Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id
Tampilkan postingan dengan label Kriminal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kriminal. Tampilkan semua postingan

Dua Orang Pelaku Curas Diringkus Polsek Kalideres


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta Barat
Dua orang pelaku pencurian dengan kekerasan diringkus oleh Polsek Kalideres pada hari Selasa tanggal 6/10/2020. Keduanya ditangkap usai melakukan pendongan menggunakan senjata tajam jenis pisau.

Kedua pelaku ditangkap secara terpisah oleh aparat Polsek Kalideres, pertama pelaku berinisial HT di tangkap saat tengah bersantai di kawasan Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat.

Kedua, pelaku berinisial RI ditangkap di kawasan Menceng, Kalideres, Jakarta Barat. Saat akan ditangkap, tersangka RI berusaha melawan petugas dan pihaknya terpaksa menindak tegas dan terukur dibagian kakinya.

Kapolsek Kalideres, Jakarta Barat, Kompol Slamet Riyadi membenarkan pihaknya baru saja melakukan penangkapan terhadap pelaku pencurian dengan kekerasan yang sudah meresahkan warga Kalideres.

"Benar, kami baru saja menangkap dua orang pelaku pencurian dengan kekerasan," terang Kapolsek.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Kalideres Iptu Anggoro Winardi menambahkan, "pihaknya menangkap kedua tersangka kurang dari 1x24 jam."

Sebab, korban baru melaporkan kejadian pencurian dengan kekerasan pada hari Selasa (6/10/2020) sore dan polisi menangkap pelaku pada malam harinya. "Kami baru menangkap kedua pelaku dan akan kami periksa secara intensif. Untuk keterangan lebih lanjutnya akan disampaikan dalam rillis secara live Instagram," tutup kata Kanit Reskrim. **
Share:

Satreskrim Polres Majalengka Ungkap Pelaku Penjual Satwa Yang Dilindungi


Duta Nusantara Merdeka | Bandung
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Majalengka berhasil ungkap pelaku asal Kota Bandung inisial W (59) dan warga asal Kabupaten Bantul inisial S (41), ketika menjual satwa dilindungi.

Kasat Reskrim Polres Majalengka AKP Siswo DC mendampingi Kapolres Majalengka AKBP Bismo Teguh Prakoso menuturkan, pelaku ditangkap di Jalan Siliwangi, Kecamatan Panyingkiran, Kabupaten Majalengka pada hari Kamis tanggal 24 September 2020.

Satwa di lindungi yang berhasil diamankan oleh Sat Reskrim Polres Majalengka adalah dua burung tiong emas serta uang tunai tujuh ratus ribu rupiah hasil penjualan burung cucak ijo.


"Barang bukti kita sudah amankan, sementara pelaku kami tahan di Polres Majalengka untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut," kata AKBP Bismo Teguh Prakoso, didampingi AKP Siswo DC Tarigan saat Konferensi Pers, Senin (28/09/2020).

Menurut AKBP Bismo,  penangkapan terhadap penjual satwa dilindungi ini bermula adanya informasi dari masyarakat. Kemudian polisi melakukan penyelidikan.

"Pada saat penyelidikan, polisi berhasil menemukan dua buah burung tiong emas yang disatukan dengan burung yang tidak dilindungi," ucap AKBP Bismo.

Perbuatan pelaku dinilai melanggar pasal 21 ayat 2 Huruf a Jo Pasal 40 ayat 2 Undang-Undang RI No. 05 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem dan "Penjual satwa dilindungi tersebut diancam lima tahun penjara," pungkasnya Kapolres Majalengka AKBP Bismo Teguh Prakoso. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Polres Majalengka Berhasil Mengamankan Seorang Begal Truk Tronton


Duta Nusantara Merdeka | Majalengka
Satu dari Empat buronan dalam kasus pembegalan truk tronton yang bermuatan 35 ton kacang kedelai, berhasil diamankan oleh Satreskrim Polres Majalengka pada hari Senin (28/09/2020) setelah diberi tembakan karena hendak melawan.

Dalam konferensi pers yang dilaksanakan Jajaran Polres Majalengka Senin (28/09), Kapolres Majalengka AKBP Bismo Teguh Prakoso mengatakan bahwa warga asal Kota Bandar Lampung berinisial S (45) ini berhasil diamankan oleh Sat Reskrim Polres Majalengka saat dirinya sedang mengamankan diri dalam persembunyiannya di Kota Tasikmalaya.

"Pada saat penangkapan tersangka hendak melawan petugas sehingga tersangka dihadiahi timah panas," kata Kapolres Majalengka yang didampingi Kasat Reskrim Polres Majalengka AKP Siswo DC Tarigan kepada wartawan

Kapolres juga mengindikasikan jika pembegalan yang mengakibatkan meninggalnya seorang sopir truk tronton PT Surya Permata Abadi ini diduga ada indikasi saling kerjasama antara sopir dan tersangka sebelumnya.


"Menurut pengakuan tersangka berinisial S ini, si sopir (ALM) sempat bernegosiasi harga kedelai dengan keempat tersangka tanpa sepengetahuan perusahaan," jelas AKBP Bismo

Lebih lanjut AKBP Bismo menjelaskannya,  saat negoisasi berlangasung, namun dalam obrolan sopir dengan tersangka sempat ada perselisihan tentang masalah harga sehingga terjadi penganiayaan terhadap sopir truk tronton tersebut.

"Setelah terjadi pembunuhan, kemudian truk tersebut dikemudikan oleh tersangka, lalu mereka (tersangka) menjual kacang kedelai yang diangkut oleh truk tronton tersebut kepada penadah yang berada di Cisambeng, Majalengka," kata AKBP Bismo

Atas perbuatan para tesangka nantinya akan dikenakan pasat berlapis, pasal 340 KUHP Jo 338 KUHP Jo 365  ayat 3 KUHPidana. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Polsek Muara Muntai Berhasil Menangkap Pencuri Sarang Burung Walet


Duta Nusantara Merdeka | Kutai Kartanegara

Polsek Muara Muntai berhasil menangkap pelaku pencurian sarang burung walet beberapa hari yang lalu.

Hal tersebut di benarkan oleh Kapolres Kutai Kartanegara (Kukar) AKBP Irwan Masulin Ginting melalui Kapolsek Muara Muntai AKP Harun, Minggu (20/09/2020).

AKP Harun menjelaskan, pelaku berinisial LN (30) ketahuan mencuri sarang burung walet di Desa Muara Leka Rt.04, Kecamatan Muara Muntai, Kutai Kartanegara.

AKP Harun mengungkapkan, bahwa LN mencuri sarang burung walet di salah satu bangunan sarang burung walet milik Asnani. Hal tersebut mulai diketahui pada hari Senin tanggal 14 September 2020 sekitar pukul 20.30 WITA. Korban mendapat telepon dari Sdr. Ahim bahwa bagunan sarang wallet miliknya dibobol oleh orang.

