Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id

PAN MEDAN DENAI KUNJUNGI MUHAMMADIYAH

Ketua DPC PAN Medan Denai Memberikan Cenderamata kepada Ketua PC Muhammadiyah Medan Denai, Ustadz Alban, S.Pd.I


PAN MEDAN DENAI KUNJUNGI MUHAMMADIYAH

Dewan Pimpinan Cabang Partai Amanat Nasional Kecamatan Medan Denai Berkunjung ke Kantor Muhammadiyah Medan Denai di Jl. Tangguk Bongkar X No. 2 Medan, Kunjungan tersebut dipimpin langsung Ketua DPC PAN Medan Denai, Budi Irawan Sitorus didampingi Ketua MPP, Ihutan Pane dan Pengurus Lainnya.

Dalam Kunjungan tersebut Budi Irawan menyampaikan Maksud dan Tujuannya, "selain mempererat Silaturahmi dengan Keluarga Besar Muhammadiyah, dia menyampaikan beberapa Program PAN yang bisa disinergikan dengan Muhammadiyah Medan Denai sehingga tetap terjalin Komunikasi yang Baik" terang nya.

Selanjutnya Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Medan Denai, Alban,S.Pdi menyambut baik Kunjungan yang dilakukan oleh Partai Amanat Nasional Medan Denai, Alban Mengatakan " Secara Historis Muhammadiyah dan PAN mempunyai Kedekatan Khusus, ada "Benang Merah" antara Muhammadiyah dengan Partai Amanat Nasional sehingga tidak dapat dipisahkan, Namun Muhammadiyah Tidak terlibat dalam Struktural di PAN" ujar Alban.

Sementara itu Sekretaris Muhammadiyah Medan Denai, Ebiet Prayugo Radityo menambahkan "Kedepan, PAN harus bisa membaur dengan Keluarga Besar Muhammadiyah di setiap Ranting, ada Tujuh Ranting Muhammadiyah di Medan Denai dan Harapan kami PAN Medan Denai bisa bekerjasama dan hadir di setiap Kegiatan dan Pengajian yang dilaksanakan Muhammadiyah, agar Kedekatan Emosional terus tetap terjaga." Ungkapnya.

Pertemuan Silaturahmi tersebut diakhiri dengan Pemberian Cenderamata dari Ketua DPC PAN Medan Denai, Budi Irawan Sitorus kepada Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Medan Denai yang Diterima Ustadz Alban, S.Pd.I.
Share:

PRIMBON POLITIK - MENDUKUNG BELUM TENTU MEMILIH

Primbon Politik

MENDUKUNG BELUM TENTU MEMILIH

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta tak luput dari sorotan publik, berdasarkan hasil resmi yang dikutip dari situs KPU DKI Jakarta, perolehan suara ketiga pasangan calon belum mencukupi lebih dari 50 persen, sehingga belum bisa ditetapkan siapa yang menjadi pemenang dalam pilkada dki tersebut.

Komisi Pemilihan Umum (KPU DKI Jakarta) telah melakukan penghitungan hasil rekapitulasi suara masing-masing pasangan calon yakni Agus-Silvi (937.955) suara (17,05%), Ahok-Djarot (2.364.577) suara (42,99%) dan Anies-Sandi (2.197.333) suara (39,95%) dengan Total suara Sah 5.499.865 suara dan Tidak Sah 64.448 suara. Hasil ini telah ditetapkan.

Jadwal penyelenggaraan putaran kedua pemungutan dan penghitungan suara dilaksanakan tanggal 19 April 2017, namun hingga kini Pendukung Pasangan Nomor Urut 1 Agus-Silvi masih bingung dan bimbang menentukan pilihan kepada pasangan Ahok-Djarot atau Anies-Sandi, dari Empat Parpol Pendukung Agus-Silvi cuma Partai Amanat Nasional (PAN) yang sudah dipastikan Mendukung Anies-Sandi.

