Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id
Tampilkan postingan dengan label Silaturahmi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Silaturahmi. Tampilkan semua postingan

Vox Point Indonesia Gelar Silaturahmi Kebangsaan Usung Tema Bersatu Membangun Negeri, Berkarya Merawat Kebhinekaan


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Dalam rangka HUT Vox Point Indonesia ke-6, Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Vox Point Indonesia menggelar Silaturahmi Kebangsaan mengusung tema Bersatu Membangun Negeri, Berkarya Merawat Kebhinekaan. Salah satu dasar pelaksanaan kegiatan ini untuk menjaga dan merawat nilai-nilai kebangsaan yang termuat dalam empat konsensus berbangsa dan bernegara yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

Kegiatan ini berlangsung di Hotel Novotel Cikini, Jakarta Pusat, Senin (23/05/2022). Acara ini dihadiri oleh para tokoh nasional, tokoh lintas partai politik, tokoh lintas agama, ormas keagamaan dan perwakilan masyarakat sipil.

Ketua Umum Vox Point Indonesia Yohanes Handojo Budhisedjati mengatakan kegiatan Silaturahmi Kebangsaan ini bertujuan untuk membangun relasi, mempererat hubungan baik dan dapat menguatkan rasa persaudaraan sesama anak bangsa.

la menyebut kegiatan ini juga di isi dengan talk show kébangsaan. Tujuannya untuk melahirkan ide dan gagasan terkait wawasan kebangsaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Serta menjadi sarana untuk memberikan edukasi politik kepada elemen bangsa Indonesia. Terutama menjelang Pemilu 2024.

"Sejak berdirinya Ormas Katolik ini 12 Maret 2016, kami para Inisiator dan semua pengurus telah berkomitmen untuk menjaga dan merawat Kebhinekaan. Kami telah menyatakan tekad dan mengajak semua elemen bangsa agar menjaga kedaulatan bangsa Indonesia. Sehingga bangsa ini tetap kokoh dan utuh sampai kapan pun," kata Ketua Umum Vox Point Indonesia, Yohanes Handojo Budhisedjati, di Jakarta.

Handojo menjelaskan, Ormas Katolik Vox Point Indonesia mempunyai tekad yang kuat agar semua elemen bangsa bisa menjalin persahabatan dengan sesama anak bangsa. Namun, kata dia, hal tersebut tak bisa dilakukan apabila kita masih mementingkan kepentingan pribadi dan kelompok. Untuk itu, ia menekankan agar semua elemen bangsa harus meninggalkan ego, tapi mengutamakan kepentingan bangsa dan negara.

"Vox Point Indonesia mempunyai banyak pengalaman perjumpaan. Kita menjadi sahabat bagi semua orang. Bagi kami, perjumpaan merupakan harta yang paling berharga yang mesti terus dirawat," ungkapnya. (Arianto)
Share:

Mengenang 19 Tahun, Raja Alas Alexandrio Borrumeu Sang Proklamator Deklarasi Balibo 30 November 1975

 
Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Raja, Sultan, Datu Penglingir, Kepala Suku, Kepala Marga, Pemangku Adat Seluruh Indonesia menggelar Simposium Nasional dan Deklarasi Maklumat selama 3 hari dari tanggal 18-20 Mei 2022 di Grand Cempaka Jakarta.
 
"Kami memohon atas pernyataan yang sudah kita tujukan kepada  Presiden Republik Indonesia agar pernyataan Raja, Sultan, Datu Penglingir, Kepala Suku, Kepala Marga, Pemangku Adat Seluruh Indonesia benar-benar ditanggapinya karena ketahuilah waktu sebelum ada NKRI, kerajaan sudah ada dan sangat banyak membantu," kata Ratu Azia Borromeu, dari Kerajaan Alas Maturani kepada wartawan Surat Kabar Duta Nusantara Merdeka di Jakarta, Jum'at (20/05).

Selain itu, ujar Ratu Azia, kita merdeka sudah yang ke 76 tahun tapi kerajaan tidak diperhatikan oleh pemerintah sama sekali. Mulai dari istana-istana yang belum dibangun, dari rajanya, ratunya atau tokoh adatnya, seluruh rakyat dan banyak lagi. Dalam hal ini kita mohon pemerintah dapat bekerja sama dengan kerajaan dan kembalikan hak raja-raja atas kepemilikan di negeri ini.