Lanjutnya AKP Harun mengatakan, Korban bersama dengan Sdr. Ahim dan Pero langsung menuju gedung walet miliknya, kemudian setelah dicek korban melihat ada dua sarang walet yang tercecer dan kemudian memeriksa keseluruh gedung waletnya ada sebanyak 40 keping atau kurang lebih 3 ons yang hilang.

Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp. 3.500.000,- (Tiga Juta Lima Ratus ribu Rupiah) dan kemudian melaporkannya ke Polsek Muara Muntai.

“Hari Sabtu pada tanggal 19 September 2020, sekitar pukul 21.00 WITA, melakukan penylidikan dan mendapatkan informasi tentang keberadaan yang diduga pelaku, dan setelah dilakukan penelurusan ternyata benar adanya bahwa pelaku lah yang mencuri sarang burung tersebut,” terang AKP Harun.

Dari tangan tersangka berhasil diamankan barang bukti yakni 2 (dua) keping sarang walet, 1 (satu) bilah parang, 1 (satu) buah hp merk Hiper cross warna hitam hijau, 1 (satu) hp merk nokia warna hitam, 1 (satu) buah korek senter dan uang hasil penjualan sarang sebanyak Rp.150.000,-  (Seratus Lima Puluh Ribu Rupiah). **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Polsek Tanjung Priok Bekuk Kawanan Begal Yang Beraksi Di Kawasan Kebon Pisang


Duta Nusantara Merdeka | Tanjung Priok
Kepolisian Sektor (Polsek) Tanjung Priok membekuk Dua kawanan begal yang kerap beraksi di kawasan Kebon Pisang, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Dua pelaku diringkus setelah melakukan aksi kejahatannya. kelompok ini dikabarkan berjumlah delapan orang.

Kapolsek Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kompol Budi Cahyono di Mapolsek Tanjung Priok, Kamis (10/09/2020), Kapolsek menerangkan kepada para awak media bahwa Penangkapan keduanya berawal dari laporan korban yang melihat iklan di Facebook dengan akun bang R yang menawarkan satu buah handphone merk Vivo seharga Rp 150.000.

“Karena tertarik korban menghubungi tersangka inisial AD untuk bertemu di pasar Warakas, Jakarta Utara," ucap Kapolsek.


Ternyata pertemuan tersangka dan korban di pasar Warakas, tidak terjadi transaksi, tersangka tidak lantas memperlihatkan handphone yang ditawarkan justru mengajak korban ikut ke rumahnya di Kebon Pisang dengan alasan untuk mengambil telepon genggam yang tertinggal.

"Begitu sampai di Kebon Pisang, motor dikendarai antara korban dengan tersangka itu dihentikan oleh tujuh orang. Korban langsung dikerubuti oleh tersangka AD dan tujuh lainnya lalu dikalungkan celurit dan tersangka merampas motor dan uang milik korban," terangnya Kapolsek.

Sementara itu dari keterangan Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok AKP Paksi Eka menjelaskan, kelompok begal ini sudah sering melancarkan aksinya di wilayah sepi seperti di Kebon Pisang.


"Kalau disana wilayahnya jauh dari pemukiman, kemudian kendaraan pasti melambat karena melintas kereta api disitu," tutur Kanit Reskrim.

Jika para pelaku beraksi secara sistematis dengan tugas masing masing, ungkap Paksi Eka.

"Modus operandi mereka memang mempunyai tugas masing-masing. Ada yang menggiring, melobi sampai dengan eksekutor. Berdasarkan pengakuan mereka ini sudah lebih dari 20 kali beraksi," kata Paksi Eka.

Paksi eka juga menegaskan, jika saat ini pihak kepolisian tengah melacak keberadaan dan mengejar pelaku. Polisi akan berusaha meringkus semua pelaku. Dari perbuatan pelaku, polisi telah menetapkan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Mereka akan dijerat dengan hukuman paling lama 20 tahun. **
Share:

Polsek Metro Taman Sari Bekuk Pelaku Pencurian Handphone


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta Barat
Polsek Metro Taman Sari, Jakarta Barat, berhasil Membekuk para pelaku pencurian telepon seluler di sebuah warung di daerah krukut Taman Sari, Jakarta Barat, beberapa Waktu lalu. 

Aksi perampasan yang dilakukan para pelaku yang berpura pura membeli di warung tersebut terekam CCTV dan sempat Viral di media sosial.

Kapolsek Metro Taman Sari, Jakarta Barat, Akbp Abdul Gofur mengatakan kami berhasil mengamankan pelaku pencurian telepon seluler yang sempat viral petugas kami dilapangan berhasil mengamankan sebanyak 3 orang pelaku yang diantaranya berinisial FND (25), NRD (25), RHMT (25).


"Pelaku Yang Berhasil diamankan merupakan kelompok Pencuri telepon seluler dan beraksi di wilayah Jakarta Barat dan Tangerang," ujar nya Kapolsek Metro Taman Sari Akbp Abdul Gofur saat Press conference melalui live streaming di akun instagram @polsekmetrotamansari,  pada hari Senin (07/09).

Kapolsek menjelaskan para pelaku sengaja keluar tengah malam untuk mencari mangsa / korban baik untuk mencari keributan maupun untuk merampas handphone dan para pelaku berangkat dari kampung janis Tambora, Jakarta Barat, dengan mengendarai berboncengan dengan sepeda motor jenis satria f 150 dan suzuki smash.


Pelaku FND sebelum beraksi mengisi bensin terlebih dahulu lalu ketanah pasir untuk mengambil sebilah celurit di rumah pelaku NRD setelah itu pelaku berkeliling kota mencari sasaran.

Lanjutnya Kapolsek menjelaskan, setibanya di Jalan Talib 2 Krukut Taman Sari, Jakarta Barat, pelaku FND melihat ada warung roti panggang dan ada beberapa anak muda yang sedang nongkrong sambil bermain handphone, kemudian pelaku FND memberitahukan kepada rekan2 lainnya yaitu sdr NRD dan sdr RHMT  "Itu Mau enggak" dan dijawab mereka terserah.

Lalu para pelaku yang sudah berboncengan ini putar balik kembali ke warung roti panggang tersebut, kemudian sdr Sp (dpo) dan Grey (dpo) turum dari sepeda motor dan sdr sp (dpo) langsung masuk kedalam warung pura-pura minta kopi dan untuk mengalihkan perhatian sambil berkata "Kopi kopi" dan saat bersamaan temanya RHMT langsung mengambil handphone milik korban yang diketahui bernama bima.


L
Pelaku lainnya juga mengambil handphone lainnya milik korban lainnya sdr Randi supriyadi yang diletakan oleh pemiliknya diatas meja sambil mengacung kan sebilah celurit dan sambil mengancam "diam diam".  Setelah mereka melakukan aksinya kemudian para pelaku kembali ketempat mereka kumpul yaitu dikampung janis dan barang hasil Rampasan tersebut mereka jual kepada sdr anis dengan harga Rp 300.000, - dan uang hasil penjualan nya mereka belikan minuman keras untuk mabok bersama sedangkan untuk hp lainnya dijual kepada sdr nurdin seharga 500.000, - dan dibagikan rata hasil penjualan tersebut sedangkan handphone lainnya mereka jual lagi diroxi seharga Rp 300.000 dan uangnya mereka bagikan untuk makan bersama.

