Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id
Tampilkan postingan dengan label Keuangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keuangan. Tampilkan semua postingan

Menkeu Purbaya: Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kokoh


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Pemerintah menegaskan kondisi fundamental ekonomi Indonesia tetap berada dalam posisi yang kuat di tengah ketidakpastian ekonomi global dan gejolak nilai tukar yang masih membayangi berbagai negara. Keyakinan tersebut disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai menghadiri pertemuan bersama pimpinan DPR RI dan Bank Indonesia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (6/6).

Pertemuan yang turut dihadiri Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Mohamad Hekal, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi itu membahas perkembangan ekonomi nasional sekaligus langkah menjaga stabilitas pasar keuangan domestik.

Menurut Purbaya, sejumlah indikator menunjukkan perekonomian Indonesia masih berada pada jalur yang sehat. Dari sisi fiskal, pemerintah tetap menjalankan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) secara hati-hati dan berkelanjutan.

“Dari pertemuan APBN KiTa kemarin sudah kelihatan fundamental ekonomi kita baik, fiskal juga dalam keadaan baik, amat baik malah kalau kita lihat dari acuan-acuan yang ada,” ujar Purbaya.

Sinkronisasi Kebijakan Jadi Fokus Utama

Purbaya menilai kekuatan fundamental ekonomi menjadi modal penting bagi Indonesia untuk menghadapi tekanan eksternal yang berasal dari perlambatan ekonomi global maupun volatilitas pasar keuangan internasional.

Karena itu, pemerintah bersama Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi agar kebijakan fiskal dan moneter berjalan selaras. Sinergi tersebut dinilai penting untuk meningkatkan efektivitas kebijakan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga stabilitas makroekonomi.

“Dalam perjalanannya tentu kita akan meningkatkan juga koordinasi dengan bank sentral supaya kebijakan semakin sinkron, supaya dampak kebijakan antara moneter dan fiskal lebih signifikan ke perekonomian. Tentunya kalau kebijakannya sudah menyatu seperti itu, harusnya akan mengembalikan kepercayaan pasar ke rupiah,” jelasnya.

Stabilitas Rupiah Diharapkan Jaga Daya Beli

Menkeu optimistis koordinasi yang semakin erat antara pemerintah dan bank sentral akan mendukung stabilitas nilai tukar rupiah dalam jangka menengah. Stabilitas kurs dinilai memiliki dampak langsung terhadap kepastian usaha dan harga kebutuhan masyarakat.

“Dengan nanti kebijakan yang bagus, itu kita akan melihat rupiah yang lebih stabil, sehingga para pedagang tahu, tempe dan ibu-ibu rumah tangga juga bisa merasakan harga yang lebih baik dan tidak terbebani lagi,” kata Purbaya.

Ia menambahkan, stabilitas ekonomi tidak hanya penting di level makro, tetapi juga berpengaruh terhadap kehidupan sehari-hari masyarakat. Dengan fiskal yang sehat, koordinasi kebijakan yang kuat, serta kepercayaan pasar yang tetap terjaga, pemerintah meyakini ekonomi Indonesia memiliki fondasi yang cukup kokoh untuk menghadapi tantangan global sekaligus menjaga kesejahteraan masyarakat.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

OJK Beberkan Modus Penipuan Investasi dan Pinjol Ilegal Terbaru


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkap lonjakan pengaduan masyarakat terkait aktivitas keuangan ilegal sepanjang awal 2026. Hingga 20 Mei 2026, lembaga pengawas sektor jasa keuangan itu menerima 17.105 laporan, dengan mayoritas berasal dari kasus pinjaman online ilegal.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Dicky Kartikoyono, menjelaskan bahwa dari total laporan tersebut, sebanyak 14.380 pengaduan berkaitan dengan pinjaman online ilegal. Selain itu, terdapat 2.601 laporan terkait investasi ilegal dan 124 laporan mengenai praktik gadai ilegal.

"Dari total tersebut, 14.380 pengaduan mengenai pinjaman online ilegal, 2.601 pengaduan terkait investasi ilegal, dan 124 pengaduan terkait gadai ilegal," ujar Dicky dalam konferensi pers virtual, Jumat (5/6/2026).

Satgas PASTI Hentikan Ratusan Entitas Ilegal

Menindaklanjuti berbagai laporan masyarakat, OJK bersama Satgas PASTI melakukan tindakan tegas terhadap aktivitas keuangan ilegal yang beroperasi melalui situs maupun aplikasi digital.

Sepanjang periode 1 Januari hingga 20 Mei 2026, Satgas PASTI berhasil menghentikan 951 entitas pinjaman online ilegal, delapan penawaran investasi ilegal, serta satu aktivitas keuangan ilegal lainnya yang dinilai berpotensi merugikan masyarakat.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya perlindungan konsumen sekaligus menjaga stabilitas sektor jasa keuangan dari praktik-praktik yang tidak memiliki izin resmi.

Waspadai Modus Penipuan Berkedok Investasi

OJK juga mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan yang terus berkembang. Selama Mei 2026, Satgas PASTI menemukan sejumlah pola penipuan baru yang melibatkan pelaku dari dalam maupun luar negeri.

Beberapa modus yang teridentifikasi antara lain penawaran investasi saham IPO palsu melalui teknik impersonation, tugas menonton drama China dengan iming-iming keuntungan, pembelian hak cipta film, hingga pembuatan akun e-commerce yang mensyaratkan setoran dana untuk memperoleh komisi.

Selain itu, terdapat pula modus menonton iklan berbayar, pembiayaan proyek fiktif, serta investasi aset kripto dengan skema copy trading yang menjanjikan keuntungan tinggi dalam waktu singkat.

OJK Jatuhkan Sanksi kepada PUJK

Dalam aspek perlindungan konsumen, OJK telah menjatuhkan 48 peringatan tertulis kepada 44 Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK), lima instruksi tertulis kepada lima PUJK, serta 17 sanksi denda kepada 15 PUJK.

Sementara dari sisi market conduct, regulator juga mengenakan 17 sanksi administratif berupa peringatan tertulis dan 11 sanksi administratif berupa denda. OJK menegaskan pengawasan terhadap aktivitas keuangan ilegal dan perilaku pelaku industri akan terus diperkuat guna menekan risiko kerugian masyarakat akibat pengaduan pinjol ilegal OJK 2026 dan berbagai bentuk investasi ilegal.

Penulis Lakalim Adalin 
Editor Arianto 


Share:

UU P2SK Baru Disahkan, Independensi BI Jadi Sorotan Pasar


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
DPR resmi mengesahkan revisi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK), Kamis (4/6/2026). Aturan baru tersebut memperluas mandat Bank Indonesia (BI) untuk mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus memberi kewenangan lebih besar kepada DPR dalam mengevaluasi kinerja bank sentral serta regulator sektor keuangan.

Pengesahan revisi UU P2SK dan mandat baru Bank Indonesia berlangsung pada saat pasar keuangan nasional menghadapi tekanan berat. Nilai tukar rupiah pada hari yang sama menembus level psikologis Rp18.000 per dolar Amerika Serikat, sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat telah merosot 32,5 persen sejak awal tahun.

Perubahan regulasi ini menjadi salah satu revisi paling signifikan terhadap arsitektur sektor keuangan dalam beberapa tahun terakhir karena menyentuh peran Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), hingga pasar modal.

Mandat Bank Indonesia Diperluas

Salah satu poin utama revisi adalah penambahan mandat BI untuk ikut mendukung pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Sebelumnya, fokus bank sentral terbatas pada stabilitas nilai rupiah, sistem pembayaran, dan stabilitas sistem keuangan.

Aturan baru juga memberikan perlindungan hukum yang lebih kuat bagi anggota Dewan Gubernur, pejabat, dan pegawai BI yang menjalankan tugas berdasarkan itikad baik. Selain itu, mekanisme persetujuan anggaran BI oleh DPR turut diatur dalam revisi tersebut.

Namun perluasan mandat ini memunculkan perdebatan mengenai batas antara fungsi stabilitas moneter dan agenda pertumbuhan ekonomi yang selama ini menjadi domain pemerintah.

DPR Dapat Evaluasi BI, OJK, dan LPS

Revisi UU P2SK juga memperkuat posisi DPR dalam melakukan evaluasi terhadap BI, OJK, dan LPS. Hasil evaluasi tersebut nantinya wajib ditindaklanjuti oleh lembaga terkait bersama pemerintah.

Di sektor lain, OJK memperoleh kewenangan lebih luas dalam mengawasi aset kripto, derivatif keuangan, bursa karbon, serta bursa mineral dan komoditas strategis. Sementara itu, aturan baru membuka jalan bagi Danantara menerbitkan instrumen pendanaan khusus seperti patriot bonds dan merah putih bonds.

Pasar Soroti Kredibilitas Kebijakan

Meski pemerintah menilai revisi ini akan memperkuat koordinasi antarotoritas, perhatian investor justru tertuju pada independensi bank sentral.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan perluasan mandat BI tidak mengurangi independensi lembaga tersebut dan justru memperkuat sinergi kebijakan ekonomi nasional.

Namun sejumlah pengamat internasional menyoroti aspek pengawasan DPR terhadap BI. Reuters mencatat adanya kekhawatiran bahwa kewenangan evaluasi tersebut dapat memunculkan pertanyaan mengenai independensi bank sentral. Sementara Bloomberg menilai pasar saat ini lebih fokus pada kredibilitas kebijakan pemerintah setelah rupiah menyentuh rekor terendah dan arus modal asing terus keluar dari pasar domestik.

Di tengah pelemahan rupiah, kenaikan yield obligasi, serta derasnya foreign outflow, revisi UU P2SK kini menjadi ujian baru. Bukan hanya soal efektivitas aturan, tetapi juga kemampuan pemerintah menjaga kepercayaan investor terhadap stabilitas ekonomi Indonesia.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

Pertemuan Prabowo-PPATK Bahas Pengawasan Aliran Dana Negara


Duta Nusantara Merdeka | Hambalang 
Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan Kepala PPATK Ivan Yustiavandana dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (3 Mei 2026). Agenda ini membahas evaluasi transaksi keuangan negara dan penguatan pengawasan aliran dana.

Pertemuan yang berlangsung dari siang hingga malam itu menjadi bagian dari agenda rutin bulanan Presiden bersama PPATK. Fokus utamanya memastikan pengelolaan keuangan negara berjalan transparan, akuntabel, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Evaluasi Transaksi dan Pengawasan Dana Negara

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan, forum tersebut menyoroti pentingnya kontrol terhadap arus dana, baik di pusat maupun daerah. Pemerintah ingin memastikan tidak ada celah penyimpangan dalam kebijakan fiskal.

“Pertemuan tersebut merupakan agenda rutin bulanan bersama PPATK terkait evaluasi transaksi keuangan,” ujar Teddy.

Saya teringat percakapan dengan seorang auditor internal di sebuah BUMN beberapa waktu lalu. Ia bilang, masalah terbesar bukan kurangnya aturan, melainkan lemahnya pengawasan di level implementasi. Di situlah titik rawan kebocoran sering muncul.

