Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Klinik Puri Intan Medika Bekasi Berkelas dengan Harga Bersahabat


Duta Nusantara Merdeka | Bekasi 
Di masa pandemi tidak mempengaruhi kinerja pelayanan kesehatan di Kota Bekasi, salah satunya Klinik Puri Intan Medika yang beralamat di Jalan KH. Agus Salim No.35, Bekasi Timur tetap buka selama 24 jam guna memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat. 

"Selama masa pandemi kita tahu banyak sekali tempat-tempat yang mengurangi pelayanannya. Kalau di tempat kami selama pandemi ini malah ditingkatkan pelayanan agar tetap bisa beroperasional seperti sebelum terjadi pandemi covid 19 dengan pelayanan 7 x 24 jam," ujar pemilik Klinik Puri Intan Medika, Intan Nurfitri saat ditemui awak media. Rabu (08/09)

Walaupun di masa pandemi, kata Intan, ia mengaku pendapatan menurun namun ia tidak berniat melakukan pengurangan pekerja karena telah menganggapnya sebagai mitra dan keluarga.

"Begitu pandemi mulai merambah naik, waktu itu agak kaget karena situasi seperti itu. Saya merasa bahwa tenaga kesehatan (nakes) di sini adalah mitra bukan sekedar karyawan dan bagian dari saya," ungkapnya.

Tantangan lainnya ialah merubah paradigma masyarakat terhadap image Klinik Puri Intan Medika, karena diantara klinik-klinik di Bekasi, klinik ini terlihat modern dan terkesan mahal. 

"Itu yang sulit, karena biasanya orang takut masuk ke klinik kami, karena melihat tampilan luarnya, sehingga dikhawatirkan harga tidak bersahabat dengan mereka. Tapi perlahan kita bisa buktikan bahwa memang terjangkau untuk masyarakat mulai dari 60 hingga 100 ribu sudah termasuk jasa konsultasi dokter dengan obat-obatan," paparnya.

Oleh karena itu, lanjut Intan, Klinik Puri Intan Medika terus berkomunikasi dengan masyarakat, bekerjasama dengan karang taruna dan RT/RW setempat untuk menggelar berbagai aktivitas kemanusiaan yaitu penyaluran baksos, membagikan masker gratis dan turut berpartisipasi aktif dalam mensosialisasikan pencegahan covid 19 setiap tiga kali dalam sebulan.

"Kami terus berkomitmen memberikan pelayanan optimal beserta obat - obatan dengan harga terjangkau. Untuk saat ini sudah lebih dari 15 ribu peserta BPJS yang kami layani di Klinik kami, untuk memudahkan masyarakat kami membuka Apotik Puri Intan, Apotik kami melayani umum dan BPJS, buka mulai pukul 09.00 Wib hingga 21.00 Wib, apotek mulai dibuka Rabu (08/09/2021) bertepatan dengan ulang tahun ke 3 Klinik Puri Intan Medika," pungkasnya. (Widya/Ar)


Share:

Cek Ketersediaan Obat Lewat Farmaplus, Menteri BUMN Erick Thohir Layani Langsung Konsumen


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Walaupun kasus positif COVID-19 di Indonesia dalam seminggu terakhir ini menurun, pemerintah tetap ingin memastikan ketersediaan vitamin dan obat-obat, terutama tujuh jenis obat COVID-19 selalu ada dalam jumlah yang memadai. Termasuk di apotek-apotek dibawah koordinasi Kimia Farma, perusahaan BUMN di bidang farmasi sehingga akan memudahkan masyarakat yang membutuhkan.

Hal tersebut diungkapkan Menteri BUMN, Erick Thohir saat melakukan pengecekan di apotek Kimia Farma yang terdapat di wilayah Depok, Jawa Barat, Sabtu (4/9). Selain melihat ketersediaan tujuh jenis obat COVID-19, yakni Azithromycin, Favipiravir, Immunoglobulin, Ivermectin, Oseltamivir, Remdesivir, dan Tocilizumab. Erick Thohir juga memeriksa kecocokan data obat-obat tersebut dengan data yang terdapat di aplikasi Farmaplus atau situs https://farmaplus.kemkes.go.id/

"Program vaksinasi yang terus digencarkan pemerintah demi mempercepat terbentuknya herd immunity harus pararel dengan ketersediaan obat-obatan untuk COVID-19 yang mencukupi, sehingga selalu siap di saat masyarakat membutuhkan. Menurut saya, keberadaan aplikasi dan situs Farmaplus sangat membantu masyarakat untuk mengecek apotek terdekat yang menyediakan obat-obatan tersebut. Tadi saya sudah cek, ternyata cocok data yang ada di aplikasi Farmaplus dengan ketersediaan obatnya di apotek Kimia Farma," ujar Menteri Erick Thohir.

Ia juga menambahkan, pengecekan keberadaan obat juga bertujuan agar para direksi Kimia Farma, apoteker, dan petugas layanan publik di apotek tersebut tetap waspada akan obat-obat yang dibutuhkan masyarakat.

"Jangan sampai lengah. DIsaat pandemi naik, obat tidak ada, dan ketika pandemi turun, obat juga tidak ada. Jangan sampai seperti itu. Dan hari ini, saya lihat kondisi bagus, pelayanan juga baik, dan ketelitian dalam memeriksa resep dokter juga bagus," ujar Erick Thohir.

Di Farmaplus tersaji ketersediaan obat di semua apotek yang ada di seluruh Indonesia. Pada aplikasi dan situs tersebut juga menampilkan total 4.444 apotek Kimia Farma yang tersebar di tanah air dengan dilengkapi peta untuk mengetahui lokasi dan juga data 839.500 jenis obat, termasuk tujuh jenis obat COVID-19. 

"Untuk obat lainnya yang diproduksi di dalam negeri, terutama oleh holding farmasi BUMN, kami akan tingkatkan kapasitas produksinya sehingga stoknya selalu terjaga. Dalam upaya memerangi pandemi COVID-19 ini, pemerintah akan terus memastikan untuk hadir, baik untuk mempercepat vaksinasi dan menyediakan obat-obatan yang diperlukan masyarakat dengan harga yang terjangkau," pungkas Erick Thohir. (Arianto)


  
Share:

Nestlé Indonesia Dukung RSDC Wisma Haji Pondok Gede Hadapi Pandemi Covid-19


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Dalam rangka mendukung upaya mengatasi pandemi COVID-19 yang dilakukan di Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Haji Pondok Gede, Jakarta Timur. Nestlé Indonesia melalui Nestlé Cares menyalurkan bantuan dalam bentuk 45.402 produk makanan dan minuman bergizi, oxygen concentrator,  serta Alat Pelindung Diri (APD), termasuk masker, pakaian hazmat dan lainnya. 

Kepala Pusat Analisis Determinan Kesehatan Kementerian Kesehatan, dr. Andi Saguni mengatakan, “Kami mengapresiasi dukungan Nestlé Indonesia kepada RSDC Wisma Haji Pondok Gede beserta tenaga kesehatan yang turut serta dalam menjalankan tugasnya di tengah pandemi ini. Upaya gotong royong ini akan membantu kami dalam menangani pandemi COVID-19.”

“Kami sadar bahwa pandemic COVID-19 di Indonesia hanya bisa diatasi dengan kerjasama seluruh anggota masyarakat serta pemerintah, oleh karena itu Nestlé Indonesia ikut hadir untuk bekerja sama dan memberikan bantuan kepada RSDC Wisma Haji Pondok Gede dengan harapan dapat ikut  meringankan beban tenaga dan fasilitas kesehatan serta masyarakat  yang terdampak pandemi COVID-19 secara bergotong royong,” ujar Direktur Corporate Affairs PT Nestlé Indonesia, Debora R. Tjandrakusuma di Jakarta. Jum'at (23/07)

Asal tahu saja, Sejak Maret 2020, Nestlé Indonesia telah bekerja sama dengan berbagai badan pemerintah, institusi kesehatan dan organisasi kemasyarakatan untuk penyaluran bantuan.  

Hingga saat ini, kata Debora, Nestlé Indonesia telah mendistribusikan lebih dari 3 juta produk makanan dan minuman bergizi, 1.6 juta APD serta kebutuhan pokok guna mendukung tenaga kesehatan dan masyarakat terdampak di 34 provinsi di Indonesia. 

Pada Juli 2021, lanjutnya, Nestlé Indonesia juga mulai melaksanakan program Vaksinasi Gotong Royong (VGR) untuk karyawan guna mendukung pemerintah dalam mencapai target vaksinasi COVID-19 nasional.

Debora menambahkan, Di samping dukungan kami pada tenaga kerja kesehatan dan komunitas terdampak, kami juga ikut mendukung upaya pemerintah untuk mengatasi pandemi COVID-19 dengan tetap menjaga keberlangsungan produksi dan distribusi produk makanan dan minuman bergizi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat serta berpartisipasi dalam program Vaksinasi Gotong Royong.

"Harapannya, dapat membantu menyukseskan upaya vaksinasi yang dilakukan pemerintah, serta memberikan rasa aman dan keselamatan bagi para karyawan kami, sehingga lini produksi dapat tetap berjalan baik, yang membantu menjamin tersedianya produk-produk kami untuk para konsumen," pungkasnya. (Arianto)


Share:

GMKI bersama OKP Cipayung Plus Gelar Vaksinasi Massal di Jakarta


Duta Nusantara Merdeka |  Jakarta 
Vaksinasi sebagai upaya pemerintah dalam rangka meraih herd imunity, dimana  mahasiswa Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) antusiasme mendukung program pemerintah untuk menerima suntikan vaksin. 

