santunan kepada 22 panti asuhan, santunan diberikan secara virtual. HUT Ke-22 ini dihadiri seluruh kader yang ada di 34 provinsi di Indonesia secara daring.
 
"Harapan ke depan, PAN lebih kompak dan lebih maju, pilkada yang akan berlanjut besok, semoga kader yang diusung PAN banyak yang menang dan kami mengharapkan banyak untuk bisa membantu pemerintah di situasi pandemi," pungkasnya. (Arianto)





Share:

DPD BM PAN Kota Medan : Yahdi Khoir Jangan Arogan Dan Patentengan Di Depan Publik


Duta Nusantara Merdeka | Kota Medan
Pernyataan Yahdi Khoir Kepada Wartawan Harian Waspada Online tentang Persoalan Edi Saputra Anggota DPRD Medan yang diduga memalsukan Kop Surat dan Stempel DPRD Medan, yang digunakan untuk menolong warga kota medan di jalan mangkubumi Rabu (5 Agustus 2020), Rafid Febri Ismadi (Wakil Ketua DPD BM PAN Kota Medan) Menyatakan Pernyataan Yahdi Khoiri itu BODOH dan Arogansi yang di pertontonkan oleh masyarakat kota medan baik kader dan simpatisan PAN.

Seharusnya Yahdi Khoir membela dan membackup kadernya sendiri bukan di hujat dan di jatuhkan di depan publik. Saya tegaskan kepada Yahdi Khoir bukan anda yang berhak menilai Edi Saputra Salah atau benarnya dalam sikap yang dilakukkannya saat itu. Biar Proses BKD DPRD Medan yang memproses problem tersebut tugas anda hanya membela kader anda bukan menjatuhkan dan menghujat Edi Saputra,Tegas Rafid Febri.

Rafid Febri Ismadi meminta kepada yahdi khoir harus meminta maaf kepada Edi Saputra dan masyarakat kota medan, karena yahdi mengatakan Edi Saputra tidak bisa menjadi panutan di mata masyarakat, saya ingatkan sekali lagi kepada yahdi khoir, anda orang mana dan apa yang sudah anda perbuat selaku DPRD Sumut?, Saya Asli Orang Medan dan saya tahu apa yang sudah di perbuat semua anggota DPRD Medan ini. termasuk Edi Saputra.

Sebelum DPRD Medan Beliau sudah membantu Masyarakat kota medan dalam administrasi kependudukan baik pembuatan KTP, KK dan BPJS secara GRATIS dan tidak di pungut biaya sepeser pun. apalagi sampai detik ini beliau sudah di DPRD Medan program itu tetap berjalan. apa perlu saya bawa serta saya kordinirin orang-orang yang sudah di bantu Edi Saputra Menjumpain saudara di kantor DPRD Sumut dan DPW PAN Sumut???. kalau Edi Saputra tidak berbuat, dia tidak bakalan terpilih dan duduk di DPRD Medan 2019-2024.

Justru berbuat lah edi saputra makanya masyarakat percaya dengan dia. Yahdi Khoir seharusnya anda dan PAN bangga punya Kader dan Anggota DPRD Medan seperti Edi Saputra yang juga Kader Muhammadiyah yang berbuat terus kepada kepentingan serta kebutuhan masyarakat banyak. tegas Rafid Febri Ismadi (yang pernah Wakil Ketua Pemuda Muhammadiyah Kota Medan 2014-2018). **
Share:

Sejumlah Tokoh Gelar Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Demi Masa Depan Negara Dan Bangsa, sejumlah tokoh nasional yang menyebut diri sebagai perwakilan masyarakat yang peduli akan masa depan negara dan bangsa Indonesia menggelar Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di RM. Gudeg Kendil Mas, Jl. Raya Fatmawati No. 76, Jakarta, Minggu (2/8).

Din Syamsuddin dalam sambutannya mengatakan, Kapal besar Indonesia telah goyang dan hampir karam. Untuk itu perlu gerakan moral untuk menyelamatkan Indonesia, yang berarti menyelamatkan jutaan keluarga, sebab kepala keluarganya kini tidak bisa lagi bekerja karena kena PHK.

"Perlu diketahui, KAMI merupakan sebuah gerakan moral seluruh elemen dan komponen bangsa lintas agama, suku, profesi, kepentingan politik yang menyatu," kata Din Syamsuddin saat jumpa pers di Jakarta.

Menurutnya, menyelamatkan Indonesia adalah  menyelamatkan dari oligarkhi, kleptokrasi, korupsi, dan politik dinasti.


Din menambahkan, gerakan menyelamatkan Indonesia adalah gerakan amar ma’ruf nahi munkar yang harus dilakukan setiap umat. Sebab perjuangan menyelamatkan berat, karena lingkaran setan yang membuat tidak tahu dari mana memulainya.

Pada kesempatan yang sama, Refly Harun mengungkapkan, Ditinjau dari UU ketatanegaraan, unjuk rasa rakyat atas salah urus negara merupakan tindakan konstitusional. Artinya, kalau negara tak lagi berjalan di atas rel dan segala aturan dilanggar, maka rakyat berhak menekan rezim untuk kembali ke jalan yang lurus. 

Karena itu, katanya,  kalau tak ingin rakyat turun ke jalan, maka rezim harus menyejahterakan rakyatnya, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan menciptakan kedamaian sesuai perintah konstitusi. Bukan sebagaimana keadaan sekarang di mana terjadi pelanggaran hukum di mana-mana, kebutuhan rakyat diabaikan, dan kepentingan oligarki didahulukan.

Sementara itu, Ichsanuddin Noorsy menuturkan, Jumlah orang miskin di Indonesia sangat besar, jauh lebih besar dari angka yang selama ini disampaikan oleh pemerintah maupun Bank Dunia. Mereka ini tentunya korban dari orientasi kebijakan ekonomi rezim yang lebih memprioritaskan kepentingan kaum oligarki ketimbang rakyat. 

Acara deklarasi tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh nasional yang memiliki kepakaran di bidang masing-masing, diantaranya fokus dibidang politik, hukum, sosial, ekonomi, budaya, agama, militer, hingga filsafat.

