Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id
Tampilkan postingan dengan label Genppari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Genppari. Tampilkan semua postingan

Prawita GENPPARI Kembangkan Wisata Kreatif Lansia, “TEMAN USIL


Duta Nusantara Merdeka | Bandung
“ Kreativitas adalah potensi penting yang harus dikembangkan setiap saat. Baik sejak kecil, remaja, dewasa maupun lansia. Dalam konteks pendidikan, kreativitas sering diorientasikan untuk anak kecil saja. Padahal usia remaja, dewasa maupun lansia pada dasarnya harus terus kreatif, karena kreatif itu mengasyikan. Kreativitas tidak sekedar bermanfaat pada perkembangan kecerdasan, tetapi juga menjadi pondasi untuk berpikir lebih baik, bisa lebih produktif, lebih kritis dalam menyelesaikan masalah, kesempatan untuk menemukan berbagai hal baru, serta tentu bisa mendatangkan kebahagiaan dan kesehatan “, ujar Ketua Umum Prawita GENPPARI Dede Farhan Aulawi di Bandung.

Hal tersebut ia sampaikan ketika sedang melakukan bimbingan wisata kreatif lansia “Taman Bermain Usia Lanjut atau disingkat TEMAN USIL”. Menurutnya Teman Usil bisa menjadi salah satu model dalam pengembangan wisata lansia dengan merangsang aktivitas yang menuntut kreativitas ringan.


Jika kreativitasnya tidak dikembangkan, maka kecerdasan dan kelancaran berpikir bisa terganggu, yang tentu akhirnya akan berdampak pada kesehatan dan kebahagiaannya. Itu sebabnya salah satu program Prawita GENPPARI adalah TEMAN USIL untuk menjaga kesehatan dan kebahagiaan para lansia tadi. Salah satunya dilibatkan dalam kegiatan kreatif untuk membuat tempat sauna rempah – rempah dari bahan – bahan yang sederhana sekali.

Ada banyak manfaat kreativitas bagi lansia. Kreativitas akan membuat para lansia tetap produktif karena saat mereka berkreasi, akan terdorong untuk mengeksplorasi hal-hal baru serta memikirkan berbagai ide yang belum pernah terpikir sebelumnya sehingga dapat menghasilkan sesuatu.

 Sebuah penelitian di Amerika juga mengatakan bahwa memiliki jiwa kreatif ternyata berdampak positif untuk kesehatan mental seseorang. Saat melakukan stimulasi terhadap kreativitas, setiap peserta akan diajak untuk berpikir, berimajinasi, dan memiliki kemampuan untuk melihat berbagai kemungkinan solusi saat menyelesaikan suatu masalah.  

Kemudian Dede juga menjelaskan bahwa memiliki tubuh yang bugar hingga lanjut usia merupakan harapan dan impian sebagian besar orang. Namun, agar bisa hidup sehat lebih lama, para lanjut usia atau lansia juga perlu merasa bahagia. Pasalnya, kesehatan dan kebahagiaan saling terkait.

Pada setiap tingkatan usia, setiap orang pasti menemukan tantangan tersendiri dalam menjalani hidup, tetapi mendapatkan kebahagiaan sering kali menjadi salah satu hal yang paling menantang untuk segala kalangan usia. Oleh karenanya jika saat ini kreativitas lebih banyak diarahkan pada anak di usia dini, sebenarnya kretaivitas pun bisa dilatihkan secara berkesinambungan untuk para lansia agar tetap sehat dan bahagia. Ujarnya.

Rasa bahagia dan kesehatan adalah dua hal yang saling berkaitan. Ini artinya, saat seorang lansia merasa bahagia, ia cenderung memiliki fisik yang sehat, dan begitu pula sebaliknya. Tak hanya itu, lansia yang bahagia menunjukkan kesehatan mentalnya juga terjaga.

Memang ada beberapa faktor yang mungkin menjadi penghambat kebahagiaan para lansia, misalnya seperti masalah kesehatan, rasa kesepian, merasa tidak memiliki tujuan hidup, takut dengan kematian atau kehilangan orang terdekatnya. Semakin bertambah usia lansia, semakin banyak pula teman, keluarga, hingga pasangan yang pergi meninggal dunia. Orang-orang yang dahulunya hidup dan berjuang bersamanya kini satu persatu telah tiada. Hal tersebut bisa memicu rasa kehilangan, kesepian, hingga depresi.

