Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id

Kalah 4 - 1 dari Persela Lamongan, Pelatih PSMS Medan Akui Kesalahan Anak Asuhnya



DNM.com (Medan)
Persela Lamongan berhasil meraih tiga poin pada pekan keenam Liga 1 2018. Itu lantaran mereka mampu membungkam PSMS Medan dengan skor telak 4-1, di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (29/4) malam.

Kemenangan tersebut membuat rekor apik Persela kala bermain di kandang berlanjut. Dari tiga laga yang telah dimainkan di Stadion Surajaya, Laskar Joko Tingkir tak pernah sekali pun menelan kekalahan.

Persela sudah unggul terlebih dahulu ketika laga baru berjalan dua menit. Kecerdikan penyerang mereka, Fahmi AL Ayyubi yang bergerak di sisi kanan lapangan membuahkan gol pertama bagi tuan rumah.

Tak butuh waktu lama, selang enam menit kemudian Stadion Surajaya bersorak berkat gol kedua Persela. Kali ini Wallace Costa Alves menggandakan keunggulan timnya setelah sepakannya gagal diamankan Kiper PSMS, Dika Bhayangkara.

PSMS Medan sempat membahayakan gawang Persela melalui beberapa peluang yang mereka ciptakan. Salah satunya melalui tendangan bebas Dilshod Sharofetdinov yang masih bisa diamankan Kiper tim tuan rumah, M Ridwan.

Sebaliknya, Persela malah kembali menjauh setelah sunduluan daru Loris Arnaud memaksakan Dika Bhayangkara memungut bola dari gawangnya. Skor 3-0 untuk Laskar Joko Tingkir bertahan hingga turun minum.
PSMS sempat memperkecil ketertinggalan di babak kedua. Pada menit ke-53, kelengahan terjadi di lini pertahanan Persela. Suhandi berhasil memanfaatkan kondisi tersebut dan membuat satu gol untuk Ayam Kinantan.

Meski sudah unggul, Persela tetap meningkatkan serangan dan akhirnya gol kembali tercipta pada menit ke-62. Kesalahan Dika Bhayangkara dalam mengantisipasi bola umpan lambung langsung dimaksimalkan menjadi gol oleh Loris Arnaud.

Tak ada gol yang kembali tercipta dan skor 4-1 untuk Persela bertahan hingga pertandingan usai. Hasil itu membuat Persela naik ke peringkat keenam dengan mengemas sembilan poin. Sedangkan PSMS (6 poin) turun ke posisi ke-15.

Kekalahan Tim PSMS Medan Pelatih Djanur, sapaan akrab Djajang Nurdjaman itu tak malu mengakui kesalahan anak asuhnya. Bahkan, dirinya dengan besar hati mengucapkan selamat kepada tim rival di awal kesempatan sesi tanya jawab usai laga. "Selamat buat Persela yang telah memenangkan pertandingan malam ini," sebut Djanur. **(Red-98)

Share:

Gubsu Lepas Gerak Jalan Santai Muhammadiyah Sumut


DNM.com (Medan)
Ratusan Kader Muhammadiyah mengikuti gerak jalan santai yang dilaksanakan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara, acara tersebut digelar dalam rangka menyemarakan kegiatan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid dan Gedung Dakwah Muhammadiyah Sumatera Utara yang berada di Jalan Sisingamangaraja Medan.



Gerak Jalan Santai ini Dilepas oleh Gubernur Provinsi Sumatera Utara, DR. Ir. H. Tengku Erry Nuradi didampingi oleh Ketua Panitia Pelaksana Muslim Simbolon, MA yang juga Anggota DPRD Sumut, Ketua PW Muhammadiyah Sumut Prof. Dr. H. Hasyimsyah Nasution, Walikota Medan Drs Dzulmi Eldin, M.S.i.

Dari Pantauan kru dutanusantaramerdeka.com Warga Muhammadiyah dan masyarakat sekitar juga sangat antusias untuk mengikuti kegiatan ini, nantinya usai jalan santai ini acara akan dilanjutkan dengan Tabligh Akbar yang diisi oleh Ketua PP Muhammadiyah Prof. DR. H. Haedar Nasir. **(EPR/Red-97)

Share:

Belum Registrasi Sim Card, 1 Mei Akan Diblokir Total


DNM.com (Jakarta)
Para Pengguna layanan Kartu Sim Card Prabayar diwajibkan segera untuk melakukan registrasi Paling lama tanggal 30 April 2018, jika tetap ingin menggunakan nomor Sim Card nya, karena apabila tidak registrasi maka fungsi kartu akan diblokir total.

Pemblokiran tersebut akan berlaku mulai tanggal 1 Mei 2018, jika sudah diblokir, maka para pelanggan tidak dapat menggunakan kartu Sim prabayarnya lagi, Kartu SIM tidak bisa dipakai untuk menelepon dan menerima panggilan telepon serta SMS maupun koneksi ke internet juga akan terputus.

Kementerian Komunikasi dan Informasi telah mengeluarkan keputusan tentang pemberlakuan masa registrasi kartu prabayar secara bertahap akan dilakukan pemblokiran jika tidak segera di registrasi, baik pelanggan baru maupun pelanggan lama.

Sebelumnya pada tanggal 1 Maret 2018 bagi yang belum mendaftar akan dilakukan pemblokiran tahap satu yakni memblokir  layanan panggilan keluar dan pesan singkat keluar, selanjutnya pada tanggal 1 April 2018 dilakukan pemblokiran tahap kedua bagi yang belum mendaftar dengan memblokir panggilan masuk dan tidak bisa menerima pesan singkat masuk.

Pemblokiran Tahap Ketiga yakni tanggal 1 Mei 2018, apabila tidak mendaftar maka akan dilakukan Pemblokiran Total, sehingga tidak dapat menggunakan kartu sim tersebut.

