Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id
Tampilkan postingan dengan label Fintech. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fintech. Tampilkan semua postingan

Klikdaily Penetrasi ke Retail di Indonesia


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Klikdaily, perusahaan startup supply chain mengumumkan bahwa mereka telah mendapatkan pendanaan Series A dengan besaran nilai yang tidak disebutkan. Investasi ini  dipimpin oleh investor terdahulu mereka, Global Founders Capital ( GFC ), perusahaan modal ventura yang beroperasi di 19 kantor tersebar di seluruh dunia.

Sebelumnya, pada pertengahan 2019, Klikdaily telah mendapat pendanaan Pre-Series A yang berasal dari Global Founders Capital, Pegasus Capital (sebelumnya dikenal sebagai Fenox Venture Capital) , Fundedhere, dan Teja Ventures. Global Founders Capital menjadi salah satu investor yang meneruskan investasinya agar Klikdaily dapat semakin agresif dalam melakukan penetrasi ke industri retail FMCG ( Fast Moving Consumer Goods ) di Indonesia.

Amos Gunawan, selaku Founder dan CEO Klikdaily mengatakan, Walaupun bisnis retail tradisional sangat kompleks dan mendetail, namun Klikdaily telah berhasil memperkuat fondasi model bisnis dan strategi yang membuat perusahaan ini mampu bersaing dan secara konsisten mempertahankan eksistensinya di Indonesia. Melalui Integrated Supply Chain Management ( ISCM ), Klikdaily menciptakan ekosistem yang memberikan solusi bagi warung-warung tradisional untuk mendapatkan beragam produk dari berbagai merek dengan harga yang kompetitif. Hal ini dibuktikan oleh pertumbuhan perusahaan di tahun 2020 yang meningkat lebih dari 700% bila dibandingkan dengan tahun 2019.

"Dana dari investasi Seri A ini akan dipergunakan oleh Klikdaily untuk fokus pada pengembangan teknologi dan infrastruktur guna mempercepat misi perusahaan, yakni pemberdayaan warung tradisional di seluruh negeri. Saat ini, Klikdaily telah beroperasi di Jabodetabek, Jawa Barat, serta Jawa Tengah yang melayani lebih dari puluhan ribu warung tradisional di 600 area persebaran," jelas Amos dalam keterangan tertulis. Selasa (12/05)

Dengan mengembangkan strategi yang tepat, kata Amos, pengalaman, serta tim yang berpengalaman, Klikdaily percaya diri akan mampu secara lebih dalam memahami kebutuhan pasar dan memperluas jangkauannya. Oleh karena itu, Klikdaily berencana mereplikasikan kesuksesan model bisnisnya guna menghadirkan lebih banyak pusat distribusi di kota-kota besar Indonesia hingga akhir tahun 2020.

Di sisi teknologi, lanjutnya, Klikdaily juga akan terus melakukan inovasi yang mampu mendukung para pelaku industri di bidang FMCG, khususnya principal dan warung tradisional agar mampu mengolah dan menyajikan detil data yang dapat digunakan dalam menganalisa keputusan bisnis secara lebih mendalam dan akurat.

Teknologi digital berperan besar terutama di masa krisis karena pandemi Corona atau yang dikenal sebagai COVID-19, oleh sebab itu Klikdaily berkomitmen untuk tetap dapat melayani serta mendistribusikan produk bagi Mitranya dengan kontak seminimal mungkin.

Sementara itu, imbuhnya, sebagian besar perusahaan berjuang di tengah pandemi ini, jumlah transaksi Klikdaily dapat terus meningkat karena industri yang digeluti terdampak lebih rendah dibandingkan jenis industri lainnya. Peningkatan permintaan tidak hanya terlihat dari produk makanan dan minuman kemasan yang sudah lebih dahulu disediakan Klikdaily, namun juga pada bahan makanan pokok. Lebih jauh, Klikdaily telah meningkatkan persediaan produk tersebut di masa pandemi ini demi memenuhi permintaan yang terus melonjak.

Menurut Amos, Klikdaily berkeinginan untuk memastikan ketersediaan bahan pangan yang cukup tidak hanya untuk Mitra Klikdaily, tapi juga seluruh lapisan masyarakat. Maka, untuk mewujudkan hal itu, Klikdaily akan bekerjasama dengan pemerintah, guna memastikan ketersediaan bahan pangan, distribusi, kestabilan harga pasar, serta meminimalisir biaya pengiriman sehingga setiap orang bisa mendapatkan bahan pangan dengan harga yang terjangkau. Klikdaily akan terus berkomitmen untuk mendukung setiap kebijakan pemerintah hingga kondisi di Indonesia kembali kondusif.

"Di saat krisis yang sedang kita alami sekarang ini, Klikdaily berdedikasi lebih untuk bekerja bersama dengan semua elemen masyarakat serta pemerintahan, untuk menjaga dan memastikan kebutuhan pokok sehari-hari dapat terpenuhi dan terdistribusi dengan baik kepada masyarakat membutuhkan," pungkasnya. (Arianto)


Share:

Abdul Kharis Minta Tokopedia Bertanggungjawab


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Sebagaimana yang dimuat dalam PP Nomor 71 Tahun 2019 dan Peraturan Menkominfo Nomor 20 Tahun 2016 dalam Bab 5 kewajiban Pengguna pasal 28 dijelaskan bahwa melindungi  data  Pribadi  beserta  dokumen  yang  memuat data Pribadi tersebut dari tindakan penyalahgunaan menjadi tanggung jawab Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE).

Wakil Ketua Komisi 1 DPR RI Abdul Kharis Almasyhari meminta kepada Tokopedia sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) memiliki kewajiban memenuhi Standar Pelindungan Data Pribadi  untuk bertanggungjawab  atas  kasus kebocoran data 91 juta penggunanya.

Anggota DPR dari fraksi PKS ini menambahkan bahwa walaupun data yang berkaitan dengan nama, email, nomor telepon atau sebagiannya saja yang sudah diambil peretas, dalam hal ini Tokopedia tetap harus bertanggungjawab menjaga dan menjamin dengan  membuat sistem yang sebaik mungkin.

“Meskipun password dan informasi krusial pengguna dikatakan tokopedia tetap terjaga, saya tetap menyarankan kepada pengguna Tokopedia untuk tetap mengganti password akunnya secara berkala demi keamanan, dan Tokopedia harus memastikan enskripsi data dan keamanannya untuk dibenahi," jelas Kharis dalam keterangan tertulis kepada Media. Senin (04/05)

Anggota DPR RI asal Solo ini juga meminta menkominfo dan BSSN untuk terus  secara serius  dan menyeluruh melakukan evaluasi, penyelidikan, mitigasi teknis dan mengupdate perkembangannya kepada masyarakat dengan terbuka dan transparan.

"Selain itu, Menkominfo bersama BSSN bisa membantu Polri agar aktif melakukan penyelidikan dengan berlandaskan UU ITE dan UU Perlindungan Konsumen agar semua pihak yang bertanggungjawab ditegakkan hukum atasnya dan memastikan Konsumen Indonesia tetap terlindungi data dan keamanannya," pungkasnya. (Arianto)


Share:

Hadapi COVID-19, Transaksi Jual Beli Emas Fisik melalui Aplikasi Masduit Aja


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
PT. Aurum Digital Internusa telah menghadirkan kemudahan transaksi jual beli emas fisik melalui channel aplikasi digital Masduit. Sebuah strategi perusahaan yang diambil guna melayani kebutuhan masyarakat untuk melindungi nilai aset  ditengah ancaman resesi ekonomi ditengah berkembang pesatnya wabah Covid-19. 

Bony Faliandri Hudi, CEO Masduit, mengemukakan, “Di tengah berkembangnya pandemik Covid-19 saat ini, para pemain industri dituntut untuk dapat beradaptasi dengan beragam inovasi guna mempertahankan posisinya dalam keadaan usaha yang semakin sulit. Inovasi tersebut berupa aplikasi digital Masduit, satu-satunya aplikasi digital yang terintegrasi secara vertikal dengan produsen emas dan perhiasan.

"Melalui Masduit, kami membukakan peluang bagi masyarakat Indonesia untuk membeli, menjual, mengambil serta mentransfer emas fisik mulai dari pecahan 0,1 gram secara online dengan memanfaatkan mobile phone di rumah saja, tanpa perlu antri di toko dan terpapar resiko terkena penularan Covid 19," ujar Bony dalam keterangan tertulis. Rabu (22/04)

“Integrasi vertikal yang dimiliki oleh Masduit memungkinkan pelanggan untuk melakukan kustomisasi kemasan pada  emas yang dibeli dan memudahkan pelanggan untuk mengambil emas tersebut di jaringan toko atau diantar ke lokasi yang ditunjuk secara aman. Sebuah strategi usaha tidak lagi menekankan pada fungsi emas sebagai instrumen investasi jangka panjang yang sebelumnya marak diperkenalkan ke masyarakat, namun sebagai sebuah solusi proteksi aset sebagai nilai tambah bagi para pemilik aset,” jelas Bony.

Oleh karenanya, kata Bony, kami mendorong masyarakat untuk menabung emas, menambah investasinya dan di saat yang sama melakukan perlindungan nilai terhadap kekayaannya dengan pecahan yang lebih terjangkau dan akses yang lebih mudah. Kami menawarkan tiga hal ini dalam one package solution, di mana kemudahan, kenyamanan dan keamanan bertransaksi ditawarkan dalam satu kesatuan, yakni via Masduit.”

Sebagai bentuk kepedulian sosial ditengah kondisi seperti ini, Masduit juga memberikan bantuan dalam bentuk Alat Pelindung Diri (APD) kepada rumah sakit dan individu di wilayah DKI Jakarta  yang membutuhkan sejak tanggal 29 Maret – 8 April 2020. “Hal ini merupakan bentuk penghargaan dan rasa terima kasih kami kepada dokter dan perawat sebagai garda depan dalam pencegahan penularan Covid-19 di Indonesia,” tutup Bony. (Arianto)





Share:

DANA Sukses dalam Inovasi Produk dan Kolaborasi Strategis


Duta Nusantara Merdeka |Jakarta
Sepanjang tahun 2019, DANA telah menghadirkan beragam fitur inovatif untuk mempekaya kapabilitasnya sebagai dompet digital dari, oleh, dan untuk Indonesia. DANA telah membangun kolaborasi sinergis dengan banyak pihak, termasukd perusahaan teknologi internasional hingga ke berbagai lembaga penyedia layanan untuk publik di seluruh Indonesia.