Untuk itu, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) bersama OKP Cipayung Plus menggelar vaksinasi gratis untuk mahasiswa/mahasiswi dan masyarakat sekitar pada Kamis (15/07) di GMKI Jakarta Pusat.

"Kami bersama organisasi kemahasiswaan lainnya bekerjasama dalam rangka mensukseskan program pemerintah untuk vaksinasi. Vaksin menggunakan Sinovac dan melayani usia 12-17 tahun, lansia, umum dan mahasiswa. Kegiatan vaksinasi ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan," kata Jeffri Gultom, Ketua PP GMKI kepada awak media di Jakarta.

Sementara itu, kata Jeffri, Target hari ini adalah 300 orang dan kami masih menunggu masyarakat untuk segera mendaftarkan.

"Kegiatan percepatan vaksinasi Covid-19 dengan kolaborasi bersama Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) bersama OKP Cipayung Plus, diharapkan dapat mewujudkan target vaksinasi dengan hasil yang lebih maksimal, dalam rangka mempercepat program Pemerintah untuk mensukseskan Vaksinasi massal," pungkasnya. (Arianto)




Share:

Telemedicine dan Obat Gratis Pasien Isoman Diperluas ke wilayah Bodetabek


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta Kementerian Kesehatan memperluas layanan konsultasi dan pengiriman obat gratis melalui layanan telemedicine bagi pasien COVID-19 isolasi mandiri ke 3 wilayah yakni *Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Bodetabek)*.

Diujicobakan di Jakarta pada 7 Juli lalu, layanan telemedicine ini hadir untuk mempermudah masyarakat terutama yang melakukan isolasi mandiri di rumah untuk konsultasi kesehatan secara virtual tanpa harus datang ke RS serta untuk mengurangi beban keterisian tempat tidur di rumah sakit, sehingga layanannya bisa digunakan untuk pasien bergejala sedang, berat dan kritis.

Total ada 11 platform telemedicine di Indonesia yang bekerjasama dengan Kemenkes diantaranya Halodoc, YesDok, Alodokter, Klik Dokter, SehatQ, Good Doctor, Klinikgo, Link Sehat, Milvik, Prosehat dan Getwell.

Agar pelaksanaanya lebih efektif dan efisien, kini alur layanan telemedicine COVID-19 dibuat lebih ringkas. Pasien tidak perlu lagi mengirimkan pesan ke apotik Kimia Farma, tapi cukup mengisi form pemesanan obat dan unggah KTP di platform telemedicine yang dipilih dan semuanya sudah langsung diproses secara otomatis.

Layanan telemedicine gratis dimulai dari proses pengambilan dan pemeriksaan sampel di laboratorium. Untuk mendapatkan layanan ini, pasien harus melakukan tes PCR/Antigen di laboratorium yang telah terafiliasi dengan sistem New All Record (NAR) Kementerian Kesehatan.

Jika hasilnya positif dan laboratorium penyedia layanan test COVID-19 melaporkan data hasil pemeriksaan ke database Kementerian Kesehatan (NAR), maka pasien akan menerima pesan Whatsapp dari Kemenkes RI (dengan centang hijau) secara otomatis.

Namun, apabila tidak mendapatkan WA pemberitahuan, pasien bisa memeriksa NIK secara mandiri di situs https://isoman.kemkes.go.id.

Setelah dapat WA pemberitahuan, pasien bisa melakukan konsultasi secara daring dengan dokter di salah satu dari 11 layanan telemedicine. Caranya tekan link yang ada di pesan WA dari Kemenkes atau di link yang muncul saat pengecekan NIK mandiri di situs https://isoman.kemkes.go.id/panduan, lalu memasukkan kode voucher supaya bisa konsultasi dan dapat paket obat gratis.

Sebelum berkonsultasi, pasien harus menginformasikan bahwa dirinya adalah pasien program Kemenkes.

Selesai konsultasi, dokter akan memberikan resep digital sesuai kondisi pasien. Hanya pasien kategori isoman, yang akan mendapatkan obat dan vitamin secara gratis.

Tidak semua jenis obat diberikan gratis, hanya ada 2 paket obat yang ditanggung Kemenkes yakni Paket A (Orang Tanpa Gejala) berupa multivitamin C, D, E, Zinc sebanyak 10 butir konsumsi satu kali sehari.

Paket B (bergejala ringan) berupa multivitamin C, D, E, Zinc sebanyak 10 butir konsumsi satu kali sehari, Azithromisin 500mg sebanyak 5 butir konsumsi sehari sekali, Oseltamivir 75mg sebanyak 14 butir konsumsi dua kali sehari dan parasetamol tab 500 mg sebanyak 10 butir (apabila dibutuhkan).

Ditekankan babwa obat dan vitamin yang diberikan hanya untuk konsumsi pasien dan tidak boleh diperjualbelikan.

Pengiriman obat dan/atau vitamin dari apotek Kimia Farma ke alamat pasien akan dibantu oleh jasa ekspedisi SiCepat. Untuk itu, pastikan pengisian alamat pengiriman di platform telemedicine sudah benar, sesuai dengan alamat pasien.

Setelah diproses, pasien akan mendapatkan SMS dari SiCepat yang berisi nomor resi dan status pengiriman. Jadi pasien bisa memantau lokasi/posisi barang kiriman.

Dimasa pandemi sekarang ini, layanan telemedicine menjadi salah satu opsi terbaik untuk tetap memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat dengan risiko kesehatan yang seminimal mungkin. Karena antara pasien dan dokter tak perlu bertatap muka, cukup berkonsultasi secara online.

Untuk itu, Kementerian Kesehatan terus berupaya memperluas layanan telemedicine COVID-19. Selain di Jabodetabek, rencananya layanan telemedicine COVID-19 ini akan secara bertahap dikembangkan di ibu kota-ibu kota provinsi.

Hotline Virus Corona 119 ext 9. Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor hotline Halo Kemenkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat email kontak@kemkes.go.id (Arianto)







Share:

BIN Mulai Vaksin Covid-19 Door to Door di Medan, Masyarakat Mengapresiasi


Duta Nusantara Merdeka | Medan
Badan Intelijen Negara (BIN) mulai melakukan vaksinasi Covid-19 dari rumah ke rumah atau door to door. Vaksinasi yang langsung menyentuh masyarakat itu juga dilakukan serentak dengan proses vaksin untuk 30 ribu pelajar SMP dan SMA di 14 provinsi se-Indonesia.

Saat mendampingi Presiden Jokowi dalam pelaksanaan vaksinasi pelajar di SMPN 103 Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (14/7/2021), Kepala BIN Budi Gunawan menjelaskan bahwa pihaknya mengadopsi metode vaksinasi door to door dari sejumlah negara yang mengalami peningkatan jumlah penerima vaksinnya.

"Adapun metode door to door tersebut bisa menjangkau masyarakat yang belum memiliki akses ataupun takut untuk ke luar rumah", tegasnya.

Amatan media ini dalam pelaksanaannya di wilayah kota Medan, Sumatera Utara yang merupakan salahsatu titik epicentrum, kegiatan dilaksanakan di wilayah kecamatan Medan Helvetia, kemudian di SMPN 11 dan SMAN 1 Kota Medan.

Menurut warga, vaksinasi ini sangat membantu mereka dalam mendapatkan suntikan vaksin tersebut.

"Kami bersyukur petugas yang langsung datang ke rumah kami," kata Sri Warni warga Jalan Gaperta Ujung, Gg Masjid, Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia, Rabu (14/7/2021).

Hal yang sama disampaikan, Maynunung Novita yang juga warga Jalan Gaperta Ujung, Gang Masjid. 

Menurutnya vaksinasi door to door membuat mereka lebih nyaman karena tidak harus mengantri.

"Ini kan kita mendaftar terus petugas yang datang ke rumah, jadi nggak antri jadi lebih nyaman," ungkapnya.

Diketahui hari ini 1000 warga di Kecamatan Medan Helvetia mendapat vaksin covid-19. Vaksinasi tersebut dipusatkan pada 3 titik yakni di Kantor Lurah Helvetia Tengah, Puskesmas Helvetia dan di Jalan Gaperta Ujung. 

Selain datang ke lokasi, warga yang ingin mendapatkan suntikan vaksin di rumah-rumah juga dilayani petugas.

Program vaksinasi door to door ini diinisiasi secara nasional oleh Badan Intelijen Negara (BIN) dalam rangka mencapai herd immunity masyarakat Indonesia. (Arianto)


Share:

Mitos Seputar Air Purifier


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta Beberapa waktu terakhir ini masyarakat Indonesia dianjurkan untuk mengurangi mobilitas dan stay at home. Perhatian pada lingkungan rumah yang lebih higienis dan udara yang lebih bersih pun makin meningkat. Salah satu cara efektif untuk memurnikan udara di dalam rumah dari berbagai polutan adalah memanfaatkan air purifier. Akan tetapi, ada sejumlah mitos yang kurang tepat tentang air purifier. Sebelum memilih air purifier yang tepat bagi rumah Anda, berikut fakta dan mitos mengenai air purifier dan udara dalam rumah yang perlu Anda ketahui:

#1: Udara indoor lebih bebas polusi daripada outdoor

Mitos - menurut sejumlah studi yang dilakukan oleh Environmental Protection Agency (EPA) Amerika Serikat, level pencemaran udara di dalam ruangan (indoor) bisa mencapai dua sampai lima kali lebih tinggi ketimbang di luar ruangan (outdoor). Sumber pencemaran di dalam ruangan meliputi emisi pembakaran dari api kompor atau rokok, pestisida, masuknya polusi dari outdoor, dan sebagainya.