Dengan demikian maka hal yang perlu diketahui adalah langkah-langkah yang bisa dilakukan lansia agar merasa bahagia, seperti memfokuskan diri pada hal yang bisa dilakukan, menjalin hubungan baik dengan orang lain, mengikuti kegiatan sukarelawan, dan menerapkan pola hidup sehat. Pola hidup sehat tak hanya berlaku bagi yang masih berada pada usia produktif saja, akan tetapi pola ini juga baik untuk diterapkan oleh para lansia. Apalagi, jika para lansia ingin merasa lebih sehat dan bahagia.

“ Hal – hal yang perlu diketahui bersama adalah bahwa fungsi tubuh akan menurun seiring bertambahnya usia. Proses penuaan umumnya berawal dari munculnya keriput, kemudian secara perlahan sistem kekebalan tubuh mulai melemah, sehingga lebih mudah terkena penyakit.

Namun, tidak perlu khawatir karena penuaan memang tidak bisa dihentikan tapi bisa diperlambat. Meski sudah memasuki usia 60-an, sebenarnya para lansia masih tetap bisa hidup dengan sehat dan bugar. Oleh karenanya Prawita GENPPARI terus berkreasi, mengolah ide dan rasa untuk mengungkapkan kasih sayang kepada para lansia dengan tetap kreatif dalam aktivitas – aktivitas yang beragam dan bermanfaat. Misalnya pembuatan tempat sauna rempah – rempah yang sederhana ini, disamping bermanfaat buat merangsang kreativitas juga hasilnya bagus untuk menikmati mandi uap “, pungkas Dede menutup percakapan. **
Share:

Prawita GENPPARI Apresiasi Inisiasi BUMDES As Syifa Cangkuang Garut


Duta Nusantara Merdeka | Bandung

“ Objek wisata ini bagian wilayah yang tak terpisahkan dari kawasan wisata candi Cangkuang di kecamatan Leles kabupaten Garut. Hanya saja jika candi cangkuang di kelola oleh Pemda Kabupaten, maka spot wisata BUMDES As Syifa dikelola oleh BUMDES alias Badan Usaha Milik Desa.

 Inisiatif aparatur pemerintah desa Cangkuang untuk membangun dan mengelola kawasan wisata ini perlu diapresiasi, karena dengan penyertaan modal investasi yang tidak terlalu besar tapi mampu mengelolanya dengan baik. Dampaknya tersedia pilihan wisata yang menarik di kabupaten Garut ini dan juga sekaligus membuka lapangan kerja dan kesempatan berusaha pada masyarakat di sekitarnya.


Hal ini secara otomatis juga akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat “, demikian disampaikan oleh Ketua Umum Prawita GENPPARI Dede Farhan Aulawi di Bandung setelah melakukan kunjungan kerja ke objek tersebut, Rabu (14/7). 

Lebih lanjut Dede juga menambahkan bahwa sampai saat ini upaya pembangunan untuk melengkapi berbagai fasilitas lain yang menarik terus dilakukan untuk memanjakan para wisatawan yang memang tampak sedang haus dengan kesempatan wisata.

Terlebih letak objek wisata ini tidak terlalu jauh dari jalan raya Garut. Lokasinya terbentang di pesisir bibir Situ Cangkuang, yang luasnya sekitar 40 hektare. Sedangkan kawasan wisata ini sendiri memiliki luas sekitar 4 hektare. Ujarnya.

“ Mudah – mudahan keberadaan spot wisata ini tidak sekedar mendatangkan pendapatan bagi BUMDES-nya saja, tetapi juga benar – benar dirasakan oleh manfaatnya bagi masyarakat. Baik masyarakat penikmat wisata, maupun bagi masyarakat sekitarnya. Hal ini ditunjang oleh fasilitas alam berupa panorama yang indah dengan suasana pedesaan yang memikat, dan keragaman aneka kuliner karya masyarakat sekitar “, pungkas Dede. **
Share:

PRAWITA GENPPARI AT A GLANCE


Duta Nusantara Merdeka | Bandung
Prawita GENPPARI is an association of Indonesian tourism activists or Indonesian Tourism Community. Born with a strong drive to promote tourism, arts and culture and empowering SMEs products to advance Indonesian tourism. As an archipelagic country that has tens of thousands of islands, Indonesia has an extraordinary diversity of tourism potential.

