Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id
Tampilkan postingan dengan label Public Expose. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Public Expose. Tampilkan semua postingan

Guna Timur Raya Bukukan Pendapatan sebesar Rp42,84 miliar



Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Emiten transportasi, PT Guna Timur Raya Tbk ("TRUK" atau "Perseroan") sepanjang tahun 2020, Perseroan berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp42,84 miliar atau turun bila dibandingkan dengan pendapatan Rp49,81 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.

"Bahkan, Perseroan mencatatkan laba bruto  sebesar Rp2,64 miliar atau turun bila dibandingkan dengan laba bruto Rp13,88 miliar," kata Budi Gunawan saat Public Expose di Jakarta. Jum'at (03/09)

Alhasil, kata Budi, Rugi sebelum pajak tercatat sebesar Rp8,91 miliar usai meraih laba sebelum pajak Rp948 juta tahun sebelumnya. 

"Dari sisi aset, Total aset perseroan hingga periode 31 Desember 2020 mencapai Rp86.14 miliar atau turun bila dibandingkan dengan total aset Rp98,89 miliar hingga periode 31 Desember 2019," ungkapnya.

Akibat Pandemi covid-19, yang mana menjadi domino effect dari customer ke kinerja perseroan dan Peraturan pemerintah terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang tentu membatasi operasional perseroan.

"Kedepannya, Perseroan akan berinvestasi sesuai kebutuhan niche market dan melakukan prospek calon customer baru serta melakukan adaptasi health, safety and environment (HSE) dengan berbasis teknologi," pungkasnya. (Arianto)



Share:

Semester I 2021, Dwi Guna Laksana Bukukan Pendapatan Rp1,07 Triliun


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Emiten pemasuk batubara PT Dwi Guna Laksana Tbk ("DWGL" atau"Perseroan") berhasil membukukan pendapatan Rp1,07 triliun hingga periode 30 Juni 2021 atau naik dari pendapatan Rp749,80 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.

"Sedangkan, beban pokok pendapatan melesat menjadi Rp984,79 miliar dari Rp659,34 miliar tahun sebelumnya," kata Herman Fesikhin, Direktur Utama DWGL saat Public Expose di Jakarta. Senin (30/08)

Bahkan, kata Herman, Laba kotor turun menjadi Rp81,71 miliar dari laba kotor Rp99,46 miliar tahun sebelumnya.

Begitu juga, Laba operasional diraih Rp58,44 miliar turun dari laba operasional Rp65,73 miliar tahun sebelumnya.

"Alhasil, Rugi yang diatribusikan ke pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp10,41 miliar dari laba Rp31,29 miliar tahun sebelumnya," ungkapnya.

Dari sisi aset, ujar Herman, Total aset perseroan mencapai Rp851,62 miliar hingga periode 30 Juni 2021 atau naik bila dibandingkan dengan total aset Rp703,67 miliar hingga periode 31 Desember 2020.

Asal tahu saja, Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) hari ini telah disetujui Penawaran Umum Tanpa Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) dengan menerbitkan Saham baru pada nilai nominal sebesar Rp100,- dengan harga pelaksanaan 90% dari rata-rata harga penutupan perdagangan saham Perseroan sejak tanggal 30 Juni 2021 sampai dengan tanggal 4 Agustus 2021 yaitu Rp174,-.

Dan yang pasti, Seluruh dana hasil Penambahan Modal setelah dikurangi biaya-biaya digunakan untuk memperkuat struktur permodalan dalam rangka meningkatkan kegiatan usaha Perseroan dan Entitas Anak.

"Di tahun 2021, Perseroan akan berusaha mencapai volume pasokan ke PLN dengan 4 juta ton per tahun dalam 2 tahun kedepan diikuti memperluas penetrasi pasar domestik dan menjajaki peluang untuk ekspor batubara serta melakukan efisiensi biaya terhadap bidang usaha lainnya yang belum berkontribusi positif," pungkasnya. (Arianto)



Share:

Per akhir Juni 2021, Bank Capital Cetak Laba Bersih Rp.11,60 Milyar


Duta Nusantara Merdeka |  Jakarta
Emiten perbankan PT Bank Capital Tbk ("BACA" atau "Perseroan") sepanjang tahun 2020, kinerja keuangan Perseroan secara keseluruhan tetap optimal dan terjaga. Berkat sumber daya manusia yang andal serta layanan perbankan yang terus dimaksimalkan.
 
"Kinerja perseroan tercermin dari Total Aset tumbuh 6,67% dari Rp18.96 triliun pada akhir tahun 2019 menjadi Rp20,22 triliun pada akhir tahun 2020. Bahkan Per akhir Juni 2021, Total Aset dibukukan mencapai Rp23,75 triliun," kata Direktur Utama BACA, Wahyu Dwi Aji saat Public Expose Tahunan di Jakarta. Rabu (25/08)

Per akhir Juni 2021, kata Wahyu, Laba Bersih Perseroan mencapai Rp11,60 milyar, ROA sebesar 0.14%, ROE sebesar 1.58%, BOPO sebesar 98.83% dan LDR sebesar 20.17%.

Secara umum, tingkat kecukupan modal Perseroan masih berada di atas batas minimum yang ditetapkan oleh regulator perbankan.

Asal tahu saja, Jaringan layanan Perseroan pada tahun 2020 berjumlah 82 Kantor Operasional yang tersebar di wilayah Jakarta, Tangerang, Bekasi, Cikarang, Bandung, Surabaya, Solo, dan Kupang.

"Pada akhir tahun 2021, Perseroan berencana melakukan Penawaran Umum Terbatas (PUT) IV dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sebanyak banyaknya 20 milyar lembar saham dengan harga nominal Rp.100 per lembar saham guna memperkuat struktur pemodalan," ungkapnya.

"Saat ini, Perseroan sedang fokus pada beberapa langkah perubahan untuk meningkatkan kualitas layanan pada nasabah. Bahkan, Perseroan optimistis dapat terus mengembangkan layanan digital dan menghadirkan pengalaman bertransaksi yang optimal bagi seluruh nasabah," pungkasnya. (Arianto)



Share:

Rayakan Hari Pemuda Internasional, Nestlé Indonesia Dukung Kaum Muda Masuki Dunia Kerja


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Nestlé Indonesia, melalui inisiatif Nestlé Needs YOUth, mempersiapkan kaum muda untuk memasuki dunia kerja dan meningkatkan prospek mendapatkan pekerjaan dengan menghadirkan acara webinar bertema “The Fine Art of Self-Management,” dalam rangka merayakan International Youth Day, atau Hari Pemuda Internasional. 

