Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id
Tampilkan postingan dengan label Film Horor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Film Horor. Tampilkan semua postingan

Film HERETIKS Siap Tayang 8 Mei 2019 di Bioskop


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Film HERETIKS dibintangi oleh Hannah Arterton, Michael Ironside dan Clare Higgins menceritakan tentang wanita muda yang bernama Persephone, yang diselamatkan dari hukuman mati dan dibawa ke sebuah biara untuk bertobat. Namun di sana dia menemukan kebohongan besar di dalamnya. Di saat kedatangannya, dia dihadapkan pada visi yang menakutkan dan segera menyadari bahwa bukan keselamatan yang akan diperolehnya, melainkan pertempuran untuk keselamatan jiwanya sendiri.

Premiere pertamanya dilaksanakan di Frightfest dan premiere di Telluride Horror Show, di Amerika Serikat.

Paul Hyett sebagai sutradara telah meraih berbagai macam penghargaan untuk special make up dan effect designer dengan pengalaman lebih dari 20 tahun.


Film pertamanya, The Seasoning House, sebuah film ber-genre horror/thriller yang menceritakan tentang perdagangan dan perbudakan sex, terpilih sebagai film pembukaan di festival ke 4 Frightfest tahun 2012.

Setelah itu, Paul mengerjakan film keduanya sebagai sutradara dengan budget 1.7 juta poundsterling yang berjudul HOWL. Film ini menceritakan sekelompok penumpang yang terperangkap di kereta mogok di dalam hutan. Mereka mengalami serangan dari manusia serigala dan harus bertahan hidup sampai pagi. Film ini akhirnya berhasil menembus pasar Amerika Serikat.

Belakangan ini, Paul mendapatkan ulasan positif saat dia telah menyelesaikan dua film barunya dan salah satunya berjudul HERETIKS.(Arianto)




Share:

Cerita Hantu Kebaya Merah Dibalik Syuting Film DREADOUT


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Hantu Kebaya Merah merupakan sosok penting dan ikonik dalam film Dreadout. Sosok seram berkebaya merah dan lengkap dengan sanggulnya ini mampu membuat penonton film besutan Kimo Stamboel menjadi merinding.

Rima menceritakan pengalamannya selama syuting film DreadOut di mana dirinya dituntut untuk menggunakan sling selama proses syuting," Aku harus pakai sling terus menerus, karena Kebaya Merah itu banyak adegan melayang dan jujur aja scene aku di film ini berat banget. Ini jadi pengalaman baru buat aku, tapi yang pasti ini seru banget." ujar Rima dalam acara Media Gathering DreadOut di Jakarta, hari Kamis,17 Januari 2019 pukul 14.30 - 16.30 wib bertempat di Resto Kopi Konco Epicentrum Walk Jakarta. dihadiri Artis : Marsha Aruan, Rima Melati, Mike Lucock.

Selain itu Rima harus menjalankan proses make up selama lima jam untuk menjadi sosok Kebaya Merah. Make up Kebaya Merah dilakukan secara langsung oleh make up artist yang sudah berpengalaman untuk merias wajah berkarakter.' "Aku sempat kaget melihat hasil make up-nya, asli seram banget! Kebayang dong ya, pas ngaca lihat mukaku berubah drastis, keren banget. Salut buat tim make up dari Dreadout. Aku berasa kebaya merah itu real banget dan aku pas meranin karakter kebaya merah berasa kebaya merah itu nyatu banget. Aku kayak orang lain gitu, berasa bukan Rima yang meranin sosok kebaya merah tapi berasa real kebaya merah. Dreadout ini film horor pertamaku setelah rehat, suatu kebanggan sendiri bisa join di film ini. Aku terima kasih kepada tim yang sudah kasih kesempatan buatku."' "ujarnya.

Selain itu, tidak hanya Rima, selama proses syuting DreadOut menyisakan cerita mistis yang dialami oleh Marsha Aruan. Saat berperan sebagai Jessica, Marsha harus memerankan tokoh yang menjadi sasaran serangan Hantu Kebaya Merah. Setelah terjebak di portal gaib, Jessica di sandera dan dikendalikan oleh Kebaya Merah.

Ternyata dalam adegan tersebut benar dihadiri sosok gaib, hal ini diceritakan Marsha saat bertemu dengan media di Cirebon.