Saya Ratu Azia Borromeu dari Kerajaan Alas Maturani mengucapkan sukacita dan berterima kasih acaranya sukses sekali. Semoga maklumat yang sudah dinyatakan para raja nusantara, benar-benar ditanggapinya dan dihargai. Ini adalah sebuah sejarah. Hari ini 20 Mei 2022 adalah hari bersejarah atas meninggalnya Sang Raja Proklamator deklarasi Baliho dan permaisuri Maria S.G. Borrumeu (istri Proklamator Deklarasi Balibo 30 November 1975) yang ke-9. 

"Hari ini kita mengenang 19 tahun, harapannya kepada Presiden untuk segera menangani kasus yang mana jasad Bapak saya masih tertanam di dalam tembok di kuburan Katolik. Saya minta kepada Pak Presiden untuk segera mengurusnya, mengambilnya untuk saya, agar saya dapat bawa kembali dan dikuburkan," pungkasnya. (Arianto)
Share:

Ketua DPD-RI Terima Kunjungan Dewan Pengurus Nasional PPWI


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI), Ir. H. AA La Nyalla Mahmud Mattalitti atau yang akrab disapa La Nyalla Mattalitti, berkenan menerima kunjungan silahturahmi Dewan Pengurus Nasional Persatuan Pewarta Warga Indonesia (DPN-PPWI) di Rumah Dinas Ketua DPD-RI, Jl. Denpasar Raya No. 21 Kuningan Jakarta Selatan, Kamis, 6 Mei 2021. Hadir pada pertemuan itu, Ketua DPD-RI La Nyalla Mattaliti, didampingi Ketua Komite I DPD-RI, Fachrul Razi, SIP, MIP.

Sementara dari pihak PPWI, acara ini dihadiri langsung oleh Ketua Umumnya, Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA. Selain Lalengke, hadir juga sekitar 30-an pengurus dan anggota PPWI se-Jabodetabek dan Kabupaten Karawang. Di antara para anggota PPWI yang hadir dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan kekeluargaan itu, terlihat penceramah Ustad Anton Susanto atau yang akrab disapa UAS Betawi, dan Iriyanto, SH, MH yang sehari-hari bertugas di Kantor Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.

Dalam pengantarnya, Ketua Komite I Fachrul Razi, yang adalah juga Sekretaris Jenderal PPWI, memperkenalkan sosok Ketua DPD-RI La Nyalla Mattalitti kepada para peserta. Fachrul juga memperkenalkan satu-per-satu peserta yang hadir kepada Ketua DPD-RI kelahiran Jakarta, 10 Mei 1959 itu. “Pak Ketua yang saya hormati, teman-teman yang hadir di sini umumnya adalah para pimpinan redaksi dan pengelola media. Karena situasi pandemi Covid-19, maka yang bisa hadir ini hanya sebagian kecil saja. Anggota PPWI di seluruh Indonesia sudah lebih dari 4000 orang saat ini, dan tidak kurang dari 300 media berada di jaringan kita,” ungkap Fachrul sambil ‘mengabsen’ satu-per-satu peserta yang sempat hadir  dan nama medianya masing-masing.

Wilson Lalengke, yang berkesempatan melanjutkan pembicaraan dari Sekjen PPWI menambahkan penjelasan secara singkat tentang organisasi yang dipimpinnya. Lalengke mengungkapkan maksud kunjungan audiensi ini seraya menyampaikan rasa terima kasih atas penerimaan yang hangat dan penuh kekeluargaan dari Ketua DPD-RI dan Ketua Komite I. Sebagai organisasi masyarakat yang bergerak di bidang pers, kata Lalengke, PPWI ingin mengakomodir kegiatan-kegiatan DPD-RI dalam bentuk pemberitaan, sebab sejauh ini pihaknya menilai kerja DPD-RI perlu lebih diekspos secara luas.