Oleh sebab itu, keberadaan air purifier di rumah menjadi krusial untuk menyaring partikel polutan. Sebagai contoh, Samsung Air Purifier AX60 mampu menyaring berbagai polutan dengan sistem penyaringan berlapis. Pre-filter bekerja menyaring partikel debu besar, disusul filter karbon yang mengeliminasi gas berbahaya.

Terakhir, High Efficiency Particulate Air (HEPA) Filter akan mempurifikasi hingga 99.97% debu, allergen, dan bakteri berukuran hingga 0.3μm. Ini membantu pengguna yang memiliki gangguan pernafasan atau alergi untuk bernafas dengan lebih baik di dalam ruangan, karena debu dan allergen pemicu alergi telah tersaring.

Samsung Air Purifier ini juga dilengkapi dengan Laser PM Sensor untuk mendeteksi debu dan partikel yang ukurannya kurang dari 1.0㎛ dan berbagai gas berbahaya. Ini semua membantu meningkatkan kualitas udara yang dihirup penghuni rumah.

#2 - Air purifier mampu mengeliminasi bebauan dan gas berbahaya

Fakta, bagi Samsung Air Purifier. Sejumlah bebauan dan gas yang bisa dihilangkan oleh Samsung Air Purifier antara lain: beberapa jenis gas berbahaya, asap rokok, aroma masakan, aroma satwa peliharaan, aroma sampah. Berdasarkan pengujian, Samsung Air Purifier mampu menghilangkan gas berbahaya seperti toluene, xylene, benzene, ethylbenzene, styrene, dan formaldehyde. Ini dimungkinkan oleh pemurnian berlapis di mana salah satu lapisannya adalah Activated Carbon Deodorization Filter.

#3 – Posisi dekat air purifier akan mendapat lebih banyak udara bersih

Mitos. Faktanya, di mana saja Anda berada di dalam ruangan akan mendapatkan manfaat yang sama dari kinerja air purifier. Perangkat air purifier memiliki angka laju suplai udara bersih atau dikenal dengan Clean Air Delivery Rate (CADR). CADR akan mengukur efektivitas air purifier berdasarkan luas ruangan dan volume udara bersih yang dihasilkan per satuan waktu. Semakin tinggi angka CADR, semakin baik kemampuan air purifier untuk membersihkan udara dalam ruangan.

Contohnya Samsung Air Purifier AX60 memiliki angka CADR 467 m3/jam. Kemampuan ini diperkuat oleh teknologi 3 Way Air Flow sehingga air purifier mampu membersihkan udara 2,5 kali lebih cepat hingga ke seluruh sudut ruangan. Udara masuk ke dalam air purifier dari depan, kemudian dengan kipas bertenaga secara cepat mendistribusikan udara bersih ke tiga arah berbeda sehingga membersihkan lebih cepat dan luas. Jangan lupa, pastikan ruangan dalam keadaan tertutup saat air purifier bekerja.

Selain itu, ketika memilih air purifier, pilih yang sesuai dengan ukuran ruangan supaya pengguna bisa merasakan manfaatnya secara maksimal. Samsung menyediakan tiga pilihan model berdasarkan kapasitas ruangan, yaitu model AX60 untuk ruangan seluas 60m2, model AX40 untuk ruangan seluas 40m2, dan model AX34 untuk ruangan seluas 34 m2.

#4 - Air purifier berisik sehingga mengganggu saat tidur

Faktanya, kipas pada air purifier dapat mengeluarkan suara pada tingkat kebisingan tertentu, terutama saat mendeteksi dan bekerja memfilter gas atau zat berbahaya. Tetapi Anda tak perlu khawatir sebab perangkat air purifier modern sudah dilengkapi dengan beberapa mode pengoperasian.

Contohnya adalah Samsung Air Purifier yang memiliki fitur Auto Mode dan Sleep Mode. Dengan auto mode, perangkat air purifier akan mendeteksi tingkat polusi udara di dalam ruangan dan secara otomatis mengatur kekuatan dan kecepatan kipas. Hal ini memudahkan pengaturan dan bahkan menghemat energi. Sementara itu, Sleep Mode membantu kenyamanan tidur sambil tetap menikmati udara bersih dimana perangkat akan menghasilkan aliran udara yang lebih pelan dan senyap serta tanpa cahaya apapun di layar monitor.

“Samsung menyadari pentingnya suplai udara bersih di rumah, terutama saat ini dimana kita menghabiskan lebih banyak waktu di rumah untuk mengurangi mobilitas, work from home, ataupun menjalani PJJ. Samsung berkomitmen menghadirkan rangkaian air purifier sebagai real life solution bagi masyarakat Indonesia, memberikan keleluasaan untuk mengontrol kualitas udara yang baik dalam rumah. Sistem filtrasi mumpuni yang dilengkapi HEPA Filter, kapasitas purifikasi lebih besar serta sensor debu intuitif jadikan rangkaian Samsung Air Purifier memberi perlindungan terbaik bagi keluarga,” tutup Hendry Wijaya, Senior Product Marketing Manager Home Appliances, Samsung Electronics Indonesia.

Samsung Air Purifier hadir dalam tiga tipe: AX60R, AX40R, dan AX34R. Untuk pembelian di toko online Samsung.com hingga 20 Juli 2021, dapatkan harga khusus yaitu AX60R seharga Rp3.299.000, AX40R seharga Rp2.399.000, dan AX34R seharga Rp 1.999.000. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Samsung Air Purifier, kunjungi https://www.samsung.com/id/offer/home-appliances/air-purifier/. (Arianto)





Share:

Wagub DKI Jakarta Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi di Universitas Budi Luhur


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Vaksinasi sebagai upaya pemerintah dalam meraih herd imunity dimana masyarakat umum dan mahasiswa/mahasiswi Universitas Budi Luhur Jakarta antusiasme mendukung program pemerintah untuk menerima suntikan vaksin. 

Sementara itu, pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan capaian jumlah vaksinasi Covid-19, semakin banyak warga yang divaksin, potensi terbangunnya kekebalan kelompok (herd immunity) semakin besar.

Untuk itu, Universitas Budi Luhur menggelar Sentra Vaksinasi Covid-19 mulai 21 juni hingga 16 Agustus 2021 di Auditorium Graha Mahardika Bujana Universitas Budi Luhur Jakarta. Vaksin menggunakan Sinovac dan melayani usia 12-17 tahun, lansia, umum dan mahasiswa. Kegiatan vaksinasi ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan.


Pagi tadi, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria melakukan kunjungan ke Sentra Vaksinasi Covid-19 Universitas Budi Luhur untuk meninjau pelaksanaan Vaksinasi sekaligus memantau cek point PPKM Darurat di depan Universitas Budi Luhur.

Ahmad Riza Patria dalam konferensi pers mengatakan, proses vaksinasi di Sentra Vaksinasi Covid-19 Universitas Budi Luhur berlangsung dengan baik dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Dari apa yang kami lihat, pelaksanaan vaksinasi di Sentra Vaksin Sentra Vaksinasi Covid-19 Universitas Budi Luhur sudah sangat baik dan sesuai dengan protokol kesehatan," kata Wagub DKI di Jakarta. Rabu (14/07)

"Kami berharap dengan adanya sentra Vaksinasi yang diinisiasi oleh Universitas Budi Luhur ini dapat mendukung proses percepatan vaksinasi nasional, sehingga pandemi covid-19 segera berakhir,” pungkasnya. (Arianto)


Share:

Antisipasi Rumah Sakit Penuh, Kades Diminta Perkuat Ruang Isolasi Desa


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Relawan Desa Lawan Covid 19 diminta memperkuat ketersediaan ruang isolasi desa. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar mengatakan, ketersediaan ruang isolasi desa akan menjadi solusi untuk mengantisipasi rumah sakit penuh.

“Sekarang rumah sakit pada penuh. Tidak ada pilihan bagi desa selain menyiapkan ruang isolasi yang baik,” ujar Halim Iskandar di Jakarta, Rabu (7/7/2021).

Pria yang akrab disapa Gus Halim ini mengatakan, relawan desa lawan covid 19 yang diketuai oleh kepala desa ini juga diimbau untuk memperketat penjagaan gerbang desa atau pos jaga desa. Mereka diminta lebih selektif dalam memantau pergerakan warga setempat, terutama warga/pendatang yang baru tiba dari luar daerah.

“Pemantauan pertama adalah mengecek suhu badan. Kemudian mendata form perjalanan seminggu terakhir. Nah kalau tidak mengkhawatirkan, tidak ada masalah, dibolehkan masuk. Tapi kalau mengkhawatirkan, misalkan suhu tubuh di atas standar, langsung bawa ke ruang isolasi desa,” ujar Doktor Honoris Causa dari UNY ini.

