Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id
Tampilkan postingan dengan label Agama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Agama. Tampilkan semua postingan

Tokoh Agama dan Masyarakat Sipil Deklarasi Dukung Pengesahan RUU Perlindungan PRT


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Pekerja rumah tangga (PRT) sebagai bagian dari pekerjaan layanan domestik telah mempunyai sejarah panjang di dunia. Selama ini pekerjaan domestic sebagai PRT dianggap sebagai pekerjaan dengan nilai ekonomi yang rendah, bahkan dipandang sebagai pekerjaan yang tidak dibayar. 

Selain itu, PRT juga rentan terhadap kekerasan, eksploitasi, dan diskriminasi di dalam dunia kerja mereka. Mereka bahkan tereksklusi dari warga industrial (ketenagakerjaan) karena tidak pernah diakui sebagai pekerja. 

Js. Liem Liliany Lontoh, SE, M.Ag., Ketua Matakin DKI dan Tokoh Agama Khonghucu mengatakan, Melihat beberapa hal di atas, maka upaya melakukan perlindungan tehadap PRT melalui perjuangan agar RUU PPRT segera disahkan adalah upaya mulia yang harus didukung oleh setiap komponen bangsa. 

"Apalagi Rancangan Undang-undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT kini memasuki fase yang krusial. Fase krusial tersebut adalah apakah RUU PPRT ini benar-benar akan menjadi inisiatif DPR, karena dalam prosesnya sampai sekarang, belum ada kesepakatan bulat dari seluruh fraksi di DPR," kata Liem Liliany saat virtual zoom meeting. Rabu (07/10)

Hal tersebut, lanjutnya, tentu sangat memprihatinkan mengingat begitu penting dan strategisnya pengesahan RUU PPRT ini bagi peningkatan martabat kemanusiaan, perlindungan, dan kesejahteraan kaum lemah yang terpinggirkan, yakni pekerja rumah tangga (PRT). 

Proses politik di DPR terkait RUU PPRT ini, tegasnya, seharusnya mengedepankan sisi kemanusiaan daripada ego partai atau fraksi, apalagi jika hanya soal berebut panggung. 

"Jika dilihat dari draft isi RUU PPRT ini jelas memperlihatkan dan bersandar pada nilai-nilai luhur bangsa dan mencerminkan semangat dari nilai-nilai relijiusitas yang diajarkan oleh semua agama," ungkap Liem Liliany.

Selain itu, sambungnya, Draft RUU PPRT ini juga menunjukkan jalan tengah, dengan mempertimbangkan kepentingan semua pihak yang terkait, khususnya dengan memberikan hak dan kewajiban bagi pekerja rumah tangga dan pemberi kerja atau majikan. 


Dengan pertimbangan-pertimbangan di atas, maka kami Para Pemuka Agama dan Masyarakat Sipil yang peduli terhadap nasib dan martabat pekerja rumah tangga menyatakan bahwa:  
 
Untuk menciptakan perlindungan bagi kelompok rentan, dalam hal ini pekerja rumah tangga (PRT), maka dibutuhkan sebuah undang-undang untuk mengaturnya. 

Hal ini juga sebagai bagian dari nilai-nilai luhur bangsa yang beragama, yang memperjuangkan keadilan dan kesejahteraan yang setara bagi sesama manusia ciptaan Allah. 

RUU PPRT yang sekarang menjadi bagian dari Prolegnas prioritas 2020, telah mencakup isu-isu strategis bagi perlindungan PRT serta pemberi kerja. 

Meminta DPR RI dalam Rapat Paripurna Akhir Masa Sidang berikutnya untuk menetapkan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga sebagai RUU Inisiatif DPR RI dan disampaikan kepada Pemerintah untuk pembahasan bersama.
 
"Selanjutnya, Meminta dukungan publik untuk keberlangsungan pembahasan RUU Perlindungan PRT dan terwujudnya UU Perlindungan PRT," pungkasnya. 

Kegiatan ini turut dihadiri  Narasumber: KH. Husein Muhammad, Tokoh Agama Islam; Endang Retno Lastani, Tokoh Penghayat; Pdt. Romo Asun , S.Dt.B, Tokoh Agama Buddha; Js. Liem Liliany Lontoh, SE, M.Ag., Tokoh Agama Khonghucu; Romo Chrisanctus Paschalis Saturnus, Tokoh Agama Katolik; Pdt.Emmy Sahertian, MTh, Tokoh Agama Kristen dan DRS Nyoman Udayan Sangging, S.H., M.M., Tokoh Agama Hindu dimoderator oleh Veryanto Sitohang, Komisioner Komnas Perempuan. (Arianto)


Share:

MATAKIN DKI Jakarta Salurkan 1 Ton Beras


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Dalam rangka mewujudkan kepedulian terhadap sesama, Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (Matakin) Provinsi DKI Jakarta kembali menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terimbas pandemi covid-19 menjelang Hari Raya Idul Adha 1441 hijriah sebanyak 1 ton yang dibagikan kepada 100 penerima dari berbagai macam latar belakang pekerjaan, suku maupun agama.
 
Bantuan beras berasal dari Badan Amal Kasih Katolik (BAKKAT) yang diberikan oleh Pimpinan dan Pengurus BAKKAT kepada Jaringan Lintas Iman (JIC) Tanggap Bencana Covid-19 sebanyak 100 paket sembako berupa beras @ 10 kg untuk dibagikan kepada organisasi massa atau ormas peduli covid yang tergabung di JIC.
 

Ketua Matakin DKI Jakarta Js. Liem Liliany Lontoh, SE, M.Ag. yang juga Ketua Hubungan Antar Lembaga dan Lintas Agama MATAKIN mengambil sendiri 1 ton beras di Rumah Perdamaian ICRP, Jalan Cempaka Putih Barat XXI Jakarta Pusat dan langsung didistribusikan ke beberapa posko di Jakarta pada Senin, 27/7/2020

“Pembagian beras melalui Matakin DKI Jakarta diberikan ke posko-posko yang ada di Jakarta antara lain: Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Barat dan Jakarta Timur. Penerimanya beragam, ada yang bekerja sebagai buruh harian lepas, satpam, penjaga rumah ibadah, umat, tukang sapu jalanan, tukang sayur, tukang sol sepatu dan lainnya.  Penerima bantuan juga berasal dari berbagai suku dan agama seperti Islam, Kristen, Katolik, Budha dan Khonghucu,” katanya kepada awak media di Jakarta. Senin (27/07)
 
Js. Liem Liliany Lontoh mengatakan rasa haru dan bahagia terlihat pada raut wajah setiap orang yang menerima bantuan ini. “Terima kasih BAKKAT telah menyalurkan berkatnya melalui Matakin DKI dan Jaringan Lintas Iman.  Semoga dengan semangat gotong royong saling berbagi membawa keberkahan bagi kita semua. Dan kita semua berharap agar pandemi ini bisa segera berlalu. Tuhan memberkahi dan merahmati segala kegiatan kemanusiaan. Shanzai,” pungkasnya. (Arianto)









Share:

SD Rusyda Gelar Pesantren Kilat Ramadhan Sistem Daring


Duta Nusantara Merdeka | Kota Medan
Yayasan Pendidikan Rusyda yang berada di Jalan Bromo Gg. Satia No. 5 Medan terus melaksanakan kegiatan Pendidikan Walaupun sedang dihadapi oleh Situasi Pandemi Covid-19, Sekolah Dasar SD Rusyda Tetap Semangat Menggelar Kegiatan Belajar dan Mengajar terutama dalam Mengisi Bulan Suci Ramadhan 1441 H.

Bulan Ramadhan Dimanfaatkan Oleh SD Rusyda untuk mengadakan Kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan Selama Tiga Hari yang dimulai pada tanggal 8 - 10 Mei 2020 dengan Sistem Daring (Online).

Kordinator sekaligus Penanggung Jawab Kegiatan Risvan Siraj Fadholi mengungkapkan bahwa Kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan (PKR) ini memang Baru pertama Kali digelar lewat Daring (Online), namun Demikian Kegiatan PKR ini tidak mengurangi makna seperti Kegiatan PKR yang dilakukan disekolah, Ungkapnya.


Kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan ini diikuti oleh Siswa-siswi Kelas V dan VI dengan Sistem Daring via Aplikasi Zoom, Materi yang disampaikan secara bergantian oleh Para Guru yang Mengisi diantaranya Ibu Putri Khairunnisa (Wali Kelas V) dan Ibu Shinta Melinda (Wali Kelas VI), Muhammad Mukhlis (Guru Agama) dan Drs. Top Namedi (Ketua Yayasan Rusyda) juga ikut menyampaikan Materi kepada para siswa.