"PPWI ini berbasis citizen journalism atau pewarta warga, yang mewadahi setiap warga masyarakat tanpa kecuali untuk melakukan fungsi-fungsi jurnalistik, yakni mengumpulkan informasi, menyimpan, mengolah dan mempublikasikan informasi, aspirasi, maupun gagasannya melalui media massa. Dengan 300-an media yang ada di dalam PPWI, kita siap mempublikasikan program, agenda kegiatan, pikiran, gagasan dan visi-misi Ketua DPD-RI," kata Lalengke yang saat itu duduk bersebelahan di sebelah kanan Ketua DPD-RI La Nyalla Mattalitti.

Terkait dengan program re-branding lembaga dan sosok Ketua DPD-RI di waktu-waktu mendatang, tambah Lalengke, pihaknya mengusulkan agar Ketua DPD-RI berkenan untuk tampil sebagai sosok pemimpin yang menunjukkan keberpihakannya kepada rakyat melalui berbagai bentuk kebijakan lembaga DPD-RI. “Rakyat akan mencintai pemimpin yang dianggap mampu memberikan solusi dari persoalan yang mereka hadapi. Sekali rakyat mendapatkan bantuan dari seorang pemimpin dalam menyelesaikan masalah yang dihadapinya, maka ia akan jatuh cinta dan bersedia berkorban untuk membela pemimpinnya itu,” beber tokoh pers nasional ini penuh semangat.

Ketua DPD-RI, Ir. AA La Nyalla Mahmud Mattalitti, saat memberikan sambutan dan arahannya pada pertemuan tersebut memanfaatkan kesempatan ini untuk memberikan motivasi kepada para peserta silahturahmi sekaligus menyampaikan komitmennya dalam membangun bangsa Indonesia. Untuk itu, pria yang dibesarkan di Surabaya ini menceritakan sejarah hidupnya yang penuh lika-liku perjuangan dengan dinamika yang tergolong ‘keras’.

“Saya dilahirkan di Jakarta pada tahun 1959. Karena ayah saya seorang dosen, yang pada saat saya masih kecil pindah ke Surabaya, maka saya ikut orang tua pindah ke Surabaya, dan bersekolah di sana,” kata La Nyalla Mattalitti memulai kisah hidupnya.

Saat masih sekolah itu, lanjutnya, dirinya sudah minta izin ke orang tua untuk tinggal di luar rumah dengan maksud ingin melatih diri dengan kehidupan yang sulit bersama dinamika kerasnya kehidupan Kota Surabaya. La Nyalla ingin melatih diri menghadapi dan mengatasi sendiri segala tantangan dan rintangan hidup tanpa harus menggantungkan diri kepada orang tuanya.

“Termasuk untuk biaya sekolah, saya cari sendiri. Saya berjualan buku sepulang sekolah, terutama buku-buku agama, saya beli dan jual di dekat masjid kepada orang-orang yang keluar masuk masjid. Dari situlah saya belajar mencari uang dan membiayai sekolah dan hidup saya,” ungkap mantan Ketua Umum Kadin Jawa Timur 2 periode itu. Hidup mandiri ini dijalaninya hingga menyelesaikan studi di SMA Negeri 3 Surabaya.

Setamat SMA, La Nyalla melanjutkan study non gelar ke Australia. Hal yang sama juga dilakoninya, yakni berusaha menghidupi diri sendiri dan membiayai kuliahnya dari usahanya sendiri. Ia hanya diberikan tiket ke Australia dan modal uang saku sebesar 500 USD. Di pesawat, dia pun berkenalan dan menjalin hubungan komunikasi dengan sesama penumpang pesawat seraya menceritakan tujuannya ke Negeri Kangguru tersebut.

Di Australia, mantan Ketua Umum PSSI itu bekerja sebagai tukang cuci piring. “Sepulang kuliah, saya bekerja sebagai tukang cuci piring. Saya manfaatkan waktu untuk bekerja mencari uang agar bisa bertahan hidup dan membiayai kuliah saya tanpa meminta uang dari orang tua,” ujar La Nyalla Mattalitti.

