Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id
Tampilkan postingan dengan label Pameran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pameran. Tampilkan semua postingan

Perkuat Produk UKM ke Pasar Timur Tengah, Kemendag Teken Perjanjian Bisnis dengan Lulu Group International


Duta Nusantara Merdeka | Dubai 
Menjelang penutupan Expo 2020 Dubai, Kementerian Perdagangan menandatangani Memorandum of Understanding on Promotion Cooperation dengan Lulu Group International di Dubai, Uni Emirat Arab, Rabu (30/3). Penandatanganan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan penutupan Paviliun Indonesia yang telah berpartisipasi selama enam bulan di Expo 2020 Dubai. Kawasan Timur Tengah sangat meminati produk UKM Indonesia.
Penandatanganan dilakukan Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kemendag Didi Sumedi dan COO Lulu Group International yang diwakili Director of Private Label Shamim Sainulabdeen.

“Produk Indonesia saat ini telah go international, terutama di kawasan Timur Tengah. Namun, kami tidak akan berhenti sampai di sini saja. Melalui gelaran Expo 2020 Dubai yang membuka banyak peluang di bidang perdagangan, kami semakin gencar mempromosikan produk lokal Indonesia, khususnya dari usaha kecil menengah (UKM) untuk semakin menembus pasar global,” tutur Didi yang juga bertindak sebagai Komisioner Jenderal Paviliun Indonesia di Expo 2020 Dubai.

Sebagai implementasi dari penandatanganan kerja sama tersebut, di hari yang sama, Kementerian Perdagangan melanjutkan dengan kegiatan penjajakan kesepakatan bisnis (business matching) secara hibrida dengan lima lini usaha yang dimiliki oleh Lulu Group International, yaitu perusahaan di bidang produk dekorasi rumah, garmen, buah-buahan, barang kebutuhan sehari-hari, dan peralatan rumah tangga. Lulu Group International merupakan salah satu perusahaan yang memiliki jaringan pemasaran ritel yang tersebar di seluruh kawasan Timur Tengah dan memiliki 218 gerai di seluruh dunia.

Dirjen PEN menjelaskan, Kemendag akan memfasilitasi para pelaku usaha dan produsen Indonesia yang telah terkurasi untuk bisa memasarkan produknya melalui jaringan Lulu Internasional, tidak hanya di pasar Uni Emirat Arab, tapi juga di seluruh dunia. “Kemendag juga akan membuka akses pasar langsung antara Lulu Group International dengan para pelaku UKM,” tambahnya.

Acara business matching diikuti 42 pelaku usaha dari wilayah Jabodetabek secara luring di Episode Hotel Gading Serpong dan 55 pelaku usaha wilayah di luar Jabodetabek secara daring.Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan akan menjadi langkah nyata untuk mengimplementasikan kerja sama dan langkah awal bagi masuknya produk-produk UKM Indonesia ke pasar Timur Tengah melalui jaringan ritel Lulu Group International.

“Perjanjian bisnis ini membuktikan bahwa Paviliun Indonesia tidak hanya sebagai wadah untuk memamerkan potensi perdagangan, pariwisata, dan peluang investasi, tetapi sekaligus memberikan kerja sama nyata antara pengusaha Indonesia, buyer potensial, dan investor di pasar Timur Tengah,” tutup Didi.

Penyelenggaraan business matching dan penandatanganan perjanjian bisnis tersebut cukup strategis karena 25 persen saham dari Lulu Group International dimiliki Pemerintah Timur Tengah. Hal tersebut merupakan kesempatan luar biasa untuk meningkatkan potensi perdagangan sekaligus memberikan pertumbuhan ekonomi yang baik untuk Indonesia dan Uni Emirat Arab.

Sekilas Perdagangan Indonesia–Uni Emirat Arab
Uni Emirat Arab merupakan salah satu negara tujuan ekspor potensial Indonesia. Pada Januari 2022, Uni Emirat Arab merupakan negara tujuan ekspor nonmigas ke-20 bagi Indonesia dengan nilai ekspor mencapai USD 182,9 juta. Nilai ini mengalami peningkatan sebesar 53,96 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2021. Selain itu, pada Januari 2022, Uni Emirat Arab merupakan negara tujuan ekspor nonmigas pertama Indonesia di kawasan Timur Tengah dengan pangsa mencapai 36,52 persen.

Melihat besarnya potensi ekonomi yang dimiliki oleh Indonesia dan Uni Emirat Arab, Kementerian Perdagangan telah melakukan berbagai upaya melalui program pengembangan ekspor dan peningkatan akses pasar. Hal ini juga dalam rangka peningkatan ekspor Indonesia ke Timur Tengah, khususnya ke Uni Emirat Arab. (Lak/Tha)

Share:

Paviliun Indonesia Expo 2020 Dubai Sukses Capai Target 2,5 Juta Pengunjung


Duta Nusantara Merdeka | Dubai
Menuju akhir gelaran Expo 2020 Dubai, Paviliun Indonesia berhasil menarik lebih dari 2,5 juta pengunjung, melampaui target yang dicanangkan sejak pembukaan Paviliun Indonesia. Pada Selasa (29/3) atau dua hari sebelum expo berakhir, pengunjung Paviliun Indonesia tercatat sebanyak 2.506.589 orang.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan sekaligus Komisioner Jenderal Paviliun Indonesia, Didi Sumedi, menyatakan, capaian ini memberi keyakinan bahwa Indonesia memang tempat yang menarik untuk dikunjungi masyarakat dunia.

“Saya sangat bangga akhirnya Paviliun Indonesia berhasil mencapai target 2,5 juta pengunjung. Para pengunjung dapat menerima informasi mengenai potensi Indonesia dan diharapkan semakin familier dengan Indonesia. Hal ini mendorong peningkatan nation branding dan sektor perdagangan Indonesia di tingkat global,” ujar Didi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (31/03).

Angka 2,5 juta pengunjung merupakan 10 persen target pengunjung expo selama enam bulan waktu penyelenggaraan, yaitu sebanyak 25 juta. Didi mengungkapkan, saat ini pengunjung expo tercatat hampir 22 juta orang atau dengan kata lain jumlah pengunjung Paviliun Indonesia telah melebihi 10 persen jumlah keseluruhan pengunjung expo. 

“Ini adalah pencapaian luar biasa untuk Indonesia dan kita bangga karena berbagai acara yang kita tampilkan ternyata sungguh menarik hati banyak pengunjung,” tutur Didi.

Selama 26 minggu gelaran Expo 2020 Dubai hingga saat ini, Indonesia telah menampilkan 140 forum bisnis dan lebih dari 200 pertunjukkan budaya. Ada pula beragam seminar dan lokakarya yang juga sukses menarik minat pengunjung, seperti lokakarya jamu dan tata rias yang dibawakan PT Sarinah dan Mustika Ratu pada minggu partisipasi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (KBUMN), Rabu (24/03).

Pada acara tersebut, para pengunjung diajak melihat proses meracik jamu dan mencicipinya. Tujuannya yaitu untuk memperkenalkan bahwa Indonesia memiliki minuman herbal yang bisa dikonsumsi semua orang. Jamu yang dipamerkan antara lain yaitu jamu asam, kunyit asam, dan turmeric latte.“Saya penasaran dengan jamu Indonesia yang ternyata rasanya sangat unik. Demo proses pembuatan jamunya juga menarik dan saya sangat menikmati turmeric latte-nya,” tutur salah satu pengunjung Paviliun Indonesia asal Inggris, Brenda.

Total nilai ekspor jamu Indonesia ke dunia pada 2021 mencapai USD 41,5 juta atau meningkat 10,96 persen dibandingkan tahun 2019. Untuk itu, Indonesia berkomitmen semakin menggencarkan promosi jamu ke pasar global. Kemasan jamu Indonesia saat ini juga tampak lebih praktis dan menarik.

Selain lokakarya pembuatan jamu, para pengunjung juga diajak merias wajah dengan kosmetik halal Indonesia dari Mustika Ratu. Adapun ekspor kosmetik dan parfum Indonesia pada 2021 tercatat sebesar USD 241 juta, meningkat sekitar 15,8 persen dibandingkan tahun 2020 yang sebesar USD 203 juta.

Di samping itu, beragam pertunjukkan budaya yang ditampilkan di Outdoor Stage Paviliun Indonesia juga menarik banyak pengunjung. Pertunjukkan budaya yang ditampilkan setiap hari pukul 5 sore dan 8 malam mampu mengajak para pengunjung bersama-sama menyelami keberagaman budaya Indonesia dengan ikut menari bersama.
Pada 19--24 Maret 2022 lalu, Paviliun Indonesia diramaikan penampilan penari dari Gandrung Dance Studio yang menampilkan Tari Jejer dari Jawa Timur, Tari Cendrawasih dari Bali, Tari Pangkur Sagu dari Papua, Tari Piring dari Sumatera Barat, Tari Bawa Borneo dari Kalimantan, Tari Gandrung Bandung dari Jawa Barat, dan Tari Dua Rumpun dari Papua dan Betawi.

“Paviliun Indonesia sebagai pameran miniatur negeri memberi kesempatan memamerkan keragaman budaya Indonesia. Kami juga mengajak anak bangsa yang memiliki talenta untuk tampil di ajang bergengsi ini untuk bersama-sama memperkenalkan budaya Indonesia ke panggung internasional,” tutup Didi. (Lak/Tha)
Share:

Kaleidoskop Paviliun Indonesia: Potret Perjalanan Indonesia di Gelaran Expo 2020 Dubai


Duta Nusantara Merdeka | Dubai Selama enam bulan keikutsertaan di ajang Expo 2020 Dubai, Paviliun Indonesia telah mewujudkan upayanya untuk memamerkan potensi dan keunggulan bangsa di sektor perdagangan, pariwisata, dan investasi kepada dunia. Penyelenggaraan Expo 2020 Duba di Dubai, Uni Emirat Arab telah berlangsung sejak 1 Oktober 2021 dan akan segera berakhir pada 31 Maret 2022.

“Paviliun Indonesia sebagai miniatur negeri telah menyuguhkan potensi terbaik dan keunggulan bangsa di sektor perdagangan, pariwisata, dan investasi kepada dunia. Melalui ajang ini, kami telah membuka mata para pengunjung dari seluruh dunia. Kami optimis, produk-produk lokal Indonesia akan sukses menembus pasar global dan semakin banyak orang yang berkunjung ke Indonesia,” ujar Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional sekaligus Komisioner Jenderal Paviliun Indonesia Didi Sumedi dalam keterangan tertulisnya, Selasa (29/03).

Menurut Didi, banyak hal yang membuat pengunjung merasa semakin dekat dengan Indonesia. “Didukung oleh segenap kementerian, lembaga, pemerintah provinsi serta mitra dari sektor swasta, Paviliun Indonesia telah menggelar lebih dari 140 forum bisnis yang berbeda setiap minggunya untuk membuka peluang investasi, memamerkan 650 produk-produk usaha kecil dan menengah (UKM) untuk menarik potensi perdagangan, hingga menyuguhkan lebih dari 150 pertunjukan budaya di panggung luar ruang untuk menarik para wisatawan mancanegara,” ungkap Didi.

Perjalanan Paviliun Indonesia di Expo 2020 Dubai hanya merupakan satu dari sekian banyak upaya Indonesia untuk meningkatkan citra positif bangsa di mata dunia . Perjalanan enam bulan partisipasi Indonesia di gelaran Expo 2020 Dubai yang sempat tertunda akibat pandemi Covid-19, tergambar dalam kaleidoskop di bawah ini. Sejumlah potret tahapan yang dilalui dan kesuksesan di berbagai kegiatan di Paviliun Indonesia berhasil ditorehkan Paviliun Indonesia.

Peletakan Batu Pertama

Pada 9 September 2019, Pemerintah Indonesia secara resmi menandai keikutsertaan Indonesia dalam Expo 2020 Dubai melalui peletakan batu pertama Paviliun Indonesia oleh Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf.