Sementara dikesempatan yang sama, Kanit Reskrim Polsek Metro Taman Sari Akp Lalu Musti Ali mengatakan para pelaku ini merupakan kelompok pencurian handphone dan mereka biasa beraksi di wilayah Jakarta Barat dan Tangerang

"Pelaku juga sudah melakukan aksinya ditempat tersebut sebanyak 3 kali namun warga disekitar merasa yang dirampas hanya handphone kemudian tidak pernah membuat laporan polisi," ujar Kanit Reskrim.

Setelah rekaman CCTV yang Viral tersebut kemudian kami bersama team menganalisa rekaman video tersebut dan mendatangi ke tkp, kemudian kami mengarahkan korbannya untuk membuat laporan polisi.

Kami juga telah melakukan cek urine terhadap pelaku dan hasilnya adalah negatif.

Dari penyelidikan terhadap pelaku, mereka mengakui melakukan aksi tersebut untuk berpoya - poya dan makan sehari - hari.

Untuk mempertanggung Jawabkan atas perbuatan nya para pelaku dikenakan pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman nya maksimal 9 tahun penjara. **


Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Polres Kukar Gelar Press Conference Tindak Pidana Pengeroyokan Dan Penganiayaan


Duta Nusantara Merdeka | Kutai Kartanegara
Bertempat di Lobby depan Mako Polres Kukar, Kapolres Kukar AKBP Irwan Masulin Ginting yang dalam hal ini diwakilkan oleh Wakapolres Kompol Bimo Aryanto gelar Press Conference perkara di Kecamatan Muara Jawa dengan 2 Laporan Polisi yaitu Tindak Pidana Pengeroyokan dan Penganiayaaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia, Selasa (1/9/2020).

Dalam kegiatan Press Conference ini turut hadir Kasat Reskrim Polres Kukar AKP Herman Sopian, Kasubbag Humas AKP Urip Widodo, Pasiops Kodim 0906/Tgr Kaptem Inf. Patar Silalahi, dari Kesbangpol Kukar Zulkifli dan para Jurnalis.

Wakapolres Kukar Kompol Bimo Aryanto mengatakan, bahwa Laporan Polisi terkait Pembunuhan Penganiayaaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia Tersangkanya ada 5 orang dan Laporan Polisi pengeroyokan tersangkanya 2 orang, sedangkan pada kedua Laporan tersebut tersangkanya adalah orang yang berbeda- beda.

"Kedua kejadian tersebut murni tindak pidana yang dilakukan oleh para pelaku", jelas Bimo.


Pada kesempatan ini, Wakapolres Kukar menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Kukar, Khususnya Masyarakat Kecamatan Muara Jawa untuk tidak terpengaruh atau terhasut dengan berita tidak benar yang beredar.

"Untuk masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh dengan adanya berita berupa hasutan maupun berita yang menggiring opini masyarakat ke arah yang tidak benar," kata Wakapolres Kukar. 

Pihak kami (Kepolisian) akan menyidik kedua perkara ini dengan Profesional dan Transparan, pungkasnya. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Pria Paruh Baya Diamankan Polisi Gara-Gara Mengancam Orang Lain Dengan Pisau



Duta Nusantara Merdeka | Kutai Kartanegara
Seorang lelaki berinisial AT (52) warga Desa Tratak, Kecamatan Muara Kaman, diamankan Polsek Muara Kaman Polres Kukar, AT gara-gara mengancam orang lain menggunakan sebuah pisau penikam.

Kapolres Kukar AKBP Irwan Masulin Ginting melalui Kapolsek Muara Kaman Iptu Juwadi kejadian ini bermula pada hari Selasa 18 Agustus 2020, sekira jam 09.00 WITA. Dimana pelaku tiba tiba mendatangi pelapor dari belakang dan menanyakan "Apa kamu kesahkan aku " kata pelaku, Kemudian pelaku langsung mencabut senjata tajam dan mengarahkan sajamnya kearah perut tetapi pelapor menghindar dan pergi menggunakan sepeda motornya serta berkata " Apa kau mau nusuk nusuk."

Sekira jam 10.00 WITA, kejadian terulang yang mana jarak 500 m dari TKP awal, ketika melintas dengan menggunakan motor dan pelaku mengejar dengan membawa senjata tajam jenis parang malaysia tetapi dihalangi oleh sdr. Iwan kawan dari pelaku.

“1 jam setelah itu, pelaku kembali mengulang kejadian tsb dengan mengejar pelapor dengan membawa senjata tajam jenis parang Malaysia namun saat itu pula dihalangi oleh Sdr. Iwan teman dari pelaku ini,” ucap Kapolsek.

Atas kejadian tersebut; pelapor merasa terancam dan melaporkan ke polsek muara Kaman yang mana atas dasar laporan inilah personil Unit Reskrim Polsek Muara Kaman langsung melakukan penangkapan. Pelaku akhirnya diamankan bersama barang bukti sesebuah pisau penikam dengan ancaman pasal 2 ayat 1 undang-undang nomor 12 tahun 1951 dan pasal 335 KUHP. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Polsek Samboja Kembali Meringkus Pelaku Curanmor Di Wilayah Hukum Polres Kutai Kartanegara



Duta Nusantara Merdeka | Kutai Kartanegara
Lagi-lagi pelaku kriminalitas yang kerap beraksi di wilayah hukum Polres Kukar (Kutai Kartanegara) kembali digulung. Kali ini, Unit Reskrim Polsek Samboja Polres Kukar berhasil mengungkap dua tersangka pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi pada Kamis, 20 Agustus 2020, sekitar pukul 03.50 WITA.

Ironisnya, dua tersangka tersebut merupakan ayah dan anak berinisial HS (25) dan HL (54). Selain mengamankan dua tersangka, petugas juga menyita barang bukti berupa 1 unit kendaraan sepeda motor merk Honda CBR 150 warna Merah No Plat KT-2137-KQ dan 1 unit kendaraan sepeda motor merk Honda Karisma warna Hitam No Plat KT-4309-KF.

Informasi yang dihimpun dilapangan, perbuatan kedua tersangka tersebut dilakukan saat korban sedang lengah dan sedang memancing di Kelurahan Margomulyo, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kukar.


Kapolres Kukar AKBP Irwan Masulin Ginting melalui Kapolsek Samboja Iptu Reza Pratama, mengatakan awal kejadian bermula saat pelapor selesai memancing ikan dan hendak pulang menuju tempat parkir kendaraan sepeda motor.

Pelapor kaget mendapati sepeda motornya sudah tidak ada di tempat semula. Sedangkan kunci motornya masih ada ditangan pelapor. Berulang dicari disekitar lokasi kejadian, rupanya sepeda motor tidak ditemukan.

Atas peristiwa tersebut, korban mengalami kerugian senilai Rp15.000.000.-.