Sepulang dari Australia, kembali dia berusaha hidup mandiri. La Nyalla muda ini bekerja sebagai sopir angkot sambil kuliah di Universitas Brawijaya. “Saya tidak ingin terlihat sebagai anak yang gagal, apapun pekerjaan halal saya kerjakan. Saya jadi sopir angkutan kota untuk mendapatkan uang guna membiayai hidup dan ongkos kuliah saya,” katanya. Ia kemudian tamat kuliah dari Unbraw pada tahun 1984 dengan gelar Insinyur Tehnik Sipil. 

Pada episode hidup selanjutnya, cerita Senator dari Jawa Timur ini, dia kemudian merintis karir sebagai pengusaha di bidang penyelenggaraan pameran. Event pameran pertamanya gagal total. Pameran itu tidak memberikan keuntungan, justru malah membebaninya dengan hutang sebesar 180 juta rupiah di tahun 1989. Ia kemudian harus membayar utang itu dengan mencicil.

Walau demikian, La Nyalla tidak putus asah. Ia kemudian meminjam dana lagi kepada sponsor (Maspion – red) sebesar 5 juta rupiah untuk menyelenggarakan pameran. Kali ini, pria murah senyum itu mempersiapkan pelaksanaan pameran dengan sebaik-baiknya. “Sponsor saya heran, saya rugi 180 juta dari kegiatan pameran, tapi mau pinjam dana lagi untuk melakukan usaha yang sama, menyelenggarakan pameran lagi,” ungkapnya mengenang sejarah perjuangannya itu.

Bersyukur, penyelenggaraan pameran kedua atas dukungan dana 5 juta dari PT. Maspion berhasil dengan sukses. Dari kegiatan ini, La Nyalla mendapatkan keuntungan besar yang digunakannya untuk membayar hutang-hutangnya, sisanya untuk membeli mobil dan kebutuhan hidup lainnya.

Keberhasilan La Nyalla Mattalitti pada pelaksanaan pameran kedua itu berdampak positif dan menjadi awal melejitnya sosok putra dari Mahmud Mattalitti itu sebagai pengusaha muda Jawa Timur. Bagaimana tidak, sejak keberhasilannya tersebut ia digandeng oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk menyelenggarakan pameran tahunan bernama “Surabaya Expo” yang dimulai sejak tahun 1990 hingga 2001.

Selain menjadi pengusaha dengan jabatan sebagai Manajer PT Airlanggatama Nusantara Sakti, Komisaris PT Airlangga Media Cakra Nusantara, dan Komisaris PT Pelabuhan Jatim Satu, La Nyalla juga aktif di berbagai organisasi sosial kemasyarakatan dan bisnis. “Saya aktif dan terpilih sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Jawa Timur. Pada 1993, saya terpilih sebagai Ketua Pemuda Pancasila (PP) Jawa Timur. Dan saya juga pernah menjabat sebagai Ketua KONI Jawa Timur,” tutur La Nyalla Mattalitti.

Di dunia politik, La Nyalla Mattalitti, memulai karirnya dengan menjadi Ketua DPW Partai Patriot Pancasila Jawa Timur pada tahun 2003. Ia kemudian melanjutkan jabatan kepemimpinan di partai yang didirikan oleh para tokoh Pemuda Pancasila itu sebagai Ketua DPW Partai Patriot untuk periode 2008-2013.

Kiprahnya di tingkat nasional dimulai sejak La Nyalla, yang merupakan keponakan mantan Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali itu, terpilih menjadi Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) atas prakarsa Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) pada tahun 2011. “Saya kemudian terpilih lagi menjadi Ketua Umum PSSI dalam Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Surabaya pada tanggal 18 April 2015,” imbuh La Nyalla Mattaliti.

Pada bagian terakhir cerita hidupnya, lelaki berbadan tinggi besar ini, menuturkan tentang terpaan prahara yang menimpanya. Media dimana-mana gencar memberitakan tentang kasus dugaan korupsi dana hibah Kadin Jawa Timur sebesar 5,3 miliyar yang melibatkan nama La Nyalla. Tidak hanya itu, pria yang pernah didapuk menjadi Anggota Kehormatan Partai Bulan Bintang ini juga disangkutkan dengan dugaan korupsi di tubuh PSSI.

