Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id
Tampilkan postingan dengan label Pilpres. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pilpres. Tampilkan semua postingan

Kampung Rakyat Minta KPU Segera Tetapkan Jokowi - Ma'ruf Amin Sebagai Pemenang Pilpres 2019


Presiden Kampung Rakyat Indonesia
Taufik Abdillah, M.Kom.I

Duta Nusantara Merdeka | Medan
Mahkamah Konstitusi telah mengambil keputusan resmi tentang sengketa Pemilihan Presiden Tahun 2019, dimana MK sepakat Menolak Seluruh Permohonan Yang Disampaikan oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandi. Maka untuk itu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Segera Menetapkan Pasangan Nomor Urut 01 Jokowi - Ma'ruf Amin sebagai Pemenang Pilpres 2019, Hal itu disampaikan oleh Presiden Kampung Rakyat Indonesia Taufik Abdillah, M.Kom.I di Medan.

Lebih Lanjut Pakar Komunikasi Politik Islam ini mengatakan bahwa Keputusan Resmi yang disampaikan oleh MK telah Final, jadi semua Pihak harus Mematuhi dan Menghormatinya, Untuk itulah kita Meminta Agar KPU segera Menetapkan Pemenang Pilpres secara Resmi, dan Menetapkan Pasangan Joko Widodo - Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden 2019 - 2024. Ujarnya kepada Wartawan dutanusantaramerdeka.com


Taufik Menegaskan Saat ini muncul stigma dan pandangan-pandangan di Masyarakat usai Keputusan MK tersebut, banyak masyarakat yang tidak paham tentang proses hukum di Indonesia, sehingga muncul bahasa-bahasa yang menyarankan agar Prabowo - Sandi melalui Kuasa Hukum BPN untuk menempuh Jalur Mahkamah Internasional, Mahkamah Agung, PTUN dan lainnya, ini kan menjadi Pelajaran Buruk Bagi Generasi Muda. Tegasny

Untuk Itu Kampung Rakyat Indonesia Meminta kepada KPU untuk segera Menyelesaikan Proses-Proses Pemilu 2019, selanjutnya KRI Berharap agar para Pendukung 01 dan 02 untuk tidak lagi "Berperang" baik di Media Sosial, maupun lainnya, Mari kita Kembali Bersatu dan memberikan Kontribusi Terbaik agar Indonesia kedepan menjadi lebih baik. Pungka Taufik mengakhiri. **
Share:

Presiden Jokowi Gunakan Hak Pilihnya di TPS 008 Gambir Jakarta


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo menggunakan hak pilihnya di TPS 008, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu 17 April 2019.

Tiba di TPS sekitar pukul 10.10 WIB, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana langsung menuju meja pendaftaran dan menunggu sekitar 5 menit sampai dipanggil untuk mencoblos.

Kepada jurnalis, Presiden mengaku lega setelah melakukan pencoblosan. “Ploong,” ucap Presiden.


Saat ditanya oleh jurnalis apakah yakin menang, Presiden Jokowi pun menjawab optimis. “Selalu dalam bekerja kita ini optimis terus. Nanti dilihat, sabar, tinggal beberapa jam nanti kelihatan,” ucapnya.

Presiden Jokowi dan Ibu Iriana berangkat dari Istana Bogor pukul 9.23 WIB.
Sebelum ke TPS, Presiden mengaku sempat bermain bersama cucu.

“Main sama cucu Sedah Mirah,” tutup Presiden.(Arianto)




Share:

Konsolidasi RIB Sumut Bersama Masyarakat Dan Pemilih Millenial


Duta Nusantara Merdeka | Medan
Relawan Indonesia Berkemajuan (RIB) Provinsi Sumatera Utara Menggelar Konsolidasi dan Silaturrahmi Bersama Masyarakat dan Generasi Millenial yang dipusatkan di Daerah Simalingkar Perbatasan Kota Medan dan Deli Serdang (13/4).

Acara yang berlangsung secara sederhana tersebut, turut dihadiri oleh beberapa Perwakilan Relawan Indonesia Berkemajuan dari Kabupaten/Kota diantaranya Kota Medan, Deli Serdang, Binjai, Langkat, Serdang Bedagai dan Tebing Tinggi.


Konsolidasi RIB Sumut ini diawali dengan menggelar Diskusi dan Sosialisasi kepada Masyarakat untuk Memenangkan Pasangan Jokowi - Maruf Amin menjadi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia Periode 2019 - 2024.

Diskusi Tersebut Menghadirkan Pengamat Politik Islam yang Juga Ketua Dewan Pembina RIB Sumatera Utara, Taufik Abdillah, S.Sos.I, M.Kom.I.


Dalam Diskusi tersebut, Taufik Menjelaskan tentang Capaian-capaian yang sudah dijalankan oleh Jokowi - JK selama 4,5 Tahun Memimpin Indonesia, jadi Untuk Mewujudkan Indonesia Maju maka Jokowi - Maruf harus melanjutkan Program dan Tugas-tugas yang belum selesai, jelasnya.


Sementara itu Trama Wigraha selaku Bendahara RIB Sumut kepada dutanusantaramerdeka.com mengungkapkan bahwa Konsolidasi RIB Sumut pada Hari Terakhir Kampanye ini terbagi dalam Tiga Zona Yang Dilaksanakan untuk memaksimalkan Kemenangan Jokowi - Maruf Amin Di Sumatera Utara. **
Share:

Pasangan Joko Widodo - Ma'ruf Amin Unggul 55.7%


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Charta Politika Indonesia merilis hasil survei hari Sabtu, 13 April 2019, pukul 11.00 - 12.00 wib bertempat di Kantor Charta Politika, Jalan Cisanggiri III, No. 11 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dengan hasil akhir Pasangan Joko Widodo - Ma'ruf Amin unggul 55.7% berada di atas pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno 38.8%.

Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya menjelaskan dengan selisih 16,9 persen antara pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin dengan Pasangan Prabowo-Sandi, maka sangat sulit bagi Pasangan Prabowo-Sandi untuk mengejar.


Survei ini dilakukan untuk membaca preferensi politik masyarakat pada tanggal 5–10 April 2019 melalui wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner terstruktur. Jumlah sampel sebanyak 2000 responden, yang tersebar di 34 Provinsi. Metodologi yang digunakan adalah metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error ± (2.19%) pada tingkat kepercayaan 95%. jelas Yunarto.


Menurut Yunarto, pasangan Joko Widodo – Ma’ruf Amin unggul di: Jawa Barat, Jawa Tengah & DIY, Jawa Timur, Kalimantan, Bali, NTB & NTT, serta Maluku & Papua. Sementara pasangan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno unggul di wilayah Sumatera dan DKI Jakarta & Banten.

Prediksi hasil akhir pada 17 April mendatang dilakukan dengan melakukan analisa logit regression dan ekstrapolasi. Dinamisasi masih mungkin terjadi pada sisa waktu 7 hari setelah survei dilakukan. Akan tetapi, apabila tidak terjadi peristiwa besar sampai dengan tanggal 17, pasangan nomor urut 01 Joko Widodo – Ma’ruf Amin akan memenangkan Pemilihan Presiden 2019. tutup Yunarto.(Arianto)

Share:

Tebar Politik Identitas Prabowo Ancam Persatuan Bangsa


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Kehadiran Prabowo dalam panggung politik nasional membawa cerita kelam dalam rezim otoriter Soeharto, Sekembalinya dari Yordania pasca pemecatannya pada tahun 1998 silam.