Kepala Sekolah SD Rusyda Jamilah Farah Dhiba menyampaikan selain memberikan Materi, Kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan ini Juga Diisi oleh Pidato Siswa dan Hafalan Surah Yasin dan Juz 30, sehingga Murid dan Guru terus Aktif Berinteraksi lewat Aplikasi Zoom tersebut. Ujarnya. **
Share:

Tuntut Bubarkan Banser Ribuan Massa Umat Islam Sumut Gelar Aksi Di Mapoldasu


Ribuan Umat Muslim di Kota Medan hari ini (26/10) menggelar Aksi Unjuk Rasa menyikapi Persoalan Pembakaran Bendera dengan Kalimat Tauhid yang dilakukan oleh Oknum Pengurus Banser NU beberapa waktu lalu.

Pembakaran tersebut mengundang reaksi umat islam dan kecaman dari berbagai pihak, sehingga GNPF Ulama Sumut melaksanakan Aksi Bela Kalimat Tauhid dengan sasaran tujuan aksi Mapolda Sumatera Utara.


Dalam Aksi Bela Kalimat Tauhid ini massa akan berkumpul di Masjid Raya Al Mashun Medan, selanjutnya melakukan Konvoi dan Pawai Menuju Mapolda Sumut, Aksi Bela Kalimat Tauhid yang dimotori oleh GNPF Sumut diikuti oleh puluhan elemen umat islam yang menuntut agar Organisasi Banser Dibubarkan.


Berdasarkan Pantauan kru dutanusantaramerdeka.com  Perwakilan Umat Islam akan Melaporkan Oknum Banser tersebut secara resmi, dan berharap agar Pihak Kepolisian terus memproses pelaku, pelaporan tersebut dikordinatori oleh Wakil Ketua GNPF Ulama Sumut Buya Rafdinal, S.Sos, MAP.

Sebelumnya Buya Rafdinal yang juga Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Medan ini dalam orasinya mengatakan bahwa Pelaporan yang dilakukan secara resmi sudah sering dan berulang kali melaporkan oknum-oknum yang telah menistakan agama islam tersebut, namun tidak satupun diproses oleh Pihak Kepolisian, ungkapnya.

Lebih lanjut tokoh umat islam ini mengatakan walaupun ragu tidak diproses tapi rafdinal bersama Perwakilan Umat Islam harus mentaati peraturan dan hukum yang berlaku di Indonesia, sehingga tetap akan melaporkan oknum banser tersebut secara resmi di mapoldasu agar Kemarahan Umat Islam tidak meningkat, tegasnya. **(EPR/Red-118)











Share:

DAKWAH JUM'AT ~ Terapi Penyembuhan Mandi Berobat Dengan Air Ruqyah

Ilustrasi ruqyah


Oleh: Abdullahsani Nasution

PENDAHULUAN

Bismillaahirrahmaanirrahiim 

Segala puji hanya bagi Allah Swt,  Tuhan semesta Alam yang maha mengetahui segala sesuatu yang Dzohir (Nyata) dan yang tersembunyi (bathin).

Sholawat dan Salam semoga tercurah kepada Rasulullah Saw sebagai Khotamun Nabiyyin.              Syarat2nya cukup berupaya melazimkan Dzikrullah secara sirran (didalam hati) wa 'alaniyah (Suara jelas dengan lisan), kemudian melaksanakan perintah Allah sesuai dengan Syari'ah menurut Al-qur'an dan Sunnahnya serta kuatkan aqidah menjauhi Syirik, Khurafat, Takhayul Bid'ah,  dan laranganNYA. 

Selanjutnya beraqidah bersih, jernih secara tauhid, steril dari keyakinan yang nenyimpang dari Tauhid serta menuntut atau memiliki ilmu ilmu Syaithan yang Bathil. 

Yakinkan Allah satu satunya yang Maha menyembuhkan dan Alqur'an merupakan hidayah syifa (Obat, penawar) serta mukjizat. 

Senantiasa memperbanyak berdzikir kepada Allah bil hal, bil lisan, bis Sirri semata mata sebagai ibadah kepada Allah Swt, dan mohon perlindungan dari gangguan Syaithan.

A- NASH/DALIL SEBAGAI REFRENSI DASAR HUKUM MANDI DENGAN AIR RUQYAH.                           

NASH landasan dasar Dalil hukum menggunakan Air, Air Hujan, Air bersih, dengan mandi dan minum air putih yang telah diruqyah sebagai salah satu sarana upaya untuk menghilangkan penyakit2 dari gangguan Syaithan menurut Syar'i.

Referensi rujukan Dalil:

Al qur'an surah. Isra' 82, Qs. Al anfal 11, Qs, Shod 41-42.

Dan Hadist2 Shohih riwayat Bukhori-Muslim-Ibnu Majah dan Tirmidzi seperti dibawah ini:

1- Al Qur'an surah Isra' ayat 82.

وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْءَانِ مَا هُوَ شِفَآءٌ وَرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِينَ ۙ وَلَا يَزِيدُ الظّٰلِمِينَ إِلَّا خَسَارًا

"Dan kami turunkan Al Qur'an merupakan Obat dan rahmat bagi orang orang yang beriman, dan tidak menambah (manfaat) terhadap Orang orang yang Zhalim kecuali kerugian".  (Qs. Isra'82).

2- Al Qur'an Surah Anfal ayat 11.

إِذْ يُغَشِّيكُمُ النُّعَاسَ أَمَنَةً مِّنْهُ وَيُنَزِّلُ عَلَيْكُم مِّنَ السَّمَآءِ مَآءً لِّيُطَهِّرَكُم بِهِۦ وَيُذْهِبَ عَنكُمْ رِجْزَ الشَّيْطٰنِ وَلِيَرْبِطَ عَلٰى قُلُوبِكُمْ وَيُثَبِّتَ بِهِ الْأَقْدَامَ

"Ingatlah ketika Allah membuat kamu mengantuk untuk memberikan ketentraman dari NYA, dan Allah menurunkan air hujan dari langit kepadamu untuk mensucikan kamu, dan untuk menghilangkan GANGGUAN GANGGUAN SYETAN dari dari dirimu, dan meae nguatkan hatimu, dan memperteguh telapak kakimu (Teguh Pendirian dalam bertauhid)". (Qs Anfal 11).

 3- Al Qur'an Surah Shod ayat 41 - 42.

وَاذْكُرْ عَبْدَنَآ أَيُّوبَ إِذْ نَادٰى رَبَّهُۥٓ أَنِّى مَسَّنِىَ الشَّيْطٰنُ بِنُصْبٍ ارْكُضْ بِرِجْلِكَ ۖ هٰذَا مُغْتَسَلٌۢ بَارِدٌ وَشَرَابٌوَعَذَابٍ

"Dan ingatlah akan hamba kami Nabi Ayub ketika dia menyeru/berdoa kepada Tuhannya, Sesungguhnya aku diganggu Syetan dengan penderitaan dan bencana, "Hentakkan lah kakimu, inilah air yang sejuk untuk mandi dan untuk minum".  (Qs. Shod 41-42).

3- Hadist Nabi tentang 'Ain atau Sihir.

 "A'in (sihir) itu benar adanya, andaikan ada sesuatu yang mendahului taqdir, maka A'in akan mendahuluinya, dan apabila kalian (terkana A'in) diminta mandi (mandi berobat) maka mandilah". (Hr. Muslim).

4- Hadist Nabi tentang Qs Fatiha merupakan Surah Ruqyah/Mantera.

Dalam sebuah riwayat Abu Sa'id alkhudri meruqyah pimpinan satu qabilah yang terkena gigitan ular berbisa dengan membacakan Qs. Alfatiha dan mengumpulkan ludahnya lalu ia meludahkannya (kebekas gigitan Ular), dan mereka dihadiahi sejumlah kambing, jangan ceritakan kepada siapapun sebelum bertemu Rasulullah. Sesampainya dihadapan rasulullah Saw mereka menceritakannya. Rasululullah Saw bersabda: 

"Dari mana kalian tahu bahwa QS Al Fatiha itu ruqyah?",... 

kemudian ia berkata:

"Sungguh kalian benar". "Saya minta bagian dari upah kalian" Sambil tertawa hingga nampak giginya yang putih. (HR. Bukhori dan Muslim).

5- Hadist Nabi tentang Fadhilah membaca Qs. Al baqarah.

a- Rasulullah Saw Bersabda:

"Janganlah jadikan rumah rumah kamu seperti kuburan, Syaithan akan lari dari rumah yang didalamnya dibacakan Surah Al baqarah. (Hr. Muslim).

b- Nabi bersabda:

"Siapa yang membaca dua ayat terakhir dari surah Al baqarah pada malam hari, maka cukuplah melindunginya" (Mutafaqun 'alaih).

c- Ketika Abu khurairah bertugas menjaga baital Mal sering kehilangan, suatu ketika pencuri tsb tertangkap dan memohon iba untuk dilepaskan dan dia berjanji akan mengajarkan sesuat sebagai berikut:

"Jika hendak tidur bacalah Ayat kursyi karena ia bersamamu Allah akan menjagamu dan Syaithan tidak akan mendekatimu hingga shubuh" Maka Nabi bersabda: "Dia berkata benar kepadamu meskipun dia pendusta, dia adalah Syaithan". (Hr. Bukhari).