Vincent Iswara, CEO Dana dan salah satu pendiri DANA mengatakan bahwa selain inovasi yang berkelanjutan serta kolaborasi strategis yang terus dibangun dengan berbagai pihak, faktor lain yang menjadi motor penting pendorong pertumbuhan DANA adalah peningkatan infrastruktur keuangan digital yang memperluas akses untuk transaksi bagi pengguna, serta  jaminankeamanan dan perlindungan 100% untuk pengguna DANA.

"inovasi produk dan teknologi, serta dukungan penuh terhadap penerapan QRIS (Quick Response Code Indonesia Standard) yang diinisiasi oleh Bank Indonesia merupakan upaya kami untuk terus meningkatkan kapabilitas, keandalan, dan memperkaya user experience bagi pengguna DANA,"
ujar Vincent saat konferensi pers di Kantor DANA, Ruang Keraton, Capital Place Lantai 18, Jl. Gatot Subroto Kav 18, Jakarta Selatan. Selasa (28/01)

Vincent menekankan, "Dompet digital DANA dikembangkan di Indonesia, oleh talenta-talenta muda Indonesia, dan untuk masyarakat Indonesia. Kami ingin DANA menjadi dompet digital yang Trusted (terpercaya), Friendly (mudah dan nyaman digunakan oleh pengguna), serta Accessible (dapat diakses oleh setiap lapisan masyarakat) untuk mendukung berbagai transaksi digital, baik secara online maupun offline. Ini sesuai dengan visi DANA.


Vincent juga menilai Program DANA Protection yang menjamin 100% keamanan dana pengguna efektif dalam membangun kepercayaan masyarakat bahwa bertransaksi nontunai secara digital menggunakan DANA aman dan terlindungi.

"Bagi DANA, keamanan adalah kunci dan prioritas utama, inilah dasar kepercayaan pengguna dan menjadi pertimbangan utama masyarakat untuk beralih ke budaya transaksi nontunai secara digital. Zero Data Sharing Policy dan Money Back Guarantee merupakan bukti komitmen kami dalam mengutamakan keamanan pengguna dalam bertransaksi,"
ungkapnya.

Selain itu, kata Vincent, DANA berbeda dengan aplikasi uang elektronik atau dompet digital lainnya, karena DANA merupakan dompet digital yang kaya akan fitur unggulan seperti Card Binding untuk penyimpanan kartu debit dan kartu kredit, P2P Transfer (Send DANA dan Request DANA), dan Biller Reminder.

Pada kesempatan yang sama, Norman Sasono, Chief Technology Officer DANA mengatakan bahwa fitur Card Binding menjadi salah satu fitur inovatif yang membedakan DANA dari layanan pembayaran digital lainnya. Melalui fitur ini, pengguna dapat menyimpan kartu kredit dan kartu debitnya dalam dompet digital DANA, untuk digunakan sebagai alternatif sumber dana transaksi nontunai selain Saldo DANA.

"Dengan adanya fitur Card Binding, pengguna DANA bisa move on dari top up. Mereka tak perlu khawatir jika saldo DANA-nya kurang atau kosong sekalipun. Fitur ini juga melindungi kartu kredit dan kartu kredit dari penyalahgunaan pihak yang tidak bertanggung jawab, lebih aman dan praktis. Kami bekerja sama dan mendapatkan dukungan dari dunia perbankan dalam pengembangan fitur ini," pungkasnya. (Arianto)



Share:

DANA Resmi Sebagai Alat Pembayaran di App Store dan Layanan Apple Lainnya di Indonesia


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Mulai hari ini, DANA, dompet digital dari, oleh, dan untuk Indonesia, mendapatkan kepercayaan brand kelas dunia, Apple, sebagai metode pembayaran untuk layanan Apple di Indonesia.

Pengguna bisa memakai DANA sebagai alternatif pembayaran digital di App Store, Apple Music, Apple TV opp, iTunes Store purchases, dan iCloud storage.

Vincent Iswara, Chief Executive Officer DANA dan salah satu pendiri DANA menyatakan, "Kami sangat antusias bahwa pengguna perangkat Apple kini dapat menggunakan dompet digital DANA sebagai metode pembayaran di App Store dan berbagai layanan Apple lainnya.

DANA merupakan salah satu layanan dompet digital terbaik di Indonesia, dan pengguna dapat menikmati kemudahan pemakaian, aksesibilitas dan keandalan dari layanan yang dikembangkan dari, oleh, dan untuk Indonesia," kata Vincent saat konferensi pers di Kantor DANA, Ruang Keraton, Capital Place Lantai 18, Jl. Gatot Subroto Kav 18, Jakarta Selatan

Kini, kata Vincent, dengan adanya DANA sebagai metode pembayaran digital dalam ekosistem Apple, pengguna layanan Apple yang tidak memiliki kartu kredit mendapatkan alternatif pembayaran baru untuk bertransaksi dengan mudah, hanya lewat sentuhan pada seluruh perangkat Apple.

Lanjutnya, DANA menjamin keamanan atas setiap transaksi digital yang dilakukan di App Store serta tidak membagikan informasi pribadi dan informasi perbankan milik pengguna kepada Apple, karena bagi DANA faktor keamanan dan user experience merupakan hal yang utama.

Selain itu, kata Vincent, Untuk bisa memanfaatkan DANA sebagai metode pembayaran di perangkat Apple, pengguna bisa mengatur informasi pembayaran Apple ID mereka melalui menu Settings (Pengaturan) pada perangkat iPhone, iPad, dan iPod Touch, atau Mac miliknya.

Menurutnya, DANA memastikan pengguna tetap bisa memiliki pengalaman menggunakan dompet digital tepercaya, mudah digunakan, dan dapat diakses kapanpun dan melalui beragam platform dalam setiap transaksi digital nontunai yang mereka lakukan.

"Kerja sama Apple dengan DANA, dengan demikian menjadi tonggak sejarah baru bagi DANA dalam terus membangun infrastruktur pembayaran yang kokoh dan inklusif sebagai penunjang transaksi digital masyarakat di Indonesia," pungkasnya. (Arianto)


Share:

Finmas Komitmen Majukan Industri Start Up


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Pesatnya perkembangan industri teknologi finansial tidak terlepas dari potensi pasar dalam negeri yang sangat besar. Pengguna internet di Indonesia telah mencapai 132,7 juta pada awal 2019, hampir separuh jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 265,4 juta jiwa.

Industri Fintech lending dianggap mampu membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia, karena bisa menjangkau masyarakat yang belum terlayani perbankan. Menurut Otoritas Jasa Keuangan (0JK), potensi pasar fintech lending terbesar adalah masyarakat unbankable seperti petani, nelayan, pengrajin, dan sebagainya.

Sementara itu, data resmi pemerintah menunjukkan bahwa lebih dari 74 persen dari total 64 juta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia belum bisa mengakses pembiayaan dari perbankan. Keadaan íni menciptakan gap pembiayaan hingga lebih dari USD1.000 triliun, menurut Bl.

Kondisi tersebut juga menghambat banyak UMKM untuk bisa berkembang dan meningkatkan peranan mereka di dalam perekonomian nasional. Hingga 2018, kontribusi UMKM terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia mencapai 60,34 persen dan telah menyerap 116,73 juta tenaga kerja atau 97 persen dari total angkatan kerja nasional.

Rainer Emanuel, Head of PR & Corporate Communications Finmas menjelaskan, Inovasi yang dihadirkan industri fintech lending diharapkan menjadi solusi untuk membuka akses bagi kelompok underserved dan UMKM. Dengan menyasar sektor produktif seperti pertanian, perikanan, pendidikan, UMKM, dan sebagainya, pelaku bisnis fintech lending diharapkan akan membawa manfaat besar untuk mendorong pemerataan ekonomi nasional.

Oleh karena itu, kata Rainer, dalam diskusi TechXchange kali ini membahas tentang potensial target pasar para pelaku industrí fintech lending, Karena melihat besarnya potensi pasar Indonesia, tentu menjadi penting bagi perusahaan finansial teknologi untuk mengenal karakteristik target marketnya agar produk yang diluncurkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

"Transformasi gaya hidup dan teknologi yang semakin terjangkau adalah kunci pendorong perubahan. Perusahaan fintech lending bisa bergerak dinamis berkat inovasi dan diferensiasi bisnis yang memungkinkan mereka memperkuat daya saing dan menguasai pasar," ujar Rainer saat diskusi dengan tajuk Fintech Lending with Purpose Unique Case Models di FX Sudirman Jakarta. Jum'at (13/12)

Selanjutnya, Rainer menambahkan, perusahaan fintech lending sebaiknya memiliki program komunikasi dan edukasi yang baik untuk mendapat kepercayaan konsumen. Kolaborasi adalah sebuah keharusan agar dapat terus berkembang dan bisa merespon kebutuhan konsumen.

Menurutnya, Finmas merupakan perusahaan jasa pinjam meminjam uang berbasis teknologi informasi dan telah mendapat izin OJK dengan nomor lisensi No. KEP-85/D.05/2019 pada 30 September 2019. Finmas menyasar pembiayaan untuk kalangan menengah ke bawah.

Selain itu, lanjutnya, Finmas berkomitmen untuk memajukan industri teknologi rintisan (startup), sejalan dengan komitmen pemerintah mendorong perekonomian inklusif.

"Saat ini, TechXchange merupakan program yang diinisiasi oleh Finmas bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai Fintech Lending di Indonesia dan manfaatnya untuk perekonomian Indonesia," pungkasnya.

Turut hadir dalam acara ini antara lain: Lutfia Aisya selaku Business Administration Lead di TaniFund, Wong Budi Setiawan selaku CEO Edufund, Tommy Yuwono selaku co-founder Pintek, Annisa Fauzia merupakan Head of Communication & Business Partnership Mekar, serta Dani Lihardja selaku CEO Danamas. (Arianto)


Share:

Pembiayaan Akulaku Finance Lampaui Target


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Akulaku Finance, perusahaan pembiayaan berbasis digital ternama di Indonesia, menggelar Year End Media Gathering sekaligus mengumumkan pemenang Kompetisi Junalistik 2019. Kompetisi menulis tersebut merupakan bentuk apresiasi perusahaan terhadap para insan pers yang mempunyai peran penting dalam meningkatkan literasi keuangan di era ekonomi digital. 

Bertemakan "Inovasi Layanan Teknologi Finansial Disrupsi, serta Manfaat bagi Perekonomian Indonesia", kompetisi yang telah berjalan berlangsung sejak bulan Juli berhasil mengumpulkan karya tulis informatif sekaligus inspiratif
yang dapat berkontribusi positif pada peningkatan literasi keuangan.