Dengan suara sedikit tergetar, La Nyalla menceritakan bahwa itulah masa-masa tersulit dalam hidupnya. Ia harus menanggung beban berat, terutama secara psikologis, sebagai putra yang lahir dari keluarga saudagar kaya terhormat di Sulawesi Selatan dan ayahnya sebagai dosen yang pernah menjabat sebagai salah satu pimpinan di Fakultas Hukum Universitas Airlangga Surabaya.

“Tapi saya harus tegar menghadapi segala tuduhan itu. Alhamdulillah, semuanya bisa saya tepis, delapan kali saya dikasuskan, dan semuanya saya menangkan, termasuk gugatan praperadilan yang saya ajukan sebanyak 2 kali, saya menangkan keduanya. Akhirnya saya dinyatakan bebas murni dari seluruh tuduhan dan tuntutan hukum yang ditimpakan kepada saya,” beber La Nyalla Mattalitti.

Sebagaimana diketahui bersama, pada pemilu 2019 lalu La Nyalla Mattalitti terpilih menjadi Anggota DPD-RI dari daerah pemilihan Provinsi Jawa Timur dengan nomor urut 2. Ia kemudian menjadi Ketua DPD-RI masa jabatan 2019-2024. "Saya ingin berjuang membuat DPD-RI lebih kuat dan lebih bermanfaat bagi daerah. Saya membutuhkan rekan-rekan PPWI untuk membantu kerja-kerja kami di lembaga DPR-RI agar masyarakat tahu dan mendukung bersama peningkatan kinerja lembaga parlemen kita itu bagi kepentingan semua daerah,” pungkas La Nyalla Mattalitti berpesan.

Acara temu silahturahmi PPWI dengan Ketua DPD-RI itu kemudian diakhiri dengan foto bersama. Sebelum foto bersama dimaksud, Ketua Umum PPWI didaulat untuk menyematkan Uniform (baju seragam) PPWI kepada senator yang terkenal rajin menjalankan ibadah Puasa Daud, sholat dhuha dan tahajud ini. La Nyalla Mattalitti kemudian menyatakan berkenan menjadi salah satu Dewan Penasehat PPWI Nasional. (Arianto)
Share:

KAUM Gelar Refresing dan Malam Keakraban


Duta Nusantara Merdeka | Kota Medan
Korps Advokat Alumni UMSU (KAUM) gelar kegiatan Refreseind dan Malam Keakraban Pengurus KAUM, mengambil thema: "KAUM Kuat, KAUM Solid dan KAUM Jaya", bertempat di Gedung Balai Penyuluhan dan Pelatihan Perikanan (BPPP) Medan Kampung Nelayan, Kecamatan Medan Labuhan pada Jum'at 04/12/2020.

Mahmud Irsad Lubis, Ketua KAUM menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk memupuk dan memperkuat tali silaturahim diantara pengurus KAUM.

"Tanpa kebersamaan, tanpa persatuan yang kokoh kita gak ada apa-apanya, makanya kita buat acara refresing dan keakraban ini agar kita tetap kuat, solid dan kompak. Intinya kita kuat karena kita bersatu, tutup Irsad.

Terpisah Eka Putra Zakran akrab disapa Epza, Kepala Divisi Informasi dan Komunikasi KAUM menyampaikan, awalnya kegiatan ini akan digelar di Bukit Gundaling Berastagi, tapi karena hujan deras tadi malam berakibat terjadinya banyak banjir di sekitar Kota Medan dan kabarnya ada Tanah longsor di jalan menuju Kabupaten Karo, makanya siang hari tadi kita putuskan untuk  tidak berangkat ke tanah Karo dan memindahkan acara ke komplek BPPP ini, jelas Epza. 


Alhamdulillah, walau tidak ke Karo, tapi untuk acara keakraban tetap kita laksanakan, kalau gak ya mubazir Ikan dan Ayam serta perlengkapan lainnya yang sudah disiapkan oleh panitia, kata Epza.

Lebih jauh Epza menyampikan bahwa Ide atau gagasan kegiatan ini berawal setelah kegiatan Reuni Paulak Tondi, Makan bubur sumsum dikantor KAUM dua pekan yang lalu, jelas mantan Ketua Pemuda Muhammadiyah Kota Medan itu.