6- Membaca Qs Muawizatain.

Dari 'Aisyah ra dia berkata bahwa Rasulullah Saw apabila hendak tidur dia hembuskan kedua tapak tangannya dan sambil membaca dua surah perlindungan (Surah Annas dan Al Falaq) dan menyapukan dengan kedua tangannya kebadannya". (Hr. Bukhari).

7- Dzikrullah.

Rasulullah Saw bersabda "Sesungguhnya Allah telah mewasiyatkan 5 kalimat kepada Yahya bin Zakariya agar mengamalkannya dan memerintahkan kepada Bani Israil untuk mengamalkannya, diantaranya perkataan beliau adalah,... dan aku memerintahkan kepada kalian untuk berdzikir kepada Allah. 

Karena perumpamaan Dzikirullah adalah seperti seorang lelaki berlari cepat dikejar musuh dibelakangnya, sehingga ketika ia sampai dibenteng yang kokoh, benteng itu melindunginya dari musuhnya. Demikianlah seorang hamba tidak akan dapat melindungi dirinya dari Syaithan melainkan dengan berdzikir kepada Allah" (Hr. Tirmidzi).

Hikmah mengamalkan dzikir dengan menyebut Lafal Jalalah (La Ilaha illallah wahdahu lasyarikalah lahul mulku walahul hamdu wahuwa ala kulli syai'ing qodir), tsahbih dan tahmid seperti hadits riwayat Abu Hurairah:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَال: مَنْ قَالَ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ فِي يَوْمٍ مِائَةَ مَرَّةٍ كَانَتْ لَهُ عَدْلَ عَشَرَ رِقَابٍ وَكُتِبَتْ لَهُ مِائَةُ حَسَنَةٍ وَمُحِيَتْ عَنْهُ مِائَةُ سَيِّئَةٍ وَكَانَتْ لَهُ حِرْزًا مِنَ الشَّيْطَانِ يَوْمَهُ ذَلِكَ حَتَّى يُمْسِيَ وَلَمْ يَأْتِ أَحَدٌ أَفْضَلَ مِمَّا جَاءَ بِهِ إِلاَّ أَحَدٌ عَمِلَ أَكْثَرَ مِنْ ذَلِكَ وَمَنْ قَالَ سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ فِي يَوْمٍ مِائَةَ مَرَّةٍ حُطَّتْ خَطَايَاهُ وَلَوْ كَانَتْ مِثْلَ زَبَدِ الْحَرِّ.

Artinya: 

Diriwayatkan dari Abi Hurairah; Bahwa Rasulullah saw bersabda: 

“Barangsiapa mengucapkan ‘La ilaha illa Allah wahdahu la syarika lahu lahul-mulku wa lahul-hamdu wa huwa ‘ala kulli syai`in qadir’, dalam satu hari sebanyak seratus kali.

1- Maka baginya (lafal jalalah tersebut) baginya sama dengan memerdekakan sepuluh hamba sahaya,

2-  dan dicatat baginya seratus kebaikan, 

3- dan dihapus daripadanya seratus kejahatan, 

4- dan lafal jalalah tersebut baginya menjadi perisai dari syaitan selama satu hari hingga waktu petang.

dan tidak ada seorang pun yang datang (dengan membawa) yang lebih afdal, daripada apa yang ia bawa (ucapkan), kecuali orang yang mengerjakan lebih banyak dari itu. 

5- Dan barangsiapa mengucapkan ‘subhana-llah wa bi hamdih’ (Allah Maha Suci dan Maha Terpuji) dalam satu hari sebanyak seratus kali, 

maka dihapus kesalahan-kesalahannya, sekalipun seperti buih air panas yang mendidih.” (HR. Muslim).

B- PENJELASAN RINGKAS NASH/DALIL ALQUR'AN DAN HADIST

1- Qs Al anfal 11, Allah ciptakan air sebagai sarana kebutuhan Manusia dan untuk menghilangkan penyakit2 yg disebabkan gangguan Syaithon.

2- Qs Shod 41-42, Nabi Ayub ketika sakit, Allah perintahkan untuk mandi dan minum air bersih yang terbit dari bumi dan sembuh dari penyakit gangguan Syaithan yang dideritanya.

3- Hadist Muslim Rasulullah perintahkan mandi jika terkena 'Ain atau gangguan sihir.

4- Qs. Al Fatiha adalah ummul qur'an (induk alqur'an) merupakan Surah Ruqyah yang mendapat rekomendasi dari Rasulullah Saw.

5- Keutamaan Qs Al baqarah sebagai ikhtiar dan solusi salah satu bentuk cara mengusir dan mohon perlindungan atau benteng dari gangguan Syaithan.

6- Rasulullah membentengi atau memperlindungkan diri kepada Allah Swt. Salah satunya dengan membaca surah mu'awizatain dan menyapukannya ke tubuh yang terjangkau ketika hendak tidur.

7- Dzikrullah adalah perlindungan atau benteng ghaib terbaik kepada Allah dari ganguan Syaithan.

Dari ke- tujuh Dalil / Nash Al qur'an dan Hadist Shohih diatas, dan masih banyak lagi Nash nash yang tidak disertakan didalam tulisan ini. 

Perlu diketahui bahwa salah satu solusi menurut Syar'i didalam mengatasi panyakit yang disebabkan dari gangguan Jin dan Syaithan adalah dengan cara meruqyah air untuk mandi serta minum air bersih yang telah diruqyah, dzikrulloh dan berdoa. Doa adalah Otaknya ibadah dan senjata orang Mukmin.  (Hadist).

C- PETUNJUK DAN PELAKSANAAN:

 1-  Berudhuk terlebih dahulu dan dzikrullah dengan dzikir yang tidak menyelisihi Sunnah didalam hati terus manerus sepanjang hayat kita, minimal selama melakukan Mandi berobat dan setelah selesai Sholat2 fardhu.

2-  Selanjutnya sentuhkan jari telunjuk kanan keair dan RUQYAH air dengan khusuk/focus berniat memohon pertolongan Allah dan menolong karena Allah.

3- Berikutnya membaca kalimat ta'awudz, basmallah serta membaca do'a diawal meruqyah seperti dibawah ini:

Audzu billahis sami'il 'alim minas Syaithonir rojim min hamzihi wa nafhihi wa nafsih.

Bismillahir rohmanir rohim.

 "Bismillah arqiyka ming kulli syai'iy yu'ziyka, min syarri kulli nafsin aw 'ainin aw hasid. Allahu yasyfika, bismillah arqiyk".

 Artinya; "Dengan nama Allah aku meruqyahmu, dari semua sakit yang kau rasakan, dari kejahatan semua jiwa, atau orang yang dengki, Allah yang menyembuhkanmu, dengan nama Allah aku meruqyahmu". (Hr. Muslim dan Ibnu Majah).

4. Arahkan mulut keair lalu baca ta'awuz, basmallah kemudian lanjutkan baca Surah2 Al Qur'an sebagai berikut:

 a. Qs Alfatiha 
 b. Qs Al baqarah 1-5 = 
 c. Qs Ayat kursi 
 d. Qs Al Baqarah 284-285-286 
 e. Qs. Al hasyr 21. 
 f. Qs Alikhlas 
 g. Qs Alfalaq 
 h. Qs Annas

Catatan:

Bahkan tidak Mustahil bagi yang sudah terlatih, insya Allah cukup dengan membaca Surah Al Fatiha 1 X dan doa Ruqyah saja.

5. Berdoa kepada Allah semata, mohon perlindungan serta pertolongan NYA untuk kesembuhan penyakitnya seperti dari kesurupan, gangguan sihir atau guna guna yang diderita. Atau Penyakit yang dokter sendiri berpendapat tidak relevan dengan pengetahuan medis, tidak ditemukan tanda2 penyakitnya dari hasil diagnosa yang dilakukannya. Alhamdulillah Allah menyembuhkan.

Sebaiknya berdoa dengan Doa Ruqyah dari Rasulullah Saw sebagai berikut:

"Alllahumma Rabbannas idzhabil ba'sa, isyfi anta Syafi lasyifa'a illa syifa'al layuhgodiruka saqama"

Artinya: 

Ya Allah Tuhan pemelihara Manusia, (mohon) hilangkanlah penyakitnya, sembuhkanlah,... Engkaulah yang maha penyembuh, tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan darimu, dengan kesembuhan yang tidak meninggalkan bekas sakit.  (Hr. Bukhori dan Muslim).

