Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id
Tampilkan postingan dengan label Pariwisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pariwisata. Tampilkan semua postingan

Wakapolres Majalengka Pantau Keramaian Objek Wisata Paralayang


Duta Nusantara Merdeka | Jawa Barat
Wakapolres Majalengka, Polda Jawa Barat Kompol Sumari,SH., didampingi Kapolsek Majalengka Kota AKP Kustadi,SH., beserta anggota memantau langsung keramaian di objek wisata Kawasan Paralayang/Paraland Gunung Panteun, Kelurahan Munjul, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka, Minggu (12/7/2020).

Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan apakah masyarakat benar-benar sudah menerapkan protokol kesehatan menuju tatanan kehidupan baru atau new normal.

“Diberlakukannya new normal oleh pemerintah bukan berarti masyarakat bebas dalam melakukan aktifitas, namun harus selalu disiplin dengan berpedoman pada protokol kesehatan penanganan Covid-19. Diantaranya apabila keluar rumah wajib menggunakan masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir dan menjaga jarak serta menghindari kerumunan,” kata Kapolres Majalengka AKBP Dr Bismo Teguh Prakoso melalui Wakapolres Majalengka Kompol Sumari.


Menurut Wakapolres, pemberlakukan status new normal di Majalengka ini memperbolehkan  seperti hotel, restaurant dan objek wisata beroperasi. Namun tetap berpedoman pada protokol kesehatan Covid-19 dan social distancing, serta membatasi jumlah pengunjung.

Lebih lanjut disampaikan Kompol Sumari, untuk mengantisipasi apakah prosedur protokol kesehatan diterapkan, sejumlah personel gabungan, baik Polres Majalengka dan Polsek jajaran melakukan pemantauan dan memberikan imbauan kepada masyarakat yang mengunjungi objek wisata di Majalengka.

“Personel kami tempatkan beberapa titik seperti di restoran, coffe shop sepanjang jalur utama Majalengka dan seluruh objek wisata di Kabupaten Majalengka. Ya, kami pantau untuk memastikan apakah masyarakat dan pengelola hotel dan restoran disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19,” terangnya. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Kapolres Majalengka Sampaikan Arahan Dalam Rapat Kordinasi Khusus Kepariwisataan Dan Kebudayaan


Duta Nusantara Merdeka | Majalengka
Kapolres Majalengka AKBP Dr. Bismo Teguh Prakoso bersama Bupati Majalengka Dr.H.Karna Sobahi dan Unsur Forkopimda, OPD, Pengelola Tempat Wisata dan Restaurant dan Kapolsek Jajaran Polres Majalengka Polda Jawa Barat melaksanakan Rapat Kordinasi (Rakor) Khusus Kepariwisataan dan Kebudayaan di Kabupaten Majalengka dalam masa pandemi dan dalam rangka Adaptasi Kebiasaan Baru, Rakor tersebut dilaksanakan di Gedung Yudha Karya Abdi Negara Kabupaten Majalengka.

Rapat Kordinasi Khusus Kepariwisataan dan Kebudayaan di Kabupaten Majalengka dalam masa pandemi dan dalam rangka Adaptasi Kebiasaan Baru dan dihadiri Sekda Kabupaten Majalengka Eman Suherman, Dandim 0617/Majalengka Letkol Inf.Harry Subarkah serta unsur forkopimda dan OPD juga hadir serta pengelola tempat wisata, Kapolsek Jajaran Polres Majalengka serta seluruh stakeholder terkait kepariwisataan di wilayah Kabupaten Majalengka.


Dalam Paparannya, Kapolres Majalengka AKBP Dr.Bismo Teguh Prakoso dalam kesempatan ini menyampaikan sejumlah arahan terkait adaptasi kebiasaan baru ditempat wisata, mulai dari penggunaan e money serta beberapa regulasi dan terobosan baru dalam melaksanakan adaptasi kebiasaan baru di tempat wisata sesuai dengan protokol kesehatan.


“Kita harus persiapkan benar segala sesuatunya dalam menjalankan adaptasi kebiasaan baru dalam kepariwisataan di Wilayah hukum Polres Majalengka Polda Jawa Barat, mulai dari penerapan protokol kesehatan, pembatasan jam buka serta sortir pengunjung dan sebagainya. Demi memutus mata rantai penyebaran covid-19 terutama di Kabupaten Majalengka." Ungkapnya Kapolres Majalengka AKBP Dr.Bismo Teguh Prakoso.

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Majukan Pariwisata Indonesia Perlu Libatkan Semua Elemen Bangsa


Duta Nusantara Merdeka | Pontianak
Sektor pariwisata mendapat perhatian penuh dari pimpinan dan seluruh anggota Gerakan Nasional Pecinta Pariwisata Indonesia  (GENPPARI). Komitmen yang disampaikan tidak sebatas komat kamit, tetapi secara bersungguh-sungguh dilakukan dalam berbagai program kerja baik di tingkat DPP, DPW maupun DPD kabupaten dan kota seluruh Indonesia. 

"Oleh karena itu semua organ Genppari diminta untuk memajukan pariwisata Indonesia sebagai bagian dari bentuk mencintai negeri kita ini. Destinasi wisata dan potensi kepariwisataan yang dimiliki oleh Indonesia sangat luar biasa, meliputi potensi wisata alam, seni dan budaya, pertanian dan perkebunan, sejarah dan cagar alam, kuliner, fashion, keraton dan kesultanan, dan lain - lain. Namun seluruh potensi tersebut belum dimaksimalkan, sehingga tugas GENPPARI untuk bisa membantu program  Pemerintah di bidang kepariwisataan dengan melibatkan seluruh elemen bangsa ".


Demikian intisari sambutan Ketua Umum GENPPARI Dede Farhan Aulawi dalam sambutannya ketika menghadiri rangkaian acara pelantikan dan pengukuhan pengurus DPW GENPPARI Kalimantan Barat dan DPD GENPPARI Kubu Raya di Pontianak pada hari Senin (12/8).

Kiprah GENPPARI dalam membangun negeri sudah tidak diragukan lagi. Sambutan masyarakat juga luar biasa karena membawa angin segar dengan desain baru pembaharuan kepariwisataan Indonesia. Terobosan - terobosan dalam melestarikan seni dan budaya dipadukan dengan nilai - nilai luhur bangsa serta diintegrasikan dengan pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan bangsa. 


Semua inovasi kreatif dalam mendesain layout kepariwisataan (tourism landscape) ini tidak lepas dari jemari kreatif arsitektur pariwisata Indonesia yang juga Ketua Umum GENPPARI Dede Farhan Aulawi putera kelahiran Tasikmalaya ini.
Share:

Peduli Bumi, Pengendara CJMC Lintasi 11 Taman Nasional sepanjang Jawa-Bali



Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Pengendara.com bekerja sama dengan Maisara Production dan Calon Jenazah Motorcycle Club (CJMC) menyelenggarakan Green Solo Ride National Park Java-Bali 2019. Funtastic Tour ini dilakukan Vice President (VP) Tourer CJMC Bro Agus 'Blues' Asianto yang mengendarai motor Cleveland CycleWerks tipe Ace Deluxe, pada 8-10 Agustus 2019, melintasi 11 Taman Nasional sepanjang Jawa-Bali, sejauh 3.700 km. Event bermotor ini merupakan rangkaian acara menyambut Hari Ulang Tahun Ke-1 Pengendara.com.

