Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Fachrul Razi Raih Gelar Doktor Ilmu Politik di Universitas Nasional


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Fachrul Razi resmi meraih gelar Doktor Ilmu Politik dari Universitas Nasional setelah mempertahankan disertasinya dalam sidang terbuka yang digelar di Jakarta, Selasa (24/02/26).

Dalam sidang promosi tersebut, Fachrul memaparkan hasil risetnya mengenai dinamika integrasi politik di Aceh pascaperjanjian damai Helsinki. 

Ia menyoroti bagaimana konsolidasi kelembagaan dan peran aktor-aktor politik lokal memengaruhi stabilitas serta arah pembangunan politik di daerah itu.

Di hadapan dewan penguji, ia menjelaskan bahwa proses integrasi politik tidak hanya ditentukan oleh regulasi formal, tetapi juga oleh legitimasi sosial dan kemampuan elite lokal membangun konsensus. 

Penelitian itu, menurut dia, berangkat dari kebutuhan membaca ulang praktik demokrasi lokal dalam konteks kekhususan Aceh.

Sidang berlangsung terbuka dan dihadiri civitas akademika serta undangan terbatas. Setelah melalui sesi tanya jawab dan pendalaman metodologi, dewan penguji menyatakan disertasi tersebut layak dan menerima kandidat sebagai doktor.

Pihak kampus menyebut riset yang diangkat relevan dengan perkembangan politik lokal dan tata kelola pemerintahan daerah. Kajian semacam ini dinilai penting, terutama dalam melihat bagaimana perjanjian damai diterjemahkan ke dalam praktik politik sehari-hari.

Dengan capaian tersebut, Fachrul menambah deretan akademisi yang menekuni studi politik berbasis pengalaman empirik daerah. 

Ia berharap temuannya dapat menjadi rujukan dalam merumuskan kebijakan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Teliti Aceh, Fachrul Razi Raih Doktor Politik UNAS


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Fachrul Razi resmi meraih gelar Doktor Ilmu Politik dari Universitas Nasional dalam Sidang Senat Terbuka di Menara UNAS Ragunan, Selasa (24/2/2026).

Disertasinya mengupas integrasi politik Aceh pasca-MoU Helsinki, menyoroti peran kelembagaan Wali Nanggroe dalam menjaga stabilitas daerah.

Mengurai Integrasi Politik Aceh

Fachrul Razi dikukuhkan sebagai Doktor Ilmu Politik oleh Universitas Nasional (UNAS) dalam sidang terbuka yang digelar di Menara UNAS Ragunan, Jakarta Selatan.

Ia mempertahankan disertasi berjudul “Integrasi Politik di Aceh Pasca MoU Helsinki: Studi Pelembagaan Politik Wali Nanggroe (2013–2024)”.

Tema tersebut dipilih dengan latar dinamika politik Aceh setelah penandatanganan MoU Helsinki pada 2005, yang mengakhiri konflik bersenjata di provinsi itu.

Menurut Fachrul, perjanjian damai bukan sekadar penutup konflik, melainkan awal dari proses panjang membangun sistem politik yang inklusif dan terintegrasi.

Penelitiannya menelaah bagaimana integrasi politik berlangsung lebih dari satu dekade terakhir, sekaligus memetakan faktor yang memengaruhi stabilitas dan konsolidasi demokrasi di Aceh.

Ia menyebut implementasi butir-butir MoU Helsinki di lapangan menyimpan dinamika tersendiri.

“Penelitian ini mengungkap berbagai temuan penting terkait implementasi aturan MoU Helsinki,” ujarnya dalam sidang promosi.

Promosi Doktor dan Harapan Akademik

Proses doktoral Fachrul dipimpin Promotor Utama Prof. Dr. Nazaruddin Sjamsuddin, akademisi yang dikenal luas dalam studi konflik dan perdamaian Indonesia.

Setelah melalui tahapan pembahasan dan verifikasi akademik, ia dinyatakan lulus dengan predikat memuaskan dan resmi menyandang gelar doktor.

Sidang senat terbuka tersebut dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Wilson Lalengke selaku Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), serta jajaran pengurus organisasi itu.

Momentum akademik ini tak sekadar seremoni. Fachrul berharap hasil risetnya dapat menjadi rujukan bagi pembuat kebijakan dalam merumuskan kebijakan politik yang adaptif terhadap dinamika Aceh.

Ia juga menekankan pentingnya pelembagaan politik lokal, termasuk posisi Wali Nanggroe, dalam menjaga kesinambungan perdamaian.

Baginya, integrasi politik bukan proses instan. Ia membutuhkan konsistensi kebijakan, legitimasi kelembagaan, dan partisipasi masyarakat.

Dengan riset tersebut, Fachrul berharap kontribusi akademiknya dapat memperkaya diskursus politik nasional sekaligus memperkuat fondasi perdamaian Aceh di masa depan.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 



Share:

BEM PTMA Apresiasi Anggaran Pendidikan 2026 Tak Dipangkas


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
BEM PTMA Indonesia menyatakan dukungan terhadap kebijakan anggaran pendidikan 2026 pemerintah di Jakarta, Senin (23/02), karena dinilai tetap prioritas meski ada program nasional baru.

Anggaran pendidikan 2026 dipastikan tidak dipangkas untuk program lain, langkah yang dinilai mahasiswa sebagai sinyal kuat komitmen negara pada sekolah dan guru.

Kebijakan Anggaran Dinilai Progresif

Koordinator Presidium Nasional Yogi Syahputra Alidrus menilai kebijakan anggaran pendidikan pemerintah menunjukkan arah progresif. Menurutnya, sektor pendidikan dasar dan menengah tetap ditempatkan sebagai prioritas pembangunan manusia.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Muti, yang memastikan dana pendidikan tidak dikurangi untuk pembiayaan program lain.

Pemerintah, kata dia, justru memperbesar alokasi untuk sejumlah program strategis, mulai dari revitalisasi sekolah, digitalisasi pembelajaran, bantuan siswa, hingga peningkatan kesejahteraan guru.

Data anggaran yang tercantum dalam APBN menunjukkan nilai lebih dari Rp14 triliun dialokasikan bagi lebih dari 11.000 satuan pendidikan di seluruh Indonesia.

Menurut Yogi, angka tersebut menegaskan bahwa sektor pendidikan masih menjadi fondasi pembangunan nasional jangka panjang.

Catatan Pengawasan Daerah

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa tantangan terbesar kerap muncul di tingkat pemerintah daerah. Persoalan klasik seperti penyalahgunaan kewenangan hingga lemahnya pengawasan masih ditemukan.

Ia mencontohkan kasus di Nusa Tenggara Timur yang menyoroti lemahnya perhatian terhadap kebutuhan dasar siswa. Peristiwa itu, katanya, harus menjadi alarm bagi penguatan kontrol kebijakan pendidikan.

Selain anggaran, BEM PTMA juga menilai langkah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI dalam program digitalisasi sekolah sebagai kebijakan penting.

Bantuan perangkat panel interaktif dinilai dapat mendorong pembelajaran kolaboratif. Teknologi tersebut memungkinkan guru menulis, menggambar, dan mengakses sumber belajar digital secara langsung di kelas.

Yogi menegaskan, pendidikan dasar dan menengah tetap menjadi “jantung peradaban daerah” karena membentuk generasi masa depan. Ia menilai keberlanjutan kebijakan anggaran menjadi kunci agar manfaatnya terasa merata hingga wilayah terpencil.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 



Share:

Mahasiswi Tewas di Cikarang Usai Minum Obat Aborsi Ilegal, 5 Orang Dijerat Pasal Pembunuhan


Duta Nusantara Merdeka | Cikarang 
Seorang mahasiswi berusia 20 tahun ditemukan tewas di kamar unit Apartemen Riverview Tower Mahakam, wilayah Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, setelah diduga mengonsumsi obat aborsi ilegal. 

Kematian korban kemudian membuka jejak jaringan penjualan obat keras terlarang yang kini diproses hukum dengan sangkaan berat.

Korban berinisial PAF ditemukan tak bernyawa di kamar apartemen di kawasan Cikarang pada Rabu (11/2/2026) pukul 14.30 WIB. 

Polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara sebelum mengevakuasi jenazah ke RS Pusdokkes Polri untuk keperluan autopsi.

Polisi menyebut kasus ini sebagai salah satu peredaran obat ilegal paling berbahaya yang mereka tangani tahun ini.

Kapolres Polres Metro Bekasi melalui Kombes Pol. Sumarni menjelaskan, korban sempat berada di kamar bersama sejumlah rekannya sebelum kondisi fisiknya tiba-tiba menurun drastis. 

"Dugaan awal mengarah pada konsumsi pil keras yang dipasarkan sebagai obat penggugur kandungan tanpa resep dokter maupun pengawasan medis," ujar Kombes Sumarni, Senin (16/2/2026).

Jejak Distribusi Terungkap

Penyelidikan kemudian mengarah pada jaringan penjual obat ilegal setelah polisi menelusuri isi ponsel korban dan riwayat transaksi. Dari situ, aparat menangkap lima orang yang diduga terlibat dalam distribusi.

