Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Pendaftaran Gelombang 69 Prakerja Diperpanjang. Buruan Gabung!


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 

Kabar gembira bagi kamu yang ingin mengikuti program Prakerja, sob! Pendaftaran Gelombang 69 Prakerja kini diperpanjang hingga Rabu, 5 Juni 2024. Ini artinya, buat kamu yang sudah membuat akun di Prakerja.go.id bisa klik tombol “Gabung Gelombang” pada dashboard kamu!


Ini adalah kesempatan emas bagi kamu yang belum sempat mendapatkan beasiswa pelatihan dari Prakerja. Program ini menawarkan berbagai manfaat untuk meningkatkan kompetensi dan membantu kamu mendapatkan pekerjaan, atau meningkatkan skill kamu sehingga bisa naik jabatan, juga membuat usaha sendiri. Jika kamu terpilih sebagai peserta, kamu akan mendapatkan banyak keuntungan, seperti:


- Pelatihan gratis dengan tipe, mulai dari tipe webinar, tipe tatap muka, dan tipe pembelajaran mandiri.


- Saldo pelatihan Rp3.500.000 yang dapat dimanfaatkan untuk membeli pelatihan berbagai bidang, seperti teknologi informasi, bisnis, pengembangan diri, desain grafis dan banyak lagi.


- Sertifikat GRATIS yang sudah dinyatakan kompeten akan mendapat jaminan Sertifikat Kompetensi Profesi dari BNSP sesuai dengan profesi yang telah dimiliki.


- Insentif.


Bagaimana cara mendaftarnya?


Pendaftaran Prakerja sangat mudah dan dapat dilakukan secara online melalui website https://dashboard.prakerja.go.id/. Berikut adalah langkah-langkahnya:


1. Buat akun Prakerja dengan menggunakan email dan nomor handphone Anda.


2. Verifikasi data diri Anda dengan mengunggah KTP dan KK.


3. Ikuti tes motivasi dan kemampuan dasar secara online.


4. Klik tombol “Gabung Gelombang” pada pembukaan gelombang.


5. Tunggu pengumuman kelulusan.


Jangan lewatkan kesempatan ini! Segera daftarkan dirimu di https://dashboard.prakerja.go.id/ dan raih peluang terbaik untuk meningkatkan kompetensi dan mendapatkan pekerjaan yang lebih baik.


Ingat! Pendaftaran Gelombang 69 Prakerja diperpanjang hingga Rabu, 5 Juni 2024.


Sebarkan informasi ini kepada teman dan keluarga kamu, sob, agar mereka juga tidak ketinggalan kesempatan ini! (Arianto)



Share:

Moeldoko : Pemerintah Cari Upaya Pendanaan untuk Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, menekankan perlunya alternatif pendanaan untuk Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN), agar kedepan kebijakan tentang Standar Satuan Biaya Operasional Pendidikan Tinggi pada PTN tidak menimbulkan kegaduhan di publik.

Moedoko menyampaikan ini usai memimpin Rapat Koordinasi bersama kementerian/lembaga membahas anggaran pendidikan tinggi, di gedung Bina Graha Jakarta, Kamis (30/5). Rapat koordinasi dihadiri perwakilan dari Kemendikbudristek, Kemenko PMK, Kementerian Keuangan, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Kementerian Agama, dan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri.

Untuk diketahui, rapat koordinasi digelar sebagai tindak lanjut dari hasil asesmen Kantor Staf Presiden terkait persoalan kenaikan UKT beberapa waktu sebelumnya. 

Hasil asesmen Kantor Staf Presiden menunjukkan salah satu penyebab persalan tersebut adalah keperluan penyelarasan antara alokasi Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (APBN) dengan implementasi Peraturan Pemerintah No 18/2022 tentang Pendanaan Pendidikan.

Lebih lanjut, Moeldoko mengatakan saat ini intervensi pemerintah melalui BOPTN baru bisa menutup sekitar 30 hingga 31 persen biaya penyelenggaraan pendidikan tinggi. Sisanya sekitar 70 persen berharap dari peran masyarakat melalui Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan Iuran Pengembangan Institusi (IPI).

“Idealnya 50 persen. Untuk itu dalam rapat tadi kita cari alternatif penambahan anggaran untuk BOPTN,” katanya.

Lebih lanjut, Moeldoko menegaskan biaya penyelenggaran pendidikan tinggi harus berpegang pada prinsip berkeadilan dan gotong royong. Untuk itu, Ia meminta agar pengelompokkan UKT tetap dilanjutkan. 

“Prinsip berkeadilan dan gotong royong ini maksudnya yang kaya membantu yang miskin. Leveling UKT ini juga dibutuhkan agar kampus juga nggak kebobolan,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Panglima TNI 2013-2015 ini juga meminta PTN mengoptimalkan aset untuk menambah pendapatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) non Uang Kuliah Tunggal dan Iuran Pengembangan Institusi. 

“Seluruh Rektor harus aktif mendayagunakan sarana prasarana aset kampus untuk berpikir bisnis sehingga income bertambah,” pungkasnya. (Arianto)


Share:

Prakerja Dapatkan Penghargaan Kehormatan Wenhui Award dari UNESCO sebagai Praktik Pendidikan Inovatif di Asia Pasifik


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto mengumumkan bahwa untuk pertama kalinya Indonesia, melalui Program Kartu Prakerja, berhasil mendapat prestasi di kompetisi Wenhui Award dengan meraih Honourable Mention untuk Inovasi Pendidikan. Wenhui Award telah berlangsung sejak 2010 dan merupakan ajang pengakuan dan penghargaan kepada individu atau lembaga yang telah berkontribusi untuk inovasi pendidikan di Kawasan Asia-Pasifik. Wenhui Award 2022 diikuti oleh 94 inovasi dari 25 negara. 

Wenhui Award ini diinisasi UNESCO Asia-Pacific Programme of Educational Innovation for Development (APEID) dengan Komisi Nasional Republik Rakyat Tiongkok untuk UNESCO. Pada Wenhui Award 2022 kali ini, Kamboja dan Pakistan berhasil memenangi ajang ini, sementara Indonesia dan Sri Lanka mendapatkan penghargaan khusus. 

Tema penghargaan kali ini adalah Inovasi Pendidikan untuk Pemulihan Pembelajaran. Selaras dengan tema tersebut, Program Kartu Prakerja dianggap berhasil berinovasi menjadi layanan publik dengan mengemban misi ganda. Misi utamanya tidak hanya melakukan program peningkatan kompetensi, produktivitas, daya saing dan pengembangan kewirausahaan sebagai bagian dari lifelong learning, namun sekaligus menjadi sekoci penyelamat pada saat pandemi. Inovasi ini menandakan sebuah pencapaian penting dalam upaya Indonesia untuk tidak berhenti menyediakan akses pendidikan inklusif serta berkualitas di sepanjang hayat. 

Prakerja adalah program pengembangan keterampilan skala besar pertama di Indonesia dengan implementasi digital secara end-to-end dan pendekatan yang berorientasi pada penerima. Program ini secara inovatif mendistribusikan beasiswa pelatihan dan bantuan tunai pasca pelatihan untuk individu usia produktif serta memberi kesempatan untuk belajar di luar pendidikan formal. Program ini krusial untuk mengoptimalkan bonus demografi sekaligus menjadi bagian penting dukungan Pemerintah kepada kelas menengah Indonesia. 

Inovasi Prakerja bertujuan untuk memberikan solusi atas keterbatasan waktu, penghasilan, dan informasi yang dihadapi oleh angkatan kerja kita untuk mengikuti pelatihan dan meningkatkan keterampilan. Namun di masa pandemi, Prakerja menjadi solusi efektif untuk pulih dari learning loss dan human capital loss yang dihadapi oleh para pekerja yang dirumahkan dan lulusan baru, melalui pelatihan online yang dapat diakses oleh semua orang termasuk kelompok rentan dari 514 kabupaten/kota se-Indonesia.

Merespons penghargaan dari UNESCO ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto, selaku Ketua Komite Cipta Kerja yang menyusun kebijakan dan mengendalikan Prakerja menyatakan, “Penghargaan ini merupakan simbol dari komitmen dan kerja keras semua pihak yang terlibat dalam Program Kartu Prakerja. Saya merasa bangga atas pengakuan internasional ini dan berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan keterampilan angkatan kerja di Indonesia.” 

Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU) atas dukungan penuh dan rekomendasi yang diberikan kepada Prakerja. Sejak diinisiasi pada 2010, Wenhui Award telah mengakui total 24 pemenang dan memberikan 36 Penghargaan Kehormatan kepada individu dan organisasi dari 21 negara yang berbeda di kawasan Asia-Pasifik. (Arianto)


Share:

Bangun Masa Depan, BAZNAS RI Gelar Pembinaan Karir Peserta Beasiswa Cendekia


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menggelar Pembinaan Karir Path dan Halal Bi Halal 1445 H bersama peserta Beasiswa Cendekia BAZNAS, sebagai upaya membangun masa depan yang lebih baik, Kamis (25/4/2024). 

Turut hadir dalam pembinaan tersebut Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA, Pimpinan BAZNAS Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA, Deputi BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, serta Cheif of Karier.mu Rangga Septiadi.

Pembinaan Peserta Beasiswa Cendekia BAZNAS dihadiri 70 peserta offline area Jabodetabek dan 3.179 peserta mengikuti pembinaan secara daring.

Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA, berpesan kepada para peserta beasiswa untuk menata masa depan. Karena itu, kehadiran beasiswa BAZNAS diharapkan dapat membantu para penerima beasiswa untuk lebih mempersiapkan diri masing-masing.

"BAZNAS ikut serta menata jenjang karir saudara-saudara semuanya. Mari raih jenjang karir itu bersama BAZNAS. Beasiswa BAZNAS diperuntukkan dalam rangka untuk mencapai tujuan tersebut," kata Kiai Noor.

Seperti para peraih beasiswa di Mesir, Kiai Noor berharap mereka dapat menjadi ilmuwan yang mampu mengaplikasikan ilmunya di tengah masyarakat.

"Yang di Mesir diharapkan menjadi ilmuwan-ilmuwan. ke depan, lulusan Mesir harapannya jenjang karir ke depan benar-benar memanfaatkan keilmuan tersebut," jelas Kiai Noor.

Karenanya, Kiai Noor meminta kepada para penerima beasiswa untuk tetap optimis dengan cara memanfaatkan beasiswa dari BAZNAS.

"Jangan pernah mundur dan optimis menatap masa depan. Apa yang diberikan BAZNAS jangan disia-siakan. Jenjang karir saudara-saudara harus jelas dan harus difikirkan," imbuhnya.

Sementara itu, Pimpinan BAZNAS Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan MA mengatakan, pembinaan ini merupakan jalan bagi BAZNAS dalam rangka mensejahterakan umat. 

Sehingga dengan adanya pembinaan ini, Saidah berharap para peserta dapat menjadi Muzaki di masa yang akan datang.

"Ini menjadi bagian dari jalan BAZNAS untuk menuju kesejahteraan," kata dia.

"Tentunya kalau kita sudah memiliki karier path yang jelas maka wajah-wajah optimis para Muzaki dan calon Muzaki itu ada di hadapan kita," imbuhnya.

"Semoga apa yang dilakukan BAZNAS selalu mendapatkan respon yang baik dengan kerja keras dari penerima beasiswa," pungkas Saidah. (Arianto)


Share:

Ketua Muda Tata Usaha Negara Mahkamah Agung Raih Gelar Profesor Kehormatan


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Ketua Muda Tata Usaha Negara Mahkamah Agung Dr. H. Yulius, S.H., M.H. meraih gelar Profesor Kehormatan (Honoris Causa) dari Universitas Diponegoro (Undip) pada Sabtu, 20 April 2024 di Gedung Prof. Soedarto Universitas Diponegoro Semarang.

