Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id
Tampilkan postingan dengan label POLRI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label POLRI. Tampilkan semua postingan

Polri Imbau Masyarakat Tidak Terhasut Ajakan Aksi Unjuk Rasa Tanggal 24 Juli


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengimbau masyarakat tak terhasut dengan ajakan aksi unjuk rasa serentak di media sosial (medsos) pada tanggal 24 Juli 2021. Pasalnya ajak itu berpotensi terjadi kerumunan dan akan menambah penularan Covid-19.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengungkapkan, imbauan tersebut disampaikan karena saat ini jumlah Covid-19 terus melonjak. Dengan adanya demonstrasi, potensi menciptakan kerumunan bakal terjadi, yang nantinya semakin memperburuk laju pertumbuhan virus corona.

“Kami berharap untuk tidak melakukan kerumunan karena situasi angka Covid yang masih tinggi,” kata Irjen Argo Yuwono, Jumat (23/7/2021).

Jenderal bintang dua itu menyebut, saat situasi seperti ini penyampaian aspirasi bisa dilakukan dengan cara daring. “Bisa dilakukan dengan audiensi atau dilakukan dalam bentuk FGD online,” ujar Argo.

Dia mengatakan, aparat kepolisian akan melakukan tindakan tegas apabila kegiatan tersebut mengganggu ketertiban umum. “Kalau memang dilakukan, mengganggu ketertiban umum ya kami amankan,” ucap Argo.

Diketahui, beredar di media sosial mengenai percakapan persiapan aksi serentak yang hendak dilakukan oleh elemen masyarakat sipil di Semarang dan beberapa wilayah lain.

Disebutkan bahwa aksi tersebut akan dilakukan selama berhari-hari dan tidak membawa suatu identitas golongan ataupun kelompok.
(Arianto)

Share:

Idul Adha 1442 H, Kabareskrim Polri: Sembelih Sifat Hewani dalam Diri Kita


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Hari Raya Idul Adha 1442 H / 2021 M yang jatuh pada Selasa tanggal 20 Juli 2021 mempunyai makna tersendiri dimata Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto.

Ditengah pandemi Covid-19 sejak tahun lalu membuat perayaan Idul Adha menjadi berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

"Pemerintah melalui Kementerian Agama sudah mengeluarkan himbauan perayaan Idul Adha 1442 H baik Takbiran, Sholat Idul Adha maupun penyembelihan hewan qurban, mari kita patuhi bersama-sama," ujar Komjen Agus Senin (19/07).

Jenderal bintang 3 kelahiran Blora, 16 Februari 1967 ini juga menyampaikan bahwa saat ini tren kasus Covid-19 masih terus tinggi.

"Pemerintah terus berjibaku menghentikan laju pandemi Covid-19 ditanah air, berbagai upaya terus dilakukan dan saat ini di berbagai daerah menerapkan kebijakan PPKM Darurat dan terus mengakselerasi vaksinasi," kata Komjen Agus.

Komjen Agus juga mengatakan bahwa peranan dan ketaatan serta kepatuhan masyarakat saat ini sangat menentukan keberhasilan kita keluar dari pandemi Covid-19.

"Upaya Pemerintah membawa Indonesia keluar dari Pandemi Covid-19 sangat ditentukan oleh kepatuhan dan ketaatan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan dan vaksinasi," sambung Komjen Agus.

Mantan Kabaharkam Polri ini juga menegaskan bahwa pihak-pihak yang menghalangi upaya pemerintah dalam penanggulangan pandemi Covid-19 akan ditindak tegas, termasuk hoax dan propaganda yang menimbulkan kegaduhan.

"Banyak yang termakan hoax sehingga abai dan menjadi korban Covid-19, bahkan sampai meninggal dunia," ucap Komjen Agus.

Lebih lanjut, Komjen Agus menghimbau melalui momen Hari Raya Idul Adha/Hari Raya Qurban ini, hendaknya menjadikan kita lebih taat, sabar dan ikhlas.

"Melalui momen Idul Adha ini, sembelihlah sifat-sifat hewani yang ada didiri kita, hilangkan sifat pembangkang, sifat tidak taat aturan, hasad dan hasud, fitnah dan hoax," pungkasnya. (Arianto)


Share:

Menuju Perubahan, Komisi III DPR Yakin Publik Merasakan Transformasi Organisasi Polri Kearah Modern


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Pimpinan dan anggota Komisi III DPR mengapresiasi kepempinan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Sejak dilantik 27 Januari 2021,  banyak hal yang sudah dilakukan Kapolri dalam melakukan pembenahan internal atau pun eksternal. 

Konsep transformasi nenuju Polri yang Presisi dilaksanakan pada empat kebijakan utama, yaitu transformasi organisasi, transformasi operasional, transformasi pelayanan publik, dan transformasi pengawasan yang dimplementasikan melalui 16 Program Prioritas Kapolri, 51 kegiatan, dan 177 rencana aksi.

Ketua Komisi III DPR Herman Herry secara khusus menyatakan digitaliasi pelayanan yang tengah digiatkan Polri di bawah kepemimpinan Jenderal L Sigit merupakan gebrakan spesial. "Di rapat kerja ini, saya memberikan apresiasi kepada Kapolri, khususnya kepada implementasi program 100 hari Kapolri sebagaimana telah disampaikan pada fit And proper test sebelumnya di ruangan ini," kata Herman dalam rapat kerja Komisi III DPR bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan jajarannya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/6). 

Politikus PDI Perjuangan itu melihat dan juga yakin bahwa publik merasakan adanya transformasi organisasi Polri ke arah yang modern melalui optimalisasi pengggunaan data dan teknologi dalam menjalankan tugas dan fungsi Korps Bhayangkara.

Beberapa di antaranya ialah perpanjangan SIM Online lewat aplikasi SINAR (SIM Nasional Presisi), tilang online, mengedepankan pendekatan keadilan restoratif untuk kasus ITE, virtual police, Kampung Tangguh Narkoba, hingga pemberantasan pungli dan premanisme.

"Sebagai Kapolri dengan masa bakti yang panjang, saya rasa Saudara Kapolri memiliki kesempatan untuk meninggalkan warisan-warisan yang baik bagi Polri ke depannya. Semoga keyakinan saya ini betul-betul menjadi kenyataan demi kebaikan Polri sebagai institusi yang dicintai masyarakat," kata Herman 

Dikesempatan yang sama, anggota Komisi III DPR  Fraksi PDI Perjuangan Arteria Dahlan memandang positif kinerja 100 hari kinerja Kapolri. Dia menilai nuansa perbaikan Polri kearah yang lebih baik begitu sangat terasa. 