Pada acara webinar tersebut, Presiden Direktur PT Nestlé Indonesia Ganesan Ampalavanar berbagi kepada 3.000 anak muda dari seluruh Indonesia mengenai pentingnya memiliki kemampuan reskilling and upskilling yang mencakup di antaranya manajemen diri (aktif belajar, tangguh, toleransi terhadap stress dan fleksibel), kemampuan berpikir kritis dan memecahkan masalah sebagai kaum muda yang akan menjadi pemimpin masa depan. 

"Kemampuan ini juga disoroti World Economic Forum sebagai kemampuan yang penting di beberapa tahun mendatang. Dengan berkembangnya teknologi, self-management merupakan kemampuan penting untuk dimiliki agar siap beradaptasi terhadap lingkungan kerja masa depan," kata Ganesan. Kamis (19/08)

Sebagai anak muda yang akan memasuki dunia kerja, lanjutnya, penting untuk mulai membentuk kebiasaan baik sedini mungkin. Untuk menjadi pemimpin masa depan, kita harus mengenal diri sendiri, mempertegas kekuatan kita dan memperbaiki kekurangan kita. Tantangan akan selalu ada, tapi kita harus mampu mengatur diri sendiri untuk mencapai kesuksesan dan bangkit jika mengalami kegagalan.

Menurutnya, Kaum muda adalah generasi pemimpin masa depan yang berperan penting dalam membentuk masa depan masyarakat. 

Menyadari hal ini, kata Ganesan, Nestlé berambisi untuk mendukung kaum muda dan membantu 10 juta anak muda di seluruh dunia untuk mempunyai akses pada  peluang ekonomi pada 2030. Melalui inisiatif global Nestlé Needs YOUth, Nestlé telah membantu mempersiapkan ratusan ribu anak muda untuk bekerja dan menawarkan puluhan ribu peluang magang, pelatihan dan kerja kepada anak muda di seluruh dunia. 

Dalam penerapannya, Nestlé Indonesia mendukung kaum muda melalui berbagai kegiatan untuk membina bakat dan kemampuan mereka. 

Di tahun 2021, Nestlé needs YOUth program telah menjangkau lebih dari 6.700 kaum muda di Indonesia melalui berbagai program seperti Nestlé Management Trainee (NMT), program magang daring Nesternship, rangkaian webinar Masterclass serta program magang Youth Empowerment Squad (YES!) yang dilaksanakan bermitra dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi sebagai bagian dari program Kampus Merdeka.  

Sementara itu, Direktur HR PT Nestlé Indonesia Fahrul Irvanto mengatakan, Kami percaya bahwa kaum muda memiliki potensi besar untuk melakukan perubahan dan membentuk masyarakat yang berkembang dan tangguh. 

"Selain itu, Kami berharap untuk berperan aktif dalam mendukung kaum muda serta pemerintah untuk mewujudkan bangkitnya generasi emas yang yang berkualitas, maju, mandiri,dan modern pada 2045," pungkasnya. (Arianto)

 
Share:

Tahun 2020, Tri Banyan Tirta Bukukan Pendapatan Rp321,50 Miliar


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
PT Tri Banyan Tirta Tbk ("ALTO" atau "Perseroan") emiten yang bergerak dalam bidang usaha makanan, minuman dan air mineral. Sepanjang tahun 2020 membukukan Pendapatan sebesar Rp321,50 miliar atau turun bila dibandingkan dengan pendapatan sebesar Rp343,97 miliar tahun sebelumnya.

"Selain itu, Perseroan mencatatkan penjualan sebesar Rp321,50 miliar atau turun 6,5% bila dibandingkan dengan penjualan Rp343,97 miliar tahun sebelumnya," kata Andy Wardhana Putra Tanumihardja, SE, Direktur Utama ALTO saat Public Expose di Jakarta. Kamis (19/08)

Bahkan, katanya, laba bruto perseroan turun menjadi Rp37,38 miliar dari laba bruto Rp41,93 miliar tahun sebelumnya.

"Namun, Laba usaha perseroan menjadi Rp0,21 miliar atau naik 0,07% bila dibandingkan dengan rugi usaha Rp5,58 miliar tahun sebelumnya," ungkapnya.

Alhasil, perseroan mencatatkan rugi komprehensif tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk naik 2,4% menjadi sebesar Rp10,50 miliar bila dibandingkan dengan rugi komprehensif Rp7,38 miliar tahun sebelumnya.

"Dari sisi aset, Total aset perseroan hingga periode 31 Desember 2020 mencapai Rp1.105,87 miliar atau naik tipis bila dibandingkan dengan total aset Rp1.103,45 miliar hingga periode 31 Desember 2019," pungkasnya. (Arianto)





Share:

Logindo Samudramakmur Bukukan Pendapatan US$25,56 Juta


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Emiten pelayaran PT Logindo Samudramakmur Tbk ("LEAD" atau "Perseroan") sepanjang tahun 2020 membukukan pendapatan sebesar US$25,56 juta menurun tipis 0,19% bila dibandingkan dengan pendapatan US$ 25,61 juta pada tahun sebelumnya.

"Alhasil, Perseroan mencatatkan kerugian tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar US$2,69 juta atau turun bila dibandingkan dengan kerugian tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar US$8,54 juta pada tahun sebelumnya," kata Adrianus Iskandar, Sekretaris Perusahaan PT Logindo Samudramakmur Tbk saat Public Expose Tahunan di Jakarta. Kamis (18/08)

Dari sisi aset, ujar Andrianus, Total aset perseroan hingga periode 31 Desember 2020 mencapai US$141,24 juta atau turun 6.42% bila dibandingkan dengan total aset US$150,93 juta hingga periode 31 Desember 2019.

Di tahun 2020, kata Adrianus, Perseroan berhasil menekan biaya-biaya operasional, seperti biaya perbaikan dan pemeliharaan serta biaya operasional lainnya, sehingga mampu meningkatkan Laba Kotor Perseroan menjadi USD 4,64 juta atau naik hampir 250%.

"Selain penurunan biaya operasional, Perseroan juga mampu menekan biaya bunga, sehingga biaya bunga di tahun 2020 turun hampir 50%, sehingga Rugi Bersih Perseroan turun menjadi USD 2,69 juta dari sebelumnya USD 8,55 juta," ungkapnya.