Jelas jelas Prabowo terbukti terlibat dalam penculikan aktivis atas aksi untuk menuntut lengsernya rezim Soeharto Begitulah ungkapkan , FERY INDRIANTO, selaku SEKJEN DPP PEMUDA BRAVO 5D engan jelas, Melalui Realisnya yang diterima dutanusantaramerdeka.com

Yang pasti kehadiran Prabowo di penggung politik menandai telah membawa cerita kelam Demokrasi yang sedang menuju pendewasaan, setelah 20 tahun reformasi berlalu .

Lanjut Ferry Indrianto, Sekjen Pemuda Bravo 5 katakan, Setelah kalah dalam dua putaran Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, Sebelumnya calon sebagai Wakil Presiden berpasangan dengan Megawati pada Pilpres 2009 gagal dan Calon Presiden berpasangan dengan Hatta Rajasa tahun 2014, Pada Pilpres 2014 Juga gagal.

" Tim Pemenangan Prabowo Melalui Tabloit Obor Rakyat mengusik kita dengan isu Jokowi keturunan PKI, namun isu itu tidak berhasil memenangkan Prabowo ,"ujarnya 

Untuk diketahui sejak awal mesin Politik identitas ini terus dimainkan sejak itu di kenalkan pada saat Prabowo berambisi inggin menguasai Jakarta , Setelah kadernya sendiri Basuki Cahaya Purnama "Ahok" membelot dari gerindra (saat ini kader PDIP). 

Maka Prabowo  terus melakukan memanuver politik dengan mesin-mesin Propaganda Politik Identitas mulai dihidupkan 

Dengan memberi stigma kepada publik bahwa Ahok adalah seorang " Kafir dan Penista Agama" yang tidak layak menjadi Gubernur Jakarta setelah di tinggal Jokowi menjadi Presiden sejak 2014.

Tambah Ferry  jelaskan bahwa pada Pilpres 2019 Politik identitas yang dianggap ampuh mengalahkan Ahok pada Pilkada Jakarta kini kembali di gunakan Prabowo dan Timnya. 

"Prabowo menggunakan Ormas Keagamaan Garis Keras untuk menyuburkan Politik Identitas tersebut. 

Jelasnya Kata Ferry  Isu-isu Identitas dikemas secara apik dengan bungkusan momentum keagamaan dan terus direproduksi melalui doktrin-doktrin bahwa lawan Jokowi di dukung oleh kelompok dan Partai Pro kafir dan penista agama. " Alankah kotorya politik Prabowo .

"Untiuk di ingat Prabowo telah menebar dan membawa Indonesia diambang Perpecahan atas nama Politik Identitas ," Ucap Ferry .

"Hal ini fakta terlihat dalam dinamika yang terbangun selama kampanye Pilpres 2019 yang saat ini masih berlangsung  

"Maka dari itu Prabowo tidak pantas dan dipilih, karena manuver  politik di nilai menebarkan benih ancaman terhadap Persatuan Bangsa .Intinya ini sangat berbahaya sekali",tandas Ferry.

Wartawan DNM : A. Nasution
Share:

KSPI Gerakkan 50 Ribu Buruh Padati GBK, Deklarasi Dukung 02 Prabowo Sandi


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Jelang Long March 7 April 2019 dan kampanye akbar Prabowo Sandi yang rencana akan dihadiri 50 buruh, Dengan momen tersebut  Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), selenggarakan Konferensi Persd di Hotel Mega Proklamasi. Jl. Proklamasi No.42, RT.10/RW.2, Pegangsaan, Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 Sabtu 6/4/2019.

Sebagai agenda yang diangkat  dalam Konferensi Pers 

(1) Penjelasan tentang kesiapan 50 ribu buruh untuk menghadiri kampanye akbar pemenangan C. apres prabowo sandi pada 7 April di GBK.

2)Penjelasan survei KSPI di 140 kota industri, dimana 70% buruh memilih capres Prabowo Subianto, sebagai pasangan calon presiden no urut 02.

3)Sikap serikat pekerja SPN sebagai afiliasi KSPI yang mendukung capres Prabowo Subianto. 

4) Penjelasan long march jalan kaki Surabaya - Jakarta oleh buruh dalam rangkaian sosialisasi pemenangan Prabowo - Sandi.

Dalam Konferensi Pers tersebut hadir langsung  Said Iqbal Presiden KSPI .yang juga sebagai nara sumber juga
beberapa pemimpin buruh lain, antara SPN, FSPMI, ASPEK Indonesia.

Sebelumnya Ketua Umum Prabowo Subianto menandatangani kontrak politik di hadapan ribuan buruh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia, di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (1/5/2018).

Adapun 10 poin tuntutan buruh yang diteken Prabowo yakni 

(1)Meningkatkan daya beli buruh dan masyarakat serta meningkatkan upah minimum dengan cara mencabut PP Nomor 78 Tahun 2016 dan menambah jenis barang dan jasa kebutuhan hidup layak yang menjadi dasar upah minimum, dari 60 KHL menjadi 84 KHL. 

(2) Revisi jaminan pensiun Nomor 45 Tahun 2015 berupa besaran iuran dan manfaat bulanan yang diterima oleh pekerja buruh, minimal 60 persen dari upah. 

(3) Menjalankan jaminan kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia berdasarkan sistem asuransi yang adil bagi pekerja buruh, honorer dan masyarakat yang kurang mampu. 

(4) Setop perbudakan modern berkedok outsourching, honorer dan perpanjangan. 

(5)
Menciptakan lapangan pekerjaan dan mencabut Perpres nomor 20 tahun 2018 tentang TKA yang merugikan buruh Indonesia.

(6)Mengangkat guru honorer dan tenaga honorer K2 menjadi ASN dan memberlakukan upah minimum untuk kategori guru swasta, PAUD, Madrasah dan Yayasan. 

(7) Melaksanakan wajib belajar 12 tahun dan mengalokasikan APBN untuk anak pekerja buruh hingga perguruan tinggi secara gratis bagi yang berprestasi. 

(8) Menyediakan transportasi publik murah bagi pekerja buruh dan rakyat tidak mampu dan kepastian hukum untuk kendaraan roda dua sebagai transportasi umum. Dan menjamin hak berserikat bagi pengemudi ojek online yang menjadi mitranya serta hak atas perjanjian kerja bersama.

(9)Menyiapkan perumahan murah bagi pekerja buruh dan rakyat tidak mampu dengan uang muka nol persen. 

(10) Meningkatkan pendapatan pajak dan tax ratio melalui reformasi perpajakan yang berpihak kepada pekerja buruh dan rakyat tidak mampu. Serta menjadikan koperasi, BUMN dan BUMD sebagai sumber penguatan ekonomi nasional serta memastikan bumi, air dan kekayaan yang terkandung didalamnya dikuasai kembali oleh negara dan dipergunakan sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat Indonesia, "tandasnya. **
Share:

Relawan PADI Galang Subuh Berjamaah di GBK


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Dalam soal improvisasi dan inovasi komunikasi nampaknya Relawan Prabowo Sandi (PADI) patut diacungi jempol. Saat ini rapat lanjutan rencana untuk Apel Akbar di Gelora Bung Karno tengah dilakukan.

"Rapat hari ini di Rumah Adil Makmur Indonesia (RAMAI) adalah persiapan untuk menggalang jamaah yang akan hadir di Gelora Bung Karno (GBK) pada Ahad 7 April 2019."Kata Ketua Bidang Hukum RAMAI Djudju Purwantoro SH, Rabu(3/4) sore di Jakarta.