Setelah Dekade Keselamatan Jalan Indonesia (Road Safety Action Decade) 2010-2020 yang telah dicanangkan Pemerintah RI, kami dari CJMC menginisiasi aksi Peduli Bumi. Perlu disadari bersama Bumi semakin menua, sering terjadi gempa, longsor, banjir, dan lainnya.

Kami mengajak seluruh komunitas berpartisipasi, dalam bentuk yang paling sederhana, misalnya seperti membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kebersihan lingkungan," kata Vice President Tourer CJMC Bro Agus Blues yang juga Dewan Redaksi Pengendara.com dalam acara Press Conference di Arcadia by Horison Mangga Dua, Minggu 4 Agustus 2019.


"Taman Nasional dipilih sebagai simbol "Green Campaign" di mana, merupakan ruang terbuka hijau terbesar dengan aneka habitat di dalamnya sebagai penyangga kelestarian dan keasrian Bumi. Kami mendukung penuh touring ini. Bro Agus adalah sahabat kami. Mungkin kami adalah yang pertama dan satu-satunya promotor kegiatan touring di Indonesia," kata Emmanuel Alvino yang akrab disapa Bro Vino, CEO Maisara Production.

Acara ini, lanjut Vino, turut didukung penuh Cleveland CycleWerks, Drago, Horison Group Hotels yang memberikan fasilitas penginapan di sejumlah kota, Respiro untuk riding gear (Jaket, gloves), dan RSV serta JPX untuk helmet demi kenyamanan dan keselamatan biker dalam berkendara.

"CIMC merupakan club motor yang senang menjalin silaturahmi. Manifesto CJMC adalah meluaskan persaudaraan dan kekeluargaan. Berasas Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, semakin banyak sahabat dan saudara di mana-mana," ujar Vino.

"Dengan tagline CJMC: Mengingat Mati, Melembutkan Hati. Sampai saat ini, CJMC sudah memiliki 50 members yang tersebar di Chapter Jakarta, Bogor, Bandung, Garut, Medan, dan Denpasar, akan terus bertambah jumlahnya di kota-kota lainnya di seluruh Indonesia. Salah satu program amaliah CJMC di antaranya akan memiliki mobil Ambulans jenazah yang dapat dipergunakan secara gratis oleh warga masyarakat yang membutuhkan dan menyelenggarakan kursus memandikan jenazah," tutup Vino. (Arianto)




Share:

Kolaborasi Horison Hotels Group dengan Pengendara.com Gelar "Green Solo Ride National Park Java-Bali 2019


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Dalam rangka menggelar "Green Solo Ride National Park Java-Bali 2019" Horison Hotels Group menjalin kerjasama dengan Pengedara.com, media online otomotif berbasis komunitas yang informatif, komunikatif, dan inspiratif. 

Selain itu, Pengendara.com juga bekerja sama dengan Maisara Production dan Calon Jenazah Motorcycle Club (CIMC). Kegiatan ini sekaligus menyambut perayaan Hari Ulang Tahun Pengendara.com ke-1 tahun. (Road to Celebration The 1st Anniversary of Pengendara.com).

Pengendara.com menggelar Konferensi Pers "Green Solo Ride National Park Java-Bali 2019" hari Minggu, 04 Agustus 2019 pukul 15.00 - 17.00 wib bertempat di Hotel Arcadia Manggadua by Horison Jl. Pangeran Jayakarta No.73, RT.3/RW.6, Mangga Dua Selatan, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus lbukota Jakarta. Acara ini dihadiri oleh Eka L Prasetya selaku Ketua Panitia/Pengendara.com, Emmanuel Alvino selaku Promotor/Maisara Production, Agus Blues Asianto selaku Rider/VP Tourer CIMC/Dewan Redaksi Pengendara.com, Priskila Sarah Nasution selaku Cleveland CycleWerks Indonesia, Heni Juniarti selaku Director of Marketing Communication Horison Group Hotels dan Tedy Suryadi selaku Respiro Indonesia.


Emmanuel Alvino selaku Promotor/Maisara Production dalam sambutannya mengatakan, Funtastic Tour ini dilakukan Vice President (VP) Tourer CIMC Bro Agus 'Blues' Asianto yang mengendarai motor Cleveland CycleWerks tipe Ace Deluxe, pada 8-10 Agustus 2019, melintasi 11 Taman Nasional sepanjang Jawa-Bali, sejauh 3.700 km. Turut didukung oleh Horison Group Hotels dalam memberikan fasilitas penginapan di sejumlah kota, yaitu pada touring yang dilakukan ke daerah Yogyakarta (Lynn Hotel Yogya by Horison), Pasuruan (Horison Pasuruan), Denpasar, Pangandaran (Horison Palma Pangandaran) dan Sukabumi (Horison Sukabumi).

Taman Nasional dipilih sebagai simbol "Green Campaign" di mana, kata Emmanuel, merupakan ruang terbuka hijau terbesar dengan aneka habitat di dalamnya sebagai penyangga kelestarian dan keasrian Bumi.


Agus Blues Asianto selaku Rider/VP Tourer CIMC/Dewan Redaksi Pengendara.com, mengatakan, Acara ini bertemakan "Green" menggelorakan kampanye Peduli Bumi dan Kelestarian Lingkungan untuk generasi masa depan. Mengajak seluruh komunitas otomotif untuk Peduli Bumi dari hal-hal sederhana seperti senantiasa menjaga kebersihan lingkungan. Hotel Horison Group Juga mendukung penuh seperti aksi "Green Campaign" Global Earth Hour di seluruh unit secara serentak setiap tahunnya. Tahun ini Horison Hotels Group juga mencanangkan Kampanye "Say No to Plastic".

"Setelah Dekade Keselamatan Jalan Indonesia (Road Safety Action Decade) 2010-2020 yang telah dicanangkan Pemerintah Rl, kami dari IMC menginisiasi aksi Peduli Bumi. Perlu disadari bersama Bumi semakin menua. sering terjadi gempa, longsor, banjir, dan lainnya. Kami mengajak seluruh komunitas berpartisipasi dalam bentuk yang paling sederhana, misalnya seperti membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kebersihan lingkungan," tutup Agus. (Arianto)





Share:

Empat Negara Asia Pasifik Menyumbang Hampir 20% Terhadap Pengeluaran Perjalanan Global


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Pengunjung internasional dari Tiongkok daratan, Republik Korea, Jepang, dan Taiwan yang bermalam berkontribusi sebesar 18,5% terhadap pengeluaran perjalanan global (global travel expenditure) di 200 kota terbaik di dunia, meningkat 11% dari satu dekade lalu. Data ini berdasarkan laporan terbaru Mastercard, Global Destination Cities Index (GDCI): Origins, yang memeringkat negara asal dari wisawatan mancanegara yang berkunjung ke berbagai pusat regional dan 200 kota wisata terpopuler di dunia.

Wisatawan, yang berkunjung untuk urusan bisnis dan berlibur, dari 10 negara asal teratas jumlahnya  hampir separuh (49,1%) dari jumlah kedatangan wisatawan internasional yang bermalam di 200 destinasi tersebut. Selain itu, 48,4% dari total pengeluaran mereka menunjukkan manfaat dari wawasan ini dapat membantu pemerintah, para pedagang (merchant) serta industri wisata global, yang berkontribusi sebesar 8,8 triliun dolar Amerika dan 319 juta pekerjaan di tahun 2018, dalam mengambil keputusan. 

10 negara asal teratas tersebut adalah: Amerika Serikat, Tiongkok Daratan, Jerman, Britania Raya, Perancis, Republik Korea, Jepang, Kanada, Rusia dan Taiwan.

