Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id
Tampilkan postingan dengan label Kebangsaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kebangsaan. Tampilkan semua postingan

MENHAN Ryamizard Ryacudu: Gelorakan Persatuan dan Jaga Nilai-Nilai Pancasila



Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
INDONESIA sebagai negara kepulauan dengan keanekaragaman adat, budaya, tradisi, serta agama yang telah dipersatukan dengan pengamalan nilai- nilai Pancasila dan semangat persatuan dan kesatuan bangsa akan terus digelorakan, dijaga, dan dilestarikan melalui berbagai upaya dan menuju Indonesia yang lebih maju, yang sejahtera, dan Sentosa.

Pancasila sebagai alat pemersatu bangsa harus terus disosialisasikan dalam segala bentuk nilai nilai yang terkandung di dalamnya agar mampu diimplementasikan dalam kehidupan sehari -hari dengan Segala perkembangan dan dinamika komunikasi dalam masyarakat.


"Bersama sejumlah tokoh pemuka agama dan juga tokoh adat kembali mengajak seluruh komponen bangsa untuk terus menjaga nilai nilai Pancasila dan menggelorakan semangat persatuan bangsa dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika. Tidak boleh ada paham lain di Bumi nusantara ini "Kata Menhan Ryamizard Ryacudu, Rabu (2/10) pagi di Jakarta. 


Pernyataan Menhan  Ryamizard disampaikan dalam Deklarasi Damai pada Acara Silaturrahim dan Dialog Kebangsaan Lintas Tokoh Agama dan Adat dengan tema" Jaga Bhineka Tunggal Ika, Siap Bela Negara, Indonesia Rumah Kita". 

Video Cuplikan Sambutan Menhan Ryamizard Ryacudu


Acara silaturahmi dan dialog diselenggarakan oleh Forum  Rekonsiliasi Masyarakat (Rekat) Indonesia bertujuan merekatkan seluruh anak bangsa dengan para tokoh pemuka agama dan pemuka adat agar semangat persatuan dan kesatuan kembali digelorakan dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika. Acara ini juga menggelorakan nilai nilai Pancasila dan persatuan Indonesia serta membangun kembali semangat sumpah pemuda.

Menhan diharapkan mampu menjadi pelopor dan penggerak seluruh elemen masyarakat dalam menguatkan semangat persatuan dan kesatuan bangsa dengan meminimalisir perbedaan di antara anak bangsa baik dalam agama, suku, maupun adat istiadat.


Menhan Ryamizard mendapatkan penghargaan gelar Bapak Bela Negara dan diangkat sebagai Anak Adat Desa Babronko, Distrik Umandow, Jayapura, Papua pada tanggal 18 September 2019.

"Marilah seluruh elemen bangsa untuk merapatkan barisan dan memperkuat persatuan dalam berkompetisi dengan bangsa bangsa lain di dunia, sehingga bangsa ini tetap maju dan tetap ada sepanjang masa. Perkecil perbedaan dan perbesar persamaan, kita semua bersaudara satu bangsa, satu tanah air, satu negara dan satu tujuan, "Pesan  Menhan.

Acara silaturahmi dan dialog ini menghadirkan nara sumber yang representatif dengan tema kali ini, seperti T. Muadzakir Manaf, Jaya Suprana, Ahmad SyaFii  Maarif, Muhammad Asdar, Lenis Kagoya, Ramses Wallu, Ridwan Saidi, Panglima Kumbang, dan Ahmad Zaki Iskandar. **
Share:

REKAT: Pancasila Sebagai Perekat Bangsa Indonesia


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Rekonsiliasi Masyarakat (REKAT) untuk kali ketiga mengadakan acara Silaturahmi dan Dialog Tokoh Bangsa bertema Pancasila Perekat Kita: Satu Nusa Satu Bangsa Senin (12/8) pagi bertempat di Ball Room, Sjahid, Jakarta. 

Sebagai panitia S. Amminudin mengatakan bahwa acara ini ditujukan agar bangsa ini tetap dalam rekat persatuan, satu nusa satu bangsa dalam bingkai Pancasila.

Hadir ratusan undangan dari kalangan tokoh purnawiran TNI Polri, ulama, Sipil dan aktivis serta undangan lainnya. Tampak terlihat mantan Wapres RI Tri Sutrisno, Syarwan Hamid, Rachmawati Soekarno Putri, Habib Umar, Ustad Heikal, Dede Yusuf, Gus Solahudin Wahid, Bursah, dan banyak lagi lainnya. 