Pemerintah melalui Kemeninfo menerapkan kebijakan ini untuk memberikan perlindungan dan kenyamanan dan menghindari kasus kejahatan yang merugikan para pelanggan sendiri.  **(EPR/Red-96)
Share:

Usai Kaos Korsa Branding Mobil 2019 Ganti Presiden

Amirullah Hidayat Korpus Korsa
DNM.com (Jakarta)
Mantan Relawan Jokowi dalam Pilpres 2014 yang lalu terus melakukan pergerakan dan sosialisasi, melalui Komunitas Relawan Sadar (Korsa) relawan ini tidak berhenti menyuarakan tagar #2019GantiPresiden.

Tagar #2019GantiPresiden ini sebelumnya marak dicetak pada kaos, kali ini Komunitas Relawan Sadar (Korsa) melakukan Gebrakan dan Gagasan baru melalui Branding Mobil yang bertulis tagar tersebut.

Koordinator Pusat Korsa Amirullah Hidayat menjelaskan branding mobil dengan tagar #2019GantiPresiden adalah bentuk keseriusan gerakan ini untuk mengganti Jokowi.

Kata dia, semangat #2019GantiPresiden akan terus dilakukan dalam bentuk apapun dengan kreatif ada inovatif sepanjang masih sesuai konstitusi.


“Ada beberapa kendaraan mobil dan sepeda motor milik mantan Relawan Jokowi  yang masih dalam proses branding, Insya Allah di bulan Ramadhan yang akan datang , akan ada puluhan mobil dan motor yang siap dengan slogan #2019GantiPresiden,” tukasnya.

Kata dia, aksi ini dilakukan semata-mata untuk menyelamatkan negeri ini dari kegagalan pemerintahan Jokowi.

Korsa, sambung Amir, akan  keliling wilayah kota dan desa-desa guna menyerukan #2019GantiPresiden dan akan menyakinkan rakyat untuk tidak memilih Jokowi dalam pilpres 2019.

"Kita harus bersungguh-sungguh dengan seluruh daya upaya yang ada, dengan semangat militansi untuk wujudkan perubahan Indonesia yang jauh lebih baik lagi," tandasnya. **(Red-95)



Share:

Wakil Wali Kota Medan Hadiri Upacara Hari Bhakti Permasyarakatan ke -54


DNM.com (Medan)
Wali Kota Medan diwakili Wakil Wali Kota Medan Ir. H. Akhyar Nasution, MSi, menghadiri Upacara Hari Bhakti Permasyarakatan ke -54 di Lapas Kelas I Medan, Jalan Lembaga Permasyarakatan, Tanjung Gusta, Helvetia, Jumat (27/04).

Upacara ini dipimpin oleh Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw. Upacara Hari Bhakti Permasyarakatan ke -54 ini juga di hadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sumut, Drs. Liberti Sitinjak, Kalapas Kelas I Medan, Asep Sarifudin, Staf Ahli Bidang Politik, Hukum dan  Pemerintahan Kota Medan, Sulaiman Harahap, Unsur Forkominda Kota Medan. Seluruh Kepala Divisi, Pejabat Eselon III dan IV Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara, serta Seluruh Kepala Unit Pelaksanaan teknis Pemasyarakatan beserta Seluruh Staf Pemasyarakatan.


Dalam Arahannya, Kapolda Sumut menyampaikan melalui Hari Bhakti Permasyarakatan ke -54, semoga semangat kita untuk mampu mempersatukan pemasyarakatan yang semakin transparan dan profesional dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat.

Selanjutnya usai Upacara, Wakil Wali Kota Medan mengikuti talk show dengan tema "fenomena over crowded dan dampaknya terhadap kehidupan di lembaga permasyarakatan". Dalam talk show ini Kapoldasu dan Perwakilan Kodam I/BB serta Kakanwil Kemenkumham Sumut. **(HMS/Red-94)

Share:

Delapan WN Taiwan Penyelundup 1 Ton Sabu Ke Indonesia Dihukum Mati

Sumber Foto : Kompas

DNM.com (Jakarta)
Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan vonis hukuman mati terhadap delapan warga negara Taiwan yang menyelundupkan 1 ton sabu ke Indonesia.

Delapan terdakwa Warga Negara Taiwan penyeludup satu ton sabu ke Pantai Anyer divonis karena terdakwa terbukti bersalah dalam menyelundupkan sabu ke Indonesia. Pertimbangan hakim menjatuhkan pidana mati adalah para terdakwa mengetahui barang yang dibawa merupakan sabu dan diberi upah yang besar. 

Sidang pembacaan putusan dibagi dua yakni Lima terdakwa berperan sebagai awak kapal Wanderlust yang mengangkut sabu dari luar negeri ke pelabuhan Anyer Banten dan Tiga terdakwa lain mengangkut sabu dari pelabuhan ke mobil.

Persidangan kedelapan terdakwa ini digelar secara terpisah karena memiliki dua peran yang berbeda. Lima terdakwa Juang Jin Sheng, Sun Kuo Tai, Sun Chih Feng, Kuo Chun Yuan, dan Tsai Chih Hung dipimpin Ketua Haruno Patriyadi.

Sumber Foto : Berlima News

"Menjatuhkan pidana kepada para terdakwa masing-masing dengan pidana mati," kata hakim ketua Haruno Patriyadi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Selanjutnya Ketua Majelis Hakim Effendi Mukhtar yang mengadili perkara tiga terdakwa, yakni Hsu Yung Li, Liao Guan Yu, dan Chen Wei Cyuan menyebut ditemukan fakta hukum para terdakwa mengetahui barang yang dibawa adalah narkotika.

"Majelis hakim telah menemukan fakta hukum bahwa walaupun pada awalnya terdakwa mengaku bahwa yang diterima itu adalah alat pertanian, tetapi akhirnya mengetahui bahwa barang yang dibawa adalah narkotika," kata Effendi, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Semua terdakwa divonis melanggar melanggar Pasal 114 Ayat 2 juncto Pasal 132 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sesuai dakwaan primer jaksa penuntut umum. **(Red-93)


Share:

Presiden Tekankan Prinsip Transparansi dan Akuntabilitas dalam Pengelolaan Dana Haji

Sumber : Biro Pers Presiden

DNM.com (Bogor)
Presiden Joko Widodo bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla dan jajaran terkait menggelar rapat terbatas membicarakan tentang pengelolaan dana haji. Pembahasan tersebut dilakukan di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Kamis, 26 April 2018.

