Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id

Bro Rivai Didaulat Jadi Penasehat FWO Indonesia


Aktivitas jurnalisme di era digital semakin sulit dibendung dan kebebasan menyampaikan pendapat terasa tidak ada batasnya. Namun dibutuhkan kesadaran bagi semua pihak untuk dapat menyampaikan berita-berita yang sebenarnya, akurat dan terpercaya dengan mengedepankan jusnalisme damai.

Seiring dengan perkembangan teknologi informasi yang real time juga sekaligus meningkatkan kinerja jurnalistik yang lebih produktif dan berkualitas. Kini dinamika tersebut telah mendorong pesatnya industri konten digital di Indonesia. 

Dengan terbukanya keran kebebasan informasi yang semakin lebar, nampaknya sebagian pengelola dan wartawan media online seringkali melahirkan konten-konten yang jauh dari nilai kejujuran dan dan kerap tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Atas dasar pemikiran itu, dibentuklah Forum Wartawan Online Indonesia (FWO) untuk menopang ketahanan media nasional.

Untuk memperkuat Forum ini, salah satu pemikir ketahanan nasional dari Sekolah Kajian Stratejik dan Global UI, Dr. Abdul Rivai Ras, (Bro Rivai) didaulat menjadi salah satu penasehat bidang Ketahanan Media Digital untuk mengawal perjalanan FWO ke depan.

FWO dibentuk oleh sekumpulan wartawan online dan pemerhati media digital yang peduli terhadap konten yang akurat, berimbang, tidak berniat buruk dan dapat dipertanggungjawabkan serta sesuai dengan UU Pers, Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Media Siber.

FWO dideklarasikan pada Selasa, 30 Oktober 2018, bertempat di Gedung Joeang, Jl. Menteng Raya No. 31, Jakarta Pusat, dengan disambut oleh Dra. Marnala Emi Manurung sebagai Ketuan serta dihadiri oleh Dihadiri oleh Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto.

Tema deklarasi kali ini mengusung pentingnya “FWO Bersatu Untuk Indonesia”. Anggota FWO tersebar di sejumlah wilayah provinsi di Indonesia. Setelah deklarasi, FWO yang berpusat di Jakarta akan membentuk pengurus FWO Daerah dan Cabang di seluruh nusantara. **(Red-136)
Share:

Lapas Paledang Bogor Peringati Hari Sumpah Pemuda Tahun 2018


Meski raga tiada bebas merdeka, namun tidak berarti penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Paledang, Bogor, berhenti untuk menyuarakan hak kemerdekaan dalam mengakui bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia, berbangsa yang satu, bangsa Indonesia. Dan berbahasa persatuan yang satu, bahasa Indonesia.

Pernyataannya di atas dibuktikan pada Sabtu (27/10) dalam sebuah peringatan Hari Sumpah Pemuda yang dihadiri oleh para anggota Ikatan Polisi Mitra Masyarakat Indonesia (IPMMI), LBH Kepatihan, Advokat Bangsa Indonesia (ABI), Bang Japar, Bina Bangun Bangsa, Ikatan Advokat Muslim Indonesia (IKAMI), Tim Khusus Anti Begal (TEKAB).

Tentu saja acara dimeriahkan oleh lebih seratusan  penghuni Lapas Paledang. Kepala Lapas Paledang Teguh menyatakan harapan agar di Lapas menjadi modal untuk menempa diri yang lebih baik di masa depan dengan ilmu agama dan keterampilan yang diberikan selama di Lapas Paledang, Bogor. Peringatan sengaja dimajukan lebih cepat 1 hari mengingat Minggu lazimnya tidak ada kegiatan keramaian.

Menurut Ketua Presidium Suta Widhya SH, IPMMI selama ini memberikan perhatian yang intens terhadap lembaga pemasyarakatan.

"Sebagai pemerhati Lapas, kami menghimbau pemerintah untuk memberikan berbagai perbaikan di lapas-lapas yang. Bukan perbaikan pengamanan agar mereka tidak kabur, tapi juga perbaikan dari segi mutu makanan yang diberikan," Kata Suta.

"Efek jera memang menjadi tujuan kita bersama bagi penghuni Lapas. Itu sebabnya kegiatan keagamaan yang bertujuan untuk merubah mindset penghuni Lapas diharapkan bukan sebagai doktrinasi, tetapi lebih sebagai komunikasi dialogis. Apa yang dilakukan IPMMI selama merupakan tipikal pendekatan komunikasi dialogis." Lanjut Suta.

Menurutnya, setiap Relawan IPMMI datang ke Lapas, minimalis menanyakan "PR hapalan" dari pertemuan sebelumnya. Beberapa penghuni Lapas ditantang untuk maju ke depan mengucapkan doa-doa dari Al Matsurat yang sebelumnya dibagikan bukunya oleh relawan IPMMI. **(Red-135)

Kontributor DNM : Hans Suta
Share:

Tim Dompet Dhuafa Terjun Bantu Evakuasi Lion Air JT-610

Tim aktivis kemanusiaan Dompet Dhuafa Bergegas untuk siap membantu ratusan korban dari jatuhnya pesawat Lion Air JT 610, yang hilang kontak dari pagi ini (Senin, 29/10).

Basarnas memastikan pesawat Lion Air JT 610 jatuh. Sebelumnya, pesawat rute Jakarta-Pangkal Pinang itu sempat hilang kontak. "Sudah A1 (jatuh),di daerah Karawang" kata Yusuf Latif sebagai Humas Basarnas” ujar, drg. Imam Rulyawan, MARS., sebagai Direktur Utama Dompet Dhuafa Filantropi.

