Harkitnas 2026 di lingkungan Kodam XIX/Tuanku Tambusai berlangsung khidmat pada Rabu, 20 Mei 2026. Upacara yang dipimpin Kasdam XIX/Tuanku Tambusai Brigjen TNI Rudi Hermawan itu menekankan pentingnya menjaga persatuan nasional di tengah tekanan global yang makin kompleks.
Upacara digelar mewakili Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr Agus Hadi Waluyo S.A.P. M.M. CHRMP. Kegiatan itu diikuti prajurit TNI dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kodam XIX/Tuanku Tambusai.
Tema Hari Kebangkitan Nasional atau Harkitnas tahun ini ialah “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Pemerintah mendorong penguatan generasi muda sebagai fondasi ketahanan nasional di tengah perubahan geopolitik dan ekonomi global.
Di lapangan upacara, prosesi berlangsung tertib. Mulai dari laporan perwira upacara, penghormatan pasukan, pengibaran Sang Merah Putih, hingga pembacaan doa berjalan tanpa hambatan. Lagu Indonesia Raya terdengar menggema sejak pagi.
Beberapa prajurit tampak berdiri tegak meski cuaca cukup terik. Situasi itu mengingatkan pada satu hal sederhana di lingkungan militer: disiplin sering kali dibangun dari rutinitas yang tampak kecil, tetapi dijaga konsisten setiap hari.
Semangat Kebangkitan Nasional Ditekankan lewat Kerja Nyata
Dalam amanat Menteri Komunikasi dan Digital yang dibacakan Brigjen TNI Rudi Hermawan, pemerintah menegaskan bahwa semangat kebangkitan nasional tidak cukup berhenti pada seremoni tahunan.
“Semangat kebangkitan nasional harus diwujudkan melalui kerja nyata, loyalitas dan kepedulian terhadap masyarakat. Persatuan menjadi kekuatan utama dalam menjaga stabilitas dan kemajuan bangsa,” ujar Brigjen TNI Rudi Hermawan.
Pesan itu menjadi penekanan penting di tengah situasi nasional yang menghadapi tantangan sosial, ekonomi, dan keamanan secara bersamaan. Kodam XIX menilai soliditas internal dan kedekatan dengan masyarakat menjadi modal utama menjaga stabilitas wilayah.
Lagu Perjuangan Menggema di Lapangan Upacara
Suasana semakin hening ketika seluruh peserta menyanyikan lagu Bagimu Negeri dan Satu Nusa Satu Bangsa. Lagu perjuangan itu menggema di lapangan upacara dan membangun suasana nasionalisme yang kuat.
Bagi sebagian peserta, momentum seperti ini bukan sekadar agenda tahunan. Ada rasa keterikatan emosional yang muncul ketika lagu perjuangan dinyanyikan bersama dalam satu barisan.
Melalui peringatan Harkitnas ke-118, Kodam XIX/Tuanku Tambusai menegaskan komitmennya memperkuat profesionalisme prajurit, menjaga soliditas satuan, dan meningkatkan pengabdian kepada masyarakat serta negara.
Penulis: Lakalim Adalin
Editor: Arianto




