Kelima tersangka berinisial SN alias F, ADY, H alias H, EA alias E, dan NF. Mereka disebut berperan sebagai penjual sekaligus perantara dalam peredaran obat keras tersebut. Polisi menilai para pelaku mengetahui risiko fatal dari obat yang mereka pasarkan, namun tetap menjualnya demi keuntungan.

Satu orang lain berinisial R kini masuk daftar pencarian orang. Penyidik menduga sosok ini merupakan pemasok utama dalam jaringan tersebut.

Dijerat Pasal Berat

Berbeda dari perkara obat ilegal biasa, penyidik menerapkan pasal pembunuhan dan pembunuhan berencana terhadap para tersangka. Langkah itu diambil karena ada dugaan pelaku memahami potensi kematian akibat obat, tetapi tetap mendistribusikannya kepada korban.

Jika terbukti bersalah, para tersangka terancam hukuman berat mulai dari penjara seumur hidup hingga pidana mati.

Kasus ini kembali menyoroti bahaya praktik aborsi tidak aman. Secara medis, konsumsi obat keras terlarang tanpa pengawasan tenaga kesehatan dapat memicu pendarahan hebat, infeksi serius, bahkan kegagalan organ yang berujung kematian.

Polisi mengimbau masyarakat segera melapor jika mengetahui peredaran obat keras ilegal agar penindakan dapat dilakukan lebih cepat dan korban serupa tidak kembali jatuh.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Mahasiswa Indonesia Raih Juara III Tilawah IPT Malaysia 2026


Duta Nusantara Merdeka | Trengganu 
Mahasiswa Universiti Islam Antarabangsa Tuanku Syed Sirajuddin (UniSIRAJ), Ahmad Zaky AlBaihaqi, meraih Juara III Tilawah IPT di Universiti Sultan Zainal Abidin (UNISZA), Terengganu, 12–15 Februari 2026.

Prestasi itu menjadi catatan penting, bukan hanya bagi kampusnya di Malaysia, tetapi juga bagi Indonesia.

Ahmad Zaky tampil dalam Majlis Tilawah dan Hafazan Al-Qur’an Peringkat Institusi Pendidikan Tinggi (IPT), ajang tahunan yang mempertemukan mahasiswa terbaik dari berbagai perguruan tinggi se-Malaysia.

Di tengah persaingan ketat cabang tilawah dan hafazan, ia berhasil menempatkan diri di posisi tiga besar. Capaian tersebut menegaskan kapasitasnya sebagai qari muda yang matang secara teknik maupun penguasaan tajwid.

Fondasi Pesantren dan Tradisi Keilmuan

Ahmad Zaky merupakan alumni . Ia juga cucu dari pendiri pesantren tersebut.
Latar pendidikan pesantren yang kuat menjadi fondasi penting dalam perjalanan akademiknya. 

Tradisi talaqqi, disiplin hafalan, serta pembinaan adab terhadap Al-Qur’an membentuk karakter dan ketekunannya sejak dini.

Keberhasilan di panggung IPT Malaysia ini sekaligus menunjukkan bahwa tradisi keilmuan pesantren Indonesia mampu bersaing di level internasional.

Kompetisi yang digelar di Terengganu itu bukan sekadar perlombaan, melainkan ruang silaturahmi intelektual dan spiritual antar-mahasiswa. Ajang tersebut memperkuat budaya cinta Al-Qur’an di kalangan generasi muda terdidik.

Pihak kampus melalui Jabatan Pembangunan Pelajar dan Jaringan Komuniti (JPPJK) menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. 

Mereka berharap prestasi ini menjadi pemantik semangat mahasiswa lain untuk terus berprestasi.

Keberhasilan Ahmad Zaky diharapkan memberi energi baru bagi santri dan mahasiswa Indonesia, agar terus menjaga tradisi keilmuan Al-Qur’an dan membawa nilai-nilai Islam di kancah global.

Penulis Lakalim Adalin 
Editor Arianto 
 

 
Share:

YMMZ Santuni 160 Ustadz di Banjarmasin, Komitmen Perkuat Dakwah Pendidikan


Duta Nusantara Merdeka | Banjarmasin 
Yayasan Mahatir Mohammad Zain (YMMZ) kembali menegaskan komitmen sosialnya dengan menggelar silaturahmi, makan bersama, dan penyerahan bantuan rutin kepada ratusan ustadz di Banjarmasin.

YMMZ menggelar silaturahmi dan makan bersama ustadz serta asatidz lembaga pendidikan Islam, disertai penyerahan bantuan rutin sebagai wujud kepedulian nyata terhadap kesejahteraan tenaga pendidik.

Kegiatan berlangsung Jumat (2/1/2026), selepas Salat Jumat, di Kawai Koffie Jalan Adhyaksa, Sungai Miai, Banjarmasin Utara, Kalimantan Selatan, melibatkan KB-TK, SDITQ, dan Pesantren Intan Ilmu.

Hadir Ketua Dewan Pembina YMMZ H. Muhammad Zain, Ketua YMMZ Muhammad Zainal Fahmi, pimpinan yayasan mitra, serta ratusan ustadz dan asatidz, mencerminkan sinergi kuat antarlembaga pendidikan Islam.

Ketua YMMZ Zainal Fahmi menegaskan setiap ustadz dan asatidz menerima bantuan Rp500 ribu per bulan, menyasar sekitar 160 penerima, sebagai perhatian tulus terhadap pengabdian para pendidik.

“Bantuan ini murni kepedulian Ketua Dewan Pembina YMMZ terhadap kemaslahatan pendidikan, tanpa kepentingan lembaga tertentu,” ujar Zainal Fahmi, menekankan pentingnya ketenangan guru dalam mendidik generasi.

Ketua Harian Yayasan Al Umm Banjarmasin Ustadz Muhammad Hafizd Anshari menyampaikan rasa syukur, menilai perhatian pada kesejahteraan guru berdampak langsung pada mutu pendidikan dan semangat mencerdaskan anak bangsa.

Kegiatan ditutup doa syukur dan hidangan kebersamaan, menegaskan bahwa kepedulian terhadap guru adalah investasi kemanusiaan bagi masa depan pendidikan umat.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Tim Pengabdian ITB mengajak Siswa SDN Pulau Rinca Belajar Literasi Sains dengan Menyenangkan


Duta Nusantara Merdeka | Nusa Tenggara Timur 
“Boardgame merupakan hal baru bagi kami. Baru sekarang kami mendengar boardgame, apalagi digunakan untuk pembelajaran...” ucap Muhammad Tayeb, S.Pd., kepala sekolah SDN 1 Pulau Rinca saat pembukaan acara. 

Pulau Rinca, Kecamatan Komodo, Nusa Tenggara Timur, merupakan wilayah konservasi Komodo. Masyarakat di Pulau Rinca masih hidup berdampingan dengan Komodo yang hidup bebas di hutan. Pulau Rinca merupakan salah satu destinasi yang menarik wisatawan karena menawarkan pengalaman berbeda bagi turis untuk menyaksikan Komodo yang hidup di alam liar. Hanya saja, Pulau Rinca masih termasuk ke dalam wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).


Masyarakat masih mengalami keterbatasan akses, salah satunya adalah akses informasi pendidikan. Berbagai inovasi yang sudah berkembang di Pulau Jawa, belum diketahui oleh guru di Pulau Rinca. Meskipun demikian, guru dan kepala sekolah di SDN 1 Pulau Rinca memiliki tekad dan keinginan yang tinggi untuk terus mengembangkan pendidikan di Pulau Rinca. 

Untuk memperkenalkan inovasi pendidikan di Desa Pasir Panjang, Pulau Rinca, tim pengabdian masyarakat ITB memberikan boardgame (game based-learning). Program pengabdian ini merupakan kolaborasi antara Kelompok keilmuan Literasi Budaya Visual FSRD ITB, Kelompok keilmuan Komunikasi Visual dan Multimedia FSRD ITB, dan Kelompok Keilmuan Fisika dan Teknologi Material Maju FMIPA ITB. Tim pengadian yang hadir di antaranya Yani Suryani, M. Hum. sebagai ketua tim, Dr. Tri Sulistyaningtyas, M. Hum., Dr. Alvanov Zpalanzani, MM., Prof. Dr. Fatimah Arofiati Noor, Sira Kamila Dewanti Amalia, M. Hum, Tegar Priskadana Putra, M.Ds., dan Faiz Aulia Rahman, S.Si. 



Kagiatan ini dilaksanakan dari 1-4 Oktober 2025. Program pengabdian diawali dengan workshop bersama para guru. Workshop diberikan kepada guru untuk meningkatkan pengetahuan guru tentang penggunaan boardgame dalam pembelajaran. Materi yang diberikan menunjukkan fungsi boardgame dalam menciptakan experiential learning dan tangential learning.

