Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id
Tampilkan postingan dengan label Wapres. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wapres. Tampilkan semua postingan

Wapres Tekankan Pentingnya SDM Unggul sebagai Pembawa Estafet Kepemimpinan Bangsa


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Sumber daya manusia (SDM) unggul menjadi faktor penentu keberhasilan suatu bangsa. Untuk itu, sebagai upaya meneruskan kepemimpinan bangsa Indonesia, pemerintah berkomitmen kuat untuk mewujudkannya. 

“Salah satu prioritas negara saat ini adalah memastikan terwujudnya sumber daya manusia Indonesia unggul, yaitu generasi muda pembawa estafet kepemimpinan bangsa,” tegas Wakil Presiden (Wapres) K. H. Ma’ruf Amin saat menghadiri secara virtual Wisuda Sarjana Angkatan XXVI Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Shalahuddin Al-Ayyubi Jakarta, Minggu pagi (22/01/2023). 

Menurut Wapres, sebuah bangsa wajib memiliki SDM unggul sebagai kunci menciptakan kemakmuran di bumi. 

“Menciptakan sumber daya manusia unggul menjadi kewajiban, karena merupakan kunci untuk memakmurkan bumi,” ungkapnya. 

Lebih lanjut, Wapres menuturkan, pendidikan juga menjadi faktor utama dalam mencetak generasi unggul yang berdaya saing dan memiliki komitmen kebangsaan yang tinggi. 

“Manusia unggul adalah manusia yang sehat, cerdas, produktif, berdaya saing, berakhlak mulia, dan berkomitmen kebangsaan. Untuk itu, kuncinya terletak pada aspek pendidikan,” ujar Wapres. 

Pada kesempatan yang sama, Wapres menyebutkan dua faktor esensial mengenai penciptaan sumber daya manusia unggul, yaitu sumber daya manusa yang memahami ilmu agama serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi yang harus berjalan beriringan. 

“Keduanya haruslah berjalan beriringan dan saling melengkapi,” imbaunya. 

Mengakhiri sambutannya, tidak lupa Wapres memberikan ucapan selamat dan berpesan kepada para wisudawan STAI Shalahuddin Al-Ayyubi Jakarta agar segala pengalaman yang dimiliki dapat bermanfaat bagi masyarakat. 

“Saya harapkan segala ilmu, pembelajaran, bekal, serta pengalaman yang telah diserap selama ini dapat optimal diamalkan untuk menebarkan kemaslahatan kepada masyarakat,” 

“Selamat kepada wisudawan-wisudawati Sarjana Angkatan ke-26 Sekolah Tinggi Agama Islam Shalahuddin Al-Ayyubi Jakarta,” tutupnya. (Lak/Tha)

Share:

Wapres Buka Kongres Muslimah Indonesia ke-3


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin malam ini membuka secara resmi Kongres Muslimah Indonesia (KMI) Ke-3 yang digelar oleh Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga (KPRK) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat di Hotel Sari Pacific, Jakarta, Senin (19/12/2022).

Dalam sambutannya, Wapres menyampaikan empat pesan.

"Secara khusus, saya ingin menyampaikan beberapa pesan berikut. Pertama, muslimah Indonesia perlu ikut andil dalam upaya memperbaiki akses dan kualitas kesehatan bagi ibu, anak dan remaja," tuturnya.

Peranan perempuan, kata Wapres sangat dibutuhkan dalam mengakselerasi perbaikan nutrisi keluarga dan gizi anak-anak, yang akan menghasilkan efek hebat, seperti penurunan kasus stunting dan peningkatan mutu SDM Indonesia.

"Saya mengharapkan dukungan muslimah Indonesia dalam mendorong integrasi kesehatan reproduksi ke dalam kurikulum pendidikan, selain terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan berkeluarga yang sejahtera," harapnya.

Yang kedua, pesan Wapres muslimah Indonesia agar terus aktif dalam mengakselerasi peningkatan kualitas dan jenjang pendidikan perempuan Indonesia.

"Pendidikan adalah fondasi bagi kehidupan yang adil, maslahat, dan damai. Kaum perempuan yang berpendidikan dan berpengetahuan akan berkontribusi pada laju perekonomian negara, melalui perolehan dan penciptaan lapangan kerja yang berkualitas," terangnya.

Lalu pesan yang ketiga, urai Wapres  muslimah Indonesia agar dapat meningkatkan keterampilan perempuan, baik perempuan bekerja maupun ibu rumah tangga. 

"Keterampilan-keterampilan tersebut diharapkan akan menunjang kualitas hidup pribadi dan ketahanan keluarga," paparnya.

Dan yang tidak kalah penting pesan keempat, Wapres yaitu muslimah Indonesia agar giat mengkampanyekan larangan perkawinan anak terlalu dini. 

"Pendekatan agama tentang pentingnya pendewasaan usia perkawinan untuk terciptanya keluarga yang sakinah dan berkualitas sangat penting dan efektif, karena masyarakat kita adalah masyarakat yang patuh kepada ajaran agama," himbaunya.

Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid (daring dan luring) pada 19 hingga 21 Desember ini mengusung tema “Peran dan Kontribusi Perempuan di Berbagai Bidang Pasca Pandemi”.

Dalam keterangannya, Ketua MUI Bidang PRK Amany Lubis mengatakan bahwa KPRK MUI Pusat sebagai wadah para ulama, zuama, dan cendekiawan Muslim memiliki tanggungjawab besar dalam membantu perempuan menghadapi kehidupan pascapandemi Covid-19. Oleh karena itu, KPRK dipandang perlu berdiskusi dengan seluruh perempuan Indonesia bahkan dunia yang sama-sama memiliki konsentrasi serta peduli terhadap kemanusiaan dan kemajuan peradaban. 

"Maka dengan ini KPRK MUI Pusat bermaksud menyelenggarakan Kongres Muslimah Indonesia (KMI) Ke-3," tuturnya.

Lebih lanjut, menurut Amany, perubahan besar yang terjadi di dunia pascapandemi Covid-19 nyata adanya, sehingga diskusi mengenai dampak pandemi khususnya yang menyangkut kaum perempuan sangat penting dilakukan untuk mencari berbagai alternatif solusinya. 

“Perempuan yang membentuk setengah dari penduduk Indonesia tidak lepas dari situasi ini, apalagi sebagian besar dari mereka terlibat dalam angkatan kerja,” ujarnya.

Lebih jauh, Amany mengatakan bahwa KMI Ke-3 akan mengidentifikasi isu perempuan di era new normal, mengkaji isu tentang perempuan, remaja, anak, dan keluarga, serta mendorong potensi perempuan dalam mewujudkan ketahanan keluarga. Dirinya pun berharap kongres ini dapat menguatkan kemitraan pemberdayaan perempuan dunia, sekaligus memberdayakan Muslimah dan perempuan secara umum di bidang pendidikan, ekonomi, sosial, dan sains.

“Serta menguatkan kebijakan pemberdayaan dan perlindungan perempuan, anak, remaja dan keluarga," imbuhnya.

Sementara pada kesempatan yang sama, Ketua KPRK MUI Pusat Siti Ma’rifah menambahkan bahwa KMI Ke-3 ini menjadi wadah komunikasi dan informasi dalam mendukung eksistensi perempuan, remaja, anak, dan ketahanan keluarga. 

Menurut Ma'rifah, KMI Ke-3 dihadiri oleh pemimpin Muslimah dari kalangan ulama, zuama, dan cendekiawan nasional dan internasional. 

“Sekitar 400 orang yang akan hadir secara offline dan online, dari berbagai unsur, seperti tokoh perempuan dan Muslimah Indonesia, tokoh perempuan dari negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), ormas perempuan Islam, pimpinan Komisi PRK MUI se-Indonesia, budayawan, pemuda, akademisi, dan media,” paparnya. (Arianto)

Share:

Wapres Hadiri Resepsi Pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono di Solo


Duta Nusantara Merdeka | Surakarta
Setelah sehari sebelumnya menghadiri prosesi akad nikah dan menyampaikan nasihat perkawinan, sore ini pukul 18.00 WIB Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma'ruf Amin beserta Ibu Hj. Wury Ma'ruf Amin bertolak dari Yogyakarta menuju Solo, Provinsi Jawa Tengah untuk menghadiri acara resepsi pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Sofia Gudono pada Minggu malam (11/12/2022).

Dengan menempuh perjalanan darat selama 60 menit, rangkaian kendaraan Wapres melaju menuju tempat resepsi di Pura Mangkunegaran, Jl. Ronggowarsito No. 83, Banjarsari, Kota Surakarta dan tiba pada pukul 19.00 WIB.

Sebelum memberikan ucapan selamat kepada kedua mempelai dan keluarga Presiden Joko Widodo beserta keluarga (Alm.) Mohammad Gudono, Wapres beserta Ibu Hj. Wury Ma’ruf Amin disambut oleh yang mewakili keluarga mempelai yaitu Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia masing-masing beserta beserta istri untuk selanjutnya menuju tempat acara.

Pemberian ucapan selamat dan doa restu pun diakhiri dengan sesi foto bersama.

Usai menghadiri acara resepsi, Wapres dengan didampingi oleh Gubernur Jawa Tengah beserta rombongan bertolak ke Pangkalan TNI AU Adi Soemarmo untuk kembali ke Jakarta di malam yang sama. (Tha/Lak)

Share:

Berikan Nasihat Pernikahan untuk Kaesang - Erina Gudono, Wapres Pesan Jaga Pernikahan dengan Saling Pengertian


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin memberikan nasihat pernikahan pada prosesi akad nikah Kaesang Pangarep dan Erina Sofia Gudono di Pendopo Agung Royal Ambarrukmo Hotel Yogyakarta, Jl. Laksda Adisucipto No. 62, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (10/12/2022).

Pada kesempatan ini, kepada kedua mempelai, Wapres berpesan untuk menjaga rumah tangganya dengan baik, terutama dengan saling pengertian satu sama lain. 

“Jadikanlah rumah tangga Ananda menjadi rumah tangga yang sakinah, yang harmonis, yang rukun, yang damai,” pesan Wapres. 

Lebih lanjut, Wapres menyampaikan bahwa dalam menjaga keharmonisan rumah tangga, selain dibutuhkan landasan cinta dan kasih sayang, juga perlu dipupuk dengan rasa saling pengertian. Dengan adanya saling pengertian, Wapres menilai, suami-istri akan dapat saling memaklumi kesalahan satu sama lain sehingga akan terus rukun. 
 