Rupert Naylor, Senior Vice President, Data & Services, Asia Pacific, Mastercard mengatakan, Hal yang sangat menarik bagi kami dari perspektif Asia Pasifik adalah fakta bahwa pengeluaran dari kawasan ini tidak hanya berkontribusi hampir dua kali lipat dalam satu dekade terakhir terhadap pengeluaran perjalanan global, tapi kami bahkan belum sepenuhnya ‘menyentuh permukaan’ dalam hal persentase penduduk yang melakukan perjalanan keluar negeri.

*Hal ini terutama sangat signifikan di Tiongkok daratan, India, dan Indonesia – tiga negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia – dimana hanya 1, 0,5, dan 1,7 perjalanan satu malam ke destinasi internasional dilakukan oleh per 100 penduduk ke 200 destinasi di tahun 2018, menunjukkan potensi perjalanan dan pariwisata yang luas dan berkembang dari negara-negara tersebut. Hal ini menunjukkan kesempatan besar bagi pemerintah lokal dan pelaku bisnis untuk memanfaatkan wawasan ini agar dapat membuat perencanaan yang lebih baik, serta mempromosikan perjalanan, pariwisata, dan penawaran ritel mereka,” ungkap Rupert Naylor.

Angka-angka tersebut sangat kontras dengan Australia, dimana 42,7 perjalanan internasional satu malam per 100 penduduk ke 200 kota tersebut terjadi di tahun 2018.

Menguak Industri Wisata Asia yang Sedang Berkembang.

Temuan menarik lainnya yang menggambarkan potensi pertumbuhan ekonomi kawasan ini dari sektor perjalanan dan pariwisata adalah Negara-negara di Asia Pasifik meliputi 40% dari 20 negara asal teratas dalam indeks, denganAustralia berada di peringkat 11, India di peringkat 12, Indonesiadi peringkat 19, dan Malaysia di peringkat 20.

Jumlah penduduk Republik Korea dan Taiwan yang melakukan perjalanan keluar negeri semakin meningkat – menembus dan mencatat peningkatan yang signifikan dalam daftar 10 teratas, naik enam dan empat peringkat secara berurutan sejak 2009.

Sedangkan Indonesia, negara dengan jumlah penduduk terbanyak keempat di dunia, berada di peringkat 19 dalam indeks Origins (dengan 4,6% Compound Annual Growth Rate/CAGR). Wisatawan dari Indonesia berada di peringkat ketujuh dalam pertumbuhan pengeluaran perjalanan dalam satu dekade terakhir (9,7%), menunjukkan daya beli masyarakat yang meningkat.

Wisatawan dari Asia sebagian besar masih memilih untuk mengunjungi destinasi yang berada dalam kawasan Asia sehingga berkontribusi terhadap pertumbuhan antar negara Asia. Selain itu, Amerika Serikat tetap menjadi destinasi favorit urutan ketiga untuk berlibur dan urusan bisnis bagi wisatawan dari Tiongkok daratan, dan destinasi nomor satu yang paling banyak dikunjungi oleh pendudukJepang dan Australia (bila menjumlahkan total pengunjung ke semua kota GDCI di setiap negara).

Metodologi

Mastercard Global Destination Cities Index (GDCI) memeringkat 200 kota berdasarkan analisis hak milik atas informasi yang dilaporkan secara publik dari berbagai sumber pihak ketiga termasuk World Travel & Tourism Council (WTTC), OAG, International Air Transport Association (IATA), UNWTO, UN, IMF, Dubai DTCM, Budgetyourtrip.com dan dewan-dewan pariwisata nasional. Untuk laporan Origins ini, analisanya membahas jumlah pengunjung yang bermalam dari luar negeri pada tahun 2018, di seluruh model perjalanan, termasuk pengeluaran lintas batas mereka di 200 destinasi tersebut.

Destinasi-destinasi teratas untuk Origins  diperoleh dengan menggabungkan semua kunjungan satu malam yang dilakukan para penduduk negara asal ke setiap kota yang diliput oleh Mastercard GDCI. Origins adalah laporan terbaru dari GDCI yang lebih luas dan akan diterbitkan pada akhir tahun 2019. (Arianto)


Share:

Majukan Pariwisata Indonesia Menggelegar Dalam Deklarasi GENPPARI di Kota Bandung


Duta Nusantara Merdeka | Bandung
Berwisata adalah hak setiap orang, bahkan PBB menyatakan sebagai salah satu hak azasi manusia. Larangan orang bepergian termasuk salah satunya bepergian untuk wisata merupakan salah satu bentuk pelanggaran hak asasi manusia. Oleh karena itu umumnya setiap manusia menyukai berwisata, kecuali orang tertentu saja yang mungkin kurang menyukai wisata.

Terkait hal ini media mewawancarai Ketua Umum Gerakan Nasional Pecinta Pariwisata Indonesia (GENPPARI) Dede Farhan Aulawi setelah Deklarasi dan Pengukuhan DPP GENPPARI di kota Bandung Sabtu (22/6) yang bertempat di gedung Gapensi Jawa Barat.


Dede menyatakan bahwa sektor pariwisata harus didukung oleh seluruh elemen masyarakat agar pariwisata Indonesia semakin maju. Oleh karena itu dukungan dalam sektor pariwisata harus berbentuk gerakan nasional guna menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya mendukung kemajuan pariwisata Indonesia.

Dede juga menambahkan, bahwa mengenal pariwisata Indonesia bisa menumbuhkan kecintaan terhadap negeri ini dengan kesadaran bahwa negeri yang terbentang dari Sabang sampai Merauke ini sangat indah. Keindahannya luar biasa, dan tidak kalah dengan tempat wisata di luar negeri. 


Indonesia sesungguhnya memiliki ribuan destinasi wisata, namun belum terkelola dengan baik sehingga promosinya dirasakan masih kurang. Untuk itulah seluruh jajaran pengurus di GENPPARI ini bertekad untuk mengidentifikasi seluruh potensi pariwisata Indonesia dan juga mempromosikannya kepada seluruh masyarakat, baik masyarakat nusantara maupun masyarakat manca negara.

Di samping itu, memajukan periwisata Indonesia juga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat karena pariwisata bisa menjadi trigger tumbuhnya sektor ekonomi lainnya seperti perhotelan, penginapan/ guest house, Restorant/rumah makan, pengrajin UKM, pengusaha transportasi, tour & travel, dan lain – lain. Jika objek wisata hidup maka masyarakat yang tinggal di sekitar objek wisata juga bisa diberdayakan agar kesejahteraan ekonominya meningkat. Ungkap Dede.

Terakhir ia berpesan agar seluruh masyarakat Indonesia tidak lelah untuk memberikan pengabdian yang terbaik pada negeri ini. Indonesia yang terbentang luas ini adalah anugerah Tuhan yang harus dijaga, dirawat dan dikembangkan. Ini salah satu bentuk syukur kita kepada Tuhan. Kata Dede menutup percakapan. **
Share:

Moeldoko Telepon Menteri Perhubungan serta Direktur Utama Garuda Bahas Pariwisata Belitung


Duta Nusantara Merdeka | Belitung
Kantor Staf Presiden mendukung penuh pengembangan Pulau Belitung sebagai kawasan wisata unggulan, apalagi Pantai Tanjung Kelayang di Tanjung Pandan termasuk dalam ’10 Bali Baru’ yang sekaligus ditetapkan pemerintah sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di bidang pariwisata.

Pernyataan itu ditegaskan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko saat menerima audiensi Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie dan jajaran pemerintahan Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung, di Bina Graha, Kantor Staf Presiden, Senin, 20 Mei 2019.