Sebelum menerima laporan dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mengenai kepercayaan yang telah diberikan umat untuk mengelola dana, Kepala Negara menekankan bahwa prinsip transparansi dan akuntabilitas harus dikedepankan.

Sumber : Biro Pers Presiden

"Tentu saja kita ingin (pengelolaan) yang transparan dan akuntabel. Karena ini sangat penting dalam mengikuti prinsip-prinsip syariah yang ada," ujar Jokowi

Selepas pembahasan yang berlangsung selama kurang lebih satu jam, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menjelaskan bahwa dalam pembahasan itu, pihaknya membicarakan seputar persiapan penyelenggaraan haji tahun 2018 ini. Menurutnya, persiapan penyelenggaraan hingga saat ini sesuai dengan yang direncanakan.

"Prinsipnya, berbagai persiapan selama di Tanah Suci alhamdulillah sudah mendekati final," ujar Lukman.

Sumber : Biro Pers Presiden

Selain itu, dibahas pula tentang kemungkinan penggunaan dana-dana haji yang lebih efektif, sehingga penggunaannya tidak hanya untuk jemaah haji, tapi juga berbagai kepentingan umat Islam secara keseluruhan.

"Bapak Presiden intinya menekankan bahwa investasi itu selain harus betul-betul dilakukan dengan prinsip syariah dan kehati-hatian, juga harus memilih yang paling kecil risikonya dan bisa mendapat manfaat yang sebesar-besarnya," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pelaksana BPKH Anggito Abimanyu dalam kesempatan yang sama menjelaskan bahwa program investasi yang akan dilakukan terdiri atas dua jenis: investasi di Arab Saudi dan Indonesia. Hal itu dilakukan agar biaya yang diperlukan untuk penyelenggaraan ibadah haji menjadi lebih efisien.

"Tahun 2019 kita akan melakukan investasi supaya biaya ibadah haji lebih efisien dan jemaah lebih nyaman, serta seluruh kontrak-kontrak pemondokan dilakukan lebih awal dan tidak lagi dilakukan hanya satu tahun saja," ucapnya.

Sumber : Biro Pers Presiden

Mengenai investasi di Indonesia, BPKH telah melakukan penandatanganan dengan PINA (Pembiayaan Investasi Non Anggaran Pemerintah) yang dikelola Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional. Melalui PINA, investasi yang dilakukan akan dipastikan hanya kepada proyek-proyek yang memiliki risiko rendah, menghasilkan keuntungan yang optimal, serta berprinsip syariah.

"Kalau di Arab Saudi jelas seperti hotel, katering, dan transportasi. Seluruh upaya investasi itu pada prinsipnya untuk mendukung penyelenggaraan ibadah haji dari Kementerian Agama. Mudah-mudahan biaya penyelenggaraan haji kita menjadi lebih efisien," tandas Anggito. **(Red-92)
Share:

KAMMI Minta Jokowi Copot Dirut PT. Telkom


DNM.com (Jakarta)
Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) kembali mendatangi Kementerian BUMN, mereka meminta agar Rini Soemarno untuk segera memecat Dirut PT Telkom Indonesia Tbk, Alex J Sinaga. Karena dinilai telah melakukan diskriminasi kepada umat islam.

“Tidak ada tempat di dunia ini untuk manusia rasis seperti Alex, harga mati bagi kami untuk segera mencopotnya dari Direktur PT Telkom,” kata Ketua Umum KAMMI DKI Jakarta, Jimmy Juliand dalam orasinya di Kementerian BUMN, Kamis (26/4).

Kegiatan Corporate Social Responbility (CSR) yang dilaksanakan oleh PT  Telkom Indonesia Tbk di berbagai daerah yang dinilai diskriminasi akan memancing umat islam untuk marah. Ini jangan dibiarkan begitu saja, karena kata Jimmy akan sangat berbahaya jika pejabat Negara tidak bersikap proposional. “Komitmen Pemerintahan Jokowi-JK yang katanya berpihak kepada rakyat, harus diikuti oleh pejabat-pejabat di bawahnya, termasuk Dirut BUMN. Agar program Nawa Cita bisa terwujud dengan baik,” tegasnya.

Gejala ketidak adilan ini jika dibiarkan kata Jimmy akan berdampak buruk. Karena PT Telkom terkesan pilih kasih dalam memberikan bantuan kepada rumah ibadah. Dana bantuan CSR adalah dana bantuan yang harus disalurkan kepada masyarakat secara adil dan proporsional.

“Tidak seperti sekarang. Alex Sinaga sebagai Dirut hanya mementingkan kelompok-kelompoknya (SARA) dan dinilai pilih kasih dalam menyalurkan bantuan keagamaan, sehingga menimbulkan kecemburuan sosial serta dapat memicu terjadi nya konflik SARA di masyarakat,” tegasnya.

Bukan hanya dana CSR, KAMMI juga melihat berbagai permasalahan yang kerap terjadi di PT Telkom selama kepemimpinan Alex. Jadi sudah tidak pantas lagi, Alex memimpin PT Telkom. “Jika ini dibiarkan, maka Negara akan kehilangan omset terbesarnya di dunia telekomunikasi, karena Telkom bisa saja ditinggal oleh masyarakat Indonesia,” ujarnya.

KAMMI juga menyoroti turunnya harga saham Telkom tertekan di BEI jatuh ke posisi kelima dalam kapitalisasi pasar. Harga sahamnya turun hingga 11%. Sebagai BUMN yang punya sumber daya besar, harga saham PT Telkom yang dibawah 4000 dan turun hingga 11% itu sangat buruk.