“Saling pengertian itu jangankan benar, salah pun dimaklumi. Maklum dia lagi tidak konsen, maklum dia lagi dalam keadaan tidak baik, jadi dimaklumi. Itu namanya husnu tafahum” papar Wapres.
 
“Sebaliknya, suud tafahum itu selalu salah pengertian, jangankan benar, jangankan salah, benar pun disalah-salahkan. Karena apa? Karena memang sudah dari sananya suud tafahhum. Jadi dalam kehidupan bermasyarakat pun begitu. Kalau berangkatnya dari salah pengertian, suud tafahum, jangankan salah, benar pun juga disalah-salahkan,” imbuhnya mengingatkan.

Melalui kasih sayang dan pengertian, Wapres pun meyakini, unsur tersebut merupakan fondasi kuat dalam membangun sebuah rumah tangga. Ia pun mengibaratkan, bahtera rumah tangga sebagai miniatur dari masyarakat. Dengan demikian, rumah tangga memiliki peran penting dalam menciptakan masyarakat yang baik dan harmonis.

“Bukan hanya dalam rumah tangga, tapi juga di dalam kehidupan bermasyarakat, itu kalau ada mawadah warahmah, saling mencintai dan menyayangi, pasti akan terbangun masyarakat, bangsa, yang harmonis,” pungkas Wapres. 

Usai menyampaikan nasihat pernikahan, Wapres kemudian memimpin doa untuk memohon keselamatan dan keberkahan hidup berumah tangga bagi kedua mempelai. 
 
“Ya Allah, berkatilah keduanya dan satukanlah keduanya di dalam keadaan kebaikan. Mudahkanlah urusan mereka, penuhilan segala hajat yang mereka inginkan. Ya Allah, perbaikilah semua urusannya, baik urusan agamanya maupun urusan dunianya,” do’a Wapres. 

“Ya Allah, anugerahkan mereka mawadah warahmah dan saling pengertian di antara mereka. Anugerahkan kepada mereka anak cucu yang saleh dan salehah, dan langgengkanlah hubungan keduanya sampai akhir hayat mereka,” tutupnya. 

Sebagai informasi, bertindak sebagai wali nikah pada prosesi akad nikah Kaesang Pangarep dan Erina Gudono yakni Kakak Erina, Allen Adam Rinaldi Gudono. Sementara itu, bertindak sebagai saksi nikah dari pihak pengantin pria adalah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, serta saksi nikah dari pihak pengantin wanita adalah Menteri Sekretaris Negara Pratikno. (Lak/Tha)

Share:

Wapres Berikan Pesan Khusus Pada Peringatan HAKORDIA 2022


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin hari ini membuka secara resmi acara Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (HAKORDIA) 2022 yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Hotel Bidakara, Jl. Gatot Subroto Kav. 71-73, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (09/12/2022). Pada kesempatan ini, Wapres memberikan pesan khusus kepada seluruh elemen bangsa terkait upaya pemberantasan korupsi di tanah air.

Pertama, tutur Wapres, negara manapun yang sumber dayanya melimpah, namun bila aturan mainnya lumpuh dan penegakan hukumnya tumpul, maka kemakmuran tidak mungkin dapat dinikmati oleh negara tersebut.

“Kekayaan yang hanya dirayakan oleh orang-orang yang memiliki akses terhadap pengambilan keputusan, menyebabkan alokasi sumber daya jatuh kepada segelintir orang sehingga umat tidak tersentuh oleh nikmat kesejahteraan,” ungkapnya. 

Ditambah lagi, sambung Wapres, korupsi kebijakan mampu mengubah alokasi sumber daya, dari yang seharusnya diproduksi demi kepentingan publik tetapi dibajak demi memuaskan oligarki. 

“Akibatnya, kemelaratan menjadi hamparan negeri,” tegasnya. 

Kedua, sebut Wapres, upaya pemberantasan korupsi mestinya diarahkan pada perubahan perilaku pemerintah dan masyarakat. Menurutnya, perilaku koruptif harus diubah menjadi perilaku yang jujur, bersih dan berintegritas.

“Perubahan perilaku yang muncul dari dalam diri individu akan lebih menjamin kesuksesan kita dalam memberantas korupsi, daripada ancaman hukuman yang berat,” tuturnya. 

Pesan ketiga, Wapres berharap semangat dari tema Peringatan HAKORDIA 2022 yakni “Indonesia Pulih, Bersatu Berantas Korupsi”, menjadi penguat komitmen dan langkah dari seluruh Kementerian, Lembaga, serta Pemerintah Daerah untuk menjalankan Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2023, yang mengambil tema “Peningkatan Produktivitas untuk Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan”.

Terkait hal tersebut, menurut Wapres saat ini Pemerintah membutuhkan dukungan untuk menyukseskan program prioritas pembangunan agar tidak terhambat oleh korupsi, antara lain percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem, penguatan sistem jaminan sosial, dan peningkatan sistem kesehatan nasional. Termasuk juga agenda revitalisasi pariwisata dan UMKM, hilirisasi industri, transisi energi, serta pembangunan infrastruktur, konektivitas, dan Ibu Kota Nusantara.

“Terakhir, saya meminta seluruh pemangku kepentingan menyukseskan implementasi Peta Jalan Pemberantasan Korupsi 25 Tahun untuk mewujudkan Indonesia sebagai salah satu ekonomi terbesar di dunia,” pungkasnya. 

Hadir dalam acara ini Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, para Kepala Lembaga Tinggi Negara, Menteri Kabinet Indonesia Maju, para Gubernur/Bupati/Wali Kota, pimpinan BUMN/BUMD, serta segenap Pimpinan dan Dewan Pengawas KPK. (Lak/Tha)

Share:

Bertolak ke Surakarta, Wapres Tutup Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin bertolak ke Surakarta, Minggu sore (20/11/2022). Menggunakan pesawat kepresidenan Boeing 737-400 TNI AU, Wapres beserta rombongan lepas landas dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma menuju Pangkalan Udara TNI AU Adi Soemarmo Kabupaten Boyolali Provinsi Jawa Tengah pada pukul 16.00 WIB.
 
Tiba di Pangkalan Udara Adi Soemarmo, Wapres akan disambut oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo beserta Ibu Siti Atiqoh Ganjar Pranowo dan jajaran Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Jawa Tengah beserta pendamping masing-masing.
 
Malam harinya, pada pukul 19.30 WIB, Wapres akan menutup secara resmi acara Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48 di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta. Di lokasi ini, Wapres akan disambut oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Walikota Surakarta Gibran Rakabuming beserta Ibu Selvi Ananda, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Periode 2022-2027 Haedar Nashir, dan Ketua Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah Periode 2022-2027 Siti Noordjannah Djohantini.
 
Pada hari kedua kunjungan kerja, Senin (21/11/2022), Wapres akan melakukan Silaturahim dengan Pimpinan dan Pengurus Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) se-Jawa Tengah di The Sunan Hotel, Jalan A. Yani Nomor 40, Kerten, Kecamatan Laweyan, Surakarta. Dalam pertemuan ini, akan dilakukan dialog dengan para pengurus BAZNAS perwakilan daerah.
 
Wapres diagendakan kembali ke Jakarta pada hari yang sama, sekitar pukul 12.30.
 
Sebagai informasi, rangkaian acara Muktamar ke-48 diselenggarakan pada tanggal 18 – 20 November 2022. Adapun tema yang diangkat dalam Muktamar Muhammadiyah tahun ini adalah “Memajukan Indonesia, Mencerahkan Semesta”, sedangkan Muktamar Aisyiyah bertemakan “Perempuan Berkemajuan, Mencerahkan Peradaban Bangsa”. Muktamar telah dibuka secara resmi oleh Presiden Joko Widodo pada Sabtu (19/11/2022).
 
Turut mendampingi Wapres dalam kunjungan kerja ini, Ibu Hj. Wury Ma’ruf Amin, Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia
dan Pemerataan Pembangunan Sekretariat Wapres Suprayoga Hadi, serta Staf Khusus Wapres Masduki Baidlowi, Masykuri Abdillah, dan M. Imam Azis. (Lak/Tha)

Share:

Menteri Wakaf Mesir Apresiasi Kinerja BAZNAS RI


Duta Nusantara Merdeka | Mesir
Dalam rangkaian kunjungan Wakil Presiden (Wapres) RI ke Mesir, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menjadi salah satu anggota delegasi RI yang melakukan kunjungan kehormatan dengan Menteri Wakaf Mesir, Prof. Dr. Mokhtar Gomoa, Ahad (6/11). 

Pada pertemuan tersebut, Menteri Wakaf Mesir Prof. Dr. Mokhtar Gomoa menyampaikan apresiasi atas kinerja BAZNAS dan akan selalu mengundang BAZNAS dalam setiap konferensi internasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Wakaf Mesir setiap tahun.

Pertemuan yang berlangsung di gedung Kementerian Wakaf, Bab el-Louq Kairo turut dihadiri oleh Sekretaris BAZNAS RI, Muchlis M Hanafi dan Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kairo, Prof. Dr. Bambang Suryadi.

Dalam kesempatan itu, Menteri Gomoa menanyakan banyak hal tentang Struktur Organisasi BAZNAS, tugas dan fungsinya, pembiayaan operasional dan lainnya. Menurutnya, di Mesir belum ada lembaga pemerintah seperti BAZNAS. Pengumpulan dan pendistribusian zakat dilakukan oleh warga masyarakat melalui lembaga sosial keagamaan.  

Selain itu, Menteri Gomoa juga sangat tertarik dengan model BAZNAS di Indonesia. Bahkan, ia meminta diberikan seluruh peraturan perundang-undangan terkait BAZNAS di Indonesia. 

"Kedudukan lembaga zakat yang bertanggungjawab langsung kepada Presiden sangatlah tepat, karena memiliki kekuatan tersendiri," ujarnya.  

Menteri Gomoa mendukung penuh peraturan perundangan yang mengatur tentang BAZNAS sebagai pengelola Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL) secara nasional dan BAZNAS mempertanggungjawabkannya kepada Presiden, karena dengan demikian semuanya akan terkontrol dengan baik.

Dia berharap, selalu ada tukar  pengalaman dan regulasi antara Kementerian Wakaf Mesir dan BAZNAS.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH Noor Achmad MA menegaskan terkait prinsip tiga aman dalam pengelolaan ZIS DSKL di Indonesia. 