Setelah melalui proses penjurian, telah didapat 3 pemenang dengan detail sebagai berikut:

1. Juara ke- 1 Cahyo Prayogo
Media Warta Ekonomi
Judul Tulisan Fintech Bukan Melulu Kredit Konsumtif

2. Juara ke-2 Lalu Ahmad Hamdani
Media Tek.id
Judul Tulisan Tawaran Jasa Keuangan dan Fintech Lewat SMS Temyata Langgar Aturan

3. Juara ke-3 Ahmad Nabhani
Media Harian Neraca
Judul Tulisan Perluas Inklusi Keuangan lewat Inovasi Layanan Kekinian


Pada kesempatan yang sama, Efrinal Sinaga selaku Direktur Utama Akulaku Finance memaparkan beberapa pencapaian di tahun ini. Lebih dari 4 triliun rupiah telah disalurkan untuk pembiayaan konsumen kepada lebih dari 3 juta orang Indonesia yang merupakan pengguna Akulaku. 

"Kami juga telah menekan angka NPL hingga dibawah 1%. Pencapaian tersebut dapat terwujud atas dukungan banyak pihak, yaitu diantaranya OJK selaku regulator maupun rekan-rekan media," ujar Efrinal  saat Year End Media Gathering di Kaum Restoran Jakarta. Selasa (10/12)

Menurutnya, Didukung pula dengan data yang ditunjukkan Fintech Report 2019 oleh Daily Social, Akulaku Finance sebagai perusahaan pembiayaan berbasis digital dengan layanan yang paling banyak digunakan. 65,9% dari 343 responden menggunakan layanan Akulaku Finance dengan 3 alasan utama yakni layanan nya dibutuhkan, terpercaya serta menjadi altematif pembiayaan.

Selain itu, kata Efrinal, Dalam mengukuhkan komitmennya untuk memberikan pembiayaan dengan cara kredit agar dapat diakses bagi masyarakat yang sulit terjangkau oleh layanan keuangan, Akulaku Finance terus berinovasi dimana telah mengeluarkan produk kredit terbaru, yaitu Kredit Kendaraan Bermotor. Produk kredit tersebut menyediakan fasilitas tunai dengan agunan BPKB mobil yang dapat digunakan untuk kebutuhan modal kerja, rumah tangga dan lainnya. 

Lebih lanjut, Efrinal menuturkan, Maksimal kredit yang diberikan adalah 500 juta rupiah dengan pencairan dana sampai 85% dari harga kendaraan (syarat dan ketentuan berlaku) dengan detail tenor dan bunga yaitu 1-3 tahun dengan bunga 12% (flat) dan 4-5 tahun dengan bunga 12,5% (flat).

"Untuk itu, Akulaku Finance kedepannya akan berupaya menghadirkan inovasi-inovasi layanan keuangan yang dibutuhkan demi mewujudkan keuangan inklusif di lndonesia," pungkasnya. (Arianto)


Share:

Lazada 12.12 Grand Year End Sale Hadir Kembali


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Lazada, perusahaan eCommerce terbesar di Asia Tenggara dan salah satu pelopor Harbolnas (Hari Belanja Online Nasional, yang juga dikenal dengan 12.12), menggelar Lazada 12.12 Grand Year End Sale di tanggal 12, 13, dan 14 Desember, dengan berbagai cara interaktif untuk mengumpulkan voucher senilai total 12 miliar rupiah dan berbagai reward sensasional, termasuk kesempatan menyaksikan Music's Biggest Night, the 62nd GRAMMY Awards secara langsung di Los Angeles.

12.12 pertama kali diselenggarakan tahun 2012 oleh Lazada bersama lima pelaku eCommerce lainnya dan kini telah menjadi festival belanja nasional yang fenomenal dengan partisipasi hampir 300 pelaku eCommerce. 12.12 telah menjadi bagian penting dari pertumbuhan industri eCommerce - yang memiliki nilai industri sebesar USD 20,9 miliar tahun 2019 dan menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi digital Indonesia saat ini yang memiliki nilai industri sebesar USD 40 miliar.

Monika Rudijono, Chief Marketing Officer, Lazada Indonesia dalam konferensi pers mengungkapkan, Sejak menginisiasi 12.12 di tahun 2012 hingga kini, Lazada terus berinovasi dan berkomitmen untuk memajukan industri eCommerce dan menjadikan eCommerce bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia. Karenanya, bagi Lazada, 12.12 adalah ajang unjuk kebolehan bagi Lazada, para brand, seller dan enabler eCommerce dalam mengerahkan seluruh kreativitas, inovasi, teknologi, dan infastruktur untuk mewujudkan keinginan dan menciptakan nilai bagi konsumen.


Pada kesempatan yang sama, Haikal Bektianggoro, SVP Traffic and Operations, mengatakan Lazada berkolaborasi dengan para brand serta sellernya siap memberikan pengalaman 12.12 yang mengesankan. Lazada telah menyiapkan voucher senilai total 12 miliar rupiah, flash sale beragam produk seharga 12 rupiah, penawaran dengan gratis ongkir ke seluruh Indonesia serta memiliki tema khusus selama Lazada 12.12 Grand Year End Sale di 12, 13 dan 14 Desember.

"Di 12 Desember yang bertema Harbolnas, kami menghadirkan diskon besar-besaran dari top seller dan brand LazMall. Pada 13 Desember yang bertema Last Chance, kami memberikan kesempatan terakhir untuk mendapatkan produk-produk terlaris, penawaran khusus, dan cuci gudang dengan diskon hingga 99% di semua kategori dan katalog. Sementara di 14 Desember dengan tema 2020 Wishlist, kami ingin mewujudkan keinginan konsumen dengan barisan brand ternama baru, koleksi khusus new arrival, serta produk eksklusif edisi terbatas," ungkap Haikal saat jumpa pers di Jakarta. Kamis (05/12)


Haikal menambahkan, dalam kampanye Lazada 12.12 Grand Year End Sale, pengguna juga dapat mengumpulkan berbagai voucher diskon belanja senilai total Rp 12 milar yang bisa dikumpulkan mulai tanggal 5- 12 Desember untuk dapat digunakan di perlode 12 14 Desember dengan berbagai cara interaktif, termasuk game di aplikasi seperti livestream game show Guess IT King (9 Des), MojiGo dan Stamp Hut (5-14 Des 2019) .

Ferry Kusnowo, Chief Customer Experience Officer, Lazada Indonesia, menyoroti berbagai inovasi teknologi dan logistik yang digencarkan Lazada di berbagai aspek demi kenyamanan dan keamanan belanja online, baik bagi pembeli maupun penjual, "Berawal dari pengalaman fokus di website yang bisa diakses pada 12.12 di tahun 2012, kami mengusung aplikasi ponsel sejak 2014.


"Sedangkan untuk mendorong partisipasi, di awal kami mengikuti Harbolnas di 2012, kami menyediakan Cash on Delivery, namun sekarang kami telah memiliki beragam pilihan pembayaran yang lebih mudah dan aman, mulai dari dompet digital, cicilan hingga pembayaran langsung di kasir minimart," jelas Ferry.

Ferry menambahkan, "Jangkauan kami pun semakin meluas, di 12 .12 tahun 2012, kami melayani area Jakarta dan sekitarnya, dan seiring berjalannya waktu saat ini kami telah bisa melayani ke hampir 500 kabupaten/kota di Indonesia, berkat dari pengembangan infrastruktur logistik kami. Pada saat Harbolnas 2012 dulu Lazada baru memiliki 1 gudang, namun demi menjangkau lebih banyak konsumen kami meningkatkan fasilitas gudang kami hingga saat kami sudah memiliki 12 gudang dan 2 pusat penyotiran. Lebih dari itu, di tahun 2015 pun kami meresmikan layanan kurir Lazada (Lazada Express) dengan 1 last mile hub dan 700 kurir. Dan saat ini kami sudah memiliki 74 last mile hub dan total lebih dari 8000 kurir."

Tak hanya itu, lanjut Ferry, interaksi konsumen yang awalnya murni klik dan beli di 2012, sejak 2017 konsumen bisa belanja sambil menonton tayangan livestreaming dan di tahun 2018, kami pun memperkenalkan game dalam aplikasi yang interaktif bagi konsumen kami. Kami juga mengabulkan keinginan konsumen yang menginginkan produk dengan jaminan keaslian, dan layanan pengembalian produk tanpa ribet dalam kurun waktu 15 hari dari waktu pembelian melalui peluncuran LazMall di tahun lalu.

"Dengan begitu banyak promosi, kegiatan dan juga fasilitas dan infastruktur yang mendukung, kami berharap kegiatan Lazada 12.12: Grand Year End Sale ini, tidak hanya dapat mengabulkan keinginan konsumen kami untuk memiliki barang-barang wishlist mereka sebelum berganti tahun, tapi juga dapat mengabulkan keinginan seller kami dalam membangun engagement dengan konsumen mereka sambil memajukan bisnis mereka," tutup Monika Rudijono. (Arianto)






Share:

BFI Finance Tingkatkan Kualitas SDM


Duta Nusantara Merdeka |Tangerang 
PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFI Finance) menggelar “BFI Agile Thought Community (BATC, baca: batik) Meetup” pertama di BSD, Tangerang Selatan pada Selasa (3/12). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BFI Finance dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang teknologi informasi di Indonesia.

Chief Technology Officer (CTO) BFI Finance Alexander Ekanayake mengatakan, melihat perkembangan ekonomi digital yang melaju dengan sangat pesat tersebut menuntut kebutuhan tenaga kerja yang berkualitas dengan jumlah yang besar. Oleh karenanya BFI Finance turut berupaya memenuhi kebutuhan tersebut dengan mengadakan berbagai program peningkatan kualitas SDM dibidang teknologi informasi, salah satunya BATC.

Menurutnya, Salah satu metode yang akan dibahas dalam BATC adalah “Scrum” yang merupakan metode pengembangan perangkat lunak dengan menggunakan prinsip-prinsip pendekatan Agile Framework, yang bertumpu pada kekuatan kolaborasi tim, incremental product dan proses literasi untuk mewujudkan hasil akhir. 

Selain itu, ungkapnya, Teknik scrum dapat membantu dalam  pengembangansoftware yang kompleks. Metode kerja ini dapat membuat pekerjaan menjadi lebih tertata dan lebih detail dengan memprioritaskan kerjasama tim untuk mengerjakan dan menyelesaikan tugas.