Arteria melihat, Sigit memahami bahwa persoalan harus dibenahi dari hulu dengan menciptakan seluruh pelayanan yang berbasis kepada pemanfaatan teknologi. Kapolri dianggap mampu mengkolaborasi pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memang dibutuhkan disaat situasi pandemi seperti sekarang ini. 

"Soal pelayanan yang berbasis elektronik, itulah hulunya kalau gak diberesin itu yang akan menjadi persoalan. Konsekuensinya gak ada lagi ruang gelap, gak ada ruang abu-abu. Sekarang orang bisa melihat kerja-kerja Polri," tandas Arteria. (Arianto)
Share:

Polisi Ringkus Pelaku Pencurian di Apatemen Taman Rasuna


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Kepolisian Sektor (Polsek) Metro Setiabudi berhasil mengamankan 2 (dua) orang yang terlibat dalam kasus pencurian dengan pemberatan berikut barang bukti di tempat yang berbeda.

"Dalam kasus ini, petugas menangkap tersangka Fiqih pada Senin (07/06) di Gg. Subur Ujung Setiabudi Jakarta Selatan, sedangkan Bayu berhasil ditangkap pada Selasa (08/06) di Meruya Jakarta Barat berserta barang-barang hasil curian," kata Kapolsek Metro Setiabudi, Rinaldo Aser, SH, SIK., M,S dalam konferensi pers di Polsek Metro Setiabudi Jakarta. Senin (14/06)

Rinaldo menjelaskan, kasus pencurian dengan pemberatan yang dilakukan oleh dua orang ini berawal saat korban menerima pemberitahuan di email-nya telah terjadi perubahan nama akun dalam Website penghuni Apatemen Taman Rasuna. 

Setelah mendapatkan pemberitahuan tersebut, kata Rinaldo, korban melakukan pengecekan ke unit Apartemen milik korban yang berada di Apartemen Taman Rasuna, korban melihat barang-barang milik korban sudah berantakan dan ada beberapa benda yang hilang.

Menurut Kapolsek Metro Setiabudi, Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa pelaku memanfaatkan salah satu Unit Apartemen yang sedang di renovasi, dan kedua pelaku tersebut adalah pekerja yang melakukan renovasi ditempat tersebut. 

Saat menjadi pekerja renovasi, lanjut Rinaldo, kedua pelaku tersebut melihat bahwa ada unit yang tidak berpenghuni, yang kemudian pelaku masuk kedalam unit tersebut dengan mencongkel jendela dan tralis bagian belakang unit tersebut. 

"Setelah berhasil masuk kedalam unit, kemudian pelaku membawa barang-barang berharga dalam unit tersebut, dan membawa keluar apartemen dengan alasan barang-barang buangan hasil renovasi. Selanjutnya barang-barang hasil curian tersebut tersangka bawa pulang kerumah untuk dijual," pungkasnya. (Arianto)

Share:

Berhasil Wujudkan Presisi, Kapolri Diminta Promosikan Kasubdit Regident Ditlantas PMJ jadi Kapolres


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Program Presisi (prediktif, responsibilitas, transparansi, berkeadilan) yang diusung Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam memimpin Korps Bhayangkara dinilai berhasil disikapi dengan baik dan optimal oleh jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya (Ditlantas PMJ).

Pengamat kepolisian Sahat Dio mengatakan bahwa Ditlantas Polda Metro Jaya dengan konsisten menerapkan aplikasi Si Ondel guna membantu pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19.

“Aplikasi Si Ondel yang diketahui diluncurkan Ditlantas Polda Metro Jaya pada September 2020 merupakan aplikasi pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) bertujuan untuk memudahkan masyarakat mengurus pajak kendaraan saat pandemi Corona. Masyarakat tak perlu datang ke Samsat untuk bayar PKB tahunan, cukup lewat gadget masing-masing sehingga tatap muka antara masyarakat dengan petugas bisa terminimalisir. Hal itu secara langsung mengurangi mobilitas masyarakat dalam mendatangi tempat pelayanan publik,” kata Sahat lewat keterangan tertulis, Sabtu (5/6/2021).

Ia mengungkapkan, setelah aplikasi tersebut mulai aktif untuk digunakan oleh wajib pajak atau masyarakat berimbas berkurangnya kepadatan di kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) yang terdapat di wilayah hukum PMJ.

“Informasi yang kami himpun, usai aplikasi itu mulai aktif semakin hari penggunanya terus meningkat. 14 kantor Samsat yang terdapat di wilkum PMJ juga tingkat kepadatannya mengalami penurunan. Imbas dari wajib pajak yang bayar PKB tahunan via aplikasi Si Ondel,” ucapnya.

Menurutnya, hal tersebut sangat  sejalan dengan salah satu point dalam program Presisi Kapolri. “Sangat baik Ditlantas Polda Metro Jaya mampu menjawab tantangan soal pandemi corona ini. Jeli dan inisiatif dalam merespons hal tersebut.  ‘Responsibiltas’ yang cemerlang,” ujarnya.

Pencapaian positif tersebut, tutur dia, tak lepas dari tangan dingin AKBP I Nyoman Yogi Hermawan selaku Kepala Sub Direktorat Registrasi dan Identifikasi atau Kasubdit Regident Ditlantas PMJ.

“Bagaimana Pak Nyoman sebagai pemimpin di organisasi yang membawahi pelayanan publik ini dengan idenya mampu mewujudkan aplikasi tersebut dan mampu mempertahankan konsistensi dari tujuan atau konsep awal pembuatan aplikasi Si Ondel. Kami sangat mengapresiasi itu,” paparnya.

Oleh karena itu, diharapakannya Kapolri Jenderal Listyo dapat memberikan penghargaan atas dedikasi perwira menengah lulusan Akademi Kepolisian 2002 Batalyon Wicaksana Laghawa itu.

“Dharma bakti dan pengabdian yang ditempuh AKBP I Nyoman Yogi Hermawan untuk kebaikan masyarakat luas sudah sepatutnya disikapi oleh Kapolri terkait karir beliau salah satunya dengan memberikan promosi jabatan sebagai Kapolres. Mengingat lulusan Akpol 2002 telah banyak yang memegang tongkat komando sebagai unsur Muspida atau Forkopimda,” pungkasnya. (Arianto)
Share:

Dirkrimsus Polda Aceh Dicopot, Polri: Lakukan Kesalahan Fatal, Masih Didalami Propam


Duta Nusantara Merdeka | Aceh 
Polri menyatakan pencopotan Kombes Margiyanta dari jabatannya sebagai Direktur Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Aceh karena melakukan kesalahan fatal. Pencopotan jabatan itu merupakan konsekuensi atas semua yang telah dilakukan.