“Unit Reskrim Polsek Samboja setelah menerima laporan melakukan penyelidikan dan ditemukan seseorang yang mencurigakan telah mendorong sepeda motor dan setelah diberhentikan dan dilakukan pengecekan terhadap fisik kendaraan ternyata benar sepeda motor tersebut adalah milik korban,” terang Kapolsek.

Berdasarkan pengakuan HS, bahwa pencurian sepeda motor tersebut dilakukan bersama-sama dengan orang tua kandungnya yakni HL. Kemudian unit Reskrim Polsek Samboja melakukan pengejaran terhadap HL dan di dalam Pondok Kebun di Jalan Samboja – Sepaku Km 11 ditemukan tersangka sedang bersembunyi didalam pondok tersebut.

“Disekitar pondok tersebut ditemukan 2 (dua) unit sepeda motor yang diakui tersangka HL merupakan hasil curian yang dilakukan di wilayah Samboja dan Samarinda,” tutup jelasnya Kapolsek Samboja. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Dua Pelaku Pengganjal ATM Di Sebuah Mini Market diringkus Polsek Tambora


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta Barat
Unit Reskrim Polsek Tambora meringkus 2 (dua) pelaku pengganjal atm yang tengah beraksi di sebuah Indomaret di Jalan Kh Mansyur Tanah sereal, Tambora, Jakarta Barat, pada Jumat pagi (7/08/2020) lalu.

Kapolsek Tambora Kompol Iver soon Manosoh saat dikonfirmasi mengatakan bahwa anggotanya berhasil meringkus 2 (dua) pelaku pengganjal atm yang tengah beraksi di sebuah indomaret di Jalan Kh Mansyur Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat.

Disaat anggota nya dibawa pimpinan Kanit Reskrim Akp Suparmin dan Panit Reskrim Ipda Gusti Astawa melakukan observasi mencurigai sebuah kendaraan jenis Avanza terparkir di sebuah minimarket.

"Berbekal kecurigaan tersebut, kemudian anggota melakukan pengintaian dan benar didapat dua orang sedang mengganjel atm," kata Kompol Iver Soon Manosoh.

Pada saat bersamaan selang tak berapa lama kemudian dateng korban yang ingin mengambil sejumlah uang di mesin anjungan tunai (atm), saat korban memasukkan atm nya miliknya tiba tiba tidak bisa keluar / terganjal.

"Pelaku yang sedang mengantri dibelakang korban, kemudian berpura-pura ingin membantu korban dan sedangkan pelaku lainnya mengecoh korban hingga tak sadar atm miliknya sudah ditukar sama pelaku," ujar Kapolsek Tambora.

Ketika korban tersadar bahwa itu bukan atm miliknya, kemudian korban berteriak hingga terjadi keributan, jelasnya Kompol Iver Soon Manosoh.

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Tambora Akp Suparmin menambahkan, mengatakan disaat keributan tersebut anggota kami yang sudah melakukan pengintaian kemudian masuk kedalam dan mengamankan pelaku dan berhasil mengamankan 2 orang pelaku yang diantaranya inisial Ws (36) dan Si (34) sedangkan 3 pelaku lainnya yang menunggu dimobil langsung melarikan diri sesaat setelah melihat rekannya diamankan oleh polisi dan warga sekitar.

Kini ketiga pelaku tengah kami lakukan pengejaran sementara pelaku yang berhasil diamankan guna mempertanggungjawabkan atas perbuatan nya dikenakan pasal 363 kuhpidana. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Jual Sepeda Motor, Sang Pembeli Tes Drive Dan Langsung Melarikannya


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta Utara
Diduga menipu korban Agus Riyanto, warga Bogor, dengan melarikan sepeda motornya, RA, terpaksa berurusan dengan pihak berwajib.

Berbekal laporan korban yang masuk di Polsek Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut), RA berhasil diringkus petugas di Jalan RE Martadinata, Jakut.

Selain mengamankan tersangka, petugas juga menyita barang bukti (BB) sepeda motor milik korban.

Informasi yang dihimpun dilapangan, mulanya korban Agus Riyanto sudah ada kata sepakat dengan pelaku untuk membeli sepeda motor korban seharga Rp13.500.000.

Sebelum pembayaran, rupanya pelaku mencoba sepeda motor korban sejauh 100 meter. Namun lama ditunggu, rupanya sepeda motor korban dibawa kabur pelaku.


“Si calon pembeli katanya akan membayar sepeda motor seharga Rp13.500.000 sesuai harga yang disepakati, setelah di test dulu sejauh 100 meter,” kata Agus saat di Mapolsek Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut). Rabu (29/07).

Kapolsek Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut), Kompol Budi Cahyono membenarkan kejadian tersebut.  “Pada hari Sabtu malam 11 Juli 2020, petugas Reskrim menerima laporan dari korban Agus. Kemudian petugas segera menindaklanjuti dengan mencari keberadaan sepeda motor tersebut,” terang Kapolsek.

Lanjut Kapolsek, tak berselang lama kalau petugas melihat motor tersebut lewat, lalu petugas melakukan pengejaran.

"Alhasil, pelaku RA pun berhasil diamankan, berikut BB (Barang Bukti) satu unit sepeda motor milik korban Agus di Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara," ucap Kapolsek.

Tersangka dan BB dibawa ke Mapolsek Tanjung Priok guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Ya, RA dikenakan pasal 378 KUHP tentang penipuan. Jelasnya Kapolsek. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Reskrim Polsek Kota Bangun Berhasil Ungkap Kasus Curat Di Sebuah Rumah


Duta Nusantara Merdeka | Kutai Kartanegara
Jajaran unit reskrim Polsek Kota Bangun berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (Curat), Minggu (26/07/2020).

Atas peristiwa tersebut, petugas kepolisian menetapkan seorang yang berinisial JN (23) warga Ds Sangkuliman Rt. 008, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kukar (Kutai Kartanegara), sebagai tersangka.

Kapolres Kukar AKBP Andrias Susanto Nugroho melalui PLH Kapolsek Kota Bangun IPTU Joko Sutomo menyampaikan bahwa benar jajaran unit Reskrim Polsek Kota Bangun telah ungkap Pencurian dengan pemberatan (Curat) dan mengamankan seorang tersangka JN.

“Dan Tersangka patut diduga telah melakukan tindak pidana Pencurian dengan pemberatan (Curat) di TKP sebuah rumah yang terletak di Desa Sangkuliman Rt. 003, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kukar,” kata IPTU Joko Sutomo.

Tersangka masuk ke dalam rumah pada hari jum’at tanggal 24 Juli 2020 sekira jam 00.30 Wita dengan cara masuk lewat pintu depan yang hanya di ikat dengan tali, Setelah Pelaku masuk rumah dan masuk kamar korban kemudian pelaku mengambil HP yang diletakkan di tilam disamping korban tidur.

“Setelah berhasil mendapatkan barang yang diambilnya tersangka membawanya kerumahnya,” lanjut Kapolsek.