“Hal ini disebabkan banyak investor yang sangat cerdas, tak bisa lagi dikelabui oleh “polesan-polesan” (make-up) performasi. Mereka melihat kinerja dan banyaknya permasalahan di tubuh Telkom yang dipimpin Alex Sinaga, hingga akhirnya melepas saham Telkom di bursa saham,” tandasnya. **(Red-91)
Share:

Polisi Tidak Netral Di Pilgub Sumut Mahasiswa Serbu DPRD Sumut


DNM.com (Medan)
Ratusan Mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Sumatera Utara,
(25/4). Aksi tersebut meminta agar Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw dan Wakapolda Sumut dicopot dari jabatannya.

Tuntutan itu menyusul tudingan Kapolda dan Wakapolda Sumut yang diduga melakukan intervensi kepada para kepala daerah untuk mendukung salah satu pasangan calon gubernur yang bertarung Juni mendatang.

Para Mahasiswa yang berunjuk rasa mengatasnamakan Presidium Dewan Mahasiswa Sumatera Utara. Mereka merupakan gabungan dari presidium mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Medan.

Presidium Dewan Mahasiswa Sumatera Utara ini juga menyatakan bahwa mereka mendapat informasi tentang intervensi dari petinggi Polda Sumut kepada kepala daerah untuk pemenangan salah satu pasangan calon.



Kordinator Aksi Abdul Razak Nasution mengatakan "Kami punya dasar untuk mengatakan ini. Kami mempunyai rekaman audio terhadap kasus ini. Tidak bisa saya bicarakan secara detail, mungkin meminta dan gerakan intervensi serta intimidasi (melalui) komunikasi, yakni meminta dukungan wajib kepada salah satu paslon gubernur Sumut. Lebih dari dua kepala daerah yang diintervensi," kata Abdul Razak

Lebih Lanjut Razak mengaku berani bertanggungjawab atas tuntutan yang mereka layangkan. Bahkan kasus itu akan mereka buka saat RDP di DPRD.

"Saya berani bertanggungjawab terhadap tuntutan yang kami layangkan," tegas Razak.

Anggota DPRD Sumut dari Fraksi Nasdem M.Nezar Djoeli yang menjumpai para mahasiswa yang berunjuk rasa mengatakan sepakat untuk melaksanakan rapat dengar pendapat dalam waktu dekat. **(Red-90)
Share:

30 Anggota DPRD Sumut Mengembalikan Uang Ke KPK

Febri Diansyah - Juru Bicara KPK

DNM.com (Jakarta)
Sebanyak 30 anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) penerima yang suap eks Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugoroho mengembalikan uang ke KPK. Jumlah uang itu senilai total Rp 1,9 miliar.

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan mengatakan Saya dapat informasi dalam enam hari di Sumut ada lebih dari 30 anggota DPRD yang mengembalikan uang yang kemudian kita sita, jumlahnya sekitar Rp 1,9 M," kata Febri.

Febri mengatakan, selama sepekan ini, penyidik KPK berada di Sumut untuk melakukan pemeriksaan. Sebanyak 94 saksi, mayoritas anggota DPRD Sumut, sudah diperiksa sehingga total sudah lebih dari 150 saksi yang sudah diperiksa.

Pengembalian uang ini, Febri memastikan catatan tersebut akan masuk berkas perkara. Nantinya informasi tersebut juga akan digunakan untuk kepentingan pemeriksaan saksi ataupun tersangka.

"Tentu saja ini akan dilakukan penyitaan dan menjadi berkas dalam perkara tersebut. Kami akan pelajari lebih lanjut pemeriksaan di Sumut tersebut untuk kepentingan tersangka atau saksi-saksi tambahan lainnya," jelasnya.


Berikut Nama - Nama 38 Anggota DPRD Sumut yang ditetapkan menjadi tersangka tersebut :

Rijal Sirait, Rinawati Sianturi, Rooslynda Marpaung, Fadly Nurzal, Abu Bokar Tambak, Enda Mora Lubis, M. Yusuf Siregar, Muhammad Faisal, Abul Hasan Maturidi, Biller Pasaribu, Richard Eddy Marsaut Lingga, Syafrida Fitrie, Rahmianna Delima Pulungan, Arifin Nainggolan, Mustofawiyah, Sopar Siburian, Analisman Zalukhu, Tonnies Sianturi, Tohonan Silalahi, Murni Elieser, Dermawan Sembiring.

Selanjutnya, Arlene Manurung, Syahrial Harahap, Restu Kurniawan, Washington Pane, John Hugo Silalahi, Ferry Suando, Tunggul Siagian, Fahru Rozi, Taufan Agung Ginting, Tiaisah Ritonga, Helmiati, Muslim Simbolon, Sonny Firdaus, Pasiruddin Daulay, Elezaro Duha, Musdalifah dan Tahan Manahan Panggabean. ** (Red-89)
Share:

Gubsu Jamin ASN Sumut Netral Dalam Pilkada

Tjahyo Kumolo dan Erry Nuradi

DNM.com (Medan)
Gubsu Dr Ir H Tengku Erry Nuradi mendorong dan menjamin netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Provinsi Sumut tahun 2018. Hal ini dilakukan sebagai bentuk dukungan Pilkada serentak yang aman dan kondusif di Sumatera Utara.
“Kalau tidak netral tentu ada aturannya. Pak Mendagri selalu memberikan persyaratan kepada kami untuk memberikan sanksi kepada ASN yang tidak netral,” ujar Gubsu pada acara Pembekalan pasangan calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah serta  Deklarasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pasangan calon Kepala Daerah-Gubernur, Walikota, Bupati beserta para Wakil dan Temu Media yang diselenggarakan oleh KPK dan KPU Sumut, di aula Raja Inal Siregar Lantai 2 Kantor Gubsu, Selasa (24/4).
Turut hadir pada kesempatan tersebut Mendagri Tjahjo Kumolo, Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang, FKPD Provsu, Ketua KPU Sumut, Mulia Banurea, Ketua Bawaslu, Safrida Rasahan, 21 pasangan calon kepala daerah di Provinsi Sumatera Utara, yaitu 2 pasangan dari Provinsi Sumatera Utara , 3 pasang dari Kota Padang Sidempuan, 4 pasangan dari Kabupaten Batu Bara, 2 pasangan dari Kabupaten Dairi, sepasang dari Kabupaten Deli Serdang, 2 pasangan dari Kabupaten Langkat, 3 pasangan dari Kabupaten Padang Lawas, sepasang dari Kabupaten Padang Lawas Utara dan 3 pasangan dari Kabupaten Tapanuli Utara dan Ketua DPRD kabupaten/kota se-Sumatera Utara.
Dalam kesempatan itu, Gubsu  juga menyebutkan, guna mendukung pilkada serentak di Provinsi Sumatera Utara, Pemprovsu telah menyediakan anggaran berupa hibah sebesar Rp1,2 triliun.