6- Kemudian mulailah mandi keramas, siram dari Ubun ubun kepala secara perlahan dengan gayung buat seperti air pancuran kecil seraya membaca:

"Bismillah" dan dzikrullah didalam hati selama mandi hingga selesai. jika telah selesai mandi akhiri dengan ucapan "Alhamdulillahi Robbil 'alamin"

PERLU DIINGAT!!!

Selama mandi berobat dengan air yang telah diruqyah, yang memandikan dan yang dimandikan atau yang mandi sendiri terus menerus berzikir LAILAHA ILLALAH jangan putus didalam hati, atau dzikir lain yang tidak menyelisihi sunnah hingga selesai mandi.

7- Berikan minum air putih yang telah diruqyah untuk diminum pada tiga waktu yakni, selesai sholat Shubuh selagi perut belum terisi sesuatu apapun. Setelah zuhur dan setelah sholat Isya.

8- Minimal lakukan 3 kali mandi atau 3 hari berturut turut, jika diperlukan boleh lebih, bersabarlah,.... 
Allah maha menyembuhkan.

D- PETUNJUK SINGKAT PRAKTIS

1- Berudhuk.

2- Masukan jari telunjuk kedalam Bak Mandi, kemudian bacakan:

A- QS. Al Fatiha 
B- QS. Al baqarah 1-5
C- QS. Ayat Kursi
D- Qs- Al baqarah 285-286
E- Qs Al Ikhlas
F- Qs Al falaq 
G- Qs. An Nas

Bagi yang telah telah terlatih, insya Allah cukup dengan membaca, (QS. Al Fatiha dan Doa Ruqyah saja)

3_ Berdoa mohon hilangkan penyakit gangguan Syaitan kepada Allah Swt semata.

4. Mandi dengan menyiram Ubun ubun kepala sambil berzikir dalam hati "(LAILAHA ILLAL LAH)" hingga selesai mandi Ruqyah.

5- Ulangi mandi Ruqyah keesokan harinya hingga benar benar hilang dari gangguan Sihir.

E- TANDA2 ADA GANGGUAN SIHIR ATAU SESUATU YANG BATHIL DIRASAKAN KETIKA MANDI:                       

Efek yang dirasakan dari mandi dengan air Ruqyah, apabila doa kita di ijabah Allah Swt dan memang ada gangguan Jin dan sejenisnya, maka air bisa berubah terasa menjadi dingin, bahkan ada yang sampai menggigil, atau terasa panas, atau dada terasa sesak, terasa mual dan muntah, terkadang ada yg terus menerus keluar air liur hingga sering2 meludah dan buang 2 air kecil, atau tercium bau bauan aneh. Bahkan ada yang baru disiram satu gayung langsung bereaksi keluar jurus silat Jin (bathin). Bahkan ada penampakan tergambar bayangan tentang sesuatu yang muncul disaat mandi yakni wajah seseorang atau lainnya.

Ini pengakuan dan curhat dari mereka yang telah selesai dimandikan saat kita berikan bimbingan taushiyah berupa motivasi menguatkan tauhid bahwa Allah maha penyembuh dan menjauhi keyakinan yang menyimpang dan tinggalkan perbuatan syirik. 

Jika terasa salah satu dari tanda2 diatas, tidak usah merasa khawatir dan takut, kuatkan Keyaqinan bahwa Allah Maha segalanya, lanjutkan mandi hingga selesai.

Yang perlu difahami bahwa Allah bukan Robot, maksudnya bersabar dalam berdoa dan mandi berobat dengan Air yang telah diruqyah. Bahwa tidak semuanya apa yang diminta atau didoakan langsung di ijabah terpenuhi sepontanitas terealisasi seperti keinginan kita meremote control sebuah ROBOT. Semuanya berproses dan dibutuhkan kesabaran.

Namun yakinkan serta berbaik sangka / husnuz zhon bahwa Allah  mengijabah doa hambanya yang beriman dan ikhlas serta penuh harap pertolonganNYA.
Karena untuk menyembuhkan itu Hak Prerogatif atau Hak Mutlaq Allah.

Yang paling utama obati terlebih dahulu penyakit Aqidah dari Virus kesyirikan dengan membuang Jimat, tangkal dan keyakinan yang menyimpang dari Tauhid.

إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَن يُشْرَكَ بِهِۦ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذٰلِكَ لِمَن يَشَآءُ ۚ وَمَن يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدِ افْتَرٰىٓ إِثْمًا عَظِيمًا

[Surah An-Nisaa (النساء)(4) ayat 48]

 Artinya:

"Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa Syirik dan mengampuni dosa selainnya menurut yang Dia kehendaki, dan siapa saja yang berbuat Syirik kepada Allah maka sesungguhnya telah terjerumus kedalam dosa yang paling besar". (Qs. Annisa' 48).

F- MENGUSIR GANGGUAN JIN DARI RUMAH

Jika merasa ada daerah atau Rumah yang agak rawan spt ada ditanam sihir. Cara menetralisirnya adalah:

 "SIRAMKAN ATAU PERCIKAN AIR YANG SUDAH DIRUQYAH DI KAWASAN AREA TERSEBUT" 

Insya Allah Netral. Ulangi menyiramkannya hingga 3 X atau 3 malam. Menyiramkannya sebaiknya setelah selesai Sholat Isya.

Sebelum menyiramkan atau memercikkan air ruqyah berudhuk terlebih dahulu, dan terus berzikir dalam hati "LAILAHA ILLALLAH" hingga selesai menyiramkan air Ruqyah.  
                                                                              G- MENETRALISIR BENDA BENDA KERAMAT ATAU TERINDIKASI ADA JIN YANG MENEMPATINYA.   
                                                           Menetralisirnya atau membuang isi benda benda yang ada terindikasi unsur Megis / khadam Jin, rendam didalam air yang telah diruqyah benda benda tersebut semisal Keris, batu cincin dan lainnya minimal selama 3 hari. Insya Allah makhluk ghaib yang ada didalam benda benda tersebut akan keluar dan benda benda tersebut menjadi NETRAL seperti benda biasa dengan izin Allah Swt.

H- KESIMPULAN


"Haqqul Yaqinlah terhadap kebenaran dan kemukkjizatan ayat ayat Allah serta kuatkan aqidah bahwa hanya ALLAH yang maha menyembuhkan. 

Selaku Hambanya kita hanya mampu berikhtiyar.
La hawla wala quwwata illa billahhi 'aliyyil 'adzhim".-

Tips Terapi Mandi, membersihkan rumah dari Aura SYAITHON dan Jin, serta menetralisir Benda benda yang terindikasi ada hubungannya dengan JIN/KHADAM dengan  Air Ruqyah ini ditulis berdasarkan pengalaman selama bersahabat dengan Ustadz Shofwan bin Jamaludin Akhmad, dan selama mengikuti Pengajian Kuliah Shubuh dengan Allah Yarham Ustadz Jamaludin Akhmad di Masjid Taqwa Jl TB. X Medan sebagai Penceramah dan Praktisi Ruqyah serta penelusuran Pribadi Penulis sejak tahun 2004. 

Sekedar untuk berbagi pengetahuan sesama Saudara2ku seiman dan seaqidah, karena masing2 kita insya Allah bisa mencoba dan punya potensi untuk meruqyah dan mampu berdoa.

Pelajarilah,... Insya Allah bisa bermanfaat untuk meruqyah, minimal untuk diri sendiri.

Disadari sepenuhnya tulisan ini jauh dari kesempurnaan. 'Afwan.

Semoga bermanfaat. Amin.
Wallahu a'lamu bisshowab.

**(EPR/Red-88)
Share:

Polsek Senen Turunkan 196 Personil Amankan Pengajian Habib Umar Bin Muhammad Dari Negara Yaman Di Islamic Centre Indonesia


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta Pusat
Anggota Polsek Senen, Jakarta Pusat, memberikan Pengamanan Pengajian yang dihadiri oleh Al Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz bin Abdullah bin As Syekh Al Kabir Al Qutub As Sahir Abu Bakar bin Salim dari Negara Yaman, pada Minggu (14/10/2018).

“Kegiatan pengajian ini di Islamic Center Indonesia Jl. Kramat II No. 7-9, Kelurahan Kwitang, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat”. Ujar Kapolsek Senen Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Muhammad Syafi’i, SH. SIK. MH.

Menurutnya Pengamanan dipimpin oleh Kapam Obyek Islamic Center Indonesia, Kapolsek Senen sendiri dengan kekuatan 196 Personil dan jumlah Jamaah yang hadir 8000 orang.