Pembangunan Paviliun Indonesia

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA), salah satu perusahaan terkemuka di Asia Tenggara turut
ambil bagian dalam pembuatan Paviliun Indonesia. Pada September 2021, pembangunan Paviliun Indonesia berhasil mencapai 100 persen.

Upacara Pembukaan Paviliun Indonesia Berhasil Datangkan 100.000 Pengunjung

Paviliun Indonesia mengusung tema “Creating the Future, from Indonesia to the World”. Bersamaan dengan Pembukaan Expo 2020 Dubai pada 31 Oktober 2021, Paviliun Indonesia merayakan kedatangan pengunjung pertamanya melalui pertunjukan budaya yang meriah. Dalam waktu berdekatan, Paviliun Indonesia telah mendatangkan pengunjung sebanyak 100.000 orang.

Kemeriahan National Day dan Kunjungan Presiden Jokowi

National Day yang digelar pada 4 November 2021 adalah hari yang besar untuk Indonesia. Dirayakan
dengan meriah di Al Wazl Plaza, Indonesia menyajikan pertunjukkan budaya yang spektakuler dan sukses memikat hati pengunjung. National Day Indonesia merupakan satu dari acara yang memberi kesempatan untuk menampilkan kekayaan bangsa lebih luas lagi kepada dunia. Acara tersebut turut mengundang Mohamed bin Zayed Al Nahyan yang merupakan Pangeran Mahkota Abu Dhabi.

Saat itu pula, Presiden Jokowi tengah hadir untuk melakukan sejumlah kunjungan dan penandatangan perjanjian bisnis dengan pejabat Timur Tengah. Di bulan yang sama, Indonesia juga telah menarik sebanyak 500.000 pengunjung.

Akhir Tahun yang Sibuk di Paviliun Indonesia

Pada 2 Desember 2021, Indonesia turut merayakan National Day UAE dengan sejumlah pertunjukan budaya dan pemutaran video. Pada bulan ini, forum bisnis terkait potensi Indonesia Syariah dan lokakarya robotic karya anak bangsa juga digelar. Menjelang akhir tahun, pertunjukan dan parade budaya Bali turut memeriahkan Paviliun Indonesia hingga mendatangkan 750.000 pengunjung.

Indonesia Perkenalkan Pulau Komodo sebagai Satu dari 7 Keajaiban Dunia

Pada Februari 2022, Indonesia memperkenalkan Pulau Komodo sebagai salah satu dari tujuh
keajaiban dunia. Saat itu, Indonesia mengadakan upacara peluncuran marker dan pertunjukan budaya di Outdoor Stage, dan Jubilee yang merupakan salah satu panggung terbesar di Expo 2020 Dubai. Pada saat itu pula, Paviliun Indonesia berhasil menarik satu juta pengunjung.

Indonesia Gelar Modest Fashion Show dan Coffee Cupping

Memasuki bulan Maret 2022, Indonesia menggelar peragaan busana muslim yang memamerkan 20 karya desainer Indonesia. Tidak hanya itu, para pengunjung juga diajak mencicipi kopi petani lokal melalui coffee cupping. Kemeriahan di Paviliun Indonesia tersebut ternyata sukses menarik dua juta pengunjung.

Indonesia Kembali Perkenalkan Proyek Ibu Kota Nusantara

Gelaran Expo 2020 Dubai membuka kesempatan untuk menarik peluang investasi dan menjadi momen yang tepat untuk memperkenalkan proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Di akhir minggu perhelatannya, Indonesia menyajikan peluang kerja sama dengan sektor swasta nasional
dan asing untuk melancarkan proyek pembangunan IKN.

Indonesia Akhiri Perjalanan di Expo 2020 Dubai

Gelaran Expo 2020 Dubai yang akan berakhir pada 31 Maret 2022 sekaligus mengakhiri perjalanan Paviliun Indonesia di ajang pameran terbesar di dunia ini. Di hari yang sama, Paviliun Indonesia akan ditutup dengan sejumlah pertunjukan budaya dan dihadiri para nara tama (VIP) dan naratetama (VVIP). Misi Indonesia Indonesia untuk untuk menampilkan potensi bangsa ke mata dunia untuk menarik peluang perdagangan, pariwisata, dan investasi telah terlaksana.

“Meskipun di tengah pandemi Covid-19 yang masih melanda, Paviliun Indonesia berhasil mencetak prestasi dan memukau para pengunjung. Saya semakin optimis setelah ini, akan semakin banyak yang akan berkunjung ke Indonesia untuk mengambil peluang, terutama di bidang perdagangan, pariwisata, dan investasi dan mendorong pemulihan ekonomi pasca pandemic Covid-19,” tutup Didi.
(Lak/Tha)

Share:

Paviliun Indonesia Gelar "Indonesia PPP Day" di Expo 2020 Dubai


Duta Nusantara Merdeka | Dubai
Paviliun Indonesia menggelar forum bisnis bertajuk " Indonesia Public Private Partnership (PPP) Day" di Expo 2020 Dubai hari Senin (28/3). Forum bisnis yang diinisiasi Kementerian Keuangan membahas kebijakan dan instrumen pembiayaan yang inovatif beserta dukungan Pemerintah yang diberikan untuk mewujudkan komitmen Indonesia terhadap pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

Hadir memberikan paparan pada forum bisnis Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan beberapa panelis yaitu Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono , Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Gerard Platen yang diwakili oleh Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI), dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Selain itu, hadir pula Kepala Perwakilan World Bank untuk Indonesia dan Timor Leste Satu Kähkönen.

"Indonesia pada 2045 akan menjadi negara dengan ekonomi terbesar kelima di dunia. Proyeksi inilah yang terus kami gaungkan selama partisipasi Indonesia di gelaran Expo 2020 Dubai. Ini adalah kesempatan kita untuk terus menarik peluang investasi, terutama dalam proyek pembangunan dan pengembangan infrastruktur dalam negeri," ujar Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag sekaligus Komisioner Jenderal Paviliun Indonesia Didi Sumedi dari Jakarta, Senin (28/03).

Didi mengungkapkan, dalam salah satu forum bisnis tersebut membahas instrumen Penjaminan Pemerintah yang dipadukan dengan arsitektur blended finance untuk meningkatkan penerapan prinsip Enivronmental, Social, dan Governance (ESG) dalam rangka mendorong partisipasi aktif sektor swasta dalam membangun dan membiayai pembangunan infrastuktur Indonesia yang berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan fokus utama sektor investasi UEA di Indonesia, khususnya energi terbarukan dan industri berbasis pengelolaan lingkungan yang baik.

“Melalui skema KPBU, penanggung jawab proyek dapat mengakses dukungan Kementerian Keuangan, seperti fasilitas penyiapan proyek, dukungan kelayakan, yang terintegrasi dengan penjaminan Pemerintah dan platform SDG Indonesia One. Semua dukungan tersebut disediakan untuk mendorong partisipasi aktif sektor swasta dalam membangun danmembiayai pembangunan infrastruktur Indonesia yang berkelanjutan, sesuai dengan visi Indonesia Emas 2045,” tutur Brahmantio Isdijo, Direktur Pengelolaan Dukungan Pemerintah dan Pembiayan Infrastruktur, Kemenkeu.

Asal tahu saja, Keberhasilan pembangunan infrastruktur Indonesia tidak lepas dari kesuksesan skema PPP. Proyek besar yang berhasil dibangun sebelumnya, antara lain jalan tol Cikampek, pengembangan water supply system di Bandar Lampung, hingga proyek Palapa Ring yang mengembangkan serat optik untuk kebutuhan telekomunikasi dan telah menjangkau 17 daerah terpencil di Indonesia. (Lak/Tha)


Share:

Paviliun Indonesia Tarik Dua Juta Pengunjung Jelang Akhir Expo 2020 Dubai



Duta Nusantara Merdeka | Dubai
Paviliun Indonesia di Expo 2020 Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) telah menarik hingga dua juta pengunjung dari seluruh dunia jelang Expo 2020 Dubai berakhir. Jumlah tersebut tercatat per hari Senin lalu (21/3). Paviliun Indonesia terus berupaya mencapai target sebanyak 2,5 juta pengunjung pameran di akhir Expo 2020 Dubai.

“Kami sangat berbahagia karena selama kurang dari dua minggu berakhirnya gelaran Expo 2020 Dubai, Paviliun Indonesia telah berhasil menarik dua juta pengunjung. Kami optimis, angkanya akan terus bertambah hingga gelaran ini berakhir,” tutur Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan sekaligus Komisioner Jenderal Paviliun Indonesia Didi Sumedi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (25/03).

Didi menyampaikan, keberhasilan menggaet dua juta pengunjung tidak lepas dari upaya Indonesia memberikan suguhan yang meriah, mulai dari pertunjukkan budaya, pameran produk lokal, hingga lokakarya yang sukses menarik hati para pengunjung Expo 2020 Dubai. Agenda-agenda forum bisnis yang digelar Paviliun Indonesia pun turut berperan menunjukkan daya tarik sekaligus membuka peluang investasi dan perdagangan di Indonesia.

Lebih jauh, Didi mengatakan, seperti halnya pada minggu lalu (13/3), Paviliun Indonesia diramaikan oleh Modest Fashion Day yang memamerkan 20 karya desainer Indonesia dan mendatangkan banyak pelaku fesyen dari Timur Tengah.

Coffee Cupping Paviliun Indonesia Suguhkan Kopi Petani Lokal.

Didi juga mengatakan, sebagai penghasil kopi terbesar keempat di dunia, Indonesia terus berupaya untuk memamerkan kopi petani lokal di gelaran Expo 2020 Dubai. 

Oleh karena itu, di pekan partisipasi Bank Indonesia dalam Expo 2020 Dubai, Paviliun Indonesia menggelar acara coffee cupping pada Kamis (17/3). Acara tersebut diselenggarakan sebagai upaya memperluas akses pasar kopi Indonesia hingga ke Timur Tengah.

“Di Gelaran Expo 2020 Dubai, Indonesia terus memperkenalkan kopi lokal Indonesia, mulai dari pameran hingga demo menyeduh kopi (coffee brewing) yang dapat ditemukan di area Pasar Malam Paviliun Indonesia. Kini, sebagai upaya untuk semakin menggencarkan promosi kopi lokal, Indonesia mengadakan coffee cupping yang dihadiri barista profesional asal Indonesia,” ujar Didi.

Melalui acara coffee cupping tersebut, pengunjung diajak untuk mencicipi tujuh sampel kopi yang ditanam dengan metode yang berkelanjutan sesuai dengan konsep ekonomi hijau dari Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Selatan, Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat, Bali, dan Sulawesi Selatan. Acara tersebut juga bertujuan untuk membangun kerja sama antarpetani lokal, pebisnis kopi, dan pedagang kopi dari UEA.

Coffee cupping merupakan aktivitas untuk mengobservasi rasa dan aroma pada kopi. Prosesinya pun harus mengikuti standar protokol dari Specialty Coffee Association (SCA). Sampel yang disiapkan harus dengan cara yang sama sehingga dapat melakukan evaluasi dengan baik. Sebagai negara produsen kopi terbaik keempat dunia setelah Brasil, Vietnam, dan Kolombia; data Kemendag mencatat, ekspor kopi Indonesia secara keseluruhan pada 2021 adalah sebesar USD 851,72 juta.

Pembekalan Pekerja Migran

Selain memamerkan produk lokal, Paviliun Indonesia juga menggelar kegiatan untuk meningkatkan potensi kewirausahaan kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tinggal di UEA pada pekan partisipasi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam Expo 2020 Dubai.

Acara yang difasilitasi Bank Mandiri melalui program “Mandiri Sahabatku” bertujuan untuk mengajak para PMI di Timur Tengah, khususnya di Dubai agar memiliki pola pikir untuk menjadi pengusaha di negeri sendiri. Pembekalan kewirausahaan tersebut juga melahirkan penandatanganan Nota Kesepakatan tentang Pemberdayaan dan Pengembangan Pekerja Migran Indonesia di UEA yang merupakan kerja sama antara PT. Bank Mandiri dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Dubai.