Adapun rincian hibah tersebut yakni untuk KPU Sumut sebesar Rp855 miliar lebih, untuk Bawaslu Rp273 miliar lebih dan  untuk pengamanan Polda/Kodam yang masing-masing sebesar Rp130 miliar dan Rp19 miliar. 

“Diharapkan dengan anggaran ini, penyelenggaran pilkada serentak dapat bermanfaat dan menghasilkan kepala daerah dan wakil kepala daerah yang berkualitas,” ujar Erry.
Gubsu juga mengapresiasi kegiatan pembekalan yang digelar oleh KPK RI guna melakukan pilkada yang jujur adil dan transparan sehingga menghasilkan kepala daerah yang mampu menyelenggarakan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih. Serta mengutamakan pelayanan publik yang sesuai dengan Pancasila, UUD 1945, nawacita Presiden dan Wakil Presiden RI.
Disampaikannya juga bahwa berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi dan tim Satgas Korsupgah KPK, Pemprovsu adalah terbaik pertama dalam menindaklanjuti rencana aksi Korsupgah KPK RI.
“Ada 9 rencana aksi yang kami lakukan antara lain penerapan e-government pada bidang perencanaan, penganggaran keuangan, pengadaan barang, jasa dan pelayanan terpadu satu pintu, perbaikan manajemen SDM, penguatan peran inspektorat, optimaliasi pendapatan daerah dengan menggunakan Samsat online, pembenahan asset daerah, Perda RTRW Sumut dan partisipasi publik,” sebut Erry. **(Red-88)
Share:

Ratusan Kader Karang Taruna Mendampingi Solahuddin Nasution Ke KPU Sumut



DNM.com (DNM)
Ratusan Kader Karang Taruna Melakukan long march dari Taman Budaya menuju Kantor KPU Sumut untuk memgantarkan Solihudin Nasution Mendaftar menjadi Calon Anggota DPD RI Periode 2019 - 2024.

Solihudin mendapat dukungan dari kader karang taruna dan masyarakat sumut untuk maju menjadi calon anggota dpd ri untuk mewakili masyarakat sumatera utara.


Ketua Karang Taruna Sumut Solihudin Nasution bersama team pemenangan dan kader karang taruna datang ke KPU Sumut dengan membawa satu kontainer dukungan foto copy KTP Elektronik sebagai syarat untuk mendaftar menjadi calon anggota DPD RI.


Sedikitnya ada 8.000 foto copy KTP yang diantar ke KPU Sumut, dukungan tersebut berasal dari kader dan masyarakat sumut yang diberikan dari berbagai kabupaten/kota se sumatera utara. 

Solihudin maju menjadi calon anggota DPD RI bertujuan untuk melakukan gerakan pemberdayaan serta gerakan sosial terhadap pemuda dan masyarakat sumut. **(TA/Red-87)

Share:

Ketua Karang Taruna Sumut Solahudin Nasution Mendaftar Calon Anggota DPD RI



DNM.com (Medan)
Ketua Karang Taruna Provinsi Sumatera Utara H. Solahudin Nasution, SE, M.Si menyatakan kesiapannya untuk ikut meramaikan bursa pemilihan Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Sumatera Utara tersebut.

Dukungan dari para kader karang taruna se sumatera utara menjadi modal dasar Solahudin maju untuk menjadi senator mewakili aspirasi para pemuda dan masyarakat sumut.

Niatnya maju untuk Menjadi pemimpin yang amanah. Dan juga melakukan gerakan pemberdayaan serta gerakan sosial terhadap pemuda dan masyarakat sumut.

Solahudin beserta tim pemenangan sudah mengumpulkan dukungan sebanyak 8000 Foto Copy KTP yang tersebar hampir seluruh wilayah Sumatera Utara, dan direncanakan Selasa (24/4/2018) akan mendatangi KPU Sumut untuk melakukan Pendaftaran, nantinya Puluhan kader karang taruna akan ikut mendampingi dan melakukan long march dari Taman budaya menuju Kantor KPU Sumut di Jalan Perintis Kemerdekaan.  ** (TA/Red-86)
Share:

Tuntut Regulasi Driver Ojek Online Demo Ke DPRD Sumut


DNM.com (Medan)
Ratusan para pengemudi ojek online melakukan unjuk rasa di depan gedung Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara (Sumut), di Jalan Imam Bonjol, Medan, Senin (23/4/2018). Aksi itu diikuti dari berbagai pengendara yang terdaftar di sejumlah perusahaan aplikator.

Dalam Aksi tersebut para Ojek Online menyampaikan tuntutannya, massa meminta agar pemerintah segera menerbitkan regulasi bagi transportasi online, khususnya roda dua. Baik dalam bentuk peraturan daerah (Perda) maupun peraturan gubernur (Pergub), Undang-Undang (UU) hingga Peraturan Menteri (Permen).

Koordinator aksi, Dermawan Sugeng mengatakan negara seharusnya hadir menjadi penjamin dan pelindung hak terhadap pengemudi online roda dua. Namun yang terjadi saat ini, pemerintah seakan diam dan membiarkan berbagai kasus pelanggaran, ketidakjelasan dan ketidakadilan yang dilakukan oleh perusahaan aplikator, dengan alasan belum adanya UU yang mengatur transportasi online roda dua tersebut.