Pemberian gelar ini berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Diponegoro nomor: 133/UN7.A/IV/2024 tentang Pengangkatan Dr. H. Yulius, S.H., M.H. sebagai Profesor Kehormatan/Honoris Causa Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah. Berkaitan dengan hal itu, penulisan nama lengkap Hakim asal Bukittinggi itu adalah Prof. (H.C. Undip) Dr. H. Yulius, S.H., M.H.

Profesor Yulius diberikan gelar tersebut karena kepakarannya dalam bidang Hukum Administrasi dan Hukum Acara Peradilan Tata Usaha Negara. Kepakaran tersebut dinyatakan telah memberikan kontribusi positif pada penegakan hukum di Indonesia melalui putusan-putusannya yang membawa paradigma baru bagi hakim-hakim peradilan TUN di seluruh Indonesia. 

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Mahkamah Agung, Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial, para Ketua Kamar Mahkamah Agung, para Hakim Agung, Hakim Ad Hoc, Rektor Undip, Ketua Senat Akademik Undip, Majelis Wali Amanat Undip, para hakim TUN dari seluruh Indonesia, Menteri Dalam Negeri Prof. Tito karnavian, Guru Besar Universitas Islam Indonesia Prof. Dr. Machfud MD, Guru Besar Universitas Indonesia Prof. Yusril Ihza Mahendra, Ketua KPK, dan lain-lain. 

Lebih lanjut, Suami dari Nelfaleni ini menyatakan bahwa pemberian gelar tersebut merupakan tambahan tanggung jawab baginya. Ia memohon doa agar ia diberikan kekuatan dan keistikamahan dalam menjaga integritasnya. 

“Saya mohon doa dan dukungannya, semoga gelar ini semakin memotivasi diri saya dalam menjaga integritas baik di bidang hukum maupun di bidang pendidikan,” harapnya.

Sementara itu, Prof. Yulius menyampaikan Pidato Pengukuhan dengan judul Peranan Putusan Peradilan Tata Usaha Negara dalam Penyelamatan Uang Negara. 

Sekilas tentang Prof. (H.C. Undip) Dr. H. Yulius, S.H., M.H.

Prof. Yulius merupakan pria kelahiran Bukittinggi, 17 Juli 1958. Alumnus Fakultas Hukum Universitas Andalas ini memulai karir hakimnya sebagai calon hakim di Pengadilan Negeri (PN) Padang pada 1984. Setahun setelahnya ia dimutasi ke PN Blangkejeren Aceh Tenggara untuk memulai tugasnya sebagai Hakim. 

Hakim yang suka bernyanyi ini pernah merangkap hakim PN sekaligus hakim Pengadilan Agama (PA) saat bertugas di Balai Asahan pada tahun 1989-1992. Saat itu, ia bercerita bahwa PA kekurangan hakim. 

Karirnya sebagai hakim Tata Usaha Negara dimulai pada tahun 1992 saat ia ditugaskan di Pengadilan Tata Usaha Negeri (PTUN) Manado hingga tahun 1996. Selanjutnya ia berpindah ke PTUN Jakarta (1996-2001).

Pada 2001 ia mulai mendapat kepercayaan sebagai pimpinan pengadilan. Diawali sebagai Wakil Ketua PTUN Semarang pada 2001-2003. 

Kemudian dipercaya sebagai Ketua PTUN Pekanbaru pada 2003-2005. Setelah itu ia dilantik menjadi Hakim Tinggi pada Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Medan pada 2005-2006, Hakim Tinggi pada PTTUN Jakarta pada 2006 sampai 2010. 

Alumnus program Magister Ilmu Hukum Universitas Krisna Dwipayana semakin memantapkan karirnya sebagai hakim, hal ini terbukti dengan ia mengikuti seleksi Hakim Agung pada 2010. Setelah melewati beragam tes uji kelayakan dan kepatutan, ia dinyatakan lulus dan dilantik sebagi Hakim Agung pada 2010 hingga sekarang. Selang 12 tahun setelahnya yaitu tahun 2022 ia dilantik menjadi Ketua Muda Tata Usaha Negara. 

Selain menjalani tugasnya sebagai hakim, alumnus program Pasca Sarjana Doktor Ilmu Hukum Universitas Padjadjaran ini juga rajin mengisi seminar baik skala nasional maupun internasional. Ia juga aktif menulis jurnal dan buku sesuai dengan kepakarannya, salah satu bukunya berjudul Pemeriksaan Sengketa Tindakan Pemerintahan di Peradilan Tata Usaha Negara. 

Prof. Yulius memberikan hormat kepada para Guru Besar
Bukan Sekedar Gelar

Dalam sambutan pengukuhan, Rektor Undip Prof. Dr. Yos Johan Utama, S.H., M.Hum. menyatakan bahwa pemberian gelar Profesor Kehormatan bukan sekedar pemberian gelar namun sebuah pencapaian terhadap dedikasi yang bersumber dari kepakaran ilmu pengetahuan. Gelar kehormatan ini juga merupakan simbol kematangan jiwa dan integritas. 

Pemberian gelar ini, menurut Rektor, melalui proses yang sangat ketat. Beberapa di antaranya yaitu penilaian attitude, integritas, dan lainnya. Penerima gelar juga harus memiliki kepakaran dalam suatu bidang ilmu. Kepakaran tersebut harus mendapat pengakuan bukan hanya di skala nasional namun juga internasional. 

Di Undip, lanjut Rektor, pemberian gelar kehormatan dilakukan melalui seleksi yang sangat ketat, untuk itu Undip hanya memiliki 10 guru besar. 

Para penerima gelar kehormatan ini memiliki kewajiban untuk menjaga nama baik Undip dan berkontrubusi pada Bangsa dan Negara. Mereka diharapkan bisa menyumbangkan tenaga dan fikiran bukan hanya bagi Undip, namun juga bangsa, dan negara. (Arianto)


Share:

Rayakan IdulFitri 1445, Mahkamah Agung Gelar Halalbihalal


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Mengawali hari setelah libur Hari Raya Idulfitri 1445 H, Mahkamah Agung merayakan hari raya Idulfitri bersama dengan
menyelenggarakan Halalbihalal di Balairung Mahkamah Agung Jakarta, Selasa (16/04/2024). 

Acara yang bernuansa kekeluargaan ini diikuti oleh seluruh pimpinan Mahkamah Agung, Hakim Agung, Hakim Ad Hoc, para Pejabat Eselon 1-4, para Hakim Yustisial, para Pejabat Fungsional dan seluruh staf Mahkamah Agung.

Turut hadir dalam acara ini, Ketua Mahkamah Agung periode 2001-2008 Prof. Dr. Bagir Manan, S.H., M.CL., Ketua Mahkamah Agung periode 2009-2012 Dr. Harifin A. Tumpa, S.H., M.H., Ketua Mahkamah Agung Periode 2012-2020 Prof. Dr. M. Hatta Ali, S.H., M.H., serta mantan Ketua Kamar Mahkamah Agung dan yang lainnya.

Kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan ikatan sillaturrahim keluarga besar Mahkamah Agung dan saling bermaaf-maafan. Selain itu, acara ini juga untuk mewujudkan hubungan yang lebih baik, sehingga dapat meningkatkan semangat dan spirit kerja seluruh jajaran untuk menciptakan Badan Peradilan yang Agung.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Mahkamah Agung, Prof. Dr. H. M. Syarifuddin, S.H., M.H. mengucapkan selamat hari raya Idulfitri 1445 H kepada seluruh pegawai Mahkamah Agung dan para tamu undangan yang hadir. 

Selanjutnya, para pejabat dan seluruh pegawai Mahkamah Agung yang hadir secara bergiliran bersalaman dengan jajaran Pimpinan Mahkamah Agung, Hakim Agung, Hakim Ad Hoc, para Pejabat Eselon I dan tamu undangan. (Arianto)


Share:

Peringati HUT ke-21, SEVIMA Buka Beasiswa Penuh Kuliah Sarjana & Magister untuk 20 Anak


Duta Nusantara Merdeka | Rungkut Surabaya 
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun SEVIMA yang ke-21, SEVIMA kembali menggelar program beasiswa bertajuk SEVIMA Mencari Siswa Bertalenta (SEMESTA). Beasiswa yang sudah digelar untuk enam kali berturut-turut ini, akan memberikan beasiswa penuh untuk 20 anak yang ingin berkuliah sarjana (S1) dan magister (S2).

Dalam peluncuran beasiswa, Selasa (05/03), Sugianto Halim, M.M.T., CEO SEVIMA, menyatakan bahwa program Beasiswa SEMESTA telah memasuki tahun keenam pelaksanaannya. Di tahun 2024, SEVIMA berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh kepada 20 talenta terbaik dengan menyediakan beasiswa berupa pembebasan biaya uang semester sampai mereka menyelesaikan pendidikannya. Lebih dari itu, terdapat juga kesempatan emas bagi para penerima beasiswa untuk bergabung dan mendapatkan kontrak kerja bersama SEVIMA.

Program Beasiswa SEMESTA Batch 6 kali ini menghadirkan sebuah terobosan baru, dengan membuka kesempatan tidak hanya bagi calon mahasiswa jenjang S1, tetapi juga bagi mereka yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang S2.

"Ini adalah tahun yang spesial bagi kami, karena selain menyediakan beasiswa untuk pendidikan S1, kami juga membuka peluang bagi para talenta yang ingin melanjutkan studi ke jenjang S2 untuk mendapatkan beasiswa pascasarjana. Kami berharap ini dapat membantu lebih banyak talenta muda berprestasi untuk menggapai cita-cita mereka," ujar Sugianto Halim, Selasa (05/03/2024), dalam Peringatan HUT SEVIMA di SEVIMA Tower, Rungkut Surabaya Jawa Timur.

Pilihan Kampus & Cara Pendaftaran

Beasiswa SEMESTA diberikan untuk jenjang pendidikan S1 dan S2 dengan sistem kuliah Pendidikan Jarak Jauh (PJJ). Khusus jenjang S1 ada dua kampus yang bisa menjadi pilihan yakni Universitas Bina Nusantara dan Universitas Siber Asia dengan pilihan program studi Teknik Informatika dan Sistem Informasi. Peserta harus memenuhi persyaratan seperti Warga Negara Indonesia (WNI), lulusan SMA/SMK sederajat, usia maksimal 20 tahun, dan tidak terikat dengan beasiswa lainnya. Beasiswa akan diberikan kepada 16 siswa bertalenta.

Sementara untuk jenjang S2, peserta dapat memilih kampus negeri dan swasta seperti Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Binus University, Universitas Ciputra, dan Telkom University. Program studi yang dapat dipilih antara lain Magister Teknik Informatika (MTI) dan Magister Manajemen Sistem Informasi (MMSI). Persyaratan yang harus dipenuhi pun tidak juah berbeda yakni WNI, usia maksimal 30 tahun, tidak terikat dengan beasiswa lain, serta bersedia bekerja di Surabaya apabila mendapatkan kontrak kerja. Beasiswa akan diberikan kepada 4 mahsiswa bertalenta di bidangnya.

Pendaftaran Beasiswa SEMESTA dibuka hingga 18 Juni 2024. Bagi yang berminat bisa mendaftar melalui website Maukuliah di maukuliah.id/beasiswa-semesta. Bagi peserta yang memenuhi syarat akan mengikuti tahapan seleksi mulai dari ujian online dengan sistem Computer Based Test (CBT), seleksi psikotes, hingga presentasi dan wawancara.

