Satu - Satunya Tampil Beda, Koran Politik Paling Berani Mengkritik Terpanas dan Perang Terhadap Koruptor, Narkoba, Teroris Musuh Rakyat ~~~~~>>>>> Kami Menerima Artikel, Opini, Berita Kegiatan, Iklan Pariwara dapat mengirimkannya melalui email dutanusantaramerdeka@yahoo.co.id

Presiden Jokowi Terima Timnas U-22


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Presiden Joko Widodo menerima tim nasional sepak bola di bawah usia 22 tahun yang baru saja menjuarai Piala AFF U22 beberapa waktu lalu. Bagas Adi Nugroho, sang kapten, dan kawan-kawan diterima langsung oleh Presiden di veranda Istana Merdeka, Jakarta, hari Kamis, 28 Februari 2019.

"Saya dan seluruh rakyat Indonesia merasa bangga sekali atas prestasi dari generasi baru sepak bola Indonesia yang kita harapkan kebangkitan sepak bola Indonesia dimulai dari titik ini," kata Presiden di hadapan tim nasional U-22 beserta jajaran pelatih.

Presiden menyampaikan, dirinya dan tentunya rakyat Indonesia berharap agar prestasi tersebut mampu diulang kembali pada kejuaraan berikutnya yang akan digelar dalam waktu dekat.

"AFF sudah. Kita harapkan nanti yang AFC juga dapat. Nanti lagi di akhir tahun, di Sea Games, juga saya kira arahnya ke sana," ucapnya.

Khusus kepada pelatih Indra Sjafri yang sebelumnya juga pernah membawa tim nasional menjuarai Piala AFF dalam kelompok usia yang berbeda (19 tahun), Kepala Negara meminta agar kebersamaan dan semangat Bagas, Marinus, dan kawan-kawannya untuk tetap dijaga.

"Jangan sampai redup, Pak Sjafri. Sehingga prestasi ini betul-betul menjadi sebuah arah baru, generasi baru, kebangkitan sepak bola Indonesia," tutur Presiden.

*Apresiasi bagi Timnas U-22*

Hadir dengan anggota lengkap dan didampingi oleh jajaran pelatih yang dipimpin Indra Sjafri serta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, tim nasional U-22 meminta dukungan Presiden bagi tim nasional yang sudah harus bersiap untuk mengikuti kompetisi lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara sempat menanyakan kepada Menpora mengenai bonus yang disediakan Kemenpora bagi anggota Garuda Muda. Menpora menjawab bahwa pihaknya sudah menyiapkan bonus untuk seluruh tim nasional U-22.

"Masing-masing pemain Rp65 juta? Ya sudah, dari saya masing-masing Rp200 juta," sahut Presiden yang langsung disambut riuh.

"Oh ya, pelatih sama asisten pelatih juga dapat. Dapat semua, bukan hanya pemain. Dokternya juga dapat," ucap Kepala Negara.

Pertemuan tersebut kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama di veranda Istana Merdeka. Tampak sejumlah pemain tim nasional yang kompak mengenakan seragam berwarna merah memperlihatkan piala yang berhasil dibawa pulang Indonesia. Sementara pelatih Indra Sjafri berada di sisi kiri Presiden Joko Widodo.

Turut hadir mendampingi Presiden, Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.

                                                                                             Reporter : Arianto

Share:

Presiden Jokowi Silaturahmi dengan Peserta Halaqah Ulama Jabar


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Presiden Joko Widodo bersilaturahmi dengan ratusan peserta Halaqah Ulama dan Pimpinan Pondok Pesantren Jawa Barat di Istana Negara, Jakarta, hari Kamis, 28 Februari 2019.

Kepala Negara mengaku senang saat dapat berkumpul dan bertemu kembali dengan para ulama sebab selama ini para ulama selalu memberikan nasihat-nasihat penting.

"Setiap bertemu dengan para ulama hati saya selalu merasa tenang karena para ulama selalu memberikan petunjuk-petunjuk dan nasihat kepada saya. Baik nasihat pribadi kepada saya sebagai seorang muslim dan juga nasihat ulama kepada umara terutama untuk kemaslahatan dan kesejahteraan umat," ujar Presiden.

Dalam acara tersebut, dirinya kembali mengajak para ulama dan seluruh pihak untuk menyemai dan menjaga kerukunan di tengah perbedaan yang ada. Kodrat bangsa Indonesia, menurut Presiden, memang terlahir di atas keragaman budaya, adat, dan bahasa.

"Saya mengajak kepada para ulama untuk menyampaikan kepada masyarakat dan lingkungannya untuk merawat persatuan, kerukunan, persaudaraan, dan ukhuwah kita. Baik ukhuwah islamiah maupun wathaniah sebagai saudara sebangsa dan setanah air," ujar Presiden.

Lebih jauh, di hadapan para ulama, Presiden menjelaskan bahwa pemerintah memiliki komitmen kuat untuk mengembangkan ekonomi umat. Sejumlah kebijakan pemerintah telah diambil berdasarkan kebutuhan dari lingkungan ulama dan para santri yang disampaikan kepadanya.

"Karena sering keluar-masuk di pondok pesantren membuat saya tahu kebijakan apa yang harus kita keluarkan dan kerjakan. Semakin tahu kita keluhan-keluhan dari para santri dan yang mulia para kiai juga menyampaikan kepada saya," ucap Kepala Negara.

Dari sejumlah masukan yang ada, pemerintah menyadari bahwa ekonomi umat memiliki potensi yang besar bila dibangun dan bermula dari lingkungan pondok pesantren itu sendiri. Bank Wakaf Mikro telah dibangun dan terus berjalan di 44 pondok pesantren untuk mewujudkan hal itu. Ke depannya, akan lebih banyak lagi pondok pesantren yang dihampiri oleh program keumatan ini.

"Memang, pondok pesantren kita ini ada 29.000. Kalau jumlah 44 itu ya belum banyak betul. Tetapi ini yang paling penting sudah kita mulai. Kemudian nanti kita koreksi, kita evaluasi, kurangnya apa, jeleknya apa, enggak benarnya di mana baru dibesarkan," tutur Presiden.

Selain itu, keterampilan para santri juga dipandang penting untuk dapat bertahan dalam era persaingan global ini. Maka, pemerintah belakangan ini mulai menggencarkan pembangunan balai latihan kerja (BLK) di sejumlah pondok pesantren. Tak tanggung-tanggung, tahun ini ditargetkan untuk dapat terbangun 1.000 BLK di seluruh Indonesia.

"Tahun ini insyaallah sebentar lagi dimulai akan kita bangun 1.000 BLK komunitas di pondok-pondok pesantren. Saya sudah perintah kepada Menteri Tenaga Kerja tahun depan kalau 1.000 rampung minimal 3.000 BLK komunitas (dibangun kembali)," tutup Presiden.

Ke depannya pemerintah mengharapkan lebih banyak lagi masukan-masukan para ulama dan santri demi pengembangan kebijakan pemerintah dan kemaslahatan umat itu sendiri.

                                                                                              Reporter : Arianto

Share:

Aston Imperial Bekasi Hotel Gelar Saturdice Night Fever #2


Duta Nusantara Merdeka | Bekasi
Aston Imperial Bekasi Hotel & Conference Center, hotel bintang 4 di bawah manajemen Archipelago International yang berlokasi di pusat kota Bekasi, mengundang Weird Genius sebagai bintang tamu untuk memeriahkan acara Saturdice Night Fever #2 pada hari Sabtu, 02 Maret 2019 di Sky Resto & Lounge lantai 16.

Weird Genius merupakan grup musik elektronik yang terdiri dari dua YouTuber Indonesia serta seorang DJ. Dua YouTuber itu ialah Eka Gustiwana dan Reza “Arap” Oktovian, serta seorang DJ yaitu Billy Taner. Ketiganya berfokus di musik elektro dan memiliki visi untuk memperkenalkan Indonesia ke mancanegara. Pengunjung yang datang dikenakan biaya Welcome Drink seharga Rp 200,000 apabila melakukan pemesanan sebelum acara, dan dikenakan biaya Welcome Drink seharga Rp 300,000 pada saat acara. Sedangkan untuk booking table, dimulai dari harga Rp 2,000,000.

Dengan mengundang Weird Genius, Aston Imperial Bekasi Hotel & Conference Center berharap bahwa anak-anak muda di Bekasi dapat mengetahui keberadaan Sky Resto & Lounge sebagai tempat bersantai menghabiskan waktu bersama teman yang menawarkan pilihan minuman dan makanan berkualitas yang disiapkan oleh Chef handal dan  berpengalaman untuk berbagai pilihan makanan Tradisional Indonesia, Asian dan Western. Panorama yang dihadirkan oleh Sky Resto and Lounge adalah langsung dapat melihat indahnya pemandangan kota Bekasi pada malam hari secara 360 derajat.

Aston Imperial Bekasi Hotel & Conference Center pun berada di lokasi strategis di tengah Kota Bekasi serta tersambung langsung dengan pusat perbelanjaan Bekasi Cyber Park dan juga transportasi publik yang dapat memudahkan akses bagi para Tamu yang akan datang.

Memiliki 1 Grand Ballroom dengan kapasitas hingga 1200 orang yang dapat mengakomodasi berbagai kegiatan, Aston Imperial Bekasi  Hotel & Conference Center juga dilengkapi dengan 169 kamar dengan type Superior, Deluxe, Premier dan Junior Suite serta memiliki fasilitas pendukung lain yaitu Imperial Coffee shop, Sky Resto and Lounge, Infinity Rooftop Swimming Pool, Gym dan 9 meeting room.

Unduh aplikasi Archipelago Membership untuk mendapatkan harga spesial sepanjang tahun di seluruh properti Archipelago International di Indonesia dan Malaysia.

