Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id
Tampilkan postingan dengan label Kepedulian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kepedulian. Tampilkan semua postingan

Jelang peringatan maulid, jama'ah masjid jami' Al-Barkah gelar kerja bakti


Duta Nusantara Merdeka | Sukamulya 
Menjelang peringatan maulid nabi Muhammad S.A.W. 2021, puluhan jama'ah masjid jami' Al-Barkah kampung Cilangkap desa Sukamukya kecamatan Rumpin kabupaten Bogor melakukan kerja bakti. Kerja bakti tersebut meliputi perapihan lahan parkir dan jalan menuju masjid. 

"Pembacaan dzikir maulid di masjid ini menjadi kegiatan tahunan yang rutin dilakukan dan biasanya diikuti oleh sekitar 600 jama'ah, maka perlu lahan parkir yang cukup luas," kata Ust. Nursa'ad, ketua DKM masjid jami' Al-Barkah. Minggu (10/10)

Dalam kesempatan yang sama,  koordinator forum masyarakat desa Sukamulya Junaedi Adhi Putra menerangkan bahwa gotong royong merupakan cara yang masih dipertahankan oleh jama'ah di masjid yang dibangun secara swadaya ini. 

"Sampai saat ini jama'ah masjid jami' Al-Barkah masih mempertahankan budaya gotong royong dalam setiap kegiatan, bahkan dalam proses pembangunan termasuk pendanaan. Budaya yang positif ini patut dipertahankan," tutur Junaedi. 

Sementara itu, ditanya terkait anggaran pembangunan masjid, Ust. Nursa'ad menjelaskan bahwa sebagian besar pendanaan hasil iuran jamaah dan donasi dari beberapa keluarga saja. 

"Masjid ini dibangun secara swadaya sejak tahun 2015 dan sebagian besar pendanaan dari iuran masyarakat, itu makanya meski sudah berjalan 6 tahun pembangunan baru sekitar 40% dari rencana, mengingat masyarakat disini juga mayoritas golongan ekonomi lemah. Untuk pembangunan hingga seperti sekarang ini sudah lebih dari Rp. 1,5 M dan masih diperlukan dana sekitar Rp. 2 M untuk terbangun sesuai rencana," pungkas Ust. Nursa'ad. (Thal/Lak)

Share:

Percepat Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem di 5 Kabupaten Prioritas di Jawa Tengah, Pemerintah Berikan Tambahan Bantuan Sosial Tunai


Duta Nusantara Merdeka | Semarang 
Pemerintah memiliki target untuk menghilangkan kemiskinan ekstrem pada akhir tahun 2024. Sebagai upaya mewujudkan misi tersebut, di tahun 2021 ini, terdapat tujuh provinsi prioritas dan lima kabupaten di dalamnya yang akan menjadi fokus penanggulangan. Data provinsi dan kabupaten ini diambil dari hasil SUSENAS yang dikeluarkan oleh BPS pada tahun 2020.

Namun, dengan jarak waktu yang tinggal tiga bulan lagi sampai akhir tahun 2021, diperlukan upaya percepatan untuk menangani hal ini. Oleh karena itu, pemerintah akan memberikan tambahan Bantuan Sosial Tunai untuk rumah tangga miskin ekstrem di 5 kabupaten prioritas di masing-masing provinsi, dengan menggunakan data kelompok penerima manfaat yang tersedia.

“Untuk program khusus di sisa tahun tahun 2021 ini, kita akan menggunakan program yang ada yaitu Program Sembako dan BLT-Desa untuk memberikan tambahan bantuan bagi kelompok miskin ekstrem di 5 kabupaten prioritas ini,” ungkap Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin saat memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem dengan Gubernur dan 5 Bupati Kabupaten Prioritas di Provinsi Jawa Tengah, secara luring di Gedung Gradhika Bakti Praja, Jl. Pahlawan No. 9, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (7/10/2021).  

Lebih lanjut Wapres menyampaikan, data kelompok penerima manfaat yang digunakan saat ini mengacu pada DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) Kementerian Sosial dan juga daftar nama yang digunakan oleh Kementerian Desa untuk menyalurkan bantuan langsung tunai desa. Namun ke depan, ia menegaskan agar data tersebut terus diperbaiki menjadi lebih mutakhir dan akurat.

“Saya minta agar perbaikan data terus dilakukan, sehingga untuk pelaksanaan program-program pada tahun 2022 sampai tahun 2024, kita dapat menggunakan data rumah tangga miskin ekstrem yang lebih mutakhir dan akurat,” tegas Wapres.

Pada kesempatan yang sama, Wapres juga menjelaskan bahwa skema pemberian uang tunai tambahan ini akan dilakukan untuk 3 bulan terakhir di tahun 2021. Mulai tahun depan, pemerintah akan menekankan kembali pada pelaksanaan program-program yang bersifat pemberdayaan dalam rangka meningkatkan produktivitas dan kapasitas rumah tangga miskin ekstrem.

Untuk itu, Wapres meminta kepada seluruh jajaran pemerintah provinsi dan pemerintah daerah di Jawa Tengah untuk melakukan analisis kebutuhan program percepatan penanggulangan ekstrem yang diperlukan. Ia juga berpesan agar analisis tersebut dapat diselaraskan dengan program dari pemerintah pusat sehingga seluruhnya dapat terkonvergensi dengan baik dan memberikan manfaat yang maksimal untuk masyarakat. 
“Saya minta saudara-saudara sekalian mempelajari berbagai macam program yang dilaksanakan oleh pemerintah pusat dan kemudian mengupayakannya agar berbagai program tersebut dapat dipastikan diterima oleh rumah tangga miskin ekstrem di 5 kabupaten prioritas,” pungkas Wapres.

Sebagai informasi, pada tahun 2021, total jumlah penduduk miskin ekstrem di Jawa Tengah mencapai 581.968 jiwa, yang tersebar di 5 kabupaten Provinsi Jawa Tengah. Kelima kabupaten tersebut diantaranya Kabupaten Brebes dengan tingkat kemiskinan ekstrem 10,34 persen dan jumlah penduduk miskin ekstrem 197.520 jiwa; Kabupaten Pemalang dengan tingkat kemiskinan ekstrem 9,52 persen dengan jumlah penduduk miskin ekstrem 124.270 jiwa; Kabupaten Banyumas dengan tingkat kemiskinan ekstrem 6,83 persen dengan jumlah penduduk miskin ekstrem 116.330 jiwa; Kabupaten Kebumen dengan tingkat kemiskinan ekstrem 7,68 persen jumlah penduduk miskin ekstrem 92.190 jiwa dan Kabupaten Banjarnegara dengan tingkat kemiskinan ekstrem 7,23 persen jumlah penduduk miskin ekstrem 67.010 jiwa. 

Selain Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, tampak hadir dalam rapat diantaranya Bupati Brebes Idza Priyanti, Wakil Bupati Pemalang Mansur Hidayat, Bupati Banyumas Achmad Husein, Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, dan Plh Bupati Banjarnegara Syamsudin. 

Sementara Wapres didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar,  Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Kepala Sekretariat Wapres Mohamad Oemar, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Ekonomi dan Peningkatan Daya Saing Ahmad Erani Yustika, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Suprayoga Hadi, Staf Khusus Wapres Masduki Baidlowi dan Bambang Widianto, serta Tim Ahli Wapres Farhat Brachma. (Arianto)

Share:

ProDEM Desak Pencabutan SIPPT Sentul City


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Setelah kedatangan ProDEM ke Bandung untuk menemui Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, untuk mendesak pencabutan Surat Izin Peruntukkan Penggunaan Tanah (SIPPT) yang diterbitkan Gubernur Jawa Barat kepada PT Sentul City Tbk, yang telah disalahgunakan dengan melanggar prosedur maupun hukum dalam melakukan pembebasan tanah rakyat, maka berbagai dukungan datang dari berbagai Tokoh Bangsa, Organisasi Tani dan kelompok masyarakat yang tanahnya juga dirampas oleh pengembang/investor dan negara.

Untuk itu, ProDEM menggelar Konferensi Pers yang akan mendesak dan menuntut Bursa Efek/Pasal Modal untuk menghentikan seluruh penjualan saham PT. Sentul City Tbk dan menuntut Moratorium terhadap semua izin-izin peruntukan penggunaan tanah baik itu SIPPT, HGU, HGB, dan lain-lain. Serta menyerukan agar aksi-aksi perampasan tanah rakyat baik yang dilakukan pengembang/investor maupun negara segera dihentikan.

DR. Rizal Ramli, Bengawan Ekonomi menyampaikan, Saya bangga karena Prodem secara berani memperjuangkan demokrasi dan melawan pemerintahan otoriter sejak zaman Orba. Bangga karena hari ini, ditengah demokrasi yang berjalan menunjukkan sikap semakin otoriter, Prodem konsisten dan berani berpihak kepada rakyat dan melawan patgulipat eks-Napi Pemilik Sentul City yang memelihara oknum pejabat dan preman-preman untuk menggusur tanah rakyat.

"Di Bojong Koneng telah terjadi kasus pelanggaran HAM oleh perusahaan Sentul City dengan melakukan penggusuran paksa tanah rakyat dengan mengerahkan preman-preman dan buldozer," ungkapnya.

Asal tahu saja, Eksekusi hanya bisa dilakukan atas dasar keputusan pengadilan, bukan secara sepihak dan semena-mena oleh pengembang Sentul City dan anak perusahaannya menggunakan preman untuk mengintimidasi rakyat agar bersedia melepas tanah dengan harga yang tidak wajar, Rp30.000-Rp50.000/m2. Contoh, Pesantren dan tanah rakyat di Desa Cijayanti dan Bojong Koneng yang diambil paksa preman-preman dibawah Sentul City melalui anak perusahannya, PT Dayu Bahtera Kurnia.

