Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id
Tampilkan postingan dengan label MOI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MOI. Tampilkan semua postingan

Saat Yang Tepat, Buruh Bersatu Membentuk Partai Politik


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Rapat Paripurna DPR akhirnya mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja pada Senin (05/10) sore, walaupun terus mendapat penolakan dari pekerja dan buruh serta sejumlah elemen masyarakat lainnya.

Hanya dua fraksi yang menolak, yaitu Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sisanya ada tujuh fraksi menyetujui pengesahan RUU Cipta Kerja, beberapa di antaranya menerima dengan catatan. Sejumlah politikus Partai Demokrat melakukan interupsi sebelum akhirnya melakukan aksi "walk out" meninggalkan ruangan rapat.

Keputusan pengesahan RUU Omnibus Law Cipta Kerja ini digelar setelah Badan Musyawarah DPR pada Senin siang menyetujui untuk disahkan pada rapat paripurna. Buruh/Pekerja dan sejumlah kalangan menilai pengesahan RUU yang kontroversial ini "dikebut" untuk segera disahkan.

Menyikapi hal tersebut, aktivis pekerja dan buruh Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja Transport Seluruh Indonesia (FSPTSI) SPSI, HM. Jusuf Rizal menilai sudah saatnya para buruh bersatu dalam sebuah wadah partai politik. Apalagi sampai saat ini, belum ada satu parpol yang memiliki keberpihakan politik kepada pekerja dan buruh.

“Saat ini momentum yang tepat, agar para pekerja dan buruh mengkonsolidasikan diri bersatu agar punya partai politik. Tanpa memiliki partai politik, maka posisi tawar pekerja dan buruh sangat lemah," tegas HM. Jusuf Rizal di Jakarta, Senin (5/10).

HM. Jusuf Rizal yang juga Presiden LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) mengaku sangat miris, atas kondisi para pekerja dan buruh yang hanya menjadi objek eksploitasi untuk kepentingan politik.

Ia juga menyebut posisi buruh dan pekerja sangat lemah, karena tidak memiliki keterwakilan di DPR sebagai penyalur aspirasi untuk memperjuangkan nasib mereka.

Padahal saat Pemilu, baik Pileg maupun dalam Pilpres, dukungan dan suara para buruh dan pekerja selalu diperebutkan. Namun saat pekerja/buruh butuh dukungan, justru ditinggal. Habis manis sepah dibuang.

Atas dasar inilah, HM. Jusuf Rizal mengajak para buruh bersatu dalam sebuah partai politik, yang akan menjadi wadah perjuangan untuk perbaikan nasib buruh/pekerja di Indonesia.

“Saya akan memotori agar para pekerja dan buruh dapat bersatu, memiliki partai politik sebagai wadah untuk memperjuangkan nasib para pekerja termasuk di DPR. Kita tidak mau lagi sekedar menjadi alat kepentingan politik kelompok,” tegas HM. Jusuf Rizal yang juga menjabat Sekjen Perkumpulan Media Online Indonesia (MOI) itu.

Kekecewaan Jusuf Rizal terhadap kondisi politik saat ini sangat mendasar. Pasalnya, pria berdarah Madura-Batak itu pada Pilpres 2019 menjadi Ketua Tim Relawan Pekerja dan Buruh dukung Jokowi-KH.Ma’ruf Amin bersama Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Namun setelah Jokowi-KH.Ma’ruf Amin terpilih, komitmen untuk mensejahterakan para pekerja dan buruh sangat lemah. Itu terbukti dengan RUU Omnibus Law Cipta Kerja. Meski para pekerja dan buruh sudah menyampaikan masukan, namun tidak menjadi perhatian serius.

Begitu juga dengan Partai Politik di DPR, kajian tentang keberatan para pekerja dan buruh tentang RUU Omnibus Law Cipta Kerja yang disampaikan hanya formalitas. Mereka buta dan tuli dan menganggap remeh para pekerja dan buruh. Mereka tidak lagi menjadi penampung aspirasi rakyat dan mengabaikan peran dan fungsinya sebagai wakil rakyat.