Tentang Archipelago International

Archipelago International, telah memiliki portofolio terbesar di Indonesia dengan lebih dari 135 hotel (18,000 kamar) dan 100 properti baru yang sedang dalam pengembangan di seluruh Indonesia, Karibia, Filipina, Arab Saudi dan Malaysia. Dengan lebih dari 18,000 kamar dan 9 merk di lebih dari 55 kota, merk meliputi NOMAD, favehotel, Hotel NEO, Quest Hotel, HARPER, ASTON, the Alana, Aston Heritage Collection, dan Kamuela. Jajaran hotel dari vila yang teramat sangat mewah hingga hotel dengan pelayanan-terpilih, dan hotel dari kelas ekonomi ke pelayanan apartemen dan tempat tinggal.

                                                                                                   Reporter : Arianto



Share:

Presiden Jokowi Buka Musyawarah Nasional Alim Ulama sekaligus Konferensi Besar Nahdlatul Ulama 2019


Duta Nusantara Merdeka | Banjar, Jawa Barat
Presiden Joko Widodo membuka acara Musyawarah Nasional Alim Ulama sekaligus Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (NU) Tahun 2019 yang bertempat di Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar, Kota Banjar, Jawa Barat, pada Rabu, 27 Februari 2019.

Dalam sambutannya, Kepala Negara menyampaikan apresiasinya kepada NU yang berkontribusi besar dalam merawat keutuhan negara. Sejarah menyebut bahwa warga Nahdliyin termasuk yang berada di garis terdepan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan.

"NU sebagai _jamiyah diniyah_ Islamiah terbesar di Indonesia dan bahkan di dunia sudah memberikan kontribusi yang sangat besar dalam perjuangan, menjaga, dan merawat negara besar kita Indonesia yang kita cintai bersama," ujar Kepala Negara.

Kepala Negara juga menyebut bahwa NU selalu berupaya untuk mempertahankan dasar negara Pancasila dari pihak-pihak yang ingin mempertentangkan Pancasila dengan Islam. NU sendiri memandang bahwa Pancasila merupakan solusi kebangsaan yang menjadi konsensus berbangsa dan bernegara sejak Indonesia merdeka.

"Maka saya menyambut dengan penuh gembira Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar tahun 2019 Nahdlatul Ulama pada siang hari ini," tutur Presiden.


*Peningkatan Kapasitas SDM*

Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siroj, yang turut memberikan sambutan sebelum Presiden, mengangkat pembahasan soal gelombang revolusi industri keempat. Sejalan dengan revolusi tersebut, NU memandang perlunya peningkatan kapasitas sumber daya manusia Indonesia untuk dapat menghadapi revolusi industri yang sudah di depan mata.

"NU perlu mengingatkan bahwa manusia dan kemanusiaan harus tetap merupakan dimensi utama dalam pembangunan," ucap Presiden.

Menanggapi hal itu, Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa pemerintah telah mempersiapkan strategi besar dalam rangka peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Menurutnya, seluruh pihak harus optimistis bahwa bangsa kita memiliki kemampuan untuk bersaing dengan negara-negara lain di tengah perubahan global.

"Kita harus optimistis bahwa SDM-SDM Indonesia mampu berkompetisi mampu bersaing dengan negara-negara lain," tutur Kepala Negara.

Untuk mewujudkan hal itu, Presiden mengatakan, pihaknya akan bersegera membangun ribuan balai latihan kerja (BLK) utamanya di lingkungan pondok pesantren. BLK itu akan mewadahi para angkatan kerja untuk memperoleh peningkatan kemampuan.

"Tahun ini segera dibangun 1.000 BLK komunitas di pondok-pondok pesantren. Saya sudah perintahkan juga kepada Menaker tahun depan minimal 3.000 BLK komunitas di pondok-pondok pesantren juga harus dibangun," ujar Kepala Negara.

                                                                                               Reporter : Arianto



Share:

Neuroleadership Membidani Pemimpin Yang Visioner, Profesional dan Kreatif


Duta Nusantara Merdeka |

Oleh :
Dede Farhan Aulawi

Seiring dengan bertaburannya tema – tema milenial terkait Revolusi Industri 4.0 dan ruang – ruang inovasi digital memunculkan kesadaran baru akan arti dan peran strategis dari Artifial Intelligence (AI). Untuk memahami AI secara substansial harus terlebih dahulu dipahami ilmu tentang bagaimana sistem syaraf dan otak bekerja pada manusia.

Ilmu pengetahuan tentang sistem syaraf dan otak pada manusia itu banyak dikenal dengan istilah Neurosains (Neuroscience). Dengan demikian Ilmu saraf (Neurosains) ini adalah bidang ilmu yang mempelajari sistem saraf atau sistem neuron. Area studinya mencakup struktur, fungsi, perkembangan genetika, biokimia, fisiologi, farmakologi, informatika, penghitungan neurosains dan patologi sistem saraf.

Jadi jika saat ini mulai banyak muncul istilah Neuroleadership yang menghiasi ruang media, maka Neuroleadership dapat didefinisikan sebagai penerapan Neuroscience dalam Pengembangan Kepemimpinan (Leadership Development). Penemuan – penemuan baru di bidang ilmu saraf dapat dimanfaatkan untuk membantu dalam mengungkap fisiologi efektivitas kepemimpinan, dan pada akhirnya bisa digunakan dalam pengembangan kepemimpinan, pelatihan manajemen, pendidikan dan konsultasi manajemen perubahan, dan lain - lain. 


Hal tersebut bisa dibuktikan dari tulisan Kimberly Schaufenbuel yang menjelaskan tentang aplikasi praktus dari neuroscience dalam kepemimpinan. Termasuk contoh – contoh bagaimana menerapkan neuroleadership untuk meningkatkan praktik kepemimpinan, mengubah manajemen, inovasi, kreativitas, dan meningkatkan keterlibatan karyawan agar organisasi semakin kompetitif dan unggul.

Baca Juga : Peran Great Spirit Terhadap Perkembangan Neuroscience Terapan

Organisasi yang kompetitif dan unggul tidak bisa dihasilkan atas kerja individual, melainkan kolektifitas energi kebersamaan agar menghasilkan karya yang maksimal. Setiap karyawan harus menyadari akan arti peran, fungsi dan tanggung jawabnya sehingga bisa bekerja secara profesional, disiplin dan penuh tanggung jawab. Bagaimana meresonansikan energi fikiran yang positif yang dibangun atas dasar keyakinan, kesungguhan dan kepercayaan.

Kepemimpinan yang bisa mengorganisasikan setiap sumber daya yang terbatas semaksimalmungkin, seefektif mungkin, dan seefisien mungkin adalah kepemimpinan yang mampu mengoptimalkan peran syaraf dan otaknya agar senantiasa terlatih dan teruji menjadi manusia – manusia yang tangguh, survive dan terus berjuang untuk menyalakan lilin – lilin harapan.

Sebagaimana diketahui bahwa ada dua dua kemampuan otak manusia yang terkait dengan inovasi dan pemikiran kreatif, yaitu (1) Jaringan Default, yang memiliki kemampuan untuk melampaui atau membayangkan seperti apa rasanya berada di tempat atau waktu yang berbeda, dan (2) Jaringan Kontrol, yaitu area otak yang membuat orang tetap hidup. 

Artinya Jaringan Default untuk mendorong inovasi dan Jaringan Kontrol untuk mendorong fokus. Jadi berbagai kemajuan dalam bidang ilmu saraf dapat membantu untuk mengungkap misteri efektivitas kepemimpinan serta meningkatkan berbagai bidang kerja. Jadi neuroleadership memiliki ruang lingkup, tentang (1) Gambaran tentang bidang ilmu saraf, (2) Mengenal konsep "neuroleadership", (3) Aplikasi neuroscience dalam meningkatkan kinerja, praktik kepemimpinan, manajemen perubahan, inovasi, kreativitas, dan keterlibatan karyawan. **


Share:

Polda Sumut Berhasil Mengungkap Kasus Tindak Pidana Narkotika Jenis Shabu dan Ectasy


Duta Nusantara Merdeka | Medan
DitNarkoba Polda Sumut berdasarkan informasi dari masyrakat.  Jumat 22 februari 2019  dari informasi tersebut,personil unit 2 Subdit ll Ditnarkoba Polda Sumut  langsung menuju ke tempat kejadian perkara melakukan pemberhentian  mobil mobilio dan berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka  JL.

Dari Tersangka dengan barang bukti menangkap tiga pelaku kurir narkotika jenis sabu-sabu dan ekstasi.  Total barang bukti disita dalam penangkapan yang dilakukan secara terpisah ini sebanyak  33,5 Kg sabu dan 13.500 butir ekstasi. 

Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto mengatakan pengungkapan ini berawal dari penangkapan terhadap tersangka di jln salah satu kawasan di Medan. Polisi menerima informasi bahwa pelaku membawa narkoba yang disimpan dalam mobil miliknya.

“Mendapat informasi tersebut, personel unit 2 Subdit II DitNarkoba Polda Sumut langsung menuju TKP dan melihat mobilio yang dimaksud langsung melakukan pemberhentian. Mobil tersebut dikemudikan oleh pria berinisial JI dan petugas langsung melakukan penggeledahan,” terang Kapoldasu dalam keterangan persnya, Rabu (27/2).

Saat melakukan penggeledahan mobil, polisi menemukan sabu seberat 26,5 Kg dengan rincian 15 bungkus plastik teh China yang bertuliskan Qing Shan yang diduga berisi narkotika jenis sabu-sabu seberat 15 KG. Kemudian terdapat 7 bungkus plastik kopi Malaysia yang bertuliskan Alicafe yang didalamnya berisikan narkotika jenis sabu-sabu dengan berat 7 KG, Lima bungkus plastik warna putih transparan yang didalamnya berisikan narkotika jenis sabu-sabu seberat 4,5 KG.