"Prinsip tiga aman tersebut yaitu Aman Syar'i, Aman Regulasi dan Aman NKRI. Aman Syar'i artinya pengelolaan zakat yang dilaksanakan BAZNAS harus selaras dengan koridor hukum syar'i. Pengelolaan zakat harus selaras dan tidak boleh bertentangan dengan sumber hukum Islam, Al-Quran dan Sunnah," jelasnya. 

Lebih lanjut, Noor mengatakan, Aman Regulasi artinya bahwa pengelolaan zakat harus memperhatikan rambu-rambu peraturan hukum dan perudangan. 

"Sementara Aman NKRI artinya pengelolaan zakat di BAZNAS harus kian mempererat persaudaraan anak bangsa, menjauhkan diri dari berbagai aktivitas/tindakan terorisme, demi menunjang tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujar Noor. 

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Gamoa dan Ketua BAZNAS RI  bersepakat, dalam pengumpulan zakat akan lebih baik bila dilakukan secara ijbary (mandatory/diwajibkan) dari pada ikhtiyariy (voluntary/ pilihan). (Arianto)

Share:

Bertemu Ratusan WNI di KBRI Cairo Mesir, Wapres Luncurkan Beasiswa BAZNAS


Duta Nusantara Merdeka | Kairo
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Wakil Presiden RI, Prof. Dr. KH. Ma'ruf Amin meluncurkan Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) Al Azhar angkatan ke-3 Tahun 2022, di Kedubes RI yang berada di Kairo, Mesir, Sabtu (5/11).

Beasiswa BAZNAS Al-Azhar angkatan ke-3 diluncurkan oleh Wakil Presiden RI, Prof. Dr. KH. Ma'ruf Amin bersama Ketua BAZNAS RI Prof Dr KH Noor Achmad MA dan Duta Besar RI untuk Mesir Lutfi Rauf. Acara ini juga didukung oleh Bank Syariah Indonesia (BSI).

Sebanyak 300 orang menjadi penerima manfaat dalam program beasiswa yang diperuntukkan bagi lulusan SMA sederajat, dan sudah dinyatakan lulus di kampus Al-Azhar melalui jalur Kementerian Agama. 

Sebelumnya, melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan masyarakat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) telah membantu putra-putri terbaik bangsa yang menempuh pendidikan di kampus Al-Azhar, Mesir sejak 2019 dan 2021. Pada angkatan 2019, tercatat ada 33 peserta, sedangkan untuk angkatan 2021 sebanyak 64 peserta menjadi penerima manfaat. Sehingga total penerima manfaat Beasiswa Cendekia BAZNAS Al-Azhar saat ini berjumlah 397 mahasiswa. 

Pada kesempatan itu, Wakil Presiden RI, Prof. Dr. KH. Ma'ruf Amin mendorong dan memotivasi agar para penerima beasiswa dapat menyiapkan mental dan niat terbaik, agar hasil yang didapat menjadi maksimal.

"Mahasiswa harus bisa berkontribusi untuk bangsa dan negara di masa depan. Kalian adalah calon penerus dan pemimpin bangsa ini. Jadi harus bisa berkontribusi dalam tiap aspek, harus bisa bermanfaat dan ada nilai tambahnya," kata Wapres Ma'ruf, di Kairo, Mesir, Sabtu (5/11). 

Wapres juga berharap agar program Beasiswa BAZNAS ini dapat bermanfaat dan memberi nilai lebih kepada para penerima manfaatnya, tak hanya di sektor pendidikan, namun juga sektor lain.

Selain meluncurkan beasiswa, Wapres Ma'ruf juga menyempatkan untuk berbincang dengan sejumlah WNI yang hadir di lokasi acara, seperti mahasiswa, pekerja migran, dan para pengusaha.

Selama di Mesir, Wapres Ma'ruf mendapat sambutan hangat dari warga negara Indonesia. Banyak dari mereka telah tiba di KBRI untuk menyambut Wapres. Hal ini pun diamini oleh Duta Besar RI untuk Mesir, Lutfi Rauf, yang menyebut antusiasme masyarakat Indonesia yang berada di Mesir memang cukup tinggi, mengingat mereka telah sangat terbantu oleh peran Pemerintah hingga bisa berada di negara Afrika Utara itu. 

"Beginilah kondisi di Kairo Mesir. Rasa kekeluargaan kami sesama bangsa Indonesia memang tinggi. Kami juga cukup sering mengadakan acara bertema Indonesia sekadar untuk bernostalgia dengan kampung halaman. Dan tentu saya sangat berterima kasih kepada Pak Wapres Ma'ruf Amin dan BAZNAS yang telah mengadakan acara yang bermanfaat di sini," kata Lutfi. 

Lutfi juga berharap, program beasiswa yang diluncurkan kali ini dapat memberi keberkahan kepada para penerima manfaat dan orang sekitarnya. 

Sementara itu, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. K.H. Noor Achmad MA mengatakan program beasiswa ini merupakan upaya Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk menciptakan generasi yang unggul di masa depan, sesuai dengan semangat BAZNAS untuk menyejahterakan umat melalui pendidikan. Pasalnya, lewat pendidikan, sang anak didorong untuk meraih sukses di masa depan sehingga bisa mendongkrak perekonomian keluarga rentan.

"Alhamdulillah, sebagai bagian dari menyejahterakan umat, BAZNAS kembali meluncurkan program Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) Al Azhar angkatan ke-3 Tahun 2022. Semoga melalui beasiswa ini, beasiswa akan tumbuh dan berkembang generasi yang unggul dan berdaya saing demi kesejahteraan dan kemajuan bangsa," ujar Noor. 

Menurut Noor, diharapkan para alumni program ini dapat memberi kontribusi positif selepas menyelesaikan studi di Mesir.

"Lulusan-lulusan Mesir khususnya penerima beasiswa BAZNAS akan mengembangkan Islam Wasthiyah di Indonesia dan terus menjaga NKRI sebagaimana tiga aman yang digencarkan BAZNAS, Aman Syar'i, Aman NKRI, dan Aman Regulasi," kata Noor.

Dalam mengembangkan dunia pendidikan dan menguatkan peran beasiswa untuk kesejahteraan masyarakat di masa mendatang, Noor Achmad menyambut baik jika ada pihak-pihak yang berinisiatif mengembangkan Unit Pengumpul Zakat (UPZ).

"Silakan membuat UPZ yang pengumpulannya bisa 100 persen digunakan untuk beasiswa," ucapnya.

Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) Al Azhar angkatan ke-3 Tahun 2022 melengkapi delapan beasiswa lain yang digulirkan BAZNAS sepanjang tahun 2022, yakni Beasiswa Cendekia BAZNAS di 102 kampus di Indonesia, Beasiswa Riset Program MAZAWA, Beasiswa Riset Zakat Prodi Umum, Beasiswa Mahad Aly di 48 mitra, Beasiswa Persiapan Sekolah Kedinasan, Beasiswa Santri, Beasiswa Dikdasmen (Pendidikan Dasar dan Menengah), dan Beasiswa Kemitraan Khusus Disabilitas, Daerah 3T dan Suku Terasing BAZNAS 2022.

Selain peluncuran Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) Al Azhar angkatan ke-3 Tahun 2022, selama di Kairo, Mesir, Ketua BAZNAS juga akan melakukan pembinaan kepada para penerima manfaat beasiswa, pada 7 November 2022. Tema yang diangkat adalah "Peran Strategis Mahasiswa Indonesia untuk Mesir, Timur Tengah dan Indonesia; Kini dan Masa Depan”. (Lak/Tha)

Share:

Peringatan Hari Santri Nasional, Wapres Ingatkan Santri Aktif Jaga Lingkungan


Duta Nusantara Merdeka | Depok
Agama Islam memerintahkan manusia untuk memakmurkan bumi melalui pemanfaatkan sumber daya alam untuk kepentingan masyarakat. Tentunya pemanfaatan potensi alam haruslah diimbangi dengan upaya pelestarian lingkungan.

Untuk itu, Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin meminta semua elemen masyarakat, termasuk para santri agar menjaga bumi dari kerusakan lingkungan.

"Santri harus aktif menjaga bumi, boleh mengeksplorasi tetapi jangan merusak. Santri harus aktif menjaga pencegahan kerusakan lingkungan. Jangan kamu merusak," tegas Wapres saat menghadiri acara Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2022 di Masjid At Thohir, Jalan M. Thohir, Depok, Jawa Barat, Senin (31/10/2022).

Lebih lanjut, Wapres menyampaikan bahwa di samping mencegah kerusakan bumi, para santri juga harus dapat berkontribusi dalam pembangunan nasional, khususnya pembangunan ekonomi.

“Tanggung jawab manusia untuk memakmurkan bumi. Ini perintah agama, dan paling utama membangun ekonomi,” tuturnya. 

Wapres menyebut, pembangunan ekonomi yang dimaksud meliputi berbagai sektor yang dapat dikembangkan dengan pemanfaatan teknologi. 

“Membangun ekonomi, supaya makmur pertanian, perdagangan, pertambangan, ekonomi kreatifnya, karena itu perintah agama dan kunci utamanya adalah SDM yang memiliki teknologi pengetahuan,” ujar Wapres.

Pada acara yang bertajuk “Santri Berdaya, untuk Indonesia Sejahtera” ini, Wapres kembali menegaskan bahwa kunci menuju Indonesia Makmur adalah mengoptimalkan potensi sumber daya alam dan manusia secara produktif dan bijaksana. 

“Santri harus menggerakkan, jangan ada lahan yang tidur dan jangan ada tenaga yang nganggur, InsyaAllah makmur,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Wapres berpesan kepada santri untuk bangkit kembali dalam Membangun Negeri menuju Indonesia Emas 2045.

“Saya ingin sekarang adalah santri revival, kebangkitan santri kembali untuk menyongsong 100 tahun kemerdekaan dan lahirnya kebangkitan nasional yang kedua,” tutupnya.

Sebelumnya, Erick Thohir selaku Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) menyampaikan bahwa MES berikhtiar memajukan ekonomi keumatan, dengan memanfaatkan potensi besar yang ada di lembaga pesantren.

"Santri dan pesantren memiliki potensi besar yang dapat kita optimalkan dalam mendorong kemajuan bangsa Indonesia, sebagai organisasi yang inklusif MES menyadari betul hal ini" ucap Erick.

Dalam rangkaian acara tersebut dilakukan penyerahan secara simbolis Tabungan Santri oleh Ketua Dewan OJK, Mahendra Siregar dan Ketua MES kepada 4 (empat) orang perwakilan santri.

Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, jajaran Dewan Pakar dan Badan Pengurus Pusat MES. 

Sementara Wapres didampingi oleh Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Ekonomi dan Peningkatan Daya Saing Guntur Iman Nefianto, Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi, serta Tim Ahli Wapres Farhat Brachma dan Haruhman Achsien. (Lak/Tha)


Share:

Wapres Harapkan Tarbiyah-Perti Jaga Komitmen Bangun Pendidikan, Dakwah, dan Sosial


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Organisasi Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Tarbiyah-Perti) telah menjalankan kiprah yang panjang sejak zaman perjuangan melawan kolonialisme di bawah asuhan Syekh Sulaiman Arrasuli. Meskipun sempat terpecah, pada 2016 organisasi ini berkomitmen untuk kembali bersatu membangun bidang pendidikan, dakwah, dan sosial keumatan. Untuk itu, sebagai upaya memajukan bangsa, ketiga pilar ini harus selalu dijaga.

“Komitmen yang disebut Tripilar Tarbiyah-Perti (pendidikan, dakwah, dan sosial) ini harus terus tertanam dalam diri para pengurus beserta anggota dan menjadi pedoman untuk mencapai tujuan bersama,” tegas Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin saat membuka Muktamar Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Tarbiyah-Perti) bersama Organisasi Serumpun, di Mercure Convention Center Ancol, Kota Jakarta Utara, Minggu (23/10/2022).

Di bidang pendidikan, lebih jauh Wapres mendorong peran Tarbiyah-Perti dalam membangun sumber daya manusia (SDM) unggul agar bangsa Indonesia mampu bersaing di tataran global. Menurutnya, satu sisi penting pendidikan adalah menyiapkan generasi yang paham agama dan bisa menyampaikan dakwah ( _i’dadul mutafaqqihina fiddin i’dadul rijalud dakwah_) sebagai penerus para ulama pendahulunya.

“Ini salah satu tugas kita karena pesantren-pesantren didirikan oleh para ulama dalam rangka _i’dadul mutafaqqihina fiddin_. Karena, para ulama ini nanti tidak ada. Ulama itu tidak akan terus ada,” ungkapnya. 

Selain itu, sambung Wapres, pendidikan menjadi wadah strategis untuk menyiapkan SDM yang juga menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai kunci memajukan perekonomian umat, sebagaimana perintah Allah untuk memakmurkan bumi dan membaca ( _iqra_).

“ _Iqra_ itu mengandung arti membaca, merenungkan, meriset segala apa yang ada di dalam Al-Qur’an maupun dalam tatanan kehidupan kita dalam rangka memakmurkan bumi dan negara kita. Ini tugas pendidikan yang harus kita pikul,” urainya. 

Di bidang dakwah, Wapres menekankan, esensi dakwah adalah kebaikan yang mendatangkan manfaat dan menghilangkan bahaya, termasuk dengan menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

“Dakwah kita _ilal khair_ (menuju kebaikan), bagaimana membangun secara fisik melalui sedekah, bagaimana mengumpulkan ide-ide, gagasan-gagasan, inisiatif-inisiatif yang baik, atau menghilangkan konflik, menyatukan, mencegah terjadinya konflik,” pesannya.

Wapres pun menggarisbawahi, dakwah harus dilakukan sebagaimana tuntunan Al-Qur’an, yaitu menggunakan ucapan yang baik ( _qaulan ma’rûfá_), ucapan yang mulia ( _qaulan karîmá_), ucapan yang santun ( _qaulan layyinâ_), ucapan yang lurus dan bukan hoaks ( _qaulan sadîdá_), ucapan yang mudah dimengerti ( _qaulan maysûrá_).

“Dan, bagi kita bangsa Indonesia, dakwah itu harus dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia, jangan keluar. Kenapa, karena NKRI ini adalah kesepakatan kita,” imbuhnya. 

Dalam konteks tersebut, Wapres menjelaskan, NKRI merupakan kesepakatan dari para pendahulu negara ini dan juga para ulama, termasuk Syekh Sulaiman Arrasuli, sebagai _al mitsaqul wathany_ (kesepakatan nasional). Oleh karena itu, ia menekankan, NKRI sebagai _darul mitsaq )_ (negara kesepakatan) yang harus dijaga, terlebih oleh umat Islam. Sebab, sejak dalam alam arwah manusia telah diperintahkan untuk selalu memegang teguh perjanjiannya dengan Allah ( _mitsaq rabbani_).

“Antara _mitsaq rabbani_ dan _mitsaq wathany_ itu tidak saling bertentangan. Karena apa, memegang _mitsaq wathany_ adalah bagian dari memegang _mitsaq rabbani_,” tambahnya.

Menutup sambutannya, Wapres berharap kegiatan ini akan menghadirkan solusi atas berbagai isu strategis yang menjadi agenda organisasi demi mengokohkan kiprah Tarbiyah-Perti yang dicontohkan oleh Syekh Sulaiman Arrasuli.

“Kiprah Syekh Sulaiman Arrasuli sejak zaman perjuangan melawan kolonialisme agar menjadi kompas dalam memajukan dunia pendidikan, dakwah, serta sosial keumatan, dan sosial politik,” pungkas Wapres.

Sebelumnya, Ketua Umum Pimpinan Pusat Tarbiyah-Perti Basri Bermanda menyampaikan, muktamar kali ini dihadiri organisasi serumpun dan organisasi fungsional sebagai wujud komitmen _ishlah_ yang tidak hanya ada pada tataran pusat, tetapi juga menyentuh ke tingkatan terendah.

“Berbeda bukanlah berarti bermusuhan, tapi kita harus tegakkan bangsa ini dalam persatuan yang kokoh,” ucap Basri.

Hadir pula dalam acara ini, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dan 790 peserta yang berasal dari unsur Tarbiyah-Perti beserta organisasi serumpun. 

Sementara Wapres didampingi oleh Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Suprayoga Hadi, Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi, serta Staf Khusus Wapres Bidang Politik dan Hubungan Kelembagaan Robikin Emhas. (Lak/Tha)

Share:

Wapres Minta ICCIA Berperan Aktif Kembangkan Ekonomi dan Keuangan Syariah Dunia


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Umat Islam di dunia memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, baik dari aspek kuantitas sumber daya manusia sebagai pasar maupun aspek keragaman sumber daya alamnya. Namun, umat Islam belum mengelola semua potensi tersebut dengan optimal. 

Untuk itu, Islamic Chamber of Commerce, Industry and Agriculture (ICCIA), sebagai organisasi yang berafiliasi dengan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), diharapkan dapat mendorong kolaborasi dalam pengembangan ekonomi syariah di tingkat dunia. 

“Kami minta ICCIA mengambil peran lebih besar dalam rangka mengolaborasi, mensinergi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di negara-negara OKI,” tegas Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma'ruf Amin saat menerima Sekretaris Jenderal (Sekjen) ICCIA Yousef Hasan Khalawi, di Kediaman Resmi Wapres, Jalan Diponegoro Nomor 02, Jakarta Pusat, Kamis (08/09/2022). 

Dalam pertemuan berdurasi sekitar 40 menit tersebut, Wapres menjelaskan berbagai langkah Indonesia dalam mengembangkan ekonomi syariah yang dikoordinasikan oleh Komite Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS). Salah satu langkah strategisnya, adalah membangun kawasan-kawasan industri halal yang tentu saja dibuka seluas-luasnya bagi investor dari negara-negara muslim.  

“Kami berharap investor-investor dari berbagai negara Islam, mungkin diinisiasi ICCIA, untuk berinvestasi, terutama di kawasan-kawasan industri halal yang kita bangun,” ujarnya.

Wapres pun menyambut baik gagasan ICCIA untuk mendirikan pusat-pusat bisnis dan investasi di negara-negara berpenduduk muslim besar. 

Menurutnya, ini perlu didukung dengan standardisasi sertifikasi halal guna memudahkan proses ekspor dan impor produk-produk halal.

“Kami juga mengharap, nantinya supaya ekspor-impor produk-produk halal tidak terkendala, supaya ada standarisasi _halal sertificate_-nya. Sehingga tidak menjadi kendala, supaya diinisiasi bahwa saling mengakui sertifikat,” kata Wapres mengingatkan.

Dalam kesempatan yang sama, Wapres meminta Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, sebagai mitra penting ICCIA, untuk mengambil peran strategis dalam forum-forum internasional yang digagas organisasi ini. Sebab, Indonesia harus mampu menjadi pemimpin dan bukan sekadar partisipan.

“Sehingga Indonesia siap, jangan hanya untuk berpartisipasi, siap juga untuk diserahi pimpinan. Saya kira Indonesia juga siap untuk mengambil peran besar,” pungkasnya.

Sebelumnya, Yousef Hasan Khalawi memaparkan tujuan ICCIA dalam mendorong keterwakilan Indonesia di kalangan dunia usaha tingkat dunia serta mendorong ekonomi syariah dunia. 

“Indonesia merupakan negara muslim terbesar dan memiliki potensi yang luar biasa besar untuk mengembangkan ekonomi Islam menjadi pemain internasional,” ucapnya.  

Salah satu ide besar ICCIA, imbuh Yousef, adalah mengembangkan 10 hub sektor bisnis di seluruh dunia muslim, termasuk Indonesia, yang masing-masing memiliki kekhasan produknya. 

“Potensi bagi negara-negara muslim besar, seperti Indonesia, Turki, Nigeria, adalah tidak terbatas. Kami memiliki keyakinan dapat mengembangkan ketiga negara ini dan negara-negara lainnya,” tambahnya.

Selain Sekjen ICCIA, hadir pula perwakilan dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Staf Khusus Wilayah Timur Tengah Mufti Hamka Hasan dan Staf Khusus Ekonomi Syariah Nurhidayat Firmansyah. 

Sementara Wapres didampingi oleh Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Ekonomi dan Peningkatan Daya Saing Guntur Iman Nefianto, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pemerintahan dan Wawasan Kebangsaan Velix Vernando Wanggai, Staf Khusus Wapres Masduki Baidlowi dan Lukmanul Hakim, serta Tim Ahli Wapres Iggi Haruman Achsien. (Lak/Tha)


Share:

Buka Munas JAPNAS, Wapres Minta Peran Nyata Pengusaha dalam Pemulihan Bangsa


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Di tengah aneka tantangan yang mendera saat ini, ekonomi Indonesia pada kuartal II tahun 2022 tumbuh 5,44%, dan neraca perdagangan surplus Rp364 triliun. Tren pemulihan diprediksi akan berlanjut, didukung peningkatan mobilitas masyarakat, sumber pembiayaan, dan tentunya aktivitas dunia usaha.

