Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id
Tampilkan postingan dengan label Peluncuran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Peluncuran. Tampilkan semua postingan

Kaesang Pangarep Luncurkan Sang Pisang


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Setelah 5 tahun meramaikan dunia kuliner Indonesia, kali ini Sang Pisang memberi kejutan baru lagi bagi para penikmat olahan pisang di tanah air. Tidak tanggung-tanggung. bahkan Kaesang Pangarep yang merupakan Founder dari Sang Pisang bersama GK Hebat melakukan persiapan riset, FGD, R&D serta penciptaan konsep baru Sang Pisang melalui proses rebranding. 

Bukan cuma perubahan outlet saja, produk, logo, dan visual semua berubah dengan konsep yang lebih fun, penuh semangat, dan mengikuti kebutuhan pasar. Persiapan untuk itu semua telah memakan waktu kurang lebih 6 bulan.

"Sang Pisang Lahir Kembali" begitulah konsep yang diusung. Keunikan dari Sang Pisang kali ini adalah satu satunya gerai olahan pisang terlengkap, terunik, dan termudah di akses yang ada di Indonesia.

"Setelah sukses dengan menu pisang naget dan banroll, menu Sang Pisang kini semakin bervariatif dengan meluncurkan menu baru. Kali ini Sang Pisang meluncurkan menu barunya pada hari Sabtu, 19 November 2022, bertempat di outlet Cikini, Jakarta," kata Kaesang di sela-sela peluncuran Sang Pisang. 

Menariknya, menurut Kaesang, Menu baru yang diluncurkan yaitu Banana Bread, Banana Pop, Banana Strip, dan Pisang Goreng Madu.


"Dan yang pasti, Semua menu baru di atas berbahan dasar pisang yang diolah secara profesional bersama Chef Desi Trisnawati yang juga merupakan pemenang MasterChef Indonesia season kedua," tegas Kaesang.

"Konsep Sang Pisang yang baru ini melibatkan UMKM sebagai bagian dari Sang Pisang," tutur Kaesang yang memiliki visi untuk menjadi sosok Game Changer untuk UMKM. agar UMKM dapat naik kelas.

Untuk harga produk bervariasi, mulai dari Rp 20.000- Rp60.000,- khusus untuk opening Sang Pisang di Cikini dapatkan promo buy 1 get 3 di tanggal 19-21 November 2022. Produk baru Sang Pisang dalam 4 varian ini bisa didapatkan di semua outlet Sang Pisang area Jabodetabek.

Selain fokus dengan re-launching Sang Pisang, Kaesang dan GKHebat mempunyai misi sebagai Akselerator UMKM. Beliau bukan hanya pelaku UMKM melainkan juga sosok yang membantu ekosistem umkm untuk naik kelas. 

Hal ini tercermin dalam program jangka panjang Sang Pisang yang akan membuka puluhan outlet dengan sistem kemitraan dengan melibatkan masyarakat di tahun 2023. (Arianto)

Share:

Peluncuran POCO M Series di Jakarta


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
POCO, brand teknologi global yang pepuler di kalangan penggemar teknologi muda dunia resmi menghadirkan POCO MS series terbaru yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan gen 2 agar bisa tenis nge-GAS dengan dibekali fitur-fitur canggih, baik dari sisi hardware maupun software Seni smartphone POCO yang diciptakan sebagai pusat hiburan digital ini akan hade dengan dua varian tipe yang disesuaikan dengan dua macam kriteria Gen 2 saat mencari smartphone yang tepat untuk having fun sehari-hari, yaitu POCO MS untuk pecinta mobile gaming, dan POCO MSS untuk mereka yang gemar menikmati konten melalui smartphone sambil mengabadikan berbagai momen melalui foto dan video yang berkualitas.

"POCO M Series populer sebagai seri yang mampu memberikan pengalaman yang personal dan sesuai dengan apa yang memang dibutuhkan oleh POCO Fans Dan sebagai penutup di tahun 2022 ini, kami menghadirkan 2 smartphone terbaik dikelasnya sekaligus, yaitu POCO MS dan POCO M5s. Kedua smartphone ini diciptakan secara khusus sesuai dengan karakteristiknya masing-masing untuk selalu nge-GAS dan memberikan pengalaman maksimal bagi POCO Fans!," kata Andi Renreng. Head of Marketing POCO Indonesia saat launching di Jakarta, Selasa (08/11). 

POCO M5 Maksimal Performanya

POCO M5 diciptakan untuk #GenerasiMaksimal yang ingin mendapatkan performa yang maksimal. Sebagai smartphone high performance, POCO M5 dilengkapi prosesor octa-core terbaru dan terbaik di kelas mid-range, yaitu MediaTek Helio G99 Prosesor Octa-core 4G ini dibangun di atas proses manufaktur TSMC 6nm dengan CPU Cortex-A76 berperforma tinggi yang memiliki kecepatan hingga 2,2 GHz dan GPU Arm Mali-G57 MC2. Untuk semakin meningkatkan performa, dihadirkan juga MediaTek Hyper Engine 2.0 Lite dan Game Turbo 5. Teknologi software yang mampu mengoptimalisasi performa gaming POCO MS, LPDDR4X RAM dan UFS2 2 ROM untuk manajemen memori yang maksimal, serta slot micro SD hingga 1TB

Berkat layar 6.58" FHD+ DotDrop Display serta refresh rate hingga 90Hz, dan mendukung dynamic switch display hingga 3 kali (30Hz, 60Hz, dan 90Hz), layar POCO M5 mampu menghasilkan warna cerah dengan tingkat akurasi yang sangat baik, dan dapat menyesuaikan refresh rate sesuai dengan kebutuhan. Sementara itu, dengan touch sampling rate hingga 240Hz, perpindahan gambar akan semakin halus dan cepat untuk pengalaman gaming yang semakin menyenangkan. POCO M5 juga dilengkapi fitur premium lain seperti Sunlight display, sehingga smartphone ini tetap nyaman digunakan di area outdoor ataupun dibawah sinar matahari, serta telah memiliki perlindungan Corning® Gorilla® Glass.

Selain itu, POCO M5 memiliki baterai 5000mAh yang mampu digunakan 15 jam bermain game, 21 jam menonton, 42 jam telepon, dan 476 jam dalam kondisi standby, serta mendukung 18W fast charging. dari sisi kamera, POCO M5 dilengkapi 50MP Triple Camera Hi-Resolution dengan 50MP main camera, 2MP depth camera, 2MP macro camera, dan 5MP front camera. Smartphone powerful ini memiliki dimensi 163.99mm x 76.05mm x 8.9mm dengan berat 201 gram, dan tersedia dalam 3 warna, yaitu Black, Green, dan Yellow yang kesemuanya memiliki tekstur anti sidik jari.

POCO M5s Maksimal Serunya

Sebagai smartphone untuk menikmati berbagai hiburan, POCO M5s dibekali 64MP Al Quad Camera dengan kombinasi sempurna dari 64MP main camera, 8MP ultra wide angle camera, 2MP depth camera, dan 2MP macro camera. Bagi pecinta selfie, 13MP front camera mampu menghasilkan foto selfie yang sempurna ataupun video yang tajam. Kemampuan kamera POCO M5s makin maksimal berkat teknologi Al yang mengoptimalkan kinerja fotografi melalui sistem komputerisasi, dan mampu menghasilkan berbagai foto yang maksimal, dari mode portrait dengan efek bokeh pada latar belakang, foto landscape dengan ultra wide angle, foto malam hari menggunakan night mode, menciptakan kreasi video slow motion, time-lapse, hingga explore aplikasi editing Sky Filter.

Layar AMOLED kembali hadir di dalam POCO M Series dimana POCO M5s telah menghadirkan layar 6.43 full HD+ AMOLED DotDisplay dengan dual speakers, untuk pengalaman maksimal dalam menikmati berbagai film favorit. POCO M5s mampu memproduksi warna yang sangat cerah dan nyata berkat contrast ratio 4.500.000 : 1, DCI-P3 Color Gamut, dan peak brightness 1100 nits. Sementara dengan hadirnya fitur premium untuk melindungi mata, seperti DC Dimming yang dapat mengurangi kerlipan cahaya, 360" ambient light sensor untuk mengatur tingkat kecerahan secara otomatis, Reading Mode untuk memberikan sensasi layaknya membaca buku, dan Sunlight Display, POCO M5s selalu nyaman digunakan walaupun dalam jangka waktu yang lama dan berada dibawah sinar matahari.

Menariknya, Smartphone yang dibekali prosesor MediaTek Helio G99 ini memiliki baterai 5000mAh dengan dukungan 33W fast charging sehingga mampu digunakan bermain game hingga 11 jam, dan 37 jam voice call POCO M5s memiliki desain modern dengan dimensi yang pas digenggam, 160.46mm x 74.5mm x 8.29mm, berat 178.8 gram, dalam 2 pilihan warna, Grey, Blue, serta Corning® Gorilla® Glass untuk proteksi layar dari goresan, dan sertifikasi IP53 untuk perlindungan terhadap debu dan cipratan air. Dari sisi konektivitas, POCO M5s memiliki 3 slot kartu yang bisa menjalankan 2 SIM Card 4G sekaligus, serta dedicated slot untuk micro SD. (Arianto)

Share:

Peluncuran Hoegaarden THE GAARDEN IS OPEN di Jakarta


Duta Nusantara Merdeka |  Jakarta 
Perusahaan bir dan minuman terkemuka Anheuser-Busch Inbev meluncurkan Hoegaarden, THE GAARDEN IS OPEN di Lucy in the Sky Jakarta, Kamis (03/11) berkeinginan untuk menginspirasi para pelanggan untuk mengambil jeda dari kesibukan sehari-hari, meluangkan waktu, dan menikmati jeda tersebut dengan santai.

"Kami dengan senang hati memperkenalkan dua varian Hoegaarden, yaitu The Original dan Rosée yang menggabungkan Belgian Beer Heritage dan bahan-bahan berkualitas tinggi. Kami yakin kehadiran Hoegaarden akan memberikan warna dan pengalaman baru bagi pasar bir di Indonesia," kata Brand Manager Hoegaarden Indonesia, Kartika Erwanto.