Saat ini Kedua Pasangan Calon Gubernur DKI Jakarta itu terus dibanjiri dukungan, tapi apakah dukungan tersebut murni karena visi dan misi para calon atau ada embel-embel lain? Karena pada putaran pertama banyak terjadi money politik, dari pembagian sembako, uang tunai yang dihargai hingga 1 juta rupiah dalam satu suara, dan cara-cara lainnya dilakukan para team sukses untuk mendapatkan suara.

Masyarakat Jakarta yang sulit kehidupan  perekonomian akan mengadaikan hak suaranya demi mendapatkan uang yang bisa dipakai buat keperluannya. Dan hal ini akan dimanfaatkan oleh para team sukses untuk mencapai suara sebanyak-banyaknya, Mendukung Belum Tentu Memilih, karena banyaknya relawan atau partai yang mendukung salah satu pasangan calon, belum tentu bisa mendapatkan banyak suaranya,  apalagi jika demokrasi dilakukan dengan cara-cara kotor seperti Money Politik yang sering dilakukan. Jika demikian, maka Aspirasipun akan tergadaikan, Pilihlah yang terbaik untuk Kemajuan masyarakat DKI Jakarta. (EPR)

Share:

Anak Sekolah Bertaruh Nyawa Untuk Bersekolah




ANAK SEKOLAH BERTARUH NYAWA UNTUK SEKOLAH

Padang Lawas,DNM

Pasca putusnya jembatan Desa Sabahotang Kecamatan Barumun akibat diterjang arus deras Sungai barumun beberapa hari lalu, tak menyurutkan semangat warga setempat beraktifitas. Tak terkecuali anak-anak sekolah yang harus rela dan siap bertaruh nyawa melewati arus deras sungai untuk bisa bersekolah. 

Mau tak mau dengan berbagai cara membuat pelajar terpaksa menyeberangi derasnya arus sungai.Sebagian anak-anak ada yang menyeberang tanpa bantuan orang lain. Membungkus baju dalam pleastik lalu berenang. Ada juga dipandu orang tua beriringan sambil berpegangan tangan untuk sampai ke seberang.

Begitu sebaliknya saat keluar masuk desa yang nyaris terisolir ini harus melawan arus deras sungai yang meluap.Kondisi ini terpaksa dilakukan lantaran jembatan rambin sebagai satu-satunya akses menuju Desa Sabahotang ini putus akibat dihantam arus sungai. 

Meski sudah berkali-kali dilakukan normalisasi aliran sungai, curah hujan yang tinggi membuat air sungai cenderung meluap. Dan sudah pasti menghantam pondasi jembatan hingga hanyut terputus.Kalau menunggu perbaikan atau surut dulu air ini anak-anak tidak sekolah. Terpaksa kita antar ke seberang, ujar Muhammad Mulia Harahap, orang tua yang rela mengantarkan anaknya menimba ilmu menyeberangi sungai.

Memang, anak sekolah yang sudah berani menyeberangi sendirian sudah dipastikan basah. Tak jarang pula tas dan pakaian sekolah juga ikut basah. Namun mereka tak dapat menjamin keselamatan menantang arus untuk sampai selamat ke sekolah. 

Hanya saja, kebiasaan kondisi ini membuat anak-anak sekolah menjadi terbiasa menyeberangi sungai. Dan rata-rata anak-anak dari desa yang dipisahkan air ini dipastikan bisa berenang.Kalau takut ya takut lah, tapi mau gimana lagi, nggak ada jalan. Terpaksalah berenang, kata Ahmad Sukri Nasution salah seorang pelajar sumringah.

Tentu harapan masyarakat Desa Sabahotang secepatnya pemerintah dapat menanggulangi bencana alam ini. Dengan begitu, akses jalan lancar, pulang pergi sekolah tak khawatir, keluar masuk kebutuhan dan hasil pertanian warga kembali normal.