Baca Juga : Pesawat Lion Air JT-610 Jakarta - Pulau Pinang Terjatuh

Lion Air itu berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta pukul 06.20 WIB tujuan Pangkal Pinang. Kemudian mengalami lost contact pukul 06.33 WIB.


Hingga siang ini, beberapa potongan maupun serpihan dari jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 sudah ditemukan, baik dompet milik korban hingga puing-puing pesawat. Tim aktivis kemanusiaan Dompet Dhuafa pagi menjelang siang ini juga langsung bertolak menuju Karawang untuk bergabung dengan tim Basarnas Jawa Barat. 

Tim Dompet Dhuafa yang diterjunkan berjumlah 10 orang terdiri atas tim medis, rescue dan layanan pemulasaran jenazah (barzah). Tim akan sigap untuk membantu evakuasi para korban dan memberikan layanan medis darurat dilokasi.

Tidak hanya itu Dompet Dhuafa juga menerjunkan tim spesialis penyelaman untuk ikut dalam evakuasi di bawah laut. Setibanya di Karawang tim akan berkoordinasi dengan pos utama Basarnas!


Pesawat itu berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 06.20 WIB dan seharusnya mendarat di Bandar Udara Depati Amir di Pangkal Pinang pukul 07.20 WIB. KNKT mengatakan, pesawat Boeing 737 MAX 8 yang baru bergabung dengan Lion Air pada 2018 mengangkut 189 penumpang.

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono mengatakan pesawat membawa 189 orang. "178 dewasa, 1 anak-anak, 2 bayi, 2 pilot, dan 6 awak kabin," kata Soerjanto dalam keterangan pers Basarnas dan KNKT, Jakarta, Senin (29/10). **(Red-133)

Kontributor DNM : Arianto

TENTANG DOMPET DHUAFA

Dompet Dhuafa adalah lembaga nirlaba milik masyarakat indonesia yang berkhidmat mengangkat harkat sosial kemanusiaan kaum dhuafa dengan dana ZISWAF (Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf), serta dana lainnya yang halal dan legal, dari perorangan, kelompok, perusahaan/ lembaga). Selama 25 tahun lebih, Dompet Dhuafa telah memberikan kontribusi layanan bagi perkembangan ummat dalam bidang sosial, kesehatan, ekonomi, dan kebencanaan serta CSR.

Untuk Informasi press release, dapat menghubungi :
Public Relation Dompet Dhuafa Philanthropy Building
Jl. Warung Jati Barat No.14
Jakarta Selatan 12540, IndonesiaTentang Dompet Dhuafa. **(Red-134)

Share:

Tahun 2019 MOI Targetkan 1000 Pendirian Badan Hukum Untuk Media Online


Ketua Umum Media Online Indonesia Rudi Sembiring Meliala didampingi Sekretaris Jenderal MOI Eddy Prabowo menjelaskan saat ini DPP Media Online Indonesia menargetkan 1000 pendirian badan hukum perusahaan pers sampai ke akhir tahun 2019.

Target ini ditempuh dengan melakukan beberapa terobosan yaitu mempermudah proses pendirian setiap Perusahaan Pers, dan meringankan biayanya. Sehingga kini tidak ada lagi alasan utk media online di Indonesia tidak berbadan hukum perusahaan pers.

Bahkan jika ada pengusaha media online yang tidak mampu membiayai pembuatan perusahaan persnya, kami di DPP MOI akan memberikan pinjaman atas sebahagian dari biaya itu demi berkembang dan semakin majunya media online di Indonesia.

Ini adalah program yang mendesak dan harus dilakukan tuturnya. Karena rawan dan beresiko tinggi bagi media online di Indonesia melakukan pemberitaan jika tidak memiliki badan hukum perusahaan pers. Kasus kriminalisasi pers dengan menggunakan UU ITE marak dilakukan saat ini kepada jurnalis dan media massa online.

Ini juga adalah bagian dari Program MOI untuk menjaga Media Online dari tindakan kriminalisai jurnalisme yang kerap terjadi. Tetapi jika telah berbadan hukum perusahaan pers, maka media online tersebut tidak boleh dikenakan UU ITE dalam kasus pencemaran nama baik.

Selanjutnya DPP MOI akan mendaftarkan ke Dewan Pers semua media online yang telah berbadan hukum perusahaan pers.

Jika ada media online yang menginginkan program pembuatan badan hukum perusahaan pers ini silahkan menghubungi setiap pengurus DPC atau DPW, atau DPP, atau dapat mengunjungi website www.moi.or.id **(Red-132)

Share:

Pesawat Lion Air JT-610 Jakarta - Pulau Pinang Terjatuh


Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 610 rute Jakarta menuju Pangkal Pinang, Provinsi Bangka Belitung, hilang kontak, Senin (29/10).

Pesawat Lion Air melakukan take off dari Bandara Soekarno Hatta pada pukul 06.20. Wib, dan mengalami lost contack pada pukul 06.33 Wib selanjutnya saat wartawan mengkonfirmasi kepada pihak Lion Air, Management Lion Air menyampaikan akan melakukan pengecekan dan melaporkan perkembangannya.


