Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id
Tampilkan postingan dengan label Public Expose. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Public Expose. Tampilkan semua postingan

Impack Pratama Industri Tebar Dividen Rp244.2 Miliar


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
PT Impack Pratama Industri Tbk ("IMPC" atau "Perseroan") telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang menandai sebuah keputusan monumental. Dalam rapat yang berlangsung di Jakarta, perseroan mengumumkan persetujuan pembagian dividen sebesar Rp244.2 Miliar dari laba bersih tahun buku 2023 kepada para pemegang saham. 

"Perseroan akan membagikan dividen senilai Rp244.2 miliar atau setara dengan Rp4.5 per lembar saham kepada para pemegang sahamnya," kata Direktur Keuangan IMPC, Nixon Randy Wisata, dalam Public Expose Tahunan, pasca-Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Senin (20/05/2024).

Disisi lain, Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp744 miliar pada kuartal I 2024, sama dengan pendapatan pada kuartal I 2023 yang juga mencapai Rp744 miliar. 

Meskipun pendapatan tetap stabil, perseroan menghadapi berbagai tantangan ekonomi, termasuk pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dan kondisi geopolitik global yang memburuk.
 
"Terlebih, Pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap US Dollar, serta kondisi geopolitik global yang memburuk dapat mengganggu pasokan dan harga bahan baku," jelas Nixon. 

Untuk menghadapi situasi ini, Perseroan memprioritaskan manajemen stok yang efisien. "Dalam memitigasi situasi ini, kami senantiasa melakukan upaya manajemen stok yang baik," tambahnya.

Untuk mencapai target pendapatan senilai Rp3,15 triliun dan target laba bersih sebesar Rp550 miliar, Perseroan terus mencari peluang baru, termasuk melalui akuisisi dan inovasi produk. 

Pada kuartal I 2024, laba kotor IMPC mengalami kenaikan 4,1% YoY menjadi Rp315 miliar, dengan margin laba kotor meningkat dari 40,7% menjadi 42,4%. 

Selain itu, laba usaha tumbuh 18,2% YoY menjadi Rp204 miliar, dengan margin laba usaha naik dari 23,2% menjadi 27,5%. 

Laba bersih IMPC meningkat signifikan sebesar 23% dari Rp121 miliar pada kuartal I 2023 menjadi Rp149 miliar. EBITDA juga meningkat 15,9% YoY menjadi Rp232 miliar, dengan margin EBITDA bertambah dari 27,0% menjadi 31,2%.

IMPC telah mencapai berbagai pencapaian penting yang memperkuat posisinya di industri. Beberapa pencapaian tersebut antara lain:

1. **Sertifikat Green Label Indonesia**: Produk ACP “Alcotuff” dan produk polikarbonat Solartuff Solid mendapatkan sertifikat dari Green Product Council Indonesia, yang mengakui komitmen IMPC terhadap keberlanjutan lingkungan.
   
2. **Green Certificate untuk Altira Business Park**: Altira Business Park memperoleh Green Certificate peringkat Platinum dari Green Building Council Indonesia, menegaskan dedikasi IMPC terhadap pembangunan berkelanjutan.

3. **Penghargaan “Best Practice in Creating Shared Value”**: IMPC meraih penghargaan ini dari Olahkarsa dan IBSCD, menunjukkan upaya perseroan dalam menciptakan nilai bersama bagi masyarakat dan lingkungan.

4. **Inklusi di Indeks ESG**: IMPC termasuk dalam dua indeks ESG: IDX Kehati ESG Sector Leaders dan IDX Kehati ESG Quality 45, yang mencerminkan komitmen perseroan terhadap praktik bisnis yang berkelanjutan dan bertanggung jawab secara sosial.

Dengan pencapaian dan strategi yang telah direncanakan, Perseroan optimis dapat mencapai target keuangan yang telah ditetapkan. Inovasi produk dan akuisisi yang terus dilakukan diharapkan dapat mendorong pertumbuhan pendapatan dan laba bersih perseroan. "Kami akan terus berinovasi dan mencari peluang baru untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan," ujar Nikson.

Selain itu, pencapaian dalam hal sertifikasi dan penghargaan menunjukkan bahwa IMPC tidak hanya fokus pada kinerja keuangan, tetapi juga pada aspek keberlanjutan dan tanggung jawab sosial. Dengan inklusi dalam indeks ESG, IMPC menunjukkan komitmennya untuk menjadi perusahaan yang tidak hanya menguntungkan tetapi juga bertanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Armada Berjaya Trans Raih Laba Bersih Rp10,23 Miliar di Tahun 2023


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
PT Armada Berjaya Trans Tbk ("JAYA" atau "Perseroan"), emiten angkutan bermotor untuk barang umum, mencatatkan pencapaian luar biasa dengan laba bersih meningkat sebesar 136% dari Rp4,34 miliar pada tahun 2022 menjadi Rp10,23 miliar di tahun 2023. Peningkatan ini menunjukkan keberhasilan strategi dan efisiensi operasional Perseroan dalam menghadapi tantangan bisnis yang semakin kompetitif.

Direktur Utama PT Armada Berjaya Trans, Darmawan Suryadi, mengungkapkan dalam Public Expose di Jakarta pada Jum'at (17/05/2024), bahwa pendapatan Perseroan mencapai Rp84,81 miliar di tahun 2023, naik sebesar 7% dari Rp79,24 miliar di tahun sebelumnya. Suryadi menambahkan bahwa biaya langsung berhasil dikendalikan dengan baik, dengan total sebesar Rp57,24 miliar di tahun 2023.

Menurut Darmawan, Peningkatan pendapatan dan pengendalian biaya yang optimal berkontribusi signifikan terhadap peningkatan laba usaha sebesar 30%, dari Rp6,87 miliar di tahun 2022 menjadi Rp8,96 miliar di tahun 2023. Selain itu, laba komprehensif juga tercatat naik drastis sebesar 129,62%, dari Rp4,45 miliar di tahun 2022 menjadi Rp10,22 miliar di tahun 2023.

### Kinerja Keuangan yang Mengagumkan

Keberhasilan PT Armada Berjaya Trans dalam meningkatkan laba bersih sebesar 136% terutama disebabkan oleh kenaikan pendapatan dari pelanggan dan pendapatan lain-lain, serta pengendalian biaya yang efisien. Darmawan Suryadi menekankan bahwa strategi pengelolaan biaya yang baik dan peningkatan pendapatan adalah faktor kunci di balik kinerja keuangan yang positif ini.

### Peningkatan Aset yang Signifikan

Dari sisi neraca, Perseroan mencatatkan peningkatan total aset sebesar 26,74%, dari Rp131,56 miliar di tahun 2022 menjadi Rp166,74 miliar di tahun 2023. Peningkatan aset ini didorong oleh kenaikan aset lancar sebesar 1,70% menjadi Rp53,05 miliar dan aset tidak lancar sebesar 43,19% menjadi Rp113,70 miliar.

Kenaikan aset lancar terutama disebabkan oleh meningkatnya persediaan untuk aset-aset real estate. Sementara itu, peningkatan aset tidak lancar terutama disebabkan oleh kenaikan aset tetap dan properti investasi.

### Investasi pada Sumber Daya Manusia

Untuk mendukung kinerja yang terus meningkat, PT Armada Berjaya Trans juga fokus pada pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM). Perseroan telah meningkatkan kompetensi mitra pengemudi dan divisi lainnya melalui berbagai pelatihan dan pengembangan. Salah satu inisiatif penting adalah training keselamatan berkendara yang dilakukan bekerja sama dengan pihak kepolisian.

Lebih lanjut, Darmawan Suryadi menjelaskan, "Untuk mendukung kinerja tersebut, Perseroan terus meningkatkan kualitas SDM baik Mitra Pengemudi maupun divisi lainnya melalui keikutsertaan dalam pelatihan dan pengembangan kompetensi. Untuk Mitra Pengemudi telah dilakukan training keselamatan berkendara dengan pihak kepolisian."

### Komitmen Terhadap Keberlanjutan

PT Armada Berjaya Trans juga menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan bisnis. Kinerja keberlanjutan Perseroan tercermin dari peningkatan pendapatan dan laba bersih, serta pengelolaan aset yang efisien. Peningkatan laba bersih sebesar 136% dan pendapatan sebesar 7% menunjukkan bahwa Perseroan tidak hanya fokus pada pertumbuhan bisnis tetapi juga pada keberlanjutan jangka panjang.

### Prospek dan Strategi Ke Depan

Dengan pencapaian ini, PT Armada Berjaya Trans berkomitmen untuk terus mengoptimalkan kinerjanya melalui berbagai strategi bisnis yang inovatif dan efisien. Fokus pada pengembangan SDM, pengendalian biaya, dan peningkatan pendapatan dari pelanggan akan tetap menjadi prioritas utama.

Perseroan juga akan terus berinvestasi pada aset-aset strategis untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan. Peningkatan aset lancar dan tidak lancar menunjukkan kesiapan Perseroan untuk menangkap peluang bisnis di masa depan.

Dan yang pasti, PT Armada Berjaya Trans Tbk menunjukkan kinerja yang kuat dan menjanjikan di tahun 2023, dengan peningkatan laba bersih yang signifikan, pengelolaan biaya yang efisien, dan komitmen terhadap keberlanjutan bisnis. "Dengan strategi yang tepat dan fokus pada pengembangan SDM, Perseroan optimis untuk terus tumbuh dan memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham dan pemangku kepentingan," ucapnya.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

KUAS Cetak Laba Rp9,50 Miliar


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
PT Ace Oldfields Tbk (KUAS), sebuah perusahaan produsen alat dan peralatan pengecatan, berhasil meraih prestasi dengan membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp9,50 miliar (Rp7,35 per saham) pada tahun 2023. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 20,87% dibandingkan dengan laba tahun berjalan pada tahun sebelumnya yang sebesar Rp7,86 miliar (Rp6,08 per saham) pada tahun 2022.