Marsha Aruan menceritakan pengalaman mistisnya saat syuting film DreadOut. "Sepupuku ada yang indigo gitu. Dia bisa lihat hantu. Aku awalnya nggak tahu apa-apa, kan. Terus diceritain kalau pas adegan itu (dikendalikan Hantu Kebaya Merah) di belakang kita (Marsha dan Rima Melati) ada satu sosok lagi. Muka hantunya ketutupan sama rambut panjang, terus pakai baju merah gitu lah. Mirip kuntilanak."

la pun bercerita kalau tim promo DreadOut pernah beberapa kali melihat Hantu Kebaya Merah di dekat kantornya daerah Cipete dan Hantu Kebaya Merah yang dia temui berambut panjang dan, terurai ke depan.

Pengalaman mistis lainnya juga dialami oleh Irsyadillah yang memerankan sebagai Beni, di lokasi syuting. Irsyad mengaku sempat bertemu dengan sosok ibu-ibu yang awalnya dikira istri salah satu kru ternyata sosok makhluk halus. 

"jadi aku sama cicio itu sedang lewat kemah para kru, aku lihat ada seorang ibu sama anak kecil di dalam tenda. Aku terus sapa ibu itu. Saat aku tanya salah satu kru, ternyata dia gak ada ajak istrinya. Dan mereka bilang gak ada orang di tenda tersebut. jadi aku dan Cio langsung merinding. Untung gak diganggu yang aneh-aneh selama syuting" tuturnya.

Sesama pemain yang berada dalam set saat itu, Irsyadillah mengungkapkan, Kita baru sadar sehabis rilis teaser. Pocong yang di-calling itu cuma ada 10 atau 11 paling. Tapi habis take foto bersama pemain dan kru, ternyata di foto jumlah pocongnya bertambah satu atau dua." katanya.

Wida Handoyo mengungkapkan, "Sangat senang dengan antusiasme dan apresiasi positif masyarakat, hingga saat ini film DreadOut telah menembus 800.000 penonton. Hal ini membuktikan bahwa film yang diangkat dari adaptasi game memiliki potensi yang menjanjikan di Indonesia.

Film DreadOut mengambil latar cerita sebelum kejadian dalam game terjadi (prekuel). Film DreadOut menceritakan sekelompok siswa SMA yang berharap mendapatkan popularitas di media sosial. Sekelompok siswa SMA ini pergi ke apartemen kosong, mereka sengaja mengunjungi apartemen tersebut di malam hari untuk merekam kegiatan mereka selama di sana. Tidak sengaja, salah satu anggota kelompok, Linda, membuka portal misterius dan membangunkan setan yang dapat menyeret mereka ke dalam neraka.

Film DreadOut disutradarai dan diproduseri oleh Kimo Stamboel ("Rumah Dara', "Killers" "Headshot"), wida Handoyo ("Petak Umpet Minako"), dan Edwin Nazir ('9 Summers 10 Autumns*") telah rilis 3 Januari 2019.

Trailer DreadOut The Movie: https://www.youtube.com/watch?vN9ymylhAUVO0

                                                                 Reporter : Arianto

Share:

Film Genre Horor Perjanjian dengan Iblis tayang di bioskop 10 Januari 2019


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Film “Perjanjian Dengan Iblis” yang di Produksi MD Picture, menambah maraknya Film bergenre Horor di Indonesia yang semakin banyak peminatnya. Hal itu ditandaskan oleh  Manoj Punjabi, Bos besar MD Picture setelah usai press screening hari senin malam, 07 Januari 2018 pukul 19.00 bersama rekan-rekan media pada malam ini di CGV Grand Indonesia. Jakarta. dihadiri Sutradara Ardy Octaviand, para pemain Shandy Aulia, Artika Sari Devi, Alex Abbad, Aghi Narottama dan Basmala Gralind.

Meski  banyaknya permintaan pasar, Manoj bersama krunya memproduksinya dengan menjaga kualitas film dengan utuh, ”Bagi saya yang penting kualitas, saya ingin tidak menghancurkan industri, Saya mau sutradara yang komit dan berkualitas,” ujar Manoj.

Film yang akan tayang di bioskop pada 10 Januari 2019 mendatang itu berkisah tentang pulau Belangor, pulau yang dikenal sebagai tempat orang-orang menjual jiwanya kepada iblis.

Annisa (Shandy Aulia) menikah dengan Bara (Aghi Narottama), duda dengan seorang anak perempuan bernama Lara (Basmala Gralind). Bara ingin agar kedua orang yang dicintainya bisa akrab, maka ia mengajak keduanya piknik ke pulau yang masih jarang didatangi oleh para wisatawan, Pulau Bengalor. Pulau Bengalor yang penuh keindahan, ternyata menyimpan misteri.

Selain itu, Film ini juga mengisahkan drama keluarga, di mana Bara (Aghi Narottama) berusaha mendekatkan dua orang perempuan yang dicintainya, Annisa (Shandy Aulia), istri barunya dan Lara, putrinya.