Dari tangan tersangka, petugas berhasil mengamankan 1 (satu) buah HP Merk OPPO F7 warna Hitam, 1 (satu) buah HP Samsung Galaxy J1 warna hitam yang merupakan hasil kejahatan tersangka. **
Share:

Satreskrim Polrestabes Bandung Menangkap Komplotan Pelaku Curas


Duta Nusantara Merdeka | Bandung
Anggota ‎Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Bandung menangkap pelaku pencurian dengan kekerasan pada pria berinisial Mgt (18), pada 12 Juli 2020 lalu, di Jalan Djunjunan Pasteur. Korban mengalami luka sabetan benda tajam disalah satu bagian tubuhnya.

"Sudah ditangkap pada Rabu (22/7/2020). Pelakunya empat orang, yakni M Syamsul Rizal (31), Anton Ibnu Rizal (32), Ade Saepudin (32) dan Syarifudin (27)," ujar Kapolrestabes Bandung Kombes Ulung Sampurna Jaya, di Jalan Merdeka, Jumat (24/07/2020).

Ke empat tersangka berdomisili di Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Saat kejadian, korban sempat bersitegang dengan para pelaku. Saat itu, korban dan rekan-rekannya pulang dari sekitar Universitas Maranatha menuju arah Jembatan Pasopati. 

Namun, dipepet para pelaku yang menggunakan kendaraan roda empat dan akhirnya bertemu di Jalan Djunjunan, Pasteur. Korban dan rekannya sempat bersitegang akhirnya terjadi penganiayaan. Rekan korban saat itu sempat memfoto plat nomor kendaraan pelaku. 

"Korban mengalami luka karena sabetan krambit," ujar Kapolrestabes.


Ia menerangkan, kasus itu bermula saat korban bersama temanya menggunakan sepeda motor, sempat dikejar oleh para pelaku. Dalihnya mobil pelaku diserempet korban. 

Pelaku kemudian meminta korban berhenti lalu memukul korban dan menggunakan senjata tajam melukai korban. Setelah melulai, pelaku mengambil barang berharga milik korban. 

"Korban mengalami luka di kepala, leher dan tangan karena sabetan karambit. Barang yang‎ dicuri seharga Rp 8 juta lebih," katanya.

Saat ini, pelaku ditahan di Mapolrestabes Bandung. Mereka dijerat Pasal 365 KUH Pidana tentang penganiayaan mengakibatkan luka berat. Ancaman pidananya di atas 5 tahun penjara. **
Share:

Penggelapan Kabel Tembaga PT. Rea Kaltim Ditangkap Polisi


Duta Nusantara Merdeka | Kutai Kartanegara
Polsek Kembang Janggut Polres Kukar menangkap seorang pelaku penggelapan Kabel Tembaga milik PT.Rea Kaltim. Sebut saja tersangka inisial KA (37) yang merupakan warga Desa Kelekat, Kecamatan Kembang Janggut, Kabupaten Kukar (Kutai Kartanegara), pada hari Minggu (19/07/2020), sekitar 23.00 Wita.

Kapolres Kukar AKBP Andrias Susanto Nugroho melalui Kapolsek Kapolsek Kembang Janggut AKP Suwarno mengatakan tersangka berhasil membawa kabel tembaga eks mesin GN26 dari dalam gudang milik PT.Rea Kaltim pada saat kegiatan pembersihan gudang.

AKP Suwarno menambahkan, pada saat mengeluarkan kabel tersangka beralasan sudah mendapat ijin dari pimpinan sehingga kabel terbut keluar dari dalam gudang namun dibawanya ke mess diamana ia tinggal.

“Saat di mess, kabel-kabel tersebut dikupasi kulitnya dan diambil tembaganya yang kemudian dijual tanpa sepengtahuan serta seijin dari pimpinannya", ucap Kapolsek Kembang Janggut.


AKP Suwarno mengatakan peristiwa penggelapan kabel dilakukan oleh tersangka pada hari Senin (29/06/2020) yang lalu, sekitar pukul 21:15 Wita. Tepatnya di Kolong di gudang milik PT.Rea Kaltim dengan nilai kerugian sebesar Rp 15 juta.

“Kejadiannya sendiri baru diketahui dan dilaporkan hari Minggu tanggal 19 Juli 2020 kemarin. Atas laporan tersebutlah petugas langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan tersangka,” kata AKP Suwarno.

Adapun barang bukti yang diamankan meliputi Sisa potongan kulit kabel panjang 2 meter dan uang tunai sisa hasil penjualan sebesar Rp. 750.000 rupiah. **
Share:

Polsek Kelapa Gading Tangkap 3 Orang Spesialis Pencuri Di Mal


Duta  NusantaraMerdeka | Jakarta Utara
Polsek Kelapa Gading, Jakarta Utara, menangkap 3 (tiga) pencuri spesialis di Mal-Mal mewah antar Negara. Ketiganya sudah beraksi menjadi pencuri spesialis Mal mewah sejak tahun 2018.

Kapolsek Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kompol Rango Siregar menerangkan, tersangka inisial AK (36), YS (23), TH (27) ditangkap usai terbukti melakukan aksi pencurian di sebuah Mal di daerah-daerah Kelapa Gading, Jakarta Utara. Tiga pencuri itu sudah melakukan aksinya puluhan kali.


“Ketiga tersangka ini mengakui telah melakukan pencurian sudah puluhan kali sejak tahun 2018 di pusat-pusat perbelanjaan mewah di Jakarta, Bekasi, dan Bandung,” kata Kompol Rango Siregar dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/07/2020).

Awal penangkapan ketiganya bermula usai para tersangka ini lewat rekaman CCTV terbukti tengah menjalankan aksi pencuriannya kepada korban inisial VV disalah satu pusat perbelanjaan di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Kamis (7/5/2020) yang lalu. Kala itu tersangka berhasil mengambil satu buah handphone milik korban.


Kompol Rango menjelaskan, saat menjalankan aksinya tersebut para pelaku terus menempel korban yang diincarnya. Ketika dianggap aman, ketiganya kemudian menggunakan sebuah kode kepada satu sama lainnya.

“Tersangka TH berikan sinyal ke tersangka lainnya dengan bilang ‘ada botol nih’. Kemudian tersangka lain menjawab ‘ya udah’ dan langsung mendekati korban dengan peran tersangka TH mengalihkan perhatian, lalu tersangka YS di belakang korban langsung mengambil handphone korban yang berada di dalam tas yang tidak tertutup,” terangnya Kompol Rango.


Lanjutnya Kapolsek,  “Sedangkan tersangka AK mengawasinya sambil menutupi tersangka YS yang mengambil handphone i-Phone 11 Pro warna gold milik korban."

Usai melakukan penyelidikan, ketiga pelaku ini kemudian berhasil diringkus polisi di daerah Jakarta Timur. Penangkapan ketiga pelaku ini dilakukan oleh tim Resmob Polsek Kelapa Gading pada Rabu (15/7/2020) yang lalu.