Kantor SAR (Kansar) Jakarta melaporkan, melihat sebuah pesawat jatuh di sekitar wilayah Tanjung Karawang, Jawa Barat. Berdasarkan keterangan yang diterima, tug boat AS Jaya II rute Kalimantan Selatan-Marunda melihat sebuah pesawat Lion Air jatuh, dan Pesawat tersebut diduga kuat bernomor penerbangan JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang.Pesawat Lion Air jatuh dan ditemukan dan berada di kordinat 05º 49.727 S – 107º 07.460 E (HEADING 40º TIMUR LAUT). 

Ditpol Air Polda Metro Jaya yang dipimpin oleh Kompol Dedy sedang berkordinasi dengan Basarnas dan mengumpulkan serpihan-serpihan pesawat Lion Air JT -610 di lokasi kejadian.


Berikut Nama-Nama Penumpang dan Kru Pesawat Lion Air JT-610.

1. Rang Adiprana
2. Vivian Afifa
3. Indra Bayu Aji
4. Firmansyah Akbar
5. Wahyu Alldila
6. Resky Amalia
7. Restia Amelia
8. Muhammad Andrian
9. P. Anggrimulja
10.  Dede Angraini
11. Liu Anto
12. Vicky Ardian
13. Arfiyandi
14.  Reni Ariyanti
15. Riyan Aryandi
16. Chairul Aswan
17. Paul Ayorbaba
18. Fauzan Azima
19. Naqiya Azmi
20. Berly Boen
21. Adoni Bongkal
22. Matth Bongkal
23. Hari Budianto
24. Ar. Budiastuti
25.  Ken Cannavaro
26.  Liu Chandra
27.  Fe Christanto
28.  Ariska Cici
29.  Dadang
30.  Nursi Damanik
31.  Dia Damayanti
32.  Dary Daryanto
33.  Janu Daryoko
34 . Prato Dewanto
35.  Inayah Dewi
36. Jannatun Dewi
37.  Sui Di
38.  Dolar
39.  Dony
40.  Dwinanto
41.  Abdul Efendi
42.  Capt. Efendi
43. Jan Efriyanto
44. Sri Endang
45.  Eryanto
46.  Xhe Fachridzi
47.  Mohammad Fadillah
48.  Der Febrianto
49.  Filzaladi
50.  Fiona Ayu Zen

51. Trie Gautama
52. Achmad Hadi
53. Tri Hafidzi
54.  Fifi Hajanto
55.  Ibnu Hantoro
56.  Hardy
57. Fais Harharah 
58. Darw Harianto
59. Har Harwinoko
60. Chandra Hasan
61 Has Hasnawati
62. Hedy
63. Hendra
64. Herju Herjuno
65. Dewi Herlina
66. Henny Heuw
67. Ambo Malis HM
68. A Innajatullah 
69. Dicky Jatnika 
70. Ervin Jayanti 
71. Muhammad Jufri 
72. Tami Julian  
73. Juma Jumalih 
74. HK Junaidi
75. Dodi Junaidi  
76. Vera Junita 
77. Karmin Karmin  
78. Y Kartikawati 
79. Kasan
80. Tesa Kausar
81. Abdul Khaer
82. Sui Khiun
83. Khotijah 
84. Chandra Kirana 
85. Ariauw Komardy 
86. Igan Kurnia
87. Mariya Kusum
88. Liany 
89. Linda 
90. Luhba Toruan 
91. Mahheru 
92. Andr Mangredi 
93. Martono 
94. Sekar Maulana 
95. Mito 
96. Moejiono 
97. Monni 
98. Msyafii
99. Akma Mugnish 
100. Murdiman 

101. Murita
102. .Muhammad Nasir 
103. Njat Ngo 
104. Nie Nie 
105. Zulva Ningrum
106. NoeGrohantoro 
107. Noorviantoro 
108. Agil Nugroho 
109. Hesti Nuraini 
110. Joyo Nuroso 
111. Nurramdhani 
112. Onggomardoyo 
113. Yoga Perdana  
114. Chris Prabowo 
115. Riwan Pranata
116.  Rio Pratam
117. Junior Priadi
118. Ruslian Purba
119. Puspita Putri
120. Fatikah Putty
121. N Rabagus
122. Shan Ramadhan
123. Ruma Ramadhan
124. Muchta Rasyid
125. Ema Ratnapuri
126. Rebiyanti
127. Nur Rezkianti
128. Rijalmahdi
129. Muhammad Riyadi
130. Imam Riyanto
131. Akhim Rokhmana 
132. Romhan Sagala
133. Sah Sahabudin
134. Martua Sahata
135. Ubaidi Salabi
136. Nikky Santoso
137. Yunit Sapitri
138. Mawar Sariati
139. Ase Saripudin
140. Hi Saroinsong
141. Sas Sastiarta
142. Rudolf Sayers
143. Nata Setiawan
144. Cosa R Shabab
145. Shella
146. Sian
147. Man Sihombing
148. Yul Silvianti
149. Nu Sitharesmi
150. Nia Soegiyono

151. Rizal S. Putra
152. Mack Stanil
153. Eka M Suganda 
154. Rank Sukandar
155. Idha Susanti
156. Rober Susanto
157. Wahyu Susilo
158. Eko  Sutanto
159. Eling Sutikno
160. Sya Syahrudin
161. Hendra Tanjaya
162. Tan Mr Toni
163. Trianingsih 
164. Maria Ulfah 
165. Bambang Usman
166. Verian Utama
167. Miche Vergina
168. Wanto 
169. Wendy
170. Radik Widjaya
171. Krisma Wijaya
172. Daniel Wijaya
173. Andr Wiranofa
174. Witaseriani
175. Wulurastuti
176. Nicko Yogha
177. Reo Yumitro
178. Yuniarsi
179. Yunita
180. Bayi 1
181.  Bayi 2