Adapun, varian bir Hoegaarden terdiri dari Varian original memiliki kandungan ABV (alcohol by volume) 4.9% dengan cita rasa unik dan kompleks. Bir putih ini memiliki gabungan rasa manis, asam, sedikit pahit, dilengkapi sentuhan rasa spicy dan ketumbar dan sensasi rasa jeruk. 

Sedangkan, Hoegaarden Rosée dengan ABV 3%, barangkali memang berwarna merah muda, namun merupakan bir gandum yang sebenarnya. Selaras dengan warna cantiknya, varian ini menampilkan cita rasa serta wama lembut dari buah raspberries. Hoegaarden Rosée memiliki rasa manis alami dalam balutan aroma buah yang kaya, disertai sedikit sentuhan rempah dan ketumbar. Karena tidak difilter, bir ini hadir dalam warna yang khas dan hidup dengan rona merah muda hingga nuansa oranye terang.

Pada kesempatan yang sama, Dominic Kirk, General Manager Anhheuser-Busch Inbev Thailand, Filipina, dan Indonesia mengatakan, Kami sangat bersemangat dan bangga meluncurkan Hoegaarden di Indonesia. Ini adalah merek dengan sejarah besar dan rasa yang lebih nikmat. Hoegaarden dicintai oleh konsumen di seluruh Hoegaarden dunia, terutama berkinerja sangat baik di Kawasan Asia, di mana merek ini dikenal sebagai bir gandum nomor satu.

Disamping itu, lanjut Dominic, Bir Hoegaarden adalah merek super-premium bir gandum asli Belgia yang telah dikenal dalam skala global, membanggakan resep sarat sejarah yang berasal dari tahun 1445 dan telah teruji oleh waktu. 

Asal tahu saja, Bir ini diproduksi oleh Anheuser-Busch Inbev dari Belgia, yang telah menunjuk PT Mitra Indo Maju sebagai importir resmi dan ekslusifnya di Indonesia. Pengakuan akan kualitas Bir Hoegaarden telah diakui dunia, diantaranya melalui penghargaan Piala Bir Dunia (World Beer Cup) yang merupakan pujian tertinggi di dunia bir. Sembilan kali memenangkan medali World Beer Cup, menjadikan Hoegaarden bir gandum Belgia yang paling banyak mendapatkan penghargaan dalam sejarah.

Selama 25 tahun terakhir merek ini telah diluncurkan di Cina, Asia Timur, India dan (hampir) semua wilayah Asia Tenggara di mana para penikmatnya sering kali merupakan konsumen bir non-lager pertama yang pernah mencoba. Indonesia adalah garda terdepan bagi merek kami.

"Menariknya, Hoegaarden hadir dalam botol favorit dan kemasan glassware, ritual penuangan, serta rasa yang tidak dapat dibandingkan dengan lager pada umumnya saat ini. Terlebih, kita berbicara tentang bir yang pertama kali diseduh sekitar 600 tahun lalu oleh para biarawan yang menerima buah-buahan dan rempah-rempah pertama yang dibawa di sepanjang jalur sutra yang menghubungkan Asia ke Belgia! Tahun ini, kami akhirnya membawa kembali beberapa konteks sejarah itu dengan sentuhan modern," pungkasnya. (Arianto)

Share:

Jababeka Bersama Mitsui Fudosan Asia Luncurkan Koleksi Smart Japanese House


Duta Nusantara Merdeka | Bekasi 
Pada tanggal 26 Agustus 2022 silam Jababeka menandatangani Joint Venture Agreement (JVA) dengan Mitsui Fudosan Asia. Joint Venture Agreement (JVA) ini kemudian melahirkan anak perusahaan gabungan yaitu PT. Jababeka Mitrafamili Residen, dimana akan menggarap tiga proyek perumahan di Sport City Jababeka dengan total nilai pengembangan lebih dari 800 Milliar Rupiah. Peresmian atas proyek perumahan pertamanya dilaksanakan pada 29 Oktober 2022. 

Untuk diketahui, Mitsui Fudosan merupakan salah satu developer terbesar asal Jepang yang telah berdiri sejak 1941 dan terus melakukan pengembangan properti terutama di benua Asia, Eropa, dan Amerika. Mitsui Fudosan membawahi 367 anak perusahaan seperti residensial, perkantoran, komersial, hotel, logistic serta data center. 

Selain itu, Mitsui Fudosan telah memberikan kontribusi signifikan bagi sejarah real estat dunia melalui karyanya dengan membangun Tokyo Midtown, Hudson Yards 50 dan 55, deretan Hotel dan Pusat Belanja seperti St. Regis Hotel & Residences di Singapura, Hotel Halekulani di Hawaii, dan Mitsui Shopping Park LaLaport Bukit Bintang City Centre Malaysia. 

Lebih mengesankan, Mitsui Fudosan Asia yang merupakan salah satu anak perusahaan Mitsui Fudosan Co., Ltd menjadi partner pengembang properti strategis Jababeka kali ini. Kesempatan dan peluang yang tinggi pada sektor industri properti di tanah air, telah menarik perhatian Mitsui Fudosan untuk melebarkan sayap bisnisnya dan memperluas jaringan sejak tahun 2012 silam. Kali ini Mitsui Fudosan telah melirik potensi besar yang dimiliki koridor Timur Jakarta terlebih di kawasan Jababeka Cikarang.

Tapi yang pasti, Wimbledon adalah salah satu perumahan yang diluncurkan oleh Marcus Lee, Managing Director Jababeka Residence; Alan E. Wijaya, General Manager Business Development Jababeka Residence, dan Hiroyuki Sato, Executive Director Mitsui Fudosan (Asia) Pte. Ltd, Sabtu (29/10/2022). Terlebih, Cluster Wimbledon menjadi proyek perumahan pertama PT Jababeka Mitrafamili Residen di tanah air dengan sentuhan dan nuansa Jepang modern, yang mampu mengakomodir Healthy Lifestyle komunitasnya.

“Dengan rekam jejak PT Jababeka sebagai pengembang township seluas 5.600 hektar, memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut di masa depan. Kami yakin bahwa pasar real estat Indonesia akan terus tumbuh seiring dengan bertambahnya populasi dan kemajuan urbanisasi. Kerja sama ini mencerminkan tumbuhnya minat olahraga untuk memenuhi gaya hidup sehat setelah pandemi,” ujar Hiroyuki Sato, Executive Director Mitsui Fudosan (Asia) Pte. Ltd saat Grand Launching Cluster Wimbledon di Bekasi.

Senada dengan Sato, Marcus Lee menanggapi “Kami sangat bangga dan antusias akan kerjasama yang kami lakukan bersama Mitsui Fudosan Asia. Selain dengan pengalamannya sebagai master planner dengan reputasi global, juga karena kesamaan sinergi visi dalam membangun kawasan yang merepresentasikan tren gaya hidup sehat”.

Asal tahu saja, Cluster Wimbledon berada di Kawasan Mega Cluster Sport City, Jababeka, Bekasi dengan luas 34 hektar, dilengkapi dengan beragam fasilitas penunjang gaya hidup sehat seperti Sport Hub dengan luas 1 hektar yang mencakup mini golf, lapangan basket, mini soccer, skatepark, outdoor gym, hopscotch dan giant chess, serta kids climbing wall. Tak hanya itu, lapangan golf internasional dan country club untuk keluarga pun dapat dijangkau dengan mudah. Seluruh fasilitas kawasan ini dapat dinikmati oleh penghuni Wimbledon secara langsung.

“Wimbledon hadir sebagai kawasan perumahan yang berupaya memenuhi segala kebutuhan masyarakat dengan orientasi jangka panjang, mewujudkan hunian yang lebih berkualitas untuk hidup, bekerja, bermain sekaligus berinvestasi bagi masa depan. Kesehatan fisik dan mental komunitas menjadi prioritas utama dibangunnya fasilitas-fasilitas di Wimbledon, tak lain untuk meningkatkan kualitas dan taraf hidup komunitas didalamnya,” kata Alan E. Wijaya, General Manager Business Development Jababeka Residence.

Selain itu, Alan menambahkan, kemudahan aksesibilitas transportasi juga menjadi faktor utama dipilihnya hunian saat ini guna menunjang produktivitas kerja. Wimbledon hadir dengan memberikan kemudahan dalam segi mobilitas, tersedia akses yang terjangkau baik bagi pengguna moda transportasi publik atau pribadi. Hal ini ditunjang dengan kemudahan akses menuju jalur pantura dan Stasiun Commuter line, future TOD Center Jababeka hingga kehadiran tiga akses pintu tol yang terkoneksi langsung ke dalam kawasan.

Sementara itu, Kristin, salah satu pembeli Wimbledon saat ditemui di lokasi acara mengatakan, Fasilitas yang disediakan di Wimbledon memiliki standar hunian yang sangat baik. Tidak hanya aspek kesehatan dan konektivitas, kebutuhan keluarga juga dapat dipenuhi di satu lokasi mulai dari pusat pendidikan, pusat kesehatan hingga pusat perbelanjaan. Keputusan kami untuk memilih Wimbledon sebagai rumah pertama merupakan pilihan tepat bagi keluarga. 

Menariknya, Peluncuran proyek perdana Jababeka bersama Mitsui Fudosan kali ini memperoleh buah manis dengan sukses terjualnya seluruh unit di tahap pertama. Dengan kesuksesan ini Jababeka bersama Mitsui Fudosan memantapkan diri untuk melanjutkan penjualan Wimbledon fase kedua dalam waktu dekat.

“Dengan telah terjualnya seluruh unit pada tahap awal ini, semakin meyakinkan kami untuk terus berinovasi dan berkembang demi memenuhi permintaan pasar yang begitu tinggi sekaligus memberikan solusi bagi masyarakat,” tutup Marcus Lee. (Arianto)

Share:

Peluncuran JAGAT Bawa Kreator, Startup dan Nusantara ke Dunia Virtual


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Setelah melalui fase tes awal sejak bulan Agustus 2022, platform digital lokal berbasis interaksi sosial di dunia virtual, PT Avatara Jagat Nusantara hadirkan dunia virtual Jagat.io yang dapat diakses publik melalui play jagat.io di web dan aplikasi mobile. Dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo bertepatan di hari perayaan Sumpah Pemuda, platform Jagat.io adalah platform dunia virtual pertama di Indonesia yang terhubung dengan kota nyata yakni Ibu Kota Nusantara (IKN). Sejalan dengan semangat Hari Sumpah Pemuda, Jagat berkomitmen hadirkan ekosistem teknologi yang terbuka dan inklusif bagi semua komunitas di Indonesia, yang mudah digunakan dari berbagai kalangan maupun perangkat teknologi.