Menurut Djudju target 1.000.000 orang jamaah yang berkumpul di GBK bukanlah hal yang sulit mengingat persiapan cukup matang dan panjang. Disamping itu simpul massa yang dari masing-masing Relawan jumlahnya banyak sekali.

"RAMAI sendiri hampir seratus simpul massa, dimana masing-masing simpul memiliki anggota 100 orang. Artinya, minimal anggota RAMAI ada 10.000 orang. Mayoritas mereka adalah orang-orang yang rajin sholat subuh berjamaah di Mesjid dan surau." Lanjut Djudju. 

Adapun skedul acara pada Ahad (7/4) nanti sebagai berikut:



🇲🇨*”KAMPANYE AKBAR !!”*🇲🇨
```Ahad, 7 April 2019
GBK SENAYAN, Jakarta Pusat.
```
*Agenda Acara*:
03.00-04.00 : Relawan & Peserta acara mulai memasuki GBK. Membuat shaf sholat dengan tertib.
04.00-06.00 : Sholat Sunnah, Subuh dan Munajat Akbar.
06.00-06.05 :Tribun Dibuka 
06.05-07.00 : Istirahat, bebas.
07.00-08.30 : Pembukaan Acara, Tausiyah & Ceremonial.
08.30-09.45 : Pidato Prabowo-Sandi
09.45-10.00 : Penutup & Doa. 10.00-11.00 : Acara Selesai, seluruh peserta meninggalkan GBK dengan tertib sambil memungut sampah.

*Titik Kumpul* :
•PINTU 1 SENAYAN (depan Hotel Century Park/Atlit). 
Max. Pkl. 03.45 WIB.
•Jika, tidak mengikuti sholat Subuh berjamaah Tikum BEIB akan diumumkan via WAG Unity pada jam 06.15 WIB (Ahad, 7 April 2019) setelah kloter I mendapat posisi tempat duduk didalam GBK.

*Fasilitas*: 
logistik dititik2 tertentu.(updated)

*Target*: 1 juta massa. (hadirkan sebanyak2nya teman).

*Dress Code* : Putih Krem, Kerudung Krem seragam Prabowo-Sandi atau lainnya.

*Perbekalan Pribadi*:
•Makanan/minuman
•Alat Sholat
•Payung, topi, jas hujan
•Sepatu casual nyaman
•Botol spray air wudhu
•Obat-obatan pribadi
•Sunglasses/kacamata hitam
•Membawa kantong sampah.
. Jangan membawa anak kecil

Mengikuti persiapan acara Ahad 7 April 2019 di GBK, salah seorang Relawan PADI dari Dewan Pimpinan Nasional Rumah Besar Relawan PADI Suta Widhya SH membenarkan pernyataan Djudju Purwantoro, bahwa "bioritmik"  Militansi pendukung Prabowo-Sandi sangat solid.

"Mereka terjaga dengan disiplin ukhuwah Islamiah yang telah dibuktikan sejak Jumat 14 Oktober 2016, Jumat 4 Nopember 2016 dan puncaknya pada 2 Desember 2016. Tidak ada kerusakan berarti di properti milik Pemprop DKI Jakarta bahkan sampah pun bisa dieliminir. Berbeda dengan pihak lain yang menuding skeptis dan sarkasme dengan gerakan 212 - - yang dipatenkan sebagai gerakan perlawanan tanpa kekerasan milik Indonesia. Ternyata yang "di sebelah sana"  sangat pragmatis, jorok dan kasar. " Tutup Suta.
Share:

Relawan RKLA Sumut Dan Aliansi Relawan Bersinergi Blusukan Dukung Jokowi - Ma'ruf


Duta Nusantara Merdeka | Medan
Organisasi Masyarakat Rumah Komunikasi Lintas Agama (RKLA) Provinsi sumut dengan ratusan relawan telah berikrar dan bertekad akan mendukung dan memenangkan pasangan calon Presiden Bapak Joko Widodo dan KH. Ma’ruf Amin di pemilihan Presiden 17 April 2019.

Salah satu aksi nyatanya mendukung Capres no urut 01 tersebut adalah dengan turun blusukan ke jalan Sisingamangaraja Medan dengan membagikan kalender yang bergambar bapak Jokowi dan KH. Ma’ruf Amin di seputaran jalan tersebut.



Menanggapi hal ini salah satu Masyarakat yang juga menerima kalender tapi tidak mau disebutkan namanya menegaskan bahwa “hal–hal seperti ini saya rasa hal yang sangat positif dan juga saya lihat yang ikut sebagian anak–anak milenial menandakan bahwa Bapak Jokowi masih sangat dicintai masyarakat, dan jujur saya sendiri juga sudah pasti mencoblos beliau di pilpres nanti” tegasnya.

Senada dengan hal itu, salah satu relawan ketika dikonfirmasi KoranDNM mengatakan, “kami anak – anak muda dan generasi milenial sangat antusias blusukan di jalan ini karena kami masih senang dan ingin Bapak Jokowi kembali terpilih untuk masa jabatan periode kedua.


Karena terlihat keberhasilan Beliau dalam menjalankan amanah sebagai pemimpin yang sangat bijaksana, sudah tak terbilang lah reputasi di masa kepemimpinan Bapak Jokowi, dari mulai infrastruktur sampai kebijakan yang paling saya suka adalah mengusir kapal – kapal asing dari perairan Indonesia sehingga nelayan dan tentunya negara kita punya wibawa dan itu di kepemimpinan Bapak Jokowi yang sangat tegas dan tidak tebang pilih sehingga negara lain menjadi segan dengan kita” ungkapnya.

Pantauan di lapangan nampak masyarakat antusias dengan kehadiran relawan – relawan dari RKLA SUMUT  serta situasi kondusif sepanjang gelaran belusukan ini berlangsung. **


Wartawan DNM : Septian

Share:

Wakapolres Ciamis Pimpin Apel Gelar Pasukan Mantap Brata Lodaya Dalam Pengamanan Pemilu 2019


Duta Nusantara Merdeka | Ciamis
Bertempat di Alun-Alun, Kec. Parigi Kab. Pangandaran, Jum’at (22/03/2019), pukul 08.00 Wib s/d 08.45 Wib, telah dilaksanakan Apel gelar pasukan Mantap Brata Lodaya dalam rangka menghadapi Kampanye terbuka pada penyelenggaraan Pemilu 2019 tingkat Polres Ciamis, yang dipimpin oleh Wakapolres Ciamis Kompol Lalu Wira Sutriana K, A.Md.

Kegiatan tersebut dihadiri, antara lain : Wakapolres Ciamis Kompol (Lalu Wira Sutriana K,A.MD), Wakil Bupati Pangandaran (H.Adang Hadari) beserta unsur Forkopimda Kab. Pangandaran, Para Kepala Instansi se Kab. Pangandaran, Penyelenggara Pemilu tingkat Kab. Pangandaran, Para ketua Ormas dan LSM se Kab. Pangandaran, Para PJU / Kapolsek jajaran Polres Ciamis wilayah Kab. Pangandaran, dan Para tamu undangan lainnya.