Dan 7 Orang Lain yakni Pilot beserta Kru Awak Kabin lainnya berdasarkan info data dari Kemenhub :

1. Bhavve Suneja (Pilot)
2. Harvino (Co-pilot)
3. Shintia Melina (Supervisi pramugari)
4. Citra Novita Anggelia Putri (Pramugari)
5. Alfiani Hidayatul Solikah (Pramugari)
6. Fita Damayanti Simarmata (Pramugari)
7. Mery Yulyanda (Pramugari)

Saat ini Basarnas terus melakukan pencarian korban, Kepala Basarnas M Syaugi mengatakan bahwa Pesawat Lion Air JT 610 jatuh di Tanjung Karawang pada kedalaman 30-35 meter dari permukaan laut. Tim Basarnas masih melakukan pencarian terhadap badan pesawat dan korban di sekitar lokasi.  **(EPR/Red-131)
Share:

Pengamanan dan Patroli Setiap Gereja Di Wilkum Polsek Pollung Kabupaten Humbahas 

Kapolsek Pollung Iptu Nover Gultom memberi Pengarahan Di Gereja St. Petrus Lumban Siantar

Duta Nusantara Merdeka | Pollung Humbahas - Sumut
Personil Polsek Pollung Kabupaten Humbahas yang merupakan jajaran Polres Humbahas, terlihat anggota telah melaksanakan kegiatan rutin yaitu pengamanan dan patroli gereja-gereja di wilayah Kecamatan Pollung, khususnya di gereja Katolik St. Petrus Desa Lumban Siantar Kecamatan Pollung,  Minggu (28/10/18).

Kapolsek Pollung  IPTU Nover Gultom, S.Sos, AIPTU Munthe, terlihat sedang melakukan pengamanan gereja yang ada di wilkum Polsek Pollung, dengan tujuan melakukan pengamanan gereja yaitu memberikan rasa aman dan nyaman bagi jemaah gereja serta pelayanan kepada warga masyarakat yang sedang beribadah khususnya umat kristiani.

Dalam arahannya IPTU Nover Gultom,  S.Sos menyampaikan, bahwa sebentar lagi,  seluruh masyarakat  akan menghadapi  pemilihan umum thn 2019 mendatang, baik itu pemilihan DPRD dan juga Pilpres,  untuk itu kami berharap agar para pemuda-pemudi hendaknya lebih berhati-hati dalam ber-Medsos.

Seperti pepatah mengatakan "Mulutmu adalah Harimaumu,  tapi untuk sekarang ini apalagi di Medsos,"Jari-jarimu adalah Harimaumu sendiri,  hendaknya para kaum pemuda jangan mau cepat terpancing dengan berita Hoax,  jangan mau membalas pemberitaan yang ada dimedsos terlebih lebih menshare gambar presiden dan membuat komenan yang tidak jelas buktinya.

Ditambahkan Kapolsek, kita sendiri sudah banyak membaca dan bahkan menonton peristiwa peristiwa yang membuat resah seluruh  masyarakat,  untuk itu kami mintakan kepada seluruh masyarakat desa Pollung untuk lebih berhati-hati lagi dalam melakukan tindakan-tindakan yang melanggar hukum, jangan kita cepat mau terpancing oleh isu-isu yang tidak jelas,

Marilah kita bekerjasama menciptakan desa kita ini aman dan kondusif dari segala isu yang tidak jelas.  Kami menghimbau dengan tegas, marilah kita bekerjasama,  tanpa adanya kerjasama diantara masyarakat dengan pihak kepolisian,  maka kami tidak bisa berbuat dengan sebaik-baiknya, segera laporkan kepada kami jika ada pihak-pihak lain yang mencurigakan ataupun membuat keributan, kami siap 1x24 jam siap melayani masyarakat,  ungkapnya.

Dalam akhir acara,  seluruh jemaat sangat mengaspresiasikan kedatangan kedua personil Polsek Pollung dalam tujuan pengamanan dan patroli kegereja gereja yang ada diwilayah kerja mereka, demi menciptakan dan  memberikan rasa aman dan nyaman bagi jemaah gereja serta pelayanan kepada warga masyarakat yang sedang melaksanakan ibadah.  **(Red-130)

Kontributor DNM : B. Nababan 

Share:

Polsek Kebon Jeruk Beri Pendampingan Terhadap Pocil (Polisi Cilik)


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta Barat
Polsek Kebon Jeruk Polres Metro Jakarta Barat melalui Kanit Binmas Iptu Suparman bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Kelapa Dua Aiptu Sujarwanto mendampingi Polisi Cilik (Pocil) Polsek Kebon Jeruk ke Polda Metro Jaya, pada hari Sabtu (27/10/2018).

Kapolsek Kebon Jeruk Kompol M Marbun.SH.,MM,  melalui Kanit Binmas Polsek Kebon Jeruk Iptu Suparman mengatakan, pendampingan terhadap Pocil (Polsi Cilik) Polsek Kebon Jeruk ini dalam rangka pembukaan perlombaan PBB tingkat SLTA/SMK sederajat yang di laksanakan oleh  Polda Metro jaya.



"Pocil (Polisi Cilik) Polsek Kebon Jeruk Polres Metro Jakarta Barat menampilkan gerakan PBB dan variasi senjata di hadapan Kapolda Metro Jaya," Ujar Iptu Suparman.

Dalam kegiatan itu, katanya, Pocil (Polisi Cilik) Polsek Kebon Jeruk dari SDN 01 Kelapa Dua mendapat kehormatan dalam mengisi pembukaan tersebut.