Pada aplikasinya, pengguna dapat memanfaatkan Jagat untuk mengadakan rapat, pertemuan, nobar film, konser virtual, pertunjukan dan showcase karya digital, dan interaksi lainnya secara imersit, baik melalui telepon genggam ataupun web. Jagat akan dikembangkan secara bertahap dengan mengumpulkan berbagai masukan dan menganalisis perilaku in-app dari pengguna untuk membuat lebih banyak inovasi di Jagat sebagai platform yang inklusif yang dapat memenuhi kebutuhan ekspresi masyarakat Indonesia.

Barry Beagen, Co-Founder dan CEO Jagat menyatakan, di Jagat, semua orang bebas mengekspresikan diri. Dengan kehadiran avatar, masyarakat dapat mewujudkan kepribadian yang sesuai dengan aspirasi mereka, ataupun persona suka-suka. Fitur-fitur yang dihadirkan terinspirasi oleh interaksi sehari-hari, walaupun hadir sebagai avatar, selalu ada opsi berbincang dengan menyalakan mikrofon, ataupun tatap muka secara online melalui kamera.

"Pengalaman otentik yang diciptakan Jagat menjawab peluang globalisasi dimana interaksi sosial menjadikan generasi muda di seluruh dunia menjadi semakin dekat. Jagat mengedepankan interaksi sosial yang berakar pada perasaan senang saat berkumpul bersama teman-teman dan kebersamaan karena menurut kami bersosialisasi tidak bisa lepas dari entertainment," kata Barry dalam konferensi pers di Jakarta, Jum'at (28/10).

Selain itu, Peluncuran dari platform Jagat juga dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo dan jajaran Menteri, partner bisnis, serta komunitas yang memeriahkan rangkaian aktivitas di dalam Jagat dan maupun secara luring di Ballroom Djakarta Theater, Jakarta Pusat. Dalam sambutannya, Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo menyampaikan, "Hadirnya Nusantara ke dalam Metaverse dapat memupuk rasa kepemilikan serta kebangsaan terhadap Nusantara, terlebih anak-anak muda dari Sabang sampai Merauke dapat berpartisipasi aktif untuk membentuk kota masa depan Indonesia sesuai aspirasi mereka secara virtual."

"Kami melihat Nusantara sebagai aspirasi masa depan bangsa Indonesia, sama seperti Jagat yang membangun user-generated city. Jagat ingin menjadi sarana kreativitas masyarakat untuk menuangkan ekspresi serta harapan mereka untuk masa depan," tambah Barry.

Pada peluncurannya, sambung Barry, Jagat menghadirkan partner-partnernya yang sudah terjun ke dunia virtual Jagat dengan konsep unik masing-masing, diantaranya Noice, Sociolla, Bumilangit Hepmil Media Group, ROH Project, Indozone, Jakarta Intercultural School, Pijar Foundation, dan Play3.

Menurut dia, Kehadiran Noice sebagai platform audio lokal pertama di Indonesia yang hadir di dunia metaverse merupakan bentuk komitmen dan kontribusi kami untuk turut memajukan industri kreatif Indonesia. Dengan menyediakan wadah Noice Space di metaverse, kami ingin mengajak dan memfasilitasi kreator kami untuk bisa berinteraksi langsung dengan pendengar setianya dan memberikan pengalaman virtual yang spesial melalui avatar mereka di Jagat. Jangan lupa mengunjungi Noice Space di Jagat ya!" kata Niken Sasmaya, Chief Business Officer (CBO), Noice.

Saat ini, Barry menegaskan, Jagat telah mempersiapkan peta pengembangan yang tak hanya membawa ibu kota Negara Nusantara masuk ke dalam ekosistem Jagat, namun juga brand dan kreator lokal untuk berkreasi dan beraktivitas secara nyata.

"Kami percaya Jagat akan menjadi next generation social media untuk kaum muda, sebuah platform berekspresi baru bagi semua orang, termasuk kreator, komunitas, dan brand," jelas Barry. (Arianto)

Share:

Buku Halaman Pertama Anas Urbaningrum Diluncurkan di Jakarta


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Sisi politis-humanis, yang sebenarnya merupakan saripati intrinsik dari diri Anas Urbaningrum, hampir tak pernah dijelaskan kepada publik. la kadung divonis sebagai penggangsir uang rakyat. Ruang sidang opini telah menempatkan Anas dalam posisi yang sangat tidak adil dalam persepsi sebagian warga negara ini.

"Inilah dampak jangka panjang dari konstruksi opini tentang sosok Anas Urbaningrum di masa lalu. Betapa narasi dan wacana yang dibangun kala itu benar-benar membungkus Anas dalam stigma negatif, sehingga dia sudah 'divonis' bahkan jauh sebelum ditetapkan sebagai tersangka," kata I Gede Pasek Suardika, Sahabat Anas Urbaningrum saat peluncuran buku "Halaman Pertama Anas Urbaningrum" di Jakarta, Sabtu (05/02)

Menurutnya, Segala bentuk informasi yang bisa meringankan Anas seolah tidak disajikan secara adil kepada publik. Apa pasal? Sebab, konstruksi narasi yang dibangun waktu itu adalah: Anas harus salah. Dia harus pergi.

Masih kata dia, Buku ini coba menghadirkan narasi alternatif tentang Anas, menghadirkan sisi lain perjalanan kasusnya, untuk mengajak pembaca agar mau mencoba adil sejak dalam pikiran. Sekaligus mengingatkan agar hati-hati; bahwa politik berbiaya tinggi itu bisa menyebabkan 'kontroversi hati'.

Sementara itu, Andy Subyakto, Sahabat Anas Urbaningrum mengatakan, Tofik Pram ini penulis yang 'aneh'. Delapan tahun mencari jawaban sendiri atas indikasi intervensi terhadap kasus Anas Urbaningrum, ketika banyak orang memilih untuk menghakimi lewat framing media yang sudah membusuk di suatu era kekuasaan. Hanya sedikit yang tekun dan adil mengikuti proses pengadilan Anas Urbaningrum.   

Asal tahu saja, Tofik Pram adalah salah satunya; seorang penulis independen, yang padanya patut disematkan sebutan sebagai jurnalis bebas kepentingan yang berintegritas. 

"Tanpa berhubungan dengan kami ketika di awal pengerjaan buku ini, dia tekun menjahit benang basah keadilan dalam perjalanan penyelidikan, penyidikan, hingga sidang kasus Anas. Satu per satu puzzle dia bangun hingga jadilah buku ini. Asli 100% karya beliau, tanpa ada relasi dengan kami," ungkapnya. 

"Hingga Allah Swt. mempertemukan kami melalui medsos, baru kami tersambung, untuk kemudian dia mendapatkan sebagian penjelasan dari sisi kami, dan akhirnya berani mengambil hipotesa yang dia paparkan sepenuhnya dalam buku ini," pungkasnya. (Arianto)
Share:

Kristo Mahi Wijayanto: Perhatian Pemerintah Pusat Luar Biasa Terkait BUM Desa


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengatakan peluncuran sertifikat badan hukum untuk 1.604 badan usaha milik desa (BUM Desa) dan 23 BUM Desa Bersama adalah momen bersejarah untuk mendorong kesejahteraan desa.

"Saat ini terdapat 5.170 dari 26.903 BUM Desa dan 80 dari 1.665 BUM Desa Bersama telah mengajukan sebagai badan hukum. Hari ini menjadi tonggak sejarah peluncuran sertifikat badan hukum 1.604 BUM Desa dan 23 BUM Desa Bersama," ujar Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar dalam acara peluncuran dan Rakornas BUM Desa 2021 di Jakarta, Senin (20/12/2021).

Kristo Mahi Wijayanto, Direktur BUM Desa sarana Mulya Desa Sumber Mukti Banyuasin Sumatera Selatan saat diwawancarai awak media mengatakan, kami dapat "pencerahan" terutama dalam hal pengakuan di badan hukum. Dan tentunya hal ini menjadi kabar baik bagi BUM Desa untuk giat membangun desa," kata

Menurut Kristo, BUM Desa sendiri harus sesuai dengan apa yang tadi disampaikan oleh pak Presiden tadi yakni BUM Desa itu tidak boleh membuat usaha yang mematikan usaha-usaha lain. "Sebaliknya, BUM Desa harus bisa menghadirkan atau menciptakan usaha baru atau paling tidak membantu usaha-usaha baru yang sudah ada," ucapnya

"Hal ini sejalan dengan apa yang kami lakukan di Banyuasin. Ia melihat sendiri perhatian dari pemerintah pusat sudah luar biasa dan kedepan diharapkan pemerintah daerah bisa memfollow up, agar kepala kepala desa mensuport kepada BUM Desa-BUM Desa di daerah," imbuhnya.

Disisi lain, lanjutnya, Hambatan selama ini adalah kekurang pahaman, jadi kedepan perlu adanya pembinaan terkait BUM Desa itu sendiri. Selain itu, adanya miskomunikasi juga dirasa menjadi kendala. Tetapi BUM Desa di daerah kami berjalan dengan baik karena ada dukungan dari pemerintah pusat.

"Jadi bentuk dukungan dalam arti tidak hanya permodalan, tetapi dalam bentuk badan hukum, dengan cara regulasi seperti ini tentunya sangat memudahkan kami di daerah," pungkasnya. (Arianto)

Share:

Holisticare Luncurkan Holisticare Ester C 1000 untuk Jaga Daya Tahan Tubuh


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Pandemi COVID-19 telah meningkatkan kebutuhan untuk memperkuat daya tahan tubuh, salah satunya melalui kecukupan asupan vitamin C. Sebuah riset menunjukkan bahwa 54% dari responden menunjukkan preferensi yang lebih tinggi untuk mengonsumsi vitamin dan suplemen setelah pandemi terjadi.

Indocare Group, bagian dari Konimex Group yang memproduksi Holisticare, brand suplemen Vitamin C yang lebih tidak perih di lambung memperkenalkan inovasi terbaru yaitu Holisticare Ester C 1000. 