Inilah kelebihan Ketua Irsad, beliau memahami betapa besar waktu, biaya dan energi yang dikeluarkan oleh pengurus KAUM untuk mengurus sidang Praperadilan Ketua kAMI medan di Pengadilan Negeri Medan. 

"Lebih 40 hari pengurus KAUM berjuang untuk sidang Prapid Ketua KAMI Medan, lelah dan capek ya pastilah, makanya  ditunjuk Ketua Irsad bang Rony Ansari Siregar, Rizwan munthe dan kak Mursida Lubis sebagai panitia dengan harapan agar lelah dan capek pengurus KAUM itu terobati", tutup Epza. **
Share:

GAAS Konsolidasi dan Silaturahmi Bersama Rizal SH, MH, MKN


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Bersama Gerakan Advokat dan Aktivis (GAAS) mengadakan diskusi di rumah Makan Dapoer Selan Semarang Green Garden Jakarta Barat. Diskusi pengurus DPP GAAS kali ini bareng bersama Rizal,SH,MH,MKN dari Bandung. 

Pengurus Dewan Pimpin Pusat Gerakan Advokat & Aktivs menerima kedatangan tamu dari Bandung Rizal,SH,MH,MKN bersama Istri dalam Agenda berlibur dan silaturahmi di rumah kediaman Asan Hondir selaku Wakil Jenderal DPP GAAS yang berlokasi di Jalan Green Garden RT.13/03 Kedoya Utara Kec Kb.Jeruk Kota Jakarta Barat.

Dalam pertemuan Silaturahmi ini Dewan pimpinan Gerakan Advokat & Aktivis diwakili Wabendum Rya.Q,Wakil Sekjend DPP GAAS Asan Hondir,Wakil Ketua Umum DPP GAAS Agus Syarifuddin,Wakil Ketua Umum DPP GAAS Sapto Wibowo Sutanto dan Ketua DPP GAAS Bidang Zainal Abidin berdiskusi Langsung bersama Rizal,SH,MH, mengenai seputar profesi advokat dan Aktivis serta Peran Aktif dan langkah sepak terjang Program kerja

"Adalah suatu kebanggaan dan Apresiasi yang sangat luar biasa atas kehadiran para pengurus DPP GAAS yang begitu cepat,tanggap dan respon atas kehadiran saya beserta istri bersilaturahmi kerumah Asan Hondir sekaligus sebagai wakil Sekjend DPP GAAS dengan mensaji menu masakan Dapoer Selan Semarang ala Asan Hondir dan istri "Ujar Rizal 



"Selain itu, yang menarik perhatian adalah saya bangga dengan Hadirnya GAAS di Jakarta ini dengan Gabungan Advokat dan Aktivis menjadi satu Gerakan Advokat dan Aktivis yang mengandung makna yang sangat mendalam dengan satu kalimat GAAS (Gerakan Advokat & Aktivis) serta akan membantu membangun serta jaringan Ormas GAAS di tingkat Kota Bandung bersama rekan rekan para Advokat dan aktivis di Kota Bandung, baik tingkat Kota maupun tinkgat Kabupaten, " lanjut Rizal. 

Rizal ,SH,MH,MKN Menambahkan pentingnya kehadiran GAAS,terutama dibidang hukum khususnya di ibu kota Jakarta ini. Masyarakat Jakarta khususnya di setiap Desa/Kelurahan supaya dapat menciptakan rasa aman serta kenyamanan dalam hidup bermasyarakat,agar rasa keadilan lewat hukum bisa ditegakan dengan seadil adilnya terutama bagi masyarakat yang perlu perlindungan dan bantuan hukum lewat hadirnya gerakan advokat & Aktivis. 

Selain itu dengan hadirnya GAAS serta dengan adanya advokat dan Aktivis ini sebagai upaya ‘Kepedulian Sosial’ atas perlunya Hukum Baik ditingkat Provinsi,Kota maupun kelurahan setempat yang ada di setiap wilayah masing-masing. Dapat berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat Jakarta dan Kota lainnya termasuk dengan Aparat Penegak Hukum.