Asal tahu saja, Perseroan juga mampu mempertahankan tingkat utilisasi kapal di 72% selama tahun 2020 yang efeknya mampu mencapai target Pendapatan yang sama dengan tahun 2019, yaitu USD 25,6 juta.

Tahun 2021, Perseroan menganggarkan belanja modal sebesar US$ 1, 8 juta dari kas internal perusahaan. Dana tersebut rencananya diperuntukan untuk membiayai perawatan armada kapal perusahaan guna menghindari kerusakan yang tidak diinginkan. "Belanja modal hanya untuk docking dan belum ada rencana pembelian kapal baru," ucapnya. (Arianto)



Share:

Cahaya Bintang Medan Bukukan Pendapatan Rp79.47 Miliar


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
PT Cahaya Bintang Medan Tbk ("CBMF" atau "Perseroan") membukukan pendapatan Rp 79.47 miliar hingga periode 31 Desember 2020 atau turun bila dibandingkan dengan pendapatan Rp153,34 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.

"Perseroan mencatatkan laba kotor sebesar Rp25,14 miliar atau turun bila dibandingkan dengan laba kotor Rp56,17 miliar tahun sebelumnya," kata Suwandi saat Public Expose di Jakarta. Rabu (18/08)

Selain itu, kata Suwandi, Laba usaha turun menjadi Rp15,76 miliar bila dibandingkan dengan laba usaha Rp49,04 miliar tahun sebelumnya.

Meski beban lain-lain bersih turun menjadi Rp8,40 miliar dari Rp12,07 miliar. "Namun laba sebelum pajak tercatat sebesar Rp7,36 miliar atau turun bila dibandingkan dengan laba sebelum pajak Rp36,96 miliar," ucapnya.

"Alhasil, Laba tahun berjalan tercatat Rp5,29 miliar atau turun dari laba tahun berjalan Rp26,33 miliar tahun sebelumnya," ungkap Suwandi.

Dari sisi aset, ujar Suwandi, Total aset perseroan hingga periode 31 Desember 2020 mencapai Rp344,23 miliar atau naik bila dibandingkan dengan total aset Rp273,74 miliar hingga periode 31 Desember 2019.

Di Tahun 2021, Suwandi menegaskan, Perseroan akan mengembangkan Next Generation Level Furniture dan Customize Furniture sekaligus memperluas jaringan distribusi domestik dan merambah pasar global.

Bahkan, lanjut Suwandi, Perseroan tetap fokus mempertahankan pangsa pasar dan meningkatkan basis pelanggan serta memperkuat pemasaran online dengan menerapkan system informasi yang terintegrasi untuk semua mitra bisnis.

"Disisi lain, Membangun digital platform dalam rangka pengembangan pemasaran online Operasional dan memantau tingkat utang dan likuiditas, menghemat kas termasuk mengurangi belanja modal," pungkasnya. (Arianto)


Share:

Kinerja Maming Enam Sembilan Mineral Kinclong


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
PT. Maming Enam Sembilan Mineral Tbk ("AKSI" atau "Perseroan") sepanjang tahun 2020, Perseroan berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp521,617 miliar meningkat bila dibandingkan pendapatan sebesar Rp474,271 miliar dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

"Begitu juga, Laba Komprehensif tercatat sebesar Rp4,165 miliar meningkat bila dibandingkan dengan laba komprehensif sebesar Rp2,914 miliar pada tahun sebelumnya," kata William, Direktur Independen AKSI saat Public Expose di Jakarta. Senin (16/08)

Dari sisi aset, ujar William, total aset perseroan hingga periode 31 Desember 2020 mencapai Rp298.261 miliar atau naik bila dibandingkan dengan total aset Rp285.177 miliar hingga periode 31 Desember 2019.

Di tahun 2021, kata William, Perseroan memproyeksikan pendapatan usaha sebesar Rp573,75 milliar yang berasal dari pendapatan Entitas Anak.

Selain itu, lanjutnya, Dengan beban pokok pendapatan sebesar Rp487 miliar, beban usaha sebesar Rp40 miliar dan beban lain-lain sebesar Rp8,5 miliar, sehingga laba usaha sebelum pajak penghasilan menjadi sebesar Rp46,75 miliar.

Sedangkan estimasi besaran pajak penghasilan sebesar Rp9,5 miliar, maka laba bersih Perseroan setelah pajak diperkirakan sebesar Rp28,7 miliar.

"Asal tahu saja, Perseroan tetap fokus kepada bidang usaha investasi, dimana perseroan memiliki Entitas Anak perusahaan yaitu PT. Rezki BatulicinTransport," pungkasnya. (Arianto)







Share:

WIKA Peroleh Kontrak Baru sebesar Rp11,8 Triliun


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk [WIKA] mencatatkan perolehan kontrak baru sebesar Rp11,8 Triliun hingga akhir Juli 2021. Kontribusi terbesar dari perolehan tersebut secara berturut-turut berasal dari sektor infrastruktur & gedung, sektor industri, energi & industrial plant serta properti.

Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskito menyampaikan bahwa catatan ini mencerminkan kepercayaan pasar yang tetap terjaga kepada WIKA di tengah pandemi Covid-19. WIKA juga tetap optimis menjaga keberlanjutan bisnisnya dengan ikut pada beberapa tender dengan total nilai sebesar Rp27 Triliun sampai dengan saat ini. 

"Kami berharap kondisi Covid-19 saat ini bisa segera membaik, sehingga kondisi ekonomi Indonesia, termasuk industri, dan Perseroan juga semakin membaik, Dengan demikian jumlah kontrak baru masih akan bertambah di sisa perjalanan 2021," jelas Agung di Jakarta. Jum'at (13/08)

*Turut Andil dalam Mengurangi Debit Banjir Sungai Ciliwung*

Salah satu proyek baru yang menjadi _highlight_ pada awal Semester II-2021 ini adalah Proyek Pekerjaan Konstruksi Pembangunan Sudetan Kali Ciliwung ke Kanal Banjir Timur (KBT) milik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Dalam proyek ini, WIKA tergabung dalam KSO bersama Jaya Konstruksi dengan porsi WIKA sebesar 63% atau senilai Rp435,2 Miliar.