"Dalam hal ini Pocil (Polisi Cilik) kebanggaan Polsek Kebon Jeruk telah tampil dengan baik saat pembukaan, dan mendapat ucapan selamat dan bangga dari Bapak Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Drs Idham Azis dan juga dari Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi," Katanya. **(Red-129)

Kontributor DNM :  Imam Sudrajat
Share:

Kapolsek Cengkareng Beri Pesan Kamtibmas Saat Hadiri Tahlilan Warga


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta Barat
Kapolsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat Kompol H Khoiri.SH.MH,  didampingi Bhabinkamtibmas Kelurahan Duri Kosambi Bripka Achmad Haris, menghadiri acara Tahlil Almarhum Ustad H. mujidin yang berlokasi di Jalan Raya Duri Kosambi Tanah Koja RT 009/02, Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

Selesai tahlil, Kapolsek Cengkareng Kompol H Khoiri.SH.MH,  memberikan pesan-pesan Kamtibmas kepada warga yang hadir dalam acara tahlil tersebut.

Kapolsek Cengkareng Kompol H Khoiri mengatakan, agar warga masyarakat turut mempolisikan diri untuk membantu ketertiban dan keamanan khususnya  di wilayah RW 02 Kelurahan Duri Kosambi."

Peran serta orangtua dalam mengawasi putra putri sangat penting, karena kenakalan remaja  bukan semata- mata  tanggung jawab pihak Kepolisian, namun tanggung jawab kita semua," Ucap Kompol H Khoiri.


Lebih jauh Kompol H Khoiri mengatakan, ditahun politik ini jangan mempercayai berita bohong / Hoax yang dapat Memecah belah Bangsa ini. Antisipasi tawuran, jangan sampai anak kita menjadi korban tawuran atau pelaku. Hindari narkoba maupun pemakai atau pengedar.

"Ditahun politik ini, Polri bersikap netral. Kejadian yang di Garut bukan pembakaran Lapad Tauhid tapi pembekaran bendera HTI. Organisasi HTI pun telah dibubarkan oleh Pemerintah," Katanya.

Sementara, ucapan terima kasih disampaikan oleh  Keluarga Besar Almarhun Ustd H. Mujidin dan Tokoh Agama serta Tokoh Masyarakat atas kehadiran Kapolsek Cengkareng beserta jajaran nya yang turut hadir dalam acara tahlil.

"Kami mewakili keluarga dan masyarakat di sini mengucapkan terimakasih kepada Kapolsek Cengkareng beserta jajaran yang sudah memberikan himbauan. Himbauan tersebut akan kami jaga demi keamanan dan ketertiban kampung kita semua," Kata salah satu ahli waris Almarhun H Mujidin. **(Red-128)

Kontributor DNM : Imam Sudrajat
Share:

Pelantikan PC IMM Kabupaten Wajo : Inilah Harapan Ketua Baru


Duta Nusantara Merdeka | Wajo - Sulsel
Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kabupaten Wajo menggelar Pelantikan, Penataran dan Rapat Kerja Pimpinan untuk masa bakti 2018/2019, yang digelar di Gedung Serba Guna Aisyiyah Kabupaten Wajo pada tanggal 27-28 Oktober 2018.

Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari mengangkat tema "Progresivitas Gerakan IMM Berkiprah untuk Wajo Berlemajuan"

Para pengurus PC IMM Kabupaten Wajo masa bakti 2018/2019 dilantik oleh Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Sulawesi Selatan

Setelah proses pelantikan dilanjutkan dengan Tataran Pimpinan dan Rapat Kerja Pimpinan sebagai wadah untuk menyusun program dan gerakan IMM Wajo pada masa bakti 2018/2019

Pada kegiatan tersebut ketua lama Abdul Wahab berpesan dalam pidatonya bahwa pengurusan kedepannya semoga bisa mewujudkan IMM Wajo yang berkemajuan seperti yang ditemakan pada kegiatan tersebut.



Kemudian dilanjutkan Pidato dari Ketua terpilih yang menyampaikan kondisi terkini kepengurusan IMM Wajo yang berdomisili diberbagai daerah yang cukup jauh bahkan diluar daerah

"Kami Pimpinan Cabang IMM Wajo bertugas hampir sama dengan Komisariat yakni dengan menggiatkan Kaderisasi," ungkap Andi Ikram

Ia juga berkomitmen akan mengusahakan bersinergi dengan berbagai Organisasi Kepemudaan (OKP) se Kabupaten Wajo

"Harap saya untuk teman Pimpinan Cabang IMM Wajo pada saat nanti rapat kerja proses program kerja yang kita lakukan adalah bagaman supaya IMM Wajo ini mampu berkipra," lanjutnya.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Wajo yang juga turut membawakan Amanah, Ketua Umum DPD IMM Sulsel, berbagai Pimpinan Cabang IMM se Ajatappareng, OKP se Kabupaten Wajo dan BEM perguruan tinggi se Kabupaten Wajo. **(Red-127)

Kontributor DNM : Sucipto Al Muhaimin
Share:

Deklarasi Teman Jokowi DPD Jabodetabek Dengan Tema "Fokus Kerja Hasil Nyata"