Hadir memantau kegiatan tersebut : Waka Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Arie Ardian Rushadi, Kasat Lantas AKBP Juang Andi Priyanto SIK, MH,  dan Kasat Sabhara Restro Jakarta Pusat AKBP Karosekali.

Adapun kegiatan acara di mulai sekitar pukul 09.13 Wib,  Habib Umar bin Muhammad tiba di Islamic Center Indonesia melalui Jl. Inspeksi dengan Pengawalan BM PMJ selanjutnya masuk ke Jl. Kembang III dengan berjalan kaki dan disambut Habib Ali Al Habsyi diiringi Shalawat.

”Lalu sekitar pukul 09.20 Wib,  Pengajian dibuka oleh Habib Ali Al Habsyi”. Tutur Kompol Muhammad Syafi’i.

Pukul 09.52 Wib,  Ceramah oleh Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz diterjemahkan Habib Ahmad bin Jindan.




Masih di katakan nya, pukul 10.25 Wib, *Ceramah Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz selesai dan acara selesai berangsur - angsur Jamaah membubarkan diri, situasi aman dan Kondusif Sampai selesai”. Pangkas Kapolsek Senen Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Muhammad Syafi’i.SH. SIK. MH. **(Red-72)

Kontributor DNM : Imam Sudrajat
Share:

FKUB Gelar Dialog Kerukunan Lintas Agama Dengan Guru - Guru Agama Kota Medan Tahun 2018


DNM.com (Medan)
Keragaman suku, budaya, ras dan agama menjadikan Kota Medan sebagai kota majemuk. Karena kemajemukan tersebut sebagai warga kota yang baik seharusnya memiliki sikap bertoleransi, tidak saling menjatuhkan dan guru sebagai pendidik berkewajiban menjadi agen sosialisasi kepada generasi muda untuk mempertahankan solidaritas etnis yang ada di Kota Medan.

Hal ini disampaikan Wali Kota Medan Drs. H. T. Dzulmi Eldin, S. M.Si dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Asisten Pemerintahan Drs. H. Musaddad saat membuka acara yang bertajuk Dialog Kerukunan Lintas Agama dengan Guru - Guru Agama Kota Medan Tahun 2018 di Madani Hotel Medan, Selasa (31/07). Perhelatan ini resmi dibuka Walikota ini merupakan program tahunan FKUB demi menjaga kerukunan umat beragama di kota Medan.

Dikatakan Aspem, bahwa guru-guru agama ini adalah pewaris nabi, seharusnya dapat menjadi tauladan khususnya didalam kerukunan.

"Melalui dialog-dialog seperti inilah kita dapat membangun kota yang aman dan nyaman”, kata Musaddad.


Musaddad menambahkan, kegiatan ini penting mengingat Medan merupakan kota besar yang sangat majemuk. Dan, para guru agama dapat berperan melakukan penguatan nilai-nilai keagamaan serta sebagai ujung tombak dalam merawat juga menjaga kekondusifan kerukunan antarumat beragama di Kota ini.

Musaddad juga mengajak para guru agar dapat menanamkan dan menyuburkan nilai-nilai kebersamaan.

"Kita tumbuhkan kesadaran untuk menemukan persamaan, tidak mengedepankan perbedaan. Kita ambil hikmah dalam perbedaan. Kita belajar mengenal melalui perbedaan," sebut Musaddad.

Musaddad pun berharap para guru agama lintas agama di Kota Medan  agar bersinergi membangun dan memelihara kekondusifan kerukunan umat beragama.

Sebelumnya, Ketua FKUB Kota Medan, Drs. H. Ilyas Halim, M.Pd, mengatakan, salah satu tujuan dilaksanakan dialog adalah untuk mempererat silaturrahmi antara sesama guru agama lintas agama juga dengan FKUB Medan.


"Dialog ini juga bertujuan, agar para guru agama lintas agama dapat menyampaikan pesan - pesan kerukunan di lingkungan dan tempat tugasnya masing-masing," terangnya.

Dialog ini diikuti sebanyak 150 guru agama lintas agama. Berlangsung mulai pagi hingga siang. Bertindak sebagai narasumber Kakan Kemenag Medan, Al Ahyu, dengan materi Kebijakan Pemerintah Dalam Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama dan Dr. H. Hasan Matsum, M.Ag yang memaparkan tentang Peran Guru Dalam Pendidikan Kerukunan Umat Beragama.

Turut pula menjadi narasumber Drs. H. Ilyas Halim, M.Pd yang menyampaikan tentang Peran FKUB Dalam Membina Kerukunan Guru-guru Agama dan Pendeta Erwin Tambunan, M.Th. **(Humas/Red-01)
Share:

Pernyataannya Soal Islam Nusantara Jadi Polemik, Din Syamsuddin Beri Penjelasan


DNM.com (Jakarta)
Pernyataan Prof Dr Din Syamsuddin MA agar ulama Sumatera Barat tidak menolak gagasan Islam Nusantara yang dikembangkan oleh Nahdlatul Ulama (NU) sempat menimbulkan perdebatan.

Tidak ingin menjadi polemik di masyarakat, Ketua Dewan Pertimbangan MUI ini menulis secara khusus penjelasan tentang pernyataan itu dan bagaimana seharusnya umat Islam membangun etika kerukunan secara internal.

Penjelasan Prof. Dr. Din Syamsuddin tentang Etika Kerukunan Internal Umat Islam

Pernyataan saya tentang Islam Nusantara adalah pernyataan sebagai Ketua Dewan Pertimbangan MUI yg anggota-anggotanya terdiri dari segenap Ketua Umum Ormas-ormas Islam.

Wantim MUI telah menyepakati Etika Ukhuwah Islamiyah, yang antara lain menjelaskan agar sesama umat Islam saling menghargai dan tidak saling menghina. Itulah akhlak Islam yang sejati.

Jadi kalau saudara-saudara NU mengembangkan pikiran Islam Nusantara adalah hak mereka, sama juga dengan Muhammadiyah yang mengembangkan Islam Berkemajuan adalah hak warga Muhammadiyah.

Kelompok umat Islam lain tidak perlu menyikapinya dengan sinis. Kalau tidak setuju, tidak perlu menyatakan secara terbuka, karena hal demikian akan mendorong sesama umat Islam saling menegasi, saling mengenyahkan.

Kalau terhadap pemeluk agama lain berlaku ajaran "lakum dinukum waliyadin", bagimu agamamu, bagiku agamaku, maka terhadap sesama umat Islam bisa diberlakukan "lakum ra'yukum waliyadin", bagimu pendapatmu dan bagiku pendapatku. Kita berbeda tapi kita bersaudara. Kalau tidak, umat ini akan saling menghina, dan itulah awal perpecahan umat. Hal ini yang menggejala terakhir ini. 

Saya tidak sepakat dengan banyak hal dalam Islam Nusantara, tapi akhlak Islam yang saya amalkan menghalangi saya untuk mencela atau menegasi pendapat sesama umat Islam secara terbuka apalagi dengan nada penuh kebencian

Malapetaka bagi umat ini kalau nanti saling mengenyahkan. Berpeganglah pada ajaran Rasulullah: Al-Hanifiyyatul al-Samhah, berpegang teguh pada keyakinan dengan tetap bertenggang rasa dan berlapang dada.

Oleh karena itu saya mengajak kelompok terdidik, kelompok cerdas, dan kelompok arif bijaksana dari umat Islam harus tampil mengawal ukhuwah Islamiyah. Jangan biarkan perbedaan kepentingan politik memecah belah kita, dan jangan kebencian memenuhi hati kita.

Saya hanya ingin bertawashi demikian, kalau tidak sependapat tidak apa-apa. Saya berterima kasih terhadap yang sependapat, dan juga berterima kasih terhadap yang sinis, karena itu telah menambah pahala bagi saya.

Salam takzim.

Din Syamsuddin.
Share:

Para Remaja Memakmurkan Masjid dengan Olahraga di Halaman Masjid


DNM.com (Pinrang - Sulsel)
Menjadikan Masjid sebagai pusat kegiatan umat muslim merupakan suatu hal paling tepat, karena Masjid adalah tempat bagi umat islam berkumpul untuk beribadah. 

Namun di Masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah saja sebab di zaman Rasulullah Shallallahu alaihi Wassalam. Masjid dijadikan sebagai tempat Musyawarah, berkumpul sebelum berangkat perang, tempat belajar (majelis ilmu) dan berbagai kegiatan lainya diadakan di Masjid. Mengapa demikian ?. Karena hal tersebut merupakan bentuk memakmurkan Masjid.

Memakmurkan Masjid merupakan suatu keharusan bagi setiap Muslim. Begitupun yang dilakukan oleh kelompok remaja satu ini.  Mereka memakmurkan Masjid dengan berkumpul di halaman Masjid  Mujahidin Muhammadiyah Pinrang untuk berolahraga.