Inovasi baru ini memiliki keunggulan 24-hours bioavailability, dimana nutrisinya dapat bertahan di dalam sel darah putih selama 24 jam. 

Selain itu, Inovasi ini juga merupakan sebuah bentuk komitmen Holisticare dalam memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia akan vitamin yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan konsumen khususnya selama masa pandemi.

"Vitamin C merupakan zat gizi esensial yang dibutuhkan oleh manusia. Salah satunya adalah sebagai antioksidan, yang dapat mendukung fungsi sel imun dalam menjaga daya tahan tubuh terhadap infeksi. Vitamin C ini tidak dapat disintesis oleh tubuh sehingga harus diperoleh dari makanan khususnya dari sayur dan buah-buahan yang dikonsumsi," kata Dokter Spesialis Gizi Klinik, Dr. dr. Inge Permadhi, MS, SpGK(K) saat peluncuran Inovasi Terbaru Holisticare Ester C 1000 via virtual zoom meeting. Rabu (28/04)

Selain itu, kata Inge, vitamin C juga tidak dapat disimpan dalam tubuh dalam jangka waktu lama, karena merupakan vitamin larut dalam air. "Oleh karena itu, penting sekali untuk memastikan tubuh mendapatkan asupan vitamin C yang tepat dan baik, sesuai dengan kondisi dan kebutuhan setiap orang," ucapnya. 


Dalam kesempatan yang sama, Edward Joesoef, Chief Strategy Officer, Konimex Group mengatakan, Kami mengerti saat ini masyarakat mulai kembali beraktivitas di luar rumah, sementara pandemi belum sepenuhnya berakhir, sehingga diperlukan asupan vitamin yang dapat membantu menjaga daya tahan tubuh dengan optimal. 

"Kami menciptakan inovasi baru Holisticare Ester C 1000 dengan kandungan vitamin C yang lebih tinggi, bertahan hingga 24 jam dalam tubuh atau 24-hours bioavailability, dan lebih tidak perih di lambung serta relatif lebih rendah resiko batu ginjal," ungkapnya. 

Disisi lain, lanjut Edward, Inovasi ini merupakan bagian dari kampanye Yakinkan Langkah Sehatmu yang diluncurkan Indocare Group untuk terus mengingatkan masyarakat untuk memulai dan melanjutkan gaya hidup sehat. 

Menurut Edward, Langkah sehat bisa dimulai dari menjalankan protokol kesehatan, berolahraga ataupun aktif bergerak, mengonsumsi makanan dan minuman bernutrisi, serta memenuhi asupan vitamin yang diperlukan, diantaranya vitamin C. 

Sementara itu, Sandra Dewi, artis dan ibu dari 2 orang anak yang didapuk sebagai Brand Ambassador Holisticare Ester C mengaku selama pandemi semakin memperhatikan gaya hidup sehat, terutama asupan vitamin untuk keluarga kecilnya. 

Bahkan, kata Sandra, Aku sadar upaya preventif itu perlu diutamakan, jadi sekarang aku semakin disiplin menjalankan protokol kesehatan, selalu ajak keluarga untuk aktif bergerak walaupun lewat kegiatan sederhana seperti jalan kaki atau bersepeda santai bareng-bareng, dan tentu jaga asupan makanan yang masuk, termasuk vitamin C. 

"Semua itu penting untuk mempertahankan daya tahan tubuh, apalagi dalam kondisi begini pun kadang aku atau suami tetap harus beraktivitas di luar rumah," ungkapnya. 

Begitu juga, imbuh Sandra, Aku harus memastikan semua orang di rumah tercukupi kebutuhan nutrisinya, dan untuk vitamin C biasanya aku konsumsi Holisticare Ester C 1000 yang memiliki 24-hours bioavailability dan lebih tidak perih di lambung. Inovasi yang baru ini aku rasa sangat membantu, terutama saat aku kurang fit atau sedang tidak enak badan.

"Kami harap, dengan inovasi Holisticare Ester C 1000 dan kampanye Yakinkan Langkah Sehatmu ini, kami bisa lebih banyak membantu masyarakat Indonesia untuk terus menjaga daya tahan tubuh hingga melewati pandemi. Mari kita sama-sama jaga kesehatan kita dan keluarga," tutup Edward. (Arianto)


Share:

Lagu Menunggu Fajar Bisa Dinikmati di Youtube


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Jatuh cinta adalah sebuah anugrah dalam kehidupan kita dan gejolak perasaan ketika menunggu balasan dari orang yang kita cintai, merupakan salah satu moment yang sangat emosional dalam perjalanan hidup.  

Setiap kita, hampir dipastikan pernah mengalaminya. Perasaan campur aduk, gembira, sedih dan serba salah selalu menghampiri, sampai kita mendapat jawaban dari sang  pujaan hati.. 

Perasaan itulah yang digambarkan oleh Charly Van Houten vokalis Setia Band yang telah kita kenal sebelumnya sebagai hits maker dalam lagunya berjudul “Menunggu Fajar” dan dinyanyikan dengan penuh perasaan oleh seorang penyanyi muda pendatang baru dan bertalenta “Reva Narendra”

Charly bertindak langsung sebagai produser untuk lagu ini, merasa sangat cocok ketika lagunya dinyanyikan dengan suara khas Reva. 

Dibantu oleh KGS Ipul dalam proses arrangement musik di Studio Kanamusik Bandung, di dalam proses rekaman yang sangat menyenangkan.

Reva Narendra sendiri adalah seorang remaja yang masih kuliah disalah satu perguruan tinggi negeri di Bandung, dengan suara dan sosok yang sangat simpatik. 

"Saya sangat bersyukur bisa bekerjasama langsung dengan salah seorang pencipta lagu terbaik di negeri ini," kata Reva saat virtual zoom meeting. Senin (29/03)

"Reva juga berharap, dengan dikeluarkannya single “Menunggu Fajar” ini, bisa memberi warna dan ikut serta menggairah dunia musik Indonesia," ungkapnya.

"Semoga lagu ini dapat diterima dan mendapat tempat di hati masyarakat Indonesia," tutup Reva.

Asal tahu saja, Lagu Menunggu Fajar dari Reva Narendra, sudah bisa dinikmati tanggal 27 Maret 2021 di Youtube dan disemua Digital Platform. (Arianto)


Share:

MTDL Luncurkan Chatbot TISA Berbasis Artificial Intelligence

Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL), sebagai emiten digital solusi dan distribusi di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), manfaatkan teknologi dengan meluncurkan TISA atau platform digital yang dirancang untuk penyandang disabilitas bersama dengan ThisAble Enterprise dan Kata.ai. Platform digital ini berupa chatbot yang dirancang untuk mensimulasikan percakapan intelektual melalui kemampuan artificial intelligence. Sebagai perusahaan TIK, MTDL memberikan sumbangsih dalam mengimplementasikan dan mengintegrasikan chatbot melalui aplikasi WhatsApp kepada ThisAble Enterprise. 
 
Susanto Djaja selaku Presiden Direktur MTDL menjelaskan, Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesetaraan hidup penyandang disabilitas, Metrodata memberikan kontribusinya di dalam melakukan implementasi chatbot bernama TISA berkolaborasi dengan 
ThisAble Enterprise dan Kata.ai. 
 
TISA sendiri akan terbagi menjadi tiga fungsi, yaitu TISA sebagai Customer Service, Learning Center, dan Collection Reminder. Susanto melanjutkan, Pada modul TISA, layanan Customer Service berbasis messenger sudah berfungsi untuk menjawab pertanyaan dan menangani keluhan para disabilitas yang hadir selama 24 x 7.
 
Program chatbot dalam modul Customer Service ini berupa registrasi anggota ThisAble serta pengaduan layanan disabilitas (seperti masalah hukum, transportasi, sosial, pendidikan, seksual, keamanan, dan sebagainya). 
 
Menurutnya, Pengembangan modul selanjutnya akan terus dilakukan untuk dapat membantu teman‐teman penyandang disabilitas dalam meningkatkan kompetensi/keahliannya serta memperoleh pekerjaan. Dan sebagai kelanjutannya aplikasi TISA ini akan dikembangkan pula untuk membantu memberikan notifikasi tagihan baik kepada penyandang disabilitas maupun kepada mitra pemberi kerja.  
 
"Kami berharap MTDL melalui aplikasi TISA dapat terus membantu dan menjawab kebutuhan informasi teman disabilitas untuk mendapatkan akses pendidikan dan pekerjaan serta pengaduan ke Kementerian Sosial dan Ketenagakerjaan sehingga mereka mendapatkan hak dan kesetaraan sosial," pungkasnya. (Arianto)

 
 

Share:

Peluncuran Buku "Evaluasi Pemilu Serentak 2019 Dari Sistem ke Manajemen Pemilu"


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Revisi UU Pemilu (UU No. 7/2017) adalah salah satu prioritas legislasi DPR untuk tahun 2020. Banyak hal yang sudah mengemuka terkait revisi ini. Mulai dari evaluasi atas model keserentakan, pilihan sistem pemberian suara (sistem pemilu), kenaikan ambang batas parlemen, penggunaan teknologi dalam pemilu, dan lain-lain.

Titi Anggraini, Direktur Eksekutif Perludem mengatakan, Perludem mempublikasi buku itu pada konteks rencana Pemerintah dan DPR merevisi UU Pemilu sebagai undang-undang prioritas 2020. Hendaknya revisi ini memang berdasar niat perbaikan, bukan mempertahankan/memperluas kekuasaan.

"Pemilihan sistem pemilu dan perubahan manajemen pemilu seharusnya berdasar studi kepemiluan dan evaluasi praktik pemilu. Jangan sampai revisi UU Pemilu mengulang jual beli kepentingan seperti UU No.7/2017 yang jadi sebab utama buruknya Pemilu 2019 secara sistem dan manajemen pemilu," ujar Titi saat Diskusi dan Peluncuran Buku "Evaluasi Pemilu Serentak 2019: Dari Sistem ke Manajemen Pemilu" pada Minggu, 2 Februari 2020 di D HOTEL Jakarta.