Gus Halim mengatakan, Gedung yang digunakan sebagai ruang isolasi di setiap desa bervariasi, mulai dari Balai Desa; Gedung BUMDes (Badan Usaha Milik Desa); Gedung SD; hingga Rumah Kosong yang tidak digunakan. Konsolidasi terkait penyediaan ruang isolasi desa sendiri telah dilakukan sejak tahun lalu.

Tak hanya menyediakan ruang isolasi saja, menurutnya, ruang isolasi desa yang dikelola oleh relawan desa lawan covid 19 ini juga menyediakan segala sesuatu yang dibutuhkan oleh pasien yang diisolasi, seperti makanan, obat, dan vitamin. Selain itu, ruang isolasi desa juga berada di bawah pemantauan Puskesmas setempat.

“Kebanyakan kasus Covid-19 di desa itu OTG (pasien covid tanpa gejala). Sehingga bisa ditangani melalui ruang isolasi mandiri yang selama ini sudah disediakan desa sejak covid-19 ada, sejak tahun 2020,” ujarnya. (Arianto)




Share:

Menteri BUMN Erick Thohir Apresiasi Gerakan Antar Rakyat Gelar Sentra Vaksinasi


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Menteri BUMN Erick Thohir menghargai usaha kolaborasi yang dilakukan swasta, masyarakat, organisasi nirlaba, dan komunitas dengan pemerintah untuk bersama mengencangkan program vaksinasi sebagai ikhtiar memerangi pandemi COVID-19. 

Menurutnya, dengan bergotong royong, maka negara ini bisa melalui segala masalah dan menampakkan jati diri sebagai bangsa yang kuat. Hal itu ditekankan Menteri BUMN saat mengunjungi Sentra Vaksinasi Enesis di Jakarta International Equestrian Park, Jakarta Timur. Rabu (7/7)

Sentra vaksinasi yang digelar oleh produsen Antis Hand Sanitiser, Enesis Group, Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) DKI Jakarta, Indonesia Respon, dan GEMAWIRA ini ditujukan untuk rekan rekan pekerja dan stakeholders transportasi publik serta masyarakat umum.

"Ditempat yang bersejarah saat Asian Games 2018 lalu, saya melihat sebuah sinergi dan sikap gotong royong berbagai pihak untuk memerangi pandemi. Serupa saat kita diragukan saat jadi tuan rumah Asian Games, namun akhirnya berhasil membuktikan kepada dunia bahwa kita bisa, maka melalui sentra vaksinasi ini, mari sekali lagi kita membuktikan bahwa kita bisa menekan kasus positif COVID-19 secara bersama pula," ujar Menteri BUMN, Erick Thohir.

Dalam pembukaan Sentra Vaksinasi Enesis tersebut hadir Chief Sales & Marketing Officer Enesis Group, Ryan Tirta Yudhistira, Ketua Umum MES DKI Jakarta, Tito Maulana, Ketua Indonesia Respon, Herie Marjanto, dan Ketua Umum GEMAWIRA, Diantri Lapian. 

Dalam kesempatan tersebut, juga diserahkan bantuan dari Enesis Group, berupa 1 Juta Antis Hand Sanitiser kepada Menteri BUMN yang juga merupakan Ketua Pusat MES untuk diberikan kepada seluruh masyarakat luas melalui Indonesia Respon.

"Saya berharap, Sentra vaksinasi ini mampu berkontribusi atas target 8,8 juta warga DKI Jakarta yang divaksin. Saat ini, warga ibukota yang sudah divaksin mencapai 65 %, jadi demi mewujudkan herd immunity 72 %, keberadaan Sentra vaksinasi ini sangat dibutuhkan. Apalagi berdasarkan data dari Kemenkes, sebanyak 90% pasien COVID-19 yang meninggal karena tidak mau atau belum divaksin," jelasnya.

Menteri Erick Thohir menambahkan, meski vaksinasi merupakan salah satu program untuk menahan laju peningkatan pasien positif COVID-19, dirinya tetap berharap, masyarakat untuk
selalu disiplin memakai masker dan mematuhi prokes ditengah PPKM Darurat.

"Kita harus kasihan dengan rumah sakit-rumah sakit kita yang kelebihan beban, kita juga harus faham bahwa persediaan oksigen perlu ditambah berkali lipat karena kebutuhan meningkat. Oleh karena itu, gerakan antar rakyat ini juga harus membantu sosialisasi kepada rakyat agar mau divaksin yang akan menyelamatkan kita semua," pungkasnya. (Arianto)




Share:

Nestlé Indonesia Gelar Vaksinasi di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur dan Lampung


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Dalam rangka mendukung pemerintah dalam mencapai target vaksinasi COVID-19 nasional untuk mengatasi pandemi COVID-19, PT Nestlé Indonesia melaksanakan program Vaksinasi Gotong Royong secara serentak di 4 provinsi di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur dan Lampung bagi para karyawannya.   

Mr. Ganesan Ampalavanar, Presiden Direktur Nestle Indonesia dalam sambutannya mengatakan, Pemberian Vaksinasi gotong royong kepada para karyawan dilakukan di empat lokasi dengan tujuan melindungi, memastikan kesehatan dan keselamatan seluruh karyawan dan keluarganya serta mitra bisnis, pelanggan ataupun konsumen.

"Selain itu, Program Vaksin Gotong Royong ini diharapkan bisa mendukung kesehatan dan keselamatan para karyawan PT Nestlé Indonesia, sekaligus untuk bantu memutuskan rantai penyebaran COVID-19 di Indonesia," kata Ganesan di pabrik Nestle di Karawang, Jawa Barat. Rabu (07/07)

Selain melaksanakan program Vaksinasi Gotong Royong, kata Ganesan, Nestlé Indonesia terus mendukung masyarakat Indonesia yang terkena dampak pandemi COVID-19 melalui Nestlé Cares, bekerja sama dengan berbagai instansi pemerintah, lembaga kesehatan dan organisasi masyarakat, untuk penyaluran bantuan Alat Pelindung Diri (APD), produk makan dan minuman bergizi, serta paket sembako guna mendukung tenaga kesehatan dan masyarakat rentan. 


Pada kesempatan yang sama, Hj. Eva Dwiana, S.E., Walikota Bandar Lampung mengatakan, Kami turut menyambut baik upaya yang dilakukan PT Nestlé Indonesia, yang merupakan perusahaan pertama di Provinsi Lampung untuk melakukan program Vaksinasi Gotong Royong kepada karyawannya. Saya berharap program vaksinasi ini dapat berjalan dengan aman dan lancar sehingga dapat membantu memutus mata rantai penyebaran virus COVID-19 serta mendukung pemulihan ekonomi nasional.

Senada dengan itu, Dr. H. Muhammad Kadafi, SH, MH, Ketua Umum Kadin Lampung mengatakan, Kami menyambut baik upaya yang telah dilakukan Nestle Indonesia yang mendukung upaya pemerintah untuk mempercepat terpenuhinya target vaksinasi di seluruh Indonesia dan kami mengapresiasi Nestle Indonesia sebagai mitra kami di Lampung yang pertama melakukan program vaksin gotong royong.

Menurut Kadafi, khusus untuk para karyawan yang sudah divaksin bisa menjadi duta atau agen patuh prokes. 

"Harapannya, dengan adanya vaksinasi gotong royong ini dapat menurunkan angka kasus Covid-19 di Lampung, dan dapat meningkatkan imunitas tubuh serta meminimalisir terjadinya penyebaran Covid-19 dan tidak lupa juga selalu melaksanakan dan mematuhi protokol kesehatan," ungkapnya. 

Sementara itu, Bupati Pasuruan H.M. Irsyad Yusuf, SE, MMA mengatakan, Kami menyambut baik dan menghargai upaya yang dilakukan PT Nestlé Indonesia untuk melakukan program Vaksinasi Gotong Royong kepada karyawannya., dan saya yakin program Vaksinasi Gotong Royong yang dilakukan PT Nestlé Indonesia akan membantu tercapainya target program vaksinasi COVID-19 nasional.

Pelaksanaan program Vaksinasi Gotong Royong diadakan di pabrik Nestlé Panjang, Lampung, dihadiri oleh Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, S.E., dan Asisten Pemerintahan dan Kesra Provinsi Lampung, Drs. Qudrotul Ikhwan, MM, serta Ketua Umum Kadin Lampung Dr. H. Muhammad Kadafi, SH, MH secara virtual.

Sedangkan di pabrik Nestlé Karawang, Jawa Barat, dihadiri oleh Presiden Direktur Nestlé Indonesia, Ganesan Ampalavanar dan secara daring dihadiri oleh Drs. H. Asip Suhendar MSi. Kepala Bappeda Kabupaten Karawang; serta di pabrik Nestlé Kejayan, Pasuruan, dihadiri secara virtual oleh Bupati Pasuruan H.M. Irsyad Yusuf, SE, MMA. (Arianto)


Share:

13 Mal di Jakarta Sediakan Tempat Vaksinasi Covid-19


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Vaksinasi menjadi salah satu upaya pemerintah untuk mengurangi penyebaran virus corona di Indonesia. Saat ini, proses vaksinasi pun sudah menyasar hingga ke masyarakat yang berusia di atas 18 tahun.

Agar lebih mudah dan semakin banyak menjangkau berbagai lapisan masyarakat, pemerintah pun menggandeng mal-mal di Jakarta untuk turut serta menjadi sentra vaksinasi. Masyarakat cukup membawa KTP DKI ke sentra vaksinasi atau bisa mendaftar secara online.