Kegiatan olahraga tersebut rutin dilaksanakan setiap sore di halaman Masjid Mujahidin Muhammadiyah Pinrang, yang biasanya dipadati oleh para remaja, anak, dan orang dewasa sekalipun.

Para remaja tersebut adalah, mereka yang tinggal di sekitar Masjid Mujahidin serta para anak panti Asuhan St. Khadijah Aisyiyah Pinrang yang letaknya dekat dengan kompleks Madjid Mujahidin Muhammadiyah Pinrang.

"Berbagai olahraga yang dimainkan seperti Futsal dan Takrow. Namun yang selalu dimainkan adalah Futsal karena banyak peminatnya". Tutur Muh. Akbar Sudarman

Ia juga mengatakan bahwa selain kegiatan olahraga rutin ini bertujuan untuk menyehatkan jasmani juga bertujuan memakmurkan Masjid serta mengubah pandangan masyarakat bahwa Masjid bukan hanya tempat ibadah saja.

Dengan melaksanakan olahraga di halaman Masjid orang-orang yang tinggal disekitar tidak pernah ke Masjid, semoga bisa ke Masjid, paling tidak hanya bisa datang ke halamannya sehingga nantinya sudah bisa ikut shalat berjamaah di Masjid. Lanjutnya

Selain olahraga seperti Futsal dan Takrow juga para remaja kadang mengikuti latihan beladiri Tapak Suci Putera Muhammadiyah yang diadakan 2 kali dalam se Pekan yakni di hari Selasa dan Jumat. **(Sucipto/Red-70)
Share:

Walikota Medan Gelar Dzikir dan Doa Memperingati Hari Jadi Ke 428


DNM.com (Medan)
Pemko Medan menggelar dzikir dan doa bersama di Lapangan Merdeka Medan, Kamis (19/7). Ribuan umat Muslim menghadiri kegiatan yang digelar dalam rangka untuk memperingati Hari Jadi Kota Medan ke-428, sekaligus ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT karena Kota Medan senantiasa aman dan kondusif serta terhindar dari segala bentuk bencana. Di samping itu juga berharap ridho dari Sang Khalik sehingga seluruh pembangunan yang tengah dijalankan saat ini dapat berjalan dengan lancar seperti yang diharapkan.

Dzikir dan doa bersama ini dipimpin Buya KH. Amiruddin MS, Wali Kota Medan Drs. H. T. Dzulmi Eldin S, MSi, Wakil Wali Kota Ir. Akhyar Nasution, MSi, Ketua DPRD Medan Jhon Henry Hutagalung diwakili Wakil Ketua DPRD Medan Iswanda Nanda Ramli, Sekda Ir. Syaiful Bahri Lubis, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), camat serta lurah bersama ribuan masyarakat dengan penuh khusyuk mengikuti dzikir dan doa bersama tersebut.


Selain doa dan dzikir bersama, acara juga dirangkaikan dengan tausiah dengan menghadirkan penceramah dari ibukota Jakarta yakni Dr. KH. Manarul Hidayat, MA. Dalam tausiahnya KH. Manarul Hidayat yang juga Rois Syuriyah Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU), mengajak sleuruh yang hadir  untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT serta menegakkan shalat lima waktu. “Mari kita ramaikan dan makmurkan masjid dengan menunaikan shalat lima waktu tepat waktu,” kata KH. Manarul.

Sebelum tausiah, Wali Kota dalam sambutannya mengatakan, seluruh jajaran Pemko Medan selama ini sudah bekerja bersama-sama dengan stakeholder dan seluruh lapisan masyarakat untuk membangun Kota Medan. Kemudian senantiasa menjaga keamanan, ketertiban dan kenyamanan sehingga ibukota Provinsi Sumatera Utara benar-benar kondusif sehingga pembangunan dapat berjalan dengan baik dan lancar.


“Dengan pembangunan yang dilakukan bersama itu, kita berharapa agar Kota Medan akan lebih maju dan masyarakatnya kian sejahtera. Meski demikian kita tidak bisa hanya melakukan itu saja, guna mewujudkan keinginan tersebut, kita tentunya sangat mengharapkan ridho Allah SWT. Untuk mendapatkan ridho itulah, pagi ini kita menggelar dzikir dan doa bersama. Insha Allah semua usaha yang kita lakukan dapat terwujud serta membangun Kota Medan menjadi lebih baik lagi ke depannya,” ungkap Wali Kota.

Mantan Wakil Wali kota dan Sekda Kota Medan itu selanjutnya memaparkan, di usia ke-428 tahun, Kota Medan kini terus berbenah, baik di bidang Infrastruktur misalnya menyelesaikan light rail Transportasion (LRT) dan Bus Rapid Transit (BRT). Begitu juga dengan bidang pendidikan dan kesehatan, Pemko Medan terus berbenah. Yang pasti tegas Wali Kota, selain pembangunan fisik, Pemko Medan juga memperkuat pembangunan yang bersifat non fisik.



Wali Kota kemudian mengajak warga yang hadir untuk terus mendukung seluruh program pembangunan yang tengah dijalankan Pemko Medan. Dukungan itu dapat diimplementasikan dengan berpartisipasi menjaga maupun memelihara seluruh fasilitas publik yang telah rampung dibangun.

“Selain itu partisipasi dan dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat juga dapat diwujudkan  dengan selalu menjaga keamanan. Mari kita terus menjaga keamanan dan kenyamanan kota yang kita cintai bersama tersebut. Jangan sampai terprovokasi dengan pihak - pihak yang tidak bertanggung jawab,” pesan Wali Kota.


Sementara itu Wakil Ketua DPRD Medan H. Iswanda Nanda Ramli, pimpinan dan anggota DPRD Medan sangat mengapresiasi digelarnya dzikir dan doa bersama. Sebab, tujuan utama kegiatan ini untuk lebih mengingat dan meningkatkan  ketakwaan kepada Allah SWT serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjalankan syariat dan syiar Islam dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui doa dan dzikir bersama ini, semoga Allah SWT selalu memberikan kebaikan dan kesejahteraan bagi kita sehingga dapat hidup aman, damai dan sejahtera di bawah Ridho illahi. Di samping itu kita harus selalu tegar  dan kuat menghadapi segala bentuk cobaan. Tidak boleh menyerah justru semakin kompak serta tidak saling menyalahkan. Marilah dengan penuh kesadaran kita bekerja lebih keras lagi menjemput kemakmuran yang dijanjikan Allah SWT dalam Al Qur’an demi terwujudnya kesejahteraan masyarakjat secara keseluruhan di Kota Medan,” harap Iswanda. **(HMS/Red-58)
Share:

Tangkap!! Oknum Yang Melempari Jamaah Pengajian Muhammadiyah


DNM.com (Medan)
Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Medan meminta kepada Kapolres Pelabuhan Belawan, untuk menindak tegas aksi pelemparan jamaah pengajian Muhammadiyah Ranting Keluran Terjun demikian di ungkap Ketua Pejabat sementara dan Sekretaris Pemuda Muhammadiyah Kota Medan Ebit Prayugo Radityo dan Datuk Imam Marzuki, S.Sos.I, MA didampingi Wakil-wakil Ketua dan sekretaris Pimpinan Pemuda Muhammadiyah Kota Medan, Rafid Febri Ismadi S.Pd, Partaonan Harahap, ST.MT, Untung Suropati, S.Pd dan Hidayat Muslim, M.Kom (11/7) pada awak media ini.

Di dalam pengajian agama terdapat manfaat yang positif untuk umat, Hal seperti ini pada masyarakat muslim pada umumnya dapat memanfatkan pengajian untuk mengubah diri atau memperbaiki diri dari perbuatan yang keji dan mungkar, ini malah sebaliknya ada oknum masyarakat yang melempari Jemaah melaksanakan pengajian uangkap Datuk Imam. 

Tindakan yang dilakukan oknum masyarakat di Kelurahan Terjun sudah melewati batas-batas aktifitas orang beragama. Ini jelas melanggar pasal 175 KUHP melarang melaksanakan pertemuan agama yang sebenarnya dilindungi negara. 

Karena setiap insan melaksanakan  itu dilindungi oleh Undang-undang dan  Watak Pancasila “ Ini harus di tindak tegas karena sudah menggangu  aktivitas jamaah dalam memperdalam keilmuan agama” seraya berkoordinasi dengan teman-teman Pemuda Muhammadiyah dan Pimpinan Cabang Medan Marelan dan Belawan.

Rafid Febri menambahi Kapolres Pelabuhan Belawan harus tuntaskan persoalaan mesjid Muhammadiyah Ranting Kel. Terjun karena sudah menggangu kenyaman dan ketentraman Jamaah dalam melaksanakan ibadah.