Karena itu, penguatan peran PPATK dalam memantau aliran dana dinilai krusial. Data transaksi menjadi instrumen penting untuk membaca pola, mendeteksi anomali, hingga mencegah potensi pelanggaran sejak dini.

Dorongan Akuntabilitas dan Dampak Nyata

Dalam diskusi tersebut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa setiap rupiah dari uang negara harus dikelola secara bertanggung jawab. Anggaran dituntut tepat sasaran dan memberi manfaat langsung.

“Dalam diskusi ini, ditekankan pula pentingnya pengelolaan keuangan yang akuntabel dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat,” kata Teddy.

Pesan ini terdengar sederhana, tapi praktiknya sering tidak mudah. Banyak program pemerintah berjalan lambat atau tidak tepat sasaran karena lemahnya koordinasi dan pengawasan.

Prabowo juga menekankan pentingnya ketepatan waktu pelaksanaan program. Bagi publik, keterlambatan sering berarti manfaat yang tertunda—atau bahkan hilang sama sekali.

“Langkah ini merupakan bagian dari komitmen tegas Bapak Presiden dalam mewujudkan tata kelola negara yang bersih dan bebas dari korupsi,” ujarnya.

Arah Kebijakan Keuangan ke Depan

Melalui koordinasi dengan PPATK, pemerintah ingin memastikan seluruh aliran dana dapat dipantau secara ketat. Tujuannya sederhana: kebijakan fiskal tidak berhenti di atas kertas.

Jika pengawasan berjalan konsisten, peluang kebocoran bisa ditekan. Pada akhirnya, yang diuji bukan hanya sistemnya, tetapi juga konsistensi pelaksanaannya di lapangan.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 



Share:

OJK Hormati Putusan KPPU Kartel Bunga Pinjol, Ini Dampaknya


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan menghormati putusan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) terkait dugaan kartel suku bunga pada layanan pinjaman daring, yang diputus dalam sidang perkara Nomor 05/KPPU-I/2025 pada Jum'at, 27 Maret 2026 di Jakarta.

Dalam putusan tersebut, Majelis KPPU menyatakan seluruh Terlapor terbukti melanggar Pasal 5 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang larangan praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat.

Penguatan Tata Kelola Industri Pinjol

OJK menegaskan akan terus mendorong penguatan industri pinjam meminjam daring (Pindar) melalui penerapan tata kelola yang lebih baik, manajemen risiko, serta perlindungan konsumen secara menyeluruh.

Langkah ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang OJK dan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan.

“OJK akan memastikan industri Pindar berjalan sehat, berintegritas, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” demikian pernyataan resmi lembaga tersebut.

Selain itu, OJK juga mendorong penyelenggara Pindar untuk berperan aktif dalam mendukung program strategis pemerintah, khususnya peningkatan inklusi keuangan bagi pelaku UMKM.

Regulasi dan Dampak bagi Industri

Sebagai bagian dari penguatan pengawasan, OJK telah menerbitkan Surat Edaran OJK Nomor 19 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI).

Aturan ini mengatur batas maksimum manfaat ekonomi atau biaya yang dapat dikenakan kepada penerima dana, guna memastikan praktik usaha tetap transparan dan tidak merugikan konsumen.

Selain itu, OJK juga memperkuat regulasi terkait tata kelola, tingkat kesehatan perusahaan, serta manajemen risiko di sektor Pindar.

Melalui Roadmap Pengembangan dan Penguatan LPBBTI 2023–2028, OJK menargetkan peningkatan efektivitas pengawasan sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap layanan keuangan digital.

Ke depan, OJK memastikan akan terus memantau industri secara ketat agar seluruh penyelenggara mematuhi ketentuan yang berlaku serta menjaga stabilitas sektor jasa keuangan nasional.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 



Share:

Mengenal Aladdin, Sistem Analitik di Balik Keuangan Global


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Bukan presiden, bukan pula organisasi rahasia. Pengaruh besar dalam sistem keuangan global saat ini justru datang dari teknologi analitik bernama Aladdin, platform yang digunakan untuk membaca dan mengelola risiko ekonomi dunia.

Dalam konteks sederhana, sistem keuangan global membutuhkan “mesin pengendali” layaknya komputer yang memerlukan sistem operasi agar dapat berjalan. Di dunia investasi, peran itu dijalankan oleh Aladdin.

Aladdin merupakan singkatan dari Asset, Liability, Debt, and Derivative Investment Network, sebuah sistem komputasi milik BlackRock yang dirancang untuk mengelola dan menganalisis aset dalam skala sangat besar.

Platform ini bukan sekadar perangkat lunak akuntansi. Aladdin berfungsi sebagai sistem analitik terintegrasi yang mengelola portofolio investasi global dengan nilai lebih dari 21 triliun dolar AS.

Nilai tersebut setara dengan gabungan produk domestik bruto sebagian besar negara di dunia. Skala inilah yang membuat peran Aladdin menjadi signifikan dalam dinamika pasar keuangan global.

Menyerap Data dalam Skala Global

Cara kerja Aladdin dimulai dari pengumpulan data dalam jumlah masif. Sistem ini memproses data pasar keuangan, indikator makroekonomi, rantai pasok, hingga dinamika politik internasional secara real-time.

Informasi yang dianalisis tidak terbatas pada harga saham. Aladdin juga memantau inflasi di berbagai negara, kondisi pasokan industri strategis, serta perkembangan geopolitik yang berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi.

Tujuan utama proses ini adalah membentuk peta risiko keuangan global yang terus diperbarui, sehingga perubahan kecil di satu wilayah dapat segera terbaca dampaknya di sektor lain.

Membaca Risiko, Bukan Sekadar Nama Perusahaan

Keunggulan Aladdin terletak pada kemampuannya melihat keterkaitan risiko lintas sektor. Sistem ini tidak menilai perusahaan berdasarkan merek, melainkan berdasarkan faktor-faktor yang memengaruhi kinerjanya.

Sebagai contoh, ketika menilai saham perusahaan minuman, Aladdin memperhitungkan harga bahan baku, biaya energi, hingga ongkos distribusi. Perubahan satu variabel dapat memengaruhi banyak sektor sekaligus.

Pendekatan ini memungkinkan sistem membaca dampak kenaikan harga komoditas terhadap industri yang tampak tidak saling terkait, seperti penerbangan, otomotif, dan barang konsumsi.

Simulasi Skenario Ekonomi

Aladdin juga menggunakan simulasi matematis untuk menguji berbagai kemungkinan kondisi ekonomi di masa depan. Sistem ini tidak memprediksi satu hasil, melainkan mensimulasikan ribuan skenario berbeda.

Skenario tersebut mencakup potensi konflik geopolitik, krisis kesehatan global, hingga guncangan ekonomi besar. Setiap skenario diuji terhadap portofolio investasi untuk mengukur tingkat ketahanannya.

Hasil simulasi ini digunakan sebagai dasar peringatan risiko, membantu manajer investasi mengambil keputusan sebelum kerugian besar terjadi.

Pengendali Risiko dan Eksekusi Transaksi

Dalam praktiknya, Aladdin berfungsi sebagai alat pengendali risiko. Setiap keputusan investasi harus sesuai dengan parameter yang telah ditetapkan sistem, termasuk batas risiko dan kepatuhan regulasi.

Selain itu, Aladdin mengoptimalkan proses transaksi besar dengan memecahnya menjadi banyak transaksi kecil. Pendekatan ini bertujuan menjaga stabilitas harga pasar dan meningkatkan efisiensi perdagangan.

Tantangan Ketergantungan Global

Di balik keunggulannya, penggunaan Aladdin secara luas memunculkan risiko keseragaman keputusan. Ketika banyak institusi besar mengandalkan sistem yang sama, respons pasar bisa terjadi secara serentak.

Kondisi tersebut berpotensi mempercepat gejolak pasar jika sinyal risiko yang sama direspons secara bersamaan oleh pelaku besar. Inilah yang dikenal sebagai efek herding dalam sistem keuangan.

Ketergantungan pada satu platform teknologi juga menimbulkan kekhawatiran risiko sistemik. Gangguan teknis atau masalah keamanan dapat berdampak luas, melampaui satu institusi.

Teknologi dan Stabilitas Keuangan

Perkembangan teknologi analitik seperti Aladdin menunjukkan bagaimana sistem keuangan global semakin terhubung dengan perangkat digital berskala besar.

Di sisi lain, pengawasan, transparansi, dan diversifikasi sistem menjadi faktor penting untuk memastikan stabilitas keuangan tetap terjaga di tengah ketergantungan pada teknologi tunggal.

Penulis Lakalim Adalin 
Editor Arianto 


Share:

Menkeu Purbaya Tegaskan APBN 2026 Dikelola Efisien dan Tepat Sasaran


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan APBN 2026 akan dijalankan secara efisien, tepat sasaran, dan berhati-hati demi menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Hal ini disampaikan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat Media Gathering bersama wartawan ekonomi nasional, Jumat (10/10), membahas arah kebijakan fiskal dan kondisi ekonomi menjelang tahun anggaran 2026.

Dalam forum virtual itu, Menkeu menjawab berbagai pertanyaan wartawan terkait APBN 2026, pertumbuhan ekonomi, serta langkah pemerintah menjaga keseimbangan fiskal dan stabilitas keuangan nasional.

Purbaya menegaskan pengelolaan keuangan negara akan dijalankan dengan prinsip efisiensi dan kehati-hatian. Ia memastikan belanja pemerintah dilakukan tepat waktu dan tepat sasaran tanpa kebocoran.

Menurutnya, percepatan realisasi belanja serta peningkatan kredit perbankan akan menjadi motor penggerak ekonomi pada akhir 2025 hingga 2026 mendatang, seiring pulihnya daya beli masyarakat.

“Kami pastikan pengelolaan fiskal dijalankan secara hati-hati dan efisien agar tetap mendukung pertumbuhan ekonomi yang kuat dan berkelanjutan,” tegas Menkeu Purbaya.

Ia juga menyoroti pentingnya integritas aparatur fiskal di sektor perpajakan dan kepabeanan. Pemerintah berkomitmen memberi penghargaan bagi pegawai berprestasi serta menindak tegas pelanggaran.

Purbaya menegaskan, keberhasilan APBN 2026 tak hanya diukur dari angka, tapi juga dari kejujuran, integritas, dan tanggung jawab dalam mengelola keuangan negara.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 



Share:

PPATK Buka Kembali 28 Juta Rekening yang Sempat Diblokir


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengumumkan pembukaan kembali lebih dari 28 juta rekening yang sempat dibekukan dalam rangka pencegahan tindak kejahatan keuangan.

Rekening tersebut sebelumnya dihentikan sementara karena dicurigai terlibat dalam jaringan transaksi ilegal, khususnya kasus perjudian daring dan penyalahgunaan rekening tidak aktif oleh pelaku kejahatan digital.

Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana, menjelaskan bahwa pembekuan bersifat sementara demi verifikasi identitas nasabah serta dokumen pendukung agar rekening tidak disalahgunakan oleh pihak tak bertanggung jawab.

“Selama proses ini berlangsung, sudah lebih dari 28 juta rekening kami buka kembali. Pembekuan dilakukan semata untuk mencegah penyalahgunaan rekening tidak aktif,” jelas Ivan lewat pesan kepada IDX Channel, Kamis (31/7/2025). 

Ivan menekankan, PPATK tidak mempersulit masyarakat. Rekening akan dibuka jika nasabah melengkapi dokumen dan mengonfirmasi identitas, sehingga proses verifikasi berjalan transparan dan adil.

Rekening yang diblokir berasal dari berbagai wilayah Indonesia. PPATK menyisir rekening pasif, yang selama ini rentan dimanfaatkan sebagai penampungan hasil tindak pidana seperti judi online.

Program pembekuan sementara ini merupakan langkah strategis PPATK dalam mengantisipasi meningkatnya transaksi mencurigakan, sekaligus mendorong perbankan lebih aktif dalam pemantauan nasabahnya.

Dengan pembukaan kembali jutaan rekening ini, publik diimbau tetap menjaga kewaspadaan serta memastikan dokumen perbankan dan data diri selalu diperbarui agar terhindar dari risiko penyalahgunaan.

PPATK menegaskan akan terus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aktivitas keuangan mencurigakan dan tetap bekerja sama dengan otoritas perbankan serta penegak hukum untuk memberantas kejahatan finansial.

Penulis: Lakalim Adalin 
Editor: Arianto 

Share:

OJK Gelar Edukasi Keuangan untuk Anak Indonesia


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong peningkatan literasi keuangan masyarakat, terutama bagi kelompok anak-anak dan pelajar sebagai salah satu sasaran prioritas Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia agar dapat mengenal dan memahami produk dan layanan jasa keuangan sejak dini.

Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2024, OJK menggelar kegiatan Edukasi Keuangan bagi Anak/Pelajar dengan tema “Edukasi Keuangan untuk Anak Indonesia, Menuju Indonesia Emas 2045" di Plaza Aspirasi KP3B, Serang, Provinsi Banten, Jumat.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI I Gusti Ayu Bintang Darmawati, Anggota Komisi XI DPR RI Marinus Gea, Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM Pemerintah Provinsi Banten Agus Setiawan.

Hadir juga, Kepala Badan Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Banten Afrizal Sitohang, Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK Aman Santosa, Kepala OJK Jabodetabek dan Provinsi Banten Roberto Akyuwen, beserta para pimpinan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Bank Banten, Bank BJB, serta Bursa Efek Indonesia.

Friderica dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa OJK akan terus mendorong industri jasa keuangan untuk memiliki program edukasi dan inklusi keuangan yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

“Kami terus mendorong untuk program-program literasi dan inklusi Industri Jasa Keuangan yang menjangkau pelajar, anak-anak Indonesia. Dan saat ini 85,58 persen dari total pelajar Indonesia, jumlahnya 57 juta pelajar, telah memiliki rekening dengan besaran Rp32,84 triliun," kata Friderica.

Lebih lanjut, Friderica juga menjelaskan bahwa dalam waktu dekat OJK akan meluncurkan program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCAR) yang menargetkan peningkatan inklusi keuangan 3 persen setiap tahunnya.

Marinus yang hadir dalam kegiatan itu mengapresiasi inisiasi pelaksanaan edukasi keuangan anak-anak yang dilakukan oleh OJK. Lebih lanjut, Marinus juga berpesan agar anak-anak giat menabung.

“Kami sangat mendukung kegiatan edukasi keuangan bagi pelajar seperti ini. Pelajar harus senantiasa menabung untuk kepentingan masa depan. Kebiasaan ini nantinya akan mendukung kemajuan anak-anak dalam mengelola keuangan mereka. Jika sedari kecil anak-anak sudah dapat mengelola uang dengan baik, maka pada saat memasuki usia produktif mereka mampu menjadi pribadi yang baik dan memprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan dibandingkan keinginan," jelas Marinus.

Pada kesempatan yang sama, I Gusti Ayu menyampaikan bahwa Hari Anak Nasional ini penting sebagai pengingat atas hak-hak anak termasuk pendidikan keuangan.

“Kita perlu belajar bersama tentang edukasi keuangan, yang relevan dan penting di era digital ini. Karena anak-anak merupakan generasi penerus bangsa yang akan memimpin Indonesia di masa depan dan dengan belajar keuangan, anak-anak bisa lebih waspada dan tidak mudah tertipu penjahat cyber yang saat ini marak," tegas I Gusti Ayu.

Agus, yang mewakili Pj. Gubernur Banten, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar melalui pelaksanaan kegiatan ini segenap pelajar dapat digalakkan untuk membiasakan menabung sejak dini dalam rangka peningkatan literasi dan inklusi keuangan.

“Melalui kegiatan pada hari ini, Pemprov Banten berharap ke depan banyak dari peserta yang mendapatkan pengetahuan dan pemahaman tentang keuangan untuk mengimplementasikan pengetahuannya agar di masa depan mereka bisa merasakan kebebasan finansial," kata Agus.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi mendongeng buku seri literasi keuangan OJK dengan judul Olin Gemar Menabung oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Keuangan OJK Friderica Widyasari Dewi.

Sebagai bagian dari rangkaian edukasi keuangan, terdapat penyerahan simbolis produk keuangan kepada perwakilan pelajar berupa 1.000 rekening Simpanan Pelajar (SimPel/SimPel iB) oleh Bank BJB dan Bank Banten dengan nominal @Rp50.000.

Kegiatan edukasi tersebut terselenggara secara hybrid dengan jangkauan peserta sebanyak 1.500 orang terdiri dari 500 orang peserta hadir secara tatap muka dan 1.000 orang hadir secara online dari beberapa kegiatan OJK Goes to School yang diselenggarakan oleh Kantor OJK Daerah meliputi KOJK Provinsi Sumatera Utara, KOJK Provinsi Lampung, KOJK Provinsi Jambi, KOJK Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, KOJK Provinsi Kalimantan Barat, KOJK Provinsi Jawa Tengah, KOJK Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, KOJK Provinsi Malang.

Materi yang disampaikan pada kegiatan tersebut antara lain Pengenalan OJK, Waspada Kejahatan Keuangan Digital dan Perencanaan Keuangan Pelajar, pengenalan produk dan layanan jasa keuangan meliputi Simpanan Pelajar (SimPel/SimPel iB), Pengenalan Pasar Modal kepada pelajar serta Mendongeng “Menabung itu Asyik".

Selanjutnya, sebagai upaya untuk mengenalkan infrastruktur literasi dan inklusi keuangan, OJK turut menghadirkan Simolek Edutainment, mobil layanan PT Bank Pembangunan Daerah Banten dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten untuk memfasilitasi peserta edukasi agar mengenal lebih dalam mengenai produk keuangan yang telah disampaikan oleh para narasumber pada sesi diskusi edukasi keuangan. (Arianto)


Share:

OJK Gelar Sosialisasi Bahaya Penyalahgunaan Data Pribadi dalam Pinjaman Online


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkolaborasi dengan Komisi XI DPR RI menggelar acara "Temu OJK Bedah Pinjaman Online" di Jakarta, Senin (22/07/2024). Acara ini bertujuan untuk mengantisipasi penyalahgunaan data pribadi dalam pinjaman online (pinjol) ilegal.

Dalam pembukaan acara, Nur Aliem mengucapkan terima kasih kepada para peserta, termasuk blogger, wartawan, dan tokoh masyarakat, yang hadir untuk bersama-sama lebih hati-hati dalam menggunakan data pribadi dan menghindari pinjaman online ilegal.

Di sesi paparan, akademisi Agung Budi Prasetyo, S.T, M.Eng, Ph.D, menyampaikan pandangannya. "Pemerintah perlu meninjau ulang kebijakan terkait pinjaman online karena dampak negatifnya semakin meningkat di Indonesia," ujarnya. Ia menyoroti kasus bunuh diri, perceraian, dan masalah lainnya akibat pinjaman online ilegal.

Agung menggarisbawahi bahwa kurangnya literasi keuangan di daerah-daerah membuat masyarakat mudah terjebak dalam pinjaman online ilegal. "Mereka ini hitungannya dari gali lobang tutup lobang dan tetap untung," jelasnya. Agung mencurigai adanya praktik pencucian uang di balik bisnis pinjaman online ilegal ini.

Lebih lanjut, Agung menjelaskan bahwa mendirikan usaha legal seperti bank konvensional membutuhkan modal besar dan proses perizinan yang ketat. "Namun, pinjaman online ilegal tumbuh subur karena prosedurnya yang sangat mudah dan tidak sesuai dengan aturan," tambahnya.

Masih kata Agung, bahayanya pinjaman online ilegal yang menawarkan pinjaman tanpa banyak persyaratan. "Pinjaman online ilegal sangat berbahaya, terutama bagi mereka yang minim literasi keuangan," katanya. Banyak korban pinjaman online ilegal adalah guru, karyawan, dan masyarakat yang kurang paham akan risiko yang bakal terjadi.

Bukan cuma itu, Agung juga menyoroti praktik pinjaman yang tidak transparan, di mana jumlah yang diterima seringkali lebih rendah dari yang dijanjikan. "Misalnya, pinjaman satu juta rupiah yang diterima hanya setengahnya," jelasnya.

Kedua narasumber sepakat bahwa pemerintah perlu mengambil langkah tegas untuk melindungi masyarakat dari dampak negatif pinjaman online ilegal. Edukasi dan literasi keuangan harus ditingkatkan agar masyarakat lebih memahami risiko dan tidak mudah terjebak dalam pinjaman yang merugikan.

Tak ketinggalan, Agung juga mengingatkan tentang dampak negatif pinjaman online ilegal yang dapat mengambil identitas informasi pribadi seperti nomor telepon, alamat, dan data keuangan yang bisa disalahgunakan untuk melakukan penipuan. Data pribadi yang bocor dapat digunakan untuk pelecehan, seperti mengirim pesan spam, melakukan panggilan telepon yang mengganggu, atau menyebarkan informasi pribadi korban di internet.

Kerugian reputasi juga perlu perhatian, di mana penyebaran data pribadi korban secara online bisa merusak reputasi mereka dan menyebabkan kesulitan dalam kehidupan pribadi dan profesional. Data pribadi yang disimpan oleh platform pinjaman online ilegal rentan dicuri oleh hacker, yang bisa menggunakannya untuk kejahatan siber lainnya.

Terlebih, Masalah penagihan yang agresif juga sering terjadi, di mana pelaku pinjaman online ilegal menggunakan cara penagihan yang agresif untuk menekan korban agar segera membayar hutang. Mereka bisa melakukan panggilan telepon yang mengganggu, mengirim pesan ancaman, atau bahkan mengunjungi rumah korban secara langsung.