Tak perlu khawatir, karena bagi Anda pemiliki KTP non-DKI juga boleh turut serta dalam program vaksin ini. Namun, tetap ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Mulai dari surat keterangan domisili atau surat keterangan bekerja di wilayah DKI Jakarta dengan cap basah.

Daftar 13 Mal di Jakarta yang Sediakan Tempat Vaksinasi COVID-19

1. Senayan City

The Hall Senayan City, Lantai 8

Waktu: 08.00-15.00 WIB

Vaksin: Astra Zeneca

Daftar online: scx(dot)senayancity(dot)com/vaksin/

Tidak berlaku untuk peserta yang terdaftar di program vaksin Gotong Royong.

2. Lippo Mall Puri

Lantai 2 Lippo Mall Puri

Hari: Senin-Jumat

Waktu: 10.00-15.30 WIB

Daftar online: lippomallpuri(dot)com/vaksinasi-lmp

3. Mall Taman Anggrek

Lantai 4, North Wing Area

Hari: Senin-Jumat

Waktu: 11.00-16.00 WIB

Daftar: Onsite di Lantai Ground, The Kitchen Area

4. Mall Artha Gading

Sentra Vaksinasi COVID-19 MAG Function Hall MAG Lt. 5

Hari: Senin-Sabtu

Waktu: 10.00-18.00

Vaksin: Astra Zeneca

Daftar: Onsite di Redemption Counter lantai 1

5. Mall of Indonesia

Lantai LG MOI

Hari: Senin-Jumat

Waktu: 10.00-16.00 WIB

Daftar online: mallofindonesia(dot)com/program/covid-19-vaccination-center/

6. Lippo Mall Kemang

Hari: Senin-Jumat

Waktu: 10.00-16.00 WIB

Daftar online: Melalui aplikasi MySiloam

7. Cilandak Town Square

Hari: Senin-Jumat

Waktu: 08.00-16.00 WIB

Daftar online: serbuanvaksin.com

Khusus peserta BPJS

8. Plaza Slipi Jaya

Daftar online: bit(dot)ly/pendaftaranVaksinCovid-19MasyUmum

Kontak: 08161448377

9. Pluit Village

Lantai 2 Pluit Village Mall

Hari: Senin-Minggu

Waktu: 09.00-16.00 WIB

Daftar online: bit(dot)ly/sentravaksinuphumum

10. ITC Roxy

Hari: Senin-Jumat

Waktu: 08.30-13.00 WIB

Daftar online: tinyurl(dot)com/yukvaksingambir

11. Harmoni Exchange

Hari: Senin-Jumat

Waktu: 08.30-13.00 WIB

Daftar online: tinyurl(dot)com/yukvaksingambir

12. Gajah Mada Plaza

Hari: Senin-Jumat

Waktu: 08.30-13.00 WIB

Daftar online: tinyurl(dot)com/yukvaksingambir

13. Gramedia Matraman

Hari: Senin-Minggu

Waktu: 08.30-14.00 WIB

Daftar: Onsite
                 
Asal tahu saja, sebelum menuju tempat vaksinasi, ada baiknya untuk mengecek kembali jadwal dan juga kuota harian peserta sebelum datang ke tempat vaksinasi. (Arianto)

Share:

BPOM: Ivermectin Adalah Obat Keras


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah memberikan izin edar ivermectin sebagai obat cacing yang ampuh.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah memberikan izin edar ivermectin sebagai obat cacing yang ampuh. Namun hingga saat ini masih diperlukan uji klinik untuk memastikan ivermectin sebagai obat dalam terapi pengobatan Covid-19.

Saat ini, ivermectin memang dijual di pasaran, namun ia mengimbau masyarakat agar berhati-hati jika ingin menggunakan obat tersebut. Sebab ivermectin adalah obat keras yang memiliki efek samping bagi siapa saja yang mengonsumsinya.

"Selalu setiap obat, apalagi ivermectin ini adalah obat keras tidak bisa dibeli di mana saja apalagi di online. Jadi kami mengimbau untuk tidak dijual secara online. Atau dijual secara online asalkan ada resep atau penyerahan melalui adminnya atau apoteker," terang Penny dalam  jumpa pers, Selasa (22/6/2021) siang tadi. 

Penny menambahkan apabila masyarakat ingin membeli ivermectin secara online silahkan tapi harus memenuhi prosedur-prosedur dalam distribusi obat yang baik yakni harus melalui apoteker, menggunakan resep dari dokter.

"Obatnya adalah berbahan kimia dan bukan obat natural untuk melawan kecacingan. Tapi ini obat kimia yang bisa ada efek sampingnya sehingga termasuk obat keras dan harus ada resep dokter," tambahnya.

Lebih lanjut BPOM akan terus melakukan pengawasan dan akan bekerjasama dengan Kominfo dan Asosiasi Pedagang Online untuk melakukan penurunan, kecuali online tersebut memiliki regulasi dengan distribusi yang baik. (Arianto)

Share:

Sinergisme dengan Semangat Melayani Masyarakat Pada Masa Pandemi Covid-19


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Badan POM berkomitmen untuk mendukung iklim berusaha yang kondusif sesuai dengan amanah Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Bentuk komitmen tersebut adalah dalam berbagai upaya dan inovasi percepatan serta kemudahan perizinan terkait dengan upaya deregulasi, dan penyederhanaan bisnis untuk meningkatkan daya saing dan investasi pelaku usaha farmasi di Indonesia. 

Penyederhanaan perizinan berusaha dilakukan dengan tetap mengutamakan aspek khasiat, keamanan, dan mutu obat yang akan dikonsumsi oleh masyarakat sepanjang Siklus Hidup Produk. 

Badan POM mendukung berbagai upaya dalam mempersiapkan ketersediaan obat dalam kondisi pandemi COVID-19, antara lain dengan percepatan registrasi obat dan produk biologi (PB) melalui upaya penyederhanaan persyaratan untuk melakukan registrasi dalam skema Emergency Use Authorization (EUA) , dengan tetap mempertimbangkan risiko dan manfaat serta dilakukan. dibuat kembali jika didapatkan data baru. 

Selama masa pandemi, Badan POM telah memberikan 20 (dua puluh) persetujuan EUA obat dan vaksin seperti Vaksin Covid-19, Coronavac, Covid-19 Vaccine AstraZeneca, Favipiravir, dan Remdesivir. Badan POM terus mengawal keamanan obat beredar termasuk vaksin dalam kondisi darurat, salah satunya dengan melakukan pemeriksaan langsung ke sarana distribusi vaksin dan menerbitkan pedoman pengawasan obat dan vaksin pasca EUA.

Kondisi pandemi COVID-19 yang masih berlangsung dan menjadi fokus pemerintah untuk dapat menanggulanginya, menjadi sebuah tantangan tersendiri dalam konsultasi layanan publik, pembinaan maupun bimbingan teknis, mengingat pertemuan dan layanan tatap muka sangat dibatasi. Menyikapi hal tersebut dan sejalan dengan era transformasi digital, Badan POM terus memantau dalam penyelenggaraan pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi/digitalisasi.

Dengan hal tersebut dan dalam rangka mendorong Hari Pelayanan Publik Internasional yang jatuh pada tanggal 23 Juni 2021, Badan POM menyelenggarakan Forum Pelayanan Publik Terpadu Badan POM di Bidang Obat Sepanjang Product Life Cycle selama satu pekan yang dimulai pada tanggal 21 Juni 2021 sampai dengan 25 Juni 2021.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan tema “Sinergisme dengan Semangat Melayani Masyarakat Pada Masa Pandemi Covid-19”.

Kegiatan yang dilaksanakan terdiri dari Desk Konsul Registrasi Obat : Sinergisme Pelayanan Publik dengan Semangat Melayani Masyarakat di Tengah Pandemi COVID-19; PENA SISOBAT(Peluncuran dan Pengenalan Sistem Informasi Standar Obat) dan Sosialisasi Regulasi Terkini di Bidang Obat; SMART GMP (Sepekan Melayani Asistensi Regulatori Terpadu GMP); PASTI CDOB (Pekan Asistensi regulaSi TerkaIt CDOB); Pelayanan Mantap di Era Digital (Refreshment Pelayanan AHP, SKI, dan Iklan Obat di Era Digital Dalam Rangka peningkatan Kepatuhan Pelaku Publik Usaha). 

Kegiatan ini akan dilaksanakan serentak di beberapa kota dimana terdapat banyak pelaku usaha di bidang obat, diantaranya Jakarta, Semarang, Surabaya, Depok dan Bekasi, sehingga diharapkan mampu memudahkan pelaku usaha berinteraksi langsung dengan Badan POM untuk mendapatkan informasi terkait pelayanan publik di obat.

Pada kesempatan ini juga dilakukan pemberian penghargaan /apresiasi bagi pemangku kepentingan yang memiliki komitmen dalam penyelenggaraan program pemerintah dan/atau pengembangan obat di Indonesia. Selain itu, untuk menjawab tantangan di era digital dan mendukung kemudahan komunikasi di masa pandemi, diluncurkan One Service Consultation Program melalui layanan live chat pada subsite sertifikasicdob.pom.go.id, otomatisasi respon dengan robot whatsapp , dan notifikasi kepada PBF sebagai reminderpengajuan perpanjangan Sertifikasi CDOB. 