Menurut rakyat setempat, preman-preman itu melakukan pemagaran secara paksa tanpa adanya surat-menyurat terhadap tanah rakyat, termasuk Pasantren Tahfidzul Quran dipagari paksa dengan kawat berduri.

Disisi lain, lanjutnya, Perusahaan-perusahaan pelanggar HAM Kehilangan akuntabilitas, transparansi dan tata-kelola, dan telah melanggar prinsip-prinsip pasar modal.

Selain soal HAM, DR. Rizal Ramli menegaskan, sebenarnya juga banyak terjadi pelanggaran praktik bisnis oleh Sentul City. Selain konflik kekerasan dengan rakyat, juga banyak pengaduan dari perusahaan atau perseorangan yang merasa ditipu, karena sertifikat tidak kunjung diberikan oleh Sentul City, artinya status aset tanah masih belum "clean and clear.

Menurut DR. Rizal Ramli, Ini tidak sesuai dengan yang disampaikan di prospektus atau promosi pemasaran Sentul City. Artinya diduga telah terjadi "penipuan" dalam aktivitas bisnis Sentul City selama ini. Sehingga Sentul City diduga telah melanggar UU Pasar Modal terutama Pasal 90a dan 90b. Yang bunyinya:

"Dalam kegiatan perdagangan Efek, setiap Pihak dilarang secara langsung atau tidak langsung:
a. menipu atau mengelabui Pihak lain dengan menggunakan sarana dan atau cara apa pun;
b. turut serta menipu atau mengelabui Pihak lain."

Atas dasar inilah, kata DR. Rizal Ramli, kami merasa perlu untuk menyerukan kepada Badan Pengawas Pasar Modal (BAPEPAM-LK) untuk segera menghentikan perdagangan dan melakukan audit investigasi terhadap saham Sentul City dan anak perusahaannya di Pasar Modal.

"Dan yang paling penting, Kami menuntut Pasar Modal untuk menghentikan seluruh transaksi saham PT. Sentul City Tbk dan menuntut BPN untuk melakukan Moratorium terhadap semua izin-izin peruntukan penggunaan tanah baik itu SIPPT, HGU, HGB, dan lain-lain. Serta menyerukan agar aksi-aksi perampasan tanah rakyat baik yang dilakukan pengembang/investor segera dihentikan!," pungkasnya. (Arianto)

Share:

Tinjau Vaksinasi Akpol 97, Kapolri: Pertumbuhan Ekonomi Diiringi Strategi Pengendalian Covid-19


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara Vaksinasi massal dan penyerahan bantuan sosial yang diselenggarakan Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1997 bataliyon Wira Pratama di Gedung eks Mapolres Bandara Soetta, Tangerang, Banten, Senin (20/9/2021).

Kapolri memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan para alumni Akpol 1997 yang digelar di 34 Polda jajaran dan tiga negara yakni, Malaysia, Saudi Arabia dan Turki.

“Tentunya saya memberikan apresiasi kepada adik-adik saya angkatan 97 di seluruh wilayah yang telah ikut berpartisipasi dalam melaksanakan kegiatan vaksinasi dan bansos kepada masyarakat Indonesia yang saat ini memang sedang menghadapi situasi yang sulit,” kata Kapolri dalam sambutannya.

Dalam kesempatan ini, Kapolri mengingatkan agar jajaran Kepolisian terus bekerja optimal membantu Pemerintah dalam rangka pengendalian Pandemi Covid-19 diantaranya melalui penerapan kebijakan PPKM level 1 hingga 4 di wilayah seluruh Indonesia.

Strategi pengendalian diharapkan betul-betul dikawal sehingga efektif, bukan hanya dari sisi angka penurunan kasus Covid-19, melainkan juga jalannya pertumbuhan ekonomi masyarakat. Strategi pengendalian virus corona diantaranya penegakan protokol kesehatan dengan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak), penguatan 3T (tracing, testing dan treatment dan percepatan vaksinasi.

“Bagaimana kita kembali menuju ke kehidupan normal dan mengembalikan ekonomi yang sempat menurun karena situasi Covid-19. Di satu sisi bagaimana aktivitas masyarakat dalam rangka mengembalikan pertumbuhan ekonomi tetap bisa terkendali dan angka Covid-19 tidak naik lagi. Ini menjadi tantangan kita dan menjadi kebijakan pemerintah untuk mengatur antara gas dan rem agar seimbang,” tekan Kapolri mengingatkan.

Pada kesempatan tersebut, Kapolri juga menyempatkan untuk menyapa secara virtual pihak Kedubes Malaysia. Ia memantau langsung penanganan virus corona terhadap Warga Negara Indonesia (WNI) di negara tersebut.

Disatu sisi Kapolri berterima kasih terhadap seluruh personel TNI dan Polri serta petugas Dinkes yang selama ini bertugas tidak kenal lelah dalam upaya menurunkan angka Covid-19 sehingga angka kasus harian bisa ditekan menjadi 2.200 perhari, serta BOR RS yang sempat menembus angka 90 persen, saat ini hanya sekitar 12 hingga 15 persen.

“Positivity rate dibawah WHO 5 persen saat ini kita positivty ratenya 2,19 persen. Ini hasil kerja keras rekan-rekan yang tergabung dalam tim. Saya ucapkan apresiasi kepada seluruh anggota kita dimanapun bertugas karena telah bekerja keras melakukan upaya agar laju covid diturunkan,” ujarnya.

Meski demikian, Kapolri tetap mengingatkan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dan aparat terus bergerak melakukan sosialisasi disiplin protokol kesehatan hingga akselerasi percepatan vaksinasi demi mencapai target kekebalan komunal atau herd immunity masyarakat.

“Bagaimana harapan dari pak Presiden kita harus wujudkan. Kita harus bisa mengubah dari pandemic menjadi endemic. Kita harus bisa hidup dan terbiasa berdampingan dengan covid. Tentunya prokes yang kuat harus kita laksanakan, program vaksinasi kita tingkatkan sehingga masyarakat siap menghadapi kondisi tersebut,” imbau Kapolri.

Dalam vaksinasi massal ini, alumni Akpol 1997 menggelarnya di 34 Polda Jajaran serta tiga negara. Kegiatan ini akan berlangsung lima hari dimulai dari 18-22 September 2021. Adapun total vaksinasi yang ditarget dalam kegiatan ini sebanyak 63.400 dosis vaksin.

Terdapat pula sebanyak 36.350 item dengan rincian, paket sembako sebanyak 33.353 pax, bantuan voucher kuota internet untuk pelajar, santri dan guru sebanyak 1.997 voucher, serta bantuan voucher belanja 100.000 sebanyak 1.000 voucher kepada masyarakat kurang mampu, yatim piatu dan disabilitas. (Arianto)

Share:

Berani Jaga Bumi Foundation Gelar Donor Darah di SDN 01 Jakarta


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Dalam rangka memperingati "World Clean Up Day 2021" atau Hari Kebersihan Dunia yang jatuh pada tanggal  19 September 2021. Volkswagen Van Club, Kutu Community, Vespa Benz Owner, Berani Jaga Bumi Foundation, Yayasan Ibnu Sina Peduli dan GTVsociety menggelar kegiatan donor darah pada Sabtu pagi (18/09) di SDN 01 Jakarta Pusat. 

"Kegiatan hari ini merupakan satu-satunya acara yang ada di dunia, hari bersih-bersih sampah sedunia yang digelar berangkaian dengan kegiatan donor darah. Adapun, setiap peserta donor darah harus bayar, kok bayar! lalu bayar pakai apa? Setiap peserta donor darah, wajib mendonasikan 3 sampah botol plastik bekas AMDK," kata kata Yudhy Elvintiara, Founder  Berani Jaga Bumi Foundation kepada awak media di Jakarta. 

Selain itu, kata Yudhy, Sampah adalah tanggung jawab kita bersama, mudah-mudahan kegiatan ini dapat memotivasi banyak pihak. Kita peduli kebersihan dan memanfaatkan sampah yang dikumpulkan, sehingga mendatangkan nilai ekonomi. 

Yudhy mengajak, selain momentum peringatan "World Clean Up Day 2021" ini, peduli kebersihan lingkungan harus tetap menjadi perhatian seluruh pihak. "Mari wujudkan Lingkungan yang bersih dan sehat".

Pada kesempatan yang sama, Lisca Zafarayana, Penanggung jawab Yayasan Ibnu Sina Peduli mengatakan, Yayasan Ibnu Sina Peduli didirikan lima tahun yang lalu, tujuannya untuk membantu mereka yang sangat membutuhkan bantuan, tanpa kita banding-bandingkan dan tanpa kita melihat apa dan siapa mereka.

Sementara itu, Melina Alaydrus, Ketua Yayasan Ibnu Sina Peduli menjelaskan, latar belakang Yayasan adalah kegiatan sosial, jadi kemana-mana kita memberikan bantuan, pada saat pandemi ini, kebanyakan kita melakukan bantuan untuk warga isoman, kemudian rumah sakit dan yang terdampak karena pekerjaan, jadi karena pandemi covid-19 ini banyak yang di PHK dan lain-lain sebagainya, sehingga kita bantu mereka.

Dan yang pasti, kata Melina, fokus kita membantu anak-anak, namun tidak menutup kemungkinan jika ada pihak lain yang membutuhkan bantuan, kita pasti bantu.

Asal tahu saja, Pada hari ini, ada sekitar 50 anggota Yayasan Ibnu Sina Peduli yang ikut donor darah.
  
