Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id
Tampilkan postingan dengan label Public Expose. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Public Expose. Tampilkan semua postingan

Kuartal III-2025, INPS Cetak Pendapatan Rp185,65 Miliar


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Di tengah tekanan bisnis energi dan logistik, PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS) justru berhasil membalikkan kerugian menjadi laba positif hingga Kuartal III-2025.

INPS mencatat pendapatan usaha Rp185,65 miliar hingga 30 September 2025, turun dari Rp218,92 miliar periode 30 September 2024, namun menyimpan cerita pemulihan kinerja yang tak terduga.

Fakta tersebut disampaikan Direktur Utama INPS, Eddy Purwanto Winata dalam Public Expose Insidentil di Jakarta, Rabu (31/12/2025), sebagai sinyal keterbukaan manajemen kepada investor dan pelaku pasar modal.

Agen BBM dan SPBU masih menjadi tulang punggung pendapatan dengan kontribusi Rp95 miliar, disusul Transportasi dan Logistik Rp58,75 miliar di tengah tantangan distribusi nasional.

Di balik penurunan pendapatan, INPS memilih fokus efisiensi biaya, menghasilkan laba bruto Rp40,38 miliar dengan margin melonjak menjadi 21,75 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Eddy menegaskan langkah tersebut bukan sekadar penghematan, melainkan upaya menjaga kesinambungan usaha, hubungan mitra, serta stabilitas operasional di berbagai wilayah.

“Tekanan bisnis kami jawab dengan disiplin biaya dan penguatan inti usaha,” ujar Eddy, menegaskan arah manajemen yang lebih defensif namun terukur.

Hasilnya terlihat pada laba sebelum pajak yang berbalik positif Rp2,83 miliar, setelah sebelumnya mencatat rugi Rp6,86 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Pemulihan ini memberi sentimen psikologis positif, bukan hanya bagi investor, tetapi juga karyawan dan mitra usaha yang menggantungkan keberlanjutan bisnis pada stabilitas Perseroan.

Dari sisi neraca, total aset tercatat Rp254,09 miliar dengan perbaikan rasio likuiditas, menandakan kemampuan bertahan di tengah tekanan pasar masih terjaga.

Manajemen memastikan fokus ke depan adalah memaksimalkan kinerja segmen utama, menjaga arus kas, serta memperkuat kepercayaan investor di tengah dinamika harga saham.

Di saat banyak emiten tertekan, INPS menunjukkan bahwa efisiensi dan disiplin keuangan mampu mengubah tekanan menjadi peluang pemulihan.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 



Share:

Kuartal II 2025, LUCY Cetak Pendapatan Rp41,56 Miliar


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) mencatatkan kinerja keuangan Kuartal II 2025 dengan penjualan stabil dan penurunan aset, meski tekanan margin masih membayangi.

"Hingga Kuartal II 2025, pendapatan tercatat sebesar Rp41,56 miliar, meningkat dibanding Juni 2024 Rp30,21 miliar," kata Presiden Direktur LUCY, Hermansyah dalam Public Expose di Jakarta, Senin (29/12/2025).

Kontributor utama pendapatan berasal dari segmen minuman dengan nilai Rp30,51 miliar, diikuti segmen makanan Rp8,11 miliar, serta pendapatan lainnya Rp2,93 miliar hingga Juni 2025.

Manajemen menyebut pencapaian tersebut mencerminkan sinergi operasional dan kedekatan tim internal dalam menjaga performa gerai, kualitas layanan, serta loyalitas pelanggan di tengah dinamika pasar.

Dari sisi profitabilitas, laba kotor meningkat menjadi Rp27,07 miliar pada Juni 2025, dibanding Rp26,25 miliar pada periode sama tahun sebelumnya, menunjukkan efisiensi produksi bertahap.

Namun, rugi bersih tercatat Rp10,46 miliar, naik dibanding Juni 2024 Rp6,95 miliar, seiring tekanan biaya dan strategi ekspansi yang masih dalam tahap penguatan fondasi.

“Kami menyadari margin keuntungan masih terbatas, namun setiap capaian kami jadikan pijakan untuk memperbaiki kinerja secara berkelanjutan,” ungkap manajemen dalam keterangannya.

Pada posisi keuangan, total aset tercatat turun menjadi Rp118,26 miliar, dengan liabilitas Rp58,93 miliar, serta ekuitas Rp59,33 miliar per Juni 2025.

Manajemen optimistis, dengan fondasi kuat dan fokus pada efisiensi, kinerja perseroan akan melesat seiring strategi ekspansi yang lebih terukur ke depan.

Kinerja Kuartal II 2025 menegaskan komitmen PT Lima Dua Lima Tiga Tbk untuk tumbuh disiplin, adaptif, dan berkelanjutan meski menghadapi tekanan margin.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 



Share:

Kuartal III 2025, GTS Internasional Cetak Laba Rp77,6 Miliar


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
PT GTS Internasional Tbk (GTSI) mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang Kuartal III 2025, ditopang pertumbuhan pendapatan dan penguatan posisi sebagai pemain strategis di sektor pelayaran LNG nasional.

"Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp77,6 miliar hingga September 2025. Meski turun dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp92,0 miliar," ujar Direktur Utama GTSI, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra dalam Public Expose di Jakarta, Kamis (18/12/2025).

I Gusti Ngurah menjelaskan bahwa fluktuasi laba bersih dipengaruhi oleh dinamika biaya operasional serta strategi ekspansi aset yang dijalankan secara terukur untuk menopang pertumbuhan jangka panjang.

Pendapatan perseroan tercatat terus bertumbuh, meskipun nilai pendapatan kotor bervariasi mengikuti periode pelaporan. Kontributor utama pendapatan masih berasal dari pasar domestik Indonesia, sejalan dengan tingginya kebutuhan distribusi LNG nasional.

Adapun, pendapatan GTSI hingga November 2025 mencapai USD34,25 juta, tumbuh sekitar 19 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya utilisasi armada dan kontrak jangka panjang yang stabil.

Laba kotor juga mengalami peningkatan menjadi USD12,85 juta, dengan margin tetap terjaga pada kisaran 35–38 persen. Hal ini menunjukkan efisiensi operasional dan pengelolaan biaya yang konsisten.

Dari sisi neraca, total aset perseroan meningkat menjadi USD132,06 juta, tumbuh 18 persen secara tahunan. Kenaikan aset ini didorong oleh penguatan armada dan investasi berkelanjutan pada sektor pendukung energi.

GTSI saat ini mengoperasikan sejumlah kapal LNG strategis, termasuk Danaputri 1, Ekaputra 1, Triputra, serta FSRU Jawa Satu, yang berperan penting dalam distribusi gas bumi ke pembangkit listrik dan industri nasional.

I Gusti Ngurah menegaskan komitmen untuk menjaga standar keselamatan tertinggi dengan capaian operasional zero accident, sekaligus memperkuat tata kelola perusahaan dan kualitas sumber daya manusia.

Ke depan, GTSI akan memfokuskan strategi pada optimalisasi aset, ekspansi armada secara selektif, serta penguatan peran sebagai enabler transisi energi nasional, khususnya untuk wilayah yang belum terjangkau jaringan pipa.

Dengan fundamental keuangan yang terjaga dan prospek permintaan LNG domestik yang kuat, GTS Internasional optimistis dapat melanjutkan pertumbuhan berkelanjutan dan meningkatkan nilai tambah bagi pemegang saham.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 



Share:

Rugi Membengkak, CBRE Fokus Efisiensi dan Kontrak Baru


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) mencatat tekanan kinerja hingga September 2025, namun manajemen menyiapkan strategi agresif untuk memulihkan pendapatan dan efisiensi operasional.

"Pendapatan tercatat Rp28,54 miliar hingga 30 September 2025, turun dari Rp41,97 miliar tahun sebelumnya," ujar Direktur Utama CBRE Suminto Husin Giman dalam Public Expose Tahunan di Jakarta, Kamis (18/12/2025).