“ Kami meminta Kepada penegak hukum di wilayah Kapolres Pelabuhan Belawan, dan kapolsek Medan Labuhan untuk tangkap Oknum pelemparan tersebut, Kami sudah berkoordinasi dengan Komandan Kokam Pemuda Muhammdiyah untuk terjun kelokasi tersebut” Tegas Rafid. **(Red-41)
Share:

Habib Rizieq Umumkan SP3 Kasusnya Dari Mekkah


DNM.com 
Bertepatan dengan hari raya Idulfitri (15/06/2018), Habib Rizieq Shihab mengumumkan SP3 atas kasus yang menimpah dirinya. Dengan didampingi keluarganya, pengumuman SP3 Chat Pornografi ini disampaikan dari Mekkah.

Pengumuman penghentian penyelidikan ini secara lengkap disampaikannya langsung kepada Front TV, atau dilihat di youtube.

Dengan didampingi oleh isteri dan anak-anaknya, Habib Rizieq mengumumkan telah menerima Surat Asli SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan) kasus Chat Fitnah terhadap dirinya dari pengacaranya, Sugito Atmo Prawiro. Sugito sendiri mendapatkannya langsung dari Penyidik.

Habib Rizieq Shihab mengapresiasi kepada Kepolisian RI yang telah menyampaikan Surat SP3 kepada Pengacaranya. Sehingga hari ini bisa mengumumkannya secara langsung di Kota Suci Mekkah Al Mukarromah, Arab Saudi. Menurutnya, kasus ini dihentikan karena tidak terbukti dan pembuat dan penguploadnya tidak ditemukan.

Selain itu, Habib Rizieq menyatakan rasa syukurnya kepada Allah SWT atas kabar baik ini. Juga beliau mengucapkan terima kasih kepada isteri dan anak-anak tercinta yang selama ini selalu sabar dan setia mendampingi beliau dalam menghadapi segala fitnah dan cobaan.

Tak lupa beliau memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh umat Islam, Ulama, Ustadz, Kyai dan para Habib, atas segala bantuan dan dukungannya. Ucapan terima kasih juga diberikan kepada para pengacara dan kuasa hukumnya.

Habib Rizieq juga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada DPP FPI beserta seluruh Sayap Juangnya, dan seluruh ormas-ormas Islam beserta rekan seperjuangan. Dalam kesempatan ini, dirinya menghimbau umat Islam menjaga kondusifitas Pilkada serentak di berbagai daerah serta Pilpres yang akan datang. **(Red-31)
Share:

Walikota Medan Laksanakan Shalat Idul Fitri Di Lapangan Merdeka


DNM.com (Medan)
Wali Kota Medan, Drs. H. T. Dzulmi Eldin S, MSi bersama ribuan masyarakat melaksanakan Shalat Idul Fitri di Lapangan Merdeka Medan, Jumat (15/6) pagi. Bertindak sebagai khatib pada pelaksanaan sholat pagi ini adalah Dr. H. Ahmad Zuhri, Lc, MA dan Drs. H. Syaifuddin Hazmi Lubis yang merupakan qori nasional sebagai Imam sholat Ied.

Sejak pukul 06.00 WIB, satu persatu masyarakat berdatangan untuk melaksanakan Shalat Idul Fitri di lapangan bersejarah tersebut. Lantunan kalimat takbir terus berkumandang hingga jelang pelaksanaan shalat dimulai. Sekitar pukul 07.30 WIB, pelaksanaan Shalat Idul Fitri pun dimulai.

Wali Kota Medan mengatakan kekondusifan Kota Medan selama satu bulan Ramadhan ini sangat baik, toleransi umat beragama yang dimiliki Medan merupakan anugerah dan harus terus dipertahankan. Wali Kota berharap seluruh umat muslim Kota Medan yang telah menjalankan ibadah puasa tetap qona’ah dan berserah diri tanpa adanya rasa iri dan dengki kepada sesama manusia.

“Semoga amal ibadah kita selama bulan suci Ramadhan dapat diterima oleh Allah SWT, dan dapat dipertemukan kembali dengan Ramadhan selanjutnya”, ucap Wali Kota.



Sebelumnya, Gubernur Sumatera Utara Dr. H. T. Erry Nuradi mengatakan momentum Idul Fitri ini merupakan saat yang paling baik untuk mempererat silaturrahmi dan Ukhuwah Islamiyah diantara sesama umat muslim dan seluruh masyarakat Sumatera Utara dan Kota Medan. Menurutnya, Kekondusifan masyarakat Sumatera Utara dan Kota Medan memang sudah baik sejak dahulu untuk itu, walaupun dinamika masyarakat cukup tinggi sebagai negeri berbilang kaum, Gubernur optimis kondisi ini tetap terjaga dengan baik hingga di masa mendatang.

Pada kesempatan ini Gubernur juga mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh masyarakat kepada Pemerintah baik kepada Pemprovsu maupun Pemko Medan.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat atas dukungannya terhadap jalannya pemerintahan baik di Sumatera Utara maupun di Kota Medan. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H Mohon Maaf Lahir dan Bathin”, ucap Gubernur. **(Red-30)
Share:

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1439 Hijriah Jatuh Pada Hari Jumat 15 Juni 2018


DNM.com (Jakarta)
Pemerintah melalui Kementerian Agama telah menetapkan 1 Syawal 1439 Hijriah jatuh pada Jumat (15/6/2018). Penetapan ini dilakukan selesai menggelar sidang isbat.

“Seluruh peserta sidang isbat bersepakat, dengan mendengarkan pertimbangan MUI, sidang isbat telah menetapkan 1 Syawal 1439 H jatuh pada hari Jumat 15 Juni 2018,” ujar Menag Lukman Hakim Saifuddin di kantor Kemenag, Jalan MH Thamrin, Jakpus, Kamis (14/6/2018).

“Sebagaimana yang dipaparkan tadi bahwa posisi hilal adalah di antara 6 derajat 4 menit sampai 7 derajat 34 menit dari seluruh wilayah tanah air ini,” imbuhnya.

Menag menyatakan setidaknya ada 12 pengamat rukyatul hilal yang memberikan kesaksian telah melihat hilal. Di antaranya di kawasan Manado, Palu, dan Gresik.   “Sampai dengan sidang isbat dibuka kami telah menerima 12 kesaksian, kenyataannya jauh lebih banyak. Ada dari Manado, dari Palu, dari Gresik. Seluruhnya menyatakan kesaksikannya telah melihat hilal,” tutur Menag.

Proses penentuan awal Syawal ini menggunakan metode hisab dan rukyat dalam penentuan awal bulan Hijriah. Hal itu sebagaimana diatur di dalam Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penetapan Awal Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah.

Sejumlah perwakilan ormas turut hadir dalam sidang isbat ini, di antaranya perwakilan dari Muhammadiyah dan PBNU. Tokoh yang datang seperti Ketum MUI KH Ma’ruf Amin, imam besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar, Ketua Komisi VIII DPR Ali Taher, dan lainnya. **(Red-29)
Share:

Gubsu Buka Ramadhan Fair Ke XV Kota Medan



DNM.com (Medan)
Gubernur Sumatera Utara Dr. Ir. H. T. Erry Nuradi, MSi membuka secara resmi Ramadhan Fair XV tahun 2018 di Taman Sri Deli Jalan Sisingamangaraja Medan.

Pembukaan tersebut ditandai dengan pemukulan Bedug secara bersama yakni Tengku Erry, Walikota Medan Dzulmi Eldin, Kapoldasu Irjen Paulus Waterpauw, Tokoh Masyarakat yang juga Mantan Walikota Medan H. Abdillah dan para pejabat lainnya.


Ramadhan Fair merupakan bukti bahwa Kota Medan mempunyai peran penting dalam peningkatan seni  dan budaya Islami. “Untuk itulah melalui Ramadhan Fair, kita harapkan ukhuwah Islamiyah, harmonisasi dan kerukunan antar umat beragama mampu lebih ditingkatkan lagi ke depannya. Kepada masyarakat Kota Medan, saya juga berharap kegiatan ini dapat menjadi syiar Islam yang sejuk dan penuh pesona” ujar Gubsu.

Pembukaan Ramadhan Fair turut dihadiri Wagubsu Nurhajizah Marpaung, Kapoldasu Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw, Wakapoldasu Brigjen Pol Drs. Agus Andrianto, Pangkosek Hanudnas 3 Medan Marsma TNI Tri Wibowo Santoso, unsur Forkopimda Kota Medan, Wakil Wali Kota Ir. H. Akhyar Nasution, MSi, Sekda Kota Ir. H. Syaiful Bahri Lubis, Ketua TP PKK Kota Medan Hj. Rita Maharani Dzulmi Eldin, Drs. H. Abdillah, AK selaku penggagas Ramadhan Fair, alim ulama, tokoh masyarakat serta ribuan masyarakat Kota Medan.