Teman Jokowi DPD Jabodetabek mengelar Deklarasi  untuk mendukung Joko Widodo dengan tema "FOKUS KERJA, HASIL NYATA" hari sabtu sore 27 oktober 2018 pk 16.00 - 18.00 wib bertempat Jl. Veteran I NO.23 Jakarta Pusat, dengan dihadiri para nara sumber antara lain Rinto Wardana selaku Ketua DPD JABODETABEK, Andre Sumual selaku Ketua Umum Teman Jokowi, Samsul Ibrahim selaku wakil Ketua umum Teman Jokowi,  Agustina Hermarto (Tina Toon) artis sekaligus caleg PDIP DPRD Provinsi DKI Jakarta Dapil 2 dan Dedek Prayudi selaku Influence TKN (Tim Kampanye Nasional) Jokowi


Deklarasi mendukung Joko Widodo dihadiri lebih dari 300 relawan Teman Jokowi dengan menyatakan komitmen sebagai berikut : 

-Mendukung dan siap memenangkan JOKO WIDODO sebagai Presiden Republik Indonesia Periode 2019-2024.
- Mendukung dan siap memenangkan JOKO WIDODO untuk mewujudkan NAWACITA sehingga Indonesia menjadi bangsa maju yang berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi dan berkepribadian secara sosial budaya.
- Mendukung dan siap memenangkan JOKO WIDODO untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang cerdas, sehat, santun, sejahtera dan religius. 
- Menobatkan JOKO WIDODO sebagai Bapak Rakyat Indonesia, Perintis Indonesia Menuju Negara Maju.


Relawan Teman Jokowi akan mengoptimalkan seluruh jaringan Teman Jokowi di seluruh Indonesia, untuk bersinergi dengan semua pihak yang mendukung Joko Widodo. Relawan Teman Jokowi akan turun langsung ke grass root untuk mengedukasi dan mensosialisasikan program kerja yang dicanangkan oleh pemerintah, pro aktif mengawal dan mengadvokasi program-program pemerintah yang sedang berlangsung di seluruh Indonesia. **(Red-126)

Kontributor DNM : Arianto
Share:

OPINI ~ SUMPAH PEMUDA MASA KINI

OPINI


Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2018

SUMPAH PEMUDA MASA KINI

OLEH : EBIET PRAYUGO RADITYO

            Perubahan zaman akibat kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi membuat kehidupan masyarakat saat ini berubah drastis,  Siapa pun tidak dapat disalahkan atau menyalahkan siapapun, terutama para pemuda–pemuda Indonesia saat ini.  Kita melihat Bangsa Indonesia memperingati Hari Sumpah Pemuda yang telah ditetapkan setiap tahunnya pada tanggal 28 Oktober, dan di Tahun 2018 ini Sumpah Pemuda sudah berusia 90 Tahun.

Jika kita merefleksikan sejenak peristiwa sejarah terbentuknya Sumpah Pemuda di seluruh penjuru Indonesia menjadi tonggak pergerakan untuk mencapai Kemerdekaan Republik Indonesia. bersatunya pemuda-pemuda Indonesia dari berbagai penjuru tanah air seperti dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku dan lain-lainnya berkumpul di Jakarta untuk mendeklarasikan Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928.

Pada saat itu Penduduk Indonesia masih sekitar 60 Juta Jiwa, para Pemuda Indonesia sudah mampu melahirkan dan memikirkan bagaimana nasib Bangsa Indonesia ini kedepan. Saat ini Pertumbuhan Penduduk Indonesia semakin meningkat sehingga berdasarkan data jumlah Penduduk Indonesia pada Tahun 2018 ini mencapai sekitar 265 Juta Jiwa, jadi selama 90 Tahun dari Deklarasi Sumpah Pemuda tersebut perkembangan Penduduk Indonesia Meningkat 400 persen lebih.

            Siapa pun tidak bisa disalahkan dan menyalahkan bahwa kehidupan di kota-kota besar terlihat serba megah dan mengundang hasrat keinginan orang, terutama anak-anak muda yang ingin hijrah mengadu nasib hidupnya dengan melakukan urbanisasi dari desa ke kota. Umumnya mereka anak-anak muda yang tamat sekolah lanjutan atas, apa itu melanjutkan studi atau mengadu nasib untuk mencari kehidupan baru dengan penuh harapan ada perubahan lebih baik dari pada kehidupan di desanya.

            Sejalan dengan perkembangan zaman dan perubahan sejarah, akibat kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, kehidupan masyarakat kota dan masyarakat desa memang sangat mencolok atau terjadi kesenjangan yang begitu tajam. Di kota-kota besar misalnya, masyarakat hidup diantara sela-sela gedung megah yang saling berlomba mencakar langit. Pasar-pasar atau mall plaza yang mewah gemerlapan. Belum lagi megahnya kantor-kantor pemmerintah, kantor-kantor bisnis seperti bank-bank, property, dan lain-lain. Jasa hotel-hotel berbintang dan rumah mewah para elite politisi maupun pejabat pemerintah. Kesemuanya itu mengundang perhatian orang untuk berbaur hidup berhimpitan disudut-sudut kota tersebut.

Akan tetapi mampuhkah pemuda-pemuda desa yang melakukan urban atau hijrah ke kota-kota besar itu dengan ilmu masih sedikit bisa menaklukan kota besar yang penuh ragam tantangan ? mereka umumnya mempunyai jaringan kerabat atau keluarga yang bisa menjadi tumpuan dan jembatan untuk menggapai cita-citanya.

PERTUMBUHAN PENDUDUK
Apabila kita melakukan renungan retrospektif kebelakang dengan situasi dan kondisi tonggak sejarah bersatunya pemuda-pemuda Indonesia dan berbagai penjuru tanah air seperti dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku dan lain-lain berkumpul di Jakarta untuk mendeklarasikan Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, maka sejarah mencatat bahwa penduduk negeri ini waktu itu baru sekitar 60 Juta Jiwa.

