Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id
Tampilkan postingan dengan label Covid-19. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Covid-19. Tampilkan semua postingan

Polres Kukar Laksanakan Operasi Yustisi Penerapan Prokes Covid-19 Di Keramaian


Duta Nusantara Merdeka | Kutai Kartanegara
Personel jajaran Polres Kukar dalam kegiatan PPKM level 1 melaksanakan kegiatan penerapan disiplin dan penegakkan hukum protokol kesehatan covid- 19 pada titik keramaian, Selasa (9/8/22).

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka menindak lanjuti Instruksi Mendagri Nomor 62 Tahun 2021 dan Surat Edaran Bupati Kukar Nomor : B-2521/DINKES/ 065.11/II/ 2021 tentang Pembatasan aktifitas dan penegakan prokes dalam rangka pencegahan dan penanggulangan Corona Virus Disease 2019 di Kab. Kutai Kartanegara sebagai bentuk pencegahan / pemutusan rantai penyebaran Virus Covid-19 di Kab. Kukar.




Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Hari Rosena melalui Kasi Humas IPTU Budiono mengatakan dalam hal itu para petugas menyampaikan himbauan terhadap Masyarakat agar selalu mempedomani protokol kesehatan.

"Dalam kegiatan tersebut kita juga berikan himbauan, edukasi dan  pemahaman yang berkaitan dengan protokol kesehatan maupun pelaksanaan PPKM level 1,” jelasnya.

Dirinya berharap dalam pelaksanaan PPKM level 1 ini bisa memberikan edukasi kepada masyarakat berkaitan dengan kepatuhan terhadap protokol kesehatan untuk mengurangi tingkat penyebaran covid-19. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Personel Jajaran Polres Kukar Melaksanakan Operasi Yustisi Penerapan Prokes


Duta Nusantara Merdeka | Kutai Kartanegara
Personel jajaran Polres Kutai Kartanegara (Kukar) dalam kegiatan PPKM level 1 melaksanakan kegiatan penerapan disiplin dan penegakkan hukum protokol kesehatan covid-19, pada titik keramaian, Minggu (31/7/).

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka menindak lanjuti Instruksi Mendagri Nomor 62 Tahun 2021 dan Surat Edaran Bupati Kukar Nomor : B-2521/DINKES/ 065.11/II/ 2021 tentang Pembatasan aktifitas dan penegakan prokes dalam rangka pencegahan dan penanggulangan Corona Virus Disease 2019 di Kab. Kutai Kartanegara sebagai bentuk pencegahan / pemutusan rantai penyebaran Virus Covid-19 di Kab. Kukar.

Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Hari Rosena melalui Kasi Humas AKP I Ketut Kartika mengatakan dalam hal itu para petugas menyampaikan himbauan terhadap Masyarakat agar selalu mempedomani protokol kesehatan.


"Dalam kegiatan tersebut kita juga berikan himbauan, edukasi dan  pemahaman yang berkaitan dengan protokol kesehatan maupun pelaksanaan PPKM level 1,” jelasnya.

Dirinya berharap dalam pelaksanaan PPKM level 1 ini bisa memberikan edukasi kepada masyarakat berkaitan dengan kepatuhan terhadap protokol kesehatan untuk mengurangi tingkat penyebaran covid- 19. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Badan Pengelola Apartment Kalibata City Gelar SWAB PCR Gratis


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Untuk merespon perkembangan kasus Covid-19 dan sebagai bagian dari upaya menghentikan penyebaran Covid-19 di Apartment Kalibata City. Badan Pengelola Apartment Kalibata City menyiapkan fasilitas tes Polymerase Chain Reaction (PCR) atau swab tes COVID-19 gratis bagi Pemilik dan Penghuni Apartemen Kalibata City dalam rangka tracing (pelacakan) bagi Pemilik dan Penghuni Apartemen Kalibata City yang memiliki anggota keluarga yang terpapar Covid-19. Swab PCR test gratis di gelar di di Selasar Tower Sakura Jakarta, Rabu (29/06).

"Layanan swab PCR tersebut merupakan komitmen Badan Pengelola Apartment Kalibata City untuk mengambil bagian dalam penanganan Covid-19. Layanan swab PCR secara gratis hadir mengingat perkembangan kasus yang kembali meningkat. Sehingga membutuhkan upaya untuk melakukan tracing dan testing," kata Irvan Agus Susanto, Residence Manager Apartemen Kalibata City kepada wartawan Surat Kabar Duta Nusantara Merdeka di sela-sela kegiatan pelaksanaan Swab PCR. 

Saat ini, ujar Irvan, kita bekerja sama dengan puskesmas Pancoran. Berbagai langkah tersebut kami harapkan dapat menekan bertambahnya jumlah kasus.  

Lebih lanjut, Irvan menambahkan, layanan Swab PCR secara gratis tersebut akan berlangsung dengan menyesuaikan kasus Covid-19 yang menimpa warga Penghuni Apartemen Kalibata City. 

Adapun, Hari ini kita laksanakan di Apartemen Kalibata City dengan target 100 orang. Sebanyak 32 warga penghuni apartemen yang melakukan tes swab PCR. Proses pengambilan sampel dilakukan sesuai dengan jam kerja yang telah ditetapkan. 

Melalui swab PCR, Irvan mengharapkan agar upaya proaktif tersebut mampu memberikan dampak besar terhadap penanganan Covid-19.

"Dan yang pasti, layanan cuma-cuma ini diprioritaskan bagi semua penghuni apartemen, terutama warga lansia di atas 60 tahun, memiliki riwayat penyakit hipertensi dan diabetes, serta belum pernah melakukan tes PCR atau swab sebelumnya," pungkasnya. (Arianto)

Share:

Polres Kukar Bagikan Bansos Kepada Masyarakat Terdampak Wabah Covid-19 Penerapan Level 1


Duta Nusantara Merdeka | Kutai Kartanegara
Jajaran Polres Kutai Kartanegara (Kukar) membagikan bantuan sosial (Bansos) yang berupa beras kepada masyarakat yang terdampak wabah covid-19 dan penerapan PPKM level 1. Minggu (27/6/22).

Bantuan berupa paket sembako ini diberikan kepada Warga yang kurang mampu di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara.

Kegiatan ini merupakan bentuk peduli Polri terhadap masyarakat yang saat ini sedang dalam masa sulit di masa pandemi covid-19, dan inilah upaya kami untuk turut membantu dengan memberikan paket sembako, agar  meringankan beban mereka. Kata Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Arwin Amrih Wientama melalui Kasi Humas AKP I Ketut Kartika.


Kasi Humas juga menghimbau agar masyarakat senantiasa mematuhi protokol kesehatan, yaitu dengan cara 5 M, Menggunakan Masker, Mencuci Tangan,  Menjaga jarak, dan Memobilisasi Kerumunan, dengan mengikuti anjuran pemerintah dimasa PPKM level 1. 

"Untuk masyarakat, mari kita berkerja sama melawan covid-19 agar cepat berlalu, Supaya  kita bisa bangkit dari pandemi atau wabah covid19, dan selalu patuhi protokol kesehatan," ucapnya AKP I Ketut Kartika. **

Wartawan : Imam Sudrajat
Share:

Polrestro Jakarta Barat Laksanakan Percepatan Vaksinasi Di Aula Kemenag


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Polres Metro Jakarta Barat melalui sat binmas Polres Metro Jakarta Barat melaksanakan akselerasi percepatan vaksinasi mobile bertempat Aula Kemenag, di Jalan Perdana No.10, Wijaya Kusuma, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Senin (18/4/2022).

Kasat Binmas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Ratna Quratul Ainy mengatakannya, Kami melaksanakan akselerasi vaksinasi terus akan dilaksanakan khususnya di wilayah Jakarta Barat, sebagai upaya untuk mendukung program pemerintah dalam percepatan Vaksinasi.

"Kali ini kami melaksanakan di Aula Kemenag ada sekitar 286 orang tervaksinasi Covid-19," kata Ratna saat dikonfirmasi, Senin (18/4/2022).

Ratna menjelaskan, dalam pelaksanaan vaksinasi ini kami menyediakan sebanyak 100 dosis.