Para tokoh tersebut antara lain: Din Syamsudin, Abdullah Hehamahua, Rocky Gerung, MS Ka’ban, M Said Didu, Refly Harun, Syahganda Nainggolan, Prof Anthony Kurniawan, Rohmat Wahab, Ahmad Yani, Adhie M Massardi, Moh Jumhur Hidayat.

Hadir juga Ichsanudin Noorsy, Hatta Taliwang, Marwan Batubara, Edwin Sukowati, Joko Abdurrahman, Habib Muhsin Al Atas, Tamsil Linrung, Eko Suryo Santjojo, Chusnul Mariyah dan Sri Bintang Pamungkas. (Arianto)







Share:

Adek Efril Manurung: LMP adalah Wadah Perjuangan Sosial Kemasyarakatan Bangsa


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Dalam rangka silaturahim, Markas Cabang Laskar Merah Putih (LMP) Jakarta Timur menggelar touring motor dan mobil bersama 300 anggota LMP di sepanjang jalan menuju jalan Kebon Merdeka Kalideres Jakarta.

H. Adek Efril Manurung, SH, Ketua Umum Laskar Merah Putih dalam sambutannya mengatakan, Pancasila adalah ideologi negara kita, NKRI adalah harga mati, LMP Jakarta Barat harus bisa memenuhi dan memahami anggaran dasar dan anggaran rumah tangga LMP, dan yang terutama harus dipahami LMP sebagai sarana perjuangan organisasi sipil bukan untuk kepentingan kelompok tertentu dan juga bukan untuk kepentingan instansi tertentu melainkan demi kepentingan bangsa dan negara Indonesia.

"Sehingga LMP akan tetap menjadi sebuah ormas yang berkeadilan dan dapat  mendorong serta memperkuat sebuah sistem melalui kolaborasi dengan pemerintah dalam rangka mewujudkan Indonesia lebih demokratis dan menjunjung tinggi hak asasi manusia dalam bingkai-bingkai hukum, berkeadilan dan bukan berdasarkan kepentingan asing," kata Adek saat orasi dengan tajuk "Aksi Damai/Simpati dan Keprihatinan Anak Bangsa dan Negara" di markas LMP Jakarta Barat. Minggu (26/07)

Yang perlu digarisbawahi, kata Adek, LMP merupakan sarana perjuangan komitmen kebangsaan dari seluruh elemen bangsa tanpa memandang suku, agama, ras dan golongan. Kita satukan suara bahwa kita berjuang demi menjaga keutuhan negara kesatuan Indonesia.

Lebih lanjut, tuturnya, LMP sebagai ormas tidak menganut ideologi lain, kecuali ideologi negara Pancasila, tidak mempunyai misi lain, kecuali masyarakat yang sejahtera, adil dan makmur bagi seluruh rakyat Indonesia.

Adek menambahkan, LMP merupakan ormas sosial kemasyarakatan yang memiliki identitas dan komitmen didalam negara kesatuan negara Indonesia
yaitu pengabdian, kerakyatan dan sodaritas, itu yang harus dipatuhi dan ditaati oleh seluruh pengurus markas daerah, markas cabang, dan markas ranting.

"Selain itu, LMP adalah wadah perjuangan sosial kemasyarakatan bangsa dan bukan organisasi kumpulan premanisme, dan LMP bukan hanya terdapat di DKI saja melainkan di seluruh Indonesia," pungkasnya. (Arianto)


Share:

LMP Gelar Aksi Damai/Simpati dan Keprihatinan Anak Bangsa dan Negara


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Markas Cabang Laskar Merah Putih (LMP)  Jakarta Timur menggelar "Aksi Damai/Simpati dan Keprihatinan Anak Bangsa dan Negara" pada Minggu (26/07) bertempat di jalan Kebon Merdeka Kalideres Jakarta yang dihadiri 300 anggota LMP serta para undangan.

H. Pendy. Ht, Ketua MADA DKI LMP mengatakan, Kami menyampaikan keprihatinanan dan menghimbau  kepada  semua elemen Bangsa supaya taat dan setia terhadap nilai-nilai Luhur Idiologi Bangsa yaitu Pancasila.

"Kami LMP  Markas Cabang , Jakarta Timur menyatakan bahwa, Kami ingin menjaga plularisme, toleransi, kerukunan bangsa dan negara ini, agar tidak ada Perpecahan dan gesekan di  antara generasi muda Indonesia dan terutama Rakyat Indonesia. Bersatu Kita Teguh ....Bercerai Kita Runtuh," kata Pendy kepada awak media di Jakarta.

Lebih lanjut, tuturnya, Kami meminta kepada seluruh Pimpinan Pemerintah, mulai dari Presiden dan Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif untuk  memberikan Penyuluhan dan Pembinaan kepada seluruh Rakyat Indonesia agar menjaga Persatuan dan Kesatuan Indonesia.


Pada kesempatan yang sama, H. Zulfikar. Ketua Marcab LMP Jakarta Timur mengatakan, Isu Global merupakan persoalan lintas budaya dan bangsa yang sedang hangat dibicarakan pada masa sekarang ini oleh masyarakat di dunia. Isu ini tidak hanya dihadapi oleh satu negara saja, melainkan dihadapi oleh berbagai negara di seluruh dunia, salah satu isu global yaitu kemiskinan,  kebodohan, kelaparan, pengangguran, kejahatan, kriminal, hukum, politik, isu kemanusiaan dan lain lain.

"Disisi lain, Penyalahgunaan  narkotika dan obat-obatan terlarang lagi tren di kalangan generasi muda indonesia dewasa ini kian semakin meningkat,  penyimpangan perilaku generasi muda tersebut, dapat membahayakan keberlangsungan bangsa ini di kemudian hari. Karena di tangan generasi muda ini terletak masa depan anak bangsa," pungkasnya. (Arianto)





Share:

Tommy Soeharto: Satukan langkah Menuju Sukses Pemilu 2024


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta Dalam rangka menyatukan langkah dan konsolidasi Partai Berkarya menuju sukses Pemilu 2024, DPP Partai Berkarya menggelar Konferensi Pers “Menyatukan langkah dan konsolidasi Partai Berkarya menuju sukses Pemilu 2024” pada Rabu, 8 Juli 2020 bertempat di Aula Gedung Granadi Jl. Hr. Rasuna Said Blok X 1 No.Kav. 8-9 Jakarta.
                                 