Adapun peserta Apel Gelar Pasukan Mantap Brata Lodaya 2019 tersebut, antara lain :
a). 1 SST TNI dari Kodim 0613 Ciamis.
b). 1 SST Ton satpolair Pangandaran.
c). 1 SSK Gabungan Polsek Jajaran.
d). 1 SST Sat Reskrim Polres Ciamis.
e). 1 SST Sat Intelkam Polres Ciamis.
f). 1 SST Satpol PP Kab. Pangandaran.
g). 1 SST Dishub Kab. Pangandaran.
h). 1 SST linmas.
i). 1 SSK gabungan Ormas dan LSM.

Amanat Menkopolhukam yang dibacakan Danramil 1320/ Pangandaran, yaitu : bahwa pelaksanaan Pemilu 2019 pada 17 April mendatang akan menjadi momentum penting bagi perjalanan sejarah demokrasi Indonesia, karena akan dilaksankan Pemilu serentak Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presidn dan Wakil Presiden periode tahun 2019-2024.


Agar Pileg dan Pilpres tersebut memiliki hasil yang lebih berkualitas dan bermartabat, kepada masyarakat dengan melibatkan Kementerian dan lembaga terkait yang berwenang dalam mendayagunakan informasi di masyarakat.

Keberhasilan pelaksanaan Pemilu serentak tahun 2019, bukan hanya tanggung jawab lembaga pelaksanaan pemilu seperti Komisi Pemilhan Umum (KPU) dan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) semata.

Namun perhelatan Bangsa dan dalam tatanan Negara ini, yang mana merupakan tanggung jawab seluruh komponen Bangsa. Untuk itu dalam menyukseskan penyelenggaraan Pemilu serentak tahun 2019 ini, pentingnya terjadi sinergitas antara lembaga pemilu dengan stakeholder terkait.

TNI-Polri selaku institusi yang bertanggungjawab langsung terhadap pengamanan jalannya Pemilu Serentak tahun 2019, apabila menemukan adanya kerawanan dan hambatan tersebut harus dapat mengambil suatu tindakan tegas sesuai dengan Prosedur Tetap dan aturan hukum yang berlaku sehingga tidak ada toleransi sekecil apapun bagi pihak-pihak yang akan mengganggu jalannya Pemilu Serentak Tahun 2019.

Wakapolres Ciamis KOMPOL Lalu Wira Sutriana K, A.MD, selaku pimpinan Apel membacakan dan menyampaikan “Deklarasi Pemilu Damai 2019” serta pembacaan amanat dari Kapolda Jabar, bahwa dalam pelaksanaan Pemilu 2019 yang mana sudah memasuki Rapat Umum yang di laksanakan selama 21 hari dimulai dari tanggal 24 Maret hingga 13 April 2019 maka dari itu agar semua stakeholder bisa berpartisipasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban Pemilu tahun 2019 dengan selalu mengedepankan, sbb :

Harus senantiasa Menjaga sinergitas TNI-Polri agar Pemilu tahun 2019 berjalan aman dan damai, Transparansi penyelenggara Pemilu baik KPU maupun Bawaslu Media Masa harus bersama-sama menjaga Kamtibmas dan Persatuan Bangsa dan Negara. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Mubazir Bila Apel Kebangsaan Sampai 18 Miliar Pakai Uang APBD


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Sangat mubazir andai ada apel Kebangsaan yang berpotensi menghabiskan  dana hingga belasan miliar. Konon, selain Apel Kebangsaan 18 Milyar, semua Survei Capres Petahana Juga Dibayar Negara. Ini perlu diperiksa oleh BPK dan KPK. 

"Bila benar Jokowi  menghadiri apel akbar kebangsaan bertema "Kita Merah Putih" yang digelar Pemprov Jawa Tengah di Lapangan Simpang Lima, Semarang, Minggu (17/3), maka tentu akan menghebohksn blantika politik saat ini." Komentar Ketua Presidium Ikatan Polisi Mira Masyarakat Indonesia (IPMMI) Suta Widhya SH, di Jakarta. 

Suta menolak penghamburan uang sebanyak itu untuk hal yang tidak perlu. Ia meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengawasi agenda yang direncanakan akan menghadirkan Panglima TNI Jenderal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian itu.

“Lembaga anti rasuah ini ada wajib mencegah apel kebangsaan untuk menyambut Jokowi di Jateng yang menghamburkan uang negara. Jangan sampai rakyat protes KPK mandul bila untuk urusan Jokowi, " Lanjut Suta. 

Acara apel akbar rencana mengundang grup musik Slank yang tentu  memakan biaya miliaran. Dari uang negara 18 M diokasikan antara lain untuk membayar Slank. Suta menilai apel kebangsaan yang akan digelar di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Semarang, Minggu (17/3) itu merupakan skandal abuse of power yang dilakukan pejabat negara setingkat gubernur. 

Dirinya merasa  apel kebangsaan hanyalah kedok  untuk menguatkan rasa kebangsaan padahal  sebenarnya memenangkan calon presiden petahana Joko Widodo di Pilpres 2019.

“Andai apel  kebangsaan untuk Jokowi tetap berlangsung, niscaya skandal anggaran yang melibatkan pembiaran KPK, kepolisian, kejaksaan dan birokrasi akan dibongkar habis oleh rezim berikut yang memerintah pasca Jokowi. Sebab, kami duga acara itu hanya untuk memenangkan Jokowi bukan untuk menguatkan rasa kebangsaan. Domain Lemhannas dan Wantanas lebih pas untuk itu, " Kilah Suta lebih lanjut.

“Negara ini sedang aman, meski migrasi warga Cina massif berdatangan setiap hari, namun  TNI belum melihat sebagai ancaman. Sehingga apel kebangsaan cenderung ditujukan untuk memenangkan Jokowi. Buktinya  TNI tidak pernah bersinyalemen bahaya komunis Cina? " Heran Suta. 

Agenda Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggelar apel akbar kebangsaan banyak memanen protes banyak kalangan karena dana yang dikucurkan terlalu besar. Berbagai meme yang menggelitik viral dimana-mana. 

Pemerintah Propinsi Jateng konon mengganggarkan dana Rp 18 miliar untuk Apel Akbar Minggu (17/3) di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Semarang itu. Anggaran negara rencana dihabiskan buat apel kebangsaan. 

Suta menduga apel kebangsaan ini bertujuan memenangkan Capres atau  presiden Jokowi di Pilpres 2019 mendatang. Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo yang dari  PDIP berupaya memenangkan pemilu dengan fasilitas negara.

“Di era Orba kepala daerah menggunakan APBD untuk apel kebulatan tekad mendukung Soeharto. Tidak ada beda kali ini apel kebangsaan untuk menangkan Jokowi. Adakah ancaman nyata t musuh dari luar sehingga perlu apel? Percayalah ancaman luar pada TNI, " Tegas Suta. 

Suta menilai apel kebangsaan bukan bertujuan untuk menguatkan rasa kebangsaan, melainkan untuk memenangkan Joko Widodo-Maruf Amin di Pilpres 2019. 

“Saya menduga apel kebangsaan besok untuk Jokowi, sehingga terindikasi adanya skandal anggaran yang melibatkan pembiaran KPK, kepolisian, kejaksaan dan birokrasi. Hanya untuk memenangkan Jokowi, bukan untuk menguatkan rasa kebangsaan,” Jelas Suta lebih lanjut. 

Rencana banyak  tokoh dijadwalkan hadir dalam acara itu, seperti Panglima TNI Jenderal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, KH Maimun Zubair, dan ulama asal Pekalongan Habib Luthfi. 