Adapun, pendapatan turun dipicu kenaikan beban pokok, docking kapal, serta optimalisasi aset yang belum maksimal. Sedangkan beban pokok meningkat menjadi Rp34,62 miliar, berbalik menyebabkan rugi bruto Rp6,08 miliar dari laba bruto Rp8,07 miliar sebelumnya.

"Tekanan ini kami hadapi dengan disiplin biaya dan penyesuaian operasional, sambil menjaga keberlangsungan aset strategis," ujar Suminto, mencerminkan komitmen manajemen menjaga kepercayaan pemangku kepentingan.

Dari sisi struktur keuangan, liabilitas naik menjadi Rp268,30 miliar, sementara aset tumbuh Rp352,58 miliar, didorong peningkatan kas hasil perolehan pinjaman bank jangka panjang.

Aset lancar meningkat signifikan Rp45,5 miliar, namun aset tidak lancar menurun akibat penyusutan dan minimnya penambahan baru, seiring beberapa kapal masih menjalani masa docking.

Ekuitas tertekan menjadi Rp84,26 miliar akibat rugi berjalan, namun CBRE menilai kondisi ini sementara, sejalan dengan strategi optimalisasi armada dan kontrak jangka panjang.

Manajemen menargetkan peningkatan revenue minimal 30 persen YoY melalui kontrak charter baru, optimalisasi kapal Pipe Laying & Lifting, serta efisiensi bahan bakar dan manajemen kru.

CBRE juga memperluas pengembangan bisnis offshore services dan dukungan energi terbarukan, dengan target utilisasi armada di atas 90 persen demi stabilitas pendapatan berulang.

Di tengah tekanan kinerja, strategi efisiensi, optimalisasi armada, dan kontrak jangka panjang menjadi tumpuan CBRE menatap pemulihan berkelanjutan dengan optimisme terukur.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 



Share:

Kuartal III-2025, KJEN Cetak Pendapatan Rp2,89 Miliar


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) menargetkan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih sebesar 10 hingga 15 persen pada 2025, di tengah dinamika pasar logistik nasional yang menantang.

"KJEN mencatat hingga kuartal III 2025 pendapatan mencapai Rp2,89 miliar, turun 40,42 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp4,88 miliar," ujar Direktur Utama KJEN Sunarto dalam Public Expose di Jakarta, Kamis (18/12/2025).

Penurunan pendapatan ini menjadi tantangan besar perusahaan, namun profit tetap terjaga, mencerminkan kemampuan adaptasi manajemen melalui efisiensi operasional dan pengendalian biaya.

Sunarto menjelaskan bahwa target pertumbuhan spesifik akhir 2025 masih dikaji, namun optimisme tetap terjaga dengan proyeksi pertumbuhan 5 hingga 10 persen pada periode kuartal IV.

Dari sisi laba, KJEN membukukan laba periode berjalan sebesar Rp141,3 juta hingga kuartal III 2025, turun 36,8 persen dibandingkan Rp223,7 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Kinerja neraca menunjukkan total aset naik 1,9 persen menjadi Rp66,79 miliar, dengan liabilitas stabil di Rp4,26 miliar dan ekuitas meningkat 2,1 persen menjadi Rp62,52 miliar, mencerminkan struktur keuangan relatif sehat.

Manajemen menilai stabilitas liabilitas dan penurunan utang jangka panjang memperkuat kepercayaan pemegang saham serta menjaga ruang ekspansi di tengah tekanan pasar logistik nasional.

Dalam strategi ke depan, KJEN fokus meningkatkan penjualan segmen B2B, trucking, dan pelanggan eksisting, seiring pengembangan jaringan distribusi FMCG yang lebih luas dan terukur.

Optimalisasi aset warehouse, penguatan kemitraan strategis, serta investasi sarana logistik menjadi pilar utama, termasuk proyek B2B yang hasilnya ditargetkan terlihat pada akhir kuartal I 2026.

Selain itu, Perusahaan juga menaruh perhatian pada pengembangan sumber daya manusia dan perbaikan sistem operasional agar lebih cepat, tepat, dan transparan dalam mendukung pertumbuhan berkelanjutan.

Dengan strategi terukur dan disiplin finansial, KJEN menatap pemulihan kinerja secara bertahap, menjaga optimisme investor di tengah tantangan industri logistik nasional.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 



Share:

BSWD Cetak Laba Bersih Rp32,95 Miliar Hingga November 2025


Duta Nusantara Merdeka |  Jakarta 
PT Bank of India Indonesia Tbk (BSWD) mencatat kinerja solid sepanjang 2025 dengan penguatan aset, likuiditas, serta strategi selektif menghadapi dinamika industri perbankan nasional.

"BSWD membukukan pendapatan bunga bersih tumbuh 1,28% mencapai Rp257,84 miliar hingga November 2025," ujar Rahmat Hendratama Finance Director BSWD, dalam Public Expose di Jakarta, Rabu (17/12/2025).

Pendapatan operasional lainnya melonjak 20,61 persen menjadi Rp46,15 miliar mencerminkan penguatan fee-based income melalui optimalisasi produk dan layanan perbankan berbasis digital.

Namun, laba bersih tercatat Rp32,95 miliar, menurun 114,51% dibandingkan akhir tahun 2024 akibat peningkatan beban provisi dan dinamika biaya operasional.

Dari sisi neraca, Total aset Bank of India Indonesia hingga November 2025 mencapai Rp6,94 triliun, tumbuh 1,79 persen dibandingkan posisi Desember 2024.

Penyaluran kredit meningkat menjadi Rp4,18 triliun, sementara portofolio surat berharga naik menjadi Rp2,27 triliun, mencerminkan pengelolaan aset lebih seimbang.

Dana pihak ketiga tumbuh signifikan 9,67 persen menjadi Rp3,40 triliun, dengan deposito sebagai kontributor utama pertumbuhan.

Rasio permodalan tetap sangat kuat dengan Capital Adequacy Ratio sebesar 88,68 persen, menunjukkan daya tahan permodalan yang solid.

Likuiditas bank berada pada level aman, tercermin dari LCR 1.477,85 persen dan NSFR 220,71 persen hingga November 2025.

Kualitas aset tetap terjaga dengan NPL bruto 6,12 persen dan NPL net 4,94 persen, di tengah tantangan ekonomi global.

Sementara itu, Carolina Dina Rusdiana, Operational Director BSWD menegaskan fokus pada pertumbuhan kredit berkualitas melalui pendekatan selektif, bilateral, serta pembiayaan sindikasi.

Optimalisasi dana murah dilakukan melalui pemanfaatan teknologi digital, perluasan akuisisi nasabah, dan penguatan layanan transaksi elektronik.

Dari sisi organisasi, Bank of India Indonesia mengoperasikan 14 cabang, dua kantor kas, tujuh ATM, dengan dukungan 228 karyawan.

Nilai perusahaan dirangkum dalam prinsip Sensible, Trustworthy, Accommodative, dan Responsive sebagai fondasi budaya kerja dan pelayanan.

Komitmen transformasi digital membuahkan penghargaan Best Subsidiary in IT Upgradation FY 2024 dari Bank of India.

Disisi lain, Perseroan juga meraih penilaian Very Good bintang lima dari PPATK serta TOP GRC Awards 2025 #STAR 3. 

Public Expose 2025 menegaskan komitmen Bank of India Indonesia menjaga stabilitas, memperkuat fundamental, dan berkontribusi berkelanjutan bagi industri perbankan nasional.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 



Share:

Rugi CANI Melonjak Tajam, Pendapatan Turun: Sinyal Bahaya ke 2026


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk (CANI) menarik perhatian publik setelah merilis kinerja kuartal II 2025 yang menunjukkan lonjakan rugi bersih signifikan, meski beberapa indikator neraca tampak mengalami perbaikan terbatas.

Dalam public expose di Jakarta, Kamis 11 Desember 2025, Direktur Utama CANI Ang Ah Nui menyampaikan laporan keuangan terkini yang menggambarkan situasi menantang bagi perseroan sepanjang tahun berjalan.

CANI membukukan pendapatan USD3,3 juta hingga kuartal II 2025, turun tipis dari USD3,5 juta pada akhir 2024, mencerminkan tekanan pada aktivitas logistik.