"Bagi anggota yang melakukan kesalahan-kesalahan dalam pelaksanaan tugasnya, tentunya harus dipertanggungjawabkan kesalahan- kesalahan tersebut," ucap Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono kepada awak media. Kamis (03/05) 

Pencopotan ini, kata Rusdi, merupakan komitmen Polri untuk memberikan hukuman kepada siapapun anggota Polri yang melakukan kesalahan. Sebab, dengan cara ini Polri dapat terus berkembang untuk menciptakan rasa aman dan nyaman masyarakat.

"Siapapun itu dari tingkat yang terbawah sampai tingkat yang tertinggi tentunya tanggung jawab apa yang dilaksanakan harus bisa dipertanggungjawabkan pada siapapun," tegas Rusdi.

Meski demikian, Rusdi tak menjelaskan secara rinci kesalahan yang dilakukan Kombes Margiyanta. Hanya disampaikan, jika Divisi Propam masih mendalami permasalahan tersebut.

"Nanti kita dalami dari Propam karena masih proses semua. Kita masih melihat itu semua kesalahan-kesalahan tersebut," ungkap dia.

Asal tahu saja, Kombes Margiyanta dicopot dari jabatannya berdasarkan surat telegram Kapolri bernomor ST/1129/VI/KEP/202.

Dalam surat itu, Kombes Margiyanta dipindahkan sebagai Perwira Menengah (Pamen ) Pelayanan Markas (Yanma) Polri. Bahkan, tertulis juga pemindahan itu dalam rangkap pemeriksaan. (Arianto)

Share:

Pemudik ke Jakarta Wajib Bawa Surat Bebas Covid-19


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Operasi penyekatan dalam rangka mudik lebaran 2021 akan berakhir pada Jumat (14/5/2021) kemarin. 

Hal ini disampaikan oleh Kepada Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus. 

"Operasi penyekatan mudik berakhir malam ini yang ada di beberapa titik di tol maupun yang arah keluar Jakarta," kata Kombes Yusri kepada wartawan, Jumat (14/5). 

Berakhirnya operasi penyekatan ini, juga ditandai dengan kembali dibukanya jalan layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) arah Cikampek mulai malam ini. 

Diketahui, jalan layang tersebut ditutup sejak 6 Mei lalu dalam rangka pengendalian transportasi guna membatasi pergerakan arus lalu lintas keluar dan masuk Jabotabek 

"Flyover yang dari KM 10, tol layang MBZ itu mulai dibuka malam ini yang arah ke Cikampek," ucap Kombes Yusri. 

Kemudian, Kombes Yusri menyampaikan kepolisian akan melakukan pemeriksaan kendaraan dalam arus balik Lebaran mulai hari Minggu (16/5) mendatang. 

Kombes Yusri menegaskan kepada para pemudik yang akan kembali ke Jakarta wajib untuk membawa surat hasil swab antigen dengan hasil negatif. 

"Warga Jakarta yang mudik yang akan masuk ke Jakarta diwajibkan membawa surat antigen bebas Covid-19 dari daerah di mana mereka mudik, diperlihatkan surat bebas covid titik pemeriksaan," tuturnya. 

Nantinya pemeriksan bakal dilakukan di KM 34 Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta. Kemudian, pemeriksaan juga dilakukan di Pos Cikupa. 

Untuk ruas jalan arteri, pemeriksaan surat bebas Covid-19 akan dilakukan di Jatiuwung serta Kedungwaringin. 

"Teknisnya semua kita lakukan pemeriksaan, bahwa semua pengendara wajib memperlihatkan surat bebas Covid-19," ucap Kombes Yusri. 

Kombes Yusri mengimbau kepada pemudik untuk lebih dulu melakukan swab antigen di daerahnya sebelum melakukan perjalanan kembali ke Jakarta. 

Hal ini bertujuan untuk memudahkan proses pemeriksaan dan mencegah terjadinya penumpukan kendaraan. 

"Tapi kalau tidak ada kita akan buka drive thru dan random sampling untuk swab antigen, tapi untuk lebih memudahkan supaya tidak terhambat di jalan, tidak terjadi kemacetan sebelum berangkat sebaiknya dilakukan swab antigen," tutur Kombes Yusri.

"Asal tahu saja, masyarakat yang selesai melaksanakan mudik dan lolos dari penyekatan, maka dilakukan kegiatan swab antigen di rumah2 oleh tenaga kesehatan berdasarkan hasil pendataan oleh RT, Bhabinkamtibmas dan babinsa serta juga semua Polsek diwilayah hukum polda metro jaya menyiapkan swab antigen gratis bagi para pemudik Yg sudah balik ke jakarta dan belum melaksanakan tes swab antigen selama operasi berlangsung, ini upaya Yg dilakukan Polda Metro jaya utk menekan penyebaran covid 19 di wilayah jakarta dan sekitarnya," pungkasnya. (Arianto)
Share:

Tinjau Penyekatan di Pelabuhan Merak, Kapolri: Waspadai Hari Terakhir Mudik dan Libur Wisata


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengecek penyekatan di pelabuhan Merak, Banten. Kapolri meminta petugas penyekatan semakin meningkatkan penjagaan jelang Idul Fitri. Terutama di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, kebiasaan masyarakat menyebrang saat malam hingga pagi hari.

“Saya memang tahu di wilayah Banten untuk arus yang melakukan kegiatan mudik di tahun sebelumnya, kecenderungannya akan semakin ramai saat akan menjelang malam dan menjelang pagi. Ini tentunya rekan-rekan harus hadapi dalam beberapa hari terakhir,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, di Dermaga Eksekutif Merak, Minggu (9/5/2021).

Kapolri meninjau bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Kemudian hadir juga Ketua DPR Puan Maharani, Kepala BNPB sekaligus Ketua Satgas COVID-19 Doni Monardo.

Jajaran pejabat utama Mabes Polri juga turut hadir seperti Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono, Asops Kapolri Irjen Imam, Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, serta Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono.

Kemudahan saat libur Idul Fitri, Kapolri juga meminta lokasi wisata yang masuk kedalam zona merah harus ditutup. Sedangkan objek wisata yang buka, harus berdiri posko untuk mengingatkan masyarakat menerapkan protokol kesehatan (prokes) covid-19. Pembagian masker ke wisatawan hingga pengecekkan kesehatan wajib dilakukan, untuk memastikan masyarakat yang berlibur dalam kondisi sehat.

“Kemudian lakukan kegiatan pengecekkan secara random, suhu nya di periksa, sehingga kita yakin pengunjung yang masuk kondisinya aman,” terangnya.

Kapolri juga mengingatkan petugas yang berjaga dan penyekatan di setiap cek point hingga destinasi wisata harus sehat hingga menerapkan prokes, agar tidak terpapar corona.