Beasiswa SEMESTA tidak hanya menawarkan dukungan finansial penuh selama masa studi, tapi juga kesempatan untuk mendapatkan pelatihan keterampilan digital yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini dan masa depan. Ini merupakan kesempatan yang sangat berharga, mengingat laju perkembangan teknologi yang sangat cepat dan kebutuhan industri yang terus berubah.

“Jadi, tunggu apalagi? Segera persiapkan dan daftarkan diri kamu melalui maukuliah.id/beasiswa-semesta. Jangan lupa juga pantau website maukuliah.id dan juga Instagram maukuliah.id untuk mendapatkan informasi selanjutnya. Good luck!,” pungkas Sugianto Halim.

Didukung Berbagai Tokoh & Instansi Pemerintahan
Peluncuran Beasiswa SEMESTA ini juga memperoleh dukungan berbagai tokoh dan instansi pemerintahan. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, dalam sambutannya, mengingatkan siswa-siswi madrasah untuk tidak melewatkan kesempatan beasiswa yang terbuka untuk semua kalangan ini. Siswa madrasah, lanjutnya, juga sangat kompeten untuk berkiprah di bidang IT. “Program Beasiswa SEMESTA merupakan investasi terbaik masa depan bangsa, untuk memfasilitasi siswa-siswi madrasah dalam berkuliah di jurusan Informatika dan mendukung visi Pemerintah SDM Unggul Indonesia Maju!,” ujar menteri yang akrab disapa Gus Yaqut ini.

Dukungan juga diberikan oleh plt Direktur Jendral Pendidikan Tinggi Kemendikbudristek Prof Ir Nizam MSc PhD. Menurutnya Beasiswa SEMESTA merupakan program nyata yang dilakukan oleh industri untuk ikut serta melahirkan talenta di bidang IT.

"Saya mengapresiasi inisiatif SEVIMA yang peduli dan turut mendorong lahirnya talenta-talenta di bidang IT melalui program nyata dalam bentuk Beasiswa SEMESTA. Semangat gotong royong semacam ini sangat penting untuk mengakselerasi kemajuan SDM di Indonesia," pungkas Dirjen Nizam. (Arianto)




Share:

Peringati HUT ke-21, SEVIMA Berikan Beasiswa SEMESTA untuk 20 Anak


Duta Nusantara Merdeka | Surabaya 
Memperingati Hari Ulang Tahun SEVIMA yang ke-21, SEVIMA kembali menggelar program beasiswa bertajuk SEVIMA Mencari Siswa Bertalenta (SEMESTA). Beasiswa yang sudah digelar untuk enam kali berturut-turut ini, akan memberikan beasiswa penuh untuk 20 anak yang ingin berkuliah sarjana (S1) dan magister (S2).

Dalam peluncuran beasiswa, Kamis (29/02), Sugianto Halim, M.M.T., CEO SEVIMA, menyatakan, program Beasiswa SEMESTA telah memasuki tahun keenam pelaksanaannya. Di tahun 2024, SEVIMA berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh kepada 20 talenta terbaik dengan menyediakan beasiswa berupa pembebasan biaya uang semester sampai mereka menyelesaikan pendidikannya. 

Lebih dari itu, terdapat juga kesempatan emas bagi para penerima beasiswa untuk bergabung dan mendapatkan kontrak kerja bersama SEVIMA. Program Beasiswa SEMESTA Batch 6 kali ini menghadirkan sebuah terobosan baru, dengan membuka kesempatan tidak hanya bagi calon mahasiswa jenjang S1, tetapi juga bagi mereka yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang S2.

"Ini adalah tahun yang spesial bagi kami, karena selain menyediakan beasiswa untuk pendidikan S1, kami juga membuka peluang bagi para talenta yang ingin melanjutkan studi ke jenjang S2 untuk mendapatkan beasiswa pascasarjana. Kami berharap ini dapat membantu lebih banyak talenta muda berprestasi untuk menggapai cita-cita mereka," ujar Sugianto Halim, Kamis (29/02/2024), dalam Peringatan HUT SEVIMA di SEVIMA Tower, Rungkut Surabaya Jawa Timur.

Pilihan Kampus & Cara Pendaftaran

Beasiswa SEMESTA diberikan untuk jenjang pendidikan S1 dan S2 dengan sistem kuliah Pendidikan Jarak Jauh (PJJ). Khusus jenjang S1 ada dua kampus yang bisa menjadi pilihan yakni Universitas Bina Nusantara dan Universitas Siber Asia dengan pilihan program studi Teknik Informatika dan Sistem Informasi. Peserta harus memenuhi persyaratan seperti Warga Negara Indonesia (WNI), lulusan SMA/SMK sederajat, usia maksimal 20 tahun, dan tidak terikat dengan beasiswa lainnya. Beasiswa akan diberikan kepada 16 siswa bertalenta.

Sementara untuk jenjang S2, peserta dapat memilih kampus negeri dan swasta seperti Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Binus University, Universitas Ciputra, dan Telkom University. Program studi yang dapat dipilih antara lain Magister Teknik Informatika (MTI) dan Magister Manajemen Sistem Informasi (MMSI). Persyaratan yang harus dipenuhi pun tidak juah berbeda yakni WNI, usia maksimal 30 tahun, tidak terikat dengan beasiswa lain, serta bersedia bekerja di Surabaya apabila mendapatkan kontrak kerja. Beasiswa akan diberikan kepada 4 mahsiswa bertalenta di bidangnya.

Pendaftaran Beasiswa SEMESTA dibuka hingga 18 Juni 2024. Bagi yang berminat bisa mendaftar melalui website Maukuliah https://maukuliah.id/beasiswa-semesta. Bagi peserta yang memenuhi syarat akan mengikuti tahapan seleksi mulai dari ujian online dengan sistem Computer Based Test (CBT), seleksi psikotes, hingga presentasi dan wawancara.

Beasiswa SEMESTA tidak hanya menawarkan dukungan finansial penuh selama masa studi, tapi juga kesempatan untuk mendapatkan pelatihan keterampilan digital yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini dan masa depan. Ini merupakan kesempatan yang sangat berharga, mengingat laju perkembangan teknologi yang sangat cepat dan kebutuhan industri yang terus berubah.

“Jadi, tunggu apalagi? Segera persiapkan dan daftarkan diri kamu melalui https://maukuliah.id/beasiswa-semesta. Jangan lupa juga pantau website maukuliah.id dan juga Instagram maukuliah.id untuk mendapatkan informasi selanjutnya. Good luck!,” pungkas Sugianto Halim.

Didukung Berbagai Tokoh & Instansi Pemerintahan

Peluncuran Beasiswa SEMESTA ini juga memperoleh dukungan berbagai tokoh dan instansi pemerintahan. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, dalam sambutannya, mengingatkan siswa-siswi madrasah untuk tidak melewatkan kesempatan beasiswa yang terbuka untuk semua kalangan ini. Siswa madrasah, lanjutnya, juga sangat kompeten untuk berkiprah di bidang IT. 

“Program Beasiswa SEMESTA merupakan investasi terbaik masa depan bangsa, untuk memfasilitasi siswa-siswi madrasah dalam berkuliah di jurusan Informatika dan mendukung visi Pemerintah SDM Unggul Indonesia Maju!,” ujar menteri yang akrab disapa Gus Yaqut ini.

Dukungan juga diberikan oleh plt Direktur Jendral Pendidikan Tinggi Kemendikbudristek Prof Ir Nizam MSc PhD. Menurutnya Beasiswa SEMESTA merupakan program nyata yang dilakukan oleh industri untuk ikut serta melahirkan talenta di bidang IT.

"Saya mengapresiasi inisiatif SEVIMA yang peduli dan turut mendorong lahirnya talenta-talenta di bidang IT melalui program nyata dalam bentuk Beasiswa SEMESTA. Semangat gotong royong semacam ini sangat penting untuk mengakselerasi kemajuan SDM di Indonesia," pungkas Dirjen Nizam. (Arianto)


Share:

Kuliah Umum Awali Kerjasama Universitas Kuningan dan PERATIN


Duta Nusantara Merdeka | Kuningan 
Kuliah umum dengan tema “Perkembangan Hukum Teknologi Informasi Peluang dan Tantangan” bagi puluhan mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Universitas Kuningan (Uniku) mengawali penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Uniku dan Perkumpulan Advokat Teknologi Informasi Indonesia (PERATIN) di Gedung Student Center (SC) Iman Hidayat Kampus I Uniku, Kuningan, Jawa Barat, Selasa (27/02/2024).

Atas persetujuan Rektor Uniku Dr. H. Dikdik Harjadi, M.Si., Wakil Rektor IV, Dr. Haris Budiman, S.H., M.H. mewakili Uniku dan Kamilov Sagala, S.H., M.H. selaku Ketua Umum mewakili PERATIN menandatangani MoU yang didampingi Ketua Dewan Pengawas PERATIN Jemy Tommy, S.H., S.E., M.M., Ph.D.

Selanjutnya, Dr. Suwari Akhmaddhian, M.H., dan Dikha Anugrah, M.H., dengan Kamilov Sagala, M.H bersama-sama menandatangani MoA (Memorandum of Agreement) serta IA (Implementation Arraengement).

“Tentu kita sangat berharap teman-teman semua bisa memanfaatkan peluang ini dengan baik,” ujar Dekan FH Uniku Dr. Suwari Akhmaddhian, M.H. dalam mengawali sambutannya.

Suwari menjelaskan, kedepan nanti akan ada kegiatan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) khususnya untuk alumni dan semester 8.

“Alhamdulilah saya sangat bersyukur kepada PERATIN yang berbagi ilmunya kepada pihak kami, sehingga (mahasiswa) kami diberikan kesempatan untuk belajar tentang bagaimana melakukan advokasi,” ujar Suwari mengapresiasi Kuliah Umum dari Ketum PERATIN kepada mahasiswa FH Uniku.

Sementara itu, Wakil Rektor IV, Dr. Haris Budiman, M.H., dalam sambutannya, mengatakan salah satu indikator kinerja utama Perguruan Tinggi yang dicanangkan oleh kementerian adalah menghadirkan praktisi ke kampus dan program studi melakukan kerjasama dengan pihak terkait.

“Jadi dari ke 8 indikator ini, 2 indikator pada hari ini sudah dilakukan oleh Fakultas Hukum, menghadirkan praktisi dan melakukan kerjasama. Tentu saja ini adalah prestasi yang luar biasa,” ujarnya.

Mewakili pimpinan Universitas Kuningan, Ia menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas kerjasama yang dilakukan antar PERATIN dan Uniku, sekaligus kepada Kamilov selaku narasumber Kuliah Umum yang berkaitan dengan masalah perkembangan teknologi dan informasi di dunia pendidikan.

“Saya berpesan kepada teman-teman (mahasiswa) untuk bisa mendengarkan, memaknai apa yang disampaikan. Sehingga kita punya gambaran bagaimana sebenarnya perkembangan teknologi dan informasi dengan dunia kita dan dunia hukum,” harapnya. 