Semoga temuan Perludem, kata Titi, dalam buku "Evaluasi Pemilu Serentak 2019: dari Sistem ke Manajemen Pemilu" menjadi salah satu pertimbangan perbaikan Pemilu Indonesia, khususnya pada konteks revisi UU Pemilu.

"Apalagi jika kita sampai membiarkan 2024 menjadi tahun pemilu serempak borongan yang menyelenggarakan semua pemilu di Indonesia: Pilpres, Pileg (DPR, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota), juga Pilkada di semua provinsi dan kabupaten/kota. Indonesia sering menjadi lebih bodoh dari keledai karena pemerintahannya beberapa kali jatuh pada lubang yang sama karena nafsu berkuasa elite yang mengesampingkan capaian studi dan amanah konstitusi," pungkasnya.

Turut hadir dalam diskusi dan peluncuran buku ini, para Narasumber: Titi Anggraini, Direktur Eksekutif Perludem, Moch. Nurhasim, Peneliti LIPI, dan Tim Peneliti Perludem serta para undangan. (Arianto)



Share:

Bedah Buku & Diskusi Panel “PKI Dalang dan Pelaku G30S/1965”


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Berangkat dari peristiwa yang didasarkan pada sumber Arsip Pusat Partai Komunis Tiongkok, telah terjadi Pertemuan Tingkat Tinggi antara delegasi PKC dipimpin oleh Ketua Mao Tse Tung dan delegasi PKI, yang dipimpin oleh DN. Aidit serta isterinya Tanti, dan Yusuf Aji Torop (Wasekjen PKI) pada 5 Agustus 1965.

Dalam pertemuan itu dari Partai Komunis Cina antara lain hadir: Deng Hsiao Ping, Peng Chen, Chenyi, Li Sao qi dan Chou En lai. Pertemuan itu mengakibatkan peristiwa dini hari 1 Oktober 1965, tujuh orang pimpinan tertinggi Angkatan Darat, yakni Panglima AD Ahmad Yani, lima orang jenderal terdekatnya, serta Menteri Pertahanan Jenderal A.H. Nasution, diserbu di tempat kediaman masing-masing di Jakarta.

Aksi ini dipimpin oleh Letnan Kolonel Untung, Komandan Batalyon Resimen Cakrabirawa yang bertugas menjaga keamanan Presiden. Anak buahnyalah yang malam itu melakukan penyerbuan, dibantu oleh Brigade Infanteri Garnisun Jakarta yang dipimpin oleh Kolonel Abdul Latief.

Peristiwa tersebut dicoba dibedah lagi dalam buku “PKI Dalang dan Pelaku Kudeta G30S/1965” pada Sabtu, 23 November 2019 di Gedung Dwiwarna Purwa Lemhannas Jl. Medan Merdeka Selatan 10, Jakarta Pusat.
                                                                 
Acara bedah buku tersebut diawali dengan Pembukaan/Pembawa Acara Dr. Hj. Maria Zuraida. M.S dilanjutkan Pembacaan Do’a oleh Drs. H. Zulfi Syukur, MA., Sambutan Pimpinan GBN oleh Jenderal TNI (Purn) Agustadi Sasongko Purnomo serta Sambutan Dan Pembukaan Menteri Pertahanan RI oleh Letnan Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto.

Selanjutnya, Ringkasan Buku oleh Prof. Aminuddin Kasdi, MS. Sedangkan Keynote Speech oleh Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu dengan para Pembahas antara lain: Prof. Dr. Salim Said, Dr. KH. As’ad Said Ali, Dr. Fadli Zon, S.s., M.Sc, dan Emha Ainun Nadjib dengan moderator Adhie Massardi dan Rofiqul Umam Ahmad

Acara ditutup dengan Pidato Kebudayaan oleh Dr. Taufiq Ismail dan Closing Speech oleh KH., Dr., Ir. Salahudin Wahid. (Arianto)





Share:

Peluncuran Buku “Anomali Kebijakan Narkotika”


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Rabu depan, 26 Juni 2019, Indonesia bersama negara-negara lain di seluruh dunia akan memperingati Hari Internasional Melawan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Obat, sebuah hari yang di Indonesia sering secara keliru disederhanakan menjadi Hari Anti Narkotika Internasional.

Hari itu seharusnya juga menjadi pengingat bagi semua orang bahwa pada tahun ini Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika telah diimplementasi selama sepuluh tahun di negeri ini. Tentu banyak hal yang mesti dikaji dari situasi itu demi perubahan ke depan.

Oleh karena itulah, Persaudaraan Korban Napza Indonesia (PKNI) menggagas buku "Anomali Kebijakan Narkotika" sebagai sebuah sumbangsih pada diskursus mengenai perkembangan kebijakan narkotika ke depan. Hal ini kemudian juga disambut baik oleh Fakultas Hukum Universitas Katolik Atma l Jaya untuk kemudian menerbitkan buku ini mengingat pentingnya peningkatan keragaman literatur tentang narkotika di negeri ini.

Untuk itu, dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional, Persaudaraan Korban Napza Indonesia (PKNI), MaPPI FHUI, LBH Masyarakat, Akademisi Universitas Indonesia, Universitas Atmajaya dan STIH Jentera, PBHI serta pemerhati kebijakan narkotika yang tergabung dalam Tim penyusun buku “Anomali Kebijakan Narkotika” launching buku “Anomali Kebijakan Narkotika” hari Minggu, 23 Juni 2019 pukul 11.00 - 12.00 wib bertempat di Bakoel Koffie, Jl. Cikini Raya No. 25, Jakarta.


Terkait hal itu, Choky Ramadhan, pengajar hukum acara pidana Fakultas Hukum Universitas lndonesia yang menjadi editor buku ini, berkata, "Merespon beberapa narasi dan rumusan RUU Narkotika yang jauh dari perkembangan ilmu pengetahuan, terutama kesehatan publik, serta minim bukti pendukung untuk dijadikan kebijakan yang baik, para akademisi dan peneliti dalam isu narkotika berbagi gagasannya. Gagasan mereka dikumpulkan dan disatukan dalam buku ini agar memudahkan bagi para pemangku kepentingan dalam mencari dan menggunakan rujukan terkini dalam mengatur kebijakan narkotika. Beberapa tulisan berkualitas dalam buku ini menawarkan perspektif alternatif selain pendekatan punitif yang perlahan dikritisi dan ditinggalkan banyak negara."

Samsu Budiman, Koordinator Nasional PKNI, mengingatkan pentingnya membangun narasi
yang humanis untuk kebijakan narkotika, "Pemerintah harusnya lebih manusiawi dalam membuat kebijakan terkait Narkotika, mengingat permasalahan ini tidak bisa diselesaikan melalui satu cara pendekatan saja, namun harus dilakukan melalui pendekatan secara komprehensif, baik secara sosiologis, psikologi dan hukum. Tidak serta merta memandang "supply and demand" saja karena banyak faktor yang menyebabkan manusia terjerumus dengan Narkotika."

Arif Rachman Iryawan, Koordinator Monitoring dan Evaluasi Rumah Cemara, meluruskan tentang bagaimana demand reduction seharusnya dipahami, "Kebijakan demand reduction harus ditujukan untuk pencegahan penggunaan narkotika dan pengurangan konsekuensi buruk akibat penyalahgunaan narkotika. Selain itu kebijakan demand reduction juga harus mendorong partisipasi yang terkoordinasi dari setiap individu di level komunitas, sensitif gender dan budaya, serta kontribusi dalam pengembangan dan menciptakan lingkungan yang mendukung secara berkelanjutan."


Alfiana Qisthi, yang menulis bab yang sama dengan Arif, kemudian menekankan pemahaman yang tepat tentang perawatan dan rehabilitasi narkotika, "Perawatan dan rehabilitasi bagi korban narkotika merupakan suatu proses yang panjang dimana banyak individu membutuhkan beragam intervensi dan monitoring yang berkala, sehingga memerlukan penanganan yang bersifat komprehensif. Tidak ada suatu jenis metode perawatan dan rehabilitasi dapat diterapkan kepada setiap individu. Kebutuhan setiap individu adalah unik dan berbeda satu sama lain.

Pemberian pelayanan perawatan dan rehabilitasi bagi pengguna narkotika merupakan hak dasar atas kesehatan yang harus dipenuhi, sama seperti pelayanan kesehatan lainnya yang diberlakukan bagi kelompok masyarakat lainnya."

Asmin Fransiska, Pengajar HAM Fakultas Hukum Universitas Katolik Atma Jaya, kemudian mengangkat betapa pentingnya kebijakan narkotika yang akuntabel, "Kita dapat berkaca pada apa yang dilakukan oleh banyak negara yang telah memulai reformasi kebijakan narkotikanya dengan riset yang objektif, berdasarkan ilmu pengetahuan serta bertujuan mengurangi dampak kesehatan dan bukan semata-mata menghukum.


Kebijakan narkotika haruslah secara rutin dievaluasi dan dikembangkan demi kepentingan banyak pihak, terutama mereka yang terdampak dari peredaran narkotika ilegal."

Di sisi lain, Miko Ginting, pengajar di Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera, menjelaskan kritiknya pada UU Narkotika hari ini, "Posisi UU Narkotika yang berlalu saat ini masih berada pada dua kali: pendekatan penegakan hukum (pidana) dan pendekatan kesehatan. 

Dimana dengan karakter koersif dari hukum pidana, pendekatan itu akan selalu "menang" dan dikedepankan dalam praktik. Salah satu gambarannya adalah tindakan rehabilitasi dalam UU Narkotika. Tindakan rehabilitasi bersifat wajib dan seringkali dipadupadankan sebagai tindakan dalam hukum pidana. 

Tindakan dalam hukum pidana merupakan bentuk sanksi selain pidana. Oleh karena itu, meskipun terdapat pendekatan kesehatan, pendekatan itu masih dalam kerangka hukuman."