Salah satu isu krusial yang direspon pada rapat tersebut adalah wacana Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang diinisiasi sejumlah kader yang mengatasnamakan diri sebagai Presidium Penyelamatan Partai.

Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto), Ketua Majelis Tinggi dan Dewan Pembina Partai Berkarya mengungkapkan, Pihaknya menyayangkan dinamika partai yang berujung pada munculnya gerakan munaslub tersebut. Terlebih, wacana itu hadir di masa pandemi Covid-19.

“Tentu kami menyayangkan dinamika yang tidak produktif dan dipertontonkan seperti ini. Ironisnya mereka ingin menggelar Munaslub, padahal Partai Berkarya belum pernah menggelar Munas sebelumnya,” ujar Tommy dalam arahannya pada Rapat Pleno yang berlangsung di Jakarta.

Lebih lanjut, Tommy mengaku mendapat dukungan penuh dari 30 Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Berkarya yang hadir dalam Rapat Pleno itu, untuk mencabut keanggotaan para inisiator Munaslub.

Sebetulnya, kata Tommy, Saya masih membuka pintu bagi mereka untuk bersama-sama kembali mengembangkan partai. Namun karena DPW sudah mendesak dan setuju, maka saya putuskan untuk mencabut keanggotaan mereka. Hal ini dimungkinkan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.

Keputusan pemberhentian nama-nama insiator Munaslub Partai Berkarya sendiri telah dibacakan dan diumumkan langsung oleh Sekretaris Jenderal Partai Berkarya, Priyo Budi Santoso.

Pada kesempatan yang sama, Sekjen Partai Berkarya Priyo Budhi Santoso mengatakan, Hasil rapat pleno hari ini dan hasil dengar pandangan DPW seluruh Indonesia, serta untuk kepentingan penguatan partai, maka nama-nama yang terlampir (inisiator Munaslub), yang telah merusak citra partai, sesuai keputusan DPP memberhentikan keanggotaan mereka.

“Selanjutnya, DPP juga memutuskan untuk mencabut seluruh hak keanggotaan mereka, dan melarang untuk menggunakan simbol-simbol Partai Berkarya dengan alasan apapun,” pungkas Priyo. (Arianto)

                                                       




Share:

FOKO Gelar Pernyataan Sikap Terkait Situasi Nasional Terkini


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Dinamika kehidupan ideologi, politik, ekonomi dan sosial pada akhir-akhir ini telah berkembang  sangat mengkhawatirkan. Kelompok radikal yang berpaham khilafahisme telah berhasil mempengaruhi berbagai unsur lapisan masyarakat dan membangun jaringan yang cukup luas. Dalam Muktamat Khilafah tahun 2013 di Gelora Bung Karno secara tegas menyatakan tidak setuju terhadap Pancasila, paham kebangsaan dan demokrasi.

Letjen TNI Purn. Soekarno, Pengurus LVRI/Foko mengatakan bahwa sisa-sisa PKI terus-menerus berusaha untuk bangkit dengan menyusup kepada partai-partai politik yang ada, manuver politik mereka yang terkini adalah mengangkat RUU “Haluan Ideologi Pancasila" (HIP) dan menolak mencantumkan TAP MPRS XXV/1966 sebagai konsideran.

Sementara itu, lanjutnya, kelompok Liberal Kapitalis lewat empat kali amandemen UUD 1945 telah berhasil meminggirkan "roh" Pancasila dan Pembukaan UUD I945 dalam kehidupan berbangsa-bernegara, menggantikannya dengan induvidualisme-liberalisme-kapitalisme. Kapital besar yang mereka miliki pada kenyataannya mampu mengendalikan dinamika sosial, politik dan ekonomi.

"Kebebasan nyaris tanpa batas yang dibuka oleh liberalisme telah menimbulkan turbulensi
ideologis yang luas dalam kehidupan sosial, politik dan ekonomi nasional. Kondisi terkini yang antara lain ditandai oleh maraknya kegaduhan di dalam masyarakat terkait isu TKA
China ditengah maraknya PHK selama pandemik Covid-19 dan merebaknya isu kebangkitan PKI telah dimanfaatkan oleh kelompok radikal, sisa-sisa PKI, serta kelompok separatis Papua untuk lebilh memperkeruh situasi," ujar Soekarno saat menyampaikan Pernyataan Sikap menyikapi SITUASI NASIONAL TERKINI pada Jumat, 12 Juni 2020 bertempat di Gedung LVRI Lantai 11, Semanggi. Jakarta Selatan.

Selain itu, kata Soekarno, Kondisi ini merupakan ancaman nyata terhadap kchidupan bermasyarakat- berbangsa-bernegara dalam wadah NKRI berdasarkan Pancasila serta semangat Bhinneka Tunggal Ika. Untuk itu kami Purnawirawan TNI/Polri menyatakan sikap, sebagai berikut:

- Pertama: Mendesak pemerintah untuk membongkar tuntas, menghentikan dan menindak
berbagai bentuk kegiatan kelompok masyarakat yang menyebarkan paham Kilafahisme yang telah memiliki basis di kampus—kampus PTN dan PTS diseluruh Indonesia, membersihkan birokrat dari anasir-anasir kelompok radikal.

- Kedua: Mendesak DPR RI untuk mencabut RUU HIP dan mendesak Pemerintah untuk menolaknya. Suatu kekeliruan yang sangat mendasar bila penjabaran Pancasila sebagai staatsfundamentalnorm atau landasan bagi pembentukan UUD (Hans Nawiasky) justru diatur dalam UU.

Penjabaran Pancasila di bidang politik/pemerintahan, ekonomi, hukum, pendidikan, pertahanan serta bidang lainnya telah diatur dalam UUD 1945. Keberadaan UU HIP justru akan menimbulkan tumpang-tindih serta kekacauan dalam sistem ketatanegaraan maupun pemerintahan. Pengangkatan RUU HIP ini dinilai sangat tendensius karena terkait dengan upaya menciptakan kekacauan serta menghidupkan kembali PKI.