"Presiden Jokowi selayaknya mengambil cuti selama masa kampanye pilpres yang masih tersisa satu bulan ini. Jika tidak, akan terjadi penyalahgunaan wewenang (abuse of power) secara masif oleh calon petahana itu."Tutup Suta. **
Share:

Polsek Teluk Naga Beri Pengamanan Ketat KepadaMaruf Amin Dalam Acara Penyematan Sorban


Duta Nusantara Merdeka | Tangerang
Pengamanan yang dilakukan Polsek Teluknaga Tangerang Kota dalam rangka kunjungan Calon Wakil Presiden Nomor Urut 01 KH Ma'ruf Amin yang menghadiri kegiatan penyematan sorban untuk 99 Tokoh Masyarakat  Tangerang Utara, berjalan dengan sukses dan lancar.


Kegiatan penyematan tersebut dilaksanakan di Balai Pertemuan Hengky Ds. Pangkalan, Kec. Teluknaga, Kab. Tangerang - Banten,  masa sekitar 1.500 orang. Senin (04/03/19), pukul 14.00 Wib.

Kapolsek Teluknaga Polres Metro Tangerang Kota AKP Dedi Herdiana.SH.,MH,  selaku pengendali dilapangan memberikan arahan agar dalam melaksanakan pengamanan tertutup maupun terbuka dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab dengan memperlancar route dan lokasi agar tertib dan aman. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Bastian : Pembawa Pesan Resahkan Warga, Penegak Hukum Jangan Diam


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta Utara
Baru-baru ini warga kampung Akuarium, Penjaringan Jakarta Utara didatangi Relawan 'Pembawa Pesan', warga menolaknya karena merasa kecewa dengan pemerintahan Jokowi. 'Pembawa Pesan' ternyata membawa atribut Jokowi dengan syarat warga menyerahkan identitasnya.

Kotak kardus itu bergambar wajah pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01, didalamnya diketahui berisi poster wajah Jokowi, stiker, kalender, alat tulis, dan buku tulis. Bahkan si 'Pembawa Pesan' memaksa bila warga tak mau menerima bingkisan serta tak mau serahkan foto copy Kartu Keluarga dan KTP.

Pemaksaan itu tentu saja mengganggu kenyamanan warga. Belum lagi bila warga diminta menyerahkan identitas diri yang bisa disalah gunakan. Kita ketahui bersama bahwa pendaftaran simcard ponsel menggunakan nomor Kartu Keluarga dan KTP. Dengan demikian bisa saja Kartu Keluarga dan KTP disalah gunakan. 

Warga yang menyerahkan kopian KTP dan Kartu Keluarganya bisa menjadi tersangka kasus UU ITE tanpa ia ketahui. Sebabnya karena Kartu ponsel terdaftar atas nama warga dan digunakan untuk menyebarkan fitnah atau hoaks. Itu baru salah satu contoh penyalahgunaan kopian KTP dan Kartu Keluarga.


Karena saya menghimbau kepada warga yang didatangi 'Pembawa Pesan' agar tidak menyerahkan KTP dan Kartu Keluarganya. Selain itu diharapkan kepada warga yang didatangi hendaknya merekam aksi 'Pembawa Pesan'. Saya berharap pihak penegak hukum untuk tidak diam saja, harusnya dibongkar sindikat 'Pembawa Pesan' yang meresahkan warga itu, ungkap Bastian P Simanjuntak.

Bawaslu dan penegak hukum harus tidak diam saja dengan kejadian ini. Mereka pasti diorganisir sehingga begitu berani memaksa warga bahkan meminta identitas pribadi warga yang berpotensi melanggar hukum. Jangan sampai masyarakat berasumsi pendiaman ini terjadi karena mereka membawa atribut capres yang sekarang berkuasa. Bagaimana menciptakan pemilu jurdil bila hal-hal yang menyangkut capres 01 didiamkan saja.

Sejauh ini relawan-relawan 'Pembawa Pesan' masih beroperasi di Jakarta. Bisa jadi mereka juga beroperasi di luar Jakarta. Karena kepada seluruh rakyat Indonesia hendaknya bisa melakukan tindakan yang sama dengan warga Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta. Bukan hanya menolak namun merekam aksi yang mengganggu kenyamanan warga. 

Kita sesalkan penegak hukum yang belum bertindak padahal video penolakan warga Akuarium viral. Pembiaran aksi relawan-relawan 'Pembawa Pesan' akan merusak wajah demokrasi kita, pemilu jurdil hanya Utopia belaka bila mereka tidak dihentikan. **
Share:

Rumbes Relawan PADI Lampung Kecam Bupati Lampung Tengah



Duta Nusantara Merdeka | Lampung
Bupati Lampung Tengah Loekman Joyohadikusumo telah  menciderai konstitusi dalam azas pemilu terkait penyampaian Bupati Lampung Tengah yang melakukan ajakan dan arahan untuk memilih salah satu paslon Presiden di Seputih Surabaya, Lampung Tengah. 

"Tak usah nengok kanan negok kiri ya, sekarang kita tugaskan presiden yang lama. Untuk melanjutkan pembangunan di republik ini. Setuju nngak. Maka kita harus pilih yang lama...!!!!" Seru Bupati Loekman.

Delvi Kristiani selaku ketua RUMBES PADI (Rumah Besar Relawan Prabowo Sandi) Lampung berang tidak bisa menerima himbauan Bupati Loekman. Sebagai pendukung pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden No urut 02 Delvi berencana terus memproses keberpihakan pejabat negara sekelas bupati tersebut. 


Wakil Ketua DPW  Lampung Nury Saidina Arsy yang biasa dipanggil Buya Nuri, yang juga sebagai Koordinator Nasional (Kornas) Laskar merah Putih dan Ketua Garda Nusantara mengatakan bahwa seluruh anggota Garda Nusantara, Laskar Merah Putih, dan 48 ormas yang telah bergabung dengan Rumbes Relawan PADI mengecam perbuatan Loekman sebagai bupati Lampung Tengah. 

Ia berharap Bawaslu memberi  sanksi tegas dengan dan meminta BAWASLU untuk menindak tidak menciderai Hak-hak rakyat. Dalam kebebasan menentukan Hak Pilih, rakyat tidak boleh   diintervensi oleh oknum-oknum kepala daerah Lampung Tengah.

Tentu ini akan menjadi rekomendasi dan antisipasi untuk Paslon No urut 02 seluruh tim dan relawan serta organisasi pendukung Prabowo Sandi (PADI) Bergerak untuk melawan diskriminasi dan Perlawanan terhadap perampas hak rakyat. **

Share:

Postingan Porno Terhadap Dua Orang Tokoh Bangsa Dan Ulama Dilaporkan Ke Mabes Polri


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Terduga Pembuat meme gambar porno atas nama akun Nia Dinata Wijaya, yang isinya bernuansa divide et empera bagi anak bangsa telah dilaporkan kemarin malam di kepolisian RI. 26 feb 2019

Hal praktek adu domba antara anak bangsa model buruk seperti ini, siapapun yg melakukannya mesti diberantas oleh polri selaku penegak hukum serta penjaga keamanan negara

Adapun gambar atau meme disertai kata - kata tak pantas yang dilaporkan ,nyata  mengandung ujar kebencian yang dapat menimbulkan kemarahan dari sebuah kelompok  termasuk beberapa golongan ( muslim maupun nasionalis ), atau simpatisan kedua tokoh yang dihinakan yaitu IB HRS seorang ulama besar di republik ini dan Capres Prabowo.