“Sudah sejak lama saya membayangkan betapa posisi geostrategis Belitung ini sangat menguntungkan. Letaknya sangat dekat ke mana-mana, diapit di tengah-tengah. Mau ke Jakarta dekat, ke Singapura juga, ke Palembang apalagi, begitu pula ke Pontianak,” ungkap Panglima TNI 2013-2015 ini.

Moeldoko mengatakan, sudah saatnya masyarakat berpikir lebih luas terkait opsi berwisata dalam negeri, termasuk juga pertemuan-pertemuan yang diselenggarakan instansi pemerintahan. “Kebanyakan dari kita berpikir ‘Bali lagi’, ‘Bali lagi’, padahal masih banyak lokasi lain yang tak kalah indah seperti Belitung ini,” ungkapnya.

Pada pertemuan ini, Wakil Bupati Belitung mengungkapkan kendala akses transportasi menuju wilayahnya, terutama setelah beberapa maskapai mengurangi jadwal penerbangan ke pulau di lepas pantai timur Sumatera yang diapit Selat Gaspar dan Selat Karimata itu.

“Kami sangat menyayangkan kebijakan Garuda Indonesia yang menutup rute penerbangan Belitung-Singapura di saat tingkat keterisian penumpang mulai meningkat,” kata Isyak.

Selain itu Pemerintah Kabupaten Belitung juga meminta bantuan Kantor Staf Presiden agar rute Air Asia Kuala Lumpur - Belitung dan Belitung - Jakarta dapat segera terwujud.

Pada kesempatan itu, Moeldoko langsung memencet nomor-nomor di telepon selulernya dan berbicara dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi serta Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra di depan peserta audiensi. Baik Menhub maupun Dirut Garuda berjanji akan mempelajari lebih lanjut terkait permasalahan penerbangan yang dimaksud.

Tingkatkan SDM Bidang Pariwisata

Mendengar paparan dari jajaran pemerintahan Kabupaten Belitung, Moeldoko yakin tak sulit bagi pulau berpenduduk 180 ribu jiwa ini untuk bisa mencapai harapan sebagai primadona destinasi wisata baru di Indonesia.

“Mimpi itu bisa terwujud karena masyarakat Belitung ini lebih moderat, terbuka kepada pendatang, serta memiliki infrastruktur memadai. Apalagi hotel-hotel berbintang sudah semakin banyak. Soal masih ada kendala akses transportasi, kita carikan solusi bersama,” paparnya.

Satu pesan disampaikan Moeldoko terkait pentingnya pengembangan sumber daya manusia, terutama di bidang pariwisata. “Bisnis wisata itu modalnya senyum. Bahkan di luar negeri pun, cara senyum kepada turis pun dididik dengan baik. Jangan lupa juga untuk menyesuaikan diri terhadap karakteristik tamu dari berbagai negara yang kemauannya berbeda-beda,” jelasnya.

Pada kesempatan ini, Isyak Meriobie juga menjelaskan bahwa Kawasan Taman Bumi (Geopark) Belitung, yang sebelumnya sudah ditetapkan sebagai Geopark Nasional kini melangkah menuju jaringan Unesco Global Geopark.

Belitung yang hanya berjarak 45 menit penerbangan dari Jakarta dan memiliki 163 pulau kecil ini terus mengalami peningkatan dalam jumlah kunjungan wisatawan. Pada 2016 ada 292.885 wisatawan domestik maupun mancanegara berkunjung ke Belitung, kemudian meningkat menjadi 380.941turis pada 2017 dan 467.571 pada 2018.

Presiden Jokowi telah mengeluarkan Peraturan Pemerintah No 6/2016 tentang Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Kelayang disusul dengan peresmian KEK itu pada Maret 2019 lalu di Pangkal Pinang.

Pada kesempatan ini, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko didampingi Deputi III Kepala Staf Kepresidenan bidang Kajian Isu-isu Ekonomi Strategis Denni Puspa Purbasari. Sementara itu, Wabup Belitung didampingi antara lain oleh Plt. Kepala Bappeda Kabupaten Belitung Tomy Wardiansyah, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung Hermanto, Kabid UMKM Kabupaten Belitung Mula Samosir, Daniel Adolf Sulilatu, Adek Julianwar (KEK Tanjung Kelayang), Ketua Astindo Bangka Belitung Matius Putrawan, Ketua BP Geopark Belitung Dyah Erowwati, Wakil ketua DPD Asppi Bangka Belitung Wilky Wijaya, dan Wakil Ketua Asita Kabupaten Belitung Yudianto Evan Setiawan.
 
“Belitung ini sangat potensial menjadi ‘Bali Baru’. Apalagi masih banyak lahan dan atraksi yang bisa dikembangkan di tengah keindahan alam yang luar biasa,” kata Denni Purbasari.

Dalam setahun, Belitung memiliki belasan event yang menjadi magnet wisata, di antaranya ‘Belitung Expo’, ‘Triathlon Belitung International’, ‘Sail Indonesia’, ‘Festival Tanjung Kelayang’, ‘Lomba Kayak International’, ‘Pesona Belitung Beach Festival’ dan lain-lain.

Di akhir pertemuan, Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie memberikan tanda mata berupa tongkat komando dengan Batu Satam, batu khas Belitung hasil reaksi meteorit dengan lempeng bumi dan juga replica keramik dari Dinasti Qing.(Arianto)

Share:

ICMI Orwil Jabar Gelar Mudzakarah Pariwisata Halal


Duta Nusantara Merdeka | Bandung - Jawa Barat
Istilah Pariwisata Halal semakin mengemuka akhir – akhir ini seiring dengan perkembangan pesat dunia kepariwisataan baik di tanah air maupun di dunia. Istilah Parawisata halal yang mulai mengemuka saat ada perhelatan World Halal Tourism Summit di Abu dhabi tahun 2015 ini, disambut positif oleh berbagai kalangan, meskipun tentu ada juga sebagian kecil yang kurang menyukai istilah ini.

Terkait dengan hal tersebut ICMI Jawa Barat pada hari Kamis (9/5) bertempat di Café Brew & Chew melakukan mudzakarah (diskusi) tentang Pariwisata halal. Bertindak sebagai narasumber pada kesempatan tersebut adalah Dede Farhan Aulawi salah seorang Pengurus ICMI yang juga selama ini dikenal sebagai Ketua Umum Gerakan Nasional Pecinta Pariwisata Indonesia. 

Saat dihubungi oleh media, Dede menjelaskan bahwa Pariwisata halal sesungguhnya merupakan bagian dari industri pariwisata yang ditujukan untuk para wisatawan Muslim. Dimana mereka berharap bahwa saat melakukan perjalanan wisata mendapat pelayanan yang sesuai dengan ketentuan dan aturan Islam. Dimensi yang menjadi tolok ukurnya banyak sekali, mulai dari hotel, sarana transportasi, makanan, minuman, budaya dan objek wisatanya itu sendiri.

Terminologi pariwisata halal harus dipandang dari sisi positifnya, yaitu fakta adanya segmen pasar yang berharap adanya tujuan wisata halal. Dalam konteks bisnis hal ini mau ditangkap sebagai peluang atau tidak? Di samping tentu bagaimana kita berfikir untuk memberikan layanan jasa wisata yang sesuai dengan ketentuan agama Islam.

Jadi jangan dinilai sebagai tindakan untuk melakukan dikotomi bahwa jika ada wisata halal, maka yang lain akan dianggap haram. Bukan itu maksudnya, melainkan kecerdikan kita dalam mengelola peluang yang juga sesuai dengan keyakinan masing – masing. 