Untuk menjembatani upaya intervensi kesehatan pada UU Narkotika yang amat punitif hari ini, pada awal 2014 lalu institusi-institusi seperti Mahkamah Agung, Kejaksaan Agung, Kepolisian, Badan Narkotika Nasional, Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial, dan Kementerian Hukum dan HAM membentuk sebuah peraturan bersama untuk menjembatani problem-problem di antara mereka. Salah satu yang muncul dari keberadaan peraturan bersama itu ialah tim asesmen terpadu (TAT) yang berfungsi untuk mendiferensiasi siapa yang berhak atas rehabilitasi dan mana yang tidak. Terkait hal itu, Totok Yulianto, Ketua Badan Pengurus Nasional Perhimpunan Bantuan Hukum dan HAM Indonesia (PBHI), menyarankan agar proses asesmen terpadu menjadi wajib di UU Narkotika yang baru, "Permasalahan terbesar pelaksanaan proses asesmen yang dijalankan saat ini permasalahan adalah sebagian besar penyidik enggan menyerahkan tersangka kepada TAT untuk dilakukan asesmen.

Tersangka juga sering mengalami pemerasan oleh oknum penyidik untuk mendapatkan asesmen. Penyidik pun kerap mengabaikan hasil asesmen dari TAT. Perlu adanya integrasi TAT dan mekanisme pengawasannya yang jelas dalam Naskah Akademik dan RUU Narkotika."

Di lain pihak, Indonesia juga kerap dihebohkan dengan berita bombastis seperti "Narkoba Jenis Baru!", sebuah hal yang menurut Yohan Misero, Analis Kebijakan Narkotika LBH Masyarakat, sesungguhnya adalah kehebohan yang tidak perlu." "Yang 'baru' dari zat atau tanaman itu hanyalah bahwa mereka belum diatur dalam skema internasional maupun nasional. Itu saja.

Sayangnya, dalam revisi UU Narkotika ini, Pemerintah dan Parlemen seakan melihat bahwa kewenangan penggolongan harus digeser dari Kementerian Kesehatan ke Badan Narkotika Nasional semata agar zat atau tanaman tersebut dapat lebih cepat masuk ke lampiran UU Narkotika. Usulan tersebut sangatlah berat pada kacamata penegakkan hukum yang sesungguhnya mengorbankan situasi kebutuhan kesehatan publik pada narkotika, sebuah perspektif yang dipahami lebih baik oleh Kementerian Kesehatan.

Kami justru mengusulkan agar uu Narkotika mendekriminalisasi pembelian, penguasaan, dan penggunaan narkotika dalam jumlah terbatas agar Pemerintah dapat lebih mudah berdiskusi dengan komunitas terdampak dan mendeteksi keberadaan ZPB di lapangan."

Buku ini dihadirkan agar masyarakat dapat secara lebih utuh melihat permasalahan hukum narkotika di Indonesia. Di sisi lain, penting sesungguhnya para pemangku kepentingan dalam penyusunan revisi UU Narkotika ini untuk membaca tulisan serta rujukan literatur yang tersedia di buku ini.

Apa yang tersaji dalam buku ini merupakan hasil dari perkembangan peradaban dan pengetahuan selama bertahun-tahun. Hasil dari pengalaman, penelitian,serta kebijakan terdahulu baik di Indonesia maupun di negara lain penting sekali untuk dipelajari agar dapat menghasilkan kebijakan narkotika yang semakin baik. Kita tentu tidak berharap kebijakan narkotika yang dibentuk dalam UU Narkotika baru akhirnya gagal dan tidak berdampak dalam mengatasi masalah-masalah utama. (Arianto)





Share:

Peluncuran Program Docs By The Sea Incubator 2019


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Film dokumenter Diary of Cattle karya dua sineas muda dari padang David Darmadi dan Lidia Afrilita terpilih untuk dipertunjukan pertama kalinya pada dunia di festival film prestisius Visions du Reel, yang merupakan salah satu festival utama film dokumenter dunia, pada tanggal 11 April 2019 di Nyon, Swiss.

Ricky Joseph Pesik selaku Wakil Kepala Bekraf mengungkapkan, Kekuatan sinematis yang hampir sureal Diary of Cattle mengajak penonton untuk melihat kehidupan sapi-sapi yang sepanjang hari hidup di tempat pembuangan sampah di kota Padang. Cerita yang unik, cara bertutur yang orisinal dan gambar yang sinematis dari film ini telah menarik Visions du Reel untuk memilih film ini sebagai salah satu dari 39 film yang berkompetisi di durasi pendek dan menengah.


Selain Diary of Cattle, lanjut Ricky, sebuah proyek dokumenter Indonesia berjudul The Flame (Bara) tentang seorang petani yang ingin mempertahankan lahannya juga terpilih menjadi salah satu dari 10 proyek dokumenter yang dipresentasikan kepada pasar dunia di festival yang sama. The Flame disutradarai oleh sineas Makasar Arfan Sabran dan diproduseri oleh Gita Fara(Jakarta).

“Diary of Cattle dan The Flame merupakan alumni dari workshop dokumenter IF/Then dan Docs By The Sea yang diselenggarakan oleh Bekraf dan In-Docs di tahun 2018. Program-program ini merupakan investasi yang dilakukan Bekraf untuk meningkatkan kapasitas pembuat Film dokumenter Indonesia. “ujar Ricky saat jumpa awak media di Gd. Kementerian BUMN Lt. 15 Jakarta, hari selasa (16/4/2019).


Amelia Hapsari selaku Direktur In-Docs menambahkan, untuk melanjutkan keberhasilan film-film dokumenter Indonesia dan Asia Tenggara di pasar internasional, Bekraf dan In-Docs menghadirkan Docs By The Sea Incubator, yang akan diadakan di Bali, tanggal 25 April – 2 Mei 2019.

Program ini akan menginkubasi 24 proyek dokumenter yang dianggap paling potensial, 9 di antaranya berasal dari Indonesia sehingga mereka dapat menarik pendanaan dan memperluas jangkauan distribusi di industri internasional, ujar Amelia.

Program inkubasi ini memiliki 3 fokus/lab yaitu Storytelling, Editing dan Creative Producing. Awalnya program inkubasi dokumenter Bekraf hanya berfokus pada penceritaan dan editing namun karena produser yang kompeten dari dalam negeri akan membawa banyak dampak pisitif bagi industri film dokumenter, maka Bekraf dan In-Docs menghadirkan lab baru yang khusus dibuat untuk memperkuat kemampuan para produser di Indonesia dan Asia Tenggara sehingga bisa berkompetisi lebih kuat di dunia internasional. Tutup Amelia.(Arianto)

Share:

Peluncuran Organ Relawan Jokowi-Amin Suara untuk Negeri


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Peluncuran Organ Relawan Jokowi-Amin Suara untuk Negeri hari Selasa, 12 Maret 2019 bertempat di Bakoel Koffie, Cikini, Jakarta Pusat,  juga diselingi acara talkshow dengan ‘Kalahkan Capres Hoax, Menangkan Capres Terbaik’.  Acara dipimpin oleh Jepsoni Sumual selaku Aktivis Lingkungan dan Demokrasi sebagai moderator, Dedi Mulyadi selaku Pembina SUN, Firman Jaya Daeli selaku Pembina SUN, Nur Pandysyah selaku Ketua Umum, Anton Weka selaku Sekretaris Jenderal dan Yuli Indriasari selaku Bendahara Umum.

“Ada yang dilupakan orang-orang yang BerPancasila, Berbhinneka Tunggal Ika dan BerNusantara.  Merekalah yang asli Indonesia yang disebut Pribumi,” ujar Dedi Mulyadi.

Dedi menambahkan bahwa saat ini mereka kelompok adat itu dilupakan oleh kalangan Politisi kita. Karena menurut Dedi, saat ini orang-orang yang keras suaranya yang didengarkan sedangkan mereka lebih banyak diam dan terpinggirkan. Mereka terdegradasi saat ini.

Politisi muda ini menegaskan bahwa dia mendukung Jokowi karena alasan semangat ideologis. Katanya, sosok Pak Jokowi yang tampil apa adanya menggambarkan bahwa negeri ini telah memiliki sahabat.

“Beliau punya spirit yang membangkitkan masyarakat bangsa ini terutama sisi budaya. Ini bukan sekedar pilpres tapi ini sudah menyangkut ideologis dan kelangsungan tatanan adat budaya bangsa ini,” terang Dedi.

Terakhir kata Dedi, Pak Jokowi itu dicintai masyarakat jelata. Dimana Pemilih terbesar dan loyal kepada Jokowi adalah mereka rakyat jelata.

Sementara itu Firman Jaya Daeli menambahkan bahwa bangsa ini harus fokus kepada pembangunan masyarakat madani. Perlu pemberdayaan masyarakat dengan program-program kerakyatan.


“Pak Jokowi yang lahir dari rakyat bawah dan mewakili rakyat bawah tentunya lebih peka dan akan lebih peduli kepada rakyat bawah,” puji politisi PDI Perjuangan ini.

Pemilu 2019 Harus Bebas Hoaks

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Suara untuk Negeri (DPP SUN), Nur Pandysyah menegaskan organisasi yang dipimpinnya memiliki kiat-kiat untuk mengatasi masalah hoaks. Ungkapnya, saat ini kita fokus di provinsi Jabar, Banten, dan Riau, sementara khusus Banten SUN melakukan blusukan door to door.

“Kita menjelaskan kepada masyarakat berbasis data dan fakta terutama menyangkut isu PKI dan lain-lain. Jadi ada opini untuk menggiring masyarakat bahwa Pak Jokowi harus dipermasalahkan lewat isu yang dihembuskan. Kita akan lawan hoaks lewat penjelasan yang masuk akal kepada masyarakat pemilih,” terang Nur Pandysyah.

Sekjen DPP SUN Anton Weka menambahkan bahwa seorang pemimpin harus menjadi Indonesia yang sejati dan pemimpin Indonesia harus nyaman dengan semua budaya yang ada di Indonesia.

“Seorang pemimpin sejati itu mengorbankan jiwa raganya untuk kepentingan orang banyak.  Tidak hanya fokus kepada jargon-jargon empat pilar kebangsaan semata. Organisasi SUN melihat Pak Jokowi sangat cocok dan pas untuk membawa negeri ini ke arah yang benar,” ujarnya.

Sementara itu, Yuli Indrasari menjelaskan bahwa organisasi Suara Untuk Negeri menyerukan budaya literasi. Katanya, kita memiliki program membagikan buku kepada kalangan pesantren dan sekolah-sekolah.