Meme yg dibuat berikut konten yang tidak beradab dan tidak manusiawi untuk digambarkan terhadap dua pigur  tokoh bangsa yang faktual (Nasional dan ulama) yang dipublikasikan serta diviralkan oleh diduga pelaku melalui jaringan sosial media.

Postingan tidak beradab yang berasal sebuah akun fb atas nama Nia Dinata Wijaya ini, terbukti menimbulkan korban sehingga berbuntut   laporan di Bareskrim Mabes Polri oleh AAB/ Aliansi Anak Bangsa melalui Arfid Saktyo Dwimart  Sekretaris AAB pada tanggal 26 Feb 2019 yang merasa ulama idolanya dan capres pilihannya dihinakan atau dinistakan, Pelapor dalam pelaporannya didampingi oleh Ketua AAB Damai Hari Lubis **
Share:

Busrial Aleks: Militansi Relawan Untuk Menangkan Prabowo-Sandi


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta Pusat

Menjelang Pemilihan umum serentak untuk memilih Presiden, Anggota DPR, DPRD, DPRD Propinsi dan DPD pada Rabu 17 April 2019 Relawan Prabowo - Sandi memasang Spanduk bahu-membahu  di berbagai tempat   di seluruh Jakarta. Salah satunya, di Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat. 

 Fenomena pemasangan spanduk Kelurahan Cempaka Baru, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat pada Minggu (24/2) sore terlihat dilakukan serentak  pemasangan 200  spanduk capres - Cawapres Prabowo Subianto - Sandiaga Solahudin Uno.


Inisiatif untuk  datang dari Busrial Aleks dan kawan-kawan. Menurut Aleks,  pemasangan dilakukan 2 terjun, sebanyak 100 unit spanduk Prabowo - Sandi yang dilakukan sore hari, dan 100 unit lagi dilakukan malam hari. 

"Hari ini merupakan tahap awal dari serangkaian spanduk yang akan dipasang di Kecamatan Kemayoran." Kata Aleks. Aleks sendiri adalah Relawan Barisan Komando Jakarta Pusat simpul M16 ( Melawai 16). 


Menurut Aleks Busrial selaku Ketua relawan, pemasangan ini baru tahap awal,  yang mana dimulai dari kemayoran dan akan berlangsung di berbagai kecamatan di Jakarta Pusat. 

"Kami dan Tim langsung pasang saat melihat tempat strategis, yaitu dengan skala  prioritas dimana daerah yang jarang terlihat spanduk Prabowo - Sandi dan banyak orang lalu-lalang. Harapan kami,  hal ini bisa membuat spirit bagi relawan lain untuk melakukan hal yang sama," tambah Aleks. 


Dirinya mengaku melakukan atas inisiatif rekan-rekan dengan  dananya pun dari Swadaya, yaitu dari kocek para relawan yang tergabung dalam Relawan Barisan Komando. Selain pemasangan spanduk, secara Militan para relawan setiap hari melakukan sosialisasi door to door demi terjadinya suksesi. **

Kontributor DNM : Hans Suta
Share:

Mahasiswa Sumatera Utara Dukung Jokowi Amin Di Pilpres 2019


Duta Nusantara Merdeka | Medan
Ribuan Mahasiswa Sumatera Utara resmi mendeklarasikan dukungannya kepada pasangan calon Presiden dan calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ir. H. Joko Widodo dan K.H Ma'ruf Amin di depan Istana Maimun. Jln Sultan Ma'moen Al Rasyid No.66, Medan, Sumatera Utara. sekitar Pukul 14:00 Wib.

Deklarasi tersebut di pimpin oleh Koordinator Umum Mahasiwa Se-Sumatera Utara Abdul Razak Nasution diikuti Ribuan Mahasiswa/i yang hadir dari berbagai kampus dan berbagai daerah yang ada di Sumatera Utara.

Dalam sambutannya, Razak menyampaikan Sebagai Negara besar Indonesia membutuhkan sosok pemimpin yang pengalaman, jujur, merakyat, kerja nyata, dan memiliki komitmen kuat membangun kesejahteraan rakyat. Itu karena pengalam merupakan syarat utama bagi sosok pimpinan di Negara besar Indonesia. semua ada di sosok Bapak Ir. H. Joko Widodo dilengkapi dan di sempurnakan oleh Wakilnya dari kalangan ulama yakni K. H. Ma'ruf Amin.

" Sebagai Agen Of Change ( Agen Perubahan ) Mahasiswa harus konsisten dalam menggagas dan menjadi pelaku perubahan. Hari ini Kita mendeklarasikan dukungan tak lain tak bukan tujuannya adalah istiqomah melanjutkan perubahan-perubahan di Indonesia khususnya sumatera Utara.

Hari ini Kita bersikap mendeklarasikan dukungan kepada bapak Joko Widodo karena yang Kita rasakan bersama banyak capaian prestasi-prestasi selama Kepemimpinan bapak Joko Widodo yang berhasil. Dimulai dari Desa sampai Kota. Di tingkat nasional maupun internasional. Di tingkat nasional dimulai dari desa.

Selama Indonesia Merdeka sampai sekarang cuma Bapak Presiden Jokowi yang telah membuat kebijakan dengan mengeluarkan Anggaran hingga Ratusan Triliun (257 T ) Rupiah kepada Kepala Desa Se-Indonesia untuk pembangun-pembanguan yang merata hingga kepolosok desa, sehingga rakyat di perdesaan dapat merasakan pembangunan tersebut. 

Pembangunan Infrastruktur dimana-mana baik itu Pelabuhan, Air Port dan Jalan Tol. Prestasi lain misalnya Blok Mahakam sudah100% dikelola oleh Pertamina Cevron 2018 di menangkan pertamina Desember 2018 Saham Free Port 51 % mayoritas Kita kuasai khususnya di Sumatera Utara pembangunan jalan tol , harga-harga sembako Murah.

" Kita Mahasiswa Se-Sumatera Utara dengan ini resmi mendeklarasikan dukungan Kepada paslon presiden 01 yaitu bapak Jokowi dan Kiai Haji Ma'ruf Amin untuk menjadi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2019-2024 pada Pemilihan Umum 17 april 2019 mendatang. Karna kita melihat melalui indikkator-indikator keberhasilan yang telah dicapai diatas “ jelas Razak.

Oleh karena itu tidak cukup Satu periode untuk menuntaskan program nawacita tersebut. Kita butuh satu periode lagi sehingga motto “ Membangun Indonesia, Menuju Negara Maju “. Tambah Razak.

Setelah melakukan Deklarasi massa mahasiswa  melakukan Long March menuju bundaran tugu SIB Medan dengan menggunakan kendaraan. Di Bundaran Tugu SIB yang meruoan salah satu ikon Kota Medan tersebut tokoh-tokoh mahasiswa dari berbagai daerah dan berbagai kampus-kampus di Sumatera Utara menyampaikan orasi ilmiah terkait keberhasilan kepemimpinan Bapak Ir. H. Joko Widodo. Dan mahasiswa lainnya terlihat memberikan majalah kepada masyarakat. **
Share:

Aktivis Muda Muhammadiyah Sumut Deklarasi Dukung Jokowi -Ma'ruf Amin


Duta Nusantara Merdeka | Medan
Puluhan Aktivis Muda Muhammadiyah Sumatera Utara yang tergabung dalam Relawan Rumah Indonesia Berkemajuan (RIB) Sumut Mendeklarasikan Diri untuk Mendukung Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo - Ma'ruf Amin dalam Pemilu 17 April 2019 Mendatang, deklarasi tersebut dilaksanakan di salah satu cafe yang berada di Jalan Gagak Hitam - ring road Medan.