Jika Anda menjadi korban penyalahgunaan data pribadi dalam pinjaman online ilegal, segera laporkan ke pihak berwenang dan hubungi lembaga perlindungan konsumen.

Reporter: Lakalim Adalin  
Editor: Arianto


Share:

Reku Gelar Ngabuburit Bahas Prospek Investasi Saat Ramadhan


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Memasuki bulan Ramadhan, selain mempersiapkan iman dan ibadah, persiapan keuangan dan investasi juga diperlukan. Terlebih, berdasarkan survei Populix pada tahun 2022, pengeluaran keuangan saat Ramadhan cenderung melonjak 25-50% lebih tinggi.

Merespon kondisi tersebut, Reku sebagai platform investasi dan jual-beli aset kripto terpercaya, menggelar acara Finance Flash bertajuk "Ngabuburit Bahas Prospek Investasi Saat Ramadhan", yang menghadirkan pembicara expert, terdiri dari regulator, perencana keuangan, hingga pegiat crypto dan saham, secara luring di Jakarta Selatan, Kamis (14/03/2024).

Acara Finance Flash kali ini menghadirkan edukasi mengenai pengelolaan keuangan dan strategi investasi yang perlu disiapkan investor saat Ramadhan.

Jesse Choi selaku Co-CEO Reku menyatakan walaupun Ramadhan identik dengan pengeluaran yang meningkat, alangkah lebih baik jika masyarakat tetap memperhatikan alokasi keuangan yang sehat termasuk untuk berinvestasi.

"Menyusun rencana keuangan sangat diperlukan agar menghindari pengeluaran bersifat impulsif, seperti diskon belanja yang kerap menggiurkan. Dengan begitu, masyarakat diharapkan tetap bisa berinvestasi di tengah potensi meningkatnya pengeluaran saat Ramadhan. Lebih dari itu, mendiversifikasi investasi ke sejumlah instrumen juga dapat menjadi strategi untuk mengoptimalkan prospek di berbagai kelas aset dan mengimbangi risiko investasi," jelas Jesse.

Memasuki bulan Ramadhan, Jesse melanjutkan, ia optimis terhadap iklim investasi di kelas aset global maupun Indonesia. "Di aset global seperti kripto, Bitcoin tengah berada di tren bullish hingga sempat mencetak All-Time-High di Indonesia. Selain itu, Bitcoin Halving juga mendapatkan antusiasme besar dari investor. Kemudian saham Amerika Serikat (AS) juga terpantau positif melalui Indeks S&P 500 dan Dow Jones Industrial Average yang baru-baru ini mencatat rekor tertinggi. Sementara di kelas aset Indonesia, pasar saham di sejumlah sektor juga dipercaya melaju positif pada Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri," imbuhnya.

Oleh karena itu, investor perlu mengoptimalkan kondisi tersebut dengan tetap mengalokasikan investasi dan melakukan diversifikasi. Dalam memilih platform investasi, Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Perdagangan Berjangka Komoditi Bappebti Tirta Karma Sanjaya menyampaikan pentingnya memilih platform investasi yang memiliki izin dan mendapatkan pengawasan dari regulator.

"Keamanan merupakan faktor yang tidak dapat dikompromi. Jadi, pastikan untuk memilih platform investasi yang terdaftar di Bappebti sebelum berinvestasi di aset kripto. Dengan begitu, Investor dapat berinvestasi dengan nyaman karena sistem dan mekanisme transaksinya berada dalam pengawasan regulator. Apalagi pasar kripto dipercaya akan memasuki fase bull run, tentunya investor ingin mengoptimalkan momentum dan mengoptimalkan strategi investasinya dengan baik," ungkap Tirta.

Tirta menambahkan, pihaknya juga mengapresiasi Reku yang mengedepankan keterbukaan informasi publik melalui Portal Transparansi di website Reku. "Melalui portal tersebut, masyarakat dapat mengakses informasi terkait operasional Reku, hasil audit dan cara kerja aset kripto. Hal ini tentu menjadi inisiatif yang baik untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk berinvestasi di aset kripto," imbuh Tirta.

Senada dengan Tirta, Robby selaku Chief Compliance Officer (CCO) Reku mengatakan, pihaknya terus berupaya dalam menjaga kepercayaan pengguna. "Masih banyak masyarakat yang ragu berinvestasi, termasuk di aset kripto. Bukan hanya karena belum memahami tentang asetnya, namun juga khawatir akan keamanannya. Oleh sebab itulah, Reku menjadi pionir dalam Portal Transparansi dan terus berkolaborasi bersama regulator dan pemangku kepentingan lainnya untuk menciptakan industri investasi yang sehat," kata Robby.

Sentimen Positif Bitcoin Halving dan Saham

Sementara sentimen positif di aset kripto turut diungkapkan oleh Dimas Surya Alfaruq sebagai Co-Founder Komunitas BitcoinIndo21 dan Bitcoin Indonesia, yang menjelaskan pasar kripto diproyeksi akan menghijau saat Bitcoin Halving, yang jatuh pada bulan April mendatang atau bertepatan dengan momen Ramadhan dan Lebaran.

"Bitcoin Halving yang membuat laju pasokan Bitcoin di pasar berkurang, memungkinkan harga Bitcoin berpotensi naik signifikan. Saat ini pun dapat dikatakan pasar kripto juga tengah berada di fase bullish, terlihat pada harga-harga yang cenderung stabil. Selain itu, permintaan terhadap Bitcoin juga terus meningkat sejak adanya Bitcoin ETF di awal Januari 2024, sebanyak 10 kali dari produksi harian Bitcoin saat ini (900 Bitcoin/hari). Sehingga ketika terjadi Bitcoin Halving, jika demand ini tetap meningkat di saat supply berkurang (menjadi 450 Bitcoin/hari), maka ada potensi kenaikan yang signifikan di kemudian hari," jelas Dimas.

Oleh karena itu, Dimas melanjutkan, investor perlu mempersiapkan strategi trading dan investasinya agar dapat memanfaatkan situasi pasar dengan baik. "Investor dapat menabung rutin atau Dollar Cost Averaging dan diversifikasi di sejumlah aset kripto. Karena Halving Bitcoin juga berpotensi mempengaruhi naiknya harga aset-aset kripto lainnya," ungkap Dimas.

Secara historis, halving Bitcoin di tahun 2013 mencatat peningkatan harga Bitcoin hingga 93,1 kali setara 164 juta. Kemudian Halving di tahun 2017, harga Bitcoin meningkat 30,1 kali yang membuat Bitcoin mencapai level Rp 300 juta. Selanjutnya tahun 2021 meningkat sebesar 7,8 kali, menyentuh All-Time-High (ATH) di angka Rp 939 juta.

Selain itu, pasar saham juga diproyeksi positif. Hendra Wardana, CTA, CSA, CIB selaku Founder Komunitas Saham Stocknow.id menjelaskan saham di sejumlah sektor seperti logistik, konsumer, dan transportasi cenderung meningkat saat Ramadhan dan Lebaran.

"Dengan adanya potensi tersebut, investor kripto diharapkan bisa mendiversifikasi asetnya di pasar saham. Begitu juga investor saham juga bisa mempertimbangkan masuk ke aset kripto untuk menyambut bullish dan Bitcoin Halving. Sehingga dapat mendukung investasi memanfaatkan momentum positif di sejumlah instrumen dengan lebih optimal," kata Hendra.

Editor: Arianto 


Share:

5 Indikator Kesehatan Finansial Astra Life yang Perlu Diperhatikan di Akhir Tahun


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Akhir tahun 2023 menjadi momen yang tepat untuk mengevaluasi dan memperbaiki kondisi finansial serta bersiap untuk langkah berikutnya. Bagi keluarga muda, generasi sandwich, dan para pencari nafkah, sepanjang tahun 2023 mungkin sudah menghabiskan waktu dan dana untuk berbagai kebutuhan personal, seperti berolahraga, berlibur, atau menghadiri festival musik. Namun, hal itu tidak boleh mengganggu cashflow yang sehat agar bisa meningkatkan kesehatan finansial di tahun berikutnya.

Menurut survei Katadata Insight Center dan Astra Life, September 2021, terhadap 1.828 responden usia produktif berusia 25-45 tahun yang tersebar di seluruh Indonesia, mayoritas generasi sandwich (88,1%) memilih menabung untuk menjaga asetnya dan sebanyak 69,8% sudah melakukan investasi di berbagai instrumen, seperti logam mulia, reksadana, saham, deposito, dan lainnya. Data ini menunjukkan kesadaran generasi sandwich untuk menabung dan investasi, yang bisa menjadi angin segar untuk memperhatikan hal-hal lain yang berkaitan dengan indikator kesehatan finansial.

“Penting memiliki tujuan hidup jangka pendek dan jangka panjang agar memiliki komitmen dan berusaha menjaga kesehatan finansial, sehingga penting untuk mengetahui berbagai indikator secara menyeluruh mulai dari cash flow, aset, hutang, dana darurat hingga kebutuhan perlindungan jiwa dan kesehatan, sebab bisa saling berkaitan serta dapat menjadi bekal di tahun berikutnya,” kata Windy Riswantyo, Marketing, Alternate & Direct Business Group Head Astra Life, dalam keterangan tertulis, Selasa (28/11/2023).

Astra Life, sebagai perusahaan asuransi jiwa yang rutin mengedukasi masyarakat akan literasi finansial, merangkum 5 indikator untuk meningkatkan kesehatan finansial sebagai berikut:

1. Menjaga cash flow tetap positif. 
Menerapkan gaya hidup hemat boleh saja, asalkan tidak pelit untuk diri sendiri dan keluarga. Misalnya saja, untuk memenuhi gizi harian, harus tetap diperhatikan agar tidak jatuh sakit hingga akhirnya mengeluarkan biaya yang cukup mahal untuk biaya pengobatan. Tentu, budgeting sangat diperlukan, catat pengeluaran harian keluarga hingga dapat menganalisa bocor halus pada pengeluaran bulanan. Selanjutnya, agar cash flow tetap positif, bisa juga mulai memikirkan cara untuk menambah penghasilan dengan meningkatkan skill atau karir.

2. Lunasi hutang konsumtif dengan bijak. 
Selesaikan hutang yang sudah dimulai. Sebisa mungkin kurangi hutang konsumtif agar tidak menghambat aktivitas finansial lainnya. Hal yang salah kaprah dan biasa dijumpai adalah melunasi hutang dengan cara berhutang. Hal tersebut termasuk cara yang tidak bijak, alhasil hutang akan semakin menumpuk.

3. Jaga efektivitas dana darurat. 
Sebaik-baiknya melakukan perencanaan keuangan, ada risiko-risiko yang bisa mengancam gagalnya tercapainya tujuan finansial, seperti membetulkan aset yang rusak hingga terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), sehingga penting untuk memiliki dana darurat. Idealnya, besar dana darurat 3 sampai 6 kali pengeluaran bulanan, karena biasanya seseorang membutuhkan waktu 3 hingga 6 bulan untuk mendapatkan pekerjaan atau sumber penghasilan baru bila terkena PHK.