Pada proyek ini, Perseroan bertanggung jawab melanjutkan pembangunan terowongan (sodetan) ganda dari Sungai Ciliwung (inlet) menuju titik pertemuan (arriving shaft) di Jalan Otista III, sepanjang 549 meter. Sodetan ini bertujuan untuk mengurangi debit banjir Sungai Ciliwung dengan mengalirkan air sebesar 60 meter kubik per detik ke KBT, saat Sungai Ciliwung sudah tidak lagi mampu menampung debit air pada perkiraan debit banjir ulang 25 tahunan sebesar 508 meter kubik per detik.

Dengan proyek itu, maka andil WIKA dalam pengendalian banjir Ibu Kota Jakarta menjadi semakin lengkap. Saat ini, Perseroan juga tengah menyelesaikan beberapa fasilitas lainnya yang menjadi bagian dari rencana induk sistem pengendalian banjir, yaitu: Pembangunan Bendungan Sukamahi, Bogor dan pembangunan Stasiun Pompa Ancol-Sentiong, Jakarta.

*Anak Usaha WIKA Ekspor 15.000 Set Produk Komponen Mobil ke Thailand*

Salah satu Anak Usaha WIKA, PT WIKA Industri & Konstruksi (WIKA IKON) resmi mengirimkan komponen mobil produksi anak bangsa ke Thailand. Sebanyak ±15.000 sets komponen mobil berupa _Roof Rack Set_ yang diproduksi Pabrik Plastic, Pressing & Casting (PPC) WIKA IKON sudah memasuki pengiriman ketiga ke ITOCHU, Thailand pada akhir Juli 2021.

Nantinya produk-produk tersebut akan diaplikasikan pada bagian kerangka atap mobil Toyota Fortuner produksi Toyota Motor Thailand.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Perusahaan WIKA, Mahendra Vijaya menuturkan bahwa dipercayanya WIKA IKON oleh ITOCHU sebagai eksportir produk komponen mobil ini didasarkan atas jalinan kerja sama yang baik selama ini antara WIKA IKON & ITOCHU dalam melakukan _Product Development Design_ secara jangka panjang dan mengacu pada kualitas produk  yang telah teruji dengan sangat baik.

“Harapannya atas ekspor ini menjadi tolak ukur atas sebuah optimisme WIKA IKON dalam menghasilkan produk-produk _Part Automotive_ berkualitas yang diakui dunia," terang Mahendra.

"Rencana pengiriman komponen ini secara keseluruhan terbagi dalam 6 _Batch. Batch_ pertama dan kedua telah dilaksanakan di bulan Maret dan Mei 2021 lalu, _Batch_ selanjutnya akan dilaksanakan pada September 2021 mendatang," pungkasnya. (Arianto)


Share:

Tahun 2020, Meta Epsi Bukukan Rugi Bersih Rp29,16 Miliar


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
PT Meta Epsi Tbk ("MTPS" atau "Perseroan") sepanjang tahun 2020, Perseroan mengerjakan 5 proyek dengan total pendapatan mencapai Rp125,92 miliar.

"Perseroan mengalami rugi bersih untuk tahun 2020 sebesar Rp29,16 miliar atau menurun 222,98% dibandingkan dengan laba bersih sebesar Rp23,71 miliar pada tahun 2019," kata Francis Indarto, Direktur Utama PT Andira Agro Tbk saat Public Expose di Jakarta. Senin (09/08). 

Tahun 2020, kata Indarto, PT Meta Epsi Tbk terus berupaya untuk menjaga stabilitas kinerja dan tetap menjalankan proyek sesuai kontrak yang berjalan pada tahun 2020. 

Di sisi lain, lanjutnya, pembatasan mobilisasi di berbagai wilayah di Indonesia juga menyebabkan melambatnya arus pasokan material yang digunakan pada proyek Perseroan.

"Selain itu, Perseroan juga
mengalami kenaikan biaya operasional terkait penerapan protokol kesehatan serta langkah-langkah penanggulangan Covid-19 lainnya yang diterapkan oleh Perseroan," pungkasnya. (Arianto)


Share:

Tahun 2020, Andira Agro Bukukan Penjualan sebesar Rp260,21 Miliar


Duta Nusantara Merdeka |  Jakarta
Emiten kelapa sawit PT Andira Agro Tbk ("ANDI" atau "Perseroan") ditengah pandemi Covid-19 mengalami penurunan produksi Tandan Buah Segar (TBS) 50 % karena siklus tanaman. Akibatnya, volume penjualan crude palm oil (CPO) dan inti sawit (PK) perusahaan menyusut di tahun 2020.

"Perseroan pada tahun 2020 membukukan penjualan sebesar Rp260,21 miliar, mengalami penurunan bila dibandingkan dengan tahun 2019 yang tercatat sebesar Rp311,78 miliar," kata Francis Indarto, Direktur Utama PT Andira Agro Tbk saat Public Expose di Jakarta. Senin (09/08)

Menurut Indarto, Hal tersebut mempengaruhi Laba Bersih dari Perseroan yang mengalami penurunan dari laba bersih sebesar Rp12,49 miliar di tahun 2019 menjadi rugi bersih sebesar Rp10,17 miliar di tahun 2020.

"Dalam menghadapi kondisi perekonomian yang belum sepenuhnya kondusif, Perseroan memilih untuk menempuh langkah dan pendekatan kehati-hatian dalam menjalankan usaha serta tetap berupaya mencapai tujuan strategis jangka panjang," pungkasnya. (Arianto)


Share:

INFORMA Ajak Masyarakat Ikut Gerakan #BantuJagaNakes


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta Indonesia tengah menghadapi lonjakan kasus Covid-19. Untuk mengendalikan kasus positif harian, diperlukan kepedulian dari masyarakat dalam meningkatkan kepatuhan protokol kesehatan. Di samping menggunakan masker dan menjaga jarak, menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar juga sangat penting dilakukan di masa Pandemi.

"Karena itu, INFORMA mengajak dan mendukung masyarakat Indonesia untuk hidup lebih bersih melalui rangkaian produk sanitasi INFORMA HYGIEN Series, yang bebas alkohol, aman untuk anak, serta bebas pengharum dan paraben," ungkap Adeline Ausy Setiawan, Direktur PT Home Center Indonesia.