"Peningkatan laba tersebut sejalan dengan pertumbuhan penjualan bersih perusahaan yang mencapai 5%, dari Rp153,83 miliar pada tahun 2022 menjadi Rp161,66 miliar pada tahun 2023," kata Albert Kandiawan, Direktur KUAS, dalam Public Expose usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2023 di Jakarta, Jum'at (17/05/2024).

Meskipun laba bersih meningkat, terdapat peningkatan beban pokok KUAS sebesar 2,39%, dari Rp111,97 miliar menjadi Rp114,65 miliar. Namun, laba kotor KUAS tetap tumbuh sebesar 12,28% menjadi Rp47 miliar pada tahun 2023, meningkat dari Rp41,86 miliar pada tahun 2022.

Tidak hanya beban pokok, ujar Albert, beban umum dan administrasi, beban bunga dan beban keuangan, serta beban lain-lain bersih juga mengalami peningkatan. Total beban KUAS naik sebesar 11,31%, dari Rp30,95 miliar menjadi Rp34,45 miliar. Meskipun demikian, laba sebelum pajak emiten beraset mencapai Rp264,36 miliar per 31 Desember 2023, meningkat 15,05% dari Rp10,90 miliar pada tahun 2022 menjadi Rp12,54 miliar pada tahun 2023.

Dari sisi aset, total aset KUAS mencapai Rp264,36 miliar, mengalami penurunan sebesar 1,92% dari tahun sebelumnya Rp269.54 miliar.

Menurut dia, Perseroan berhasil menunjukkan performa keuangan yang kuat di tengah tantangan bisnis yang dihadapi. Meskipun menghadapi peningkatan beban, perusahaan berhasil meningkatkan pendapatan dan laba bersihnya. Peningkatan laba ini mencerminkan strategi yang efektif dalam manajemen penjualan dan pengendalian biaya.

"Perseroan terus berkomitmen untuk meningkatkan kinerja keuangannya dan memberikan nilai tambah bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya. Dengan terus memperkuat strategi operasional dan mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki, KUAS siap menghadapi tantangan di masa depan dan memperluas pangsa pasar dalam industri alat dan peralatan pengecatan," pungkasnya.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Prima Globalindo Logistik Cetak Pendapatan Rp184,2 Miliar


Duta Nusantara Merdeka |  Jakarta
PT Prima Globalindo Logistik Tbk ("PPGL" atau "Perseroan"), emiten jasa pengurusan transportasi, mengumumkan kinerja keuangannya untuk tahun 2023. Dalam public expose yang digelar di Jakarta, Jum'at (17/05/2024). Direktur Utama PPGL, Darmawan Suryadi, menyampaikan bahwa meskipun terjadi penurunan pendapatan, perseroan berhasil mempertahankan dan bahkan meningkatkan laba bruto.

Menurut Darmawan, Perseroan dan entitas anak membukukan pendapatan sebesar Rp184,2 miliar pada tahun 2023, menurun 36,76% dibandingkan dengan pendapatan sebesar Rp291,1 miliar pada tahun sebelumnya. Penurunan ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk dinamika pasar global dan tantangan operasional yang dihadapi sepanjang tahun.

Meskipun pendapatan menurun, Perseroan mencatat kenaikan laba bruto sebesar 13,84%, dari Rp65,4 miliar pada tahun 2022 menjadi Rp56,6 miliar pada tahun 2023. Darmawan menjelaskan bahwa peningkatan ini merupakan hasil dari efisiensi operasional dan pengendalian biaya yang ketat.

Masih kata dia, Laba sebelum pajak PPGL tercatat sebesar Rp22,67 miliar pada tahun 2023, turun 15,138% dari Rp26,95 miliar pada tahun sebelumnya. Penurunan ini mencerminkan tekanan pada profitabilitas akibat penurunan pendapatan, meskipun perusahaan berhasil menjaga laba bruto.

Laba komprehensif tahunan berjalan juga mengalami penurunan sebesar 15,41%, dari Rp20,64 miliar pada tahun 2022 menjadi Rp17,46 miliar pada tahun 2023. Meskipun demikian, Perseroan tetap optimis dengan strategi yang telah disiapkan untuk menghadapi tantangan ke depan.

Dari sisi aset, Darmawan menjelaskan, total aset PPGL hingga 31 Desember 2023 mencapai Rp198,92 miliar, naik signifikan dibandingkan dengan Rp177,1 miliar pada tahun sebelumnya. Kenaikan ini mencerminkan investasi yang dilakukan perusahaan untuk memperkuat infrastruktur dan kapabilitas operasionalnya.

Dalam public expose tersebut, Darmawan Suryadi menegaskan bahwa Perseroan akan terus fokus mempertahankan kualitas pelayanan kepada pelanggan setia. Selain itu, perusahaan akan berupaya mendapatkan pelanggan baru untuk meningkatkan kinerja pada tahun berjalan. 

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

MIDI Catat Kinerja Positif di Tahun 2023


Duta Nusantara Merdeka | Tanggerang 
PT Midi Utama Indonesia Tbk 
("MIDI" atau "Perseroan") sepanjang tahun 2023, Perseroan mencatat peningkatan pendapatan neto konsolidasian sebesar 11,06%. Laba tahun berjalan konsolidasian yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat sebesar 29,51%, mencapai Rp516.658 juta dibandingkan Rp398.918 juta pada tahun sebelumnya. 

"Hal tersebut mencerminkan keberhasilan strategi usaha yang diterapkan Perseroan, ditopang oleh integritas, kegigihan, inovasi, dan adaptabilitas dalam menghadapi kondisi ekonomi serta perubahan pola belanja konsumen," kata Suantopo Po, Corporate Secretary dalam Public Expose usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan di Kantor Pusat Alfamart, Tangerang, Kamis (16/05/2024).

Sebagai salah satu jaringan ritel terdepan di Indonesia, Perseroan terus memperkuat strategi ekspansinya. Hingga akhir tahun 2023, jumlah gerai mencapai 2.906, terdiri dari 2.178 gerai Alfamidi, 46 gerai Alfamidi Super, 8 gerai Midi Fresh, dan 674 gerai Lawson yang tersebar di seluruh Indonesia. Perseroan berencana membuka 200 gerai Alfamidi baru di tahun 2024, dengan fokus utama ekspansi di luar Pulau Jawa. 

Pada akhir tahun 2023, Perseroan dan entitas induknya mempekerjakan 31.600 karyawan, berkontribusi pada pembangunan ekonomi nasional dan pengurangan angka pengangguran. Program ‘Alfability’ yang memperdayakan penyandang disabilitas telah mempekerjakan 282 karyawan disabilitas. Perseroan juga memastikan tidak ada pekerja paksa maupun pekerja anak dalam operasionalnya.

Disisi lain Perseroan berkomitmen memberikan nilai ekonomi melalui pembayaran pajak, remunerasi karyawan, dan biaya pengembangan kompetensi. Perseroan juga mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan memasarkan lebih dari 300 produk UMKM di gerai-gerainya. Perseroan menyediakan sewa tempat usaha bagi UMKM untuk berjualan di lingkungan gerai dan meluncurkan aplikasi "Midi Kriing" untuk memudahkan belanja keluarga secara digital.

Selain itu, Perseroan konsisten menerapkan prinsip Tata Kelola Perusahaan (Good Corporate Governance/GCG) untuk membangun perusahaan yang tangguh dan berkelanjutan. Tahun 2023, Perseroan melaksanakan berbagai kegiatan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR), termasuk program ‘Alfamidi Class’ bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan di sekolah-sekolah kejuruan (SMK). Program ini dilengkapi dengan laboratorium retail ‘Teaching Factory’ yang bertujuan menciptakan tenaga kerja siap pakai dan calon pengusaha muda di bidang ritel.

Menghadapi tahun 2024, Perseroan optimis terhadap prospek bisnis ritel. Perseroan menargetkan peningkatan pendapatan konsolidasi dan ekspansi bisnis yang lebih luas. Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) memproyeksikan pertumbuhan ritel akan mencapai sekitar 3,7% - 3,8% (year-on-year) di tahun Pemilu ini, dibandingkan dengan 3,6% pada tahun 2023. Perseroan berencana memperluas jangkauan pasar dan menambah produk berkualitas tinggi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.

Menariknya, Perseroan mengadopsi berbagai inisiatif keberlanjutan, termasuk penggunaan teknologi ramah lingkungan dan panel surya di kantor cabang, serta pengelolaan air limbah untuk keperluan non-hygiene. Program CSR ‘Kampung Alfamidi Sahabat Bumi’ diluncurkan untuk menciptakan ekosistem sosio-ekonomi berbasis lingkungan di berbagai kota/kabupaten. 

Bukan hanya itu, Perseroan terus menunjukkan kinerja yang solid dengan strategi ekspansi yang kuat dan penerapan prinsip GCG yang ketat. Dengan fokus pada inovasi, adaptasi, dan tanggung jawab sosial, Perseroan optimis mencapai pertumbuhan yang lebih besar di tahun 2024, menghadapi tantangan ekonomi dengan kepercayaan diri dan komitmen terhadap keberlanjutan.

Dan yang pasti, Perseroan tetap berada di garis depan industri ritel Indonesia, memberikan kontribusi signifikan bagi ekonomi nasional dan kesejahteraan masyarakat. "Perseroan siap menjawab kebutuhan konsumen dengan layanan terbaik dan produk berkualitas tinggi, sembari terus mengembangkan bisnis secara bertanggung jawab dan berkelanjutan," pungkasnya.