Selanjutnya, ekstasi merek Kenzo warna oranye sebanyak tiga bungkus kemasan Aluminium Foil yang masingmasing berisi 4500 butir. “Total keseluruhan ekstasi berjumlah 13,500 butir,”ujarnya. Selanjutnya, sambung mantan Wakapolda Sumut ini, JI dibawa untuk melakukan pengembangan dan saat itu, JI melakukan perlawanan dan terpaksa dihadiahi timah panas pada kaki sebelah kiri.

Kemudian, berdasarkan interogasin yang dilakukan kepada tersangka JI, diperoleh informasi bahwa seorang pria yang akan membawa narkotika jenis sabu-sabu dari Tanjungbalai menuju kota Medan. Setelah dapat keterangan dari JI, personel Unit 4 Subdit II DitNarkoba Polda Sumut pada Minggu (24/2/2019) sekitar pukul 01.00 WIB di Jalan Medan-Tanjung morawa, Kecamatan Tanjung morawa, kabupaten Deliserdang tepatnya diluar pintu tol Tanjungmorawa.

“Disitu kita menangkap seorang pria berinisial S dengan barang bukti yang disita berupa sebungkus plastik bertuliskan indomaret berisikan 5 bungkus plastik kuning keemasan Guan Yin Wang berisikan Narkotika Jenis sabu seberat 5 Kg,”terangnya. 

Saat dilakukan pengembangan, S juga melawan dan diberi tindakan tegas terukur berupa tembakan di kaki kanan. Saat diinterogasi, S menyatakan akan ada satu orang pria di Binjai yang akan menerima narkotika jenis sabu-sabu dari provinsi Riau.

“Dihari yang sama sekitar pukul 14.30 WIB petugas unit 1 Subdit II DitNarkoba Polda melakukan pengembangan di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Bandar Senembah, Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai tepatnya di pinggir jalan dilakukan penangkapan terhadap seorang laki-laki dengan inisial VS dengan barang bukti yang disita berupa sebungkus plastik warna hitam berisikan dua bungkus plastik kuning keemasan Guan Yin Wang berisikan Narkotika Jenis shabu seberat 2 Kg,”terang Kapolda.

Para tersangka melanggar Pasal 114  Ayat (2) dan atau Pasal 112 Ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika  dengan ancaman hukuman Pidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau paling singkat penjara 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 1 Miliar dan paling banyak Rp 10 M (UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika).

“Dengan diamankannya 33,5 narkotika jenis sabu dan 13500 butir ekstasi, Polda Sumut Selamatkan sebanyak 348.500 Orang anak bangsa,”terang Kapolda Sumut. **

Wartawati DNM : Nora Tarigan
Share:

PT. Asuransi Jiwa Taspen Gelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
PT. Asuransi Jiwa Taspen (Taspen Life) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dalam rangka pengesahan Laporan Keuangan Tahun 2018 hari Kamis, 28 Februari 2018 pukul 09.00 - 11.30 wib bertempat di Board Room, Hotel Borobudur, Jakarta. Acara kemudian dilanjutkan dengan konferensi pers yang dihadiri oleh seluruh Direksi Taspen Life, yaitu Maryoso Sumaryono selaku Direktur Utama, Indra selaku Direktur Teknik & Operasional, Ida Bagus Nugraha selaku Direktur Keuangan & Umum dan Arijanti Erfin selaku Direktur Pemasaran.

Direktur Utama Taspen Life, Maryoso menyampaikan dalam paparannya bahwa kinerja Taspen Life selama tahun 2018 berhasil menunjukkan pertumbuhan yang positif. Hal tersebut terlihat pada pendapatan premi perusahaan pada tahun 2018 yang berhasil mencapai Rp 528,12 miliar meningkat sebesar 6,79% dari tahun sebelumnya yaitu Rp 494,53 miliar. Atas pertumbuhan pendapatan premi tersebut, Perusahaan berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan premi produk individu hingga sebesar 2.701,21%. Pertumbuhan pendapatan premi tersebut merupakan keberhasilan Taspen Life dalam memperluas pangsa pasarnya serta meningkatkan sinergi usaha dengan induk perusahaan, yaitu PT Taspen (Persero).

Maryoso menambahkan Perolehan hasil investasi pada tahun 2018 sebesar Rp 243.45 miliar meningkat 7,91% dari tahun sebelumnya yaitu Rp 225,60 miliar. Atas pertumbuhan pendapatan premi dan hasil investasi tersebut, Taspen Life pada tahun 2018 berhasil mencatatkan total pendapatan sebesar Rp 738,45 miliar, meningkat 8,59% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 680,03 miliar.


Taspen Life terus meningkatkan kinerjanya dan melakukan penetrasi pasar, sehingga sampai dengan Desember 2018 jumlah pesertanya sebanyak 582.626 peserta atau meningkat 12,61% dari tahun sebelumnya yakni sebanyak 517.367 peserta. Taspen Life berkomitmen untuk menjadi perusahaan asuransi jiwa yang terpercaya dan selalu memberikan pelayanan yang terbaik bagi
para peserta, hal tersebut terlihat pada tahun 2018 Taspen Life telah membayarkan klaim sebesar Rp 468,30 miliar. ujar Maryoso.

Atas pencapaian kinerja yang positi selama tahun 2018, Taspen Life berhasil catat kenaikan laba sebesar 16.11% menjadi Rp 76.15 miliar dari Rp 65.58 miliar di tahun sebelumnya.

Dalam rangka mempertahankan eksistensi Perusahaan dalam era Digital, sejak tahun 2018 Taspen Life telah mempersiapkan sistem untuk mendukung pemasaran produk asuransi melalui Digital Insurance, yang memudahkan peserta/pemegang polis mulai dari melakukan pendaftaran online, underwriting sampai dengan auto klaim, tutur Indra selaku Direktur Teknik dan Operasional. diharapkan dengan menerapkan Insurtech di tahun 2019 Taspen Life dapat melakukan penetrasi pasar lebih luas lagi di masyarakat Indonesia khususnya di kalangan Milenial.

Sejalan dengan capaian kinerja positif perusahaan, selama tahun 2018 Perusahaan pun berhasil mendapatkan beraneka ragam penghargaan serta meraih peringkat idA+ (single A plus, stable outlook) dari PEFINDO. tutup Indra.

                                                                                                         Reporter : Arianto
Share:

Presiden Jokowi Serahkan Bantuan Kredit Usaha Rakyat di Tasikmalaya


Duta Nusantara Merdeka | Tasikmalaya
Presiden Joko Widodo menyerahkan bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada kurang lebih 600 pelaku usaha tani dan ternak. Penyerahan yang digelar di Pondok Pesantren Miftahul Huda, Tasikmalaya, tersebut merupakan bagian dari kegiatan kunjungan kerja Presiden ke Jawa Barat pada Rabu, 27 Februari 2019.

Pemerintah saat ini hendak mendorong penyaluran KUR kepada pelaku-pelaku usaha di sektor produksi. Hal ini dimaksudkan agar produktivitas para pelaku usaha dapat meningkat sekaligus memberikan peluang bagi mereka untuk mengembangkan usahanya.

"Kalau pinjam KUR bunganya berapa sih? Tujuh persen setahun. Harus tau. Karena kalau bukan KUR itu mahal, bukan segitu. Ini KUR disubsidi oleh pemerintah," kata Presiden menjelaskan keuntungan program KUR yang dijalankan ini.

Presiden menjelaskan, pemerintah saat ini memiliki banyak sekali program-program kerakyatan dan umat. Pihaknya menginginkan agar ekonomi rakyat dan umat mampu berkembang lebih jauh. Ia meminta kepada para pelaku UMKM untuk benar-benar memanfaatkan sejumlah program tersebut.

"Pemerintah sekarang ini punya program-program ekonomi umat dan program ekonomi rakyat. Yang pertama, ada yang namanya program Mekaar," kata Presiden.

Program Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) merupakan layanan pemberdayaan melalui pembiayaan berbasis kelompok bagi ibu-ibu prasejahtera. Layanan tersebut menyediakan bantuan pembiayaan dengan besaran Rp2 hingga Rp5 juta yang diberikan bertahap tanpa jaminan.

Program Mekaar ini telah berjalan selama beberapa tahun belakangan dengan melakukan pembinaan dan pendampingan kepada para nasabahnya di sejumlah daerah. Dalam jangka panjang, para nasabah Mekaar yang sebagian besar merupakan pelaku usaha supermikro diharapkan mampu mengembangkan usahanya dan beranjak tingkatan menjadi usaha kecil atau menengah.

Selain Mekaar, ada juga program serupa berupa Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) yang menyasar kepada usaha mikro yang berada di lapisan terbawah dan belum bisa difasilitasi perbankan.

"Ada juga program yang namanya UMi. Itu lebih kecil lagi. Juga sama, bisa dipakai untuk usaha-usaha kecil-kecil yang di rumah," kata Presiden.

Khusus lingkungan pondok pesantren, pemerintah juga memiliki program Bank Wakaf Mikro yang saat ini sedang dalam tahap pengembangan. Program ini hendak menyasar para santri maupun masyarakat yang berada di sekitar lingkungan pondok pesantren untuk memulai usaha ataupun mengembangkan usaha yang telah ada.

"Bank Wakaf Mikro ini telah didirikan di 44 pondok pesantren. Satu pondok diberikan modal kurang lebih Rp8 miliar," tutur Kepala Negara.

Kepala Negara mengatakan, program tersebut telah berjalan selama dua tahun belakangan. Ke depannya, pemerintah akan membangun lebih banyak lagi Bank Wakaf Mikro di pondok-pondok pesantren di seluruh Indonesia.

"Ini sudah berjalan dua tahun. Mau kita evaluasi dan perbaiki. Nanti pondok-pondok yang lain juga akan diberikan Bank Wakaf Mikro," ujar Presiden.