"Insyaallah, kedepannya kegiatan-kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan dengan berbagai komunitas yang ada di jakarta maupun diluar Jakarta," pungkasnya. (Arianto)


Share:

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto Intruksikan Bantuan untuk Keluarga Pekerja Pariwisata Bali yang Terdampak Pandemi COVID-19


Duta Nusantara Merdeka | Bali
Gde Sumarjaya Linggih menyambut baik semangat Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto yang juga Menteri Koordinator Perekonomian.

Politisi Senior Golkar yang juga Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Gde Sumarjaya Linggih membagikan ratusan sembako di beberapa kecamatan yang terdampak di Kabupaten Badung, Bali.  

“Terus bergerak untuk masyarakat Badung, BaIi dimana ini sejalan dengan intruksi Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto,” pungkas Sumarjaya Linggih.

Dititik pertama penyaluran sembako di daerah, Tuban Kuta, Bali yang dipimpin oleh Luh Gede Mediastuti Anggota DPRD Fraksi Golkar Kab Badung didampingi Bapak Rawan Atmaja Ketua Fraksi DPRD Provinsi Bali.

“Saya sangat berharap semoga program ini dapat meringankan beban masyarakat terutama masyarakat Badung dan para pekerja pariwisata yang terdampak covid-19,” tambahnya.

Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto berjanji untuk terus memperhatikan warga terdampak pariwisata di Bali.

Pariwisata di Pulau Dewata anjlok dan menjadi sektor paling terdampak bagi masyarakat yang memang hidupnya bergantung pada pariwisata setempat. 

Demi menyelamatkan mereka, Menko Airlangga menyatakan, pelaksanaan program perlindungan sosial (perlinsos), seperti penyaluran bantuan sosial atau bansos berjalan sesuai target selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa dan Bali.

"Program bantuan beras 10 kilogram sudah seluruhnya tersalurkan sesuai dengan target 28,8 juta keluarga," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Senin (30/8). (Arianto)


Share:

Peringati Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia, Into the Light Jelaskan Temuan Survei Kesehatan Mental yang Mengkhawatirkan


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Bertepatan dengan hari pencegahan bunuh diri sedunia, Into the Light, Change.org Indonesia dan Greatmind mengadakan diskusi publik bertajuk ‘Creating Hope through Action: Apa Kabar Kesehatan Mental Orang Indonesia?’ pada Jumat (10/09) di YouTube Greatmind untuk membahas hasil survei kesehatan mental, termasuk di dalamnya pengetahuan masyarakat Indonesia mengenai bunuh diri.

Diskusi publik yang dipandu oleh Marissa Anita (Lead Editor Greatmind) sebagai host dan David Irianto (Co-founder Greatmind) turut menghadirkan  dr. Celestinus Eigya Munthe, Sp.KJ, M.Kes (Direktur P2 Masalah Kesehatan Jiwa dan NAPZA), Rahma Anindita (Analis Pembiayaan Manfaat Kesehatan Primer, Kedeputian Bidang Jaminan Pembiayaan Kesehatan Primer BPJS), Sylvia Adriana (Survivor dan Lived Experience Expert), Andrian Liem (Peneliti Pascadoktoral Monash University Malaysia sekaligus Mitra Into The Light), dan Benny Prawira (Pendiri Into The Light).

Diskusi ini diadakan sebagai kelanjutan dari kegiatan survei yang hasilnya cukup mengkhawatirkan, di mana 98% partisipan merasa kesepian dalam sebulan terakhir dan 40% memiliki pemikiran melukai diri sendiri dalam dua minggu terakhir. Ditambah lagi, hasil survei juga menunjukkan bahwa literasi masyarakat Indonesia mengenai bunuh diri masih rendah.

“Kelompok-kelompok yang dimarjinalkan (disabilitas, non-heteroseksual, positif HIV), keinginan bunuh dirinya lebih tinggi dibandingkan bukan yang dimarjinalkan. Meskipun semua merasa kesepian, tapi pikiran untuk menyakiti diri sendiri & bunuh diri ada lebih banyak pada kelompok yang termarjinalkan, sehingga dibutuhkan cara yang lebih tepat untuk dikhususkan pada mereka,” jelas Benny Prawira.

Pada kesempatan yang sama, dr. Celestinus sebagai Direktur P2 Masalah Kesehatan Jiwa dan NAPZA Kementerian Kesehatan Republik Indonesia juga menyetujui bahwa kesepian meningkat, terutama diakibatkan oleh isolasi aktif masyarakat karena pandemi Covid-19. Guna menjamin kesehatan mental masyarakat, ia menyampaikan bahwa Kemenkes sudah menyediakan aplikasi Sehat Jiwa yang bisa diakses masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan mental.

“Kita (Kemenkes) juga sudah mencoba mengaktifkan kembali hotline bunuh diri 119.  Sehingga nantinya setiap rumah sakit jiwa memiliki link terhadap 119, sehingga ketika ‘panic button’ ini berbunyi, akan terhubung pada rumah sakit jiwa terdekat di mana orang tersebut berada,” kata dr. Celestinus.

Walaupun begitu, ternyata mendapatkan akses layanan kesehatan mental masih menjadi tantangan utama, bahkan sebelum pandemi. Hal ini dialami dan diceritakan oleh Sylvia Adriana, seorang penyintas bunuh diri.

“Ketika mencari bantuan tenaga kesehatan mental, awalnya pasti bingung, psikolog kok mahal, waktu dulu aksesnya masih sulit. Pernah mau pakai BPJS dan ke puskesmas tapi yang ada di sana dokter umum, bukan psikolog. Akhirnya, saya pakai uang sendiri dan dibantu dosen saya yang berlatar belakang psikologi,” tutur Sylvia.

Sementara itu, Rahma Anindita, Analis Pembiayaan Manfaat Kesehatan Primer, Kedeputian Bidang Jaminan Pembiayaan Kesehatan Primer BPJS menyatakan, sebenarnya masyarakat Indonesia dapat mengakses layanan kesehatan mental menggunakan BPJS Kesehatan dengan bantuan aplikasi Mobile JKN di gawai.

“Terkait dengan upaya bunuh diri dan melukai diri sendiri, mereka yang sudah didiagnosis mengalami gangguan kesehatan jiwa dapat ditanggung biayanya oleh BPJS Kesehatan, tetapi yang tidak memiliki diagnosis dari tenaga kesehatan jiwa, belum bisa mendapatkan layanan ini”, jelas Rahma.

Menyambung Rahma, Andrian Liem menegaskan pula bahwa penting untuk kita membiasakan diri menghindari stigma bunuh diri/gangguan kesehatan mental dan memberanikan diri untuk memeriksakan diri ke tenaga kesehatan mental. Ia mengingatkan bahwa hasil tes psikologis, apalagi swaperiksa, tidak bisa digunakan secara pasti untuk mendiagnosis gangguan mental sebab perlu diinterpretasi oleh ahli terlebih dulu.

“Swaperiksa adalah sebuah langkah pertama, namun tidak bisa dijadikan sebagai diagnosis, sehingga tetap harus datang ke tenaga profesional,” jelas Andrian.

Menutup sesi diskusi, Benny berpesan bahwa penting untuk saling bersolidaritas di keadaan yang sulit ini, termasuk untuk menjaga kesehatan mental masing-masing.

“Pencegahan bunuh diri ini tidak selalu tentang mencegah seseorang untuk mengambil nyawanya. Pencegahan bunuh diri itu dimulai dari menghargai kehidupan,” tutup Benny.  (Arianto)

Share:

Busari Muslim Bantah Serobot Tanah Masyarakat


Duta Nusantara Merdeka | Dumai
Busari Muslim S, SY.M.IP membantah dirinya menyerobot lahan tanah masyarakat Kelurahan Pelintung untuk timbunan jalan Hj Abdul Naim sepanjang satu kilometer di Pelintung Dumai.

”Terkait pemberitaan nama saya di salah satu media, saya akan menjawab tudingan tersebut, kita bersama masyarakat hanya meratakan tanah jalan yang lebarnya sejak tahun 1981 sudah ada parit kiri dan kanan jalan tersebut, dan tidak ada sedikit pun mengeruk, menyerobot atau menggali tanah milik orang lain,” kata Busari Muslim, S,Sy.M.IP yang juga sebagai Pengurus DPC Partai Demokrat Kota Dumai kepada awak media di Dumai. Kamis (09/09)

Selain itu, kata Bung BM panggilan beliau sehari-hari ini yang lulusan Magister Ilmu Pemerintahan dari salah satu perguruan tinggi Riau ini, penimbunan yang di kerjakan selama bertahun-tahun ini tidaklah mudah, cukup banyak rintangan dan hambatan mulai dari alam yang belum bersahabat sampai ada beberapa oknum yang pernah mempermasalahkan jalan tersebut.

Namun, Bung BM tak pernah patah arang untuk tetap menyelesaikan jalan tersebut, walaupun penjara ancamannya, tentu saja ucapan saya punya dasar yang sangat kuat, karena masyarakat pengguna jalan tersebut selalu memberikan motivasi dan dukungan untuk penyelesaian jalan tersebut.

”Ucapan terimakasih yang tak terhingga yang tak dapat di sebutkan satu persatu kepada Pemkot Dumai, Camat, Lurah, RT, LPMK, Karang Taruna serta perusahaan perusahaan terkait serta masyarakat yang sudah memberkan Dukungan," tutur beliau dengan senyum Ramah.

Asal tahu saja, Warga Pelintung dan sekitarnya khususnya warga RT 06, RT 05, RT 04, RT 03, RT 02 dan RT01 yang menggunakan jalan rawa sekilo tersebut patut berbangga hati, karena jalan rawa-rawa yang pada tahun 1981 itu diperintahkan langsung oleh kepala Desa pada saat itu H. Abdul Naim (alm) untuk dirintis selebar 20 meter lalu di lakukan penggalian parit untuk di jadikan badan jalan dengan menggunakan dana Bandes.