Reporter: Anthony Salim 
Editor: Arianto 


Share:

Tahun 2023, AMRT Cetak Pendapatan Rp106,94 Triliun


Duta Nusantara Merdeka | Tangerang 
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk ("AMRT" atau "Perseroan") mencatat pencapaian yang mengesankan sepanjang tahun 2023, dengan peningkatan pendapatan bersih konsolidasian sebesar 10,34% menjadi Rp106,94 triliun, dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp96,92 triliun. Kenaikan ini mencerminkan stabilitas dalam penjualan produk dan layanan, serta ekspansi signifikan dalam jumlah gerai Perseroan dan Entitas Anak.

Sepanjang tahun 2023, AMRT menambah sekitar 1.872 gerai baru, meningkatkan total jumlah gerai menjadi 22.670. Dari jumlah tersebut, 19.087 gerai dimiliki oleh Perseroan, sementara 3.583 gerai adalah milik Entitas Anak, termasuk gerai stock point. 

“Hal ini mengindikasikan kepercayaan diri Perseroan dalam mengambil langkah-langkah untuk memperluas cakupan pasar dan meningkatkan penetrasi di segmen konsumen yang berbeda,” kata Tomin Widian, Corporate Secretary AMRT, dalam Public Expose usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan di Kantor Pusat Alfamart, Tangerang, Kamis (16/05/2024).

Pada tahun 2023, AMRT terus mengembangkan kustomisasi layanan dengan melakukan analisis big data terhadap lebih dari 16 juta pelanggan. Upaya ini bertujuan untuk memastikan bahwa penawaran produk dan promosi yang dilakukan relevan dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing pelanggan. 

Dalam menghadapi tantangan era revolusi industri 4.0, Perseroan mendorong inisiatif digitalisasi untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kinerja. Perubahan preferensi sebagian konsumen yang lebih memilih belanja online mendorong AMRT untuk mengembangkan pengalaman belanja yang terintegrasi melalui aplikasi Alfagift, yang mengedepankan konsep omni channel.

Dalam menjaga pertumbuhan bisnis yang solid di tengah tantangan inflasi yang meningkatkan biaya distribusi dari gudang ke gerai, Perseroan menambah Distribution Center untuk meminimalisir biaya tersebut. Perseroan juga berkoordinasi dengan pemasok untuk menjaga ketersediaan produk dan menjalankan promosi yang efektif guna menyeimbangkan kenaikan harga.

Disisi lain, Perseroan melakukan analisis mendalam menggunakan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Proses bisnis seperti Demand Forecasting membantu mengetahui jumlah produk yang dibutuhkan di setiap gerai, sementara Analisis Beban Kerja memastikan alokasi karyawan yang optimal di seluruh lokasi kerja. Dengan ini, AMRT dapat meningkatkan produktivitas dengan memperbaiki standarisasi rasio karyawan.

Memasuki tahun 2024, ujar Tomin, AMRT optimis dapat mencetak kinerja yang lebih baik. Dengan meningkatnya stabilitas ekonomi dan pendapatan masyarakat, daya beli konsumen diharapkan meningkat. Hal ini akan mendorong permintaan produk ritel, termasuk kebutuhan pokok yang menjadi fokus utama Perseroan. Pertumbuhan ekonomi Indonesia diproyeksikan mencapai 5,0% pada tahun 2024 (sumber: IME, 2023).

Perseroan berkomitmen menjalankan praktik bisnis yang bertanggung jawab dan berkontribusi pada pembangunan ekonomi berkelanjutan. Pada tahun 2023, Perseroan mengadopsi teknologi ramah lingkungan dengan menggunakan panel surya di 22 lokasi kantor cabang, mengurangi emisi karbon dan ketergantungan pada energi fosil. Program CSR Kampung Alfamart Sahabat Bumi diluncurkan untuk menciptakan ekosistem sosio-ekonomi berbasis lingkungan di 5 kota/kabupaten. AMRT juga membangun pengolahan air limbah untuk keperluan non-hygiene guna mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.

Selain itu, Perseroan mendukung lingkungan kerja inklusif dengan memberikan kesempatan kepada penyandang disabilitas melalui program Alfability. Hingga tahun 2023, AMRT dan Entitas Anak telah mempekerjakan 1.300 penyandang disabilitas di berbagai posisi. Selain itu, AMRT bekerjasama dengan SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) untuk menciptakan program Vocationol Education On Entrepreneurship, mempersiapkan sumber daya manusia yang siap bekerja dan berkarir di perusahaan ritel modern.

Sementara itu, Anggera Hans Prawira, Presiden Direktur AMRT, menegaskan komitmen Perseroan terhadap prinsip Tata Kelola Perusahaan (Good Corporate Governance/GCG). Prinsip-prinsip GCG diintegrasikan ke dalam setiap aspek operasional dan pengambilan keputusan, dari manajerial hingga tingkat operasional terendah. 

Transparansi informasi kepada pemangku kepentingan, termasuk pemegang saham, investor, dan masyarakat umum, selalu dijunjung tinggi. Laporan keuangan, kebijakan, dan prosedur Perseroan dipublikasikan secara terbuka dan dapat diakses oleh publik. AMRT juga memastikan akuntabilitas dengan menetapkan tugas dan tanggung jawab yang jelas bagi setiap anggota tim.

"Dengan pencapaian positif dan strategi yang matang, Perseroan optimis dapat terus tumbuh dan memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian Indonesia di tahun-tahun mendatang," pungkasnya.

Reporter: Anthony Salim 
Editor: Arianto 


Share:

Tigaraksa Satria Tebar Deviden Rp342 per Lembar Saham


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
PT Tigaraksa Satria Tbk ("TGKA" atau "Perseroan"), salah satu emiten barang konsumsi terkemuka di Indonesia, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2023, telah menyetujui pembagian dividen tunai untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023. Pembayaran dividen sebesar Rp342 per lembar saham, yang totalnya mencapai Rp314,1 miliar.

"Meski mengalami penurunan laba bersih, Perseroan mencatatkan peningkatan pendapatan. Sepanjang tahun 2023, Perseroan membukukan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp441 miliar. Angka ini menunjukkan penurunan tipis dibandingkan laba tahun sebelumnya sebesar Rp478 miliar," kata Syahrizal Sabir, Corporate Secretary TGKA, dalam publik expose setelah RUPST di Jakarta, Rabu (15/05/2024).

Namun demikian, pendapatan Perseroan tumbuh signifikan sebesar 9,5%, mencapai Rp14.210 miliar dari sebelumnya Rp12.978 miliar. Peningkatan pendapatan ini terutama disebabkan oleh kenaikan penjualan produk-produk konsumsi yang terus diminati oleh masyarakat Indonesia.

Di sisi lain, menurut Syahrizal, laba kotor Perseroan mengalami sedikit penurunan sebesar 1,5% menjadi Rp1.389 miliar dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai Rp1.410 miliar. 

Meskipun demikian, Perseroan tetap menunjukkan kekuatan finansial yang solid dengan total aset mencapai Rp4.566 miliar pada periode yang berakhir 31 Desember 2023. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 9,3% dari total aset Rp4.179 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Untuk tahun 2024, Syahrizal menegaskan, TGKA telah menganggarkan belanja modal (CAPEX) sebesar Rp41 miliar. Sebagian besar dana ini akan dialokasikan untuk pembangunan dan prasarana, mesin dan peralatan, serta kendaraan seperti forklift dan truk. Langkah ini menunjukkan komitmen Perseroan untuk terus meningkatkan efisiensi operasional dan kapasitas distribusi guna memenuhi permintaan pasar yang terus berkembang.

"Fokus perusahaan pada inovasi dan diversifikasi produknya telah memungkinkannya untuk tetap tangguh dan beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen," tambah Syahrizal.

Sebagai salah satu emiten barang konsumsi terbesar di Indonesia, Perseroan tetap berupaya untuk menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan. Melalui strategi diversifikasi produk dan inovasi, Perseroan berhasil memperkuat posisinya di pasar dan menyesuaikan diri dengan tren konsumen yang dinamis. 

Dan yang pasti, Perseroan juga berencana untuk terus meningkatkan jangkauan distribusi dan efisiensi operasional melalui investasi infrastruktur dan teknologi. Fokus utama pada peningkatan kualitas produk dan layanan diharapkan akan mendorong pertumbuhan yang lebih baik di masa mendatang.

"Dengan berbagai langkah strategis yang telah dan akan dilakukan, Perseroan optimis dapat terus memberikan kontribusi positif bagi perekonomian nasional dan memberikan manfaat maksimal bagi seluruh pemangku kepentingan. Tahun 2023 yang penuh tantangan telah menjadi pembuktian bagi TGKA untuk terus tumbuh dan berkembang, mengukuhkan posisinya sebagai salah satu perusahaan barang konsumsi terkemuka di Indonesia," pungkasnya.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

HBAT Cetak Laba Bersih Rp9,6 Miliar


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Emiten properti dan real estate yang berbasis di Minahasa, PT Minahasa Membangun Hebat Tbk ("HBAT" atau "Perseroan"), mencatat laba bersih sebesar Rp9,6 miliar pada tahun buku 2023. Angka ini mengalami penurunan signifikan dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp13,9 miliar, mencatatkan penurunan sebesar 31%.

Meski laba bersih mengalami penurunan, Perseroan mencatatkan peningkatan pendapatan sebesar 11% menjadi Rp37,5 miliar dibandingkan dengan Rp33,8 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Direktur Utama HBAT, Go Ronny Nugroho, menjelaskan bahwa peningkatan pendapatan tersebut disebabkan oleh ekspansi proyek-proyek properti baru dan penjualan yang meningkat pada kuartal terakhir 2023. 