“Para pekerja dan buruh tidak anti pembangunan dan juga tidak alergi dengan investasi. Tapi diharapkan masuknya investasi untuk kemajuan pembangunan, perbaikan ekonomi dan membuka lapangan kerja baru, tidak mengorbankan kesejahteraan dan masa depan pekerja dan buruh,” tegas HM. Jusuf Rizal.

Dikatakan pekerja dan buruh merupakan lumbung suara yang efektif sebagai modal dasar membangun partai politik yang membela, melindungi dan mensejahterakan kaum pekerja/buruh. Sedikitnya ada 5 juta yang tergabung di Konfederasi ataupun Federasi-Federasi Serikat Pekerja/Buruh. Belum yang lagi di sektor non formal.

Untuk membangun Partai Politik yang membela kepentingan rakyat, khususnya pekerja/buruh masih cukup waktu untuk mempersiapkan diri agar dapat lolos ikut serta menjadi kontestan Pemilu 2024. 

HM. Jusuf Rizal, akan melakukan konsolidasi dengan para pekerja hingga ke tingkat bawah melalui Konfederasi maupun Federasi Serikat Pekerja/Buruh serta melalui jaringan yang dimiliki. Ia juga akan mempersiapkan Partai Politik yang dapat menjadi kendaraan para pekerja dan buruh.

Sementara itu di tempat terpisah, Ketua Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi Pertambangan, Minyak Bumi dan Umum (FSP KEP) - KSPI, Siruaya Utamawan dihubungi melalui selular menyatakan, sangat kecewa terhadap keputusan DPR yang mengesahkan RUU Omnibus Law Cipta Kerja.

"Dengan disahkannya RUU Omnibus Law Cipta Kerja, menunjukkan posisi buruh semakin dilemahkan. Secara politis, penghargaan dan penghormatan terhadap kaum buruh dan pekerja di Indonesia sangatlah rendah," tegas Siruaya Utamawan, yang juga menjabat Wakil Presiden KSPI (Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia).

Menurut Siruaya, apa yang dipertontonkan oleh DPR saat ini, merupakan cermin betapa neo-liberal dan kapitalis menguasai negara. Dia menilai, pemilik modal menguasai sistem perpolitikan di Indonesia. Demokratisasi yang dibangun saat ini, sudah jauh dari cita-cita pembentukan negara.

"Gagasan pembentukan partai politik sebagai alat dan wadah perjuangan kaum buruh/pekerja, harus terus digaungkan dan diaktulisasikan, teruslah berproses dan berprogres," pungkas Siruaya Utamawan yang juga menjabat Ketua Harian Perkumpulan Media Online Indonesia (MOI) ini. **
Share:

MOI Launching 'MOI Institute' Guna Tingkatkan Kompetensi SDM dan Digital Industri



Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perkumpulan Media Online Indonesia (MOI) melaunching MOI Institute sebagai Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dan Digital Industri yang siap tempur menghadapi Revolusi Industri 4.0.

Hadirnya MOI Institute menjadi kado istimewa bagi MOI dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-2 pada 27 September 2020.

MOI Institute dilaunching oleh Ketua Umum MOI, Rudi Sembiring Meliala melalui video conferance Zoom. Acara launching itu dihadiri Sekjen MOI HM. Jusuf Rizal, Ketua Harian Siruaya Utamawan, serta diikuti para pengurus dan anggota MOI se-Indonesia.

Rudi Sembiring mengatakan, di usianya yang kedua, MOI telah menyiapkan program-program strategis, mendorong tumbuhnya industri digital yang sehat dan maju. Untuk itu diperlukan banyak SDM yang mumpuni, khususnya di bidang media online.

“Secara Teknis MOI Institute dipersiapkan Sekjen, HM. Jusuf Rizal dan Ketua Harian, Siruaya Utamawan. Melalui MOI Institute akan dijalin kerjasama dengan berbagai pihak untuk mencetak SDM serta perusahaan media yang memiliki kompetensinya dan profesional,” papar Rudi.