4. Asuransi jiwa untuk pencari nafkah. 
Selain risiko terkena PHK, ada juga risiko-risiko kehidupan yang lebih berat yang berakibat pada terhentinya sumber nafkah, seperti terkena penyakit kritis hingga tutup usia dini. Untuk itu, penting bagi pencari nafkah untuk memiliki asuransi jiwa sebelum melakukan investasi. Jika suami-istri sama-sama bekerja, masing-masing perlu asuransi jiwa yang bisa disesuaikan dengan porsi nafkah yang dihasilkan. Dapat dihitung sesuai kebutuhan Uang Pertanggungan (UP) asuransi menggunakan rumus Income Replacement Base (IRB) atau dengan cara menghitung UP berdasarkan rata-rata pendapatan tahunan dikalikan 10.

5. Perlindungan kesehatan yang memadai. 
Selain asuransi jiwa, perlindungan kesehatan juga sangat penting untuk dimiliki, terutama di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang. Biaya pengobatan yang semakin mahal bisa menguras tabungan dan investasi jika tidak memiliki perlindungan kesehatan yang memadai. Perlindungan kesehatan bisa didapatkan dari BPJS Kesehatan, asuransi kesehatan, atau asuransi kesehatan tambahan. Pilihlah perlindungan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial.

Dengan memperhatikan 5 indikator kesehatan finansial di atas, diharapkan masyarakat bisa lebih siap menghadapi tantangan dan peluang di tahun berikutnya. Astra Life, sebagai mitra terpercaya dalam perlindungan jiwa dan kesehatan, siap membantu masyarakat untuk merencanakan dan menjaga kesehatan finansialnya dengan produk-produk asuransi yang inovatif dan terjangkau.

Penulis: Lakalim Adalin
Editor: Arianto 

Share:

Pemerintah Tegaskan Komitmen Berantas Kejahatan Keuangan Digital


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Pemerintah menegaskan tidak akan pernah berhenti untuk memberantas kejahatan keuangan digital yang kian marak dan semakin canggih. 

Mulai dari pinjaman online (pinjol) ilegal sampai penipuan online yang merugikan masyarakat.

Menteri Komunikasi dan Informatika RI Budi Arie Setiadi menyatakan, masalah security in digital hari ini telah menjadi isu dunia. 

Oleh karena itu, Menkominfo menegaskan arti penting literasi dan inklusi keuangan digital dengan melindungi masyarakat dari kejahatan keuangan digital.

“Tantangan keamanan dalam ekosistem digital semakin kompleks. 

Berbagai bentuk kejahatan digital, mulai dari penipuan online hingga pinjaman online ilegal, terus berkembang dan menggunakan teknik yang semakin canggih,” ujarnya dalam Forum Merdeka Barat 9: 

Melawan Kejahatan Keuangan Berbasis Digital, di Media Center Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat, Senin (21/08/2023).

Dalam menghadapi kejahatan digital, upaya pencegahan dan literasi masyarakat menjadi kunci utama agar masyarakat menyadari risiko dan dapat mengurangi dampak negatif kejahatan keuangan digital. Terlebih, menurut Menkominfo, saat kejahatan digital semakin canggih. 

Oleh karena itu, penegakan hukum harus terus berkembang sejalan dengan dinamika kejahatan digital yang terjadi.

“Upaya pencegahan dan penindakan oleh Kemenkominfo dan kolaborasi lintas Kementerian dan lembaga menjadi kunci dalam memerangi kejahatan digital yang semakin kompleks. 

Salah satunya masalah pinjaman online ilegal yang telah merugikan banyak masyarakat dengan jumlah yang fantastis,” tandasnya.

Lebih lanjut, Menteri Budi Arie juga menekankan arti penting kolaborasi lintas kementerian dan lembaga untuk memerangi kejahatan digital yang semakin maju.

Dalam forum yang sama, Kepala Eksekutif Pusat Edukasi dan Perlindungan Konsumen (PEPK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi, mengungkapkan dampak serius investasi ilegal yang merugikan masyarakat Indonesia hingga lebih dari Rp100 triliun.

“Banyak entitas ilegal yang menyamar sebagai legal, menipu banyak orang dan menyebabkan kerugian yang signifikan. Misalnya, kasus penipuan melalui panggilan telepon atau pesan WhatsApp yang mengaku sebagai perwakilan bank ternama,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Friderica Widyasari Dewi menegaskan, Satuan Tugas Waspada Investasi (SWI) telah bekerja sama dengan 12 Kementerian dan Lembaga terkait upaya untuk terus memberantas berbagai bentuk kejahatan keuangan. 

Namun, meskipun upaya telah dilakukan, tantangan masih ada dan beragam tindakan ilegal terus berkembang.

"Kolaborasi antara OJK, Kementerian, Lembaga lainnya, dan instansi penegak hukum seperti kepolisian dan jaksa, menjadi kunci dalam upaya memberantas kejahatan keuangan. Koordinasi yang sangat baik dengan 12 kementerian dan lembaga tadi, dan kita terus melakukan, tiap hari, tutup link ini," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Biro Pengawas Penyidik (Karowassidik) Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Iwan Kurniawan, menjelaskan bahwa kebanyakan entitas ilegal yang juga mencari dukungan di luar negeri, membuat penanganan semakin rumit.

“Pengungkapan kasus yang melibatkan unsur transnasional memerlukan kerja sama dengan negara-negara terkait. Meskipun undang-undang di antara dua negara mungkin berbeda, upaya kerja sama tetap dilakukan untuk mengatasi kejahatan transnasional,” ungkapnya.

Dalam menjaga keamanan masyarakat dari kejahatan online ilegal, Karowassidik Iwan menegaskan bahwa Polri berupaya melakukan take down situs yang merugikan dalam waktu sesingkat mungkin, kurang dari 24 jam jika memungkinkan. (Arianto)



Share:

OJK: Bahaya Pinjol Jerat Buruh, Ibu Rumah Tangga dan Pelajar


Duta Nusantara Merdeka |  Jakarta
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen (PEPK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi menegaskan betapa bahayanya jeratan pinjaman online ilegal. 

Menurutnya, korban berasal dari berbagai kelompok, termasuk kalangan rentan seperti buruh, korban pemutusan hubungan kerja (PHK), ibu rumah tangga hingga pelajar.

Oleh karena itu, Friderica menyatakan OJK terus mendorong literasi dan edukasi terkait dengan potensi kejahatan keuangan kepada masyarakat, khususnya kepada kelompok rentan agar tidak menjadi korban pinjol ilegal.

"Indonesia saat ini menghadapi tantangan besar dari dua arah dalam hal pemberantasan kejahatan keuangan berbasis digital," ujarnya dalam diskusi Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) bertema “Melawan Kejahatan Keuangan Berbasis Digital” di Media Center Kementerian Kominfo, Senin (21/08/2023).

Kepala Eksekutif PEPK OJK menjelaskan, saat ini banyak entitas ilegal yang datang dan menyerbu masyarakat dari berbagai arah, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. "Mereka masuk dan menyasar ke masyarakat melalui saluran-saluran komunikasi pribadi," ujarnya.

Di sisi lain, casino mentality atau mentalitas orang berjudi yang ingin cepat kaya. 

Menurut Friderica, hal ini makin diperparah dengan rendahnya literasi keuangan dan literasi digital masyarakat.

“Jadi masyarakat masih belum bisa membedakan mana informasi yang benar dan mana yang tidak benar. 

Mereka belum teredukasi untuk memilih dan memilah. Belum lagi mentalitas FOMO [fear of missing out]. Ditambah dengan banyaknya serbuan yang ilegal-ilegal, ini betul-betul tantangan kita semua,” jelasnya.

Menurut Kepala Eksekutif PEPK OJK saat ini berkembang banyak jenis kejahatan keuangan yang memanfaatkan teknologi digital, dan pada akhirnya merugikan konsumen. 

Namun, secara umum ada tiga hal mendasar yang dapat membedakan suatu kasus merupakan kejahatan keuangan digital atau bukan, tetapi sama-sama memiliki potensi merugikan.

Pertama, entitas atau perusahaannya ilegal alias tidak terdaftar di OJK. Jika menemukan kasus seperti ini, sudah jelas bahwa transaksi apapun melalui entitas itu akan membawa kerugian bagi nasabah/masyarakat.

Kedua, perusahaannya legal, tetapi ada oknum-oknum pelaku kejahatan yang meniru entitas legal tersebut seperti tampilan aplikasi maupun isi pesan dan memanfaatkannya untuk menipu nasabah atau konsumen.

Ketiga, perusahaannya legal, namun perilaku konsumen sendiri yang menimbulkan keresahan dan merugikan diri sendiri. 

Dia mencontohkan meminjam uang menggunakan paylater.

“Ini seperti kasus pemanfaatan paylater yang sekarang banyak terjadi. 

Entitasnya legal, tetapi perilaku konsumennya yang konsumtif, misalnya meminjam untuk beli tiket konser, jalan-jalan, beli hp, dan lain-lain, akhirnya terjerat sendiri. Dan ini juga sesungguhnya patut diwaspadai,” tuturnya.

Oleh karena itu, OJK terus melakukan literasi dan mengedukasi kepada masyarakat. 

Dalam hal literasi dan edukasi keuangan digital, OJK pun bersinergi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak agar dapat mencapai seluruh lapisan masyarakat sehingga mereka semakin sadar dan waspada terhadap berbagai potensi kejahatan keuangan berbasis digital.

“Termasuk diskusi FMB9 kali ini, kami berterima kasih mengangkat tema ini, karena ini memang perlu kita sosialisasikan seluas-luasnya,” ujar Friderica.

Bahkan, OJK akan terus memperkuat peranan Satgas Waspada Investasi (SWI) dalam mendorong edukasi dan memberantas kejahatan keuangan di era digital ke depan. 

Untuk itu, lanjutnya, OJK saat ini sedang mempersiapkan rebranding SWI menjadi Satgas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal.

Kepala Eksekutif PEPK OJK membagikan sejumlah kiat untuk menjaga diri dari potensi serangan kejahatan keuangan berbasis digital. 

Menurutnya, semua kejahatan keuangan berbasis digital pasti akan berhubungan dengan aplikasi, nomor telepon, dan rekening.

"Tiga hal ini dapat menjadi pegangan masyarakat untuk waspada apabila menjadi target serangan kejahatan keuangan digital. 

Pasti berhubungan dengan tiga hal itu. Pasti. Masyarakat harus awas. Terlebih apabila nomor teleponnya asing atau berasal dari luar negeri, itu patut dicurigai. Bahkan niatnya saja pun -sudah patut dicurigai-,” jelasnya.

Selain pegangan itu, ada kiat lain untuk menghindar dari potensi serangan kejahatan keuangan berbasis digital. 

Pertama, apabila pesan keuangan tersebut masuk ke kotak pesan pribadi, baik dalam bentuk SMS maupun pesan singkat Whatsapp, itu sudah dipastikan ilegal.