"Kami melihat adanya peningkatan minat terhadap properti di wilayah Minahasa, yang turut mendorong kenaikan pendapatan kami," kata Ronny dalam Public Expose Tahunan setelah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Rabu (15/05/2024).

Pada akhir Desember 2023, total aset Perseroan meningkat sebesar 79% menjadi Rp70,7 miliar dibandingkan dengan Rp39,5 miliar pada Desember 2022. Peningkatan ini mencerminkan akuisisi aset baru serta peningkatan nilai properti yang dimiliki oleh HBAT. "Kami terus berfokus pada pengembangan aset yang berkualitas dan bernilai tinggi," ujar Ronny.

Sebaliknya, liabilitas Perseroan mengalami penurunan signifikan sebesar 71%, dari Rp3,3 miliar pada Desember 2022 menjadi Rp950 juta pada Desember 2023. Penurunan liabilitas ini sejalan dengan upaya penguatan struktur permodalan melalui pengelolaan kas yang ketat. 

"Pengelolaan liabilitas yang efektif adalah kunci untuk menjaga kestabilan keuangan perusahaan," tambah Ronny.

Disisi lain, Ekuitas Perseroan juga tumbuh 93% dari Rp36,2 miliar pada Desember 2022 menjadi Rp69,8 miliar pada Desember 2023. Peningkatan ekuitas ini menunjukkan bahwa Perseroan berhasil meningkatkan nilai perusahaan melalui strategi bisnis yang tepat dan pengelolaan sumber daya yang efisien. "Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan nilai bagi para pemegang saham kami," tegas Ronny.

Meskipun menghadapi penurunan laba bersih, Perseroan tetap optimis dalam menghadapi tantangan pasar yang ada. Manajemen Perseroan berkomitmen untuk mengoptimalkan kinerja dan mengatasi tantangan yang muncul di industri properti. "Kami terus berinovasi dan mencari peluang baru untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan," jelas Ronny.

Beberapa strategi yang diungkapkan oleh Ronny meliputi diversifikasi portofolio properti, peningkatan efisiensi operasional, dan peningkatan kualitas layanan kepada pelanggan. "Kami memahami bahwa tantangan di industri properti tidak mudah, namun kami percaya bahwa dengan strategi yang tepat, kami dapat terus tumbuh dan memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham dan masyarakat," tambahnya.

Menghadapi tahun 2024, HBAT optimis dapat kembali mencatatkan kinerja yang lebih baik. Dengan berbagai upaya yang telah dilakukan, manajemen HBAT yakin bahwa perseroan akan mampu menghadapi tantangan pasar dan meningkatkan laba di tahun mendatang. "Kami berharap dengan berbagai inisiatif dan strategi yang telah kami jalankan, kami dapat mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan," kata Ronny.

HBAT juga berencana untuk terus meningkatkan investasi dalam pengembangan properti di berbagai wilayah di Sulawesi Utara, dengan fokus khusus pada daerah Minahasa yang memiliki potensi besar untuk pertumbuhan ekonomi. "Kami melihat peluang besar di Minahasa dan akan terus mengembangkan proyek-proyek yang dapat memberikan kontribusi positif bagi perekonomian lokal," jelas Ronny.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Kuartal I-2024, Sumber Global Energy Catat Kenaikan Penjualan Batu Bara dan Nikel


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
PT Sumber Global Energy Tbk. ("SGER" atau "Perseroan") membukukan kinerja positif pada kuartal pertama tahun 2024 dengan peningkatan signifikan dalam penjualan batu bara dan nikel. Laporan keuangan SGER untuk periode Januari hingga Maret 2024 menunjukkan pendapatan sebesar Rp3,86 triliun, naik 21,42% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year).

"Pendapatan dari penjualan batu bara mengalami peningkatan dari Rp3,15 triliun pada kuartal I/2023 menjadi Rp3,81 triliun pada akhir Maret 2024. Lonjakan ini mencerminkan permintaan global yang terus meningkat serta strategi ekspansi pasar yang efektif oleh SGER," kata Welly Thomas, Direktur SGER dalam Public Expose Tahunan setelah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Rabu (15/05/2024).

Selain batu bara, penjualan nikel juga menunjukkan pertumbuhan signifikan. Perseroan berhasil meningkatkan pendapatan dari nikel sebesar 83,23%, dari Rp23,89 miliar pada kuartal I/2024. Kenaikan ini didorong oleh tingginya permintaan nikel di pasar internasional, khususnya untuk kebutuhan industri baterai kendaraan listrik yang terus berkembang.

Tak cuma itu, Salah satu pelanggan utama SGER, Viet Phat Import Trading Investment JSC, memberikan kontribusi sebesar 22,78% dari total pendapatan. Hubungan yang kuat dengan pelanggan ini menunjukkan kepercayaan pasar terhadap produk SGER, serta kemampuan perusahaan dalam memenuhi kebutuhan pelanggan strategis di tingkat regional.

Sejalan dengan kenaikan pendapatan, menurut Welly, beban pokok penjualan juga meningkat signifikan menjadi Rp3,60 triliun pada kuartal I/2024, naik 27,11% dibandingkan dengan Rp2,83 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Akibatnya, laba kotor SGER justru mengalami penurunan menjadi Rp259,80 miliar, lebih rendah dibandingkan Rp346,65 miliar pada kuartal I/2023. Kenaikan beban pokok ini sebagian besar disebabkan oleh biaya produksi yang meningkat serta fluktuasi harga komoditas.

Meskipun pendapatan naik, Perseroan mencatat penurunan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 12,94%, dari Rp253,04 miliar pada kuartal I/2023 menjadi Rp220,18 miliar pada kuartal I/2024. Penurunan laba bersih ini disebabkan oleh peningkatan beban pokok dan biaya operasional lainnya.
 
Masih kata dia, Perseroan menetapkan target ambisius untuk penjualan batu bara pada tahun 2024, yaitu sekitar 10 juta hingga 11 juta ton. Selain fokus pada batu bara, Perseroan juga berencana memperkuat kontribusi dari produk-produk lain seperti biomassa, terminal pompa (pump terminal), dan beberapa lini usaha yang dijalankan oleh anak usahanya. Diversifikasi ini diharapkan dapat menopang kinerja keuangan perusahaan secara keseluruhan.

Dalam upaya memperluas portofolio bisnis, Perseroan menganggarkan investasi sebesar US$50 juta atau sekitar Rp791,25 miliar untuk pembangunan pabrik hidrogen peroksida (hydrogen peroxide). Proyek ini dijadwalkan akan dimulai pada Februari mendatang dan diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap pendapatan Perseroan di masa mendatang.

Pertumbuhan SGER di tengah tantangan ekonomi global menunjukkan adaptabilitas dan kekuatan strategi bisnis perusahaan. Dengan fokus pada diversifikasi produk dan ekspansi pasar, Perseroan berpotensi untuk terus meningkatkan kinerjanya. Pasar batu bara dan nikel yang terus berkembang, terutama didorong oleh kebutuhan industri energi dan teknologi, memberikan prospek cerah bagi perusahaan.

"Kenaikan permintaan nikel untuk produksi baterai kendaraan listrik merupakan salah satu faktor pendorong utama. Selain itu, langkah strategis SGER dalam berinvestasi di sektor hidrogen peroksida menunjukkan komitmen perusahaan untuk berinovasi dan mengadopsi teknologi baru demi pertumbuhan jangka panjang," ucapnya.

Reporter: Lakalim Adalin
Editor: Arianto


Share:

NRCA Tebar Dividen Rp70,1 Miliar


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
PT Nusa Raya Cipta Tbk ("NRCA" atau "Perseroan") menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku 2023 di Gran Melia Hotel Jakarta, Selasa (14/05/2024). Salah satu keputusan penting dalam RUPST ini adalah pembagian dividen sebesar Rp70,1 miliar, yang setara dengan Rp29 per lembar saham. Keputusan ini merupakan bagian dari komitmen NRCA untuk memberikan nilai tambah bagi para pemegang sahamnya.

"Perseroan mencatatkan kinerja keuangan yang mengesankan selama tahun 2023. Pendapatan Perseroan mencapai Rp2,90 triliun, meningkat signifikan dibandingkan dengan pendapatan tahun sebelumnya yang sebesar Rp2,46 triliun. Hal ini menunjukkan pertumbuhan yang kuat dalam berbagai lini bisnis yang dijalankan oleh perusahaan konstruksi terkemuka ini.," kata Hadiwinarto Christanto, Direktur Utama NRCA dalam Public Expose Tahunan.

Selain itu, laba bersih NRCA juga mengalami peningkatan signifikan. Pada tahun 2023, laba bersih tercatat sebesar Rp99,51 miliar, naik dari Rp74,67 miliar pada tahun 2022. Pertumbuhan laba bersih ini mencerminkan efisiensi operasional dan keberhasilan NRCA dalam mengelola proyek-proyek besar yang telah dipercayakan kepada mereka.

Hingga Mei 2024, ujar Hadiwinarto, NRCA telah mencatatkan perolehan kontrak baru sebesar Rp1,50 triliun. Bersama dengan sisa kontrak tahun 2023 yang mencapai Rp3,09 triliun, Total Order Book Perseroan kini mencapai Rp4,59 triliun. Beberapa proyek besar yang berhasil diraih oleh NRCA antara lain adalah RS Mayapada IKN East Kalimantan, Hampton Square South Tangerang, Hotel JSI Megamendung Bogor, Daimler Cikarang Bekasi, dan Ellipse Project SAS Phase-1 Karawang.