Pada kesempatan yang sama, Sekjen MOI, HM. Jusuf Rizal memaparkan bahwa MOI Institute selain bergerak dalam Pengembangan SDM (pendidikan, pelatihan dan pengembangan sektor digital), juga akan membangun jaringan usaha media online hingga ke kecamatan. Kajian dan survei, konsultan media online, digital marketing, web development, MOI cloud dan berbagai program kreatif lainnya.

Menurut pria yang juga Presiden LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) itu, saat ini Indonesia masih kekurangan SDM yang berkualitas menghadapi Revolusi Industri 4.0, termasuk di industri media online. Karena itu dibutuhkan adanya pendidikan pelatihan terhadap banyak SDM sektor digital.

“Menghadapi perubahan globalisasi, tehnologi dan gaya hidup modern, MOI berusaha mempersiapkan SDM yang memiliki kompetensi. Selain mendirikan MOI Institute, kami juga mensponsori pembuatan 10.000 perusahaan media online berbadan hukum dengan mensubsudi 50% biaya,” tegas Jusuf Rizal yang pernah di Matari Inc (PR dan Advertising).

Terkait teknis operasional, posisi Direktur Eksekutif MOI Institute dipercayakan kepada Ketua Harian MOI, Siruaya Utamawan. Selanjutnya akan ada Board of Chairman MOI Institute, serta mengajak berbagai pihak yang memiliki kompetensi untuk bergabung di MOI Institute secara profesional. **
Share:

MOI Sponsori Pendirian 10 Ribu Media Online Berbadan Hukum

Rudi Sembiring - Jusuf Rizal - Siruaya Utamawan

Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perkumpulan Media Online Indonesia (MOI) mensponsori pendirian 10 ribu media online berbadan hukum di seluruh Indonesia, dalam rangka mendorong digital industri di era revolusi industri 4.0.

Peluncuran program pendirian 10 ribu media online berbadan hukum tersebut, dilakukan berteparan dengan peringatan HUT ke-2 MOI yang dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia melalui daring video conference Zoom, Senin, 28 September 2020.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum MOI, Rudi Sembiring Meliala memberikan pengarahan dan penegasan, bahwa MOI merupakan organisasi perkumpulan perusahaan media online. Saat ini MOI telah berusia 2 tahun, didirikan pada 27 September 2018 dengan semangat kebersamaan, membangun persatuan dan kesatuan dengan impian yang sama, membangun perusahaan media online yang mumpuni.

Ketua Umum MOI Rudi Sembiring Bersama Ketua Harian Siruaya Utamawan

Kepada media, Sekjen MOI, HM. Jusuf Rizal didampingi Ketua Harian, Siruaya Utamawan dan Bendum Candra Manggih menyampaikan pendirian 10 ribu perusahaan media online tersebut, sebagai stimulan bagi masyarakat yang berminat mendirikan media online, mulai dari Kecamatan, Kabupaten/Kota, Propinsi maupun di Pusat/Nasional.

“MOI akan mensubsudi pendirian Perusahaan Berbadan Hukum, bagi masyarakat yang berminat membuat media online. Misalnya, jika untuk mendirikan mulai akte notaris hingga Kemenkumham membutuhkan biaya Rp. 8 juta, maka MOI menanggung 50% biaya,” tegas Jusuf Rizal yang juga Presiden LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) itu.

Mekanismenya cukup mudah, masyarakat atau media online yang belum berbadan hukum, cukup menyiapkan data pembuatan serta biaya 50%, maka MOI akan mengurus semuanya dari Akta Notaris hingga AHU dari Kemenkumham.

Selain itu melalui MOI Institute (Pusat Pengembangan SDM dan Digital Industri) akan membantu penyediaan website media bagi mereka yang belum memiliki dengan harga murah dan terjangkau. Tersedia juga kerjasama kemitraan pendirian media online dengan MOI Institute. 