Alhamdulillah jalan tersebut sudah selesai penimbunan oleh inisiator Busari Muslim, S.Sy.M,IP dengan mengantongi surat keterangan dari Dinas PU yang ditandatangani Camat, Lurah, LPMK, Karang Taruna serta RT terkait, serta surat kesepakatan 6 RT dan Surat kesepakatan bersama anak laki - laki tertua H. Abdul Naim yaitu KH.Adnan (alm) beserta RT terkait untuk merubah nama jalan dari Rawa Sekilo menjadi jalan H.Abdul Naim.

Busari Muslim, S,Sy,M.IP tak lain tak bukan anak menantu dari Kades tersebut bekerja sama dengan unsur masyarakat berjibaku melakukan penimbunan sejak awal tahun 2013 sampai dengan 2017 lalu finishing di lakukan eleh beberapa perusahaan sekitar yaitu PT Wilmar dan Gudang Garam yang kebetulan sampai saat ini perusahaan-perusahaan tersebut sangat baik hubungan dengan masyarakat sekitar.

Menurut keterangan dari bapak A.Rahim atau lebih di kenal Ucu Yen mantan ketua RT 06 sekaligus orang yang di tuakan serta Tokoh masyarakat di sana, bahwa beliau di perintahkan langsung oleh kepala Desa saat itu H.Abdul Naim (alm) bersama 2 orang temannya yaitu Muhammad Nur alias Nurtai (alm) dan Hasyim alias Lenggok untuk merintis jalan tersebut dengan lebar 20 meter langsung menuju jalan setapak saat itu.

Saat ini, jalan Arifin Achmad, menurut keterangan beliau  bahwa amanah dari alm Cik Naim penggilan beliau ke pak Kades bahwa barang siapa yang bisa menimbun pasir di rawa-rawa ini sampai ke rumah saya di bukit sana, maka bila tanah pasirnya tersisa silahkan mau di bawa ke mana saja hal ini juga senada dengan bahasa beberapa tokoh masyarakat di Pelintung bapak Bilal Makruf, dan teman dekat alm H.Abdul Naim yaitu H.Soeparto yang mendengar kabar dari mulut ke mulut.

”Di samping itu, melalui ponsel kami mendapatkan keterangan dari Tokoh Penting pada era 1990-2001 bahwa jalan sepanjang 16 KM itu memang di peruntukan sebagai jalan penghubung antar desa mulai dari Gurun Panjang kecamatan bukit kapur di tembus sampai ke Desa Pelintung, Desa Guntung, Desa Teluk Makmur dan Desa Mundam yang pada saat itu pusat pemerintahannya adalah kecamatan Bukit Kapur kabupaten Bengkalis," kata Busari Muslim.

Sementara itu, H.Azali Johan selaku mantan Bupati bengkalis menjelaskan melalui ponselnya mengatakan, kebijakan pembuatan jalan itu di buat oleh pemerintah kabupaten Bengkalis yang pada saat itu kepala PU nya bapak Bukhari, jelas beliau kepada saya.

"Harapan saya bersama masyarakat, jalan yang sudah di timbun lebih dari 1 KM tersebut hendaknya Pemerintah ikut andil langsung untuk di anggarkan, karena mengingat jalan tersebut bisa menjadi alternatif untuk menghindari kepadatan jalan Ariffin Ahmad yang cukup padat," pungkasnya. (Arianto)




Share:

Dirbinmas Polda Metro Jaya Peduli dengan Jamaah Gerak di Mesjid Jami Jakarta


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Dirbinmas Polda Metro jaya KBP Badya Wijaya,. SH,. MH menggelar kegiatan Silaturahmi sekaligus memberikan bantuan sosial kepada DKM Masjid Jami Kebon Jeruk pada Rabu, (08/09) di Masjid Jami Kebon Jeruk, Jalan Hayam Wuruk Jakarta Pusat, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Bapak *Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. DR. Mohammad Fadil Imran,. M.Si* kepada jamaah yg berkhidmad Masjid Kebon jeruk. 

Adapun Bantuan yang diberikan berupa : 1 Ton Beras, Minyak Goreng 68 Liter, 1000 pcs Masker Medis, 1000 pcs Masker Kain yang diterima oleh Kyai Masrohan, Ustad Agus dan Ustad Faqih

Dalam kunjungan silahturami, Kyai Masrohan mendokan agar Kapolda Metrojaya dan Polri pada umumnya senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan dan mendapat hidayah dari NYA serta semakin Presisi.

Selain itu, Menghimbau dan mengajak agar para Jamaah tetap mematuhi Prokes 5M dan tidak terprovokasi oleh isu-isu atau berita yang belum tentu kebenarannya.

Hadir dalam giat Kyai Masrohan, Ustad Agus Ustad Faqih, Paur Si Binlat AKP Samto dan Ipda Kristiawan. 

Asal tahu saja, Kegiatan berjalan dengan aman, tertib dan lancar dengan menerapkan protokol physical distancing. (Arianto)




Share:

Bank Mandiri Bagikan Kartu Keluarga Sejahtera di Bogor


Duta Nusantara Merdeka | Bogor
Kantor Bank Mandiri cabang warung jambu membagikan kartu keluarga sejahtera (KKS) kepada warga desa pasarean  di Aula halaman Villa pada Kamis dan Jumat (2-3/09/2021).

Dalam pelaksanaan penyaluran kartu keluarga sejahtera pihak pemdes bersama fasilitator Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) Dinsos desa membantu memonitoring dan mengatur jalannya kegiatan tersebut agar senantiasa kegiatan tersebut berjalan lancar.

"Alhamdulilah, telah mendapatkan jadwal penyaluran penambahan kartu keluarga sejahtera (KKS) untuk warga desa pasarean dengan jumlah penambahan 506 KPM dengan harapan berkelanjutan sampai batas yang ditentukan," kata Ketua Umum Fasilitator SLRT Dinsos Kabupaten Bogor, Muhamad Janwar. Jum'at (02/09)

Sementara itu, untuk persyaratan pengambilan kartu keluarga sejahtera (KKS) cukup membawa fotocopi E ktp, fotocopi kartu keluarga serta formulir yang telah diisi sesuai data penerima yang bersangkutan.

"Sebelumnya, saya juga ikut membantu setiap desa-desa lain sekecamatan pamijahan dalam penyaluran kartu KKS ini, tidak hanya didesa sendiri saja," tuturnya disela sela kegiatannya memonitoring kegiatan tersebut.

Asal tahu saja, Dalam penyaluran ini Bank mandiri cabang warung jambu membagi dua team setiap penyalurannya, dan kebetulan kamis dan jumat ini ikut team kedua karena berlokasi diwilayah sendiri.

Muhamad Janwar yang akrab disapa Cawang yang juga Fasilitator SLRT Desa Pasarean mengucapkan terima kasih kepada pihak Bank Mandiri cabang warung jambu yang selalu menjaga komunikasi dan melibatkan saya dalam membantu setiap ada penyaluran kartu keluarga sejahtera (KKS) diwilayah pasarean umumnya desa desa yang ada dikecamatan pamijahan.

Cawang juga berharap kedepannya selalu terus terjaga komunikasi dalam proses ini, dan tidak hanya sampai pada saat hari H, dan kegiatan penyaluran KKS mandiri inipun masih berlanjut sampai tanggal 14 september 2021 untuk wilayah Kecamatan Pamijahan.

"Semoga dengan adanya penambahan KPM BPNT Mandiri ini masyarakat senantiasa bisa merasakan bantuan dari pemerintah melalui kementerian sosial serta semua dapat terealisasi," pungkasnya. 

Adapun pihak yang membantu kegiatan tersebut yaitu Fasilitator SLRT Dinsos Desa, Paguyuban RT dan RW,TKSK,Linmas. Kegiatan diatur per hari pertama kamis dimulai dari nama KPM ber inisial A sampai M, dan bagi warga yang datang diwajibkan memakai masker dan mencuci tangan serta menjaga jarak. Kegiatan tersebut dilaksanakan dari pukul 08:00 hingga selesai.(Arianto)


Share:

Tekan Laju Penyebaran Covid-19, KESMI Gelar Vaksinasi di Sekolah Madani Depok


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Dengan maraknya wabah virus corona atau biasa disebut Covid 19 di Indonesia, maka pemerintah melalui Perpres Nomor 99 Tahun 2020 tentang Pengadaan dan pelaksanaan Vaksin, disambut baik oleh pelajar SMP dan SMK Madani Depok

Dengan adanya sambutan yang baik ini, maka dilaksanakannnya kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan oleh KESMI (Kesatuan Mahasiswa Indonesia ) DKI Jakarta yang didukung oleh MABES Polri.

Acara vaksinasi tersebut mendapatkan kuota 500 dosis bagi siswa SMP dan SMK Madani Depok beserta orang tua murid pada Selasa 31 Agustus 2021. 

Vaksinasi ini kita prioritaskan kepada adik-adik pelajar dan orang tua murid dalam rangka heard Imunity menuju proses belajar tatap muka bulan depan, upaya ini dalam rangka menekan laju angka penyebaran Virus 19 sehingga menurunnya angka terjangkit, Kata Bung Afandi.

Lebih lanjut Afandi mengatakan, Vaksinasi ini berjalan dengan lancar sebagaimana target awal 500 dosis yang diturunkan dari BIDOKES MABES Polri meskipun ada beberapa kendala dilapangan seperti soal NIK tidak terdaftar di system yang kemudian ditolak untuk vaksinasi dan pertimbangan kesehatan yang tidak memungkinakan siswa dan orang tua murid untuk vaksin.


"Maka dari data Panitia KESMI ada sebanyak 503 orang terdaftar sebagai vaksinasi, yang divaksin 492 orang dan yang gagal vaksin 12 orang kemudian sisa vaksin 8 dosis," imbuhnya. 