Kepada polisi, ketiganya mengaku telah menjual handphone milik korban seharga Rp 5 juta.


Kapolsek juga mengatakan, ketiga pelaku ini juga mengakui telah puluhan kali melakukan aksi serupa di negara Malaysia.

“Para pelaku ini juga melakukan pencuriannya di Malaysia sudah 20 kali dengan korbannya adalah wanita yang berbelanja pada weekend,” ungkap Kapolsek.

Dalam tiap melakukan aksinya tersebut, ketiga pelaku ini sanggup mendapatkan 8 hingga 11 handphone untuk kemudian dijual kembali. Para tersangka ini masing-masing mendapatkan keuntungan sebesar Rp.2.000.000 hingga Rp.5.000.000 dalam tiap aksi pencuriannya.

Ketiganya kini telah diamankan di Polsek Kelapa Gading, Jakarta Utara, dan dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana maksimal selama 7 tahun penjara. 
Share:

Kawanan Ganjal ATM Dengan Tusuk Gigi Dibekuk Polres Jakarta Barat


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta Barat
Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat (Jatanras) berhasil membekuk kawanan pelaku ganjal ATM yang menguras uang nasabah dengan menggunakan tusuk gigi.

Dari hasil penangkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan sebanyak 3 orang pelaku diantaranya inisial "AS, MD dan Jl".

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru saat press conference dengan menggunakan live streaming melalui akun IG @polres_jakbar, mengatakan para pelaku berhasil di bekuk setelah melakukan aksinya di alfamidi flamboyan Cengkareng, Jakarta Barat? pada hari Selasa (28 april 2020) lalu, sekira pukul 10.30 Wib.

"Modus para Pelaku Melancarkan aksinya dengan menggunakan tusuk gigi," ujarnya Kapolres.

Kejadian tersebut berawal dari pelaku sdr. Jl, berangkat dari rumahnya bersama pelaku lainnya sdr As ke sebuah alfamidi di flamboyan Cengkareng, Jakarta Barat, kemudian Sdr As mengganjal Atm dengan menggunakan tusuk gigi.

Tak selang berapa lama, kemudian datang korban seorang perempuan ingin mengambil uang di ATM. Kemudian kedua  pelaku  berdiri di belakang korban mengintip nomor PIN, setelah kartu ATM korban tidak bisa masuk ke mesin ATM, AS seolah-olah membantu korban memasukkan kembali kartu ATM dengan menukar kartu yang sudah disiapkan.

"Modusnya ingin membantu akan tetapi kartu ATM si korban ini ditukar dengan kartu ATM milik pelaku," kata Kapolres.


Kemudian pelaku MD menyuruh korban untuk menekan nomor PIN hingga diketahui pelaku seketika itu pelaku langsung meninggalkan korban untuk menemui pelaku lain yang sudah menunggunya di luar hingga melakukan penarikan uang yang ada di ATM korban.

"Adapun barang bukti yang diamankan antaranyaTiga batang tusuk gigi, 20 buah kartu ATM berbagai macam Bank dan satu unit mobil," tandasnya.

Pelaku mengambil uang milik korbannya sebesar 10 juta rupiah secara 4 tahap  yang pertama sampai ke empat pelaku sdr jl mengambil uang 2.500.000 dan sdr Md mentransfer ke rekening bekas korban pencurian sebelum nya sebesar 22 juta rupiah dan dibagikan kepada teman-temannya masing masing mendapatkan 9 juta rupiah.

Dalam kesempatan yang sama, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya Khadafi mengatakan bahwa pihaknya dalam hal ini Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat dibawah pimpinan Kanit Krimum Polres Metro Jakarta Barat Akp Dimitri Mahendra berhasil mengamankan pelaku ganjal ATM ini, dimana para pelaku tidak hanya melancarkan aksinya di Jakarta Barat, saja melainkan para pelaku sudah melakukan aksinya di wilayah jakarta dan sekitarnya.

"Hal ini diketahui dari barang bukti beberapa kartu Atm yang berhasil kami amankan dari tersangka merupakan barang bukti dari korban korbannya terdahulu." Ujar Kompol Arsya.

Jadi para pelaku ini memanfaatkan dari kepanikan nasabah pada saat korban tidak dapat memasukkan kartunya ke mesin anjungan tunai dan para pelaku juga memanfaatkan pada Atm para nasabah yang tidak diembos pemiliknya.

"Jadi kebanyakan para nasabah tidak mengetahui kartu Atm nya, jadi saat kartunya tertukar orang tidak mengetahui bahwa kartunya sudah tertukar."

Para pelaku juga memanfaatkan mesin Atm yang tidak dilengkapi dengan pihak keamanan dan memanfaatkan situasi disekitar Atm yang sepi.

Akibat perbuatannya pelaku dijerat Pasal 362 KUHP. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Bawa Celurit Dua Orang Remaja Diamankan Polsek Tambora


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta Utara
Dua remaja warga Tambora SN (16) dan MS (16) harus berurusan dengan Polisi, lantaran kedapatan membawa senjata tajam jenis celurit yang diduga hendak dipakai tawuran.

Kapolsek Tambora, Jakarta Barat, Kompol Iver Son Manossoh mengatakan, "kedua remaja itu diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Tambora yang dipimpin Panit Reskrim Ipda Gusti Ngurah Astawa."

Pada saat anggota melakukan patroli, tiba-tiba melintas sekelompok pemuda menggunakan kurang lebih dua puluh unit sepeda motor saling berboncengan. Terlihat juga beberapa diantaranya membawa senjata tajam jenis Clurit.


"Atas kejadian tersebut  Buser Polsek Tambora melakukan pengejaran dan berhasil menangkap 2 orang  yang membawa senjata tajam jenis Clurit, selanjutnya membawanya ke Mapolsek Tambora," ungkap Kapolsek Tambora Kompol Iver Son Manossoh, Sabtu (11/07).

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Tambora Akp Suparmin mengatakan berdasarkan keterangan dari pelaku yang diamankan, lanjut suparmin, berawal adanya kelompok yang mengatasnamakam Misterius Utara Penjaringan Jakarta Utara sedang Live Streaming di Instagram, tiba-tiba kelompok Anak Geng Kebon Jeruk, Taman Sari, mengirim Chat untuk mengajak Tawuran.

"Kelompok Misterius Utara ini meminta bantuan kepada kelompok pelaku yang mengatasnamakan Sawah Lio untuk bergabung dalam aksi tawuran di lokasari Tamansari Jakarta Barat. Beberapa  diantaranya membawa senjata tajam clurit," lanjutnya.


Masih dikatakannya Akp Suparmin, beruntung anggota King Serse Polsek Tambora yang sedang melakukan patroli rutin, langsung membubarkan kelompok yang akan melakukan tawuran.

"Kita masih mintai keterangan terhadap kedua remaja yang diamankan ini," imbuhnya Akp Suparmin. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Satreskoba Polres Bogor Ungkap Jaringan Produsen Dan Pengedar Tembakau Sintetis


Duta Nusantara Merdeka | Bogor
Satuan Reserse Narkoba Berhasil Mengungkap jaringan Produsen dan Pengedar Tembakau Sintetis (Home Industry) yang di jual secara online melalui Media Sosial pada hari Kamis (09/07/2020).