"Kami berharap regulasi tersebut dapat disegerakan," ucap Sugeng dalam orasinya.

Selain itu, mereka juga meminta kepada perusahaan untuk tidak menjadikan mereka sebagai korban perang tarif antar aplikator transportasi online, yang berimbas terganggunya kinerja mereka.

"Kami juga meminta kepada pemerintah untuk segera menetapkan tarif dasar yang layak dan rasional," ujar Sugeng.

Aksi unjuk rasa itu, para pengunjung rasa dari pengemudi ojek online itu mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian. Selain itu, untuk mengatasi kemacetan arus lalu lintas polisi juga melakukan rekayasa lalu lintas Pengalihan khususnya dilakukan untuk jalur di depan gedung DPRD Sumut. **(Red-85)
Share:

Muhammadiyah Kota Medan Resmi Mendukung ERAMAS di Pilgub Sumut

PILKADA SUMUT


DNM.com (Medan)
Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Medan menggelar Musyawarah Pimpinan Tingkat Daerah (Musypimda) Ke 2 yang dilaksanakan di Hotel Achmad Tahir Jalan Pancing Medan.

Musypimda yang digelar di Muhammadiyah merupakan ajang musyawarah tertinggi kedua setelah pelaksanaan Musyawarah Daerah untuk Mengambil sebuah Keputusan.

Dalam Musyawarah yang dihadiri oleh Perwakilan Pimpinan Cabang Muhammadiyah se Kota Medan tersebut, merumuskan beberapa kebijakan dan arah pergerakan politik warga dan simpatisan Muhammadiyah Kota Medan

Ketua PCM Se Kota Medan

Sidang Pleno pengambilan Keputusan tersebut dipimpin oleh Rafdinal, S.Sos. MAP selaku Pimpinan Sidang, dalam rapat penetapan Dukungan terhadap pemilihan Gubernur dan Wakil Gurbernur tersebut peserta Musypimda sepakat memutuskan untuk Mendukung Pasangan Nomor Urut 1 Edy Rahmayadi - Musa Rajeck Shah (Eramas) melalui Tim Kembang Surya yang dibentuk oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Medan.

Ketua PDM Kota Medan Drs. Anwar Sembiring, M.Pd. mengatakan Kebijakan Strategis yang diambil oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah bersama Jajarannya beserta simpatisannya untuk mendukung pasangan nomor urut satu Edy Rahmayadi - Musa Rajeck Shah (Eramas) dapat didukung sepenuhnya. **(EPR/Red-94)
Share:

Ikhwaluddin Simatupang Terpilih Menjadi Ketua Umum IKA Fakultas Hukum UMSU

Ikhwaluddin Simatupang
Sumber Foto : Facebook

DNM.com (Medan)
Ikhwaluddin Simatupang terpilih menjadi Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Hukum UMSU (IKA FH-UMSU) periode 2018-2022 pada Musyawarah Besar Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Hukum UMSU (MUBES IKA FH-UMSU) yang dilaksanakan pada 21 April 2018 di Hotel Soechi Internasional Medan.

Ikhwal unggul dengan perolehan suara 113 mengalahkan calon lain 86 suara, serta 30 orang tidak menggunakan suaranya. Pelaksanakan musyawarah yang begitu alot, karena menyisahkan dua calon dari 4 orang yang mendaftar. Tetapi dengan alasan keterbatasan waktu dan kemapanan usia, dua calon lain menyatakan mengundurkan diri.

Sebelum dilakukan proses pemilihan, Pimpinan sidang memberikan kesempatan kepada dua calon tersisa untuk melakukan mufakat, tetapi belum berhasil, hingga akhirnya Pemilihan dilanjutkan dengan menentukan ketua umum lewat pemungutan suara.

Ikhwaluddin Simatupang dikenal sebagai mantan Direktur LBH Medan dan kuasa hukum JR Saragih melakukan upaya hukum melawan KPU Sumut dalam Pilkada Sumut.

Menurut Sekretaris Lembaga Advokasi Perlindungan Konsumen (LAPK) Padian Adi Siregar mengungkapkan Terpilihnya Ikhwaluddin Simatupang yang sudah berpengalaman dalam kerja advokasi HAM dan menduduki jabatan publik dianggap layak memimpin IKA FH-UMSU selama 4 tahun ke depan, karena memberikan kontribusi positif bagi alumni yang akan siap bersaing dengan alumni fakultas hukum lain di Sumatera Utara bahkan di Indonesia. ungkap Padian Adi.

Lebih lanjut Padian mengutarakan Peran alumni sangat besar dalam menentukan kualitas dan kepercayaan masyarakat memilih tempat perkuliahan. Bagaimanapun keberhasilan alumni memberikan citra positif di masyarakat. Ikatan alumni diharapkan menjadi wadah memberdayakan potensi para alumni. 

Sinergitas Ikatan alumni dan almamater juga menjadi hal penting untuk dibangun untuk menghasilkan kualitas mahasiswa yang mampu bersaing sejajar dengan universitas terbaik di Indonesia.

"Apabila alumni menjadi tidak memiliki kepedulian terhadap almamater atau sebaliknya, almamater tidak memiliki arti apa-apa di mata masyarakat" pungkas Padian mengakhiri. **(EPR/Red-93)
Share:

Kapal Tenggelam, Wakapolres Labuhan Batu Meninggal Dunia



DNM.com (Labuhan Batu)
Sebuah kapal cepat yang ditumpangi sejumlah perwira polisi tenggelam di perairan desa Sei Lumut kecamatan Panai Tengah, Labuhan Batu, Sumatera Utara pada Sabtu (21/4) Sore. Speed boat milik polisi air yang digunakan tersebut tenggelam saat pulang dari kunjungan kerja di desa Labuhanbalik, Panai Tengah.