Pada saat bersamaan, rugi bersih meningkat signifikan menjadi USD2,27 juta, melonjak tajam dari rugi USD1,41 juta pada akhir tahun 2024 yang tergolong lebih stabil.

Ang Ah Nui menjelaskan bahwa rugi bruto justru membaik dari USD1,98 juta menjadi USD1,76 juta, menunjukkan efisiensi tertentu pada struktur biaya operasional perusahaan.

Namun, rugi usaha tetap menekan kinerja karena kenaikan signifikan, meski perseroan mencatat perubahan dari USD2,25 juta menjadi USD1,37 juta yang menggambarkan perbaikan pengendalian beban.

Di sisi neraca, liabilitas CANI turun tipis menjadi USD42,59 juta dibanding USD43,79 juta pada akhir 2024, sementara ekuitas meningkat ke USD33,52 juta dari posisi USD31,24 juta.

Kenaikan ekuitas tersebut dinilai sebagai sinyal positif bagi investor, meskipun tetap dibayangi penurunan total aset dari USD12,55 juta menjadi USD9,06 juta pada Juni 2025.

Ang Ah Nui menegaskan bahwa perseroan terus berupaya memperkuat kinerja jangka panjang melalui peninjauan operasional, efisiensi biaya, dan perbaikan struktur keuangan yang lebih adaptif.

la menyebut bahwa pasar logistik global menghadapi ketidakpastian tinggi sehingga manajemen harus melakukan strategi adaptif untuk mempertahankan daya saing pada 2026 mendatang.

CANI juga disebutkan akan mengevaluasi kembali portofolio layanan untuk memastikan keberlanjutan pendapatan serta memperkuat posisi di tengah volatilitas ekonomi global.

Manajemen berharap pemulihan permintaan logistik dapat membantu menahan tekanan yang selama ini membebani laporan laba rugi sepanjang tahun.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 



Share:

Laba LPGI Meledak 2025: Ekuitas Tembus Rp1 Triliun dan Rating A–


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI) mencatat rekor laba sebelum pajak Rp140 miliar hingga Oktober 2025, disertai ekuitas menembus Rp1 triliun dan kinerja yang mencetak sejarah perusahaan.

Presiden Direktur LPGI, Agus Benjamin, menegaskan pencapaian tersebut sebagai tonggak penting yang menunjukkan ketahanan bisnis, efisiensi operasional, serta hasil nyata transformasi digital dan manajemen risiko sepanjang 2025.

Dalam paparan publik di Jakarta, Jumat (12/12/2025), LPGI merilis data resmi mencatat pendapatan Rp3,04 miliar pada Oktober 2025, disertai pertumbuhan signifikan dari seluruh lini bisnis.

Agus menyebut momentum 2025 sebagai fase baru LPGI setelah berada di bawah naungan Hanwha Finance sejak 2023, yang mendorong penguatan fundamental dan percepatan strategi ekspansi nasional.

LPGI juga meraih peringkat internasional A-(Excellent) dari A.M. Best yang menilai perusahaan memiliki kemampuan kuat memenuhi kewajiban polis dan stabilitas jangka panjang terpercaya.

Peringkat A- menempatkan LGI dalam jajaran lima perusahaan asuransi umum Indonesia yang memiliki pengakuan kredit global, meningkatkan kepercayaan pasar domestik dan internasional.

Agus menegaskan ekuitas lebih dari Rp1 triliun memperbesar kapasitas underwriting LGI, memungkinkan penanganan risiko lebih besar dan memperkuat stabilitas perusahaan menghadapi dinamika ekonomi global.

LGI mempercepat transformasi digital melalui MyGo+ sebagai inovasi asuransi kendaraan berbasis perilaku, memanfaatkan telematika untuk memonitor kebiasaan berkendara dan memberi insentif finansial aman.

Program MyGo+ menargetkan 30.000 pengguna baru pada tahun pertama, didukung penetrasi pasar digital yang terus tumbuh dan kebutuhan perlindungan kendaraan yang lebih personal.

Platform MyPro+ menjadi pusat layanan digital omnichannel LGI, menyediakan akses polis, klaim, dan konsultasi secara terintegrasi serta memperkuat pengalaman pengguna di berbagai perangkat.

Program eBenefit Health dan eBenefit General memperkenalkan pemanfaatan Al untuk mempercepat layanan kesehatan korporasi dan asuransi umum, meningkatkan akurasi klaim serta efisiensi operasional.

LPGI memperluas perlindungan perjalanan Schengen, meningkatkan peluang memperkuat portofolio global, sambil memperbesar pasar UKM melalui produk asuransi khusus sektor usaha kecil menengah.

Inisiatif cyber insurance menjadi fokus penting LPGI menghadapi meningkatnya serangan digital, memberikan perlindungan bagi bisnis yang bergantung pada sistem teknologi modern.

Agus menyoroti peluang industri asuransi digital yang tumbuh dengan CAGR 29 persen hingga 2030, didorong perubahan perilaku konsumen dan penetrasi teknologi nasional.

Regulasi dinamis dan fluktuasi ekonomi global menjadi tantangan, namun LPGI optimistis berkat portofolio lebih sehat, profitabilitas meningkat, serta dukungan kuat Hanwha Finance.

Agus menutup pemaparan dengan menegaskan komitmen LPGI membangun masa depan asuransi digital berkelanjutan melalui inovasi, transparansi, dan strategi pertumbuhan yang konsisten.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 



Share:

MITI Ungkap Arah Baru 2026: Hilirisasi Silika dan Ekspansi Logistik


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Emiten Jasa Pelayaran dan Total Logistik, PT Mitra Investindo Tbk (MITI) membukukan lonjakan laba signifikan pada kuartal III 2025, memicu optimisme baru terhadap proyek silika dan strategi ekspansi jangka panjang perusahaan di sektor logistik nasional.

Dalam Public Expose di Jakarta, Selasa (912), Corporate Secretary MITI Sugeng Wahono menegaskan laba bersih tumbuh 42,32 persen meski pendapatan mengalami penurunan cukup tajam dibandingkan periode sebelumnya.

la menjelaskan pendapatan MITI turun 22,65 persen menjadi Rp170,32 miliar, sedangkan total aset tercatat stabil pada Rp493,45 miliar sesuai laporan kuartal ketiga tahun berjalan.

Sugeng memaparkan implementasi PMTHMETD November 2025 yang menerbitkan 209 juta saham baru dengan dana Rp60 miliar untuk percepatan pengembangan proyek silika berjangka panjang.

MITI memastikan seluruh hasil PMTHMETD dialokasikan khusus untuk proyek silika, termasuk peningkatan fasilitas eksplorasi dan percepatan pencatatan saham tambahan pada bursa pada 17 November 2025.

Perusahaan juga menjelaskan perkembangan tiga entitas anak NBS yang telah memperoleh IUP eksplorasi, yaitu KBK, KPS, dan DBK, dengan tahap lanjutan direncanakan berlangsung hingga kuartal ketiga 2026.

KBK sedang menjalankan eksplorasi tahap pertama hingga akhir Desember 2025, sedangkan KPS dan DBK masih menuntaskan perizinan PPKH serta RKAB eksplorasi sebelum memulai aktivitas resmi.

MITI menegaskan komitmen penuh terhadap regulasi pemerintah, terutama terkait rencana sentralisasi kewenangan perizinan pasir silika yang menjadi fokus utama industri mineral strategis nasional.

Pengembangan hilirisasi terpadu ditargetkan dipimpin PT Ketapang Prima Resources yang menyiapkan kawasan industri di Kendawangan dan berpotensi naik kelas menjadi kawasan ekonomi khusus.

MITI juga merencanakan roadshow pada kuartal pertama 2026 untuk menggandeng investor global dalam percepatan hilirisasi berbasis silika, termasuk industri panel surya dan kaca lembaran.

Di sektor logistik, MITI menyiapkan capex ekspansi pasar, pengadaan tugboat, serta LCT guna memperkuat rantai pasok dan mendukung mobilitas material strategi perusahaan.