"Ada 100 dosis yang kami siapkan dengan vaksinasi jenis astrazeneca," ucap Ratna.

Sebelum masyarakat mendapatkan vaksinasi tentunya harus melalui pendaftaran dan memenuhi persyaratan dan sudah terjadwal dalam aplikasi peduli lindungi.

"Nantinya akan dilakukan pengecekan kesehatan hingga screaning," jelasnya Ratna.

Dari pelaksanaan ini kami juga melayani vaksinasi baik dosis 1, dosis 2 maupun dosis 3 (booster).

Lanjut Ratna menghimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan walau kita sudah mendapatkan vaksinasi.

Hal ini juga untuk mengurangi intensitas untuk tidak memungkinkan bisa terpapar nya virus Covid-19. Tutupnya. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Polsek Palmerah Gelar Vaksinasi Covid-19 Di Gedung Peninggalan Jaman Belanda


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Polsek Palmerah, Jakarta Barat, menggelar vaksinasi Covid-19 di gedung peninggalan jalan Belanda yang masih berada di lingkungan Mapolsek Palmerah, Jakarta Barat. Minggu (27/2/2022).

Vaksinasi di hari libur untuk memfasilitasi masyarakat yang belum booster karena sibuk bekerja di hari biasa.

Kapolsek Palmerah, Jakarta Barat, AKP Dodi Abdulrohim menjelaskan, untuk menarik peminat vaksinasi Covid-19 pihaknya memberikan beras sebanyak lima liter.

"Jadi warga yang sudah vaksin kami berikan sembako untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga," ujar AKP Dodi di lokasi.

AKP Dodi melanjutkan, vaksinasi Covid-19 ini juga untuk mempercepat herd immunity supaya masyarakat terhindar dari paparan varian Omicron.

Selain booster, pihaknya juga menerima vaksinasi dosis pertama dan kedua bagi warga yang belum mendapatkan.

Kemudian, di hari Minggu ini peminatnya cukup banyak dari target sekira 60 orang, kini sudah melebihi yang diharapkan.

"Kami akan melayani masyarakat sampai semuanya mendapatkan vaksinasi Covid-19," tegasnya AKP Dodi.

AKP Dodi berharap, warga Kecamatan Palmerah yang belum mendapatkan vaksinasi Covid-19 segera mendatangi sentra yang disediakan.

Sehingga seluruh warga bisa mencegah penyebaran dan apabila terpapar dapat mengurangi resiko kematian.

"Karena vaksin ini sangat bagus untuk tubuh kita supaya terhindar paparan Covid-19," ucap AKP Dodi. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

10 Provinsi Tunjukkan Tren Penurunan Kasus COVID-19, Keterisian RS Masih Sangat Terkendali


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Tren penurunan kasus konfirmasi COVID-19 di 10 provinsi terus terjadi hingga Rabu (23/2). Terdapat 6 provinsi yang kasusnya turun setelah sempat melewati jumlah kasus harian pada gelombang Delta, seperti DKI Jakarta, Banten, Bali, Maluku, Papua dan NTB. Sementara itu 4 Provinsi masuk fase pelandaian kasus per Rabu (23/2), setelah sebelumnya menyamai atau bahkan melebihi kasus Delta. Keempat Provinsi dengan kasus harian melandai adalah, Jawa Timur, Jawa Barat, Kalimantan Selatan, serta Papua Barat. 

Tren penurunan kasus harian ini juga diikuti dengan tren penurunan positivity rate dalam seminggu terakhir. Hingga Rabu (23/2) DKI Jakarta, Banten, Bali, NTB, Maluku, dan Papua menunjukkan tren penurunan postivity rate. Sedangkan Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Papua Barat tercatat mengalami pelandaian positivity rate.   

Catatan lain yang juga sangat membangun optimisme, hingga Kamis (24/2), jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit masih terkendali dengan sangat baik tanpa mengalami peningkatan. Keterisian tempat tidur isolasi maupun intensif COVID-19 masih terus bertahan di posisi 38% sejak Minggu (20/2) hingga hari ini. 

“Hingga Rabu (23/2), jumlah kejadian rawat inap RS untuk pasien COVID-19 per minggunya berada di 9,02/100.000 penduduk. Angka ini masih sangat memadai dibanding puncak perawatan pasien saat gelombang Delta 17 Juli 2021 lalu yang mencapai 33,69/100.000 penduduk,” kata dr. Siti Nadia Tarmizi M.Epid., Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kemenkes.

Selain itu, tren rasio kematian (case fatality rate/CFR) mingguan per 22 Februari lalu juga mengalami penurunan 6,61% dari minggu sebelumnya. CFR nasional per minggunya kini berada di posisi 2,85. Kasus kematian per 23 Februari di posisi 227 per hari, jauh lebih sedikit dibandingkan puncak kematian pada gelombang Delta 27 Juli 2021 lalu yang mencatat hingga 2.069 kematian per harinya.

“Upaya-upaya penanganan dan pencegahan COVID-19 yang dilakukan pemerintah adalah untuk menekan risiko kematian bagi penduduk akibat infeksi COVID-19. Tidak hanya menjaga ketahanan fasilitas pelayanan kesehatan, kita juga terus memperluas dan mempercepat cakupan vaksinasi nasional untuk melindungi kelompok rentan,” ujar dr. Nadia.

Hingga 24 Februari pukul 18.00 WIB, vaksinasi dosis 1 sudah diberikan ke 190.451.216 (91,45%) penduduk dan vaksinasi dosis 2 sudah diberikan ke 143.032.523 (68,68%) penduduk. Sementara itu vaksinasi dosis 3 atau booster sudah diberikan ke 9.460.949 (4,54%) penduduk. Data terbaru dari Kemenkes menunjukkan vaksinasi dosis lengkap mengurangi risiko kematian hingga 67%. Sementara itu vaksinasi booster mengurangi risiko kematian hingga 91%.

Hingga 19 Februari 2022, dari 2.484 pasien yang meninggal akibat COVID-19 73% belum divaksinasi lengkap. 53% di antara pasien meninggal tersebut adalah lansia dan 46% memiliki komorbid.

“Dari data yang sudah dikaji hingga 19 Februari lalu, risiko kematian tertinggi masih terjadi pada pasien yang belum menerima vaksinasi lengkap, lansia, dan yang memiliki komorbid. Komorbid terbanyak yang ditemukan di pasien meninggal adalah diabetes melitus dan bahkan 21% pasien memiliki komorbid lebih dari satu,” ungkap dr. Nadia.

Meski vaksinasi lengkap maupun bagi yang sudah mendapatkan booster, masyarakat tetap diimbau untuk sama-sama memperketat protokol kesehatan selama periode Omicron ini. Hal ini demi memperkecil peluang terpapar dan terinfeksi COVID-19 varian Omicron, sekaligus mengurangi risiko dirawat di rumah sakit akibat COVID-19. (Lak/Tha)
Share:

PPKM Jawa - Bali Diperpanjang, 4 Kota Naik Status Menjadi Level 4


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Menteri Dalam Negeri memperpanjang masa PPKM wilayah Jawa dan Bali melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 12 Tahun 2022 yang akan berlaku mulai tanggal 22 s.d. 28 Februari 2022. Hal tersebut dilakukan sebagai salah satu langkah antisipatif penanggulangan Covid-19 ditengah merebaknya varian omicron di Indonesia, sekaligus sebagai bagian dari upaya transisi secara bertahap menuju endemi Covid-19 dengan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian. Di dalam pengaturan ini, berdasarkan hasil evaluasi atas Indikator Penyesuaian Upaya Kesehatan Masyarakat dan Pembatasan Sosial dalam Penanggulangan Pandemi COVID-19 yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan, terdapat 4 (empat) kota di wilayah Jawa-Bali yang ditetapkan menjadi Level 4, yaitu Kota Cirebon, Kota Magelang, Kota Tegal dan Kota Madiun.

Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan, Safrizal ZA mengatakan di dalam keterangan persnya, bahwa perubahan jumlah daerah di dalam Inmendagri 12/2020 ini adalah tidak adanya daerah di Jawa Bali yang berada di Level 1 dari yang sebelumnya terdapat 4 daerah pada Inmendagri 10/2022. 