Ketua Umum MOI - Rudi Sembiring

Bagi masyarakat yang berminat dapat mengajukan permohonan ke DPP MOI melalui hotline WA: 0811-145-9494, 0811-11-0404 atau melalui e-mail DPP MOI :  monline.indonesia@gmail.com dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

“Kami harap setiap Kecamatan di seluruh Indonesia akan ada media online. Tidak hanya mendorong digital industri, tetapi juga turut mendukung pembangunan daerah untuk Indonesia Maju serta transparansi pengelolaan negara,” tegas Jusuf Rizal, pria berdarah Madura-Batak ini.

Sementara itu Ketua Harian MOI, Siruaya Utamawan menjelaskan HUT ke 2 MOI dilaksanakan melalui daring mengingat pemberlakuan PSBB di tengah situasi covid- 19. MOI selalu mematuhi dan menerapkan protokoler kesehatan, sesuai ketentuan dan himbauan pemerintah. 

Lanjut Siruaya, sapaan akrab Ketua Harian MOI yang juga menjabat Direktur Eksekutif MOI Institute ini menegaskan, MOI merupakan
kumpulan dari media tengah bawah dengan bercita menjadi besar, menjadi The King of Indonesia Online Media dengan tetap menjunjung profesional, kritis dan konstruktif.

"Selamat ulang tahun ke 2 untuk kita semua, karena MOI adalah kita, MOI milik kita, MOI milik masyarakat Indonesia. Mari berkarya membangun bangsa melalui media bersama MOI," pungkas Siruaya, pria kelahiran Lampung ini. **
Share:

DPW MOI Babel Dilantik, Wagub Babel Mengajak MOI Bersama Membangun Babel


Duta Nusantara Merdeka | Pangkalpinang
Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perkumpulan Media Online Indonesia (MOI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), sukses dilantik oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) MOI di Gedung Mahligai Rumpun Sebalai Rumah Dinas Gubernur Babel, dengan mengindahkan protokol kesehatan, Selasa (15/9/2020).

Pelantikan dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur (Wagub) Babel, Abdul Fatah; Ketua Harian MOI, Siruaya Utamawan dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) MOI, HM. Jusuf Rizal. Acara pelantikan tersebut, juga dihadiri Wakil Walikota Pangkalpinang, Muhammad Sopian, dan beberapa perwakilan dari lembaga/instansi di lingkungan Pemprov Babel dan Pemkot Pangkalpinang.

Prosesi Pelantikan DPW MOI Babel dimulai dengan pembacaan Visi Misi MOI menjadi "The King of Indonesia Online Media" dengan moto “Profesional, Kritis dan Konstruktif”, dilanjut pembacaan SK Kepengurusan DPW MOI Babel oleh Ketua Harian MOI, Siruaya Utamawan.

Sementara itu, bendera pataka MOI diserahkan oleh Sekjen MOI, HM Jusuf Rizal yang didampingi Wakil Gubernur Babel dan Wakil Walikota Pangkalpinang kepada DPW MOI Babel yang diterima oleh Ketua, Feryandi Komeng.

Sementara itu, Wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah dalam sambutannya mengatakan pers adalah mitra pemerintah dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan publik.

"Saat ini media online punya kelebihan tersendiri, mengingat kecepatan informasi yang disampaikannya. Hal ini didukung dengan perkembangan teknologi dan informasi sehingga kita memasuki era digitalisasi. Digitalisasi saat ini menjadi penting, mengingat tataran kehidupan saat ini mulai bertransformasi dari cara-cara konvensional menjadi digital. Kalau kita ukur secara formal bahwa kita sudah memasuki tataran siap memasuki revolusi industri 4.0," ungkapnya.


Wagub Abdul Fatah menjelaskan, bahwa era digital membuat masyarakat dapat memperoleh informasi dengan mudah. Kemudahan ini tentu saja harus disikapi dengan baik, sehingga informasi yang diperoleh adalah informasi yang benar bukan hoaks. Harapannya, organisasi MOI dengan moto profesional, kritis dan konstruktif dapat memenuhi kebutuhan informasi masyarakat dengan menyajikan informasi yang bersifat membangun bagi daerah, khususnya Bangka Belitung.