Presiden berharap agar masyarakat betul-betul memanfaatkan sejumlah program tersebut. Pemerintah memberikan peluang yang sebesar-besarnya bagi masyarakat untuk dapat meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan melalui sektor usaha.

"Saya harapkan nantinya program seperti yang kita berikan pada sore hari ini bisa terus kita perbanyak dan tingkatkan sehingga ekonomi rakyat, ekonomi umat, betul-betul mendapatkan manfaat dari setiap program yang ada," kata Kepala Negara.

Turut mendampingi Presiden, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

                                                                                               Reporter : Arianto
Share:

Presiden Jokowi Resmikan Bandara Wiriadinata di Tasikmalaya


Duta Nusantara Merdeka | Tasikmalaya
Sebelum kembali ke Jakarta, Presiden Joko Widodo meresmikan Bandara Wiriadinata, Kota Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat pada Rabu sore, 27 Februari 2019.

Presiden setelah menandatangani prasasti di bandara tersebut mengatakan kepada jurnalis akan menginstruksikan kepada maskapai Garuda Indonesia untuk menambah jadwal penerbangan dari dan ke Tasikmalaya melalui Bandara Wiriadinata.

"Nanti kita harapkan Maret ada tambahan _flight_ lagi. Saya akan perintah lagi Garuda tambah satu (penerbangan) karena kelihatannya pasarnya menghendaki itu," ujar Presiden.

Bandara tersebut semula berfungsi sebatas pangkalan udara operasional TNI. Belakangan, bandara tersebut dibuka untuk penerbangan komersial.

Pemerintah kemudian melakukan pengembangan bandara tersebut dengan menambah panjang landasan pacu hingga mencapai 1.600 meter dan membangun terminal khusus penumpang. Pengembangan tersebut diharapkan dapat memacu pertumbuhan pariwisata di Tasikmalaya dan sekitarnya.

Terkait hal itu, Kepala Negara telah menerima usulan Gubernur Jawa Barat yang menginginkan adanya rute perjalanan alternatif untuk menuju daerah tersebut dari Jakarta.

"Mungkin tadi, sesuai usulan Pak Gubernur, bisa saja yang satu lewat Bandung, Jakarta-Bandung-Tasik, Tasik-Bandung-Jakarta. Yang satu langsung. Mungkin itu," ujar Presiden.

Tampak mendampingi Presiden pada peresmian bandara ini, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

                                                                                               Reporter : Arianto


Share:

Dompet Dhuafa Luncurkan Program “Pancasila In Action”


Duta Nusantara Merdeka | Banten
Tsunami Selat Sunda yang melanda pesisir Banten dan Lampung, menorehkan luka serta memberikan dampak kerusakan bagi masyarakat sekitaran pesisir Banten dan Lampung. Dompet Dhuafa bersama Bina Swadaya serta unsur masyarakat lain, dan didukung Radio Republik Indonesia menggelar acara peluncuran program “Pancasila In Action” Banten Bangkit Berdaya yang bertempat di Kantor RRI Banten, Jl. Lingkar Selatan, Kav. Puri, Ciracas, Kota Serang, Banten. Rabu (27/02)

“Para korban bencana tsunami Selat Sunda masih membutuhkan bantuan masyarakat untuk perbaikan ekonomi pasca bencana yang terjadi di pesisir Banten ini. Dompet Dhuafa bersama pemerintah dan semua kalangan akan selalu bekerjasama untuk memulihkan ekonomi masyarakat korban bencana. Sehingga mereka bisa bangkit seperti sediakala sebelum bencana terjadi," ungkap drg. Imam Rulyawan MARS., selaku Direktur Utama Dompet Dhuafa.

Di tempat yang sama, inisiator dan Ketua Pembina Dompet Dhuafa, yang juga penggagas program "Pancasila in Action", Parni Hadi mengatakan, apa yang dilakukan para relawan dan masyarakat pada umumnya dalam membantu korban bencana adalah aksi nyata dalam rangka imolementasi nilai-nilai Pancasila. "Jadi kita tidak sekedar banyak bicara tentang Pancasila tapi tidak melakukan apa-apa," ujar Parni saat memberikan sambutan.

Dalam acara ini juga diberikan secara simbolis bantuan masyarakat yang disalurkan melalui Dompet Dhuafa, Bina Swadaya, dan RRI kepada penyintas bencana. Bantuan tersebut adalah pembangunan mushola di wilayah Sumur, Pandeglang, jaminan makan bulanan (jambu) dan 3000 paket sembako.

Pada acara “Pancasila In Action” Banten Bangkit Berdaya, bertujuan untuk memperkuat kolaborasi dalam implementasi progam pemulihan di pesisir Banten, serta mengajak kepedulian sosial masyarakat pada masa recovery dalam ikhtiar menghidupkan perekonomian. Selain itu juga, terdapat beberapa acara dalam “Pancasila In Action” Banten Bangkit Berdaya seperti Talkshow dengan tema “Mengukur Semangat Kerelawanan di Banten”, Tanda Tangan Komitment Bersama Wujudkan Banten Bangkit Berdaya, Aksi penanaman pohon, serta Pembagian Sembako, Cek Kesehatan, Periksa Mata, Donor Darah, Service Motor Gratis dan Dapur Keliling.

                                                                                               Reporter : Arianto
Share:

Islamic Book Fair 2019 Usung Tema Literasi Islam untuk Kejayaan Bangsa


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Pameran Buku Islam atau Islamic Book Fair (IBF) ke-18 tahun 2019 yang merupakan Pameran tahunan terbesar buku Islam digelar di Hall A dan B  Jakarta Convention Center (JCC)  Senayan Jakarta selama lima hari, 27 Februari 2019 sampai 3 Maret 2019.

“Islamic Book Fair 2019 dibuka hari Rabu 27 Maret 2019 oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Syafruddin. Pameran akan berlangsung hingga hari Ahad 3 Maret 2019,” ujar Ketua Panitia Islamic Book Fair (IBF) 2019, Anis Baswedan di Jakarta.

Anis menambahkan, IBF 2019  mengusung tema  “Literasi Islam untuk Kejayaan Bangsa”.  IBF 2019 diikuti  213 penerbit buku dari  Indonesia maupun mancanegara dengan 48.250 judul dan 3,6 juta eksemplar buku. “Penerbit luar negeri berasal dari Mesir, Arab Saudi ada, Malaysia, Brunei Darussalam, Turki," ucap Anis.

Ada banyak mata acara selama  IBF berlangsung.  Salah satunya adalah pemberian pengharaan Islamic Book (IB) Award untuk buku terbaik, tokoh penulis legendaris, dan Tokoh Perbukuan Islam.

IB Award untuk karya terbaik mencakup buku Islam kategori fiksi dewasa;  buku Islam kategori nonfiksi dewasa; buku Islam kategori fiksi anak;  buku Islam kategori nonfiksi anak;  buku Islam kategori terjemahan terbaik;  buku Islam kategori sampul terbaik;  buku Islam kategori ilustrasi terbaik; dan kategori lifetime achievement;  serta tokoh perbukuan Islam.  “Adapun penghargaan untuk penulis legendaris atau lifetime achievement  diberikan kepada tokoh  yang sudah berkontribusi besar dalam memajukan dan mencerdaskan masyarakat melalui buku,” ujarnya.

Anis menambahkan IBF 2019 mengangkat konsep Wisata Literasi. Pasalnya, banyak pengunjung yang tidak hanya datang untuk mencari buku, tapi juga sekalian berwisata. 


“Selain membeli buku, pengunjung juga bisa mengikuti kegiatan bedah buku, book signing, seminar, talkshow, dan kegiatan lainnya.   Tersedia pula Kids Zone yang bisa dimanfaatkan orang tua bersama buah hatinya,” paparnya.

Wakil Ketua Panitia IBF 2019, Syahruddin El-Fikri menambahkan, salah satu yang berbeda di IBF 2019 adalah adanya  midnight sale atau program belanja buku tengah malam yang memberikan diskon mulai dari 30 persen hingga 70 persen.  Midnight sale diadakan pada Jumat malam dan Sabtu malam. Pada hari biasa, pameran dibuka pukul 09.00 - 21.00. Khusus Jumat malam dan Sabtu malam, pameran dibuka pukul 09.00 - 23.00 wib.

Menurut Syahruddin, hal tersebut dilakukan karena banyaknya permintaan agar pameran diselenggarakan lebih panjang. Ia mengatakan, pameran akan dibuka pukul 09.00 sampai 21.00 WIB dengan potongan harga hingga 70 persen.  “Buku-buku di IBF pada midnight sale akan diberikan diskon hingga 70 persen.   Buku didiskon 30 persen, di midnight sale mungkin sampai 70 persen," ujar Syahruddin.

Koordinator acara IBF 2019, Abdul Hakim menjelaskan, sejumlah tokoh akan hadir mengisi acara Islamic Book Fair 2019.

Mereka antara lain Habiburrahman El Shirazy, Tere Liye, Asma Nadia, Salim A Fillah, Prof Dr Nasaruddin Umar, Ustaz  Dr Oni Sahroni, MA, Fahd Pahdepie, Ustaz Abdul Somad, Ustaz  Syarif Baraja, dan masih banyak lagi yang lainnya, baik pejabat pemerintah maupun pihak swasta.

IBF merupakan pameran buku islami yang rutin diselenggarakan Ikatan Penerbit Indonesia (Ikapi) DKI Jakarta.  IBF 2019 merupakan IBF yang ke-18.

Menurut Ketua Ikapi DKI Jakarta Hikmat Kurnia, market share buku-buku Islam di Indonesia sebesar 30 persen dan tiga besar yang paling diminati.

"Secara umun buku Islam itu termasuk salah satu yang banyak penggemarnya di samping masyarakat lndonesia, anstusiasme masyarakat Muslim juga baik sehingga perlu merasa harus ada wadahnya," tutup Hikmat.