“Melalui kegiatan ini, BFI Finance ingin menginspirasi orang lain dengan memberikan semangat inovasi perusahaan dan menularkannya kepada komunitas sekitar sebagai perusahaan pembiayaan yang bertransformasi ke digital,” tutur Alexander dalam keterangan tertulisnya. Selasa (03/12)

Sebagai tahap awal, lanjut Alexander, jumlah peserta BATC ditargetkan sebanyak 100 orang yang berasal dari berbagai komunitas scrum, perusahaan startup, para mahasiswa dari berbagai kampus di Tangerang Selatan hingga masyarakat umum yang memiliki keingintahuan mengenai Agile Framework.


Dalam BATC pertama ini, kata Alexander, BFI Finance menggandeng Joshua Partogi, Professional Scrum Master dan Trainer. Joshua pun menyambut baik kegiatan ini karena positif untuk meningkatkan skills tenaga kerja. Ia berharap kegiatan yang diselenggarakan BFI Finance ini dapat menyebarluaskan semangat Agile dalam mengembangkan software, mendirikan usaha, bahkan secara umum Agile mindset dalam bekerja.

Rencananya, tutur Alexander, BFI Finance akan kontinu menggelar kegiatan ini dengan mengundang berbagai pembicara. “Di Jakarta sudah ada beberapa Komunitas Agile yang digagas oleh para praktisi IT, sedangkan di Tangerang Selatan ini belum ada. Diharapkan BFI Finance dapat menjadi tuan rumah pertama yang membentuk dan me-maintain Komunitas Agile, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas SDM di wilayah ini,” ujar Alexander.

"Ketika transformasi dilakukan, selain persiapan software, hardware, dan proses lainnya, peningkatan SDM juga sejalan menjadi hal yang penting. Saat ini,  BFI Finance juga terus melakukan inovasi-inovasi program untuk meningkatkan service excellence kepada konsumen dengan mengedepankan efisiensi, tingkat keakuratan dan keamanan yang tinggi, serta konsistensi memberikan pelayanan optimal," pungkasnya. (Arianto)



Share:

Sribu Disrupsi Industri Jasa Konsultan Pemasaran


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
PT. Sribu Digital Kreatif (“Sribu”), perusahaan startup lokal yang bergerak di bidang penyediaan jasa solusi konten dan pemasaran digital berbasis crowdsourcing, memasuki tahun kedelapan dan makin memantapkan bisnisnya, setelah sebelumnya berhasil membukukan peningkatan pendapatan hingga lebih dari dua kali lipat selama 4 tahun terakhir (dari 2014 hingga 2018) serta memperoleh kepercayaan investor dengan berhasil memperoleh tiga kali pendanaan.

Berbekal konsep bisnis berbasis teknologi, Sribu berhasil mendisrupsi industri jasa konsultan pemasaran dengan menjawab kebutuhan klien yang tidak dapat diberikan oleh jasa konsultan konvensional.

Ryan Gondokusumo, Founder dan CEO Sribu mengatakan, Kami memulai perjalanan Sribu dengan meluncurkan Sribu.com, sebuah platform crowdsourcing online yang menawarkan jasa pembuatan desain yang berkualitas dengan memberdayakan komunitas konten kreator. Pada saat itu kami melihat bisnis berbasis online sedang mulai berkembang dan kebutuhan akan jasa pembuatan content marketing seperti desain semakin tinggi.

"Kendalanya adalah pebisnis tidak memiliki referensi yang cukup luas untuk memperkerjakan desainer, sementara menggunakan jasa konsultan konvensional biayanya cukup tinggi dan maksimal hanya akan mendapatkan 3-5 pilihan desain. Padahal Indonesia memiliki banyak komunitas konten kreator berbakat," jelas Ryan dalam keterangan tertulisnya. Rabu (27/11)

Melalui Sribu.com, kata Ryan, kami telah menghadirkan sebuah wadah yang baru dan unik di mana kami mempertemukan para pebisnis (pengguna jasa/ klien) dengan komunitas konten kreator (penyedia jasa) di seluruh Indonesia tanpa perlu bertatap muka. Seluruh tahapan pekerjaan, mulai dari komunikasi awal, pengerjaan pekerjaan, sampai pembayaran dilakukan secara daring melalui platform kami.

Lanjutnya, Dengan sistem “kontes desain”, klien akan memperoleh ratusan desain berkualitas dari komunitas konten kreator Sribu.com dalam hitungan hari. Dan klien hanya membayar untuk desain yang dipilihnya. Hal ini tidak mungkin bisa didapatkan apabila menggunakan jasa konsultan konvensional. Inilah yang menjadi keunikan kami.

Seiring dengan berkembangnya permintaan untuk jasa solusi konten kreatif dan pemasaran digital, Ryan menjelaskan, pada tahun 2014 Sribu meluncurkan platform keduanya yaitu Sribulancer.com. Berbeda dengan Sribu.com yang berfokus kepada layanan desain, Sribulancer.com menghadirkan penyediaan jasa konten kreatif yang lebih spesifik terkait dengan pemasaran digital, seperti pembuatan website, copywriting, desain multimedia, pembuatan aplikasi mobile, dan layanan administrasi.

Melalui Sribu.com dan Sribulancer.com, tutur Ryan, saat ini Sribu telah melayani lebih dari 30.000 klien dengan skala bisnis menengah hingga besar di dalam maupun di luar negeri. Adapun sektor industri yang paling banyak dilayani oleh Sribu adalah industri makanan & minuman dan teknologi. Selain itu, permintaan dari sektor properti dan jasa seperti konsultan keuangan dan penyewaan juga semakin bertumbuh selama beberapa tahun terakhir.

Menariknya, Potensi pertumbuhan ekonomi digital yang sangat besar di Indonesia tentu membuat banyak pebisnis ingin merambah ke sektor bisnis ini. Namun ada banyak keahlian teknis khusus yang dibutuhkan untuk dapat memasuki segmen ini, terutama terkait pemasaran digital dan pembuatan konten kreatif.

Kendatipun populer, kata Ryan,  tidak banyak pebisnis yang memiliki semua kemampuan ini atau mampu merekrut karyawan khusus untuk mengerjakan pekerjaan tersebut. Untuk itu, Sribu hadir sebagai platform yang mempertemukan pebisnis dengan komunitas konten kreator yang memang ahli dan berpengalaman di bidangnya.

"Lebih lanjut, Sribu juga telah meluncurkan Sribu Solution, sebuah platform solusi pemasaran digital yang komprehensif dan terintegrasi bagi pebisnis yang memerlukan jasa yang menyeluruh, mulai dari konsultasi, perencanaan, eksekusi, dan evaluasi kinerja program," tutup Ryan. (Arianto)




Share:

First Media Business Luncurkan First Klaz


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
PT Link Net Tbk (LINK) dengan brand First Media merupakan pemimpin di industri penyedia TV Cable dan Fixed Broadband Cable Internet di Indonesia. Menggunakan nama komersial First Media Business untuk layanan segmen korporasi, PT Link Net Tbk (LINK) menawarkan Leading Connectivity and ICT Solution untuk berbagai industri dan bisnis, termasuk dunia pendidikan di Indonesia.

Dalam kesempatan ini, First Media Business melakukan peresmian produk First Klaz, sebuah solusi terpadu untuk edukasi, yang terdiri dari layanan sistem manajemen pembelajaran (LMS) berbasis web dan aplikasi, konten-konten e-learning, dan layanan konektivitas pendukung yang handal.

First Media Business juga menyelenggarakan Talkshow Pendidikan bertemakan “Menerapkan Efisiensi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) & Pengembangan Karakter di Era Milenial” yang didukung oleh komunitas berGURU dan diikuti oleh Kepala Sekolah SMK & SMA Negeri dan Swasta se-Jakarta Barat.

Acara peluncuran ini dipimpin oleh Presiden Direktur & CEO PT Link Net Tbk (First Media) Marlo Budiman, Enterprise Director PT Link Net Tbk (First Media) Agung Satya Wiguna, beserta narasumber Melani Putria, dan Komunitas berGURU yang diwakili oleh Amin Fatkhurrohman, M. Si., Kasi Dikmen Jakarta Barat, bertempat di Kantor Wali Kota Jakarta Barat pada hari Selasa, 19 November 2019. 

“First Klaz merupakan bagian dari komitmen kami untuk melayani masyarakat, terutama para pelaku di dunia Pendidikan dengan lebih baik. Melalui kehadiran First Klaz ini, kami mau mendukung peningkatan kompetensi para guru hebat untuk dapat bersaing di era industri 4.0, dan memberikan ekosistem Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang terpadu bagi sektor pendidikan di Indonesia. Karena bagi kami pendidikan adalah pilar utama yang akan membantu mewujudkan dan melahirkan SDM terbaik di Indonesia,” Marlo Budiman, Presiden Direktur & CEO PT Link Net Tbk dalam keterangan tertulisnya. Selasa (20/11)

Amin Fatkhurrohman, M. Si., Kasi Dikmen Jakarta Barat yang merupakan perwakilan dari Komunitas berGURU mengatakan, Ajari muridmu sesuai zamannya. Dari itu Guru masa kini harus membekali dirinya dengan pemahaman serta mampu dan mau menggunakan teknologi dalam mengedukasi siswa. Sebagaimana generasi millennial mengakses informasi dan menggunakannya untuk kehidupan sehari-hari.

Sehingga  siswa mampu mendapat manfaat yang maksimal dengan dampak negatif minimal. Melek digital atau digital literasi bagi digital native menjadi keharusan karena merekalah yang akan menghadapi tantangan besar dalam revolusi digital yang masih terus berlangsung,” ungkap Amin.

Karena itu, kata Amin, pekerjaan seorang guru saat ini tidak hanya mentransfer informasi tetapi membuat siswa menjadi melek digital. Untuk itu guru memerlukan support system melalui sistem manajemen pembelajaran terintegrasi yang akan memudahkan kerja guru dengan konten digital yang sesuai serta didukung oleh konektivitas internet yang handal melalui produk First Klaz.

“Kami mengajak Kepala Sekolah dan para guru untuk berpartisipasi aktif dalam memantau kegiatan belajar mengajar sehari-hari agar efisiensi KBM dan pengembangan karakter dapat berjalan beriringan dan mencapai hasil yang signifikan dalam upaya menigkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dengan memanfaatan teknologi sebagai sarana pembelajaran yang terintegrasi, kreatif dan interaktif,” ungkap Agung Satya Wiguna, Enterprise Director PT Link Net Tbk.