Alhamdulilliah vaksinasi berjalan lancar meskipun ada beberpa kendala termasuk 12 orang gagal vaksin, itu disebabkan karena faktok NIK tidak terdaftar dan kondisi kesehatan, jadi jumlah keseluruhan yang vaksin ada 492 orang dari 503 yang mendaftarkan diri, sambung Bung Afandi.

Ditengah acara berlangsung kunjungan dari MABES Polri yang diwakili Kombes. Pol. Andika Vishnu selaku Sosbud. Intelkam Mabes Polri yang menegaskan dan berpesan tetap disiplin penerapan protocol kesehatan dan terimakasih atas antusias para adik-adik dan orang tua murid mendukung Vaksin Merdeka PRESISI.

"Terimakasih kepada adik-adiku dan para orang tua murid yang telah antusias mengikuti dan mendukung  acara vaksin Merdeka Presisi dan kami menegaskan tetap disiplin dalam penerapan protocol kesehatan," ungkap Kombes. Pol. Andika

Terakhir dari penyampaian ketua pelaksana penyelenggra vaksinasi tersebut, Bung Afandi mengucapkan banyak terimakasih atas partisipasi SMP dan SMK Madani Depok dan  terpenting dari MABES Polri yang telah memberikan kepercayaan dan amanah sebagai penyelenggara vaksin Merdeka Presisi.

"Saya selaku Ketua panitia pelaksana berharap vaksin dosis kedua akan berlanjut pada 28 September 2021," pungkas Bung Afandi menutupnya. (Arianto)


 
Share:

Jasa Raharja Jakarta Bagikan Sembako Kepada Kantor Cabang dan Perwakilan serta Masyarakat Umum


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Sebagai wujud dari kemerdekaan untuk saling berbagi antara sesama maka PT Jasa Raharja Cabang Utama DKI Jakarta pada tanggal 17 Agustus 2021 melakukan pembagian sembako kepada tenaga bantu Aru Raharja pada lingkungan kantor cabang dan perwakilan. 

Pada kesempatan kali ini Bapak Suhadi selaku Kepala Cabang dan didampingi Ibu Dyah Wijayawati selaku Kepala Administrasi serta Ibu Wina Sa’ichoiriyah selaku Kepala Sub Bagian Keuangan Akuntansi dan PKBL berkenan hadir.

PT Jasa Raharja Cabang Utama DKI Jakarta juga melakukan pembagian sembako kepada masyarakat sekitar Kantor Cabang dan Kantor Perwakilan. 

Suhadi selaku Kepala Cabang Jakarta mengatakan kepada awak media semoga pembagian sembako ini dapat bermanfaat. “Semoga pemberian sembako ini dapat memberikan manfaat serta meningkatkan existensi PT Jasa Raharja Cabang Utama DKI Jakarta,” katanya dengan ramah kepada awak media. (Arianto)


Share:

SINDIKASI Luncurkan Donasi ‘Pekerja Bantu Pekerja'


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Serikat Pekerja Media dan Industri Kreatif untuk Demokrasi (SINDIKASI) meluncurkan inisiasi gerakan donasi ‘Pekerja Bantu Pekerja” untuk membantu dan bersolidaritas pada sesama pekerja di industri media dan kreatif yang terdampak pandemi Covid-19 selama lebih dari 1,5 tahun.

Kanal donasi “Pekerja Bantu Pekerja” ini akan dibuka bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun SINDIKASI ke-4 yang bertemakan “SINDIKASI Level Empat: Berserikat Semakin Kuat” yang diperingati pada 28 Agustus 2021.

Donasi dapat dikirimkan melalui rekening BRI no rekening 207-401-00022-5568 atas nama Serikat Pekerja Media dan Industri Kreatif untuk Demokrasi (SINDIKASI), dan OVO di nomor: 0811-1662-708, saat transfer sertakan angka 3 di belakang nominal transfer misal: Rp 500.003.

Ketua SINDIKASI, Nur Aini mengatakan solidaritas sesama menjadi tumpuan harapan bagi pekerja terutama di sektor media dan industri kreatif pada masa pandemi Covid-19. Bantuan sosial dari pemerintah tidak dapat diharapkan karena adanya diskriminasi dalam pendataan penerima. Hanya pekerja formal yang terdaftar BPJS Ketenagakerjaan bisa menikmati subsidi gaji.

"Sementara itu, sebagian pekerja media dan industri kreatif terutama freelancer dianggap pekerja informal dan minim yang terdaftar mandiri BPJS Ketenagakerjaan. Pekerja media dan industri kreatif yang sebenarnya adalah pekerja terampil pun tidak terbantu dengan program prakerja," kata Nur Aini di Jakarta. Jum'at (28/08)

Dalam Kertas Posisi SINDIKASI, *“Mengubur Pundi Di Tengah Pandemi: Kerentanan Pekerja Lepas di Tengah Krisis COVID-19,”* mereka yang bekerja di subsektor Film, Video, Audio Visual (17,35 persen) adalah yang paling banyak mengalami pembatalan kerja akibat pandemi COVID-19.

Hambatan serupa juga terjadi di 3 subsektor paling terdampak berikutnya, yakni, Seni Pertunjukan (10.85 persen), Seni Vokal dan Musik (9.4 persen), dan Fotografi (9.4 persen).

Kondisi itu membuat pendapatan pekerja di Industri media dan kreatif melayang. Nur Aini mengungkapkan bahwa pendapatan yang melayang dalam rentang lima bulan (Maret-Juli) berada pada kisaran besaran > Rp1-5 juta dan >Rp5-15 juta dengan persentase masing-masing sebesar 32,8 persen, di mana sebanyak 87,8 persen dari mereka tidak mendapatkan kompensasi pada pembatalan pekerjaan.

“Kondisi pekerja media dan industri kreatif di tahun kedua pandemi tidak banyak berubah, bahkan semakin sulit dengan hadirnya undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja,” kata Nur Aini.

Untuk itu, lanjut Nur Aini, SINDIKASI menginisiasi gerakan donasi “Pekerja Bantu Pekerja” untuk saling bersolidaritas terhadap sesama pekerja. Donasi itu nantinya akan disalurkan kepada pekerja di industri media dan kreatif yang terinfeksi Covid-19, dan terdampak penghasilannya.

Bentuk bantuan yang disalurkan nantinya akan berupa bantuan dana, obat-obatan dan vitamin, masker dan hand sanitizer, dan kebutuhan dasar lainnya yang dibutuhkan selama masa pandemi Covid-19. Sebagian dana yang terkumpul juga akan disalurkan ke sesama pekerja melalui platform Bagi Rata.

“Kerentanan yang dihadapi pekerja di sektor media dan industri kreatif ini nyata dan beragam tingkatannya. Untuk itu kami mengajak teman-teman yang masih bisa memiliki pekerjaan dan mendapat upah penuh untuk bisa bersolidaritas dan mengupayakan bantuan bagi teman-teman pekerja yang kehilangan pekerjaan,” kata Nur Aini.

SINDIKASI juga mengajak pekerja khususnya di sektor media dan industri kreatif untuk bergabung ke dalam serikat pekerja. Dampak pandemi Covid-19 pada ekonomi dan Undang-Undang Cipta Kerja akan semakin menggerus kepastian kerja di masa depan. “Untuk itu, saatnya para pekerja menghimpun kekuatan melalui serikat pekerja untuk memperkuat daya tawar menghadapi ketidakpastian kerja,” ucapnya. (Arianto)



Share:

Yorrys Raweyai Berikan Bansos bagi Warga Terdampak Pandemi Covid-19


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Pimpinan Komite II DPD RI Yorrys Raweyai memberikan bantuan sosial (bansos) kepada warga di Tegal Parang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Bansos tersebut diberikan kepada warga yang terdampak pandemi Covid-19. 

“Kita telah menghadapi situasi pandemi Covid-19 selama dua tahun. Maka bansos ini diberikan bagi warga Tegal Parang, Mampang Prapatan yang terdampak pandemi Covid-19,” ucap Ketua Komite II DPD RI Yorrys Raweyai didampingi Anggota DPD RI asal Provinsi DKI Jakarta Fahira Idris di Tegal Parang, Mampang Prapatan, Rabu (25/8).
.
Senator asal Papua itu menambahkan bahwa pemerintah saat ini tengah menggalakkan vaksin. Selain itu pemerintah juga sudah memberikan bansos kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

“Vaksin itu perlu, maka pemerintah saat ini sedang menggalakkan. Namun kondisi saat ini bukan hanya vaksin, bansos juga dibutuhkan dan pemerintah sudah menyalurkan tapi belum memadai. Untuk itu kami dari Komite II DPD RI juga ikut berpartisipasi dalam membagikan bansos kepada masyarakat,” kata Yorrys.

Yorrys menambahkan Komite II DPD RI juga akan membagikan bansos di tempat lain kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 di DKI Jakarta. Ia berharap bansos tersebut bisa meringankan beban masyarakat. “Kita bukan hanya di sini saja membagikan bansos. Nanti kami juga akan membagikan di tempat lain ada di Kemang, Jagakarsa, Tebet dan lokasi lainnya. Ini tidak berarti tapi semoga bantuan itu bisa diterima dengan baik dan bermanfaat,” harapnya.

Sementara itu, Anggota DPD RI Asal Provinsi DKI Jakarta Fahira Idris menjelaskan bahwa dirinya, mewakili warga DKI Jakarta, berterimakasih atas terselenggaranya bansos ini kepada warga yang terdampak pandemi Covid-19 khususnya di DKI Jakarta. Ke depan, Ketua Komite II DPD RI juga akan memberikan bansos di tempat-tempat lain. 