Both nature tourism, art and culture tourism, historical tourism, religious tourism, and various other types of tourism. Referring to this fact, Prawita GENPPARI is active in educating and training tourism human resources with various programs, including developing tourist villages throughout the country.

Vision :
Making Indonesian tourism a mainstay sector to increase love for the country and the welfare of the nation

Mission :
1. Identify and map all tourism potentials throughout Indonesia
2. Promote Indonesia tourism to domestic and foreign tourists in a planned, structured and massive manner
3. Develop creativity by organizing events to increase interest and tourism potential
4. Build international networks and cooperation with foreign tourism community, include all stakeholder related to advance the world of tourism

From the Vision and Mission, it is further elaborated on various programs, both internally consolidated to develop organizations and international cooperation to accelerate the process of achieving goals in advancing the world of tourism.

Tourism activities have a multiplier effect in moving the economic sector, ranging from travel agents, transportation, hotels, restaurants, SMEs products, and others. Thus, efforts to promote tourism are essentially oriented towards moving the economy of the community and at the same time prospering the nation.

Basic Concepts of National Tourism Development
1. Productive Tourism : tourism that is oriented towards increasing results productively in various fields so that there is economic value that can be obtained in the future
2. Educational Tours : tours that are oriented to the transfer of knowledge and experience from experts to all participants of educational tours
3. Creative Tourism (Creative Economy) : travel by promoting creativity and innovation so that something that has no value becomes something of value
4. Tourist Attractions: travel with the aim of pleasure and comfort in enjoying various natural beauties
5. Challenge Tour (Special Interest): travel by exploring something challenging and adrenaline-pumping

International Cooperation
The world of tourism is a field of business that demands international cooperation with all related parties to assist and facilitate the convenience of tourism activities from one place to another, including from one country to another. The world of tourism conveys a lot of messages of peace, security, comfort, cleanliness and friendliness. Thus tourism can accelerate the process of human civilization to be more dignified. **
Share:

Prawita GENPPARI Kunjungi Kebun Buah Tin FIRIZCO, Cisarua KBB


Duta Nusantara Merdeka | Bandung
“ Eksplorasi potensi wisata Indonesia tidak akan pernah ada habisnya. Disamping jumlah dan keragamannya yang sangat banyak, juga kreativitas masyarakatnya yang terus berinovasi di segala bidang. Hasil kreativitas tersebut tidak sekedar dipandang dari perspektif produknya saja, tetapi seluruh kegiatan dari proses untuk memproduksipun bisa dijual dengan kemasan wisata edukasi.

Inilah beberapa model yang bisa terus ditumbuhkembangkan di desa – desa wisata yang memiliki keunikan masing – masing di setiap daerah “, ungkap Ketum DPP Prawita GENPPARI Dede Farhan Aulawi saat mengunjungi Kebun Buah Tin FIRIZCO di Cisarua kabupaten Bandung Barat, Sabtu (19/6)


Kebun Buah Tin FIRIZCO yang terletak di Jl. Babakan Muncang Kidul, Padaasih, Kec. Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40551 ini merupakan salah satu spot wisata yang unik dan menarik. Di samping ada perkebunan buat Tin, juga ada perkebunan apel serta cafe yang asyik buat nongkrong anak muda ketika mencari inspirasi dan ide bisnis yang asyik. Itulah sebabnya secara khusus pengurus DPP Prawita GENPPARI mendatangi lokasi tersebut dan diterima langsung oleh pak Yanto selaku pemilik kebun dengan penuh keramahan.

Kemudian Dede juga menyampaikan bahwa buah Tin atau disebut juga dengan buah ara (Ficus carica) bentuknya menyerupai tetesan air mata berwarna hijau atau ungu, dan berisi daging buah berwarna merah muda dengan ratusan biji kecil yang membuatnya menjadi renyah. Disamping rasanya yang enak, buah Tin juga kaya dengan kandungan nutrisi yang melimpah sehingga sangat baik dikonsumsi untuk menjaga kesehatan tubuh. Ungkapnya.

Lebih lanjut ia pun menyampaikan bahwa buah tin termasuk buah yang rendah kalori dan mengandung serat, vitamin B6, dan antioksidan. Oleh karenanya tidak mengherankan jika buah ini berkhasiat untuk meningkatkan kesehatan pencernaan dan dapat digunakan untuk mengobati masalah pencernaan, seperti sembelit karena adanya kandungan serat di dalamnya yang berfungsi sebagai prebiotik. Termasuk mengatasi gejala irritable bowel syndrome (IBS) yaitu gangguan pada sistem pencernaan yang bersifat kronis, seperti diare, kembung, hingga kram perut.