- Ketiga: Mengajak segenap komponen bangsa khususnya kelompok elit, untuk fokus pada upaya memerangi Covid 19, menempatkan kepentingan bangsa-negara di atas segalanya, serta tidak memanfaatkan situasi baik untuk kepentingan politik maupun ekonomi. Kepada aparat yang berwenang agar mengambil tindakan hukum secara tegas terhadap mereka yang melanggar.

- Keempat: Mendesak MPR RI, DPR RI dan Pemerintah, serta mengajak seluruh masyarakat untuk menegakkan tata kehidupan berdasarkan Pancasila secara murni dan konsekuen dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Hal ini akan berhasil hanya melalui upaya konstitusional “Kaji Ulang” Perubahan UUD 1945.

"Demikian pernyataan Purnawirawan TNI/Polri menyikapi perkembangan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang dinilai telah jauh melenceng dari Pancasila," pungkasnya. (Arianto)

Share:

Pasangan Dua Bintang Adakan Halal Bihalal di Lamban Gedung Kuning


Duta Nusantara Merdeka | Bandar Lampung
Kendati berlansung dalam situasi pandemi Corona, acara halal bi halal keluarga besar Bakal Calon Wali Kota Bandarlampung, Dang Gusti Ike Edwin di Lamban Gedung Kuning, Bandar Lampung berlansung semarak, dan penuh rasa kekeluargaan. Acara dilaksanakan pada Minggu (31/5/2020).

Sebelumnya, keluarga besar yang hadir  terlebihdahulu mengikuti acara  secara tertib mengikuti aturan protokol kesehatan  diperiksa suhu tubuhnya, diharuskan mencuci tangan dengan hand sanitizer yang sudah dipersiapkan dan tidak lupa menjaga jarak. saat memasuki Gedung Pelestarian Adat Lampung yang beralamat di Jl Pangeran Suhaimi Sukarame , Kota Bandarlampung.



Hadir pula dalam kesempatan tersebut yakni, Bakal Calon Wali Kota Bandarlampung, dr Zam Zanariah, beserta rombongan keluarga, para tokoh masyarakat dan ketua adat sejumlah daerah berserta pendukung pasangan yang mengatasnamakan Dua Bintang yakni Ike-Zam.


Dikesempatan masih di hari raya Idhul Fitri, Dang Gusti Ike Edwin memberikan ucapan selamat hari raya serta ucapan maaf kepada keluarga besarnya jika selama ini terdapat kesalahan serta kehilafan yang disengaja atau tidak disengaja.


"Saya mewakili keluarga besar Lamban Gedung Kuning, mengucapkan minal aizin walfaizin, mohon maaf lahir dan batin apa bila selama ini ada kekeliruan dan kehilafan kepada keluarga besar saya serta tim sukses yang hadir pada kesempatan hari ini,"tegas Perdana Mentri Kerajaan Sekala Brak Lampung.

Mantan Kapolda Lampung  ini juga tidak lupa meminta doa dan dukungannya kepada keluarga besarnya dan para tokoh adat dan masyarakat atas rencana pencalonannya sebagai Wali Kota Bandarlampung yang dijadwalkan akan digelar pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang.


"Tanpa dukungan puakhi ( Saudara) saya semuanya dan para tokoh adat, masyarakat serta relawan saya perjuangan ini tidak akan berjalan maksimal dan sukses. Oleh karena itu saya mengucapkan bannyak terima kasih atas dukungan yang telah diberikan selama ini,"ujarnya.


Dang Gusti Ike Edwin juga mengatakan, pencalonannya sebagai Wali Kota Bandarlampung tidak ada lain karena ibadah dan ingin menorehkan sejarah besar agar kota setempat menjadi kota lebih baik lagi serta dikenal diseluruh dunia.


"Oleh karena itu saya sudah Siapkan sejumlah program unggulan yang akan saya sampaikan kepada masyarakat agar cita-cita tersebut dapat terwujud. Salah satunya saya ingin kota bandarlampung menjadi tiga kali lebih baik dan dua kali pasti baik dari sekarang ini,"ungkapnya.

Diantara sejumlah program yang ditawarkan oleh Pasangan Calon Dua Bintang ini adalah menjadikan Kota bandarlampung yang sehat dan bermartabat.

"Sehat birokrasinya, sehat ekonominya, sehat pendidikannya, sehat masyarakatnya, sehat kaum buruhnya, sehat nelayannya, sehat agamanya dan sehat kemanannya,"katanya.


Dikesempatan yang sama, Pasangan Ike Edwin yakni, dr. Zam Zanariah juga dalam sambutannya mengucapkan hal yang sama. Bersama Ike Edwin dirinya juga siap bersinergisitas untuk mewujudkan cita-cita tersebut jika diberikan kesempatanb untuk membangun Kota Bandarlampung.

"Bersama Dang Gusti Ike Edwin, kami berdua siap mewujudkan Kota Bandarlampung yang sehat dan bermartabat,"pungkasnya. ** 

(Farid).

------------------------------------------------------------------



Share:

Walikota Depok Di Himbau Berhentilah Melakukan Pencitraan Soal Corona


Duta Nusantara Merdeka | Depok
Badan Kesehatan dunia (World Health Organization) meningkatkan status virus Corona dari Public Health Emergency of International Concern menjadi Pandemi, per 11 Maret 2020. Berkaitan dengan itu Jakarta dan Batam telah menetapkan status Waspada Covid-19.

Bahkan Pemerintah Kota Surakarta telah menjadikan Pandemi ini sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) hingga meliburkan KBM sekolah-sekolah mulai dari tingkat TK hingga SMA, selama 14 hari kedepan. Bahkan Universitas Indonesia (UI) secara resmi per Rabu 18 Maret, mengubah KBM tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Berbeda dengan daerah lainnya, Kota Depok, selaku daerah pertama kalinya kasus 1 dan 2 positif Covid-19 ditemukan di Indonesia, masih belum nampak gregetnya dalam mengantisipasi penyebaran virus yang berasal dari Kota Wuhan, China ini.