Selain itu, proyek-proyek penting lainnya termasuk Dipo Center Jakarta, Infrastruktur Subang Smartpolitan Package 2, Shopping Arcade Town Center 3 Kota Baru Parahyangan Padalarang Bandung, Tempo Logistik Bekasi, serta Design & Build Housing a New Townsite West Nusa Tenggara. Keberhasilan NRCA dalam mendapatkan kontrak-kontrak ini menunjukkan kredibilitas dan kapabilitas perusahaan dalam menangani proyek-proyek berskala besar.

Menurut Hadiwinarto, Perseroan terus berkomitmen untuk meningkatkan kinerja dan memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham melalui berbagai strategi pertumbuhan. Salah satunya adalah fokus pada diversifikasi proyek, termasuk proyek-proyek infrastruktur dan properti di berbagai wilayah Indonesia. Dengan portofolio proyek yang semakin beragam, NRCA mampu menghadapi tantangan pasar yang dinamis dan meningkatkan daya saingnya.

Disisi lain, NRCA juga terus berinovasi dalam penerapan teknologi konstruksi terkini untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas proyek. Penerapan teknologi Building Information Modeling (BIM) dan penggunaan material ramah lingkungan adalah beberapa langkah konkret yang dilakukan NRCA dalam rangka mendukung keberlanjutan dan efisiensi proyek.

Dalam RUPST tahun ini, manajemen NRCA juga menyampaikan laporan tahunan yang komprehensif dan akurat kepada para pemegang saham, sebagai bentuk pertanggungjawaban dan transparansi informasi.

NRCA optimis bahwa dengan strategi yang tepat dan komitmen yang kuat, perusahaan akan terus berkembang dan mencapai prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang. Para pemegang saham diharapkan dapat terus mendukung dan berpartisipasi aktif dalam setiap langkah yang diambil oleh perusahaan untuk mencapai tujuan jangka panjang.

"Dengan pencapaian ini, NRCA membuktikan dirinya sebagai pemain utama dalam industri konstruksi di Indonesia, siap menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang yang ada di masa depan," pungkasnya.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Kuartal-I 2024, Laba Bersih TEBE Rp25 Miliar


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Pada Kuartal-I 2024, PT Dana Brata Luhur Tbk ("TEBE" atau "Perseroan") mencatatkan laba bersih sebesar Rp25 miliar, mengalami penurunan tajam sebesar 62,5% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp66,7 miliar. 

"Perseroan juga mencatat penurunan pendapatan sebesar 63,9% menjadi Rp97,3 miliar dibandingkan dengan Rp168,7 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya," kata Direktur TEBE, Hendy Narindra Dewantoro, dalam Public Expose setelah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Rabu (08/05/2024). 

Menurut Dewantoro, penurunan pendapatan tersebut disebabkan oleh berkurangnya jumlah Tonase dan jumlah klien, yang dipengaruhi oleh penurunan harga batubara dan dampaknya terhadap pelabuhan perseroan. Di sisi lain, beban pendapatan Perseroan juga mengalami penurunan sebesar 23,29% menjadi Rp58,984 miliar dari Rp76,89 miliar.

Diketahui bahwa biaya pendapatan Perseroan terutama terdiri dari biaya tetap, sehingga perubahan pendapatan sangat berpengaruh pada marjin laba kotor. Secara keseluruhan, total aset Perseroan juga mengalami penurunan sebesar 14,02% menjadi Rp1.17 triliun pada akhir Maret 2024 dibandingkan dengan Rp1,36 triliun pada akhir Maret 2023.

Berdasarkan data ini, laba bersih per saham Perseroan setara dengan Rp19,26 per lembar. "Meskipun Perseroan menghadapi penurunan yang signifikan, upaya untuk mengoptimalkan kinerja dan mengatasi tantangan pasar tetap menjadi fokus utama manajemen TEBE," ucapnya.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 



Share:

Graha Mitra Asia Cetak Laba Bersih Rp10,45 Miliar


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Emiten Properti, PT Graha Mitra Asia Tbk ("RELF" atau "Perseroan") melaporkan kinerja finansial yang mengesankan dengan mencatat pendapatan sebesar Rp45,42 miliar hingga periode 31 Desember 2023. Pencapaian ini menandai peningkatan yang sangat signifikan, mencapai 148% Year on Year (YoY) dari pendapatan Rp18,34 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.

"Perseroan juga berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp10,45 miliar, naik signifikan 133 persen dibandingkan dengan tahun 2022 pada periode yang sama yaitu Rp4,57 miliar. Peningkatan laba ini antara lain dari kenaikan penjualan proyek perumahan Greenland Kemang, Bogor," kata Ivan Darmanto, Direktur Utama PT Graha Mitra Asia, Tbk, dalam Public Expose setelah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Senin (06/05/2024).

Menurut Ivan, Pencapaian ini menjadi indikator positif bagi stabilitas finansial Perseroan. Didukung pula dari segi pengembangan bisnis, kami optimis menghadapi tantangan baru di tahun 2024 dengan optimasi potensi di proyek yang saat ini sedang berjalan serta penambahan pada proyek baru.

Disisi lain, Perseroan mencatatkan beban pokok pendapatan naik menjadi Rp26,42 miliar dari Rp8,91 miliar, menjadikan laba kotor mencapai Rp18,99 miliar, meningkat dari laba kotor Rp9,42 miliar tahun sebelumnya. 

Tak cuma itu, Laba usaha juga mengalami kenaikan signifikan, mencapai Rp11,40 miliar dari Rp5,18 miliar pada tahun sebelumnya. Laba sebelum pajak penghasilan juga mencatat kenaikan yang cukup besar, mencapai Rp10,44 miliar dari Rp4,48 miliar tahun sebelumnya.

Dari sisi neraca, Ivan menegaskan, total aset Perseroan mencapai Rp296,53 miliar hingga periode 31 Desember 2023, menunjukkan peningkatan yang signifikan 78.6% dari total aset Rp166,03 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Kinerja finansial yang mengesankan ini menunjukkan bahwa PT Graha Mitra Asia Tbk (RELF) terus berkembang secara positif, menjadikannya sebagai salah satu pemain kunci di industri ini.

Reporter: Lakalim Adalin
Editor: Arianto


Share:

Segar Kumala Indonesia Tebar Deviden Rp23 Miliar


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
PT Segar Kumala Indonesia Tbk ("BUAH" atau "Perseroan") telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang menandai sebuah keputusan monumental. Dalam rapat yang berlangsung di Jakarta, perseroan mengumumkan persetujuan pembagian dividen sebesar Rp23 Miliar dari laba bersih tahun buku 2023 kepada para pemegang saham.

"Perseroan akan membagikan dividen senilai Rp23 miliar atau setara dengan Rp23 per lembar saham kepada para pemegang sahamnya," kata Vianita Januarini, Direktur Keuangan BUAH, dalam Public Expose pasca-Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Kamis (02/05/2024).

Menurut Vianita, Perseroan mencatat pencapaian gemilang dalam laporan keuangannya, dengan penjualan neto mencapai Rp1,78 triliun hingga akhir tahun 2023. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 28.65% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp1,38 triliun.

"Peningkatan ini didorong oleh berbagai faktor, termasuk strategi bisnis yang efektif dan komitmen terhadap kualitas produk," ungkapnya.

Selain pertumbuhan penjualan yang signifikan, laporan keuangan BUAH juga mencatat peningkatan dalam laba kotor. "Beban pokok penjualan naik menjadi Rp1,63 triliun dari Rp1,26 triliun, sementara laba kotor naik menjadi Rp152,40 miliar dari Rp119,05 miliar," ucapnya.

Disisi lain, Beban usaha juga mengalami kenaikan yang signifikan, mencapai Rp103,97 miliar dari Rp84,15 miliar. Namun, hal ini seimbang dengan peningkatan laba usaha yang naik menjadi Rp48,43 miliar dari Rp34,89 miliar tahun sebelumnya.

Laba sebelum manfaat pajak juga menunjukkan tren positif, naik menjadi Rp50,34 miliar dari Rp35,01 miliar. Ini mencerminkan kinerja keseluruhan perseroan yang semakin menggiurkan bagi para investor.

Dalam menghadapi tantangan dan peluang di pasar, Vianita menjelaskan, Perseroan telah merumuskan strategi bisnis yang kuat, termasuk perkuatan kerjasama dengan supplier mancanegara, mendorong performa cabang baru, pengoptimalan musim panen buah-buahan baru, dan pemanfaatan momentum hari raya.

Dengan peningkatan laba neto sebesar 45.65% menjadi Rp38,76 miliar dari Rp26,61 miliar tahun sebelumnya, serta penurunan jumlah liabilitas menjadi Rp162,38 miliar dari Rp191,73 miliar, Perseroan menunjukkan komitmen yang kuat terhadap pertumbuhan yang berkelanjutan.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 



Share:

Kuartal I-2024, Bintraco Dharma Cetak Laba Rp51 Miliar


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Emiten dealer mobil Toyota di Jawa Tengah, PT Bintraco Dharma Tbk ("CARS" atau "Perseroan"), mencatatkan peningkatan laba bersih yang signifikan sebesar Rp51 miliar atau meningkat 10% Year over Year (YoY) di kuartal-1 tahun 2024 bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp45 miliar. Kenaikan ini dipengaruhi oleh pertumbuhan volume penjualan mobil baru dan meningkatnya laba kotor.

"Dari sisi penjualan, Perseroan mencatatkan Penjualan sebesar Rp1,6 triliun atau meningkat 14% YoY di kuartal-1 tahun 2024 bila dibandingkan dengan kuartal-1 tahun 2023 sebesar Rp1,4 triliun," kata Benny Redjo Setyono Direktur Utama CARS dalam Public Expose Tahunan usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan di Jakarta, Selasa (30/04/2024).