Pada kesempatan ini juga secara resmi Kepala Badan POM meluncurkan beberapa buku berjudul Buku Pengelolaan Vaksin Covid-19 di Fasilitas Pelayanan Kefarmasian, Buku Seputar Karakteristik dan Mutu Vaksin Covid-19, dan Buku Serba Serbi Obat di Era New Normal .

Melalui kegiatan Forum Pelayanan Publik Badan POM di Bidang Obat Sepanjang Siklus Hidup Produk tersebut diharapkan pelaku usaha dapat memanfaatkan pelayanan publik yang optimal yang diselenggarakan oleh Kedeputian I untuk lebih memahami standar dan persyaratan serta memperoleh izin dari BPOM.

Badan POM akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembinaan dengan inovasi budaya inovatif, adaptif dan solutif. Pasti dalam menyusun kebijakan dan langkah, Badan POM sangat terbuka terhadap masukan dan informasi dari seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat. Oleh karena itu kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah komunikasi dan berbagi , sehingga Pelaku Usaha dapat menyampaikan masukan dan kendala terkait Badan POM di bidang obat, tutup Kepala Badan POM. (Arianto)

Share:

Siap-siap, Ledakan COVID-19 RI di Depan Mata!


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta  
Ledakan COVID-19 mulai terjadi dan bisa lebih buruk lagi. Satgas COVID-19 mengungkap terjadinya peningkatan jumlah kasus yang sangat signifikan belakangan ini.

Pada Kamis (10/6/2021), untuk pertama kalinya dalam 4 bulan terakhir penambahan jumlah kasus secara nasional menembus angka 8 ribu kasus perhari, bahkan nyaris 9 ribu.

"Kenaikan ini tentunya menjadi peringatan keras untuk kita semua, mengevaluasi sekaligus bersiap diri dalam menghadapi kenaikan kasus yang lebih tinggi di hari-hari ke depan," kata juru bicara Satgas COVID-19," Prof Wiku Adisasmito, Jumat (11/6/2021).

Sebagian besar lonjakan kasus terjadi di Pulau Jawa. Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) misalnya, mengalami peningkatan kasus 107 persen dalam 10 hari terakhir, dengan bed occupancy rate (BOR) isolasi mencapai 53,87 persen.

DKI Jakarta lebih mencengangkan lagi, kasusnya meningkat 302 persen dalam periode yang sama. BOR isolasi mencapai 62,13 persen, bahkan mencapai 67,05 persen di RS Darurat Wisma Atlet.

"DKI Jakarta menjadi provinsi dengan kenaikan kasus paling signifikan," kata Prof Wiku.

"Pada tanggal 1 Juni lalu, kasus harian hanya 509 kasus dan di tanggal 10 kemarin kasusnya mencapai 2.091 kasus," lanjutnya. 

Indonesia mencatat penambahan 7.465 kasus baru COVID-19, Sabtu (12/6/2021). Total kasus positif saat ini sebanyak 1.901.490 

Provinsi DKI Jakarta mencatat penambahan kasus terbanyak dengan jumlah 2.455 kasus. Di bawahnya, terdapat Jawa Tengah dengan 915 kasus dan Jawa Barat dengan 876 kasus.

Berikut detail perkembangan virus Corona di RI per Sabtu (12/6/2021):

Kasus positif bertambah 7.465 menjadi 1.901.490

Pasien sembuh bertambah 5.292 menjadi 1.740.436

Pasien meninggal bertambah 164 menjadi 52.730.

Sebanyak 97.959 spesimen diperiksa hari ini di seluruh Indonesia, sedangkan jumlah suspek tercatat sebanyak 106.894.

Sebaran 7.465 kasus baru COVID-19 di Indonesia pada Sabtu (12/6/2021):

DKI Jakarta: 2.455 kasus
Jawa Tengah: 915 kasus
Jawa Barat: 876 kasus
DI Yogyakarta: 436 kasus
Riau: 388 kasus
Jawa Timur: 358 kasus
Kepulauan Riau: 282 kasus
Sumatera Barat: 232 kasus
Banten: 214 kasus
Sumatera Selatan: 184 kasus
Kalimantan Barat: 146 kasus
Jambi: 145 kasus
Kalimantan Tengah: 120 kasus
Aceh: 108 kasus
Sumatera Utara: 99 kasus
Lampung: 96 kasus
Kalimantan Timur: 78 kasus
Bangka Belitung: 57 kasus
Nusa Tenggara Timur: 50 kasus
Bengkulu: 43 kasus
Sulawesi Selatan: 36 kasus
Kalimantan Selatan: 23 kasus
Bali: 22 kasus
Nusa Tenggara Barat: 20 kasus
Papua: 20 kasus
Sulawesi Barat: 13 kasus
Papua Barat: 13 kasus
Maluku Utara: 10 kasus
Sulawesi Tengah: 8 kasus
Kalimantan Utara: 7 kasus
Sulawesi Tenggara: 6 kasus
Gorontalo: 4 kasus
Maluku: 1 kasus. (Arianto)

Share:

RS Murni Teguh Diduga Paksa Pulang Pasien Sekarat


Duta Nusantara Merdeka | Kota Medan
Pasien Rumah Sakit (RS) Murni Teguh atas nama Sastra Sembiring (58 thn) diduga dipaksa pulang oleh petugas atau perawat jaga rumah sakit tersebut walau pasien masih sekarat atau belum sadarkan diri. 

Hal itu diungkapkan oleh
Ramadhan Sembiring (anak pasien) ke awak media, Minggu malam (07/06/21) Pukul 23.00 WIB. Ramadhan mengatakan terkait pemulangan ayahnya secara paksa oleh pihak rumah sakit membuat keluarga kecewa, karena ayahnya masih membutuhkan perawatan medis dan kondisinya belum sadarkan diri.

"Pihak rumah sakit sudah berulang kali menyuruh kami untuk membawa pulang ayah kami, terakhir pada hari Sabtu, (06/06/21) sekitar jam sembilan pagi, salah seorang parawat jaga masuk dan menyarankan untuk segera pulang hari ini, karena kondisi pasien sudah membaik" ucap Ramadhan menirukan perkataan perawat jaga RS Murni Teguh dengan mimik kecewa.

Masih kata Ramadhan, pihaknya beserta keluarga mencoba bertahan karena ayahnya belum sadarkan diri dan memerlukan penanganan medis dalam pengobatan sakitnya paskah operasi tumor otak. 

"Apa memang sudah bisa pulang sementara ayah saya belum sadarkan diri membuka mata saja belum bisa, tolonglah kalau bisa hari Senin kami pulang karena kondisi seperti ini gimana kami merawatnya di rumah, selang infus saja masih terpasang makan juga masih menggunakan selang," bilang Ramadhan menirukan ucapannya kepada perawat jaga kemaren. 

Pihak rumah sakit tetap bertahan ingin memulangkan pasien sekarat, yang belum sadarkan diri dan makannyapun masih tergantung selang yang dimasukkan kedalam tubuhnya dengan alasan pasien sudah membaik dan itu saran dari dokter jaga dan itu juga kata perawatnya sudah sesuai aturan di rumah sakit murni teguh (SOP).

Permohonan keluarga agar pasien pulang hari Senin, ditolak oleh pihak rumah sakit, begitu juga  permohonan untuk dihubungkan dengan dokter yang menangani pasien, juga tidak diterima dengan alasan nomor seluler tidak bisa untuk diberikan keluar.

Pukul 11.00 WIB, lanjut Ramadhan, perawat jaga datang untuk mempertegas agar pasien atas nama Sastra Sembiring harus segera pulang berhubung kondisi pasien sudah membaik. Jam 12 siang ruang pasien harus kosong dan untuk minta tenggang pukul satu siang saja pun tidak bisa dan harus jam 12 sudah harus keluar. 

"Karena dipaksa perawat jaga harus pulang jam 12 siang, secara spontan dan panik, mama saya pun jadi histeris, marah dan menangis sejadinya, dengan mengatakan kenapa kejam kali kalian apa kalian tidak punya perasaan menyuruh  orang yang belum sadarkan diri pulang dimana hati nurani kalian apa karena waktu rawat inap BPJS sudah habis kami dipaksa harus pulang, yang kemudian di jawab perawat jaga rs murni teguh, bukan, bukan karena itu alasannya" pungkas Ramadhan sedih saat mengungkapkannya.

Dengan marahnya mama saya, lanjutnya, akhirnya kami bisa pulang jam 14 siang, diantar ambulan dengan membayar Rp150.000 (sertus lima puluh ribu) dan kami tidak mau menandatangani surat persetujuan pulang.

Keluargapun membawa ayah pulang kerumah Jalan Sosro/Bantan Gg Mesjid, Bandar Selamat Medan, namun selang 3 jam kemudian, usai magrib kondisi fisik ayah melemah, akhirnya dari mulut keluar cairan sangat banyak hingga bidan dekat rumah yang kami panggil panik dan menyarankan agar segera dibawa kembali kerumah sakit. 

Pukul 21.00 WIB ambulans membawa ayah kerumah sakit Murni Teguh dan dibawa ke ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD). Dokter jaga pun memasang infus lalu mengecek kondisi pasien. Kemuduan dokter jaga mengatakan bahwa kondisi darahnya sudah menghitam dan pasien kekurangan cairan dan oksigen.