Malahan, Minggu 15 Maret 2020, Pemerintah Kota Depok bersama Puskesmas Kecamatan (PKM) Sukmajaya mengadakan kegiatan Senam PKM Sukmajaya dengan tema "Indonesia tidak takut Corona"? di Taman Merdeka di depan Kantor Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok. Acara itu, mendapat kecaman dari Ombudsman RI, dan sejumlah aktivis kesehatan. 

"Tidak takut tidak berarti harus menantang resiko dengan mengumpulkan banyak orang di keramaian. Ini sama sekali bukan langkah yang cerdas," melainkan tidak paham dalam protokol penanganan Corona,  

"Seharusnya walikota depok melakukan sosialisasi bahwa setiap orang patuh misalkan menggunakan masker, menggunakan hand sanitazier untuk melindungi diri. 

Seharusnya jika Pemkot Depok ingin menunjukkan tidak takut dengan Corona, sebaiknya merubah format acara itu, dengan memerintahkan Satuan Kerja Perangkat Saerah (SKPD) untuk mengecek kesiapan mall, perkantoran dan pusat-pusat keramaian dalam menghadapi Covid-19 ini. "Ini lebih positif dilakukan. Karena memberikan perlindungan kepada masyarakat,"

Apa yang harus dicek ?. Pastikan mall, perkantoran dan fasilitas publik memiliki thermal gun, hand sanitizer, ketersediaan masker hingga fasilitas kesehatan di pusat-pusat keramaian. Dan pastikan kesiapsiagaan rumah sakit di Depok dalam mengantisipasi penularan infeksi Covid-19.

"Ini justru akan meyakinkan warga Depok bahwa Pemkot Depok siap menghadapi virus Corona dan itu akan memberikan penegasan kepada warga Depok bahwa mereka tidak akan takut menghadapi Covid-19," 

"Bahwa sarana dan prasaran untuk mencegah penyebaran infeksi Covid-19 itu sudah tersedia dan disediakan oleh Pemkot Depok, pasti masyarakat Depok mendukung," tandasnya. 

Seperti diketahui, sejak kasus 1 dan 2 positif Covid-19 di umumkan 02 Maret 2020 hingga saat ini sudah ada sebanyak 69 positif Covid-19. Dimana 60 pasien masih dalam perawatan, 5 pasien sembuh dan 4 pasien meninggal dunia

Ternyata walikota Depok  terlambat dalam membuat program kebijakan dalam mengantisipasi wabah covid 19 di kota Depok, beliau kurang peka terhadap potensi serangan wabah Corona ini, sehingga banyak warga masyarakat yang pada ahirnya membuat program perlindungan masing-masing di wilayah tempat tinggalnya dengan melakukan penyemprotan dispektan, dan melakukan upaya-upaya perlindungan dalam mengatasi wabah Corona di kota Depok, 

Sudah semestinya walikota Depok lebih perhatian serius terhadap persoalan Corona di kota Depok dengan membuat program yang kongkrit kepada masyarakat bukan hanya sebatas penyampaian informasi yang sifatnya hanya kampanye terselubung untuk tujuan yang politik praktis, selain itu juga terkesan walikota Depok hanya melakukan pencitraan melalui iklan layanan masyarakat   untuk kepentingan pribadi ini yang menurut kami sangat memprihatinkan, melalui rilis ini kami menyatakan bahwa berhentilah walikota Depok untuk mengumbar kegagalan dalam mengatasi epidemi Corona dengan cara yang salah dan tidak produktif, kami sebagai bagian dari masyarakat sudah paham dengan modus anda yang cuma mencari popularitas semata ketimbang menyelamatkan warga depok dari ancaman Corona. 

Share:

Alumni SMA Jaringan Bersama Indonesia Gelar Diskusi Publik dengan Tajuk "Selamatkan Ibu Kota"


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Warga Jakarta melihat adanya perubahan dibeberapa sudut ibu kota, seperti maraknya pembangunan pelebaran trotoar untuk orang berjalan, jalan yang diberikan garis untuk pengendara sepeda, jembatan penyeberangan dibeberapa titik yang yang dibuka atapnya agar bisa melakukan foto selfie dengan pemandangan gedung-gedung dan hiasan temaram lampu di malam hari.

Namun disisi lain, kita masih melihat banyaknya pedagang kaki lima yang melanggar. Peraturan seperti sering kali tidak memiliki TDU (tanda daftar usaha), atau berjualan disembarang tempat seperti bahu jalan atau trotoar. Tentunya ini bisa mengganggu pejalan kaki atau kurangnya estetika, ketertiban, keamanan, dan kenyamanan ibu kota. Kita ketahui bahwa tampilan ibu kota di daerah seperti jalan Sudirman- Thamrin terlihat bagus, tapi disudut-sudut lainnya terlihat semakin kumuh.

Berkaitan janji-janji pasangan Anis-Sandi saat pilkada, setidaknya ada 12 janji lisan yang digulirkan ke warga Jakarta, antara lain Pak Anis pernah menjanjikan pembangunan rumah dengan skema down payment 0%. Janji menyediakan lapangan kerja melalui program OKE-OCE, Janji membangun angkutan massal Rp. 5.000,- terintegrasi.


Pak Anis Bawedan juga pernah menjanjikan menjadikan jam 19.00-21.00 menjadi jam belajar masyarakat, dimana dijanjikan akan menghadirkan pengajar dari kalangan professional sampai mahasiswa. Anak-anak belajar dan kami undang professional, para mahasiswa. Mari turun ke kampung-kampung. Jadilah saudara bagi adik adikmu, bimbinglah mereka belajar di sore hari. Kata Pak Anis saat debat pada pilkada 2017.

Anis Bawedan juga pernah berjanji untuk memperluas manfaat Kartu Jakarta Pintar dalam bentuk Kartu Jakarta Pintar Plus, sehingga bisa digunakan pula oleh orang berusia 6-21 tahun yang tidak sekolah, tapi memiliki keinginan mengikuti pelatihan keterampilan dan kursus. Lalu berjanji lisan, juga akan memperluas manfaat Kartu Jakarta Sehat dalam bentuk Kartu Jakarta Sehat Plus, dengan menambahkan fasilitas khusus untuk para guru mengaji, pengajar sekolah minggu, penjaga rumah ibadah khatib, penceramah dan pemuka agama.