Pada kesempatan terpisah, Sekjen PERATIN Ir. Soegiharto Santoso, SH mengapresiasi penandatangan MoU, MoA, dan IA antara Uniku dengan PERATIN. “Saya senang dan mengapresiasi kegiatan tersebut, karena kerjasama dengan kampus merupakan salah satu hal penting bagi PERATIN. Salah satu tujuan PERATIN adalah memberi kontribusi dalam mencetak advokat-advokat IT yang profesional untuk menuju Indonesia yang berdaulat secara digital,” tutur Hoky sapaan akrabnya yang juga menjabat sebagai Ketum DPP APTIKNAS dan Ketum DPP APKOMINDO, di Jakarta, Rabu (28/2/2024). (Arianto)


Share:

SMP Islam Al Azhar 4 Kemandoran Gelar Stop Bullying dan Kekerasan di Sekolah


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
SMP Islam Al Azhar 4 Kemandoran bekerjasama dengan artis artis ibukota serta Binmas Polres Metro Jakarta Selatan menggelar Pembinaan Penyuluhan dan Pembinaan Ketertiban Masyarakat mengusung tema "Stop Bullying dan Kekerasan di Sekolah". Kegiatan ini diselenggarakan di masjid Aula SMP Islam Al Azhar 4 kemandoran Jakarta, Rabu (28/02/2024).
 
"Kegiatan ini adalah dalam rangka mensosialisasikan anti-bullying dan pencegahan kekerasan di sekolah. Ada tiga sekolah yang dipilih oleh Polres Metro Jakarta Selatan, yaitu SMA 70, SMP, dan SMA Labschool. Hari ini adalah puncak acara diadakan di SMP Islam 4 Kemandoran," kata Rujiman, Kepala Sekolah SMP Al-Azhar di Jakarta, kepada awak media usai acara.

Rujiman melihat acara ini sebagai tindakan positif, karena lembaga terkait peduli dengan penanganan kasus bullying yang sedang marak di sekolah. Dengan adanya acara ini, anak-anak dapat mengantisipasi tindakan anti-bullying dan tidak takut menghadapi tekanan dari orang lain. Mereka juga dapat terbuka terhadap bapak dan ibu guru ketika menghadapi situasi bullying.

Selain itu, Rujiman menegaskan, SMP Al-Azhar juga melaksanakan kegiatan-kegiatan yang berbasis keislaman, seperti tadarus (menghafal Alquran) dan kegiatan ekstrakurikuler. Salah satu ekskul yang ada di SMP Al-Azhar adalah seni beladiri, dan anak-anak di sini bahkan sudah pernah menjuarai kejuaraan nasional dalam bidang seni bela diri. Setiap hari Kamis, mereka berlatih bersama-sama sebagai bagian dari program kurikuler. 

Turut hadir dalam kegiatan ini, artis ibu kota seperti Atta Halilintar, Bebi Kumalasari, serta pengacara kondang Sunan Kalijaga, dan beberapa tokoh agama dan tokoh masyarakat di wilayah Kemandoran, serta para murid lainnya.

Reporter: Lakalim Adalin
Editor: Arianto 


Share:

LPEM FEB UI: Rekomendasi Kebijakan Peningkatan Investasi PLTP dalam Mempercepat Laju Peningkatan Panas Bumi Di Indonesia


Duta Nusantara Merdeka | Depok 
Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) meluncurkan White Paper yang berjudul "Analisis Bisnis dan Kebijakan untuk Mendorong Investasi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di Indonesia” di Jakarta, Senin (05/02/2024). White Paper ini secara komprehensif menelaah berbagai aspek yang berperan penting dalam pengembangan bisnis panas bumi di Indonesia, khususnya dari segi teknis, regulasi, dan finansial. Buku Putih ini juga menawarkan sejumlah rekomendasi kebijakan yang ditujukan untuk meningkatkan investasi PLTP untuk mempercepat laju peningkatan bauran energi panas bumi di Indonesia.
 
Mohamad Dian Revindo, Ph.D, Wakil Kepala LPEM FEB UI Bidang Pendidikan dan Pelatihan menyampaikan dalam kata sambutannya di Kampus UI Depok, “White Paper ini secara cermat melakukan evaluasi mendalam terhadap kondisi saat ini, melibatkan analisis menyeluruh terkait regulasi dan lanskap investasi dalam bisnis energi panas bumi di Indonesia. Dengan fokus pada tantangan dan peluang yang ada, kami berkomitmen untuk memberikan pandangan yang objektif guna mendukung pemangku kepentingan dalam mengambil kebijakan yang terinformasi”.

Pada kesempatan yang sama, Dr. Alin Halimatussadiah, Kepala Green Economy and Climate Research Group, LPEM FEB UI melanjutkan dengan pemaparan temuan studi. Pemaparan studi dimulai dengan pemahaman terkait sifat dan risiko alami dari segi teknis, regulasi, dan finansial untuk memberikan konteks terhadap tantangan dan peluang untuk investasi bisnis panas bumi. Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan rekomendasi harga yang merupakan hasil permodelan finansial tim LPEM FEB UI. Dr. Alin menutup presentasinya dengan menyampaikan rekomendasi regulasi yang dapat memperkuat ekosistem dan mendorong investasi panas bumi di Indonesia.

White Paper ini berperan menghadirkan identifikasi strategi penetapan harga dan kontrak yang efektif untuk proyek pembangkit listrik energi panas bumi, serta kondisi pemungkin yang dapat mendorong investasi panas bumi. Pada akhirnya, dokumen ini ditujukan untuk memberikan masukan terhadap berbagai pemangku kepentingan untuk memajukan bisnis panas bumi di Indonesia.  

Sementara itu, Harris Yahya, S.T., M.T., Direktur Panas Bumi, Direktorat Jenderal EBTKE Kementerian ESDM mengatakan, "Kami menyambut baik inisiatif dari LPEM FEB Universitas Indonesia dalam meluncurkan White Paper mengenai Analisis Bisnis dan Kebijakan untuk Mendorong Investasi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di Indonesia. Inisiatif ini sesuai dengan visi pemerintah untuk memperkuat sektor energi panas bumi sebagai bagian integral dari portofolio energi nasional”.  

Peluncuran Buku Putih ini diharapkan dapat menjadi sumber pengetahuan yang berharga bagi para praktisi, akademisi, dan pembuat kebijakan yang tertarik dalam menggali potensi energi panas bumi di Indonesia. Kami mengundang seluruh pihak yang peduli terhadap perkembangan energi berkelanjutan untuk mempelajari studi yang dilakukan oleh LPEM FEB UI".

Sebagai penutup, Pemerintah berkomitmen untuk bekerja sama dengan semua pihak terkait guna mencapai target strategis pembangunan sektor energi panas bumi di Indonesia. “Terima kasih kepada LPEM FEB Universitas Indonesia atas kontribusinya dalam mengakselerasi perkembangan energi terbarukan di negeri ini", ujar Harris Yahya. (Arianto)





Share:

Isnan Hari Mardika: Pernyataan Sikap IDM-PTM Terkait Pemilu 2024


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Dalam menyikapi persiapan Pemilu 2024, Isnan Hari Mardika, Ketua Ikatan Dosen Muda Perguruan Tinggi Muhammadiyah (IDM-PTM), menegaskan prinsip-prinsip penting yang perlu dipegang teguh oleh perguruan tinggi dan kaum cendekia. Mardika menyoroti:

1. Pluralitas Pikiran di Universitas: Menekankan bahwa universitas adalah tempat tumbuhnya pemikiran plural dan tidak dapat diseragamkan. Menolak ide bahwa sikap tertentu mewakili seluruh institusi.

2. Kehati-hatian Kaum Cendekia dalam Respons Publik: Menyatakan bahwa dalam merespon isu publik, kaum cendekia harus berhati-hati agar tidak menjadi alat politik yang merugikan peran intelektualitas.

3. Peringatan terhadap Mobilisasi Politik Kaum Cendekia: Menyoroti risiko salah tafsir terkait mobilisasi kaum cendekia yang dapat dianggap sebagai upaya pemihakan atau delegitimasi politik.

4. Pemihakan Intelektual pada Nilai dan Prinsip: Menekankan bahwa pemihakan intelektual harus didasarkan pada nilai dan prinsip, bukan pada kelompok atau calon tertentu.

5. Tidak Terlibat dalam Politik Rendahan: Mendorong perguruan tinggi dan kaum cendekia untuk tidak terlibat dalam politik rendahan dan berfokus pada aspirasi publik.

6. Menyesuaikan Suara dengan Aspirasi Publik: Menyarankan agar suara perguruan tinggi dan kaum cendekia sejalan dengan aspirasi masyarakat.

7. Menghindari Politik Sentimen dan Narasi Ketakutan: Mengajak perguruan tinggi untuk mendorong politik yang berkemajuan dan meninggalkan modus politik yang memanfaatkan sentimen dan narasi ketakutan.

8. Fokus pada Edukasi Publik: Menyatakan bahwa perguruan tinggi harus fokus pada penyuluhan dan edukasi publik untuk memilih secara demokratis dan berintegritas.

9. Menahan Diri dari Narasi Ketakutan dan Demonisasi Politik: Mengingatkan agar tidak menyebarkan narasi ketakutan, tuduhan kecurangan pemilu, dan demonisasi politik yang dapat memanasan suhu politik.

Pemilu adalah ajang kontestasi putra-putri terbaik bangsa untuk melanjutkan estafet kepemimpinan. Diantara jutaan anggota timses di masing-masing kubu, adanya oknum nakal adalah niscaya. "Kawal dan awasi prosesnya, laporkan kecurangannya, sanksi oknumnya, tindak secara proporsional sesuai ketentuan yang berlaku. Tak perlu secara berlebihan melabeli kubu tertentu curang," pungkasnya.

Reporter: Lakalim Adalin
Editor: Arianto 

.
Share:

Tingkatkan inklusi keuangan, 11,1 juta Penerima Prakerja Pertama kali ter-KYC


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Program Kartu Prakerja (“Prakerja”), inisiatif pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi masyarakat Indonesia, telah mencatat pencapaian signifikan dalam mendorong inklusi keuangan. Prakerja berhasil membantu 5 juta orang untuk membuka rekening bank dan e-wallet pertama mereka, serta total 11,1 juta orang telah ter-KYC pertama kali sejak mereka menjadi Penerima Prakerja. Angka ini menunjukkan bahwa Prakerja telah menjadi contoh nyata dampak positif program pemerintah terhadap perekonomian digital.

Sejalan dengan Buku Putih Strategi Nasional Ekonomi Digital Indonesia yang disusun oleh Menko Perekonomian, Prakerja melihat pentingnya memanfaatkan potensi digital yang dimiliki Indonesia. 

Khususnya di sektor layanan keuangan yang telah mencapai tingkat kematangan digital yang tinggi. Karena itu, inklusi keuangan menjadi sangat penting. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi langkah nyata dalam mengukuhkan komitmen Prakerja untuk ikut serta mendukung pertumbuhan inklusi finansial.

"Kami menyambut baik kerjasama yang dibangun antara OJK dan Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja (atau PMO) dalam mendorong inklusi keuangan dan literasi keuangan ini. Apalagi Prakerja adalah program peningkatan keterampilan berskala besar." ujar Mohammad Rudy Salahuddin, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, Kemenko Perekonomian dalam keterangan tertulis, Jum'at (02/02/2024).

Survei Evaluasi Prakerja 2020-2023 menunjukkan hasil yang signifikan dalam penggunaan e-wallet di mana dari 5 juta Penerima yang terinklusi, sebanyak 4,6 juta Penerima pertama kali memiliki e-wallet dan 500 ribu Penerima lainnya memiliki rekening bank untuk pertama kalinya. Selain itu, riset yang dilakukan oleh World Bank dan TNP2K (2022) menunjukkan bahwa hampir 90% penerima manfaat menganggap bahwa Kartu Prakerja telah menyediakan cukup pilihan Penyedia Jasa Pembayaran (PJP). 