"Kami sangat kecewa atas layanan Rumah Sakit Murni Teguh apa karena pasien peserta BPJS, apa segitunya. Kami berharap dinas terkait khususnya Dinas Kesehatan Kota Medan juga Wali Kota Medan Boby Nasution bertindak atas masalah yang kami hadapi ini dan untuk melakukan upaya Hukum kami masih berdiskusi dengan Tim Kuasa Hukum yang masih kerabat dekat kami," beber Ramadhan sembiring.

Sementara, berdasarkan keterangan Ramadhan Sembiring awak media ini mendatangi rumah sakit Murni Teguh, Senin (07/06/21) guna konfirmasi terkait hal diatas.

Herman Humas RS Murni Teguh yang mewakili pihak rumah sakit  mengatakan. "Pasien atas nama Sastra Sembiring memang sudah membaik saat disuruh pulang karena lebih baik dirawat dirumah, daripada dirumah sakit, karena dirumah sakit ada lebih banyak virus daripada di rumah, apalagi kondisi vandemi Covid-19 saat ini," terang Herman ke awak media. **

Wartawan DNM : Didi Atmawijaya
Share:

Dewas BPJS Kesehatan Peringatkan Rumah Sakit Dan Klinik Yang Pungut Biaya Berobat


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Dewan Pengawas (Dewas) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, memberi peringatan keras terhadap pihak Rumah Sakit (RS) dan Klinik yang bermitra dengan BPJS Kesehatan terkait pungutan biaya berobat bagi peserta BPJS Kesehatan.

Hal tersebut disampaikan oleh Anggota Dewas BPJS Kesehatan, Siruaya Utamawan, S.E., kepada wartawan, Jumat 4 Juni 2021 via telepon.



"Hal-hal seperti itu (pungutan biaya, red) sangat-sangat melukai perasaan Peserta BPJS Kesehatan. Pihak Rumah Sakit dan Klinik mitra BPJS Kesehatan tidak boleh memungut biaya pengobatan karena peserta sudah ditanggung dengan skema JKN," ujar Siruaya.

Ditegaskannya, pihak klinik ataupun rumah sakit yang bermitra tidak diperkenankan untuk mengambil uang dari Peserta BPJS Kesehatan, jika itu berkaitan dengan pembayaran obat maupun pelayanan.

Lebih jauh dikatakan Siruaya, peringatan ini berdasarkan adanya penemuan di lapangan dan atau laporan dari peserta BPJS Kesehatan yang dipungut biaya.

"Beberapa temuan kita di lapangan adanya Peserta BPJS Kesehatan diminta duit (Uang) dengan berbagai macam alasan, ada juga yang dikasih resep untuk menembus obat dengan alasan stok obat habis, mestinya itu tidak boleh terjadi, jika ada dipungut biaya begitu, segera lapor ke kantor BPJS Kesehatan terdekat atau bisa juga lapor ke saya," tegas Siruaya yang juga merupakan Ketua Harian DPP MOI (Perkumpulan Media Online Indonesia) itu.**
Share:

Mengenal Manfaat dan Khasiat Pisang Biji Bagi Kesehatan


Mengenal Manfaat dan Khasiat Pisang Biji Bagi Kesehatan

Oleh : Dede Farhan Aulawi
(Pemerhati Tanaman Obat)

Bersyukur kita sebagai bangsa Indonesia yang hidup di daerah tropis dan memiliki keragaman flora dan fauna yang sangat luar biasa, baik dari sisi jumlah maupun keragamannya. Semua diciptakan oleh Allah SWT pasti tidak ada yang sia – sia, semua pasti memiliki manfaat dan khasiat.

 Hanya saja karena keterbatasan pengetahuan yang dimiliki manusia seringkali kita memandang beberapa jenis flora dan fauna tersebut seolah – olah tidak memiliki manfaat. Sebagai contoh tentang pisang biji, atau biasa disebut juga pisang batu (pisang klutuk), dan di Jawa Barat disebut Cau Mangala. Dimana selama ini mungkin hanya dikenal sebagai salah satu bumbu penyedap saat buat bumbu rujak. Padahal setelah dikupas oleh para ahli, ternyata kandungan nutrisi yang dikandungnya sangat berkhasiat untuk kesehatan dan kecantikan.

Pisang batu (klutuk) adalah jenis pisang yang memiliki nama latin Musa brachycarpa atau musa balbisiana. Menurut para ahli kesehatan, pisang batu memiliki 4 nutrisi utama yaitu :
Protein: berfungsi untuk meregenerasi sel mati dan digantikan dengan sel baru.
Lemak: berfungsi dalam melindungi tubuh dari hempasa, Kabohidrat: berfungsi sebagai penambah energi dalam beraktifitas sehari-hari.
Vitamin: berfungsi dalam menjaga kesehatan tubuh dan nutrisi pelengkap tubuh.

Dengan kandungan nutrisi yang dikandungnya, maka pisang biji ini dipercaya masyarakat dan berkhasiat untuk Mengobati Wasir, Mengatasi Diare, Tukak Lambung, Sistem Pencernaan, Mengobati Demam, Menghilangkan Jerawat, dan menghitamkan Rambut serta dapat mengatasi masalah ambeien.

Begitupun bagi mereka yang terkadang mengeluarkan darah ketika buang air besar. Salah satu cara alami yang dapat dicoba adalah dengan menggunakan bonggol pisang batu yang diperas. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, sebaiknya kita meminum air perasan ini sebanyak tiga kali per hari.

Begitupun dengan khasiatnya dalam kecantikan. Buah pisang biji ini bisa membantu yang bermasalah dengan jerawat membandel apalagi dimasa remaja. Caranya ambil satu biji buah pisang dan kupaslah, lalu tumbuklah sampai benar-benar halus seperti cream masker lanjutkan dengan mengoleskan di wajah yang berjerawat secara merata.

Tunggulah sekitar 30 menit lalu bilas dengan air hangat. Selain untuk mengobati jerawat, pisang biji ini juga mampu menghitamkan rambut secara alami dengan cara mudah yaitu tumbuk buah pisang yang sudah dikupas, lalu peras hingga keluar airnya. Gunakan air perasan tersebut untuk dioleskan ke rambut secara merata dan diamkan selama kurang lebih 30 menit. Lalu bilaslah dengan air sambil dipijit. Semoga bermanfaat. **
Share:

Menkes: Vaksinasi Tembus 10 Juta Dosis


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan bahwa per Jumat kemarin (26/3), Indonesia telah melakukan penyuntikan di atas 10 juta vaksinasi suntikan pertama dan kedua. Hal ini sekaligus menempatkan Indonesia dalam posisi 4 besar negara yang bukan produsen vaksin, tapi telah melakukan penyuntikan di atas 10 juta.

''Saat ini, laju penyuntikan vaksin kita telah mencapai 500.000 suntikan per hari dan kita sudah tembus 10 juta penyuntikan Jumat lalu. Dengan capaian ini, Indonesia masuk dalam posisi 4 besar negara di dunia yang bukan produsen vaksin, tapi tertinggi dalam melakukan penyuntikan. Kita di bawah Jerman, Turki, dan Brasil dan berhasil melampaui Israel dan Perancis. Ini sebuah kabar gembira,'' kata Menkes dalam keterangan tertulis. Rabu (31/03)

Menkes juga mengatakan bahwa vaksin COVID-19 sudah menjadi isu geopolitik di mana negara-negara di seluruh dunia saling berebut untuk mendapatkan vaksin. Oleh sebab itu, vaksin yang tersedia adalah vaksin yang terbaik untuk digunakan. Pemerintah harus mengombinasikan penggunaan berbagai macam merek vaksin COVID-19 dalam rangka memenuhi kebutuhan vaksin untuk seluruh populasi sasaran.

Tidak ada satu pun produsen vaksin di dunia ini yang dapat memenuhi seluruh permintaan negara-negara besar seperti Indonesia. Indonesia beruntung karena sudah menjalin kerja sama dengan 4 produsen vaksin, yaitu Sinovac, Astrazeneca, Novavax, dan Pfizer. ''Ketersediaan vaksin menjadi sangat penting dalam menjaga kelancaran program vaksinasi pemerintah,'' kata Menkes.

Di sisi lain, Menkes juga menyampaikan bahwa saat ini di sejumlah negara di Eropa dan Asia kembali terjadi lonjakan kasus COVID-19. Penyebabnya adalah karena adanya jenis virus mutasi baru, yang juga sudah masuk ke Indonesia sejak awal tahun ini, serta mobilitas yang tinggi.

''Terkait lonjakan kasus COVID-19 di beberapa negara, saya ingin sampaikan bahwa meski kita sudah mengalami percepatan dalam vaksinasi, kita perlu berhati-hati mengatur laju penyuntikan karena adanya potensi embargo dari negara produsen vaksin yang mengalami lonjakan kasus di negaranya. Kita perlu mengatur ritme vaksinasi agar tidak ada kekosongan vaksin nantinya,'' ujar Menkes.

Menkes menambahkan bahwa lonjakan kasus di negara lain juga mengingatkan kita untuk senantiasa waspada dengan menahan mobilitas dan mematuhi disiplin protokol kesehatan, apalagi jenis mutasi virus baru COVID-19 sangat cepat menyebar. ''Hindari bepergian, paling tidak sampai pandemi benar-benar terkontrol. Kalau nanti terjadi lonjakan kasus, kasihan tenaga kesehatan kita akan kelelahan,'' kata Menkes.