Penurunan jumlah daerah juga terjadi di Level 2, yang saat ini terdapat 25 daerah dari yang sebelumnya 58 daerah. 

Kenaikan yang cukup tinggi justru terjadi di Level 3, dimana sebelumnya terdapat 66 daerah, namun pada Inmendagri 12/2022 ini menjadi 99 daerah. 

Begitu pula dengan daerah di Level 4, yang saat ini terdapat 4 daerah yang sebelumnya pada Inmendagri 10/2022 tidak ada.

Safrizal yang juga menjabat sebagai Wakasatgasnas Covid-19 menjelaskan secara detail bahwa pengaturan di dalam Inmendagri 12/2022 terdapat pembatasan kegiatan masyarakat di wilayah dengan Level 4, yaitu:

1. Kegiatan pada sektor non esensial dapat beroperaasi 25% WFO (Work From Office) bagi pegawai yang sudah divaksin;

2. Industri orientasi ekspor dapat beroperasi 75% staf untuk setiap shift di fasilitas produksi/pabrik, dan 25% pelayanan administrasi perkantoran dengan menerapkan protokol kesehataan yang ketat;

3. Perhotelan non karantina dapat beroperasi dengan melakukan skrining menggunakan aplikasi PeduliLindungi dengan kapasitas 50%, serta 25% untuk penggunaan ballroom/fasilitas kebugaran/ruang rapat;

4. Restoran/rumah makan, kafe, supermarket, hypermarket, pasar tradisional, toko kelontong, pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari, hingga kegiatan pada pusat perbelanjaaan dapat beroperasi hingga Pukul 21.00 dengan kapasitas pengunjung maksimal 50%. Khusus bagi supermarket, hypermarket dan pusat perbelanjaan, perlu dilakukan skrining menggunakan aplikasi PeduliLindungi, dan hanya pengunjung dengan kategori hijau yang dapat diijinkan masuk;

5. Sedangkan untuk restoran/rumah makan dan kafe dengan jam operasional mulai dari Pukul 18.00 s.d. Pukul 00.00 dapat beroperasi dengan kapasitas maksimal 25%;

6. Pasar rakyat yang menjual barang non kebutuhan sehari-hari tetap diijinkan beroperasi namun hanya sampai Pukul 20.00;

7. Tempat bermain anak-anak dan tempat hiburan dapat beroperasi dengan kapasitas maksimal 35%, kecuali untuk bioskop maksimal 25% dari kapasitas;

8. Pusat kebugaran/gym dapat beroperasi maksimal 25% dari kapasitas;

9. Fasilitas umum dan tempat kegiatan seni, budaya, olahraga dan sosial kemasyarakatan dapat beroperasi maksimal 25%, sedangkan untuk operasional tempat ibadah dapat melaksanakan aktivitas maksimal 50%;

10. Resepsi pernikahan dapat diadakan dengan maksimal 25% dari kapasitas ruangan dan tidak mengadakan makan di tempat dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat; dan

11. Anak-anak dibawah usia 12 tahun dapat melakukan aktivitas di tempat umum dengan didampingi orang tua, dan khusus bagi anak usia 6 s.d. 12 tahun wajib menunjukkan bukti vaksinasi dosis pertama.

“Terhadap adanya kecenderungan peningkatan level daerah perlu disikapi dengan upaya 3T yang intensif, sekaligus mengarahkan orang yang bergejala ringan atau sedang untuk melalukan isolasi mandiri atau isolasi terpusat, untuk memastikan kendali di sektor hilir rumah sakit tidak mengalami tekanan dan peningkatan yang eksponensial. Hal ini dapat terwujud bila Posko Desa/Kelurahan bergerak aktif di sektor mikro” tambah Safrizal.

“Mencermati kondisi dewasa ini, pemerintah daerah harus terus melakukan percepatan vaksinasi dosis kedua dan menggencarkan vaksin booster yang paralel dengan upaya edukasi berkelanjutan dalam penegakan disiplin protokol kesehatan bagi seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya. (Arianto)
Share:

Kasus Konfirmasi COVID-19 Menurun Signifikan, Pemerintah Terus Mengimbau Disiplin Prokes dan Vaksinasi


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Kemenkes hari ini (20/2) mencatat penurunan signifikan kasus konfirmasi menjadi 48.484, dibanding kasus konfirmasi kemarin (19/2) yang mencapai 59.384. Selain itu, kasus aktif sedikit melambat Kasus Konfirmasi COVID-19 Menurun Signifikan, Pemerintah Terus Mengimbau Disiplin Prokes dan Vaksinasi penambahan di angka 15.448 per hari. Di sisi lain, Pemerintah terus memperkuat fasilitas layanan kesehatan secara nasional menghadapi lonjakan kasus COVID-19 yang didominasi varian Omicron saat ini. Sebagai hasilnya, pasien yang dirawat di rumah sakit hingga hari ini (20/2) masih bisa dikendalikan di angka 38% dari total kapasitas nasional, hanya meningkat 1% dari posisi sebelumnya di 37% pada Sabtu (19/2) kemarin. Angka pasien sembuh hari ini juga telah mencapai 32.873 per harinya.

“Hari ini kasus konfirmasi harian berkurang hingga 10.900 dari hari sebelumnya, dan kasus aktif sedikit melambat dengan penambahan di angka 15.448 per hari. Penambahan angka bed occupancy ratio (BOR) secara nasional juga masih terkendali naik hanya 1% hari ini dibanding kemarin. Kita akan terus memprioritaskan pelayanan kesehatan rumah sakit hanya untuk pasien COVID-19 bergejala sedang hingga kritis dan yang memiliki komorbiditas saja, untuk menahan tekanan pada rumah sakit sampai kita melewati puncak gelombang Omicron nantinya,” ujar dr. Siti Nadia Tarmizi M.Epid., Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kemenkes.

Tidak hanya memperkuat dengan strategi triase seperti mengutamakan pelayanan kesehatan bagi pasien yang paling membutuhkan, pemerintah juga terus menjaga angka testing dan tracing agar tetap tinggi. Hingga Sabtu (19/2) jumlah spesimen yang diuji berada di posisi 489.780. Kemudian stok kebutuhan oksigen di 10 Provinsi yang mencatat kenaikan kasus tertinggi juga tetap terjaga di angka hingga lebih dari 48 jam.

“Selain penanganan kasus, pemerintah juga terus melakukan upaya pencegahan seperti meningkatkan vaksinasi dosis lengkap ke lebih dari 208 juta penduduk Indonesia. Ini sangat penting untuk mencegah agar penduduk terhindar dari kesakitan atau risiko kematian akibat terinfeksi virus COVID-19,” jelas dr. Nadia.

Hingga Minggu (20/2) pukul 18.00 WIB, 189.658.351 penduduk (91,07%) telah mendapat dosis 1, dan 140.311.077 penduduk (67,37%) telah mendapat vaksinasi dosis 2. Program percepatan vaksinasi agar masyarakat segera mendapat dosis lengkap terus dilakukan. Sementara itu yang sudah mendapatkan dosis ketiga (booster) sampai saat ini sudah 8.459.050 penduduk (4,06%).

“Bagi masyarakat yang sudah mendapatkan dosis kedua minimal enam bulan, bisa mendapatkan vaksin ketiga atau booster. Aturannya belum berubah hingga saat ini. Apabila ada informasi bahwa vaksin booster bisa didapatkan kurang dari enam bulan setelah dosis kedua, itu tidak benar,” kata dr. Nadia.

Selain percepatan vaksinasi lengkap dan booster, masyarakat juga diharapkan senantiasa memperketat kembali protokol kesehatan untuk bersama-sama mencegah penyebaran COVID-19 lebih luas lagi. (Lak/Ant)

Share:

Peninjauan kegiatan vaksinasi secara serentak seluruh Indonesia


Duta Nusantara Merdeka | Tangerang
Kegiatan tersebut yang akan dipantau langsung melalui zoom oleh Bapak Presiden Joko Widodo dari Istana Bogor dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dari Magelang Jawa Tengah.