Ditambah, 96,4% penerima merasa puas terhadap mekanisme pembayaran insentif yang cepat. Pencapaian ini sangat penting, terutama dalam mendorong inklusi keuangan dari peserta di pulau-pulau terluar Indonesia.

"Prakerja berhasil mendorong inklusi keuangan, sudah ada 11.169.587 yang ter-KYC. Keberhasilan ini karena Prakerja memaksa ekosistem kami digital. Ditambah lagi dengan contact center yang handal, sehingga mereka yang belum paham bisa menjelaskan kepada peserta. JadiPrakerja bisa diakses oleh siapapun termasuk penyandang disabilitas", ujar Denni Puspa
Purbasari sebagai Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja. 

Prakerja tidak hanya inklusif tetapi juga menekankan pada keamanan dalam penyaluran insentif. E-KYC Prakerja, yang terintegrasi dengan 6 Mitra Pembayaran Prakerja termasuk 2 bank konvensional dan 4 e-wallet, telah memastikan penyaluran dana yang aman serta mendorong peserta untuk memverifikasi rekeningnya saat berpartisipasi pada program Prakerja. Inisiatif ini menjadi katalisator dalam penerapan konsep G2P 4.0, yang menggabungkan inklusivitas keuangan dengan teknologi digital.

Pencapaian ini sejalan dengan target Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) yang menetapkan tujuan mencapai angka literasi keuangan sebesar 65% dan inklusi keuangan 93% pada tahun 2027.

Dalam rangka mencapai target ini, Prakerja telah secara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (“PKS”) dengan OJK untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia. Prakerja dipilih sebagai mitra strategis OJK berkat dampak signifikan yang dihasilkan oleh program dalam menjangkau dan memberdayakan masyarakat Indonesia melalui pengembangan keterampilan.

Sementara itu, Frederica Widyasari Dewi, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK menunjukkan dukungan penuh dan harapan akan dampak yang lebih besar dengan adanya kolaborasi ini, “Kami mengucapkan terimakasih kita bisa berada di hari ini untuk kerjasama OJK dengan Prakerja. Kerjasama ini merupakan manifestasi dari komitmen kami untuk terus berinovasi dan berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui edukasi keuangan," pungkasnya.

Melalui kerjasama antara Prakerja dan OJK, peserta Prakerja dapat mengakses berbagai modul literasi keuangan OJK. Adapun beberapa modul yang tersedia diantaranya adalah Modul Perencanaan Keuangan, Modul Pasar Modal, Modul Perusahaan Pembiayaan, Modul Digital Financial Literacy, dan sebagainya. Kerjasama ini diharapkan tidak hanya meningkatkan literasi keuangan, tetapi juga membuka jalan bagi inklusi keuangan yang lebih luas, memberikan akses kepada masyarakat untuk memahami dan mengelola keuangan mereka dengan lebih baik.

Prakerja telah membuktikan dirinya sebagai motor penggerak dalam upaya peningkatan inklusi keuangan di Indonesia. Dengan hasil yang telah dicapai, program ini tidak hanya membantu individu dalam mengembangkan keterampilan mereka, tetapi juga memainkan peran penting dalam transformasi ekonomi digital Indonesia. Selain penandatanganan MoU, rangkaian acara juga diikuti dengan diskusi panel yang mendalam tentang cara-cara efektif untuk meningkatkan literasi keuangan di kalangan masyarakat Indonesia. Adapun panel tersebut turut diisi oleh Aman Sentosa (Direktur Literasi & Edukasi Keuangan OJK), Keukeu Komalasari (Asisten Deputi Bantuan dan Subsidi Tepat Sasaran Kemenko PMK), Chairul Saleh (Asisten Deputi Peningkatan Produktivitas Tenaga Kerja Kemenko Perekonomian), dan Denni Puspa Purbasari (Direktur Eksekutif MPPKP). 

Diskusi panel tersebut pun dihadiri oleh anggota asosiasi layanan keuangan seperti Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) serta anggota Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), serta Mitra Pembayaran dan Platform Digital Ekosistem Prakerja. Kegiatan ini menandai awal dari serangkaian inisiatif bersama antara Prakerja dan OJK, yang akan terus berfokus pada peningkatan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia terutama pada peningkatan Literasi Keuangan dan Inklusi Keuangan melalui Program Kartu Prakerja. (Arianto)


Share:

Astra Life: Tips Wujudkan Resolusi Proteksi Finansial Keluarga di Tahun Baru 2024


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Memasuki awal tahun baru 2024 saatnya wujudkan proteksi finansial keluarga berupa asuransi jiwa maupun kesehatan agar tidak jadi angan-angan semata. Proteksi finansial untuk keluarga menjadi penting demi menjaga keamanan finansial jangka pendek serta memiliki ketahanan finansial jangka panjang. Faktanya, hanya 8% - 10% keluarga usia produktif yang memiliki asuransi swasta pribadi. 

Hal tersebut diungkapkan dalam survei Katadata Insight Center dan Astra Life, September 2021 terhadap 1.828 responden usia produktif berusia 25-45 tahun yang tersebar di seluruh Indonesia. Artinya, baru 1 dari 10 keluarga yang memiliki ketahanan finansial dari risiko terhentinya nafkah akibat tutup usia dini atau terkena penyakit kritis.

“Bagi keluarga muda penting untuk memperbaiki penataan finansial keluarga kedepannya, setelah mengambil pelajaran dari hasil evaluasi keuangan tahun 2023. Dari hasil evaluasi keuangan tahunan, selain cash flow yang positif, pemenuhan dana darurat serta tabungan dan investasi, asuransi menjadi fondasi yang kokoh bagi ketahanan keuangan keluarga di masa depan,” kata Windy Riswantyo selaku Marketing, Alternate & Direct Business Group Head Astra Life dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (16/01/2024).

Dalam setiap tahapan kehidupan keluarga, kebutuhan asuransi akan berbeda-beda. Seperti halnya pada masa lajang atau baru menikah di usia sekitar 25 – 30 tahun, sudah mulai bisa mengalokasikan sedikitnya 5% untuk kebutuhan proteksi jiwa dan kesehatan. 

Penting juga untuk mengecek apakah di keluarga memiliki histori penyakit kritis. Bila belum ada, maka perlindungan penyakit kritis belum perlu menjadi prioritas. Keluarga juga bisa mempertimbangkan produk perlindungan yang memberikan manfaat pengembangan nilai dana pada produk asuransi jiwa dwiguna ataupun Produk Asuransi Yang Dikaitkan Dengan Investasi (PAYDI). 

Lebih lanjut, untuk memenuhi kebutuhan perlindungan jiwa dan kesehatan dapat diperbesar manfaatnya bila sudah memasuki fase keluarga muda yang sudah memiliki anak, dalam fase usia sekitar 28 – 40 tahun.

Selanjutnya, pada keluarga dengan anak yang sudah dewasa atau fase usia sekitar 40 – 55 tahun tersebut kebutuhan proteksi jiwa, kesehatan, dan penyakit kritis dianjurkan untuk memiliki cakupan manfaat menjadi lebih advance dari sebelumnya. Misalnya meliputi jaminan perawatan rumah sakit (RS) di kamar privat dan cakupan wilayah rawat inap hingga luar negeri, menanggung biaya perawatan hingga pembedahan sesuai tagihan RS serta perlindungan usia lanjut hingga usia 99 tahun.

Sebelum memutuskan untuk membeli atau menambah proteksi untuk keluarga penting untuk memperhatikan 5 poin berikut:

1. Pilih perusahaan asuransi jiwa berdasarkan track record yang baik

Dalam memilih perusahaan asuransi yang kredibel, pastikan perusahaan sudah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Untuk mengecek reputasi dapat melihat pemberitaan melalui media massa tentu bisa juga melihat track record dan testimoni dari nasabah melalui media sosial dan website perusahaan. Lebih dari itu, pastikan kondisi kesehatan keuangan perusahaan asuransi berdasarkan Risk Based Capital (RBC). Seperti di Astra Life yang mampu menyalurkan klaim asuransi berdasarkan RBC per September 2023 berada di 212% di atas ketentuan minimum OJK sebesar 120%.

2. Perusahaan menerapkan good corporate governance

Pastikan seluruh informasi produk dapat diakses di laman website perusahaan dan juga tenaga pemasar telah lulus mengikuti pelatihan serta proses sertifikasi Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI). Seperti di Astra Life, selain telah tersertifikasi AAJI, tenaga pemasar tersertifikasi dari Astra Life Training Academy, yaitu pusat pelatihan internal Astra Life dengan kurikulum komprehensif untuk memastikan kualitas pelayanan yang memuaskan bagi nasabah. Astra Life senantiasa tunduk dan patuh pada peraturan dan perundang-undangan yang berlaku dan menjalankan bisnis dengan prinsip penerapan tata kelola yang baik (good corporate governance).

3. Perusahaan yang mengedepankan digitalisasi

Digitalisasi pada perusahaan asuransi akan memudahkan nasabah dalam mendapatkan proteksi asuransi. Sebagai perusahaan penyedia asuransi jiwa, Astra Life memiliki aspirasi untuk menjadi Life Insurer of the Future dengan terus mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital yang sudah dilakukan sejak pertama kali hadir pada tahun 2014. 

Tujuannya untuk membawa asuransi lebih mudah dijangkau oleh nasabah, baik untuk mengakses produk, melakukan proses pembelian, hingga klaim dan layanan purna jual lainnya, sehingga nasabah dapat menikmati pengalaman berasuransi yang mudah, aman dan nyaman. Di sisi operasional, Astra life juga sudah melakukan digitalisasi seperti auto underwriting, claim online, dan layanan e-card.

4. Pahami produk yang ditawarkan perusahaan asuransi 

Sebelum membeli produk asuransi, cari tahu berapa Uang Pertanggungan (UP). Lalu, besaran biaya asuransi mulai dari premi, masa pembayaran, sampai kenaikan harga dan juga cara klaim atau risiko yang mungkin terjadi bagi pemegang polis. Jika butuh perlindungan kesehatan, cari tahu fasilitas yang dinginkan. Pastikan produk yang akan dibeli tidak memberatkan dari segi kenyamanan, fleksibilitas, dan budget, sebab memiliki asuransi merupakan bentuk komitmen jangka panjang untuk diri sendiri dan keluarga, agar sesuai kemampuan dan kebutuhan finansial.

5. Pastikan produk sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan 

Astra Life berkomitmen melindungi masa depan keluarga tercinta dengan berbagai inovasi, mulai dari produk jiwa, kesehatan, konvensional maupun syariah dengan produk asuransi tradisional maupun unit link. 

Sejalan dengan itu, bagi keluarga muda yang masih memiliki banyak kebutuhan, Astra Life menawarkan asuransi jiwa term-life, yang akan melindungi selama waktu tertentu dengan premi yang lebih terjangkau yaitu Flexi Life dengan pertanggungan hingga Rp5 Miliar yang dapat diakses melalui kanal digital ilovelife.co.id. Untuk keluarga yang sudah lebih mapan, terdapat asuransi jiwa whole-life yang memberi perlindungan seumur hidup hingga usia 99 tahun yaitu ASLI Ultimate dengan manfaat pertanggungan hingga 125%. 

Lebih lanjut, bagi pasangan suami dan istri yang sama-sama bekerja, menghitung UP yang sederhana bisa menggunakan Human Life Value. Metode ini menghitung berapa tahun hidup keluarga ingin dipenuhi setelah pencari nafkah keluarga tutup usia atau pada umumnya yaitu 5 kali pengeluaran tahunan dibagi sesuai kontribusi pendapatan.