“MoU ini adalah amanah untuk memperkuat kemampuan para Pekerja Migran Indonesia. Saya percaya melalui program ini, para pekerja kita di luar negeri, khususnya di Dubai, dapat menanamkan perencanaan finansial dan ketika pulang ke Indonesia dapat membuka lapangan pekerjaan atau menjadi wirausahawan,” tutur Konsul Jenderal Republik Indonesia di Dubai K. Candra Negara ketika membuka acara tersebut. (Lak/Ant)







Share:

Restoran Paviliun Indonesia Masuk 10 Tempat Terbaik Minum Kopi di Expo 2020 Dubai



Duta Nusantara Merdeka | Dubai 
Bandung Resto dan Java Café yang terletak di Paviliun Indonesia menjadi salah satu tempat terbaik di Expo 2020 Dubai untuk minum kopi. Daftar ini dikeluarkan oleh Time Out yang menjadi partner Expo 2020 Dubai dalam memberikan rating dan ulasan untuk seluruh resto dan kafe yang ada di paviliun negara peserta.

“Sekali lagi Indonesia mendapat kembanggaan karena diakui secara nyata oleh komunitas internasional. Kali ini, giliran restoran Indonesia yang menjadi favorit para pengunjung Expo 2020 Dubai,” ujar Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional sekaligus Komisioner Jenderal Paviliun Indonesia Didi Sumedi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/03).

Hadirnya restoran Indonesia di paviliun, lanjut Didi, menjadi sarana terbaik dalam mengenalkan kualitas dan citarasa kuliner, khususnya kopi Indonesia yang beragam. “Ini menjadi potensi untuk membuka peluang terhadap permintaan makanan dan kopi asli Indonesia dan diharapkan dapat mendorong ekspor,” imbuh Didi.

Selain Time Out, restoran dan kafe Paviliun Indonesia juga masuk sebagai 10 tempat terbaik untuk minum kopi berdasarkan rating yang diberikan para pengunjung restoran. Dalam lima bulan perhelatan, para pengunjung dapat menemukan kopi luwak, kopi termahal di dunia dengan harga yang terjangkau.

Menurut Java Café, kopi Indonesia yang paling terkenal di kalangan pengunjung adalah kopi Luwak, kopi Toraja, dan kopi Gayo Aceh. Hal ini dibuktikan dengan terjualnya ratusan gelas kopi tiap hari dan banyaknya staf paviliun negara lain yang menjadi pelanggan kopi.

“Rasa kopi Luwak yang disajikan sangat lembut dan aromanya sangat menggoda. Hampir setiap hari saya mengajak teman untuk menikmati kopi dari Java Café,” ucap staf Expo 2020 Dubai, Adriane.

Restoran dan kafe menjadi salah satu daya tarik masyarakat lokal untuk mengunjungi Pavilun Indonesia dengan rata-rata puluhan ribu pengunjung di beberapa minggu terakhir. Jumlah pengunjung Paviliun Indonesia diperkirakan semakin meningkat selama beberapa hari ke depan, khususnya menjelang akhir gelaran Expo 2020 Dubai.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik yang diolah Kementerian Perdagangan, pada periode Januari 2022, ekspor kopi Indonesia tercatat sebesar USD 99,16 juta, atau naik 44,02 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat USD 68,85 juta. Sedangkan pada 2021, ekspor kopi Indonesia mencapai USD 851,72 juta, atau naik 3,62 persen dari tahun sebelumnya yang tercatat sebesar USD 821,93 juta.
(Arianto)
Share:

BPOM Gencarkan Promosi Produk Makanan Olahan Indonesia di Pasar Timur Tengah


Duta Nusantara Merdeka | Dubai, Uni Emirat Arab
Pemerintah Indonesia melalui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menggencarkan promosi produk makanan olahan Indonesia di Paviliun Indonesia di Expo 2020 Dubai, Uni Emirat Arab (UAE) pada 25 Februari—3 Maret 2022. Mengusung tema “Healthy Life for a Better Future”, BPOM meramaikan Paviliun Indonesia dengan memperkenalkan potensi bidang industri farmasi, obat tradisional, suplemen kesehatan, kosmetik, dan pangan olahan Indonesia. 

Selain itu, BPOM juga menggelar serangkaian acara, mulai dari seminar, forum bisnis, dan penjajakan kesepkatan bisnis ( business matching). Acara tersebut dihadiri Konsul Jenderal RI di Dubai, K. Candra Negara dan Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan BPOM, Rita Endang.

“Pada minggu ke-22, Paviliun Indonesia menampilkan berbagai potensi Obat dan Makanan dari Indonesia melalui kehadiran BPOM. Expo 2020 Dubai merupakan momentum yang tepat untuk mendorong dan mengembangakan inovasi dan daya saing produk-produk Indonesia di pasar global. Gelaran Expo 2020 Dubai juga membuka peluang untuk memperkenalkan hingga menarik buyer maupun importir internasional, khususnya di Pasar Timur Tengah,” kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan sekaligus Komisioner Jenderal Paviliun Indonesia Didi Sumedi dari Jakarta dalam rilisnya, Kamis (03/03).

“Sektor makanan olahan merupakan salah satu andalan ekspor Indonesia. UAE merupakan pasar potensial sekaligus sebagai sebagai hub bagi Kawasan Teluk dan Timur Tengah. Nilai ekspor makanan olahan Indonesia ke UEA pada 2020 tercatat sebesar USD 89,42 juta, atau meningkat 27,09 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peluang tersebut membuat kami menggencarkan promosi produk pangan olahan untuk Pasar Timur Tengah”, ungkap Didi.

Pada acara seminar, BPOM mengangkat tema mengenai Dukungan Pemerintah dan Peluang Investasi di Bidang Industri Obat, Kosmetik dan Pangan olahan. Sedangkan pada forum bisnis, BPOM menghadirkan para regulator obat tradisional, kosmetik, suplemen kesehatan dan pangan olahan. Regulator yang diundang berasal dari Australia, Republik Rakyat Tiongkok, India, dan Turki yang berbagi informasi regulasi dan persyaratan izin masuk produk di negara tersebut. Tujuannya, untuk memberikan pemahaman kepada pelaku usaha agar produk Indonesia dapat dipasarkan di negaranegara tersebut.

Selain itu, BPOM juga turut mengadakan business matching yang menargetkan buyer dan importir potensial dari Timur Tengah. Produk-produk yang ditargetkan yaitu produk farmasi, obat tradisional, suplemen kesehatan, dan kosmetik. Selain itu, pangan olahan menjadi produk yang berpotensi untuk menjadi peluang ekspor.

“Saat ini kami dari BPOM semakin memfokuskan upaya untuk meningkatkan investasi asing bidang industri farmasi di Indonesia. Tidak hanya itu, kami juga membawa potensi pangan olahan dan kosmetik herbal yang dapat membuka peluang ekspor yang lebih besar ke Timur Tengah. Ekspor produk farmasi dan kosmetik berbasis herbal sangat berpotensi untuk dikembangkan. Permintaan pasar impor dunia terhadap produk obat dan kosmetika tumbuh pesat, rata-rata 17 persen dan 15 persen per tahun. Indonesia merupakan salah satu negara terbesar dalam industri obat tradisional kosmetika alami berbahan baku tumbuh-tumbuhan yang juga berpotensi cukup besar untuk bersaing di pasar dunia,” tutur Rita Endang, Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan.

Selain serangkaian acara di atas, BPOM juga memamerkan aneka produk farmasi, pangan, dan kosmetik dari Indonesia di area Rolling Exhibition Paviliun Indonesia. Beberapa diantaranya adalah Real Time PCR Kit dan vaksin Covid-19 yang merupakan produksi Bio Farma. 

Obat herbal yang dipamerkan mulai dari suplemen temulawak, teh herbal, sari jahe, hingga jamu penguat imunitas ( booster). Sedangkan produk pangan yang dipamerkan, yakni mulai dari bumbu, rempah, dan makanan olahan. Produk kosmetik yang juga dipamerkan seperti produk perawatan tubuh, rambut, hingga wajah yang seluruhnya berada di bawah pengawasan BPOM dan telah memiliki sertifikat halal. (Lak/Tha)
Share:

Ketua PWNU Riau T Rusli Ahmad Dukung Program yang Digelar oleh BP3 Riau


Duta Nusantara Merdeka | Pekanbaru 
Panitia pelaksana Bazar Kuliner yang digelar oleh Badan Pengusaha Pemuda Pancasila (BP3) Riau silaturahmi sekaligus  melakukan audiensi ke Ketua PWNU Riau T. Rusli Ahamd, SE.,MM. 

Rombongan panitia yang diketuai oleh Meidina mengatakan kegiatan bazar kuliner ini nantinya akan dimeriahkan dengan berbagai perlombaan. Seperti perlombaan Fashion Show, karaoke Competition, K-POP Dance Competition, Zumba Party, Sepeda Santai dan Rebana. Dan Ada Sepeda Santai, Zumba, Demo masak oleh Chef Ani Sari Kartika. 

"Bagi masyarakat yang ingin ikut perlombaan, pendaftaran dapat datang langsung ke sekretariat jalan Dharmabakti nomor 50, atau dapat menghubungi Narahubung kita atas nama saudari Dewi di nomor 0823 8578 3182," kata Meidina di Pekanbaru, Sabtu (26/02). 

Asal tahu saja, biaya pendaftaran untuk acara yang akan digelar pada tanggal  7 sampai 13  Maret tahun 2022 itu tidak terlalu memberatlan peserta, yaitu berkisar Rp 50.000 hingga Rp 100.000 tergantung kategorinya.

Ketua panitia Pameran Bazar itu mengungkapkan tujuan dari diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk menyalurkan bakat-bakat seni kaula muda di pekanbaru, dan Riau umumnya. Selain itu juga merangsang pertumbuhan ekonomi masyarakat yang saat ini masih sulit akibat pandemi covid 19 yang hingga kini belum juga usai. 

"Dengan adanya pameran bazar ini, kita berharap para pelaku usaha, khususnya sektor UMKM dapat berpartisipasi, kita berharap dengan adanya pameran bazar ini dapat menarik pengunjung dan berbelanja, sehingga terjadi aktivitas jual beli, dengan adanya transaksi jual beli, tentunya akan mendatangkan keuntungan bagi pelaku usaha," jelas Meidina. 

Selain itu, kata Medina, kegiatan ini merupakan salah satu program kerja Badan Pengusaha Pemuda Pancasila MPW Riau Bidang Seni Budaya dan Pariwisata serta Dibantu oleh Indra King selaku Pimpinan Indsky Production. 

"Sesuai dengan amanat ketua BP3 MPW Riau Bung Jhoni Tan dengan Sekretaris Hendra Ananta, S.H, Bahwa BP3 sebagai badan yang khusus tempat bernaungnya para pengusaha kader kader Pemuda Pancasila, keberadaannya harus memberi manfaat kepada masyarakat. Dan salah satu sebagai wujud konkritnya, kami dari BP3 Riau melalui bidang seni budaya dan pariwisata mengadakan pameran Bazar ini," tutur Meidina. 

Melihat antusias dari pengurus BP3 dalam menyelenggarakan kegiatan pameran Bazar itu, Ketua Tanfidziah PWNU Riau T. Rusli Ahmad mendukung program yang di gelar oleh BP3 Riau itu. 

Ia menyarankan bahwa kegiatan ini nantinya tetap menjunjung budaya melayu, budaya yang kental keislamannya. 

"Meskipun ada lomba dance K-Pop tetapi jangan sampai melupakan budaya kita, baik gerakannya maupun kostumnya," kata Rusli Ahmad

Begitu juga dengan lomba karaoke, Ketua Tanfidziah PWNU itu berharap hendaknya ada lagu wajib melayu yang di nyanyikan. 