Kapal yang tenggelam tersebut menewaskan Wakapolres Andi Candra, setelah melakukan penyisiran dan pencarian akhirnya Tim SAR berhasil menemukan jasad Wakapolres yang ditemukan tidak jauh dari lokasi kapal tenggelam.

Pencarian Jenazah itu dipimpin Kapolres Labuhanbatu AKBP Grido Situmorang. Tim gabungan yang terdiri dari personel Polres Labuhanbatu , BPBD, TNI, dan warga atau nelayan diterjunkan. 

"Sekitar pukul 10.00 Wib telah d&itemukan Wakapolres Labuhan Batu Kompol Andi Chandra dalam keadaan meninggal dunia," kata Kabid Humas Polda Sumut  Kombes Pol Rina Sari Ginting.

Lebih lanjut Rina SarI Ginting menuturkan dalam musibah itu, semua anak buah kapal dan penumpang yang berjumlah tujuh personel Polri, termasuk Kapolres Labuhanbatu Ajun Komisaris Besar Frido Situmorang dan Wakapolres Komisaris Andi Chandra, sempat tenggelam. Namun hanya enam personel yang berhasil selamat. "Wakapolres Labuhan Batu Kompol Andi Chandra ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Polri kehilangan satu perwira terbaiknya," tutur Rina. **(Red-92)
Share:

Cawagub Sumut Musa Rajeck Shah diperiksa KPK di Mako Brimob


DNM.com (Medan)
Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara 2018 - 2023 Musa Rajeck Shah (Ijeck) diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai Saksi kasus Korupsi Mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho di Mako Brimob Poldasu Jl.K.H. Wahid Hasyim, Sabtu (21/4/2018).

Ijeck diperiksa KPK bersama Ayahnya H. Anif, Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pihak ketiga (swasta) atas kasus suap pengesahan APBD mantan Gubernur Sumut Gatot Pudjo Nugroho.

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah memeriksa para saksi untuk mengklarifikasi kasus pada periode pemerintahan dan DPRD sebelumnya, ijeck diperiksa untuk 38 anggota DPRD periode 2009-2014, yang ditetapkan menjadi tersangka.

"Selain itu, hari ini juga teragendakan sekitar 18 saksi lain dari unsur Pemprov Sumut, staf DPRD, dan pihak swasta," sambung Febri.

Selain itu KPK juga memeriksa Gubernur Sumut H.T. Erry Nuradi, karena Saat itu Tengku Erry yang merupakan politikus Partai NasDem ini masih menjabat sebagai Wakil Gubernur Sumut.**(Red-91)
Share:

Refleksi 10 Pahlawan Wanita Inspiratif Indonesia

PERINGATAN HARI KARTINI


DNM.com (Medan)
Di balik kelembutan, seorang wanita memiliki kekuatan yang bisa mengubah dunia. Di Indonesia, deretan pahlawan nasional wanita menjadi inspirasi bagi seluruh perempuan di tanah air.

1. Raden Ajeng Kartini – Jepara



Salah satu wanita inspiratif Indonesia ini terkenal dari usahanya memperjuangkan hak-hak wanita. Berkat pemikirannya yang maju, wanita Indonesia kini bisa bekerja serta menempuh jenjang pendidikan lebih tinggi. Raden Ajeng Kartini menuliskan pemikirannya tentang kondisi sosial terutama kondisi perempuan pribumi dalam bentuk surat. Surat-surat tersebut diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia kemudian dikumpulkan hingga menjadi sebuah buku. 



2. Cut Nyak Dien – Aceh





Pahlawan wanita inspiratif dari Aceh ini turut berjuang melawan Belanda saat Perang Aceh. Kematian suaminya saat bertempur melawan Belanda membuatnya marah hingga bersumpah akan menghancurkan Belanda. Cut Nyak Dien kemudian ditangkap dan di bawa ke Banda Aceh. Karena pasukan Belanda khawatir akan kehadirannya di Aceh, beliau kemudian dibuang ke Sumedang hingga akhir hayatnya.



3. Cut Nyak Meutia – Aceh





Cut Nyak Meutia juga berasal dari Aceh. Paras cantiknya seringkali menghiasi pertempuran melawan Belanda di Aceh Utara. Beliau berjuang bersama dengan suaminya, Teuku Chik Tunong. Suaminya kemudian ditangkap dan ditembak mati Belanda. Perjuangan melawan Belanda berlanjut bersama suami barunya Pang Nanggroe. Namun, suaminya tewas terkena tembakan Belanda. Cut Meutia akhirnya berjuang sendiri bersama pasukannya hingga wafat



4. Raden Dewi Sartika – Jawa Barat 





Raden Dewi Sartika adalah salah satu tokoh perintis pendidikan untuk kaum wanita. Ketertarikannya terhadap dunia pendidikan sudah ditunjukkan sejak Dewi Sartika masih kecil. Konon, sejak kecil setelah pulang sekolah, Dewi Sartika kerap kali bermain dengan memperagakan praktik guru di sekolah, mengajari baca tulis, dan bahasa Belanda kepada anak-anak pembantu di kepatihan. Hingga akhirnya anak-anak pembantu di kepatihan bisa menulis dan membaca dalam bahasa Belanda. 


5. Hj. Fatmawati Soekarno – Bengkulu 



Ibunda dari presiden kelima Indonesia, Ibu Megawati Soekarno Putri ini adalah istri ketiga dari Presiden pertama RI, Soekarno. Fatmawati dikenal karena jasanya menjahit bendera pusaka Sang Saka Merah Putih. Bendera yang dijahit itu dikibarkan pada upacara Proklamasi Kemerdekaan Indonesia di Jakarta, 17 Agustus 1945.

6. Martha Christina Tiahahu – Maluku


Gadis yang merupakan anak sulung dari Kapitan Paulus Tiahahu ini merupakan sosok pemberani. Ayahnya adalah pemimpin tentara rakyat Maluku pada saat itu. Dia dikenal sebagai gadis pemberani dan konsekuen terhadap cita-cita perjuangannya. Kehadirannya di tengah-tengah pertempuran membakar semangat kaum perempuan untuk mendampingi kaum laki-laki di medan perang. 