Menurut Adeline, Gerakan #BantuJagaNakes INFORMA, Tokopedia dan Ruparupa.com. Selain mengajak untuk hidup lebih bersih, INFORMA juga mengajak masyarakat untuk ikut peduli dengan tenaga kesehatan melalui gerakan #BantuJagaNakes yang bekerjasama dengan Tokopedia dan Ruparupa.com.

Asal tahu saja, Melalui gerakan yang berlangsung mulai tanggal 1 sampai 15 Agustus 2021 ini, setiap pelanggan yang membeli satu buah produk INFORMA HYGIEN Series di www.tokopedia.com/informa, www.ruparupa.com/informa, serta diwww.informa.co.id/shop, maka satu buah produk yang sama akan didonasikan untuk tenaga kesehatan di beberapa fasilitas isolasi mandiri dan posko vaksinasi.

“Sebagai garda terdepan yang menangani pasien Covid-19, tenaga kesehatan menjadi yang paling rentan terpapar virus. Untuk mendukung mereka dalam bekerja, dan juga membantu pemerintah dalam pengendalian Covid-19, kami menginisiasi gerakan #BantuJagaNakes yang melibatkan peran serta pelanggan. Semoga setiap dukungan kecil yang kita lakukan bersama, dapat berdampak besar untuk Indonesia kembali sehat,” pungkasnya. (Arianto)





Share:

Sumber Global Energy Tebar Deviden Tunai dan Saham


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta Emiten batubara PT Sumber Global Energy Tbk ("SGER" atau "Perseroan") pada tahun 2020 berhasil mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp 2.035.07 miliar melesat 37% bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar Rp 1.275.39 miliar. Kenaikan ini disebabkan oleh kenaikan volume penjualan dan kenaikan komoditas harga batubara ditahun 2020.

"Alhasil, Laba Bersih Perseroan mengalami kenaikan sebesar 27%, dari Rp 20.36 miliar pada tahun 2019 menjadi Rp 27.72 miliar pada tahun 2020. Peningkatan laba usaha ini disebabkan oleh selisih perseroan meningkat untuk tahun kedepan," kata Welly Thomas, Direktur Utama SGER saat Public Expose di Jakarta. Senin (02/08)

Pada tahun 2021, kata Welly, Kenaikan harga batubara sepanjang tahun ini sudah melejit 79% menjadi US $ 144 per ton, dimana peluang ini akan digunakan sebaik-baiknya oleh Perseroan dengan meningkatkan volume penjualan export.

"Sehubungan dengan hal tersebut, Perseroan telah mendirikan Commodity Trading Company di Singapura guna memperoleh lebih banyak kontrak dengan Customer di Asia," ucapnya.

Dalam bidang renewable energy, sambungnya, Perseroan sedang mencoba menjajaki usaha pengolahan sampah menjadi energy yang merupakan program usaha Energi Baru dan Terbarukan dari Perseroan.

Selanjutnya juga disampaikan, Perseroan akan membagikan dividen tunai sebesar 30% dari Laba Bersih tahun 2020 atau sejumlah Rp8.256.000.000,- dan sebesar Rp1.000.000.000 disisihkan untuk dana cadangan; dan sisanya ditetapkan sebagai laba ditahan.

"Bahkan, Perseroan juga membagikan dividen saham berasal dari kapitalisasi saldo laba yang belum dicadangkan sebanyak-banyaknya Rp104.576.000.000, yang akan dibagikan sebagai Dividen saham dengan Ratio 6:1," pungkasnya. (Arianto)





Share:

Paramita Bangun Sarana Bukukan Laba sebesar Rp43,12 Miliar


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Emiten jasa konstruksi PT Paramita Bangun Sarana Tbk ("PBSA" atau 'Perseroan") berhasil membukukan laba yang diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp43,12 miliar hingga periode 31 Desember 2020 atau naik bila dibandingkan dengan laba Rp13,57 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.

"Selain itu, pendapatan usaha tercatat sebesar Rp552,60 miliar atau turun dari pendapatan usaha Rp607,76 miliar tahun sebelumnya," kata Vincentius Susanto, Direktur PBSA saat Public Expose Tahunan di Jakarta. Jum'at (23)07)

Bahkan, kata Vincentius, Beban pokok turun menjadi Rp459,18 miliar dari Rp522,95 miliar dan laba bruto naik menjadi Rp93,41 miliar dari laba bruto Rp84,82 miliar.

Dari sisi aset, ujar Vincentius, total aset perseroan hingga periode 31 Desember 2020 mencapai Rp723 miliar atau turun 6,36% bila dibandingkan dengan total aset Rp665 miliar hingga periode 31 Desember 2019. 

Di tahun 2021, lanjut Vincentius, Perseroan menargetkan Pendapatan  sebesar Rp.350 miliar. "Namun, Selain menjalankan proyek konstruksi di luar main client yang selama ini dijalankan, Perseroan juga memaksimalkan anak usaha yang telah dibentuk," ucapnya.

"Asal tahu saja, Walaupun ditengah kondisi pandemic Covid-19, Perseroan  terus menjalankan proyek konstruksi yang telah diagendakan, dengan tetap melakukan protokol kesehatan yang ketat," pungkasnya.  (Arianto)


Share:

WIKA Reaksi Cepat Salurkan 1.145 APD bagi Rumah Sakit di Jabodetabek


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk. [WIKA] melaksanakan penyerahan total 1.145 Alat Pelindung Diri (APD) bagi Rumah Sakit dan Palang Merah Indonesia di wilayah sekitar Jakarta dan Jawa Barat. APD yang meliputi _hazmat, gloves_, masker KN 95, dan masker non medis tersebut didistribusikan ke beberapa titik lokasi rumah sakit dan Palang Merah Indonesia di seputar Jakarta dan Bogor pada Kamis, (8/7).

General Manager Corporate Relations (GM CR) WIKA, Achmad Harris A. Soekamto mengungkapkan, bantuan ini dikerahkan mengingat kembali melonjaknya angka kasus penularan COVID-19, terutama di wilayah Jakarta dan Jawa Barat.   
 
“Untuk itu CSR WIKA tergerak untuk menyediakan kebutuhan alat kesehatan bagi para tenaga medis yang tengah berjibaku merawat pasien COVID-19, agar tetap aman dan terhindar dari paparan virus,” ujar Harris. 

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari rangkaian program CSR WIKA Peduli untuk penanggulangan COVID-19. 