Sejak dilantik Presiden pada 16 Oktober 2017 dan telah dua tahun menjadi Gubernur, warga Jakarta dikagetkan dengan isu anggaran belanja daerah untuk tahun 2020 yang dianggap tidak wajar. Anggaran janggal ini terungkap saat anggota DPRD DKI dari Fraksi PSI, William Aditya Sarana, sebagai Legislator termuda tersebut mengungkapkan anggaran pengadaan lem aibon sebesar 82 milliar di Suku Dinas Pendidikan Jakarta Timur.

Anggota DPRD DKI dari Fraksi PDIP lainnya, Ida Mahmudah, juga membongkar anggaran janggal jasa konsultan penataan pemukiman kumuh sebesar Rp. 556 juta per RW. Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran atau FITRA, Indonesia Corruption Watch dan Indonesia Bouget Centre (IBC) juga menemukan banyak anggaran janggal di rancangan APBD DKI 2020 mulai dari pembelian gunting rumput, buku folio dan tenis meja.


Tentunya kejanggalan-kejanggalan ini harus ditelusuri dan butuh klarifikasi dari Gubernur DKI Jakarta yang pernah berjanji akan membangun system transparansi dan agar publik bisa turut mengawal proses penetapan anggaran dan program-program yang tidak tepat sasaran, sehingga nantinya tidak merugikan kepentingan rakyat.

Ketua Umum Alumni SMA Jaringan Bersama Indonesia (ASJBI), Nanda Abraham mengatakan, adanya isu tentang rencana Anis Baswedan akan maju melangkah sebagai Capres di tahun 2024, dengan pengusulan anggaran yang terkesan aneh, menjadikan kecurigaan sebagian warga Jakarta bahwa dari APBD yang direncanakan untuk tahun 2020, jika tidak dikawal bisa rawan dimanfaatkan untuk kepentingan politik kekuasaan.

"Seperti masyarakat Indonesia ketahui, bahwa Jakarta mempunyai anggaran yang terbesar dari propinsi lain di Indonesia. Sementara APBD tahun 2020 yang bisa melebihi 85 triliun tentunya harus dipergunakan sepenuhnya untuk kepentingan warga Jakarta dan semakin majunya ibu kota negara," ujar Nanda Abraham saat Diskusi Publik dengan tajuk "Selamatkan Ibu Kota" di Gedung Menara Jamsostek Jakarta. Minggu (24/11)

Selama Anis Baswedan memimpin Jakarta, masyarakat merasakan kekumuhan ibu kota semakin bertambah. Sementara sungai-sungai yang biasanya dikeruk sampahnya, kini jarang terlihat ada aktifitas pembersihan sampah di sungai seperti di jaman Ahok. Yang pasti, janji-janji Anis ditagih warga Jakarta kok," pungkas Nanda Abraham.

Turut hadir para narasumber: William A Sarana selaku DPRD DKI Fraksi PSI, Ir Tabah Nugroho selaku Praktisi Konstruksi, Yenny Sucipto selaku Direktur Eksekutii LETRAA, Iskandarsyah selaku Direktur ETOS Indonesia Institusi dan Nany dimoderatori oleh Bob R Randilawe. (Arianto)




Share:

Bedah Buku & Diskusi Panel “PKI Dalang dan Pelaku G30S/1965”


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Berangkat dari peristiwa yang didasarkan pada sumber Arsip Pusat Partai Komunis Tiongkok, telah terjadi Pertemuan Tingkat Tinggi antara delegasi PKC dipimpin oleh Ketua Mao Tse Tung dan delegasi PKI, yang dipimpin oleh DN. Aidit serta isterinya Tanti, dan Yusuf Aji Torop (Wasekjen PKI) pada 5 Agustus 1965.

Dalam pertemuan itu dari Partai Komunis Cina antara lain hadir: Deng Hsiao Ping, Peng Chen, Chenyi, Li Sao qi dan Chou En lai. Pertemuan itu mengakibatkan peristiwa dini hari 1 Oktober 1965, tujuh orang pimpinan tertinggi Angkatan Darat, yakni Panglima AD Ahmad Yani, lima orang jenderal terdekatnya, serta Menteri Pertahanan Jenderal A.H. Nasution, diserbu di tempat kediaman masing-masing di Jakarta.

Aksi ini dipimpin oleh Letnan Kolonel Untung, Komandan Batalyon Resimen Cakrabirawa yang bertugas menjaga keamanan Presiden. Anak buahnyalah yang malam itu melakukan penyerbuan, dibantu oleh Brigade Infanteri Garnisun Jakarta yang dipimpin oleh Kolonel Abdul Latief.

Peristiwa tersebut dicoba dibedah lagi dalam buku “PKI Dalang dan Pelaku Kudeta G30S/1965” pada Sabtu, 23 November 2019 di Gedung Dwiwarna Purwa Lemhannas Jl. Medan Merdeka Selatan 10, Jakarta Pusat.
                                                                 
Acara bedah buku tersebut diawali dengan Pembukaan/Pembawa Acara Dr. Hj. Maria Zuraida. M.S dilanjutkan Pembacaan Do’a oleh Drs. H. Zulfi Syukur, MA., Sambutan Pimpinan GBN oleh Jenderal TNI (Purn) Agustadi Sasongko Purnomo serta Sambutan Dan Pembukaan Menteri Pertahanan RI oleh Letnan Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto.

Selanjutnya, Ringkasan Buku oleh Prof. Aminuddin Kasdi, MS. Sedangkan Keynote Speech oleh Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu dengan para Pembahas antara lain: Prof. Dr. Salim Said, Dr. KH. As’ad Said Ali, Dr. Fadli Zon, S.s., M.Sc, dan Emha Ainun Nadjib dengan moderator Adhie Massardi dan Rofiqul Umam Ahmad

Acara ditutup dengan Pidato Kebudayaan oleh Dr. Taufiq Ismail dan Closing Speech oleh KH., Dr., Ir. Salahudin Wahid. (Arianto)





Share:

POSBAKUM Golkar Gelar Diskusi Publik Usung Tema "Golkar Mencari Nahkoda Baru"


Duta Nusantarn Merdeka | Jakarta
POSBAKUM Golkar menggelar diskusi publik dengan tema "Golkar Mencari Nahkoda Baru"  pada Selasa, 12 November 2019 bertempat di Kudus Hall, Hotel Sultan Jakarta. Turut hadir Narasumber antara lain: Bambang Soesatyo selaku Ketua MPR RI, Siti Zuhro selaku Pengamat Politik LIPI, Ray Rangkuti selaku Pengamat Politik, Hanta Yuda dari Poltracking dan Amriyati Amin selaku Politisi Partai Golkar.