“Sebab kami dari OJK sudah ada aturannya, bahwa entitas atau perusahaan tidak boleh menghubungi konsumen lewat jalur pribadi,” kata Friderica.

Kedua, untuk menegaskan dan memastikan lebih lanjut, konsumen ataupun masyarakat dapat menelpon ke 157 atau mengirimkan pesan Whatsap ke nomor 081157157157 yang merupakan kontak OJK Online.

Ketiga, ini khusus terkait aplikasi pinjol, Kiki mengingatkan pentingnya menjaga ‘Camilan’ - yang merupakan singkatan dari camera, microphone, dan location.

“Artinya, kalau ada aplikasi yang meminta akses ke data kita di luar Camilan itu, maka itu ilegal. 

Karena aturan dari kami, entitas hanya boleh meminta akses terhadap kamera, mikrofon, dan lokasi,” tegas Kepala Eksekutif PEPK OJK.

Terakhir, tetapi tidak kalah penting, yakni membaca lebih lanjut mengenai term and condition yang ditawarkan oleh aplikasi atau entitas pinjol. 

Kiki menegaskan masyarakat agar memahami benar-benar term and condition sebelum menyetujui sebuah layanan dari aplikasi keuangan.

“Intinya, legal dan logis. Aspek legalnya dulu, perhatikan legalismenya. Setelah itu, logis atau tidak. 

Semoga itu dapat membantu kita terhindar dari potensi sasaran serangan kejahatan keuangan siber,” tegas Friderica. (Arianto)



Share:

Merdeka Finansial, 4 Tips Perencanaan Keuangan ala Astra Life


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Dalam meriahnya perayaan HUT ke-78 Republik Indonesia, generasi sandwich di Indonesia masih menghadapi perjuangan finansial. Menurut survei Katadata Insight Center dan Astra Life pada September 2021, 48,7% dari generasi usia 25-45 tahun memiliki tanggungan finansial keluarga. Meski demikian, hanya 13,4% dari generasi ini yang siap secara finansial untuk memenuhi pengeluaran, menabung, dan berinvestasi.

Windy Riswantyo dari Astra Life menyarankan agar generasi sandwich memiliki ketahanan finansial dengan mengikuti 4 tips perencanaan keuangan:

1. Mengelola pengeluaran: Penting untuk mengelola pendapatan dan pengeluaran dengan bijak. Alokasikan pendapatan sesuai prioritas, seperti biaya hidup, hutang, tabungan, investasi, dan proteksi.

2. Menghindari "bocor halus": Prioritaskan kebutuhan dan hindari pengeluaran tidak terencana, seperti langganan produk digital atau gaya hidup impulsif. Pertimbangkan fomo dalam batas wajar sesuai prioritas.

3. Berinvestasi untuk masa depan: Alokasikan pendapatan untuk dana darurat, proteksi, dan investasi. Pertimbangkan asuransi jiwa seperti Flexi Life dari Astra Life untuk perlindungan finansial.

4. Review berkala: Lakukan review rutin atas pos keuangan dan evaluasi pengeluaran. Dengan skala prioritas yang jelas, investasi, dan disiplin dalam manajemen keuangan, generasi sandwich dapat mencapai kemerdekaan finansial.

Selama perayaan HUT RI ke-78, Astra Life mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam kuis "17an Bareng Astra Life" di Instagram @astralifeid dan @ilovelife.co.id dengan hadiah jutaan rupiah. "Selain itu, program Gebyar Merdeka Agustus (GEMAS) menawarkan cashback dan promo khusus bagi yang membeli asuransi di ilovelife.co.id. Informasi lebih lanjut dapat ditemukan di situs resmi Astra Life," pungkasnya.

Reporter: Lakalim Adalin
Editor: Arianto


Share:

Astra Financial Tawarkan Program Menarik di GIIAS 2023


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Astra Financial, sebagai Divisi Jasa Keuangan di bawah PT Astra International Tbk, kembali menjadi Platinum Sponsor dalam GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023. Pameran otomotif terbesar di ASEAN ini akan diadakan di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD Tangerang dari 10 hingga 20 Agustus 2023.

Dalam pameran ini, Astra Financial akan membawa 9 dari 14 unit bisnisnya, termasuk bisnis pembiayaan seperti FIFGROUP, Astra Credit Company (ACC), dan Toyota Astra Financial Services (TAF), bisnis asuransi seperti Asuransi Astra dan Astra Life, serta lini bisnis keuangan digital seperti Astra Pay, MauCash, Moxa, dan SEVA.

"Kebanggaan Astra Financial dalam mendukung pertumbuhan industri otomotif Indonesia dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian nasional. Astra Financial telah berpartisipasi sebagai Platinum Sponsor dalam GIIAS sejak tahun 2018, dengan semangat untuk memberikan layanan keuangan yang cepat, mudah, dan aman untuk masyarakat, sejalan dengan visi mereka menjadi mitra keuangan bagi kesejahteraan Indonesia," kata Suparno Djasmin, selaku Director-in-Charge Astra Financial, dalam Media Gathering di Jakarta, Senin (07/08/2023).

Pada kesempatan yang sama, Project Director Astra Financial GIIAS 2023, Tan Chian Hok mengatakan, Astra Financial akan menawarkan berbagai program menarik di GIIAS 2023, dengan tema 'Driving Your Dreams' yang mencerminkan harapan dan optimisme dalam memberikan solusi layanan keuangan serta memberdayakan masyarakat untuk berani bermimpi, mengejar, serta mewujudkannya. Mereka akan berada di Main Booth Hall 7, serta 3 Satellite Booth di lokasi venue GIIAS 2023.

Selain itu, Astra Financial memberikan penawaran promo khusus untuk pembelian kendaraan roda dua dan mobil. Program ini termasuk bunga kredit mobil 0,66% untuk tenor 1 tahun, serta promo tenor khusus untuk tenor 2 hingga 5 tahun dengan gratis biaya admin.

Sementara itu, Rudy Chen, selaku Executive-in-Charge Astra Financial, menambahkan bahwa kehadiran Astra Financial di bawah naungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai regulator memungkinkan mereka untuk terus membawa dampak positif bagi perekonomian Indonesia.

Dan yang pasti, Dalam rangka memperingati 66 tahun Astra hadir di Indonesia, Astra Financial menawarkan promo kredit mobil dengan bunga 0,66% untuk tenor 1 tahun, serta promo tenor untuk 2 hingga 5 tahun dengan bunga yang menarik. Semua tenor akan mendapatkan promo gratis biaya admin.

Menariknya, FIFGROUP juga memberikan penawaran menarik untuk pembelian kendaraan roda dua, seperti uang muka rendah dan hemat angsuran untuk berbagai tipe sepeda motor.

Bahkan, Astra Financial melalui lini bisnis asuransinya, Asuransi Astra, menawarkan perlindungan komprehensif dan Total Loss Only (TLO) untuk pembelian kendaraan secara tunai. Selain itu, Astra Life menyediakan asuransi jiwa kredit dengan penawaran menarik.

Begitu juga, Layanan keuangan digital Astra Financial, seperti Astra Pay, MauCash, Moxa, dan SEVA, juga menawarkan berbagai promo dan diskon menarik untuk pengunjung GIIAS 2023.

Disisi lain, Astra Financial juga menyelenggarakan lomba jurnalistik untuk media cetak dan online sebagai upaya untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan. Lomba ini diharapkan menyemarakkan ajang pameran GIIAS yang dihadiri oleh lebih dari 1.000 jurnalis.

Bukan hanya itu, Astra Financial juga berkomitmen terhadap Keberlanjutan dan mengajak masyarakat untuk berkontribusi dalam mewujudkan bumi yang lestari melalui program-programnya.

Dengan optimisme tinggi, Astra Financial yakin akan meraih pencapaian positif pada GIIAS 2023 setelah berhasil melampaui target transaksi pada GIIAS 2022. "Astra Financial berharap dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan industri otomotif di Indonesia dan perekonomian negara secara keseluruhan melalui partisipasinya dalam perhelatan GIIAS tahun ini," ucapnya.

Reporter: Lakalim Adalin
Editor: Arianto




Share:

Menkeu: IMF Nilai Perekonomian Indonesia Dalam Kondisi Baik


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta 
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyampaikan bahwa IMF menilai perekonomian Indonesia dalam kondisi baik dari beberapa sisi seperti kinerja ekonomi, sisi pertumbuhan, neraca pembayaran yang mengalami surplus perdagangan selama 26 bulan berturut-turut, dan  inflasi yang berada di bawah 5 persen.

"Paling penting yaitu sinkronisasi dan kerja sama kebijakan moneter fiskal dari Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan untuk bisa menjaga untuk tetap bekerja secara harmonis karena ini akan membantu menjaga momentum pemulihan ekonomi Indonesia," ucap Menkeu.

Hal itu disampaikan Menteri keuangan usai mendampingi Presiden Joko Widodo menerima delegasi Dana Moneter Internasional (IMF) di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu, 17 Juli 2022. Delegasi yang hadir yaitu Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva, Direktur Departemen Asia dan Pasifik IMF Krishna Srinivasan, dan Representatif Senior IMF untuk Indonesia James Walsh.

Selain itu, Menkeu menyebut bahwa dalam pertemuan tersebut Direktur Pelaksana IMF, Kristalina juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Indonesia atas penanganan pandemi Covid-19.

"Selanjutnya kita tentu berharap kondisi Indonesia yang membaik ini tetap dijaga karena nanti Bapak Presiden akan menjadi tuan rumah (KTT G20) pada bulan November," tandasnya.

Pada keterangan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto mengatakan bahwa dalam pertemuan tersebut Presiden Jokowi menyampaikan sejumlah hal kepada IMF mengenai situasi perekonomian di Indonesia.

"Ekonomi Indonesia relatif sedang baik di mana inflasi sekitar 4,2 persen, pertumbuhan 5,01 persen. Kemudian juga dalam situasi lain Indonesia, ekonomi dibanding negara lain kita punya debt to GDP ratio sekitar 42 persen, beberapa negara itu mencapai 100 persen. Kemudian defisit masih sekitar 4 persen dan current account 0,5 persen dan balance of trade kita 26 bulan positif terus, dan Indonesia punya foreign reserve sebesar USD135 miliar," ujar Menko Perekonomian.

Airlangga juga menjelaskan bahwa situasi perekonomian di Indonesia relatif baik dengan potensi resesi lebih kecil jika dibandingkan negara lain yaitu sekitar 3 persen. Meski demikian, pemerintah berharap IMF akan terus mendukung dan memberikan narasi positif terhadap perekonomian Indonesia terutama dalam menghadapi krisis global.

