Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id
Tampilkan postingan dengan label Award. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Award. Tampilkan semua postingan

Awal Tahun 2022, Fahira Idris terima Penghargaan TOP Leaders Legislator Innovation & Performance


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Fahira Idris Anggota DPD RI asal Provinsi DKI Jakarta hari ini hadir menerima Penghargaan sebagai TOP Leaders Legislator Innovation & Performance 2022 dari Lembaga bersertifikat Seven Media Asia dengan Kegiatan Indonesia Leaders TOP Award Tahun 2022. Kegiatan berlangsung Jumat (11/2/2022) di Le Meridien Hotel Jakarta.
.
Fahira Idris mengucapkan terima kasih kepada Seven Media Asia atas apresiasi yang diberikan kepada saya sebagai INDONESIA TOP LEADERS LEGISLATOR 2022.
.
"Sejatinya apa yang saya suarakan dan saya lakukan tidak lebih dari menjalankan amanat konstitusi dan amanat rakyat yang diberikan kepada saya", ujar Fahira Idris dalam sambutannya.
.
Fahira Idris melanjutkan, Jika pun apa yang saya suarakan dan perjuangkan mendapatkan apresiasi, saya akan menilai penghargaan ini sebagai catatan bagi saya untuk lebih giat menjalankan amanat dari rakyat, bekerja semakin cepat dalam menjemput aspirasi rakyat dan tidak boleh lelah menyebar manfaat bagi sesama.
.
"Kita semua tahu, pandemi yang sudah hampir berjalan dua tahun ini menjadi tantangan besar, tidak hanya bagi Indonesia tetapi juga bagi dunia. Tantangan besar ini hanya bisa kita lewati jika kita menghadapinya bersama, bahu membahu, bergotong royong, saling mengisi, saling menguatkan dan saling menyebar inspirasi," tambah Fahira Idris yang juga Anggota Badan Sosialisasi MPR RI.
.
Fahira Idris menutup sambutannya, tentunya kita semua mempunyai optimisme bahwa apapun cobaan yang dihadapi bangsa ini, kita semua akan bisa melewatinya dengan baik. Karena bangsa ini lahir dari sebuah perjuangan luar biasa. Kita ini bangsa pejuang. Bangsa tangguh yang akan terus tumbuh.
.
"Seven Media Asia penyebar inspirasi, Sebarkan semangat ke penjuru negeri, Walau Indonesia masih dilanda pandemi, Optimisme menjadi bangsa tangguh tidak akan pernah berhenti". Penutup Pantun Fahira Idris dalam acara penyerahan Penghargaan. (Arianto)

Share:

Top City Branding Award dan Top Government Leader For Personal Branding Award 2022 Berlangsung Sukses


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Ajang penganugerahan Top City Branding Award 2022 dan Top Government Leader for Personal Branding AWARD 2022 yang diselenggarakan secara virtual oleh portal media online SuaraPemerintah.ID dan TRAS N CO Indonesia, Jumat (28/1/22), berlangsung sukses serta mendapat sambutan yang baik dari ratusan peserta dan peraih penghargaan.

Dalam ajang tersebut, Gubernur Jawa Barat (Ridwan Kamil), Wali Kota Palembang (Harnojoyo), Wali Kota Madiun (Maidi), dan achievers lainnya dinobatkan sebagai peraih Top Government Leader For Personal Branding Award 2022.

Sementara untuk para peraih Top City Branding Award 2022 adalah Pemerintah Kota Madiun, Pemerintah Kota Palembang, Pemerintah Kabupaten Jayapura, Pemerintah Kota Pekalongan, Pemerintah Kota Cimahi, dan achievers lainnya.

Selain ajang penganugerahan dan apresiasi terhadap keberhasilan pemerintah dalam menjalankan program city branding, turut pula digelar Webinar Nasional dengan tema Membangun Kota Melalui Branding di Era Digital.

Hadir sebagai pemateri webinar adalah Kepala Prodi S2 Komunikasi FISIP Universitas Sebelas Maret, yang juga merupakan Penulis Buku City Branding Strategi Komunikasi dalam Memasarkan Potensi Daerah, Andre N. Rahmanto.

Dalam kesempatan tersebut, Andre menekankan lima tahapan yang harus dilakukan dalam membangun city branding.

"Ada lima tahapan yang harus dilakukan dan saling bersinergi yaitu formulated project goals, analyze current place brand, design place brand essence, implement new place brand, dan monitor the place brand," ujar Andre dalam sesi Webinar Nasional: Membangun Kota Melalui Branding di Era Digital.

Sementara itu CEO SuaraPemerintah.ID, Arief Munajad, mengatakan di era globalisasi ekonomi, keberadaan daerah baik itu provinsi maupun kabupaten/kota sangat besar perannya dalam menyokong pembangunan negara Indonesia.

“Ini salah satu program digencarkan dalam membangun daerah adalah program City Branding. Kita perlu optimalkan. Karena masih banyak potensi daerah dan kota belum dikenal masyarakat luas. Pengenalan berbagai potensi ini musti dilakukan, sehingga citra positif daerah dan kota di Indonesia semakin meningkat,” ujar Arief.

Pada kesempatan sama, CEO TRAS N CO Indonesia, Tri Raharjo, mengatakan penghargaan ini tentunya menjadi nuansa baru bagi pemerintah dalam membangun potensi daerah dan kota. Terlebih kota merupakan bagian yang penting sebagai penyokong pembangunan bangsa dan negara.

“Dengan dijalankannya program city branding melalui media digital akan semakin meningkatkan value yang positif. Potensi daerah dan kota juga semakin dikenal tidak hanya dalam skala lokal tapi juga internasional,” kata Tri.

Sebagai informasi Ajang penghargaan Top City Branding Award 2022 dan Top Government Leader For Personal Branding Award 2022 dihadiri oleh pemimpin maupun perwakilan instansi, seperti: Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw; Wali Kota Madiun, Maidi; Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid; Plt Wali Kota Cimahi, Ngatiyana; Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat, Ika Mardiah; Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palembang, Edison; Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi Makro, Kementerian Investasi RI, Indra Darmawan; Koordinator Strategi Komunikasi dan Kemitraan Direktorat Komunikasi Pemasaran Kemenparekraf RI, Dedi Ahmad Kurnia; Kepala Prodi S2 Komunikasi FISIP Universitas Sebelas Maret, Andre N. Rahmanto, serta para peserta webinar.

Metode penilaian Top City Branding Award 2022 dan Top Government Leader for Personal Branding AWARD 2022 dilakukan mulai bulan Agustus – Oktober 2021 dengan 3 parameter penilaian digital, yaitu: Digital Awareness Aspect, Digital Media, Social Media Aspect. (Lak/Ant)

Share:

40 DUDI Raih Penghargaan dari Kemendikbudristek Atas Dedikasi dalam Pendidikan Vokasi


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi menyelenggarakan ajang penghargaan Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI) Awards tahun 2021. Sebanyak 40 DUDI berhasil meraih penghargaan atas dedikasi dalam pembangunan pendidikan vokasi di Tanah Air. 

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Wikan Sakarinto menegaskan, pemberian penghargaan ini bukan merupakan kompetisi antar DUDI, melainkan pemberian apresiasi dari Pemerintah kepada DUDI yang selama ini bermitra, dan manfaat dari kemitraan tersebut telah dirasakan secara nyata oleh satuan pendidikan vokasi.  

“Bermitra mungkin tidaklah sulit, tetapi menciptakan kemitraan yang selaras atau istilahnya match tentu tidaklah mudah. Ciri khas pendidikan vokasi adalah link and match, dibuktikan dengan kemitraan. Melalui DUDI Awards, kami memberikan apresiasi kepada DUDI dan asosiasi yang telah berkontribusi dan memberikan dedikasi kepada pendidikan vokasi,” jelasnya dalam konferensi pers, Rabu (15/12/2021).  

Jumlah 40 DUDI sendiri berdasarkan dari usulan-usulan satuan pendidikan vokasi, baik dari jenjang SMK, perguruan tinggi vokasi, dan lembaga kursus dan pelatihan (LKP). Jadi, angka tersebut bukan serta-merta ditentukan sepihak melainkan berdasar pada partisipasi satuan pendidikan vokasi yang merasakan betul kehadiran DUDI dan manfaat kemitraannya. 

"Namun kami juga yakin masih banyak DUDI di luar 40 itu lainnya yang sebetulnya telah memiliki kontribusi besar terhadap pendidikan vokasi," tutur Dirjen Wikan.  

Pada periode pengusulan, tercatat ada 420 satuan pendidikan vokasi berpartisipasi mencalonkan DUDI sebagai peraih penghargaan. Adapun total DUDI tersebut mencapai 360 perusahaan. Dirjen Wikan menilai, artinya satuan pendidikan tersebut setidaknya sudah merasa cukup match dengan mitra DUDI-nya. 

Lebih lanjut, Ia juga mengutarakan bahwa penghargaan tersebut diharapkan dapat semakin mempererat kemitraan yang sudah terjalin. Bahkan, dapat menstimulasi DUDI lainnya untuk ikut serta membangun pendidikan vokasi. Pada tahun berikutnya, Mantan Dekan Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada itu berencana dapat meningkatkan jumlah penghargaan bagi DUDI dan asosiasi. 

Dirjen Wikan berharap melalui ajang DUDI Awards, bukan hanya kemitraan antara industri dan vokasi yang akan semakin erat, tetapi juga disertai dengan komitmen pemerintah dalam perbaikan mutu pendidikan untuk menghasilkan sumber daya manusia (SDM) vokasi yang unggul dan terampil.  

"Target dari DUDI Awards, selain pemberian apresiasi adalah menjadi rencana besar dalam link and match pada program-program, seperti SMK Pusat Keunggulan, D-2 Fast Track, D-3 ke D-4, penguatan program studi, dan lain sebagainya. Jadi DUDI ini diharapkan lebih aware karena ada pengakuan penghargaan dari pemerintah," tambahnya.  

Sementara Direktur Kemitraan dan Penyelarasan DUDI, Saryadi mengatakan bahwa dari usulan-usulan yang masuk, pihaknya bersama tim internal Kemendikbudristek kemudian melakukan analisis menggunakan indikator paket link and match 8+1 sehingga terpilih 40 peraih penghargaan.  