Sementara kandungan antioksidan seperti asam fenolik dan flavonoid banyak ditemukan pada kulit buah tin, terutama yang berwarna ungu gelap. Antioksidan dipercaya memiliki manfaat yang besar dalam mencegah berbagai penyakit kronis, serta dapat menangkal efek negatif dari radikal bebas yang berlebihan dalam tubuh yang bisa menimbulkan penyakit kanker. Disamping itu juga bisa berkhasiat dalam menjaga kesehatan sel kulit, mengurangi kerusakan kolagen, dan memperbaiki kerutan pada kulit. Namun tentu masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikannya. Dengan demikian maka disarankan dikonsultasikan pada dokter agar bisa memperoleh manfaat buah tin secara maksimal.

“ Prawita GENPPARI sebagai organisasi para pegiat pariwisata tentu akan dan selalu mendukung lahir dan berkembangnya ide – ide kreatif dalam pengembangan wisata di tanah air. Terutama terus mendorong dengan motivasi, bimbingan dan arahan serta pendampingan desa – desa potensial menuju desa wisata guna menunjang tumbuhkembangnya kepariwisataan nasional Indonesia serta pemulihan ekonomi masyarakat di segala bidang “, pungkas Dede. **
Share:

Prawita GENPPARI Rekomendasikan Wisata The Great Asia Africa - Lembang


Duta Nusantara Merdeka |  Bandung

“ Sesuatu yang biasa akan menjadi luar biasa jika dipoles dengan imajinasi kreatif, lalu diwujudkan dalam bentuk nyata sehingga bisa menjadi objek wisata yang luar biasa. Bandung telah menjadi ikon dimana masyarakatnya dinilai kreatif, hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri agar karakter yang penuh kraetifitas ini selalu terpelihara.

Salah satu ide kreatif yang telah wujudkan dalam format yang rill adalah objek Wisata The Great Asia Africa yang berada di Lembang Bandung. Bandung yang selama ini dikenal sebagai pemersatu Asia Afrika dimana ada gedung merdeka yang bukti sejarahnya, kini budaya, bangunan dan suasananya dibangun di kawasan Lembang sehingga lebih mudah untuk pengembangan wisata edukasi sejarah “, ujar Ketum DPP Prawita GENPPARI Dede Farhan Aulawi di Bandung, Minggu (6/6).

Lebih lanjut Dede juga menyampaikan bahwa objek wisata The Great Asia Africa merupakan objek wisata terbaru yang berada di Lembang, dimana lokasinya mudah dijangkau karena dipinggir jalan Bandung – Lembang serta tertata apik dengan berbagai replika negara dan budaya yang ada di belahan benua Asia dan benua Afrika. Dengan demikian maka mengunjungi objek wisata ini akan memberikan sensasi seperti telah menjelajahi beberapa negara di dua benua tersebut.


Siapa saja yang berkunjung akan merasakan seperti sedang berada di negara-negara tersebut dengan mengelilingi landmark yang mirip aslinya. Salah satunya adalah duplikat Fushimi Inari Taisha, kuil Shinto yang berada di Fushimi-ku, Kyoto, Jepang.

Kemudian pengunjung juga bisa membeli makanan, suvenir, dan belajar kebudayaan dari masing-masing negara. Ada pula sate khas Afrika yang dijajakan dengan potongan pisang. Salah satu areanya memperlihatkan miniatur desa tradisional Korea Selatan, sehingga seperti sedang berkunjung ke Bukchon Hanok Village. Ujarnya.

Kunjungan Tim DPP Prawita GENPPARI ke objek wisata ini diterima langsung oleh Ibu Novi dan Kang Ujang dengan penuh keramahan dan kehangatan, sebagai ciri dan identitas budaya oran Indonesia yang luhur. Objek wisata ini menjadi semacam taman mini nya Asia Afrika dengan mengusung konsep wisata edukasi sejarah yang ditata dengan super apik sehingga tampak sangat menarik dan artistik, sehingga didalamnya tersaji aneka bangunan representatif dari masing-masing negara, seperti Korea, Thailand, India, Indonesia, Turki, Jepang, Mesir, Maroco, dan lainnya.