"Baru sekedar obrolan dan rencana beliau pak Riza juga ingin bantu untuk bangun GAAS di Bandung pak. Namun, harapan dan doa saya semoga terlaksana," kata Zainal Abidin, Ketua Media Center GAAS. **
Share:

IKLAN

IKLAN



BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno - Makna Proklamasi

Ir. Soekarno (Sang Proklamator) Setiap Tahun kita Memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Maka kita tidak bisa t...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI


loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Label

(SAS) #2019GantiPresiden Accounting Aceh Aceh Timur Adat Istiadat Advokat AFF Agama Agraria AIDS Air Aisyiyah Aksara Aksi Aksi Sosial Aktivis Aktivitis Al Washliyah Album Anak Anak Yatim Anarkis Angkatan Darat Anies Baswedan Animal Anti Korupsi Arisan Artikel Artis Arus Mudik Asahan Asian Games ASN Asuransi Asusila Atlet Award Bachtiar Ahmad Sibarani Baksos Bakti Sosial Balap Liar Banda Aceh Bandar Lampung Bandara Bandung Banjir BANK Bank Sumut Bansos Banten Bantuan Sosial Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar BBM Bea Cukai Beasiswa Begal Bekraf Beladiri Belanja Bencana Bencana Alam Beras Berita Bhabinkamtibmas Bhayangkara Bhayangkari Bioskop Bisnis BKPRMI BM PAN BNI BNN BNPT Bobby Nasution Bom Bunuh Diri BPJS BPN BRI Brimob Buka lapak Bukit Asam Buku Bulog BUMN Bung Karno Bupati Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market CCTV Cerpen Cikampek Citilink conference Covid-19 Covid-19 Satgas Covid19 Cuaca Cuci Tangan Curanmor Cyber Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Debt Collector Dede Farhan Aulawi Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Densus 88 Desa Dewan Pengawas Dewata Sakti Dharma Pertiwi Dialog Digital Dinas Perhubungan Dirgahayu HUT RI Disiplin Diskusi Dongeng Donor Darah DPR Duka Cita E-Money Effendi Simbolon Ekonom Ekonomi Ekspor Impor Electronics Emas Empat Pilar Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech FISIP Flores Timur Formula E Forum Furniture Futsal G30S/PKI GAAS Games Ganja Ganjil Genap Garut Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Genppari Gereja Gizi Buruk Go Pay Go-Jek Gojek Golkar Gotong Royong Grab Gubernur Guru Besar Gym Haedar Nasir ham HANI Harbolnas Hari Ibu Hewan Hiburan HIV HMI Hoax Hotel Hp Hukum Humas Humbahas HUT HUT Bhayangkara HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibadah Haji Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek IMM Indonesia Industri inflasi Informasi Infrastruktur Inspirasi Internasional Internet Intoleran Investor IPM IPPI Islam IWAPI Jakarta Jakarta Barat Jakarta Pusat Jalan Jawa Tengah Jawa Timur Jayapura Jokowi Juara Jum'at Barokah Jumanji Jumat Jumat Berkah Jurnalis Kaliber Kampanye Kampung Rakyat Indonesia Kampus Kamtibmas Kapoldasu Kapolri Kapolsek Kapolsek Kepolisian Karaoke Karhutla Karya Tulis Kasus KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kebun Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kejurnas Kekerasan Kelestarian Alam Keluarga Kemalingan Kemanusiaan Kemendag Kemendagri Kemendesa Kemendikbud Kemenhub Kemenkes Kemenkumham KEMENPAN-RB Kemenparekraf Kemenperin kemenristek Kemensos Kementan Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepala Daerah Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Keselamatan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Khilafahtul Muslimin Kilas Balik Bung Karno Kivlan Zen KKP KNPI Kohati kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Konsumen Koperasi Kopermasu Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal KRYD KSAD Kudeta Kuliner Kunjungan Kerja Kutai Kartanegara Labuhan Batu Lahan Lakalantas Laksi Lalu Lintas Lampung Langka Langkat Lapas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku LAZISMU Lebaran Legislatif Lembaga LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik Lock Down Lomba lomba lari London LPPI LPS LSM Madina Mahasiswa Mahkamah Agung Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Makassar Makkasar Mall Maluku Market