"Indikator kategorinya berdasarkan aktivitas akademik, seperti pembuatan kurikulum, pengajar tamu. Kemudian pemagangan, pembiayaan atau CSR, penelitian riset terapan, teaching factory, penyerapan lulusan, hingga penguatan kewirausahaan," tandas Saryadi. 

Seremonial pemberian penghargaan DUDI Awards 2021 diselenggarakan secara hybrid dari Hotel Santika Premiere Hayam Wuruk, Jakarta, dan disiarkan langsung melalui kanal Youtube Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi pukul 19.00 s.d 21.30 WIB. 

Kegiatan Malam Anugerah DUDI Awards 2021 dihadiri oleh para nominasi DUDI, termasuk dari Asosiasi DUDI, serta dihadiri pula oleh pejaba di lingkungan Kemendikbudristek. 

Berikut nama-nama peraih penghargaan DUDI Awards 2021:  

1.     Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO)
2.     Forum Human Capital Indonesia (FHCI)
3.     Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI)
4.     Indonesian Hotel Manager Association (IHGMA)
5.     Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia
6.     Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Jawa Barat
7.     PT. Aplikasi Karya Anak Bangsa
8.     PT. Archipelago International Indonesia
9.     PT. Astra Daihatsu Motor
10.   PT. Astra Honda Motor
11.   PT. Astra Internasional, Tbk.
12.   PT. Bank Central Asia, Tbk.
13.   PT. Bank Negara Indonesia (Persero)
14.   PT. Benih Citra Asia
15.   PT. Bukit Makmur Mandiri Utama
16.   PT. Charoen Pokphand Indonesia, Tbk.
17.   PT. Indosat, Tbk
18.   PT. Indo Bismar
19.   PT. Karya Niaga Abadi J&T Express
20.   PT. L’oreal Indonesia
21.   PT. Len Industri (Persero)
22.   PT. Medco Power Indonesia
23.   PT. Metropolitan Golden Management (Horison)
24.   PT. Murni Cahaya Pratama
25.   PT. PAL Indonesia (Persero)
26.   PT. Panasonic Manufacturing Indonesia
27.   PT. PLN (Persero)
28.   PT. Pupuk Kaltim
29.   PT. Rapid Plast Indonesia
30.   PT. Semen Indonesia (Persero), Tbk.
31.   PT. Skyline Semesta
32.   PT. Sumber Alfaria Trijaya, Tbk.
33.   PT. Telkom Indonesia (Persero), Tbk.
34.   PT. Toyota Astra Motor
35.   PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia
36.   PT. Trakindo Utama
37.   PT. Tri Jaya Teknik Karawang
38.   PT. United Tractors, Tbk.
39.   PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing
40.   Sinar Mas Group. (Arianto)

Share:

Politeknik Negeri Fakfak Sabet PDDIKTI Awards


Duta Nusantara Merdeka | Fakfak, Papua Barat
Politeknik Negeri Fakfak mendobrak stigma bahwa pendidikan tinggi terbaik di Indonesia umumnya berada di Pulau Jawa. Pada penghujung tahun 2021 ini, Politeknik Negeri Fakfak memperoleh penghargaan PDDIKTI Awards dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek). Dikutip dari Akun Resmi Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI) Kemdikbudristek, penghargaan ini diberikan kepada kampus yang pelaporan datanya tuntas 100%.

Penghargaan ini, menurut Muhammad Subhan, S. ST., M.T. selaku Direktur Politeknik Negeri Fakfak, dalam Talkshow Komunitas SEVIMA, Kamis (02/12), menjadi bukti bahwa pelayanan akademik Politeknik Negeri Fakfak adalah salah satu yang terbaik di Indonesia. Karena pelaporan yang baik berarti aktivitas kuliah terlaksana dengan baik dan tepat waktu. Pelaporan data pendidikan tinggi yang baik juga berperan dalam kelancaran mahasiswa dalam memperoleh ijazah dan aktivitas lainnya yang membutuhkan administrasi dari kampus, seperti mendaftar CPNS dan meraih beasiswa.

“Dalam memimpin Politeknik Negeri Fakfak, saya ingin mendobrak stigma yang ada di publik bahwa pendidikan di Indonesia Timur itu identik dengan kurang berprestasi. Politeknik Negeri Fakfak bisa menjadi percontohan, dan sekaligus ini menjadi tantangan kami depan untuk menjadi lebih baik lagi. Harapannya, kampus ini dapat terus memajukan masyarakat Fakfak dan civitas akademikanya,” ujar Subhan.

*Cara Politeknik Negeri Fakfak Menjadi yang Terbaik*

Penghargaan PDDIKTI Awards 2021 menjadi spesial untuk Politeknik Negeri Fakfak, karena dari 4.500an perguruan tinggi se-Indonesia, hanya 16 universitas dan 23 politeknik yang memperoleh penghargaan ini. Umumnya kampus besar, seperti Institut Teknologi Bandung dan Politeknik Negeri Jakarta.

“Inilah yang ingin kami suarakan kepada masyarakat Papua dan Indonesia, bahwa ada politeknik negeri di Papua, yang baru berdiri sembilan tahun, tapi kualitasnya bisa diadu,” lanjut Subhan.

Subhan mengakui bahwa menyelenggarakan pendidikan tinggi di Fakfak tidaklah mudah. Banyak tantangan tersendiri, seperti konektivitas internet yang kurang bagus dan kondisi geografis yang luas dan berbukit. Terlebih di masa kuliah online seperti saat Pandemi COVID-19 ini, mahasiswa Politeknik Negeri Fakfak tersebar di penjuru Papua Barat.

Namun, tantangan itu bisa ditaklukkan Politeknik Negeri Fakfak dengan usaha ekstra dari semua komponen di kampus. Tiga strategi setidaknya dilakukan oleh Politeknik Negeri Fakfak.

Pertama, memastikan komitmen dari semua komponen di kampus. Semua unsur civitas akademika harus mempunyai komitmen bersama dalam memberikan pelayanan yang lebih baik. Dosen berkomitmen mengajar, mahasiswa berkomitmen belajar dan mengumpulkan tugas kuliah.

“Seperti, komitmen dari masing-masing dosen, bagaimana melaksanakan pengajaran dan pembelajaran berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, serta melaporkan data akademik secara tepat waktu.” jelas Subhan.

Kedua, memberikan penghargaan dan hukuman (reward and punishment). Perguruan tinggi menurut Subhan memang perlu mempunyai aturan dan memberikan reward bagi dosen atau unsur yang berprestasi, serata memberikan punishment bagi yang tidak sesuai dengan ketentuan.

Dalam kaitannya dengan PDDIKTI Awards, pelaksanaan aktivitas kuliah dan pelaporan tugas dan administrasinya, ditarget oleh Subhan agar selalu tepat waktu. Jika memenuhi target diberi hadiah, jika tidak memenuhi diberi hukuman.

“Kita di Politeknik Negeri Fakfak menerapkan aturan dan memberikan reward bagi dosen atau komponen kampus yang melaksanakan kegiatan kampus dan melaporkan data tepat waktu. Itu sebagai motivasi. Selain itu, Politeknik Negeri Fakfak juga tidak segan-segan memberi punishment pada dosen yang tidak taat, mahasiswa yang tidak taat,” lanjut Subhan.

Ketiga, Politeknik Negeri Fakfak menggunakan teknologi terkini dan mumpuni. Dengan memanfaatkan update teknologi, menurut Subhan, kampus dimudahkan untuk berkembang dan melakukan aktivitas akademiknya. Terlebih dunia saat ini akan menghadapi Revolusi Industri 4.0. 

Politeknik Negeri Fakfak, imbuh Subhan, tidak mau ketinggalan dalam memanfaatkan teknologi walaupun berada di Indonesia Timur. Prestasi PDDIKTI Awards ini, menurut Subhan, tak bisa dilepaskan dari komitmen yang kuat di Politeknik Negeri Fakfak dan penggunaan teknologi sistem akademik berbasis awan (Siakadcloud). Karena berbasis awan, aktivitas akademik dan administrasi kampus terhubung secara otomatis dan bisa dilakukan mahasiswa dan dosen, kapan dan di mana saja. Termasuk ketika belajar dari rumah karena pandemi COVID-19 seperti saat ini.

“Jadi jangan ragu-ragu menggunakan teknologi yang mumpuni dalam melakukan pengelolaan akademik di kampus. Politeknik Negeri Fakfak menggunakan sistem informasi akademik berbasis awan (Siakadcloud) yang memiliki fitur sinkronisasi otomatis ke Feeder PDDIKTI. Yang penting dalam menghadirkan pelayanan pendidikan tinggi, adalah komitmen dalam memanfaatkan teknologi yang sudah tersedia luas di era revolusi industri 4.0 ini,” pungkas Subhan. (Arianto)
Share:

GPR Institute dan SuaraPemerintah.ID Sukses Gelar Top GPR Award 2021


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
GPR Institute berkolaborasi dengan SuaraPemerintah.ID sukses gelar Top GPR Award 2021. Penghargaan bergengsi tersebut diberikan khusus kepada institusi humas Lembaga negara , Kementerian, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia dinilai sukses meningkatkan aktivitas kehumasan di ranah digital, dan unggul dalam menyampaikan citra positif kelembagaan.

Staff Ahli Menteri Bidang Komunikasi dan Media Massa Prof. Dr. Widodo Muktiyo, mengatakan, webinar dan penghargaan TOP GPR Award 2021 bisa menjadi alat penilaian untuk mengukur kinerja humas pemerintah.

“Apresiasi semacam ini perlu dilakukan untuk menjadi alat penilaian terhadap perkembangan public relations, khususnya di ranah pemerintahan. Penghargaan ini juga tentunya bisa menjadi evaluasi sehingga muncul motivasi untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas public relations di Indonesia,” kata Widodo.

Pada kesempatan sama, Direktur GPR Institute sekaligus CEO SuaraPemerintah.ID, Arief Munajad berharap TOP GPR Award 2021 bisa menjadi pemicu kalangan humas pemerintah dalam meningkatkan berbagai program dan inovasi yang efektif dan efisien.