Tidak hanya menyajikan refresentasi bangunan saja, tetapi juga para pengunjung bisa menikmati aneka makanan dan jajanan khas dari masing – masing negara tersebut. Bahkan juga ada penyewaan pakaian adat/ khas negara yang disewakan untuk digunakan dalam sesi foto sehingga suasananya lebih alami seperti sedang di negara yang bersangkutan.

Lokasi ini juga sangat ramah warga dimana disiapkan skylift yang ditujukan untuk lansia, wanita hamil, disabilitas, dan lainnya agar bisa membantu perjalanan dalam menikmati suasana objek wisata tersebut. Namun bagi pengunjung yang sehat sebaiknya dilakukan dengan berjalan kaki agar lebih menikmati suasana budaya, kesejukan alamnya dan tentu demi kesehatan dan kebugaran. 

Perjalanan pertama dalam kunjungan ini, Tim DPP Prawita GENPPARI di guide sama Kang Ujang ke kawasan negara Korea. Di area negeri Ginseng ini, terdapat rumah tradisional Korea lengkap dengan dapurnya. Di dalamnya bisa ditemukan etalase berisi replika makanan khas Korea seperti Kimchi. Termasuk kesempatan untuk mencoba dan berfoto mengenakan hanbok.

Setelah melalui kawasan negara Thailand dan Turki, kemudian memasuki kawasan yang sangat indah yaitu negara India. Di sini ada replika bangunan dari Jaipur yang terkenal sebagai “the pink city“. Setiap bangunan berhias warna dan dekorasi serta dilengkapi taman bunga yang menawan, sehingga tempat ini menjadi spot favorit para pengunjung. Selain itu di sini terdapat kuliner khas seperti roti canai. Tak lupa penyewaan pakaian tradisional dan foto – foto menjadi bagian yang sangat diminati.

Setelah puas mengambil foto dengan aneka gayanya, Tim melanjutkan perjalanan menuju kawasan negara Jepang atau dikenal dengan sebutan negeri Sakura. Jepang menjadi salah satu destinasi pengunjung yang paling ramai. Kawasan ini lengkap dengan kolam dan jembatan, pertokoan dengan arsitektur Jepang kuno, terowongan gerbang kuil, hingga aneka dekorasi khas negeri Jepang.

Seperti area sebelumnya, di sini juga tersedia penyewaan pakaian tradisional berupa kimono, yukata, dan hakama untuk berbagai kalangan usia. Jajaran gerai kuliner khas pun ada, mulai dari takoyaki hingga yaki imo alias ubi panggang. Hal yang berbeda dari area lainnya adalah booth permainan tradisional, yaitu menangkap ikan dengan menggunakan jaring kertas. Meskipun di tengah pandemi ini semua agak dibatasi dan seluruh pengunjung tentu diwajibkan mematuhi protokol kesehatan.

Spot kunjungan terakhir adalah menuju kawasan negara Mesir dan Maroco. Dengan lahan rumput dan latar belakang tebing, pengunjung seolah langsung menginjakkan kaki di sabana Afrika yang luas dan memukau. Sementara bangunannya banyak terdapat batuan, atap rumput, dan dekorasi ornamen grafis yang unik.

“ Mengingat keindahan dan sejarah yang dimiliki di objek wisata ini, maka kami dari Pegiat Ragam Wisata Nusantara (PRAWITA) – GENPPARI sangat merekomendasikan agar setiap wisatawan yang berkunjung ke Bandung agar tidak lupa untuk mengunjungi The Great Asia Africa ini. Pasti semua akan pulang membawa sejuta kenangan indah. Siapkan memori handphone yang besar agar mampu menyimpan foto – foto yang menarik di setiap jengkal kaki yang kita langkahkan “, pungkas Dede mengakhiri percakapan. **
Share:

Prawita GENPPARI Kunjungi Pusat Pembibitan Udang Vanamei di Kalianda – Lampung


Duta Nusantara Merdeka | Lampung
“ Sebagian besar masyarakat Indonesia tentu menyukai udang, bahkan permintaannya dari tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan seiring dengan semakin terbukanya pangsa pasar luar negeri alias ekspor. Di samping rasa dagingnya yang gurih, ternyata udang juga kaya dengan kandungan nutrisi, misalnya sebagai sumber protein yang penting untuk pembentukan sel-sel tubuh.