Boardgame dapat memberikan pembelajaran dengan experiential learing melalui pengalaman sehingga siswa lebih mudah memahami dan mengingat materi yang terkandung dalam konten permainan. Sementara itu, tangential learning mengajarkan materi berdasarkan topik tertentu dengan visual dan verbal yang spesifik. Boardgame memberikan simulasi kepada siswa terhadap topik tertentu yang diberikan.


Workshop dilanjutkan dengan pelatihan permainan yang telah tim bawa dari Bandung. Terdapat tujuh permainan yang dikenalkan, yaitu Selada Sains (Selaras dengan Alam), Rubrate!, Math Story: Seri Pahlawan, Jaganima, Seafood, 3EM!, dan Tangled Threads. Permainan-permaianan ini merupakan produk yang dihasilkan dari kelas Boardgame di FSRD ITB. Para guru dilatih untuk memahami agar nantinya dapat mengajarkan materi melalui boardgame secara mandiri.

Hari berikutnya, program pengabdian dilanjutkan dengan permainan bersama para siswa. Siswa SDN 1 Pulau Rinca bermain sambil bertualang. Para guru juga akan menerapkan materi yang telah didapatkan pada hari pertama kegiatan dengan memimpin permainan. Para siswa akan memainkan permainan secara berkelompok. Permainan yang dirancang khusus untuk program ini adalah Selada Sains (Selaras dengan Alam).


Para siswa mempelajari fisika dasar dan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari melalui 48 kartu misi. Setiap siswa akan mendapatkan pion dengan karakter khusus, yaitu Komi si Komodo, Sava Penjelajah Savana, Rafi, Atmo, Rani, dan Bahar. Permainan terdiri atas papan Peta Pulau Rinca di bagian depan dan Peta Sains di bagian belakang.

Para siswa mempelajari fluida, mekanika, optik, magnet dan listrik, sains dan alam, serta wawasan lingkungan dengan menjawab pertanyaan dari setiap kartu untuk mendapatkan poin. Permainan Selada Sains (Selaras dengan Alam) mengajarkan siswa SD tentang kebiasaan sehari-hari dan hubungannya dengan alam.


Permainan ini diawali dengan menentukan langkah setiap pemain. Penentuan jumlah langkah yang biasanya menggunakan metode hom pim pa, diganti dengan “Pancasila lima dasar”. Setiap siswa mengeluarkan jari sesuai dengan keinginan masing-masing. Jumlah jari akan dihitung dan ditotalkan untuk menemukan berapa langkah pion pemain dapat melaju.

Setelah mendapatkan angka, pion akan dijalankan di Peta Pulau Rinca. Titik berhenti pion menentukan kartu misi yang akan diambil. Kartu misi berisi pertanyaan tentang sains dasar yang harus dijawab pemain. Permainan Selada digunakan untuk mengajak siswa mempelajari literasi sains dengan cara yang menyenangkan sekaligus membentuk kepribadian siswa.


Selain Selada Sains, permainan Seafood dan Jaganima mengajarkan berbagai jenis binatang yang harus dijaga. Permainan Seafood dan Jaganima mengingatkan siswa untuk selalu menjaga alam agar binatang tidak punah. Siswa juga belajar menjaga alam dari permainan 3EM!, khususnya tentang melindungi diri dari serangan penyakit demam berdarah. Permainan Rubrate! memperkenalkan karakter dan jenis burung. Permainan ini juga melatih keberanian siswa menyelesaikan misi, melatih siswa berstrategi, dan melatih kerja sama siswa. 

Penerapan game based-learning merupakan upaya melatih siswa agar dapat memahami sains melalui simulasi dan pengalaman. Permainan melatih siswa untuk berstrategi, bekerja sama, dan berpikir sistematis. Siswa SDN Pulau Rinca juga diajak untuk memecahkan permasalahan yang mengacu pada materi fisika dan matematika sekaligus belajar sejarah di permainan Math Story: Seri Pahlawan. Kemampuan berpikir kritis, strategis, dan logis dikembangkan dengan mempelajari geometri melalui permainan merangkai gambar dan warna dalam permainan Tangled Threads. 

“Setelah ini, pembelajaran kami tidak hanya mengacu pada presentasi materi seperti biasanya, kami bisa menerapkan permainan ini dan pembelajaran akan menjadi menyenangkan,” ujar Pak Tayeb saat penutupan acara.


Para siswa sangat gembira ketika permainan berlangsung, terlihat melalui antusias para siswa menjawab pertanyaan saat refleksi materi usai permainan. Para siswa juga dapat menceritakan kembali makna dan pesan yang mereka dapatkan selama permainan berlangsung. Melalui permainan, siswa diberikan ruang untuk mengeksplorasi sains secara mandiri.

Permainan ini merupakan integrasi antara aspek literasi, aspek desain, dan aspek fisika.  Pemberian boardgame di SDN 1 Pulau Rinca merupakan upaya mengenalkan inovasi pendidikan di wilayah 3T. Para siswa dan guru dapat menerapkan inovasi permainan yang menyenangkan sehingga metode pembelajaran di Pulau Rinca tidak lagi sebatas pada presentasi dan diskusi saja. **
Share:

Alasan Orang Kaya Pilih Sekolah Mahal Bukan Sekadar Soal Uang


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Banyak orang mengira orang kaya memilih sekolah mahal semata karena uang mereka melimpah. Faktanya, alasan itu hanya bagian kecil dari cerita.

Sekolah mahal memang menawarkan fasilitas modern, guru berpengalaman, hingga kurikulum internasional. Namun, yang lebih penting adalah lingkungan sosial yang membentuk jaringan sejak usia dini.

Anak-anak dari keluarga berada bertemu teman setara, bahkan dari keluarga lebih mapan. Jaringan ini memicu terbentuknya koneksi berharga yang menguntungkan masa depan mereka.

Bagi orang tua, menyekolahkan anak di lembaga elit juga berarti memasuki lingkaran sosial baru. Mereka lebih mudah bertemu peluang bisnis dan relasi strategis.

Networking yang terbentuk di lingkungan sekolah elit sering kali menjadi jembatan. Dari sekadar pertemanan, bisa berkembang menjadi kerja sama bisnis bernilai besar di masa depan.

Inilah alasan mengapa sekolah mahal dianggap investasi jangka panjang. Bukan hanya untuk kualitas pendidikan, tetapi juga akses ke komunitas berkelas.

Lingkungan terbukti menjadi faktor krusial dalam menentukan perkembangan seseorang. Anak-anak belajar dari sesama, sementara orang tua memperluas wawasannya melalui interaksi sosial.

Pertanyaannya, apakah lingkungan kita saat ini sudah mendukung pengembangan diri? Jika tidak, mungkin inilah saatnya menata ulang prioritas dalam memilih pendidikan.

Penulis: Lakalim Adalin
Editor: Arianto 



Share:

Viral Mahasiswa Pakai Rumus S.O.C.I.A.L Bongkar Kesenjangan Ekonomi Indonesia


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Viral di media sosial, seorang mahasiswa sukses mencuri perhatian dengan cara presentasi unik. Satu kelas langsung melongo ketika ia membongkar fakta kesenjangan ekonomi.

Ia membuka presentasi dengan story telling. Diceritakan pengalaman pribadi naik ojek online, mendengar curhat driver yang bekerja 12 jam demi membiayai sekolah anaknya.

Kontrasnya, mahasiswa itu melanjutkan dengan observation. Di media sosial, kerap terlihat orang menghabiskan miliaran rupiah untuk mobil mewah seakan belanja barang murah.

Bagian connection menjadi klimaks. Pertanyaan sederhana muncul: mengapa jurang antara kaya dan miskin di Indonesia begitu lebar, seolah sulit untuk dijembatani?

Melalui insight, ia mengutip data World Bank. Satu persen orang terkaya menguasai hampir separuh kekayaan nasional, fakta yang bikin kelas terdiam serius.

Selanjutnya agenda dipaparkan jelas. Presentasi akan menguraikan penyebab utama kesenjangan, dampaknya bagi masyarakat, serta strategi konkret menguranginya melalui kebijakan ekonomi inklusif.

Mahasiswa itu menutup dengan lo-fame/impact. Ia menegaskan, pemahaman kesenjangan penting agar generasi muda lebih kritis menuntut keadilan ekonomi dan keberpihakan pemerintah.

Rumus S.O.C.I.A.L dianggap revolusioner dalam menyampaikan gagasan. Strategi sederhana namun terstruktur membuat pesan sulit dilupakan sekaligus menyentuh aspek emosional audiens.

Publik menilai gaya presentasi seperti ini relevan di era digital. Narasi menyentuh realita sehari-hari membuat isu serius terasa dekat dengan kehidupan generasi muda.

Presentasi ini viral bukan sekadar karena gaya, tetapi pesan mendalam. Kesenjangan ekonomi nyata, dan generasi muda diharapkan ikut berperan menciptakan perubahan sosial lebih adil.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Usulan Netizen Agar Anggota DPR Minimal S2 Jadi Perdebatan Serius


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Belakangan, jagat maya diramaikan usulan agar calon anggota DPR minimal bergelar S2 atau S3. Netizen menilai pendidikan tinggi bisa melahirkan pemimpin lebih bijak.