Bagi keluarga muda atau pasangan suami istri yang ingin memiliki asuransi jiwa, tidak perlu khawatir dapat mengunjungi kanal e-commerce ilovelife.co.id atau melalui layanan Contact Center Hello Astra Life yang tersedia 24 jam di nomor 1 500 282, serta nomor WhatsApp 08952-1500282 dan layanan e-mail hello@astralife.co.id yang tersedia dari Senin-Jumat pukul 08.00-16.00 WIB. (Arianto)


Share:

Dies Natalis ke-3, UICI Gelar Sidang Senat Terbuka


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) merayakan Dies Natalis ke-3 dengan menggelar Sidang Senat Terbuka mengusung tema "From Imagination to Digital Innovation; UICI's Third-Year Journey in the World of Digital Education" di Perpustakaan Nasional RI, Jakarta Pusat, Senin (15/01/2023).

Dalam sambutannya, Rektor UICI Prof. Laode Masihu Kamaluddin, M.Sc., M.Eng. mengatakan bahwa UICI telah mengukir banyak prestasi dalam memberikan pendidikan yang berkualitas dan terjangkau.

"UICI lahir untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Pendidikan adalah hak setiap individu dan seluruh warga negara Indonesia memiliki kesempatan dan akses pendidikan yang berkualitas. Dengan motto 'to reach the unreachable', menjangkau yang tidak terjangkau, UICI telah membangun jembatan untuk memberikan akses pendidikan tanpa hambatan geografis atau ekonomi," ujar Prof. Laode.

Untuk mendukung ide besar tersebut, UICI mengembangkan Artificial Intelligence Digital Simulator Teaching Learning System (AI DSTLS) dan Learning Management System (LMS).

AI DSTLS adalah sistem pembelajaran berbasis simulasi digital yang menggunakan kecerdasan buatan. Sistem ini memberikan kemudahan bagi mahasiswa bisa belajar dimana saja, kapan saja, auto replay/ marking, secara berulang-ulang (repeatable), lebih efisien dan akurat. Hal ini memberikan peluang bagi mahasiswa untuk mendapatkan skor yang lebih tinggi pada setiap mata kuliah.

LMS UICI adalah platform berbasis website yang digunakan untuk perkuliahan. Platform ini menyediakan berbagai fitur seperti materi, tugas, kuis, diskusi, video, dan lain-lain.

Budaya digital yang dibangun UICI tidak hanya berlaku untuk mahasiswa. Sumber Daya Manusia/ Insani di UICI tersebar di 12 provinsi dan 1 luar negeri, di mana 71% bekerja secara remote/work from anywhere dengan pola manajemen yang egaliter, telah membentuk budaya kerja “kapanpun, dimanapun, siapapun, tetap produktif”.

Prof. Laode juga menyampaikan capaian UICI dalam tiga tahun akademik. UICI berhasil merekrut 1.800 mahasiswa dari berbagai latar belakang dan wilayah di Indonesia. Mahasiswa UICI tersebar di 5 negara, 34 propinsi, dan lebih dari 420 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Prestasi mahasiswa UICI yang mencolok dalam berbagai bidang, bersama dukungan dari 10 organisasi mahasiswa, mencerminkan semangat inklusif dan nilai-nilai perjuangan universitas.

Kolaborasi dengan 19 mitra, terciptanya 12 HAKI dan 12 artikel yang dipublikasikan menunjukkan komitmen UICI dalam mengembangkan penelitian dan kontribusinya dalam dunia akademis.

Pentingnya kerja sama tampak dalam proyek-proyek seperti Museum Kesultanan Banjar berbasis digital yang dikerjakan oleh Divisi PR dan Prodi Digital Komunikasi.

Di Masohi, ibukota Kabupaten Maluku Tengah dibangun proyek kedua yaitu data center kerja sama pemerintah kabupaten Maluku Tengah dengan UICI dan Lembaga Sains Terapan FMIPA Universitas Indonesia. Proyek ini adalah proyek di bawah Prodi Sains Data.

Proyek ketiga masih di Masohi adalah proyek Smart City di bawah Program Studi Informatika UICI dan Pusat Penelitian Teknologi Informasi & Komunikasi Institute Teknologi Bandung (ITB).

Proyek keempat adalah pengembangan pusat bisnis inkubator kerja sama Pemda Maluku Tengah dengan Prodi Bisnis Digital UICI dan Kemenkoinfo melalui kegiatan 1000 digital start-up di kementerian tersebut.

UICI menyadari untuk mencapai semua itu, butuh kerja sama dengan berbagai pihak. Salah satunya dalam bentuk UICI Trust Fund, yaitu program fund raising melalui program beasiswa.

Hingga akhir Desember 2023 tercatat jumlah mahasiswa penerima beasiswa sebanyak 1144 orang yang diterima dari 17 personal donator/lembaga. Adapun untuk program Trust Fund telah tercatat 29 orang/lembaga yang telah berkontribusi.

Sehubungan dengan hal tersebut maka pada kesempatan yang baik ini, perkenankan kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah mendukung UICI dalam menjalankan visi dan misinya.

Semoga UICI terus berkembang dan memberikan manfaat bagi bangsa dan dunia.

Reporter: Lakalim Adalin
Editor: Arianto 



Share:

SMP Hang Tuah 2 Jakarta Gelar Pangan Bergizi dan Pasar Murah


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
SMP Hang Tuah 2 Jakarta menggelar kegiatan pangan bergizi dan pasar murah yang berkolaborasi dengan Badan Pangan Nasional RI pada Sabtu (06/01/2024). Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi kurikulum merdeka yang telah dilaksanakan sejak tahun 2021.

Dalam sambutannya, Vera Muhammad Ali, Kepala Staf Angkatan Laut dan juga Ketua Pembina Yayasan orang tua mengapresiasi kerjasama antara SMP Hang Tuah 2 dengan Badan Pangan Nasional RI. Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi siswa dan masyarakat. 

"Ini adalah bentuk nyata dari kurikulum merdeka yang mengajarkan siswa untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara. Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain," katanya.

Sementara itu, Kepala SMP Hang Tuah 2, Drs. Aris Supriyanto mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan siswa dan masyarakat sekitar. "Kami ingin agar anak-anak kita terhindar dari makanan yang kurang sehat dan berbahaya. Kami juga ingin membantu masyarakat yang membutuhkan dengan memberikan bantuan sembako gratis dan pasar murah yang diisi oleh UMKM," ujarnya.

Pada kegiatan ini, SMP Hang Tuah 2 menyalurkan 100 paket sembako gratis kepada siswa dan masyarakat yang tidak mampu. Selain itu, SMP Hang Tuah 2 juga menyediakan 14 tenda yang berisi kegiatan sembako murah dan pasar murah. Di sini, siswa dan masyarakat dapat membeli berbagai produk pangan bergizi dan bervitamin dengan harga terjangkau. Produk-produk ini berasal dari UMKM yang bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional RI.

Tidak hanya itu, SMP Hang Tuah 2 juga menampilkan berbagai hiburan dan penampilan seni dari siswa dan guru. Ada kolaborasi antara band SMP Hang Tuah 2 dengan SMA Hang Tuah 1, tari kipas dari SMA Hang Tuah 2, tari tradisional dari SD Hang Tuah 4, dan lain-lain. Selain itu, SMP Hang Tuah 2 juga melakukan tukar-menukar plakat penghargaan antara Ketua Pembina Yayasan Orang Tua dengan Kepala Badan Pangan Nasional RI.

Salah satu hal yang menarik dari kegiatan ini adalah peninjauan lokasi sarana belajar di SMP Hang Tuah 2 yang sudah berbasis IT. Di sini, siswa dan guru menggunakan internet untuk melakukan berbagai aktivitas belajar mengajar. Mulai dari absen, pembayaran SPP, hingga akses perpustakaan digital. 

Kegiatan ini ditutup dengan penanaman pohon di sekolah sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Kepala Staf Angkatan Laut juga meninjau lokasi pemindahan sekolah ke tempat yang lebih luas dan nyaman. Ia berjanji akan memberikan dukungan penuh bagi SMP Hang Tuah 2 untuk terus berkembang dan berprestasi.

Kegiatan pangan bergizi dan pasar murah ini mendapat respons positif dari siswa dan masyarakat. Mereka merasa senang dan bersyukur atas kegiatan ini. Mereka juga berharap kegiatan ini dapat berlanjut dan ditingkatkan di masa depan.

Reporter: Lakalim Adalin
Editor: Arianto 



Share:

Prakerja Kembali Buka Pembuatan Akun tahun 2024


Duta Nusantara Merdeka |
Jakarta 
Mengawali tahun 2024, Prakerja kembali membuka akses pembuatan akun Prakerja di laman www.prakerja.go.id. Pembuatan akun Prakerja ini penting karena menjadi salah satu syarat untuk Gabung Gelombang Prakerja. 

Di akhir tahun 2023 silam, gelombang Prakerja ditutup di gelombang 62 pada bulan Oktober 2023 sehingga pembukaan gelombang 63 menjadi hal yang ditunggu oleh masyarakat di awal tahun ini. Sejak diluncurkan pada 2020, hingga saat ini manfaat Prakerja telah dirasakan oleh 17,5 juta orang dari 514 kabupaten dan kota di Indonesia. 

Berdasarkan hasil riset dan evaluasi dari berbagai lembaga riset independen menunjukkan bahwa Prakerja memberikan impact signifikan terhadap terhadap peningkatan kualitas SDM. Salah satunya hasil penelitian dari J-PAL Southeast Asia menunjukkan Prakerja meningkatkan pendapatan penerima, meningkatkan peluang mendapat pekerjaan baru, meningkatkan peluang memiliki usaha, dan mendorong penggunaan sertifikat pelatihan dalam mencari kerja. 

Studi lain dari CIPG untuk ADB menyatakan kalau Prakerja terbukti meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kemampuan menyelesaikan, masalah di tempat kerja, cara berpikir dan kualitas kerja. Temuan kebermanfaatan ini tidak hanya berlaku pada skema semi bansos 2020-2022, namun juga pada Skema Normal 2023.

Di tahun ini, Prakerja akan melanjutkan Pembukaan Gelombang dengan skema normal yaitu besaran beasiswa yang akan diterima peserta mencapai Rp 4,2 juta per individu, total ini terbagi menjadi biaya pelatihan sebesar Rp3,5 juta, insentif dana pasca pelatihan Rp600 ribu yang diberikan sebanyak satu kali, serta insentif survei sebesar Rp100 ribu untuk dua kali pengisian survei. 

“Meskipun saat ini Gelombang 63 belum dibuka, ada baiknya masyarakat mulai membuat akun Prakerja dari sekarang. Sehingga nanti ketika pembukaan gelombang 63 dimulai, peserta tinggal menekan tombol ‘Gabung Gelombang’ pada dashboard akun Prakerja masing-masing,” jelas Lydia Kusnadi - Head Komunikasi PMO Kartu Prakerja dalam keterangan tertulis, Jum'at (05/01/2024).

Adapun pembuatan akun ini terbuka untuk segala kalangan. Caranya cukup mudah yaitu :

1. Buka situs www.prakerja.go.id. 

2. Pilih menu “Daftar” jika belum memiliki akun. 

3. Daftarkan dan isi data diri, termasuk Nomor Induk Kependudukan (NIK), Kartu Keluarga (KK), foto KTP, nomor HP aktif, dan informasi pribadi lainnya untuk diverifikasi.