Kapolri berharap penyekatan arus mudik dan pengetatan di objek wisata diharapkan bisa mencegah penyebaran virus covid-19 di Indonesia, yang sudah mulai bisa dikendalikan.

“Rekan-rekan juga harus dalm kondisi sehat, lakukan swab antigen, saat akan dinas atau turun dinas melaksanakan. Sehingga kita yakin aman dan keluarga selamat,” jelasnya. (Arianto)
Share:

Kapolri Minta Bhabinkamtibmas Jadi Problem Solving Masyarakat


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meminta para bhabinkamtibmas berperan menjadi problem solving saat bertugas di tengah-tengah masyarakat. Salah satunya memberikan pendampingan hukum misalnya meluruskan berita-berita hoaks. 
 
“Pada saat situasi pandemi ini, polisi yang paling pinter ya bhabinkamtibmas. Mereka bisa menjadi guru, bisa menjadi ustad, teman curhat dan sebagainya,” kata Sigit saat melaunching aplikasi Binmas Online System (BOS) di Gedung PTIK Polri, Jakarta Selatan, Rabu (5/5/2021).
 
Peluncuran aplikasi ini merupakan komitmen dan pemantapan program pemolisian yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan) Kapolri. Aplikasi BOS itu sendiri berada di bawah jajaran Korps Bina Masyarakat (Korbinmas) Baharkam Polri. 

Sedangkan Program tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk internal Polri maupun eksternal atau masyarakat umum. “Melalui aplikasi ini maka bhabinkamtibmas bisa membantu informasi awal kepada masyarakat dalam mendapatkan info dan sharing,” ungkap Sigit
 
Lebih lanjut, Mantan Kabareskrim ini juga menjelaskan, pemanfaatan aplikasi BOS di internal diantaranya adalah untuk membuat laporan terkait dengan kegiatan-kegiatan Bhabinkamtibmas yang merupakan garda terdepan kepolisian di lini masyarakat. "Sehingga seluruh informasi yang ada ini bisa terlapor ke pusat dan kemudian disatukan dalam 1 sistem Big Data," ujar Sigit.
 
Selain itu, kata Sigit, Aplikasi BOS ini juga memperkuat pemolisian Presisi terkait dengan Prediktif. Pasalnya, hal itu bisa memanfaatkan Artificial Intelligence, sehingga bisa mencegah atau mengantisipasi segala bentuk gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). 

"Tentunya kami harapkan bisa semakin mendukung dalam upaya melaksanakan program pemolisian yang Prediktif," ucap mantan Kapolda Banten tersebut.
 
Dengan diluncurkannya aplikasi ini, Sigit menyebut, kedepan bakal melakukan integrasi dengan Kementerian/Lembaga Negara lainnya sehingga terciptanya pelayanan yang berintegrasi. 

"Tentunya ini akan memudahkan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan tanpa perlu repot-repot hadir ke kantor polisi. Walaupun kami perintahkan ke seluruh anggota tetap turun ke masyarakat. (Arianto)

Share:

Dukung Akselerasi PEN, Kabareskrim Polri Beri Pengarahan Kapolda dan Direktur Jajaran Reserse


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Dalam rangka mendukung akselerasi/percepatan pembangunan ekonomi nasional, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melalui Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto memberikan pengarahan kepada Kapolda dan Direktur Jajaran Reserse Selasa (4/5/2021) secara virtual di Gedung Bareskrim Polri.

Dalam sambutannya Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto menyampaikan tantangan yang dihadapi oleh pemerintah saat ini dalam menanggulangi pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

"Pandemi Covid-19 ini harus menuntut kita bekerja ekstra, beban yang dihadapi pemerintah tentunya bukan hanya pak Kapolri yang memikul, tapi juga kita semua dan rekan-rekan Kapolda dan Direktur Jajaran Reserse (Reskrimum, Reskrimsus dan ResNarkoba)," ujar Komjen Agus membuka arahan.

Lebih lanjut, Komjen Agus juga menyampaikan, saat ini target pertumbuhan ekonomi nasional triwulan ke-2 tahun 2021 sekitar 4,5 - 5% dan Kepolisian RI harus mendukung penuh.

"Program-program yang sudah dianggarkan dalam upaya penanggulangan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional harus diberikan pengamanan, pengawalan dan asistensi agar tidak mandek dan terdapat kesalahan," tegas Komjen Agus.

Mantan Kabaharkam Polri ini juga mewanti-wanti agar tidak ada lagi hambatan-hambatan yang disebabkan oleh Kepolisian terutama jajaran Reskrim.

"Masyarakat saat ini sudah sangat merasakan dampak pandemi, jangan lagi sampai menyulitkan dalam pelayanan, penyelidikan dan penyidikan, hentikan jangan persulit !!," pungkas Komjen Agus.

Masih menurut Komjen Agus, penegakan hukum adalah upaya terakhir bahwa sesungguhnya upaya preventif dan preemtif porsinya semakin besar berjenjang.

Diakhir arahannya Komjen Pol Agus Andrianto juga mengingatkan Jajaran Reserse Narkoba untuk benar-benar menerapkan SOP dalam menangani perkara narkoba.

"Untuk narkoba, jangan ceroboh dan aneh-aneh," tutup Komjen Agus.

Asal tahu saja, saat ini Presiden Joko Widodo mencanangkan pertumbuhan ekonomi nasional triwulan ke-2 5%. Presiden juga memerintahkan Kepala Daerah untuk mempercepat belanja modal dan belanja barang. (Arianto)

Share:

Kimia Farma Dukung Pihak Berwajib dalam Kasus Alat Rapid Test Bekas


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
PT Kimia Farma Tbk melalui cucu usahanya yaitu PT Kimia Farma Diagnostik, saat ini tengah melakukan investigasi bersama dengan pihak aparat penegak hukum dengan memberikan dukungan sepenuhnya terhadap proses penyelidikan oknum petugas layanan Rapid Test Kimia Farma Diagnostika Bandara Kualanamu yang diduga melakukan tindakan penggunaan kembali alat Rapid Test Antigen tersebut.

"Kita mendukung sepenuhnya investigasi yang dilakukan oleh pihak berwajib terhadap 
kasus tersebut," ujar Adil Fadhilah Bulqini, Direktur Utama PT Kimia Farma Diagnostika dalam keterangan tertulis. Rabu (28/04). 

Selain itu, kata Adil, Tindakan yang dilakukan oleh oknum petugas layanan Rapid Test Kimia Farma Diagnostik tersebut sangat merugikan Perusahaan dan sangat bertentangan dengan Standard Operating Procedure (SOP) perusahaan serta merupakan pelanggaran sangat berat atas tindakan dari oknum pertugas layanan Rapid Test tersebut. 