“Saya berterima kasih sekali kepada Pak Yorrys Raweyai atas bansos ini. Bansos ini bukan hanya di daerah Mampang Prapatan, tetapi di tempat lain dan didapilnya Pak Yorrys yaitu di Papua. Pak Yorrys luar biasa jiwa sosialnya, saya berterima kasih banyak atas kebaikan Pak Yorrys Raweyai pada kami warga DKI Jakarta,” tuturnya.

Kegiatan Baksos dihadiri Pimpinan Komite II DPD RI Bapak Yorrys Raweyai, Ibu Fahira Idris Anggota DPD RI Dapil Provinsi DKI Jakarta, Bapak Kapolsek Mampang Prapatan Bapak Kompol Imam Tulus Budiyono,SH, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tegal Parang Bapak Bripka Mukhlis, dan Bapak RT 03/02 Abriyanto. (Arianto)




Share:

L’Oréal Paris Komitmen Melawan Aksi Pelecehan Seksual di Ruang Publik


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta L’Oréal Paris, brand kecantikan no.1 di dunia kembali meneguhkan komitmennya untuk memberdayakan perempuan di Indonesia melalui kampanye Stand Up Against Street Harassment, kampanye global intervensi pelecehan seksual di ruang publik. Setelah diluncurkan pada bulan Maret lalu di Indonesia, kampanye ini terus digaungkan karena melihat masih banyak tindakan pelecehan seksual di ruang publik di masa pandemi.

Bekerja sama dengan Hollaback! Jakarta, L’Oréal Paris kini juga menggandeng Alfamart sebagai salah satu partner strategis untuk turut serta mengintervensi pelecehan seksual di ruang publik dengan mengikuti Pelatihan 5D, yakni Dialihkan, Dilaporkan, Dokumentasikan, Ditegur, dan Ditenangkan. Pelatihan menurut para ahli terbukti efektif, praktis dan aman diterapkan baik untuk korban ataupun bystander.

Umesh Phadke, President Director L’Oréal Indonesia mengatakan, L’Oréal menyadari bahwa saat ini dunia tengah menghadapi tantangan yang sangat besar di bidang lingkungan dan isu sosial dan melalui L’Oréal for the Future kami ingin membantu mengalahkan tantangan tersebut. Sebagai brand kecantikan nomor satu di dunia, L’Oréal Paris ingin membantu masyarakat dan memenuhi komitmen kami melalui pemberdayaan perempuan untuk melawan isu sosial pelecehan seksual di ruang publik.

"Sejalan dengan tema perayaan HUT Kemerdekaan RI yang ke-76 “Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh”, komitmen L’Oréal Paris dapat membantu perempuan Indonesia tumbuh menjadi lebih tangguh dalam melawan pelecehan seksual di ruang publik, karena kita begitu berharga," kata Umesh Phadke, di Jakarta. Senin (24/08)

Menurut survei global yang dilakukan oleh L’Oréal Paris bekerja sama dengan IPSOS di bulan Januari 2021, kami menemukan bahwa 1 dari 3 perempuan masih mengalami pelecehan seksual di ruang publik selama masa pandemi. Di Indonesia sendiri, menurut data dari Komnas Perempuan, hingga 3 Juli 2021 terdapat 1.902 kasus.

Selama pandemi kita tak bisa memungkiri bahwa aktivitas masyarakat berubah dan berpindah tempat. Aktivitas di dunia maya meningkat, menjadikan media sosial menjadi ruang publik dan memungkinkan untuk terjadinya pelecehan seksual.

Menurut Plan International 2020, terdapat 56% anak perempuan dan remaja perempuan pernah mengalami atau menyaksikan pelecehan seksual di ranah daring. "Namun demikian, hal ini tidak menutup kenyataan juga masih terjadi di ruang publik. Jadi pelecehan seksual itu masih ada bahkan bisa terjadi kapan saja dan di mana saja," jelas Maria Adina, Brand General Manager L’Oréal Paris Indonesia.

"Masyarakat masih rentan menjadi korban pelecehan seksual, termasuk para pekerja esensial seperti tenaga kesehatan dan tenaga kasir. L’Oréal Paris berkomitmen untuk terus memantapkan usaha dalam melawan aksi pelecehan seksual di ruang publik serta menjangkau lebih banyak masyarakat Indonesia untuk turut serta mendukung gerakan ini. Kami bangga dapat bermitra dengan Alfamart yang juga memiliki visi yang sama dengan perusahaan kami," tambah Adina.

Sejalan dengan komitmen L’Oréal Paris, Alfamart sebagai mitra strategis juga memiliki komitmen untuk memberikan pelatihan 5D kepada 30.000 karyawannya, termasuk para kasir yang tersebar di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Hans Prawira, President Director PT Sumber Alfaria Trijaya mengatakan, Sebagai perusahaan yang bertanggung jawab, kami terus berusaha untuk membuat gerai kami menjadi tempat bekerja dan berbelanja yang aman dan nyaman bagi seluruh karyawan dan pelanggan. Kami menyadari bahwa gerai kami merupakan ruang publik dan menjadi titik temu bagi banyak masyarakat dari berbagai kalangan. Untuk itu, kami merasa perlu membekali karyawan kami dengan pelatihan 5D khususnya para petugas kasir agar mereka dapat berdaya ketika dihadapkan pada situasi sebagai korban ataupun saksi pelecehan seksual di ruang publik.

Sejalan dengan hal tersebut Anindya Restuviani, Site Leader & Co-Director of Hollaback! Jakarta mengatakan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi pihak L’Oréal Paris dan Alfamart yang telah sadar akan pentingnya penanggulangan isu pelecehan seksual ini.

"Sejak 2016 kami sudah berusaha untuk menekan dan menghentikan pelecehan seksual di manapun dan dalam bentuk apapun. Kami sangat senang bahwa dua perusahaan besar seperti L’Oréal dan Alfamart secara aktif melibatkan seluruh karyawan mereka untuk mengetahui lebih jauh mengenai pelecehan seksual di ruang publik dan memberdayakan diri mereka dengan Pelatihan 5D, sehingga bisa turut andil dalam menciptakan ruang publik yang aman dari kekerasan seksual bagi perempuan di Indonesia," jelas Anindya.

Adinia Wirasti juga turut mendukung kampanye Stand Up Against Street Harassment, “Sebagai seorang perempuan saya sangat mendukung gerakan Stand Up Against Street Harassment dan metode Pelatihan 5D yang terbukti praktis dan aman.  Sudah saatnya #WeStandUp! untuk menghentikan aksi pelecehan seksual apalagi di ruang publik karena diam bukan pilihan. Kita semua harus peduli akan hal ini demi terciptanya ruang publik yang aman bagi semua orang, khususnya perempuan agar dapat terus melangkah dalam mengejar cita-cita dan mimpinya dengan rasa aman dimanapun, kapanpun,” jelas Adinia Wirasti, aktris dan figur pemberdayaan perempuan Indonesia.

Melalui kampanye Stand Up Against Street Harassment ini, L’Oréal Paris berambisi untuk melatih 1.000.000 orang secara global dengan metode 5D. Hingga saat ini, lebih dari 350.000 orang yang sudah mendapatkan pelatihan termasuk di Indonesia, dan berbagai upaya akan terus dilakukan untuk dapat meningkatkan angka pelatihan sehingga bersama kita menurunkan insiden pelecehan seksual di ruang publik.

Bergabunglah dalam gerakan #WeStandUp, ambil pelatihannya di:www.standup-indonesia.com/training. (Arianto)





Share:

Yanara Donasi Kursi Roda untuk Ihat Aelani


Duta Nusantara Merdeka | Bogor
Tim relawan Masyarakat Pejuang Bogor (MPB) wilayah bogor barat bersama relawan Yayasan Ananta Raharja (Yanara) pemberi donasi kursi roda berkunjung ke kediaman Ihat Aelani bocah kecil berumur 9 Tahun warga kampung neglasari RT 02 RW 05 Desa Ciasihan Kecamatan Pamijahan dengan membawa 1 unit kursi roda pada Senin, (23/08/2021) Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kejadian bocah kecil yang mengalami permasalahan fisik sejak usia hampir 1 tahun tidak bisa berjalan secara normal cukup beralasan. Pasalnya, memiliki kursi roda merupakan impiannya sejak lama. Tidak hanya ihat aelani, kegembiraanpun nampak terlihat diwajah sang ibu dan nenek Ihat Aelani.

Aktivis Masyarakat Pejuang Bogor (MPB) wilayah pamijahan Muhamad Janwar mengatakan, Kegiatan tersebut merupakan aksi nyata kepeduliaan organisasinya terhadap persoalan sosial. Sebelumnya, banyak fokus terhadap persoalan pendampingan masyarakat miskin kerumah sakit dan membantu dalam hal lainnya.

Anak muda yang akrab disapa Cawang itupun berharap, pemerintah dan pengusaha lokal dapat lebih peduli dan terketuk hatinya dalam memperhatikan para disabilitas dengan menyalurkan dana corporate social responbility (CSR).

"Kondisi yang dialami Ihat aelani merupakan satu dari sekian banyak fakta yang mungkin masih luput dari mata kita, peduli dan menyanyangi mereka adalah sikap mulia, karena mereka memiliki hak yang sama sebagai manusia," paparnya.

Disaat yang sama, Linah, Ibu dari Ihat Aelani menyampaikan, Saya mengucapkan terima kasih sebanyak - banyaknya kepada Yayasan Ananta Rahardja, semoga kursi roda ini bermanfaat bagi anak saya dan barokah.

"Terima kasih sekali lagi yang sebesar-besarnya, terutama bagi para relawan sosial Masyarakat Pejuang Bogor (MPB) kang cawang dan kang bayong, yang telah mengusahakan dan mencari donasi kursi buat anak saya ini," katanya dengan terharu bahagia.