4. Jika sudah memiliki akun, pilih “Masuk” menggunakan email dan password. 

5. Selanjutnya, ikuti tes motivasi dan kemampuan dasar. 

6. Jika gelombang pendaftaran telah dibuka, klik “Gabung Gelombang”.

Disisi lain, untuk dapat menerima beasiswa pelatihan melalui program reguler pembukaan gelombang Prakerja, terdapat beberapa syarat tambahan diantaranya :

● WNI berusia paling rendah 18 tahun dan paling tinggi 64 tahun. 

● Tidak sedang menempuh pendidikan formal. 

● Sedang mencari kerja, pekerja/buruh yang terkena PHK, atau pekerja/buruh yang membutuhkan peningkatan kompetensi kerja, seperti pekerja/buruh yang dirumahkan dan pekerja bukan penerima upah, termasuk pelaku usaha mikro & kecil.

● Bukan Pejabat Negara, Pimpinan dan Anggota DPRD, Aparatur Sipil Negara, Prajurit TNI, Anggota Polri, Kepala Desa dan perangkat desa dan Direksi/Komisaris/Dewan Pengawas pada BUMN atau BUMD

● Maksimal 2 NIK dalam 1 KK yang menjadi Penerima Kartu Prakerja.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Lydia, pembukaan akun di Prakerja.go.id terbuka untuk umum tanpa memandang latar belakang pekerjaan, bahkan mahasiswa juga dapat membuat akun. 

Hal ini dikarenakan, terdapat program lain di Prakerja yang bisa diikuti oleh masyarakat luas baik mereka yang sedang menempuh pendidikan formal, maupun pejabat negara, aparatur sipil dan lainnya, seperti Indonesia Skills Week (ISW), atau program Talenta.ai kolaborasi dengan Microsoft. Syarat utama untuk ISW dan Talenta.ai ini hanya memiliki akun Prakerja. Inilah yang membuat pembuatan akun Prakerja ini penting.

Indonesia berhadapan dengan tantangan sekaligus peluang besar di tahun 2024 dan tahun-tahun mendatang. Apalagi Visi Indonesia 2045, yaitu menjadi negara maju pada 100 tahun kemerdekaan Indonesia, adalah cita-cita besar yang ingin kita wujudkan bersama. Namun, untuk benar-benar melesat, kita perlu membekali angkatan kerja kita dengan senjata ampuh: yaitu skill yang relevan. Dan untuk ini, pelatihan guna upskilling dan reskilling berskala besar dibutuhkan.

“Kami berharap kita menggunakan kesempatan ini sebaik-baiknya dan memanfaatkan sarana yang diberikan pemerintah melalui Prakerja, ayo buat akun sekarang di Prakerja.go.id,” tutup Lydia. 

Editor: Arianto 



Share:

Pembukaan Beasiswa Cendekia BAZNAS Al-Azhar dan Timur Tengah 2023


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI membuka Beasiswa Cendekia BAZNAS Al-Azhar Mesir dan Timur Tengah (BCB Al-Azhar dan Timur Tengah) Tahun 2023, mulai tanggal 11 hingga 20 Desember 2023 pukul 23.59 WIB secara online.

Hal ini disampaikan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan MA, saat memberi sambutan pada Pembukaan Program BCB Al-Azhar dan Timur Tengah di Markas Darul Lughoh Syaikh Zaid Kampus Al-Azhar Mesir, Ahad (10/12/2023).

Turut hadir, Atase KBRI Kairo Bidang Pendidikan Bambang Suryadi, Pimpinan BAZNAS RI Rizaludin Kurniawan M.Si dan Drs. Kol (purn) Nur Chamdani, Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amirsyah Tambunan, Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional Prof Sudarnoto Abdul Hakim, para perwakilan dari Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT), Rumah Zakat (RZ), serta Inisiatif Zakat Indonesia (IZI).

“Untuk kuota BCB Al-Azhar dan Timur Tengah tahun 2023, BAZNAS menyiapkan 300 beasiswa bagi mahasiswa yang lulus seleksi. Ini merupakan bentuk keberpihakan BAZNAS terhadap pendidikan dan kaderisasi ulama di Indonesia,” kata Saidah.

Saidah mengatakan, bantuan diberikan selama maksimal 2 tahun masa studi. Adapun beasiswa dibuka bagi mahasiswa aktif di Kampus Al-Azhar Mesir dan Timur Tengah lainnya. "Beasiswa ini mencakup uang saku, pembuatan seragam hingga pembinaan dari BAZNAS, PPMI, dan OIAA,” kata Saidah.

“Beasiswa ini diperuntukkan bagi mahasiswa aktif yang sedang menempuh kuliah dengan melampirkan Surat Keterangan Aktif dari kampus atau Kartu Mahasiswa yang masih berlaku,” tambahnya.

Sementara itu, Atase KBRI Kairo Bidang Pendidikan Bambang Suryadi menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS RI yang kembali membuka beasiswa untuk keempat kalinya bagi mahasiswa di Al-Azhar Mesir dan Timur Tengah.

“Pendidikan merupakan hal yang penting bagi generasi muda sebagai generasi penerus bangsa. Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS yang telah memfasilitasi kebutuhan biaya pendidikan bagi mahasiswa Indonesia di Al-Azhar Mesir dan Timur Tengah,” katanya.

Syarat BCB Al-Azhar Mesir dan Timur Tengah:

1. Warga Negara Indonesia, dibuktikan dengan KTP dan Kartu Keluarga 

2. Mahasiswa aktif Universitas Al-Azhar Mesir dan Timur Tengah lainnya dibuktikan dengan melampirkan isbat qayyid (Surat Keterangan Aktif) dari Kampus atau Kartu Tanda Mahasiswa yang masih berlaku 

3. Tidak sedang menerima beasiswa lain 

4. Tidak menikah dan bersedia tidak menikah selama mendapat beasiswa 

5. Memiliki hafalan atau penguasaan kitab menjadi nilai lebih 

6. Melampirkan Ijazah SMA/Sederajat 

7. Mendapat rekomendasi dari tokoh masyarakat (Format sudah disiapkan) 

8. Surat Pernyataan (Format sudah disiapkan) 

9. Surat persetujuan orang tua (Format sudah disiapkan) 

10. Membuat esai “Kuliah di Al-Azhar dan Rencana Pasca Lulus”
 
Mekanisme Pendaftaran:

1. Peserta menyiapkan dokumen dan data yang dibutuhkan

2. Peserta mengunduh dan melengkapi formulir pendaftaran secara online yang tertera dalam Buku Panduan atau klik tautan: bit.ly/formulirbcbalazhar-timteng2023

3. Peserta dapat mengunggah dokumen pada tautan: bit.ly/daftar-bcbalazhar-timteng2023. (Arianto)
 


Share:

Kemendikbudristek Gelar Vokasifest x Kampus Merdeka


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Gelaran Vokasifest x Festival Kampus Merdeka 2023 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) berlangsung dengan meriah dan dihadiri oleh ratusan mahasiswa serta puluhan mitra Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).

Pelaksana tugas (Plt.) Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Nizam, menyampaikan bahwa gelaran Vokasifest x Festival Kampus Merdeka 2023 menekankan pada manfaat dampak hasil dari transformasi pendidikan di Indonesia, baik pendidikan vokasi maupun pendidikan akademik. 

“Hasilnya sudah sangat nyata, kita lihat baik yang kita lakukan evaluasi secara internal maupun hasil yang diakui oleh dunia,” ucap Nizam pada gelaran Vokasifest x Festival Kampus Merdeka 2023 di Jakarta, pada Senin (11/12) .

Lebih lanjut, Nizam mengatakan bahwa Kampus Merdeka dan program-program Merdeka Belajar telah memberikan manfaat besar kepada masyarakat. Seluruh program Merdeka Belajar Kampus Merdeka, tambah Nizam, merupakan muara dalam menyiapkan talenta-talenta hebat sehingga Indonesia dapat melompat menjadi negara maju.

“Seperti yang tadi disampaikan Presiden Joko Widodo, beliau sangat mengapresiasi program-program dan strategi Kemendikbudristek. Beliau turut berpesan agar melanjutkan program-program ini ke depannya,” tuturnya.

Dalam rangkaian hari pertama yang dilaksanakan di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki pada Senin (11/12) ini menyelipkan sesi gelar wicara yang khusus dengan tema ‘Kampus Merdeka sebagai Wadah Pengembangan SDM Unggul’.

Sesi gelar wicara ini menghadirkan Jovial Da Lopez, seorang figur publik sekaligus Chief Creative Officer Narasi TV, Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Ova Emilia; Rektor Universitas Bina Nusantara (Binus), Nelly; dan alumni Program Kampus Mengajar sekaligus Duta Kampus Merdeka Mahasiswa, Athi Nur Auliati Rahmah.

Di awal sesi gelar wicara, masing-masing narasumber membagikan pandangan mengenai pendidikan Indonesia menurut pengalaman dan bidangnya masing-masing. Jovial misalnya, menyampaikan bahwa pembelajaran di pendidikan tinggi saat ini sudah lebih baik daripada saat dia berkuliah dulu, terutama dengan adanya program magang dari Kemendikbudristek yaitu Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB).

“Ketika berkuliah dulu, aku sempat kesulitan untuk mencari-cari kesempatan magang. Makanya ketika aku dijelaskan tentang Kampus Merdeka, aku sedikit jealous dengan mahasiswa sekarang karena ketika masaku berkuliah belum ada program seperti ini,” ceritanya.

Sementara itu, Athi yang pernah bertugas di SDN Guluk-Guluk 2, Kabupaten Sumenep ini berpandangan bahwa meskipun di daerah pelosok masih ada keterbatasan akses pendidikan, tapi dengan adanya Program Kampus Mengajar mahasiswa diberikan kesempatan berkontribusi secara langsung untuk membangun pendidikan yang lebih baik lagi.

“Dengan adanya Program Kampus Mengajar dari Kemendikbudristek, saya diberikan kesempatan untuk mengisi gap yang ada di Sekolah Dasar pada waktu itu,” ungkap Athi.

*Satu Suara Perguruan Tinggi: Kampus Merdeka Penting dalam Membentuk SDM Unggul*

Dalam sesi gelar gelar wicara ini, Ova dan Nelly yang keduanya merupakan rektor menjawab pertanyaan tentang bagaimana program-program Kampus Merdeka telah berhasil memberikan dampak yang sangat positif bagi mahasiswa Binus dan UGM. 

Rektor Binus itu membagikan bagaimana ia melihat sendiri secara langsung bagaimana mahasiswanya yang sudah mengikuti program-program Kampus Merdeka dan kembali belajar di perguruan tinggi.

“Mahasiswa menjadi lebih disiplin dan kemampuan mereka dalam berkomunikasi juga meningkat,” ujar Nelly.

Masih menjawab pertanyaan yang sama, Ova juga menyampaikan bahwa Kampus Merdeka mendukung konsep di mana perguruan tinggi bukan hanya tempat belajar mahasiswa, tapi juga sebagai gerbang persiapan agar mahasiswa bisa mendapatkan masa depan yang lebih baik.

Ia juga menceritakan bagaimana alumni Kampus Merdeka dari UGM mendapatkan peningkatan diri pada aspek kepercayaan diri, kepemimpinan, dan juga kemampuan pemecahan masalah.

“Bagi saya semua manfaat itu merupakan bekal yang luar biasa bagi mahasiswa,” imbuhnya.

Mengamini jawaban dari dua rektor tersebut, Athi yang mewakili alumni dari program Kampus Merdeka menjawab bahwa pengalaman yang ia dapatkan telah mendorongnya hingga mampu mendapatkan beasiswa hingga ke luar negeri.