MITI menegaskan komitmen berkelanjutan terhadap efisiensi biaya, peningkatan kompetensi karyawan, keselamatan kerja, serta evaluasi operasional sebagai fondasi pertumbuhan jangka panjang perusahaan.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 



Share:

KAQI Ungkap Strategi Besar 2025, Target Pendapatan Melonjak Tajam


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Emiten otomotif PT Jantra Grupo Indonesia Tbk (KAQI) menargetkan pendapatan Rp75,13 miliar hingga akhir 2025, dengan proyeksi laba bersih Rp16,01 miliar.7, didorong strategi ekspansi, efisiensi operasional, dan penguatan layanan.

"Pendapatan kuar.tal III-2025 sebesar Rp53,2 miliar, naik 18,6% dibanding periode sama tahun sebelumnya," ujar Direktur Utama KAQI Imam Sujono dalam Public Expose di Jakarta, Kamis (4/12).

Imam optimis bahwa fundamental usaha tetap sehat berkat pertumbuhan cabang, optimalisasi kapasitas servis, serta kenaikan permintaan layanan otomotif nasional sepanjang 2025.

KAQI menegaskan peningkatan pendapatan ditopang efisiensi biaya, optimalisasi pemasok, serta digitalisasi administrasi internal yang mempercepat proses operasional dan meminimalkan kesalahan pada aktivitas servis kendaraan.

Total aset mencapai Rp135,5 miliar per September 2025 atau naik 44% dari tahun sebelumnya, memperlihatkan ekspansi agresif terutama pada investasi cabang, infrastruktur bengkel, dan peralatan kerja modern.

Manajemen menjelaskan risiko industri tetap harus diantisipasi, termasuk fluktuasi permintaan otomotif, perubahan regulasi, inflasi komponen, serta kompetisi bengkel spesialis yang semakin ketat di pasar nasional.

KAQI menerapkan mitigasi berbasis tata kelola perusahaan, penguatan manajemen risiko operasional, serta perlindungan aset yang dipadukan dengan ekspansi terukur pada kota-kota besar strategis di Pulau Jawa.

Pada 2025, perusahaan telah membuka cabang baru di Bandung, Bekasi, Surabaya, dan Semarang Barat, serta merelokasi cabang Jakarta dan Yogyakarta demi memaksimalkan potensi pasar setempat.

Ekspansi juga diperkuat investasi aset tetap mencapai Rp97,4 miliar untuk pembangunan fasilitas, renovasi cabang, pembelian alat kerja presisi, serta peningkatan kapasitas servis kendaraan.

KAQI melakukan benchmarking ke Jepang pada November 2025 guna mengevaluasi calon pemasok, mengadopsi standar bengkel modern, serta mengembangkan kompetensi teknisi sesuai praktik terbaik internasional.

Program prioritas 2026 mencakup ekspansi cabang, digitalisasi terpadu, penguatan supply chain, pengembangan SDM, serta persiapan implementasi ISO 9001 dan 45001 sebagai bagian peningkatan standar layanan.

Imam menekankan pentingnya reputasi perusahaan melalui peningkatan kualitas layanan, keandalan teknisi, dan efisiensi operasional agar mampu mempertahankan keunggulan kompetitif di industri otomotif.

KAQI berharap strategi berkelanjutan ini dapat memperkuat posisi pasar, meningkatkan profitabilitas, sekaligus menghadirkan layanan bengkel spesialis yang lebih modern, responsif, dan sesuai kebutuhan pelanggan masa kini.
 
KAQI optimistis strategi efisiensi, digitalisasi, dan ekspansi terukur akan menjadi fondasi penting memperkuat bisnis otomotif nasional sekaligus meningkatkan kepercayaan pelanggan dan investor sepanjang 2026.

Reporter Lakalim Adalin 
Editor Arianto 



Share:

Kuartal III-2025, GOLF Cetak Pendapatan Rp109,6 Miliar


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
PT Intra GolfLink Resorts (GOLF) mencatatkan lonjakan kinerja kuartal III-2025, memadukan operasional golf dan pengembangan properti Sequoia Hills yang menggembirakan.

Direktur Utama GOLF Dwi Febri Astuti menyatakan capaian pendapatan Rp109,6 miliar dan laba bersih Rp18,9 miliar kuartal III-2025, sebagai bukti konsolidasi. 

"Kinerja didongkrak oleh New Kuta Golf, Palm Hill Sentul dan pengakuan penjualan lahan Sequoia Hills melalui KSO," ujar Dwi Febri dalam Public Expose di Jakarta, Rabu (3/12).

Pencapaian ini menunjukkan sinergi antara leisure, pariwisata dan pembangunan properti, membuka lapangan kerja dan peluang UMKM lokal yang menguatkan ekonomi regional.

Dwi Febri menegaskan, "strategi diversifikasi properti dan operasional golf menjaga arus kas dan margin," ujarnya sambil memaparkan rencana pengembangan.

Pendapatan New Kuta Golf melonjak 22,8 persen, sementara pendapatan restoran dan rounds tercatat naik signifikan selama periode 9M25, menyokong marjin.

Margin kotor terjaga pada 57,8 persen; total aset perusahaan tercatat Rp8,69 triliun per 9M25, menunjukkan stabilitas neraca meskipun capex sedang berlanjut.

Proyek Sequoia Hills Sentul berkembang dengan klaster terjual cepat; serah terima awal dimulai sepanjang 2025 sesuai rencana pengembang, menambah arus pendapatan.

Risiko terkait margin properti dan volatilitas pariwisata tetap menjadi perhatian; manajemen menekankan pengelolaan biaya dan diversifikasi geografis sebagai mitigasi utama.

Pertumbuhan wisatawan internasional ke Bali dan partisipasi golf global mendukung prospek jangka menengah bagi segmen golf dan resort perusahaan yang positif.

Perusahaan juga menyalurkan program tanggung jawab sosial lingkungan, termasuk rehabilitasi puskesmas dan pelestarian terumbu karang, melibatkan komunitas lokal sebagai bagian dari strategi.

'Kami fokus menjaga kualitas laba sambil menumbuhkan properti dan golf secara seimbang, tegas Dwi Febri Astuti menutup pemaparan publik dan tanya jawab.

Kinerja kuartal III 2025 menegaskan posisi GOLF sebagai pemain leisure-properti terintegrasi, menuntut pengelolaan risiko yang matang untuk pertumbuhan berkelanjutan.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 



Share:

Semester I 2025, PADA Cetak Laba Bersih Rp140 Juta


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
PT Personel Alih Daya Tbk (PADA) mencatat kinerja positif pada semester I 2025, setelah membukukan laba bersih Rp140 juta dan keluar dari tekanan kerugian tahun sebelumnya.

"Pendapatan tumbuh 12,36 persen menjadi Rp504,4 miliar dibanding periode sama 2024 yang mencatatkan pendapatan Rp448,9 miliar," ujar Direktur Utama PADA, Cahyanul Uswah dalam Public Expose via zoom meeting, Selasa (2/12). 

Menurut Cahyanul, peningkatan tersebut disebabkan tambahnya volume bisnis dari klien existing yang memperluas penggunaan layanan outsourcing dan memperkuat posisi perseroan di industri.

Total aset tercatat Rp265,3 miliar per 30 Juni 2025 atau naik 9,56 persen dibanding posisi 31 Desember 2024, menandai ekspansi aktif di sektor layanan tenaga kerja.

Liabilitas naik menjadi Rp147,6 miliar, mencerminkan tambahan kewajiban jangka pendek dan jangka panjang sebagai dukungan operasional untuk mendongkrak kapasitas layanan nasional.

Ia menegaskan bahwa kenaikan pendapatan mencerminkan kepercayaan mitra, namun perusahaan tetap membutuhkan strategi baru untuk mengoptimalkan seluruh unit bisnis secara berkelanjutan.

PADA kini memperkuat bisnis teknikal melalui kolaborasi dengan WIFI Group untuk menggarap proyek Internet Rakyat dan layanan Starlite yang mencakup instalasi, distribusi, serta dukungan teknis nasional.