"Karena disetiap bait lagu melayu itu terbersit nilai dan tunjuk ajar budaya kita, sehingga para generasi muda kita mengenal budaya bangsa nya sendiri," ungkap Rusli Ahmad. 

Meski begitu, ia sangat mengapresiasi panitia karena didalam perlombaan itu panitia juga menggelar perlombaan Rabana. 

"Rebana bagian dari budaya bangsa kita, untuk itu wajib kita lestarikan, dan salah satu cara melestarikannya ialah seperti yang kawan-kawan dari BP3 Riau lakukan, dengan mengadakan perlombaan, sehingga sanggar-sanggar kesenian yang ada sekarang ini semakin bersemangat untuk melatih anak kemenakan kita tentang seni dan budaya melayu," tutup T. Rusli Ahamd.(A-R)

Editor: Arianto
Share:

Dari Expo 2020 Dubai, Batik jadi Incaran Kolektor Dunia


Duta Nusantara Merdeka | Dubai
Gelaran Expo 2020 Dubai menjadi ajang untuk memamerkan produk khas Indonesia ke mata dunia, salah satunya batik. Produk warisan budaya Indonesia ini menjadi incaran kolektor dunia yang berkunjung di Paviliun Indonesia. Aneka motif batik dapat ditemukan di berbagai penjuru Paviliun Indonesia, salah satunya di area Rolling Exhibition.

“Pada Expo 2020 Dubai, batik menjadi salah satu incaran kolektor dari Amerika, Australia, hingga Prancis,” kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional dan Komisioner Jenderal Paviliun Indonesia Didi Sumedi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (16/02).

Didi menambahkan, berbagai produk batik yang dipajang sebagai suvenir di area Rolling Exhibition berasal dari produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) siap ekspor. Selain dalam bentuk kain, produk batik yang juga dipamerkan adalah dalam bentuk kemeja, blazer, dan syal melalui peragaan busana. Produk tersebut telah dikurasi PT Sarinah sebagai pengelola suvenir Paviliun Indonesia.

“Kami terus menggencarkan promosi produk batik ke kancah internasional. Saat ini, Paviliun Indonesia telah menjual lebih dari 150 produk fesyen batik dan menarik sejumlah kolektor asing. Dengan menampilkan aneka batik dari berbagai daerah Indonesia di Expo 2020 Dubai, kami optimis batik semakin berperan dalam perekonomian nasional,” papar Didi.

Industri batik merupakan salah satu sektor yang memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional dengan kontribusi sebesar Rp7,5 triliun selama kuartal I 2021. Tidak hanya itu, sektor yang didominasi industri kecil menengah (IKM) ini juga menyerap tenaga kerja sebanyak 200 ribu orang dari 47 ribu unit usaha yang tersebar di 101 sentra wilayah Indonesia. 

Salah satu yang ditampilkan di area Rolling Exhibition di Paviliun Indonesia yaitu batik warisan dengan motif rapi dan unik asal Pekalongan, Jawa Tengah. Batik ini memiliki motif yang didominasi corak bunga kombinasi dari budaya Tiongkok dan Jawa. 

Motif batik warisan ini dibuat menggunakan canting nol persen seukuran jarum oleh perajin batik berpengalaman. Dengan menggunakan canting nol persen tersebut, maka corak yang dihasilkan menjadi lebih kecil dan rapat, sehingga motif batik yang dihasilkan terlihat sangat rapi.

Selain batik warisan, Paviliun Indonesia juga memamerkan batik berbahan daun nila yang ramah lingkungan. Batik ini dikenal dengan batik indigo karena warna biru yang menjadi ciri khasnya. Batik lain yang juga dipamerkan adalah batik motif mega mendung yang mendunia dan memiliki filosofi kental akan nilai ketuhanan.

“Ketika menjelajahi area Rolling Exhibition Paviliun Indonesia, mata saya langsung tertuju pada kain batik yang dipajang. Batik Indonesia memiliki warna yang cantik dan setelah saya cari tahu, ternyata motifnya memilki filosofi tersendiri. Saya juga sempat melihat produk fesyen yang terbuat dari kain batik dan saya memilih untuk membeli satu syal batik ini,” ujar Mariam, pengunjung asal Dubai. (Arianto)
Share:

Paviliun Indonesia di Expo 2020 Dubai Sukses Tarik Ribuan Pengunjung


Duta Nusantara Merdeka | Dubai
Paviliun Indonesia di Expo 2020 Dubai telah sukses menarik 750 ribu pengunjung di bulan keempat perhelatannya. Keberhasilan tersebut tidak lepas dari upaya Indonesia yang terus menampilkan potensi bangsa kepada dunia. Paviliun Indonesia sebagai miniatur negeri berhasil menceritakan kemajuan Indonesia di sektor perdagangan, investasi, dan pariwisata.

“Kami bangga Paviliun Indonesia di Expo 2020 Dubai berhasil menarik 750 ribu pengunjung selama empat bulan. Ini merupakan hasil kolaborasi yang baik antar-kementerian dan lembaga yang selalu menyajikan kegiatan menarik di setiap minggunya,” ujar Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional dan Komisioner Jenderal Paviliun Indonesia Didi Sumedi dalam keterangan tertulisnya, Selasa (01/02)

Didi mengungkapkan, Paviliun Indonesia juga telah dihadiri 21 kementerian dan lembaga yang menampilkan peluang investasi melalui 193 kegiatan berupa forum bisnis, one-on-one meeting, serta seminar bagi para pelaku usaha pasar Timur Tengah dan dunia. Selain itu, Paviliun Indonesia juga telah memamerkan lebih dari 595 produk usaha kecil dan menengah (UKM) siap ekspor. Beragam pertunjukan budaya setiap hari juga diselenggarakan di panggung Paviliun Indonesia. 

“Penyelenggaraan aneka forum bisnis dan seminar setiap minggunya merupakan bentuk konsistensi Indonesia untuk terus mengenalkan potensi bangsa yang luar biasa di kancah dunia. Paviliun Indonesia juga menjadi salah satu paviliun yang direkomendasikan untuk dikunjungi di area Opportunity District Expo 2020 Dubai,” kata Didi.

Menurut Didi, salah satu area yang membuat para pengunjung Paviliun kagum adalah area zona Yesterday yang mnampilkan 23 jenis rempah-rempah Indonesia. Rempah-rempah tersebut ditampilkan melalui ribuan resin dalam The Great Wall of Spice. Kemudian, para pengunjung dapat menyelami lebih dalam rempah-rempah Indonesia melalui area Indonesia Spice Up the World.

“Kami sangat kagum dengan keindahan dan budaya Indonesia. Kami melihat potensi rempah yang sangat besar di Indonesia. India juga identik dengan bumbu dan makanan berempah. Kami tertarik untuk memperkenalkan rempah-rempah Indonesia yang berkualitas ke negara kami suatu hari nanti,” ucap pengunjung Paviliun Indonesia asal India, Sharad dan Sonel.

Didi optimis testimoni para pengunjung Paviliun Indonesia yang tertarik dengan keindahan alam budaya serta potensi perdagangan yang menjanjikan akan terus mendorong Paviliun Indonesiauntuk konsisten menampilkan potensi-potensi bangsa yang luar biasa ke mata dunia. (Arianto)
Share:

Unjuk Gigi di Paviliun Indonesia di Expo 2020 Dubai, Kabupaten Tangerang Pamerkan Produk UMKM dan IKM Go Export


Duta Nusantara Merdeka | Dubai 
Paviliun Indonesia di minggu ke-16 Expo 2020 Dubai kembali membawa potensi negeri untuk dipamerkan guna meningkatkan peluang ekspor ke pasar global. Kali ini, Kabupaten Tangerang hadir meramaikan rolling exhibition Paviliun Indonesia pada 14—20 Januari 2022 dengan merangkul 12 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan industri kecil menengah (IKM). Sesuai misi pemerintah Kabupaten Tangerang, produk UMKM dan IKM yang ditampilkan adalah produk UMKM dan IKM “Go Export” antara lain fesyen, furnitur, kerajinan tangan, dan minuman.

“Gelaran Expo 2020 Dubai menjadi momentum yang tepat untuk menggencarkan ekspor produk UMKM dan IKM ke kancah internasional. Melalui pameran di Paviliun Indonesia, kami akan terus memamerkan produk lokal yang mungkin tidak bisa ditemukan di negara lain. Hal inilah yang menjadi peluang untuk memperluas ekspor internasional, khususnya di Timur Tengah,” ujar Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional dan Komisioner Jenderal Paviliun Indonesia Didi Sumedi dalam keterangan tertulisnya, Jum'at (22/01)

Didi mengatakan, sebagai kota terbesar di Provinsi Banten, Tangerang merupakan pusat manufaktur industri dengan lebih dari 1.000 pabrik bermesin canggih dan memiliki tenaga kerja yang berkualitas. Hingga saat ini, Kabupaten Tangerang juga telah memiliki lebih dari 400 UMKM dan IKM yang menghasilkan produk fesyen, furnitur, kerajinan tangan, makanan dan minuman, serta jasa dan wisata.

Didi menyebutkan, produk UMKM dan IKM “Go Export” yang dipamerkan yaitu sepatu dan tas kulit dari reptil, furnitur dari batu fosil, dan keranjang rotan yang telah merambah pasar Asia dan Eropa. Selain itu, juga memamerkan minuman serbuk cokelat yang sepenuhnya diproduksi menggunakan bahan baku lokal.

“Produk-produk yang kami pamerkan tentu merupakan produk berkualitas tinggi. Kami berharap, melalui gelaran Expo 2020 Dubai, produk yang dipamerkan bisa mendunia. Selain itu, juga memotivasi pengusaha UMKM lainnya untuk semakin berdaya dan meningkatkan kualitas produk guna merambah pasar global,” jelas Didi.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tangerang Iskandar Nordat menambahkan, keikutsertaan Kabupaten Tangerang dalam gelaran Expo 2020 Dubai bertujuan memfasilitasi UMKM dan IKM untuk meningkatkan daya saing dan memperluas akses pasar. Pemerintah Kabupaten Tangerang juga memberikan perhatian khusus pada kualitas produk yang dihasilkan.

“Melalui kegiatan forum bisnis yang diselenggarakan, kami berharap produk-produk kami nantinya dapat turut meningkatkan devisa perekonomian negara, khususnya di tengah kondisi pandemi Covid-19. Expo 2020 Dubai bagi kami bukan hanya untuk promosi produk saja, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk mempromosikan budaya dengan mengusung nilai-nilai lokal,” tutur Iskandar.

Asal tahu saja, Hingga minggu ke-16, Paviliun Indonesia telah dikunjungi lebih dari 650 ribu pengunjung dan memamerkan sebanyak 590 produk UMKM siap ekspor. Pemerintah Indonesia optimis untuk terus memperkenalkan potensi bangsa ke panggung internasional. (Lak/Tha)
Share:

Indonesia Meriahkan Perayaan Tahun Baru di Expo 2020 Dubai dengan Parade Budaya Bali


Duta Nusantara Merdeka | Dubai
Indonesia menyemarakkan perayaan tahun baru 2022 di Expo 2020 Dubai dengan parade budaya Bali. Parade budaya tersebut memberi kesempatan bagi para pengunjung untuk mengenal budaya Bali lebih dalam lagi. Lebih dari 20 penari dan pemusik baleganjur melakukan parade budaya di sepanjang jalan Expo dan ditutup dengan pertunjukan tari Barong di panggung Paviliun ASEAN.