"First Klaz memiliki fitur unggulan, diantaranya kelas, kursus dan ujian online, notifikasi chat (guru, siswa dan orangtua), analisa, report dan e-certificate, management system (kelas, user dan konten), materi belajar (bank soal & materi), artificial intelligent, dashboard dan webinar. Semua bagian telah dibuat terintegrasi dan dapat diakses oleh Siswa, Guru, Kepala Sekolah, admin sekolah maupun orang tua didik dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) lebih efisien dan mudah," tutupnya.(Arianto)




Share:

East Ventures Luncurkan Eatsy Dining Mobile App


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Eatsy, dining mobile app asal Singapura pada Selasa (19/11) mengumumkan kesiapannya untuk mulai menerima pesanan di Jakarta. Startup yang didukung oleh East Ventures ini menetapkan Indonesia sebagai pilihan nomor satu untuk ekspansi. Melalui mobile app Eatsy, pengguna dapat memesan makanan terlebih dahulu dan cukup datang ke restoran untuk mengambil makanan yang sudah dipersiapkan sesuai pesanan. Hal ini dapat menghemat waktu mereka di berbagai tempat sarapan, makan siang, tempat ngopi dan makan malam di Jakarta.

Dengan lebih dari ratusan restoran tanah air yang akan segera bergabung, Eatsy akan semakin meramaikan pengalaman kuliner di Jakarta serta mempermudah metode pembayaran dengan OVO. Kerja sama antara Eatsy dan OVO, akan memungkinkan lebih dari 60 juta basis pengguna OVO untuk menikmati solusi yang ditawarkan oleh Eatsy dan membantu mereka untuk terhindar dari antrian panjang.

Selain itu, kerja sama ini memungkinkan pengguna Eatsy bertransaksi secara digital dan menikmati OVO cashback sebesar 70%. Cashback tersebut dapat digunakan untuk bertransaksi kembali di restoran yang diinginkan. Selain itu, pengguna setia juga bisa mendapatkan makanan atau minuman gratis dan diskon hingga 70% mulai hari ini sampai dengan akhir tahun 2019.

Shaun Heng, CEO Eatsy mengatakan, Karena banyaknya restoran di Singapura dan Jakarta yang selalu ramai, pelanggan seringkali harus rela mengantri dan menunggu lama untuk mendapatkan pesanan mereka. Setelah itu, mereka juga harus menunggu lagi hingga makanan mereka siap disajikan. Dengan Eatsy, pelanggan tidak hanya menghemat waktu, mereka juga bebas memilih makanan dengan tenang.

"Restoran, terutama yang hanya memiliki tempat kecil dan yang sedang diminati, dapat mengurangi antrian dan mengatur alur pemesanan dengan baik. Ini adalah keadaan yang saling menguntungkan," ucap Shaun Heng dalam keterangan tertulisnya. Selasa (19/11)

Melakukan pemesanan melalui Eatsy sangat mudah. Kata Shaun Heng, Pengguna cukup membuat akun dan dalam sekejap mereka dapat mulai memesan segala jenis makanan dan minuman dari semua merchant  yang terdapat di Eatsy. Hal ini dapat dilakukan tanpa perlu mengantri dan menunggu. Setelah selesai melakukan pembayaran dengan OVO, pesanan akan diteruskan ke merchant terkait dan akan siap diambil pada saat mereka tiba.

Disisi lain, lanjutnya, merchant partner Eatsy akan mulai memproses pesanan tersebut segera setelah mereka menerima pesanan melalui aplikasi Eatsy. Selanjutnya Eatsy akan mengintegrasikan pesanan ke dalam point-of-sales yang dimiliki oleh merchant. Untuk memberikan kemudahan bagi merchant, saat ini, Eatsy telah menjalin kerja sama dengan Moka, sebuah solusi teknologi berbasis aplikasi kasir digital, dimana merchant dapat mengelola pesanan online dengan satu klik saja.

"Kerjasama ini berpotensi untuk merampingkan transaksi dari 30,000 partner Moka di seluruh indonesia, dimana setiap pesanan melalui aplikasi Eatsy akan secara otomatis terintegrasi dengan Moka dari masing-masing merchant. Disamping itu, seluruh restoran, cafe, atau coffee shop partner Moka secara otomatis juga akan terdaftar di dalam aplikasi Eatsy, lengkap dengan informasi menu yang mereka miliki," tambah Shaun.

Saat ini, Shaun, menuturkan, lebih dari 400 merchant partner Eatsy di Singapura telah berhasil meningkatkan penjualan mereka hingga 1.5 kali lipat. Dengan menjadi merchant partner Eatsy, mereka bisa memperoleh pesanan dan menerima pembayaran secara online, sehingga mengurangi proses penghitungan uang tunai di akhir jam operasional. Hal ini yang juga diharapkan dapat terjadi di
Indonesia.

Selain itu, kata Shaun Heng, Eatsy bertujuan untuk membantu industri kuliner di Indonesia agar dapat meningkatkan penjualan, memaksimalkan efisiensi kegiatan operasional dan meminimalisir tingkat drop-out pelanggan yang disebabkan antrian panjang. Proses e-order juga akan dapat mengurangi risiko terjadinya human error dan mencegah komplain atau retur. Terlebih lagi, Eatsy dapat memberikan kesempatan bagi merchant untuk dapat terhubung dengan pelanggan secara lebih personal.

Saat ini, kata Shaun Heng, Eatsy hadir dengan memberikan solusi untuk pemesanan takeaway, dan sejumlah merchant bubble tea dan coffee shop yang menjadi partner Eatsy, telah berhasil meningkatkan penjualan harian mereka dalam periode waktu yang sangat singkat. Namun begitu, sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia, metode pemesanan untuk dine-in nantinya juga akan menjadi fitur utama dari Eatsy.Memberikan pengalaman kuliner terbaik.

Disamping itu, tegasnya, tren kerja saat ini menunjukkan bahwa banyak orang yang bekerja secara mobile, dan memilih cafe atau coffee shop sebagai tempat untuk bekerja atau meeting. Hal ini membuat tempat-tempat tersebut selalu penuh sehingga platform untuk mengatur pesanan sangatlah dibutuhkan.

Disinilah, tambahnya, Eatsy hadir sebagai solusi. Melalui aplikasi Eatsy, kini warga jakarta tidak perlu membuang-buang waktu untuk antri maupun menunggu pesanan, sehingga mereka dapat memanfaatkan waktunya untuk hal lain yang lebih penting. Selain itu dengan solusi kemudahan bertransaksi, diharapkan dapat semakin mendorong pertumbuhan industri kuliner khususnya di Jakarta, karena melalui Eatsy, setiap orang akan semakin mudah untuk dapat menjelajahi restoran dan cafe yang ingin mereka coba.

Sementara itu, terangnya, kehadiran Eatsy juga menjadi peluang bagi para pengusaha kuliner untuk berinovasi dan menggunakan teknologi digital guna mempromosikan bisnis mereka dan mengantisipasi perubahan-perubahan terbaru sesuai perkembangan zaman.

“Aplikasi ini telah menunjukkan bagaimana ide inovatif dapat membuat seluruh industri untuk mengevaluasi  kembali cara kerja mereka. Solusi yang ditawarkan Eatsy untuk dapat terhindar dari antrian panjang, telah membuat pengalaman berkuliner menjadi lebih menyenangkan bagi penggunanya, serta memudahkan manajemen order bagi para pengusaha kuliner. Kami sangat senang dapat menghadirkan Eatsy di Jakarta, dan kedepannya kami berharap Eatsy juga dapat hadir di kota-kota besar lainnya di Asia Tenggara, ” tutup Shaun.
(Arianto)



Share:

Penyaluran Pinjaman Usaha Akseleran Naik 319%


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Penyaluran pinjaman usaha Akseleran berhasil menembus hampir sebesar Rp600 miliar sepanjang Januari hingga Oktober 2019, atau naik 319% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Adapun untuk produk invoice financing dan pre-invoice financing masih memberikan kontribusi terbesar dengan lebih dari 85% dari total pinjaman yang sudah disalurkan tersebut.


Christopher Gultom, Chief Credit Officer & Co-Founder Akseleran, mengatakan bahwa pertumbuhan signifikan di Oktober seiring dengan pencapaian di tiap bulannya yang sudah berhasil menyalurkan pinjaman usaha dengan rata-rata sebesar Rp70 miliar per bulan. Bahkan, katanya, untuk Oktober tahun ini Akseleran mampu menyalurkan total pinjaman usaha sebesar Rp71 miliar kepada 64 UKM kelas menengah di Indonesia.


“Secara kumulatif Akseleran sudah menyalurkan total pinjaman usaha hampir sebesar Rp800 miliar dan tetap on the right track untuk mencapai target di akhir tahun ini hingga sebesar Rp1 triliun. Selain itu, kami pun terus menjaga kualitas aset agar tingkat NPL dapat tetap di kisaran 1% dari total penyaluran di akhir tahun 2019,” ujar Christo dalam keterangan tertulisnya. Jum'at (01/11)


Dari sisi sektor UKM menengah yang sudah memperoleh akses pinjaman usaha dari Akseleran di sepanjang Oktober 2019, Christo menjelaskan, setidaknya ada tiga sektor terbesar yakni engineering atau construction (41%), coal & related energy (15%), dan business & consumer services (10%) dengan selebihnya menyebar cukup merata di sektor-sektor lainnya.


“Kami optimistis dapat terus tumbuh dan tetap berfokus kepada pinjaman usaha berbasiskan produk invoice financing dan pre-invoice financing ke depannya. Dan tidak hanya berkutat di DKI Jakarta saja karena hingga Oktober 2019 terdapat Top 10 Provinsi untuk yang sudah memperoleh pinjaman usaha dari Akseleran, antara lain Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Kalimantan Timur, Jawa Timur, Yogyakarta, Bali, Sumatera Selatan, dan Maluku,” jelasnya.


Di sisi lain, Christo mengungkapkan, untuk total nilai investasi dari para pemberi dana pinjaman Akseleran mencapai sebesar Rp70 miliar di Oktober 2019. Jumlah tersebut, ungkapnya, mengalami kenaikan 41% dibandingkan realisasi nilai investasi di September 2019.


“Selain Pulau Jawa, provinsi lainnya terus meningkat, yakni Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Bali, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Sumatera Barat, dan Jambi. Saat ini, kontribusi terbesar untuk pemberi dana pinjaman Akseleran masih berasal dari retail sebesar 90% dan sisanya adalah dari institusional,” tambah Christo. (Arianto)





Share:

Fineoz Tercatat dan Diawasi Secara Resmi oleh Otoritas Jasa Keuangan


Duta  Nusantara Merdeka | Jakarta
Bertempat di gedung Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Fineoz diwakili oleh Anis Radianis sebagai Co-founder dan CEO bersama dengan Aliyas Deputy CEO menerima tanda pencatatan perusahaan Fineoz di OJK dalam kluster kredit skoring sesuai dengan surat tanda tercatat Nomor : S-279/MS.72/2019. Dalam hal ini OJK diwakili oleh Triyono Gani sebagai ketua Inovasi Keuangan Digital (IKD).