Siti Zuhro selaku Pengamat Politik LIPI dalam diskusi publik menjelaskan, mesiu penting untuk dapat mengembalikan kedigdayaan Golkar jika bisa dikelola dengan baik.

Untuk itu, kata Siti, yang diperlukan adalah bagaimana membangun kepemimpinan partai yang inklusif, membangun partai yang aspiratif, melakukan pendidikan politik yang partisipatif, membangun managemen  keuangan partai yang transparan, membuat sistem pengelolaan organisasi dan administrasi berbasis teknologi, membangun politik dua arah, baik ke dalam maupun keluar dan membangun sistem rekruitmen dan kaderisasi yang berdasarkan loyalitas.

Lanjutnya, Sebagai partai "karya", tantangan Golkar lainnya adalah bagaimana menyakinikan pihak bahwa karyanya bermanfaat dan aspiratif. Golkar harus bisa menjadikan dirinya sebagai partai rakyat dan bukan partai yang elitis.

"Selain menjadikan dirinya sebagai partai bersih, satu tuntutan publik yang penting diperhatikan Golkar adalah mampukah partai Golkar menjadi partai pelopor yang menjunjung tinggi etika," tutupnya. (Arianto)





Share:

Ridwan Hisjam: Partai Golkar Menang Karena Paradigma Baru


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Kehadiran Menkopolhukam Mahfud MD menyoroti pentingnya Partai Golkar membangun paradigma baru dalam konstelasi politik semakin keras pertarungannya. Hal itu dikatakannya dalam peluncuran buku Reformasi Paradigma Baru Partai Golkar  karya Ir. H. M. Ridwan Hisjam, Minggu (10/11) siang di Jakarta. 

Komentar DR. (HC) Ir. Airlangga Hartarto MBA., MMT., IPU  buku Ir. H.M. di bagian cover belakang buku Ridwan Hisjam mengatakan bahwa Reformasi Paradigma Baru Partai Golkar memberikan kontribusi terhadap kejayaan Partai Golongan Karya.

Buku Reformasi Paradigma Baru Partai Golkar (RPBPG) yang  diluncurkan   dihadiri beberapa tokoh partai Golkar antara lain Akbar Tanjung, Abu Rizal Bakri, Agung Laksono dan undangan lainnya.

Komentar lain dari sosok milineal Ketua Umum Angkatan Muda Pembaruan Indonesia (AMPI) Dito Ariotejo berharap Partai Golkar (PG) tidak lagi terlena dengan nostalgia Orde Baru. Sehingga PG  mampu meneduhi banyak kader dan konstituen.

Sebagai pengganti anggota Dewan Eni Saragih yang terkena OTT  oleh KPK, Ridwan Hisjam masuk menjadi wakil ketua Komisi VII DPR RI, yaitu pindah dari posisi sebelumnya sebagai pimpinan Komisi X DPR RI.

"Saya tidak melihat dunia politik sebagai pekerjaan, karena pekerjaan saya adalah pengusaha sampai sebagai hari ini," ujar Ridwan Hisjam.

Dirinya paham betul sejarah kelahiran Partai Golkar yang selalu menjaga pemerintah dengan doktrin kekaryaan. Ia menulis buku ini karena galau melihat kondisi saat ini sehingga merasa berterima kasih atas bantuan dari wartawan senior dari Jawa Pos. 

"Partai  Golkar dengan paradigma mampu menang pada tahun 2004. Saya harap tahun 2020 dengan bonus demografi menjadi keuntungan bagi bangsa ini bukan malapetaka. Harapan saya Dito Ariotedjo suatu kali jadi Ketua Umum Partai Golkar sebagaimana Bang Akbar Tanjung mengajukan paradigma baru sebelum tahun 1999," jelas Ridwan saat Diskusi Membangun Platform Demi Revolusi Industri 4.0 dan Konten Politik Pemilih Mileneal.**
Share:

Deklarasi Dukung Bambang Soesatyo Sebagai Ketua Umum Golkar Periode 2019-2024


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Keluarga Besar Partai GOLKAR, baik di pusat, terutama di daerah-daerah ikut merasa prihatin terhadap realitas pengelolaan partai dan kinerja electoral partai saat ini.

Secara umum mereka menginginkan perubahan kepemimpinan partai yang dapat menjamin lahirnya pembaharuan partai di segala aspek, yang pada satu sisi mampu mewujudkan kepemimpinan partai yang efektif dan konstitusional, dan di sisi lain mampu meningkatkan kinerja electoral partai agar bisa tampil sebagai pemenang dalam Pileg dan Pilpres 2024.

DR. Ahmadi Nur Supit, MSI, Ketua Tim Sukses BAMBANG SOESATYO mengungkapkan, Mereka mendesak Saudara BAMBANG SOESATYO untuk merebut Ketua Umum Partai GOLKAR untuk melakukan pembaharuan partai secara signifikan dengan mengakselerasi konsolidasi partai secara menyeluruh, baik dalam perspektif doktrin, kelembagaan, kader maupun perspektif kepemimpinan partai di seluruh tingkatan organisasi.