“Menyambut tahun 2022, Indonesia menampilkan pertunjukan budaya Bali di panggung Paviliun ASEAN. Tarian yang ditampilkan adalah tari Barong yang merupakan simbol dari kebajikan. Menurut kepercayaan masyarakat Bali, Barong diyakini dapat meningkatkan energi positif bagi umat manusia. Tarian Barong ini sekaligus memberi harapan bagi penonton untuk bersuka cita menyambut tahun yang baru,” tutur Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional dan Komisioner Jenderal Paviliun Indonesia, Didi Sumedi dalam keterangan tertulis. Senin (03/01)

Didi menjelaskan, para pegiat seni yang diboyong langsung dari Bali untuk tampil di Expo 2020 Dubai tersebut merupakan para pendukung pertunjukan budaya yang dibawa oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Selama dua minggu berturut-turut, mulai dari
24
Desember 2021--6 Januari 2022, Paviliun Indonesia telah menampilkan beragam pertunjukan budaya Bali, mulai dari peragaan busana, tarian topeng, musik baleganjur, hingga lokakarya melukis topeng dan wayang.

Pemotretan Penari Bali oleh Fotografer Andal, Palani Mohan.

Tidak hanya pertunjukan budaya saja, para penari Indonesia juga terlibat dalam pemotretan bersama Palani Mohan, seorang fotografer andal asal Hong Kong yang telah memenangkan berbagai penghargaan internasional. Palani Mohan telah menerbitkan berbagai buku seni dengan berbagai topik, mulai dari Danau Es Mongolia hingga Gurun Pasir di Empty Quarter Timur Tengah. Karya-karyanya telah ditampilkan di Visa Pour L'Image , sebuah festival foto jurnalis bergengsi di Perpignan, Prancis dan telah menyabet berbagai penghargaan bergengsi termasuk World Press Photo 2006, Picture of the Year International, CHIPP, Communication Arts, dan Sony International 2012.

Dari balik lensanya, Palani Mohan memotret foto hitam putih yang menawan dan indah dengan menonjolkan peran dan karakteristik khas dari para penari Bali. Sesi foto tersebut dimulai dengan seorang penari wanita yang menampilkan tari Janger, jenis gerakan tari yang luwes dan dilakukan oleh seorang putri.Selain penari wanita, berbagai penari berkarakter unik lainnya juga turut ambil bagian dalam pemotretan tersebut, mulai dari Rangda yang mewujudkan keseimbangan alam semesta antara kebaikan dan kejahatan; Topeng Telek, yang menceritakan perdamaian dunia dan ditampilkan dalam ritual sakral sekaligus hiburan; Topeng Tua, cerminan seorang lelaki tua; dan Topeng Keras, mewakili seorang tokoh penting yang dikenal sebagai Patih Keras, yakni seorang pejabat istana yang kuat, berpangkat tinggi, dan patih raja yang juga sangat dekat dengan rakyatnya.

“Suatu kehormatan bisa menjalin kerja sama dengan Indonesia. Kostum, orang-orang, dan cerita unik di baliknya benar-benar yang saya cari selama ini dari Indonesia. Hal itu mengingat Indonesia benar-benar memiliki budaya yang unik dan beragam. Saya sudah berkali-kali ke Indonesia dan datang ke Paviliun Indonesia benar-benar membuat saya merasa seperti kembali ke rumah. Saya berharap dapat bekerja sama dengan Paviliun Indonesia lagi dalam waktu dekat,” kata Palani Mohan.

Pelaku budaya dan pemilik Sanggar Paripurna Made Sidia saat sesi foto mengatakan, kolaborasi ini merupakan langkah yang baik untuk menceritakan dan memperkenalkan beragam budaya Bali yang belum banyak diketahui banyak orang.

"Saya sangat senang memiliki kesempatan yang luar biasa untuk bekerja sama dengan Palani, yang menangkap cerita di balik lensanya. Saya percaya karya Palani memiliki potensi untuk membawa cerita, budaya, dan keindahan Bali ke khalayak global melalui sebuah jepretan foto," ujar Made.

Hingga saat ini, Paviliun Indonesia telah dikunjungi lebih dari 580 ribu pengunjung dan menggelar berbagai pertunjukan budaya dari seluruh penjuru Nusantara. Paviliun Indonesia juga memamerkan potensi nasional hingga keragaman budaya melalui forum bisnis yang menghadirkan kementerian dan lembaga dari berbagai daerah, rolling exhibition produk-produk usaha kecil dan menengah (UKM) unggulan, dan kegiatan menarik lainnya. Melalui berbagai kesempatan untuk menampilkan potensi bangsa ke panggung internasional, membuat Indonesia semakin yakin untuk terus unjuk gigi hingga ke kancah global. (Tha/Ari)

Share:

Tingkatkan Potensi Perdagangan, Kemenkeu Gelar Talkshow Mengungkap Peluang Ekspor Pasar Timur Tengah


Duta Nusantara Merdeka |Dubai, Uni Emirat Arab
Kementerian Keuangan berpartisipasi pada rangkaian kegiatan Expo 2020 Dubai yang digelar di Paviliun Indonesia pada 17-23 Desember 2021. Expo 2020 Dubai merupakan rangkaian dari World Expo, yaitu ajang ketiga terbesar di dunia setelah Olimpiade dan Piala Dunia. Setelah sempat tertunda di tahun 2020 akibat pandemi, perhelatan ini akhirnya digelar pada Oktober 2021 hingga Maret 2022.

Tercatat 192 negara dari berbagai penjuru dunia berpartisipasi dalam World Expo yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali ini. akan membuka peluang untuk mendorong pemulihan ekonomi Indonesia. Pada kesempatan ini, Indonesia mempromosikan potensi perdagangan, investasi, hingga pariwisata kepada dunia.

Sebagai kegiatan pembuka Kemenkeu menyuguhkan Talkshow bertajuk: Unlocking Middle East Market for Indonesia SMEs Product kegiatan ini dihadiri secara langsung oleh delegasi dari negara tetangga seperti Brunei dan Malaysia, serta pengunjung yang tengah berkunjung pada Paviliun Indonesia.

Acara yang diselenggarakan secara hybrid ini terbuka untuk masyarakat umum, terutama untuk UMKM Indonesia yang berorientasi ekspor yang bertujuan untuk:

1. Memberikan pengetahuan mengenai peluang ekspor bagi produk UMKM Indonesia

2. Menampilkan kisah sukses dari produk UMKM Indonesia yang menembus pasar Timur Tengah dengan bantuan dan fasilitasi dari LPEI dan

3. Menunjukkan dukungan Pemerintah khususnya Kemenkeu cq Lembaga Pengelolaan Ekspor Indonesia untuk pemulihan ekonomi kepada sektor UMKM melalui berbagai skema.

Kegiatan dimulai dengan pidato pembuka dari Atase Keuangan Abu Dhabi Boby Wahyu Hernawan

“UMKM Indonesia memiliki peran besar bagi ekonomi Indonesia, UMKM juga memilki peran penting dalam gejolak ekonomi saat ini. Kini, Indonesia ditantang dengan keterbukaan ekonomi dunia, pada kesempatan ini kita membahas peluang dan cara bagi UMKM Indonesia untuk menembus pasar internasional terutama Timur Tengah,” kata Boby dalam keterangan tertulisnya, Senin (20/12).

Setelah pidato pembuka, acara dilanjutkan dengan diskusi panel dengan menampilkan pembicara yang hadir secara secara langsung yaitu Manajer Komersial Internasional sekaligus Mantan Manajer Wilayah Indonesia Lulu Grup Hypermarket, Ajay Nair.

Dalam paparannya, Ajay memaparkan tentang peluang produk UMKM Indonesia untuk merambah pasar Timur Tengah, terutama Dubai dan Abu Dhabi. “Kita mencari produk perabotan rumah tangga, minyak, Indonesia juga terkenal dengan hasil ikannya, ini sebuah peluang yang memiliki prospek bagus untuk beberapa tahun kedepan,” jelas Ajay Nair.

Sementara itu, pembicara yang mengikuti secara online dalam acara ini, Intan Anastasia Amsyah, Pendiri dan Pemilik CV Hitara Cipta Selaras, membagikan kisah sukses dari Hitara Black Garlic dalam menembus pasar ekspor.

Hal ini dilanjutkan dengan pemaparan program peningkatan kapasitas UMKM dari Lembaga Pengelola Ekspor Indonesia/Indonesia Eximbank sebagai salah satu Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan oleh Kepala Departemen Jasa Konsultasi, Lembaga Pengelola Ekspor Indonesia Nila Meidita.

Nila mengungkapkan bahwa pihaknya memiliki setidaknya 3 (tiga) program utama Jasa Konsultasi untuk meningkatkan kapasitas UKM yaitu Coaching Program for New Exporter (CPNE) yang merupakan program pelatihan selama satu tahun untuk menciptakan eksportir baru, Marketing Handholding yang merupakan program percepatan ekspor dengan memberikan askes Global Marketplace kepada UKM dan Desa Devisa yang merupakan program pengembangan komunitas suatu wilayah berbasis komoditas.

Pada Dubai Expo 2020 Kementerian Keuangan menampilkan 13 produk UMKM berbasis ekspor. Ke-13 UKM tersebut berasal dari ketiga program pendampingan LPEI yaitu CPNE, Marketing Handholding, dan Desa Devisa. Sektornya pun beragam seperti produk kelapa, handicraft, makanan dan minuman, dan perkebunan.

Tujuannya adalah tentu untuk membantu meningkatkan potensi perdagangan Indonesia. Acara ini yang diselenggarakan secara hybrid ini juga disiarkan secara langsung pada Youtube Kementerian Keuangan pada tautan: https://youtu.be/J72rjY_BLLc. (Arianto)

Share:

Una Brands Siapkan Rp 500 M untuk Bawa Brand Lokal ke Kancah Internasional


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Startup agregator e-commerce Una Brands, kini hadir di Indonesia dan berkomitmen mengalokasikan investasi senilai Rp 500 miliar (atau setara US$ 35 juta) untuk mendukung brand (merek) lokal berkembang menjadi usaha berkelas internasional melalui program akuisisi, pemberian modal kerja, dukungan operasional, hingga ekspansi bisnis internasional yang bertujuan menjadikan mereka brand global yang digemari dan tak lekang oleh waktu. Una Brands juga berencana untuk mengembangkan Indonesia sebagai strategic sourcing hub untuk memperluas basis supply chain untuk portofolio Una Brands lainnya. Una brands telah menandatangani perjanjian eksklusif dengan beberapa brand di Indonesia serta mentargetkan 12 hingga 15 brand untuk diakuisisi pada tahun 2022. 

Una Brands adalah perusahaan rintisan (startup) agregator e-commerce yang memiliki lingkup usaha di wilayah pasar Asia-Pasifik. Sejak didirikan pada awal 2021, Una Brands telah hadir di 9 pasar, yaitu Indonesia, Singapura, Malaysia, Australia, China, India, Taiwan, Korea dan Jepang. Una Brands telah mendapatkan total pendanaan senilai US$55 juta dari beberapa investor ternama, termasuk firma modal ventura Indonesia, Alpha JWC Ventures. Menjelang 2022, Una Brands siap memasuki pasar Indonesia dan bekerja sama dengan brand-brand lokal potensial.

“Indonesia merupakan salah satu prioritas utama Una Brands. Kami tidak hanya melihat peluang untuk mengakuisisi brand lokal terbaik tetapi juga membantu mereka untuk ekspansi di Indonesia dan global, serta menjadikan Indonesia sebagai strategic sourcing hub untuk portfolio kami lainnya di luar sourcing hub yang saat ini berada di China,” kata Kiren Tanna, CEO dan Founder dari Una Brands dalam keterangan tertulisnya, Senin (20/12)

Dalam operasionalnya, ujar Kiren, Una Brands mengambil jalur akuisisi brand lokal yang selama ini telah eksis berjualan melalui jalur e-commerce seperti di Tokopedia, Lazada,  Shopee, dan Shopify. Setelah proses akuisisi, Una Brands melalui teknologinya akan mengoptimalkan kinerja brand (termasuk branding, pemasaran, supply chain, hingga fulfilment / logistik)  serta memperluas target distribusi secara domestik maupun internasional dalam lingkup Asia Pasifik dan juga Amerika serta Eropa dengan target pertumbuhan 10x di nilai penjualan dan keuntungan. 