Cahyanul menyebut proyek tersebut berpotensi memperkuat pendapatan technical services dari target lima juta home pass pada 2026 melalui instalasi, penjualan, pemeliharaan, dan layanan pelanggan terpadu.

Perseroan juga mengungkap rencana pengambilalihan lebih dari 1,6 miliar saham dari Kopindosat oleh INET, yang membuka peluang sinergi strategis di sektor digital dan telekomunikasi.

Pengambilalihan diharapkan memperluas ekspansi PADA di pasar jasa outsourcing modern dengan dukungan mitra baru yang memiliki ekosistem bisnis digital berskala nasional.

Proses pengambilalihan masih berlangsung dan akan mengikuti aturan pasar modal, termasuk penandatanganan CSPA, keterbukaan informasi, hingga penyampaian dokumen tender kepada OJK.

"Timeline mencakup publikasi dokumen tender, penelaahan OJK, persetujuan regulator, dan tender wajib selama tiga puluh hari kalender setelah seluruh proses dinyatakan lengkap," pungkasnya.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Kuartal II-2025, MEJA Cetak Laba Bersih Rp988,8 Juta


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) membukukan laba bersih Rp988,8 juta pada,kuartal II-2025, turun dibanding Rp2,4 miliar tahun sebelumnya meski pendapatan neto naik signifikan dan optimisme.

"Penurunan laba menekan sentimen pasar, namun D/E membaik dan arus kas operasi positif menandakan struktur modal perusahaan kini lebih disiplin," ujar Direktur Utama Richie Adrian Hartanto dalam Public Expose via zoom meeting, Senin (2/11/2025).

Richie menegaskan komitmen kuat: “Kami fokus stabilisasi arus kas dan pengembangan segmen interior untuk pertumbuhan berkelanjutan dan nilai pemegang saham.”

Manajemen melaporkan arus kas operasi positif Rp14,49 miliar dan rasio utang terhadap ekuitas turun menjadi 0,26 per Juni 2025, bukti konsolidasi keuangan strategis.

Pendapatan neto tumbuh 36,93 persen yoy, ditopang lonjakan layanan jasa interior serta peningkatan utilisasi proyek konstruksi terintegrasi dan pengakuan pendapatan properti tambahan.

Strategi 2026 diarahkan alokasi anggaran 40–50 persen untuk procurement furniture, integrasi Design-Build, serta diversifikasi aset produktif untuk pendapatan pasif stabil.

Risiko kenaikan harga bahan baku dan inflasi furniture berpotensi menekan margin, sehingga pengendalian biaya pokok dan kontrak jangka panjang menjadi prioritas manajemen aktif.

Belanja investasi Rp10,97 miliar dialokasikan untuk akuisisi entitas lain, menandakan langkah diversifikasi yang meningkatkan stabilitas margin operasional jangka menengah.

Manajemen menargetkan pertumbuhan melalui tender pemerintah, proyek KSO, dan ekspansi kanal ritel B2C dengan fokus pada efisiensi biaya operasional terukur.

“Kami akan menjaga likuiditas, menekan eskalasi biaya, dan optimalkan portofolio produk melalui strategi harga dan partnership,” pungkasnya.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 


Share:

Kuartal III 2025, Kinerja CLAY Anjlok Liabilitas Naik


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY) kembali mencuri perhatian setelah membukukan rugi bersih Rp9,7 miliar pada Kuartal III 2025, melebar signifikan dibanding akhir 2024.

"Kerugian tersebut membuat rugi bersih per saham mencapai Rp3,74, sementara beban operasional meningkat dan laba bruto turun tajam," ujar Direktur CLAY Chairul Umaiya dalam Public Expose di Jakarta, Senin (24/11/2025).

Menurut Chairul, laba bruto merosot dari Rp98,88 miliar menjadi Rp44,52 miliar akibat tekanan pasar dan rendahnya kontribusi operasional hotel setelah periode pariwisata melambat.

Rugi sebelum pajak penghasilan ikut membengkak menjadi Rp4,35 miliar, berbanding terbalik dengan capaian periode sama tahun sebelumnya yang masih membukukan laba Rp14,3 miliar.

"Perseroan juga mencatat rugi komprehensif Rp3,05 miliar, berbalik arah dari laba komprehensif Rp11,30 miliar pada 31 Desember 2024, memperlihatkan tantangan finansial lebih luas," ungkapnya.

Dari sisi neraca, ia menuturkan, liabilitas naik menjadi Rp542,12 miliar, sedangkan ekuitas turun ke Rp9,93 miliar, meskipun total aset meningkat menjadi Rp552,05 miliar pada September 2025.

Sementara itu, Direktur Utama CLAY Nany Adriani menegaskan perusahaan tetap bertumpu pada dua unit bisnis utama, termasuk The Stones Hotel di Legian, Bali dengan kapasitas 380 kamar serta fasilitas premium.

Hotel tersebut dilengkapi restoran populer dan sarana rekreasi lengkap seperti spa, gym, ballroom, ruang pertemuan, hingga layanan shuttle bandara, menjadi kontributor penting arus pendapatan.

Unit kedua, Clay Hotel Jakarta di kawasan Blora, menawarkan 81 kamar, fasilitas bisnis, restoran Keday Clay, serta layanan penunjang yang menyasar korporasi dan wisatawan bisnis.

Manajemen menilai kedua hotel masih memiliki potensi pertumbuhan melalui optimalisasi okupansi dan peningkatan kualitas layanan, terutama menghadapi kompetisi ketat jaringan perhotelan nasional.

Menurut Nany, perseroan juga akan melanjutkan pembangunan Rumah Sakit Royal Sukadana sebagai upaya diversifikasi pendapatan jangka panjang dan memperkuat stabilitas usaha.

CLAY berharap strategi tersebut mampu mengurangi tekanan finansial sekaligus membangun fondasi pertumbuhan lebih adaptif di tengah perubahan tren industri perhotelan dan properti domestik.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 










Share:

Citatah-Chememan Siapkan Aliansi Baru, Perkuat Bisnis Mineral 2025


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
PT Citatah Tbk (CTTH) membuka peluang pemulihan kinerja melalui rencana usaha patungan dengan Chememan meski pasar mineral dan industri properti nasional masih bergerak melambat.

Sepanjang 2025, Citatah menghadapi penurunan permintaan marmer akibat perlambatan keputusan pengembang, penundaan proyek pariwisata Bali, serta hambatan ekspor setelah tarif baru diberlakukan Amerika Serikat.

"Penjualan hingga September mencapai Rp88,3 miliar, terdiri atas pasar domestik Rp71,8 miliar dan ekspor Rp16,5 miliar," ujar Direktur Utama CTTH, dalam Public Expose Jakarta, Jumat (21/11).

Tekanan operasional yang dialami Citatah menggambarkan tantangan industri bahan bangunan premium, termasuk keterlambatan proyek, pelemahan permintaan, dan perubahan regulasi yang memengaruhi kecepatan perputaran bisnis nasional.

Perseroan memproyeksikan penjualan tahunan sekitar Rp123 miliar, turun lima belas persen dibanding 2024, sekaligus mencatat rugi komprehensif sekitar Rp13,3 miliar hingga September 2025.

Total aset per September mencapai Rp711 miliar, menurun karena penyusutan persediaan dan divestasi aset Bandung, sementara piutang meningkat mengikuti perlambatan pembayaran berbagai proyek utama.

Manajemen menjaga likuiditas melalui pengelolaan liabilitas dan ekuitas, sembari mengamankan proyek berkelanjutan senilai Rp45 miliar untuk 2026, termasuk prospek incoming projects bernilai puluhan miliar.

Rencana usaha patungan dengan Chememan dipandang menjadi momentum strategis untuk memperkuat lini mineral, meningkatkan daya saing, serta membuka pasar baru di tengah kondisi industri menantang.