Outlook Masjid Masker Mata Uang Mayday MDMC Media Media Sosial Megapolitan Menag Mendag Mendagri Menembak Menteri Menteri Perdagangan millenial Minuman Keras Minuman sehat Minyak Goreng Minyak Makan Miras Mobil MOI Motivasi MPR MPR RI Mudik Muhammadiyah Muharram MUI Munas Musik Musyawarah Narkoba Narkotika NasDem Nasional Natal Natal & Tahun Baru New Normal NII NKRI NU ODGJ Office Ojek Online Olah Raga Olahraga Ombusman Omicron Online Operasi Patuh Operasi Yustisi Opini Organisasi Ormas Otomotif P Padang Pagelaran Pahlawan Pajak Pakta Integritas Palestina Pameran PAN Pancasila Papua Parawisata Pariwisata Partai Demokrat Partai Politik Partai UKM Partai Ummat Pasar Pasar modal Pasar Tradisional Patroli PC PDI Perjuangan PDIP Perjuangan pe Pedagang Pegadaian Pelajar Islam Indonesia Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Pelukis Peluncuran Pemadam Kebakaran Pemalakan Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan pemerasan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuda Melati Indonesia Pemuda Muhammadiyah Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencemaran Nama Baik Penculikan Pencurian Pendataan Pendidikan Penelitian Penembakan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengadilan Pengadilan Negeri Pengajian Pengamanan Pengamat Penganiayaan Pengawasan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penulis Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perampasan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perhubungan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Perlombaan Permainan Perpajakan Pers Pertamina Pertanahan Pertanian Perusahaan Pesawat Terbang PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pin Pinjam meminjam uang Pinjaman Online PKL PMI Polairud Polantas Polisi Cilik Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Ponpes Pornografi PPKM PPWI Pra Kerja Pramuka Praperadilan Prawita Genppari Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik Prokes promo Property Prostitusi Protokol Kesehatan PSSI Public Expose Publik expose Puisi Pungli PUPR Pusat Perbelanjaan Puskesmas PWI Qurban Radikalisme Ragam Rakernas Rakor Ramadhan Reksadana Rektor Relawan Relawan Jokowi Remisi Rentan Renungan resa Restoran Reuni 212 Revolusi Mental Reward Robot Ruang Guru Rumah Rumah sakit Rups Rusia RUU Saber Pungli Sabu Sahabat Anak Salon Samosir Samsat Sanitasi air.Lingkungan hidup Santri SAR Satlantas Satpol PP Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Sengketa Seniman Senjata Senjata Api Sepak Bola Separatis Sepeda Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Sigli Silaturahim Silaturahim. KUYAI Kartanegara Silaturahmi Silaturrahim SIM Simpan Pinjam Simulasi Smartphone Soekarno Solar Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Stunting Suku bunga Sulawesi Selatan Sumatera Barat Sumatera Utara Sumpah Jabatan Sumut Sungai Superstore Suplemen Surabaya Surat Terbuka Suriyono Adi Susanto Suriyono Adi Susanto {SAS) Survei Survey susu Swab Antigen Syafi'i Ma'arif Syariah Syawal Takjil Tali Kasih Talkshow Tanjung Balai Tantama Tapanuli Tengah Tawuran Teknologi Teror Terorisme Tes Urine Tiket Tips Tjahyo Kumolo TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tokoh Agama Tokoh Masyarakat Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM Ukraina Ulama umkm UMSU Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa Usaha Rakyat UU Cipta Kerja UU ITE UUD 1945 Vaksinasi Vaksinasi booster Valentine Day Viral Virus Corona Walikota Wanita Wapres Wartawan Webinar Wirausaha Wisata WNA Workshop Yogyakarta Zulkifli Hasan

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA


PRO KONTRA VAKSINASI

~> Program Vaksinasi Yang Diluncurkan Pemerintah Mendapat Sorotan Dari Berbagai Masyarakat, sehingga terjadi pro dan kontra

<~ Memang Sebenarnya Harus Jelas Disampaikan, Maksud dan Tujuan Vaksinasi, Karena dilapangan Ada Perbedaan Orang Yang Akan Divaksin dan Yang Tidak Boleh Divaksin, membuat masyarakat Bingung

Link Terkait

close
Banner iklan disini