Apabila terbukti bersalah, tegas Adil, maka para oknum petugas layanan Rapid Test tersebut akan kami berikan tindakan tegas dan sanksi yang berat sesuai ketentuan yang berlaku.

"Asal tahu saja, Kimia Farma memiliki komitmen yang tinggi sebagai BUMN Farmasi terkemuka yang telah berdiri sejak jaman Belanda, untuk memberikan layanan dan produk yang berkualitas
serta terbaik, terlebih mendekatkan pelayanan kepada masyarakat serta terus melakukan evaluasi secara menyeluruh dan penguatan monitoring pelaksanaan SOP di lapangan, sehingga hal tersebut tidak terulang kembali," pungkas Adil.
(Arianto)


Share:

Polri Pegang Teguh Menjaga HAM Dalam Menciptakan Kamtibmas


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Polri dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meneken Memorandum of Understanding (MoU) tentang Penegakan HAM di Indonesia. Nota kesepahaman itu juga menjadi wadah pertukaran data dan informasi, penggunaan Labfor dan Inafis.

Pada momentum itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, dengan semangat menjunjung tinggi HAM di Indonesia, maka seluruh personel Polri mulai dari prajurit hingga level pimpinan bakal diberikan pemahaman soal menjaga hak asasi manusia.

Menurut Sigit, dengan ditanamkannya pemahaman soal menjunjung tinggi HAM maka kedepannya tidak adalagi celah-celah terjadinya pelanggaran terkait dengan hal tersebut.

"Pemahaman HAM akan diberikan kepada personel Polri mulai dari pelaksana sampai pimpinan. Sehingga dilapangan potensi pelanggaran HAM bisa dihilangkan," kata Sigit dalam acara MoU dengan Komnas HAM di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (20/4/2021).

Eks Kabareskrim Polri itu menekankan, saat ini Korps Bhayangkara bakal berpegang teguh untuk menjaga HAM dalam menjalankan tugasnya dalam menciptakan Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas).

"Saya menyambut baik perpanjangan nota kesepahaman antara Komnas HAM RI dan Kepolisian. Kerjasama yang ada  bisa dimanfaatkan dan diperlukan untuk proses penyelidikan Komnas seperti Inafis, Labfor dan lainnya," ujar mantan Kapolda Banten tersebut.

Kesempatan yang sama, Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengapresiasi Polri atas penandatanganan nota kesepahaman. Hal ini wujud nyata dari transparansi Polri.

Taufan mengakui, di era kepemimpinan Kapolri Sigit, Korps Bhayangkara saat ini semakin transparan dan lebih kooperatif dengan sesama lembaga maupun pihak eksternal.

"Kami merasakan ada komunikasi dan koordinasi yang baik maka kami sangat terbantu karena diberikan akses dan ruang yang cukup serta keterbukaan Polri," kata Taufan.

Selain itu, kata Taufan, komunikasi di daerah sangat bagus. Dengan tantangan media dan keterbukaan maka kepolisia berani mendisiplinkan aparat yang salah merupakan suatu kemajuan.

"Dan adanya rekomendasi yang baik direspon dengan baik. Upaya yang dilakukan perkembangan kemajuan dalam bertugas sangat baik," tutup Taufan. (Arianto)



Share:

DPD GNI Kota Medan : Kecam Keras Aksi Penyerangan di Mabes Polri


Duta Nusantara Merdeka |Kota Medan
Dewan Pimpinan Daerah GNI (Generasi Negarawan Indonesia) Kota Medan mengecam dan mengutuk keras penyerangan di Kompleks Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), Jakarta Selatan yang terjadi pada Rabu sore, 31 Maret 2021.

Ketua DPD GNI (Generasi Negarawan Indonesia) Kota Medan, Ongky Prasetia Hulu, S.Kom menegaskan bahwa pihaknya mengecam dan mengutuk keras segala bentuk tindakan terorisme di negeri ini.

"Apapun motifnya, tindakan terorisme adalah perbuatan tidak terpuji dan tidak dibenarkan oleh agama apapun. Untuk itu, kami mengecam dan mengutuk keras tindakan yang tidak terpuji ini" tegas Ongky Prasetia Hulu, S.Kom. Rabu, (31/03/21).

Ongky Prasetia Hulu, S.Kom menuturkan bahwa jika pelaku terhubung dengan jaringan teroris tertentu, maka pihak yang berwenang perlu segera menyelidiki seluruh aktor yang terlibat dalam aksi penyerangan tersebut.

"Kami mendorong pemerintah melalui aparat negara yang berwenang untuk segera mengusut dan membongkar seluruh jaringan para pelaku, dalang, hingga motif aksi teror yang baru-baru ini terjadi", tuturnya.

DPD GNI Kota Medan juga meminta kepada pihak kepolisian agar meningkatkan keamanan dan kewaspadaan, serta menjamin keamanan masyarakat. **
Share:

Ketua GNI Deli Serdang dan Ketua GAAS Kota Medan Angkat Suara Tentang Penyerangan Markas Polri


Duta Nusantara Merdeka | Deli Serdang
GNI (Generasi Negarawan Indonesia) Kab Deli Serdang dan GAAS ( Gerakan Advokat dan Aktivis) Kota Medan mengecam dan mengutuk keras penyerangan di Kompleks Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), Jakarta Selatan yang terjadi pada Rabu sore, 31 Maret 2021.

Ahmad Bakri Syahputra S.E Selaku Ketua GNI kab Deli Serdang dan Ketua GAAS Kota Medan menegaskan bahwa pihaknya mengecam dan mengutuk keras segala bentuk tindakan terorisme di negeri ini.

"Apapun motifnya, tindakan terorisme adalah perbuatan tidak terpuji dan tidak dibenarkan oleh agama apapun. Untuk itu, kami mengecam dan mengutuk keras tindakan yang tidak terpuji ini" tegas Ahmad Bakri Syahputra S.E. Rabu, (31/3/21).

Ahmad Bakri Syahputra S.E menuturkan bahwa jika pelaku terhubung dengan jaringan teroris tertentu, maka pihak yang berwenang perlu segera menyelidiki seluruh aktor yang terlibat dalam aksi penyerangan tersebut.

"Kami mendorong pemerintah melalui aparat negara yang berwenang untuk segera mengusut dan membongkar seluruh jaringan para pelaku, dalang, hingga motif aksi teror yang baru-baru ini terjadi", tuturnya.

Ahmad Bakri Syahputra S.E juga meminta kepada pihak kepolisian agar meningkatkan keamanan dan kewaspadaan, serta menjamin keamanan masyarakat. 