“Harapan kami dari penghargaan ini bisa menjadi sebuah apresiasi yang membanggakan bagi para pelaku kehumasan di ranah pemerintah. Semoga apresiasi ini juga menjadi pemicu bagi kehumasan pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas kehumasan melalui berbagai program dan inovasi yang efektif dan efisien,” harapnya. 

Hal senada juga disampaikan CEO TRAS N CO Indonesia, Tri Raharjo, bahwa peran public relations sangat penting dalam beradaptasi dengan era digital.

“Adaptasi public relations di era digital bukan lagi kewajiban tapi sudah menjadi kebutuhan. TOP GPR Award 2021 merupakan hasil penilaian kami terhadap kegiatan public relations kalangan pemerintah dalam penggunaan media digital untuk meningkatkan citra dan reputasi instansi terhadap publik,” kata Tri.

Pada acara penghargaan ini juga hadir CEO INFO BRAND GROUP, Susilowati Ningsih, menambahkan bahwa penghargaaan TOP GPR Award 2021 merupakan program kegiatan dari media SuaraPemerintah.ID yang merupakan bagian dari INFO BRAND Group sebagai bentuk apresiasi terhadap pemerintah, baik Kementerian, Lembaga Negara, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota.

Melalui SuaraPemerintah.ID, TOP GPR Award 2021 digelar bekerja sama dengan GPR Institute, dan TRAS N CO Indonesia serta Citra Mas Public Relations sebagai strategic award partner.

“Kami sangat mendukung penyelenggaraan ini, karena kita memahami betapa pentingnya peran kehumasan (public relations) di ranah pemerintahan. Melalui kegiatan kehumasan inilah berbagai informasi dan komunikasi bisa berjalan dengan baik antara pemerintah dan masyarakat publik,” tegas Susi.

Susi menambahkan, semoga dengan diselenggarakannya penghargaaan TOP GPR Award, menjadi sebuah kontribusi dalam mendorong perkembangan, dan kemajuan kehumasan di ranah pemerintah Indonesia.“Sehingga pemerintah dan masyarakat bisa bersatu dalam jalinan komunikasi efektif dan efisien,” kata Susi.

Sebagai informasi, penyerahan penghargaan dilangsungkan secara virtual melalui e-Awarding Ceremony Top GPR Award 2021 pada Kamis 11 November 2021. Sebelum acara penyerahan penghargaan digelar Talk Show bersama perwakilan dari berbagai humas instansi pemerintah. 

Media komunikasi digital pemerintahan pusat dan daerah di seluruh Indonesia yang lolos, dari 34 provinsi hanya 20 provinsi dinilai lolos dalam penilaian ajang Top GPR Award. Untuk di level Pemerintah Daerah Kabupaten dan Kota, dari penilaian 514 Pemda Kabupaten dan Kota, hanya terpilih 150. Pada level Kementerian, dari 34 Kementerian terpilih 23 Kementerian. 

Selanjutnya, 12 Lembaga Negara non kementerian lolos penilaian ajang Top Government Public Relations (GPR) Award 2021. Penghargaan TOP GPR Award 2021 diberikan sebagai apresiasi terhadap keberhasilan pemerintah dalam menjalankan program public relations efektif dan efisien dengan memanfaatkan teknologi digital. 

Semua itu mengacu pada tiga parameter penilaian yakni, Digital Awareness Aspect, Digital Media & Website Aspect, dan Social Media Aspect Untuk kategori Kementerian, Lembaga Negara dan Pemerintah Provinsi serta Digital Awareness Aspect, Digital Media & Media Sentiment Aspect dan Website Aspect yang memenuhi dua kriteria penilaian akhir, yaitu: 

1. Pemberitaan positif dalam 5 halaman mesin pencari pertama dengan angka dominasi minimal 80 persen pemberitaan positif. 

2. Total Final Skor minimal 70 poin atau lebih. 

Berikut di bawah ini deretan instansi pemerintah peraih penghargaan TOP GPR Award 2021: 

1. Pemkot Ambon, penghargaan diterima Walikota Ambon, Bapak Richard Louhenapessy SH 

2. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), penghargaan diterima Koordinator Humas, Biro Humas dan Kerjasama Luar Negeri, KKP, Ibu Desri Yanti, S.St.Pi , M.Sc 

3. Kementerian Pertanian RI, Kepala Biro Humas dan Informasi Publik, penghargaan diterima Bapak Kuntoro Boga Andri 

4. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, penghargaan diterima Kepala Bidang Komunikasi Publik Dinas Kominfotik Provinsi DKI Jakarta, Ibu Nuruning Septarida. 

5. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, penghargaan diterima Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Ibu R. Rhina Anita E.M 

6. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, penghargaan diterima Plt. Kepala Biro Komunikasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Bapak Cecep Rukendi S.Sos, MBA 

7. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, penghargaan diterima Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi, dan Persidangan, Bapak Haryo Limanseto 

8. Pemerintah Provinsi Bengkulu, penghargaan diterima Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Bapak Jaduliwan, M.M. 

9. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, penghargaan diterima Bpk H. Achmad Rizwan S,STP. MM selaku Kepala dinas Diskominfo Pemprov Sumatra 

10. Pemerintah Kota Tangerang Selatan, penghargaan diterima Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Komunikasi dan Kehumasan Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Diskominfo Kota Tangsel, Bapak Irfan Santoso S.Sos.M.M. (Lak/Tha)

Share:

Budaya Digital, Titik Tolak Pembangunan Berkelanjutan Bisnis


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Budaya digital (Digital Culture) adalah sebuah keharusan dalam suatu perusahaan. Sebab ini menjadi titik tolak perkembangan pembangunan yang berkelanjutan ( susutainable development) terhadap bisnis yang dijalankan sebuah perusahaan atau institusi tersebut.

Hal ini menjadi salah satu dasar diselenggarakannya acara puncak penghargaan Digital Culture Excellence Award 2021 di Ballroom 3 The Ritz -Carlton Hotel, Jakarta, Rabu (10/11/2021) oleh Majalah First Indonesia.

Acara yang mengusung tema “Digital Culture for Sustainable Development” didukung oleh lembaga-lembaga kredibel seperti Badan Siber dan Sandi Negara, DRN, Internet Society Chapter Jakarta-Indonesia, LKN, UICI, Politeknaker, Wantiknas (Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional), Kementerian Komunikasi dan Informatika RI dan Kementerian Ketenagakerjaan RI.

Ketua Dewan Juri Prof. Laode Masihu Kamaludin, M.Sc., M.Eng dalam sambutannya mengungkapkan bahwa proses acara yang berlangsung sejak tiga bulan lalu itu bertujuan untuk meningkatkan SDM atau Human Transformation. Bagaimana agar SDM mengadopsi budaya digital dan mengimplementasikannya dalam perusahaan sesuai kebutuhan.

“Perusahaan-perusahaan itu harus terbuka dan bisa menerima atau mengadopsi digital dalam kehidupan sehari-hari. Nah peserta-peserta yang mengikuti acara atau mendapatkan penghargaan ini sudah menerapkan budaya digital dalam berbagai level-level bisnisnya masing-masing,” ujarnya.

Menurutnya, perusahaan-perusahaan saat ini sudah sadar akan pentingnya digital dalam proses bisnisnya. Mindset digital sudah dimiliki oleh semua perusahaan. Terlebih ketika diterpa pandemi Covid-19 ini.

“Setidaknya ada tiga perubahan fundamental yang bisa diambil hikmahnya dengan terjadinya Pandemi Covid-19 ini. Pertama, pola pikir (mindset) masyarakat mengalami perubahan yang signifikan. Masyarakat sadar bahwa digital itu sangat penting. Ketika aturan memaksakan masyarakat tidak boleh bepergian atau di rumah saja, maka cara komunikasi via digital menjadi hal yang vital. Ini perubahan yang kedua. Kemudian yang perubahan yang ketiga adalah cara berperilaku. Masyarakat lebih memperhatikan kebersihan demi kesehatannya,” terangnya.

Maka saat ini Artificial Intelligence (AI), Blockchain, Big Data, dan Connectivity adalah hal yang sangat fundamental. Dengan itu, budaya digital akan berjalan dengan lancar. Terlebih dalam bisnis, yang tak lain bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan ekonomi nasional.Apalagi pemerintah mempunyai harapan besar dengan adanya bonus demografi yang dimiliki Indonesia menjadi berkah bukan petaka. Maka digitalisasi haruslah menjadi hal yang tak bisa dipisahkan dalam kegiatan apapun, apalagi kaitannya dalam bisnis.

“Dalam hal ini, Presiden Jokowi mengingatkan bahwa bonus demografi pada tahun 2035 harus tercipta sembilan juta digital talent dan tiga juta digital leadership. Kalau itu tidak tercipta, maka bonus demografi itu justru akan menjadi malapetaka,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo Usaman Kansong sangat mendukung acara Digital Culture Excellence Award 2021 ini. Sebab ini sangat membantu pemerintah dalam mengedukasi masyarakat akan pentingnya budaya digital.

“Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Kominfo berkewajiban meningkatkan literasi digital, meningkatkan kecakapan masyarakat dalam menggunakan digital. Juga digital culture bagaimana mengedukasi masyarakat dalam menggunakan teknologi digital agar sesuai dengan budaya bangsa,” ujarnya.

Menurutnya, acara Digital Culture Excellence Award menjadi pelengkap upaya-upaya yang dilakukan kementerian Kominfo dalam menumbuhkan budaya digital yang baik. Sebab Indonesia ini dikenal juga dengan penggunaan digital yang kurang santun.

Digital Culture Excellence Award 2021 ini merupakan kegiatan corporate rating (award) tahunan di bidang Teknologi dan Informasi berbasis Digital yang dipandu oleh para Dewan Juri yang ahli -ahli. Seperti Prof Laode Masihu Kamaluddin, Ashwin Sasongko, Riri Satria, dan perwakilan dari Keminfo, Kemnaker, dan lain sebagainya.