Dede juga menambahkan bahwa memang Indonesia ini sangat luas dan beragam sekali, jadi konsep penerapan wisata halal belum tentu bisa diterapkan di semua wilayah republik Indonesia. Meskipun jika sudah mengerti dan memahami, bisa saja suatu waktu diterapkan selama menjadi jalan kebaikan buat semuanya.

Jadi apa yang dilakukan oleh ICMI Orwil Jabar ini karena memandang bahwa konsep pariwisata halal bisa diterapkan di Jawa Barat, dan berharap agar pariwisata Indonesia semakin berkembang dan maju, yang pada akhirnya akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pungkas Dede mengakhiri percakapan.**
Share:

Indonesia Raih Peringkat Pertama Pasar Wisata Muslim


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Untuk pertama kalinya, Indonesia berhasil menduduki peringkat teratas Mastercard CrescentRating Global Muslim travel Index (GMTI) 2019 bersama dengan Malaysia. Laporan ini mencakup 130 destinasi secara global, baik negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) maupun negara-negara non-Organisasi Kerja Sama Islam (non- OKI).

Mastercard dan Crescentrating menggelar peluncuran Mastercard-Crescentrating Global Muslim Travel Index (GMTI) 2019  hari Selasa, 9 April 2019 pukul 9:30 – 11:15 wib bertempat di Hotel Pullman Thamrin, Grand Ballroom on Thamrin 3, Lantai 1, Jl. M.H. Thamrin Kav. 59, Jakarta dengan para pembicara Bapak Arief Yahya selaku Menteri Pariwisata, Republik Indonesia, Bapak Tommy Singgih selaku Director, Mastercard Indonesia dan Bapak Fazal Bahardeen selaku Chief Executive Officer, Crescent Rating and HalalTrip.

Bapak Fazal Bahardeen menyampaikan bahwa Indonesia berada di posisi teratas dalam indeks berhasil dicapai Indonesia melalui serangkaian upaya yang telah dilakukan Kementerian Pariwisata Indonesia dalam berinvestasi di industri pariwisata dan perjalanan, serta pengembangan infrastruktur ramah wisatawan muslim.  Setelah sebelumnya berada di peringkat kedua, tahun ini Indonesia menduduki posisi pertama dalam GMTI 2019, bersama dengan Malaysia, dengan skor 78.


Laporan GMTI 2019 menunjukkan bahwa tahun ini Singapura terus mempertahankan posisinya sebagai destinasi wisata ramah Muslim teratas di kalangan negara-negara non-OKI, dikuti oleh Thailand, Inggris, Jepang, dan Taiwan.

Laporan GMTI menganalisa kesehatan dan pertumbuhan berbagai destinasi wisata ramah Muslim berdasarkan empat kriteria strategis, yaitu akses, komunikasi, lingkungan, dan layanan. Saat ini, GMTI menjadi studi terdepan yang menyediakan wawasan dan data untuk membantu negara-negara, pelaku industri dan investor dalam melihat peluang perkembangan sektor pariwisata ini, sekaligus menjadi tolok ukur perkembangan sebuah negara dalam melayani berbagai kebutuhan wisatawan Muslim.

Bapak Arief Yahya mengatakan bahwa Pasar wisata Halal merupakan salah satu sektor pariwisata dengan tingkat pertumbuhan tercepat di seluruh dunia. Akan tetapi, terlepas dari potensinya yang besar, sektor ini relatif masih belum dikembangkan secara maksimal.

Pada tahun 2026, kontribusi sektor pariwisata Halal diperkirakan melonjak sebesar 35% menjadi US$300 miliar terhadap perekonomian global, meningkat dari US$220 miliar di tahun 2020. Pada saat itu, wisatawan Muslim secara global diprediksi akan tumbuh menjadi 230 juta wisatawan, yang merepresentasikan lebih dari 10% total wisatawan global secara keseluruhan. Tutup Arief Yahya.(Arianto)

Share:

Kebijakan Pemerataan Presiden Jokowi melalui visi Indonesia Sentris



Duta Nusantara Merdeka | Palembang
Deputi II Kepala Staf Kepresidenan Yanuar Nugroho mengapresiasi arah pembangunan pemerintahan provinsi Sumatera Selatan sudah berada di jalur yang benar.

“Terbukti, pertumbuhan ekonomi, angka ketimpangan dan inflasi di Sumsel lebih baik dari nasional,” ujar Yanuar Nugroho dalam Dialog Publik Pembangunan Manusia bertema ‘Peningkatan Produktivitas Masyarakat Berbasis Pariwisata Lokal’ di kampus Universitas Sriwijaya, Palembang, Rabu, 6 Februari 2019.

Di depan 500 mahasiswa, Yanuar Nugroho membuka alasan mengapa empat tahun pertama pemerintahan Presiden Jokowi fokus pada pembangunan infrastruktur. Ini tak lain karena pembangunan infrastruktur adalah fondasi bagi pembangunan sumber daya manusia, yang menjadi fokus Jokowi pada tahun-tahun berikutnya.

“Membangun infrastruktur bukan soal beton dan aspal, tapi soal manusia,” ucap pemilik gelar Ph.D dengan kajian utama mengenai inovasi teknologi dan perubahan sosial, lulusan Manchester Business School itu.

Yanuar menjelaskan, pemerintahan Jokowi tegas melakukan pemerataan pembangunan melalui visi Indonesia Sentris.

“Yang dibangun tidak hanya Jakarta. Bukan hanya kota, tapi juga desa. Ini terbukti dengan kebijakan program Dana Desa dan pencanangan ’10 Bali Baru’ di sektor pariwisata,” kata penerima beasiswa Chevening dari Pemerintah Inggris pada tahun 2000 ini.

Dialog Publik sebagai rangkaian diseminasi 4 Tahun pencapaian pemerintahan Presiden Jokowi – Wakil Presiden Jusuf Kalla ini juga menghadirkan Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Walikota Palembang Harnojoyo.

Dalam paparannya, Menteri Arief Yahya menegaskan visi Presiden Jokowi yang bertekad menjadikan sektor pariwisata sebagai penghasil devisa terbesar di Indonesia melewati ekspor kelapa sawit dan migas.

“Pertumbuhan pariwisata Indonesia tercepat di dunia. Tumbuh tiga kali lipat dari pasar. Dampak langsungnya menetes dirasakan masyarakat,” tegas Arief.


Dipaparkan Menpar, Indonesia dinobatkan sebagai negara peringkat keenam terindah di dunia dan masuk Top 10 destinasi wisata yang wajib dikunjungi di dunia.

“Kita optimistis bisa melewati saingan kita, Malaysia, Thailand dan Vietnam. Sekarang saja, country brand ‘Wonderful Indonesia’ telah mengalahkan ‘Truly Asia’-nya Malaysia dan ‘Amazing Thailand’,” ungkapnya.

Menteri Arief Yahya memaparkan, pengembangan kawasan wisata Danau Toba membuat Pendapatan Asli Daerah delapan kabupaten yang mengelilingi Toba tumbuh pesat. “Jumlah penumpang Bandara Silangit tumbuh 300 persen,” jelasnya.

Arief menekankan, membangun destinasi pariwisata rumusnya ada ‘3 A’ yakni ‘Atraksi’, ‘Aksesibilitas’ dan ‘Amenitas’ atau fasilitas penunjang bagi para wisatawan.

Untuk A pertama, ada ‘Top 3 Atraksi’ di Sumatera Selatan yakni ekowisata, budaya, tradisi dan kuliner serta Sport Tourism dan MICE.