Bersamaan dengan perjuangan dan perkembangan dunia, kini penduduk Indonesia sedah mencapai berkisar 250 Juta jiwa menjadi nomor empat setelah Tiongkok, India, Amerika Serikat.

Kalau kita mau memperhatikan fakta sejarah bahwa keberadaan kota-kota besar itu dahulu kala didirikan oleh orang-orang desa yang hijrah ke daerah tersebut, dan lambat laun seiring perkembangan zaman dan peradaban manusia akhirnya sekarang menjadi kota-kota besar.

Bagaimanapun tidak mungkin sebuah kota besar akan membendung kehadiran pemuda-pemuda desa yang melakukan urbanisasi dari desa, karena fasilitas kehidupan warga kota memiliki kelebihan, seperti adanya Perguruan Tinggi dan sebagainya.

Sebagaimana diproyeksikan oleh DAC (Development Assintance Committe ) Perserikatan Bangsa-bangsa bahwa akibat kondisi kemiskinan terutama di negara selatan-selatan atau negara sedang membangun maka arus urbanisasi penduduk menurut DAC proyeksi antara tahun 2000 – 2020 terdapat sekitar 500 juta jiwa angkatan kerja di negara-negara berkembang akan semakin meningkat antara tahun 2015 – 2025.

Menurut data Bank Dunia (World Bank) di Tahun 1950 hanya satu kota yang berpenduduk 5 juta jiwa. Tapi di tahun 2000 – 2020 menjadi 40 Kota besar. Diantaranya 12 kota besar di negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Kanada, Italia, Jerman, Jepang, Rusia,Tiongkok rata-rata berpenduduk 12 Juta Jiwa. Kemudian yang 28 Kota-Kota besar lagi terdapat di negara-negara berkembang dengan rata-rata berpenduduk 10 juta jiwa.

Dengan proyeksi gambaran tersebut, maka pembangunan Perkotaan Masa Depan termasuk Indonesia harus diperhitungan melalui master plan yang relevansinya mampu “menampung” penduduk baru yang secara simultan setuju atau tidak, akan terjadi urbanisasi. Tepatlah kiranya, jika pemerintah Indonesia telah meempunyai Menteri Desa dengan program pembangunan desa yang dilandassi Undang-Undang Dasar 1945 dan Unang-Undang Desa Nomor 6 tahun 2015.

Salah satu tujuannya mempercepat laju pembangunan desa dengan sendirinya mengurangi arus urbanisasi, jika di desa-desa dimaksud telah memiliki fasilitas hidup yang memadai bagi kebutuhan warganya disemua sektor kehidupan. Animo para pemuda desa untuk hijrah ke kota bisa dimanfaatkan dengan kemampuan skill yang ada dan sebagian dapat hidup di desa, tentu saja didukung sarana yang harus ada didesanya.

KONDISI RUANG PUBLIK
Presdien Joko Widodo dalam kesempatan Peringatan Hari Habitat Dunia di Istana Negara Jakarta, pada 2015 yang lalu antara lain menyatakan kondisi ruang publik di suatu kawasan akan mempengaruhi kualitas masyarakatnya dan manusia yang hdup dikawasan tersebut. Membangun ruang publik yang berkualitas sama artinya membangun manusia yang hidupnya berkualitas Kutipan di Media Cetak Harian Analisa, Rabu 7 Oktober 2015

Pesan semacam itu berlaku untuk masyarakat yang tinggal di kota maupun di desa. Masyarakat yang hidup di kota apabila suasana gersang dan hanya tembok-tembok tinggi yang menyelemuti tanpa ruang publik yang segar, hijau, bersih dan berwawasan lingkungan, tentu berpengaruh buruk terhadap perilaku serta kualitas manusianya.

Sebaliknya demikian pula dengan masyarakat yang hidup dipedesaan. Apabila di desa kurang fasilitas sarana kehidupan misalnya sekolah terbatas, tidak ada Perguruan Tinggi, tinggal di perbukitan yang sewaktu-waktu tertimbun longsor akibat hutan diatasnya tidak ada lagi alias gundul. Anak-anak SD pergi dan pulang sekolah 3 km jalan kaki menyeberang sungai melalui jembatan gantung yang tinggal tali bajaa gantungan saja akibat papannya sudah copot berhilangan. Otomatis kondisi ruang publik seperti itu mempengaruhi pola hidup dan kualitas intelegen manusianya.

Sejalan dengan pemikiran diatas bahwa dahulu terdapat alun-alun di desa dan ruang terbuka untuk musyawarah warga desa. Tapi sekarang sudah langka, walau belum hilang sama sekali. Di Kota pun sudah mulai dihijaukan dengan tumbuhan, taman-taman, seperti di Jakarta, waduk-waduk dari zaman Belanda yang terlantar mulai dibangun kembali untuk dijadikan obyek wisata-wisata selain berfungsi penyimpanan air.

Sebagai negara agraris, Indonesia tentu mayoritas penduduknya petani, namun petani di desa lahannya itu ke itu saja sampai anak-anak menjadi besar. Tentu saja tidak cukup menghidupi kebutuhan suatu keluarga mereka.