Menurut Benny, Jumlah penjualan unit mobil baru juga mengalami kenaikan sebesar 5%, dari 4.599 unit pada kuartal-1 tahun 2023 menjadi 4.849 unit pada kuartal-1 tahun 2024. Kenaikan ini didukung oleh model mix penjualan mobil baru, di mana kontribusi model Multi-Purpose Vehicle (MPV) meningkat dari 51% menjadi 53% dalam periode yang sama.

Adapun, Produk andalan seperti Innova Zenix dan Avanza Veloz tetap diminati oleh konsumen hingga kuartal-1 tahun 2024.

Dari sisi neraca, Benny menegaskan, total aset perseroan mencapai Rp3,8 triliun, mengalami penurunan 2% dari tahun sebelumnya. Hal ini disebabkan oleh pengurangan persediaan unit mobil baru sejalan dengan aktivitas program pemasaran yang ditingkatkan untuk mempercepat perputaran persediaan barang di bulan Maret 2024.

Sementara itu, liabilitas CARS juga mengalami penurunan sebesar 5%, sejalan dengan upaya penguatan struktur permodalan melalui pengelolaan kas yang ketat. Posisi liabilitas berhasil dikelola sehingga turun dari Rp3,0 triliun pada Desember 2023 menjadi Rp2,8 triliun pada Maret 2024.

"Tak cuma itu, Ekuitas CARS tumbuh 7% dari Rp877 miliar pada Desember 2023 menjadi Rp937 miliar pada Maret 2024, sejalan dengan pertumbuhan laba bersih yang diraih perseroan," pungkasnya.

Reporter: Thalia F  
Editor: Arianto  


Share:

Pendapatan Sidomulyo Selaras Meningkat 6,3%


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
PT Sidomulyo Selaras Tbk ("SDMU" atau "Perseroan") sukses menggelar Paparan Publik setelah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk periode tahun 2023. Dalam acara yang diadakan di Jakarta, Jum'at (26/04/2024). Perseroan menetapkan tema "Memperkuat Fondasi Menuju Jenjang yang Lebih Tinggi (Strengthening Foundations for the Next Level)" sebagai fokus utama.

"Tema ini mencerminkan komitmen Perseroan untuk terus memperkuat fondasi organisasional, meningkatkan kompetensi, memperbaiki proses bisnis, dan memperluas pangsa pasar sebagai landasan keberhasilan perusahaan," kata Astrid Josephine, Corporate Secretary SDMU, dalam keterangan persnya.

Menurut Astrid, Perjalanan SDMU pada tahun 2023 tidaklah mudah, menghadapi berbagai tantangan dan persaingan. Namun, berkat inisiatif strategis dan kerja sama internal yang solid, Perseroan berhasil mencapai kinerja yang solid. Pendapatan Perseroan meningkat sebesar 6,3% dari tahun sebelumnya, mencapai kenaikan sebesar Rp 5,4 miliar.

Lebih lanjut, Astrid menegaskan, SDMU akan terus berusaha memberikan kinerja terbaiknya meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan ekonomi global. Perseroan tetap fokus pada kepentingan pelanggan dan efisiensi di semua divisi sebagai langkah untuk pulih dari perlambatan ekonomi potensial, meningkatnya ketegangan geopolitik, dan inflasi yang meningkat.

"Dengan sinergi antara manajemen, karyawan, dan pemegang saham, SDMU optimis akan terus meraih kesuksesan di masa mendatang," pungkasnya.

Reporter: Lakalim Adalin
Editor: Arianto


Share:

Citra Borneo Utama Tebar Deviden Rp28.8 Miliar


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Emiten industri pemurnian, pemisahan/fraksinasi dan perdagangan produk kelapa sawit dan turunannya, PT Citra Borneo Utama Tbk ("CBUT" atau "Perseroan") dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) telah menyetujui pembagian deviden tahun buku 2023 sebesar Rp28.84 miliar. Hal tersebut disampaikan Ronny Hertantyo Raharjo, Direktur CBUT dalam Public Expose usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan di Jakarta, Rabu (24/04/2024).

Menurut Ronny, Perseroan mencatatkan penurunan laba tahun berjalan tahun 2023 sebesar 35,35%, turun menjadi Rp144,24 miliar bila dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp223,14 miliar.

Selain itu, lanjut Ronny, penurunan laba tersebut berbanding terbalik dengan pendapatan perseroan yang mengalami peningkatan signifikan dari Rp9,61 triliun menjadi Rp10,31 triliun pada tahun 2023.

Namun, pertumbuhan beban pokok penjualan lebih tinggi dari Rp8,12 triliun menjadi Rp9 triliun pada 2023. Hal ini mengakibatkan laba bruto perseroan turun dari Rp1,49 triliun menjadi Rp1,31 triliun. Alhasil, Laba usaha juga mengalami penurunan dari Rp413,55 miliar menjadi Rp311,75 miliar.

Dari sisi aset, total aset di tahun 2023 mencapai Rp4,34 triliun, meningkat 43,62% bila dibandingkan dengan tahun 2022 yang sebesar Rp3,02 triliun. Peningkatan tersebut sejalan dengan kenaikan liabilitas perseroan dari Rp2,25 triliun menjadi Rp3,43 triliun.

Komentar dari analis pasar menyebutkan bahwa meskipun pendapatan meningkat, namun penurunan laba yang signifikan menunjukkan adanya tantangan dalam pengelolaan biaya operasional yang perlu diperhatikan oleh manajemen CBUT.

Penulis: Lakalim Adalin
Editor: Arianto


Share:

JAPFA Cetak Penjualan Bersih Rp51,18 Triliun di Tahun 2023


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp51,18 triliun di tahun 2023, naik 4,5% secara year-on-year (yoy). Pada angka neraca, total aset naik dari Rp32,69 triliun pada tahun 2022 menjadi Rp34,11 triliun pada tahun 2023. Belanja modal (capex) Perseroan dilaporkan mendekati nilai belanja modal di tahun 2022, yakni di angka Rp 1,98 triliun. Hal ini dilaporkan pada paparan publik JAPFA hari ini.

"Di tengah tantangan yang terjadi di tahun 2023 yakni kelangkaan bahan baku dan fluktuasi harga live bird, JAPFA tetap fokus dalam menjalankan strategi bisnisnya. Upaya efisiensi di berbagai bidang, penggunaan bahan baku alternatif hingga pengoptimalan utilisasi kapasitas produksi berhasil menekan biaya produksi dan menjaga efektivitas kinerja perusahaan," kata Leo Handoko Laksono, Direktur JAPFA dalam Public Expose Tahunan usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan di Jakarta, Rabu (03/05/2023).

Di samping itu, dalam rangka mendukung program pemerintah untuk menjaga keseimbangan populasi ayam pedaging dalam negeri, JAPFA telah mengekspor ke beberapa negara, termasuk ekspor perdana ayam hidup ke Singapura." 

Dikatakan Leo, Ditinjau dari kontribusi penjualan kotor per segmen usaha, divisi perunggasan masih menjadi penyumbang terbesar penjualan dengan persentase mencapai 90 persen. Segmen pakan ternak menyumbangkan penjualan sebesar 41% disusul dengan segmen peternakan komersial sebesar 31%. Bahkan, perseroan berhasil mencatatkan kenaikan ekspor pakan unggas sebesar 4 kali lipat dibanding tahun sebelumnya.

"Segmen Usaha Pengolahan Hasil Peternakan dan Produk Konsumen juga berhasil mencatat pertumbuhan kinerja penjualan bersih yang cukup baik, yaitu sebesar 3,7% menjadi Rp7,9 triliun dari tahun sebelumnya sebesar Rp7,6 triliun dengan laba mencapai Rp417,2 miliar," ungkapnya.

Selain itu, Segmen budidaya perairan juga dinilai masih memiliki potensi yang sangat besar. Begitu pula dengan sektor hilir yang senantiasa menawarkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Kedepannya, kami terus berupaya memperkuat sektor hilir. 

Menurut Leo, Adapun upaya strategis yang dilakukan JAPFA dalam memperkuat segmen hilirnya yakni, melakukan ekspansi dan pengembangan pasar, khususnya pada daerah-daerah yang masih memiliki potensi pasar yang besar. Kedua, memperluas distribusi penjualan produk dengan melakukan penetrasi ke pasar tradisional. Hal ini sejalan dengan sinergi yang dilakukan dengan menggabungkan distribusi produk-produk olahan. 

Terakhir, JAPFA melakukan berbagai program promosi untuk menjaga loyalitas pelanggan dan konsumen. Langkah ini membuahkan hasil yang cukup baik, di mana perusahaan dapat mempertahankan pangsa pasar di tengah persaingan yang kian tajam dan pasar yang cenderung mengalami stagnasi.

Sepanjang tahun 2023, JAPFA juga mempertajam fokus untuk meningkatkan komitmen perusahaan terhadap aspek keberlanjutan. Hal tersebut salah satunya dibuktikan dengan pemanfaatan Sustainability-Linked Loan (SLL) dari PT Bank Negara Indonesia Tbk, Persero (BNI) senilai Rp1,425 triliun. Selama tiga tahun terakhir, JAPFA menjalankan komitmennya untuk membangun delapan dari sembilan fasilitas daur ulang air limbah. 

"Selain itu, saat ini JAPFA juga tengah menyempurnakan JAPFA Sustainability Reporting System (JSRS) dengan menambahkan cakupan data yang relevan, sehingga secara siginifikan meningkatkan kelengkapan dan akurasi data," pungkasnya. (Arianto)


Share:

Inilah Alasannya, Saham CLAY Melambung 181,25%


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Dalam rangka memenuhi permintaan Bursa, PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY) menggelar Paparan Publik Insidentil di Jakarta, Kamis (21/03/2024). Acara tersebut diselenggarakan dengan kehadiran dari direksi perseroan, yang menjadi sorotan utama di tengah suspensi Saham CLAY sejak 13 Maret 2024.