“Artinya, peran pelaku usaha dalam menggerakkan roda ekonomi dan mempercepat pemulihan bangsa ini sangat nyata,” ungkap Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin saat memberikan membuka Musyawarah Nasional (Munas) I Jaringan Pengusaha Nasional (JAPNAS), di Istana Wakil Presiden, pada Rabu (24/08/2022).

Dalam acara tersebut, Wapres secara khusus memberikan tiga arahan kepada pengusaha di Indonesia. Pertama, Wapres meminta agar para pengusaha mengembangkan potensi ekonomi digital di seluruh sektor.

“Digitalisasi mendorong kita untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dalam berbagai sektor usaha. Selain sektor e-commerce, potensi ekonomi digital di bidang pertanian, kesehatan, pendidikan, pariwisata, industri kreatif dan lainnya harus terus dikembangkan,” urainya.

Kedua, Wapres mengimbau agar para pengusaha dapat menumbuhkan inovasi-inovasi guna menciptakan bisnis yang berdaya saing di tingkat regional dan global.

“Akselerasi inovasi dan digitalisasi perlu diikuti dengan literasi data yang baik. Keputusan bisnis berbasis data akan meningkatkan kualitas proses bisnis dari hulu hingga hilir ke konsumen, dengan tetap memperhatikan koridor perlindungan data privatnya,” imbuh Wapres.

Berikutnya, Wapres meminta penguatan kolaborasi dunia usaha, perguruan tinggi, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mempercepat terbangunnya ekosistem digital yang kokoh sekaligus adaptif dengan perubahan zaman.

“Saya mengajak para pengusaha dapat merangkul dan melibatkan usaha mikro dan kecil (UMK) dalam aktivitas usahanya, agar UMK meningkat daya saingnya,” imbau Wapres.

“Pengusaha kecil kita jangan sampai terkena stunting, kemudian dia kerdil terus,” imbuhnya.

Selain tiga arahan tersebut, Wapres juga meminta Japnas sebagai salah satu organisasi pengusaha di Indonesia, agar dapat turut mengembangkan ekonomi bangsa melalui perdagangan berbagai sumber daya alam (SDA) di Indonesia.

“Yang penting bagaimana SDA yang kita miliki bisa kita olah dengan baik, untuk kita hilirisasi dan jual ke negara lain. Pengusaha-pengusaha yang [diharapkan] menghubungkan antara produk-produk pertanian, perkebunan, dan pertambangan, untuk diolah, dihilirisasi baru kemudian dijual dalam bentuk jadi dan setengah jadi,” tegas Wapres.

Sebelumnya, Ketua Umum Pengurus Pusat JAPNAS Bayu Priawan Djokosoetono melaporkan, setelah didirikan pada 7 tahun lalu, kini JAPNAS telah tersebar di 20 provinsi di Indonesia. Seluruh stakeholder JAPNAS terus berupaya mendesain dan membangun organisasi ini sebagai sebuah action group untuk fokus meningkatkan daya saing melalui kekuatan kolektif.

“Melalui program business matching, kami fokus pada penggabungan ekonomi. Dan meningkatkan daya saing melalui kekuatan kolektif,” tegas Bayu.

Munas yang bertema “Bersama bangkit, bergerak dan bersinergi mewujudkan raksasa ekonomi baru menuju Indonesia Emas” ini dihadiri juga oleh Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia M. Arsjad Rasjid.

Sementara itu, hadir mendampingi Wakil Presiden dalam acara ini, Kepala Sekretariat Wakil Presiden Ahmad Erani Yustika, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Ekonomi dan Peningkatan Daya Saing Guntur Iman Nefianto, Staf Khusus Wapres Masduki Baidlowi, dan Tim Ahli Wapres Johan Tedja Surya (Lak/Tha)



Share:

Wapres Kurban Sapi Simmental Seberat 1 Ton di Istiqlal


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma'ruf Amin dan Ibu Hj. Wury Ma'ruf Amin saat ini tengah menunaikan ibadah haji di tanah suci Makkah, Arab Saudi. Namun, pada perayaan hari raya Iduladha 1443 H ini, Wapres tetap berkurban juga di beberapa wilayah di tanah air. 

Salah satunya, Wapres berkurban seekor sapi berjenis Simmental seberat 1 ton yang diserahkan kepada panitia kurban Masjid Istiqlal Jakarta. Sapi ini diserahkan oleh Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Setwapres Purwono Prihantoro dan diterima oleh Kepala Bidang Sosial dan Pemberdayaan Umat Masjid Istiqlal Laksma TNI (Purn) Asep Saipudin pada Sabtu (09/07/2022).

"Sapi tersebut diperoleh dari peternakan di Bogor, Jawa Barat untuk diserahkan kepada panitia kurban Masjid Istiqlal," jawab Purwono saat ditanya oleh Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Setwapres Rusmin Nuryadin.

Sebagai informasi, pada Iduladha kali ini Wapres menyerahkan hewan kurban sebanyak 18 ekor sapi dan 7 ekor kambing. Adapun berat sapi kurban Wapres berkisar antara 780 kilogram hingga 1 ton dengan jenis bervariasi seperti Limousine dan Simmental.

Seluruh hewan kurban Wapres telah diperiksa oleh Dinas Peternakan atau Dinas Ketahanan Pangan setempat dan dinyatakan sehat, sehingga memenuhi syarat untuk menjadi hewan kurban. Selanjutnya, hewan-hewan kurban tersebut di antaranya didistribusikan ke Masjid Istiqlal, Masjid Sunda Kelapa, Majelis Ulama Indonesia, PBNU, PP Muhammadiyah, serta beberapa masjid di wilayah Jabodetabek.

Saat menyampaikan ucapan selamat Iduladha kepada segenap umat Islam, Wapres menegaskan bahwa menyembelih hewan kurban merupakan pelaksanaan tuntunan agama sebagai wujud kepatuhan dan ketaatan kepada Allah SWT. Selain itu, berkurban juga mengandung dampak sosial yang positif karena dagingnya dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. 

"Kurban dapat menjadi bukti kepekaan sosial bagi kita untuk berbagi dan peduli kepada sesama apalagi pasca pandemi seperti sekarang ini," ungkapnya.

Untuk itu, kata Wapres, menyembelih hewan kurban hukumnya _sunnah muakkad_ (sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilakukan), bahkan ada ulama yang mewajibkan karena besarnya manfaat yang dihasilkan.

"Umat Islam sangat dianjurkan setidak-tidaknya sebagai _sunnah muakkadah_ untuk menyembelih kurban. Bahkan di antara ulama ada yang mewajibkan untuk menyembelih kurban," tuturnya. (Lak/Tha)
Share:

Tutup GTRA Summit 2022, Wapres Minta Penyelesaian Persoalan Lahan Harus Junjung Tinggi Nilai Persatuan


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Reforma agraria sebagai program strategis nasional memiliki peranan penting dalam rangka mengurangi ketimpangan penguasaan dan kepemilikan tanah. Implementasi program reforma agraria harus dapat menjunjung tinggi nilai persatuan agar tidak menimbulkan perpecahan antarwarga dan dapat memegang teguh keadilan sosial. Untuk itu, diperlukan penyelesaian legalisasi aset wilayah perbatasan sebagai upaya penegakan kedaulatan NKRI dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Saya minta penyelesaian persoalan lahan di wilayah-wilayah perbatasan, seperti legalisasi aset pada 111 pulau-pulau kecil terluar, harus menjadi perhatian kita bersama,” ujar Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin dalam sambutannya pada acara Penutupan Pertemuan Puncak Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA Summit 2022) secara virtual, Kamis (9/06/2022).

Menurut Wapres, adanya Undang-Undang Cipta Kerja telah memberikan pondasi dalam mewujudkan sinkronisasi penyelesaian pertahanan nasional, di antaranya melalui kebijakan Satu Rencana Tata Ruang yang dapat digunakan menjadi acuan bersama. 

“Harmonisasi kebijakan penataan ruang merupakan ikhtiar yang menjadi kunci dalam menentukan arah pembangunan, memberikan kepastian hukum bagi masyarakat, termasuk perizinan berusaha, dengan tetap memperhatikan keseimbangan tiga aspek penting, yaitu ekonomi, sosial, dan lingkungan,” terang Wapres.

Lebih jauh, Wapres menegaskan pentingnya komitmen terhadap penataan aset dan akses daerah terpencil dan tertinggal melalui kepastian hukum hak atas tanah kepada masyarakat.

“Penataan aset dan akses di wilayah pesisir serta daerah terpencil dan tertinggal membutuhkan komitmen, antara lain dengan memberikan kepastian hukum hak atas tanah,” tegasnya.

Adapun terkait dengan sertifikasi lahan tersebut, Wapres meminta agar dapat diberikan tidak hanya mudah namun juga harganya dapat dijangkau masyarakat.

“Sertifikasi sebagai bagian dari reforma agraria hendaknya dilaksanakan secara adil, mudah, dan murah,” tutur Wapres.

“Tidak hanya mudah untuk para pemilik tanah yang luas, melainkan juga kepada para pemilik tanah sempit yang umumnya terdiri dari rakyat kecil,” imbuhnya.

Selain itu, Wapres juga mengungkapkan perlunya kerja sama lintas sektor sebagai upaya kolaboratif di dalam mengoptimalkan program Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA).

“Kerja kolaboratif harus terus didorong, salah satunya melalui optimalisasi Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA), sebagai wadah koordinasi lintas sektor yang dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2018 tentang Reforma Agraria,” ujar Wapres.

Menurutnya, aturan tersebut perlu didukung oleh ketersediaan dokumen perencanaan tata ruang, khususnya Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang perlu segera diakselerasi.

Menutup sambutannya, Wapres berharap penyelenggaraan GTRA Tahun 2022 dapat menjadi percontohan dalam penyelesaian persoalan agraria bagi masyarakat pesisir.

“Pertemuan Puncak GTRA tahun 2022 di Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara diharapkan dapat menjadi model atau percontohan penyelesaian persoalan agraria bagi masyarakat di wilayah pesisir secara terpadu,” pungkasnya.