Sementara itu, Kepala Desa Ciasihan Lilih. N, S. Pd.I menuturkan, Dengan diberikannya bantuan kursi roda pada warga desa ciasihan yaitu anaknya ibu Linah, mudah - mudahan bermanfaat.

"Sekali lagi terima kasih kepada yayasan ananta rahardja (Yanara), semoga yayasannya makin berkembang dengan baik, supaya nanti bisa lebih dan terus membantu bagi yang membutuhkan, terutama buat penyandang disabilitas," pungkasnya. (Arianto) 


Share:

Jum'at Berkah PW IPNU Sumut Distribusikan 500 Paket Makanan


Duta Nusantara Merdeka | Kota Medan
PW IPNU sumut kembali mendistribusikan 500 paket makanan siap saji ke pada masyarakat dan di sekitar Kantor PW Nahdlatul Ulama jalan Jl. Sei Batang Hari No.52, Babura Sunggal, Kec. Medan Sunggal, Kota Medan, makanan tersebut diberikan kepada masyarakat sekitar.

Ketua PW IPNU Sumut, Muhammad Haryadi Nasution mengatakan, aksi sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan di tengah situasi pandemi yang sampai saat ini masih melanda.

Paket makanan dibagikan kepada masyarakat yang secara ekonomi terdampak pandemi COVID 19.

"Kita sudah laksanakan sebanyak tiga belas pekan. Pengumpulan Jumat berkah ini dilaksanakan setiap pekan," katanya, Jumat (20/8/2021).


Dilanjutkan M.Haryadi Nasution, secara teknis setelah pengumpulan donasi dihimpun dari kader dan pengurus PW IPNU Sumatera Utara, hasilnya dibelanjakan bahan makanan untuk diolah oleh tim Gerakan Jum`at Berkah.

Karena sifat donasinya sukarela, menu makanan yang disajikan pun disesuaikan dengan hasil pengumpulan.

"Semangatnya adalah membangun kepedulian, kebersamaan dan gotong royong," tandasnya.

Ditempat yang sama wakil sekretaris PW IPNU Sumut, Soeandi Malik Pratama mengatakan ada yang berbeda dalam kegiatan Jum`at berkah kali ini.

Jum`at Berkah kali ini bersama kader IPNU Sumatera Utara, melakukan dengan mengedukasi masyarakat untuk menggunakan masker.

Kegiatan ini memiliki tiga output yang diharap dapat membantu masyarakat di masa PPKM ujar Soeandi Malik Pratama.




Pertama PW IPNU Sumatera Utara menyadari bahwa di masa PPKM seperti ini daya beli masyarakat sangat minim, untuk itu diharapkan dengan gerakan ini para pedagang kecil di kota Medan dapat terbantu mereka.

Yang kedua masyarakat yang membutuhkan setelah makanan siap saji dibeli dari pedagang kader-kader PW IPNU Sumut langsung membagikan dengan harapan dapat sedikit membatu masyarakat baik itu para Abang becak, ojol maupun masyarakat biasa yang melintas.

Ketiga dengan gerakan ini diharapkan akan merangsang pemerintah kota Medan masyarakat menengah keatas di Sumatera Utara agar melakukan aksi sosial yang nyata dan tepat sasaran karena pada dasarnya masa seperti sekarang masyarakat dengan menengah kebawah sangat membutuhkan perhatian. **

Wartawan DNM : Didi Atmawijaya
Share:

'Merdekakan' Semasa Pandemi, ICPW-Polri Salurkan 1.000 Paket Sembako untuk Wartawan


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Indonesia Civilian Police Watch (ICPW) bekerja sama dengan Polri memberikan bantuan paket sembako kepada para jurnalis. Bantuan sebanyak 1.000 paket ini disalurkan dalam rangka memperingati HUT ke-76 RI, serta guna meringankan beban para wartawan selama pandemi Covid-19 dan penanganannya. 

"Tepat pada saat momentum  HUT RI hari ini, kami mencoba 'memerdekakan hati' rekan-rekan wartawan, dari terpaan badai ekonomi pandemi Covid yang menimpa semua lapisan masyarakat," ujar Ketua Indonesia Police Watch (ICPW) Bambang Suranto, di sela penyerahan bantuan di Balai Wartawan Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (17/8/2021). 

"Sebab selain garda depan penanganan pandemi dalam hal publikasi informasi, kami sadar wartawan juga turut terdampak pandemi Covid," imbuhnya.

Menurut Bambang, tak sedikit awak media yang turut terpapar virus corona. Bahkan hingga meninggal dunia. Kondisi ini disebut berdampak pula pada perekonomian mereka. 

"Karenanya bantuan ini kami distribusikan. Bukan maksud merendahkan profesi wartawan, tapi ini bagian kepedulian kita bersama. Karena kita memahami di 'belakang layar' seorang wartawan seperti apa," tuturnya. 

"Jangan dilihat jumlahnya. Mohon dilihat  niat baik dan sense of crisis-nya," sambung Bambang. 

Untuk tahap awal, paket sembako disalurkan kepada wartawan yang sehari-hari melakukan peliputan di Mapolda Metro Jaya. Total sebanyak 160 paket dibagikan dalam kesempatan itu. Tahap selanjutnya, bantuan akan disebar di berbagai wilayah di Jabodetabek. 

"Tetap jayalah para wartawan, pejuang informasi, walau suasana pagebluk melanda di hari jadi ke-76 tahun bangsa Indonesia," jelas Bamsoer, sapaan Bambang Suranto. 

Sementara, salah seorang jurnalis, Gomes menghaturkan terima kasih kepada ICPW dan Polri atas kepeduliannya.

"So pasti rasa terima kasih saya sampaikan kepada ICPW yang sudah membuktikan kepedulian kepada rekan-rekan jurnalis," tandasnya. (Arianto)




Share:

Nestlé Indonesia Dukung Kodam Jaya Atasi Pandemi Covid-19


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Nestlé Indonesia mendukung Kodam Jaya untuk mengatasi pandemi COVID-19, dengan memberikan bantuan vest, spanduk edukasi tentang penerapan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran COVID-19, serta produk-produk bernutrisi bagi komunitas terdampak pandemi COVID-19.

Pangdam Jaya, Mayjen TNI Mulyo Aji, M.A mengatakan, Saya selaku Pangdam Jaya dan atas nama kedinasan mendukung kepedulian PT Nestlé Indonesia dalam upaya membantu masyarakat yang terdampak Covid-19 dan penyedian APD serta produk bergizi bagi para Nakes serta rompi bagi petugas lapangan,”.

"Sejak tahun lalu, bangsa Indonesia menghadapi tantangan besar yang disebabkan oleh pandemi COVID-19. Banyak anggota masyarakat maupun tenaga kesehatan yang terdampak akibat pandemi ini, dan mereka memerlukan uluran tangan dari semua pihak," kata Pangdam Jaya di Jakarta. Kamis (12/08)

Kerjasama multipihak yang melibatkan pemerintah, Militer, swasta, serta organisasi kemasyarakatan dan komunitas sangatlah penting agar kita bisa tetap kuat untuk dapat mengatasi pandemi ini bersama.

Disaat yang sama, Presiden Direktur Nestlé Indonesia Ganesan Ampalavanar menyampaikan, “Pada hari ini, kami merasa senang dapat bekerja sama dengan Kodam Jaya dibawah pimpinan Bapak Mayjen TNI Mulyo Aji, untuk memberikan bantuan dan Pendidikan tentang protokol kesehatan kepada masyarakat terdampak. 

"Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak serta memberikan dukungan semangat, yang tentunya sangat dibutuhkan dimasa sulit ini. Dengan bergotong royong, kita akan tetap kuat dan dapat keluar dari pandemi ini bersama," kata Ganesan.

Menurutnya, Sejak Maret 2020, Nestlé Indonesia telah bekerja sama dengan berbagai badan pemerintah, institusi kesehatan dan organisasi kemasyarakatan untuk penyaluran bantuan. 

Hingga saat ini, Nestlé Indonesia telah mendistribusikan lebih dari 6 juta produk makanan dan minuman bergizi, 1.6 juta APD serta kebutuhan pokok guna mendukung tenaga kesehatan dan masyarakat terdampak di 34 provinsi di Indonesia. 

Asal tahu saja, Pada Juli 2021, Nestlé Indonesia juga mulai melaksanakan program Vaksinasi Gotong Royong (VGR) untuk karyawan guna mendukung pemerintah dalam mencapai target vaksinasi COVID-19 nasional. (Arianto)



Share:

Fahira Idris Gelar Webinar "Bangkitnya Semangat Pelaku UMKM Indonesia di Masa Pandemi Covid-19"


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Tak terasa 1,5 tahun lebih masyarakat Indonesia mengalami Pandemi Virus Covid-19, hampir di berbagai bidang usaha mengalami dampak dari gejala gangguan virus covid-19 ini khusus para pelaku UMKM atau usaha mikro, kecil dan menengah dimana rata-rata usaha UMKM milik perorangan.

Melihat situasi seperti ini tak lepas perhatian dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Bang Sandiaga Uno dan Anggota DPD RI Dapil Provinsi DKI Jakarta, Ibu Fahira Idris untuk membangkitkan semangat para pelaku UMKM di Indonesia dengan menggelar pertemuan secara Virtual (Zoom) bertemakan "Bangkitnya UMKM dimasa Pandemi Covid-19 di Indonesia, karena UMKM adalah Ekonomi Kreatif yang kuat" pada Kamis (5/8/2021) dimulai pukul 19.00 WIB.

Fahira Idris Anggota DPD RI yang juga Ketua Umum Bang Japar mengucapkan terima kasih atas kehadirannya Bang Sandiaga Uno Menteri Parekraf RI dan 1.000 Peserta Zoom malam ini dari berbagai Komunitas UMKM ada dari Kuliner, Fashion, Jasa dan berbagai Kelompok masyarakat yang mengeluhkan Dampak Pandemi Covid-19 sangat terasa.