Menpar menguraikan, untuk ‘Top 3 Aksesibilitas’ di Sumatera Selatan, ada jalur udara Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, jalur laut Pelabuhan Boom Baru serta jalur darat dengan adanya LRT dan jalan tol.

“Top 3 Amenitas di Sumsel ditunjukkan dengan memadainya akomodasi, fasilitas pariwisata dan kebersihan,” urainya.

Selepas menjadi tuan rumah Asian Games 2018, Sumsel punya beberapa agenda yang masuk Top 100 kalender event pariwisata nasional, di antaranya Ziarah Qubra dan Festival Sriwijaya. Selain itu masih ada acara-acara lain, seperti Festival Imlek dan Cap Go Meh di Kampung Karapitan.

Menpar Arief Yahya pun berpantun,
“Kalau bunga sudah mengembang,
kumbang-kumbang pun ikut bahagia.
Mimpi saya untuk pariwisata Palembang,
jadi centre of excellence sport tourism di Indonesia.”


Sementara itu, Walikota Palembang H Harnojoyo mengungkapkan, pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintahan Presiden Jokowi meningkatkan sektor pariwasata. Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari hotel dan restoran naik 100 persen jadi Rp 180 miliar tahun lalu.

Walikota Palembang H Harnojoyo meminta warga kotanya terus menjaga lingkungan dan membuang sampah dengan benar. “Inilah kunci Palembang meraih Adipura 12 kali berturut-turut,” katanya.

Pada pembukaan acara, Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kementerian Komunikasi dan Informatika Septiana Tangkary menegaskan, pembangunan infrastruktur fisik seperti palapa ring, tol, bandara dan jalur KA baru mempermudah menikmati pariwisata Indonesia

“Karena itulah, jumlah kunjungan wisatawan terus meningkat dari 2015-2018. Terbuka banyak kesempatan bagi adik-adik Unsri untuk mendampingi pariwisata Indonesia jadi lebih membumi di seluruh dunia",” ungkap Septiana.

Rektor Universitas Sriwijaya Anis Saggaff menyambut baik Dialog Publik mengangkat topik pengembangan pariwisata lokal.

“Banyak mahasiswa Unsri memiliki kemampuan berbahasa Inggris sangat baik. Kami siap mendukung pariwisata Sumsel lebih maju,” ungkap Anis.

Setelah Dialog Publik bersama 500 mahasiswa, rangkaian acara di Unsri diakhiri Kelompok Diskusi Terfokus (FGD) bersama para akademisi. FGD berlangsung tertutup menggali masukan dari kampus untuk Kantor Staf Presiden .

                                                           Reporter : Arianto
Share:

Presiden Jokowi Instruksikan Pugar Benteng Van Den Bosch


Duta Nusantara Merdeka | Ngawi
Presiden Joko Widodo singgah di Benteng Van den Bosch dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Jawa Timur, pada Jumat, 1 Februari 2019. Benteng *Presiden Jokowi Instruksikan Pemugaran Benteng Van Den Bosch*

Presiden Joko Widodo singgah di Benteng Van den Bosch dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Jawa Timur, pada Jumat, 1 Februari 2019. Benteng yang oleh masyarakat setempat dikenal dengan sebutan Benteng Pendem tersebut merupakan salah satu ikon wisata populer di Kabupaten Ngawi.

Didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Presiden berkeliling di sekitar benteng yang dibangun sejak 1839 itu. Sambil berkeliling, Kepala Negara juga mendengarkan penjelasan pejabat setempat mengenai kondisi benteng tersebut yang memerlukan pemugaran.

"Warisan pusaka seperti ini memang harus dijaga dan dipelihara. Tahun ini langsung dikerjakan oleh Kementerian PU. Tadi sudah langsung saya telepon dan sudah siap," tegas Presiden menjelaskan kepada para jurnalis.

Meski merupakan peninggalan bersejarah dan dikunjungi banyak wisatawan, benteng tersebut memang memerlukan perawatan lebih. Beberapa bagian bangunan tampak mengalami kerusakan dan terbengkalai.


"Ini nanti didampingi dari ahli-ahli purbakala. Ini jago-jagonya sudah banyak mengenai restorasi," tuturnya.

Presiden menargetkan proses pemugaran tersebut selesai dalam waktu dua tahun. Pemugaran tersebut rencananya akan dibagi dalam dua tahap.

"Dua tahun insyaallah rampung karena untuk merestorasi bangunan seperti ini ada kaidah-kaidah kepurbakalaan yang harus diikuti. Tidak bisa cepat-cepat kayak bangun bangunan yang lain," ucapnya.

Untuk diketahui, Benteng Van den Bosch dibangun oleh Gubernur Jenderal Defensieljn Van den Bosch kurang lebih dua abad silam, tepatnya tahun 1839. Benteng tersebut terletak di pertemuan sungai Bengawan Solo dan Sungai Madiun.


                                                             Reporter : Arianto
Share:

Perbaikan Layanan Perlu Penjualan Tiket Kapal On-Line



DNM.com (Medan)
Di Pelabuhan Kaliadem pada Sabtu (7/7) pagi kedatangan tamu dari Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ). Rombongan yang dipimpin oleh Ibu Elen ingin meninjau langsung kondisi Pelabuhan Kaliadem.

Rombongan disambut oleh ibu Mardiantika  selaku Syahbandar Pelabuhan Kaliadem beserta staf, Saudara Febi Andri yang mewakili unsur Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Staf Syahbandar Pelabuhan Kaliadem, Muara Angke, Jakarta Utara yang menangani Status Hukum dan Sertifikasi Kapal (SHSK) Ichwan Suwanto mengharap adanya kerjasama semua pihak untuk pembenahan pelayanan transpotasi penyeberangan laut.

"Pelayanan akan menjadi baik andaikan sistem penjualan tiket diperbaiki. Misalnya,diusahakan adanya penjualan tiket online sehingga mengurangi antrian masuk ke area pelabuhan. Jangan sampai antrian panjang, tapi pengawasan lemah terhadap para penumpang. Contoh lah manajemen Trans Jakarta dan Commuter Line Jabotabek ." kata Ichwan sambil membandingkan ketertiban dan kondisi kapal-kapal di Pelavuhan Bajo yang jauh lebih baik dari pada yang ada di Pelabuhan Kaliadem yang melayani seluruh wilayah di Kabupaten Kepulauan Seribu.

Dari Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) Ibu Elen melihat perlu perbaikan kondisi pelayanan di lapangan.

"Disiplin memakai alat pelampung mesti diperhatikan agar bila terjadi sesuatu di laut maka penumpang tidak panik dan mudah untuk mengatasi musibah." Komentar ibu Elen. **(Red-22)
Share:

Tingkatkan Potensi Daerah Walikota Buka Workshop Pariwisata



DNM.com (Medan)
Wali Kota Medan, Drs. H. T. Dzulmi Eldin S, M.Si diwakili Sekda Ir. H. Syaiful Bahri Lubis membuka workshop kepariwisataan, Sabtu (30/6) di Hotel Santika Dyandra.

Workshop itu bertajuk "Meningkatkan Potensi Daerah sebagai Kekuatan Promosi Pariwisata". Bertindak sebagai narasumber Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Sumut, Hj. Wan Hidayati, serta Presiden Jember Fashion Carnival, Dynan Fariz. 
Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekda, Wali Kota mengatakan, tahun 2017 lalu Pemko Medan telah melaksanakan sosialisasi branding "Colourful Medan" dari Kementerian Pariwisata.