Wacana ini muncul setelah berbagai kebijakan DPR disorot publik. Banyak yang dianggap kontroversial, tidak pro-rakyat, bahkan merugikan masyarakat. Pertanyaannya: apakah masalahnya terletak pada kualitas SDM wakil rakyat?

Menjadi anggota DPR bukan sekadar duduk di kursi parlemen. Keputusan mereka menyangkut hidup jutaan rakyat. Di sinilah peran pendidikan tinggi dianggap krusial.

Pendidikan lanjut melatih seseorang berpikir kritis, melakukan riset, dan mengasah leadership. Bukan hanya sekadar gelar akademik, tetapi bekal untuk memahami kompleksitas bangsa.

Keunggulan pertama pendidikan tinggi adalah critical thinking. Mahasiswa S2 atau S3 terbiasa menganalisis masalah dari berbagai sisi sebelum mengambil keputusan, sehingga hasilnya lebih matang.

Keunggulan berikutnya adalah policy and research skill. Mereka dilatih merancang kebijakan berbasis data, bukan sekadar perasaan atau tren sesaat, sehingga kebijakan lebih objektif dan terukur.

Selain itu, jenjang lanjut juga mengasah leadership dan networking. Bertemu akademisi serta praktisi global melahirkan perspektif luas dan kemampuan memimpin dengan wawasan internasional.

Contoh nyata dapat dilihat di Singapura. Mayoritas menteri dan anggota parlemennya lulusan S2 atau S3 dari kampus top dunia seperti Harvard, MIT, dan Oxford.

Hasilnya, Singapura memiliki kebijakan ekonomi visioner, stabilitas politik kuat, serta tingkat kepercayaan publik tinggi terhadap pemerintah. Pendidikan tinggi jelas jadi modal strategis.

Dari perspektif psikologi politik, pendidikan bukan sekadar titel. Ia menjadi fondasi penting menghadapi kompleksitas tata kelola negara yang penuh tantangan dan perubahan global.

Maka tak heran jika banyak netizen menilai anggota DPR sebaiknya minimal lulusan S2. Semakin tinggi ilmunya, semakin siap mengabdi pada rakyat.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 



Share:

Anak Muda Indonesia Raih IPK Sempurna dan Langsung Kerja di Firma Hukum Internasional


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Bayangkan di usia 21 tahun sudah lulus kuliah dengan predikat cum laude, IPK sempurna 4.0, lalu langsung diterima kerja di firma hukum internasional.

Inilah kisah nyata Stephani Fransiska, anak muda Indonesia yang membuktikan disiplin, konsistensi, dan tekad kuat bisa mengantar pada kesuksesan luar biasa sejak usia belia.

Stephani tidak lahir dari keluarga konglomerat atau sekolah elite. Ia tumbuh sederhana, mengandalkan kerja keras, doa, dan komitmen penuh pada pendidikan.

Diterima di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada melalui jalur prestisius SNMPTN, Stephani membuktikan diri dengan manajemen waktu ketat serta semangat belajar tanpa henti.

Hasil perjuangannya spektakuler. Ia berhasil lulus dengan IPK 4.0, capaian sangat langka apalagi di jurusan hukum yang dikenal penuh tantangan akademis dan persaingan ketat.

Namun prestasi tak berhenti di sana. Stephani langsung direkrut firma hukum bergengsi yang berjejaring internasional, posisi impian banyak lulusan hukum di seluruh dunia.

Kini di usia muda, ia sudah terlibat menangani kasus besar, berinteraksi dengan pakar hukum dunia, dan berada di garis depan industri hukum global.

Rahasia suksesnya sederhana namun mendalam: fokus pada proses, bukan sekadar pujian. Belajar bukan demi nilai, melainkan demi benar-benar memahami setiap materi hukum.

Ia juga menekankan pentingnya keseimbangan hidup: tidur cukup, berolahraga, menjaga kesehatan mental, sekaligus memiliki tujuan hidup jelas untuk masa depan.

Tujuannya mulia: menjadi pengacara yang mampu membantu masyarakat melalui hukum, memberikan keadilan, sekaligus memberi kontribusi nyata bagi bangsa Indonesia.

Kisah Stephani membuktikan kesuksesan bukan milik mereka yang punya segalanya, melainkan milik yang konsisten, disiplin, dan berani bermimpi besar tanpa pernah menyerah.

Pesan penting untuk generasi muda: usia bukan batas, nilai bukan definisi. Yang menentukan adalah tindakan hari ini, dimulai dari langkah kecil.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 
Share:

Menikahi Wanita Hamil oleh Pria Lain, Apakah Pernikahannya Sah


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Artis Erika Carlina menghebohkan publik setelah mengaku pernah hamil di luar nikah dalam sebuah podcast, namun menikah dengan pria yang bukan ayah dari janin tersebut. Lalu, bagaimana keabsahan pernikahan dalam kasus seperti ini?

Menurut Pasal 2 Undang-Undang Perkawinan, suatu pernikahan dianggap sah apabila dilakukan berdasarkan hukum agama atau kepercayaan masing-masing dan dicatatkan secara resmi oleh negara.

Namun, UU Perkawinan juga memuat sejumlah larangan dalam Pasal 8, seperti larangan menikah dengan kerabat sedarah, hubungan semenda, susuan, atau larangan lain berdasarkan agama.

Terkait wanita yang sedang hamil sebelum menikah, tidak ada ketentuan eksplisit dalam UU Perkawinan yang melarangnya. Maka, sah atau tidaknya pernikahan dikembalikan pada keyakinan agama yang dianut oleh pasangan tersebut.

Dalam perspektif hukum Islam, sesuai Pasal 53 ayat (1) Kompilasi Hukum Islam (KHI), seorang pria boleh menikahi wanita hamil hanya jika ia adalah ayah biologis dari anak yang dikandung. Jika bukan, maka pernikahan baru dinyatakan sah apabila dilakukan setelah wanita tersebut melahirkan.

Ini berarti, pernikahan seorang pria dengan wanita hamil dari pria lain belum dianggap sah menurut hukum Islam, kecuali memenuhi syarat waktu tertentu dan prinsip kejelasan nasab anak.

Adapun jika anak tersebut lahir di luar pernikahan yang sah, maka sang ibu tetap bisa mencatatkan kelahiran anak atas namanya sendiri. Nama ayah hanya bisa dicantumkan dalam akta kelahiran jika ada pengakuan resmi atau penetapan pengadilan.

Fenomena ini mencerminkan perlunya edukasi hukum keluarga dan peran agama dalam kehidupan sosial, terutama di kalangan publik figur. Sebab, implikasi hukum dari kehamilan pranikah cukup kompleks dan bisa memengaruhi status anak serta hak-hak hukum lainnya.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Cara Cek Nomor Ijazah Resmi Lewat Situs Kemendikbud


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Nomor ijazah sekolah dan perguruan tinggi sangat penting sebagai bukti resmi kelulusan. Kini, cek nomor ijazah bisa dilakukan secara online tanpa harus ke sekolah.

Pemerintah melalui Kemendikbudristek menyediakan layanan daring untuk memverifikasi ijazah secara mandiri. Proses ini menjadi solusi praktis untuk keperluan akademik dan pekerjaan.

Langkah Cek Nomor Ijazah Online di Situs Kemendikbud:

1. Akses laman resmi: https://pisn.kemdiktisaintek.go.id.

2. Pilih nama perguruan tinggi, program studi, dan jenjang pendidikan.

3. Masukkan NIM atau nomor sertifikat profesi.

4. Pastikan data lengkap, lalu klik “Cari Data.”

5. Nomor ijazah akan ditampilkan secara otomatis.

Selain secara daring, nomor ijazah dapat ditemukan langsung di dokumen asli bagian bawah, tepat setelah tulisan “LULUS”. Formatnya terdiri dari kode provinsi, jenjang, satuan pendidikan, kurikulum, dan nomor seri unik.

Contoh Kode Nomor Ijazah:

• DN-01 untuk DKI Jakarta,

• DN-05 untuk Jawa Timur,

• DN-25 untuk Papua,

• LN untuk Sekolah Indonesia di Luar Negeri.

Kode pendidikan mencakup: D (Dasar), M (Menengah), PA (Paket A), hingga SMK dan Kurikulum seperti K13 atau K06.

Ciri-ciri Ijazah Asli:

• Kertas tebal khas dari Perum Peruri.

• Hologram permanen menyatu di dokumen.

• Nomor seri ijazah tidak bisa dipalsukan.

Validasi nomor ijazah penting untuk menghindari ijazah palsu serta mempercepat verifikasi dokumen akademik di dunia kerja dan pendidikan tinggi.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

1 dari 3 Remaja Indonesia Alami Masalah Kesehatan Mental, Ini Pemicunya


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Masalah kesehatan mental remaja Indonesia kini menjadi perhatian serius. Berdasarkan National Adolescent Mental Health Survey (NAMHS), satu dari tiga anak usia 10–17 tahun tercatat mengalami gangguan kesehatan mental. Kondisi ini diperkirakan akan terus meningkat hingga 2025.