                                                                                              Reporter : Arianto
Share:

HONOR Indonesia Launching HONOR 10 Lite dan HONOR 8A


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
HONOR, smartphone e-brand terkemuka di dunia, secara resmi meluncurkan dua seri terbarunya: HONOR 10 Lite dan HONOR 8A, hari Rabu, 27 Februari 2019 pukul 13.30 -16.30 wib bertempat di Kantorkuu Co-working Space, Gedung Agro Plaza Kuningan Lt. Dasar, Jalan H. R. Rasuna Said, Setia Budi Kota Jakarta Selatan dengan keynote speech Justin Li.     

HONOR 10 Lite dirancang untuk mereka yang percaya diri dan ekspresif sementara HONOR 8A adalah untuk mereka yang mencari pengalaman luar biasa dalam menikmati musik hanya melalui satu smartphone. Peluncuran dua seri terbaru ini merupakan langkah penting bagi HONOR dalam membuka jalan untuk mencapai tujuan menjadi 3 smartphone terbaik di Indonesia dalam 3 tahun ke depan.

Melanjutkan pengabdian HONOR dalam ber-swafoto atau selfie di HONOR 9 Lite dan HONOR 10, HONOR 10 Lite bahkan hadir dengan teknologi yang melampaui batas. Kamera depan 24 MP adalah fitur utama HONOR 10 Lite, yang juga didukung oleh AI recognition dari 8 scenarios dan multiple lighting options. Tidak hanya itu, kamera depan ini juga didukung oleh 4-in-1 light fusion technology exposure compensation, yang membuat gambar swafoto lebih Indah dan lebih jelas, baik diambil pada siang atau malam hari. Jika itu tidak cukup, HONOR 10 Lite juga didukung oleh pengenalan wajah 3D dan fungsi kecantikan AI yang memungkinkan perangkat untuk menyesuaikan efek kecantikan berdasarkan usia, jenis kelamin, dan warna kulit Anda.

Ketika Anda berjalan dengan HONOR 10 Lite di tangan Anda, Anda berjalan dengan penuh gaya. Desain belakang HONOR 10 Lite dibuat dari delapan lapisan bahan berkilauan untuk memberikan efek visual yang mempesona. HONOR 10 LITE dengan dua pilihan warna yang menawan yaitu Sky Blue Midnight Black yang klasik.



Dengan kekuatan Kirin 710, RAM 4GB, dan ROM 64 GB, HONOR 10 Lite menawarkan pengalaman smartphone dengan keunggulan flagship. Untuk pengalaman gaming terbaik, HONOR 10 Lite juga didukung oleh GPU Turbo dan dengan kekuatan baterai 3400 mAh.

Apabila HONOR 10 Lite hadir dengan fitur kamera depan yang unggul, HONOR 8A hadir dengan speaker volume suara yang akan mengejutkan Anda. Rongga suara besar dengan struktur dual-suspensi berpadu dengan speaker SmartPA berdaya tinggi menghasilkan peningkatan suara 30% dibandingkan dengan speaker generasi sebelumnya. Anda dapat menikmati musik favorit sepanjang hari karena HONOR 8A dilengkapi dengan kinerja baterai yang kuat hingga 3020 mAh.

HONOR 8A juga dilengkapi dengan layar dewdrop 6,09 inci, dengan screen-to-body ratio sebesar 87 $ untuk memberikan pengguna pengalaman yang lebih baik. Ini telah melewati sertifikasi kenyamanan mata TUV Rheinland, yang didedikasikan untuk mengurangi emisi cahaya biru untuk menghindari kerusakan mata dari paparan jangka panjang.


Harga terjangkau namun lebih besar dari yang Anda bayangkan! Dengan slot SIM ganda dan slot Micro-SD, HONOR 8A mendukung memori eksternal hingga 512 GB untuk penyimpanan. HONOR 8A juga beroperasi dengan EMUI 9.0 yang didasarkan pada Android 9 terbaru, yang mampu meningkatkan algoritma manajemen aplikasi latar belakang oleh AI untuk menjamin operasi yang lancar bahkan setelah periode penggunaan yang lama.

Hadir dengan dua pilihan warna penuh gaya, Midnight Black dan Sapphire Blue, HONOR 8A dilengkapi dengan 3 GB RAM dan 32GB ROM untuk memberikan pengalaman penggunaan yang menakjubkan bagi pengguna.

Kedua produk akan dijual dengan harga yang kompetitif yaitu di IDR 3.299.000 untuk HONOR 10 Lite (RAM 4GB dan 64GB ROM) dan pada harga Rp 1.899.000 untuk HONOR 8A (3GB dan 32GB ROM). HONOR 10 Lite akan dijual secara online di Shopee dan offline di toko-toko mitra kami termasuk Erafone, dan pusat-pusat penjualan resmi HONOR, sementara HONOR 8A akan tersedia online hanya di Shopee.

“HONOR 10 Lite hadir untuk memanjakan mereka yang aktif, energik, percaya diri, dan ekspresif. Fitur kamera dengan teknologi AI recognition dan multiple lighting options akan memudahkan Anda untuk bermain dengan hasil swafoto Anda. Saat ini, ada banyak influencer media sosial termasuk vloggers, yang sangat bergantung pada kinerja smartphone mereka, apalagi kamera depan. HONOR 10 Lite akan membantu mereka dan Anda semua untuk mengeksplorasi kreativitas kita semua,” ujar Justin Li, Presiden Honor Indonesia.

“HONOR 8A, di sisi lain, menawarkan pengalaman suara yang luar biasa yang dapat dinikmati sepanjang hari. Bagi mereka yang suka hang out dengan teman-teman disertai dengan musik favorit, HONOR 8A akan menjadi pilihan terbaik bagi mereka. Dan yang lebih penting, Anda bisa mendapatkan semua fitur hebat ini dengan harga terjangkau,” tambahnya.

Peluncuran dua seri terbaru ini didukung pula oleh kolaborasi dengan mitra bisnis HONOR seperti Kitty Life, Nono Live dan Bigo Live yang semuanya merupakan platform live streaming. HONOR juga bekerja sama dengan Mobile Legend, game online terkemuka, media sosial berbasis musik terkemuka Tik Tok, dan platform belanja online terbesar di Asia Tenggara Shopee. HONOR juga bekerja sama dengan Kwai Go untuk menjalankan kompetisi foto.


“Kami sangat bersemangat untuk membangun kolaborasi dengan mitra bisnis kami. Kami percaya kolaborasi ini akan memberikan hasil positif bagi HONOR dan mitra bisnis kami,” tambah Justin Li.

Lebih dari sekadar meluncurkan dua seri terbaru, HONOR juga mengumumkan logo dan warna baru yang menunjukkan keragaman dan inklusivitas. Sejalan dengan slogan baru "HONOR MY WORLD", HONOR membawa misi baru untuk menciptakan dunia baru yang cerdas dan kreatrif di kalangan kaum muda. HONOR berkomitmen untuk menawarkan sebuah pengalaman dunia yang cerdas dan penuh gaya kepada seluruh anak muda di dunia, dan menjadi rujukan tren pada gaya hidup moden.

Dengan beragam produk inovatif dan strategi pemasaran yang tepat, HONOR tumbuh menjadi salah satu pemimpin di Indonesia, dan sebagai smartphone merek elektronik nomor satu di Cina. HONOR terus memperluas pasarnya ke banyak negara, termasuk Indonesia. Pada tahun 2018, HONOR telah menjadi merek elektronik pintar no.1 di China dengan pangsa pasar 24%. HONOR juga optimis dan percaya diri untuk menjadi pemimpin dalam industri smartphone di Indonesia. tutup Justin Li.


                                                    '                                             Reporter : Arianto
Share:

Quo Vadis Perjuangan Masyarakat Adat di Indonesia?




Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Kedaulatan mempertahankan dan melindungi masyarakat adat dibicarakan pada Rabu (27/2) pagi di Jakarta. Pelaksanaan Forum Group Discussion (FGD)  tersebut  diselenggarakan oleh Aksi Bela Negara (ABN) yang dipimpin Rudiwan Bahar dan Global Future Institute (GFI)  mengundang tokoh masyarakat adat dari Papua, Aceh, Jawa Barat dan berbagai kalangan pemerhati adat serta aktivis sosial kemasyarakatan lainnya. 

Thema FGD kali ini adalah "Masyarakat Adat: Peran dan Masa Depannya" dihadiri narsum  Letkol Firdaus dari Subditorat Kemenhan, Drs. Aferi S. Fudail Msi dari Kementerian Dalam Negeri, DR. Rahman Ali dari Dewan Perwakilan Daerah (DPD) , Hans Setiabudi dari budayawan. 

"Kita seakan tidak tahu apa yang harus dilakukan untuk membangun kontra skema untuk menghadapi ancaman global sehingga tidak punya inspirasi apa yang harus dilakukan." simpul Direktur GFI Hendrajit yang menjadi moderator acara diskusi. 

Sebagai rekomendasi moderator FGD Hendrajit mengusulkan perlunya dibentuk semacam Task Force, gugus tugas, atau Pokja untuk  menyusun multi dimensi keberadaan masyarakat adat dalam segala aspek kehidupan. Perlu mendesak para pengambil keputusan yang diharapkan mampu melindungi masyarakat adat sesuai kondisi sosial politik yang ada saat ini. 

Forum berkesimpulan saat ini tidak ada upaya mengambil kontra skema menghadapi ancaman global yang berlangsung saat ini. Masyarakat adat sebagai aset dengan sendirinya mendorong kita untuk melindungi kedaulatannya,baik  harkat martabat dan hak- haknya.

Keberadaan masyarakat adat di era modernisasi dan derasnya arus globalisasi justru terpinggirkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Adapun terkait pembangunan ekonomi, masyarakat adat cenderung ditempatkan sebagai objek pembangunan  ekonomi. Berbagai kasus di sektor pertanian dan pertanahan menjadi krusial di tengah arus globalisasi sebagaimana yang disampaikan perwakilan masyarakat adat. 