Anis Radianis, Co-founder & CEO dari Fineoz mengatakan, Buat kami, peristiwa ini menjadi tonggak baru menuju berkembangnya kepercayaan para pelaku perbankan dan fintek kepada Fineoz sebagai penyedia solusi risiko kredit berbasis Artificial Intelligence (AI).

"Sehingga, diharapkan perbankan dan fintek dapat melakukan efisiensi internal dan meningkatkan profitabilitas. Selain itu, juga dapat meningkatkan kepuasan nasabah dengan solusi yang online, instan, otomatis dan inklusif," ujar Anis dalam keterangan tertulisnya. Selasa (29/10)

Sebagai informasi, kata Anis, Fineoz adalah perusahaan teknologi digital yang memanfaatkan Artificial Intelligence dalam mengelola risiko kredit. Keunggulan solusi Fineoz antara lain dilakukan secara cerdas karena menggunakan AI, online karena dilakukan melalui internet atau API, instan karena diproses dalam waktu kurang dari dua menit, otomatis karena diproses tanpa intervensi manusia, dan inklusif karena mengukur nasabah yang selama ini tidak bisa melakukan pinjaman.


Menurut Anis, Ini merupakan awal yang baik bagi industri fintek dan perbankan, karena teknologi AI dapat digunakan dalam penilaian risiko kredit. Dalam prosesnya nanti antara OJK sebagai regulator dan Fineoz sebagai pemain kredit skoring dapat bekerjasama membantu industri keuangan mengurangi risiko kredit. Apalagi menurut data yang ada di Indonesia terjadi kenaikan pertumbuhan NPL baik di perbankan sebesar 1% menjadi 2.6% ataupun fintek sebesar 110% menjadi 3%. Menariknya hal ini ternyata diiringi dengan pertumbuhan nilai kredit sebesar 9% menjadi 9.500 triliun rupiah.

Selain itu, lanjut Anis, Fineoz berharap dengan solusi pengelolaan risiko kredit berbasis AI dapat membantu OJK dalam meningkatkan pertumbuhan digital lending yang sangat pesat, sehingga dapat lebih terukur dan
termonitor dengan baik. Pada akhirnya Fineoz dapat membantu perbankan, multifinance dan fintek dalam menjaga rasio Non Peforming Loan (NPL).

"Kami memiliki visi ke depan untuk menjadi pemain utama pengelolaan kredit terutama kredit skoring digital berbasis Artificial Intelligence di Indonesia dalam waktu dekat dan juga sebagai pemain global kedepan" ungkap Anis Radianis.

"Selain sebagai penyedia solusi digital pengelolaan risiko kredit, kami juga memiliki solusi KYC atau Know Your Customer digital berbasis AI yang dalam waktu dekat akan kita ajukan ke OJK untuk direview," tutup Anis. (Arianto)





Share:

Link Net Raih Indonesia Best Brand Awards


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
PT Link Net Tbk (LINK) dengan brand First Media, pemimpin di industri penyedia Pay TV dan Fixed Broadband Cable Internet di Indonesia, kembali menerima penghargaan Indonesia Best Brand Awards 2019 pada acara World Brand Congress ke-28 yang digelar di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel pada Kamis (24/10). Penghargaan yang diberikan oleh CMO Global ini diterima langsung oleh Deputy Chief Marketing Officer (CMO) PT Link Net Tbk., Santiwati Basuki. Penghargaan ini diberikan untuk mengapresiasi merek-merek terbaik serta sosok di balik kesuksesan perusahaan-perusahaan dalam melakukan brand building dan aktivitas pemasaran di Indonesia.

Para penerima Indonesia Best Brand Awards dipilih berdasarkan beberapa kriteria, seperti reputasi merek, sumber daya manusia yang terlibat, pemimpin yang mengutamakan keberlangsungan, edukasi yang dilakukan di industrinya dan suara dari para konsumen. Indonesia Best Brand Awards diberikan kepada mereka yang mampu membangun merek dengan baik, disukai, diterima secara meluas, serta dengan track record yang baik.

Santiwati Basuki, Deputy Chief Marketing Officer (CMO) PT Link Net Tbk mengatakan, Merek terbaik adalah merek yang mampu memberikan makna bagi pelanggannya. First Media terus berupaya untuk menyediakan akses mudah bagi keluarga Indonesia dalam menikmati hiburan berkualitas melalui konten-konten terbaik dan High Speed Unlimited Broadband Internet untuk membawa kebersamaan yang lebih nyata dengan anggota keluarga dan juga sahabat.

"Kami berterima kasih atas kepercayaan yang kuat dari pelanggan, sehingga First Media untuk kedua kalinya berhasil mendapatkan Indonesia Best Brand Awards," kata Santiwati dalam keterangan tertulisnya. Kamis (24/10)

Selain itu, lanjut Santiwati, inovasi dalam produk dan layanan, First Media terus berinovasi dalam komunikasi pemasaran yang mampu menyentuh konsumen.

“Kampanye kami di tahun ini dengan tema ‘A Journey of Togetherness’ bertujuan membawa nilai kebersamaan secara lebih nyata kepada seluruh pelanggan setia kami. Pemberian Indonesia Best Brand Awards 2019 membuktikan upaya kami dalam mendekatkan diri dengan pelanggan melalui berbagai program yang dihadirkan, seperti First Rewards, program loyalty sebagai bentuk apresiasi ke pelanggan, program Member Get Member (MGM) Ajakin Yuk!, dimana pelanggan bisa mereferensikan orang-orang di sekitarnya dan mendapatkan hadiah menarik berupa berlangganan gratis hingga mendapatkan gadget terbaru, serta program First Squad Service Day, yang diselenggarakan secara berkala di sejumlah lokasi di beberapa kota di Indonesia untuk melayani pelanggan dan masyarakat secara langsung dapat diterima dengan baik,” tutup Santiwati. (Arianto)




Share:

GK-Plug and Play Indonesia Pamerkan 18 Startups di EXPO DAY 5.0


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
GK-Plug and Play, platform inovasi global, akan memamerkan startup yang lulus dari batch kelima dari program akseleratornya pada Kamis, 17 Oktober 2019 di Djakarta Theater XXI Ballroom, Jakarta.

EXPO 5.0: Leading Through Innovation akan diikuti oleh 18 startups yang telah berhasil menyelesaikan program akselerator selama 3 bulan ini. Startup batch ini terdiri dari 9 startup lokal dan 9 startup internasional yang akan mempresentasikan solusi inovatif mereka kepada para tamu eksklusif yang terdiri dari korporat, investor, dan pemerintah. Sebagai bagian dari program akselerator, GK-Plug and Play telah memberikan akses eksklusif kepada startup ini ke jaringan mitra korporatnya, peluang pendanaan, sesi bimbingan, paparan media, dan berbagai macam pelatihan.

Wesley Harjono, Managing Partner dari GK-Plug and Play Indonesia dalam keterangan tertulisnya mengatakan, Setelah lebih dari dua tahun di Indonesia, GK-Plug and Play saat ini bermitra dengan beberapa perusahaan industri terkemuka yaitu Astra International, Bank BNI, Bank BTN, Sequis, Great Giant Foods, Sinar Mas. Serta mitra korporat terbaru yang bergabung yaitu BUMA ke dalam ekosistem GK-Plug and Play. Sejak memasuki pasar Indonesia pada tahun 2016, kami telah berinvestasi di lebih dari 20 startup, dan menyatukan para pemangku kepentingan utama di dunia teknologi ke dalam satu jaringan. Salah satu nya BUMA, di mana kami sangat senang menyambut mitra korporasi baru ini di ekosistem kami.

Selama 12 tahun terakhir, Plug and Play Tech Center telah membangun platform inovasi terbesar dengan menyatukan korporat, startup, dan investor. “Kami sekarang aktif di lebih dari 25 lokasi di seluruh dunia, termasuk A.S., Cina, Prancis, Jerman, Belanda, Singapura, Meksiko, dan termasuk Indonesia. Sebagai bagian dari upaya berkesinambungan kami untuk terus mengayomi kemajuan teknologi, kami bangga mempersembahkan Indonesia EXPO 5.0: Leading Through Innovation,” kata Aaron Nio, Director dari GK-Plug and Play Indonesia.

Sebagai penutup, kata Aaron, batch kelima dari program akseleratornya, GK-Plug and Play juga telah mengumumkan membuka kesempatan untuk batch keenam startupnya. Program ini akan fokus pada beberapa vertikal mulai dari Fintech, Mobility, IoT, Food & Agriculture Tech, dan Sustainability. Terbuka bagi para pelaku dunia startup yang tertarik terhadap program ini dapat mendaftar melalui tautan ini; bit.ly/pnpbatch6 sebelum 18 November 2019.

Berikut profil ke 18 startups binaan akselerasi program dari GK-Plug and Play Batch 5:

Likuid - Indonesia
Menghubungkan kebutuhan pendanaan pemilik bisnis dengan semua tingkat investor di Indonesia.

Moduit - Indonesia
Membantu orang untuk dengan mudah mengelola perjalanan manajemen kekayaan mereka, mulai dari perencanaan hingga pemantauan. Moduit membuka peluang untuk para penasihat keuangan bersertifikat menawarkan jasa mereka kepada klien yang membutuhkan advisory dan investment management.

AltoShift - Indonesia
Inside search technology untuk membantu bisnis memberikan relevansi hasil pencarian yang lebih baik untuk meningkatkan konversi, keterlibatan, dan uang hasil pencarian.

Crewdible - Indonesia
Mengubah rumah kosong, kantor, dan fasilitas menjadi gudang pemenuhan eCommerce, di mana ia menyediakan penyimpanan inventaris, pengemasan, dan layanan pengiriman.

Mapid - Indonesia
MAPID adalah platform cloud computing SaaS yang mengembangkan alat sistem informasi geografis untuk mengumpulkan, mengelola, memvisualisasikan, dan menganalisis data geospasial.

HaloBro - Indonesia
Platform Omni-Channel serta Multi-Agent CRM yang ditenagai dengan Big Data Analytics dan Predictive Intelligence.