Laporan yang dirilis pada 2022 itu menunjukkan peningkatan signifikan kunjungan anak dan remaja ke biro psikologi—naik hingga 30 persen. Hal ini menunjukkan bahwa banyak anak di Indonesia tidak dalam kondisi psikologis yang baik.

Faktor Kesehatan Mental Remaja: Lingkungan, Pengasuhan, hingga Sekolah

Najelaa Shihab, psikolog klinis dan pendidik, menjelaskan bahwa kesehatan mental anak dipengaruhi banyak aspek. Mulai dari pola pengasuhan di rumah, pendekatan pembelajaran di sekolah, interaksi sosial, hingga kecenderungan pribadi tiap anak.

Sayangnya, gejala awal seperti murung, menarik diri, atau mudah marah masih sering disalahartikan sebagai "nakal", "manja", atau "malas" oleh lingkungan sekitar, termasuk orang tua dan guru.

Kisah Davina: Diagnosis Mental Baru Muncul Setelah Bertahun-tahun

Salah satu contoh nyata adalah Davina Shafa Felisha, putri aktris Mona Ratuliu, yang pertama kali merasakan gejala cemas sejak usia 11 tahun. Mima, sapaan akrabnya, mengalami perundungan saat SD dan mulai merasakan depresi saat memasuki SMP.

Namun baru saat usia 19 tahun, Mima mendapat diagnosis bipolar dan borderline personality disorder. “Dari umur 11 sampai 19 itu aku capek karena enggak ada kepastian. Ke psikolog membaik, tapi siklusnya berulang,” kata Mima.

Kini di usia 22 tahun, Mima aktif menyuarakan pentingnya kesadaran terhadap kesehatan mental dan perlunya akses diagnosis serta penanganan profesional sejak dini.

Perlu Akses dan Penanganan Dini

Survei memprediksi angka remaja dengan gangguan mental akan terus bertambah bila tak ada intervensi dini. Keterbukaan dan pendampingan dari orang tua, tenaga pendidik, serta akses ke psikolog sangat krusial untuk memutus rantai masalah mental anak-anak Indonesia.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Kagama MBA Resmi Dilantik, Usung Kolaborasi Alumni untuk Negeri


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Kagama MBA resmi dilantik untuk periode 2024–2029, mengusung semangat kolaborasi alumni Universitas Gadjah Mada dalam kontribusi nyata membangun negeri melalui program strategis lintas sektor.

Pelantikan digelar di Kampus FEB UGM Jakarta pada Sabtu (19/07/2025), dipimpin Ketua Harian PP Kagama, Budi Karya Sumadi, yang menekankan filosofi “migunani”—berguna untuk bangsa dan masyarakat.

Menurut Budi, semangat guyub dan kontribusi alumni menjadi kekuatan utama Kagama MBA dalam menciptakan dampak nasional yang positif. Ia menyebut, alumni UGM banyak yang telah berperan di pemerintahan.

Ketua Umum terpilih Kagama MBA, Tri Andayani, menegaskan komitmen membangun komunitas inklusif dan progresif. Ia menyoroti pentingnya partisipasi aktif alumni melalui berbagai program kontribusi.

Salah satu program unggulan adalah “Alumni Menulis,” ruang berbagi ide dan refleksi dalam bentuk tulisan, serta bagian dari penyusunan E-Magazine edisi perdana Kagama MBA yang akan dirilis tahun ini.

Andayani menyebut, jejaring alumni adalah kekuatan strategis. Dengan kolaborasi yang terarah, Kagama MBA mampu membangun ekosistem pembelajaran dan kontribusi sosial yang inspiratif dan berkelanjutan.

Beberapa kegiatan kolaboratif telah dilakukan, termasuk Turnamen Golf dan Seminar Nasional “Alumni Talks Insight” yang membahas green economy menuju Indonesia Emas 2045 dan rebranding identitas organisasi.

Selain itu, program sosial seperti Buka Puasa Bersama dan santunan kepada anak yatim turut dilakukan untuk memperkuat empati, solidaritas, dan peran alumni dalam mendukung masyarakat sekitar.

Kagama MBA juga aktif mengirimkan delegasi dalam forum strategis nasional, termasuk kegiatan PP Kagama dan kolaborasi kampus, menegaskan peran alumni dalam memperkuat ekosistem pendidikan tinggi.

Tiga pilar strategis Kagama MBA disusun: penguatan jejaring alumni, kolaborasi lintas sektor, dan pemberdayaan komunitas. Pilar ini menjadi dasar membangun komunitas alumni yang aktif dan visioner.

Kagama MBA berkomitmen mendukung wirausaha alumni, memperkuat komunikasi digital, dan membangun ruang kolaborasi bisnis untuk mendorong kontribusi lintas wilayah, termasuk diaspora alumni di luar negeri.

Lebih lanjut, Andayani menyampaikan, dengan komunikasi terbuka dan gotong royong, Kagama MBA siap menjadi jaringan pembelajaran seumur hidup dan wadah kolaborasi alumni untuk kontribusi jangka panjang.

Direktur MBA UGM Jakarta, Prof. Dr. Eduardus Tandelilin, menambahkan bahwa alumni Kagama MBA saat ini mencapai 16.000 orang, sementara mahasiswa aktif lebih dari 1.800, dengan tren terus meningkat.

Penulis: Lakalim Adalin
Editor: Arianto



Share:

Ketua DPRD Demak Prihatin Kasus Guru Madin Dituntut Bayar Denda Rp25 Juta


Duta Nusantara Merdeka | Demak 
Kasus guru Madrasah Diniyah (Madin) di Demak yang dituntut membayar denda Rp25 juta karena diduga menampar siswa, memantik perhatian Ketua DPRD Demak, Zayinul Fata.

Video penandatanganan surat damai bermaterai oleh guru bernama Zuhdi, menyebar luas di media sosial dan memunculkan gelombang simpati publik.

Zayinul menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap perlakuan terhadap guru yang telah mengabdi selama lebih dari 30 tahun di dunia pendidikan.

“Kalau bukan mereka, siapa lagi yang mau mendidik anak-anak kita?” ucapnya di akun Instagram resminya, Jumat (18/07/2025).

Ia juga mengingatkan pentingnya pendekatan bijaksana dalam menyelesaikan persoalan pendidikan, bukan langsung ke jalur hukum.

Menurutnya, guru adalah sosok orang tua kedua yang harus dihormati, terutama mereka yang mendedikasikan hidup untuk mendidik di madrasah.

Gelombang solidaritas pun mengalir dari masyarakat. Banyak warganet mengunggah dukungan dan beberapa menginisiasi penggalangan dana untuk membantu guru Zuhdi.

DPRD Demak akan ikut mengawal penyelesaian kasus ini agar tidak berlarut dan tetap menjunjung keadilan bagi semua pihak, terutama para pendidik.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Merry Riana: Fokus Transformasi Pendidikan Karakter Indonesia


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Merry Riana menyampaikan bahwa langkah IPO ini jadi tonggak baru dalam misi memperluas pendidikan karakter bukan sekadar ekspansi bisnis, tetapi bagian dari perjuangan jangka panjang. MERI ingin membangun ekosistem pendidikan karakter yang menjangkau lebih banyak anak muda Indonesia.

Didirikan dari sebuah garasi kecil, kini MERI tumbuh sebagai pemimpin pasar di sektor pendidikan nonformal. Melalui pendekatan soft skills dan experiential learning, MERI telah menjangkau puluhan ribu remaja.

"Pendidikan adalah kebutuhan prioritas, bukan sekadar simbol sosial. IPO ini jadi bukti bahwa sektor pendidikan layak mendapat tempat di pasar modal," kata Merry Riana usai pencatatan saham perdana PT Merry Riana Edukasi Tbk di Bursa Efek Indonesia, Kamis (10/7/2025). 

Ia menegaskan, 65% dana IPO akan digunakan untuk memperluas Merry Riana Learning Centre melalui skema kemitraan dan sewa lokasi. Sementara 35% akan dialokasikan untuk pengembangan program edukatif seperti Life Camp dan Leadership Camp.

Merry juga menyoroti pentingnya kolaborasi digital dan dukungan komunitas sebagai fondasi pertumbuhan MERI ke depan. “Tim kami telah membangun ini selama 10 tahun,” jelasnya.

Dukungan juga datang dari Hermanto Tanoko, Founder Tancorp, yang menjadi investor strategis MERI. Ia menyebut pendidikan karakter sebagai kunci mencetak generasi Indonesia yang siap bersaing secara global.

Menurut Hermanto, pendidikan nonformal seperti yang ditawarkan MERI sangat dibutuhkan saat ini. Ia melihat potensi besar dalam transformasi pendidikan berbasis keterampilan hidup dan jiwa kepemimpinan.