Adapun nama-nama perusahaan dan lembaga yang menjadi pemenang di acara ini antara lain PT BADAK NGL, PT PUPUK SRIWIDJAJA PALEMBANG, PT TRANSPORTASI Jakarta, PT POLYTAMA PROPINDO, PT PERTAMINA EP CEPU, PT JASA RAHARJA, PT BIRO KLASIFIKASI INDONESIA (PERSERO), PERUM BULOG, KSO TERMINAL PETIKEMAS KOJA, PT SOFTEX Indonesia, PT ELANG MULIA PERKASA, PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM TIRTA BANGKA, LKPP ( LEMBAGA KEBIJAKAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH ), PT PENJAMINAN JAMKRINDO SYARIAH, DISKOMINFO MOJOKERTO, PT BANK JABAR BANTEN SYARIAH, PT PERKEBUNAN NUSANTARA IX (PERSERO), PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM KAB. NUNUKAN, PT BPR SERANG (PERSERODA), PT BPRS TANI TULANG BAWANG BARAT, PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM KAB. HALMAHERA UTARA, OMBUDSMAN RI PERWAKILAN PROVINSI BANTEN, OMBUDSMAN RI PERWAKILAN PROVINSI SULAWESI TENGGAR, dan GRAND HYATT Jakarta. (Arianto)

Share:

Link Net Anugerahi Discover Possibilities Award kepada Pelanggan


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
PT Link Net Tbk (LINK) mempersembahkan Discover Possibilities Award 2020 bertema ‘World of Possibilities’, yang merupakan ajang penghargaan perdana Link Net, sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan setia First Media Business. Malam apresiasi dibuka langsung oleh Presiden Direktur & CEO dan Enterprise Sales Director PT Link Net Tbk pada Selasa (8/12) bertempat di Hotel Raffles Jakarta.

Marlo Budiman, Presiden Direktur dan CEO PT Link Net Tbk menjelaskan bahwa pandemi telah membawa perubahan besar di berbagai aspek kehidupan manusia serta tuntutan transformasi yang harus mampu dijawab di era Revolusi Industri 4.0.  

"Oleh karenanya, kami menghadirkan Discover Possibilities Award untuk memberikan apresiasi tertinggi kepada pelanggan First Media Business, yang hingga saat ini masih terus setia bersama kami, dan aktif berkontribusi dalam upaya peningkatan layanan yang kami lakukan," kata Marlo dalam keterangan tertulis kepada media. Jum'at (19/12)

Apresiasi diberikan kepada 75 loyal customers yang terbagi dalam 6 kategori yaitu: Best Partnership, Best Strategic, Most Compassionate, Most Empowering, Most Enduring, dan Most Inspiring. 

Disaat yang sama, Agung Satya Wiguna, Enterprise Sales Director PT Link Net Tbk mengungkapkan, Kami berharap Discover Possibilities Award dapat menghadirkan optimisme bagi kita untuk menyambut dan menghadapi berbagai tantangan di tahun 2021. Bersama First Media Business, mari kita buka dan wujudkan segala peluang untuk performa dan kinerja yang lebih baik. 

"Berbagai upaya akan terus kami lakukan untuk dapat memberikan perjalanan transformasi digital yang lebih menyenangkan bagi pelanggan dan calon pelanggan kami kedepannya," ungkap Agung.

Untuk diketahui, Dengan mengantongi sertifikat berstandar internasional MEF 3.0 dari Metro Ethernet Forum atau aliansi industri global yang beranggotakan lebih dari 200 perusahaan dari seluruh dunia, termasuk di dalamnya penyedia layanan telekomunikasi, operator TV kabel, dan vendor perangkat jaringan, Link Net mampu menghadirkan Next Generation Network (NGN) dengan konektivitas yang lebih aman dan andal di semua platform jaringan. 

Selain itu, kata Agung, penghargaan Customer Experience Service Quality Award (CXSQA) 2020 yang berhasil diraih selama 3 tahun berturut-turut juga menjadi bentuk nyata komitmen dan upaya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.

"Asal tahu saja, Berbekal pengalaman dalam melayani berbagai industri seperti Keuangan, Hospitality, Telekomunikasi, Pemerintahan, Edukasi, Properti, Transportasi, Energi & Sumber Daya, Media & Hiburan, dan Manufaktur, Link Net optimis dapat memberikan pelayanan ICT yang optimal karena telah memahami kebutuhan serta tantangan yang terjadi di sektor tersebut," pungkasnya. (Arianto)



Share:

Mendikbud: FFI 2020, Penanda Kemajuan Budaya di Tengah Keterbatasan


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Gelaran Festival Film Indonesia (FFI) 2020 mencapai puncaknya pada Malam Anugerah Piala Citra. Setelah melalui berbagai tahapan seleksi dan penjurian terdapat 21 kategori yang mendapat apresiasi pada penyelenggaraan FFI ke-40 ini. Informasi daftar pemenang dapat diakses pada situs resmi Festival Film Indonesia yaitu festivalfilm.id

Di tengah pandemi Covid-19 yang melanda dunia, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim mengatakan, FFI tahun 2020 dapat menjadi penanda kemajuan budaya di tengah keterbatasan. Sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 1955, FFI digagas sebagai barometer perkembangan kualitas perfilman Indonesia.

"Melalui berbagai penghargaan yang diberikan, publik dan kalangan perfilman sendiri bisa membaca pencapaian terbaik yang dihasilkan pekerja film tanah air selama setahun terakhir," kata Mendikbud dalam keterangan tertulis kepada media. Sabtu (05/22)

Selain itu, Mendikbud menyampaikan, perkembangan perfilman Indonesia patut dirayakan melalui penghargaan kepada para pembuat film.

Menurutnya, FFI tahun ini menjadi catatan sejarah karena di saat yang sama, bangsa Indonesia tengah berjuang melewati pandemi Covid-19. “Melalui karya-karya yang membahagiakan dan menggerakkan (kita bangkit),” tuturnya dalam sambutan yang disiarkan secara langsung di kanal YouTube FFI dan Kemendikbud RI, Sabtu (5/12).

Senada dengan itu, Direktur Jenderal Kebudayaan (Dirjenbud), Hilmar Farid berharap, penghargaan FFI tahun 2020 dapat menjadi penyemangat agar film Indonesia dapat lebih dicintai di rumah sendiri, lebih banyak berkiprah di kancah nasional dan internasional, serta menjadi inspirasi masyarakat dalam menjalani hidup dan mengejar mimpi.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan. Kiranya nyala semangat FFI terus hidup pada tahun-tahun yang akan datang,” imbuh Hilmar.

Turut hadir secara langsung pada perhelatan yang diselenggarakan di Plenary Hall, Jakarta Convention Center ini adalah Ketua Komite Festival Film Indonesia 2018 – 2020, Lukman Sardi; Duta Festival Film Indonesia 2020, Chicco Jerikho; Laura Basuki; Tissa Biani; Karina Salim; Mawar de Jongh; Aurelie Moeremans; Lyodra; Andi Rianto; Dr. Twindy Rarasati; Yayan Ruhian; dan Erwin Gutawa. Adapun keseluruhan acara disutradarai oleh Jay Subiakto.

Disaat yang sama, Jay Subiakto menjelaskan bahwa acara Malam Anugerah Piala Citra konsepnya terinspirasi dari pekerja film dan keadaan Indonesia terkini.

“Ide saya melihat dari perkembangan selama ini dari orang-orang film. Ide pembuka terinspirasi dari akun Instagram KKFauzi yang menggambar Save of Our Cinema dengan tokoh-tokoh yang terkenal di film Indonesia,” ungkap Jay.

Lebih lanjut ia mengisahkan, konsep acara mencerminkan kerinduan orang untuk kembali ke bioskop. Dihadirkan pula tokoh-tokoh dari film yang masuk nominasi seperti ‘Susi Susanti: Love All’ dan ‘The Science of Fictions’, pahlawan super seperti Gatot Kaca, Gundala, Wiro Sableng dan lain-lain. Selain itu ditampilkan juga dokter dan tenaga kesehatan sebagai bentuk tribut kepada para tenaga media yang masih berjuang hingga saat ini.

Jay Subiyakto menjelaskan bahwa acara ini diselenggarakan dengan menerapkan protokol kesehatan. “Jumlah penonton dibatasi di area bawah dan balkon. Juga semua kursi-kursi disusun untuk berjarak 1,5 meter. Mematuhi 3 M yaitu menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan,” tegasnya.

Selanjutnya juga disampaikan, Pemenang Piala Citra ditentukan dengan voting yang dilakukan oleh member FFI yang sudah terdaftar. Member FFI tersebut adalah mereka yang pernah dinominasikan atau menang Piala Citra sejak tahun 1955 hingga 2019.

Berikut daftar pemenang Piala Citra 2020.

Film Cerita Panjang Terbaik: Perempuan Tanah Jahanam - Produksi: BASE Entertainment, Ivanhoe Pictures, CJ Entertainment, RAPI FILMS - Produser: Shanty Harmayn, Tia Hasibuan, Aoura Lovenson, Ben Soebiakto

Sutradara Terbaik: Joko Anwar - Perempuan Tanah Jahanam

Penulis Skenario Cerita Asli Terbaik: Adriyanto Dewo - Mudik

Penulis Skenario Cerita Adaptasi Terbaik: Ernest Prakasa, Meira Anastasia - Imperfect: Karier, Cinta & Timbangan - Skenario Adaptasi dari buku dengan judul sama, karya Meira Anastasia terbit tahun 2018

Pengarah Sinematografi Terbaik: Ical Tanjung, I.C.S - Perempuan Tanah Jahanam

Pengarah Artistik Terbaik: Vida Sylvia Pasaribu-Abracadabra

Penata Efek Visual Terbaik: Gaga Nugraha - Ratu Ilmu Hitam

Penyunting Gambar Terbaik: Dinda Amanda - Perempuan Tanah Jahanam

Penata Suara Terbaik: Mohamad Ikhsan, Anhar Moha - Perempuan Tanah Jahanam

Penata Musik Terbaik: Aksan Sjuman - Humba Dreams

Pencipta Lagu Tema Terbaik: Judul Lagu “Fine Today” - Musik/Lirik: Ardhito Pramono - Film: Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini

Penata Busana Terbaik: Hagai Pakan - Abracadabra

Penata Rias Terbaik: Eba Sheba - Abracadabra

Pemeran Utama Pria Terbaik: Gunawan Maryanto - The Science of Fictions (Hiruk-Pikuk Si Alkisah)

Pemeran Utama Perempuan Terbaik: Laura Basuki - Susi Susanti: Love All

Pemeran Pendukung Pria Terbaik: Ade Firman Hakim - Ratu Ilmu Hitam

Pemeran Pendukung Perempuan Terbaik: Christine Hakim - Perempuan Tanah Jahanam

Film Cerita Pendek Terbaik: Jemari yang Menari di Atas Luka-Luka - Sutradara: Putri Sarah Amelia

Film Dokumenter Pendek Terbaik: Ibu Bumi - Sutradara: Chairun Nissa

Film Dokumenter Panjang Terbaik: You and I - Sutradara: Fanny Chotimah

Film Animasi Pendek Terbaik: Prognosis - Sutradara: Ryan Adriandhy.