"Mereka mendukung dan sangat mengharapkan Saudara BAMBANG SOESATYO memimpin Partai GOLKAR sebagai Ketua Umum untuk mengembalikan harkat dan martabat politik Partai GOLKAR sebagai partai yang kompeten dan berpengalaman," ujar Ahmadi saat konferensi pers di Hotel Sultan Jakarta. Kamis (07/11)

Mereka juga percaya dan hakul yakin, kata Ahmadi, bahwa di bawah kepemimpinan Saudara BAMBANG SOESATYO, tatakelola partai akan bertumbuh secara demokratis, berbasis konstitusi dan fitrah partai serta berorientasi pada kemajuan, kejayaan dan kebesaran partai sebagaimana pernah terukir indah dalam sejarah kepemimpinan partai serta dinamika penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

Menurut Ahmadi, Dukungan luas terhadap Saudara BAMBANG SOESATYO untuk memimpin Partai GOLKAR periode 2019 2024, baik dari pusat maupun daerah, sejatinya didasarkanpada pencermatan mereka terhadap pengalaman kepemimpinan, kompetensi, integritas dan militansi Saudara BAMBANG SOESATYO, antara lain Sukses menjalankan tugas sebagai Ketua Komisi l DPR RI, Sukses memimpin dan membangun kinerja positif DPR RI. Seorang pemimpin yang egaliter, mampu membangun kebersamaan dan rasa kekeluargaan, serta menjadi pemimpin bagi semua buat semua serta Mampu membangun motivasi untuk berprestasi dan mengembangkan diri.

Selain itu, lanjut Ahmadi, Mampu membangun dan mengembangkan komunikasi politik yang konstruktif dan efektif dengan seluruh pemangku kepentingan, baik internal maupun eksternal (Kutip pesan dan kesan Jokowi dan JK terhadap Bamsoet). Memiliki simpatisan yang luas di kalangan kaum milenial, yang menurut data statistic memiliki potensi electoral di atas 60 %. Didukung oleh mayoritas DPD Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Saat ini, kata Ahmadi, BAMBANG SOESATYO Memiliki semangat dan tekad yang kuat untuk merebut kembali kejayaan dan kebesaran Partai GOLKAR. Memiliki Visi dan Misi yang jelas tentang masa depan Partai GOLKAR dan lain-lain.

"Posisi politik Saudara BAMBANG SOESATYO sebagai Ketua MPR yang terpilih secara aklamasi, menandai posisi tawar politik yang kuat dalam konstelasi politik nasional. Konsekwensinya, Ketua Umum GOLKAR yang menjabat Ketua MPR RI memiliki posisi tawar politik yang lebih kuat, dibandingkan seorang menteri yang sejatinya menjadi pembantu Presiden. Maka ini merupakan deklarasi politik untuk mendukung dan memenangkan Saudara BAMBANG SOESATYO sebagai Ketua Umum Partai GOLKAR, periode 2019-2024," tutup Ahmadi. (Arianto)




Share:

Categories

IKLAN MURAH

SUSU KURMA AULIA

SUSU KURMA AULIA
Pesan Silahkan Klik Gambar

BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno ~ Karakter Bangsa

KILAS BALIK BUNG KARNO KARAKTER  BANGSA Soekarno ketika pidato kata sambutan setelah menerima ijazah gelar Insinyur dari I...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI

loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Follow by Email

Label

#2019GantiPresiden Accounting Aceh Adat Istiadat Advokat Agama Agraria AIDS Aksi Album Anak Artikel Asahan Asian Games Asuransi Asusila Award Bakti Sosial Bandara Banjir BANK Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar Begal Bekraf Belanja Bencana Bencana Alam Berita Bhayangkara Bhayangkari Bisnis BNI BNN BPJS Buka lapak Bukit Asam Buku Bung Karno Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market Cerpen Citilink conference Covid-19 Covid19 Cuaca Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Deklarasi Deli Serdang Desa Dialog Digital Dirgahayu HUT RI Diskusi Duka Cita E-Money Ekonom Ekonomi Electronics Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech Forum Furniture G30S/PKI Games Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Go Pay Go-Jek Gojek Gotong Royong Grab Gym ham Harbolnas Hewan Hiburan HIV Hoax Hotel Hp Hukum Humbahas HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek Industri Informasi Infrastruktur Internasional Internet Investor IPM Jakarta Jawa Tengah Jawa Timur Jokowi Jurnalis Kaliber Kampanye Kamtibmas Karaoke Karhutla KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kekerasan Keluarga Kemanusiaan Kemendikbud Kemenhub KEMENPAN-RB Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Kilas Balik Bung Karno kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Koperasi Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal Kuliner Kutai Kartanegara Lakalantas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku Legislatif LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik lomba lari LPS Mahasiswa Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Mall Market Outlook Masjid Masker Mata Uang millenial Minuman Keras Minuman sehat Miras Mobil MOI Motivasi MPR Mudik Muhammadiyah Muharram Munas Musik Narkoba Narkotika Nasional Natal New Normal NKRI NU Office Olah Raga Olahraga Opini Organisasi Otomotif P Pagelaran Pahlawan Pameran Parawisata Pariwisata Partai Politik Pasar Pasar modal Patroli PC pe Pegadaian Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Peluncuran Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencurian Pendataan Pendidikan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengajian Pengamanan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Perpajakan Pers Pertamina Pertanian PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pinjam meminjam uang Polantas Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Pornografi Pra Kerja Pramuka Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik promo Property Prostitusi Public Expose Publik expose Puisi Pusat Perbelanjaan PWI Ragam Ramadhan Reksadana Relawan Jokowi Remisi Renungan resa Restoran Reward Robot Rumah Rumah sakit Rups RUU Saber Pungli Sahabat Anak Salon Samosir Sanitasi air.Lingkungan hidup Satlantas Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Senjata Sepak Bola Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Silaturahim Silaturrahim Smartphone Soekarno Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Suku bunga Sumatera Barat Sumatera Utara Sumut Superstore Suplemen Surat Terbuka Survei Survey susu Syariah Syawal Talkshow Tawuran Teknologi Terorisme Tiket Tips TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM umkm Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa UU Cipta Kerja UUD 1945 Valentine Day Virus Corona Walikota Wanita Wartawan Wirausaha Workshop

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA

PRO KONTRA RUU HIP

~> RUU HIP saat ini sedang Hangat Dipersoalkan, Karena Banyak Pihak yang telah Menolaknya, Baik dari Kalangan Ormas Hingga Partai Politik, Sehingga Terjadi Pro Dan Kontra.

<~ Memang Sebaiknya Persoalan Pancasila Tidak Usah Diganggu Gugat, Karna itu merupakan Landasan Dasar Dalam Berdirinya Negara Indonesia, Sudah Final Masalah Pancasila.

Link Terkait

close
Banner iklan disini