Menurut data LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) yang baru mengadakan penelitian di lapangan tentang Program Ketahanan Pangan termasuk Sosial – Ekonomi dan Budaya untuk tahun 2015-2019 mendapat kesimpulan bahwa pemudaa desa banyak tak mau jadi petani dan tinggal di desa. Mereka memilih Urbanisasi ke kota dengan tujuan mencari kehidupan lain, yang berbeda dari desanya.

Peneliti LIPI YB Widodo dalam diskusi bertajuk “Modernisasi dan Krisis Regenerasi Petani” di Media Center di Gedung LIPI Jl. Gatot Suubroto Jakarta, Jum’at 9 Oktober 2015, menyimpulkan bahwa pemudaa-pemuda desa kurang berminat untuk meneruskan mengolah lahan pertanian di desa mereka sejak dahulu itu ke itu saja dan dirinya telah dibekali pola pikir modern. Bahkan menurut data Badan Pusat Statistik bahwa infrastruktur ekonomi sebagian besar desa-desa di Indonesia variabel nya masih rendah.

Tidak semua generasi muda desa mewarisi sistem pertanian dari orang tuanya. Sebaliknya keluarga petani di desa umumya berharap agar putera-puterinya bisa berkehidupan yang lebih baik dari orangtuanya.

Dengan demikian, kesimpulannya bahwa selain membangun desa yang maju, namun sejalan perkembangan zaman masalah pembangunan perkotaan harus disesuaikan dengan Tata Ruang Global yang mampu memelihara keseimbangan penduduk yang terus tumbuh anatar Kota Masa Depan dan Desa secara signifikan dan berkelanjutan kawasan lingkungan sehingga tidak terjadi benturan paradoxal bahkan justru hidup harmonis.(*)

*Penulis Adalah Sekretaris Jenderal Kampung Rakyat Indonesia
Share:

IKLAN MURAH

SUSU KURMA AULIA

SUSU KURMA AULIA
Pesan Silahkan Klik Gambar

BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno ~ Karakter Bangsa

KILAS BALIK BUNG KARNO KARAKTER  BANGSA Soekarno ketika pidato kata sambutan setelah menerima ijazah gelar Insinyur dari I...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI

loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Follow by Email

Label

#2019GantiPresiden Accounting Aceh Adat Istiadat Advokat Agama Agraria AIDS Aksi Album Anak Artikel Asahan Asian Games Asuransi Asusila Award Bakti Sosial Bandara Banjir BANK Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar Beasiswa Begal Bekraf Belanja Bencana Bencana Alam Berita Bhayangkara Bhayangkari Bisnis BNI BNN BPJS Buka lapak Bukit Asam Buku Bung Karno Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market Cerpen Citilink conference Covid-19 Covid19 Cuaca Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Desa Dialog Digital Dirgahayu HUT RI Diskusi Duka Cita E-Money Ekonom Ekonomi Electronics Empat Pilar Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech Forum Furniture G30S/PKI Games Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Go Pay Go-Jek Gojek Gotong Royong Grab Gym ham Harbolnas Hewan Hiburan HIV Hoax Hotel Hp Hukum Humbahas HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek Industri Informasi Infrastruktur Internasional Internet Investor IPM Jakarta Jawa Tengah Jawa Timur Jokowi Jurnalis Kaliber Kampanye Kamtibmas Karaoke Karhutla KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kekerasan Keluarga Kemanusiaan Kemendikbud Kemenhub KEMENPAN-RB Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Kilas Balik Bung Karno kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Koperasi Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal Kuliner Kutai Kartanegara Lakalantas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku Legislatif LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik lomba lari LPS Mahasiswa Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Mall Market Outlook Masjid Masker Mata Uang millenial Minuman Keras Minuman sehat Miras Mobil MOI Motivasi MPR MPR RI Mudik Muhammadiyah Muharram Munas Musik Narkoba Narkotika Nasional Natal New Normal NKRI NU Office Olah Raga Olahraga Opini Organisasi Otomotif P Pagelaran Pahlawan Pameran Parawisata Pariwisata Partai Politik Pasar Pasar modal Patroli PC pe Pegadaian Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Peluncuran Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencurian Pendataan Pendidikan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengajian Pengamanan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Perpajakan Pers Pertamina Pertanian PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pinjam meminjam uang Polantas Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Pornografi Pra Kerja Pramuka Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik promo Property Prostitusi Public Expose Publik expose Puisi Pusat Perbelanjaan PWI Ragam Ramadhan Reksadana Relawan Jokowi Remisi Renungan resa Restoran Reward Robot Rumah Rumah sakit Rups RUU Saber Pungli Sahabat Anak Salon Samosir Sanitasi air.Lingkungan hidup Satlantas Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Senjata Sepak Bola Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Silaturahim Silaturrahim Smartphone Soekarno Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Suku bunga Sumatera Barat Sumatera Utara Sumut Superstore Suplemen Surat Terbuka Survei Survey susu Syariah Syawal Talkshow Tawuran Teknologi Terorisme Tiket Tips TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM umkm Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa UU Cipta Kerja UUD 1945 Valentine Day Virus Corona Walikota Wanita Wartawan Wirausaha Workshop

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA

PRO KONTRA RUU HIP

~> RUU HIP saat ini sedang Hangat Dipersoalkan, Karena Banyak Pihak yang telah Menolaknya, Baik dari Kalangan Ormas Hingga Partai Politik, Sehingga Terjadi Pro Dan Kontra.

<~ Memang Sebaiknya Persoalan Pancasila Tidak Usah Diganggu Gugat, Karna itu merupakan Landasan Dasar Dalam Berdirinya Negara Indonesia, Sudah Final Masalah Pancasila.

Link Terkait

close
Banner iklan disini