Sutradara Ardy Octaviand menjelaskan kisah dalam Perjanjian Dengan Iblis bukan dari kisah nyata. Namun, secara garis besarnya cerita film ini adalah seburuk-buruknya perempuan pasti punya naluri seorang ibu.

“Dari situ saya kuas cerita tentang seorang anak yang membenci ibunya, tapi walaupun dibenci sama anaknya, si ibu itu tetap berusaha untuk menyelamatkan anaknya, itu sebenarnya awalnya dari situ saya iseng-iseng mikir bukan ceritanya,” tutup Ardy, yang sengaja memilih lokasi syuting di sebuah pulau di Tanjung Lesung, Banten.



                                                                Reporter : Arianto
Share:

IKLAN MURAH

SUSU KURMA AULIA

SUSU KURMA AULIA
Pesan Silahkan Klik Gambar

BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno ~ Karakter Bangsa

KILAS BALIK BUNG KARNO KARAKTER  BANGSA Soekarno ketika pidato kata sambutan setelah menerima ijazah gelar Insinyur dari I...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI

loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Follow by Email

Label

#2019GantiPresiden Accounting Aceh Adat Istiadat Advokat Agama Agraria AIDS Aksi Album Anak Artikel Asahan Asian Games Asuransi Asusila Award Bakti Sosial Bandara Banjir BANK Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar Beasiswa Begal Bekraf Belanja Bencana Bencana Alam Berita Bhayangkara Bhayangkari Bisnis BNI BNN BPJS Buka lapak Bukit Asam Buku Bung Karno Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market Cerpen Citilink conference Covid-19 Covid19 Cuaca Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Desa Dialog Digital Dirgahayu HUT RI Diskusi Duka Cita E-Money Ekonom Ekonomi Electronics Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech Forum Furniture G30S/PKI Games Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Go Pay Go-Jek Gojek Gotong Royong Grab Gym ham Harbolnas Hewan Hiburan HIV Hoax Hotel Hp Hukum Humbahas HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek Industri Informasi Infrastruktur Internasional Internet Investor IPM Jakarta Jawa Tengah Jawa Timur Jokowi Jurnalis Kaliber Kampanye Kamtibmas Karaoke Karhutla KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kekerasan Keluarga Kemanusiaan Kemendikbud Kemenhub KEMENPAN-RB Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Kilas Balik Bung Karno kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Koperasi Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal Kuliner Kutai Kartanegara Lakalantas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku Legislatif LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik lomba lari LPS Mahasiswa Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Mall Market Outlook Masjid Masker Mata Uang millenial Minuman Keras Minuman sehat Miras Mobil MOI Motivasi MPR Mudik Muhammadiyah Muharram Munas Musik Narkoba Narkotika Nasional Natal New Normal NKRI NU Office Olah Raga Olahraga Opini Organisasi Otomotif P Pagelaran Pahlawan Pameran Parawisata Pariwisata Partai Politik Pasar Pasar modal Patroli PC pe Pegadaian Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Peluncuran Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencurian Pendataan Pendidikan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengajian Pengamanan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Perpajakan Pers Pertamina Pertanian PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pinjam meminjam uang Polantas Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Pornografi Pra Kerja Pramuka Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik promo Property Prostitusi Public Expose Publik expose Puisi Pusat Perbelanjaan PWI Ragam Ramadhan Reksadana Relawan Jokowi Remisi Renungan resa Restoran Reward Robot Rumah Rumah sakit Rups RUU Saber Pungli Sahabat Anak Salon Samosir Sanitasi air.Lingkungan hidup Satlantas Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Senjata Sepak Bola Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Silaturahim Silaturrahim Smartphone Soekarno Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Suku bunga Sumatera Barat Sumatera Utara Sumut Superstore Suplemen Surat Terbuka Survei Survey susu Syariah Syawal Talkshow Tawuran Teknologi Terorisme Tiket Tips TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM umkm Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa UU Cipta Kerja UUD 1945 Valentine Day Virus Corona Walikota Wanita Wartawan Wirausaha Workshop

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA

PRO KONTRA RUU HIP

~> RUU HIP saat ini sedang Hangat Dipersoalkan, Karena Banyak Pihak yang telah Menolaknya, Baik dari Kalangan Ormas Hingga Partai Politik, Sehingga Terjadi Pro Dan Kontra.

<~ Memang Sebaiknya Persoalan Pancasila Tidak Usah Diganggu Gugat, Karna itu merupakan Landasan Dasar Dalam Berdirinya Negara Indonesia, Sudah Final Masalah Pancasila.

Link Terkait

close
Banner iklan disini