"Sebelumnya, WIKA yang juga sebagai Kordinator Satgas Bencana Jakarta Timur juga telah menyalurkan APD ke berbagai RS serta menyelenggarakan program lain termasuk penyaluran bantuan sembako, masker, serta bergabung dengan BUMN untuk mendirikan Posko Masak Darurat untuk mendistribusikan 2.000 bungkus makanan setiap harinya untuk masyarakat Jakarta Timur," ungkapnya. (Arianto)

Share:

MTDL Hadirkan Solusi Konverter BI-FAST System MII


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
PT Metrodata Electronics Tbk (“MTDL” atau Perseroan) meluncurkan solusi KOMI (Konverter BI-FAST System MII) yang berkolaborasi dengan mitra teknologi kelas dunia, Software AG dan Red Hat untuk mendukung program yang di inisiasi oleh Bank Indonesia, yaitu BIFAST Payment System. KOMI merupakan solusi dengan fokus pada customer experience dan data analytics.

"Bersama mitra global kami Software AG dan Red Hat, MII menyediakan solusi KOMI yang akan menghubungkan BI-FAST Connector dengan Core Banking dan Channel (ATM, Teller, Internet Banking, Mobile Banking) menggunakan messaging ISO 20022. Diharapkan sejalan dengan program BIFAST ini, kami dapat terus menyediakan solusi yang terbaik," kata Susanto Djaja, Presiden Direktur MTDL dalam keterangan tertulis.

Berkolaborasi dengan Software AG, kata Susanto, MII berhasil menerapkan “Digitalizing Microfinance in Indonesia” di salah satu industri perbankan nasional terbesar di Indonesia, yaitu PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (“Bank BRI”). Bank BRI memiliki 9.000 cabang bank fisik dan jaringan lebih dari 500.000 agen “tanpa cabang” hyperlocal yang melayani lebih dari 100 juta pelanggan.

"Sebagai bank terbesar tentu diperlukan sistem integrator dengan platform integrasi tunggal yang fleksibel, aplikasi yang sangat tangguh dengan waktu yang efisien, instrumen transaksi yang kuat untuk menghubungkan sistem back-end, dan waktu pemasaran yang lebih cepat untuk layanan, dan API baru. Solusi yang berhasil diterapkan Bank BRI di antaranya Payment Gateway (Unified Bill Payment), Virtual Account, dan Smart Virtual Account," ungkapnya.

"Berbicara mengenai adopsi technology, people, dan process merupakan basic management transformasi digital untuk berinovasi, yang akan menghasilkan produk baru agar lebih cepat diluncurkan ke pelanggan. Serta, sebagai kunci bagi organisasi untuk dapat berhasil mengadopsi digital transformasi,” ujar Hamdani Arif, Digital Solution Head PT Mitra Integrasi Informatika.

“Asal tahu saja, MTDL melalui MII memiliki 150 Software AG web Methods Developer dan lebih dari 25 Profesional Technical Consultant yang tersertifikasi. Diharapkan ke depan, MII akan terus memberikan solusi lengkap dalam membantu transformasi digital,” pungkasnya. (Arianto)

Share:

ASSA Gelar Rights Issue


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta PT Adi Sarana Armada Tbk (“ASSA”), emiten yang bergerak di bisnis mobilitas transportasi logistik berhasil memperoleh Pernyataan S/06/D.04/2021 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penambahan Modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) pada 2 Juli 2021.

HMETD yang ditawarkan ASSA cukup unik karena mengandung Obligasi Konversi sebanyak 600 juta unit dengan rasio setiap pemegang 453 lembar saham lama (yang ter berhak memperoleh 80 HMETD, di mana setiap 1 HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu unit Obligasi Konversi dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp1.200 per unit yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan pemesanan pelaksanaan HMETD.

Asal tahu saja, ASSA mentargetkan perolehan dana melalui PMHETD ini sekitar Rp720 miliar yang setelah dikurangi biaya-biaya emisi, sebagian besar yaitu sekitar Rp639,3 miliar akan digunakan untuk melunasi dan membayar sebagian pinjaman bank yang diambil di 2019 untuk memulai bisnis last Mile Delivery Anteraja serta akuisisi lelang otomotif PT JBA.

Sekitar Rp18,52 miliar akan digunakan untuk pengembangan usaha jasa pergudangan Titipaja (efulfilment), serta sisanya untuk modal kerja Perseroan.

Nantinya, Obligasi Konversi dari proses HMETD ini akan dapat diperdagangkan dan dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2 tahun setelah tanggal emisi dan bersifat zero-coupon.

Jumlah saham apabila Obligasi Konversi ini dikonversi menjadi saham adalah sebanyak-banyaknya 600 juta lembar saham baru atau setara dengan 15,01% dari total saham setelah pelaksanaan konversi jika tidak terdapat penyesuaian pada harga konversi.

Yang lebih menarik lagi, apabila masih terdapat sisa HMETD yang belum dilaksanakan, maka seluruh Obligasi Konversi yang tersisa akan diambil oleh International Finance Corporation (IFC) yang merupakan bagian dari grup Bank Dunia.

"Kami bersyukur sekali memperoleh pernyataan efektif ini selain tentunya atas kepercayaan dari IFC yang akan menjadi pemegang saham ASSA," kata Presiden Direktur ASSA Prodjo Sunarjanto dalam keterangan tertulis. Selasa (06/07)

Disisi lain, kata Projo, Kami akan terus melanjutkan proses transformasi ke arah End-to-End Logistic berbasis teknologi sambil memperkuat pilar bisnis lainnya di bidang ekosistem mobilitas dan penjualan kendaraan bekas.

"Dengan ekosistem yang saling terintegrasi ini, kami yakin akan mampu mengambil peluang pertumbuhan pesat di tengah model bisnis Sharing Economy berbasis digital yang menjadi tren di masa kini dan mendatang," pungkasnya. (Arianto)






Share:

Bank of India Indonesia Tidak Bagi Dividen


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
PT Bank of India Indonesia Tbk ("BSWD" atau "Perseroan") menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Rabu (30/06) di Jakarta. Dalam Rapat ini telah dihadiri/diwakili 1.305.452.590 saham atau mewakili 94.00% dari
1.388.800.000 saham yang telah dikeluarkan oleh Perseroan.