7. Nyai Ageng Serang – Yogya


Nyi Ageng Serang adalah anak dari Pangeran Ronggo Natapraja yang menguasai wilayah terpencil dari Kerajaan Mataram. Sepeninggal ayahnya yang wafat, beliau menggantikan kedudukan sang ayah. Saat dewasa juga Ia turut ikut berperang melawan penjajah. Berkat perjuangannya, Nyi Ageng Serang ditetapkan menjadi pahlawan nasional oleh pemerintah pada 1974.


8. Hj. Rangkayo Rasuna Said – Jakarta



Sama seperti R.A Kartini, Rangkayo Rasuna Said juga memperjuangkan kesamaan hak pria dan wanita. Dikenal sebagai sosok pandai, cerdas dan pemberani, ia juga sangat memperhatikan kemajuan dan pendidikan untuk kaum wanita. Menurutnya, kemajuan kaum wanita tidak hanya bisa didapat dengan mendirikan sekolah, tapi juga harus disertai dengan perjuangan politik.

9. Nyai Hj. Siti Walidah Ahmad Dahlan – Yogya


Siti Walidah atau yang dikenal dengan Nyai Ahmad Dahlan adalah salah satu tokoh emansipasi wanita yang juga merupakan seorang istri dari pendiri Muhammadiyah, Ahmad Dahlan. Ia seringkali menemani suaminya dalam mengembangkan ajaran Muhammadiyah. Selain itu, dirinya juga mendirikan sekolah asrama dan sekolah putri yang mengajarkan pendidikan Islam bagi perempuan.  

10. Opu Daeng Risaju – Sulawesi Selatan 



Pejuang wanita asal Sulawesi Selatan ini membangkitkan semangat para pemuda untuk melakukan perlawanan terhadap Belanda. Tindakannya itu membuat Belanda kewalahan dan melakukan segala upaya menangkap dan menghentikan aksinya. Opu Daeng Risaju mengalami penyiksaan oleh Belanda saat tertangkap dan wafat di usianya yang ke 84. **(Red-90)





Sumber Litbang Koran Sindo

Share:

IKLAN MURAH

SUSU KURMA AULIA

SUSU KURMA AULIA
Pesan Silahkan Klik Gambar

BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno ~ Karakter Bangsa

KILAS BALIK BUNG KARNO KARAKTER  BANGSA Soekarno ketika pidato kata sambutan setelah menerima ijazah gelar Insinyur dari I...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI

loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Follow by Email

Label

#2019GantiPresiden Accounting Aceh Adat Istiadat Advokat Agama Agraria AIDS Aksi Album Anak Artikel Asahan Asian Games Asuransi Asusila Award Bakti Sosial Bandara Banjir BANK Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar Begal Bekraf Belanja Bencana Bencana Alam Berita Bhayangkara Bhayangkari Bisnis BNI BNN BPJS Buka lapak Bukit Asam Buku Bung Karno Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market Cerpen Citilink conference Covid-19 Covid19 Cuaca Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Deklarasi Deli Serdang Desa Dialog Digital Dirgahayu HUT RI Diskusi Duka Cita E-Money Ekonom Ekonomi Electronics Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech Forum Furniture G30S/PKI Games Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Go Pay Go-Jek Gojek Gotong Royong Grab Gym ham Harbolnas Hewan Hiburan HIV Hoax Hotel Hp Hukum Humbahas HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek Industri Informasi Infrastruktur Internasional Internet Investor IPM Jakarta Jawa Tengah Jawa Timur Jokowi Jurnalis Kaliber Kampanye Kamtibmas Karaoke Karhutla KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kekerasan Keluarga Kemanusiaan Kemendikbud Kemenhub KEMENPAN-RB Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Kilas Balik Bung Karno kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Koperasi Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal Kuliner Kutai Kartanegara Lakalantas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku Legislatif LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik lomba lari LPS Mahasiswa Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Mall Market Outlook Masjid Masker Mata Uang millenial Minuman Keras Minuman sehat Miras Mobil MOI Motivasi MPR Mudik Muhammadiyah Muharram Munas Musik Narkoba Narkotika Nasional Natal New Normal NKRI NU Office Olah Raga Olahraga Opini Organisasi Otomotif P Pagelaran Pahlawan Pameran Parawisata Pariwisata Partai Politik Pasar Pasar modal Patroli PC pe Pegadaian Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Peluncuran Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencurian Pendataan Pendidikan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengajian Pengamanan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Perpajakan Pers Pertamina Pertanian PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pinjam meminjam uang Polantas Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Pornografi Pra Kerja Pramuka Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik promo Property Prostitusi Public Expose Publik expose Puisi Pusat Perbelanjaan PWI Ragam Ramadhan Reksadana Relawan Jokowi Remisi Renungan resa Restoran Reward Robot Rumah Rumah sakit Rups RUU Saber Pungli Sahabat Anak Salon Samosir Sanitasi air.Lingkungan hidup Satlantas Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Senjata Sepak Bola Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Silaturahim Silaturrahim Smartphone Soekarno Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Suku bunga Sumatera Barat Sumatera Utara Sumut Superstore Suplemen Surat Terbuka Survei Survey susu Syariah Syawal Talkshow Tawuran Teknologi Terorisme Tiket Tips TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM umkm Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa UU Cipta Kerja UUD 1945 Valentine Day Virus Corona Walikota Wanita Wartawan Wirausaha Workshop

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA

PRO KONTRA RUU HIP

~> RUU HIP saat ini sedang Hangat Dipersoalkan, Karena Banyak Pihak yang telah Menolaknya, Baik dari Kalangan Ormas Hingga Partai Politik, Sehingga Terjadi Pro Dan Kontra.

<~ Memang Sebaiknya Persoalan Pancasila Tidak Usah Diganggu Gugat, Karna itu merupakan Landasan Dasar Dalam Berdirinya Negara Indonesia, Sudah Final Masalah Pancasila.

Link Terkait

close
Banner iklan disini