Hadir sebagai keynote speech  Menteri Pertahanan Republik Indonesia Jenderal TNI Purn. Ryamizard Ryacudu. Menurut Ryamizard bahwa Pancasila bukanlah diciptakan sebagai ideologi lain di dunia ini, tapi digali dan berasal dari leluhur, budaya adat istiadat bukan lahiriah semata  tapi juga batiniah. 

"TNI pasti setia pada Pancasila dan UUD 1945. Itu sesuai dengan sumpah TNI. Kami yakin bahwa bangsa ini tidak akan goyah selagi memang teguh mengamalkan ideologi Pancasila. Sebagai ideologi negara yang digali oleh para pendiri negara ini." Jelas Menhan Ryamizard. 


"Kita ini adalah keajaiban dunia. Dengan bukti bahwa bangsa ini dikaruniai banyak agama, suku bangsa, yang ada harus kita jaga bersama. Di antara lebih dari 620 juta rakyat ASEAN, maka kita adalah bangsa terbesar jumlah penduduknya di ASEAN. 

Lebih lanjut Ryamizard mengatakan bahwa sejak dulu hingga saat ini kita tetap  sebagai bangsa yang solid, cinta perdamaian. Permasalahan diselesaikan dengan musyawarah dan Mufakat.

"Kemerdekaan memiliki nilai kejuangan bangsa  dimulai dari momentum Kebangkitan nasional 1908, kemudian lanjut  bersumpah setia dalam sebuah Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928. Puncaknya adalah kemerdekaan bangsa ini dari belenggu penjajahan 17 Agustus 1945." Lanjut Menhan. 

Anak dan cucu harus mengerti semua perjalanan bangsa ini. 
Nilai perjuangan harus dilestarikan sepanjang masa.

Pancasila sebagai perekat Kita. 
Pancasila adalah kompromi paham nasional, kebangsaan Umat Islam punya hak menjalankan agamanya tanpa diganggu oleh pemeluk agama lain demikian pemeluk agama Islam menjamin kebebasan pemeluk agama lain dalam beribadah.

"Kehidupan Islam harus menjadi nyata dalam menjaga kedamaian. Mengganggu Pancasila berarti memecahkan negara ini. 

Ini negara bangsa yang beragama
Fitrah bersama menjaga Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Bahkan Pancasila menjadi perbincangan dunia, di Leiden tokoh Harry Clinton dan Obama membicarakan Pancasila." Lanjut Menhan Ryamizard. 

"Kita sudah selesai bicara ideologi, mari kita perkuat persatuan. Tujuan yang adil dan makmur bahu membahu gotong royong. UUD 45 dan Pancasila merupakan kompromi  yang final anatara kelompok islam." Tutup Menhan. **
Share:

Direktur Maritim Strategic Center Sudah saatnya Banten Memaksimalkan Potensi Maritim


Duta Nusantara Merdeka | Serang - Banten
Dalam acara yang bertajuk Banten Sebagai Poros Maritim Nusantara, yang dihadiri Kolonel Bakamla Salim dan Iskandar Surya sebagai Narasumber. Direktur Maritim Strategic Center mengajak semua elemen di Banten untuk sama sama saling berkolaborasi untuk membangkit kembali kejayaan Maritim di Banten.

Menurut Sutisna yang kini mendirikan Maritim Strategic Center sebagai wadah kebangkitan Maritim,  Banten tumbuh sebagai bandar dagang terkenal di bawah kepemimpinan Sultan Ageng Tirtayasa. Hal ini menjadi masa keemasan Banten sebagai kota perdagangan yang disinggahi oleh para pedagang hingga pelaut dari seluruh dunia, termasuk kerajaan maritim Nusantara sendiri. 

Banten pada masa lalu, menjadi sebuah daerah dengan tata kota pelabuhan yang sangat ramai. Kejatuhan Malaka atas Portugis pada tahun 1511, membuat para pedagang yang berasal dari Arab, Persia dan Gujarat mengalihkan jalur perdagangan ke Selat Sunda, untuk sekadar singgah di Karangantu, ujar pria yang akrab dipanggil Entiis ini.

Berkahnya, Pelabuhan Karangantu menjadi pusat perdagangan Internasioanal yang banyak disinggahi oleh para pedagang dari Benua Asia,Afrika, dan Eropa. Bahkan seorang Cornelis de Houtman, menyebut Pelabuhan Karangantu sama besar dengan Amsterdam.

Belum lagi berbicara tentang budaya dan pariwisata Banten. Masing-masing wilayah itu memiliki karakteristik sumber daya pariwisata budaya, alam, buatan dan kehidupan masyarakat tradisional (living culture) yang berkembang sebagai destinasi wisata berskala nasional bahkan internasional.