Harapan saya semoga tempat-tempat ibadah segera di jaga untuk mengamankan agar kejadian ini tidak terulang dan melukai korban jiwa. Menjelang ramadan semoga umat muslim khusuk beribadah dan tidak terlalu berlebihan melihat kejadian ini,  biarkan aparat kepolisian yang menangani kasus ini, tutup nya. **

Wartawan DNM : Didi Atmawijaya
Share:

Kapolri Ajak Pemuda Masjid Membangun Bangsa


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta  
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menerima kunjungan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Indonesia (BKPRMI) di Mabes Polri, Senin 22 Maret 2021. 

Dalam pertemuan ini, Kapolri mengatakan, pendekatan dan diskusi dengan organisasi masyarakat (ormas) keagamaan sangat penting dilakukan guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). 

Ia pun menyambut baik dimana bentuk intoleransi yang dilawan dengan moderasi keagamaan yang memerlukan tokoh-tokoh agama. 

"Kami juga siap bekerjasama dengan pemuda masjid untuk membangun bangsa," katanya. 

Peran ormas yang peduli bangsa saat ini, kata Kapolri, sudah semakin bagus. Ia pun berharap, basis pemuda masjid sampai tingkat desa harus saling menguatkan. 

Selain itu, mantan Kabareskrim ini meminta peran tokoh agama menyosialisasikan 3M dan ketahanan pangan melalui program Kampung Tangguh. 

"Prinsipnya Polri siap bekerjasama dan mendukung program-program dalam memerangi hal-hal yang menyerang negara," ungkapnya. 

Mantan Kapolda Banten ini  pun mengajak para tokoh dan pemuda agama bersatu membangun bangsa setelah adanya polarisasi di Pilpres dan Pilkada. 

Sementara itu, Ketua BKPRMI Said Aldi mengatakan, pihaknya siap bekerjasama dengan polisi di daerah dalam membina ustaz, ustazah serta dai dalam menjaga kamtibmas dan menutup kemungkinan adanya radikal masuk ke pemuda Masjid. 

"Badan Pemuda Masjid dalam membina ustaz, ustazah dan dai kamtibmas sekalian untuk menutup kemungkinan adanya radikal yang akan masuk ke pemuda Masjid," katanya. 

Ketua Penasehat BKPRMI Idrus Marham mengatakan, basis BKPRMI adalah masjid, maka jika ada masalah di Masjid dapat dikoordinasikan dengan pemuda Masjid. 

"Kalau ada bencana maka pemuda masjid ikut mengambil bagian dan bagaimana polanya kerjasama pembinaan masyarakat sesuai dengan ciri karakter masing-masing daerah," ujarnya. (Arianto)


Share:

Korlantas Polri Bakal Luncurkan E-TLE


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Korlantas Polri akan segera meluncurkan kamera electronic traffic law enforcement (e-TLE) pada 23 April 2021. Kamera e-TLE ini menjadi terobosan Korlantas untuk memastikan penegakan hukum di bidang lalu lintas yang tegas dan transparan.

Kasubditdakgar Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Pol Abrianto Pardede mengungkapkan kamera ETLE merupakan wujud Korlantas Polri mendukung program kerja 100 hari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Lebih dari itu, adanya kamera ETLE guna memastikan penegakan hukum yang tegas dan transparan.

“Ini bisa membuat disiplin masyarakat lebih bagus dan patuh terhadap aturan lalu lintas. Yg bermain kan robot tanpa ada pertemuan dengan petugas sehingga membuat lebih transparan dan terwujudnya transparansi,” kata Kombes Abrianto Pardede saat dihubungi, Jumat (19/3/2021).

Abri sapaan akrabnya mengatakan adanya kamera E-TLE nasional ini disebut sebagai program spektakuler. Sebab, kamera e-TLE yang sekarang bisa mendeteksi nomor polisi (nopol) kendaraan di luar dari wilayah tersebut.

“Ini spektakuler, karena E-TLE ini diperbarui. Disebut nasional karena dapat dilakukan penindakan nopol di luar daerahnya. Contoh Yogya bisa menindak plat H. Kemarin kan masih regional. Adanya ini menjadi semua Polda bisa ke nopol semua kendaraan. Artinya ini ngga cuma khusus Polda, jadi semua kendaraan di manapun bisa ditindak,” jelasnya.

Lebih lanjut, Abrie mengatakan kamera E-TLE juga dapat menindak pelaku kejahatan. Kamera E-TLE dapat mengubah budaya masyarakat dalam berlalu lintas.

“E-TLE juga meningkatkan budaya tertib berlalulintas. Karena kamera E-TLE tidak pilih kasih. Tidak mau bayar langsung blokir. Ada E-TLE juga dukung program pemerintah, ganjil genap. New normal. Tak boleh bertemu. Kita dukung kebijakan,” ucapnya.

Pada tahap 1 ini, Korlantas Polri akan meluncurkan 244 kamera E-TLE di 12 Polda. 244 kamera E-TLE itu tersebar di Polda Metro Jaya 98 titik, Polda Riau 5 titik, Polda Jawa Timur 55 titik, Polda Jawa Tengah 10 titik, Polda Sulawesi Selatan 16 titik, Polda Jawa Barat 21 titik, Polda Jambi 8 titik, Polda Sumatera Barat 10 titik, Polda DIY 4 titik, Polda Lampung 5, Polda Sulawesi Utara 11 titik, dan Polda Banten 1 titik. (Arianto)


Share:

Kabidhumas Polda Banten Dukung Terbitnya Surat Edaran Bupati Tangerang tentang PSBB


Duta Nusantara Merdeka | Tangerang, Banten
Menindak lanjuti keluarnya surat edaran bupati tangerang Ahmed Zaki Iskandar dengan nomor: 4432/010-Bag.Huk/2021 dalam rangka pengendalian dan pencegahan penyebaran Virus corona atau Covid-19 pada masa Pembatasan Sosial Skala Besar ( PSBB ), Kabidhumas Polda Banten Kombes Edy Sumardi berikan keterangan tanggapan melalui pesan whatsapp pada Minggu (10/01).

Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi  mengapresisasi keluarnya surat edaran Bupati Tangerang, Mengingat belum usainya wabah pandemi ini dengan semakin meningkatnya angka orang yang terkonfirmasi Virus corona atau Covid-19 serta menurunnya kesadaran masyarakat dalam mendisplinkan Protokol Kesehatan (prokes) cegah Covid-19.

Lebih lanjut, Ia pun mengatakan polda banten berdasarkan perintah Kapolda Irjen Pol Dr. Rudy Heriyanto telah menerbitkan surat perintah untuk melaksanakan kegiatan yustisi terpadu operasi aman nusa tahun 2021.

Selain itu, Polda banten mendukung secara penuh dengan melibatkan personil polri mulai dari Polresta di back-up oleh Ditsamapta dan satbrimob polda banten.