Sebelumnya, mengatasi itu, Pemkab Palas melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) langsung tanggap. Satu alat berat Dinas PU pun diterjunkan mengeruk dasar sungai sekaligus menormalisasikan aliran sungai.Sampai kini alat berat itu bekerja dan standby di sana, kata Plt Kaban BPBD Palas H M Hamka Harahap.

Berhubung curah hujan masih tinggi, dan arus sungai masih deras perbaikan atau penanggulangan belum bisa dilakukan. Namun dikabarkan, untuk perbaikan jembatan rambin Sabahotang itu, Pemkab telah menampung anggarannya tahun ini.(MS-red/mt)

Share:

SUPERSEMAR Antara Perintah Dan Kudeta




Kilas Balik Bung Karno
Supersemar Antara Perintah Dan Kudeta

Sejarah Republik Indonesia bisa saja tenggelam, namun belum tentu akan hilang dari ingatan para sejarawan maupun para pejuang yang sudah mengabdikan dirinya buat Bangsa Indonesia terutama dalam mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pemimpin Besar Revolusi, Ir. Soekarno pernah mengalami situasi Politik yang cukup berat pasca adanya Gerakan 30 September 1965 atau yang sering dikenal dengan G30/S PKI dan telah memakan korban, namun Bung Karno menyebut Gerakan tersebut merupakan Gerakan Satu Oktober (Gestok) sebab Kejadian Dini Hari tersebut sudah masuk pada tanggal 1 Oktober 1965.

Gerakan tersebut telah membuat situasi Politik Indonesia terguncang dan membuat perbedaan pendapat antara Presiden Soekarno dan Menteri/Panglima Angkatan Darat Jenderal Soeharto, Perbedaan Pendapat tersebut terfokus dalam menyelesaikan Situasi dan Krisis Nasional yang semakin hari terus Memuncak, dari segi ekonomi, Politik dan Keamanan, ditambah dengan Aksi para Mahasiwa dan Rakyat yang melakukan Demonstrasi di berbagai tempat.

Presiden Soekarno yang Juga Panglima Tertinggi Militer dianggap tidak dapat mengendalikan situasi Indonesia yang semakin terpuruk saat itu, sehingga pada tanggal 11 Maret 1966, Presiden Soekarno mengadakan Sidang Paripurna Bersama Kabinet 100 Menteri untuk Mengambil Keputusan dan Jalan Keluar dari Krisis yang Melanda Indonesia.

Sang Proklamator tersebut masih berkeyakinan bahwa persoalan bangsa  Indonesia dapat diselesaikan, namun situasi Politik mendesaknya untuk segera mengambil Keputusan, agar persoalan tersebut diserahkan kepada Letjen Soeharto yang pada waktu itu menjabat sebagai Panglima Angkatan Darat, Dan Soeharto merasa Mampu untuk Mengatasi Masalah yang terjadi, sehingga Presiden Soekarno Menerbitkan Surat pada tanggal 11 Maret 1966, yang kita Kenal sebagai Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar), dan Soeharto Langsung Menjalankan Tugasnya diantaranya membubarkan PKI.

Setelah Terbitnya Surat Perintah Tersebut, banyak Opini terbangun di masyarakat Indonesia, bahkan banyak pihak menduga bahwa Soekarno Bukan Presiden Republik Indonesia lagi, sehingga tampak terjadi dualisme kepemimpinan di Indonesia. Namun Bung Karno berupaya meyakinkan Semua pihak bahwa dia Masih Presiden, Namun Kekuasaan yang dipegangnya perlahan telah beralih kepada Soeharto.