Citatah berharap kolaborasi baru ini membawa stabilitas jangka panjang, memperkuat fondasi bisnis mineral, dan mengembalikan pertumbuhan positif pada tahun-tahun pemulihan mendatang.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 



Share:

Laba BKSL Meroket 161 Persen, Ekspansi Sentul City 2026 Bikin Heboh


Duta Nusantara Merdeka | Sentul 
PT Sentul City Tbk (BKSL) mencatat lonjakan laba bersih signifikan pada kuartal III-2025, memperkuat fondasi bisnis perusahaan sekaligus mendorong percepatan ekspansi proyek strategis.

Lonjakan laba bersih mencapai Rp72 miliar atau naik 161,4% dibanding tahun sebelumnya, didorong efisiensi biaya, strategi pemasaran efektif, serta peningkatan penjualan properti.

Kenaikan pendapatan dikonfirmasi langsung Direktur BKS, Tjetje Muljanto dalam Public Expose di Sentul, Kamis (20/11/2025), mencakup kontribusi dari perumahan, gedung bertingkat, hingga block sales.

Manajemen menyebut pencapaian ini mencerminkan kepercayaan publik terhadap Sentul City yang berkembang menjadi ekosistem hunian modern berintegrasi tinggi dengan konsep keberlanjutan ramah lingkungan.

Tjetje menegaskan pertumbuhan bisnis BKSL tak lepas dari sinergi pemerintah daerah, pelaku industri, dan masyarakat yang mendorong kawasan semakin kompetitif sebagai kota mandiri modern.

Lebih lanjut, la menambahkan perluasan proyek Sentul City menghadirkan manfaat sosial berupa peningkatan ekonomi lokal, penciptaan lapangan kerja baru, serta akses fasilitas publik yang lebih merata bagi warga.

Dari sisi neraca, Total aset BKSL mencapai Rp21,30 triliun, tumbuh 0,57% secara tahunan dan menjadi fondasi kuat bagi pengembangan proyek masa depan seperti BioTown, TOD, dan klaster hunian terbaru.

Perseroan memulai pengembangan 2026 dengan fokus pada Spring City, Spring Garden 2, dan Spring Hills sebagai kawasan hunian keluarga modern yang terhubung dengan jaringan transportasi massal.

Proyek BioTown dirancang menjadi pusat inovasi kesehatan berstandar internasional, menggabungkan layanan medis, edukasi, penelitian, dan urban living untuk mendukung industri kesehatan nasional.

BKSL turut memperkuat konsep TOD setelah Sentul City ditetapkan sebagai kawasan berorientasi transit, memaksimalkan konektivitas melalui LRT, KRL, TransJakarta, dan moda transportasi publik lainnya.

Manajemen optimistis urbanisasi, pertumbuhan kelas menengah, dan permintaan hunian berkualitas akan terus meningkatkan nilai properti sekaligus memperkuat posisi Sentul City di Jabodetabek.

Dengan cadangan lahan besar, kemitraan global, dan visi kota terpadu berkelanjutan, Sentul City diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dan gaya hidup modern di Indonesia.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 



Share:

Kuartal III-2025, Puri Sentul Permai Cetak Pendapatan Rp23,76 Miliar


Duta Nusantara Merdeka |Sentul 
Emiten pioneer pengembangan bisnis hotel di Rest Area Dalam Tol, PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) melaporkan kinerja keuangan menguat sepanjang Kuartal III 2025, ditopang lonjakan okupansi hotel tol dan modernisasi fasilitas unggulan. 

"KDTN mencatat pendapatan hingga Kuartal III 2025 mencapai Rp23,76 miliar, naik 2,46% dari Rp23,19 miliar pada Kuartal III 2024," kata Direktur Utama KDTN, Xaverius Nursalim dalam Public Expose Insidentil di Sentul, Rabu (19/11/2025).

Disisi lain, perusahaan membukukan laba bersih Rp635,4 juta pada periode Juli-September 2025, menurun 41,63% dibanding Rp1,08 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya akibat tekanan operasional.

Pertumbuhan layanan hotel tol tetap menjadi fondasi bisnis KDTN, seiring peningkatan hunian signifikan di Kedaton8 Sentul yang mendorong kedekatan pelanggan dengan fasilitas modern dan akses strategis.

Modernisasi fasilitas dilakukan melalui perluasan tipe kamar, peremajaan interior, dan penyempurnaan sistem self check in, menghadirkan pengalaman menginap lebih efisien bagi pengguna rest area.

Kedaton8 Xpress KM 19 melaporkan okupansi mencapai 300 persen per hari, didorong kolaborasi promosi bersama Pertamina yang memperluas jangkauan pelanggan melalui penawaran voucher SPBU khusus.

Swiss-Belexpress di KM 166, KM 164, KM 260B, dan KM 379A turut mencatat peningkatan signifikan, termasuk okupansi menyentuh 100 persen menjelang akhir tahun berkat fasilitas lounge premium dan akses industri.

KDTN memastikan seluruh pengembangan fasilitas berjalan sesuai jadwal tanpa gangguan material, memperkuat kepercayaan publik melalui keterbukaan informasi dan konsistensi peningkatan standar layanan hotel tol.

Perseroan juga memperluas kolaborasi dengan mitra strategis untuk memperkuat fasilitas rest area, diversifikasi pendapatan, dan mendorong pertumbuhan stabil pada operasional hotel sepanjang tahun mendatang.

Manajemen menegaskan proyeksi 2026 tetap positif, ditopang penambahan fasilitas padel, optimalisasi lounge, serta ekspansi jaringan hotel yang menyasar peningkatan kenyamanan pengguna jalan tol.

Dengan penguatan jaringan hotel tol, efisiensi operasional, dan ekspansi fasilitas, Puri Sentul Permai memperkuat fondasi pertumbuhan berkelanjutan menuju 2026 yang semakin kompetitif.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Kuartal III-2025, Pendapatan CITY dan Laba Bersih Melonjak Tajam


Duta Nusantara Merdeka | Sentul 
PT Natura City Development Tbk (CITY) mencatat peningkatan kinerja signifikan hingga kuartal III-2025, ditandai lonjakan pendapatan, laba bersih, serta penurunan liabilitas perusahaan.

CITY membukukan pendapatan neto Rp104,76 miliar hingga 30 September 2025, meningkat dari Rp81,16 miliar pada periode sama tahun sebelumnya, mencerminkan akselerasi penjualan proyek.

Direktur CITY, Jose Francis Berces Acantilado, mengungkapkan laba bersih yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk melonjak menjadi Rp11,92 miliar dari sebelumnya Rp3,58 miliar.

"Penguatan pendapatan disertai perbaikan struktur biaya, sehingga laba usaha meningkat signifikan dibandingkan kinerja kuartal III-2024 yang berada pada kisaran lebih rendah," kata Jose saat Public Expose Tahunan di Sentul, Selasa (18/11/2025).

Dari sisi neraca, total liabilitas turun menjadi Rp181,68 miliar hingga September 2025 dari Rp185,48 miliar akhir 2024, mengindikasikan disiplin finansial perseroan.

Total aset perusahaan juga meningkat tipis menjadi Rp1,06 triliun dari Rp1,05 triliun, menunjukkan stabilitas kesehatan finansial dan kemampuan mempertahankan momentum pembangunan proyek.

Jose menegaskan bahwa fundamental perusahaan tetap solid berkat strategi menjaga efisiensi operasional, stabilitas biaya, serta pengelolaan aset yang dilakukan secara terukur sepanjang tahun.

Perseroan memastikan fokus utama tetap pada penciptaan nilai jangka panjang melalui peningkatan mutu proyek, optimalisasi aset, dan penguatan daya saing dalam industri pengembangan kawasan.

Strategi tersebut mencakup penguatan struktur biaya, implementasi inisiatif efisiensi, serta ekspansi terukur agar mampu menjaga kelangsungan bisnis di tengah tekanan ekonomi global.

Jose juga menyoroti pentingnya inovasi dan pengembangan berkelanjutan guna menghasilkan produk hunian berkualitas yang mampu menjawab perubahan kebutuhan generasi pembeli rumah.

CITY optimistis pertumbuhan positif dapat dipertahankan pada kuartal berikutnya seiring meningkatnya minat konsumen terhadap hunian berkualitas dan ekosistem township yang terus berkembang.