Griin - Indonesia
Bisnis yang berfokus pada industri pertanian yang muncul melalui teknologi dan pendidikan yang diprakarsai oleh sekelompok talenta termotivasi dari berbagai latar belakang pendidikan dengan hasrat untuk melakukan perubahan.

Neurafarm - Indonesia
Diagnosis penyakit tanaman yang tepat dan berdampak dari gambar dengan menggunakan AI.

8villages - Indonesia
Mempercepat modernisasi desa, membantu petani untuk menjual hasil panen mereka. Serta membantu pemerintah untuk memiliki data berkualitas tentang petani mereka dan mengetahui stok komoditas.

CredoLab - Singapore
Mengembangkan digital scorecard untuk bank, perusahaan pembiayaan konsumen, pemberi pinjaman otomatis, pemberi pinjaman online dan seluler, perusahaan asuransi, dan pengecer dari dari metadata perangkat smartphone.

Pod - Malaysia
Aplikasi micro-savings yang membantu pengguna untuk mencapai tujuan tabungan mereka dengan memberikan insentif dan tips pengelolaan uang kepada pengguna.

OpenLegacy - Amerika Serikat
Solusi integrasi membawa sistem perbankan atau asuransi apapun ke web, seluler, atau cloud. OpenLegacy menghasilkan API secara otomatis serta cepat lalu menyebarkan dan mengelolanya sebagai layanan microservices anywhere on-premise, cloud atau hybrid.

Hearti - Singapore
Perusahaan Insurtech yang melayani bank dan asuransi pada platform kepemilikan kami untuk Akuisisi dan Keterlibatan Pelanggan [Benefits and Rewards], Harga Dinamis dan Otomasi Klaim, dan KYC yang menggunakan teknologi AI dan blockchain.

Aida - Singapore
Berfokus pada analitik prediktif dan sistem intelijen berbasis AI dan Machine Learning. Melalui analitik yang digerakkan oleh AI-nya, AIDA memberikan solusi yang memecahkan tantangan utama meningkatkan kemampuan para pekerja HR untuk membuat keputusan berdasarkan sejumlah besar informasi yang heterogen.

Silot - Singapore
Mengembangkan ekosistem perbankan untuk bank ritel dengan menggabungkan pengambilan keputusan yang cerdas dengan produk digital yang berpusat pada pelanggan. Solusi Silot mengkonsolidasikan semua aplikasi ke dalam platform yang mudah dikelola, menghemat waktu dan sumber daya tim sambil meningkatkan pengalaman pelanggan.

Shift Technology - France
Memanfaatkan sains data terbaik untuk secara otomatis mendeteksi jaringan penipuan dalam asuransi dan e-commerce. Solusi ini terintegrasi ke dalam platform Big Data yang canggih, yang disediakan dalam model SaaS.

Playbasis - Thailand
Menyediakan platform SaaS untuk klien perusahaan seperti bank, perusahaan asuransi, dan operasi telekomunikasi, memungkinkan mereka untuk menanamkan game dan program hadiah langsung ke aplikasi mobile dan dompet elektronik yang ada.

Data Republic - Singapore
Platform pertukaran data yang aman dan privat yang merevolusi berbagi data antar organisasi. (Arianto)




Share:

PT Link Net Tbk Jalin Kerjasama dengan PT Alita Praya Mitra Percepat Ekspansi Layanan First Media di Pulau Jawa & Bali

Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
PT Link Net Tbk (LINK) dengan brand First Media, pemimpin di industri penyedia TV Cable dan Fixed Broadband Cable Internet di Indonesia menjalin kemitraan dengan PT Alita Praya Mitra sebagai perusahaan penyedia jaringan infrastruktur netral dengan lisensi Jaringan Tertutup berskala nasional di seluruh Indonesia. Secara simbolis kerjasama kedua pihak dilangsungkan dengan melakukan pertukaran cinderamata di Hotel Aryaduta Jakarta pada Rabu, 2 Oktober 2019 oleh Marlo Budiman selaku selaku Presiden Direktur & CEO PT Link Net Tbk, dan Teguh Prasetya sebagai CEO PT Alita Praya Mitra. Kerja sama ini memungkinkan First Media untuk mengakses tiang tumpu milik Alita dengan jumlah potensi tiang tumpu sebanyak 75.000 atau sekitar 4.000 km dengan jangkauan area di Jawa, Bali dan Sulawesi Utara. Tiang tumpu tersebut saat ini secara bertahap sedang ditingkatkan menjadi Smart Pole yang akan memudahkan proses monitoring kehandalan jaringan.

PT Link Net Tbk secara konsisten menunjukkan komitmennya dalam inovasi dan ekspansi layanan melalui percepatan perluasan jaringan strategis serta migrasi tiang strategis untuk peningkatan kualitas layanan ke pelanggan, berkolaborasi dengan berbagai mitra. Setelah sebelumnya bekerja sama dengan PT Marga Mandalasakti (ASTRA Tol Tangerang-Merak) dalam penempatan infrastruktur telekomunikasi yang menghubungkan antara Jakarta–Serang–Merak; kemudian bekerja sama dengan PT Fiber Media Indonesia untuk jaringan fiber optic melalui tiang tumpu di Jabodetabek. Sekarang, bekerjasama dengan PT Alita Praya Mitra melalui penyewaan tiang tumpu yang akan meningkatkan kualitas layanan di wilayah Jabodetabek dan semakin mempercepat ekspansi First Media khususnya di pulau Jawa dan Bali.

Marlo Budiman mengungkapkan, Bersamaan dengan inovasi di bidang layanan serta content, kami secara berkelanjutan melakukan kerja sama dengan berbagai mitra penyedia backbone dan infrastruktur telekomunikasi untuk melayani lebih banyak masyarakat. Hal ini dilakukan untuk memfasilitasi strategi ekspansi kami ke kota-kota besar di Indonesia dan memberikan pertumbuhan yang berkelanjutan.


"Kerja sama dengan Alita sejalan dengan upaya kami dalam percepatan dan perluasan jaringan serta migrasi tiang strategis tahun ini di pulau Jawa, seperti Jabodetabek, Surabaya, Semarang, Solo, Cilegon dan Serang, serta Bali untuk menjangkau baik pelanggan residensial maupun korporasi," ujar  Marlo dalam keterangan tertulisnya. Rabu (02/10)

Berdasarkan data jumlah pengguna internet di Indonesia (data APJII 2019), pulau Jawa menyumbang 55% dari total pengguna internet di Indonesia, dimana Jawa Barat di posisi pertama dengan 16,6%, Jawa Tengah 14,3%, Jawa Timur 13,5%, DKI Jakarta dan Banten sama-sama menyumbang 4,7% dan DI Yogyakarta 1,5%. Sementara untuk Bali & Nusa Tenggara menyumbang 5% dari total pengguna internet di Indonesia. Data BPS 2018 memproyeksikan jumlah penduduk pada tahun 2019 untuk pulau Jawa mencapai 150,4 juta jiwa dan Bali mencapai 4,36 juta jiwa. Melihat potensi ini, pulau Jawa dan Bali layak mendapat prioritas dalam peningkatan layanan dan juga coverage yang lebih menyeluruh, untuk meningkatkan penetrasi internet dan memberikan layanan internet yang cepat dan stabil. Layanan First Media per kuartal II 2019 telah menjangkau 2.31 juta home passed di wilayah Jabodetabek, Bandung, Surabaya dan sekitarnya (termasuk Malang), Bali, Medan dan Batam.

“Dengan kekuatan jaringan Alita yang tersebar di kota-kota besar di Indonesia, seperti Bandung, Solo, Malang, Cirebon, Tegal, Semarang, Surabaya, Manado dan Bali membuat kerjasama dengan First Media dapat menghadirkan layanan internet ke berbagai wilayah ini secara lebih cepat dan handal. Alita sebagai penyedia infrastruktur jaringan yang netral akan memberikan layanan yang lebih baik serta memiliki tingkat kehandalan tinggi,” ujar Teguh Prasetya, CEO PT Alita Praya Mitra.

Perlunya penggunaan infrastruktur bersama merupakan inisiatif kerjasama yang saling menguntungkan bagi para pihak baik dari sisi kecepatan penetrasi, lebih ekonomis hingga peningkatan utilisasi dari infrastruktur yang akan dan telah dibangun oleh para pihak secara bersamaan demikian diungkapkan lebih lanjut oleh Teguh Prasetya. “Alita sendiri akan terus mengembangkan infrastruktur jaringan akses telekomunikasi yang ada hingga memenuhi kebutuhan penetrasi para penyedia layanan telekomunikasi dan ICT di seluruh Indonesia," tutup Teguh. (Arianto)



Share:

Akseleran Hadir di Indonesia Fintech Summit & Expo 2019


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Fintech P2P Lending Akseleran ramaikan Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 23-24 September 2019. Kehadiran Akseleran di pameran fintech terbesar di Indonesia tersebut sebagai wujud nyata untuk turut meningkatkan literasi dan inklusi teknologi keuangan khususnya mengenai layanan fintech pendanaan atau peer to peer lending.

Adapun IFSE 2019 digelar oleh Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) bersama dengan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) yang didukung penuh oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI).

“Animo masyarakat cukup tinggi untuk mengenal dan memahami lebih dalam tentang Akseleran sebagai layanan Fintech P2P Lending yang sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK. Setidaknya ada lebih dari 1.000 orang yang datang ke Booth Akseleran dan rata-rata cukup antusias untuk mengetahui bagaimana menjadi pemberi dana pinjaman (lender) di Akseleran,” ujar Ivan Tambunan, CEO & Co-Founder Akseleran di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Selasa (24/9).

Ivan menjelaskan, kehadiran Akseleran di IFSE 2019 sangat penting untuk memperluas dan memperkuat tingkat pemahaman masyarakat terhadap akses pembiayaan dan akses pendanaan yang mudah, aman, dan menguntungkan di luar dari layanan keuangan konvensional yang sudah ada saat ini. Setidaknya, kata Ivan, tren positif terus ditunjukkan oleh Akseleran dengan mencatat total penyaluran pinjaman secara kumulatif sebesar Rp706 miliar hingga pertengahan September 2019 dengan rata-rata per bulan telah menembus sebesar Rp70 miliar.

“Kami targetkan total penyaluran pinjaman hingga akhir tahun 2019 secara kumulatif mencapai sebesar Rp1,1 triliun, jauh meningkat dibandingkan realisasi di akhir tahun lalu sebesar Rp210 miliar. Khusus untuk tahun ini, kami targetkan mencapai Rp900 miliar dan kami harus kebut di Oktober,” terangnya.