"Kita sangat mengkhawatirkan dengan kondisi inflasi yang naik di berbagai negara. Tingkat suku bunga akan masuk rezim baru yaitu kenaikan tingkat suku bunga global dan tentu sangat mempengaruhi terhadap investasi yang sangat dibutuhkan oleh Indonesia," lanjutnya. (Lak/Tha)
 
Share:

3 Unsur Utama Harus Diperhatikan Saat Mau Transaksi Pinjaman Online


Duta Nusantara Merdeka | Jawa Timur

3 UNSUR utama harus diperhatikan saat mau melakukan transaksi pinjaman online (pinjol),supaya tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

Demikian diungkapkan Direktur PT.Jaya Mandiri Plus Grup, Agung Santoso, ketika menjadi salah satu pembicara webinar Literasi Digital dengan berbagai sub tema, berlangsung hari ini (2/6/2021) yang di selenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia, pukul 09.00-12.00 wib.


Tiga unsur utama yang di maksud Agung itu, diantaranya pertama pastikan sudah masuk dalam daftar Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kedua bunga pinjol yang masuk dalam OJK tidak tinggi, sehingga tidak ada permasalahan di kemudian hari. Ketiga tidak ada biaya sebelum pencairan. 

"Jadi jangan tergesa-gesa bila mau gunakan aplikasi pinjol, di lihat dulu terdaftar di OJK, ketika anda ada penawaran pinjol atau anda mau pinjol, cek dulu di website OJK, setelah masuk OJK cek dulu bunga, setelah ok, baru tanya apakah ada biaya administrasi sebelum pencairan," ujarnya.

Agung sapaan akrab pria kelahiran Surabaya ini, menambahkan masih ada 2 unsur faktor pendukung, dan 1 unsur faktor waspada untuk kontrol diri.


Dua unsur faktor pendukung sebelum transaksi melalui pinjol, yakni pertama selalu catat jatuh tempo pembayaran termasuk kapan lunas, kedua catat besarnya pinjaman, sebab jangan sampai antara yang pinjam sama yang punyai pinjol terjadi ketidak cocokan, misal peminjan merasa pinjam 1.500.000 dalam ingatan, tapi pihak pemilik uang yang di pinjamkan menulis 2.000.000, makanya di simpan dalam bentuk screenshot, yang satu arsip kita, yang satu kita kirim japri kepada pengelola pinjol.

"Setelah tiga unsur utama, dua unsur pendukung, satu lagi unsur waspada, yaitu pinjol yang terdaftar tidak mema memaksa diri kepada calon peminjam, jika berkenan dengan cocok bunga, besar angsuran dan jatuh tempo, maka terjadi transaksi, " tukas Agung.

Kegiatan webinar literasi digital adalah menuju masyarakat melek teknologi dan cakap menggunakan literasi di gital.

Selain Agung Santoso ada tiga pembicara lain dengan sub tema yang berbeda, Wahyudi tentang Perubahan Intera ksi Sosial di Era Digital, Pornography Content in The Eye of Digital Ethics,Luqman tentang Dompet Digital : Tips Memilih Aplikasi Dompet Digital yang Aman dan Terpercaya. **
Share:

BFI Finance Tingkatkan Kualitas SDM


Duta Nusantara Merdeka |Tangerang 
PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFI Finance) menggelar “BFI Agile Thought Community (BATC, baca: batik) Meetup” pertama di BSD, Tangerang Selatan pada Selasa (3/12). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BFI Finance dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang teknologi informasi di Indonesia.

Chief Technology Officer (CTO) BFI Finance Alexander Ekanayake mengatakan, melihat perkembangan ekonomi digital yang melaju dengan sangat pesat tersebut menuntut kebutuhan tenaga kerja yang berkualitas dengan jumlah yang besar. Oleh karenanya BFI Finance turut berupaya memenuhi kebutuhan tersebut dengan mengadakan berbagai program peningkatan kualitas SDM dibidang teknologi informasi, salah satunya BATC.

Menurutnya, Salah satu metode yang akan dibahas dalam BATC adalah “Scrum” yang merupakan metode pengembangan perangkat lunak dengan menggunakan prinsip-prinsip pendekatan Agile Framework, yang bertumpu pada kekuatan kolaborasi tim, incremental product dan proses literasi untuk mewujudkan hasil akhir. 

Selain itu, ungkapnya, Teknik scrum dapat membantu dalam  pengembangansoftware yang kompleks. Metode kerja ini dapat membuat pekerjaan menjadi lebih tertata dan lebih detail dengan memprioritaskan kerjasama tim untuk mengerjakan dan menyelesaikan tugas.

“Melalui kegiatan ini, BFI Finance ingin menginspirasi orang lain dengan memberikan semangat inovasi perusahaan dan menularkannya kepada komunitas sekitar sebagai perusahaan pembiayaan yang bertransformasi ke digital,” tutur Alexander dalam keterangan tertulisnya. Selasa (03/12)

Sebagai tahap awal, lanjut Alexander, jumlah peserta BATC ditargetkan sebanyak 100 orang yang berasal dari berbagai komunitas scrum, perusahaan startup, para mahasiswa dari berbagai kampus di Tangerang Selatan hingga masyarakat umum yang memiliki keingintahuan mengenai Agile Framework.


Dalam BATC pertama ini, kata Alexander, BFI Finance menggandeng Joshua Partogi, Professional Scrum Master dan Trainer. Joshua pun menyambut baik kegiatan ini karena positif untuk meningkatkan skills tenaga kerja. Ia berharap kegiatan yang diselenggarakan BFI Finance ini dapat menyebarluaskan semangat Agile dalam mengembangkan software, mendirikan usaha, bahkan secara umum Agile mindset dalam bekerja.

Rencananya, tutur Alexander, BFI Finance akan kontinu menggelar kegiatan ini dengan mengundang berbagai pembicara. “Di Jakarta sudah ada beberapa Komunitas Agile yang digagas oleh para praktisi IT, sedangkan di Tangerang Selatan ini belum ada. Diharapkan BFI Finance dapat menjadi tuan rumah pertama yang membentuk dan me-maintain Komunitas Agile, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas SDM di wilayah ini,” ujar Alexander.

"Ketika transformasi dilakukan, selain persiapan software, hardware, dan proses lainnya, peningkatan SDM juga sejalan menjadi hal yang penting. Saat ini,  BFI Finance juga terus melakukan inovasi-inovasi program untuk meningkatkan service excellence kepada konsumen dengan mengedepankan efisiensi, tingkat keakuratan dan keamanan yang tinggi, serta konsistensi memberikan pelayanan optimal," pungkasnya. (Arianto)



Share:

Pengalaman Berlibur Akhir Tahun Bersama Mastercard


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Tanpa disadari kita sudah memasuki penghujung tahun. Sudahkah Anda merencanakan liburan akhir tahun Anda? Laporan UNWTO/GTERC yang berjudul Asia Tourism Trends 2018 Edition menunjukkan bahwa perjalanan inter-Asia atau perjalanan yang dilakukan oleh masyarakat Asia ke negara-negara Asia lainnya, saat ini tengah mengalami pertumbuhan yang sangat pesat seiring meningkatnya konektivitas melalui udara serta keterbukaan negara-negara di wilayah Asia dalam menyambut wisatawan mancanegara. Menurut laporan tersebut, sampai dengan tahun 2020, 80% warga Asia Pasifik berwisata ke negara-negara tetangga yang juga bagian dari wilayah Asia Pasifik.

Nah, bagi Anda yang masih bingung menentukan destinasi liburan bersama keluarga atau sahabat, negara-negara Asia seperti Jepang, Korea Selatan, Singapura, dan Malaysia mungkin bisa menjadi pertimbangan.

Liburan ke negeri orang memang memiliki keseruan tersendiri. Banyak yang bisa dieksplor dari negara-negara tersebut, mulai dari kuliner, hiburan, belanja, atau sekedar memanjakan diri dengan menginap di akomodasi mewah. Bagi Anda yang ingin berlibur ke empat negara tadi, simak informasi dan tawaran menarik dari Mastercard berikut ini untuk mendapatkan pengalaman berlibur yang tak ternilai.

Wisata Kuliner, Belanja, dan Bermain di Negeri Sakura Jepang saat ini merupakan salah satu destinasi wisata favorit di Asia. Menurut JTB Tourism Research & Consulting Co., wisatawan asing yang berkunjung ke Jepang mencapai 2.520.100 per Agustus 2019.

Bagi Anda yang ingin berkunjung ke Jepang, Anda bisa menikmati berbagai hidangan khas negeri sakura di restoran-restoran ternama seperti Yunagibashi Takoyasu, Kagurazaka Ishikawa, dan Koryu. Restoran-restoran tersebut memiliki predikat tiga bintang menurut Michelin Stars dan dengan kartu Debit atau Kredit Mastercard para pelanggan akan memperoleh potongan harga sebesar 5% sesuai dengan syarat dan ketentuan masing-masing restoran.

Bagi Anda yang hobi berbelanja, Anda bisa mengunjungi Mitsui Outlet Park atau Rera Chitose Outlet Mall. Untuk Anda yang akan berlibur bersama keluarga, mengunjungi Ghibli Museum, LEGOLAND, Robot Restaurant, dan MadamTussauds bisa menjadi pilihan.
 
Selain tempat-tempat tersebut, Jepang juga menawarkan pengalaman yang unik khususnya bagi wisatawan yang memiliki SIM Internasional dan ingin menelusuri jalanan di kota Tokyo. Para wisatawan bisa mencoba Go-Kart Roppongi di mana mereka bisa memakai kostum (cosplay) sambil menikmati keindahan kota. 

Berpenampilan unik seraya berkendara dengan Go-Kart adalah pengalaman luar biasa dan bisa menjadi konten yang bagus untuk sosial media wisatawan. Para pemegang kartu Mastercard dapat menikmati diskon ¥500 untuk penyewaan go-kart selama 1 atau 2 jam.

Mengetahui Lebih Jauh mengenai Budaya Korea Selatan Hallyu atau lebih dikenal dengan Korean Wave, saat ini sedang marak di mana-mana. Mulai dari Korean Pop (K-Pop), film, serial TV, hingga budaya Korea Selatan kini telah menjamah hampir seluruh pelosok dunia, tidak ketinggalan pula Indonesia. Wisatawan Asia berlomba-lomba untuk merasakan budaya Korea Selatan secara langsung. Sejalan dengan hal ini, penerbangan bertarif rendah (low cost) ke Korea Selatan pun mulai bermunculan termasuk dari Indonesia.

Berdasarkan data dari Korea Tourism Organisation, secara keseluruhan, wisatawan yang berkunjung ke Korea Selatan rata-rata melakukan pengeluaran untuk belanja ($737.40), akomodasi ($371.10), dan makanan serta minuman ($266). Hal tersebut mendorong Mastercard untuk menghadirkan pengalaman berlibur di Korea Selatan yang lebih baik untuk para pemegang kartu Mastercard.