Sementara itu, Ketua Komite Festival Film Indonesia 2018 - 2020, Lukman Sardi mengatakan, “Penyelenggaraan Festival Film Indonesia 2020 tahun ini merupakan tantangan luar biasa bukan hanya dalam penyelenggaraan tapi juga jumlah film yang berkurang.

Ia mengemukakan, keadaan pandemi yang mempengaruhi seluruh lini kehidupan adalah cobaan yang berat. Semua pekerja film terdampak dan banyak pula pekerjaan yang terhambat maupun melambat.

“Namun dengan semangat yang tangguh dari semua pihak, keadaan ini jadi momentum luar biasa, karena justru banyak hal yang dapat terwujud dalam bentuk empat pilar yaitu kerendahan hati, karya, inklusif, kolaborasi yang saling terhubung di setiap langkah,” pungkasnya. (Arianto)


Share:

Direktur LEMKAPI Berikan Apresiasi Dan Penghargaan Kepada Polres Majalengka


Duta Nusantara Merdeka | Majalengka
Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (LEMKAPI) Edi Saputra Hasibuan, hari ini Selasa (16/6/2020) mendatangi Mapolres Majalengka memberikan Apresiasi dan Penghargaan kepada Polres Majalengka.

Dirinya memberikan piagam penghargaan kepada Polres Majalengka atas kinerjanya yang melaksanakan banyak inovasi dalam menghadapi pandemic Covid-19 dan sejumlah inovasi strategis di wilayah hukum Polres Majalengka.

Piagam bertuliskan “Promoter Reward” diberikan kepada Kapolres Majalengka AKBP Dr. Bismo Teguh Prakoso yang banyak melakukan inovasi mulai dari penanganan pandemic, ketahanan pangan, program Elektronik Polres Majalengka Raharja (E.PMR), Program Polisi Cinta Tahanan dan sebagainya.



Promoter Reward yang diberikannya, sambungnya, selain sebagai apresiasi. Juga sebagai wujud kebanggaan pada Polres Majalengka yang mampu melayani dan mengayomi serta melindungi masyarakat Kabupaten Majalengka.

Sementara, Kapolres Majalengka AKBP Dr. Bismo Teguh Prakoso mengatakan akan terus berinovasi dan selalu melakukan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat, demi terciptanya kamtibmas yang selalu kondusif di Kabupaten Majalengka.

Polres Majalengka Dan Jajarannya Merupakan Program Penguatan PROMOTER KAPOLRI Dalam Rangka mewujudkan Kamtibmas Yang Mantap & Kondusif, Masyarakat Aman da  Tetap Produktif  Dimasa Pandemi Covid-19. Tukas Kapolres Majalengka AKBP Bismo Teguh Prakoso.**

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Ajang Penghargaan Digital Transformation Awards Tahun ke-3 di Indonesia


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Perusahaan di Indonesia terus berkembang dan bersaing dalam ekosistem digital dengan mendorong budaya digital, tenaga kerja yang agile, pengalaman yang dipersonalisasi, dan model operasi yang cerdas. Meskipun manajemen perubahan selalu menjadi tantangan bagi organisasi, kami telah melihat kemajuan yang menarik dan pemberdayaan jaringan kerja menjadi fondasi yang kuat dan akan bermanfaat bagi visi Indonesia menjadi powerhouse ekonomi digital di pasar regional. Sejak 2017, IDC Indonesia telah melihat pertumbuhan dalam jumlah dan jenis proyek digital dan perkembangan ini telah membuktikan bahwa perusahaan di Indonesia sedang berkembang, bertransformasi menjadi perusahaan masa depan.

Mevira Munindra, Head of Operations, IDC Indonesia mengatakan, pada Kamis, 12 September 2019 IDC mengumumkan para pemenang IDC Digital Transformation Awards 2019 (DXa) dan Coca-Cola Amatil Indonesia dinobatkan sebagai “2019 Digital Transformer for Indonesia”. Di tahun ketiga, IDC DX Awards mengapresiasi pencapaian organisasi yang telah berhasil merencanakan dan melaksanakan transformasi pada satu atau berbagai bidang melalui penerapan teknologi digital yang disruptif. Pemenang lainnya meliputi: Bank BTPN, Bank Rakyat Indonesia, FinAccel, GOJEK, serta Mochamad Ridwan Kamil yang mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang dinobatkan sebagai DX Leader 2019 di Indonesia. Semua organisasi memiliki keunggulan masing-masing yang dapat dilihat dan diukur dalam upaya transformasi digital (DX) mereka di seluruh lima dimensi DX dan usaha yang signifikan untuk mengubah atau mendisrupsi pasar.

Berikut adalah pemenang IDC Digital Transformation Awards 2019 Indonesia berserta dengan projek transformasi digital terbaik mereka:

• CCAI Digital Transformation in Manufacturing oleh Coca-Cola Amatil Indonesia sebagai Digital Transformer 2019 di Indonesia. 

Sejak memulai transformasi digital, Coca-Cola Amatil Indonesia telah menunjukkan kepemimpinan dan budaya secara digital dalam model operasi end-to-end mereka untuk mengoptimalkan hasil dan pengalaman operasi. Memanfaatkan data dan kolaborasi di seluruh proses organisasi nya, Coca-Cola Amatil Indonesia telah berhasil mengimplementasikan transformasi digital untuk strategi bisnis jangka panjang.

• GOJEK oleh PT Aplikasi Karya Anak Bangsa sebagai Digital Disruptor 2019 di Indonesia.

Ditetapkan sebagai platform on-demand multi-services, Gojek telah memberikan pengaruh terhadap pasar Indonesia dengan teknologi dan pengalaman pengguna. Gojek telah menggunakan implementasi big data yang dapat memberikan perkiraan permintaan dan mendorong organisasi, pengambilan keputusan dan operasi yang berbasiskan data ke dalam ekosistem mereka.

• Credit Risk Management System oleh FinAccel sebagai Information Visionary 2019 di Indonesia. 

Setelah keberhasilannya dalam proses otomatisasi risiko kredit, FinAccel mengoptimalkan operasi bisnis melalui teknologi pendeteksian data dan penipuan melalui sistem manajemen risiko industri yang mampu mencapai metrik risiko tingkat bank.

• CCAI Digital Transformation in Manufacturing oleh Coca-Cola Amatil Indonesia sebagai Talent Accelerator 2019 di Indonesia. 

Coca-Cola Amatil Indonesia mengakui bahwa terdapat kesenjangan kemampuan dan culture shock dalam implementasi teknologi baru maupun kebutuhan untuk menjalankan metodologi yang lebih cepat. Untuk mengatasi masalah ini, CCAI menginisiasi Supply Chain Academy dan One Amatil IT Framework untuk masing-masing membantu mengakomodasi proses digital baru di lapangan dan bekerja sama dengan spesialis IT di seluruh Grup Amatil.

• Jenius: Foreign Currency Balance oleh Bank BTPN sebagai Omni Experience Innovator 2019 di Indonesia. 

Tetap setia pada visinya untuk menjadi aplikasi Life Finance pertama di Indonesia dan nilai yang berpusat pada pelanggan, Jenius terus mengembangkan penawaran untuk cara yang lebih sederhana, cerdas, dan aman untuk mengelola keuangan melalui smartphone. Jenius meningkatkan kualitas dengan program Foreign Currency Balance untuk menyederhanakan proses pembuatan akun mata uang asing dan menggunakannya sehari-hari saat berada di luar negeri.

• West Java Digital Province, Mochamad Ridwan Kamil Governor of West Java 2018-2023 oleh West Java Provincial Government sebagai DX Leader 2019 di Indonesia. 

Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil mempunyai inisiasi andalan yaitu Provinsi Digital Jawa Barat. Ridwan Kamil ingin mengubah fungsi pemerintah secara digital dengan mengintegrasikan Inovasi TIK dan bekerja sama dengan perusahaan start-up. Inisiatif ini termasuk Layanan Digital Jabar, Desa Digital (Digital Villages), dan pengembangan aplikasi komunikasi yang disebut Sapawarga.

• BRI's Digital Banking: BRILink oleh Bank Rakyat Indonesia sebagai Operating Model Master 2019 di Indonesia. 

Bagi BRI, digital telah menjadi DNA mereka yang ditekankan dengan memasukkan CX (customer experience) ke dalam strategi digital mereka. BRILink adalah sebuah inovasi di dunia keuangan, khususnya di industry perbankan, untuk memfasilitasi akses kepada orang-orang yang tidak memiliki layanan perbankan melalui basis pelanggan BRI secara nasional. Dengan memanfaatkan sistem operasional yang digerakkan oleh data dan terintegrasi, BRILink yang berbasis agensi ini tidak hanya memberikan manfaat efisiensi operasional, tetapi juga memberikan kemudahan dalam bertransaksi dalam masyarakat. 

"IDC DX Awards menggunakan dua tahap pendekatan dalam menentukan pemenang dari masing-masing negara dan regional. Setiap nominasi dinilai secara independen oleh analis lokal dan regional IDC berdasarkan standar penilaian dari IDC DX Taxonomy," ujar Mevira dalam keterangan tertulisnya.