Walikota Medan Drs. H. T. Dzulmi Eldin mengungkapkan Kegiatan Ramadhan Fair pertama kali digelar pada tahun 2003 dan terus berlangsung sampai saat ini, "Ramadhan Fair kini sukses menjadi ikon pariwisata religi yang identik dengan kemeriahan suasana Ramadhan di Kota Medan. Sebab, perhelatan akbar tahunan setiap bulan Ramadhan itu selalu menampilkan aneka bazar kuliner dan produk UMKM bernuansa Islami", ujar Walikota.

Ramadhan Fair kerap dinantikan warga, tidak terbatas hanya umat Muslim tetapi umat lainnya banyak juga menghadirinya bersama anggota keluarga maupun koleganya, termasuk juga para wisatawan baik lokal maupun manca negara.


Ramadhan Fair juga menjadi wadah silaturahmi dan interaksi sosial religius sekaligus menjadikan dunia usaha terutama UMKM dapat berkembang sekaligus meningkatkan segmen pasar produk-produk yang dihasilkan. Yang lebih penting lagi tegas Wali Kota, Ramadhan Fair diharapkan dapat mendorong pelaku UMKM untuk mampu bersaing dengan pasar modern. 

Wali Kota tak lupa mengajak seluruh umat Muslim di Kota Medan untuk memuliakan bulan suci Ramadhan dengan meningkatkan amal ibadah seraya senantiasa menjaga serta memelihara kesucian bulan yang penuh rahmat, berkat serta keampunan tersebut. **(Red-36)
Share:

Al Quran Dijadikan Barang Bukti Din Syamsudin Dukung Petisi Penolakan


DNM.com (Jakarta)
Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Prof. Dr.K.H. Din Syamsudin, MA mendukung Petisi Penolakan terhadap Al Quran yang Dijadikan Barang Bukti.

Petisi yang muncul di situs change.org berjudul "Al Quran Bukan Barang Bukti Kejahatan" ditujukan kepada Kapolri, Komnas HAM, Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan Jaksa Agung.

Din Mengatakan Al Quran merupakan kitab suci Umat Islam yang seharusnya berada di rumah orang muslim.

Din Syamsudin mengatakan, "Ya Sebaiknya Janganlah (Al Qur'an Jadi Barbuk - Red), Saya Setuju Al Quran Jangan Jadi Bahan Bukti, Saya Setuju," Kata Din di komplek Istana Kepresidenan Jakarta. Jumat (18/5).


Petisi yang dilayangkan oleh Akun Umat Islam tersebut menjelaskan Al Qur'an yang ditemukan di tempat kejadian perkara selalu disita oleh aparat penegak hukum, termasuk dalam kasus terorisme. Al Wuran merupakan wahyu Allah SWT, yang tifak pantas dijadikan barang bukti kejahatan.

Petisi yang dibuat pada hari kamis (17/5) hingga saat ini Sabtu (19/5) pukul 11.45 telah mencapai 15.212 dukungan setiap menitnya terus bertambah. **(EPR/Red-31)










Share:

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1439 Jatuh Pada 17 Mei 2018



DNM.com (Jakarta)
Pemerintah secara resmi menetapkan 1 Ramadhan 1439 Hijriah jatuh pada hari Kamis 17 Mei 2019, Penetapan ini berdasarkan Sidang Isbat yang dipimpin oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Kementerian Agama Jakarta.

"Kami tetapkan 1 Ramadhan 1439 Hijriah jatuh pada Kamis 17 Mei 2018" kata Lukman saat memberi keterangan Pers.

Menurut Lukman kesepakatan sidang isbat dibuat berdasarkan perhitungan hisap dan laporan petugas yang telah disumpah di lapangan untuk melihat hilal dari 95 Titik di Selluruh Indonesia.

"Posisi Hilal di Seluruh Indonesia masih dibawah ufuk," Kata Menteri Agama Lukman Hakim.

Baca Juga :

Dari 95 Titik pengamatan hilal, ada 32 laporan yang masuk ke kemenag. berdasarkan penghitungan maka posisi hilal itu berada diantara 0 derajat 2 menit hingga 1 derajat 36 menit, dengan posisi tersebut belum bisa dipastikan adanya hilal atau bulan baru, sehingga kemenag sepakat untuk menggenapkan bulan sya'ban menjadi 30 hari.

Sidang isbat tersebut dihadiri oleh para duta besar negara-negara sahabat, Pimpinan komisi VIII DPR RI, Mahkamah Agung, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan juga Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Badan Geospasial (BIG) Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, Pakar Falak dari Ormas-Ormas islam, Pejabat Eselon I dan II Kemenag, Tim Hisab dn Rukyat. ** (SAN/Red-23)
Share:

IKLAN MURAH

SUSU KURMA AULIA

SUSU KURMA AULIA
Pesan Silahkan Klik Gambar

BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno ~ Karakter Bangsa

KILAS BALIK BUNG KARNO KARAKTER  BANGSA Soekarno ketika pidato kata sambutan setelah menerima ijazah gelar Insinyur dari I...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI

loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Follow by Email

Label

#2019GantiPresiden Accounting Aceh Adat Istiadat Advokat Agama Agraria AIDS Aksi Album Anak Artikel Asahan Asian Games Asuransi Asusila Award Bakti Sosial Bandara Banjir BANK Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar Begal Bekraf Belanja Bencana Bencana Alam Berita Bhayangkara Bhayangkari Bisnis BNI BNN BPJS Buka lapak Bukit Asam Buku Bung Karno Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market Cerpen Citilink conference Covid-19 Covid19 Cuaca Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Deklarasi Deli Serdang Desa Dialog Digital Dirgahayu HUT RI Diskusi Duka Cita E-Money Ekonom Ekonomi Electronics Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech Forum Furniture G30S/PKI Games Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Go Pay Go-Jek Gojek Gotong Royong Grab Gym ham Harbolnas Hewan Hiburan HIV Hoax Hotel Hp Hukum Humbahas HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek Industri Informasi Infrastruktur Internasional Internet Investor IPM Jakarta Jawa Tengah Jawa Timur Jokowi Jurnalis Kaliber Kampanye Kamtibmas Karaoke Karhutla KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kekerasan Keluarga Kemanusiaan Kemendikbud Kemenhub KEMENPAN-RB Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Kilas Balik Bung Karno kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Koperasi Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal Kuliner Kutai Kartanegara Lakalantas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku Legislatif LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik lomba lari LPS Mahasiswa Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Mall Market Outlook Masjid Masker Mata Uang millenial Minuman Keras Minuman sehat Miras Mobil MOI Motivasi MPR Mudik Muhammadiyah Muharram Munas Musik Narkoba Narkotika Nasional Natal New Normal NKRI NU Office Olah Raga Olahraga Opini Organisasi Otomotif P Pagelaran Pahlawan Pameran Parawisata Pariwisata Partai Politik Pasar Pasar modal Patroli PC pe Pegadaian Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Peluncuran Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencurian Pendataan Pendidikan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengajian Pengamanan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Perpajakan Pers Pertamina Pertanian PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pinjam meminjam uang Polantas Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Pornografi Pra Kerja Pramuka Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik promo Property Prostitusi Public Expose Publik expose Puisi Pusat Perbelanjaan PWI Ragam Ramadhan Reksadana Relawan Jokowi Remisi Renungan resa Restoran Reward Robot Rumah Rumah sakit Rups RUU Saber Pungli Sahabat Anak Salon Samosir Sanitasi air.Lingkungan hidup Satlantas Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Senjata Sepak Bola Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Silaturahim Silaturrahim Smartphone Soekarno Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Suku bunga Sumatera Barat Sumatera Utara Sumut Superstore Suplemen Surat Terbuka Survei Survey susu Syariah Syawal Talkshow Tawuran Teknologi Terorisme Tiket Tips TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM umkm Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa UU Cipta Kerja UUD 1945 Valentine Day Virus Corona Walikota Wanita Wartawan Wirausaha Workshop

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA

PRO KONTRA RUU HIP

~> RUU HIP saat ini sedang Hangat Dipersoalkan, Karena Banyak Pihak yang telah Menolaknya, Baik dari Kalangan Ormas Hingga Partai Politik, Sehingga Terjadi Pro Dan Kontra.

<~ Memang Sebaiknya Persoalan Pancasila Tidak Usah Diganggu Gugat, Karna itu merupakan Landasan Dasar Dalam Berdirinya Negara Indonesia, Sudah Final Masalah Pancasila.

Link Terkait

close
Banner iklan disini