"Saya juga berpesan agar MOI Babel menjaga kondusifitas masyarakat dan organisasi, agar visi dan misi MOI dapat dilaksanakan dengan baik. Saya harap pemerintah dan MOI dapat saling berkolaborasi dalam pelaksanaan pembangunan di Bangka Belitung," ujar Wagub Abdul Fatah.

Sementara itu Sekjen DPP MOI, H.M Jusuf Rizal mengatakan kehadiran MOI menjadi wadah bagi media online dan bercita menjadi “The king of Indonesia online media”.

"Komitmen kami yakni memfasilitasi pendirian perusahaan media online di Indonesia dan bisa menjadi rajanya media online di Indonesia yang handal dalam mendukung pembangunan daerah. Inilah yang menjadi fokus kami," ungkap Sekjen MOI, HM. Jusuf Rizal yang juga menjabat Presiden LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) ini.

Sementara itu Ketua DPW MOI Babel, Feryandi Komeng mengatakan jumlah media online di Babel saat ini berjumlah 224 media, di Pulau Bangka sendiri ada 145 media online dan di Pulau Belitung sudah ada sekitar 79 media online.

"Dari jumlah tersebut baru 42 media online yang sudah bergabung dalam organisasi MOI Babel. Kami bertekad untuk melakukan pembinaan terhadap media online di Babel agar dapat lebih profesional. Kami juga konsern terhadap penyebaran berita hoaks di Babel serta bersinergi dengan pemda dalam penyelenggaraan pembangunan di Babel sesuai dengan visi dan misi MOI," pungkas Ketua DPW MOI Babel, Feryandi Komeng. **
Share:

Ketum MOI Sukses Lantik DPW MOI Sulawesi Selatan


Duta Nusantara Merdeka | Makassar
Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perkumpulan Media Online Indonesia (MOI) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), sukses dilantik oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) MOI di Arthama Hotels Makassar dengan mengindahkan protokol kesehatan, Rabu (09/09/2020).

Pelantikan dihadiri langsung oleh Ketua Umum (Ketum) MOI, Rudi S. Meliala; Ketua Harian MOI, Siruaya Utamawan; serta Sekretaris Jenderal (Sekjen) MOI, HM. Jusuf Rizal.

Acara pelantikan tersebut, juga dihadiri Walikota Makassar, Prof. Rudi Djamaluddin; Kadis Infokom, Ismail Ajiali; Kepala Bapemda, Irwan Adnan dan Kabag Humas Pemkot Makassar, serta
beberapa pejabat di lingkup Pemprov. Sulawesi Selatan.


Dalam sambutannya saat membuka acara, Walikota Makassar, Rudi Djamalaluddin mengajak MOI untuk berperan serta dalam mengawal pembangunan di Sulawesi Selatan.

"Peran media sangat penting dalam pembangunan, media sebagai edukator juga sebagai korektor, disinilah peran MOI untuk mengawal pembangunan,” ujar Rudi, sapaan akrab Walikota Makassar ini.

Lebih lanjut, Rudi menilai media juga sebagai penyambung lidah masyarakat dan pemerintah, sebab medialah yang menginformasikan berbagai kegiatan pemerintah.


“Media berperan sebagai penyambung lidah masyarakat dan pemerintah, lewat berita yang menjadi informasi bagi masyarakat,” terang Rudi.

Sementara itu, Ketua Umum DPP MOI, Rudi S. Meliala dalam sambutannya menegaskan bahwa Media Online Indonesia (MOI) adalah Perkumpulan Pengusaha Media Online yang ada di seluruh Indonesia.

"Salah satu visi dan misi MOI adalah Peningkatan kwalitas organisasi, perusahaan media anggota dan peningkatan pengelolaan pemberitaan melalui berbagai pembinaan dan pelatihan," jelas Rudi S. Meliala.