Perseroan melihat momentum pasar sebagai peluang memperkuat ekspansi sambil mempertahankan prinsip kehati-hatian agar tetap kompetitif dan relevan di sektor properti nasional.

CITY berharap capaian kuartal III-2025 dapat menjadi pondasi penting dalam mendorong pertumbuhan berkelanjutan serta memperkuat posisi sebagai pengembang terpercaya bagi masyarakat.

Perseroan menegaskan komitmen melanjutkan transformasi bisnis dengan menjaga efisiensi, inovasi, dan kesinambungan sehingga mampu menghadirkan kinerja yang stabil di tengah dinamika industri properti.

Reporter Lakalim Adalin 
Editor Arianto 




Share:

Sambut 2026, MTDL Pacu Bisnis Al dan Cloud


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
MTDL meningkatkan fokus solusi digital setelah permintaan Al, cloud, dan keamanan siber melonjak sepanjang 2025, memicu optimisme pertumbuhan bisnis teknologi pada 2026.

Sebagai perusahaan dengan use case Al terbanyak di Indonesia, MTDL menilai prospek bisnis solusi dan konsultasi makin positif seiring percepatan transformasi digital berbagai sektor industri.

Hasil riset Gartner turut memperkuat optimisme tersebut, menyebut teknologi Al-native, preemptive cybersecurity, dan hybrid cloud sebagai motor utama pertumbuhan industri global hingga 2026 mendatang.

Merespons peluang tersebut, MTDL menambah modal Rp150 miliar untuk memperkuat MII, guna memaksimalkan layanan konsultasi digital, cloud, keamanan siber, serta integrasi data modern.

Langkah strategis ini mencerminkan sinergi bisnis yang semakin erat, sekaligus memperkuat hubungan korporasi dengan ekosistem teknologi nasional yang kian bergantung pada solusi digital berbasis Al.

"Keputusan tersebut mencerminkan kebutuhan investasi transformasi digital yang terus meningkat, terutama pada sektor jasa keuangan dan minyak serta gas nasional," kata Presiden Direktur MTDL, Susanto Djaja, dalam keterangan tertulis, Jum'at (14/14).

Permintaan solusi TI sepanjang Januari-September tumbuh signifikan, mencapai 20,5% YoY, didorong layanan cloud, digital platform, cybersecurity, Al, dan managed services yang menopang pendapatan berulang perusahaan.

Dengan fondasi delapan pilar solusi digital yang solid, MTDL optimistis mempertahankan momentum pertumbuhan berkelanjutan dan memperluas kontribusi terhadap transformasi teknologi Indonesia.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 




Share:

NANO Gaet Fauka Noor Farid, Siap Masuk Industri Pertahanan Nasional


Duta Nusantara Merdeka | Tangerang 
PT Nanotech Indonesia Global Tbk (NANO) resmi menunjuk Fauka Noor Farid sebagai Komisaris Independen baru, menandai langkah strategis memasuki industri pertahanan nasional.

Masuknya Fauka Noor Farid, Direktur Eksekutif Institute Kajian Pertahanan dan Intelijen Indonesia (IKAPI), memperkuat posisi NANO sebagai pemain kunci teknologi nasional berbasis riset.

Penunjukan ini menjadi sinyal kuat keseriusan NANO memperluas kontribusi inovasi anak bangsa bagi kemandirian industri pertahanan dan keamanan negara secara berkelanjutan.

Fauka dikenal berpengalaman di bidang intelijen, strategi nasional, dan keamanan. Kehadirannya di jajaran komisaris menjadi katalis baru sinergi riset dan pertahanan.

Direktur Utama NANO, Suryandaru, menyebut langkah tersebut sebagai momentum penting menuju ekosistem teknologi nasional yang lebih mandiri dan berdampak luas bagi bangsa.

"Bergabungnya Bapak Fauka menjadi tonggak penting. NANO siap memperluas peran dalam mendukung kemandirian teknologi dan industri pertahanan Indonesia," ujarnya di Tangerang, Kamis (13/11).

Sebagai perusahaan riset nanoteknologi pertama di Indonesia, NANO terus mengembangkan inovasi seperti sensor cerdas, bahan maju, dan sistem pendukung pertahanan modern.

Fauka menyebut NANO sebagai pionir anak bangsa yang berani menembus batas riset demi kontribusi nyata terhadap pertahanan dan kedaulatan nasional.

"Saya berkomitmen memperkuat jejaring strategis agar inovasi NANO menjadi bagian penting dari ekosistem pertahanan nasional," tegasnya.

Melalui pengalaman Fauka di dunia kebijakan pertahanan, NANO optimistis memperluas kolaborasi lintas lembaga dalam pengembangan defense innovation lab, sistem sensor, dan material proteksi nano.

Langkah ini menegaskan arah strategis NANO menjadi National Tech Champion, emiten teknologi yang memadukan riset ilmiah, bisnis berkelanjutan, dan misi kebangsaan.

Komisaris Utama NANO, Prof. Dr. Nurul
Taufiqu Rochman, menegaskan, "Kehadiran Pak Fauka memperkuat posisi NANO bukan hanya di pasar teknologi, tapi juga dalam pertahanan negara."

Masuknya sosok pertahanan ke tubuh NANO menjadi simbol sinergi riset, bisnis, dan nasionalisme teknologi menuju kemandirian industri strategis Indonesia.

Reporter: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 




Share:

KIRIM BERITA SILAHKAN KLIK

KIRIM BERITA ANDA KESINI! Merasa Terbantu Dengan Publikasi ? Ayo Traktir Kopi Untuk Admin Dengan Cara Berbagai Donasi. Terimakasih :)



BREAKING NEWS

~||~ Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1446 Hijriah Jatuh Pada Hari Sabtu 1 Maret 2025 ~||~ 1 Syawal Jatuh Pada Tanggal 31 Maret 2025 ~||~ Muhammadiyah Luncurkan Ojek Online ZENDO ~||~ 140 Siswa SMKN 10 Medan Gagal SNBP ~||~ Prabowo Subianto Kembali Menjabat Sebagai Ketua Umum Partai Gerindra Periode 2025 - 2030 ~||~ Praperadilan Hasto Kristianto Di Tolak ~||~ #INDONESIADAMAI ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno - Makna Proklamasi

Ir. Soekarno (Sang Proklamator) Setiap Tahun kita Memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Maka kita tidak bisa t...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI


loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Label

(SAS) #2019GantiPresiden Accounting Aceh Aceh Timur Adat Istiadat Advokat AFF Affandi Affan Agama Agraria AIDS Air Air Bersih Aisyiyah Aksara Aksi Aksi Sosial Aktivis Aktivitis Al Washliyah Album Amien Rais Anak Anak Yatim Anarkis Angkatan Darat Anies Baswedan Animal Anti Korupsi Arisan Artikel Artis Arus Mudik Asahan Asian Games ASN Asuransi Asusila Atlet Award Bacaleg Bachtiar Ahmad Sibarani Baksos Bakti Sosial Balap Liar Banda Aceh Bandar Lampung Bandara Bandung Banjir BANK Bank Sumut Bansos Banten Bantuan Sosial Bapenas BAPER Bappenas Basarnas Batu Akik Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar BBM Bea Cukai Beasiswa Begal Bekraf Beladiri Belanja Bencana Bencana Alam Beras Berita Bhabinkamtibmas Bhayangkara Bhayangkari Bioskop Bisnis BKPRMI BM PAN BNI BNN BNPT Boardgame Bobby Nasution Bom Bunuh Diri Boomerang BPBD BPJS BPN BPOM BRI Brimob Buka lapak Bukit Asam Buku Bulog Bulukumba BUMN Bung Karno Bupati Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Caleg Capital market CCTV Cerpen Cianjur Cikampek Citilink conference Cosplayer Covid-19 Covid-19 Satgas Covid19 Cuaca Cuci Tangan Curanmor Cyber Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Debt Collector Dede Farhan Aulawi Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Densus 88 Desa Dewan Pengawas Dewata Sakti Dharma Pertiwi Dialog Digital Dikdasmen Diklat Dinas Perhubungan Dirgahayu HUT RI Disiplin Diskusi Dongeng Donor Darah DPD RI DPR Duka Cita E-Money Effendi Simbolon Ekonom Ekonomi Ekspor Impor Electronics Elektronik Emas Empat Pilar Entertainment Es cream ESDM event Fashion Festival FGD FIFA Film Film Horor Film seri Anak Fintech FISIP Flores Timur Formasi Formula E Forum Furniture Futsal G30S/PKI GAAS Games Ganja Ganjar Ganjil Genap Garut Gaza Gebyar Kemerdekaan Gempa Geng Motor Genppari Gereja Gibran Gizi Buruk Go Pay Go-Jek Gojek Golkar Gotong Royong Grab Gubernur Guru Besar Gym H Haedar Nasir ham HANI Harbolnas Hari Ibu Hewan Hiburan HIV HMI Hoax Hotel Hp Hukum Humas Humbahas HUT HUT Bhayangkara HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibadah Haji Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek IMM Indonesia Industri inflasi Informasi Infrastruktur Inspektorat Inspirasi Internasional Internet Intoleran Investor IPK IPM IPPI Islam ITB IWAPI Jakarta Jakarta Barat Jakarta Pusat Jalan Jambore Nasional Jawa Tengah Jawa Timur Jayapura Jokowi Juara Jum'at Barokah Jumanji Jumat Jumat Berkah Jurnalis Kaliber Kampanye Kampung Rakyat Indonesia Kampus Kamtibmas Kapolda Kapoldasu Kapolri Kapolsek Kapolsek Kepolisian Karang Taruna Karaoke Karhutla Karya Tulis Kasus KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kebun Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kejuaraan Kejurnas Kekerasan Kelestarian Alam Keluarga Kemalingan Kemanusiaan Kemenag Kemenaker Kemendag Kemendagri Kemendesa Kemendikbud Kemenhub Kemeninfo Kemenkes Kemenkeu Kemenko Kemenkumham Kemenlu KEMENPAN-RB Kemenparekraf Kemenperin Kemenpora kemenristek Kemensos Kementan Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepala Daerah Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Keselamatan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Khilafahtul Muslimin Kilas Balik Bung Karno Kisaran Kivlan Zen KKP KNPI Kohati kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Konsumen Koperasi Kopermasu Kopi Kopi Pagi Korupsi Koruptor Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal KRYD KSAD Kudeta Kuliner Kunjungan Kerja Kutai Kartanegara Labuhan Batu Lahan Lakalantas Laksi Lalu Lintas Lampung Langka Langkat Lapas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku LAZISMU Lebaran Legislatif Lembaga LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup LIPPI Listrik Lock Down Lomba lomba lari London LPPI LPS LSM Lukas Enembe Madina Mahasiswa Mahkamah Mahkamah Agung Mainan anak Majalengka mak Makanan Jepang Makassar Makkasar Mall Maluku Manggarai Barat Market Outlook Masjid Masker Masyarakat Mata Uang Maulid Nabi Mayday MDMC Medan Denai Media Media Sosial Megapolitan Menag Mendag Mendagri Menembak ment Menteri Menteri Perdagangan millenial Minuman Keras Minuman sehat Minyak Goreng Minyak Makan Miras Mobil MOI Motivasi MoU MPR MPR RI Mudik Muhammadiyah Muharram MUI Munas Musibah Musik Musyawarah Musywil Narkoba Narkotika NasDem Nasional Nasional pers Natal Natal & Tahun Baru New Normal NII NKRI NTT NU ODGJ Office Ojek Online Ojol Olah Raga Olahraga Ombusman Omicron Online Operasi Patuh Operasi Yustisi Opini Organisasi Ormas Otomotif P Padang Padanglawas Utara Padangsidimpuan Pagelaran Pahlawan Pajak Pakta Integritas Palestina Paluta Pameran PAN Pancasila pangan Papua Parawisata Pariwisata Partai Amanat Nasional Partai Demokrat Partai Politik Partai UKM Partai Ummat Pasar Pasar modal Pasar Murah Pasar Tradisional Paspampres Patroli PC PCM Medan Denai PDI Perjuangan PDIP Perjuangan pe Pedagang Pegadaian Pelajar Pelajar Islam Indonesia Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Pelukis Peluncuran Pemadam Kebakaran Pemalakan Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan pemerasan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuda Melati Indonesia Pemuda Muhammadiyah Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencemaran Nama Baik Penculikan Pencurian Pendataan Pendidikan Penelitian Penembakan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengadilan Pengadilan Negeri Pengajian Pengamanan Pengamat Penganiayaan Pengawasan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penulis Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perampasan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perhubungan Perikanan Peristiwa Perjanjian Perjudian Perkawinan Perlombaan Permainan Perpajakan Pers Pertamina Pertanahan Pertanian Perusahaan Pesawat Terbang PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pin Pinjam meminjam uang Pinjaman Online PKL PKS PMI Polairud Polantas Polisi Cilik Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Ponpes Pornografi Posko Ummat PPKM PPN PPWI Pra Kerja Prabowo Pramuka Praperadilan Prawita Genppari Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik Prokes promo Property Prostitusi Protokol Kesehatan PSI PSSI Public Expose Publik expose Puisi Pungli PUPR Pusat Perbelanjaan Puskesmas PWI Qurban Radikalisme Rafdinal Ragam Rakernas Rakor Ramadhan Reksadana Rektor Relawan Relawan Jokowi Religi Remisi Rentan Renungan resa Restoran Reuni 212 Revolusi Mental Reward RKUHP Robot Ruang Guru Rumah Rumah sakit Rups Rusia RUU Saber Pungli Sabu Sahabat Anak Sains Salon Samosir Samsat Samsung Sanitasi air.Lingkungan hidup Santri SAR Satlantas Satpol PP Satwa SD Muhammadiyah 19 SD Terpadu 23 Medan Sejarah Sekolah Sembako Seminar Sengketa Seniman Senjata Senjata Api Sepak Bola Separatis Sepeda Sepeda sehat Serambi Law Firm Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Sigli Silaturahim Silaturahim. KUYAI Kartanegara Silaturahmi Silaturrahim SIM Simalungun Simpan Pinjam Simulasi Smartphone SMP Muhammadiyah 48 Soekarno Solar Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Stunting Suku bunga Sulawesi Selatan Sumatera Barat Sumatera Utara Sumpah Jabatan Sumur Bor Sumut Sunat Massal Sungai Superstore Suplemen Surabaya Surat Terbuka Suriyono Adi Susanto Suriyono Adi Susanto {SAS) Survei Survey susu Swab Antigen Syafi'i Ma'arif Syariah Syawal Takjil Tali Kasih Talkshow Tanjung Balai Tantama Tapanuli Tengah Tawuran Teknologi Teror Terorisme Tes Urine Tiket Tilang Tips Tjahyo Kumolo TNI TNI AU TNI nasional TNI-Polri Tokoh Tokoh Agama Tokoh Masyarakat Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Uang Palsu UIN Ujaran Kebencian UKM Ukraina Ulama UMJ umkm UMSU Undang-Undang UNIMED UniPin Universitas Unjuk Rasa Upacara Usaha Rakyat UU Cipta Kerja UU ITE UUD 1945 Vaksinasi Vaksinasi booster Valentine Day Verifikasi Viral Virus Corona Walikota Wanita Wapres Wartawan Webinar Wirausaha Wisata WNA Workshop Yogyakarta Zulkifli Hasan

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

PAGAR LAUT

Pagar Laut yang terjadi di Tangerang Memang Membuat Heboh Indonesia, Apalagi Ada Sertifikatnya, Berarti Sudah Ada IzinnyaRakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Apalagi Kalau Udara Mau DipagarBagai Tersambar Petir Mendengar Pagar-Pagaran .

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA


PAGAR LAUT INDONESIA

~> Sekarang Lagi Heboh Tentang Pagar Laut Yang Terjadi Di Indonesia

<~ Memang Harus Jelas Apa Maksudnya Laut Dipagar, Karena Seharusnya Yang Dipagar itu Batas Wilayah Indonesia Dengan Negara Lain

Link Terkait

close
Banner iklan disini