Menkes juga mendorong semua masyarakat untuk ikut mensosialisasikan pentingnya vaksinasi COVID-19, khususnya kepada kelompok masyarakat lanjut usia 60 tahun ke atas. Dari kelompok prioritas kedua, lansia masih rendah tingkat partisipasinya padahal lansia paling rentan dibanding kelompok prioritas lain karena mudah sakit serta tingkat kematiannya tinggi.

''Mari kita upayakan bersama bagaimana bisa mendorong lansia bisa lebih cepat disuntik agar kita dapat melindungi orang tua kita. Semakin cepat vaksinasi dilakukan, semakin cepat kita mencapai kekebalan komunal,'' ujar Menkes.

Terakhir, Menkes kembali menghimbau kepada masyarakat untuk tidak usah ragu-ragu divaksinasi saat gilirannya tiba. Pemerintah pasti akan memprioritaskan vaksin yang benar-benar aman dan berkhasiat untuk dipergunakan oleh seluruh masyarakat berdasarkan rekomendasi dari ahli.

''Vaksin memiliki manfaat yang jauh lebih besar dari risiko yang ditimbulkan. Ketika saatnya tiba untuk vaksinasi, tidak usah ragu-ragu. Apapun jenis vaksinnya, pasti aman dan bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh kita. Bagi yang sudah divaksinasi, jangan lupa untuk tetap menjalankan protokol kesehatan 3M dengan disiplin sampai kita benar-benar mencapai kekebalan kelompok dan terbebas dari pandemi,'' tutup Menkes. (Arianto)



Share:

Kapolres Kukar Dampingi Bupati Resmikan Jembatan Dan Puskesmas


Duta Nusantara Merdeka | Kutai Kartanegara
Kapolres Kutai Kartanegara (Kukar) AKBP Irwan Masulin Ginting mendampingi Bupati Kukar Edy Damansyah resmikan Jembatan dan Puskesmas Pembantu Kelurahan Teluk Dalam, Kecamatan Muara Jawa, Selasa (16/03/2021) siang.

"Jembatan Idaman yang berlokasi di Kelurahan Teluk Dalam, bisa menjadi akses yang menghubungkan jalan antara Kelurahan Muara Jawa Ulu dan Kelurahan Teluk Dalam," ucap Bupati Kukar Edy Damansya saat beri sambutan.


Kapolres Kukar AKBP Irwan Masulin Ginting ditempat terpisah menjelaskan di bangunnya jembatan idaman ini diharapkan akan mempermudah perjalanan masyarakat dari Kelurahan Jawa ke Kelurahan Teluk Dalam.

Disamping pelaksanaan peresmian jembatan juga dilaksanakan peresmian Puskesmas pembatu Kelurahan Teluk dalam.


Kemudian Bupati Kukar Edy Damansyah dan Kapolres Kukar AKBP Irwan Masulin Ginting juga melaksanakan kegiatan Panen Raya Padi kelompok tani Papadaan Semoga Jaya yang mana ini merupakan lumbung pangan pada Kampung Tangguh Etam Kelurahan Teluk Dalam. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

IKLAN MURAH

SUSU KURMA AULIA

SUSU KURMA AULIA
Pesan Silahkan Klik Gambar



BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno ~ Karakter Bangsa

KILAS BALIK BUNG KARNO KARAKTER  BANGSA Soekarno ketika pidato kata sambutan setelah menerima ijazah gelar Insinyur dari I...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI


loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Label

#2019GantiPresiden Accounting Aceh Adat Istiadat Advokat Agama Agraria AIDS Air Aksara Aksi Aktivitis Al Washliyah Album Anak Angkatan Darat Animal Anti Korupsi Arisan Artikel Artis Asahan Asian Games Asuransi Asusila Atlet Award Bakti Sosial Balap Liar Bandara Bandung Banjir BANK Bank Sumut Bansos Bantuan Sosial Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar Beasiswa Begal Bekraf Beladiri Belanja Bencana Bencana Alam Berita Bhabinkamtibmas Bhayangkara Bhayangkari Bisnis BM PAN BNI BNN BNPT Bobby Nasution Bom Bunuh Diri BPJS BPN Buka lapak Bukit Asam Buku Bung Karno Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market Cerpen Cikampek Citilink conference Covid-19 Covid-19 Satgas Covid19 Cuaca Cuci Tangan Curanmor Cyber Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Dede Farhan Aulawi Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Desa Dewan Pengawas Dialog Digital Dinas Perhubungan Dirgahayu HUT RI Disiplin Diskusi Donor Darah Duka Cita E-Money Ekonom Ekonomi Ekspor Impor Electronics Emas Empat Pilar Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech Flores Timur Forum Furniture Futsal G30S/PKI GAAS Games Ganja Garut Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Genppari Gereja Go Pay Go-Jek Gojek Golkar Gotong Royong Grab Gubernur Gym ham HANI Harbolnas Hewan Hiburan HIV HMI Hoax Hotel Hp Hukum Humas Humbahas HUT HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibadah Haji Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek IMM Indonesia Industri Informasi Infrastruktur Inspirasi Internasional Internet Investor IPM IPPI Islam Jakarta Jakarta Barat Jakarta Pusat Jalan Jawa Tengah Jawa Timur Jayapura Jokowi Jum'at Barokah Jumanji Jumat Berkah Jurnalis Kaliber Kampanye Kampung Rakyat Indonesia Kampus Kamtibmas Kapolri Kapolsek Kapolsek Kepolisian Karaoke Karhutla KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kebun Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kejurnas Kekerasan Kelestarian Alam Keluarga Kemalingan Kemanusiaan Kemendagri Kemendikbud Kemenhub KEMENPAN-RB Kemensos Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepala Daerah Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Kilas Balik Bung Karno Kivlan Zen kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Konsumen Koperasi Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal KRYD KSAD Kudeta Kuliner Kunjungan Kerja Kutai Kartanegara Labuhan Batu Lahan Lakalantas Laksi Lalu Lintas Lampung Lapas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku Lebaran Legislatif LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik Lock Down lomba lari LPS LSM Madina Mahasiswa Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Makassar Makkasar Mall Market Outlook Masjid Masker Mata Uang Media Menembak Menteri millenial Minuman Keras Minuman sehat Miras Mobil MOI Motivasi MPR MPR RI Mudik Muhammadiyah Muharram MUI Munas Musik Musyawarah Narkoba Narkotika NasDem Nasional Natal New Normal NKRI NU Office Olah Raga Olahraga Ombusman Online Operasi Yustisi Opini Organisasi Ormas Otomotif P Padang Pagelaran Pahlawan Pajak Palestina Pameran PAN Pancasila Papua Parawisata Pariwisata Partai Demokrat Partai Politik Partai Ummat Pasar Pasar modal Pasar Tradisional Patroli PC PDI Perjuangan pe Pedagang Pegadaian Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Pelukis Peluncuran Pemadam Kebakaran Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan pemerasan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuda Melati Indonesia Pemuda Muhammadiyah Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencemaran Nama Baik Penculikan Pencurian Pendataan Pendidikan Penelitian Penembakan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengadilan Pengadilan Negeri Pengajian Pengamanan Pengamat Penganiayaan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penulis Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perhubungan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Perpajakan Pers Pertamina Pertanahan Pertanian Perusahaan Pesawat Terbang PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pin Pinjam meminjam uang Pinjaman Online PKL PMI Polairud Polantas Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Pornografi PPKM Pra Kerja Pramuka Praperadilan Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik promo Property Prostitusi Protokol Kesehatan Public Expose Publik expose Puisi Pusat Perbelanjaan Puskesmas PWI Qurban Ragam Ramadhan Reksadana Relawan Relawan Jokowi Remisi Rentan Renungan resa Restoran Reuni 212 Revolusi Mental Reward Robot Ruang Guru Rumah Rumah sakit Rups RUU Saber Pungli Sabu Sahabat Anak Salon Samosir Samsat Sanitasi air.Lingkungan hidup Santri SAR Satlantas Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Sengketa Seniman Senjata Senjata Api Sepak Bola Separatis Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Silaturahim Silaturahim. KUYAI Kartanegara Silaturahmi Silaturrahim SIM Simpan Pinjam Simulasi Smartphone Soekarno Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Stunting Suku bunga Sumatera Barat Sumatera Utara Sumut Sungai Superstore Suplemen Surabaya Surat Terbuka Survei Survey susu Swab Antigen Syariah Syawal Tali Kasih Talkshow Tanjung Balai Tawuran Teknologi Terorisme Tes Urine Tiket Tips TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tokoh Agama Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM Ulama umkm UMSU Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa Usaha Rakyat UU Cipta Kerja UU ITE UUD 1945 Vaksinasi Valentine Day Viral Virus Corona Walikota Wanita Wartawan Webinar Wirausaha WNA Workshop Yogyakarta

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA


PRO KONTRA VAKSINASI

~> Program Vaksinasi Yang Diluncurkan Pemerintah Mendapat Sorotan Dari Berbagai Masyarakat, sehingga terjadi pro dan kontra

<~ Memang Sebenarnya Harus Jelas Disampaikan, Maksud dan Tujuan Vaksinasi, Karena dilapangan Ada Perbedaan Orang Yang Akan Divaksin dan Yang Tidak Boleh Divaksin, membuat masyarakat Bingung

Link Terkait

close
Banner iklan disini