“Kita didik mereka bahwa hoaks harus dilawan lewat pembelajaran budaya literasi. Kita latih pemikiran mereka untuk berpikir positif,” tutup Yuli penuh optimisme.(Arianto)
Share:

Peluncuran Riset Dokumentasi Dukungan APPNIA terhadap Percepatan Pencapaian SDGs dan Generasi Masa Depan Indonesia


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Asosiasi Perusahaan Produk Bernutrisi untuk Ibu dan Anak (APPNIA) hari Rabu, 27 Februari 2019 pukul 10.00 - 12.00 wib bertempat di Ruang Rapha, Hotel JS Luwansa, Jakarta, meluncurkan riset dokumentasi berjudul "Dukungan APPNIA terhadap Percepatan Pencapaian SDGs dan Generasi Masa Depan Indonesia. Riset ini merupakan dokumentasi peran aktif serta komitmen jangka panjang APPNIA dalam mewujudkan capaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) di tahun 2030 dan menciptakan generasi masa depan Indonesia yang berkualitas.

Turut hadir menjadi narasumber :
-  Deputi Menteri Pembangunan Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan Bappenas Dr. Ir. Subandi Sardjoko. Msc
-  Direktur Jenderal Kementerian , Dr. Karina Pritasari. MQIH,
Plt.Direktur Kementerian Perindustrian, Ir. Achmad Sigit Dwiwahjono, M.PP,
-  Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Dr. dr. Aman Bhakti Pulungan, Sp.A(K) dan
-  Ketua APPNIA periode 2018-2020 Rivanda Idiyanto.

Ketua APPNIA periode 2018-2020 Rivanda Idiyanto mengatakan konten riset dokumentasi ini mencakup program dan aktivitas yang dilakukan perusahaan anggota APPNIA serta kerjasama asosiasi dengan pemerintah, sektor Industri lain, dan masyarakat "Kami ingin menjadi bagian penting dalam memberikan dukungan untuk meningkatkan status gizi juga kesehatan ibu dan anak di Indonesia melalui kemitraan dengan pemerintah dan stakeholder lain untuk menjalankan kegiatan secara terencana dan sistematis," ujar Rivanda saat memberikan sambutan dalam Peluncuran Riset Dokumentasi "Dukungan APPNIA terhadap Percepatan Pencapaian SDGs dan Generasi Masa Depan Indonesia" di Jakarta.

Rivanda menjelaskan Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menetapkan 17 butir SDGs. Melalui berbagai aksi nyata, APPNIA berperan mewujudkan tiga butir SDGs di sektor kesehatan yaitu SDGs 2 (Tanpa Kelaparan), SDGs 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dan SDGs 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak) yang berkaitan erat dengan persiapan generasi masa depan Indonesia.

Fakta menunjukkan bahwa Individu yang sehat memiliki kemampuan fisik dan daya pikir lebih kuat, sehingga memberikan mereka kemampuan berkontribusi secara produktif membangun masyarakat.

Pencapaian SDGs dioptimalkan dalam bentuk kemitraan yang kolaboratif antara pihak perusahaan swasta, pemerintah, badan usaha milik negara, organisasi sosial dan asosiasi untuk memperbaiki serta kesehatan ibu dan anak. "SDGs menjadi dasar perwujudan program nyata mencapai Indonesia tanpa kelaparan, kehidupan sehat dan sejahtera, serta sanitasi yang layak," tegas Rivanda.


Sepuluh perusahaan yang menjadi anggota APPNIA memiliki visi dan misi yang sama. Lanjut Rivanda, isi APPNIA adalah menjadi asosiasi yang dinamis dan kredibel di tingkat nasional dan Internasional, bermitra dengan pemerintah dan pihak terkait untuk secara aktif mendukung peningkatan status gizi dan kesehatan ibu dan anak di Indonesia.

Adapun misi APPNIA yaitu aktif mendukung program nasional pemberian air susu ibu (ASI) eksklusif, untuk bayi usia 0-6 bulan, memastikan semua anggota APPNIA mematuhi peraturan yang berlaku, menyediakan produk bergizi dan berkualitas sesuai standar keamanan pangan, serta secara aktif bermitra dengan pemerintah dan pihak terkait lain dalam perbaikan gizi dan kesehatan ibu dan anak.

Data Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2015 menunjukkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) mencapai 305 kematian ibu per 100.000 kelahiran hidup. Angka ini tiga kali lipat lebih tinggi daripada target Tujuan Pembangunan Milenium (millenium development goals/MDGs yaitu 102 per 100 ribu kelahiran hidup.

Menurut Rivanda, peningkatan gizi masyarakat khususnya ibu dan anak merupakan hal penting untuk mendukung pencapaian SDG 2 dan 3. Program-program yang dilakukan perusahaan-perusahaan anggota APPNIA merupakan perwujudan suatu komitmen yang tertuang dalam kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dan Creating Shared Value (CSV) masing-masing yang mendukung capaian SDGs," ucapnya.

Untuk mencapai SDG 2, upaya yang dilakukan para anggota APPNIA yakni menciptakan lingkungan kondusif dan mandiri serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan gizi, edukasi dan kampanye kecukupan gizi, kerja sama untuk meningkatkan pasokan pangan berkualitas serta Inovasi produk.

Adapun untuk pencapaian SDG 3, program anggota APPNIA antara lain memberikan akses terhadap fasilitas kesehatan secara gratis, edukasi terkait kesehatan ibu dan anak, pemberian penyuluhan gizi, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, sarana air bersih, sanitasi, serta kebiasaan higienis melalui penguatan perilaku hidup bersih dan sehat. "Pencapaian SDGs dan penciptaan generasi yang berkualitas merupakan tanggung jawab seluruh stakeholder. Peluncuran riset dokumentasi ini merupakan bukti komitmen kami dalam mewujudkan masyarakat yang sehat demi masa depan bangsa," tutup Rivanda.


                                                                                              Reporter : Arianto
Share:

Wahid Foundation bersama UN Women Gelar Peluncuran Panduan Pelaksanaan 9 Indikator Desa/Kelurahan Damai


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Lebih dari 2000 perempuan kini memiliki kemampuan untuk membangun kohesi sosial menanamkan toleransi dan perdamaian di komunitas, serta terlibat dalam pembentukan Desa/Kelurahan Damai. Hingga saat ini, sembilan desa/kelurahan di Indonesia, yaitu Desa Tajurhalang dan Kelurahan Pengasinan di Jawa Barat; Desa Gemblegan dan Nglinggi di Jawa Tengah; Desa Guluk-guluk, Prancak, Payudan Dundang, Candirenggo, dan Sidomulyo di Jawa Timur, telah menunjukkan komitmen untuk menjadi Desa/ Kelurahan Damai.

Hal ini merupakan hasil dari program "Perempuan Berdaya, Komunitas Damai" yang mendukung peran perempuan dalam membangun kohesi sosial dan kontribusinya dalam menanamkan toleransi dan perdamaian, yang dilaksanakan oleh Wahid Foundation bekerja sama dengan UN Women dan didukung oleh Pemerintah Jepang.

Wahid Foundation bersama UN Women menggelar Peluncuran Panduan Pelaksanaan 9 Indikator Desa/Kelurahan Damai (termasuk didalamnya Sistem Deteksi dan Respon Dini dalam mencegah intoleransi dan radikalisme) hari Jumat, 8 Februari 2019 pukul 08.30 – 11.30 wib bertempat di Golden Ballroom, The Sultan Hotel and Residence Jakarta. dibuka :
Yenny Wahid selaku Co - Founder Wahid Foundation dan Eko Putro Sandjojo selaku Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Indonesia.
Dengan para Pembicara:
Ganjar Pranowo selaku Gubernur Jawa Tengah, Riri Khariroh selaku Ketua Komnas Perempuan dan Mujtaba Hamid selaku Direktor Wahid Foundation.

Sabine Machil selaku UN Women Representative mengungkapkan, "Acara hari ini adalah tentang perempuan sebagai agen perdamaian: dari usahanya untuk mempromosikan toleransi dan menjaga perdamaian di komunitas, hingga upaya yang dilakukan dalam mendorong Kepala Desa untuk berkomitmen membangun Desa/ Kelurahan Damai. Partisipasi aktif dan kepemimpinan perempuan sangat diperlukan untuk mencapai perdamaian yang berkelanjutan."

Dengan demikian, Panduan ini disusun dengan tujuan untuk membantu pemerintah daerah, aparat pemerintahan desa/kelurahan, tokoh agama/ tokoh masyarakat, kelompok perempuan dan para pemangku kepentingan lainnya untuk bersama-sama mengukur kemajuan dalam mewujudkan Desa/Kelurahan Damai. 

Panduan ini diharapkan dapat menjadi rujukan bersama untuk merencanakan, memantau pelaksanan, dan mengevaluasi upaya-upaya yang dilakukan untuk mewujudkan masyarakat yang saling menghargai sesama dan hidup dalam harmoni.

"Panduan Pelaksanaan 9 Indikator Desa/Kelurahan Damai yang diluncurkan hari ini berisi dokumen dan informasi yang dibutuhkan bagaimana program ini dikembangkan, dijalankan, dan diukur. Buku ini dihasilkan dari pengalaman selama dua tahun terakhir sehingga memudahkan untuk bisa diterapkan di daerah-daerah lain dengan berbagaí penyesuaian berdasarkan kebutuhan dan konteks lokal" jelas Yenny Wahid selaku Co -Founder Wahid Foundation.

Dengan diterapkannya sembilan indikator Desa/ Kelurahan Damai di sembilan Desa/ Kelurahan Damai yang sudah ada dan apabila pendekatan ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, maka diharapkan akan terbentuk pula Desa/ Kelurahan Damai di daerah lainnya.

Selain peluncuran Panduan Pelaksanaan 9 Indikator Desa/ Kelurahan Damai, acara ini juga diisi dengan diskusi publik mengenai peran perempuan dalam memelihara perdamaian dan memperkuat kohesi sosial di Indonesia dengan pembicara, yaitu Ganjar Pranowo selaku Gubernur Jawa Tengah; Riri Khariroh selaku Komisioner Komnas Perempuan; dan Mujtaba Hamdi selaku Direktur Eksekutif Wahid Foundation.