"Selanjutnya, Kapolda banten Irjen Pol Dr Rudy Heriyanto memberikan arahan instruksi perintah kepada semua jajaran anggota personil yang memback-up ini akan berada dibawah kendali langsung Kapolresta Tangerang," pungkasnya. (Arianto)



Share:

Kalangan Pengusaha Apresiasi 12 Program Kapolda Banten


Duta Nusantara Merdeka | Serang Banten 
Program Kerja Kapolda Banten Irjen Rudy Heriyanto dengan jargon Rudy yang mengajak seluruh personel polda banten untuk menjadi sosok polisi yang empati, mengayomi dan dekat dengan rakyat, mendapat respons positif dari kalangan pengusaha. 

Program-program kerja yang disodorkan Irjen Rudy Heriyanto cukup baik, kita yakin beliau bisa memimpin kepolisian wilayah banten dengan baik dan merangkul masyarakat," ujar Rahmat Bastian, Ketua Umum Pengurus Besar Pengusaha Berkarya di Serang, Banten. Sabtu (09/01)

Rahmat menyatakan, dengan sejumlah program humanis yang ditawarkannya, dia yakin Irjen Rudy Heriyanto dan jajarannya akan dicintai warga Banten. 12 program kerja yang diusung Irjen Rudy, sangat positif membawa Banten aman tentram. 


"Kita dari kalangan pengusaha siap bersinergi untuk kesuksesan program-program tersebut," ujar rahmat. 

Sementara itu, Kapolda Banten Irjen Pol Dr Rudy Heriyanto, SH, MH , M.B.A melalui Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi menyampaikan ucapan terimakasih atas apresiasi dari kalangan pengusaha atas program kerja yang akan di implementasikan.

"Selain itu, Program kerja Bapak Kapolda Banten mengajak masyarakat dan kita semua untuk merajut keberagaman dan merawat kebhinekaan, serta terkait tugas kepolisian dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, dan memberikan jaminan keamanan selaras dengan program prioritas Kapolri," ujar Edy Sumardi. 

Lebih lanjut, Edy sumardi menyampaikan dengan jargon pendekar banten, sosok polisi yang empati, ngayomi dan dekat dengan rakyat ini harus ada di semua Personel Polda Banten dan Polres jajaran. 

"Adapun, 12 program yang bakal dijalankan yaitu Ngaji Bareng Kapolda, Rukun Ulama Umaro, Yuk ngopi wae, Subuhan keliling, Saba Pesantren, Sowan Sesepuh, Ronda Siskamling, Guyub TNI-Polri, Sinergi 3 Pilar, Warung Jum'at, Polisi sayang anak yatim, dan penguatan manajemen media," pungkasnya. (Arianto)






Share:

Puslitbang Polri Laksanakan Penelitian Di Polres Kutai Kartanegara


Duta Nusantara Merdeka | Kutai Kartanegara
Sebagai langkah awal dalam mengintegrasikan seluruh aplikasi online, Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri melaksanakan penelitian di Polres Kutai Kartanegara (Kukar).

Kali ini Tim dari Puslitbang Polri melakukan penelitian terkait Tata Kelola Sumber Daya Polri dalam implementasi teknologi informasi dan komunikasi terpadu kewilayahan yang berlangsung di Ruang Tribrata Polres Kukar, Selasa (10/11/2020), pukul 10.45 WITA.

Penelitian ini dipimpin Kabidgasbin Puslitbang Polri Kombes Pol.  M. Azrul Aziz selaku Ketua Tim didampingi Dosen Universitas Indonesia (UI) Pembina TK 1 Suryadi, IPTU Gusti Sitanggang dan Penata TK 1 Sosianti.


Pada kesempatan tersebut, tim Puslitbang Polri disambut langsung oleh Kapolres Kutai Kartanegara (Kukar) AKBP Irwan Masulin Ginting dan Wakapolres Kukar Kompol Erick Budi Santoso beserta personel yang dilibatkan sebagai operator.

Kombes Pol M. Azrul Azis dalam sambutannya mengucapkan terimakasih banyak kepada Polres Kukar yang telah menerima dirinya berserta tim yang kali ini akan melakukan penelitian di Polres Kukar.

Lanjutnya, bahwa perkembangan teknologi saat ini memang harus sejalan dengan tugas Polri untuk mempercepat penyajian informasi kepada masyarakat secara global.


Olehnya itu, Polri saat ini terus melakukan terobosan baru, salah satunya dengan membuat aplikasi pelayanan sebagai upaya penyajian informasi yang lebih akurat dan tepat sasaran di tengah masyarakat.

“Intinya, tujuan kegiatan ini untuk melaksanakan penelitian serta meningkatkan produktivitas kinerja dalam rangka mewujudkan SDM Polri yang lebih unggul di kewilayahan,” tutur Ketua Tim Puslitbang Polri.

Dalam kesempatan tersebut, masing-masing operator pengguna aplikasi juga diminta untuk mengisi beberapa pertanyaan melalui aplikasi terkait penggunaan aplikasi yang ada di wilayah untuk mengukur sejauh mana pelayanan Polri. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Panglima TNI Menganugerahi Kapolri Tiga Bintang Utama


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta Timur
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjanjanto menganugerahi Kapolri Jenderal Idham Azis tiga bintang utama yaitu Kartika Eka Paksi Utama, Jalasena Utama dan Swa Bhuana Utama. Upacara penganugerahan digelar di Ruang Hening, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (28/07).  

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyampaikan, pemberian bintang utama ini berdasarkan Keputusan Presiden (Kepres) No 58/TK/Tahun 2020, kemudian sesuai dengan usulan Menteri Pertahanan Republik Indonesia, juga sesuai ketentuan pasal 28 ayat 12 huruf (b) UU No 20/2009 Tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan. 


“Penganugarahan tiga bintang utama itu dikarenakan Kapolri Jenderal Idham Azis dianggap berjasa luar biasa untuk kemajuan dan pembangunan TNI Angkatan Darat, Laut dan Udara,” kata Irjen Argo Yuwono dalam keteranganya, Selasa (28/7). 

Penghargaan Bintang Utama ini, sambung Argo merupakan bentuk penghargaan atas kerja sama dan kordinasi dua institusi TNI-Polri dalam menjalankan tugas-tugasnya sebagai lembaga yang menjaga keamanan serta ketertiban.



Anugerah Bintang Kartika Eka Paksi Utama merupakan penghargaan yang diberikan TNI Angkatan Darat. Makna nama dari penghargaan ini adalah Kartika artinya bintang, Eka artinya satu, dan Paksi artinya burung.