Saham CLAY, yang terakhir diperdagangkan pada posisi Rp 360, mengalami lonjakan harga kumulatif yang signifikan sebesar 181,25% dalam periode year to date (ytd). Suspensi ini diberlakukan karena fenomena ini menimbulkan kekhawatiran dan memicu ketertarikan pasar yang tinggi.

"Perseroan masih berfokus pada bisnis perhotelan serta proyek pembangunan rumah sakit di Pontianak," kata Presiden Direktur CLAY, Nani Andriani.

Selain itu, menurut Nani, adanya Persetujuan Pembangunan Gedung (PBG) rumah sakit, perseroan mulai mengoptimalkan rencana kerja pembangunan, dengan penyesuaian perhitungan struktur mengacu pada UU Kesehatan No.17 TH. 2023.

Berdasarkan Analisis Manajemen Terkait:

1. Peningkatan Harga Saham:
    
Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali menunjukkan peningkatan jumlah wisatawan, baik mancanegara maupun domestik. Hal ini memengaruhi keyakinan masyarakat terhadap kinerja keuangan CLAY, mendorong minat untuk memiliki saham perusahaan ini.

2. Kemungkinan Penyebab Kenaikan Harga Saham CLAY:
    
Pertanyaan mendasar dari investor khususnya yang berkaitan dengan property adalah perijinan yang clean and clear. Dengan terbitnya PBG Rumah Sakit yang mengadopsi UU Kesehatan No.17 Th.2023, rumah sakit ini diharapkan menjalankan konsep bisnis modern yang menarik bagi investor.

3. Kondisi Politik dan Investasi:
    
Kondisi politik nasional yang kondusif pasca pemilu 14 Februari 2024, menjadi faktor peningkatan minat investor untuk berinvestasi.

Reporter: Lakalim Adalin
Editor: Arianto



Share:

HATM Kembali Tebar Dividen Rp39,62 Miliar


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Emiten transportasi dan logistik, PT Habco Trans Maritima Tbk ("HATM" atau"Perseroan"), dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) telah menyetujui pembagian dividen sebesar Rp39,62 miliar atau setara dengan 20 persen laba bersih Tahun Buku 2023 yang sebesar Rp198,17 miliar. Pada tahun ini, Perseroan optimistis bisa mencatatkan laba bersih Rp238,6 miliar atau bertumbuh 20,4 persen (year-on-year).

"Perseroan mencatatkan pertumbuhan laba bersih yang impresif sebesar 39,05% menjadi Rp 198,17 miliar pada tahun 2023, meningkat signifikan dari Rp 142,51 miliar pada tahun sebelumnya. Peningkatan ini menandai kemajuan finansial yang kuat bagi perusahaan, dengan laba per saham yang naik dari Rp 22,96 menjadi Rp 28,31," kata Andrew Kam, Direktur HATM saat Public Expose di Jakarta, Jum'at (15/03/2024).

Adapun, Peningkatan laba didorong oleh pertumbuhan pendapatan yang substansial sebesar 55,03% dari Rp 371,32 miliar menjadi Rp 575,67 miliar. Laba kotor perusahaan juga mengalami kenaikan dari Rp 161,77 miliar menjadi Rp 236,95 miliar, menunjukkan efisiensi operasional yang lebih baik dan pengelolaan biaya yang efektif.

"Laba usaha HATM mengalami pertumbuhan dari Rp 144,23 miliar menjadi Rp 209,40 miliar, sementara laba sebelum pajak meningkat dari Rp 142,51 miliar menjadi Rp 198,17 miliar. Kenaikan ini mencerminkan kinerja bisnis yang solid dan strategi pertumbuhan yang berhasil," ungkapnya.

Dari sisi neraca, ujar Andrew, total aset Perseroan naik 46,01% dari Rp 716,2a4 miliar menjadi Rp 1,04 triliun hingga akhir tahun 2023. Namun, kenaikan aset ini juga diikuti oleh peningkatan liabilitas perusahaan yang cukup besar, yaitu sebesar 949,87% menjadi Rp176,74 miliar per 31 Desember 2023, dari Rp16,83 miliar di akhir tahun 2022. Meskipun demikian, ekuitas Perseroan tetap mengalami peningkatan sebesar 24,26% menjadi Rp869,08 miliar dari Rp699,41 miliar.

Menghadapi tahun 2024, HATM siap mengatasi berbagai kendala dan tantangan bisnis yang mungkin muncul. Beberapa kendala yang diidentifikasi termasuk supply chain yang belum sepenuhnya lancar dan ketidakpastian kondisi ekonomi global. 

"Untuk menjaga kinerja yang meningkat, HATM telah menyiapkan strategi yang meliputi diferensiasi kargo dan pemeliharaan hubungan baik dengan pelanggan. Selain itu, Perseroan juga berencana untuk melakukan ekspansi bisnis melalui penambahan jumlah armada, sebagai bagian dari upaya untuk mencapai target pertumbuhan di tahun mendatang," pungkasnya.

Reporter: Lakalim Adalin
Editor: Arianto



Share:

Waskita Karya Jamin Selesaikan 7 Proyek IKN pada Semester I/2024


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
PT Waskita Karya (Persero) Tbk menjamin penyelesaian proyek di Ibu Kota Nusantara pada Semester I 2024. Tujuh proyek IKN tersebut diantaranya yakni Jalan Logistik Lingkar Sepaku Segmen 4, Tol IKN Segmen 5A, Sekretariat Presiden dan bangunan pendukung. Serta Kementerian Koordinator 3, Kementerian Koordinator 4, IPAL 123, dan Saluran Utilitas Terpadu (MUT) - 01.

Direktur Utama Waskita Karya Muhammad Hanugroho mengatakan, komitmen ini sejalan dengan rencana pemerintah untuk mulai memindahkan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke Ibu Kota Nusantara (IKN) pada bulan Juli mendatang.

"Waskita Karya sebagai salah satu BUMN yang bergerak di bidang infrastruktur berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan infrastruktur di Indonesia." ujar Hanugroho dalam keterangan tertulis, Jumat (19/1/2024).

"Melalui pembangunan proyek IKN, Waskita Karya turut mendukung pemerintah dalam menarik lebih banyak investasi di IKN dengan melengkapi sarana dan prasarana di IKN," jelasnya.

Dia menambahkan, secara total, Waskita Karya mengerjakan 12 proyek di IKN senilai total Rp 13,6 triliun, di mana porsi Waskita Karya sebesar Rp 7,5 triliun.

Dua belas proyek tersebut, antara lain Jalan Akses Lingkar Sepaku Seksi 4 senilai Rp139 miliar, Jalan Tol IKN Segmen 5A senilai Rp1,12 triliun, Gedung Sekretariat Negara senilai Rp1,35 triliun, Gedung Kemenko 3 senilai Rp403 miliar.

Kemudian Gedung Kemenko 4 senilai Rp735 miliar, IPAL 1,2,3 KIPP IKN senilai Rp447 miliar, Jalan Feeder District IKN senilai Rp644 miliar, Rumah Susun ASN 3 senilai Rp1,13 triliun, Jalan Nasional IKN Seksi 6C-1 senilai Rp539 miliar, dan MUT-01 senilai Rp158 miliar, Jalan Tol IKN Segmen 3B-2 senilai Rp533 Miliar dan Jalan Akses Bandara VVIP IKN.

"Komitmen Waskita Karya untuk mempercepat pembangunan proyek ini juga sejalan dengan harapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melaksanakan upacara peringatan HUT RI 17 Agustus 2024 di Ibu Kota Nusantara," kata Hanugroho.

Lebih lanjut, Hanugroho mengatakan, sektor infrastruktur masih akan berpotensi mengalami pertumbuhan seiring dengan kebutuhan infrastruktur yang masih tinggi di Indonesia dan untuk mendukung pembangunan serta pertumbuhan ekonomi nasional.

Ke depan, Waskita Karya berkomitmen akan terus mendukung pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Per Januari 2024, Waskita Karya mencatat kemajuan progress proyek yang dikerjakan di IKN dibandingkan September 2023 lalu.

Dengan rincian Jalan Akses Lingkar Sepaku Seksi 95,23%, Jalan Tol IKN Segmen 5A 76,20%, Gedung Sekretariat Negara 55,04%, MUT-01 56,12%, Gedung Kemenko 3 50,98%, Gedung Kemenko 4 50,65%.

Kemudian ada Jalan Feeder District IKN 44,06%, Rumah Susun ASN 3 26,83%, IPAL 1,2,3 KIPP IKN 14.65%, Jalan Nasional IKN Seksi 6C-1 0,75%, Jalan Tol IKN Segmen 3B-2 dan Jalan Akses Bandara VVIP IKN yang baru saja tanda tangan kontrak Januari ini.

Perseroan sangat selektif dalam memilih proyek baru terutama dalam hal kepastian pembayaran, terdapat uang muka dan skema pembayaran monthly payment.