"Colourful Medan adalah kata-kata yang tepat untuk menggambarkan keberagaman warna kehidupan warga kota yang dibangun Guru Patimpus ini," ungkapnya. **(Red-01)
Share:

Menhub : Kapal KM Tenggelam Diduga Kelebihan Kapasitas


DNM.com (Medan)
Kelebihan kapasitas penumpang diduga jadi penyebab tenggelamnya Kapal Motor (KM) Sinar Bangun di perairan Danau Toba, Sumatera Utara.  Menurut Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dalam dokumen kapal, semestinya hanya 43 penumpang.

“Dalam dokumen kapal tersebut jumlah penumpang adalah 43 orang, meski klaim pertama 80 orang. Itu dilihat jelas ada over capacity. Sampai saat ini, kita juga belum lihat manifes,” kata Budi dilansir dari viva, Jumat (22/6/2018).

Budi menekankan dari kelaikan, KM Sinar Bangun masih layak karena mengantongi izin operasional dari dinas perhubungan setempat. Namun, sekali lagi, ia menyoroti ketaatan dalam mengangkut jumlah penumpang yang melebihi kapasitas.


“Kemarin kita berkoordinasi dengan dishub kabupaten, selaku yang memegang izin operasi untuk melakukan perbaikan-perbaikan. Bagaimana adanya manifes juga menjadi keharusan,” sebut Budi.

Kemudian, ia menyoroti juga minimnya life jacket atau pelampung yang disediakan dalam setiap KM di perairan Danau Toba. Hal ini diketahui setelah adanya korban selamat KM Sinar Bangun yang tak menggunakan life jacket.

“Saya sampaikan kepada dishub untuk melakukan pembenahan di Danau Toba ini dengan menyandarkan peraturan regulasi yang berlaku melakukan pengawasan dengan baik,” tutur Budi. **(Red-48)
Share:

Pemuda Muhammadiyah dan PT Aqua Farm Nusantara Tabur Puluhan Ribu Ikan Di Danau Toba


DNM.com (Pematang Siantar)
Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara menggelar Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) di Hotel Horison Pematang Siantar, selain merumuskan berbagai keputusan, kegiatan Rapimwil ini juga dirangkai dengan berbagai kegiatan untuk menggelorakannya.

Salah satu rangkaian dalam kegiatan Rapimwil Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara ini yakni melakukan kerjasama dengan PT Aqua Farm dengan beberapa program.


Bersama Pemuda Muhammadiyah se Sumatera Utara PT Aqua Farm melaksanakan kegiatan Penaburan Benih Puluhan Ribu Ikan Nila di sekitaran danau toba. Selain itu pemuda muhammadiyah ini juga melakukan program penanaman Pohon sebagai langka wujud nyata penghijauan di sekitar danau toba.

Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara M. Basir Hasibuan mengatakan, "Program ini adalah bentuk kepedulian kita untuk kelestarian Danau Toba dan akan menambah penghasilan masyarakat sekitar Danau Toba. Program yang disponsori PT. Aqua Farm Nusantara ini juga merupakan CSR untuk masyarakat, Mudah-mudahan ekosistem danau toba semakin bagus". Ujarnya.


Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa petinggi PT. Aqua Farm yaitu,  Syafrizal,  Arif dan pak hutajulu. **(TA/Red-12)
Share:

Persiapan Pelabuhan Kaliadem Jelang Akhir Tahun




Jakarta Utara (DNM)
Kapolri Jenderal (Pol.) Tito Karnavian beri perhatian cukup memadai terhadap keamanan warga Jakarta yang berada di pusat-pusat keramaian menjelang Tahun Baru 2018. Salah satu contoh terlihat di Pelabuhan Kaliadem,Muara Angke, Jakarta Utara.

Kapolsek Sunda Kelapa beserta jajaran terjun langsung melihat kondisi di Pelabuhan Kaliadem, terlihat juga unsur TNI AL, Peltu Andhika dan Sertu Bambang. Mereka juga didampingi Komandan Provost Pelabuhan Agustriandi dan Amin, selain itu Pelabuhan Kaliadem juga hadir Tim Basarnas yang ikut menjaga keamanan san keselamatan calon Penumpang.

Peltu Andhika mengabarkan akan ada acara menjelang akhir tahun  2017 pada 31 Desember pada malam hari berupa acara Syukuran dengan berisi pengajian dan ceramah terlebih dahulu.

"Setelah itu mungkin ada acara hiburan berupa panggung hiburan Orgen tunggal dan sebagainya." Jelas Andhika.

Bayu Setya dari PT. SSA yang menjual tiket dan paket wisata bahari ke puluhan destinasi membenarkan akan adanya rencana itu.

"Selama ini kami punya kepedulian terhadap personil yang membantu ketertiban di Pelabuhan Kaliadem." Ungkap Bayu.

Pelabuhan Kaliadem, Muara Angke adalah Pelabuhan pindahan dari aktivitas di Pelabuhan Muara Baru, yang saat ini khusus dipakai untuk bongkar  tangkapan ikan dari kapal-kapal penangkapan ikan.
Karena semrawutnya urusan di sana, akhirnya diambil kebijaksanaan membuat Pelabuhan Kaliadem.

"Waduh, dulu sudah mengontrol para penumpang yang akan naik kapal ke pulau. Mereka tidak sabar menunggu transaksi penjualan tiket. Sekarang, alhamdulillah sudah tertib." Jelas Bayu kepada awak media yang hadir menyaksikan kesibukan di Pelabuhan Kaliadem. **(Rel-28)
Share:

Ngunduh Mantu Jokowi di Medan Kapolda dan Pangdam Gelar Persiapan

Booby Nasution dan Kahiyang Ayu

Medan (DNM)
Pelaksanaan Ngunduh Mantu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kahiyang Ayu dengan Bobby Afif Nasution di Medan, Sumatera Utara (Sumut) akan dilangsungkan di Bukit Hijau Residence, Komplek Taman Setia Budi Indah (Tasbih), mulai 24 sampai 26 November 2017. Mendatang.

Berbagai Persiapan pun sedang dilakukan untuk mengamankan hajatan tersebut. Kepolisianvmempersiapkan pasukan pengamanan, dan telah menggelar Apel Pasukan untuk pengamanan pesta pernikahan putri Jokowi digelar di lapangan KS Tubun Markas Polda Sumut, yang dipimpin langsung oleh Kapolda Sumut Irjen Polisi Paulus Waterpauw.

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Paulus Waterpauw bersama Pangdam I Bukit Barisan Mayjen Cucu Somantri melakukan pengecekan kegiatan kirab budaya saat pelaksanaan resepsi adat Bobby Nasution dan Kahiyang Ayu Siregar. 

Prosesi acara akan dimulai dari Gedung Medan International Convention Center (MICC) menuju lokasi resepsi di Bukit Hijau Regency Taman Setia Budi Medan, Kapolda dan Pangdam memastikan kesiapan pengamanan maupun hal lainnya, sehubungan dengan penyambutan kedatangan Presiden Jokowi bersama Ibu Negara Iriana, di acara resepsi adat putri semata wayangnya. **(PRD)


Share:

Panatapan Hallo Samosir Menikmati Pesona Danau Toba Merupakan Vulkanis Terbesar di Dunia


Samosir (DNM)
Berkisar 20 Km jarak panatapan hallo ke Tomok yang sering dikunjungi para wisatawan dengan mempergunakan motor(roda dua) dan mobil pribadi untuk menikmati keindahan Danau Toba dari pemandangan Hallo dimana Pulau Samosir yang dikelilingi Danau Toba.Jika kita mau menikmati keindahan Danau Toba harus mengelilingi ringroad Pulau Samosir yang panjangnya 135 km.Jika kalian liburan ke Danau Toba, Sumatera Utara, pastilah sering mendengar istilah ‘panatapan’. Sesuai namaya, panatapan adalah tempat yang dibuat khusus untuk memandang pesona danau vulkanis terbesar di dunia tersebut.