Selain itu, kata Mevira, Semua proyek transformasi digital Indonesia yang menang dipilih sebagai bagian dari lebih dari 1000 entri berkualitas tinggi yang diterima dari organisasi end-user di Asia / Pasifik. Pemenang dari masing-masing negara akan menjadi salah satu finalis untuk penghargaan di tingkat regional, di mana mereka akan di nilai kembali dengan pemenang lain dalam kategori yang sama untuk akhirnya menentukan yang terbaik dari yang terbaik di regional.

"Penghargaan di tingkat regional akan diumumkan pada 23 – 24 Oktober 2019 di Raffles City Convention Centre, Singapore. Untuk informasi lebih lanjut tentang kriteria penghargaan dan proses penilaian, silakan kunjungi situs website IDC DX Awards di www.idcdxawards.com. IDC memaparkan Digital Transformation (DX) sebagai pendekatan dimana organisasi mendorong perubahan dalam model bisnis dan ekosistem bisnis mereka dengan memanfaatkan teknologi digital (mis. Cloud, Mobile, Big Data / Analytics, Sosial dan IoT) dan kompetensi. Ekosistem bisnis terdiri dari pelanggan, mitra, pesaing, dan bisnis itu sendiri, bersama dengan lingkungan bisnis dan peraturannya," tutup Mevira. (Arianto)







Share:

Bekraf Gelar Awarding Deureuham 2019: Islamic Creative Economy Competition


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) melalui Deputi Akses Permodalan, Direktorat Akses Perbankan menggelar acara Awarding Deureuham 2019: Islamic Creative Economy Competition pada Minggu (1/9/2019) di Jakarta Convention Center, Jakarta.

Acara ini akan dibuka oleh Kepala Bekraf, Triawan Munaf dan Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo. Setelah itu dilanjutkan dengan sesi Government Talk dari Bekraf dengan tema Peran Kedeputian Bekraf Pada Ekosistem Deureuham. Sesi ini akan diisi oleh Sekretaris Utama Bekraf, Restog Krisna Kusuma; Deputi Akses Permodalan, Fadjar Hutomo; Deputi Infrastruktur, Hari Santosa Sungkari; Deputi Pemasaran, Joshua Puji Mulia Simandjutak; Deputi Fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual dan Regulasi, Ari Juliano Gema; Deputi Hubungan Antar Lembaga dan Wilayah, Endah Wahyu Sulistianti; Direktur Riset dan Pengembangan Ekonomi Kreatif, Wawan Rismawan; Direktur Akses Perbankan Syariah, Yuke Sri Rahayu; dan GM Micro Business Division BNI Syariah, Budi Aristianto.

Triawan Munaf, Kepala Badan Ekonomi Kreatif dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan Deureuham 2019 berupa peningkatan kapasitas bisnis, penjurian nasional, dan penganugerahan bagi 30 finalis Bootcamp Nasional Deureuham 2019 dari 5 Regional penjurian Deureuham 2019.


30 finalis yang berhasil lolos adalah TXTURE, Kanung Bakery Bogor, Hey Jong, Cerebrum, Studio Dapur, PALA Nusantara dari Bandung; Pukis Badran, Social Kreatif, Fox and Bunny, Lactashare, OPA Order Pake Aplikasi, Gouni goods dari Jogjakarta; SAKOMBU, Katuju Indonesia, Frame Lite, MOWIEE, KEPUL, Rendang Mizaki dari Padang; De pumpkins, Learn Qur'an, JEDA SEJENAK, Kantan Sasirangan, Borneo Wood Work, Smart Private Indonesia dari Banjarmasin; Genjiwarestore, La Unti, Film Kecapi, Skydu, DEL MANGO, Dapur Tani dari Makassar.

Semoga tujuan acara ini dapat tercapai dan memberikan kontribusi positif bagi perkembangan ekonomi serta terciptanya ekosistem ekonomi kreatif berbasis Syariah di Indonesia tumbuh dan
berkembang pesat untuk memenuhi kebutuhan halal lifestyle dunia," ujar Triawan Munaf.

Seleksi Deureuham diawali dengan roadshow di enam daerah, yaitu Bandung, Padang, Aceh, Banjarmasin, Makassar, dan Yogyakarta, kata Triawan Munaf, kemudian dilanjutkan dengan bootcamp nasional yang digelar di Bandung, 30 ekrafpreneur dari subsektor jasa kreasi digital, teknologi, kuliner, serta kriya dan desain produk lolos kurasi bootcamp dan menjadi finalis Deureuham 2019.

Di akhir kegiatan bootcamp, akhirnya terpilih delapan pemenang dari 4 subsektor. Pada subsektor kriya dan desain produk dimenangkan oleh Genjiwarestore sebagai juara pertama dan PALA Nusantara sebagai juara kedua. Pada subsektor jasa kreasi digital dimenangkan oleh Social Kreatif sebagai juara pertama dan Hey Jong sebagai juara kedua. Pada subsektor kuliner dimenangkan oleh Pukis Badran sebagai juara pertama dan Katuju Indonesia sebagai juara kedua. Pada subsektor teknologi dimenangkan oleh Learn Qur'an sebagai juara pertama dan Cerebrum sebagai juara kedua.

Kriteria penjurian peserta Deureuham 2019 yaitu usaha kreatif dan inovatif yang memenuhi kebutuhan pasar, khususnya middle class moslem; usaha kreatif berbasis syariah yang memiliki spiritual benefit, memiliki manfaat, halal, dan tanpa riba; usaha kreatif yang memiliki sosial impact, yaitu mempunyai dampak positif terhadap lingkungan sekitar; serta usaha kreatif yang scalable, berpotensi tumbuh berkembang menciptakan lapangan pekerjaan di masa datang.

Deureuham juga dapat menjadi link para peserta untuk mengikuti ajang internasional. Kesempatan dalam berkompetisi di ajang internasional akan terbuka, sehingga setelah mengikuti Deureuham para peserta diharapkan dapat memulai membuat media sosial, website dan sebagainya dalam versi bahasa lnggris.

"Melalui Deureuham, Bekraf mendorong pelaku usaha ekraf berbasis syariah untuk mendapatkan dukungan pembiayaan dari perbankan syariah, menstimulasi pertumbuhan bisnis berbasis syariah, sekaligus mengembangkan ekrafpreneur berbasis syariah di Indonesia," tutup Triawan Munaf. (Arianto)



Share:

IDC Smart City Asia Pacific Awards 2019


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Lebih dari 170 pengajuan proyek Kota Pintar dari perusahaan publik dan swasta di Asia Pasifik, hanya 57 proyek teratas yang ditetapkan sebagai finalis dan memenuhi syarat untuk pemungutan suara publik sebagai tahap kedua dalam pemilihan tahunan IDC Smart City Asia Pacific Awards (SCAPA).

IDC Government Insights Asia/Pacific mengumumkan dua proyek Smart City dari Indonesia sebagai finalis dalam Smart City Asia/Pacific IDC Awards 2019. Aplikasi Jakarta Citizen Relationship Management (CRM) dan Area GOP (Green Office Park) oleh Sinar Mas Land masing-masing telah dipilih sebagai finalis di pada kategori 'Civic Engagement dan 'Smart Buildings’.

Kategori Penghargaan sebagai berikut;
Administration
Civic Engagement
Digital Equity and Accessibility
Economic Development, Tourism, Arts, Libraries, Culture, Open Spaces
Education
Public Health and Social Services
Public Safety (Disaster Response / Emergency Management and Smart Policing)
Smart Buildings
Smart Water
Sustainable Infrastructure
Transportation (Connected & Autonomous Vehicles, Public Transit, Ride-Hailing/Ride-Sharing, and Transportation Infrastructure) 
Urban Planning and Land Use

Kamil Yunus, Market Analyst, IDC Indonesia menjelaskan, Sebagai salah satu kota terpadat di Indonesia, Jakarta menghadapi tantangan sosial ekonomi yang signifikan. Jakarta mengadopsi solusi teknologi inovatif, mengambil pendekatan yang lebih mengutamakan pengguna dan masyarakat, meningkatkan standar hidup, dan menciptakan kembali model-model bisnis dan pemberian layanan untuk mengatasi tantangan tersebut.

“Kami melihat kedua proyek Kota Pintar ini memiliki kemampuan di masa depan untuk - membantu memecahkan tantangan perkotaan yang paling besar dan memberikan cara hidup yang baru dan lebih baik,” ujar Kamil kepada awak media, hari kamis, 16 Mei 2019 di Jakarta.

IDC Smart City Asia Pacific Awards (SCAPA) dibuat untuk mengidentifikasi, membandingkan, dan mengumpulkan pendapat warga negara melalui pemungutan suara publik atas proyek-proyek terbaik setiap tahun di 12 domain strategis kota cerdas fungsional. "Ini adalah proses intensif selama enam bulan dalam mengikuti dan mengevaluasi ratusan inisiatif kota pintar di Asia/Pasifik," terang Kamil.

Pada kesempatan ini, lanjut Kamil, IDC mengundang masyarakat untuk memilih salah satu dari para finalis ini di www.idc.com/ap/smartcities hingga 28 Mei 2019. 

Masyarakat yang berpartisipasi dalam pemungutan suara publik akan berkesempatan untuk memenangkan Samsung Galaxy S10+ melalui undian elektronik yang akan diadakan setelah pemenang Asia/Pasifik telah diumumkan.

Pemenang dari Asia/Pasifik untuk setiap kategori ditentukan berdasarkan tolak ukur analis IDC, pemungutan suara publik, dan penilaian dari Dewan Penasihat Internasional. "Pemenang akan diumumkan pada Juli 2019 dimana proyek mereka akan bersaing dengan pemenang regional lainnya dalam kompetisi IDC Smart City di seluruh dunia untuk kesempatan untuk dinobatkan sebagai global IDC Smart City champion untuk satu dari 12 kategori," tutup Kamil.(Arianto)



Share:

Pemenang Indonesia Innovation Award 2019


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Eka Gandara, Kasubdit Kemitraan Strategis dan Wahana Inovasi Kemenristekdikti, menyampaikan bahwa Indonesia Innovation Award 2019 diikuti oleh 70 lembaga terdiri dari 40 perusahaan dan 30 pemerintah daerah.