"Dalam jangka waktu kurang dari satu tahun, Una Brands telah berhasil mengakuisisi lebih dari 20 brands di  beberapa kategori, seperti Kebutuhan Bayi, Perlengkapan Rumah, dan Kosmetik; serta telah meningkatkan penjualan dan keuntungan brand-brand tersebut hingga lebih dari 50 persen," ungkapnya.

"Model bisnis yang kami tawarkan bersifat fleksibel dan sangat menguntungkan bagi para pengusaha yang sedang mencari exit plan dari usaha mereka. Bagi pemilik brand lokal, tidak ada banyak pilihan exit dari bisnis mereka; misalnya, mengambil jalur ekspansi besar-besaran ke IPO pun umumnya sulit dicapai. Kami hadir membawa pilihan baru di mana akuisisi oleh Una Brands tak hanya memberikan full exit secara tunai serta bagi hasil keuntungan bagi pengusaha, tapi juga melindungi legacy yang sudah tercipta selama ini, bahkan mengangkat  legacy tersebut ke level selanjutnya melalui ekosistem kami,” jelas Kiren.

Dengan komitmen investasi senilai Rp 500 miliar yang disiapkan, menurut Kiren, Una Brands berencana untuk mengakuisisi brand-brand lokal potensial yang memiliki proyeksi omzet bulanan minimal Rp 400 juta. Sektor bisnis yang dibidik adalah kebutuhan sehari-hari, seperti kebutuhan rumah dan tempat tinggal, kecantikan dan perawatan tubuh, kebutuhan bayi, anak, dan hewan peliharaan, olahraga, serta kegiatan luar ruangan. Namun, Una Brands juga tetap terbuka untuk mengakuisisi bisnis di luar kategori tersebut.

“UMKM adalah punggung ekonomi Indonesia yang harus terus kita optimalkan. Sebagai investor dari dan dengan fokus di Indonesia, kami yakin Una Brands bisa membawa merek-merek terbaik Indonesia ke panggung global. Tak hanya itu, kami juga berharap gerakan Una Brands dapat menginspirasi generasi baru wirausaha di Indonesia untuk mulai mengejar mimpi mereka,” kata Jefrey Joe, Co-Founder & General Partner, Alpha JWC Ventures. (Arianto)
Share:

Kemendikbudristek Tampilkan Pendidikan, Budaya, dan Bahasa Indonesia pada Gelaran Expo 2020 Dubai


Duta Nusantara Merdeka | Dubai, Uni Emirat Arab
Memasuki minggu ke-11 perhelatan Expo 2020 Dubai, Paviliun Indonesia akan diramaikan oleh kehadiran Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Mulai 10 hingga 16 Desember 2021, Kemendikbudristek akan memperkenalkan bahasa, pendidikan, seni dan budaya Indonesia melalui pementasan berbagai karya tarian, musik, dan bahasa.

“Indonesia memiliki visi besar, yaitu menjadi negara dengan ekonomi terkuat ke-5 di dunia. Sebagai Kementerian yang memiliki tugas dan fungsi di bidang pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi, termasuk di dalamnya bahasa Indonesia, kami mempunyai misi untuk menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa internasional dan memperkenalkan seni budaya Indonesia yang begitu kaya dan beragam kepada warga dunia. Gelaran Expo 2020 Dubai merupakan momentum yang luar biasa karena ajang ini dapat menjadi jendela untuk memperkenalkan pendidikan, kebudayaan, dan bahasa Indonesia ke mata dunia,” tutur Suharti, Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek. Senin (13/12)

Sebagai bahasa dari negara dengan populasi penduduk keempat terbesar dunia, bahasa Indonesia merupakan salah satu bahasa yang banyak diminati oleh penutur asing, baik untuk kepentingan pendidikan, bisnis, maupun wisata.

Melalui program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), kini bahasa Indonesia telah dipelajari oleh penutur asing di 47 negara melalui kursus dan sebagai mata pelajaran atau mata kuliah di sekolah dan perguruan tinggi.

Program BIPA di Dubai sendiri sudah ada sejak tahun 2019 dan gelaran Expo 2020 Dubai menjadi kesempatan untuk memperkenalkan bahasa Indonesia yang lebih luas lagi kepada masyarakat Timur Tengah.

Hingga saat ini, terdapat 128 penutur asing di 46 negara yang telah mengikuti Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI). Tes standar yang dikembangkan oleh Badan Bahasa tersebut nantinya akan dapat mengukur kemahiran berbahasa Indonesia, baik bagi penutur jati maupun penutur asing. Para pengunjung Paviliun Indonesia di Expo 2020 Dubai kemudian diajak untukmengenal BIPA dan mengikuti tes UKBI yang nantinya mereka juga akan mendapatkan sertifikat kemampuan berbahasa Indonesia.

Selain memperkenalkan bahasa Indonesia, Kemendikbudristek juga menampilkan penguatan pendidikan di perguruan tinggi Indonesia, baik di bidang inovasi dan teknologi, pendidikan inklusif, serta seni dan budaya. Segala informasi terkait perguruan tinggi tersebut kemudian ditampilkan melalui konten digital. Salah satu perguruan tinggi seni dan budaya yang hadir untuk memeriahkan Paviliun Indonesia adalah Institut Seni Budaya (ISBI) Bandung dengan penampilan kesenian Jawa Barat.

“Pengunjung Expo bisa melihat kesenian kita yang sudah beradaptasi dengan teknologi modern, namun tidak melupakan khazanah budaya itu sendiri. Pertunjukan tari dan angklung yang dikombinasikan dengan teknologi modern, namun masih tetap kental dengan nuansa tradisional inilah yang relevan bagi para pengunjung Expo, khususnya untuk anak muda. Dan ini merupakan implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang diluncurkan oleh Kemendikbudristek,” ujar Anang Ristanto, Plt. Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kemendikbudristek.

Aneka kegiatan tersebut akan dikemas dalam talkshow yang bertajuk “Transformation of Art and Culture” dan “Innovation in Art and Culture” hingga workshop kesenian. Berbagai pertunjukkan budaya dari ISBI seperti pertunjukkan angklung, permainan kendang, dan tarian daerah tersebut dapat ditemukan di Paviliun Indonesia hingga 16 Desember 2021.

Paviliun Indonesia yang telah dikunjungi oleh lebih dari 410.000 pengunjung telah sukses memperkenalkan pertunjukkan budaya yang selalu dinantikan oleh para pengunjung. Pengenalan terkait pendidikan, budaya, dan bahasa Indonesia di Expo 2020 Dubai semakin membuka mata dunia akan kekayaan budaya Indonesia yang luar biasa. (Lak/Ant)

Share:

Paviliun Indonesia Hadirkan Proyeksi Pembangunan Indonesia 2045 dan Potensi Investasi pada Perhelatan Expo 2020 Dubai


Duta Nusantara Merdeka | Dubai
Memasuki bulan ketiga perhelatan Expo 2020 Dubai, Paviliun Indonesia telah sukses memperkenalkan potensi bangsa melalui beragam kegiatan forum bisnis yang memperkenalkan produk investasi dan memerkan aneka produk UMKM siap ekspor di kancah global. Pada minggu kesepuluh, Paviliun Indonesia akan memperkenalkan potensi Indonesia dan peluang investasi melalui program-program strategis dan berkelanjutan yang dibawakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Terhitung dari tanggal 3-9 Desember 2021, Bappenas dan Kementerian Investasi/BKPM akan mengisi Paviliun Indonesia dengan mengadakan sejumlah forum bisnis, one-on-one meeting, serta menampilkan konten digital untuk memperkenalkan proyek strategis seperti pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) Baru, Visi Indonesia 2045, Komitmen Indonesia untuk SDGs, serta serangkaian produk investasi dan sistem One Single Submission (OSS) yang dapat memudahkan investor asing untuk berinvestasi di Indonesia.

Melalui Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), perencanaan pembangunan IKN baru yang berkualitas dan berkelanjutan nantinya akan berorientasi pada Visi Indonesia 2045.

Seperti yang diketahui, tahun 2045 menjadi momen yang bersejarah bagi bangsa Indonesia, karena pada saat itu pula, Indonesia telah genap merdeka selama 100 tahun. Hal tersebut membuat Indonesia diprediksi akan memperoleh bonus demografi.

Demi menjawab perencanaan pembangunan nasional tersebut, Bappenas pada perhelatan Expo 2020 Dubai banyak membahas mengenai acara tematik yang menyajikan forum interaktif mengenai IKN dari berbagai tema, mulai dari IKN sebagai Pusat Talenta dan Pendidikan Abad 21, IKN sebagai Kota Hutan, IKN sebagai Smart City, dan IKN sebagai Superhub.

Selain itu, Bappenas turut menyajikan forum bisnis terkait Sustainable Development Goals (SDGs) dengan tema Impelementasi SDGs di daerah lokal Indonesia, Implementasi SDGs oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), serta Peran Filantropi dan Pelaku Usaha terhadap Kemitraan Multipihak untuk mencapai SDGs.

“Perhelatan Expo 2020 Dubai membuka kesempatan Indonesia untuk memperkenalkan perencanaan pembangunan Indonesia yang inovatif dengan tetap memperhatikan pembangunan berkelanjutan. Segala kegiatan Bappenas pada perhelatan Expo 2020 Dubai ini banyak disajikan melalui aneka forum bisnis yang menghadirkan para pembicara yang berpengalaman pada bidangnya. Berbagai acara tematik ini bertujuan untuk memberi informasi pada dunia mengenai rencana pembangunan IKN baru yang berkelanjutan hingga Visi Indonesia 2045 guna menarik investor, khususnya investor dari Timur Tengah,” tutur Himawan Hariyoga, Sekretaris Utama Bappenas.

Segala pemaparan terkait IKN di Paviliun Indonesia akan dikemas melalui tampilan panoramic interactive multimedia yang menggambarkan lingkungan dan desain ibu kota, one-on-one meeting untuk mempertemukan investor dengan para pemangku kepentingan sektor swasta, lembaga keuangan global, dan mitra internasional Indonesia yang bertujuan untuk membahas rencana investasi.

Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Mengembangkan Sistem One Single Submission (OSS) demi Percepatan Investasi di Indonesia Kegiatan lain yang hadir pada minggu ke-10 Paviliun Indonesia adalah potensi investasi di Indonesia. Melalui Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) memiliki 6 sektor prioritas untuk mendorong percepatan investasi di dalam negeri, mulai dari pariwisata, energi terbarukan, infrastruktur, manufaktur, dan pertambangan.

Pada tahun 2022, Kementerian Investasi/BKPM menargetkan realisasi investasi agar dapat mencapai Rp1.200 Triliun. Target tersebut ditetapkan sebagai salah satu upaya untuk mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4% sampai 6% tahun depan.1 Maka dari itu, saat ini Kementerian Investasi/BKPM sedang gencar-gencarnya mendorong percepatan investasi pada 6 sektor prioritas tersebut.

“Indonesia saat ini memiliki target investasi yang meningkat di setiap tahunnya. Maka dari itu, Indonesia juga ditargetkan untuk melakukan berbagai gerakan yang inovatif. Salah satunya adalah yang berkaitan dengan 6 sektor prioritas, termasuk energi terbarukan dan manufaktur yang menjadi peluang pasar di Timur Tengah. Pada saat ini pula Indonesia sedang menggencarkan baterai elektronik yang tahan lama dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Apung. Expo 2020 Dubai adalah kesempatan yang luar biasa untuk memperkenalkan inovasi-inovasi tersebut. Kesempatan ini juga sekaligus dapat menarik investor demi meningkatkan potensi investasi,” tutur Nurul Ichwan, Deputi Perencanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM.