Di Pulau Samosir, yang terletak di tengah Danau Toba, tentu banyak sekali panatapan. Salah satu yang unik adalah ‘Panatapan Hallo’ yang terletak di Huta Ginjang, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir.Panatapan ini berjarak sekira 20 menit perjalanan menggunakan sepeda motor dari Pelabuhan Tomok. Untuk menuju kesana, kalian tinggal menyusuri rute Tomok-Palipi, yang sebentar lagi akan menjadi ring road atau jalan yang mengitari Pulau Samosir.‘Panatapan Hallo’ terbilang sederhana. Hanya ada satu warung untuk melayani pengunjung di sana. 

Namun pemandangan alam yang disajikannya tak kalah istimewa sebagai penyegar mata.Berada di Panatapan Hallo, batakgaul.com memilih menikmati kopi hitam panas, melepas penat dengan pemandangan panorama hamparan Danau Toba, Bukit Barisan yang hijau dan Hutan Pinus.Tentu juga perkampungan warga yang terlihat jauh di bawah sana dengan arsitektur rumah adat Batak tampak yang dominan.

Lalu, bagaimana panatapan ini dibuat?Konon, di panatapan ini dulunya adalah lahan yang curam. Namun sejak pelebaran jalan pada tahun 1990-an, Jawatir Situmorang yang kini sudah berusia 80-an tahun, meminta tanah bekas galian pelebaran jalan tersebut untuk menimbun tepi jalan curam itu untuk dijadikan pertapakan rumah.Sejak itu, Jawatir bersama keluarganya mendirikan rumah permanen di tempat ini. Sebelumnya keluarga Jawatir tinggal di salah satu perkampungan yang kalau dilihat dari panatapan, jauh di bawah sana.Sejak pindah ke tempat ini, Jawatir lalu mendirikan warung kopi sederhana. Tak lupa juga terdapat 2 pondok sebagai tempat bersantai untuk menikmati kopi panas ala Samosir, dengan suguhan alam indah ditemani angin sepoi-sepoi yang begitu sejuk.Lokasi penatapan ini sering kali dijadikan sebagai tempat persinggahan oleh para wisatawan baik lokal maupun manca negara yang berkunjung ke Samosir. 

Jika beruntung, pengunjung yang singgah saat pagi atau sore juga akan disuguhi pancaran sunset yang indah.Lalu, kenapa bisa dinamakan ‘Panatapan Hallo’?Hinna boru Malau (80), istri dari Jawatir bercerita, Pulau Samosir sudah dikunjungi turis mancanegara sejak tahun 1980-an. Saat itu, warga lokal masih sangat janggal dengan kehadiran para orang asing tersebut.

Bahkan, jika para turis datang ke Huta Ginjang, warga sekitar sering kali sengaja keluar dari rumah hanya untuk melihat mereka.Karena, masih sangat minim warga lokal yang mampu berbahasa Inggris, satu-satunya kata yang digunakan untuk komunikasi antara turis asing dan lokal itu adalah ‘hallo’.“Jadi waktu itu hanya kata itu yang kita tahu. Jadi asal jumpa cuma itu yang dibilang ‘hallo’,” ujar Hinna mempraktikkan.

Kala itu, warga akhirnya menyebut semua turis mancanegara yang datang itu dengan nama ‘Hallo’.“Jadi waktu itu belum tau kita bule, yang kita tau mereka itu Si Hallo,” ujar Hinna. ( MS-red/bg )
Share:

IKLAN MURAH

SUSU KURMA AULIA

SUSU KURMA AULIA
Pesan Silahkan Klik Gambar

BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno ~ Karakter Bangsa

KILAS BALIK BUNG KARNO KARAKTER  BANGSA Soekarno ketika pidato kata sambutan setelah menerima ijazah gelar Insinyur dari I...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI

loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Follow by Email

Label

#2019GantiPresiden Accounting Aceh Adat Istiadat Advokat Agama Agraria AIDS Aksi Album Anak Artikel Asahan Asian Games Asuransi Asusila Award Bakti Sosial Bandara Banjir BANK Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar Beasiswa Begal Bekraf Belanja Bencana Bencana Alam Berita Bhayangkara Bhayangkari Bisnis BNI BNN BPJS Buka lapak Bukit Asam Buku Bung Karno Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market Cerpen Citilink conference Covid-19 Covid19 Cuaca Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Desa Dialog Digital Dirgahayu HUT RI Diskusi Duka Cita E-Money Ekonom Ekonomi Electronics Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech Forum Furniture G30S/PKI Games Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Go Pay Go-Jek Gojek Gotong Royong Grab Gym ham Harbolnas Hewan Hiburan HIV Hoax Hotel Hp Hukum Humbahas HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek Industri Informasi Infrastruktur Internasional Internet Investor IPM Jakarta Jawa Tengah Jawa Timur Jokowi Jurnalis Kaliber Kampanye Kamtibmas Karaoke Karhutla KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kekerasan Keluarga Kemanusiaan Kemendikbud Kemenhub KEMENPAN-RB Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Kilas Balik Bung Karno kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Koperasi Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal Kuliner Kutai Kartanegara Lakalantas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku Legislatif LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik lomba lari LPS Mahasiswa Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Mall Market Outlook Masjid Masker Mata Uang millenial Minuman Keras Minuman sehat Miras Mobil MOI Motivasi MPR Mudik Muhammadiyah Muharram Munas Musik Narkoba Narkotika Nasional Natal New Normal NKRI NU Office Olah Raga Olahraga Opini Organisasi Otomotif P Pagelaran Pahlawan Pameran Parawisata Pariwisata Partai Politik Pasar Pasar modal Patroli PC pe Pegadaian Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Peluncuran Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencurian Pendataan Pendidikan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengajian Pengamanan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Perpajakan Pers Pertamina Pertanian PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pinjam meminjam uang Polantas Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Pornografi Pra Kerja Pramuka Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik promo Property Prostitusi Public Expose Publik expose Puisi Pusat Perbelanjaan PWI Ragam Ramadhan Reksadana Relawan Jokowi Remisi Renungan resa Restoran Reward Robot Rumah Rumah sakit Rups RUU Saber Pungli Sahabat Anak Salon Samosir Sanitasi air.Lingkungan hidup Satlantas Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Senjata Sepak Bola Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Silaturahim Silaturrahim Smartphone Soekarno Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Suku bunga Sumatera Barat Sumatera Utara Sumut Superstore Suplemen Surat Terbuka Survei Survey susu Syariah Syawal Talkshow Tawuran Teknologi Terorisme Tiket Tips TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM umkm Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa UU Cipta Kerja UUD 1945 Valentine Day Virus Corona Walikota Wanita Wartawan Wirausaha Workshop

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA

PRO KONTRA RUU HIP

~> RUU HIP saat ini sedang Hangat Dipersoalkan, Karena Banyak Pihak yang telah Menolaknya, Baik dari Kalangan Ormas Hingga Partai Politik, Sehingga Terjadi Pro Dan Kontra.

<~ Memang Sebaiknya Persoalan Pancasila Tidak Usah Diganggu Gugat, Karna itu merupakan Landasan Dasar Dalam Berdirinya Negara Indonesia, Sudah Final Masalah Pancasila.

Link Terkait

close
Banner iklan disini