IRJEN. POL. Dr. MOHAMMAD FADIL IMRAN.S.I.K.,M.Si., Kapolda Metro Jaya menyampaikan bertempat di Pusat pemerintahan Kota Tangerang Kapolda Metro Jaya bersama Walikota Tangerang, Danrem dan Kapolres Tanggerang melaksanakan percepatan vaksinasi dan secara umum capaian vaksinasi di kota Tangerang, Jumat (18/2/2022).

Dosis 1 dan dosis 2 itu sudah di atas 100% dilihat dari datanya. Namun demikian memang vaksinasi untuk lansia (lanjut usia) ini yang perlu terus dimaksimalkan, vaksinasi untuk lansia sampai dengan hari ini di Kota Tangerang itu dosis 1 mencapai 84%, kemudian dosis 2 mencapai 72% dan untuk semaksimal mungkin dilakukannya vaksinasi dilakukan nya berbagai macam upaya seperti hari ini dilaksanakan di 104 titik di semua Puskesmas bekerjasama dengan Polsek bekerjasama dengan Koramil Babinsa Bhabinkamtibmas para Lurah untuk melakukan identifikasi warga-warga yang rentan agar bisa divaksin lengkap.

Khusus di tempat ini targetnya sebanyak 1300 lansia anak dan umum dan Kapolda mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada forkopimda Kota Tangerang dibawah pimpinan Walikota Tangerang Kota, Dandim Tanggerang kota, Kapolres metro Tanggerang kota dan tentunya di bawah supervisi dari Danrem 052 dan dari Polda Metro Jaya dan Alhamdulillah cukup baik.

Kami selalu mengingatkan dan menghimbau agar masyarakat yang belum vaksin lengkap untuk segera vaksin lengkap dan sarana akses sudah cukup tersedia di Kota Tangerang dan akan membuat terobosan seperti ada dua vaksin lansia dan aa dua vaksin anak yang setiap hari berusaha mengingatkan kita semua.

Kedua penggunaan masker dan protokol kesehatan khususnya karena masker ini yang bisa melindungi kita dan teman-teman Tolong bantu sosialisasikan tentang program vaksinasi ini khususnya kelompok rentan lansia (lanjut usia) dan mereka yang memiliki komorbid 60% kematian itu akibat karena belum di vaksin, belum di vaksin pada lansia (lanjut usia) Tolong disampaikan.

Forkopimda, Kodim dan Polres bertugas melayani dan melindungi masyarakat sekalian melayaidan melindungi tidak semata-mata menertibkan dan yang dimaksud melayani dan melindungi seperti kegiatan patroli pasti akan memberikan sosialisasi membagikan masker membagikan hand sanitizer dan jika ada yang rentan biasanya diberikan obat diberi vitamin A di masyarakat.


Silakan beraktivitas, dengan catatan seperti itu kami Polri selalu berupaya untuk memberikan perlindungan dalam bentuk vaksin dan pembagian masker dan melayani kalau ada yang sakit pasti dilayani dengan fasilitas kesehatan. Dan tenaga kesehatan yang akan disiapkan oleh pemerintah.

Banyak yang punya aplikasi pedulilindungi, tetapi pedulilindungi jarang dicheck-in kan dan semuanya jika mengunjungi suatu tempat gunakan aplikasi pedulilindungi nya betul-betul di manfaatkan supaya kalau terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan, misalnya dikerumunan itu dilakukan testing dan positif nanti akan terdata dengan baik di peduli lindungi dan agar orang-orang yang berada di saat yang sama di tempat yang sama bisa mengambil langkah-langkah pencegahan dengan melakukan testing sweb antigen maupun swab pcr dan omicron bisa segera melandai. (Redaksi)
Share:

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ingatkan Pentingnya Vaksin untuk Hadapi Omicron




Duta Nusantara Merdeka | Bali
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau pelaksanaan vaksinasi serentak di Discovery Mall Bali, Rabu (16/2/2022). Dalam kesempatan ini, Kapolri juga meninjau secara virtual pelaksanaan vaksinasi serentak pada 4.831 titik di 34 Provinsi Indonesia.

Adapun target vaksinasi serentak di 34 provinsi pada hari ini yakni sebanyak 1,1 juta masyarakat tervaksin mulai dari dosis satu dan dua hingga dosis ketiga atau booster.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menuturkan, akselerasi vaksinasi saat ini penting dilakukan guna mencegah penyebaran virus Covid-19 khususnya varian Omicron yang saat ini angkanya sudah melebihi varian Delta.


"Kenapa vaksinasi kita lakukan tentunya kita tahu bahwa varian omicron saat ini sudah meningkat jauh di atas varian delta. Jadi angkanya sudah di atas puncak tertinggi varian delta. Sehingga tentunya kita harus lakukan langkah dan strategi dalam rangka menghadapi varian tersebut," kata Kapolri.

Akselerasi vaksinasi booster, kata Kapolri, juga dilakukan untuk masyarakat yang sudah melewati enam bulan dari vaksinasi dosis satu dan kedua. Selain vaksinasi booster, mantan Kabareskrim Polri juga menuturkan, vaksinasi untuk kelompok lansia juga penting dilakukan karena rentan terpapar Covid-19.

"Kita juga melakukan pengecekan terhadap kesiapan RS khususnya ruang ICU, sehingga pada saat ada masyarakat yang dirawat masyarakat tersebut bisa sembuh," ujar Kapolri.


Tak hanya kesiapan Rumah Sakit, Kapolri juga meminta kesiapan tempat isolasi terpusat (isoter) untuk merawat masyarakat yang bergejala ringan, yang rumahnya tidak memenuhi syarat untuk melakukan isolasi mandiri (isoman). 

Dalam kesempatan ini, Kapolri tak hentinya mengimbau bagi masyarakat yang belum melaksanakan vaksinasi agar segera divaksin. Kemudian bagi masyarakat yang sudah tervaksin sebanyak dua kali agar mendatangi gerai-gerai vaksin untuk mendapatkan booster.

"Sehingga imunitas kita betul-betul bisa terjaga. Lalu gunakan masker tentunya menjadi salah satu prioritas juga yang selalu kita ingatkan karena ini juga untuk menjaga agar kita bisa terlindungi dari transmisi penularan varian omicron," ucap Kapolri.

Vaksinasi dan penegakan protokol kesehatan (prokes), lanjut Kapolri mengatakan, penting dilakukan agar masyarakat tetap bisa melakukan aktivitas sehingga pertumbuhan ekonomi tetap terjaga dan meningkat, di tengah penyebaran Covid-19 varian Omicron.

"Kita tentunya ingin menjaga agar di satu sisi aktivitas masyarakat, khususnya kegiatan yang berkontribusi dalam hal pertumbuhan ekonomi bisa terus terjaga. Namun disisi lain masyarakat kita juga bisa terbebas dari penularan varian baru omicron, sehingga antara pertumbuhan ekonomi dan bagaimana kita menjaga kesehatan masyarakat bisa dilaksanakan secara bersama-sama. Jadi itu yang tentunya kami selalu ingatkan agar vaksinasi bagi yang belum dan jaga prokes pakai masker," papar Kapolri.


Dalam peninjauan vaksinasi di Bali tersebut, Kapolri juga memberikan pengarahan secara virtual kepada seluruh jajarannya di Provinsi Indonesia. 

Selain meninjau pelaksanaan vaksinasi, Kapolri juga meninjau tempat isolasi terpusat (isoter) di Bakung Beach Resort. Dalam kesempatan ini, Kapolri melakukan dialog dengan beberapa masyarakat yang berada di tempat isoter.

Kapolri pun menanyakan kondisi kesehatan dan fasilitas yang didapatkan masyarakat yang saat ini berada di tempat isoter. Beberapa masyarakat pun mengaku hanya memiliki gejala ringan dan saat ini sudah membaik lantaran fasilitas kesehatan dan pengobatan yang baik dari tempat isoter.

"Dalam kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih atas kesediaan rekan-rekan untuk bisa dirawat di isoter daripada harus dirawat di rumah masing-masing. Saya doakan semuanya cepat sehat dan beraktivitas serta berkumpul dengan keluarga dan teman-teman semua," tutup Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. **
Share:

Kapolres Kukar AKBP Arwin Amrih Wientama Bersama Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Tinjau RSDC Wisma Atlet


Duta Nusantara Merdeka | Kutai Kartanegara
Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Kutai Kartanegara (Kukar) AKBP Arwin Amrih Wientama bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kabupaten Kutai Kartanegara, meninjau Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Tenggarong Seberang, pada hari Senin (14/2/2022).

Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Arwin Amrih Wientama mengatakan, peninjauan itu dimaksudkan untuk mengecek kondisi RSDC Wisma Atlet, sebagai langkah cepat sekaligus mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19 varian baru (Omicron) khususnya di Tenggarong, dan pada umumnya Kabupaten Kutai Kartanegara.


AKBP Arwin mengimbau seluruh masyarakat Kutai Kartanegara, agar memperketat penerapan protokol kesehatan (Prokes), untuk mencegah penyebaran omicron. Serta meminta kepada para orang tua atau lanjut usia (Lansia), dan anak-anak (umur 6 tahun – 11 tahun) untuk segera melakukan vaksinasi di tempat yang telah di tentukan para Tenaga Kesehatan setempat.

“Sebagai upaya kita mencegah omicron, mari kita disiplin menerapkan Prokes dan ikut vaksinasi,” ajaknya AKBP Arwin.


Untuk diketahui juga turut hadir dalam acara tersebut, Bupati Kukar Edi Damansyah, Dandim 0906 Kutai Kartanegara (KKR) Letkol Inf Jeffry Satria, PN Kukar Asep Koswara, Keala Badan Kesbangpol Kukar Rinda Desianti, Kaban BPBD Kukar Marsidik, dan Kabag Prokompim Setkab Kukar Ismed. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Kapolres Kutai Kartanegara Dampingi Kapolda Kaltim Tinjau Vaksinasi Lansia di SDN 005 Tenggarong


Duta Nusantara Merdeka | Kutai Kartanegara
Kapolres Kutai Kartanegara (Kukar) AKBP Arwin Amrih Wientama mendampingi Kapolda Kaltim (Kalimantan Timur) Irjen Pol Imam Sugianto melaksanakan peninjauan pelaksanaan vaksinasi lansia di SDN 005 Tenggarong, Selasa (8/2/2022).

Pelaksanaan vaksinasi anak ini terhubung secara virtual (Zoom Meeting) dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Selain Kapolda Kaltim dan Kapolres Kutai Kartanegara, peninjauan ini dihadiri juga oleh Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Hariyanto, Bupati Edi Kutai Kartanegara Damansyah, Ketua DPRD Kutai Kartanegara Abdul Rasyid, Kadinkes Kutai Kartanegara dr. Martina Yulianti dan para pejabat utama Polda Kaltim.

Kegiatan vaksinasi serentak dimulai dari pendaftaran, screening, penyuntikan, dan input data oleh tenaga kesehatan (apabila tidak memenuhi syarat maka masyarakat batal menerima vaksinasi Covid-19).


Kapolres Kutai Kartanegara (Kukar) AKBP Arwin Amrih Wientama mengatakan kegiatan percepatan vaksinasi bagi lansia ini bertujuan untuk menciptakan herd immunity karena di usia lanjut sangat rentan.

Dengan dilakukan vaksinasi terhadap lansia (lanjut usia), diharapkan dapat meningkatkan kekebalan tubuh mereka terhadap virus Covid-19.

“Kita dukung program pemerintah semua ini demi kebaikan bersama. Selain itu,Buntuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 atau varian baru,” kata AKBP Arwin.

Vaksinasi terhadap lansia sangat penting untuk melindungi sanak keluarga dari bahaya Covid-19. “Ayo para lansia jangan takut untuk divaksin,” imbauhnya AKBP Arwin.

Dikesempatan yang sama, AKBP Arwin juga berpesan kepada tenaga medis agar selalu semangat dan jangan pernah menyerah untuk percepatan vaksinasi.

“Tetap bersinergi dengan stakeholder terkait dalam penanggulangan Covid-19, serta kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan,” pungkasnya AKBP Arwin. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Ketua Panitia Bamus Maskot Tangerang Tunda Mubes Karena Meningkatnya Covid-19


Duta Nusantara Merdeka | Tangerang
Dalam kesempatan ini Ketua Panitia SC Jamaluddin Al Amudi menjelaskan perihal adanya agenda acara musyawarah besar yang akan di laksanakan pada hari ini oleh Panitia Mubes Bamus Maskot Tangerang  telah menunda agenda Mubes yang akan di selenggarakan karena Masih meningkatnya Covid-19.

Hal itu disampaikan oleh Panitia Mubes (musyawarah besar) telah diterimanya surat Himbauan dari Polresta Kota Tangerang No : 159/I/YAN/2.I./2022 “Tentang
adanya peningkatan Covid-19 yang signifikan.

Dan oleh sebab itu
kegiatan acara Mubes Bamus Maskot Tangerang yang akan di laksanakan pada Selasa dan Rabu 8 – 9 Pebruari 2022 diundurkan yaitu dengan pelaksanaan menjadi pada tanggal 15 – 16 Pebruari 2022.

kami sebagai Panitia Mubes Bamus maskot Tangerang, dengan mempertimbangkan arahan dan masukan dari Dewan Penasehat dan Para Tokoh Tangerang karena masih meningkat nya Covid-19 yang sangat signifikan menyatakan kami menunda sampai pada waktu yang akan ditentukan dan ditetapkan di kemudian hari," ucap Jamaluddin.

Oleh karena itu Ketua Panitia SC Jamaluddin Al Amudi mengatakan "kami memohon maaf dengan sebesar-besarnya kepada semua pihak yang terlibat dalam acara Mubes Bamus maskot Tangerang," tuturnya. ** (Arianto/Imam)
Share:

Penularan Omicron Tidak Menentu, Menkes Budi Perkirakan Puncak Kasus di Akhir Februari


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan kasus Omicron ini masih banyak ketidakpastian soal penularannya. Ada sejumlah negara dengan kasus Omicron yang tinggi daripada varian Delta ada pula sejumlah negara dengan kasus Omicron di bawah kasus varian Delta. 

Di Amerika, kasus Omicron puncaknya mencapai 800 ribu per hari, puncak kasus varian Delta 250 ribu per hari. Di Prancis puncak kasus Omicron dan sekarang masih naik tembus di angka 360 ribu kasus per hari, sementara puncak kasus varian Delta 60 ribu per hari. 

Kasus Omicron di Brazil sampai saat ini masih naik di kisaran 190 ribu per hari sementara puncak varian Delta 80 ribu per hari. Kasus Omicron di India saat ini mencapai 310 ribuan per hari, sedangkan varian Delta 380 ribu per hari. Jepang 65 ribu kasus per hari sedangkan Delta 25 ribu kasus per hari. 

Di samping itu, ada sejumlah negara dengan kasus Omicron justru lebih rendah dibandingkan kasus Delta. Menkes Budi mengaku masih banyak data yang belum diketahui dengan pasti. 

Misalnya di Afrika Selatan jumlah yang masuk rumah sakit jauh di bawah kasus Delta. Di Inggris pun kasus Omicron jauh di bawah Delta. Di Amerika secara persentase kasus aktif di bawah Delta tetapi secara nominal jumlah orang yang yang masuk rumah sakit lebih tinggi dari kasus Delta. 

"Melihat kasus seperti ini karena banyak ketidakpastiannya lebih baik kita hati-hati, kita waspada, kita tidak usah jumawa, laksanakan protokol kesehatan, hindari kerumunan dan kurangi mobilitas," kata Menkes pada konferensi pers secara virtual, Senin (31/1). 

Jadi, lanjut Menkes, penularan Omicron tinggi sekali dan Indonesia pasti akan mengalami puncak kasus. Masyarakat Indonesia mesti waspada mengingat kasus varian Omicron di negara lain bisa mengalami puncak kasus 2-3 kali di atas kasus Delta. 

"Kita masih belum tahu berapa jumlahnya pada saat puncak kasus akan terjadi di Indonesia. Perkiraan kami puncak akan terjadi di akhir Februari," ucap Menkes Budi. 

Masyarakat diminta tetap waspada dan disiplin protokol kesehatan. Kurangi mobilitas, hindari kerumunan, dan  jaga kesehatan. 

Pemerintah memastikan ketersediaan obat dalam penanganan pasien COVID-19 tetap lengkap. 