Sebelumnya Dirjan Penataan Agraria Andi Tenrisau menyampaikan kesepakatan GTRA Summit 2022 yaitu diberikannya kepastian hukum berupa sertifikasi hak atas tanah bagi pulau-pulau kecil terluar, khususnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat

“GTRA Summit 2022 bersepakat bahwa seluruh pulau-pulau kecil terluar harus diberikan kepastian hukum berupa sertifikasi hak atas tanah guna mendukung pertahanan dan keamanan, termasuk tentunya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan tidak lupa dengan pelestarian lingkungan,” tutur Andi.

Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Menteri ATR/BPN Surya Tjandra dan Bupati Wakatobi Haliana.

Sementara Wapres didampingi oleh Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika dan Staf Khusus Wapres Masduki Baidlowi. (Arianto)
Share:

Buka Konferensi PCINU Belanda, Wapres Berpesan agar Kebangsaan dan Keagamaan Berjalan Beriringan


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Belanda kembali menyelenggarakan Konferensi Internasional, yang kali ini di buka oleh Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma'ruf Amin. Dalam sambutannya, Wapres memberikan pesan kepada para pengurus PCINU yang sebagian besar merupakan mahasiswa Indonesia yang menuntut ilmu di negeri kincir angin tersebut diantaranya agar kebangsaan dan keagamaan harus berjalan beriringan seperti layaknya ilmu dan iman.

“Sebagai kader organisasi kemasyarakatan berlandaskan Islam Ahlussunnah wal Jama’ah, saya minta Saudara mampu menunjukkan bahwa kebangsaan dan agama merupakan satu napas dalam membawa Indonesia lebih maju. Seperti ilmu dan iman, yang makin membawa kemaslahatan jika berjalan beriringan,” tutur Wapres melalui konferensi video dari Kediaman Resmi Wapres, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, (08/06/2022).

Lebih jauh Wapres menguraikan pentingnya ilmu pengetahuan, dalam pengertian iqra’ sebagai ayat pertama Al-Qur’an yang diturunkan memiliki makna tidak hanya dibaca, di-lafadz-kan, tetapi untuk direnungkan dan melakukan riset, kemudian kata ilm atau pengetahuan diulang-ulang sebanyak 750 kali dalam Al-Qur’an, sehingga menuntut ilmu merupakan wajib bagi umat muslim untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Gunakanlah kesempatan tinggal di Belanda untuk memperoleh ilmu sebanyak-banyaknya dan memperluas jejaring. Kelak ketika kembali ke Indonesia, Saudara-saudara sudah siap mengisi berbagai peran dan posisi strategis untuk melanjutkan pembangunan bangsa,” imbaunya.

Selain itu, Wapres juga berharap agar pembelajaran dan pengalaman yang diperoleh selama menuntut ilmu di luar negeri, dapat dibagikan kepada sanak saudara, kelak nanti apabila sudah kembali ke Indonesia.

“Saya harap Saudara-saudara mampu berbagi dan menular-manfaatkan pembelajaran dan pengalaman selama di luar negeri. Jadilah inspirasi bagi saudara sebangsa agar semakin banyak rakyat Indonesia yang mengenyam pendidikan yang setinggi-tingginya,” harapnya.

Selain memberikan pesan, Wapres juga memberikan apresiasi terhadap inisiatif PCINU dalam menyelenggarakan acara yang menebarkan ilmu agama Islam yang membawa kebaikan.  

“Akhir kata, saya mengapresiasi keluarga besar PCINU Belanda dan seluruh umat muslim yang ada di Belanda, atas upaya menampilkan citra Islam yang moderat dan positif. Saudara bukan hanya membawa nama baik Indonesia, tetapi juga agama yang kita yakini bersama,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Wapres membuka Konferensi Internasional PCINU Belanda dan seraya memanjatkan doa untuk kesuksesan acara tersebut.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrohmanirrohim, Konferensi Internasional PCINU Belanda saya nyatakan dibuka. Semoga Konferensi ini berjalan lancar, serta menjadi platform untuk memanifestasikan perjuangan NU dalam memainkan peran globalnya, NU go global,” ucapnya.

Sebagai informasi, Rangkaian acara PCINU ini bertajuk “Reimagining Religion and Values in time of (societal) crisis”, diselenggarakan pada 8 hingga 9 Juni 2022 di Aula Vrije University, Amsterdam dan Klooster Kerk, The Hague dengan peserta terdiri dari mahasiswa Indonesia, dan ekspatriat di Belanda.

Usai upacara pembukaan oleh Wapres, acara  dilanjutkan dengan paparan dari narasumber yang salah satunya Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas. Setelahnya, acara pun dilanjutkan dengan diskusi panel yang mengangkat topik antara lain: (1) menjembatani krisis kemanusiaan dan moderasi beragama, (2) reharmonisasi nilai-nilai agama dalam ilmu pengetahuan, kemajuan dan inovasi, (3) agama, peran gender dan hak-hak perempuan, (4) krisis identitas: nasionalisme, budaya global dan masa depan agama, dan (5) dekolonisasi agama: Hurgronje, Islam Indonesia dan kesadaran pascakolonial.

Tampak hadir juga dalam acara tersebut, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan M. Mahfud M.D., Duta Besar LBBP RI di Belanda Mayerfas, Duta Besar LBBP RI di Maroko Hasrul Azwar, Duta Besar LBBP RI di Tunisia Zuhairi Misrawi, dan Rais Syuriah PCINU Belanda Nur Hasyim Subadi, Ketua PCINU Belanda Ahmad Afnan Anshori beserta para pengurus dan anggota PCINU Belanda.

Sementara Wapres didampingi oleh Kepala Sekretariat Wakil Presiden Ahmad Erani Yustika, Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowil, dan Plt. Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pemerintahan dan Wawasan Kebangsaan Lukman Hakim Siregar. (Arianto)
Share:

Wapres Meminta Penyelewengan Dana BOP Agar Diproses Hukum


Duta Nusantara Merdeka | Jombang
Indonesia Corruption Watch (ICW) merilis adanya dugaan penyelewengan dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) pesantren dari Kementerian Agama dengan nilai mencapai Rp2,5 triliun. Menanggapi hal tersebut, Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin meminta agar dugaan isu penyelewengan dana BOP dapat segera diusut tuntas melalui prosedur hukum yang berlaku.

“Saya kira kalau memang betul ada, ya diproses saja secara hukum,” ujar  Wapres saat menjawab pertanyaan dari awak media, usai meninjau Rumah Sakit Hasyim Asy’ari Pesantren Tebuireng Jombang, Jawa Timur, Sabtu (04/06/2022).

Lebih lanjut, Wapres meminta agar isu tersebut dapat dipastikan terlebih dahulu untuk dapat segera ditindaklanjuti penanganannya melalui jalur hukum oleh pihak yang berwajib.

“Aturan yang ada ya diproses secara hukum saja, kalau memang itu ada. Oleh karena itu, dipastikan dulu bahwa memang itu terjadi dan diproses secara hukum,” ujar Wapres.

Di sisi lain, Wapres mengungkapkan keinginannya agar setiap pesantren dapat memiliki program santripreneur, mendidik para santri tidak hanya mumpuni dalam bidang keagamaan dan akademik, namun juga dapat memiliki usaha sebagai wujud merealisasikan pesantren yang mandiri.

“Kita ingin pesantren memliki berbagai kegiatan penunjang. Jadi, tidak hanya melahirkan ulama, tapi juga melahirkan santri-santri yang bisa menjadi santripreneur dalam rangka kemandirian pesantren,” terangnya.

Adapun, Wapres menuturkan bahwa ia merupakan alumni Pesantren Tebuireng Jombang dan merasa bangga atas perkembangan Pesantren Tebuireng yang telah jauh lebih maju dengan beragam fasilitas yang ada.

“Saya dulu pernah pesantren di Tebuireng sini ketika masih kecil. Saya melihat pesantren ini sudah berkembang begitu rupa, tidak hanya sekolah agama saja, bahkan ada kegiatan ekonominya dan ada rumah sakitnya,” tutur Wapres.

Sementara itu, Pengasuh Pesantren Tebuireng Abdul Hakim Mahfudz memohon doa dan dukungan masyarakat agar RS Hasyim Asy’ari dapat beroperasi di tahun 2022 ini.

“Mohon doanya agar bisa segera beroperasi, sehingga bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat. Diharapkan di tahun ini sudah bisa dioperasikan,” ujar Abdul.

Pada kesempatan tersebut Wapres meninjau beberapa ruangan dan fasilitas yang ada di RS Hasyim Asy’ari Pesantren Tebuireng, seperti ruang perawatan, ruang ICU, lobby rumah sakit, hingga ketersediaan peralatan medis.

Turut mendampingi Wapres saat memberikan keterangan kepada awak media, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (Lak/Tha)
Share:

Bertolak Ke Jatim, Wapres Akan Tinjau Huntap/Huntara di Lumajang Hingga Napak Tilas ke Ponpes Tokoh Pendiri NU


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Wakil Presiden (Wapres) KH. Ma'ruf Amin pagi ini bertolak ke Jawa Timur (Jatim) untuk meninjau Huntap dan Huntara di Kabupaten Lumajang, hingga napak tilas ke Ponpes Tokoh Pendiri NU, Kamis (2/6/2022).  Menggunakan Pesawat Khusus Kepresidenan Boing 737-400 TNI AU, Wapres beserta Ibu Hj. Wury Ma’ruf Amin tinggal landas menuju Jatim.

Setibanya di Surabaya, Wapres menggunakan Heli menuju Lumajang untuk mengecek langsung progress pembangunan hunian tetap (huntap) dan hunian sementara (huntara) bagi korban erupsi Gunung Semeru. 

Sebagaimana diketahui, Wapres sebelumnya telah melakukan peninjauan ke lokasi pembangunan huntap dan huntara di Desa Sumber Mujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Jumat (14/01/2022) lalu. Pada kesempatan itu, Wapres menuturkan, kementerian/lembaga terkait penanganan bencana terus bersinergi untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal masyarakat pengungsi, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan pokok dan relokasi tempat tinggal.

Di area huntap/huntara ini, Wapres mendengarkan pemaparan singkat yang kemudian dilanjutkan dengan peninjauan ke huntap/huntara dan berdialog dengan warga setempat serta menyerahkan bantuan kepada warga penghuni huntap/huntara, Keluarga Penerima Manfaat dan lansia produktif di daerah tersebut. 

Setelah melakukan serangkaian kegiatan peninjauan dan penyerahan bantuan di huntap/ huntara selama kurang lebih satu jam, Wapres kembali ke Surabaya untuk memberikan bansos kepada masyarakat di Gedung Balai Pemuda Sisi Barat Alun-alun Kota Surabaya. 