Proses penilaian telah dilaksanakan sejak bulan Februari sampai dengan pertengahan bulan April Tahun 2019 dengan melibatkan dewan panelis dari berbagai Lembaga diantaranya Kementerian Riset Teknologi khususnya Ditjen Penguatan Inovasi, APTIKNAS,  ICT Institute, APEKSI, BISKOM, BIC (Bussiness Innovation  Center) dan DRN (Dewan Riset Nasional).  Penghargaan ini diberikan kepada sector dunia usaha dan pemerintah dengan kategori :

1. Kategori Best Sektor Bisnis.  Kategori ini merupakan klasifikasi berdasarkan sector bisnis
2. Kategori Best Over All. Merupakan ketegori penggabungan dari sectoral, Perusahaan dengan inovasi terbaik
3. Kategori Best CEO. Kategori ini dikhususkan untuk pemimpin perusahaan yang peduli dan mendukung inovasi perusahaan ntuk melahirkan terobosan-terobosan yang dapat meningkatkan brand dan image perusahaan
4. Kategori Pemerintah Daerah
5. Kategori Best Walikota

Metode penilaian yang digunakan dirancang dengan mengadopsi alat ukur Tingkat Kesiapan Inovasi (KATSINOV) dimana metode ini dapat memetakan tingkat kesiapan dan kematangan suatu inovasi dari berbagai aspek diantaranya aspek teknologi, market, organisasi, partnership, manufactur, investment dan resiko.

Khusus untuk kategori pemerintah daerah juga digunakan metode penilaian yang diadopsi dari  metode pengukuran Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) dimana metode ini dapat memetakan tingkat daya saing suatu daerah melalui aspek lingkungan, infrastruktur, market/pasar dan ekosistem inovasi.

Kedua metode tersebut baik KATSINOV maupun IDSD telah dikembangkan dan digunakan oleh Ditjen Penguatan Inovasi Kemenristekdikti baik dalam menilai/memetakan tingkat kesiapan inovasi dan daya saing daerah, juga digunakan pada ajang anugerah Iptek dan Inovasi Budhipura untuk tingkat Provinsi dan Budhipraja untuk tingkat Kabupaten/Kota dalam peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional yang puncaknya  jatuh pada setiap tanggal 10 Agustus.


Melalui serangkaian penilaian dengan menggunakan metode tersebut, kami meyakini bahwa proses penetapan penerima penghargaan telah dilaksanakan secara profesional dan dapat dipertanggungjawabkan.

Tujuan Innovation Award 2019:

Memberikan apresiasi dan penghargaan kepada perusahaan dan Pemerintah Daerah di Indonesia yang telah berhasil berkreasi dan inovatif dalam meningkatkan layanan, kinerja dan daya saing produk yang paling banyak mendapatkan rekomendasi dari masyarakat atau konsumen.

Mendorong perusahaan dan pemerintah daerah, untuk terus melakukan inovasi dan meningkatkan kontribusinya dalam pembangunan nasional.

Mendorong pemerintah kota untuk melakukan inovasi baik dalam hal kemudahan pelayanan publik, transparansi, dan efesiensi untuk peningkatan daya saing.

Meningkatkan perhatian pemerintah, perbankan nasional, dan lembaga kreditur/pembiayaan lainnya, untuk lebih mendorong pembiayaan infrastruktur di Indonesia.

Penilaian Innovation Award 2019

Fokus penilaian, pada kreativitas dan inovasi yang dilakukan dengan mengunakan bahan dasar lokal (TKDN) dan prospek bisnisnya ke depan.

Menggunakan dua metode penilaian sekaligus, yakni penilaian inovasi dan market research (survei konsumen).

Perusahaan Pemenang  Indonesia Innovation Award 2019:

1. PT Epson Indonesia
2. PT Asuransi Great Eastern
3. PT Asuransi Tugu Mandiri
4. PT Bank Nagari
5. PT Bank NTB Syariah
6. PT Bank OCBC NISP, Tbk
7. PT Barata Indonesia (Persero)
8. PT Indonesia Power
9. PT Industri Kereta Api (Persero)
10. PT Lippo General Insurance
11. PT Modern Land Tbk
12. PT Pelindo III (Persero)
13. PT Pindad (Persero)
14. PT Pos Indonesia (Persero)
15. PT. Privy Identitas Digital
16. PT Pupuk Sriwijaya
17. PT Sinergy Informatika Semen Indonesia
18. PT Sucofindo (Persero)
19. PT Visionet Internasional (OVO)
20. PT Wijaya Karya, Tbk
21. PT Biznet Networks
22. PT Perkebunan Nusantara VII
23. Perum Damri

Pemerintah Daerah Pemenang  Indonesia Innovation Award 2019:

1. Kota Ambon
2. Kota Banda Aceh
3. Kota Bandung
4. Kota Banjarmasin
5. Kota Batam
6. Kota Batu
7. Kota Blitar
8. Kota Bontang
9. Kota Jambi
10. Kota Kupang
11. Kota Magelang
12. Kota Malang
13. Kota Manado
14. Kota Palangkaraya
15. Kota Pare Pare
16. Kota Pekalongan
17. Kota Salatiga
18. Kota Sawahlunto
19. Kota Tual Maluku
20. Kota Samarinda.(Arianto)


Share:

Indonesia Innovation Award 2019 digelar di Jakarta



Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Setiap organisasi bisnis dan organisasi pemerintah harus bisa melakukan adaptasi terhadap perkembangan jaman, hal tersebut dapat dicapai dengan cara selalu menciptakan inovasi.

Untuk memacu dan meningkatkan langkah tersebut, majalah Biskom dan Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS) menggelar  ‘Indonesia Innovation Award 2019’ hari Kamis, 25 April 2019 Pukul 18.00 -22.00 WIB bertempat di Grand Ballroom, Hotel Fairmont Jakarta.

Indonesia Innovation Award 2019 didukung oleh Direktorat Jenderal Penguatan Inovasi, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI, Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Business Innovation Center (BIC), Dewan Riset Nasional (DRN) dan Akademisi (ICT Institute),

Ir. Soegiharto Santoso alias Hoky selaku Ketua Panitia Penyelenggara IIA 2019 mengatakan, “Tujuan yang ingin dicapai dari Indonesia Innovation Award 2019 adalah meningkatkan daya saing perusahaan, mendorong produktifitas dan efisiensi perusahaan serta menumbuh kembangkan budaya inovasi dan kreatifitas”.


"Selain itu memberikan apresiasi kepada korporasi yang Inovatif, mempublikasikan kepada pihak-pihak terkait, misalnya perusahaan, investor, lembaga keuangan, pemerintah dan diharapkan dapat mendukung program pemerintah," ujar Hoky.

Lebih lanjut, Hoky yang juga CEO/Pimpinan Umum Majalah Biskom menjelaskan, “Saya kebetulan menjabat sebagai Ketum APTIKNAS yang sampai dengan saat ini telah mempunyai 27 DPD APTIKNAS se Indonesia dan memiliki 3 program kerja yaitu smart city, e-commerce dan digital talent”.

"Tentu hal tersebut merupakan potensi yang sangat besar untuk melakukan sinergi dengan berbagai pihak, baik dengan pihak swasta/pebisnis maupun pemerintah dan juga dunia pendidikan," jelas Hoki.

Sebagai penutup Hoky mengucapkan;  “Selamat kepada seluruh penerima penghargaan dan semoga kedepan kegiatan ini betul-betul dapat dijadikan pemicu dan motivasi kepada kita semua untuk lebih meningkatkan kontribusi yang nyata bagi pembangunan nasional, peningkatan daya saing dan kesejahteraan masyarakat.” tutup Hoky.

Share:

Johnny Andrean Kembali Mempersembahkan Johnny Andrean Award


Johnny Andrean dengan bangga kembali mempersembahkan Johnny Andrean Awards (JAA), sebuah ajang penghargaan bagi insan seni yang telah berkontribusi dalam industri tata rambut dan tata rias. Mengangkat tema couture, JAA akan menampilkan fashion tingkat tertinggi yang dirancang dengan konsep, inovasi, dan ribuan jam kerja yang membutuhkan ketelitian untuk mewujudnyatakannya di atas panggung.

Berikut nominasi dari 15 kategori penghargaan hair style dan make up yang dinilai oleh tim juri telah memajukan beauty dan lifestyle masyarakat Indonesia yaitu:
1. Best Hairstyle for Actress : Maudy Koesnaedi, Sophia Latjuba, Titi Kamal

2. Best Hairstyle for Actor : Miller Khan, Reza Rahadian, Vino G. Bastian

3. Best Hairstyle for Female Singer : Astrid, Citra Scholastika, Lea Simanjuntak


4. Best Hairstyle for Male Singer : Ben Sihombing, Billy Simpson, Rizky Febian.

5. Best Hairstyle for Female Presenter : Kamidia Radisti, Olla Ramlan, Reisa Broto Asmoro

6. Best Hairstyle for Male Presenter : Addry Danuatmadja, Arie Untung, Daniel Mananta

7. Best Hairstyle for Fashion Influencer: Abel Cantika, Cindercella, Iqy Avril

8. Best Makeup for Actress : Chelsea Islan, Ririn Ekawati, Shandy Aulia

9. Best Makeup for Female Presenter : Amanda Zevannya, Astrid Tiar, Yuanita Christiani

10. Best Makeup for Female Singer : Andien, Monita Tahalea, Rinni Wulandari

11. Best Makeup for Fashion Influencer : Ditya Metharani, Michelle Hendra, Vanessa Andrea

12. Best Appearance for Couple : Choky Sitohang & Melissa Aryani, Glenn Alinskie & Chelsea Olivia, Jeffry Waworuntu & Ruth Sahanaya.

13. Best Female New Comer : Stephanie Dougherty, Syifa Hadju, Wizzy

14. Best Male New Comer : Angga Yunanda, Jefri Nichol, Verrell Bramasta

15. Lifetime Achievement : Marini Soerjosoemarno

Pemenang dari setiap kategori akan diumumkan pada awarding night berdasarkan hasil penilaian  dewan juri. 