Mastercard menawarkan 15% potongan harga di Shilla Duty Free (Main Store & Jeju Store), dan potongan 10% di Bandara Incheon untuk Anda yang ingin belanja berbagai barang-barang khas Korea. Jika Anda ingin melihat langsung idola K-POP Anda, Mastercard juga menawarkan 20% pembelian tiket siaran langsung SBS ‘The Show’. Tayang setiap hari Kamis malam, banyak penyanyi K-POP terkenal yang melakukan performance selama 70 menit. (Arianto)


Share:

KIRIM BERITA SILAHKAN KLIK

KIRIM BERITA ANDA KESINI! Merasa Terbantu Dengan Publikasi ? Ayo Traktir Kopi Untuk Admin Dengan Cara Berbagai Donasi. Terimakasih :)



BREAKING NEWS

~||~ Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1446 Hijriah Jatuh Pada Hari Sabtu 1 Maret 2025 ~||~ 1 Syawal Jatuh Pada Tanggal 31 Maret 2025 ~||~ Muhammadiyah Luncurkan Ojek Online ZENDO ~||~ 140 Siswa SMKN 10 Medan Gagal SNBP ~||~ Prabowo Subianto Kembali Menjabat Sebagai Ketua Umum Partai Gerindra Periode 2025 - 2030 ~||~ Praperadilan Hasto Kristianto Di Tolak ~||~ #INDONESIADAMAI ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno - Makna Proklamasi

Ir. Soekarno (Sang Proklamator) Setiap Tahun kita Memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Maka kita tidak bisa t...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI


loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Label

(SAS) #2019GantiPresiden Accounting Aceh Aceh Timur Adat Istiadat Advokat AFF Affandi Affan Agama Agraria AIDS Air Air Bersih Aisyiyah Aksara Aksi Aksi Sosial Aktivis Aktivitis Al Washliyah Album Amien Rais Anak Anak Yatim Anarkis Angkatan Darat Anies Baswedan Animal Anti Korupsi Arisan Artikel Artis Arus Mudik Asahan Asian Games ASN Asuransi Asusila Atlet Award Bacaleg Bachtiar Ahmad Sibarani Baksos Bakti Sosial Balap Liar Banda Aceh Bandar Lampung Bandara Bandung Banjir BANK Bank Sumut Bansos Banten Bantuan Sosial Bapenas BAPER Bappenas Basarnas Batu Akik Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar BBM Bea Cukai Beasiswa Begal Bekraf Beladiri Belanja Bencana Bencana Alam Beras Berita Bhabinkamtibmas Bhayangkara Bhayangkari Bioskop Bisnis BKPRMI BM PAN BNI BNN BNPT Boardgame Bobby Nasution Bom Bunuh Diri Boomerang BPBD BPJS BPN BPOM BRI Brimob Buka lapak Bukit Asam Buku Bulog Bulukumba BUMN Bung Karno Bupati Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Caleg Capital market CCTV Cerpen Cianjur Cikampek Citilink conference Cosplayer Covid-19 Covid-19 Satgas Covid19 Cuaca Cuci Tangan Curanmor Cyber Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Debt Collector Dede Farhan Aulawi Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Densus 88 Desa Dewan Pengawas Dewata Sakti Dharma Pertiwi Dialog Digital Dikdasmen Diklat Dinas Perhubungan Dirgahayu HUT RI Disiplin Diskusi Dongeng Donor Darah DPD RI DPR Duka Cita E-Money Effendi Simbolon Ekonom Ekonomi Ekspor Impor Electronics Elektronik Emas Empat Pilar Entertainment Es cream ESDM event Fashion Festival FGD FIFA Film Film Horor Film seri Anak Fintech FISIP Flores Timur Formasi Formula E Forum Furniture Futsal G30S/PKI GAAS Games Ganja Ganjar Ganjil Genap Garut Gaza Gebyar Kemerdekaan Gempa Geng Motor Genppari Gereja Gibran Gizi Buruk Go Pay Go-Jek Gojek Golkar Gotong Royong Grab Gubernur Guru Besar Gym H Haedar Nasir ham HANI Harbolnas Hari Ibu Hewan Hiburan HIV HMI Hoax Hotel Hp Hukum Humas Humbahas HUT HUT Bhayangkara HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibadah Haji Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek IMM Indonesia Industri inflasi Informasi Infrastruktur Inspektorat Inspirasi Internasional Internet Intoleran Investor IPK IPM IPPI Islam ITB IWAPI Jakarta Jakarta Barat Jakarta Pusat Jalan Jambore Nasional Jawa Tengah Jawa Timur Jayapura Jokowi Juara Jum'at Barokah Jumanji Jumat Jumat Berkah Jurnalis Kaliber Kampanye Kampung Rakyat Indonesia Kampus Kamtibmas Kapolda Kapoldasu Kapolri Kapolsek Kapolsek Kepolisian Karang Taruna Karaoke Karhutla Karya Tulis Kasus KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kebun Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kejuaraan Kejurnas Kekerasan Kelestarian Alam Keluarga Kemalingan Kemanusiaan Kemenag Kemenaker Kemendag Kemendagri Kemendesa Kemendikbud Kemenhub Kemeninfo Kemenkes Kemenkeu Kemenko Kemenkumham Kemenlu KEMENPAN-RB Kemenparekraf Kemenperin Kemenpora kemenristek Kemensos Kementan Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepala Daerah Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Keselamatan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Khilafahtul Muslimin Kilas Balik Bung Karno Kisaran Kivlan Zen KKP KNPI Kohati kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Konsumen Koperasi Kopermasu Kopi Kopi Pagi Korupsi Koruptor Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal KRYD KSAD Kudeta Kuliner Kunjungan Kerja Kutai Kartanegara Labuhan Batu Lahan Lakalantas Laksi Lalu Lintas Lampung Langka Langkat Lapas LAPK Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku LAZISMU Lebaran Legislatif Lembaga LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup LIPPI Listrik Lock Down Lomba lomba lari London LPPI LPS LSM Lukas Enembe Madina Mahasiswa Mahkamah Mahkamah Agung Mainan anak Majalengka mak Makanan Jepang Makassar Makkasar Mall Maluku Manggarai Barat Market Outlook Masjid Masker Masyarakat Mata Uang Maulid Nabi Mayday MDMC Medan Denai Media Media Sosial Megapolitan Menag Mendag Mendagri Menembak ment Menteri Menteri Perdagangan millenial Minuman Keras Minuman sehat Minyak Goreng Minyak Makan Miras Mobil MOI Motivasi MoU MPR MPR RI Mudik Muhammadiyah Muharram MUI Munas Musibah Musik Musyawarah Musywil Narkoba Narkotika NasDem Nasional Nasional pers Natal Natal & Tahun Baru New Normal NII NKRI NTT NU ODGJ Office Ojek Online Ojol Olah Raga Olahraga Ombusman Omicron Online Operasi Patuh Operasi Yustisi Opini Organisasi Ormas Otomotif P Padang Padanglawas Utara Padangsidimpuan Pagelaran Pahlawan Pajak Pakta Integritas Palestina Paluta Pameran PAN Pancasila pangan Papua Parawisata Pariwisata Partai Amanat Nasional Partai Demokrat Partai Politik Partai UKM Partai Ummat Pasar Pasar modal Pasar Murah Pasar Tradisional Paspampres Patroli PC PCM Medan Denai PDI Perjuangan PDIP Perjuangan pe Pedagang Pegadaian Pelajar Pelajar Islam Indonesia Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Pelukis Peluncuran Pemadam Kebakaran Pemalakan Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan pemerasan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuda Melati Indonesia Pemuda Muhammadiyah Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencemaran Nama Baik Penculikan Pencurian Pendataan Pendidikan Penelitian Penembakan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengadilan Pengadilan Negeri Pengajian Pengamanan Pengamat Penganiayaan Pengawasan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penulis Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perampasan Perang Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perhubungan Perikanan Peristiwa Perjanjian Perjudian Perkawinan Perlombaan Permainan Perpajakan Pers Pertamina Pertanahan Pertanian Perusahaan Pesawat Terbang PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pin Pinjam meminjam uang Pinjaman Online PKL PKS PLN PMI Polairud Polantas Polisi Cilik Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Ponpes Pornografi Posko Ummat PPKM PPN PPWI Pra Kerja Prabowo Pramuka Praperadilan Prawita Genppari Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik Prokes promo Property Prostitusi Protokol Kesehatan PSI PSSI Public Expose Publik expose Puisi Pungli PUPR Pusat Perbelanjaan Puskesmas PWI Qurban Radikalisme Rafdinal Ragam Rakernas Rakor Ramadhan Reksadana Rektor Relawan Relawan Jokowi Religi Remisi Rentan Renungan resa Restoran Reuni 212 Revolusi Mental Reward RKUHP Robot Ruang Guru Rumah Rumah sakit Rups Rusia RUU Saber Pungli Sabu Sahabat Anak Sains Salon Samosir Samsat Samsung Sanitasi air.Lingkungan hidup Santri SAR Satlantas Satpol PP Satwa SD Muhammadiyah 19 SD Terpadu 23 Medan Sejarah Sekolah Sembako Seminar Sengketa Seniman Senjata Senjata Api Sepak Bola Separatis Sepeda Sepeda sehat Serambi Law Firm Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Sigli Silaturahim Silaturahim. KUYAI Kartanegara Silaturahmi Silaturrahim SIM Simalungun Simpan Pinjam Simulasi Smartphone SMP Muhammadiyah 48 Soekarno Solar Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Stunting Suku bunga Sulawesi Selatan Sumatera Barat Sumatera Utara Sumpah Jabatan Sumur Bor Sumut Sunat Massal Sungai Superstore Suplemen Surabaya Surat Terbuka Suriyono Adi Susanto Suriyono Adi Susanto {SAS) Survei Survey susu Swab Antigen Syafi'i Ma'arif Syariah Syawal Takjil Tali Kasih Talkshow Tanjung Balai Tantama Tapanuli Tengah Tawuran Teknologi Teror Terorisme Tes Urine Tiket Tilang TimurTengah Tips Tjahyo Kumolo TNI TNI AU TNI nasional TNI-Polri Tokoh Tokoh Agama Tokoh Masyarakat Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Uang Palsu UIN Ujaran Kebencian UKM Ukraina Ulama UMJ umkm UMSU Undang-Undang UNIMED UniPin Universitas Unjuk Rasa Upacara Usaha Rakyat UU Cipta Kerja UU ITE UUD 1945 Vaksinasi Vaksinasi booster Valentine Day Verifikasi Viral Virus Corona Walikota Wanita Wapres Wartawan Webinar Wirausaha Wisata WNA Workshop Yogyakarta Zulkifli Hasan

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

PAGAR LAUT

Pagar Laut yang terjadi di Tangerang Memang Membuat Heboh Indonesia, Apalagi Ada Sertifikatnya, Berarti Sudah Ada IzinnyaRakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Apalagi Kalau Udara Mau DipagarBagai Tersambar Petir Mendengar Pagar-Pagaran .

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA


PAGAR LAUT INDONESIA

~> Sekarang Lagi Heboh Tentang Pagar Laut Yang Terjadi Di Indonesia

<~ Memang Harus Jelas Apa Maksudnya Laut Dipagar, Karena Seharusnya Yang Dipagar itu Batas Wilayah Indonesia Dengan Negara Lain

Link Terkait

close
Banner iklan disini