Serta telah melalui Komite Manajemen Risiko Konstruksi sehingga proyek – proyek yang didapatkan oleh Waskita dapat berjalan dengan lancar dan selesai tepat waktu serta memberikan dampak positif bagi kinerja perusahaan (profitable oriented). (Arianto)


Share:

KIRIM BERITA SILAHKAN KLIK

KIRIM BERITA ANDA KESINI! Merasa Terbantu Dengan Publikasi ? Ayo Traktir Kopi Untuk Admin Dengan Cara Berbagai Donasi. Terimakasih :)



BREAKING NEWS

~||~ KPU Tetapkan Pasangan Prabowo Subianto & Gibran Rakabuming Raka Menjadi Presiden Terpilih ~||~ Kampung Rakyat Indonesia Siap Sukseskan PILKADA Serentak Tahun 2024 ~||~ Hak Angket Kian Redup ~||~ Pasangan Capres & Cawapres Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar dan Pasangan Ganjar Pranowo - Mahfud MD Resmi Layangkan Gugatan Hasil Pilpres Ke Mahkamah Konstitusi ~||~ #PEMILUDAMAI ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno - Makna Proklamasi

Ir. Soekarno (Sang Proklamator) Setiap Tahun kita Memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Maka kita tidak bisa t...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI


loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Label

(SAS) #2019GantiPresiden Accounting Aceh Aceh Timur Adat Istiadat Advokat AFF Agama Agraria AIDS Air Aisyiyah Aksara Aksi Aksi Sosial Aktivis Aktivitis Al Washliyah Album Amien Rais Anak Anak Yatim Anarkis Angkatan Darat Anies Baswedan Animal Anti Korupsi Arisan Artikel Artis Arus Mudik Asahan Asian Games ASN Asuransi Asusila Atlet Award Bacaleg Bachtiar Ahmad Sibarani Baksos Bakti Sosial Balap Liar Banda Aceh Bandar Lampung Bandara Bandung Banjir BANK Bank Sumut Bansos Banten Bantuan Sosial Bapenas BAPER Bappenas Basarnas Batu Akik Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar BBM Bea Cukai Beasiswa Begal Bekraf Beladiri Belanja Bencana Bencana Alam Beras Berita Bhabinkamtibmas Bhayangkara Bhayangkari Bioskop Bisnis BKPRMI BM PAN BNI BNN BNPT Bobby Nasution Bom Bunuh Diri Boomerang BPBD BPJS BPN BPOM BRI Brimob Buka lapak Bukit Asam Buku Bulog BUMN Bung Karno Bupati Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Caleg Capital market CCTV Cerpen Cianjur Cikampek Citilink conference Cosplayer Covid-19 Covid-19 Satgas Covid19 Cuaca Cuci Tangan Curanmor Cyber Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Debt Collector Dede Farhan Aulawi Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Densus 88 Desa Dewan Pengawas Dewata Sakti Dharma Pertiwi Dialog Digital Diklat Dinas Perhubungan Dirgahayu HUT RI Disiplin Diskusi Dongeng Donor Darah DPD RI DPR Duka Cita E-Money Effendi Simbolon Ekonom Ekonomi Ekspor Impor Electronics Elektronik Emas Empat Pilar Entertainment Es cream ESDM event Fashion Festival FIFA Film Film Horor Film seri Anak Fintech FISIP Flores Timur Formasi Formula E Forum Furniture Futsal G30S/PKI GAAS Games Ganja Ganjar Ganjil Genap Garut Gebyar Kemerdekaan Gempa Geng Motor Genppari Gereja Gibran Gizi Buruk Go Pay Go-Jek Gojek Golkar Gotong Royong Grab Gubernur Guru Besar Gym Haedar Nasir ham HANI Harbolnas Hari Ibu Hewan Hiburan HIV HMI Hoax Hotel Hp Hukum Humas Humbahas HUT HUT Bhayangkara HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibadah Haji Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek IMM Indonesia Industri inflasi Informasi Infrastruktur Inspektorat Inspirasi Internasional Internet Intoleran Investor IPK IPM IPPI Islam IWAPI Jakarta Jakarta Barat Jakarta Pusat Jalan Jambore Nasional Jawa Tengah Jawa Timur Jayapura Jokowi Juara Jum'at Barokah Jumanji Jumat Jumat Berkah Jurnalis Kaliber Kampanye Kampung Rakyat Indonesia Kampus Kamtibmas Kapolda Kapoldasu Kapolri Kapolsek Kapolsek Kepolisian Karaoke Karhutla Karya Tulis Kasus KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kebun Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kejuaraan Kejurnas Kekerasan Kelestarian Alam Keluarga Kemalingan Kemanusiaan Kemenag Kemenaker Kemendag Kemendagri Kemendesa Kemendikbud Kemenhub Kemeninfo Kemenkes Kemenkeu Kemenko Kemenkumham Kemenlu KEMENPAN-RB Kemenparekraf Kemenperin Kemenpora kemenristek Kemensos Kementan Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepala Daerah Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Keselamatan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Khilafahtul Muslimin Kilas Balik Bung Karno Kivlan Zen KKP KNPI Kohati kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Konsumen Koperasi Kopermasu Kopi Kopi Pagi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal KRYD KSAD Kudeta Kuliner Kunjungan Kerja Kutai Kartanegara Labuhan Batu Lahan Lakalantas Laksi Lalu Lintas Lampung Langka Langkat Lapas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku LAZISMU Lebaran Legislatif Lembaga LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup LIPPI Listrik Lock Down Lomba lomba lari London LPPI LPS LSM Lukas Enembe Madina Mahasiswa Mahkamah Agung Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Makassar Makkasar Mall Maluku Market Outlook Masjid Masker Mata Uang Maulid Nabi Mayday MDMC Medan Denai Media Media Sosial Megapolitan Menag Mendag Mendagri Menembak Menteri Menteri Perdagangan millenial Minuman Keras Minuman sehat Minyak Goreng Minyak Makan Miras Mobil MOI Motivasi MoU MPR MPR RI Mudik Muhammadiyah Muharram MUI Munas Musibah Musik Musyawarah Musywil Narkoba Narkotika NasDem Nasional Natal Natal & Tahun Baru New Normal NII NKRI NU ODGJ Office Ojek Online Ojol Olah Raga Olahraga Ombusman Omicron Online Operasi Patuh Operasi Yustisi Opini Organisasi Ormas Otomotif P Padang Padangsidimpuan Pagelaran Pahlawan Pajak Pakta Integritas Palestina Pameran PAN Pancasila Papua Parawisata Pariwisata Partai Demokrat Partai Politik Partai UKM Partai Ummat Pasar Pasar modal Pasar Murah Pasar Tradisional Paspampres Patroli PC PDI Perjuangan PDIP Perjuangan pe Pedagang Pegadaian Pelajar Pelajar Islam Indonesia Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Pelukis Peluncuran Pemadam Kebakaran Pemalakan Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan pemerasan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuda Melati Indonesia Pemuda Muhammadiyah Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencemaran Nama Baik Penculikan Pencurian Pendataan Pendidikan Penelitian Penembakan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengadilan Pengadilan Negeri Pengajian Pengamanan Pengamat Penganiayaan Pengawasan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penulis Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perampasan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perhubungan Perikanan Peristiwa Perjanjian Perjudian Perkawinan Perlombaan Permainan Perpajakan Pers Pertamina Pertanahan Pertanian Perusahaan Pesawat Terbang PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pin Pinjam meminjam uang Pinjaman Online PKL PKS PMI Polairud Polantas Polisi Cilik Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Ponpes Pornografi Posko Ummat PPKM PPWI Pra Kerja Prabowo Pramuka Praperadilan Prawita Genppari Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik Prokes promo Property Prostitusi Protokol Kesehatan PSI PSSI Public Expose Publik expose Puisi Pungli PUPR Pusat Perbelanjaan Puskesmas PWI Qurban Radikalisme Rafdinal Ragam Rakernas Rakor Ramadhan Reksadana Rektor Relawan Relawan Jokowi Religi Remisi Rentan Renungan resa Restoran Reuni 212 Revolusi Mental Reward RKUHP Robot Ruang Guru Rumah Rumah sakit Rups Rusia RUU Saber Pungli Sabu Sahabat Anak Salon Samosir Samsat Samsung Sanitasi air.Lingkungan hidup Santri SAR Satlantas Satpol PP Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Sengketa Seniman Senjata Senjata Api Sepak Bola Separatis Sepeda Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Sigli Silaturahim Silaturahim. KUYAI Kartanegara Silaturahmi Silaturrahim SIM Simalungun Simpan Pinjam Simulasi Smartphone Soekarno Solar Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Stunting Suku bunga Sulawesi Selatan Sumatera Barat Sumatera Utara Sumpah Jabatan Sumut Sungai Superstore Suplemen Surabaya Surat Terbuka Suriyono Adi Susanto Suriyono Adi Susanto {SAS) Survei Survey susu Swab Antigen Syafi'i Ma'arif Syariah Syawal Takjil Tali Kasih Talkshow Tanjung Balai Tantama Tapanuli Tengah Tawuran Teknologi Teror Terorisme Tes Urine Tiket Tilang Tips Tjahyo Kumolo TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tokoh Agama Tokoh Masyarakat Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Uang Palsu UIN Ujaran Kebencian UKM Ukraina Ulama UMJ umkm UMSU Undang-Undang UNIMED UniPin Universitas Unjuk Rasa Upacara Usaha Rakyat UU Cipta Kerja UU ITE UUD 1945 Vaksinasi Vaksinasi booster Valentine Day Verifikasi Viral Virus Corona Walikota Wanita Wapres Wartawan Webinar Wirausaha Wisata WNA Workshop Yogyakarta Zulkifli Hasan

Arsip Berita

IKLAN

IKLAN

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA


PRO KONTRA VAKSINASI

~> Program Vaksinasi Yang Diluncurkan Pemerintah Mendapat Sorotan Dari Berbagai Masyarakat, sehingga terjadi pro dan kontra

<~ Memang Sebenarnya Harus Jelas Disampaikan, Maksud dan Tujuan Vaksinasi, Karena dilapangan Ada Perbedaan Orang Yang Akan Divaksin dan Yang Tidak Boleh Divaksin, membuat masyarakat Bingung

Link Terkait

close
Banner iklan disini