Melalui Desa/ Kelurahan Damai, anggota masyarakat berkomitmen untuk melindungi dan menumbuhkan toleransi dan perdamaian di dalam komunitas mereka. Sembilan indikator yang menunjukkan ciri-ciri Desa/ Kelurahan Damai telah ditetapkan melalui proses dialog dan konsultasi bersama elemen perempuan, masyarakat dan perangkat desa. Secara ringkas, kesembilan indikator ini meliput:

1) adanya komitmen untuk mewujudkan perdamaian;
2) adanya pendidikan dan penguatan nilai perdamaian dan kesetaraan gender,
3) adanya praktik nilai-nilai persaudaraan dan toleransi dalam kehidupan warga;
4) adanya penguatan nilai dan norma kearifan lokal;
5) adanya Sistem Deteksi Dini pencegahan intoleransi;
6) adanya sistem penanganan cepat, penanggulangan pemulihan kekerasan;
7) adanya peran aktif perempuan di semua sektor masyarakat;
8) adanya pranata bersama yang mendapat mandat untuk memantau pelaksanaan esa/ Kelurahan Damai; dan
9) adanya ruang sosial bersama antar warga masyarakat. Kesembilan indikator tersebut saling berkaitan dan tentu pelaksanaannya butuh waktu, proses, dan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat.

Untuk membantu agar indikator Desa/ Kelurahan Damai tersebut dapat diwujudkan dalam bentuk aksi yang nyata, Panduan Pelaksanaan 9 Indikator Desa/ Kelurahan Damai diluncurkan hari ini.

Panduan ini memaparkan langkah-langkah praktis yang dapat diterapkan oleh anggota masyarakat dan perangkat desa untuk mengembangkan Desa/Kelurahan Damai sesuai dengan kondisinya masing-masing. Di samping langkah-langkah praktis, Panduan ini juga memaparkan prinsip-prínsip yang harus dijunjung, seperti penghormatan hak asasi manusia, non-diskriminasi, kesetaran gender, serta keterlibatan perempuan yang bermakna. Sebagai contoh, Panduan ini menyarankan agar pelaksanaan indikator Desa/ Kelurahan Damai ini dikelola oleh Kelompok Kerja di tingkat desa yang keanggotaannya diisi oleh sekurangnya 30% unsur perempuan.

                                                                Reporter : Arianto

Share:

IKLAN

IKLAN



BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno - Makna Proklamasi

Ir. Soekarno (Sang Proklamator) Setiap Tahun kita Memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Maka kita tidak bisa t...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI


loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Label

(SAS) #2019GantiPresiden Accounting Aceh Aceh Timur Adat Istiadat Advokat AFF Agama Agraria AIDS Air Aisyiyah Aksara Aksi Aksi Sosial Aktivis Aktivitis Al Washliyah Album Anak Anak Yatim Anarkis Angkatan Darat Anies Baswedan Animal Anti Korupsi Arisan Artikel Artis Arus Mudik Asahan Asian Games ASN Asuransi Asusila Atlet Award Bachtiar Ahmad Sibarani Baksos Bakti Sosial Balap Liar Banda Aceh Bandar Lampung Bandara Bandung Banjir BANK Bank Sumut Bansos Banten Bantuan Sosial Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar BBM Bea Cukai Beasiswa Begal Bekraf Beladiri Belanja Bencana Bencana Alam Beras Berita Bhabinkamtibmas Bhayangkara Bhayangkari Bioskop Bisnis BKPRMI BM PAN BNI BNN BNPT Bobby Nasution Bom Bunuh Diri BPJS BPN BRI Brimob Buka lapak Bukit Asam Buku Bulog BUMN Bung Karno Bupati Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market CCTV Cerpen Cikampek Citilink conference Covid-19 Covid-19 Satgas Covid19 Cuaca Cuci Tangan Curanmor Cyber Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Debt Collector Dede Farhan Aulawi Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Densus 88 Desa Dewan Pengawas Dewata Sakti Dharma Pertiwi Dialog Digital Dinas Perhubungan Dirgahayu HUT RI Disiplin Diskusi Dongeng Donor Darah DPR Duka Cita E-Money Effendi Simbolon Ekonom Ekonomi Ekspor Impor Electronics Emas Empat Pilar Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech FISIP Flores Timur Formula E Forum Furniture Futsal G30S/PKI GAAS Games Ganja Ganjil Genap Garut Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Genppari Gereja Gizi Buruk Go Pay Go-Jek Gojek Golkar Gotong Royong Grab Gubernur Guru Besar Gym Haedar Nasir ham HANI Harbolnas Hari Ibu Hewan Hiburan HIV HMI Hoax Hotel Hp Hukum Humas Humbahas HUT HUT Bhayangkara HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibadah Haji Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek IMM Indonesia Industri inflasi Informasi Infrastruktur Inspirasi Internasional Internet Intoleran Investor IPM IPPI Islam IWAPI Jakarta Jakarta Barat Jakarta Pusat Jalan Jawa Tengah Jawa Timur Jayapura Jokowi Juara Jum'at Barokah Jumanji Jumat Jumat Berkah Jurnalis Kaliber Kampanye Kampung Rakyat Indonesia Kampus Kamtibmas Kapolda Kapoldasu Kapolri Kapolsek Kapolsek Kepolisian Karaoke Karhutla Karya Tulis Kasus KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kebun Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kejurnas Kekerasan Kelestarian Alam Keluarga Kemalingan Kemanusiaan Kemendag Kemendagri Kemendesa Kemendikbud Kemenhub Kemenkes Kemenkumham KEMENPAN-RB Kemenparekraf Kemenperin kemenristek Kemensos Kementan Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepala Daerah Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Keselamatan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Khilafahtul Muslimin Kilas Balik Bung Karno Kivlan Zen KKP KNPI Kohati kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Konsumen Koperasi Kopermasu Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal KRYD KSAD Kudeta Kuliner Kunjungan Kerja Kutai Kartanegara Labuhan Batu Lahan Lakalantas Laksi Lalu Lintas Lampung Langka Langkat Lapas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku LAZISMU Lebaran Legislatif Lembaga LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik Lock Down Lomba lomba lari London LPPI LPS LSM Madina Mahasiswa Mahkamah Agung Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Makassar Makkasar Mall Maluku Market Outlook Masjid Masker Mata Uang Maulid Nabi Mayday MDMC Media Media Sosial Megapolitan Menag Mendag Mendagri Menembak Menteri Menteri Perdagangan millenial Minuman Keras Minuman sehat Minyak Goreng Minyak Makan Miras Mobil MOI Motivasi MPR MPR RI Mudik Muhammadiyah Muharram MUI Munas Musik Musyawarah Narkoba Narkotika NasDem Nasional Natal Natal & Tahun Baru New Normal NII NKRI NU ODGJ Office Ojek Online Olah Raga Olahraga Ombusman Omicron Online Operasi Patuh Operasi Yustisi Opini Organisasi Ormas Otomotif P Padang Pagelaran Pahlawan Pajak Pakta Integritas Palestina Pameran PAN Pancasila Papua Parawisata Pariwisata Partai Demokrat Partai Politik Partai UKM Partai Ummat Pasar Pasar modal Pasar Murah Pasar Tradisional Patroli PC PDI Perjuangan PDIP Perjuangan pe Pedagang Pegadaian Pelajar Islam Indonesia Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Pelukis Peluncuran Pemadam Kebakaran Pemalakan Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan pemerasan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuda Melati Indonesia Pemuda Muhammadiyah Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencemaran Nama Baik Penculikan Pencurian Pendataan Pendidikan Penelitian Penembakan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengadilan Pengadilan Negeri Pengajian Pengamanan Pengamat Penganiayaan Pengawasan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penulis Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perampasan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perhubungan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Perlombaan Permainan Perpajakan Pers Pertamina Pertanahan Pertanian Perusahaan Pesawat Terbang PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pin Pinjam meminjam uang Pinjaman Online PKL PMI Polairud Polantas Polisi Cilik Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Ponpes Pornografi PPKM PPWI Pra Kerja Pramuka Praperadilan Prawita Genppari Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik Prokes promo Property Prostitusi Protokol Kesehatan PSSI Public Expose Publik expose Puisi Pungli PUPR Pusat Perbelanjaan Puskesmas PWI Qurban Radikalisme Ragam Rakernas Rakor Ramadhan Reksadana Rektor Relawan Relawan Jokowi Remisi Rentan Renungan resa Restoran Reuni 212 Revolusi Mental Reward Robot Ruang Guru Rumah Rumah sakit Rups Rusia RUU Saber Pungli Sabu Sahabat Anak Salon Samosir Samsat Sanitasi air.Lingkungan hidup Santri SAR Satlantas Satpol PP Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Sengketa Seniman Senjata Senjata Api Sepak Bola Separatis Sepeda Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Sigli Silaturahim Silaturahim. KUYAI Kartanegara Silaturahmi Silaturrahim SIM Simpan Pinjam Simulasi Smartphone Soekarno Solar Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Stunting Suku bunga Sulawesi Selatan Sumatera Barat Sumatera Utara Sumpah Jabatan Sumut Sungai Superstore Suplemen Surabaya Surat Terbuka Suriyono Adi Susanto Suriyono Adi Susanto {SAS) Survei Survey susu Swab Antigen Syafi'i Ma'arif Syariah Syawal Takjil Tali Kasih Talkshow Tanjung Balai Tantama Tapanuli Tengah Tawuran Teknologi Teror Terorisme Tes Urine Tiket Tips Tjahyo Kumolo TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tokoh Agama Tokoh Masyarakat Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM Ukraina Ulama umkm UMSU Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa Upacara Usaha Rakyat UU Cipta Kerja UU ITE UUD 1945 Vaksinasi Vaksinasi booster Valentine Day Verifikasi Viral Virus Corona Walikota Wanita Wapres Wartawan Webinar Wirausaha Wisata WNA Workshop Yogyakarta Zulkifli Hasan

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA


PRO KONTRA VAKSINASI

~> Program Vaksinasi Yang Diluncurkan Pemerintah Mendapat Sorotan Dari Berbagai Masyarakat, sehingga terjadi pro dan kontra

<~ Memang Sebenarnya Harus Jelas Disampaikan, Maksud dan Tujuan Vaksinasi, Karena dilapangan Ada Perbedaan Orang Yang Akan Divaksin dan Yang Tidak Boleh Divaksin, membuat masyarakat Bingung

Link Terkait

close
Banner iklan disini