“Pengalaman Kampus Mengajar membuat aku berhasil memenangkan Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM) yang kemudian menjadi prestasi yang menjembatani aku mendapatkan beasiswa dan bisa mengambil program magister ke University of Bristol di Inggris,” jawab Athi.

*Harapan ke depan untuk Kampus Merdeka*

Di akhir sesi gelar wicara, masing-masing narasumber ditanya tentang harapan mereka untuk Kampus Merdeka ke depannya. Ova menjawab dengan menyampaikan harapannya bahwa kebijakan Kampus Merdeka bisa terus berlanjut.

“Kampus Merdeka memberikan kemerdekaan kepada mahasiswa untuk betul-betul mengasah minatnya dan tugas kami sebagai institusi pendidikan adalah menyediakan seluas kesempatan belajar dalam segala bentuk untuk mahasiswa,” ungkapnya.

Selanjutnya, Nelly juga menjawab hal serupa bahwa Kampus Merdeka harus dilanjutkan sambil mengajak mahasiswa untuk terus belajar mencari pengalaman dan mengembangkan minat.

“Kami terus mencari dan menambah jalan kepada mahasiswa untuk bisa belajar dengan bahagia agar bisa terus berinovasi. Jadi teruslah berbahagia dalam belajar dan kami akan terus memfasilitasi jalur-jalur apalagi yang bisa kami buka untuk Indonesia yang lebih baik lagi,” tutur Nelly.

Sementara itu, Jovial dan Athi menyuarakan hal yang sama agar sebanyak-banyaknya mahasiswa di Indonesia bisa bergabung di program-program Kampus Merdeka dan merasakan secara langsung dampak positif melalui pengalaman dan pembelajaran yang nantinya akan didapatkan. (Arianto)



Share:

KIRIM BERITA SILAHKAN KLIK

KIRIM BERITA ANDA KESINI! Merasa Terbantu Dengan Publikasi ? Ayo Traktir Kopi Untuk Admin Dengan Cara Berbagai Donasi. Terimakasih :)



BREAKING NEWS

~||~ KPU Tetapkan Pasangan Prabowo Subianto & Gibran Rakabuming Raka Menjadi Presiden Terpilih ~||~ Kampung Rakyat Indonesia Siap Sukseskan PILKADA Serentak Tahun 2024 ~||~ Hak Angket Kian Redup ~||~ Pasangan Capres & Cawapres Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar dan Pasangan Ganjar Pranowo - Mahfud MD Resmi Layangkan Gugatan Hasil Pilpres Ke Mahkamah Konstitusi ~||~ #PEMILUDAMAI ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno - Makna Proklamasi

Ir. Soekarno (Sang Proklamator) Setiap Tahun kita Memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Maka kita tidak bisa t...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI


loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Label

(SAS) #2019GantiPresiden Accounting Aceh Aceh Timur Adat Istiadat Advokat AFF Agama Agraria AIDS Air Aisyiyah Aksara Aksi Aksi Sosial Aktivis Aktivitis Al Washliyah Album Amien Rais Anak Anak Yatim Anarkis Angkatan Darat Anies Baswedan Animal Anti Korupsi Arisan Artikel Artis Arus Mudik Asahan Asian Games ASN Asuransi Asusila Atlet Award Bacaleg Bachtiar Ahmad Sibarani Baksos Bakti Sosial Balap Liar Banda Aceh Bandar Lampung Bandara Bandung Banjir BANK Bank Sumut Bansos Banten Bantuan Sosial Bapenas BAPER Bappenas Basarnas Batu Akik Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar BBM Bea Cukai Beasiswa Begal Bekraf Beladiri Belanja Bencana Bencana Alam Beras Berita Bhabinkamtibmas Bhayangkara Bhayangkari Bioskop Bisnis BKPRMI BM PAN BNI BNN BNPT Bobby Nasution Bom Bunuh Diri Boomerang BPBD BPJS BPN BPOM BRI Brimob Buka lapak Bukit Asam Buku Bulog BUMN Bung Karno Bupati Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Caleg Capital market CCTV Cerpen Cianjur Cikampek Citilink conference Cosplayer Covid-19 Covid-19 Satgas Covid19 Cuaca Cuci Tangan Curanmor Cyber Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Debt Collector Dede Farhan Aulawi Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Densus 88 Desa Dewan Pengawas Dewata Sakti Dharma Pertiwi Dialog Digital Diklat Dinas Perhubungan Dirgahayu HUT RI Disiplin Diskusi Dongeng Donor Darah DPD RI DPR Duka Cita E-Money Effendi Simbolon Ekonom Ekonomi Ekspor Impor Electronics Elektronik Emas Empat Pilar Entertainment Es cream ESDM event Fashion Festival FIFA Film Film Horor Film seri Anak Fintech FISIP Flores Timur Formasi Formula E Forum Furniture Futsal G30S/PKI GAAS Games Ganja Ganjar Ganjil Genap Garut Gebyar Kemerdekaan Gempa Geng Motor Genppari Gereja Gibran Gizi Buruk Go Pay Go-Jek Gojek Golkar Gotong Royong Grab Gubernur Guru Besar Gym Haedar Nasir ham HANI Harbolnas Hari Ibu Hewan Hiburan HIV HMI Hoax Hotel Hp Hukum Humas Humbahas HUT HUT Bhayangkara HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibadah Haji Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek IMM Indonesia Industri inflasi Informasi Infrastruktur Inspektorat Inspirasi Internasional Internet Intoleran Investor IPK IPM IPPI Islam IWAPI Jakarta Jakarta Barat Jakarta Pusat Jalan Jambore Nasional Jawa Tengah Jawa Timur Jayapura Jokowi Juara Jum'at Barokah Jumanji Jumat Jumat Berkah Jurnalis Kaliber Kampanye Kampung Rakyat Indonesia Kampus Kamtibmas Kapolda Kapoldasu Kapolri Kapolsek Kapolsek Kepolisian Karaoke Karhutla Karya Tulis Kasus KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kebun Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kejuaraan Kejurnas Kekerasan Kelestarian Alam Keluarga Kemalingan Kemanusiaan Kemenag Kemenaker Kemendag Kemendagri Kemendesa Kemendikbud Kemenhub Kemeninfo Kemenkes Kemenkeu Kemenko Kemenkumham Kemenlu KEMENPAN-RB Kemenparekraf Kemenperin Kemenpora kemenristek Kemensos Kementan Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepala Daerah Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Keselamatan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Khilafahtul Muslimin Kilas Balik Bung Karno Kivlan Zen KKP KNPI Kohati kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Konsumen Koperasi Kopermasu Kopi Kopi Pagi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal KRYD KSAD Kudeta Kuliner Kunjungan Kerja Kutai Kartanegara Labuhan Batu Lahan Lakalantas Laksi Lalu Lintas Lampung Langka Langkat Lapas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku LAZISMU Lebaran Legislatif Lembaga LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup LIPPI Listrik Lock Down Lomba lomba lari London LPPI LPS LSM Lukas Enembe Madina Mahasiswa Mahkamah Agung Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Makassar Makkasar Mall Maluku Market Outlook Masjid Masker Mata Uang Maulid Nabi Mayday MDMC Medan Denai Media Media Sosial Megapolitan Menag Mendag Mendagri Menembak Menteri Menteri Perdagangan millenial Minuman Keras Minuman sehat Minyak Goreng Minyak Makan Miras Mobil MOI Motivasi MoU MPR MPR RI Mudik Muhammadiyah Muharram MUI Munas Musibah Musik Musyawarah Musywil Narkoba Narkotika NasDem Nasional Natal Natal & Tahun Baru New Normal NII NKRI NU ODGJ Office Ojek Online Ojol Olah Raga Olahraga Ombusman Omicron Online Operasi Patuh Operasi Yustisi Opini Organisasi Ormas Otomotif P Padang Padangsidimpuan Pagelaran Pahlawan Pajak Pakta Integritas Palestina Pameran PAN Pancasila Papua Parawisata Pariwisata Partai Demokrat Partai Politik Partai UKM Partai Ummat Pasar Pasar modal Pasar Murah Pasar Tradisional Paspampres Patroli PC PDI Perjuangan PDIP Perjuangan pe Pedagang Pegadaian Pelajar Pelajar Islam Indonesia Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Pelukis Peluncuran Pemadam Kebakaran Pemalakan Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan pemerasan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuda Melati Indonesia Pemuda Muhammadiyah Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencemaran Nama Baik Penculikan Pencurian Pendataan Pendidikan Penelitian Penembakan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengadilan Pengadilan Negeri Pengajian Pengamanan Pengamat Penganiayaan Pengawasan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penulis Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perampasan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perhubungan Perikanan Peristiwa Perjanjian Perjudian Perkawinan Perlombaan Permainan Perpajakan Pers Pertamina Pertanahan Pertanian Perusahaan Pesawat Terbang PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pin Pinjam meminjam uang Pinjaman Online PKL PKS PMI Polairud Polantas Polisi Cilik Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Ponpes Pornografi Posko Ummat PPKM PPWI Pra Kerja Prabowo Pramuka Praperadilan Prawita Genppari Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik Prokes promo Property Prostitusi Protokol Kesehatan PSI PSSI Public Expose Publik expose Puisi Pungli PUPR Pusat Perbelanjaan Puskesmas PWI Qurban Radikalisme Rafdinal Ragam Rakernas Rakor Ramadhan Reksadana Rektor Relawan Relawan Jokowi Religi Remisi Rentan Renungan resa Restoran Reuni 212 Revolusi Mental Reward RKUHP Robot Ruang Guru Rumah Rumah sakit Rups Rusia RUU Saber Pungli Sabu Sahabat Anak Salon Samosir Samsat Samsung Sanitasi air.Lingkungan hidup Santri SAR Satlantas Satpol PP Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Sengketa Seniman Senjata Senjata Api Sepak Bola Separatis Sepeda Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Sigli Silaturahim Silaturahim. KUYAI Kartanegara Silaturahmi Silaturrahim SIM Simalungun Simpan Pinjam Simulasi Smartphone Soekarno Solar Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Stunting Suku bunga Sulawesi Selatan Sumatera Barat Sumatera Utara Sumpah Jabatan Sumut Sungai Superstore Suplemen Surabaya Surat Terbuka Suriyono Adi Susanto Suriyono Adi Susanto {SAS) Survei Survey susu Swab Antigen Syafi'i Ma'arif Syariah Syawal Takjil Tali Kasih Talkshow Tanjung Balai Tantama Tapanuli Tengah Tawuran Teknologi Teror Terorisme Tes Urine Tiket Tilang Tips Tjahyo Kumolo TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tokoh Agama Tokoh Masyarakat Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Uang Palsu UIN Ujaran Kebencian UKM Ukraina Ulama UMJ umkm UMSU Undang-Undang UNIMED UniPin Universitas Unjuk Rasa Upacara Usaha Rakyat UU Cipta Kerja UU ITE UUD 1945 Vaksinasi Vaksinasi booster Valentine Day Verifikasi Viral Virus Corona Walikota Wanita Wapres Wartawan Webinar Wirausaha Wisata WNA Workshop Yogyakarta Zulkifli Hasan

Arsip Berita

IKLAN

IKLAN

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA


PRO KONTRA VAKSINASI

~> Program Vaksinasi Yang Diluncurkan Pemerintah Mendapat Sorotan Dari Berbagai Masyarakat, sehingga terjadi pro dan kontra

<~ Memang Sebenarnya Harus Jelas Disampaikan, Maksud dan Tujuan Vaksinasi, Karena dilapangan Ada Perbedaan Orang Yang Akan Divaksin dan Yang Tidak Boleh Divaksin, membuat masyarakat Bingung

Link Terkait

close
Banner iklan disini