Dewan Juri
Diawali dengan nominasi pilihan customer JA, pemenang JAA melewati tahap penjurian yang dilakukan oleh 4 dewan juri ternama yang kompeten di bidangnya yaitu:

1. Tina Andrean, CoFounder Johnny Andrean Group

2. Emmanuel Justin, General Manager Shiseido Professional Indonesia

3. Rinaldy Yunardi, Fashion at Accessory Designer

4. Millie Stephanie Lukito, Editor in Chief Indonesia Tatler

Hair Show
Terinspirasi dari kreasi yang unik dan orisinil dari industri model, Johnny Andrean Artistic Team dan Shiseido Professional Top Hair & Makeup Artist berkolaborasi untuk menampilkan tren rambut dan makeup masa kini dengan sentuhan couture bernuansa black dan gold.

Johnny Andrean Artistic Team Penata rambut dan makeup artist senior JA handal yang telah mengikuti training dan lomba di dalam maupun luar negeri mempersembahkan hair show bertema couture yang terbagi ke dalam 4 elemen:

1. Classic: Nuansa vintage yang simple dan elegan membuat gaya klasik ini semakin dinikmati pecinta mode. Gaya rambut wavy dengan makeup black, pink, dan nude membuat penampilan chic dan classic kembali menjadi tren di tahun 2018 ini. So classic!

2. Edgy: Edgy mencerminkan kebebasan dalam menata rambut dan memilih makeup. Selain itu, edgy menggambarkan suatu karakter yang orisinil, inovatif, dan anti mainstream dengan tidak meninggalkan kesan gothic glam. 

3. Futuristic: Warna warm brown ombre dengan asymmetrical hair dan layer ditambah dengan makeup yang bright, clean, dan colourful semakin menambah kesan futursitic. 

4. Modern: Elegant, trendy, dan luxury dapat merepresentasikan modern couture. Tak ketinggalan dengan gaya rambut up to date dengan warna ash brown, ash grey, silver ombre, dan warm blonde untuk ditampilkan. 

Shiseido Professional Top Hair & Makeup Artist Tadashi Harada adalah salah satu Top Hair & Makeup Artist Shiseido Professional. Ia ditunjuk sebagai Principal of Shiseido Academy of Beauty & Fashion (SABFA) di tahun 2016. Pada tahun 2017, Tadashi Harada merilis buku perdana sebuah antologi yang berisi lebih dari 180 mahakarya yang terinspirasi dari sejarah, tumbuhan, hewan, dan warna Jepang selama 10 tahun berkarier sebagai hair artist. 

Seminar
Setelah awarding night, JA mengadakan seminar dengan 2 narasumber Johnny Andrean Artistic Team dan Shiseido Professional Top Hair & Makeup Artist pada 15 November 2018. Pada kesempatan ini, Johnny Andrean Artistic Team mempersembahkan beragam jenis tren potongan rambut, make up, dan hair styling bertema couture. Sedangkan, Tadashi Harada yang mewakili Shiseido Professional mempersembahkan teknik cutting dan styling kepada siswa Johnny Andrean School & Training (JAST). **(Red-83)

Kontributor DNM : Arianto
Share:

IKLAN MURAH

IKLAN

IKLAN



BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno ~ Juni Bulan Bung Karno

Juni Bulan Bung Karno Momentum Istimewa Bagi Bangsa Indonesia tidak bisa dipungkiri, jika pada Bulan Juni dikatakan Bulannya Bung Kar...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI


loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Label

(SAS) #2019GantiPresiden Accounting Aceh Aceh Timur Adat Istiadat Advokat Agama Agraria AIDS Air Aisyiyah Aksara Aksi Aksi Sosial Aktivis Aktivitis Al Washliyah Album Anak Anak Yatim Angkatan Darat Anies Baswedan Animal Anti Korupsi Arisan Artikel Artis Arus Mudik Asahan Asian Games Asuransi Asusila Atlet Award Bakti Sosial Balap Liar Banda Aceh Bandar Lampung Bandara Bandung Banjir BANK Bank Sumut Bansos Banten Bantuan Sosial Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar BBM Bea Cukai Beasiswa Begal Bekraf Beladiri Belanja Bencana Bencana Alam Berita Bhabinkamtibmas Bhayangkara Bhayangkari Bisnis BM PAN BNI BNN BNPT Bobby Nasution Bom Bunuh Diri BPJS BPN BRI Buka lapak Bukit Asam Buku Bulog BUMN Bung Karno Bupati Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market Cerpen Cikampek Citilink conference Covid-19 Covid-19 Satgas Covid19 Cuaca Cuci Tangan Curanmor Cyber Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Dede Farhan Aulawi Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Densus 88 Desa Dewan Pengawas Dharma Pertiwi Dialog Digital Dinas Perhubungan Dirgahayu HUT RI Disiplin Diskusi Dongeng Donor Darah Duka Cita E-Money Ekonom Ekonomi Ekspor Impor Electronics Emas Empat Pilar Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech Flores Timur Forum Furniture Futsal G30S/PKI GAAS Games Ganja Ganjil Genap Garut Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Genppari Gereja Gizi Buruk Go Pay Go-Jek Gojek Golkar Gotong Royong Grab Gubernur Guru Besar Gym ham HANI Harbolnas Hari Ibu Hewan Hiburan HIV HMI Hoax Hotel Hp Hukum Humas Humbahas HUT HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibadah Haji Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek IMM Indonesia Industri Informasi Infrastruktur Inspirasi Internasional Internet Investor IPM IPPI Islam Jakarta Jakarta Barat Jakarta Pusat Jalan Jawa Tengah Jawa Timur Jayapura Jokowi Jum'at Barokah Jumanji Jumat Berkah Jurnalis Kaliber Kampanye Kampung Rakyat Indonesia Kampus Kamtibmas Kapolri Kapolsek Kapolsek Kepolisian Karaoke Karhutla Karya Tulis KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kebun Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kejurnas Kekerasan Kelestarian Alam Keluarga Kemalingan Kemanusiaan Kemendagri Kemendesa Kemendikbud Kemenhub Kemenkes Kemenkumham KEMENPAN-RB Kemenparekraf Kemenperin Kemensos Kementan Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepala Daerah Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Keselamatan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Kilas Balik Bung Karno Kivlan Zen KNPI kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Konsumen Koperasi Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal KRYD KSAD Kudeta Kuliner Kunjungan Kerja Kutai Kartanegara Labuhan Batu Lahan Lakalantas Laksi Lalu Lintas Lampung Langka Langkat Lapas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku LAZISMU Lebaran Legislatif Lembaga LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik Lock Down lomba lari London LPS LSM Madina Mahasiswa Mahkamah Agung Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Makassar Makkasar Mall Maluku Market Outlook Masjid Masker Mata Uang Mayday MDMC Media Media Sosial Menag Menembak Menteri Menteri Perdagangan millenial Minuman Keras Minuman sehat Minyak Goreng Minyak Makan Miras Mobil MOI Motivasi MPR MPR RI Mudik Muhammadiyah Muharram MUI Munas Musik Musyawarah Narkoba Narkotika NasDem Nasional Natal Natal & Tahun Baru New Normal NII NKRI NU Office Ojek Online Olah Raga Olahraga Ombusman Omicron Online Operasi Yustisi Opini Organisasi Ormas Otomotif P Padang Pagelaran Pahlawan Pajak Palestina Pameran PAN Pancasila Papua Parawisata Pariwisata Partai Demokrat Partai Politik Partai Ummat Pasar Pasar modal Pasar Tradisional Patroli PC PDI Perjuangan PDIP Perjuangan pe Pedagang Pegadaian Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Pelukis Peluncuran Pemadam Kebakaran Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan pemerasan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuda Melati Indonesia Pemuda Muhammadiyah Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencemaran Nama Baik Penculikan Pencurian Pendataan Pendidikan Penelitian Penembakan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengadilan Pengadilan Negeri Pengajian Pengamanan Pengamat Penganiayaan Pengawasan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penulis Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perampasan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perhubungan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Permainan Perpajakan Pers Pertamina Pertanahan Pertanian Perusahaan Pesawat Terbang PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pin Pinjam meminjam uang Pinjaman Online PKL PMI Polairud Polantas Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Ponpes Pornografi PPKM PPWI Pra Kerja Pramuka Praperadilan Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik promo Property Prostitusi Protokol Kesehatan PSSI Public Expose Publik expose Puisi Pungli PUPR Pusat Perbelanjaan Puskesmas PWI Qurban Ragam Rakernas Ramadhan Reksadana Relawan Relawan Jokowi Remisi Rentan Renungan resa Restoran Reuni 212 Revolusi Mental Reward Robot Ruang Guru Rumah Rumah sakit Rups RUU Saber Pungli Sabu Sahabat Anak Salon Samosir Samsat Sanitasi air.Lingkungan hidup Santri SAR Satlantas Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Sengketa Seniman Senjata Senjata Api Sepak Bola Separatis Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Sigli Silaturahim Silaturahim. KUYAI Kartanegara Silaturahmi Silaturrahim SIM Simpan Pinjam Simulasi Smartphone Soekarno Solar Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Stunting Suku bunga Sulawesi Selatan Sumatera Barat Sumatera Utara Sumut Sungai Superstore Suplemen Surabaya Surat Terbuka Suriyono Adi Susanto Survei Survey susu Swab Antigen Syariah Syawal Takjil Tali Kasih Talkshow Tanjung Balai Tawuran Teknologi Terorisme Tes Urine Tiket Tips TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tokoh Agama Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM Ulama umkm UMSU Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa Usaha Rakyat UU Cipta Kerja UU ITE UUD 1945 Vaksinasi Valentine Day Viral Virus Corona Walikota Wanita Wapres Wartawan Webinar Wirausaha WNA Workshop Yogyakarta

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA


PRO KONTRA VAKSINASI

~> Program Vaksinasi Yang Diluncurkan Pemerintah Mendapat Sorotan Dari Berbagai Masyarakat, sehingga terjadi pro dan kontra

<~ Memang Sebenarnya Harus Jelas Disampaikan, Maksud dan Tujuan Vaksinasi, Karena dilapangan Ada Perbedaan Orang Yang Akan Divaksin dan Yang Tidak Boleh Divaksin, membuat masyarakat Bingung

Link Terkait

close
Banner iklan disini