MERI adalah perusahaan pendidikan pertama yang IPO tahun ini, mencerminkan arah baru bagi sektor edukasi nasional. “Ini bukan sekadar sukses finansial, tapi kemenangan untuk pendidikan,” tutup Merry.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Merry Riana Edukasi Resmi IPO dengan Komitmen Pendidikan Karakter


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
PT Merry Riana Edukasi Tbk (MERI) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (10/07/2025). Pencatatan ini menandai komitmen memperluas akses pendidikan karakter di Indonesia.

Didirikan tahun 2014 oleh Merry Riana, MERI bergerak di sektor pendidikan karakter dan pengembangan soft skills. Perusahaan kini menjadi emiten ke-21 yang tercatat di BEI sepanjang 2025.

Misi MERI tak hanya soal ekspansi bisnis, melainkan gerakan jangka panjang membangun ekosistem pendidikan nasional yang inklusif dan berdampak.

Langkah IPO ini mengingatkan pada kisah awal MERI yang dimulai dari garasi kecil. Kini, MERI menjadi pionir lembaga pendidikan karakter di Indonesia.

Dukungan Tokoh Nasional untuk MERI

Langkah IPO MERI mendapat dukungan dari tokoh nasional, termasuk Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ia menilai MERI sebagai inisiatif penting dalam membangun ketangguhan bangsa.

Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menambahkan bahwa human capital adalah aset strategis. IPO MERI diharapkan membawa dampak luas bagi masa depan bangsa.

Senada, Oscar Darmawan, Founder Indodax, juga turut mendukung. Ia menyatakan mengikuti perjalanan Merry Riana sejak awal dan percaya pada kekuatan visi yang dibangun.

Komitmen Founder dan Masuknya Investor Strategis

Sebagai pendiri, Merry Riana dan Alva Tjenderasa menunjukkan komitmen luar biasa dengan mengunci seluruh saham mereka selama lima tahun. Langkah ini menunjukkan keberpihakan pada pertumbuhan jangka panjang.

Disisi lain, Hermanto Tanoko, pengusaha sukses dan pendiri Tancorp, turut menjadi investor strategis. Ia menegaskan Tancorp akan mendukung penuh ekspansi MERI pasca-IPO.

Menurut Hermanto, MERI bukan hanya bermimpi besar, tapi juga memiliki struktur dan strategi jelas untuk mencapainya secara profesional dan akuntabel.

Berani IPO di Tengah Gejolak Pasar

Melakukan IPO saat pasar global bergejolak adalah langkah strategis penuh keyakinan. MERI ingin menunjukkan bahwa lembaga pendidikan bisa dikelola secara profesional, profitable, dan transparan.

Lebih lanjut, Merry Riana menegaskan bahwa masa depan pendidikan ditentukan oleh kemampuan membangun ekosistem. Pendidikan bukan sekadar kurikulum, tapi gerakan melibatkan semua unsur masyarakat.

“Langkah ini bukan hanya besar, tapi bermakna,” ujar Merry. Tujuannya: menggerakkan edukasi rakyat Indonesia menuju arah lebih baik.

Rincian Penawaran Umum Saham MERI

MERI menawarkan 235.132.500 saham atau 22,72% dari modal disetor setelah IPO. Harga penawaran ditetapkan Rp128 per saham, dengan total dana yang dihimpun mencapai Rp30,09 miliar.

Dana hasil IPO digunakan 65% untuk pengembangan Merry Riana Learning Centre melalui kemitraan dan sewa. Sisanya 35% untuk memperkuat program Merry Riana Event seperti Life Camp dan Leadership Camp.

Strategi asset-light berbasis kemitraan memungkinkan ekspansi cepat dengan efisiensi tinggi. Pendekatan ini memperkuat model pertumbuhan berkelanjutan perusahaan.

Potensi Pertumbuhan dan Fundamental Kuat

MERI memiliki tiga pilar pendapatan utama: Learning Centre, Events, dan Digital Learning. Dengan pertumbuhan tahunan stabil dalam tiga tahun terakhir, MERI memperlihatkan potensi jangka panjang.

Andry Hakim dari StockWise menyebut IPO MERI sebagai bagian dari tren saham edukasi yang menjanjikan. Ia menyebut saham-saham yang dikawal Lotus Andalan Sekuritas dan Hermanto Tanoko punya potensi naik signifikan.

MERI menunjuk PT Lotus Andalan Sekuritas sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek dalam proses IPO ini, memperkuat kepercayaan pasar terhadap perusahaan.

Go Public Bukan Akhir, Tapi Awal Lompatan Besar

Merry Riana menegaskan, keputusan go public bukan puncak perjalanan, melainkan awal dari lompatan lebih besar. “Kami go public agar bisa jadi besar dan berdampak lebih luas,” katanya.

"Misi MERI adalah menciptakan dampak positif dari Indonesia untuk dunia melalui pendidikan karakter. Proses IPO menjadi bagian dari upaya mewujudkan misi tersebut secara sistematis dan terukur," pungkasnya.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto

Share:

Jawa Timur Raih Penghargaan ESQ atas Implementasi TalentDNA dalam Pendidikan Karakter


Duta Nusantara Merdeka | Tangerang  
Dalam gelaran akbar The Amazing You Training yang diselenggarakan ESQ Group di ICE BSD, Tangerang, Sabtu (24/05/2025), Pemerintah Provinsi Jawa Timur menerima penghargaan istimewa atas inisiatif progresif mereka dalam dunia pendidikan. Jawa Timur menjadi provinsi pertama di Indonesia yang mengimplementasikan program TalentDNA secara menyeluruh di sektor pendidikan.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Founder ESQ Group, Dr. (H.C.) Ary Ginanjar Agustian kepada Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Dr. Aris Agung Paewai, M.M., di hadapan lebih dari 12.000 peserta dari berbagai daerah.

“Kami merasa bangga. Pemprov Jatim telah melaksanakan TalentDNA untuk seluruh insan pendidikan, mulai dari pejabat dinas, kepala sekolah, guru BK, hingga wali asrama. Potensi tersembunyi kini terbaca dan bisa dikembangkan secara objektif,” ujar Aris Agung di panggung utama.

Revolusi Pendidikan Berbasis Karakter

TalentDNA merupakan metode pemetaan potensi dan karakter berbasis 45 instrumen psikometrik yang dirancang untuk menggali kekuatan individu. Program ini diyakini mampu meningkatkan kolaborasi, mengurangi konflik, serta membantu peserta didik menentukan jalur pendidikan dan karier sesuai keunikan masing-masing.

Langkah awal implementasi dilakukan di enam sekolah boarding unggulan di Jatim: SMA Taruna Nala, SMA Taruna Bhayangkara, SMA Taruna Brawijaya, SMA Taruna Madani, SMA Taruna Angkasa, dan SMA Pamong Praja, dengan total 1.200 siswa telah mengikuti pemetaan.

“Sekolah boarding dipilih karena siswa berasal dari berbagai daerah dan hidup bersama. Mereka butuh pemahaman karakter satu sama lain untuk membangun sinergi,” jelas Aris.

Lebih dari itu, TalentDNA juga diikuti oleh keluarga Aris sendiri. “Ternyata, kami berlima punya potensi berbeda-beda. Ini membuka mata kami bahwa orang tua tidak bisa memaksakan cita-citanya kepada anak. Dengan TalentDNA, arah pengasuhan jadi lebih tepat,” ungkapnya.

Model Nasional Pembangunan SDM

Langkah strategis ini mendapat dukungan penuh dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Beliau berharap inisiatif ini bisa menjadi model nasional dalam pembangunan sumber daya manusia unggul.

“Mudah-mudahan makin banyak SDM Jatim yang berkembang potensinya dan mampu menjadi pemimpin masa depan. Semua berawal dari pemetaan potensi yang tepat,” ujar Aris menirukan pesan Gubernur.

Karakter Kuat untuk Indonesia Emas 2045

Dr. Ary Ginanjar menegaskan pentingnya pembangunan karakter sebagai fondasi menuju visi Indonesia Emas 2045. Menurutnya, harapan dan semangat adalah energi utama kemajuan bangsa.

“Kita tidak boleh terjebak dalam kegelapan dan kecemasan. Fokus pada harapan, nyalakan cahaya semangat, karena masa depan gemilang menanti,” tegas Ary.

Ary juga mengajak seluruh anak bangsa untuk tidak ragu mengenal potensi diri. Menurutnya, karakter kuat bukan hanya menciptakan individu unggul, tapi juga melahirkan pemimpin yang mampu membawa bangsa ke arah lebih baik.

Pelatihan Hybrid Bertaraf Nasional

The Amazing You Training juga digelar secara hybrid dengan pendekatan teknologi tinggi dan metodologi psikologi positif. Ribuan peserta dari sektor pendidikan, profesional, hingga atlet nasional hadir, termasuk mantan pelatih Timnas U-20, Indra Sjafri.

Pelatihan ini bertujuan membangun kesadaran diri, memperkuat karakter, dan menggali potensi tersembunyi yang selama ini belum dimaksimalkan. ESQ menunjukkan komitmennya membangun bangsa lewat pendidikan karakter berbasis teknologi dan nilai-nilai spiritual.