Keesokan harinya, Wapres diagendakan ke Ponpes Darul Ulum, Desa Rejoso, Peterongan dengan berkendara mobil. Tiba di Ponpes Darul Ulum, Wapres beserta Ibu Hj. Wury Ma’ruf Amin disambut oleh Pimpinan Ponpes dan ditempat ini Wapres menyaksikan penyerahan bantuan secara simbolis kepada Santripreneur oleh Ketua Baznas. Pada kesempatan ini Wapres menyempatkan diri untuk berziaran ke makam K.H Romly Tamim.

Setelah melakukan ziarah, selanjutnya Wapres melakukan kunjungan ke Ponpes Amanatul Ummah, Jl. Raya Tirtowening, Paras-Kembangbelor-Pacet, Kab. Mojokerto. Selanjutnya Wapres menuju Institute K.H Abdul Chalim, Jl. Raya Tirtowening, Paras, Kembangbelor, Pacet, Kab. Mojokerto. Pada kesempatan ini, Wapres mengikuti acara sarasehan bersama Pimpinan Pusat dan Wilayah Persatuan Guru Nahdlatul Ulama  ( Pergunu) dan Alim Ulama.

Kemudian pada hari berikutnya Sabtu 4 Juni 2022, Wapres melanjutkan napak tilas ke Ponpes Tebuireng, Jl. Irian Jaya No. 10, Pesanteren Tebu Ireng, Jombang untuk Halal bihalal dan Temu Alumni Nasional Pesantren Tebuireng hingga Pemberian Bantuan kepada Santripreneur. Di tempat ini tak lupa Wapres juga Ziaran ke makam KH. Hasyim Asy’ari, Wahid Hasyim, dan Abdurahman Wahid (GusDur). 

Sebelum kembali ke Jakarta, Wapres akan ke Ponpes Mambaul Ma’arif Jl. Imam Bonjol N0. 81, Denanyar untuk meresmikan Universitas K.H. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA). Menutup rangkaian kunjungan kerjanya, Wapres akan singgah ke Makam Pahlawan Nasional K.H A. Wahab Chasbullah untuk berziarah.

Turut hadir dalam rombongan ini Noor Achmad, Kepala Badan Amil Zakat Nasional, Saidah Sakwan, Pimpinan Baznas Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Ahmad Erani Yustika Kepala Sekretariat Wakil Presiden, Masduki Baidlowi Staf Khusus Wakil Presiden Bidang Komunikasi dan Informasi, Masykuri Abdillah Staf Khusus Wakil Presiden Bidang Umum, dan Robikin Emhas Staf Khusus Wakil Presiden Bidang Politik dan Hubungan Kelembagaan. (Ari/Tha)

Share:

Buka Kontes Aglaonema Nusantara, Wapres Dorong Pengembangan Tanaman Hias Lokal Sebagai Komoditas Ekspor Potensial


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Pandemi Covid-19 yang melanda menyebabkan masyarakat mencari cara untuk dapat mengatasi kepenatan dalam mengisi kegiatan selama di rumah saja, salah satunya dengan merawat tanaman hias. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) menyebutkan pada tahun 2021 tercatat ekspor tanaman hias mengalami pertumbuhan hingga 98% atau mencapai lebih dari 17 juta dolar AS. Seiring dengan tren tanaman hias yang semakin tinggi peminatnya, diperlukan adanya dorongan untuk terus mengembangkan usaha tanaman hias, baik untuk memenuhi pasar di dalam negeri maupun mancanegara. 

“Mari kita majukan tanaman hias kita dengan memenuhi kebutuhan tanaman hias dari dalam negeri sendiri, bahkan justru kita harus mengekspor tanaman ini ke mancanegara,” ujar Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin saat memberikan sambutannya dalam acara Pembukaan Kontes Nasional Aglaonema Nusantara melalui konferensi video, Minggu (29/05/2022).

Wapres menuturkan tanaman hias selain memiliki potensi ekonomi, proses pembudidayaannya juga turut menjadi upaya menjaga kelestarian tanaman hias itu sendiri.

“Selain mempunyai potensi ekonomi yang besar, upaya pemenuhan kebutuhan tanaman hias dalam negeri menjadi proses pembudidayaan berbagai tanaman hias dalam menjaga kelestariannya,” ungkapnya.

Lebih jauh, Wapres menyebutkan salah satu tanaman hias yang berpotensi untuk dikembangkan yaitu Aglaonema, ditambah dengan dukungan lingkungan Indonesia yang beriklim tropis.

“Aglaonema sangat potensial untuk dikembangkan di dalam negeri, terlebih dengan dukungan iklim tropis di Indonesia,” terangnya.

“Potensi dalam negeri sangat memungkinkan apabila ada upaya untuk mengembangkannya. Pemerintah berharap agar para petani Aglaonema dapat berkembang maju,” imbuh Wapres.

Seiring dengan kebutuhannya setiap bulan, Wapres menyampaikan harapan pemerintah terhadap pengembangan Aglaonema oleh petani dapat terus meningkat.

“Pemerintah berharap agar para petani Aglaonema ini dapat berkembang maju, sehingga kebutuhan setiap bulan, sekitar 600 ribu pohon dapat kita penuhi,” ujar Wapres.

Menutup sambutannya, Wapres menekankan pentingnya peningkatan kualitas SDM pengembangan inovasi, serta kolaborasi lintas sektor khususnya dalam pendampingan kepada petani Aglaonema.

“Kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan juga tidak kalah penting untuk memajukan sektor ini, di antaranya untuk keperluan pelatihan dan pendampingan kepada para petani hias Aglaonema,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Aglaonema Nusantara Agus Cholik mengajak seluruh penggiat Aglaonema untuk berkolaborasi memajukan Aglaonema Indonesia.

“Kami berharap dengan kondisi ini, seperti berkolaborasi bersama antara pemerintah, _stakeholder_ di Asosiasi Aglaonema Nusantara. Dan seluruh penggiat, mari bersama-sama untuk kita ciptakan swasembada Aglaonema di Indonesia,” ujar Agus.

Sebagai informasi, tanaman florikultura merupakan salah satu komoditas hortikultura yang mempunyai nilai ekonomi tinggi dan memiliki prospek yang sangat cerah untuk komoditas unggulan ekspor maupun pemasaran dalam negeri. Kontes Aglaonema Nusantara merupakan kompetisi yang diselenggarakan oleh Asosiasi Aglaonema Nusantara (ASA), yang menilai Aglaonema dari berbagai kelas, seperti kelas jouvenille, kelas tunggal dewasa, hingga kelas majemuk. 

Hadir pada kesempatan tersebut Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian Prihasto Setyanto, serta Ketua Panita Acara Santi Helmy Faisal.

Sementara, Wapres didampingi oleh Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika dan Staf Khusus Wapres Masduki Baidlowi. (Lak/Tha)
Share:

Hadiri Peringatan Haul ke-129 Syekh Nawawi Al Bantani, Wapres Ingatkan Esensi untuk Wariskan Ilmu


Duta Nusantara Merdeka | Banten
Syekh Nawawi Al-Bantani merupakan salah satu guru bangsa Indonesia yang telah mencetak sejumlah kader nasional berpengaruh, seperti Cholil Bangkalan, Hasyim Asy'ari, ataupun Ahmad Dahlan. Ilmu dan pemikiran besarnya dipandang perlu untuk diwariskan dan dikembangkan secara berkelanjutan dalam upaya membangun generasi penerus yang unggul dan beriman. 

Dengan semangat dan esensi itulah, haul Syekh Nawawi Al-Bantani digelar tiap tahun hingga kini menginjak peringatannya yang ke-129.

"Syekh Nawawi itu, beliau mewariskan ilmu. Ilmu ini yang harus kita kembangkan dan kita terus kembangkan dan lanjutkan oleh kita dan generasi yang akan datang," ucap Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma'ruf Amin saat memberikan sambutan dalam Peringatan Haul ke-129 Syekh Nawawi Al- Bantani, di Pesantren Annawawi Tanara (Penata), Kabupaten Serang, Provinsi Banten, Jumat siang (27/05/2022).

Menurut Wapres, ilmu yang harus diwariskan tersebut tidak hanya di bidang keagamaan, tetapi juga ilmu umum agar umat bisa memakmurkan bumi. 

"Untuk memakmurkan bumi itu harus mengetahui ilmunya, kuncinya, harus ada mafatihul imara, yaitu ilmu-ilmu ekonomi, ilmu-ilmu yang menyangkut perindustrian, pertanian," jelasnya.

Semua itu, lanjut Wapres, merupakan tanggung jawab bersama sekaligus dalam upaya penguatan ekonomi umat.

"Ini menjadi sesuatu yang (diperlukan) sekaligus dalam rangka pemberdayaan umat, dalam rangka taqwiyatul ummah," ungkap Wapres.

Sebelumnya, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyebutkan, haul ini sebagai momentum untuk meneladani sikap dan pandangan Syekh Nawawi Al-Bantani yang moderat dan penuh toleransi.

"Haul bukan hanya sekadar seremoni, tapi menjadi ajang bagi kita semua untuk menangkap nilai-nilai keteladanan yang telah diwariskan Syekh Nawawi Al-Bantani," ujar Yaqut.

"Inilah nilai-nilai keteladanan yang diwariskan Syekh Nawawi untuk kemudian kita jadikan sebagai etos dalam 
Kehidupan masa akan datang," sambungnya.

Acara tersebut dihadiri pula sejumlah pejabat, antara lain, Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Ahmad Muzani, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah
Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi, Pj. Gubernur Banten Al Muktabar, serta segenap pengasuh, ulama, dan santri di lingkungan Ponpes Penata.

Sementara Wapres didampingi oleh Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika, Plt. Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Ekonomi dan Peningkatan Daya Saing Muchammad Zulkarnain, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Suprayoga Hadi, Plt. Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pemerintahan dan Wawasan Kebangsaan Adhianti, Deputi Bidang Administrasi Guntur Iman Nefianto, Staf Khusus Wapres Masduki Baidlowi, dan Tim Ahli Wapres Farhat Brachma. (Lak/Tha)

Share:

Wapres Kenang Buya Syafii Maarif sebagai Guru Bangsa yang Moderat dan Sejuk


Duta Nusantara Merdeka | Banten
Suasana duka kembali menyelimuti bangsa Indonesia hari ini, setelah berpulangnya sosok ulama masyhur tanah air, Buya Ahmad Syafii Maarif di Yogyakarta, Jumat (27/05/2022). Tak terkecuali Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma'ruf Amin yang mengenang Buya Syafii Maarif sebagai sosok ulama moderat dan sejuk yang kehadirannya diterima di segala kalangan.