"Kita sudah memastikan bahwa obat-obatan itu lengkap kalau tanpa gejala pasien cukup minum vitamin, kalau dengan gejala bisa dengan obat anti panas dan lewat telemedisin, juga bisa mendapatkan obat antivirus," tutur Menkes Budi. 

5 organisasi profesi dan para ahli kedokteran sudah merekomendasikan anti virus yang untuk digunakan, yakni favipiravir dan molnupiravir. Kemenkes sudah menyiapkan lebih dari 20 juta dosis, tapi obat tersebut harus dengan resep dari dokter. 

"Kami harapkan mudah-mudahan dengan semua yang sudah kita lakukan dapat terhindar dari COVID-19. Pesan saya waspada, tetap hati-hati, batasi mobilitas, jangan terlalu banyak mobilitas," ucap Menkes. (Arianto)
Share:

Lonjakan Kasus COVID di Indonesia, Disebabkan Peningkatan Testing dan Tracing


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Kenaikan kasus konfirmasi harian COVID-19 terus terjadi dalam satu minggu terakhir. Kemarin angka kasus harian mencapai 12.422. Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan juga terus menggenjot upaya testing dan tracing sebagai bentuk usaha deteksi dini. 

Seiring dengan terus terjadinya kenaikan kasus dalam satu minggu terakhir, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid selaku juru bicara vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan, menyampaikan bahwa memang benar terjadi kenaikan positivity rate dalam seminggu terakhir. 

“Positivity rate mingguan kita ada kenaikan sebesar 3,65%. Hal ini selain seiring dengan kenaikan kasus konfirmasi, tapi juga sejalan dengan ditingkatkannya angka testing dan tracing,” ujar dr. Nadia dalam keterangan tertulisnya. Senin (31/01)

dr. Nadia mengatakan bahwa untuk mendapatkan data yang komprehensif, sebaiknya data dilihat dalam 7 hari terakhir, tidak hanya fokus pada data harian saja. “Sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan No. 4805 agar kita dapat melihat perkembangannya dalam 7 hari dan tidak terfokus dengan data harian saja. Hal ini agar kita dapat melihat data secara utuh sehingga dapat memperoleh informasi yang tepat,” tambah dr. Nadia.

Kenaikan positivity rate ini menunjukan kemampuan deteksi Indonesia dalam hal testing dan tracing. Per tanggal 30 Januari 2022, jumlah orang yang di tes adalah 5,75 per 1000 penduduk per minggu. Angka ini jauh diatas angka anjuran WHO, yakni 1 per 1000 penduduk per minggu.

“Peningkatan kuota testing dan tracing ini merupakan bentuk dari upaya deteksi dini dalam mencegah perluasan penularan, serta mencegah munculnya klaster sebaran yang baru. Ini juga merupakan usaha untuk mendeteksi lebih awal gejala COVID-19 yang diderita oleh tiap-tiap individu. Hal ini penting untuk mencegah keterlambatan penanganan kasus mengingat varian Omicron yang memiliki persebaran lebih cepat namun cenderung tidak bergejala,” terang dr. Nadia.

Kenaikan angka kasus dalam satu minggu terakhir telah diantisipasi oleh Kementerian Kesehatan dengan menyiapkan kapasitas tempat tidur perawatan COVID-19. Diharapkan hal ini dapat menjawab kekhawatiran masyarakat. 

“Secara nasional, total ketersediaan tempat tidur (bed occupancy rate/BOR) perawatan COVID-19 saat ini berjumlah 78.825 yang dapat tingkatkan sampai dengan kapasitas maksimal 156.847 tempat tidur. Untuk Jakarta sendiri, BOR di 196 rumah sakit rujukan saat ini di 6.496 dari 13.777 kapasitas tempat tidur yang tersedia. Dalam kondisi yang dibutuhkan, BOR di Jakarta dapat dikondisikan hingga mencapai 21.000. Jadi, tidak perlu terlalu khawatir, kapasitasnya masih cukup banyak,” papar dr. Nadia.

Agar angka kasus ini tidak bertambah semakin besar, dr. Nadia meminta agar masyarakat tetap patuh untuk menjalankan protokol kesehatan. “Jika tidak bergejala, cukup untuk melakukan isoman di rumah atau isoter, dan manfaatkan layanan telemedicine yang tersedia. Segera lakukan vaksinasi booster, dan tetap disiplin menegakkan protokol kesehatan. Jangan lengah dan tetap selalu waspada,” tutup dr. Nadia. (Arianto)

Share:

Suriyono Adi Susanto (SAS) PAC PDI Perjuangan Kolaborasi dengan Charles Honoris Gelar Vaksinasi Booster di Jakarta


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Program Vaksinasi Booster sangat penting diberikan sebagai komitmen dari pemerintah untuk melindungi seluruh masyarakat Indonesia dari ancaman Covid-19 termasuk varian barunya. 

"Adapun, sasaran Vaksinasi Booster ditujukan bagi masyarakat berusia 18 tahun keatas dan sudah mendapatkan vaksinasi dosis lengkap atau 2 kali suntik vaksin dan minimal 6 bulan setelah vaksin dosis kedua," kata Suriyono Adi Susanto (SAS) PAC PDI Perjuangan didampingi Charles Honoris di sela-sela kegiatan vaksinasi booster di Gereja Kristen Injili Indonesia Jakarta kepada wartawan Surat Kabar Duta Nusantara Merdeka, Sabtu (29/01).


Selain itu, kata Suriyono yang akrab disapa SAS, kegiatan ini untuk mendukung program pemerintah dalam pelaksanaan vaksinasi Booster yang bertujuan untuk mempertahankan tingkat kekebalan, terlebih adanya virus corona varian baru seperti Omicron yang sudah mewabah dibeberapa wilayah di Indonesia.

Asal tahu saja, Vaksinasi Booster merupakan program pemerintah, sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo yang dimulai sejak 12 Januari 2022 secara nasional yang diberikan secara gratis untuk masyarakat Indonesia.


SAS mengatakan, vaksinasi sebagai langkah untuk pencegahan terpapar dari varian baru Omicron. Dengan vaksinasi, kekebalan komunal akan meningkat sehingga tidak tertular Covid-19.

"Angka Covid-19 dalam beberapa
hari terakhir menaik karena adanya varian baru Omicron. Kita turut berpartisipasi dengan menggeber vaksinasi di wilayah DKI Jakarta agar mencegah penularan tidak semakin meluas," ungkapnya. 


Tak cuma itu, SAS yakin vaksinasi dosis ketiga ini dapat mencegah penularan semakin meluas seraya mengingatkan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

"Dan yang paling penting, Vaksinasi booster atau dosis ketiga kita maksimalkan untuk Lansia di wilayah Jabodetabek," ucapnya. 

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris mengatakan, dukungannya terhadap kegiatan vaksinasi booster itu semata-mata, karena gelombang penularan COVID-19 semakin meningkat di DKI Jakarta.

"Tak berhenti sampai disitu, kami melihat pentingnya penambahan perlindungan bagi masyarakat melalui vaksinasi booster. Ini adalah salah satu bagian upaya kami di legislatif untuk mendukung program booster dari pemerintah," pungkas Charles. (Arianto)


Share:

Covid-19 Meningkat Lagi, Fikri Faqih : Keputusan PTM Sebaiknya Libatkan Daerah


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Wakil Ketua Komisi X DPR, Abdul Fikri Faqih menyatakan, pengambilan keputusan dalam pelaksanaan Pertemuan Tatap Muka (PTM) di sekolah sebaiknya melibatkan otoritas daerah dan satuan Pendidikan setempat. “Termasuk apakah suatu daerah mau diterapkan 100%, 50% atau bahkan dihentikan sama sekali, bila memang kondisinya tidak memungkinkan,” ucapnya di DPR, Kamis (27/1/2022).

Di tengah meningkatnya angka infeksi Covid-19 terutama varian omicron di tanah air, politisi PKS ini mengingatkan perlunya evaluasi pelaksanaan PTM di setiap sekolah di berbagai daerah.  

“Klaster-klaster baru bermunculan di sekolah, namun yang paling tahu kondisi real di lapangan tentu satuan pendidikan setempat,” katanya.