Penangkapan ini dilakukan oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Bogor bersama pihak Bea Cukai Soekarno Hatta, di Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor.



Mulanya pengungkapan Home Industry Tembakau Sintetis ini berawal dari kecurigaan petugas Bea Cukai dengan adanya peningkatan jumlah kiriman paket yang berisikan bahan Kimia dari Negara Belanda. Setelah dilakukan pengujian diketahui bahwa paket bahan Kimia yang dikirim dari Negara Belanda tersebut mengandung bahan Narkotika Golongan 1, dengan alamat tujuan penerima di Kabupaten Bogor. Atas hal tersebut Satuan Reserse Narkoba bersama pihak Bea Cukai melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap 3 orang Pelaku.

"Alhamdulillah, saat ini kami telah berhasil menangkap produsen dan pengedar Tembakau Sintetis, hasil kerjasama dengan pihak Bea Cukai Soekarno Hatta. 3 orang pelaku berhasil kita tangkap dengan inisial AR (20Th), MZ (21Th), AI (25Th). Dan mengamankan  barang bukti sejumlah 5 Kilogram tembakau sintetis siap edar, 54 gram biang tembakau sintesis yang didapat oleh Pelaku dari Belanda yang dipesan secara online, dimana dari 54 gram biang sintesis tersebut dapat menghasilkan Narkotika jenis tembakau sintesis siap edar. Serta 1 buah kompor gas, 2 buah tabung kecil, 4  botol alkohol, 1 buah alat press, 1 buah timbangan digital, 25 Plastik pembungkus paket tembakau sintesis, dan 5 lembar stiker hologram", tutur Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy..


Terhadap para tersangka dijerat dengan Pasal 113 ayat (2) dan atau,114 ayat  (2) dan atau 112 ayat (2) UU RI  No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 1 Daftar Narkotika No. urut 88 Permenkes RI No.5 Tahun 2020 tentang perubahan penggolongan Narkotika dengan ancaman hukuman pidana  minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun dan denda pidana minimal Rp.1.000.000.000 (Satu Miliar Rupiah). **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

DPP MOI Minta Kapolda Maluku Usut Tuntas Penganiayaan Wartawan Anggota MOI


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perkumpulan Media Online Indonesia (MOI) meminta Kapolda Maluku, Irjen Pol. Drs. Baharudin Djafar, M.Si agar dapat mengusut tuntas penganiayaan wartawan anggota MOI, Muhamad Yasir Arafat Ely, wartawan media online liputan4.com. Hukum harus ditegakkan siapapun mereka yang melanggar.

Desakan dan sikap MOI tersebut disampaikan Sekjen MOI, HM. Jusuf Rizal kepada media terkait penganiayaan yang dilakukan sekelompok orang secara brutal kepada anggotanya. Dalang dari aksi brutal pengeroyokan serta penganiayaan itu diduga kuat dipimpin langsung oleh Saleh Tjiu, penjabat Kepala Pemerintah Negeri Wahai, Kecamatan Seram Utara, Maluku Tengah.

“Ini negara hukum. Tidak boleh pejabat seenaknya main hakim sendiri. Setiap warga negara memiliki hak konstitusi untuk menyuarakan pendapat. Disamping itu, UU Informasi Publik, selain sebagai wartawan, masyarakat pun boleh mengkritisi kebijakan pemerintah agar transparan dan akuntabel,” tegas Jusuf Rizal yang juga Presiden LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) itu.

Secara kronologis, lanjut Ketua Presidium Relawan Jokowi-KH.Ma’ruf Amin The President Center pada Pilpres 2019 itu, kejadian bermula dari postingan Muhammad Yasir Arafat Ely di media Facebook yang mengkritisi kebijakan pemerintah Kabupaten Maluku Tengah. Kemudian direspon dengan kedatangan kurang lebih sekitar 100 orang yang dipimpin oleh Saleh Tjiu, Penjabat Kepala Pemerintahan Negeri Wahai Kecamatan Seram Utara ke rumah Muhamad Yasir Arafat Ely yang merujung aksi pengroyokan brutal terhadap korban.

Menurut keterangan Isteri Muhammad Nasir selaku korban kepada wartawan, sekitar pukul 21.00 WIT, pejabat Kepala Pemerintah Negeri Wahai atas nama Saleh Tjiu membawa masa mendatangi rumah korban. Saat massa bertemu dengan isteri korban kemudian menanyakan keberadaan korban dengan kasar dan kata-kata yang brutal. Sebagian berteriak “Mana Lambor?” (Panggilan Muhammad  Yasir).

Setelah korban keluar dari kamar ke ruang tamu, langsung disambut Saleh Tjiu dengan memegang kerah leher baju sambil berkata, ”Tulis apa di Facebook?”. Setelah itu tanpa basa basi beberapa orang yang masuk langsung memukuli korban secara brutal. Ada yang memukul kepala dan badan hingga korban terjatuh. Kemudian dilanjut dengan pukulan dan tendangan beramai-ramai disertai kata-kata, bunuh dia, bunuh dia.

Muhamad Yasir Arafat Ely mengaku terkejut ketika melihat sekelompok orang yang berjumlah ratusan itu datang menemuinya. “Saya kaget, kok pak pejabat bisa datang ke rumah saya membawa masa yang berjumlah sekitar 100 orang itu dan tanpa berbicara banyak dan alasan yang pasti langsung memukuli wajah saya,” ungkapnya.

“DPP MOI menyesalkan sikap pejabat yang main hakim sendiri dan buta aturan. Diharapkan Bupati Maluku Utara juga bisa mengatur stafnya agar paham aturan dan juga peran serta masyarakat dalam pengawasan pengelolaan pemerintahan. Jangan jika ada yang kritik untuk perbaikan main hakim sendiri. Di media memiliki hak jawab jika keberatan atau bisa lapor kepegak hukum jika dianggap pencemaran,” tegas Jusuf Rizal.

Untuk itu DPP MOI minta para pelaku harus diproses hukum. Yang terlibat penganiayaan dan pemukulan harus dikenakan sanksi hukum agar menjadi pelajaran bagi pejabat yang preman dan anarkhis. Kami yakin Kapolda Maluku akan bertindak Profesional, Modern dan Terpercaya (Promoter) dalam menangani kasusnya. Diharapkan korban juga melaporkan secara resmi dan minta divisum sebagai salah satu alat bukti.