Kordinator Relawan Rumah Indonesia Berkemajuan (RIB) Sumatera Utara, Ebiet Prayugo Radityo mencermati bahwa situasi dan kondisi bangsa Indonesia yang terjadi menjelang Pemilihan Umum 17 April 2019 mendatang, maka aktivis muda muhammadiyah memandang perlu mengambil sikap demi kesatuan dan persatuan bangsa, ujarnya.

RIB Sumut merasa prihatin dengan Maraknya hoax (berita bohong) yang terus bermunculan melalui media sosial jelang pilpres 2019 yang dapat memecah belah bangsa, ucap Ebiet yang juga merupakan Pjs Ketua PDPM Kota Medan tersebut.

Sementara itu Sekretaris RIB Sumatera Utara, Khairul Hadi, SH menambahkan bahwa saat ini Kinerja Pemerintah selama empat tahun terakhir telah menjadi bukti nyata, bahwa Pemerintah telah menjalankan amanat undang-undang untuk memajukan kehidupan bangsa, khususnya dalam pembangunan infrastruktur dan lainnya, ucap hadi kepada dutanusantaramerdeka.com. 

Khairul Hadi mengungkapkan bahwa dukungan yang diberikan kepada pasangan Jokowi-Ma'ruf telah melakukan kajian-kajian, diskusi panjang dan mendalam, jadi untuk itu kami sangat yakin pasangan jokowi-ma'ruf amin dapat terpilih pada periode kedua ini, ungkap mantan Ketua Umum PW IPM Sumut Tersebut.

Berikut Susunan Relawan Indonesia Berkemajuan Sumatera Utara.

Kordinator : Ebiet Prayugo Radityo
Sekretaris : Khairul Hadi, SH
Bendahara : Sri Indah Rosmiyati
Share:

Polda Lampung Siap Laksanakan Pengamanan Pilpres dan Pileg 2019


Duta Nusantara Merdeka | Lampung
Polri memiliki tugas yang sangat strategis di tahun 2019 ini yaitu melaksanakan tugas negara dalam pengamanan proses demokrasi sebagaimana diatur oleh konstitusi untuk melakukan pemilihan Presiden dan pemilihan Legislatif. Pelaksanaan tugas ini tentu bukan hal yang mudah karena proses demokrasi membutuhkan kedewasaan semua pihak, termasuk seluruh warga masyarakat. Dalam konteks pilpres dan pileg, Polri telah menegaskan sikap secara profesional yaitu netral sehingga tidak memihak pihak manapun.

Untuk mengetahui lebih jauh tentang kesiapan Polri dalam pengamanan Pileg dan Pilpres ini, media menemui Komisioner Kompolnas Dede Farhan Aulawi yang baru saja melaksanakan supervisi kesiapan Polri, dalam hal ini Polda Lampung dalam pengamanan Pileg dan Pilpres di seluruh wilayah hukum Polda Lampung. Dalam kunjungan kerja tersebut, Dede sangat mengapresiasi kesiapan Polda Lampung dalam melaksanakan tugas konstitusi dalam penyelenggaraan Pileg dan Pilpres 2019. 


Setelah bertemu Kapolda Lampung Irjend.Pol. Purwadi, Wakapolda Lampung Brigend.Pol. Tedi Minahasa, dan Karo Ops Kombes.Pol. Yosi, Dede menyampaikan bahwa pada dasarnya pengawasan Kompolnas terhadap kinerja Polri dalam hal pengamanan Pileg dan Pilpres ini terbagi ke dalam 3 tahap, yaitu Kesiapan Pelaksanaan Pengamanan sebelum hari H, Pengamanan Pada saat hari H, dan penyelesaian masalah – masalah dugaan pelanggaran pemilu setelah hari H. 

Pengawasan sebelum hari H menyangkut kesiapan rencana operasi pengamanan, pengalokasian anggaran yang tersedia, strategi dan metode distribusi personil pengamanan, serta kesiapan sarpras atau logistik yang diperlukan dalam pengamanan. Termasuk didalamnya menyangkut pemetaan daerah – daerah rawan yang dinilai berpotensi terjadinya kerawanan, serta langkah – langkah untuk mengantisipasinya, dan program – program untuk menciptakan suasana yang kondusif, yang disebut dengan Cooling System.

Penilaian saat hari H, adalah situasi dan kondisi keamanan kewilayahan yang terjadi pada saat hari pencoblosan dan perhitungan suara. Situasi wilayah yang aman, tertib dan kondusif tentu menjadi harapan semua pihak, oleh karena itu Kepolisian harus melaksanakan program – program yang terencana dengan baik agar situasi kewilayahan tetap damai seperti yang diharapkan bersama.

Adapun penilaian setelah hari H, menyangkut pemantauan sejauhmana laporan – laporan yang masuk terkait dengan dugaan pelanggaran pemilu ini bisa diselesaikan dengan baik. Tentu Polri akan kerjasama dengan seluruh pihak yang terkait dengan penegak hukum lainnya. Prinsipnya Polri selalu siap untuk bekerja, berkoordinasi dan memberikan yang terbaik buat nusa dan bangsa. Ujar Dede.

Sejauh pemantauan Dede selama kunjungan ke Polda Lampung, Polresta Bandar Lampung dan Polres Lampung Selatan menunjukkan bahwa Kapolda dan seluruh jajaran pejabat utama di Polda Lampung, Kapolres dan seluruh jajaran pejabat utama di polres telah siap melaksanakan tugas pengamana Pileg dan Pilpres ini. Untuk itu, Kompolnas mengapresiasi dan memberi penghargaan yang setinggi – tingginya terhadap Kapolda Lampung dan seluruh jajarannya yang telah bersungguh – sungguh melaksanakan kesiapan dalam tugas pengamanan ini. Termasuk apresiasi juga disampaikan kepada Karo Ops Polda Lampung dan jajaran yang terus mendampingi selama melaksanakan kunjungan kerja di Polda Lampung. Pungkas Dede mengakhiri perbincangan. **
Share:

Erick Thohir Waspada Hoax Jelang Pilpres 2019



Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Ketua Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja Erick Thohir mengajak masyarakat untuk lebih mewaspadai isu dan fitnah yang akan disebarkan ke masyarakat menjelang Pemilu 2019. Setidaknya terdapat 10 topik yang kebanyakan berisi fitnah dan berita bohong yang akan masif beredar. Di antaranya adalah isu komunisme, kriminalisasi ulama, utang luar negeri, tenaga kerja asing, dan pengangguran.

Demikian disampaikan Erick dalam konferensi pers Gerakan Menangkal Fitnah yang diselenggarakan di Jakarta, hari kamis, 31 Januari 2019. Ketua TKN tersebut didampingi oleh Direktur Program Aria Bima, Direktur Komunikasi Publik Usman Kansong, dan artis senior Christine Hakim. Melengkapi paparan Erick adalah Tina Talisa dan Dini Purwono.

“Sepanjang tahun 2018, pasangan calon presiden Joko Widodo diterpa berbagai fitnah, berita bohong, pernyataan kebencian, dan sejenisnya. Publik juga dibanjiri dengan informasi-informasi palsu yang menyesatkan dan merusak akal sehat,” kata Erick Thohir. Ia menambahkan, berdasarkan informasi dan data yang diterima oleh Tim Kampanye Nasional, hoax dan informasi palsu ini sudah masuk pada taraf membahayakan.