"Keteladanan beliau wajib kita teruskan. Sebagai guru bangsa, pemikiran-pemikiran beliau sangat menyejukkan, moderat, dan dapat diterima lintas generasi," ucap Wapres dalam keterangannya kepada awak media, Jumat (27/05/2022).

Atas berpulangnya Buya Syafii Maarif, Wapres pun menyampaikan turut berbelasungkawa mendalam dan mengharapkan agar keluarga yang ditinggalkan dapat diberikan ketabahan dan kesabaran.

"Kepada keluarga yang ditinggalkan dan seluruh keluarga besar warga Muhammadiyah dan masyarakat Indonesia, saya mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Buya Syafii Maarif," tuturnya,

Selain itu, Wapres juga mendoakan agar Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa menerima segala amal baik Buya Syafii Maarif semasa hidupnya dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.

"Semoga Allah SWT menerima amal ibadah beliau, mengampuni segala kekhilafannya, dan memberikan tempat yang terbaik di sisi-Nya," tutup Wapres.

Sebagaimana diketahui, Buya Ahmad Syafii Maarif merupakan salah satu tokoh bidang keislaman yang mumpuni di Indonesia. Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 2000-2005 ini juga dikenal aktif dalam mengembangkan dunia pendidikan. (Lak/Tha)
Share:

IKLAN

IKLAN

KIRIM BERITA SILAHKAN KLIK

KIRIM BERITA ANDA KESINI! Merasa Terbantu Dengan Publikasi ? Ayo Traktir Kopi Untuk Admin Dengan Cara Berbagai Donasi. Terimakasih :)



BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno - Makna Proklamasi

Ir. Soekarno (Sang Proklamator) Setiap Tahun kita Memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Maka kita tidak bisa t...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI


loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Label

(SAS) #2019GantiPresiden Accounting Aceh Aceh Timur Adat Istiadat Advokat AFF Agama Agraria AIDS Air Aisyiyah Aksara Aksi Aksi Sosial Aktivis Aktivitis Al Washliyah Album Amien Rais Anak Anak Yatim Anarkis Angkatan Darat Anies Baswedan Animal Anti Korupsi Arisan Artikel Artis Arus Mudik Asahan Asian Games ASN Asuransi Asusila Atlet Award Bacaleg Bachtiar Ahmad Sibarani Baksos Bakti Sosial Balap Liar Banda Aceh Bandar Lampung Bandara Bandung Banjir BANK Bank Sumut Bansos Banten Bantuan Sosial Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar BBM Bea Cukai Beasiswa Begal Bekraf Beladiri Belanja Bencana Bencana Alam Beras Berita Bhabinkamtibmas Bhayangkara Bhayangkari Bioskop Bisnis BKPRMI BM PAN BNI BNN BNPT Bobby Nasution Bom Bunuh Diri Boomerang BPJS BPN BRI Brimob Buka lapak Bukit Asam Buku Bulog BUMN Bung Karno Bupati Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market CCTV Cerpen Cianjur Cikampek Citilink conference Cosplayer Covid-19 Covid-19 Satgas Covid19 Cuaca Cuci Tangan Curanmor Cyber Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Debt Collector Dede Farhan Aulawi Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Densus 88 Desa Dewan Pengawas Dewata Sakti Dharma Pertiwi Dialog Digital Dinas Perhubungan Dirgahayu HUT RI Disiplin Diskusi Dongeng Donor Darah DPD RI DPR Duka Cita E-Money Effendi Simbolon Ekonom Ekonomi Ekspor Impor Electronics Elektronik Emas Empat Pilar Entertainment Es cream ESDM event Fashion Festival FIFA Film Film Horor Film seri Anak Fintech FISIP Flores Timur Formula E Forum Furniture Futsal G30S/PKI GAAS Games Ganja Ganjil Genap Garut Gebyar Kemerdekaan Gempa Geng Motor Genppari Gereja Gizi Buruk Go Pay Go-Jek Gojek Golkar Gotong Royong Grab Gubernur Guru Besar Gym Haedar Nasir ham HANI Harbolnas Hari Ibu Hewan Hiburan HIV HMI Hoax Hotel Hp Hukum Humas Humbahas HUT HUT Bhayangkara HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibadah Haji Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek IMM Indonesia Industri inflasi Informasi Infrastruktur Inspektorat Inspirasi Internasional Internet Intoleran Investor IPM IPPI Islam IWAPI Jakarta Jakarta Barat Jakarta Pusat Jalan Jawa Tengah Jawa Timur Jayapura Jokowi Juara Jum'at Barokah Jumanji Jumat Jumat Berkah Jurnalis Kaliber Kampanye Kampung Rakyat Indonesia Kampus Kamtibmas Kapolda Kapoldasu Kapolri Kapolsek Kapolsek Kepolisian Karaoke Karhutla Karya Tulis Kasus KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kebun Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kejuaraan Kejurnas Kekerasan Kelestarian Alam Keluarga Kemalingan Kemanusiaan Kemendag Kemendagri Kemendesa Kemendikbud Kemenhub Kemenkes Kemenkumham Kemenlu KEMENPAN-RB Kemenparekraf Kemenperin kemenristek Kemensos Kementan Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepala Daerah Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Keselamatan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Khilafahtul Muslimin Kilas Balik Bung Karno Kivlan Zen KKP KNPI Kohati kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Konsumen Koperasi Kopermasu Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal KRYD KSAD Kudeta Kuliner Kunjungan Kerja Kutai Kartanegara Labuhan Batu Lahan Lakalantas Laksi Lalu Lintas Lampung Langka Langkat Lapas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku LAZISMU Lebaran Legislatif Lembaga LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup LIPPI Listrik Lock Down Lomba lomba lari London LPPI LPS LSM Lukas Enembe Madina Mahasiswa Mahkamah Agung Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Makassar Makkasar Mall Maluku Market Outlook Masjid Masker Mata Uang Maulid Nabi Mayday MDMC Media Media Sosial Megapolitan Menag Mendag Mendagri Menembak Menteri Menteri Perdagangan millenial Minuman Keras Minuman sehat Minyak Goreng Minyak Makan Miras Mobil MOI Motivasi MoU MPR MPR RI Mudik Muhammadiyah Muharram MUI Munas Musibah Musik Musyawarah Narkoba Narkotika NasDem Nasional Natal Natal & Tahun Baru New Normal NII NKRI NU ODGJ Office Ojek Online Ojol Olah Raga Olahraga Ombusman Omicron Online Operasi Patuh Operasi Yustisi Opini Organisasi Ormas Otomotif P Padang Pagelaran Pahlawan Pajak Pakta Integritas Palestina Pameran PAN Pancasila Papua Parawisata Pariwisata Partai Demokrat Partai Politik Partai UKM Partai Ummat Pasar Pasar modal Pasar Murah Pasar Tradisional Patroli PC PDI Perjuangan PDIP Perjuangan pe Pedagang Pegadaian Pelajar Islam Indonesia Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Pelukis Peluncuran Pemadam Kebakaran Pemalakan Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan pemerasan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuda Melati Indonesia Pemuda Muhammadiyah Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencemaran Nama Baik Penculikan Pencurian Pendataan Pendidikan Penelitian Penembakan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengadilan Pengadilan Negeri Pengajian Pengamanan Pengamat Penganiayaan Pengawasan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penulis Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perampasan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perhubungan Perikanan Peristiwa Perjanjian Perjudian Perkawinan Perlombaan Permainan Perpajakan Pers Pertamina Pertanahan Pertanian Perusahaan Pesawat Terbang PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pin Pinjam meminjam uang Pinjaman Online PKL PMI Polairud Polantas Polisi Cilik Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Ponpes Pornografi Posko Ummat PPKM PPWI Pra Kerja Pramuka Praperadilan Prawita Genppari Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik Prokes promo Property Prostitusi Protokol Kesehatan PSSI Public Expose Publik expose Puisi Pungli PUPR Pusat Perbelanjaan Puskesmas PWI Qurban Radikalisme Rafdinal Ragam Rakernas Rakor Ramadhan Reksadana Rektor Relawan Relawan Jokowi Religi Remisi Rentan Renungan resa Restoran Reuni 212 Revolusi Mental Reward RKUHP Robot Ruang Guru Rumah Rumah sakit Rups Rusia RUU Saber Pungli Sabu Sahabat Anak Salon Samosir Samsat Samsung Sanitasi air.Lingkungan hidup Santri SAR Satlantas Satpol PP Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Sengketa Seniman Senjata Senjata Api Sepak Bola Separatis Sepeda Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Sigli Silaturahim Silaturahim. KUYAI Kartanegara Silaturahmi Silaturrahim SIM Simpan Pinjam Simulasi Smartphone Soekarno Solar Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Stunting Suku bunga Sulawesi Selatan Sumatera Barat Sumatera Utara Sumpah Jabatan Sumut Sungai Superstore Suplemen Surabaya Surat Terbuka Suriyono Adi Susanto Suriyono Adi Susanto {SAS) Survei Survey susu Swab Antigen Syafi'i Ma'arif Syariah Syawal Takjil Tali Kasih Talkshow Tanjung Balai Tantama Tapanuli Tengah Tawuran Teknologi Teror Terorisme Tes Urine Tiket Tilang Tips Tjahyo Kumolo TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tokoh Agama Tokoh Masyarakat Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM Ukraina Ulama umkm UMSU Undang-Undang UNIMED UniPin Universitas Unjuk Rasa Upacara Usaha Rakyat UU Cipta Kerja UU ITE UUD 1945 Vaksinasi Vaksinasi booster Valentine Day Verifikasi Viral Virus Corona Walikota Wanita Wapres Wartawan Webinar Wirausaha Wisata WNA Workshop Yogyakarta Zulkifli Hasan

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA


PRO KONTRA VAKSINASI

~> Program Vaksinasi Yang Diluncurkan Pemerintah Mendapat Sorotan Dari Berbagai Masyarakat, sehingga terjadi pro dan kontra

<~ Memang Sebenarnya Harus Jelas Disampaikan, Maksud dan Tujuan Vaksinasi, Karena dilapangan Ada Perbedaan Orang Yang Akan Divaksin dan Yang Tidak Boleh Divaksin, membuat masyarakat Bingung

Link Terkait

close
Banner iklan disini