Masyarakat adat adalah aset yang harus kita dorong untuk mempertahankan dan melindungi kedaulatannya. Keberadaan mereka terpinggirkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Terkait pembangunan ekonomi, sebagai objek pembangunan dalam aspek sosial dan ekonomi. Bahkan cenderung menjadi korban dari pembangunan itu sendiri.

Di sektor pertanahan dan agraria menjadi hal yang krusial, bukan sosial ekonomi itu sendiri katena menjadi objek. Tapi dalam sosial budaya pun mengalami erosi, berpotensi keruntuhan dan memudar.

Apa rekomendasi yang layaknya ditawarkan? Pertama, Urgensi dan pentingnya membangun kemitraan strategis di antara pemangku kepentingan. Kebijakan publik dalam masyarakat yang disediakan oleh pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Dan berharap adanya perundangan yang dihasilkan di DPR. Selanjutnya, dengan menciptakan advokasi dan pendampingan yang dibutuhkan oleh masyarakat adat. **


Kontributor DNM : Hans Suta
Share:

Jaga Lahan Kosong Tanpa Ijin Belasan Preman Diamankan Polres Metro Jakarta Barat


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta Barat
Aparat Kepolisian dari Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat mengamankan belasan preman yang melakukan penjagaan lahan kosong tanpa seijin pemiliknya di Kamal Raya RT 007/09  Cengkareng Barat, Cengkareng, Jakarta Barat.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi.SIK.,MH.,  mengatakan, pencidukan itu sendiri dilakukan oleh petugas Subnit Jatanras Unit Krimum dan Unit Resmob.

"Telah di lakukan sweping terhadap sekelompok orang yang menjaga tanah tanpa ijin, dan hasilnya 19 orang   diamankan," Ujar Kapolres.


Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Edi Suranta Sitepu menjelaskan, sebanyak 19 preman lahan kosong yang diamankan dibawah Pimpinan Kanit Krimum Iptu Dimitri Mahendra.Sik.,  bersama team melakukan penangkapan lantaran tersangka  menguasai lahan milik korban  dengan merusak kunci gembok pintu dan rantai.

Kemudian  menduduki lahan tanah kosong milik korban tersebut dengan mengaku memiliki Surat Keterangan Lurah dengan menyatakan bahwa tanah ini diperjuangkan belasan tahun oleh ahli waris, bahkan mereka mendirikan dua plang dan bedeng serta toilet di dalam lokasi tanah tersebut.

"Mereka (tersangka) berdalih dengan memiliki Surat Keterangan Lurah dengan menyatakan bahwa tanah ini diperjuangkan belasan tahun oleh ahli waris, sedangkan korban (pelapor) memiliki bukti kepemilikan  dengan SHM No.1185, 1186,1187," Jelas AKBP Edi.


Lebih lanjut Edi mengatakan, dari 19 tersangka yang diamankan antaranya NE (Pengacara Tersangka), inisial YL, MAR, YAS, GL, YL, BL, PK, IDCP, KW, ASS, WOK, ADPM, APK, SAR, DAD, YK, MM, dan FD.

"Selain mengamankan belasan orang, kita juga mengamankan dua unit sepeda motor, empat buah senjata tajam jenis parang, satu bilah golok, dua buah kayu dengan dipasang paku, dua buah tongkat best ball, dan satu unit mobil Avanza B 2667 TKD," Katanya Kasat Reskrim Polrestro Jakbar AKBP Edi Suranta Sitepu.

Sembilan belas preman lahan kosong tersebut kini masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Metro Jakarta Barat, dan bakal dijerat Pasal 335 ayat (1e) dan pasal 167 KUHP. **

Wartawan DNM : Imam Sudrajat
Share:

Rumbes Relawan PADI Lampung Kecam Bupati Lampung Tengah



Duta Nusantara Merdeka | Lampung
Bupati Lampung Tengah Loekman Joyohadikusumo telah  menciderai konstitusi dalam azas pemilu terkait penyampaian Bupati Lampung Tengah yang melakukan ajakan dan arahan untuk memilih salah satu paslon Presiden di Seputih Surabaya, Lampung Tengah. 

"Tak usah nengok kanan negok kiri ya, sekarang kita tugaskan presiden yang lama. Untuk melanjutkan pembangunan di republik ini. Setuju nngak. Maka kita harus pilih yang lama...!!!!" Seru Bupati Loekman.

Delvi Kristiani selaku ketua RUMBES PADI (Rumah Besar Relawan Prabowo Sandi) Lampung berang tidak bisa menerima himbauan Bupati Loekman. Sebagai pendukung pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden No urut 02 Delvi berencana terus memproses keberpihakan pejabat negara sekelas bupati tersebut. 


Wakil Ketua DPW  Lampung Nury Saidina Arsy yang biasa dipanggil Buya Nuri, yang juga sebagai Koordinator Nasional (Kornas) Laskar merah Putih dan Ketua Garda Nusantara mengatakan bahwa seluruh anggota Garda Nusantara, Laskar Merah Putih, dan 48 ormas yang telah bergabung dengan Rumbes Relawan PADI mengecam perbuatan Loekman sebagai bupati Lampung Tengah. 

Ia berharap Bawaslu memberi  sanksi tegas dengan dan meminta BAWASLU untuk menindak tidak menciderai Hak-hak rakyat. Dalam kebebasan menentukan Hak Pilih, rakyat tidak boleh   diintervensi oleh oknum-oknum kepala daerah Lampung Tengah.

Tentu ini akan menjadi rekomendasi dan antisipasi untuk Paslon No urut 02 seluruh tim dan relawan serta organisasi pendukung Prabowo Sandi (PADI) Bergerak untuk melawan diskriminasi dan Perlawanan terhadap perampas hak rakyat. **

Share:

Postingan Porno Terhadap Dua Orang Tokoh Bangsa Dan Ulama Dilaporkan Ke Mabes Polri


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Terduga Pembuat meme gambar porno atas nama akun Nia Dinata Wijaya, yang isinya bernuansa divide et empera bagi anak bangsa telah dilaporkan kemarin malam di kepolisian RI. 26 feb 2019

Hal praktek adu domba antara anak bangsa model buruk seperti ini, siapapun yg melakukannya mesti diberantas oleh polri selaku penegak hukum serta penjaga keamanan negara

Adapun gambar atau meme disertai kata - kata tak pantas yang dilaporkan ,nyata  mengandung ujar kebencian yang dapat menimbulkan kemarahan dari sebuah kelompok  termasuk beberapa golongan ( muslim maupun nasionalis ), atau simpatisan kedua tokoh yang dihinakan yaitu IB HRS seorang ulama besar di republik ini dan Capres Prabowo.

Meme yg dibuat berikut konten yang tidak beradab dan tidak manusiawi untuk digambarkan terhadap dua pigur  tokoh bangsa yang faktual (Nasional dan ulama) yang dipublikasikan serta diviralkan oleh diduga pelaku melalui jaringan sosial media.

Postingan tidak beradab yang berasal sebuah akun fb atas nama Nia Dinata Wijaya ini, terbukti menimbulkan korban sehingga berbuntut   laporan di Bareskrim Mabes Polri oleh AAB/ Aliansi Anak Bangsa melalui Arfid Saktyo Dwimart  Sekretaris AAB pada tanggal 26 Feb 2019 yang merasa ulama idolanya dan capres pilihannya dihinakan atau dinistakan, Pelapor dalam pelaporannya didampingi oleh Ketua AAB Damai Hari Lubis **
Share:

Aulia Andri : Heboh Pembawa Pesan, Mending Bicara Strategi Ketimbang Urusan Fitnah atau Hoax


Aulia Andri
(Anggota Bawaslu Sumut 2013-2018)

Duta Nusantara Merdeka | Medan
Saya melihat ada gerakan massif dalam penyebaran bahan kampanye pilpres 2019 dan pileg 2019. Ini terlihat dari gerakan Pembawa Pesan yang heboh sejak sepekan ini.

Sebagai mantan penyelenggara pemilu, saya menelusuri asal-usul Pembawa Pesan ini. Beberapa pengawas pemilu di tingkat kecamatan saya tanyai terkait hal ini. Tak ada yang melihat bahwa itu ada unsur pelanggaran pemilu. Apalagi isi bingkisan yang dibawa Sang Pembawa Pesan hanya bahan kampanye. 

Pembawa Pesan yang kini sedang bergerak ke rumah-rumah warga tentu sebuah strategi komunikasi politik. Para relawan berdasarkan database yang dimilikinya menyasar rumah warga dan memberikan bahan kampanye milik capres Jokowi. 

Di beberapa daerah memang juga ada caleg yang nebeng. Mereka mungkin bekerjasama dengan sang Kurir Pembawa Pesan secara personal. Dan itu tentu sah saja. 

Munculnya video-video penolakan bahan kampanye Pembawa Pesan bisa jadi karena ketidaktahuan masyarakat. Atau memang yang paling ekstrim adalah karena sasaran yang dituju sudah kadung menjadi pendukung "kubu sebelah". Itu pun wajar saja. 

Nah, urusan Pembawa Pesan ini tentu akan makin asik dicermati. Menurut saya, mending bicara strategi ketimbang urusan fitnah atau hoax yang cuma nambah dosa. Demikian. Ungkap Ketua Pujakesuma Kota Medan tersebut.**
Share:

Ditreskrimsus Polda Sumut Gagalkan Sindikat Penjualan Satwa Langka


Duta Nusantara Merdeka | Medan
"Awalnya, Tim Penyidik Subdit IV Ditreskrimsus Polda Sumut menerima informasi dari masyarakat tentang adanya kepemilikan satwa yang dilindungi di rumah tersebut dan setelah kita periksa ternyata informasi ini akurat," kata Dirreskrimsus Kombes Pol Ronni Samtama didampingi Kanit III Kompol Wira Prayatna, Selasa (26/2/2019).