Jawa Timur kini bukan hanya menjadi pelopor, tapi juga inspirasi nasional dalam membangun generasi masa depan yang unggul, berkarakter, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Bergabunglah dengan SEVIMA: Beasiswa SEMESTA 2025 dan Kesempatan Kerja di Surabaya


Duta Nusantara Merdeka | Surabaya 
Kebutuhan tenaga kerja di bidang teknologi masih cukup tinggi. Dikutip dari Data Kementerian Perindustrian, pada Tahun 2030 mendatang setidaknya dibutuhkan 17 juta tenaga terampil digital. Sedangkan talenta yang kini tersedia di Indonesia, hanya berkisar 600 ribu orang.

Dalam rangka mendukung generasi muda terbaik bangsa untuk dapat meraih peluang kerja di bidang teknologi, SEVIMA PT. Sentra Vidya Utama kembali mengadakan program beasiswa SEVIMA Mencari Siswa Bertalenta SEMESTA Tahun 2025. Beasiswa ini memberikan kesempatan kuliah gratis S1 dan S2 di bidang IT untuk 10 orang, serta kesempatan lowongan kerja dan digaji tiap bulan.

Adanya program beasiswa tahun ini, menandakan bahwa genap tujuh tahun sudah SEVIMA turut andil dalam memajukan pendidikan melalui Beasiswa Semesta. Beasiswa ini juga menjadi salah satu event tahunan yang ditunggu-tunggu dunia pendidikan Indonesia, seiring dengan pendaftar pada enam tahun berturut turut yang mencapai 27.000 orang dan diluncurkan bersama berbagai menteri dan pejabat tinggi negara.

"Beasiswa SEMESTA adalah event tahunan yang sangat ditunggu dunia pendidikan, dan bisa diikuti seluruh siswa lulusan SMA/SMK/sederajat atau lulusan S1 di seluruh Indonesia. Para talenta terpilih nantinya akan mendapatkan full scholarship beasiswa penuh selama S1 atau S2 sekaligus untuk peserta terbaik akan program mentoring skill dari SEVIMA selama berkuliah dan digaji setiap bulannya," kata Sugianto Halim selaku CEO SEVIMA, dalam peluncuran Beasiswa SEMESTA, Senin 24/03.

Beasiswa SEMESTA tahun ini akan dianugerahkan kepada 10 talenta terpilih untuk berkuliah jurusan IT di perguruan tinggi yang telah bekerjasama dengan SEVIMA untuk program ini, seperti Kampus Negeri ITS Surabaya, Kampus Swasta terkemuka BINUS University, dan berbagai kampus lainnya yang nanti bekerjasama dengan SEVIMA. 

SEVIMA sendiri merupakan perusahaan di bidang education technology edutech yang berawal dari sekelompok mahasiswa teknik di Institut Teknologi Sepuluh Nopember ITS, dan menyadari pentingnya pendidikan bagi masa depan anak bangsa dan bagi suatu negara.

Mimpi besar SEVIMA yakni terciptanya pemerataan pendidikan di Indonesia yang diwujudkan dengan membangun sebuah inovasi layanan sistem akademik terbaik di Indonesia: “SEVIMA Platform”. Saat ini SEVIMA telah digunakan oleh lebih dari 1.200 perguruan tinggi serta sekolah, dan lebih dari 3,5 juta pelajar, mahasiswa, dan dosen di seluruh Indonesia. 

"Dengan semangat mimpi tersebut, beasiswa ini diadakan secara konsisten agar dapat membantu putra-putri Indonesia yang memiliki talenta untuk berkarya dan belajar di bidang IT, namun memiliki keterbatasan dalam mengenyam pendidikan tinggi," tambah Halim.

Pendaftaran Beasiswa SEMESTA akan berlangsung hingga 20 Mei 2025 mendatang. Seluruh peraih beasiswa juga mendapat kontrak kerja di SEVIMA dengan gaji dan tunjangan minimal setara Upah Minimum Regional UMR Kota Surabaya. Pendanaan beasiswa biaya kuliah beserta gaji untuk penerima sepenuhnya ditanggung oleh SEVIMA sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam memajukan pendidikan dan menyiapkan talenta IT muda.

Ada empat program studi yang saat ini bisa dipilih para peminat beasiswa: S1 Teknik Informatika BINUS, S2 Teknik Informatika ITS Surabaya, S1 Sistem Informasi BINUS, dan S2 Magister Sistem Informasi ITS Surabaya. Bagi kamu yang berminat berikut syarat dan tata cara pendaftaran Beasiswa SEMESTA 2025: 

*Syarat Beasiswa SEMESTA 2025 Program S-1 dan S2*

- Lulusan/Alumni SMA/SMK/Sederajat untuk Beasiswa S1
- Lulusan/Alumni D4/S1 di Bidang IT, baik dalam proses yudisium, fresh graduate, maupun berpengalaman kerja untuk Beasiswa S2
- Sudah memiliki skill dan portofolio di bidang IT dibuktikan dengan Upload Portofolio Project / Link Github / Prestasi / Bukti File lain seputar IT
- Bersedia berkarir dan berkuliah di Surabaya Jawa Timur selama proses perkuliahan Work Form Office

*Tata Cara Pendaftaran Beasiswa SEMESTA 2025*

- Lakukan pendaftaran di: https://maukuliah.id/beasiswa-semesta
- Klik "Daftar Beasiswa", Isi data, lalu Klik opsi “Buat akun”.
- Ikuti alur pendaftaran dan isi informasi lengkap, termasuk pilih jenjang studi dan pilihan kuliah
- Ikuti Proses Psikotes dan Tes Akademik Computer Based Test yang berlangsung secara Online, serta Hackaton dan Wawancara secara Offline di Surabaya Jawa Timur

*Tahapan dan Jadwal Beasiswa SEMESTA 2025*

- Pendaftaran dan Tes Online: Deadline 20 Mei 2025, dalam Momentum Hari Kebangkitan Nasional

Pendaftaran dan Tes Online beasiswa SEMESTA dilakukan secara online dan bisa dikerjakan kapan saja, pada Website: https://maukuliah.id/beasiswa-semesta. 

- Hackaton dan Wawancara: 30 Juni 2025

Kompetisi dan praktek langsung seputar pemrograman IT, serta wawancara kemampuan di bidang IT, secara Offline di Sevima Headquarters Surabaya Jawa Timur

- Pengumuman penerima beasiswa: Maksimal 28 Oktober 2025, dalam Momentum Hari Sumpah Pemuda

Kesempatan lowongan kerja dan beasiswa ini tidak memiliki batasan usia. Pendaftaran beasiswa juga sepenuhnya gratis. Pertanyaan dan komunikasi lebih lanjut terkait Beasiswa SEMESTA, dapat menghubungi Whatsapp: 082121-88-2500

"Melalui Beasiswa SEMESTA Batch 7, sebagai tahun ketujuh program ini dilaksanakan, harapannya bisa menjadi momentum startup dan industri untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan pendidikan di Indonesia!," pungkas Sugianto Halim. (Ar)


Share:

KIRIM BERITA SILAHKAN KLIK

KIRIM BERITA ANDA KESINI! Merasa Terbantu Dengan Publikasi ? Ayo Traktir Kopi Untuk Admin Dengan Cara Berbagai Donasi. Terimakasih :)



BREAKING NEWS

~||~ Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1446 Hijriah Jatuh Pada Hari Sabtu 1 Maret 2025 ~||~ 1 Syawal Jatuh Pada Tanggal 31 Maret 2025 ~||~ Muhammadiyah Luncurkan Ojek Online ZENDO ~||~ 140 Siswa SMKN 10 Medan Gagal SNBP ~||~ Prabowo Subianto Kembali Menjabat Sebagai Ketua Umum Partai Gerindra Periode 2025 - 2030 ~||~ Praperadilan Hasto Kristianto Di Tolak ~||~ #INDONESIADAMAI ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno - Makna Proklamasi