Apalagi bila ternyata PTM mengakibatkan gangguan Kesehatan dan ancaman keselamatan jiwa karena terpapar Covid-19,  “Maka pemerintah harus memperhatikan masukan-masukan dari berbagai pihak, terutama dari sisi keilmuan dan kiprah di dunia Pendidikan,” imbuhnya.   Seperti masukan dari IDAI, KPAI dan lainnya.

Selain itu, Fikri meminta agar semua pihak harus membantu memfasilitasi  pembelajaran tatap muka (PTM). "Mari semua pihak saling membantu memfasilitasi agar PTM ini terlaksana dengan baik. Sekali lagi pendekatannya fasilitasi, bukan instruksi apalagi sanksi," ajak Fikri.

Fikri mengungkap, selama dua tahun pandemi, berbagai pihak meyakini bahwa PTM belum tergantikan daam kegiatan belajar mengajar. "Kegiatan belajar mengajar memang tidak hanya transfer ilmu, tetapi tetapi juga membangun karakter. Maka tidak mudah bila hanya dengan daring," katanya 

Apalagi, lanjut dia, ada mata pelajaran praktik yang tentu tidak mungkin hanya memperlihatkan tutorial lewat media virtual. Sehingga PTM adalah sebuah kebutuhan yang sangat ditunggu semua pihak siswa, guru maupun tenaga kependidikan.

Diakui, pembelajaran daring selama pandemi Covid-19 menurut laporan Kemendikbudristek efektifitasnya mengalami fluktuasi dan paling rendah hanya sekitar 46%. “Wajar bila learning loss ini bila terakumulasi dalam kurun waktu lama bisa mengakibatkan generasi yang hilang (lost generation),” tutupnya. (Arianto)
Share:

Antisipasi Puncak Penyebaran Omicron, Pemerintah Perketat Mobilisasi Keluar Masuk Jakarta


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Varian Omicron Covid-19 telah menyebar di Indonesia melalui transmisi lokal, dan salah satu daerah yang didata memiliki tingkat penyebaran tinggi adalah Jakarta. Oleh karena itu, sebagai upaya untuk mengantisipasi terjadinya puncak penyebaran varian Omicron yang diperkirakan dapat terjadi pada akhir Februari atau awal Maret 2022, pemerintah akan melakukan pengetatan dan pemantauan masyarakat keluar dan masuk Jakarta.

“Dari hasil rapat yang dipimpin Presiden dan juga Wakil Presiden memberi arahan bagaimana agar diperketat orang keluar Jakarta,” tutur Juru Bicara Wakil Presiden (Jubir Wapres), Masduki Baidlowi, dalam keterangan persnya usai mendampingi Wapres dalam Rapat Terbatas tentang Evaluasi PPKM melalui konferensi video di kediaman resmi Wapres, Jalan Diponegoro Nomor 2, Jakarta, Minggu (16/01/2022),

Lebih lanjut Masduki menyampaikan, selain memperketat mobilisasi, upaya lain dari sisi kesehatan pun juga akan lebih ditingkatkan.

“Memperketat itu dengan cara-cara vaksinasi dan harus memakai masker. Jadi pendisiplinan ulang terhadap kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan pihak luar dan jangan keluar rumah kalau tidak penting,” urai Masduki.

“Secara garis besar daerah aglomerasi yang harus diperketat, dan itu akan dilakukan langkah-langkah vaksinasi yang makin diperbanyak terutama di daerah-daerah Jabodetabek akan dilakukan vaksinasi yang lebih masif lagi, seperti Bogor, Bekasi, Banten,” tambahnya. 

Terkait karantina para pelaku perjalanan luar negeri, Masduki mengungkapkan bahwa di dalam rapat Wapres menyampaikan agar dilakukan telaah ulang terhadap sistem dan masa karantina sehingga rantai penyebaran dapat ditekan lajunya.

“Tadi Wapres mempertanyakan untuk kejadian-kejadian tertentu, misal di Jawa Timur bahwa setelah dinyatakan negatif dengan karantina, tapi setelah pulang dia positif, ternyata Omicron. Sehingga perlu diperketat berapa hari [masa] karantina, itu yang ditelaah ulang terhadap pola karantina. Terutama dari luar negeri,” urai Masduki.

Pada kesempatan yang sama, Masduki juga menanggapi pertanyaan wartawan seputar hukuman mati yang dijatuhkan kepada Herry Wirawan, pelaku pelecehan seksual di sebuah sekolah asrama di Bandung. Ia menyampaikan bahwa Wapres menyampaikan simpati atas kejadian tersebut dan menginginkan hukuman yang seberat-beratnya untuk pelaku.

“Wapres sangat prihatin dengan kondisi pelecehan seksual dan kekerasan seksual. Wapres minta dihukum seberat-beratnya. Wapres tidak ingin masuk terhadap kontroversi hukuman mati. Walaupun secara hukum, pemberlakuan hukuman mati di Indonesia saya kira belum dihapus, tapi intinya bagaimana efek jera terhadap sebuah kejadian dan bahkan berulang. Saya kira bagaimana menimbulkan efek jera,” imbuh Masduki.

“Pemantauan-pemantauan dari manajemen pendidikan harus diperketat pengawasannya. Tingkat pelaksanaannya seperti @1¹apa kan masing-masing lembaga pendidikan punya kekhasan sendiri di setiap wilayah,” pungkasnya. (Arianto)
Share:

Total Kasus Terkonfirmasi Omicron Bertambah Jadi 46 Kasus


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Kementerian Kesehatan kembali melaporkan temuan kasus baru Omicron di Indonesia.

Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmidzi menyebutkan adanya tambahan kasus terkonfirmasi Omicron sebanyak 27 kasus yang sebagian besar berasal dari para pelaku perjalanan internasional. 

Temuan didapatkan dari berasal dari hasil pemeriksaan WGS oleh Badan Litbangkes yang keluar pada tanggal 25 Desember 2021. Sebanyak 26 Kasus merupakan imported case, diantaranya 25 WNI yang baru pulang dari Malaysia, Kenya, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Mesir, Malawi, Spanyol, Inggris, Turki, dan 1 orang WNA Asal Nigeria. Sementara satu kasus positif merupakan Tenaga Kesehatan di RSDC Wisma Atlet.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan spesimen oleh Badan Litbangkes, kami kembali mengidentifikasi adanya tambahan kasus Omicron sebanyak 27 orang. Saat ini Sebagian besar telah menjalani karantina di Wisma Atlet dan sebagian lagi di RSPI Sulianti Saroso, ”kata Jubir Nadia dalam keterangan tertulisnya, Minggu (26/12).

Dengan tambahan kasus ini, total kasus terkonfirmasi Omicron di Indonesia sudah 46 kasus sejak pertama kali dilaporkan pada 16 Desember lalu.

Kasus Omicron tersebut terdeteksi disaat para pelaku perjalanan internasional tiba di Indonesia dan menjalani karantina 10 hari. Beberapa kasus terdeteksi setelah mereka menjalani lebih dari tiga hari dalam masa karantina. Ini menunjukan karantina 10 hari adalah durasi yang tepat untuk mencegah pasien dengan Omicron menulari pihak lain diluar fasilitas karantina. 

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan mengonfirmasi kasus pertama Omicron pada 15 Desember 2021 yang menyerang seorang petugas kebersihan RSDC Wisma Atlet.

Pada 17 Desember, dari hasil pemeriksaan terhadap 5 kasus probable didapati 2 kasus yakni WNI dari Inggris dan Amerika Serikat terkonfirmasi positif.

Lalu pada 22 Desember, Kemenkes kembali mencatat adanya tambahan 2 kasus baru Omicron

Pada 23 Desember ada tambahan 3 kasus baru yang berasal dari WNI yang baru saja kembali dari Malaysia dan Kongo.

Selanjutnya, pada tanggal 24 Desember, Kemenkes kembali mengidentifikasi adanya tambahan kasus sebanyak 11 orang yang berasal dari pelaku perjalanan dari Turki, Jepang, Korea Selatan dan Arab Saudi.