"Dalam RUPST, Rapat telah menyetujui dan mengesahkan Laporan Tahunan Perseroan untuk tahun buku 2020 serta Penetapan Penggunaan Laba Bersih Tahun Buku 2020, yaitu tidak ada pembagian dividen," kata Ferry Koswara, Direktur BSWD kepada awak media di Jakarta. Rabu (30/06)

Selanjutnya juga disampaikan,  Dalam RUPST tidak mengangkat kembali Tuan Sindbad Rijadi Hardjodipuro sebagai Direktur Utama untuk periode berikutnya. Untuk itu, Perseroan menyampaikan apresiasi dan terima kasih sebesar-besarnya kepada Tuan Sindbad Rijadi Hardjodipuro atas sumbangsih yang diberikan selama masa kepengurusan periode tersebut.

Kemudian, kata Ferry, RUPST menugaskan pengurus saat ini untuk mengusulkan calon pengganti sebagai Direktur Utama dan disampaikan ke Komite Remunerasi dan Nominasi. "Sementara itu, Tugas Direktur Utama dijalankan oleh Direksi sampai dengan diangkatnya Direktur Utama oleh RUPS," ucapnya.

Dengan demikian, ujar Ferry, Susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan menjadi sebagai berikut:

Direksi:

- Wakil Direktur Utama: Jayaprakash Bharathan

- Direktur: Ferry Koswara

- Direktur Independen: Primasura Pandu Dwipanata

Dewan Komisaris:

- Komisaris Utama: Sudhiranjan Padhi

- Komisaris: Prakash Rupchand Chugani

- Komisaris Independen: Handadjaja Sulaiman

- Komisaris Independen:
Raharjo Satrio Unggul

Asal tahu saja, RUPST memberikan kuasa penuh kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan gaji. remunerasi dan tunjangan kepada anggota Komisaris dan Direksi Perseroan scetelah mendapat rekomendasi dari Komite Remunerasi dan Nominasi.

"Di penghujung Rapat, RUPST juga menyetujui mendelegasikan kewenangan kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menunjuk Akuntan Publik yang akan mengaudit laporan keuangan Perseroan untuk tahun buku 2021, dan menetapkan honorarium Akuntan Publik serta persyaratan lainnya," pungkasnya. (Arianto)

Share:

Kuartal-I 2020, Pendapatan Bentoel Internasional Investama Rp2,29 triliun


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
PT Bentoel Internasional Investama Tbk ("RMBA" atau "Perseroan") emiten rokok berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp2,29 triliun hingga periode 31 Maret 2021 atau turun bila dibandingkan dengan pendapatan Rp4,07 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya.

"Sedangkan laba kotor menjadi Rp269,23 miliar atau turun bila dibandingkan dengan laba kotor Rp501,15 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya," kata Steve Pore, Presiden Direktur RMBA dalam Public Expose di Jakarta. Jum'at (02/07)

Bahkan, kata Steve, Penurunan beban operasi Perseroan menjadi Rp210,07 miliar dari Rp475,42 miliar membuat laba usaha diraih Rp59,16 miliar atau naik bila dibandingkan dengan laba usaha Rp25,73 miliar.

Alhasil, ungkapnya, Perseroan membukukan rugi bersih mencapai Rp 7,10 miliar atau turun bila dibandingkan dengan rugi bersih pada Maret 2020 Rp 43,29 miliar.

Dari sisi aset, ujar Steve, Total aset per Maret 2021 mencapai Rp 11,48 triliun atau turun 7,91% bila dibandingkan dengan pada akhir Desember 2020 yang sebesar Rp 12,46 triliun.

Pada Tahun 2021, tambah Steve, Perseroan akan meningkatkan nilai rokok tradisional dan menstimulasi indera generasi dewasa baru dengan inovasi, produk kelas dunia dan produk dengan risiko lebih rendah.

Selanjutnya, Perseroan akan meningkatkan kapabilitas ekspor untuk mendukung program Pemerintah dan mengembangkan sumber daya manusia Indonesia yang berkelas dunia.

"Perseroan berharap Pemerintah mengeluarkan kebijakan-kebijakan serta regulasi yang berimbang bagi seluruh pemangku kepentingan, mengingat saat ini industri tembakau membutuhkan waktu untuk melakukan recovery atas penurunan penjualan yang cukup signifikan," pungkasnya.
(Arianto)
Share:

Kuartal I 2021, INOV Bukukan Penjualan Rp151,19 Miliar


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
PT Inocycle Technology Group Tbk ("INOV"), emiten yang bergerak di bidang daur ulang sampah botol plastik (PET) menjadi Recycled Polyester Staple Fiber (RePSF) berhasil mencatatkan pertumbuhan penjualan selama Kuartal I 2021 sebesar 13% yaitu mencapai Rp151,19 miliar, naik bila dibandingkan dengan penjualan sebesar Rp133,64 miliar pada kuartal yang sama di tahun 2020. 

"Sementara itu, laba kotor pada Kuartal I-2021 naik 64% menjadi Rp31,18 miliar bila dibandingkan dengan Rp18,96 miliar pada Kuartal I 2020," kata Victor Choi, Direktur INOV dalam keterangan tertulis. Kamis (01/07)
 
Hingga Maret 2021, kata Victor, penjualan INOV didominasi oleh produk Re-PSF sebesar Rp102,95 miliar. Kemudian disusul oleh penjualan produk bukan tenunan (non-woven) mencapai Rp32,09 miliar, yang meningkat 56% bila dibandingkan pada periode yang sama di tahun sebelumnya. "Sementara untuk produk homeware tercatat sebesar Rp15,80 miliar, atau mengalami peningkatan sebesar 21% bila dibandingkan kuartal yang sama di tahun 2020," ucapnya.

Di samping itu, lanjutnya, beban usaha dan biaya keuangan INOV tercatat mengalami peningkatan yang menyebabkan Perseroan mencatatkan rugi, meskipun laba usaha masih tercatat positif selama periode Kuartal I-2021. 

Meski demikian, tambah Victor, seiring dengan tren peningkatan permintaan untuk produk-produk daur ulang serta upaya efisiensi biaya yang dijalankan, INOV
optimis dapat mencatatkan kinerja yang positif pada akhir tahun ini dengan proyeksi pertumbuhan penjualan sekitar 10-15%.