Secara harafiah, penghargaan ini memiliki makna burung gagah perkasa tanpa tanding menjunjung tinggi cita-cita. TNI Angkatan Darat yang kuat senantiasa menjunjung tinggi cita-cita, yaitu keluhuran nusa dan bangsa serta keprajuritan.

Sementara, Bintang Jalasena Utama dan Bintang Swa Bhuana Paksa Utama merupakan medali penghargaan yang dianugerahkan hanya kepada individu dengan kemampuan dan pencapaian khusus dan berkat kontribusi, upaya dan dedikasi yang luar biasa, serta pencapaian melampaui panggilan tugas.** 

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

IKLAN MURAH

SUSU KURMA AULIA

SUSU KURMA AULIA
Pesan Silahkan Klik Gambar



BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno ~ Karakter Bangsa

KILAS BALIK BUNG KARNO KARAKTER  BANGSA Soekarno ketika pidato kata sambutan setelah menerima ijazah gelar Insinyur dari I...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI


loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Follow by Email

Label

#2019GantiPresiden Accounting Aceh Adat Istiadat Advokat Agama Agraria AIDS Air Aksara Aksi Aktivitis Al Washliyah Album Anak Angkatan Darat Animal Anti Korupsi Arisan Artikel Artis Asahan Asian Games Asuransi Asusila Atlet Award Bakti Sosial Bandara Bandung Banjir BANK Bank Sumut Bansos Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar Beasiswa Begal Bekraf Beladiri Belanja Bencana Bencana Alam Berita Bhabinkamtibmas Bhayangkara Bhayangkari Bisnis BM PAN BNI BNN BNPT Bobby Nasution Bom Bunuh Diri BPJS BPN Buka lapak Bukit Asam Buku Bung Karno Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market Cerpen Cikampek Citilink conference Covid-19 Covid-19 Satgas Covid19 Cuaca Cuci Tangan Curanmor Cyber Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Dede Farhan Aulawi Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Desa Dewan Pengawas Dialog Digital Dinas Perhubungan Dirgahayu HUT RI Disiplin Diskusi Donor Darah Duka Cita E-Money Ekonom Ekonomi Ekspor Impor Electronics Emas Empat Pilar Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech Flores Timur Forum Furniture Futsal G30S/PKI GAAS Games Ganja Garut Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Genppari Gereja Go Pay Go-Jek Gojek Golkar Gotong Royong Grab Gubernur Gym ham HANI Harbolnas Hewan Hiburan HIV HMI Hoax Hotel Hp Hukum Humas Humbahas HUT HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibadah Haji Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek IMM Indonesia Industri Informasi Infrastruktur Internasional Internet Investor IPM IPPI Islam Jakarta Jakarta Barat Jakarta Pusat Jalan Jawa Tengah Jawa Timur Jayapura Jokowi Jum'at Barokah Jumanji Jurnalis Kaliber Kampanye Kampung Rakyat Indonesia Kampus Kamtibmas Kapolri Kapolsek Kapolsek Kepolisian Karaoke Karhutla KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kebun Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kejurnas Kekerasan Keluarga Kemalingan Kemanusiaan Kemendagri Kemendikbud Kemenhub KEMENPAN-RB Kemensos Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepala Daerah Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Kilas Balik Bung Karno Kivlan Zen kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Koperasi Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal KRYD KSAD Kudeta Kuliner Kunjungan Kerja Kutai Kartanegara Labuhan Batu Lahan Lakalantas Laksi Lalu Lintas Lampung Lapas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku Lebaran Legislatif LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik Lock Down lomba lari LPS LSM Madina Mahasiswa Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Makassar Makkasar Mall Market Outlook Masjid Masker Mata Uang Media Menembak Menteri millenial Minuman Keras Minuman sehat Miras Mobil MOI Motivasi MPR MPR RI Mudik Muhammadiyah Muharram MUI Munas Musik Musyawarah Narkoba Narkotika NasDem Nasional Natal New Normal NKRI NU Office Olah Raga Olahraga Ombusman Online Operasi Yustisi Opini Organisasi Ormas Otomotif P Padang Pagelaran Pahlawan Pajak Palestina Pameran PAN Pancasila Papua Parawisata Pariwisata Partai Demokrat Partai Politik Partai Ummat Pasar Pasar modal Pasar Tradisional Patroli PC PDI Perjuangan pe Pedagang Pegadaian Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Peluncuran Pemadam Kebakaran Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan pemerasan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuda Melati Indonesia Pemuda Muhammadiyah Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencemaran Nama Baik Penculikan Pencurian Pendataan Pendidikan Penelitian Penembakan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengadilan Pengadilan Negeri Pengajian Pengamanan Pengamat Penganiayaan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penulis Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perhubungan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Perpajakan Pers Pertamina Pertanahan Pertanian Perusahaan Pesawat Terbang PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pin Pinjam meminjam uang Pinjaman Online PMI Polairud Polantas Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Pornografi PPKM Pra Kerja Pramuka Praperadilan Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik promo Property Prostitusi Protokol Kesehatan Public Expose Publik expose Puisi Pusat Perbelanjaan Puskesmas PWI Qurban Ragam Ramadhan Reksadana Relawan Relawan Jokowi Remisi Rentan Renungan resa Restoran Reuni 212 Revolusi Mental Reward Robot Ruang Guru Rumah Rumah sakit Rups RUU Saber Pungli Sabu Sahabat Anak Salon Samosir Samsat Sanitasi air.Lingkungan hidup Santri SAR Satlantas Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Sengketa Seniman Senjata Senjata Api Sepak Bola Separatis Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Silaturahim Silaturahim. KUYAI Kartanegara Silaturahmi Silaturrahim SIM Simpan Pinjam Simulasi Smartphone Soekarno Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Stunting Suku bunga Sumatera Barat Sumatera Utara Sumut Sungai Superstore Suplemen Surabaya Surat Terbuka Survei Survey susu Swab Antigen Syariah Syawal Tali Kasih Talkshow Tanjung Balai Tawuran Teknologi Terorisme Tes Urine Tiket Tips TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tokoh Agama Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM Ulama umkm UMSU Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa UU Cipta Kerja UU ITE UUD 1945 Vaksinasi Valentine Day Viral Virus Corona Walikota Wanita Wartawan Webinar Wirausaha WNA Workshop Yogyakarta

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA


PRO KONTRA RUU HIP

~> RUU HIP saat ini sedang Hangat Dipersoalkan, Karena Banyak Pihak yang telah Menolaknya, Baik dari Kalangan Ormas Hingga Partai Politik, Sehingga Terjadi Pro Dan Kontra.

<~ Memang Sebaiknya Persoalan Pancasila Tidak Usah Diganggu Gugat, Karna itu merupakan Landasan Dasar Dalam Berdirinya Negara Indonesia, Sudah Final Masalah Pancasila.

Link Terkait

close
Banner iklan disini