Dalam kaitannya dengan investasi, Kementerian Investasi/BKPM juga turut mengembangkan sebuah portal administratif yang bernama One Single Submission (OSS). Platform ini memfasilitasi perizinan usaha guna meningkatkan kompetensi dan daya saing.

Tujuan dibentuknya OSS adalah membantu pemilik bisnis dan UMKM agar lebih cepat mendapatkan legalitas usaha. Para pengusaha baik perusahaan dalam negeri hingga asing dapat mendapatkan izin usaha yang lebih mudah melalui sistem OSS tersebut. Para investor yang tertarik untuk berinvestasi di Indonesia juga turut diberi kemudahan untuk melakukan investasi.

Segala kegiatan Kementerian Investasi/BKPM di Paviliun Indonesia dikemas melalui investment clinic, one-on-one meeting, forum bisnis, hingga berbagai konten digital yang memperkenalkan sistem perizinan dan keadaan ekonomi Indonesia yang lebih spesifik.

Hingga saat ini, terdapat 28 perusahaan internasional yang telah teregistrasi untuk mengikuti aneka kegiatan dari Kementerian Investasi/BKPM. Melalui kesempatan yang luar biasa ini, besar harapannya untuk Indonesia dapat mendorong percepatan investasi mengingat Indonesia memiliki berbagai potensi yang sangat luar biasa.

Berbagai kegiatan di minggu ke-10 Paviliun Indonesia saat ini lebih banyak disajikan melalui acara tematik berupa forum bisnis guna memberi informasi pada dunia sekaligus menarik para investor. Paviliun Indonesia yang kini telah dikunjungi oleh lebih dari 370.000 pengunjung memberi kesempatan yang luar biasa bagi Indonesia untuk terus memperkenalkan proyeksi dan potensi Indonesia ke mata dunia. (Arianto)

Share:

Indonesia Pamerkan Aneka Produk Ramah Lingkungan pada Gelaran Expo 2020 Dubai


Duta Nusantara Merdeka  DUBAI, Uni Emirat Arab
Paviliun Indonesia diramaikan dengan pameran aneka produk lokal UMKM yang ramah lingkungan. Produk-produk tersebut diproduksi oleh masyarakat Indonesia yang memiliki kepedulian tinggi terhadap isu lingkungan. Selain menggunakan bahan daur ulang, kekayaan alam Indonesia yang melimpah juga turut dimanfaatkan sebagai bagian dari produksi. Produk-produk ini merupakan hasil dari para pemenang Good Design Indonesia (GDI) yang memanfaatkan bahan baku dari rumput, bambu, dan limbah kayu yang disulap menjadi produk yang unik dan bermanfaat.

Seperti halnya produk kontainer yang terbuat dari rumput purun danau yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan anyaman yang cantik dan bermanfaat. Produk kontainer dari bahan bambu juga turut dipamerkan dengan ukuran yang lebih ringkas. Sedangkan limbah kayu telah disulap menjadi sebuah pensil yang dikombinasikan dengan timah sehingga ketika digunakan, pensil ini tidak akan mudah pecah dan jadi lebih awet karena isinya tidak akan mudah habis. 

“Gelaran Expo 2020 Dubai telah membuka kesempatan untuk para pelaku usaha Indonesia memamerkan aneka produk lokal yang tidak kalah saing dengan produk-produk luar. Apalagi aneka produk lokal yang dipamerkan menggunakan bahan baku ramah lingkungan sehingga kita dapat menunjukkan pada dunia bahwa Indonesia dapat tetap berinovasi dengan kekayaan alamnya yang melimpah tanpa harus merusak lingkungan,” tutur Didi Sumedi, Komisioner General Paviliun Indonesia. Minggu (05/12)

Seperti yang diketahui, GDI merupakan ajang penganugerahan desain terbaik berskala nasional bagi desainer dan pelaku bisinis Indonesia. Penganugerahan ini menawarkan peluang bisnis untuk mendorong perekonomian bangsa melalui pertumbuhan ekspor nonmigas. 

Melalui GDI, kata Didi, Kemendag akan memberi kesempatan bagi para pelaku bisnis untuk melakukan pameran melalui bussiness forum dan bussiness matching di luar negeri. 

"Expo 2020 Dubai merupakan salah satu pintu untuk para pelaku bisnis Indonesia yang terlibat dalam penganugerahan GDI agar dapat memperkenalkan desain produknya yang luar biasa. Kesempatan ini sekaligus dapat merangsang para pelaku bisnis untuk mengembangkan produknya, baik meningkatkan nilai komersil produk hingga dapat meningkatkan peluang ekspor," ungkapnya. 

Asal tahu saja, Aneka produk GDI lain yang bisa ditemukan di Rolling Exhibition Paviliun Indonesia adalah mulai dari produk fesyen, home décor, hingga alat-alat elektronik. Produk-produk ini dapat ditemukan di bagian Rolling Exhibition Paviliun Indonesia yang memamerkan aneka produk lokal yang berbeda di setiap minggunya. (Arianto)

Share:

Yulia Lahudra Gelar Pameran Lukisan Maestro Muhamad Idris


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Perjalanan panjang telah dilalui oleh Yulia Lahudra dan Tim Panitia Pameran Lukisan Maestro Muhamad Idris, pelukis 4 zaman.

Perjalanan pertama diawali oleh rencana untuk menagih pembayaran lukisan dari Diva Rossa, hingga timbul ide bagus untuk membuat Pameran saja, bukan semata menagih pembayaran yang konon diminati oleh Rossa sehingga dilukislah sosok profil Diva satu itu.

 "Mulai dari N binti I kepedulian kami terbentuk untuk membantu mengurus karya Opa Idris - - demikian kami biasa memanggil lelaki gaek usia 82 tahun ini," tutur Penanggung Jawab Pameran Lukisan Yulia Lahudra S.Pd MM PhD, Sabtu (27/11) sore di Jakarta.

 "Keseriusan dimulai Kamis (2/9) saat saya jumpai anggota Tim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, dan kemudian berlanjut Kamis (9/9) hingga seterusnya," lanjut Yulia.

Dosen Statistik yang satu ini kemudian menjelaskan bagaimana lika-liku Kepanitiaan yang bongkar pasang. Mulai keluarnya Z dan Y, mundurnya H, dan keluarnya dari Group Kepanitiaan S tadi malam setelah Kamis(25/11) dengan menimbulkan tanda tanya. Dan masih setia bertahan A hingga menjelang Rabu (1/12) depan. 

"Syukur Alhamdulillah, akhirnya Sekjen DPD RI sudah memberikan tempat pameran di DPR RI, tepatnya di depan Nusantara V untuk Rabu(1/12) sampai 11/12 2021 nanti," lanjut Yulia.

Ia acungkan jempol untuk anggota panitia Ayu yang telah mengkonsolidasikan boots UMKM yang berpartisipasi. Ada 15 unit boots yang dibuka di sekitar acara pameran dari super karya seni lukis Maestro Muhamad Idris.

 "Saya umumkan kepada khalayak ramai bahwa untuk beberapa lukisan yang terjual sebelum pameran akan dilepas dengan harga perkenalan Rp. 100.000. 000 saja," tutup Yulia sambil menunjukkan lukisan 'Bahagia di Hari'. (Arianto)

Share:

Upaya Transformasi Industri Gula, National Sugar Summit Kembali Digelar Tahun 2021


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
National Sugar Summit (NSS) 2021 kembali digelar yang akan terselenggara pada 1 dan 2 Desember 2021 mendatang, setelah beberapa tahun sejak tahun 2017 sukses dilaksanakan.
 
Perhelatan NSS merupakan kegiatan rutin tahunan konferensi industri gula terbesar di Indonesia berskala Internasional dengan melibatkan berbagai Pemangku Kepentingan, mulai dari Pemerintah sebagai pemegang kebijakan, produsen gula, petani, peneliti, investor, pemerhati, praktisi gula dari seluruh penjuru Indonesia.
 
Perhelatan NSS 2021 diselenggarakan oleh Asosiasi Gula Indonesia (AGI) dan Ikatan Ahli Gula Indonesia (IKAGI), dan tahun 2021 ini PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau RNI berkesempatan menjadi tuan rumah perhelatan NSS 2021 dengan tema Bridging The Great Challenges between Consumers and Industry in Pursuing Sugar Self Sufficiency, is it possible?
 
Direktur Utama PT RNI (Persero), Arief Prasetyo Adi mengatakan kegiatan NSS 2021 ini merupakan salah satu wujud dari upaya transformasi ekosistem pangan sebagaimana arahan Menteri BUMN Erick Thohir.
 
“Komoditas gula merupakan salah satu nilai strategis bagi ketahanan pangan, oleh karenanya perlu berkolaborasi seluruh pihak mulai dari Pemerintah hingga ke pelaku industri gula untuk diskusi bersama untuk pembenahan industri gula nasional.”Jelas Arief.
 
“Pada kegiatan NSS 2021 ini rencananya akan dihadiri Menteri BUMN dan Beberapa Menteri terkait untuk diskusi bersama.” tambahnya
 
Direktur Eksekutif AGI Budi Hidayat menambahkan kegiatan NSS 2021 akan mengulas mengenai berbagai upaya Transformasi industri gula melibatkan Beberapa Kementerian terkait diantaranya kebijakan terkait pergulaan nasional bersama Kemenko Perekonomian RI, pembahasan mengenai kebijakan dalam ekstentifikasi perkebunan tebu dalam rangka mempercepat swasembada gula nasional yang diagendakan dibahas bersama Kementerian Pertanian, pembahasan mengenai Arah kebijakan untuk memantapkan daya saing industri gula nasional yang akan diulas bersama Kementerian Perindustrian RI.
 
NSS 2021 juga mengulas mengenai arah kebijakan dibidang tata niaga gula bersama Kementerian Perdagangan, dan khususnya kebijakan Badan Pangan Nasional (BPN) sebagai lembaga baru yang sesuai PP No.66 tahun 2021 BPN menangani beberapa komoditas pangan salah satunya gula konsumsi, turut sebagai narasumber Ketua YLKI dengan agenda ulasan mengenai harapan konsumen terhadap penanganan gula, serta Lesson Learned Sugar Regulatory Administration (SRA) Philippines.

Budi menambahkan pendaftaran peserta NSS 2021 sudah mulai dibuka sejak November 2021 dan terbuka untuk umum serta untuk semua kalangan, oleh karenanya masyarakat dapat mudah mengakses pendaftaran melalui scan barcode register yang tersedia pada brosur NSS 2021. (Arianto)

Share:

Pariwisata Aceh Menarik Peluang Investasi pada Perhelatan Expo 2020 Dubai


Duta Nusantara Merdeka | Dubai, Uni Emirat Arab
Saat ini, Paviliun Indonesia telah menerima lebih dari 150.000 pengunjung. Menyajikan berbagai tema mingguan yang memuat aneka potensi Indonesia dalam bidang perdagangan, pariwisata, dan peluang investasi membuat Paviliun Indonesia selalu diramaikan pengunjung dari seluruh penjuru dunia. Ditambah lagi aneka pameran produk lokal dan pertunjukkan budaya khas Indonesia yang selalu menarik hati setiap pengunjung Expo 2020 Dubai. 

Di minggu kelima ini menjadi kesempatan bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh untuk menyajikan berbagai potensi yang dimiliki. Aceh merupakan provinsi yang terletak di bagian paling Barat Indonesia. Hal ini membuat Aceh menjadi tempat yang dekat dan mudah dijangkau oleh negara-negara ASEAN dan Timur Tengah. Aceh juga memiliki potensi untuk peluang investasi yang menjanjikan. 

Seperti yang diketahui, Aceh telah menyederhanakan regulasi penanaman modal untuk menarik minat investor. Regulasi ini diwujudkan mengingat berbagai potensi yang dimiliki Aceh, mulai dari luas total area sebesar 5.677.081 ha dan terbagi menjadi tiga bagian, yakni area perkebunan, hutan, hingga industri. Selain Sumber Daya Alam yang kaya, Aceh juga memiliki SDM yang berkualitas. “Kami telah menyederhanakan regulasi penanaman modal dengan Qanun Nomor 5 tahun 2018 tentang penanaman modal. 