Kementerian Kesehatan mencatat mayoritas kasus Omicron yang terdeteksi di Indonesia berasal dari pelaku perjalanan internasional (imported case). Oleh karena itu, pintu masuk negara baik darat, laut maupun udara diperketat seiring semakin meluasnya penyebaran varian Omicron.

Jubir Nadia mengimbau masyarakat untuk tidak atau menunda melakukan perjalanan ke luar negeri. Pihaknya juga berpesan kepada seluruh masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan 5M serta segera ikut vaksinasi COVID-19. (Arianto)
Share:

IKLAN

IKLAN



BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno - Makna Proklamasi

Ir. Soekarno (Sang Proklamator) Setiap Tahun kita Memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Maka kita tidak bisa t...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI


loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Label

(SAS) #2019GantiPresiden Accounting Aceh Aceh Timur Adat Istiadat Advokat AFF Agama Agraria AIDS Air Aisyiyah Aksara Aksi Aksi Sosial Aktivis Aktivitis Al Washliyah Album Anak Anak Yatim Anarkis Angkatan Darat Anies Baswedan Animal Anti Korupsi Arisan Artikel Artis Arus Mudik Asahan Asian Games ASN Asuransi Asusila Atlet Award Bakti Sosial Balap Liar Banda Aceh Bandar Lampung Bandara Bandung Banjir BANK Bank Sumut Bansos Banten Bantuan Sosial Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar BBM Bea Cukai Beasiswa Begal Bekraf Beladiri Belanja Bencana Bencana Alam Beras Berita Bhabinkamtibmas Bhayangkara Bhayangkari Bioskop Bisnis BM PAN BNI BNN BNPT Bobby Nasution Bom Bunuh Diri BPJS BPN BRI Buka lapak Bukit Asam Buku Bulog BUMN Bung Karno Bupati Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market CCTV Cerpen Cikampek Citilink conference Covid-19 Covid-19 Satgas Covid19 Cuaca Cuci Tangan Curanmor Cyber Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Debt Collector Dede Farhan Aulawi Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Densus 88 Desa Dewan Pengawas Dewata Sakti Dharma Pertiwi Dialog Digital Dinas Perhubungan Dirgahayu HUT RI Disiplin Diskusi Dongeng Donor Darah DPR Duka Cita E-Money Ekonom Ekonomi Ekspor Impor Electronics Emas Empat Pilar Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech FISIP Flores Timur Formula E Forum Furniture Futsal G30S/PKI GAAS Games Ganja Ganjil Genap Garut Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Genppari Gereja Gizi Buruk Go Pay Go-Jek Gojek Golkar Gotong Royong Grab Gubernur Guru Besar Gym Haedar Nasir ham HANI Harbolnas Hari Ibu Hewan Hiburan HIV HMI Hoax Hotel Hp Hukum Humas Humbahas HUT HUT Bhayangkara HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibadah Haji Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek IMM Indonesia Industri Informasi Infrastruktur Inspirasi Internasional Internet Intoleran Investor IPM IPPI Islam Jakarta Jakarta Barat Jakarta Pusat Jalan Jawa Tengah Jawa Timur Jayapura Jokowi Juara Jum'at Barokah Jumanji Jumat Berkah Jurnalis Kaliber Kampanye Kampung Rakyat Indonesia Kampus Kamtibmas Kapolri Kapolsek Kapolsek Kepolisian Karaoke Karhutla Karya Tulis Kasus KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kebun Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kejurnas Kekerasan Kelestarian Alam Keluarga Kemalingan Kemanusiaan Kemendag Kemendagri Kemendesa Kemendikbud Kemenhub Kemenkes Kemenkumham KEMENPAN-RB Kemenparekraf Kemenperin Kemensos Kementan Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepala Daerah Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Keselamatan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Khilafahtul Muslimin Kilas Balik Bung Karno Kivlan Zen KNPI Kohati kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Konsumen Koperasi Kopermasu Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal KRYD KSAD Kudeta Kuliner Kunjungan Kerja Kutai Kartanegara Labuhan Batu Lahan Lakalantas Laksi Lalu Lintas Lampung Langka Langkat Lapas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku LAZISMU Lebaran Legislatif Lembaga LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik Lock Down Lomba lomba lari London LPS LSM Madina Mahasiswa Mahkamah Agung Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Makassar Makkasar Mall Maluku Market Outlook Masjid Masker Mata Uang Mayday MDMC Media Media Sosial Megapolitan Menag Mendag Menembak Menteri Menteri Perdagangan millenial Minuman Keras Minuman sehat Minyak Goreng Minyak Makan Miras Mobil MOI Motivasi MPR MPR RI Mudik Muhammadiyah Muharram MUI Munas Musik Musyawarah Narkoba Narkotika NasDem Nasional Natal Natal & Tahun Baru New Normal NII NKRI NU ODGJ Office Ojek Online Olah Raga Olahraga Ombusman Omicron Online Operasi Patuh Operasi Yustisi Opini Organisasi Ormas Otomotif P Padang Pagelaran Pahlawan Pajak Palestina Pameran PAN Pancasila Papua Parawisata Pariwisata Partai Demokrat Partai Politik Partai UKM Partai Ummat Pasar Pasar modal Pasar Tradisional Patroli PC PDI Perjuangan PDIP Perjuangan pe Pedagang Pegadaian Pelajar Islam Indonesia Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Pelukis Peluncuran Pemadam Kebakaran Pemalakan Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan pemerasan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuda Melati Indonesia Pemuda Muhammadiyah Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencemaran Nama Baik Penculikan Pencurian Pendataan Pendidikan Penelitian Penembakan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengadilan Pengadilan Negeri Pengajian Pengamanan Pengamat Penganiayaan Pengawasan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penulis Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perampasan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perhubungan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Perlombaan Permainan Perpajakan Pers Pertamina Pertanahan Pertanian Perusahaan Pesawat Terbang PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pin Pinjam meminjam uang Pinjaman Online PKL PMI Polairud Polantas Polisi Cilik Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Ponpes Pornografi PPKM PPWI Pra Kerja Pramuka Praperadilan Prawita Genppari Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik promo Property Prostitusi Protokol Kesehatan PSSI Public Expose Publik expose Puisi Pungli PUPR Pusat Perbelanjaan Puskesmas PWI Qurban Radikalisme Ragam Rakernas Ramadhan Reksadana Rektor Relawan Relawan Jokowi Remisi Rentan Renungan resa Restoran Reuni 212 Revolusi Mental Reward Robot Ruang Guru Rumah Rumah sakit Rups Rusia RUU Saber Pungli Sabu Sahabat Anak Salon Samosir Samsat Sanitasi air.Lingkungan hidup Santri SAR Satlantas Satpol PP Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Sengketa Seniman Senjata Senjata Api Sepak Bola Separatis Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Sigli Silaturahim Silaturahim. KUYAI Kartanegara Silaturahmi Silaturrahim SIM Simpan Pinjam Simulasi Smartphone Soekarno Solar Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Stunting Suku bunga Sulawesi Selatan Sumatera Barat Sumatera Utara Sumut Sungai Superstore Suplemen Surabaya Surat Terbuka Suriyono Adi Susanto Suriyono Adi Susanto {SAS) Survei Survey susu Swab Antigen Syafi'i Ma'arif Syariah Syawal Takjil Tali Kasih Talkshow Tanjung Balai Tawuran Teknologi Teror Terorisme Tes Urine Tiket Tips Tjahyo Kumolo TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tokoh Agama Tokoh Masyarakat Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM Ukraina Ulama umkm UMSU Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa Usaha Rakyat UU Cipta Kerja UU ITE UUD 1945 Vaksinasi Vaksinasi booster Valentine Day Viral Virus Corona Walikota Wanita Wapres Wartawan Webinar Wirausaha Wisata WNA Workshop Yogyakarta Zulkifli Hasan

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA


PRO KONTRA VAKSINASI

~> Program Vaksinasi Yang Diluncurkan Pemerintah Mendapat Sorotan Dari Berbagai Masyarakat, sehingga terjadi pro dan kontra

<~ Memang Sebenarnya Harus Jelas Disampaikan, Maksud dan Tujuan Vaksinasi, Karena dilapangan Ada Perbedaan Orang Yang Akan Divaksin dan Yang Tidak Boleh Divaksin, membuat masyarakat Bingung

Link Terkait

close
Banner iklan disini