Sampai saat ini Surat tersebut menjadi Kontroversi karena banyak pendapat dari berbagai pihak dan kalangan sejarahwan yang berbeda pandangan dan tanggapan tentang isi dari supersemar tersebut, karena sampai saat ini juga belum ditemukan Surat Asli yang telah dikeluarkan oleh Bung Karno di Istana Bogor tersebut. (EPR)
Share:

IKLAN MURAH

SUSU KURMA AULIA

SUSU KURMA AULIA
Pesan Silahkan Klik Gambar

BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno ~ Karakter Bangsa

KILAS BALIK BUNG KARNO KARAKTER  BANGSA Soekarno ketika pidato kata sambutan setelah menerima ijazah gelar Insinyur dari I...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI

loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Follow by Email

Label

#2019GantiPresiden Accounting Aceh Adat Istiadat Advokat Agama Agraria AIDS Aksi Album Anak Artikel Asahan Asian Games Asuransi Asusila Award Bakti Sosial Bandara Banjir BANK Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar Beasiswa Begal Bekraf Belanja Bencana Bencana Alam Berita Bhayangkara Bhayangkari Bisnis BNI BNN BPJS Buka lapak Bukit Asam Buku Bung Karno Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market Cerpen Citilink conference Covid-19 Covid19 Cuaca Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Desa Dialog Digital Dirgahayu HUT RI Diskusi Duka Cita E-Money Ekonom Ekonomi Electronics Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech Forum Furniture G30S/PKI Games Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Go Pay Go-Jek Gojek Gotong Royong Grab Gym ham Harbolnas Hewan Hiburan HIV Hoax Hotel Hp Hukum Humbahas HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek Industri Informasi Infrastruktur Internasional Internet Investor IPM Jakarta Jawa Tengah Jawa Timur Jokowi Jurnalis Kaliber Kampanye Kamtibmas Karaoke Karhutla KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kekerasan Keluarga Kemanusiaan Kemendikbud Kemenhub KEMENPAN-RB Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Kilas Balik Bung Karno kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Koperasi Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal Kuliner Kutai Kartanegara Lakalantas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku Legislatif LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik lomba lari LPS Mahasiswa Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Mall Market Outlook Masjid Masker Mata Uang millenial Minuman Keras Minuman sehat Miras Mobil MOI Motivasi MPR Mudik Muhammadiyah Muharram Munas Musik Narkoba Narkotika Nasional Natal New Normal NKRI NU Office Olah Raga Olahraga Opini Organisasi Otomotif P Pagelaran Pahlawan Pameran Parawisata Pariwisata Partai Politik Pasar Pasar modal Patroli PC pe Pegadaian Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Peluncuran Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencurian Pendataan Pendidikan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengajian Pengamanan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Perpajakan Pers Pertamina Pertanian PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pinjam meminjam uang Polantas Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Pornografi Pra Kerja Pramuka Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik promo Property Prostitusi Public Expose Publik expose Puisi Pusat Perbelanjaan PWI Ragam Ramadhan Reksadana Relawan Jokowi Remisi Renungan resa Restoran Reward Robot Rumah Rumah sakit Rups RUU Saber Pungli Sahabat Anak Salon Samosir Sanitasi air.Lingkungan hidup Satlantas Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Senjata Sepak Bola Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Silaturahim Silaturrahim Smartphone Soekarno Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Suku bunga Sumatera Barat Sumatera Utara Sumut Superstore Suplemen Surat Terbuka Survei Survey susu Syariah Syawal Talkshow Tawuran Teknologi Terorisme Tiket Tips TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM umkm Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa UU Cipta Kerja UUD 1945 Valentine Day Virus Corona Walikota Wanita Wartawan Wirausaha Workshop

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA

PRO KONTRA RUU HIP

~> RUU HIP saat ini sedang Hangat Dipersoalkan, Karena Banyak Pihak yang telah Menolaknya, Baik dari Kalangan Ormas Hingga Partai Politik, Sehingga Terjadi Pro Dan Kontra.

<~ Memang Sebaiknya Persoalan Pancasila Tidak Usah Diganggu Gugat, Karna itu merupakan Landasan Dasar Dalam Berdirinya Negara Indonesia, Sudah Final Masalah Pancasila.

Link Terkait

close
Banner iklan disini