Ir. Soekarno (Sang Proklamator) Setiap Tahun kita Memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Maka kita tidak bisa t...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI


loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Label

(SAS) #2019GantiPresiden Accounting Aceh Aceh Timur Adat Istiadat Advokat AFF Affandi Affan Agama Agraria AIDS Air Air Bersih Aisyiyah Aksara Aksi Aksi Sosial Aktivis Aktivitis Al Washliyah Album Amien Rais Anak Anak Yatim Anarkis Angkatan Darat Anies Baswedan Animal Anti Korupsi Arisan Artikel Artis Arus Mudik Asahan Asian Games ASN Asuransi Asusila Atlet Award Bacaleg Bachtiar Ahmad Sibarani Baksos Bakti Sosial Balap Liar Banda Aceh Bandar Lampung Bandara Bandung Banjir BANK Bank Sumut Bansos Banten Bantuan Sosial Bapenas BAPER Bappenas Basarnas Batu Akik Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar BBM Bea Cukai Beasiswa Begal Bekraf Beladiri Belanja Bencana Bencana Alam Beras Berita Bhabinkamtibmas Bhayangkara Bhayangkari Bioskop Bisnis BKPRMI BM PAN BNI BNN BNPT Boardgame Bobby Nasution Bom Bunuh Diri Boomerang BPBD BPJS BPN BPOM BRI Brimob Buka lapak Bukit Asam Buku Bulog Bulukumba BUMN Bung Karno Bupati Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Caleg Capital market CCTV Cerpen Cianjur Cikampek Citilink conference Cosplayer Covid-19 Covid-19 Satgas Covid19 Cuaca Cuci Tangan Curanmor Cyber Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Debt Collector Dede Farhan Aulawi Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Densus 88 Desa Dewan Pengawas Dewata Sakti Dharma Pertiwi Dialog Digital Dikdasmen Diklat Dinas Perhubungan Dirgahayu HUT RI Disiplin Diskusi Dongeng Donor Darah DPD RI DPR Duka Cita E-Money Effendi Simbolon Ekonom Ekonomi Ekspor Impor Electronics Elektronik Emas Empat Pilar Entertainment Es cream ESDM event Fashion Festival FGD FIFA Film Film Horor Film seri Anak Fintech FISIP Flores Timur Formasi Formula E Forum Furniture Futsal G30S/PKI GAAS Games Ganja Ganjar Ganjil Genap Garut Gaza Gebyar Kemerdekaan Gempa Geng Motor Genppari Gereja Gibran Gizi Buruk Go Pay Go-Jek Gojek Golkar Gotong Royong Grab Gubernur Guru Besar Gym H Haedar Nasir ham HANI Harbolnas Hari Ibu Hewan Hiburan HIV HMI Hoax Hotel Hp Hukum Humas Humbahas HUT HUT Bhayangkara HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibadah Haji Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek IMM Indonesia Industri inflasi Informasi Infrastruktur Inspektorat Inspirasi Internasional Internet Intoleran Investor IPK IPM IPPI Islam ITB IWAPI Jakarta Jakarta Barat Jakarta Pusat Jalan Jambore Nasional Jawa Tengah Jawa Timur Jayapura Jokowi Juara Jum'at Barokah Jumanji Jumat Jumat Berkah Jurnalis Kaliber Kampanye Kampung Rakyat Indonesia Kampus Kamtibmas Kapolda Kapoldasu Kapolri Kapolsek Kapolsek Kepolisian Karang Taruna Karaoke Karhutla Karya Tulis Kasus KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kebun Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kejuaraan Kejurnas Kekerasan Kelestarian Alam Keluarga Kemalingan Kemanusiaan Kemenag Kemenaker Kemendag Kemendagri Kemendesa Kemendikbud Kemenhub Kemeninfo Kemenkes Kemenkeu Kemenko Kemenkumham Kemenlu KEMENPAN-RB Kemenparekraf Kemenperin Kemenpora kemenristek Kemensos Kementan Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepala Daerah Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Keselamatan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Khilafahtul Muslimin Kilas Balik Bung Karno Kisaran Kivlan Zen KKP KNPI Kohati kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Konsumen Koperasi Kopermasu Kopi Kopi Pagi Korupsi Koruptor Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal KRYD KSAD Kudeta Kuliner Kunjungan Kerja Kutai Kartanegara Labuhan Batu Lahan Lakalantas Laksi Lalu Lintas Lampung Langka Langkat Lapas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku LAZISMU Lebaran Legislatif Lembaga LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup LIPPI Listrik Lock Down Lomba lomba lari London LPPI LPS LSM Lukas Enembe Madina Mahasiswa Mahkamah Mahkamah Agung Mainan anak Majalengka mak Makanan Jepang Makassar Makkasar Mall Maluku Manggarai Barat Market Outlook Masjid Masker Masyarakat Mata Uang Maulid Nabi Mayday MDMC Medan Denai Media Media Sosial Megapolitan Menag Mendag Mendagri Menembak ment Menteri Menteri Perdagangan millenial Minuman Keras Minuman sehat Minyak Goreng Minyak Makan Miras Mobil MOI Motivasi MoU MPR MPR RI Mudik Muhammadiyah Muharram MUI Munas Musibah Musik Musyawarah Musywil Narkoba Narkotika NasDem Nasional Nasional pers Natal Natal & Tahun Baru New Normal NII NKRI NTT NU ODGJ Office Ojek Online Ojol Olah Raga Olahraga Ombusman Omicron Online Operasi Patuh Operasi Yustisi Opini Organisasi Ormas Otomotif P Padang Padanglawas Utara Padangsidimpuan Pagelaran Pahlawan Pajak Pakta Integritas Palestina Paluta Pameran PAN Pancasila pangan Papua Parawisata Pariwisata Partai Amanat Nasional Partai Demokrat Partai Politik Partai UKM Partai Ummat Pasar Pasar modal Pasar Murah Pasar Tradisional Paspampres Patroli PC PCM Medan Denai PDI Perjuangan PDIP Perjuangan pe Pedagang Pegadaian Pelajar Pelajar Islam Indonesia Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Pelukis Peluncuran Pemadam Kebakaran Pemalakan Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan pemerasan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuda Melati Indonesia Pemuda Muhammadiyah Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencemaran Nama Baik Penculikan Pencurian Pendataan Pendidikan Penelitian Penembakan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengadilan Pengadilan Negeri Pengajian Pengamanan Pengamat Penganiayaan Pengawasan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penulis Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perampasan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perhubungan Perikanan Peristiwa Perjanjian Perjudian Perkawinan Perlombaan Permainan Perpajakan Pers Pertamina Pertanahan Pertanian Perusahaan Pesawat Terbang PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pin Pinjam meminjam uang Pinjaman Online PKL PKS PMI Polairud Polantas Polisi Cilik Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Ponpes Pornografi Posko Ummat PPKM PPN PPWI Pra Kerja Prabowo Pramuka Praperadilan Prawita Genppari Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik Prokes promo Property Prostitusi Protokol Kesehatan PSI PSSI Public Expose Publik expose Puisi Pungli PUPR Pusat Perbelanjaan Puskesmas PWI Qurban Radikalisme Rafdinal Ragam Rakernas Rakor Ramadhan Reksadana Rektor Relawan Relawan Jokowi Religi Remisi Rentan Renungan resa Restoran Reuni 212 Revolusi Mental Reward RKUHP Robot Ruang Guru Rumah Rumah sakit Rups Rusia RUU Saber Pungli Sabu Sahabat Anak Sains Salon Samosir Samsat Samsung Sanitasi air.Lingkungan hidup Santri SAR Satlantas Satpol PP Satwa SD Muhammadiyah 19 SD Terpadu 23 Medan Sejarah Sekolah Sembako Seminar Sengketa Seniman Senjata Senjata Api Sepak Bola Separatis Sepeda Sepeda sehat Serambi Law Firm Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Sigli Silaturahim Silaturahim. KUYAI Kartanegara Silaturahmi Silaturrahim SIM Simalungun Simpan Pinjam Simulasi Smartphone SMP Muhammadiyah 48 Soekarno Solar Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Stunting Suku bunga Sulawesi Selatan Sumatera Barat Sumatera Utara Sumpah Jabatan Sumur Bor Sumut Sunat Massal Sungai Superstore Suplemen Surabaya Surat Terbuka Suriyono Adi Susanto Suriyono Adi Susanto {SAS) Survei Survey susu Swab Antigen Syafi'i Ma'arif Syariah Syawal Takjil Tali Kasih Talkshow Tanjung Balai Tantama Tapanuli Tengah Tawuran Teknologi Teror Terorisme Tes Urine Tiket Tilang Tips Tjahyo Kumolo TNI TNI AU TNI nasional TNI-Polri Tokoh Tokoh Agama Tokoh Masyarakat Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Uang Palsu UIN Ujaran Kebencian UKM Ukraina Ulama UMJ umkm UMSU Undang-Undang UNIMED UniPin Universitas Unjuk Rasa Upacara Usaha Rakyat UU Cipta Kerja UU ITE UUD 1945 Vaksinasi Vaksinasi booster Valentine Day Verifikasi Viral Virus Corona Walikota Wanita Wapres Wartawan Webinar Wirausaha Wisata WNA Workshop Yogyakarta Zulkifli Hasan

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

PAGAR LAUT

Pagar Laut yang terjadi di Tangerang Memang Membuat Heboh Indonesia, Apalagi Ada Sertifikatnya, Berarti Sudah Ada IzinnyaRakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Apalagi Kalau Udara Mau DipagarBagai Tersambar Petir Mendengar Pagar-Pagaran .

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA


PAGAR LAUT INDONESIA

~> Sekarang Lagi Heboh Tentang Pagar Laut Yang Terjadi Di Indonesia

<~ Memang Harus Jelas Apa Maksudnya Laut Dipagar, Karena Seharusnya Yang Dipagar itu Batas Wilayah Indonesia Dengan Negara Lain

Link Terkait

close
Banner iklan disini