Selanjutnya, Tim bersama staf Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumut kemudian melakukan pengecekan ke rumah yang dimaksud.

"Saat dilakukan penggeledahan rumah, Tim menemukan ke-16 satwa yang dilindungi di dalam ruangan khusus yang berada pada bagian belakang rumah," terang Kombes Pol Ronni Samtama.

Dari hasil penyelidikan pemiliknya Robby (37) dan Adil Aulia (28) tinggal di jln Yos Sudarso kelurahan mabar,kecamatan hamparan perak.

Sejumlah hewan yang dilindungi yakni, lima ekor Burung Kakatua Raja, lima ekor Burung Kesturi Raja/Nuri Kabare, satu ekor Burung Rangkong Papan/Enggang Papan, satu ekor Burung Kakatua Maluku, satu ekor Burung Kakatua Jambul Kuning dan tiga ekor Burung Kasuari Klambir Ganda.

"Ke-16 burung yang dilindungi itu kemudian kita diserahkan kepada pihak BBKSDA Sumut untuk dibawa ke Taman Wisata Sibolangit untuk penanganan lebih lanjut," jelas Kombes 

"Berdasarkan hasil dari pemeriksaan terhadap pelaku Adil bahwa mereka memelihara satwa dilindungi tersebut sejak bulan Desember 2018 dan tanpa kepemilikan izin apapun dari pihak yang berwenang," sementara Robby masih buron sudah ditetapkan dalam Daftar pencarian orang (DPO).

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Sumut, Kombes Pol Rony Samtana mengatakan saat ini  Sumatra utara merupakan tujuan atau transit hewan langka untuk dikirim ke luar negeri inilah yg menjadi faktor banyaknya transaksi penjualan hewan dilindungi lewat sumut.

Sedangkan untuk tehnik penjualan pelaku memasarkan melalui rekan dan jaringan media sosil dari 16 satwa langka ini, pengakuan pelaku bahwa burung-burung tersebut dipasarkan dengan total harga .

"Imbas perbuatannya, kedua pelaku dipersangkakan melanggar ketentuan pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 ayat (2) huruf (a) tentang setiap orang dilarang untuk menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup yang diancam pidana penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak seratus juta rupiah.

Wartawati DNM : Nora Tarigan
Share:

Peluncuran Riset Dokumentasi Dukungan APPNIA terhadap Percepatan Pencapaian SDGs dan Generasi Masa Depan Indonesia


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Asosiasi Perusahaan Produk Bernutrisi untuk Ibu dan Anak (APPNIA) hari Rabu, 27 Februari 2019 pukul 10.00 - 12.00 wib bertempat di Ruang Rapha, Hotel JS Luwansa, Jakarta, meluncurkan riset dokumentasi berjudul "Dukungan APPNIA terhadap Percepatan Pencapaian SDGs dan Generasi Masa Depan Indonesia. Riset ini merupakan dokumentasi peran aktif serta komitmen jangka panjang APPNIA dalam mewujudkan capaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) di tahun 2030 dan menciptakan generasi masa depan Indonesia yang berkualitas.

Turut hadir menjadi narasumber :
-  Deputi Menteri Pembangunan Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan Bappenas Dr. Ir. Subandi Sardjoko. Msc
-  Direktur Jenderal Kementerian , Dr. Karina Pritasari. MQIH,
Plt.Direktur Kementerian Perindustrian, Ir. Achmad Sigit Dwiwahjono, M.PP,
-  Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Dr. dr. Aman Bhakti Pulungan, Sp.A(K) dan
-  Ketua APPNIA periode 2018-2020 Rivanda Idiyanto.

Ketua APPNIA periode 2018-2020 Rivanda Idiyanto mengatakan konten riset dokumentasi ini mencakup program dan aktivitas yang dilakukan perusahaan anggota APPNIA serta kerjasama asosiasi dengan pemerintah, sektor Industri lain, dan masyarakat "Kami ingin menjadi bagian penting dalam memberikan dukungan untuk meningkatkan status gizi juga kesehatan ibu dan anak di Indonesia melalui kemitraan dengan pemerintah dan stakeholder lain untuk menjalankan kegiatan secara terencana dan sistematis," ujar Rivanda saat memberikan sambutan dalam Peluncuran Riset Dokumentasi "Dukungan APPNIA terhadap Percepatan Pencapaian SDGs dan Generasi Masa Depan Indonesia" di Jakarta.

Rivanda menjelaskan Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menetapkan 17 butir SDGs. Melalui berbagai aksi nyata, APPNIA berperan mewujudkan tiga butir SDGs di sektor kesehatan yaitu SDGs 2 (Tanpa Kelaparan), SDGs 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dan SDGs 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak) yang berkaitan erat dengan persiapan generasi masa depan Indonesia.

Fakta menunjukkan bahwa Individu yang sehat memiliki kemampuan fisik dan daya pikir lebih kuat, sehingga memberikan mereka kemampuan berkontribusi secara produktif membangun masyarakat.

Pencapaian SDGs dioptimalkan dalam bentuk kemitraan yang kolaboratif antara pihak perusahaan swasta, pemerintah, badan usaha milik negara, organisasi sosial dan asosiasi untuk memperbaiki serta kesehatan ibu dan anak. "SDGs menjadi dasar perwujudan program nyata mencapai Indonesia tanpa kelaparan, kehidupan sehat dan sejahtera, serta sanitasi yang layak," tegas Rivanda.


Sepuluh perusahaan yang menjadi anggota APPNIA memiliki visi dan misi yang sama. Lanjut Rivanda, isi APPNIA adalah menjadi asosiasi yang dinamis dan kredibel di tingkat nasional dan Internasional, bermitra dengan pemerintah dan pihak terkait untuk secara aktif mendukung peningkatan status gizi dan kesehatan ibu dan anak di Indonesia.

Adapun misi APPNIA yaitu aktif mendukung program nasional pemberian air susu ibu (ASI) eksklusif, untuk bayi usia 0-6 bulan, memastikan semua anggota APPNIA mematuhi peraturan yang berlaku, menyediakan produk bergizi dan berkualitas sesuai standar keamanan pangan, serta secara aktif bermitra dengan pemerintah dan pihak terkait lain dalam perbaikan gizi dan kesehatan ibu dan anak.

Data Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2015 menunjukkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) mencapai 305 kematian ibu per 100.000 kelahiran hidup. Angka ini tiga kali lipat lebih tinggi daripada target Tujuan Pembangunan Milenium (millenium development goals/MDGs yaitu 102 per 100 ribu kelahiran hidup.

Menurut Rivanda, peningkatan gizi masyarakat khususnya ibu dan anak merupakan hal penting untuk mendukung pencapaian SDG 2 dan 3. Program-program yang dilakukan perusahaan-perusahaan anggota APPNIA merupakan perwujudan suatu komitmen yang tertuang dalam kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dan Creating Shared Value (CSV) masing-masing yang mendukung capaian SDGs," ucapnya.

Untuk mencapai SDG 2, upaya yang dilakukan para anggota APPNIA yakni menciptakan lingkungan kondusif dan mandiri serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan gizi, edukasi dan kampanye kecukupan gizi, kerja sama untuk meningkatkan pasokan pangan berkualitas serta Inovasi produk.

Adapun untuk pencapaian SDG 3, program anggota APPNIA antara lain memberikan akses terhadap fasilitas kesehatan secara gratis, edukasi terkait kesehatan ibu dan anak, pemberian penyuluhan gizi, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, sarana air bersih, sanitasi, serta kebiasaan higienis melalui penguatan perilaku hidup bersih dan sehat. "Pencapaian SDGs dan penciptaan generasi yang berkualitas merupakan tanggung jawab seluruh stakeholder. Peluncuran riset dokumentasi ini merupakan bukti komitmen kami dalam mewujudkan masyarakat yang sehat demi masa depan bangsa," tutup Rivanda.


                                                                                              Reporter : Arianto
Share:

Presiden Jokowi Buka Rapat Kerja Nasional KORPRI


Duta Nusantara Merdeka | Jakarta
Di hadapan para anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI), Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa semua pihak, utamanya aparatur sipil negara, harus bergerak cepat. Di tengah perubahan-perubahan dunia, semua pihak harus mampu merespons perubahan yang begitu cepat itu.

Presiden Joko Widodo memberikan sambutan sekaligus membuka Rapat Kerja Nasional KORPRI hari Selasa, 26 Februari 2019 bertempat di Istana Negara, Jakarta.

"Tiap hari kita dijejali dengan perubahan-perubahan. Kalau kita tidak berubah ya ditinggal. Kalau kita tidak merespons perubahan itu negara kita ya ditinggal," ujar Presiden.

Perubahan cepat itu salah satunya dapat direspons dengan mengubah cara berpikir dan orientasi pekerjaan yang dilakukan para aparatur negara. Presiden meminta agar para penyelenggara negara bekerja lebih efektif dan efisien dengan berorientasi pada hasil.

"Orientasi harus berubah. Bukan prosedur, tapi orientasi hasil. Sekarang ini orientasinya harus hasil, prosedur mengikuti karena itu kewajiban. Hasil yang bisa bermanfaat bagi rakyat, masyarakat, dan negara," tutur Kepala Negara.

Presiden menegaskan bahwa para ASN sebenarnya mampu untuk melakukan lompatan-lompatan besar. Asalkan apa yang mereka kerjakan itu dilandasi dengan kemauan yang kuat.

"Saya berikan contoh misalnya urusan sertifikat yang dulunya setahun hanya mengeluarkan 500 ribu di seluruh Indonesia. Di 2017 sudah melompat menjadi 5 juta, 2018 melompat lagi menjadi 7 juta. Tahun ini insyaallah nanti lebih dari 9 juta," tutur Presiden.