Menurut Ivan, untuk penyaluran pinjaman kepada para pelaku usaha atau UKM, Akseleran saat ini masih fokus dengan  produk unggulannya berupa Invoice Financing yang berkontribusi lebih dari 90% dari total bisnis Akseleran. Ke depan, katanya, Akseleran akan memperbesar Supply Chain Financing yang telah memberikan kontribusinya sekitar 10%-15% dan tetap membidik UKM kelas menengah ke atas karena tingkat risikonya lebih terjamin dibandingkan kelas mikro.

“Proses pembiayaan Supply Chain jauh lebih cepat dengan melakukan penilaian hanya kepada payer, tanpa menilai borrower karena telah tercatat menjadi mitra. Dengan tren yang terus menanjak, kami harapkan dari total penyaluran pinjaman sebesar Rp1,1 triliun di akhir tahun dapat tersalurkan kepada lebih dari 2.000 pinjaman dengan jumlah lender lebih dari 200 ribu,” tutup Ivan. (Arianto)






Share:

Cashlez Luncurkan CashlezOne di JCC Jakarta


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Berdasarkan data dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM), total UMKM di Indonesia mencapai 59,2 juta, namun masih 3,79 juta UMKM yang sudah go-digital. Hingga tahun 2020 mendatang, Kemenkop UKM dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menargetkan 8 juta UMKM untuk go-digital.

Perusahaan finansial teknologi yang bergerak di bidang pembayaran yang telah mendapatkan izin dari Bank Indonesia sebagai penyelenggara Payment Gateway. Cashlez, terus memberikan produk dan layanan inovatif kepada para pelaku usaha di Indonesia. Kali ini, Cashlez meluncurkan CashlezOne secara resmi pada Senin, 23 September 2019 bertempat di Indonesia Fintech Summit & Expo 2019, Jakarta. CashlezOne merupakan perpaduan dari fitur mPOS (mobile Point-of-Sale) gratis dan fitur penerimaan pembayaran kartu kredit debit serta e-wallet dalam satu device yang ditujukan untuk setiap pemilik usaha di Indonesia, baik enterprise maupun UMKM.

Teddy Tee, CEO Cashlez mengatakan, Cashlez yang beroperasi sejak tahun 2016 melihat kebutuhan para pelaku usaha yang ingin mengembangkan bisnisnya melalui perkembangan teknologi saat ini. CashlezOne memberikan solusi kepada para pelaku usaha, dengan CashlezOne para pelaku usaha sudah dapat menerima seluruh jenis pembayaran baik kartu kredit, debit, e-wallet seperti LinkAja, OVO, dan GoPay, Cashlez Link, billing payment, recurring dan installment juga ada, selain itu juga alat ini kami integrasikan dengan POS gratis. Jadi, cukup dengan satu alat untuk menjalankan usaha.

Teddy menambahkan kelebihan dari CashlezOne ini selain dapat menerima pembayaran nontunai dan aplikasi kasir di dalam CashlezOne tanpa smartphone, terdapat fitur reporting yang bisa mengetahui transaksi secara real-time, lokasi transaksi, cetak struk ataupun struk digital melalui e-mail dan SMS.

Steven Samudera, Founder & Komisaris Utama Cashlez menjelaskan, Sebagai perusahaan rintisan, kami selalu melakukan trial dan error, melihat dan menyesuaikan kebutuhan pasar adalah hal yang tidak dapat kami hindari. Kami telah mempelajari bahwa mengajak atau mengedukasi pelaku usaha untuk dapat mengadopsi pembayaran nontunai tidaklah mudah, oleh karena itu kami mengembangkan CashlezOne. Harapannya dengan produk baru ini dapat membantu lebih banyak lagi pelaku usaha di Indonesia, khususnya UMKM.

Saat ini, "Cashlez telah membantu lebih dari 6.000 merchant yang tersebar di seluruh Indonesia dengan wilayah ekspansi di Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Bali, dan Medan. Ke depannya, Cashlez akan terus melakukan pengembangan produk dan layanan baru yang dapat memenuhi kebutuhan merchant serta berkolaborasi dengan beberapa bank dan non-bank partner untuk menciptakan cashless society dalam mendukung Gerakan Nasional Non Tunai yang dicanangkan Bank Indonesia," tutup Teddy. (Arianto)







Share:

Fineoz Hadir di Indonesia Fintech Summit & Expo 2019


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Fineoz perusahaan yang bergerak dibidang Credit Risk Solutions berbasis Artificial Intelligence, hadir pada acara Indonesia Fintech Summit & Expo 2019 pada tanggal 23-24 September 2019, di Assembly Hall - Jakarta Convention Center. Acara yang digelar oleh Fintech Indonesia bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia ini mengusung tema "Innovation for Inclusion". Pada acara ini Fineoz berpartisipasi dengan membuka booth di zona Market Provísioning, Enabler, ECF, others.

Anis Radianis, Co-Founder & CEO Fineoz mengatakan, Pada acara IFSE 2019 ini, kami dapat berinteraksi lebih dekat dengan para pelaku financial services, sehingga perusahaan seperti Bank, P2P lending, Multifinance, Retail dan B2B dapat merasakan manfaat dan solusi terkait dengan Credit Risk Solutions dalam pelayanan financial services. Fineoz memberikan solusi-solusi yang dapat mempercepat proses dalam pengelolaan data, analisis data termasuk memberikan scoring yang akurat berbasis pada Artificial Intelligence. Dalam mengelola credit scoring, Fineoz menawarkan end to end solution dari AiCheck, AiScore, AiCredit dan AiCare.


"Para pengunjung yang datang ke booth Fineoz, pengunjung akan disuguhkan berbagai demo produk-produk Fineoz seperti AiCheck dan AiScore. AiCheck merupakan salah satu produk Artificial Intelligence yang digunakan sebagai pengukur keterbukaan calon nasabah(trustworthiness). Dengan penggunaan produk AiCheck dapat membantu permasalah perusahaan dalam memverifikasi data calon nasabah. Sehingga perusahaan akan mendapatkan data yang lebih valid dan lebih cepat, ujar Anis kepada awak media di booth Fineoz, JCC Jakarta. Senin (23/9)

Selain itu, kata Anis, pengunjung juga dapat mengecek seberapa besar point credit scoring mereka. Ini merupakan produk yang dapat mengukur seberapa besar kelayakan pemberian credit atau crediworthiness dari calon nasabah. Produk ini dapat membantu perusahaan dalam menentukan pemberian credit kepada calon nasabah dengan lebih efektif dan efisien serta dengan hasil yang lebih akurat.

"Tidak hanya itu para pengunjung yang datang juga dapat berdiskusi langsung dengan tim Fineoz tentang permasalahan-permasalahan yang di hadapi serta solusi yang dapat Fineoz berikan, pengunjung yang datang juga bisa mendapatkan merchandiser menarik dari Fineoz," tutup Anis. (Arianto)




Share:

IKLAN MURAH

SUSU KURMA AULIA

SUSU KURMA AULIA
Pesan Silahkan Klik Gambar

BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno ~ Karakter Bangsa

KILAS BALIK BUNG KARNO KARAKTER  BANGSA Soekarno ketika pidato kata sambutan setelah menerima ijazah gelar Insinyur dari I...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI

loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Follow by Email

Label

#2019GantiPresiden Accounting Aceh Adat Istiadat Advokat Agama Agraria AIDS Aksi Album Anak Artikel Asahan Asian Games Asuransi Asusila Award Bakti Sosial Bandara Banjir BANK Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar Begal Bekraf Belanja Bencana Bencana Alam Berita Bhayangkara Bhayangkari Bisnis BNI BNN BPJS Buka lapak Bukit Asam Buku Bung Karno Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market Cerpen Citilink conference Covid-19 Covid19 Cuaca Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Deklarasi Deli Serdang Desa Dialog Digital Dirgahayu HUT RI Diskusi Duka Cita E-Money Ekonom Ekonomi Electronics Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech Forum Furniture G30S/PKI Games Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Go Pay Go-Jek Gojek Gotong Royong Grab Gym ham Harbolnas Hewan Hiburan HIV Hoax Hotel Hp Hukum Humbahas HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek Industri Informasi Infrastruktur Internasional Internet Investor IPM Jakarta Jawa Tengah Jawa Timur Jokowi Jurnalis Kaliber Kampanye Kamtibmas Karaoke Karhutla KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kekerasan Keluarga Kemanusiaan Kemendikbud Kemenhub KEMENPAN-RB Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Kilas Balik Bung Karno kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Koperasi Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal Kuliner Kutai Kartanegara Lakalantas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku Legislatif LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik lomba lari LPS Mahasiswa Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Mall Market Outlook Masjid Masker Mata Uang millenial Minuman Keras Minuman sehat Miras Mobil MOI Motivasi MPR Mudik Muhammadiyah Muharram Munas Musik Narkoba Narkotika Nasional Natal New Normal NKRI NU Office Olah Raga Olahraga Opini Organisasi Otomotif P Pagelaran Pahlawan Pameran Parawisata Pariwisata Partai Politik Pasar Pasar modal Patroli PC pe Pegadaian Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Peluncuran Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencurian Pendataan Pendidikan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengajian Pengamanan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Perpajakan Pers Pertamina Pertanian PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pinjam meminjam uang Polantas Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Pornografi Pra Kerja Pramuka Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik promo Property Prostitusi Public Expose Publik expose Puisi Pusat Perbelanjaan PWI Ragam Ramadhan Reksadana Relawan Jokowi Remisi Renungan resa Restoran Reward Robot Rumah Rumah sakit Rups RUU Saber Pungli Sahabat Anak Salon Samosir Sanitasi air.Lingkungan hidup Satlantas Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Senjata Sepak Bola Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Silaturahim Silaturrahim Smartphone Soekarno Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Suku bunga Sumatera Barat Sumatera Utara Sumut Superstore Suplemen Surat Terbuka Survei Survey susu Syariah Syawal Talkshow Tawuran Teknologi Terorisme Tiket Tips TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM umkm Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa UU Cipta Kerja UUD 1945 Valentine Day Virus Corona Walikota Wanita Wartawan Wirausaha Workshop

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA

PRO KONTRA RUU HIP

~> RUU HIP saat ini sedang Hangat Dipersoalkan, Karena Banyak Pihak yang telah Menolaknya, Baik dari Kalangan Ormas Hingga Partai Politik, Sehingga Terjadi Pro Dan Kontra.

<~ Memang Sebaiknya Persoalan Pancasila Tidak Usah Diganggu Gugat, Karna itu merupakan Landasan Dasar Dalam Berdirinya Negara Indonesia, Sudah Final Masalah Pancasila.

Link Terkait

close
Banner iklan disini