Tina Talisa dan Dini Purwono memaparkan, banyak wilayah Indonesia sudah terpapar berita fitnah yang masif, sedangkan sebagian lagi sangat rentan terhadap beredarnya berita dan informasi palsu. “Cara-cara diseminasi hoax, menyerupai cara yang dilakukan Donald Trump di Amerika. Sangat manipulatif, itulah yang namanya ‘Firehose of Falsehood” atau semburan kebohongan yang berulang-ulang. Karena kenyataannya hoax yang kami temukan senantiasa perulangan hoax yang pernah dilakukan sebelumnya dengan kemasan baru. Jadi kami sudah membaca pola-polanya, sehingga kami mengingatkan kepada masyarakat akan hoax yang akan kembali muncul di sekitar kita," imbuh Dini Purwono.

Secara umum, seluruh provinsi di Sumatera kecuali Lampung dan Bangka Belitung.Di Pulau Jawa, berita fitnah dan berita bohong juga sudah melanda seluruh provinsi. “Yang relatif masih belum terpapar atau rentan terpapar justru Maluku dan Papua,” kata Tina Talisa.

Oleh karena itu Erick Thohir juga mengajak para kepala daerah, pimpinan TNI dan Polri di wilayah-wilayah yang rentan terhadap berita-berita fitnah dan berita bohong/palsu untuk lebih mewaspadai gerakan-gerakan semacam ini.

“Kami menengarai ada skenario yang direncanakan dan disusun secara sistematis yang membuat situasi menjadi panas,” kata Erick. Ia menegaskan akan melakukan pembaruan mingguan terkait maraknya berita fitnah tersebut dan menyampaikannya kepada masyarakat luas, sehingga menjadi lebih waspada.

Gerakan menangkal fitnah ini akan terus digelorakan setiap pekan untuk mengingatkan publik soal bahaya dan ancaman fitnah. “Kami akan melaporkan bagaimana perkembangan dan isu terbaru terkait maraknya hoax ini di berbagai daerah, termasuk temuan-temuan di berbagai daerah dan analisis-analisis terbarunya,” kata Erick.

                                                            Reporter : Arianto
Share:

JAMIN Kecamatan Medan Helvetia Bantu Pembangunan Mushola Afnawi Nuh Tanjung Gusta


Duta Nusantara Merdeka | Medan
Ketua Relawan Kemenangan Jamin (Jokowi-Ma'ruf Amin) Kecamatan Medan Helvetia Bapak Idris.S.Sos yang di dampingi oleh Sekjend Jamin Kecamatan Medan Helvetia Bapak Hayadi Amila,memberikan bantuan berupa semen 100 sak,untuk menambah dan meneruskan pembangunan Mushola AFNAWAI NUH yang terletak di tanah garapan desa Tanjung Gusta kecamatan Medan Helvetia.


Bantuan langsung di terima oleh Seketaris BKM Mushola AFNAWI NUH yaitu Bapak Irwansyah Putra dan di dampingi oleh pengurus serta beberapa perwakilan warga.


Kami atas nama warga dan pengurus Mushola AFNAWI NUH,mengucapkan terima kasih,kepada Relawan Kemenangan Jamin (Jokowi - Ma'ruf Amin) kecamatan Medan Helvetia yang telah membantu Kami berupa semen sebanyak 100 sak untuk meneruskan pembangunan Mushola AFNAWI NUH yang berada di desa Kami.ujar Irwansyah Putra. **
Share:

Categories

IKLAN MURAH

SUSU KURMA AULIA

SUSU KURMA AULIA
Pesan Silahkan Klik Gambar

BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno ~ Karakter Bangsa

KILAS BALIK BUNG KARNO KARAKTER  BANGSA Soekarno ketika pidato kata sambutan setelah menerima ijazah gelar Insinyur dari I...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI

loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Follow by Email

Label

#2019GantiPresiden Accounting Aceh Adat Istiadat Advokat Agama Agraria AIDS Aksi Album Anak Artikel Asahan Asian Games Asuransi Asusila Award Bakti Sosial Bandara Banjir BANK Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar Begal Bekraf Belanja Bencana Bencana Alam Berita Bhayangkara Bhayangkari Bisnis BNI BNN BPJS Buka lapak Bukit Asam Buku Bung Karno Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market Cerpen Citilink conference Covid-19 Covid19 Cuaca Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Deklarasi Deli Serdang Desa Dialog Digital Dirgahayu HUT RI Diskusi Duka Cita E-Money Ekonom Ekonomi Electronics Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech Forum Furniture G30S/PKI Games Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Go Pay Go-Jek Gojek Gotong Royong Grab Gym ham Harbolnas Hewan Hiburan HIV Hoax Hotel Hp Hukum Humbahas HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek Industri Informasi Infrastruktur Internasional Internet Investor IPM Jakarta Jawa Tengah Jawa Timur Jokowi Jurnalis Kaliber Kampanye Kamtibmas Karaoke Karhutla KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kekerasan Keluarga Kemanusiaan Kemendikbud Kemenhub KEMENPAN-RB Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Kilas Balik Bung Karno kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Koperasi Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal Kuliner Kutai Kartanegara Lakalantas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku Legislatif LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik lomba lari LPS Mahasiswa Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Mall Market Outlook Masjid Masker Mata Uang millenial Minuman Keras Minuman sehat Miras Mobil MOI Motivasi MPR Mudik Muhammadiyah Muharram Munas Musik Narkoba Narkotika Nasional Natal New Normal NKRI NU Office Olah Raga Olahraga Opini Organisasi Otomotif P Pagelaran Pahlawan Pameran Parawisata Pariwisata Partai Politik Pasar Pasar modal Patroli PC pe Pegadaian Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Peluncuran Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencurian Pendataan Pendidikan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengajian Pengamanan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Perpajakan Pers Pertamina Pertanian PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pinjam meminjam uang Polantas Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Pornografi Pra Kerja Pramuka Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik promo Property Prostitusi Public Expose Publik expose Puisi Pusat Perbelanjaan PWI Ragam Ramadhan Reksadana Relawan Jokowi Remisi Renungan resa Restoran Reward Robot Rumah Rumah sakit Rups RUU Saber Pungli Sahabat Anak Salon Samosir Sanitasi air.Lingkungan hidup Satlantas Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Senjata Sepak Bola Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Silaturahim Silaturrahim Smartphone Soekarno Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Suku bunga Sumatera Barat Sumatera Utara Sumut Superstore Suplemen Surat Terbuka Survei Survey susu Syariah Syawal Talkshow Tawuran Teknologi Terorisme Tiket Tips TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM umkm Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa UU Cipta Kerja UUD 1945 Valentine Day Virus Corona Walikota Wanita Wartawan Wirausaha Workshop

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA

PRO KONTRA RUU HIP

~> RUU HIP saat ini sedang Hangat Dipersoalkan, Karena Banyak Pihak yang telah Menolaknya, Baik dari Kalangan Ormas Hingga Partai Politik, Sehingga Terjadi Pro Dan Kontra.

<~ Memang Sebaiknya Persoalan Pancasila Tidak Usah Diganggu Gugat, Karna itu merupakan Landasan Dasar Dalam Berdirinya Negara Indonesia, Sudah Final Masalah Pancasila.

Link Terkait

close
Banner iklan disini