"Contoh kedua, misalnya di BKPM. Dulu urusan izin 1 sampai 1,5 tahun. Sekarang urus 3 jam bisa jadi 9 izin. Bisa kok," ucap Presiden.


Selain itu, Kepala Negara juga menyampaikan sejumlah apresiasi bagi para aparatur negara yang telah membantu menyukseskan program-program pemerintah. Satu di antaranya ialah mengenai program pengentasan _stunting_ pada anak-anak dengan angka yang kini mulai mengalami penurunan.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih karena angka _stunting_ kita sudah turun dari 37 persen menjadi 30 persen. Turunnya juga drastis,"

Meski demikian, Presiden ingin agar angka penderita _stunting_ di Indonesia menurun semakin besar hingga di bawah 20 persen.

"Harus seperti itu. Kita kerjakan bareng dari pusat sampai daerah," tutur Presiden.

Lebih jauh, Presiden Joko Widodo mengajak para penyelenggara negara untuk mendekati rakyat dalam rangka menyelesaikan persoalan-persoalan yang sebenarnya lebih banyak berada di lapangan.

"Sering ke lapangan. Jadi masalahnya betul-betul bisa dikuasai. Bukan terjebak pada hal-hal yang sangat administratif sehingga manfaat layanan itu betul-betul dirasakan langsung oleh masyarakat," ujar Presiden.

Turut hadir mendampingi Presiden, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Syafruddin, dan Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional KORPRI Zudan Arif  Fakrulloh.

                                                                                                Reporter : Arianto


Share:

IKLAN MURAH

SUSU KURMA AULIA

SUSU KURMA AULIA
Pesan Silahkan Klik Gambar

BREAKING NEWS

~||~ Wabah Virus Corona (Covid-19) Semakin Meningkat, Warga Diharapkan Untuk Tetap Di Rumah ~||~ Aktifitas Di Luar Rumah Wajib Gunakan Masker Dan Patuhi Protokol Kesehatan ~||~ #DIRUMAHSAJA ~||~

Kilas Balik Bung Karno

Kilas Balik Bung Karno ~ Karakter Bangsa

KILAS BALIK BUNG KARNO KARAKTER  BANGSA Soekarno ketika pidato kata sambutan setelah menerima ijazah gelar Insinyur dari I...

Like Fanpage

Follow In Twitter

Breaking News

IKUTI KAMI

loading...

NONTON VIDEO DAPAT DUIT

10 Berita Populer

IKLAN

IKLAN
Ingin Pasang Iklan hubungi Kami di 0812 6582 534

Follow by Email

Label

#2019GantiPresiden Accounting Aceh Adat Istiadat Advokat Agama Agraria AIDS Aksi Album Anak Artikel Asahan Asian Games Asuransi Asusila Award Bakti Sosial Bandara Banjir BANK Bapenas Bappenas Basarnas Batubara Bawang Putih Bawaslu Bayi Bazar Beasiswa Begal Bekraf Belanja Bencana Bencana Alam Berita Bhayangkara Bhayangkari Bisnis BNI BNN BPJS Buka lapak Bukit Asam Buku Bung Karno Bursa saham Bursasaham Buruh Bus Capital market Cerpen Citilink conference Covid-19 Covid19 Cuaca Daerah Dakwah Dance Debat Presiden Deklarasi Deli Serdang Demonstrasi Desa Dialog Digital Dirgahayu HUT RI Diskusi Duka Cita E-Money Ekonom Ekonomi Electronics Empat Pilar Entertainment Es cream event Fashion Festival Film Film Horor Film seri Anak Fintech Forum Furniture G30S/PKI Games Gebyar Kemerdekaan Geng Motor Go Pay Go-Jek Gojek Gotong Royong Grab Gym ham Harbolnas Hewan Hiburan HIV Hoax Hotel Hp Hukum Humbahas HUT RI HUT TNI Hutan Ibadah Ibu Negara Idul Adha Idul Fitri IKLAN Imlek Industri Informasi Infrastruktur Internasional Internet Investor IPM Jakarta Jawa Tengah Jawa Timur Jokowi Jurnalis Kaliber Kampanye Kamtibmas Karaoke Karhutla KDRT Keadilan Keagamaan Keamanan Kebakaran Kebangsaan Kebersihan Kebudayaan Kecantikan Kecelakaan Kedokteran Kegiatan Kegiatan seminar Kehutanan Kejahatan Kejaksaan Kekerasan Keluarga Kemanusiaan Kemendikbud Kemenhub KEMENPAN-RB Kemiskinan Kendaraan Dinas Kepedulian keperdulian Kepolisian Kerajaan Kereta Api kerja Paksa Kerjasama Kesehatan Kesejahteraan Kesenian Ketahanan Pangan Ketenagakerjaan Keuangan Kilas Balik Bung Karno kompetisi Kompolnas Komputer Komunitas kon Konferensi KONI Koperasi Kopi Korupsi Kota Medan KPK KPR KPU Kriminal Kuliner Kutai Kartanegara Lakalantas Launching Launching Album Launching Aplikasi Launching Buku Legislatif LGBT Lifestyle Lingkungan Lingkungan Hidup Listrik lomba lari LPS Mahasiswa Mainan anak Majalengka Makanan Jepang Mall Market Outlook Masjid Masker Mata Uang millenial Minuman Keras Minuman sehat Miras Mobil MOI Motivasi MPR MPR RI Mudik Muhammadiyah Muharram Munas Musik Narkoba Narkotika Nasional Natal New Normal NKRI NU Office Olah Raga Olahraga Opini Organisasi Otomotif P Pagelaran Pahlawan Pameran Parawisata Pariwisata Partai Politik Pasar Pasar modal Patroli PC pe Pegadaian Pelantikan Pelatihan Pelayanan Publik Pelecehan seks Peluncuran Pembangunan Pembayaran Elektronik Pembunuhan Pemerintah Pemerintahan Pemerkosaan Pemilu Pemuda Pemuka Agama pen Penandatanganan Pencabulan Pencurian Pendataan Pendidikan Penerbangan Penertiban Pengabdian Pengajian Pengamanan Pengetahuan Penggelapan Penghargaan Penghijauan Pengusaha Penipuan Penistaan Agama Penyakit Penyandang Disabilitas Penyuluhan Perayaan Perbankan Percut Sei Tuan Perdagangan Perekonomian Perempuan & Anak Peresmian Pergaulan Perikanan Peristiwa Perjudian Perkawinan Perpajakan Pers Pertamina Pertanian PET Pileg Pilkada PIlkades Pilpres Pinjam meminjam uang Polantas Politik POLRI Polwan Pondok Pesantren Pornografi Pra Kerja Pramuka Premanisme Presiden Prestasi Primbon Politik promo Property Prostitusi Public Expose Publik expose Puisi Pusat Perbelanjaan PWI Ragam Ramadhan Reksadana Relawan Jokowi Remisi Renungan resa Restoran Reward Robot Rumah Rumah sakit Rups RUU Saber Pungli Sahabat Anak Salon Samosir Sanitasi air.Lingkungan hidup Satlantas Satwa Sejarah Sekolah Sembako Seminar Senjata Sepak Bola Sepeda sehat Serdang Bedagai Sertifikat Sertijab sho Silaturahim Silaturrahim Smartphone Soekarno Somasi Sosial Sosialisasi Startup Stasiun STOP PRES...!!! Studi Ilmiah Suku bunga Sumatera Barat Sumatera Utara Sumut Superstore Suplemen Surat Terbuka Survei Survey susu Syariah Syawal Talkshow Tawuran Teknologi Terorisme Tiket Tips TNI TNI AU TNI-Polri Tokoh Tol Toys Kingdom ToysKingdom Tragedi Transportasi Trend Rambut True Money Uang Palsu Ujaran Kebencian UKM umkm Undang-Undang UNIMED Universitas Unjuk Rasa UU Cipta Kerja UUD 1945 Valentine Day Virus Corona Walikota Wanita Wartawan Wirausaha Workshop

Arsip Berita

IKUTI BERITA VIDEO KAMI DI YOUTUBE

POS PETIR

VIRUS COVID-19

Wabah Virus Corona (Covid-19) Sudah Menyerang Indonesia, Setiap Hari Korban Semakin Bertambah Sampai ada yang Meninggal, Rakyat Semakin Cemas dan Khawatir, Bagai Tersambar Petir Mendengar Virus Corona.

HALLO KRING..!!!

12 PAS

PANCASILA UDAH FINAL

Pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila Banyak Penolakan Dari Berbagai Kalangan Masyarakat, Memang Seharusnya Tidak Usah Dibahas Dan Lebih Baik Dibatalkan. Pancasila Dasar Negara.
Tendangan 12 PAS Dihentikan

SOS

INDONESIA DARURAT NARKOBA

Sudah dijatuhi hukuman mati bahkan sudah ada yang dieksekusi, tapi masih banyak bandar narkoba semakin merajalela, terbukti banyak yang ditangkap petugas Polisi maupun BNN (Badan Narkotika Nasional) tapi belum kapok juga mereka, justru sipir penjara malah terlibat. Kalau sudah darurat begini, hukuman mati jangan berhenti, jalan terus!.

QUO VADIS

Kunjungan Statistik

Online

IKLAN USAHA ANDA

PRO KONTRA RUU HIP

~> RUU HIP saat ini sedang Hangat Dipersoalkan, Karena Banyak Pihak yang telah Menolaknya, Baik dari Kalangan Ormas Hingga Partai Politik, Sehingga Terjadi Pro Dan Kontra.

<~ Memang Sebaiknya Persoalan Pancasila Tidak Usah Diganggu Gugat, Karna itu merupakan Landasan Dasar Dalam Berdirinya Negara Indonesia, Sudah Final Masalah Pancasila.

Link Terkait

close
Banner iklan disini