Sebut saja, pesona pantai anyer, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) tanjung lesung, wisata bahari pulau umang, taman nasional ujung kulon, wisata religi Banten lama dan keunikan masyarakat tradisional Badui yang berkembang sebagai destinasi wisata.

Oleh karena itu membangkitkan kejayaan Maritim bukan hanya sekedar tugas pemerintah saja. Tapi dibutuhkan sumbangsih pemikiran dan tenaga dari semua pihak. Karena melihat potensi maritim ini sangat besar terhadap kemajuan perekonomian khususnya bagi rakyat Banten. **
Share:

IKLAN MURAH

SUSU KURMA AULIA

SUSU KURMA AULIA
Pesan Silahkan Klik Gambar

BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno ~ Karakter Bangsa

KILAS BALIK BUNG KARNO KARAKTER  BANGSA Soekarno ketika pidato kata sambutan setelah menerima ijazah gelar Insinyur dari I...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI

loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Follow by Email

Label

#2019GantiPresiden Accounting Aceh Adat Istiadat Advokat Agama Agraria AIDS Aksi Album Anak Artikel Asahan Asian Games Asuransi Asusila Award Bakti Sosial Bandara Banjir BANK Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar Beasiswa Begal Bekraf Belanja Bencana Bencana Alam Berita Bhayangkara Bhayangkari Bisnis BNI BNN BPJS Buka lapak Bukit Asam Buku Bung Karno Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market Cerpen Citilink conference Covid-19 Covid19 Cuaca Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Desa Dialog Digital Dirgahayu HUT RI Diskusi Duka Cita E-Money Ekonom Ekonomi Electronics Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech Forum Furniture G30S/PKI Games Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Go Pay Go-Jek Gojek Gotong Royong Grab Gym ham Harbolnas Hewan Hiburan HIV Hoax Hotel Hp Hukum Humbahas HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek Industri Informasi Infrastruktur Internasional Internet Investor IPM Jakarta Jawa Tengah Jawa Timur Jokowi Jurnalis Kaliber Kampanye Kamtibmas Karaoke Karhutla KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kekerasan Keluarga Kemanusiaan Kemendikbud Kemenhub KEMENPAN-RB Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Kilas Balik Bung Karno kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Koperasi Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal Kuliner Kutai Kartanegara Lakalantas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku Legislatif LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik lomba lari LPS Mahasiswa Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Mall Market Outlook Masjid Masker Mata Uang millenial Minuman Keras Minuman sehat Miras Mobil MOI Motivasi MPR Mudik Muhammadiyah Muharram Munas Musik Narkoba Narkotika Nasional Natal New Normal NKRI NU Office Olah Raga Olahraga Opini Organisasi Otomotif P Pagelaran Pahlawan Pameran Parawisata Pariwisata Partai Politik Pasar Pasar modal Patroli PC pe Pegadaian Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Peluncuran Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencurian Pendataan Pendidikan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengajian Pengamanan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Perpajakan Pers Pertamina Pertanian PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pinjam meminjam uang Polantas Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Pornografi Pra Kerja Pramuka Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik promo Property Prostitusi Public Expose Publik expose Puisi Pusat Perbelanjaan PWI Ragam Ramadhan Reksadana Relawan Jokowi Remisi Renungan resa Restoran Reward Robot Rumah Rumah sakit Rups RUU Saber Pungli Sahabat Anak Salon Samosir Sanitasi air.Lingkungan hidup Satlantas Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Senjata Sepak Bola Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Silaturahim Silaturrahim Smartphone Soekarno Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Suku bunga Sumatera Barat Sumatera Utara Sumut Superstore Suplemen Surat Terbuka Survei Survey susu Syariah Syawal Talkshow Tawuran Teknologi Terorisme Tiket Tips TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM umkm Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa UU Cipta Kerja UUD 1945 Valentine Day Virus Corona Walikota Wanita Wartawan Wirausaha Workshop

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA

PRO KONTRA RUU HIP

~> RUU HIP saat ini sedang Hangat Dipersoalkan, Karena Banyak Pihak yang telah Menolaknya, Baik dari Kalangan Ormas Hingga Partai Politik, Sehingga Terjadi Pro Dan Kontra.

<~ Memang Sebaiknya Persoalan Pancasila Tidak Usah Diganggu Gugat, Karna itu merupakan Landasan Dasar Dalam Berdirinya Negara Indonesia, Sudah Final Masalah Pancasila.

Link Terkait

close
Banner iklan disini