"Gercep, Geber, Gaspol adalah istilah yang dipopulerkan Menparekraf RI Bang Sandiaga Uno mulai terasa Kolaborasinya di masyarakat, dengan Program Kementrian yang sangat banyak dari Program Bantuan Kemenparekraf, Program Desa Wisata, dan lainnya, terus mendorong sektor UMKM untuk berdampingan dengan Pariwisata dimasing-masing daerah. Dengan semangat Beli, Bela, Promosikan UMKM kedepan InsyaAllah UMKM dimasing-masing daerah akan Naik kelas", ujar Fahira Idris dalam sambutannya. 

Fahira Idris menambahkan Bang Japar juga saat ini bertransformasi dalam UMKM Bang Japar, dengan Kerjasama dalam pengurusan Izin Usaha dasar, Kerjasama dengan Pempov DKI Jakarta dalam semua pelatihan, pendampingan dan Kegiatan Wirausahanya serta mulai masuk dalam era digitalisasi melalui Marketplace. Setiap bulan sebelum PPKM Darutat, kita masih bisa Buat Pelatihan Sabun, Nasi Kebuli, Pelatihan Penjualan Online dan lainnya, sekarang kita stop dahulu untuk bersama-sama melawan Pandemi Covid-19. Pemberian Modal juga sudah Angkatan Ke-9 dengan setiap bulan 10 UMKM diberikan modal Rp 1 Juta Rupiah permasing-masing UMKM Binaan Bang Japar.

Dalam kesempatan yang sama, Sandiaga Uno Menteri Parekraf RI dalam sambutannya menyampaikan bahwa yang masih mendominasi dengan hampir 42 persen dari total sumbangsih kontribusi sektor ekonomi kreatif adalah kuliner, kenapa ? Karena ini selama manusia memiliki mulut dan perut pasti butuh makan dan pangan, hulunya pertanian, hilirnya industri kuliner, tahun ini ditetapkan sebagai tahun yang mendorong ekonomi kreatif yang berkelanjutan, kami di Kemenparekraf (Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) merangkul para komunitas untuk mendorong para pelaku usaha ekonomi kreatif khususnya dibidang kuliner dan fashion melakukan inovasi, adaptasi dan kolaborasi seperti yang dilakukan BANG JAPAR serta Ibu Fahira Idris.

“Mudah-mudahan kontribusi UMKM tahun 2021 ditargetkan 62 persen sampai 65 persen 2024, bukan usaha besar yang memberikan kontribusi mayoritas di ekonomi kita justru UMKM, hari ini saya mendapatkan berita bahwa ekonomi tumbuh 7 persen untuk kwartal kedua, Alhamdulillah ditengah pandemi covid-19 ini tumbuh 7 persen, tapi jangan lengah karena kita baru jadi terkena varian delta, jadi UMKM harus berbenah melakukan kesiapan-kesiapan baru, dengan semua peraturan-peraturan yang ada, khususnya yang punya kuliner dan para pedagang,” ungkap Bang Sandiaga Uno dalam Paparannya.

Asal tahu saja, Kegiatan kolaborasi ini akan berkelanjutan bersama Kementrian Parekraf RI, kedepan akan terus kita lakukan Dialog, Tanya Jawab dan Semangat Bangkitnya UMKM bersama Bang Japar dan Kemenparekraf RI. (Arianto)


Share:

IKLAN MURAH

SUSU KURMA AULIA

SUSU KURMA AULIA
Pesan Silahkan Klik Gambar



BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno ~ Karakter Bangsa

KILAS BALIK BUNG KARNO KARAKTER  BANGSA Soekarno ketika pidato kata sambutan setelah menerima ijazah gelar Insinyur dari I...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI


loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Label

#2019GantiPresiden Accounting Aceh Adat Istiadat Advokat Agama Agraria AIDS Air Aksara Aksi Aktivitis Al Washliyah Album Anak Angkatan Darat Animal Anti Korupsi Arisan Artikel Artis Asahan Asian Games Asuransi Asusila Atlet Award Bakti Sosial Balap Liar Bandara Bandung Banjir BANK Bank Sumut Bansos Bantuan Sosial Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar Beasiswa Begal Bekraf Beladiri Belanja Bencana Bencana Alam Berita Bhabinkamtibmas Bhayangkara Bhayangkari Bisnis BM PAN BNI BNN BNPT Bobby Nasution Bom Bunuh Diri BPJS BPN Buka lapak Bukit Asam Buku Bung Karno Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market Cerpen Cikampek Citilink conference Covid-19 Covid-19 Satgas Covid19 Cuaca Cuci Tangan Curanmor Cyber Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Dede Farhan Aulawi Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Desa Dewan Pengawas Dialog Digital Dinas Perhubungan Dirgahayu HUT RI Disiplin Diskusi Donor Darah Duka Cita E-Money Ekonom Ekonomi Ekspor Impor Electronics Emas Empat Pilar Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech Flores Timur Forum Furniture Futsal G30S/PKI GAAS Games Ganja Garut Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Genppari Gereja Go Pay Go-Jek Gojek Golkar Gotong Royong Grab Gubernur Gym ham HANI Harbolnas Hewan Hiburan HIV HMI Hoax Hotel Hp Hukum Humas Humbahas HUT HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibadah Haji Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek IMM Indonesia Industri Informasi Infrastruktur Inspirasi Internasional Internet Investor IPM IPPI Islam Jakarta Jakarta Barat Jakarta Pusat Jalan Jawa Tengah Jawa Timur Jayapura Jokowi Jum'at Barokah Jumanji Jumat Berkah Jurnalis Kaliber Kampanye Kampung Rakyat Indonesia Kampus Kamtibmas Kapolri Kapolsek Kapolsek Kepolisian Karaoke Karhutla KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kebun Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kejurnas Kekerasan Kelestarian Alam Keluarga Kemalingan Kemanusiaan Kemendagri Kemendikbud Kemenhub KEMENPAN-RB Kemensos Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepala Daerah Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Kilas Balik Bung Karno Kivlan Zen kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Konsumen Koperasi Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal KRYD KSAD Kudeta Kuliner Kunjungan Kerja Kutai Kartanegara Labuhan Batu Lahan Lakalantas Laksi Lalu Lintas Lampung Lapas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku Lebaran Legislatif LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik Lock Down lomba lari LPS LSM Madina Mahasiswa Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Makassar Makkasar Mall Market Outlook Masjid Masker Mata Uang Media Menembak Menteri millenial Minuman Keras Minuman sehat Miras Mobil MOI Motivasi MPR MPR RI Mudik Muhammadiyah Muharram MUI Munas Musik Musyawarah Narkoba Narkotika NasDem Nasional Natal New Normal NKRI NU Office Olah Raga Olahraga Ombusman Online Operasi Yustisi Opini Organisasi Ormas Otomotif P Padang Pagelaran Pahlawan Pajak Palestina Pameran PAN Pancasila Papua Parawisata Pariwisata Partai Demokrat Partai Politik Partai Ummat Pasar Pasar modal Pasar Tradisional Patroli PC PDI Perjuangan pe Pedagang Pegadaian Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Pelukis Peluncuran Pemadam Kebakaran Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan pemerasan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuda Melati Indonesia Pemuda Muhammadiyah Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencemaran Nama Baik Penculikan Pencurian Pendataan Pendidikan Penelitian Penembakan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengadilan Pengadilan Negeri Pengajian Pengamanan Pengamat Penganiayaan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penulis Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perhubungan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Perpajakan Pers Pertamina Pertanahan Pertanian Perusahaan Pesawat Terbang PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pin Pinjam meminjam uang Pinjaman Online PKL PMI Polairud Polantas Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Pornografi PPKM Pra Kerja Pramuka Praperadilan Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik promo Property Prostitusi Protokol Kesehatan Public Expose Publik expose Puisi Pusat Perbelanjaan Puskesmas PWI Qurban Ragam Ramadhan Reksadana Relawan Relawan Jokowi Remisi Rentan Renungan resa Restoran Reuni 212 Revolusi Mental Reward Robot Ruang Guru Rumah Rumah sakit Rups RUU Saber Pungli Sabu Sahabat Anak Salon Samosir Samsat Sanitasi air.Lingkungan hidup Santri SAR Satlantas Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Sengketa Seniman Senjata Senjata Api Sepak Bola Separatis Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Silaturahim Silaturahim. KUYAI Kartanegara Silaturahmi Silaturrahim SIM Simpan Pinjam Simulasi Smartphone Soekarno Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Stunting Suku bunga Sumatera Barat Sumatera Utara Sumut Sungai Superstore Suplemen Surabaya Surat Terbuka Survei Survey susu Swab Antigen Syariah Syawal Tali Kasih Talkshow Tanjung Balai Tawuran Teknologi Terorisme Tes Urine Tiket Tips TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tokoh Agama Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM Ulama umkm UMSU Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa Usaha Rakyat UU Cipta Kerja UU ITE UUD 1945 Vaksinasi Valentine Day Viral Virus Corona Walikota Wanita Wartawan Webinar Wirausaha WNA Workshop Yogyakarta

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA


PRO KONTRA VAKSINASI

~> Program Vaksinasi Yang Diluncurkan Pemerintah Mendapat Sorotan Dari Berbagai Masyarakat, sehingga terjadi pro dan kontra

<~ Memang Sebenarnya Harus Jelas Disampaikan, Maksud dan Tujuan Vaksinasi, Karena dilapangan Ada Perbedaan Orang Yang Akan Divaksin dan Yang Tidak Boleh Divaksin, membuat masyarakat Bingung

Link Terkait

close
Banner iklan disini