Selain itu, ada beragam manfaat bagi kesehatan, termasuk untuk mencegah penyakit. Jika dilihat dari perspektif kepariwisataan, udang tidak sekedar sebuah komoditas makanan semata, melainkan bisa dirancang menjadi wisata edukasi perikanan yang menarik “, ujar Ketum DPP Prawita GENPPARI Dede Farhan Aulawi di Kalinda – Lampung, Minggu (30/5).

Pada kesempatan tersebut rombongan DPP Prawita GENPPARI yang berkunjung ke Kalianda sebanyak lima orang dan diterima langsung oleh calon pengurus DPD Prawita GENPPARI kabupaten Lampung Selatan, Bung Uje. 

Setelah menikmati jamuan udang dan ikan bakar spesial, kegiatan dilanjut dengan kunjungan ke pusat pembibitan udang Vanamei. Bung Uje selaku salah satu pemilik pembibitan udang yang sukses ini, menjelaskan secara rinci dan detail mengenai teknis dan propek bisnis udang saat ini dan prognosa di masa yang akan datang.

Termasuk agresifitas dalam membuka pasar guna memastikan hasil panen langsung terserap karena demand yang tinggi. Customer atau pembeli benih udang ini adalah para pelaku budidaya pembesaran udang. Baik yang berada di kawasan Lampung Timur, maupun beberapa daerah lainnya di pulau Jawa.


Banyaknya pengusaha budidaya pembesaran udang berdampak pada tingginya permintaan terhadap benur atau bibit udang tersebut. Hal ini dikarenakan kebanyakan pembudidaya pembesaran udang tidak dapat membibitkan sendiri udang-udangnya. Oleh karena itu mereka lebih memilih membeli bibit-bibit unggul dari para pembibit udang. 

Kemudian Dede juga menjelaskan bahwa udang termasuk hewan kecil tak bertulang belakang (invertebrata) yang tempat hidupnya adalah di perairan, baik air tawar, air payau atau air asin. Jenisnya sendiri ada lebih dari 2000 spesies. Dari anatominya, udang memiliki 10 pasang kaki dan 2 antena sensor. 

Lebih lanjut ia juga menambahkan bahwa udang pada dasarnya adalah hewan pemakan segala (omnivora) yang memakan tumbuhan dan hewan kecil. Dalam berkembang biak, udang betina mampu bertelur sampai ratusan butir dan diletakkan di kaki betina. Setelah menetas, anak-anak udang berukuran sangat kecil dan seukuran plankton. Benih – benih udang ini menghabiskan waktunya dengan melayang-layang di air.


“ Untuk mendapatkan benih unggul, kondisi induk sangatlah penting. Dalam proses perawatan induk, perhatikanlah suhu, pH, oksigen dan juga kedalaman airnya. Pilihlah indukan yang mempunyai gerakan lincah dan tubuh berwarna jernih, organ tubuh tampak lengkap, dan bentuk tubuh ramping memanjang.

Termasuk dalam menyiapkan kolam perawatan untuk membantu pertumbuhan plankton sebagai pakan alami udang vanamei. Jangan lupa memberi pupuk urea dan TPS setiap satu minggu sekali. Kemudian untuk menjaga keseimbangan plankton dalam kolam, berikan juga urea dan fermentasi probiotik.

 Saat proses pemeliharaan, suhu air harus dijaga agar tetap berada dalam suhu normal yaitu antara 28°C-30°C, apabila suhu terlalu tinggi maka dapat terjadi reaksi kimia yang bisa meningkatkan pH dan NH3 “, ujar Bung Uje menekankan.

Di samping itu, hal lain yang harus diperhatikan adalah jumlah induk yang dikawinkan harus memiliki perbandingan yang seimbang agar benih yang dihasilkan maksimal. Setelah dilakukan penyortiran, indukan yang telah siap memijah harus dipindahkan ke kolam pemijahan. Ukuran kolam juga harus diperhatikan agar efektif. Kolam juga harus dipasang filter untuk menyaring telur udang yang kemudian dipindahkan untuk proses penetasan.