Perkumpulan MOI merupakan organisasi yang mewadahi perusahaan dan wartawan media online seluruh Indonesia. Organisasi yang didirikan 27 September 2018 tersebut memiliki ribuan wartawan. Kini MOI bersama organisasi Lembaga Swadaya Masyarakat terbesar di Indonesia, LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) menggelar Polisi Award Promoter 2021 guna membantu Reformasi dan Kinerja Polri. **
Share:

Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat Amankan 9 Orang Terkait Pengrusakan Dan Penusukan Anggota TNI


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta Barat
Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Barat (Jatanras) bersama personel Polda Sulsel berhasil mengamankan 9 orang yang terkait dengan peristiwa pengrusakan dan penusukan terhadap anggota TNI di hotel Mercure, Tambora Jakarta Barat beberapa hari lalu.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audi S Latuheru mengungkapkan, total semua pelaku itu ada12 orang, namun yang diamankan di Polres Metro Jakarta Barat ada  9 orang, karena 3 pelaku lainnnya itu diamankan oleh Polisi militer.

Dipaparkan Kapolres, peristiwa berawal dimana pelaku inisial RW itu pertama kali datang ke hotel Mercure untuk menanyakan keberadaan kekasihnya di dalam daftar pasien karantina, namun disana tidak ditemukan daftar tersebut tapi yang bersangkutan masih penasaran dan akhirnya terjadi keributan dengan petugas pengamanan hotel.

"RW kemudian memecahkan termo gan hingga membuat suasana makin panas di antara yang bersangkutan dan security hotel yang akhirnya RW melakukan penusukan terhadap korban RH Saputra hingga mengakibatkan meninggal dunia di tempat," ungkap Kombes Pol Audie, Jumat (03/06/2020).

Atas kejadian itu, anggota yang dipimpin Kanit Krimum Metro Jakarta Barat AKP Dimitri Mahendra dan Kasubnit Jatanras Ipda Ruben George melakukan pengejaran terhadap 9 lainnya dan  berhasil menangkap saudara R didaerah Bulukumba Sulawesi Selatan dengan kerjasama tim Resmob Polda Sulawesi Selatan (Sulsel).

"Setelah kejadian itu yang bersangkutan melarikan diri ke Sulawesi Selatan hingga akhirnya kita tangkap pada 01 Juli kemarin," papar Kapolres.


Adapun 9 tersangka yang diamankan antaranya inisial AI, S, R, HN, DA, AS, RW, RA dan RA. Dalam melakukan aksinya, mereka mempunyai peran masing-masing.

"Mereka (pelaku)  menyebut kelompok mereka sebagai kelompok J&T. Sebelum melakukan, para pelaku minum-minuman keras terlebih dahulu," ujarnya Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audi S Latuheru.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya Khadafi menambahkan, keberhasilan dalam  pengungkapan peristiwa ini tak lepas dari kerjasama yang baik antara pihak Polri dengan jajaran TNI yang sudah bekerja sama kami untuk mengungkap peristiwa ini sehingga menjadi terang.

"Diketahui pula, motif dari peristiwa tersebut adanya ajakan dari RW lantaran dendam dengan pihak security hotel, dimana awalnya hotel daerah karantina ABK Covid maka ada pengamanan dengan aparat. Saat berselisih dengan satu orang, tersangka mengajak rekan-rekannya untuk melakukan pengrusakan hingga berbuntut penusukan terhadap korban Babinsa," kata Kompol Arsya.

Para pelaku saat ini dikenakan pasal 170 ayat 1 juncto 55 dan 56 serta pasal 358 ayat 2 KUHP. **

Wartawan DNM : Imam Sudrarajat
Share:

IKLAN MURAH

SUSU KURMA AULIA

SUSU KURMA AULIA
Pesan Silahkan Klik Gambar

BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno ~ Karakter Bangsa

KILAS BALIK BUNG KARNO KARAKTER  BANGSA Soekarno ketika pidato kata sambutan setelah menerima ijazah gelar Insinyur dari I...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI

loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Follow by Email

Label

#2019GantiPresiden Accounting Aceh Adat Istiadat Advokat Agama Agraria AIDS Aksi Album Anak Artikel Asahan Asian Games Asuransi Asusila Award Bakti Sosial Bandara Banjir BANK Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar Begal Bekraf Belanja Bencana Bencana Alam Berita Bhayangkara Bhayangkari Bisnis BNI BNN BPJS Buka lapak Bukit Asam Buku Bung Karno Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market Cerpen Citilink conference Covid-19 Covid19 Cuaca Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Deklarasi Deli Serdang Desa Dialog Digital Dirgahayu HUT RI Diskusi Duka Cita E-Money Ekonom Ekonomi Electronics Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech Forum Furniture G30S/PKI Games Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Go Pay Go-Jek Gojek Gotong Royong Grab Gym ham Harbolnas Hewan Hiburan HIV Hoax Hotel Hp Hukum Humbahas HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek Industri Informasi Infrastruktur Internasional Internet Investor IPM Jakarta Jawa Tengah Jawa Timur Jokowi Jurnalis Kaliber Kampanye Kamtibmas Karaoke Karhutla KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kekerasan Keluarga Kemanusiaan Kemendikbud Kemenhub KEMENPAN-RB Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Kilas Balik Bung Karno kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Koperasi Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal Kuliner Kutai Kartanegara Lakalantas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku Legislatif LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik lomba lari LPS Mahasiswa Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Mall Market Outlook Masjid Masker Mata Uang millenial Minuman Keras Minuman sehat Miras Mobil MOI Motivasi MPR Mudik Muhammadiyah Muharram Munas Musik Narkoba Narkotika Nasional Natal New Normal NKRI NU Office Olah Raga Olahraga Opini Organisasi Otomotif P Pagelaran Pahlawan Pameran Parawisata Pariwisata Partai Politik Pasar Pasar modal Patroli PC pe Pegadaian Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Peluncuran Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencurian Pendataan Pendidikan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengajian Pengamanan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Perpajakan Pers Pertamina Pertanian PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pinjam meminjam uang Polantas Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Pornografi Pra Kerja Pramuka Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik promo Property Prostitusi Public Expose Publik expose Puisi Pusat Perbelanjaan PWI Ragam Ramadhan Reksadana Relawan Jokowi Remisi Renungan resa Restoran Reward Robot Rumah Rumah sakit Rups RUU Saber Pungli Sahabat Anak Salon Samosir Sanitasi air.Lingkungan hidup Satlantas Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Senjata Sepak Bola Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Silaturahim Silaturrahim Smartphone Soekarno Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Suku bunga Sumatera Barat Sumatera Utara Sumut Superstore Suplemen Surat Terbuka Survei Survey susu Syariah Syawal Talkshow Tawuran Teknologi Terorisme Tiket Tips TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM umkm Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa UU Cipta Kerja UUD 1945 Valentine Day Virus Corona Walikota Wanita Wartawan Wirausaha Workshop

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA

PRO KONTRA RUU HIP

~> RUU HIP saat ini sedang Hangat Dipersoalkan, Karena Banyak Pihak yang telah Menolaknya, Baik dari Kalangan Ormas Hingga Partai Politik, Sehingga Terjadi Pro Dan Kontra.

<~ Memang Sebaiknya Persoalan Pancasila Tidak Usah Diganggu Gugat, Karna itu merupakan Landasan Dasar Dalam Berdirinya Negara Indonesia, Sudah Final Masalah Pancasila.

Link Terkait

close
Banner iklan disini