Sementara itu, Ketua DPW MOI Sulsel Muslimin Yunus menegaskan kehadiran MOI sebagai perkumpulan media, yang akan selalu mengedepankan sinergitas kepada semua pihak, terutama pemerintah.


“MOI akan selalu berusaha bersinergi dengan semua pihak, terutama pemerintah dalam menginformasikan berbagai pembangunan daerah,” ujar Muslimin Yunus.

Prosesi Pelantikan DPW MOI Sulsel dimulai dengan pembacaan Visi Misi MOI menjadi "The King of Indonesia Online Media". Dilanjut pembacaan SK Kepengurusan DPW MOI Sulsel oleh Ketua Harian MOI, Siruaya Utamawan.

Penyerahan SK DPW MOI Sulsel diserahkan langsung oleh Sekjen MOI, HM. Jusuf Rizal, dilanjut penyerahan bendera pataka dan pengamatan pin MOI oleh Ketua Umum MOI, Rudi Sembiring Meliala kepada DPW MOI Sulsel yang diwakili oleh Ketua, Muslimin Yunus dan Sekretaris, Andi, S.A.N.**
Share:

Ketua MOI NTB Resmi Jabat Ketua NasDem Kota Mataram


Duta Nusantara Merdeka | Mataram
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasional Demokrasi (NasDem) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), telah berada di bawah pucuk kepemimpinan yang baru.

Belum lama ini Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perkumpulan Media Online Indonesia (MOI) NTB, Lalu Fatahillah Prawiranegara, resmi ditunjuk menjadi Ketua DPD NasDem Kota Mataram, berdasarkan Surat Keputusan (SK) yang terbitkan DPP NasDem  Nomor : 430-kpts/DPP-NasDem/VIII/2020.

"Mandat penunjukan sebagai Ketua DPD NasDem Kota Mataram, dikeluarkan efektif per 31 Agustus 2020 lalu," ungkap Fatah, sapaan akrab Ketua DPD NasDem Kota Mataram saat ditemui di Basecamp DPW NasDem NTB, Jl. Langko No. 53 Kota Mataram, pada Selasa (2/9/2020).

Di tempat terpisah, Ketua DPW NasDem Nusa Tenggara Barat, H.M. Amin mengucapkan selamat dan berharap dengan terbitnya SK kepengurusan DPD Kota Mataram yang dikomandoi oleh L. Fatahillah, dapat menjadikan Kota Mataram yang lebih berprestasi. 

"Selamat kepada Adinda Fatah, semoga dapat memberikan prestasi yang membanggakan, menjadikan Kota Mataram yang lebih baik," tutur mantan orang nomor 2 di NTB ini.

Sementara itu, Ketua Harian DPP MOI, Siruaya Utamawan dihubungi melalui Whatsapp, mengucapkan selamat dan turut berbangga kepada Ketua DPW MOI NTB, Lalu Fatahillah Prawiranegara yang telah diberi kepercayaan DPP NasDem untuk memimpin NasDem di Kota Mataram.

"Saya sangat yakin Dinda Fatah memiliki kapasitas dan integritas yang mumpuni untuk memimpin NasDem di Kota Mataram. Teruslah berbuat dan berjuang untuk kemajuan dan kesejahteraan yang berkeadilan bagi masyarakat Kota Mataram, semoga amanah dan sukses," ujar Ketua Harian DPP MOI, Siruaya Utamawan.

Lanjut Siruaya, sapaan akrab pria kelahiran Lampung ini menyampaikan, DPP MOI mengapresiasi langkah Ketua DPW MOI NTB. Ini merupakan energi baru yang dapat menstimulan semangat anggota dan pengurus MOI di NTB, untuk lebih profesional dan progresif mengembangkan MOI.