Penyederhanaan ini dilakukan sebagai wujud inovasi dari pemerintah dalam rangka menarik minat investor di Aceh. Mengingat Aceh memiliki empat sektor potensial mulai dari agroindustri, pariwisata, energi dan infrastruktur, hingga zona perkembangan bisnis,” tutur Ir. H. Nova Iriansyah, MT., Gubernur Provinsi Aceh. Sabtu (30/10)

Demi memaksimalkan potensi tersebut, Pemerintah Provinsi Aceh terus melakukan berbagai pembenahan mulai dari infrastruktur, komoditas yang berkualitas, SDM yang bertalenta, hingga iklim bisnis yang mendukung. Upaya Pemerintah Provinsi Aceh dalam dalam membangun ekonomi kerakyatan dan menyongsong Indonesia Emas 2045 diperkuat melalui pengembangan sektor pariwisata dan perdagangan.

Berbagai potensi ini akan ditampilkan pada forum bisnis dalam kurun waktu empat hari, terhitung dari tanggal 30 Oktober hingga 2 November 2021. Terdapat 10 topik yang menarik mengenai potensi pariwisata yang menjadi peluang investasi dan aneka komoditas yang menjadi potensi perdagangan. Forum Bisnis ini akan diisi oleh pemateri mulai dari Gubernur Aceh, Kepala Pusat Promosi Investasi Aceh, hingga Kepala Sabang Free Trade Zone. Forum bisnis ini akan bertempat di Business Lounge Paviliun Indonesia.

Pada sektor pariwisata, Pemprov Aceh berfokus untuk melanjutkan pengembangan kawasan pariwisata Pulau Banyak, sebagai potensi destinasi pariwisata baru bagi para wisatawan lokal maupun mancanegara. Seperti yang diketahui, Pulau Banyak yang terletak di Kabupaten Aceh Singkil akan dikembangkan menjadi kawasan pariwisata mewah mengingat kawasan tersebut memiliki potensi sebagai tempat liburan untuk para selebriti dunia.

Potensi pariwisata lain yang ditampilkan adalah mulai dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe, Taman Industri Ladong, Sabang Free Trade Zone (FTZ) Resort dan Lapangan Golf di Lhoknga, Aceh Besar.

Sedangkan di sektor perdagangan, Pemprov Aceh mendorong komoditas andalannya, yakni Kopi Arabika Gayo, untuk kian bersaing di pasar internasional dengan membukakan pintu peluang promosi perdagangan internasional. Potensi perdangan lainnya yang turut ditampilkan mulai dari komoditas tuna asap, kopi charcoal, minyak nilam (patchouli oi), saos tomat murni, dan Aceh tamiang.

Produk lokal khas Aceh juga turut ditampilkan dalam rolling exhibition. Aneka produk tersebut merupakan produk UMKM yang telah terkurasi dan siap ekspor. Aneka produk tersebut mulai dari home décor mulai dari peralatan dapur dan rumah tangga. Kemudian pada industri fesyen, ada aksesoris, tas tangan, hingga busana muslim yang fashionable. Di sisi lain, pada industri makanan dan minuman akan menyajikan olahan kopi gayo dan rempah-rempah khas Aceh yang dikemas dengan apik. Selain itu, aneka kosmetik mulai dari parfum hingga essential oil juga turut ditampilkan. 

“Dengan menampilkan berbagai potensi yang dimiliki Aceh, mulai dari pariwisata, perdagangan, hingga pameran produk lokal ini dapat membuka jalan untuk peluang investasi pada perhelatan Expo 2020 Dubai. Mengingat letak geografis Aceh yang strategis dan memiliki aneka SDA hingga SDM yang berkualitas. Kami, Pemerintah Provinsi Aceh akan terus mengedepankan inovasi dan menyajikan potensi bangsa yang berkualitas untuk Indonesia hingga dunia demi masa depan yang lebih baik,” tutup Ir. H. Nova Iriansyah, MT., Gubernur Provinsi Aceh.

Asal tahu saja, Selain forum bisnis dan rolling exhibition, Aceh juga akan menampilkan pertunjukkan budaya yang menggambarkan kekayaan budaya Indonesia yang beragam. Pertunjukkan budaya tersebut akan dibalut oleh aneka tarian dan musik tradisional asli dari Aceh. Seperti halnya “Piasan Raya” yang artinya “pameran yang megah”. Pertunjukkan ini sekaligus juga merepresentasikan Paviliun Indonesia dan Perhelatan Expo 2020 Dubai yang terbesar di dunia. (Tha/Lak)

Share:

IKLAN MURAH

IKLAN

IKLAN



BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno ~ Juni Bulan Bung Karno

Juni Bulan Bung Karno Momentum Istimewa Bagi Bangsa Indonesia tidak bisa dipungkiri, jika pada Bulan Juni dikatakan Bulannya Bung Kar...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI


loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Label

(SAS) #2019GantiPresiden Accounting Aceh Aceh Timur Adat Istiadat Advokat Agama Agraria AIDS Air Aisyiyah Aksara Aksi Aksi Sosial Aktivis Aktivitis Al Washliyah Album Anak Anak Yatim Angkatan Darat Anies Baswedan Animal Anti Korupsi Arisan Artikel Artis Arus Mudik Asahan Asian Games Asuransi Asusila Atlet Award Bakti Sosial Balap Liar Banda Aceh Bandar Lampung Bandara Bandung Banjir BANK Bank Sumut Bansos Banten Bantuan Sosial Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar BBM Bea Cukai Beasiswa Begal Bekraf Beladiri Belanja Bencana Bencana Alam Berita Bhabinkamtibmas Bhayangkara Bhayangkari Bisnis BM PAN BNI BNN BNPT Bobby Nasution Bom Bunuh Diri BPJS BPN BRI Buka lapak Bukit Asam Buku Bulog BUMN Bung Karno Bupati Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market Cerpen Cikampek Citilink conference Covid-19 Covid-19 Satgas Covid19 Cuaca Cuci Tangan Curanmor Cyber Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Dede Farhan Aulawi Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Densus 88 Desa Dewan Pengawas Dharma Pertiwi Dialog Digital Dinas Perhubungan Dirgahayu HUT RI Disiplin Diskusi Dongeng Donor Darah Duka Cita E-Money Ekonom Ekonomi Ekspor Impor Electronics Emas Empat Pilar Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech Flores Timur Forum Furniture Futsal G30S/PKI GAAS Games Ganja Ganjil Genap Garut Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Genppari Gereja Gizi Buruk Go Pay Go-Jek Gojek Golkar Gotong Royong Grab Gubernur Guru Besar Gym ham HANI Harbolnas Hari Ibu Hewan Hiburan HIV HMI Hoax Hotel Hp Hukum Humas Humbahas HUT HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibadah Haji Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek IMM Indonesia Industri Informasi Infrastruktur Inspirasi Internasional Internet Investor IPM IPPI Islam Jakarta Jakarta Barat Jakarta Pusat Jalan Jawa Tengah Jawa Timur Jayapura Jokowi Jum'at Barokah Jumanji Jumat Berkah Jurnalis Kaliber Kampanye Kampung Rakyat Indonesia Kampus Kamtibmas Kapolri Kapolsek Kapolsek Kepolisian Karaoke Karhutla Karya Tulis KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kebun Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kejurnas Kekerasan Kelestarian Alam Keluarga Kemalingan Kemanusiaan Kemendagri Kemendesa Kemendikbud Kemenhub Kemenkes Kemenkumham KEMENPAN-RB Kemenparekraf Kemenperin Kemensos Kementan Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepala Daerah Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Keselamatan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Kilas Balik Bung Karno Kivlan Zen KNPI kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Konsumen Koperasi Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal KRYD KSAD Kudeta Kuliner Kunjungan Kerja Kutai Kartanegara Labuhan Batu Lahan Lakalantas Laksi Lalu Lintas Lampung Langka Langkat Lapas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku LAZISMU Lebaran Legislatif Lembaga LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik Lock Down lomba lari London LPS LSM Madina Mahasiswa Mahkamah Agung Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Makassar Makkasar Mall Maluku Market Outlook Masjid Masker Mata Uang Mayday MDMC Media Media Sosial Menag Menembak Menteri Menteri Perdagangan millenial Minuman Keras Minuman sehat Minyak Goreng Minyak Makan Miras Mobil MOI Motivasi MPR MPR RI Mudik Muhammadiyah Muharram MUI Munas Musik Musyawarah Narkoba Narkotika NasDem Nasional Natal Natal & Tahun Baru New Normal NII NKRI NU Office Ojek Online Olah Raga Olahraga Ombusman Omicron Online Operasi Yustisi Opini Organisasi Ormas Otomotif P Padang Pagelaran Pahlawan Pajak Palestina Pameran PAN Pancasila Papua Parawisata Pariwisata Partai Demokrat Partai Politik Partai Ummat Pasar Pasar modal Pasar Tradisional Patroli PC PDI Perjuangan PDIP Perjuangan pe Pedagang Pegadaian Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Pelukis Peluncuran Pemadam Kebakaran Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan pemerasan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuda Melati Indonesia Pemuda Muhammadiyah Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencemaran Nama Baik Penculikan Pencurian Pendataan Pendidikan Penelitian Penembakan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengadilan Pengadilan Negeri Pengajian Pengamanan Pengamat Penganiayaan Pengawasan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penulis Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perampasan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perhubungan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Permainan Perpajakan Pers Pertamina Pertanahan Pertanian Perusahaan Pesawat Terbang PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pin Pinjam meminjam uang Pinjaman Online PKL PMI Polairud Polantas Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Ponpes Pornografi PPKM PPWI Pra Kerja Pramuka Praperadilan Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik promo Property Prostitusi Protokol Kesehatan PSSI Public Expose Publik expose Puisi Pungli PUPR Pusat Perbelanjaan Puskesmas PWI Qurban Ragam Rakernas Ramadhan Reksadana Relawan Relawan Jokowi Remisi Rentan Renungan resa Restoran Reuni 212 Revolusi Mental Reward Robot Ruang Guru Rumah Rumah sakit Rups RUU Saber Pungli Sabu Sahabat Anak Salon Samosir Samsat Sanitasi air.Lingkungan hidup Santri SAR Satlantas Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Sengketa Seniman Senjata Senjata Api Sepak Bola Separatis Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Sigli Silaturahim Silaturahim. KUYAI Kartanegara Silaturahmi Silaturrahim SIM Simpan Pinjam Simulasi Smartphone Soekarno Solar Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Stunting Suku bunga Sulawesi Selatan Sumatera Barat Sumatera Utara Sumut Sungai Superstore Suplemen Surabaya Surat Terbuka Suriyono Adi Susanto Survei Survey susu Swab Antigen Syariah Syawal Takjil Tali Kasih Talkshow Tanjung Balai Tawuran Teknologi Terorisme Tes Urine Tiket Tips TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tokoh Agama Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM Ulama umkm UMSU Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa Usaha Rakyat UU Cipta Kerja UU ITE UUD 1945 Vaksinasi Valentine Day Viral Virus Corona Walikota Wanita Wapres Wartawan Webinar Wirausaha WNA Workshop Yogyakarta

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA


PRO KONTRA VAKSINASI

~> Program Vaksinasi Yang Diluncurkan Pemerintah Mendapat Sorotan Dari Berbagai Masyarakat, sehingga terjadi pro dan kontra

<~ Memang Sebenarnya Harus Jelas Disampaikan, Maksud dan Tujuan Vaksinasi, Karena dilapangan Ada Perbedaan Orang Yang Akan Divaksin dan Yang Tidak Boleh Divaksin, membuat masyarakat Bingung

Link Terkait

close
Banner iklan disini