"Diharapkan pada tahun-tahun berikutnya, INOV dapat terus melanjutkan bisnis dengan tetap mempertahankan aspek lingkungan dan pengurangan jejak karbon serta meningkatkan kontribusi terhadap pemenuhan seluruh 17 SDGs," pungkasnya. (Arianto)

Share:

IKLAN MURAH

SUSU KURMA AULIA

SUSU KURMA AULIA
Pesan Silahkan Klik Gambar



BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno ~ Karakter Bangsa

KILAS BALIK BUNG KARNO KARAKTER  BANGSA Soekarno ketika pidato kata sambutan setelah menerima ijazah gelar Insinyur dari I...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI


loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Label

#2019GantiPresiden Accounting Aceh Adat Istiadat Advokat Agama Agraria AIDS Air Aksara Aksi Aktivitis Al Washliyah Album Anak Angkatan Darat Animal Anti Korupsi Arisan Artikel Artis Asahan Asian Games Asuransi Asusila Atlet Award Bakti Sosial Balap Liar Bandara Bandung Banjir BANK Bank Sumut Bansos Bantuan Sosial Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar Beasiswa Begal Bekraf Beladiri Belanja Bencana Bencana Alam Berita Bhabinkamtibmas Bhayangkara Bhayangkari Bisnis BM PAN BNI BNN BNPT Bobby Nasution Bom Bunuh Diri BPJS BPN Buka lapak Bukit Asam Buku Bung Karno Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market Cerpen Cikampek Citilink conference Covid-19 Covid-19 Satgas Covid19 Cuaca Cuci Tangan Curanmor Cyber Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Dede Farhan Aulawi Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Desa Dewan Pengawas Dialog Digital Dinas Perhubungan Dirgahayu HUT RI Disiplin Diskusi Donor Darah Duka Cita E-Money Ekonom Ekonomi Ekspor Impor Electronics Emas Empat Pilar Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech Flores Timur Forum Furniture Futsal G30S/PKI GAAS Games Ganja Garut Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Genppari Gereja Go Pay Go-Jek Gojek Golkar Gotong Royong Grab Gubernur Gym ham HANI Harbolnas Hewan Hiburan HIV HMI Hoax Hotel Hp Hukum Humas Humbahas HUT HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibadah Haji Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek IMM Indonesia Industri Informasi Infrastruktur Inspirasi Internasional Internet Investor IPM IPPI Islam Jakarta Jakarta Barat Jakarta Pusat Jalan Jawa Tengah Jawa Timur Jayapura Jokowi Jum'at Barokah Jumanji Jumat Berkah Jurnalis Kaliber Kampanye Kampung Rakyat Indonesia Kampus Kamtibmas Kapolri Kapolsek Kapolsek Kepolisian Karaoke Karhutla KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kebun Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kejurnas Kekerasan Kelestarian Alam Keluarga Kemalingan Kemanusiaan Kemendagri Kemendikbud Kemenhub KEMENPAN-RB Kemensos Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepala Daerah Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Kilas Balik Bung Karno Kivlan Zen kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Konsumen Koperasi Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal KRYD KSAD Kudeta Kuliner Kunjungan Kerja Kutai Kartanegara Labuhan Batu Lahan Lakalantas Laksi Lalu Lintas Lampung Lapas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku Lebaran Legislatif LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik Lock Down lomba lari LPS LSM Madina Mahasiswa Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Makassar Makkasar Mall Market Outlook Masjid Masker Mata Uang Media Menembak Menteri millenial Minuman Keras Minuman sehat Miras Mobil MOI Motivasi MPR MPR RI Mudik Muhammadiyah Muharram MUI Munas Musik Musyawarah Narkoba Narkotika NasDem Nasional Natal New Normal NKRI NU Office Olah Raga Olahraga Ombusman Online Operasi Yustisi Opini Organisasi Ormas Otomotif P Padang Pagelaran Pahlawan Pajak Palestina Pameran PAN Pancasila Papua Parawisata Pariwisata Partai Demokrat Partai Politik Partai Ummat Pasar Pasar modal Pasar Tradisional Patroli PC PDI Perjuangan pe Pedagang Pegadaian Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Pelukis Peluncuran Pemadam Kebakaran Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan pemerasan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuda Melati Indonesia Pemuda Muhammadiyah Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencemaran Nama Baik Penculikan Pencurian Pendataan Pendidikan Penelitian Penembakan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengadilan Pengadilan Negeri Pengajian Pengamanan Pengamat Penganiayaan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penulis Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perhubungan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Perpajakan Pers Pertamina Pertanahan Pertanian Perusahaan Pesawat Terbang PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pin Pinjam meminjam uang Pinjaman Online PKL PMI Polairud Polantas Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Pornografi PPKM Pra Kerja Pramuka Praperadilan Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik promo Property Prostitusi Protokol Kesehatan Public Expose Publik expose Puisi Pusat Perbelanjaan Puskesmas PWI Qurban Ragam Ramadhan Reksadana Relawan Relawan Jokowi Remisi Rentan Renungan resa Restoran Reuni 212 Revolusi Mental Reward Robot Ruang Guru Rumah Rumah sakit Rups RUU Saber Pungli Sabu Sahabat Anak Salon Samosir Samsat Sanitasi air.Lingkungan hidup Santri SAR Satlantas Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Sengketa Seniman Senjata Senjata Api Sepak Bola Separatis Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Silaturahim Silaturahim. KUYAI Kartanegara Silaturahmi Silaturrahim SIM Simpan Pinjam Simulasi Smartphone Soekarno Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Stunting Suku bunga Sumatera Barat Sumatera Utara Sumut Sungai Superstore Suplemen Surabaya Surat Terbuka Survei Survey susu Swab Antigen Syariah Syawal Tali Kasih Talkshow Tanjung Balai Tawuran Teknologi Terorisme Tes Urine Tiket Tips TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tokoh Agama Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM Ulama umkm UMSU Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa Usaha Rakyat UU Cipta Kerja UU ITE UUD 1945 Vaksinasi Valentine Day Viral Virus Corona Walikota Wanita Wartawan Webinar Wirausaha WNA Workshop Yogyakarta

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA


PRO KONTRA VAKSINASI

~> Program Vaksinasi Yang Diluncurkan Pemerintah Mendapat Sorotan Dari Berbagai Masyarakat, sehingga terjadi pro dan kontra

<~ Memang Sebenarnya Harus Jelas Disampaikan, Maksud dan Tujuan Vaksinasi, Karena dilapangan Ada Perbedaan Orang Yang Akan Divaksin dan Yang Tidak Boleh Divaksin, membuat masyarakat Bingung

Link Terkait

close
Banner iklan disini