"Kami ditugaskan untuk mengawal misi Partai NasDem memenangkan Paslon yang diusung Partai NasDem H. Mohan Roliskana - TGH. Mujibrurahman atau pasangan "HARUM" pada Pilwali Kota Mataram akhir tahun mendatang," tutup Fatah yang juga menjabat sebagai Ketua Garda Pemuda DPW NasDem NTB ini. **
Share:

MOI Cetak Rekor Pra Uji Kompetensi 268 Wartawan Anggota Lewat Zoom


Duta Nusantara Merdeka | Solo
Perkumpulan Media Online Indonesia (MOI) cetak rekor pelaksanaan Pra Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diikuti sebanyak 268 orang melalui Video Conference Zoom. Baru pertama dalam sejarah organisasi media online melakukan Pra UKW lewat Zoom.

“DPP MOI melakukan itu karena terkendala  Pendemi Covid-19, sehingga tidak memungkinkan untuk bertatap muda, karena dilarang pemerintah. Untuk itu bersama Solopos Institute kami mensiasati lewat Video Conference Zoom,” papar Sekjen DPP MOI, HM. Jusuf Rizal di Solo

Kegiatan Pra Uji Kompetensi Wartawan merupakan program DPP MOI untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme wartawan anggota MOI dari seluruh Indonesia. Mereka mengikuti pelatihan sekitar 4 jam dengan narasumber penguji UKW dari Solopos Institute. 

Uji kompetensi wartawan sesuai Peraturan Dewan Pers No. 1 tahun 2010, yang diperbarui dengan Peraturan Dewan Pers No. 4 tahun 2017 tentang Sertifikasi Kompetensi Wartawan menyebut ada enam tujuan diantaranya meningkatkan profesionalisme dan memahami kode etik jurnalistik

Dengan mengikuti uji kompetensi wartawan di level muda, madya, utama, akan lebih memahami pesoalan etik dan hukum terkait pers agar dapat lolos ujian. Mulai dari yang bersifat elementer seperti sikap profesional terhadap narasumber, tidak mengintimidasi, sikap berimbang, konfirmasi, sampai dengan sikap independen dan berpihak pada kepentingan publik.

Kemudian juga dapat memahami rambu-rambu tentang tidak menerima suap, tidak menerima imbalan terkait berita, tidak plagiat, dan bila itu terjadi, wartawan yang telah lolos uji kompetensi akan dicabut kartu kompetensinya.


Pemahaman seperti itu sungguh penting bagi wartawan dari media-media kecil, baik di kota maupun di daerah tingkat dua, yang hampir tidak pernah disentuh pelatihan. Proses uji kompetensi sekaligus dapat dijadikan sebagai proses peningkatan pengetahuan dan pengalaman dari pengujinya. Apa yang boleh dan tidak boleh dapat ditularkan.

Mengingat pentingnya Uji Kompetensi itu bagi wartawan, khususnya media online, karena itu DPP MOI melaksanakan lebih dulu Pra Uji Kompetensi agar pada saat melakukan UKW sudah memahami serta memperoleh bekal yang cukup menghadapi tes UKW yang hanya dapat dilakukan melalui tatap muka, antara penguji dan wartawan, tegas Jusuf Rizal

Dikatakan Pelaksanaan Pra UKW dilaksanakan dari Angkatan I hingga Angkatan IV dengan jumlah 268 orang. Para peserta diberikan sertifikat kepesertaan Pra UKW melalui Zoom yang diterbitkan oleh Solopos Insutute yang juga terdaftar di Dewan Pers sebagai organisasi penyelenggara UKW

Para peserta Pra UKW juga diberikan kesempatan mengikuti Try Out UKW untuk mengetahui dan mengevaluasi kesiapan untuk mengikuti UKW melalui tes uji Kompetensi tertulis lewat tatap muka. Bagi yang nilainya tinggi akan memperoleh kesempatan pertama mengikuti UKW. Sementara yang kurang akan dilakukan pelatihan tambahan, tegas pria yang juga Presiden LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) itu

Perkumpulan MOI didirikan, tanggal 27 September 2018 dengan Ketua Umum, Rudi Sembiring Meliala, Ketua Harian, Siruaya Utamawan, Sekretaris Jenderal, HM.Jusuf Rizal dan Bendahara, Hj. Candra Manggih. Selain itu MOI bersama LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) menggelar “Polisi Award Promoter 2021” dalam rangka membantu reformasi dan pencitraan kepolisian. **
Share:

IKLAN MURAH

SUSU KURMA AULIA

SUSU KURMA AULIA
Pesan Silahkan Klik Gambar

BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno ~ Karakter Bangsa

KILAS BALIK BUNG KARNO KARAKTER  BANGSA Soekarno ketika pidato kata sambutan setelah menerima ijazah gelar Insinyur dari I...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI

loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Follow by Email

Label

#2019GantiPresiden Accounting Aceh Adat Istiadat Advokat Agama Agraria AIDS Aksi Album Anak Artikel Asahan Asian Games Asuransi Asusila Award Bakti Sosial Bandara Banjir BANK Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar Begal Bekraf Belanja Bencana Bencana Alam Berita Bhayangkara Bhayangkari Bisnis BNI BNN BPJS Buka lapak Bukit Asam Buku Bung Karno Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market Cerpen Citilink conference Covid-19 Covid19 Cuaca Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Deklarasi Deli Serdang Desa Dialog Digital Dirgahayu HUT RI Diskusi Duka Cita E-Money Ekonom Ekonomi Electronics Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech Forum Furniture G30S/PKI Games Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Go Pay Go-Jek Gojek Gotong Royong Grab Gym ham Harbolnas Hewan Hiburan HIV Hoax Hotel Hp Hukum Humbahas HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek Industri Informasi Infrastruktur Internasional Internet Investor IPM Jakarta Jawa Tengah Jawa Timur Jokowi Jurnalis Kaliber Kampanye Kamtibmas Karaoke Karhutla KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kekerasan Keluarga Kemanusiaan Kemendikbud Kemenhub KEMENPAN-RB Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Kilas Balik Bung Karno kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Koperasi Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal Kuliner Kutai Kartanegara Lakalantas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku Legislatif LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik lomba lari LPS Mahasiswa Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Mall Market Outlook Masjid Masker Mata Uang millenial Minuman Keras Minuman sehat Miras Mobil MOI Motivasi MPR Mudik Muhammadiyah Muharram Munas Musik Narkoba Narkotika Nasional Natal New Normal NKRI NU Office Olah Raga Olahraga Opini Organisasi Otomotif P Pagelaran Pahlawan Pameran Parawisata Pariwisata Partai Politik Pasar Pasar modal Patroli PC pe Pegadaian Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Peluncuran Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencurian Pendataan Pendidikan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengajian Pengamanan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Perpajakan Pers Pertamina Pertanian PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pinjam meminjam uang Polantas Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Pornografi Pra Kerja Pramuka Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik promo Property Prostitusi Public Expose Publik expose Puisi Pusat Perbelanjaan PWI Ragam Ramadhan Reksadana Relawan Jokowi Remisi Renungan resa Restoran Reward Robot Rumah Rumah sakit Rups RUU Saber Pungli Sahabat Anak Salon Samosir Sanitasi air.Lingkungan hidup Satlantas Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Senjata Sepak Bola Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Silaturahim Silaturrahim Smartphone Soekarno Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Suku bunga Sumatera Barat Sumatera Utara Sumut Superstore Suplemen Surat Terbuka Survei Survey susu Syariah Syawal Talkshow Tawuran Teknologi Terorisme Tiket Tips TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM umkm Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa UU Cipta Kerja UUD 1945 Valentine Day Virus Corona Walikota Wanita Wartawan Wirausaha Workshop

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA

PRO KONTRA RUU HIP

~> RUU HIP saat ini sedang Hangat Dipersoalkan, Karena Banyak Pihak yang telah Menolaknya, Baik dari Kalangan Ormas Hingga Partai Politik, Sehingga Terjadi Pro Dan Kontra.

<~ Memang Sebaiknya Persoalan Pancasila Tidak Usah Diganggu Gugat, Karna itu merupakan Landasan Dasar Dalam Berdirinya Negara Indonesia, Sudah Final Masalah Pancasila.

Link Terkait

close
Banner iklan disini