 Untuk membantu pemberantasan hama saat pemijahan, bagusnya kolam diberi saponin sebanyak 10-12 ppm, lalu dibiarkan selama beberapa hari sebelum digunakan agar reaksi kimianyanya hilang terlebih dahulu. Pungkas Uje. **
Share:

Prawita GENPPARI, Pemanfaatan Platform Digital UMKM Harus Ditingkatkan


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
“ Sebagai organisasi pegiat pariwisata yang mana didalamnya juga mendukung pemberdayaan UMKM yang terpukul di masa pandemi covid 19 ini, organisasi Prawita GENPPARI terus melakukan terobosan inovatif untuk memperluas pangsa pasar dan penyerapan produk – produk UMKM di tanah air. Salah satu bentuk riil-nya adalah optimalisasi penggunaan marketplace bernama potensiana.com sebagai sarana promosi dan transaksi online yang berbasis blockchain technology “, ujar Ketua Umum DPP Prawita GENPPARI Dede Farhan Aulawi di Jakarta, Sabtu (13/3). 

Hal tersebut ia sampaikan ketika melakukan pendampingan kepada Tim Digital Prawita GENPPARI yang sedang melakukan pemantapan pelatihan penerapan dan pemanfaatan fasilitas marketplace potensiana.com untuk meningkatkan pemasaran bagi produk – produk UMKM yang menjadi binaan Prawita GENPPARI. 


Pada kesempatan tersebut tampak seluruh peserta sangat antusias mengikuti pelatihan yang mana pada tahap pertama sudah dilakukan secara online. Selanjutnya karena menyangkut masalah praktikum penggunaan maka tidak bisa dilakukan secara online, sehingga terpaksa harus dilakukan secara offline dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Untuk itulah peserta pun dibatasi hanya 6 orang saja guna menghindari kemungkinan adanya penularan cluster baru. 

Kemudian Dede juga menyampaikan harapannya yang penuh dengan optimis bahwa transaksi perdagangan online (e-commerce) di tanah air memiliki pasar yang semakin luas. Hal ini terlihat dari nilai transaksi yang terus meningkat selama beberapa tahun terakhir. Ujarnya.


“ Seiring dengan waktu dan pemahaman masyarakat serta percepatan adaptasi terhadap teknologi digital, aktivitas jual beli secara online semakin meningkat. Oleh karena itu pemanfaatan teknologi tersebut untuk meningkatkan omset penjualan atau pemasaran produk – produk UMKM harus terus ditingkatkan. Salah satunya melalui pelatihan – pelatihan dan sosialisasi yang senantiasa dilakukan oleh Prawita GENPPARI diberbagai wilayah di tanah air “, pungkas Dede mengakhiri keterangan yang dihubungi via telpon. **
Share:

IKLAN MURAH

SUSU KURMA AULIA

SUSU KURMA AULIA
Pesan Silahkan Klik Gambar



BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno ~ Karakter Bangsa

KILAS BALIK BUNG KARNO KARAKTER  BANGSA Soekarno ketika pidato kata sambutan setelah menerima ijazah gelar Insinyur dari I...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI


loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Follow by Email

Label

#2019GantiPresiden Accounting Aceh Adat Istiadat Advokat Agama Agraria AIDS Air Aksara Aksi Aktivitis Al Washliyah Album Anak Angkatan Darat Animal Anti Korupsi Arisan Artikel Artis Asahan Asian Games Asuransi Asusila Atlet Award Bakti Sosial Bandara Bandung Banjir BANK Bank Sumut Bansos Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar Beasiswa Begal Bekraf Beladiri Belanja Bencana Bencana Alam Berita Bhabinkamtibmas Bhayangkara Bhayangkari Bisnis BM PAN BNI BNN BNPT Bobby Nasution Bom Bunuh Diri BPJS BPN Buka lapak Bukit Asam Buku Bung Karno Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market Cerpen Cikampek Citilink conference Covid-19 Covid-19 Satgas Covid19 Cuaca Cuci Tangan Curanmor Cyber Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Dede Farhan Aulawi Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Desa Dewan Pengawas Dialog Digital Dinas Perhubungan Dirgahayu HUT RI Disiplin Diskusi Donor Darah Duka Cita E-Money Ekonom Ekonomi Ekspor Impor Electronics Emas Empat Pilar Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech Flores Timur Forum Furniture Futsal G30S/PKI GAAS Games Ganja Garut Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Genppari Gereja Go Pay Go-Jek Gojek Golkar Gotong Royong Grab Gubernur Gym ham HANI Harbolnas Hewan Hiburan HIV HMI Hoax Hotel Hp Hukum Humas Humbahas HUT HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibadah Haji Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek IMM Indonesia Industri Informasi Infrastruktur Internasional Internet Investor IPM IPPI Islam Jakarta Jakarta Barat Jakarta Pusat Jalan Jawa Tengah Jawa Timur Jayapura Jokowi Jum'at Barokah Jumanji Jurnalis Kaliber Kampanye Kampung Rakyat Indonesia Kampus Kamtibmas Kapolri Kapolsek Kapolsek Kepolisian Karaoke Karhutla KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kebun Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kejurnas Kekerasan Keluarga Kemalingan Kemanusiaan Kemendagri Kemendikbud Kemenhub KEMENPAN-RB Kemensos Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepala Daerah Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Kilas Balik Bung Karno Kivlan Zen kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Koperasi Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal KRYD KSAD Kudeta Kuliner Kunjungan Kerja Kutai Kartanegara Labuhan Batu Lahan Lakalantas Laksi Lalu Lintas Lampung Lapas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku Lebaran Legislatif LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik Lock Down lomba lari LPS LSM Madina Mahasiswa Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Makassar Makkasar Mall Market Outlook Masjid Masker Mata Uang Media Menembak Menteri millenial Minuman Keras Minuman sehat Miras Mobil MOI Motivasi MPR MPR RI Mudik Muhammadiyah Muharram MUI Munas Musik Musyawarah Narkoba Narkotika NasDem Nasional Natal New Normal NKRI NU Office Olah Raga Olahraga Ombusman Online Operasi Yustisi Opini Organisasi Ormas Otomotif P Padang Pagelaran Pahlawan Pajak Palestina Pameran PAN Pancasila Papua Parawisata Pariwisata Partai Demokrat Partai Politik Partai Ummat Pasar Pasar modal Pasar Tradisional Patroli PC PDI Perjuangan pe Pedagang Pegadaian Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Peluncuran Pemadam Kebakaran Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan pemerasan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuda Melati Indonesia Pemuda Muhammadiyah Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencemaran Nama Baik Penculikan Pencurian Pendataan Pendidikan Penelitian Penembakan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengadilan Pengadilan Negeri Pengajian Pengamanan Pengamat Penganiayaan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penulis Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perhubungan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Perpajakan Pers Pertamina Pertanahan Pertanian Perusahaan Pesawat Terbang PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pin Pinjam meminjam uang Pinjaman Online PMI Polairud Polantas Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Pornografi PPKM Pra Kerja Pramuka Praperadilan Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik promo Property Prostitusi Protokol Kesehatan Public Expose Publik expose Puisi Pusat Perbelanjaan Puskesmas PWI Qurban Ragam Ramadhan Reksadana Relawan Relawan Jokowi Remisi Rentan Renungan resa Restoran Reuni 212 Revolusi Mental Reward Robot Ruang Guru Rumah Rumah sakit Rups RUU Saber Pungli Sabu Sahabat Anak Salon Samosir Samsat Sanitasi air.Lingkungan hidup Santri SAR Satlantas Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Sengketa Seniman Senjata Senjata Api Sepak Bola Separatis Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Silaturahim Silaturahim. KUYAI Kartanegara Silaturahmi Silaturrahim SIM Simpan Pinjam Simulasi Smartphone Soekarno Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Stunting Suku bunga Sumatera Barat Sumatera Utara Sumut Sungai Superstore Suplemen Surabaya Surat Terbuka Survei Survey susu Swab Antigen Syariah Syawal Tali Kasih Talkshow Tanjung Balai Tawuran Teknologi Terorisme Tes Urine Tiket Tips TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tokoh Agama Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM Ulama umkm UMSU Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa UU Cipta Kerja UU ITE UUD 1945 Vaksinasi Valentine Day Viral Virus Corona Walikota Wanita Wartawan Webinar Wirausaha WNA Workshop Yogyakarta

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA


PRO KONTRA RUU HIP

~> RUU HIP saat ini sedang Hangat Dipersoalkan, Karena Banyak Pihak yang telah Menolaknya, Baik dari Kalangan Ormas Hingga Partai Politik, Sehingga Terjadi Pro Dan Kontra.

<~ Memang Sebaiknya Persoalan Pancasila Tidak Usah Diganggu Gugat, Karna itu merupakan Landasan Dasar Dalam Berdirinya Negara Indonesia, Sudah Final Masalah Pancasila.

Link Terkait

close
Banner iklan disini